Tag: ripple

  • Harga XRP Jatuh di Bawah $2 Setelah Whale Jual $400 Juta XRP

    XRP kembali mengalami tekanan kuat di pasar kripto setelah harganya turun di bawah level psikologis $2, memicu kekhawatiran lanjutan di tengah aksi jual whale dan meluruhnya optimisme ETF.

    XRP Turun ke $1.97 Setelah Euforia ETF Mereda

    Ripple (XRP-USD) jatuh ke level $1.97, turun hampir 15% dalam sepekan. Penurunan terjadi tak lama setelah dua ETF XRP, XRPC milik Canary Capital dan ETF Bitwise XRP, melakukan debut di Amerika Serikat.

    Meski menghasilkan turnover gabungan $22 juta pada hari pertama, produk tersebut gagal menarik inflow lanjutan dan malah memicu aksi profit-taking. Data on-chain menunjukkan sekitar 200 juta XRP, senilai hampir $400 juta, dilepas oleh whale dalam dua hari terakhir.

    Pasar Derivatif Alami Liquidation Besar

    Tekanan jual meningkat setelah XRP gagal mempertahankan level $2.25. Funding rate di bursa derivatif berbalik negatif, sementara open interest anjlok 28% dalam 72 jam. Lebih dari $300 juta posisi terlikuidasi, mendorong harga turun di bawah $2 untuk pertama kalinya dalam tiga bulan. Pola ini mencerminkan fragilitas likuiditas pasar kripto, mirip dengan koreksi setelah peluncuran ETF Bitcoin awal 2024.

    Penurunan Selaras Dengan Koreksi Pasar Kripto Global

    Keputusan Federal Reserve yang mengindikasikan belum akan melakukan pemotongan suku bunga, serta meningkatnya ketegangan tarif AS–China, memperburuk sentimen risiko. Bitcoin merosot ke $83.200 dari level tertinggi mingguannya di atas $88.000, dan Ethereum turun ke $2.757.

    Secara keseluruhan, lebih dari $2 miliar posisi kripto dilikuidasi dalam 24 jam terakhir. S&P 500 juga kehilangan sekitar $2 triliun kapitalisasi pasar minggu ini.

    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Sabtu, 22 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Sabtu, 22 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca juga: Pasar Kripto Ambruk: ETF Bitwise Tumbang, XRP Nyaris Jebol $2

    On-Chain Tunjukkan Kapitulasi, Aktivitas Jaringan Tetap Tinggi

    Hanya 58.5% pasokan XRP yang masih berada dalam posisi profit, turun dari lebih 70% awal bulan. Sekitar 26.5 miliar XRP kini berada dalam kerugian tidak terealisasi. Realized loss rata-rata mencapai $75 juta dalam 30 hari, mendekati level kapitulasi April 2024. Meski demikian, aktivitas jaringan tetap stabil dengan lebih dari 1.2 juta alamat aktif per hari dan throughput sekitar 1.800 transaksi per detik.

    Analisis Teknikal Mengarah pada Risiko Penurunan Lanjutan

    Dilaporkan Trading News, XRP kini berada di bawah MA50 ($2.06) dan MA200 ($2.21), membentuk pola death-cross. RSI berada di level 31, menunjukkan kondisi oversold tanpa sinyal pembalikan. Area support terdekat berada di kisaran $1.85–$1.90. Jika tembus, XRP berpotensi turun ke $1.70. Di sisi lain, tekanan jual besar terlihat di area resistance $2.15–$2.25.

    ETF Belum Tarik Dana Institusional

    XRPC menutup pekan pertama dengan AUM $11.6 juta dan Bitwise XRP dengan $9.4 juta—angka yang relatif kecil dibandingkan debut ETF Bitcoin pada 2024. Pasar ETF kripto secara umum mencatat outflow $38 juta minggu ini, dipimpin oleh redemption $3.79 miliar dari produk Bitcoin. Analis memperkirakan minat institusi terhadap ETF XRP baru akan meningkat setelah volatilitas mereda, kemungkinan pada 2026.

    Pelemahan dolar AS sebesar 4% year-to-date serta proyeksi penurunan tambahan 8–10% hingga 2026 dinilai dapat meningkatkan daya tarik XRP di pasar internasional, mengingat lebih dari setengah likuiditasnya berada di luar AS. Namun inflasi yang menetap di 3% dan imbal hasil Treasury di atas 4.2% masih menahan aliran modal masuk ke aset kripto.

    Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Pasar Kripto Ambruk: ETF Bitwise Tumbang, XRP Nyaris Jebol $2

    Peluncuran ETF XRP dari Bitwise seharusnya menjadi momen penting bagi komunitas crypto. Namun kenyataannya, debut yang diantisipasi banyak pihak justru berlangsung di tengah salah satu hari paling kacau di pasar global sepanjang tahun.

    Hasilnya: XRP terpuruk, volume perdagangan Bitwise tertinggal jauh dari pesaingnya, dan para investor kini waspada terhadap tekanan lanjutan.

    Debut Bitwise XRP ETF: Solid, Tetapi Tertinggal dari Rekor Canary

    Dilaporkan Trading VIew, Bitwise menutup hari pertama perdagangan ETF XRP dengan 1.127.647 saham, setara dengan volume 25,93 juta dolar. Angka ini sebenarnya cukup kuat, terutama mengingat kondisi pasar yang bergejolak.

    Namun perbandingan dengan pesaing tetap tak bisa dihindari. Canary’s XRPC ETF mencatat 58,5 juta dolar pada hari peluncurannya minggu lalu, lebih dari dua kali lipat performa Bitwise.

    Meski begitu, CEO Canary Capital, Steven McClurg, tetap memberikan ucapan selamat sambil menyelipkan candaan bahwa kedua perusahaan telah membuktikan bahwa “Anda tidak perlu menjadi BlackRock untuk meluncurkan ETF terbaik tahun 2025”, sambil menambahkan bahwa mereka mendukung Bitwise untuk masuk lima besar — selama tidak menyalip mereka.

    Beberapa analis tetap optimis bahwa volume perdagangan Bitwise dapat meningkat pada hari kedua, terutama jika volatilitas pasar mulai mereda.

    Baca juga: Debut ETF Tidak Dorong Harga, XRP Bertahan di $2, Kenapa?

    Launch Day yang Salah Waktu: Pasar Global Ambruk

    Malangnya, peluncuran ETF XRP Bitwise terjadi tepat ketika pasar global mengalami kejatuhan paling tajam dalam beberapa bulan terakhir.

    Dalam satu sesi perdagangan:

    • S&P 500 kehilangan sekitar 1,5 triliun dolar dari nilai intraday.
    • Bitcoin anjlok ke 87.000 dolar, memicu likuidasi masif di pasar derivatif.
    • Kapitalisasi pasar crypto turun ke bawah 2,95 triliun dolar.

    XRP pun terpukul keras, jatuh di bawah 2 dolar hanya beberapa jam setelah ETF Bitwise mulai diperdagangkan.

    Dari sudut pandang momentum, waktu peluncurannya benar-benar tidak menguntungkan.

    XRP Masuk Zona Bahaya: Breakdown Multi-Bulan Semakin Dalam

    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Jumat, 21 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Jumat, 21 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

    XRP sebenarnya sudah menunjukkan pelemahan sejak beberapa bulan terakhir, bahkan sebelum crash terbaru terjadi. Tekanan teknikal yang semakin memburuk kini menempatkan XRP di wilayah kritis.

    Beberapa sinyal teknikal yang mengkhawatirkan:

    • Bearish divergence di chart mingguan terus berlanjut.
    • Daily RSI jatuh di bawah level sebelumnya, menghapus peluang terjadinya bullish divergence jangka pendek.
    • XRP menutup candle harian di bawah area support penting 2,25 dolar.

    Saat ini, level 2 dolar menjadi support terakhir jangka pendek. Jika harga menutup di bawah level tersebut, potensi penurunan menuju 1,80 dolar terbuka lebar, bahkan berlanjut ke 1,60 dolar jika tekanan jual meningkat.

    Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Debut ETF Tidak Dorong Harga, XRP Bertahan di $2, Kenapa?

    20 November 2025 menjadi hari bersejarah bagi XRP dengan peluncuran resmi Bitwise XRP ETF di New York Stock Exchange (NYSE). Namun alih-alih reli, harga XRP justru bergerak melemah dan bertahan di area kritis, memicu kekhawatiran bahwa tekanan bearish jangka pendek masih mendominasi pasar.

    Harga XRP Hari Ini: Melemah ke Sekitar $2.12

    Pada Kamis siang, XRP diperdagangkan di kisaran $2.11–$2.13, turun sekitar 1 persen dalam 24 jam terakhir. Kapitalisasi pasar mencapai sekitar $128 miliar, menempatkan XRP tetap di posisi empat besar aset kripto global.

    Dilaporkan TS2 Tech, dalam tujuh hari terakhir, harga turun di kisaran belasan persen, jauh di bawah level awal November di atas $2.40 dan lebih dari 40 persen di bawah puncak Juli sekitar $3.65. Secara teknikal, XRP bergerak dalam zona sempit di sekitar $2.10 dengan volatilitas yang menurun namun tekanan jual yang meningkat.

    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Kamis, 20 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Kamis, 20 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Peluncuran Bitwise XRP ETF: Momentum Historis Tanpa Kenaikan Harga

    Bitwise secara resmi merilis spot XRP ETF pertamanya di NYSE, langkah yang disebut sebagai tonggak penting bagi adopsi institusional XRP. ETF ini memegang XRP spot, mengenakan biaya 0,34 persen, dan menawarkan bebas biaya untuk $500 juta pertama selama 30 hari.

    Peluncuran ini terjadi di tengah meredanya tensi regulasi di Amerika Serikat, termasuk penurunan sekitar 30 persen tindakan penegakan SEC pada 2025 dan berakhirnya kasus hukum Coinbase. Kondisi tersebut menjadikan XRP dianggap lebih matang untuk kehadiran ETF.

    Namun, peluncuran ETF tidak mendorong penguatan harga. Data perdagangan menunjukkan adanya pola “sell-the-news”, dengan trader memanfaatkan momentum ETF untuk mengambil keuntungan, sementara investor institusi diduga akumulasi secara bertahap.

    Fenomena “Sell-the-News” Meski Inflow ETF Menguat

    ETF XRP sebelumnya dari Canary Capital (XRPC) telah mencatat performa peluncuran yang kuat, termasuk volume hari pertama mencapai $58,5 juta dan total volume empat hari mencapai $128 juta. Total arus masuk diperkirakan mendekati $250–$300 juta.

    Meski demikian, volume perdagangan spot XRP justru turun sekitar 30 persen setelah awal lonjakan, dan harga mengalami penurunan hingga sempat bergerak di bawah $2. Tekanan jangka pendek ini menegaskan dominasi aksi ambil untung dibanding respons bullish terhadap kehadiran ETF.

    Tekanan Pasar Kripto: Dampak “Death Cross” Bitcoin

    Penurunan XRP juga dipengaruhi kondisi pasar kripto secara keseluruhan. Bitcoin baru-baru ini membentuk pola teknikal bearish “Death Cross”, memicu aksi risk-off di berbagai aset kripto besar. Laporan bisnis menyebutkan aksi ambil untung dari investor lama turut memperdalam koreksi pada sejumlah altcoin, termasuk XRP.

    Baca juga: Geger! XRP Siap Melonjak? Empat ETF Sekaligus Meluncur Minggu Ini

    Analisis Teknikal: Pertarungan di Zona $2

    Sejumlah analis menyebut XRP berada dalam pola segitiga yang menyempit, tanda bahwa pergerakan signifikan mungkin segera terjadi. Level-level penting yang diawasi trader mencakup:

    • Support kuat: $2.06–$2.15
    • Level penentu tren: $1.97
    • Target bearish jika support gagal: $1.55

    Beberapa laporan memperingatkan penurunan aktivitas jaringan, termasuk turunnya 90 persen lebih jumlah alamat aktif harian di XRP Ledger. Hal ini dianggap dapat mengindikasikan melemahnya penggunaan fundamental jaringan di tengah hype ETF.

    Perkembangan Fundamental: Regulasi Melunak, Wacana Staking dan Governance Token

    Dari sisi regulasi, peluncuran ETF Bitwise terjadi di tengah sentimen positif bahwa regulator AS semakin terbuka terhadap produk kripto. XRP kembali diposisikan sebagai aset kripto besar dengan rekam jejak panjang dan utilitas pembayaran lintas negara.

    Sementara itu, CTO Ripple David Schwartz kembali memicu diskusi publik melalui gagasan dua sistem staking dan token governance baru. Ia menegaskan bahwa ide tersebut tidak berkaitan dengan rencana fork, melainkan eksperimen desain seputar peningkatan keamanan dan tata kelola jaringan.

    Insiden Harga Kraken: Lompatan ke $91 Bukan Pergerakan Nyata

    Salah satu kabar tak biasa yang muncul adalah terjadinya lonjakan harga XRP di platform Kraken hingga sekitar $91,62. Analis komunitas menilai hal ini diduga akibat metode penanganan cost average pada order besar di bursa tersebut. Tidak ada bukti harga nyata berpindah ke level tersebut di pasar global.

    Prediksi Harga: Peluang ke $5.71 atau Koreksi ke $1.55

    Berbagai prediksi harga bermunculan menyusul peluncuran ETF. Sejumlah analis algoritmik memproyeksikan potensi kenaikan menuju rentang $3.82–$5.71, sementara level akumulasi berada di sekitar $2.21, $2.06, $1.90, hingga $1.56.

    Sementara itu, analisis konservatif dari Changelly memperkirakan XRP bergerak dalam kisaran $2.07–$2.15 pada November 2025, sejalan dengan kondisi pasar hari ini.

    Arah Pasar Setelah Hari Peluncuran ETF

    Beberapa faktor diperkirakan menjadi penentu pergerakan XRP berikutnya, termasuk:

    • Kemampuan mempertahankan zona support $2.06–$2.10
    • Pertumbuhan aset Bitwise XRP ETF dan XRPC Canary Capital
    • Perkembangan sentimen makro dan arah pergerakan Bitcoin
    • Data aktivitas jaringan XRP Ledger sebagai indikator kesehatan fundamental

    Peluncuran ETF menandai era baru bagi XRP, namun pasar menunjukkan bahwa momentum fundamental tidak selalu langsung tercermin pada harga. Dengan posisi harga yang berada di area krusial, pergerakan XRP dalam beberapa hari mendatang diperkirakan menjadi penentu arah tren jangka menengah.

    Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Geger! XRP Siap Melonjak? Empat ETF Sekaligus Meluncur Minggu Ini

    Pasar kripto kembali memanas. XRP, token yang selama ini sering dianggap tertinggal, kini berada di ambang momentum besar setelah empat spot ETF dipastikan akan meluncur minggu ini.

    Tidak hanya itu, tiga produk tambahan juga berpotensi menyusul minggu depan. Jika semua terealisasi, November bisa menjadi salah satu bulan paling bersejarah bagi XRP sejak reli besar 2017.

    Empat Spot XRP ETF Siap Meluncur Minggu Ini

    Setelah peluncuran ETF XRP milik Canary Capital pekan lalu, minat institusional terhadap XRP terus meningkat. Kini pasar bersiap menyambut empat ETF baru yang akan hadir dalam beberapa hari ke depan.

    1. Franklin Templeton – Ticker EZRP

    Franklin Templeton akan merilis ETF XRP miliknya hari ini di CBOE dengan ticker EZRP. Perusahaan ini telah mengajukan pembaruan dokumen untuk memastikan peluncuran berjalan tanpa hambatan.

    2. Bitwise – Peluncuran Menyusul Besok

    Bitwise telah menyerahkan “final amendment” ke SEC, membuka jalan bagi ETF XRP mereka untuk tayang antara 19–20 November. Bitwise sebelumnya sukses meluncurkan ETF Solana (BSOL), sehingga ekspektasi terhadap produk XRP mereka sangat tinggi.

    Baca juga: Ini Alasannya Trader XRP Sering Salah Langkah Saat ETF Rilis

    3. 21Shares – Dalam Proses Peninjauan SEC

    Dilaporkan Coingape, 21Shares telah memasuki masa review 20 hari oleh SEC. Jika berjalan lancar, ETF XRP mereka (bersama produk CoinShares) dapat tersedia di pasar sekitar 20–22 November.

    4. XRPR – Sudah Tayang dan Menjadi Tolak Ukur

    ETF XRPR dari REX/Osprey yang tayang pada 18 September mencatat volume hari pertama sebesar 38 juta dolar dan kini mengelola lebih dari 150 juta dolar AUM. Capaian ini menunjukkan besarnya minat institusi terhadap XRP.

    Apakah XRP Akan Kebanjiran Dana Institusional?

    Jika tujuh ETF XRP ini benar-benar live dalam dua pekan ke depan, analis memperkirakan arus masuk dana institusional dapat mencapai miliaran dolar.

    Harga XRP saat ini berada di kisaran 2.15 dolar, cukup jauh dari puncak historisnya di 3.80 dolar. Banyak pihak percaya bahwa kehadiran ETF dapat menjadi katalis yang membawa XRP kembali, atau bahkan melampaui, level tersebut.

    Sinyal Teknis Ikut Menguat

    Seorang analis kripto mengungkapkan bahwa:

    • XRP menunjukkan bullish divergence pada grafik 4 jam
    • Harga telah mematahkan tren turun minor
    • Token memasuki zona teknikal kuat dengan struktur order block yang mendukung kenaikan

    Gabungan sentimen ETF dan penguatan teknikal membuat keyakinan terhadap potensi reli besar XRP semakin kuat.

    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Rabu, 19 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Rabu, 19 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Rotasi Modal dari BTC dan ETH ke XRP?

    Optimisme pasar semakin diperkuat dengan langkah VanEck yang meluncurkan zero-fee staking-enabled Solana ETF. Produk ini dirancang untuk mendorong rotasi kapital dari Bitcoin dan Ethereum menuju altcoin besar seperti SOL dan XRP. VanEck juga memberikan sinyal kemungkinan peluncuran ETF XRP mereka sendiri di masa depan.

    Apakah XRP Siap Pulih dan Melejit?

    Semua indikator, baik fundamental, teknikal, maupun sentimen pasar, menunjukkan bahwa XRP sedang memasuki fase krusial. Dengan potensi tujuh ETF yang meluncur dalam waktu dekat, arus dana institusi dapat mencapai level yang belum pernah terjadi sebelumnya. Jika skenario ini berjalan sesuai ekspektasi, harga target XRP yang selama ini ditunggu kemungkinan hanya permulaan.

    Jika Anda ingin, saya bisa membuatkan versi lebih pendek, versi SEO, atau artikel yang cocok untuk postingan media sosial.

    Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Ini Alasannya Trader XRP Sering Salah Langkah Saat ETF Rilis

    Sebuah pola yang selama ini luput dari perhatian trader akhirnya mulai terlihat jelas. Setiap kali ada kabar ETF XRP, harganya melonjak dulu, lalu anjlok tajam tepat saat peluncuran. Fenomena ini bukan kebetulan. Menurut analis pasar Diana, pola ini sudah berulang, konsisten, dan bisa dimanfaatkan… kalau trader tahu kapan harus bersiap.

    Masalahnya? Banyak yang salah baca. Trader berharap ETF akan membuat harga “meledak” di hari pertama, padahal yang terjadi justru kebalikannya. Kesalahpahaman inilah yang membuat banyak holder panik dan jual di momen terburuk.

    Faktanya, pola sebenarnya adalah: pump besar sebelum ETF, koreksi tajam saat ETF rilis, lalu reli sesungguhnya dimulai setelah hype mereda.

    Lonjakan Sebelum Peluncuran: Rally Palsu yang Dibuat Spekulan

    Reli XRP tidak dimulai setelah ETF dirilis, justru jauh sebelum itu. Para trader jangka pendek dan pemburu momentum mulai mengakumulasi lebih awal, berharap mendahului “uang besar” yang dianggap akan masuk lewat ETF. Padahal, belum ada dana institusional yang bergerak.

    Diana menjelaskan bahwa fase ini murni didorong spekulasi, bukan permintaan institusi. Retail, momentum chaser, dan short-term trader menciptakan kenaikan yang terlihat rapi dan terprediksi.

    Contohnya, sebelum Canary Capital meluncurkan ETF XRP minggu lalu, harga XRP sempat menembus level psikologis 2,50 dolar. Namun kini, XRP terkoreksi ke kisaran 2,16 dolar,skenario klasik setelah hype ETF menguap.

    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Selasa, 18 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Selasa, 18 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Hari Peluncuran ETF: Perangkap “Sell the News” yang Selalu Terulang

    Dilaporkan Coinpaper, begitu hari H tiba, ekspektasi trader biasanya sama: harga akan terbang. Tapi realitasnya justru sebaliknya—harga XRP jatuh tajam hanya dalam hitungan jam.

    Trader pun panik: “Bukannya ETF bikin harga naik? Kok malah dump?”

    Jawabannya sederhana: psikologi pasar. Mereka yang sudah beli lebih awal langsung menutup posisi begitu berita resmi keluar. Ini momen profit-taking massal—fenomena klasik “buy the rumor, sell the news”.

    Pola ini bukan hal baru dan sudah terjadi di berbagai aset:

    • Spot Bitcoin ETF tahun 2024
    • ETF Ethereum saat disetujui
    • ETF emas
    • IPO saham besar

    ETF tidak otomatis menarik miliaran dolar di hari pertama. Yang terpompa adalah ekspektasi, bukan arus dana institusional.

    Baca juga: XRP Lampaui Batas: Aktivitas ETF Spot Naik 24x Lipat, Apa yang Terjadi?

    Kenapa Reli Sebenarnya Baru Dimulai Berminggu-minggu Setelah ETF?

    Inilah bagian yang paling sering diabaikan trader pemula. Institusi tidak FOMO. Mereka tidak masuk di hari pertama. Mereka memerlukan waktu—mulai dari analisis risiko, rapat internal, persetujuan divisi compliance, hingga penyesuaian portofolio.

    Biasanya butuh 30–90 hari sebelum arus dana institusional benar-benar mengalir ke ETF baru.

    Itu sebabnya grafik ETF hampir selalu sama: datar atau turun di awal, lalu mulai naik stabil saat dana institusi masuk perlahan tapi pasti.

    Menurut Diana, inilah fase yang memberikan kenaikan paling kuat dan paling sehat—rally yang bukan didorong euforia, tapi oleh aliran modal skala besar yang berkelanjutan.

    Strategi Cerdas untuk Holder XRP

    Jika ETF XRP yang akan datang—seperti milik Franklin Templeton—mengikuti pola Bitcoin, Ethereum, dan emas, maka skenarionya kemungkinan seperti ini:

    • Pump besar yang didorong hype sebelum peluncuran
    • Dump hari peluncuran karena profit-taking
    • Fase akumulasi sunyi selama beberapa minggu
    • Reli besar saat dana institusional mulai mengalir

    Trader yang panik biasanya terjebak di fase dua. Investor pintar bersiap untuk fase empat.

    ETF Bukan Jackpot Instan, Tapi Siklus yang Bisa Diprediksi

    ETF XRP tidak langsung membuat harga meroket. Justru peluncurannya menandai perubahan fase—dari hype spekulatif ke arus dana institusional. Memahami siklus ini membantu trader menghindari panic selling dan melihat peluang yang sesungguhnya.

    Dengan mengenali pola pump pra-ETF, koreksi saat peluncuran, dan aliran masuk institusi yang bertahap, holder XRP bisa mengambil keputusan yang lebih tenang dan lebih menguntungkan. Dalam pasar yang penuh emosi, pemahaman ini.

    Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • XRP Lampaui Batas: Aktivitas ETF Spot Naik 24x Lipat, Apa yang Terjadi?

    Pergerakan pasar XRP kembali bikin geger! Dalam waktu hanya delapan jam, aktivitas spot XRP melonjak fantastis hingga 2.490%, sebuah lonjakan ekstrem yang langsung memancing spekulasi besar di kalangan trader dan analis. Apa sebenarnya yang terjadi? Apakah ini pertanda kebangkitan XRP atau justru sinyal bahaya?

    Lonjakan Spot XRP: Harga Turun, Aktivitas Pecah Rekor

    Data CoinGlass menunjukkan aliran spot XRP menggelembung luar biasa dalam waktu singkat. Meski begitu, net inflow masih positif, tanda kuat adanya tekanan jual dari para pelaku pasar.

    Ini terjadi setelah gelombang sell-off besar yang menghapus lebih dari $1,2 miliar likuidasi pada hari Jumat lalu. XRP sendiri sudah mencatat empat hari berturut-turut penurunan harga.

    Dalam 24 jam terakhir:

    • Outflow XRP: $247,28 juta
    • Inflow XRP: $261,24 juta
    • Net inflow: $13,97 juta → indikasi pasar sedang dibanjiri aksi jual.

    Artinya, banyak trader yang mengirim XRP ke exchange, biasanya untuk… ya, menjual.

    XRP ETF Baru Meledak di Hari Pertama: Pemicu Lonjakan?

    Dilaporkan U Today, lonjakan aktivitas ini hampir bersamaan dengan peluncuran Canary XRP ETF (XRPC), ETF XRP pertama di bawah UU 33 Act di AS.

    Sebelum ETF rilis, harga XRP sempat terbang ke $2,52, namun langsung terkoreksi ke $2,27 setelah peluncuran.

    Kenapa? Kemungkinan besar investor menjual XRP mereka untuk membeli versi ETF-nya karena keuntungan pajak yang lebih menggiurkan.

    Dan hype ETF ini bukan main-main:

    • $26 juta dalam 30 menit pertama
    • $58 juta volume hari pertama → memecahkan rekor ETF yang dirilis tahun ini
      Mengalahkan Solana Bitwise ETF yang “hanya” mencatat $57 juta.

    Saat ini, XRP masih berusaha memulihkan kerugian harian dengan harga di kisaran $2,26.

    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Senin, 17 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Senin, 17 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca juga: Aktivitas XRP Tiba-Tiba Naik 25x Lipat, Pertanda Bull Run atau Dump?

    Aktivitas Whale Meledak: Ratusan Juta XRP Bergerak!

    Bukan cuma retail yang panik — para whale juga mulai bergerak cepat.

    Whale Alert melaporkan transaksi besar:

    • 96,269,897 XRP ($222,8 juta)
    • 96,137,559 XRP ($222,9 juta)
    • 55,000,000 XRP ($126,2 juta)
      Semua berpindah antar wallet anonim.

    Bahkan ada transfer 96,152,284 XRP ($223,3 juta) langsung menuju Coinbase, indikasi kuat bahwa whale bersiap menjual atau melakukan reposisi.

    Aktivitas whale + lonjakan inflow → tanda ada strategi besar yang sedang digulirkan di balik layar.

    Apa Artinya Semua Ini untuk XRP?

    Gabungan faktor-faktor ini menciptakan badai pasar bagi XRP:

    1. ETF baru memicu perpindahan aset besar-besaran
    2. Whale bergerak masif
    3. Spot inflow meledak, tekanan jual meningkat
    4. Harga terkoreksi setelah rally singkat

    Namun, tingginya minat terhadap ETF XRPC menandakan kepercayaan institusi terhadap XRP masih sangat kuat.

    Apakah ini fase rebalancing sebelum XRP terbang lebih tinggi?
    Atau pertanda tekanan jual jangka pendek yang masih akan berlangsung?

    Satu hal pasti: pasar XRP sedang dalam momen paling panas sejak awal tahun.

    Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Aktivitas XRP Tiba-Tiba Naik 25x Lipat, Pertanda Bull Run atau Dump?

    Pasar kripto kembali dihebohkan setelah XRP mencatat lonjakan gila-gilaan pada aktivitas spot. Dalam waktu hanya delapan jam, arus spot XRP melonjak hingga 2.490% berdasarkan data CoinGlass. Lonjakan mendadak ini memicu spekulasi besar: apa yang sebenarnya berubah?

    https://x.com/ali_charts/status/1989861223794708811Meski aliran masuk (inflows) dan keluar (outflows) terlihat saling menekan, data menunjukkan bahwa XRP masih mengalami net inflow positif sebesar 13,97 juta dolar. Artinya, tekanan jual tetap mendominasi meski dana yang masuk terhitung besar.

    Fenomena ini terjadi setelah aksi jual besar-besaran yang menghantam pasar pada Jumat lalu, menyebabkan likuidasi lebih dari 1,2 miliar dolar. XRP sendiri sudah melewati empat hari berturut-turut dalam zona merah.

    Dalam 24 jam terakhir, outflows XRP tercatat sebesar 247,28 juta dolar—nyaris menyamai inflows sebesar 261,24 juta dolar. Selisih tipis itulah yang menghasilkan net inflow positif. Para analis menilai ini sebagai sinyal kuat bahwa banyak trader memindahkan aset mereka sebagai persiapan strategi baru.

    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Minggu, 16 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Minggu, 16 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca juga: ETF XRP Hampir Disetujui, Benarkah Harga Bisa Tembus $3

    Efek Peluncuran Canary XRP ETF

    DIlaporkan U Today, salah satu pemicu terbesar aktivitas XRP saat ini adalah peluncuran Canary XRP ETF (XRPC), ETF murni pertama berbasis XRP yang terdaftar di bawah aturan 33 Act di AS.

    Menjelang peluncuran ETF tersebut, harga XRP sempat terbang ke 2,52 dolar sebelum kembali terkoreksi ke 2,27 dolar. Banyak investor diduga menjual aset spot mereka untuk kembali masuk lewat ETF yang menawarkan keunggulan pajak.

    Antusiasme terhadap ETF ini luar biasa. Dalam 30 menit pertama, volume XRPC sudah menyentuh 26 juta dolar. Pada hari pertama, volumenya mencapai 58 juta dolar—menjadikannya ETF dengan peluncuran paling sukses sepanjang tahun, bahkan mengalahkan Solana Bitwise ETF dengan 57 juta dolar.

    Kini, XRP mencoba bangkit dari penurunan sebelumnya dan diperdagangkan di kisaran 2,26 dolar pada saat artikel ini ditulis.

    Aktivitas Paus Membengkak

    Tak hanya arus spot yang meledak, aksi para investor besar—alias whale—juga meningkat drastis. Data dari Whale Alert menunjukkan serangkaian transaksi jumbo dalam 24 jam terakhir, termasuk perpindahan:

    • 96,26 juta XRP senilai 222,8 juta dolar
    • 96,13 juta XRP senilai 222,9 juta dolar
    • 55 juta XRP senilai 126,25 juta dolar

    Di luar itu, 96,15 juta XRP senilai 223,3 juta dolar juga terdeteksi berpindah dari wallet anonim menuju Coinbase—sebuah sinyal kuat adanya tekanan jual besar dari para whale.

    Apa yang Bisa Terjadi Selanjutnya?

    Dengan kombinasi antara lonjakan aktivitas spot, aksi whale, dan euforia ETF, XRP saat ini berada di fase paling dinamis dalam beberapa bulan terakhir. Jika ETF terus menyedot minat investor institusional, harga XRP dapat kembali menemukan momentum baru.

    Namun, volatilitas ekstrem seperti ini selalu menjadi pengingat bahwa investor perlu berhati-hati. Pasar kripto masih sangat sensitif terhadap berita, pergerakan whale, dan perubahan regulasi.

    Apakah lonjakan ini menjadi awal reli baru, atau justru sinyal koreksi yang lebih dalam? Semua mata kini tertuju pada XRP.

    Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • ETF XRP Hampir Disetujui, Benarkah Harga Bisa Tembus $3

    XRP kembali menjadi pusat perhatian setelah menembus level $2.50, memicu spekulasi bahwa reli berikutnya bisa mendorong harga menuju $3 atau lebih. Pemicunya adalah gelombang pengajuan ETF spot XRP oleh raksasa manajemen aset seperti Franklin Templeton, Bitwise, Canary Capital, dan 21Shares yang kini muncul dalam daftar DTCC.

    Dengan peluang 95% approval ETF sebelum 27 November, menurut analis Bloomberg, pasar kini bertanya-tanya: apakah XRP siap terbang ke level tertinggi baru?

    XRP Bangkit Setelah Perjalanan Fluktuatif ke $2.50

    Enam bulan terakhir menunjukkan volatilitas ekstrem. XRP memulai Mei 2025 di sekitar $2.55, jatuh ke $2.12 pada Juni, lalu melonjak ke $3.28 pada Agustus—hampir mencapai rekor sepanjang masa $3.65 pada 18 Juli.

    Setelah koreksi pada September dan Oktober yang menekan harga kembali ke $2.36, XRP kini stabil di kisaran $2.48–$2.53. Dalam setahun, XRP sudah naik lebih dari 320%.

    Kenaikan terbaru hampir seluruhnya didorong oleh optimisme ETF, dan trader kini melihat zona $3 sebagai area perlawanan berikutnya.

    Pergerakan harga Starknet (STRK/USDT) pada Minggu, 16 November 2025. Sumber: Tokocrypto.Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Minggu, 16 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Minggu, 16 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca juga: Prediksi Harga XRP 2025 Ungkap Sinyal Besar Sebelum Akhir Tahun!

    Mengapa ETF XRP Ini Penting dan Bisa Mengubah Peta Pasar

    Pada 7 November, DTCC memperbarui daftar produknya dan menampilkan sejumlah ETF spot XRP dari penerbit institusional besar. Meski masih berstatus pre-launch, kemunculan tersebut memicu fase penting: penghitungan mundur 20 hari untuk peninjauan otomatis SEC.

    Jika SEC tidak mengajukan keberatan sebelum 27 November, ETF akan otomatis disetujui.

    Analis Bloomberg menilai peluang persetujuan mencapai 95%, mengingat pola ini mirip dengan proses ETF Bitcoin dan Ethereum pada awal 2025.

    Jika disetujui, ETF tersebut diperkirakan dapat menarik aliran modal institusi hingga $5 miliar pada fase awal, meningkatkan likuiditas dan menjadikan XRP bagian dari portofolio investasi arus utama.

    Ripple Semakin Masuk ke Arus Utama Keuangan

    Kepercayaan institusi terhadap XRP meningkat seiring Ripple memperluas jangkauan ke sektor keuangan global. Presiden Ripple, Monica Long, mengungkapkan ketertarikan dari sejumlah bank besar termasuk Bank of America terhadap solusi blockchain Ripple.

    Dalam beberapa tahun terakhir, Ripple mengalokasikan sekitar $4 miliar untuk mengakuisisi perusahaan seperti Hidden Road dan GTreasury. Langkah ini memperkuat posisi Ripple sebagai penghubung resmi antara aset kripto dan sistem keuangan tradisional.

    Peluncuran Ripple Prime, platform trading institusional untuk XRP dan RLUSD, semakin menegaskan bahwa XRP kini memiliki jalur akses yang lebih aman, teregulasi, dan layak bagi investor konservatif.

    Tantangan XRP di Level $3: Breakout atau Penolakan?

    Dilaporkan 247wallst, harga XRP kini mendekati zona resistensi kuat di kisaran $2.60–$2.80, tepat sebelum batas psikologis $3.00. Jika berhasil menembus zona ini, target berikutnya diperkirakan berada antara $3.30 hingga $3.60, bahkan berpotensi menantang kembali rekor $3.65.

    Secara teknikal, XRP menunjukkan pola higher lows yang menandakan akumulasi, sementara RSI berada di zona netral sehingga masih ada ruang kenaikan. Volume perdagangan yang meningkat menunjukkan momentum yang sejalan dengan narasi ETF.

    Namun demikian, beberapa moving average yang melemah mengindikasikan tekanan jangka pendek yang masih mungkin muncul. Breakout yang valid memerlukan volume tinggi dan masuknya dana institusional.

    Prediksi XRP untuk 2026: Antara Bullish, Base Case, atau Bearish

    Skenario Bullish: $3.80 – $5

    Akan terjadi jika ETF diluncurkan dengan sukses, Ripple Prime menarik minat institusi, dan adopsi jaringan pembayaran Ripple meningkat. Dalam skenario ini, XRP bisa memasuki fase pertumbuhan baru seperti yang dialami Bitcoin setelah ETF disetujui.

    Skenario Base Case: $2.40 – $3.00

    ETF disetujui tetapi inflow moderat. Adopsi Ripple stabil, tetapi pasar global berhati-hati. XRP cenderung bergerak sideways dengan volatilitas terkendali.

    Skenario Bearish: $1.60 – $2.00

    Kemungkinan terjadi jika ETF tertunda, regulasi berubah negatif, atau pasar kripto melemah. Dalam kondisi ini, minat institusional bisa meluruh sementara waktu, menyebabkan koreksi harga.

    Kesimpulan

    Dengan peluang persetujuan ETF yang sangat tinggi, peningkatan minat institusional, ekspansi besar Ripple, dan pergerakan teknikal menuju resistensi $3, XRP berada di titik penting yang dapat menentukan arah harga beberapa tahun ke depan.

    Jika ETF benar-benar disetujui sebelum 27 November, bukan tidak mungkin pasar akan menyaksikan salah satu reli XRP terbesar sejak 2017.

    Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Prediksi Harga XRP 2025 Ungkap Sinyal Besar Sebelum Akhir Tahun!

    XRP kembali menarik perhatian para trader. Setelah bergerak sideways selama berminggu-minggu, sejumlah indikator historis menunjukkan pola yang sangat mirip dengan fase sebelum lonjakan harga besar di kuartal sebelumnya. Apakah ini pertanda XRP akan naik signifikan sebelum 2025 berakhir?

    Mari kita bahas sinyal-sinyal penting yang membuat komunitas kripto kembali waspada.

    Q4 Selalu Jadi Panggung XRP, Apakah Sejarah Akan Terulang?

    Dilaporkan BeInCrypto, jika ada satu aset kripto yang konsisten tampil kuat di akhir tahun, itu adalah XRP. Dalam 12 tahun terakhir, rata-rata return XRP di Q4 mencapai 134%. Angka besar ini menunjukkan seasonal strength yang sulit diabaikan.

    Meskipun tingkat kenaikan sebesar itu tidak realistis terjadi dalam hitungan minggu, pola historis ini memberi sinyal bahwa momentum akhir tahun sering kali menjadi katalis bagi XRP.

    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Sabtu, 15 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Sabtu, 15 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca juga: 3 Tanda Bahaya XRP yang Bisa Bikin Investor Menyesal Terlambat Kabur!

    Unrealized Loss Naik Lagi, Biasanya Ini Tanda XRP Siap Rebound

    Data terbaru memperlihatkan unrealized losses investor XRP kembali meningkat. Menariknya, pola seperti ini berulang kali mendahului reli besar sebelumnya, termasuk pada:

    • November 2024
    • April 2025
    • Juni 2025

    Setiap kali kerugian yang belum direalisasikan meningkat tajam, pasar sering berbalik mendorong harga naik ketika investor mencoba memulihkan nilai investasi mereka. Pola itu mulai muncul kembali, mengindikasikan potensi tekanan beli baru.

    MVRV Long/Short Difference Hampir Netral — Fase yang Sering Menjadi Pemicu Kenaikan

    Indikator MVRV Long/Short Difference kini berada dekat zona netral. Secara historis, kondisi ini menandakan:

    1. Profit jangka panjang investor menipis
    2. Trader jangka pendek mulai merealisasikan keuntungan kecil
    3. Setelah fase ini, MVRV biasanya kembali naik dan diikuti oleh kenaikan harga XRP

    Jika siklus ini kembali berulang, XRP dapat berada di titik awal momentum positif baru.

    Harga XRP Masih Terjebak di $2.20–$2.50, Zona Kritis Menjelang Breakout

    Saat ini XRP diperdagangkan di $2.29, bergerak datar selama lebih dari 34 hari setelah penurunan 22 persen pada Oktober. Menariknya, pola ini serupa dengan pergerakan XRP pada akhir Juli setelah koreksi serupa, yang kemudian diikuti kenaikan signifikan.

    Level kunci yang harus diperhatikan:

    • Jika XRP mampu menembus $2.50, target berikutnya berada di kisaran $2.64 hingga $3.02
    • Jika gagal menembus, XRP berpotensi tetap berkonsolidasi hingga momentum yang lebih kuat muncul menjelang akhir 2025

    Breakout di atas $2.50 sangat penting untuk membalikkan kerugian Oktober dan membuka jalan menuju pemulihan harga.

    Jadi, Ke Mana XRP Menuju Sebelum 2025 Berakhir?

    Jika melihat pola historis dan indikator on-chain saat ini, XRP tampak berada dalam fase konsolidasi yang sama seperti sebelum reli Q4 di tahun-tahun sebelumnya. Sinyal-sinyal ini menunjukkan XRP sedang mempersiapkan ruang untuk pergerakan yang lebih besar.

    Apakah itu reli signifikan atau pergerakan sideways yang lebih lama akan sangat bergantung pada kemampuan XRP menembus level psikologis $2.50.

    Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • 3 Tanda Bahaya XRP yang Bisa Bikin Investor Menyesal Terlambat Kabur!

    XRP kembali menjadi sorotan, bukan karena reli besar, tetapi karena awan gelap yang mulai menggantung di atas salah satu aset kripto paling populer ini. Setelah sempat terbang ke puncak $3.66 pada Agustus 2025, kini XRP merosot ke sekitar $2.46, memicu pertanyaan besar: apakah ini hanya konsolidasi atau awal dari kejatuhan besar?

    Berikut pembahasan lengkap yang perlu Anda simak sebelum terlambat.

    Dari $0.52 ke $3.66: Tahun Gila untuk XRP

    Pada November 2024, XRP masih berada di sekitar $0.52. Namun hanya dalam sembilan bulan, token ini melonjak hingga 521%, mencapai puncaknya di $3.66 dan menjadi salah satu aset kripto paling menguntungkan di paruh pertama 2025.

    Namun euforia itu tak berlangsung lama. Harga mulai kembali turun, berkonsolidasi di kisaran $2.30–$2.50. Setiap percobaan menembus level di atas $3 selalu gagal, menandakan momentum mulai melemah. Trader pun mulai bertanya-tanya: apakah XRP masih dalam tren bullish, atau justru sudah menunjukkan tanda-tanda kelelahan?

    Dengan hype ETF yang memudar, arus institusi berkurang, dan indikator teknikal melemah, XRP kini berada di fase kritis.

    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Jumat, 14 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Jumat, 14 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Tiga Tanda Bahaya yang Tak Boleh Diabaikan Investor XRP

    1. Support Teknis Mulai Ambruk

    Dilaporkan Yahoo Finance, XRP telah jatuh di bawah 200-week SMA di $2.54, sebuah level penting yang selama ini menjadi batas bawah pada siklus bull sebelumnya. Penurunan ini menunjukkan rapuhnya struktur harga saat ini.

    Jika harga menutup pekan di bawah 50-week SMA di $2.45, analis memperingatkan bahwa ini dapat memicu koreksi yang lebih dalam. Beberapa prediksi teknikal bahkan menyebut kemungkinan penurunan menuju $1.55 jika tekanan jual semakin kuat.

    Baca juga: Akhirnya Terjadi! XRP Naik 4% Setelah ETF Pertama Resmi Diluncurkan

    2. Arus Institusi Mulai Mendingin

    Optimisme seputar ETF XRP yang sempat menghangat kini mereda. Laporan menunjukkan bahwa institusi:

    • Mengurangi leverage
    • Menyimpan sebagian aset dalam bentuk cash collateral
    • Menunggu kejelasan dari berita ETF dan kondisi makro

    Dengan ketegangan dagang AS–China dan likuidasi lintas-crypto sebesar $19 miliar, institusi memilih langkah defensif. Ketika pemain besar menepi, pasar biasanya ikut melemah.

    3. Aktivitas Jaringan XRP Mulai Lesu

    Meskipun jumlah wallet baru bertambah, volume transaksi XRP Ledger justru turun di bawah satu miliar transaksi per hari. Ini mengindikasikan penurunan aktivitas pengguna dan melambatnya penggunaan jaringan — sinyal yang tidak ideal untuk menjaga momentum bullish jangka pendek.

    XRP Kini di Zona Senyap Sebelum Ledakan: Naik atau Jatuh?

    Dalam dua hari terakhir, XRP diperdagangkan di rentang yang sangat sempit, yaitu $2.34–$2.39, dengan volume melemah. Ini merupakan pola umum sebelum terjadinya pergerakan besar.

    Level-level yang diawasi analis:

    • Jika harga naik dan stabil di atas $2.39, potensi menuju $2.47 hingga $2.65 terbuka.
    • Jika harga jatuh di bawah $2.34, target berikutnya berada di $2.28–$2.31.
    • Jika sentimen global memburuk, skenario koreksi ke $1.55 bukan hal yang mustahil.

    Keputusan ETF yang jatuh tempo pada 25 Oktober dan kondisi makro global akan sangat mempengaruhi arah berikutnya.

    XRP Sedang Dalam Fase Penentuan

    XRP tetap memiliki fundamental jangka panjang yang kuat, terutama dalam sektor pembayaran global. Namun untuk jangka pendek, tanda-tanda pelemahan semakin jelas: teknikal goyah, institusi menahan diri, dan aktivitas jaringan menurun.

    Bagi investor, ini adalah waktu untuk meningkatkan kewaspadaan. XRP bisa saja bersiap menuju reli berikutnya, tetapi risiko koreksi tajam juga semakin besar.

    Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com