Tag: ripple

  • XRP Siap Tembus $2,50? Ripple Gandeng Bank Afrika Raksasa

    XRP tengah bersiap untuk langkah besar berikutnya di tengah kabar ekspansi agresif Ripple ke Afrika. Aset kripto ini kini diperdagangkan di sekitar $2,36, hanya sejengkal dari level resistance penting di $2,50, yang diyakini bisa memicu reli besar jika berhasil ditembus.

    Ripple Gandeng Absa Bank, Langkah Strategis di Afrika

    DIlaporkan Coincu, Ripple resmi mengumumkan kemitraan baru dengan Absa Bank, salah satu lembaga keuangan terbesar di Afrika. Langkah ini menandai babak baru ekspansi Ripple di kawasan yang tengah naik daun dalam adopsi blockchain dan sistem pembayaran digital.

    Kemitraan tersebut akan memperkuat sistem pembayaran lintas batas serta memperluas penggunaan stablecoin RLUSD yang didukung dolar AS. Sebelumnya, Ripple juga telah bekerja sama dengan Chipper Cash, serta menjalin relasi dengan pemain besar seperti Onafriq, Tranglo, Santander, dan SBI.

    Analis hukum Bill Morgan menilai kesepakatan ini bukan sekadar kolaborasi teknis.

    “Ini lebih dari sekadar kustodian. Ripple sedang menguji skala besar untuk kecepatan pembayaran, kepatuhan regulasi, dan efisiensi lintas batas,” ujarnya.

    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Rabu, 15 oktober 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Rabu, 15 oktober 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Afrika Jadi Pusat Eksperimen Blockchain Ripple

    Benua Afrika kini menjadi salah satu fokus utama Ripple. Kawasan ini dikenal dengan tingginya biaya pengiriman uang dan kebutuhan akan sistem transaksi cepat dan murah.

    Riset internal Ripple menunjukkan bahwa kecepatan dan efisiensi biaya menjadi alasan utama lembaga keuangan Afrika mengadopsi solusi berbasis blockchain. Dengan jaringan Absa dan dukungan teknologi Ripple, kawasan ini berpotensi menjadi pasar kunci bagi XRP Incar Breakout ke $2,80 — Target $3,67 di Depan Mata?

    Secara teknikal, XRP masih mempertahankan support kuat di $2,30. Jika harga mampu menembus zona $2,40–$2,50, analis percaya pergerakan menuju $2,80 bisa menjadi titik balik tren jangka menengah.

    Menurut analis pasar Lark Davis, “Penutupan di atas $2,80 bisa membuka jalan menuju $3,67. Tapi jika gagal melewati resistance ini, tekanan jual baru mungkin kembali muncul.”

    Sementara itu, kondisi pasar kripto global masih menunjukkan sentimen hati-hati, dengan investor menunggu sinyal kuat dari data cadangan devisa dan aktivitas ETF.

    Namun, dengan dorongan fundamental dari ekspansi Ripple di Afrika, banyak yang percaya peluncuran besar XRP bisa semakin dekat.

    Apakah ini awal dari kebangkitan besar XRP menuju level psikologis $3,00 dan seterusnya?

    Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Kejatuhan Kripto Tak Goyahkan XRP, Analis Sebut Potensi Reli hingga $3

    Di tengah kejatuhan pasar kripto yang mengguncang minggu lalu, banyak investor panik dan menilai XRP sudah memasuki fase bearish. Namun, analis teknikal terkenal Charting Guy justru menegaskan hal sebaliknya, XRP sama sekali tidak bearish, bahkan sedang bersiap untuk fase reli berikutnya.

    Kejatuhan Pasar Tak Goyahkan Struktur XRP

    Pada 10 Oktober 2025, pasar kripto mengalami koreksi besar-besaran. XRP ikut terguncang dan sempat menyentuh level terendah tahunan di $1,53, turun dari harga sebelumnya di sekitar $2,8. Walau begitu, token ini langsung memantul dan kini diperdagangkan di kisaran $2,49, hanya turun 11% dari sebelum kejatuhan.

    Menurut Charting Guy, kondisi ini belum cukup untuk menyebut XRP bearish. Ia menunjukkan grafik 1 bulanan (1M) yang memperlihatkan XRP masih kokoh bertahan di atas zona support kuat antara $1,45–$1,68, area yang juga mencakup level Fibonacci retracement 0,786 di $1,61.

    “Selama XRP tidak menembus dan bertahan di bawah zona ini, tren jangka panjangnya masih bullish,” ujarnya.

    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Rabu, 15 oktober 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Rabu, 15 oktober 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca juga: XRP Tertahan di Level $2,65! Apakah Ini Akhir dari Aksi Rebound?

    Level Support Kunci Menahan Serangan Bear

    Dilaporkan The Crypto Basic, ketika harga sempat jatuh ke $1,53, para investor bullish langsung melakukan aksi pertahanan besar-besaran. Hasilnya, XRP berhasil bangkit dan kini berada jauh di atas support utama, sinyal bahwa tekanan jual mulai mereda.

    Charting Guy menekankan, jika XRP sempat turun di bawah $1,45, skenarionya akan jauh lebih berat karena area itu berpotensi berubah menjadi resistance kuat. Namun kini, dengan harga di $2,49, XRP justru menunjukkan kekuatan teknikal yang signifikan.

    Target Fibonacci Ungkap Potensi Kenaikan Fantastis

    Pemulihan cepat XRP pasca kejatuhan juga membawanya melewati level Fibonacci 0,888 di $2,2, yang berarti tidak ada lagi resistensi Fibonacci besar hingga $2,8, area sebelum crash.

    Jika XRP berhasil merebut kembali level tersebut, analis memproyeksikan tiga target bullish besar berdasarkan ekstensi Fibonacci:

    • $8,29 — Ekstensi Fibonacci 1,272 (potensi kenaikan 245%)
    • $13,39 — Ekstensi Fibonacci 1,414 (potensi kenaikan 458%)
    • $26,6 — Ekstensi Fibonacci 1,618 (potensi kenaikan di atas 900%), target yang juga pernah diungkap oleh analis terkenal EGRAG Crypto tahun lalu.

    XRP Masih Bullish, Asal Support Terjaga

    Dengan posisi harga yang tetap bertahan di atas support utama dan momentum teknikal yang menguat, Charting Guy menegaskan:

    “XRP tidak sedikit pun bearish. Justru, kita sedang melihat fondasi untuk reli besar berikutnya.”

    Meski begitu, investor tetap disarankan untuk berhati-hati dan melakukan riset mendalam sebelum mengambil keputusan.

    Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • XRP Tertahan di Level $2,65! Apakah Ini Akhir dari Aksi Rebound?

    Setelah sempat bangkit dari tekanan jual, harga XRP kembali menghadapi “tembok besar” di level $2,65, membuat banyak trader waspada terhadap potensi pembalikan arah dalam waktu dekat.

    Dalam 24 jam terakhir, XRP sempat mencatat kenaikan lebih dari 10%, menembus level $2,50 dan bahkan menguji area $2,60. Namun, tekanan jual yang meningkat membuat reli tersebut terhambat tepat di zona resistensi kuat $2,65, area yang juga bertepatan dengan garis tren bearish utama di grafik per jam XRP/USD (data Kraken).

    Momentum Melemah di Tengah Aksi Jual

    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Selasa, 14 oktober 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Selasa, 14 oktober 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Menurut analisis teknikal, XRP saat ini berkonsolidasi di atas $2,52 dan masih ditopang oleh Simple Moving Average (SMA) 100 jam. Namun, tanda-tanda pelemahan mulai terlihat. Indikator MACD per jam menunjukkan hilangnya tenaga di zona bullish, sementara RSI mendekati level netral 50, menandakan ketidakpastian arah berikutnya.

    Dilaporkan Tradingview, kegagalan menembus $2,65 bisa memicu tekanan jual baru. Jika harga turun di bawah support penting $2,50, XRP berisiko tergelincir ke area $2,30, bahkan berlanjut ke zona kritis $2,22 jika tekanan berlanjut.

    Baca juga: XRP Menuju Penutupan Bulanan Epik, Potensi Reli $3,10 di Depan Mata!

    Harapan Masih Ada, Tapi Butuh “Breakout” Nyata

    Di sisi lain, jika bulls berhasil menembus garis tren dan menutup candle di atas $2,65, XRP berpotensi mencetak reli baru menuju target $2,70–$2,80. Level ini menjadi kunci untuk mengonfirmasi apakah momentum bullish benar-benar kembali atau hanya sekadar “dead cat bounce” di tengah pasar yang masih lesu.

    Level Teknis Penting

    • Support utama: $2,50 dan $2,30
    • Resistensi utama: $2,60 dan $2,65
    • RSI (1 jam): 50 – netral
    • MACD: mulai kehilangan momentum bullish

    XRP kini berada di persimpangan penting antara rebound dan penurunan lanjutan. Selama harga gagal menembus resistensi $2,65, tekanan jual kemungkinan masih mendominasi. Pasar tampaknya menunggu pemicu baru, apakah itu sentimen makro, kabar regulasi, atau dorongan dari investor besar, sebelum arah berikutnya benar-benar terbentuk.

    Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • XRP Menuju Penutupan Bulanan Epik, Potensi Reli $3,10 di Depan Mata!

    Pasar XRP tampaknya tengah bersiap untuk gebrakan besar. Setelah penurunan tajam di awal Oktober, token Ripple ini membentuk sumbu kapitulasi terpanjang kedua dalam sejarahnya, pola teknikal yang sebelumnya menandai lonjakan harga besar pada tahun 2017. Kini, banyak analis menilai sinyal ini bisa menjadi awal dari reli bullish baru menuju $3,00–$3,10 di kuartal empat 2025.

    Sumbu Panjang, Sinyal Rebound?

    Pada 12 Oktober 2025, XRP membentuk sumbu kapitulasi bawah yang sangat panjang disertai arus keluar whale lebih dari $50 juta per hari sejak akhir September, berdasarkan data on-chain CryptoQuant. Meski tekanan jual begitu besar, harga tetap bertahan kuat di area support $2,70–$2,80, mengisyaratkan adanya pembelian signifikan di level bawah.

    Dilaporkan The Coin Republic, analis JD mencatat bahwa lilin bulanan 2025 menampilkan sumbu bawah terpanjang kedua setelah pergerakan legendaris tahun 2017. Kala itu, pola serupa memicu reli hingga $3,41. Jika pola ini berulang, XRP bisa menembus resistensi dan menandai fase bullish baru.

    “Penutupan bulan ini akan menjadi kunci. Jika lebih tinggi, kita bisa melihat analogi kuat dengan reli 2017,” ujar JD.

    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Senin, 13 oktober 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Senin, 13 oktober 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca juga: Prediksi ChatGPT Mengejutkan: XRP Bisa Jatuh Lagi ke $2,10

    Whale Jual Besar, Tapi Support Tetap Tangguh

    Data Santiment menunjukkan para pemegang besar telah melepas sekitar 440 juta XRP dalam beberapa minggu terakhir. Namun menariknya, aksi jual tersebut belum mampu menjatuhkan harga di bawah support utama. Tekanan jual besar justru diimbangi oleh aksi beli yang solid, menandakan pasar masih percaya pada fundamental Ripple.

    “Arus keluar whale tinggi memang menekan harga jangka pendek, tapi mempertahankan area $2,70 menunjukkan kekuatan pembeli,” jelas analis Ali Martinez.

    Q4 Bisa Jadi Momentum Emas XRP

    Para analis kini menyoroti pembaruan Q4 Ripple dan potensi kabar positif dari sisi regulasi yang bisa menjadi katalis utama. Jika pembaruan tersebut memperkuat narasi fundamental, harga XRP berpeluang menembus zona resistance $3,00–$3,10, memperpanjang tren bullish yang dimulai dari pertengahan 2024.

    Selain itu, faktor musiman juga berpihak pada XRP. Data historis menunjukkan delapan dari tiga belas Oktober terakhir berakhir positif, menurut pengamatan Egrag Crypto, semakin memperkuat potensi pergerakan naik di bulan ini.

    Pola Reli XRP Terdahulu

    Dengan kombinasi antara struktur teknikal yang menyerupai pola pra-reli 2017, arus keluar paus yang mulai mereda, serta potensi kabar fundamental dari Ripple di Q4, XRP berada di persimpangan penting. Jika candle bulanan berhasil ditutup lebih tinggi, skenario menuju $3+ semakin terbuka lebar.

    Investor mungkin akan kembali melirik XRP bukan hanya sebagai aset pembayaran lintas batas, tetapi juga sebagai peluang reli besar berikutnya di pasar kripto akhir 2025.

    Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Prediksi ChatGPT Mengejutkan: XRP Bisa Jatuh Lagi ke $2,10

    Sementara Bitcoin (BTC) dan BNB mencetak rekor tertinggi baru sepanjang masa dalam sepekan terakhir, nasib XRP tampak berlawanan arah. Token asli Ripple itu justru tergelincir tajam dan kehilangan momentum yang sempat membawanya menjadi salah satu aset terbesar di pasar kripto.

    Dilaporkan Crypto Potato, kini muncul pertanyaan besar: apakah XRP akan terus anjlok di minggu depan? Menurut analisis dari ChatGPT, prospeknya tidak terlalu menggembirakan.

    XRP Kehilangan Posisi dan Momentum

    Penurunan XRP semakin nyata setelah token ini turun dari posisi ketiga ke peringkat kelima berdasarkan kapitalisasi pasar. Dalam tujuh hari terakhir saja, harga XRP anjlok lebih dari 21%, menghapus sebagian besar kenaikan yang diperoleh pada bulan September.

    Sementara BNB dan Bitcoin terus mencuri perhatian investor dan menyerap likuiditas dari aset “tertinggal”, XRP justru kehilangan daya tariknya. ChatGPT menilai bahwa indikator RSI harian XRP kini berada di zona netral hingga oversold, menandakan melemahnya momentum beli.

    Level Teknis yang Perlu Diperhatikan

    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Minggu, 12 oktober 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Minggu, 12 oktober 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca juga: Whale Panik Jual XRP! Harga Jatuh ke $2,65, Awal Kejatuhan?

    ChatGPT mencatat bahwa XRP telah menembus dua support penting di level $2,70 dan $2,50. Jika tekanan jual berlanjut, support berikutnya berada di $2,20 dan $2,00 — dua area yang akan sangat menentukan arah harga selanjutnya.

    Untuk memulai reli baru, XRP harus menembus resistance $2,70, lalu melanjutkan ke $3,00–$3,10. Namun, ChatGPT menilai tren jangka pendek XRP kini cenderung bearish setelah beberapa minggu bergerak sideways.

    “Tren jangka pendek telah berubah sedikit menjadi bearish setelah beberapa minggu perdagangan datar,” tulis ChatGPT dalam analisanya.

    Prediksi ChatGPT: 50% Peluang Harga Turun Lagi

    Menurut model analisis ChatGPT, peluang terbesar XRP dalam seminggu ke depan adalah melanjutkan tren bearish dengan probabilitas 45%–50%. Dalam skenario ini, harga diperkirakan bisa turun secara bertahap menuju $2,10, mendekati dua area support utama.

    Skenario kedua — yaitu konsolidasi di antara $2,20–$2,70, memiliki peluang 30%–35%, sementara peluang rebound bullish di atas $3,00 hanya 20%–25%, dan itu pun bergantung pada kembalinya volume besar atau munculnya katalis positif baru dari pihak Ripple.

    Kesimpulan: Sinyal Bahaya untuk XRP Holder

    Dengan tekanan jual yang masih kuat dan dominasi pasar beralih ke Bitcoin dan BNB, XRP tampaknya belum siap untuk bangkit dalam waktu dekat. Para trader disarankan untuk mengamati level support $2,20 dan $2,00 dengan cermat, karena jika level ini jebol, XRP bisa menghadapi fase bearish yang lebih dalam lagi.

    Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Whale Panik Jual XRP! Harga Jatuh ke $2,65, Awal Kejatuhan?

    Harga XRP kembali menghadapi tekanan besar setelah serangkaian aksi jual dari para whale, menjatuhkan nilai token ini dari level $3,40 menjadi sekitar $2,71 hanya dalam beberapa minggu terakhir.

    Namun di tengah gelombang jual yang agresif, zona support teknikal di $2,65 justru memunculkan harapan baru akan potensi rebound signifikan.

    Whale Lepas XRP Senilai Puluhan Juta Dolar per Hari

    Dilaporkan Bravenewscoin, data on-chain dari CryptoQuant menunjukkan bahwa arus keluar (outflow) dari dompet whale mencapai lebih dari $50 juta per hari. Selama lebih dari dua minggu, rata-rata pergerakan 30 hari terus mencatatkan batang merah—indikasi distribusi tanpa henti.

    Menurut laporan Santiment, alamat yang menyimpan lebih dari 1.000 XRP terus menjual tanpa adanya arus masuk signifikan untuk menyeimbangkan tekanan pasar. Hasilnya, momentum bearish semakin menguat di tengah volatilitas tinggi di pasar kripto global.

    “Fase distribusi besar-besaran ini bisa jadi titik balik untuk XRP, antara akhir dari tren turun atau awal dari sesuatu yang jauh lebih dalam,” ujar salah satu analis dari CryptoQuant.

    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Sabtu, 11 oktober 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Sabtu, 11 oktober 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca juga: Whale Lepas XRP Rp7 Triliun! Apakah Support $2,72 Siap Jebol?

    EMA 200 Hari di $2,65 Jadi “Benteng Terakhir” XRP

    Meski tekanan jual meningkat, zona $2,65–$2,70 kini menjadi fokus utama para trader. Level ini bertepatan dengan posisi Exponential Moving Average (EMA) 200 hari, yang secara historis menjadi “lantai” penting bagi XRP.

    Analis Crypto Dyl menulis di X (Twitter):

    “Jika ragu, perbesar tampilan grafik, kenaikan $XRP bisa lebih dekat dari yang terlihat.”

    Namun, analis veteran Peter Brandt memperingatkan potensi penurunan hingga $2,26 jika support gagal bertahan. Di sisi lain, proyeksi optimis dari Changelly memperkirakan harga XRP bisa bergerak antara $2,71 hingga $3,14 pada Oktober ini — menandakan peluang rebound masih terbuka.

    Volume Naik Saat Harga Turun, Sinyal Aksi Reposisi?

    Menariknya, meski harga tertekan, volume perdagangan justru naik 16% menjadi $5,33 miliar, menurut data FXStreet. Kenaikan volume di tengah penurunan harga ini bisa menjadi tanda bahwa para trader tengah melakukan reposisi, bukan keluar total dari pasar.

    Dengan kapitalisasi pasar mencapai $167 miliar, XRP tetap menjadi salah satu altcoin paling aktif di antara para pelaku institusional dan ritel.

    Regulasi dan Isu ETF: Dua Ujung Mata Pisau bagi XRP

    Faktor fundamental lain yang membentuk arah harga XRP adalah perkembangan regulasi dan ETF. Pasar saat ini menantikan kabar dari Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) terkait penyelesaian kasus dengan Ripple serta potensi peluncuran ETF Grayscale XRP.

    Jika hasilnya positif, itu bisa menjadi katalis besar untuk arus masuk institusional dan mendorong harga menuju area $4–$10. Namun, keterlambatan atau keputusan negatif dari regulator bisa memperpanjang tekanan jual yang sudah berlangsung.

    Kapan Momentum Bullish Kembali?

    Secara teknikal, zona $3 masih menjadi batas psikologis utama. Penutupan harga yang kuat di atas area ini dapat membuka jalan bagi reli menuju target $4,47. Namun jika support $2,65 tidak mampu menahan tekanan jual, koreksi tajam hingga $2 atau bahkan lebih rendah masih mungkin terjadi.

    Indikator momentum seperti RSI dan MACD menunjukkan kondisi netral, memperkuat pandangan bahwa pasar XRP saat ini berada di fase akumulasi dan ketidakpastian.

    Kesimpulan: Antara Tekanan Whale dan Peluang Rebound

    Dalam jangka pendek, minggu-minggu ke depan akan menjadi penentu arah pergerakan XRP. Jika tekanan jual dari whale mulai mereda dan level teknikal $2,65 bertahan, rebound tajam menuju zona $3–$4 bisa terjadi.

    Namun jika aksi distribusi berlanjut tanpa henti, XRP bisa menembus ke bawah $2,50 sebelum menemukan keseimbangan baru.

    Bagi investor, periode volatilitas ini bisa menjadi momen untuk menunggu konfirmasi arah tren berikutnya, apakah ini hanya koreksi sementara, atau sinyal awal dari pergeseran sentimen besar di pasar altcoin.

    Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Whale Lepas XRP Rp7 Triliun! Apakah Support $2,72 Siap Jebol?

    Penurunan besar-besaran sedang mengguncang pasar XRP. Dalam 30 hari terakhir, investor besar, atau yang dikenal sebagai “whale” kripto, dilaporkan melepas hampir 440 juta token XRP senilai lebih dari Rp7 triliun, memicu kekhawatiran akan potensi jatuhnya harga ke bawah level krusial $2,72.

    Apakah ini sinyal kehancuran selanjutnya, atau justru kesempatan emas untuk masuk?

    Aksi Jual Besar-besaran Uji Kekuatan Support XRP

    XRP saat ini berada dalam fase genting. Harga terus bergerak di bawah garis tren menurun, berkonsolidasi di kisaran $2,80, hanya sedikit di atas support penting di $2,72.

    Sejak Agustus, level ini telah menjadi “benteng pertahanan” bagi XRP, setiap kali harga menyentuhnya, pembeli muncul dan mendorong harga kembali naik. Namun, tekanan jual dari investor besar kini menguji ketahanan zona tersebut.

    Jika level $2,72 berhasil dipertahankan, XRP berpeluang rebound ke $3,08. Namun, jika jebol, pasar berisiko menyentuh support berikutnya di $2,39—yang bisa memperpanjang tren bearish.

    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Jumat, 10 oktober 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Jumat, 10 oktober 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca juga: Prediksi Seram Peter Brandt: XRP Bisa Ambruk 20%, Berapa Harganya?

    Data On-Chain Ungkap Sentimen Negatif

    Dilaporkan AMBcrypto, aksi jual paus bukan satu-satunya sinyal bahaya. Metrik on-chain juga menunjukkan pelemahan jaringan dan turunnya kepercayaan investor.

    Rasio MVRV (Z-Score) XRP kini berada di 2,21, level terendah dalam beberapa bulan terakhir. Ini berarti rata-rata pemegang XRP kini memiliki margin keuntungan yang menipis. Biasanya, penurunan MVRV bisa menandakan potensi undervaluasi—tapi juga memperlihatkan bahwa investor semakin berhati-hati terhadap prospek jangka pendek.

    Sementara itu, rasio NVT (Network Value to Transaction) melonjak ke 393, menandakan valuasi XRP kini lebih tinggi dibanding aktivitas transaksinya. Dengan kata lain, nilai pasar XRP tidak lagi didukung oleh utilitas jaringan yang kuat.

    Ketika NVT terlalu tinggi, pasar sering kali memasuki fase overvaluasi—dan bila aktivitas jaringan tak segera pulih, harga bisa kembali tertekan.

    Optimisme Investor Mulai Memudar

    Kombinasi antara aksi jual paus, penurunan MVRV, dan lonjakan NVT menggambarkan pasar yang rapuh. Investor tampak mulai kehilangan keyakinan, menunggu katalis baru yang bisa menghidupkan kembali momentum bullish XRP.

    Namun, masih ada secercah harapan. Pola historis menunjukkan bahwa setiap kali XRP mendekati level $2,70–$2,75, minat beli meningkat. Bila pola itu kembali terulang, kita bisa melihat rebound singkat menuju $3,08 sebelum arah pasar ditentukan.

    Akankah XRP Bangkit atau Tumbang?

    Pasar saat ini berada di titik kritis. Semua mata tertuju pada zona $2,72, benteng terakhir yang memisahkan XRP dari potensi pemulihan atau penurunan yang lebih dalam.

    Jika pembeli mampu mempertahankan level ini, skenario “fake breakdown” bisa terjad, membuka peluang bagi XRP untuk melanjutkan kenaikan jangka menengah. Tapi jika tekanan jual terus meningkat, $2,39 mungkin akan menjadi panggung berikutnya.

    Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Prediksi Seram Peter Brandt: XRP Bisa Ambruk 20%, Berapa Harganya?

    Harga XRP berpotensi anjlok hingga 20% setelah analis veteran Peter Brandt memperingatkan pola teknikal bearish yang terbentuk di grafik mingguan.

    Menurutnya, jika level support kunci $2,68743 gagal dipertahankan, XRP bisa merosot ke sekitar $2,22 dalam waktu dekat.

    Skenario Bearish: Segitiga Menurun dan Divergensi RSI

    Dalam analisis terbarunya di X (Twitter), Brandt mengidentifikasi pola segitiga menurun pada grafik mingguan XRP, dengan serangkaian puncak harga yang semakin rendah yang bertemu pada dukungan di kisaran $2,68.

    “Jika XRP ditutup di bawah $2,68743, target penurunan berikutnya adalah $2,22163,” ujar Brandt.

    Dilaporkan The Coin Republic, target tersebut berarti penurunan sekitar 18–20% dari harga saat ini di sekitar $2,85. Brandt juga menyoroti divergensi RSI bearish, yang menambah tekanan negatif pada prospek jangka pendek XRP.

    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Kamis, 9 oktober 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Kamis, 9 oktober 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca juga: XRP Terancam Crash? Transfer 320 Juta Token Picu Kepanikan Investor!

    Data On-Chain Perkuat Sinyal Negatif

    Tekanan jual semakin terlihat dari data on-chain. Menurut Glassnode, lebih dari 320 juta XRP berpindah ke bursa kripto besar selama sepekan terakhir, mendekati level tertinggi dalam sembilan bulan. Lonjakan pasokan di bursa sering dianggap sebagai tanda potensi aksi jual besar-besaran.

    Di sisi lain, Santiment melaporkan tingkat FUD (Fear, Uncertainty, Doubt) komunitas XRP mencapai titik tertinggi dalam enam bulan terakhir. Meskipun sering menjadi sinyal beli kontra, kali ini tren tersebut memperkuat suasana hati pasar yang sedang negatif.

    Pandangan Berbeda dari Analis Lain

    Sumber: CasiTrades
    Sumber: CasiTrades

    Namun, tidak semua analis sependapat dengan pandangan Brandt. Trader kripto CasiTrades menilai XRP masih menunjukkan fase konsolidasi di sekitar $3,00, dan potensi bullish belum sepenuhnya hilang.

    “Penembusan di atas $3,15 bisa membawa XRP menuju $4,00–$4,50,” jelasnya.

    Analis Ali Martinez juga optimistis: jika XRP mampu menembus resistensi $3,15, potensi kenaikan hingga $3,60 bisa terbuka lebar.

    Titik Penentuan: $2,68 Jadi Level Kritis

    Saat ini, level $2,68 menjadi titik pivot utama bagi trader. Penembusan ke bawah akan memvalidasi prediksi bearish Brandt menuju $2,22, sementara pemantulan di atasnya dapat menandakan awal dari reversal bullish.

    Dengan kapitalisasi pasar XRP mencapai $177 miliar, hanya sedikit pergerakan harga yang bisa mengubah peringkat XRP terhadap BNB ($178 miliar) di antara kripto terbesar dunia.

    XRP kini berada di persimpangan jalan besar.

    • Jika support $2,68 runtuh → potensi kejatuhan ke $2,22 makin kuat.
    • Jika bertahan dan menembus $3,15 → peluang reli menuju $4+ terbuka lebar.

    Para trader disarankan memantau penutupan mingguan dengan cermat, karena hasilnya bisa menentukan arah tren XRP untuk beberapa minggu ke depan.

    Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • XRP Terancam Crash? Transfer 320 Juta Token Picu Kepanikan Investor!

    Harga XRP kembali melemah setelah sempat menembus level $3,10 pekan lalu. Penurunan ini terjadi di tengah laporan mengejutkan: lebih dari 320 juta XRP atau setara $950 juta baru saja dipindahkan ke bursa kripto.

    Dilaporkan The Coin Republic, pergerakan besar tersebut langsung memicu kekhawatiran bahwa aksi jual besar-besaran sedang disiapkan oleh pelaku pasar.

    Harga XRP Tergelincir di Bawah $3

    Setelah mencatat reli kuat minggu lalu, harga XRP turun lebih dari 1,3% dan kini diperdagangkan di sekitar $2,99. Volume perdagangan harian juga menyusut 7,3% menjadi $4,83 miliar.

    Meski demikian, XRP masih mencatatkan kenaikan 4% dalam sepekan terakhir dan sekitar 6% dalam 30 hari terakhir.

    Dalam 24 jam terakhir, harga koin Ripple ini berfluktuasi antara $3,03 dan $2,95, menjadikan level $3 sebagai zona support kritis yang diawasi ketat oleh trader. Banyak analis menilai, jika harga gagal bertahan di atas $3, tren pelemahan bisa berlanjut.

    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Rabu, 8 oktober 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Rabu, 8 oktober 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca juga: Whale Buang XRP Rp880 Miliar ke Ripple! Panik atau Strategi Rahasia?

    Sementara itu, indikator Relative Strength Index (RSI) kini berada di angka 52, menandakan pasar berada di posisi netral setelah sempat berada di area jenuh beli. Data derivatif dari CoinGlass juga menunjukkan penurunan kecil dalam Open Interest berjangka XRP, meski masih mendekati level $9 miliar, sinyal bahwa trader mulai mengurangi eksposur risikonya.

    Transfer Rp15 Triliun XRP Bikin Pasar Panik

    Menurut analis STEPH IS CRYPTO, sebanyak 320 juta XRP baru-baru ini ditransfer ke sejumlah bursa utama. Nilainya mencapai hampir $950 juta atau sekitar Rp15 triliun.

    Langkah ini membuat komunitas kripto heboh, dengan sebagian besar pelaku pasar menduga transfer besar ini merupakan tanda awal aksi jual (sell-off).

    Namun, analis lain menilai pergerakan ini bisa jadi hanya strategi manajemen likuiditas menjelang volatilitas harga yang lebih tinggi.

    Walau tekanan jangka pendek tampak jelas, sebagian besar pengamat tetap optimistis terhadap prospek jangka panjang XRP, terutama setelah perkembangan positif di sektor pembayaran lintas batas dan adopsi institusional Ripple terus meningkat.

    Analis: Waspadai Penurunan ke $2,6 Sebelum Rebound

    Analis Dark Defender menyoroti level $2,64 sebagai support utama yang harus dipertahankan. Jika harga jatuh di bawah titik ini, XRP berpotensi melanjutkan koreksi ke $2,2.

    Sebaliknya, jika berhasil menembus resistance $3,66, target bullish berikutnya berada di kisaran $4,17.

    Senada, analis EGRAG CRYPTO memperkirakan harga bisa terkoreksi ke $2,77 atau $2,65 dalam waktu dekat. Namun jika mampu menutup perdagangan harian di atas $3,2, XRP berpeluang menembus $3,44, menandakan kembalinya momentum bullish.

    Aksi Harga Koin Ripple | Sumber: EGRAG CRYPTO, X.
    Aksi Harga Koin Ripple | Sumber: EGRAG CRYPTO, X.

    XRP di Persimpangan Jalan

    Dengan lebih dari $950 juta XRP berpindah ke bursa, pasar kini berada dalam fase penuh ketidakpastian.

    Investor disarankan untuk memantau level $3 dengan cermat, karena penutupan harian di bawah level tersebut bisa membuka jalan menuju zona $2,6. Namun jika XRP mampu bertahan dan menembus resistance kunci, reli menuju harga tertinggi baru bisa segera dimulai.

    Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Whale Buang XRP Rp880 Miliar ke Ripple! Panik atau Strategi Rahasia?

    Ketegangan melanda komunitas XRP. Sebuah transfer jumbo senilai $55 juta (sekitar Rp880 miliar) dari dompet misterius ke dompet yang terhubung dengan Ripple telah memicu gelombang spekulasi, apakah para whale tengah membuang XRP mereka di tengah tekanan harga?

    Transfer Mencurigakan ke Dompet Ripple

    Dilaporkan Coingape, pada 6 Oktober, platform pelacak blockchain Whale Alert mencatat transaksi mencurigakan: 18,74 juta XRP berpindah dari dompet anonim ke dompet Ripple. Nilai transaksi itu mencapai $55,8 juta, tepat ketika harga XRP kembali tertekan di bawah level psikologis $3.

    Awalnya, banyak yang menduga langkah ini adalah tanda dumping besar-besaran oleh whale yang kehilangan kepercayaan. Namun, analisis on-chain justru mengungkap cerita berbeda.

    Ternyata Bukan Jualan, Tapi Bagian dari “Midnight Glacier Drop”

    Data dari XRPScan dan analisis CoinGape mengonfirmasi bahwa transaksi tersebut bukan transfer keluar ke pasar terbuka, melainkan transfer internal antara dua dompet Ripple — Ripple (31) ke Ripple (1).

    Menariknya, ini adalah aktivitas pertama dari dompet tersebut dalam lebih dari dua tahun, dan ternyata terkait dengan airdrop lintas-rantai terbesar yang pernah dilakukan oleh Midnight Foundation, dikenal sebagai Midnight Glacier Drop.

    Dompet Ripple (31) menerima hampir 18,74 juta XRP sebagai bagian dari distribusi airdrop, kemudian memindahkannya ke Ripple (1). Sebelumnya, dompet ini juga menerima 300 juta XRP dari Ripple (26), sehingga saldo Ripple (1) kini melonjak menjadi 668,7 juta XRP — termasuk token yang terhubung dengan Bitstamp dan GateHub.

    Harga Turun Lagi, Whale Masih “Menepi”

    Pergerakan harga XRP (XPR/USDT) pada Selasa, 7 oktober 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga XRP (XPR/USDT) pada Selasa, 7 oktober 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Meski transfer ini bukan penjualan besar, harga XRP tetap tertekan, turun 2% dalam 24 jam terakhir ke kisaran $2,98.

    Data dari CryptoQuant menunjukkan bahwa XRP Whale Flow 30-DMA masih negatif — sinyal bahwa para pemain besar belum banyak melakukan akumulasi.

    Volume perdagangan justru meningkat 7%, menandakan para trader ritel mulai memanfaatkan volatilitas harga.

    Sementara itu, open interest (OI) berjangka XRP naik tipis 0,22% menjadi $8,95 miliar, dengan pergerakan beragam di berbagai bursa: turun 1,55% di CME, namun naik 2,66% di Binance.

    Analis: Waspadai “Falling Wedge”, Potensi Rebound Masih Ada

    Meskipun tekanan jual masih terasa, beberapa analis percaya XRP sedang bersiap untuk penembusan bullish.

    Grafik harian menunjukkan pola falling wedge, yang secara historis kerap berujung pada reli harga. Jika berhasil menembus ke atas, XRP berpotensi merebut kembali level $3,33, bahkan menuju rekor tertinggi baru (ATH).

    Untuk saat ini, support utama berada di $2,80, menjadi benteng terakhir sebelum risiko koreksi lebih dalam.

    Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com