Tag: sekolah

  • Syarat, Cara Daftar, Ketentuan Jurusan, dan Jadwal



    Jakarta

    Pendaftaran Seleksi Prestasi Akademik Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (SPAN-PTKIN) 2025 akan segera dibuka. Simak informasi lengkapnya di bawah ini.

    SPAN-PTKIN adalah seleksi nasional berdasarkan penjaringan prestasi akademik dengan menggunakan nilai rapor dan prestasi lain berupa portofolio tanpa ujian tertulis. Satuan Pendidikan yang berhak mendaftarkan siswanya dalam SPAN-PTKIN adalah MA/MAK/SMA/SMK/Pendidikan Diniyah Formal/Pendidikan Kesetaraan Pondok Pesantren Salafiyah/Mu’adalah Muallimin/Mua’dalah Salafiyah yang secara sah memperoleh izin penyelenggaraan pendidikan dari pemerintah.

    Adapun siswa yang berhak mengikuti seleksi adalah siswa yang didaftarkan oleh Kepala Satuan Pendidikan MA/MAK/SMA/SMK/Pendidikan Diniyah Formal/Pendidikan Kesetaraan Pondok Pesantren Salafiyah/Mu’adalah Muallimin/Mua’dalah Salafiyah masing-masing.


    Tercatat, kuota SPAN-PTKIN terbuka untuk 74.337 orang. Siap mengikuti SPAN-PTKIN 2025? Simak syarat-syaratnya seperti dilansir dari laman resmi SPAN-PTKIN berikut.

    Syarat SPAN-PTKIN 2025

    • Siswa-siswa MA/MAK/SMA/SMK/Pendidikan Diniyah Formal/Pendidikan Kesetaraan Pondok Pesantren Salafiyah/Mu’adalah Muallimin/Mua’dalah Salafiyah kelas terakhir pada tahun 2025
    • Memiliki prestasi akademik dan memenuhi persyaratan yang ditentukan oleh masing-masing Perguruan Tinggi
    • Memiliki Nomor Induk Siswa Nasional (NISN)
    • Memiliki nilai rapor Kelas X/Semester 1, Kelas X/Semester 2, Kelas XI/Semester 1, Kelas XI/Semester 2 dan Kelas XII/Semester 1 yang telah diisikan di PDSS.

    Tata Cara Daftar SPAN-PTKIN 2025

    1. Sekolah

    • Input atau Cek Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN)
    • Registrasi Akun Sekolah di PDSS dengan melakukan input Email Sekolah, Email Kepala Sekolah, nomor Whatsapp Kepala Sekolah.
    • Validasi Akun akan dikirim ke Email Sekolah dan Kepala Sekolah
    • Setelah melakukan validasi, sekolah bisa melakukan login pada pdss.ptkin.ac.id menggunakan akun yang diperoleh sebelumnya
    • Cek data siswa kelas 12 serta input nilai siswa

    2. Siswa

    • Registrasi menggunakan NISN, NPSN, dan email aktif siswa
    • Validasi akan dikirim ke Email Siswa
    • Setelah menerima kode validasi, siswa bisa melakukan login pada siswa.ptkin.ac.id
    • Cek kebenaran data siswa dan nilai rapot
    • Upload rapor kelas 10 semester 1, kelas 10 semester 2, kelas 11 semester 1, kelas 11 semester 2, dan kelas 12 semester 1, dan prestasi tambahan.
    • Pilih program studi pada PTKIN pilihan 1 dan PTKIN pilihan 2
    • Cetak Bukti Pendaftaran

    Ketentuan Program Studi SPAN-PTKIN 2025

    • Siswa wajib memilih dua PTKIN yang diminati
    • Siswa memilih dua program studi yang diminati pada masing-masing PTKIN
    • Urutan pilihan PTKIN dan program studi menyatakan prioritas pilihan

    Jadwal SPAN-PTKIN 2025

    Pengisian PDSS : 6 – 25 Januari 2025
    Verifikasi PDSS: 6 – 30 Januari 2025
    Pendaftaran: 1 Februari – 6 Maret 2025
    Pengumuman Hasil Seleksi: 27 Maret 2025
    Proses verifikasi dan/atau pendaftaran ulang di PTKIN masing-masing bagi yang lulus seleksi: Ditetapkan di masing-masing PTKIN

    Demikian informasi mengenai SPAN-PTKIN 2025. Siap menjadi mahasiswa baru, detikers?

    (nir/nir)



    Sumber : www.detik.com

  • Prakiraan Pembukaan Pendaftaran, Syarat, dan Cara Daftar


    Jakarta

    Pendaftaran Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah tentunya menjadi hal yang ditunggu bagi sebagian calon mahasiswa baru 2025. Program ini memberikan kesempatan bagi peserta didik yang berasal dari latar belakang kurang mampu untuk melanjutkan ke pendidikan tinggi sekaligus memperoleh uang saku.

    Calon peserta KIP Kuliah bisa mulai memantau persyaratannya agar kelak bisa segera bersiap saat pendaftarannya dibuka.

    Pendaftaran KIP Kuliah 2025 Kapan Dibuka?

    Dikutip dari Antara, pendaftaran KIP Kuliah 2025 diperkirakan dibuka pada 3 Februari 2025. Artinya, KIP Kuliah akan dibuka sehari sebelum pendaftaran Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2025 pada 4 Februari 2025.


    Pendaftaran KIP Kuliah bisa dilakukan secara mandiri maupun secara online. Lantas, apa saja yang harus dipersiapkan?

    Syarat Pendaftaran KIP Kuliah 2025

    • Siswa SMA/SMK/MA/sederajat yang lulus pada tahun berjalan atau maksimal dua tahun sebelumnya.
    • Mempunyai nomor induk siswa nasional (NISN), nomor pokok sekolah nasional (NPSN), dan nomor induk kependudukan (NIK) yang valid.
    • Berasal dari keluarga kurang mampu, dengan dibuktikan melalui:

    – Kartu Indonesia Pintar (KIP)
    – Kartu Keluarga Sejahtera (KKS)
    – Terdaftar di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kementerian Sosial RI
    – Menyerahkan surat keterangan tidak mampu (SKTM) yang dikeluarkan oleh pemerintah daerah.

    • Mempunyai potensi akademik yang baik, dengan dibuktikan melalui penerimaan di perguruan tinggi negeri ataupun swasta di program studi (prodi) terakreditasi A atau B. Pada situasi tertentu, prodi terakreditasi C juga bisa dipertimbangkan.
    • Tidak tengah menerima beasiswa/bantuan pendidikan lain yang sumbernya dari APBN atau APBD dengan komponen pembiayaan yang sama.

    Cara Daftar KIP Kuliah 2025

    1. Buat Akun

    • Buka halaman resmi KIP Kuliah di https://kip-kuliah.kemdikbud.go.id
    • Masukkan NISN, NPSN, nomor induk kependudukan (NIK), dan alamat email yang aktif.
    • Sistem akan melakukan verifikasi data. Apabila data valid, maka nomor pendaftaran dan kode akses akan dikirim melalui email.

    2. Pendaftaran

    • Login ke halaman KIP Kuliah dengan nomor pendaftaran dan kode akses.
    • Lengkapi data pribadi, data keluarga, dan data ekonomi sebagaimana formulir yang tersedia.
    • Unggah dokumen pendukung misalnya KIP, KKS, atau SKTM.

    3. Pilih Jalur Seleksi

    • Pilih jalur seleksi yang didaftarkan, apakah SNBP atau SNBT.
    • Daftar KIP Kuliah terlebih dahulu sebelum ikut jalur seleksi masuk yang diinginkan.

    4. Verifikasi

    • Calon mahasiswa baru melakukan seleksi masuk perguruan tinggi sebagaimana jalur yang dipilih.
    • Apabila diterima, kampus akan melakukan verifikasi data KIP Kuliah yang diajukan.

    5. Penetapan Penerima KIP Kuliah

    • Setelah verifikasi, calon penerima akan mendapat informasi mengenai status penerimaan KIP Kuliah.

    Itulah informasi terkini mengenai pendaftaran KIP Kuliah 2025. Persiapkan dokumennya sebelum pendaftaran dibuka ya, detikers!

    (nah/nwy)



    Sumber : www.detik.com

  • Beasiswa Guru 2025 ke Jepang, Cek MEXT Teacher Training Program di Sini!


    Jakarta

    Kementerian Pendidikan, Budaya, Olahraga, Ilmu Pengetahuan, dan Teknologi Jepang (Monbukagakusho/MEXT) membuka pendaftaran beasiswa guru non gelar. Guru aktif bisa mendaftar paling lambat 22 Januari 2025.

    Dikutip dari laman Kedutaan Besar Jepang di Indonesia, beasiswa ini diperuntukkan bagi guru untuk meningkatkan kualitas pengajaran sesuai dengan bidangnya. Program beasiswa ini berlangsung 1 tahun 6 bulan pada September/Oktober 2025-Maret 2027. Adapun 6 bulan pertama termasuk belajar bahasa Jepang.

    Selama periode beasiswa, guru akan belajar di universitas di Jepang; mendapatkan pelatihan dalam cara mengajar, membuat rencana pembelajaran yang efektif, dan hal lainnya yang dapat meningkatkan kualitas dan kemampuan sebagai guru.


    Beasiswa Guru 2025 ke Jepang MEXT Teacher Training Program

    Beasiswa guru ini meliputi:

    • Biaya kuliah hingga program selesai.
    • Tunjangan hidup sekitar 143 ribu yen (Rp 14,6 juta) per bulan.
    • Tiket pesawat pergi pulang Indonesia-Jepang.
    • Bebas biaya pembuatan visa pelajar.
    • Tanpa ikatan dinas.

    Jadwal Seleksi Beasiswa Guru 2025 ke Jepang MEXT

    • Pendaftaran: 24 Desember 2024-22 Januari 2025
    • Pengumuman hasil seleksi dokumen: 7 Februari 2025
    • Seleksi tulis: Pertengahan Februari 2025, dapat berubah sewaktu-waktu, pantau di situs resmi Kedubes Jepang di Indonesia
    • Pengumuman ujian tulis: Akhir Februari 2025
    • Seleksi wawancara: Awal Maret 2025
    • Pengumuman hasil seleksi wawancara: Awal Maret 2025
    • Secondary screening: Maret-Juli/pertengahan Agustus 2025*
    • Pengumuman hasil akhir dari MEXT: Juli-pertengahan Agustus 2025
    • Keberangkatan ke Jepang: September/ Oktober 2025

    Syarat Beasiswa

    • Usia maksimal 34 tahun pada tanggal 1 April 2025 atau lahir pada/ setelah 2 April 1990.
    • Lulusan minimal D4/S1.
    • Guru pegawai negeri, swasta, atau honorer yang sedang aktif mengajar di sekolah/lembaga pendidikan formal, seperti SD, SMP, SMA dan Sederajat (SMK, madrasah, dan lain-lain), serta SLB.
    • Memiliki pengalaman mengajar minimal 5 tahun 0 bulan pada 1 Oktober 2025 di lembaga pendidikan formal (akumulatif).
    • Sehat jasmani dan rohani, kondisi kesehatan fisik dan mental tidak akan mengganggu proses perkuliahan selama di Jepang.
    • Menguasai bahasa Inggris atau bahasa Jepang.
    • Bersedia belajar bahasa Jepang bagi yang belum bisa.
    • Ketentuan sertifikat kemahiran bahasa:
      • – Sertifikat IELTS terbitan Universitas Cambridge, British Council, IALF dan IDP Education.
      • – Sertifikat kemampuan bahasa inggris setara dengan TOEFL/TOEIC/IELT yang diterbitkan oleh universitas resmi dapat digunakan.
      • – Sertifikat JLPT terbitan dari Japan Foundation bisa disertakan
      • – Sertifikat NAT-TEST/J-TEST tidak dapat digunakan.
      • – Sertifikat TOEFL Like dan TOEFL Prediction tidak dapat digunakan.
    • Harus segera kembali ke Indonesia dan melanjutkan kariernya sebagai guru setelah program beasiswa berakhir, atau wajib mengembalikan semua tunjangan beasiswa yang telah diterima.
    • Bukan termasuk salah satu kondisi di bawah ini:
    • Guru TK/PAUD.
    • Guru yang tidak mengampu suatu mata pelajaran.
    • Personel militer atau warga sipil militer di masa kedatangan di Jepang atau masa penyaluran beasiswa.
    • Tidak dapat tiba di Jepang paling lambat hari terakhir dari periode yang ditentukan MEXT atau kampus penerima.
    • Pernah menjadi penerima beasiswa MEXT, termasuk yang mengundurkan diri dari beasiswa tersebut setelah tiba di Jepang, kecuali yang pernah menerima Monbukagakusho Honors Scholarship for Privately-Financed International Students.
    • Pelamar program lain yang penyaluran beasiswanya akan dimulai pada tahun fiskal 2025 lewat skema beasiswa Pemerintah Jepang (MEXT).
    • Sudah diterima di kampus Jepang atau institusi lain dengan status tinggal sebagai “Pelajar” maupun yang sedang mendaftar, atau berencana mendaftar, ke kampus Jepang atau institusi lainnya sebagai mahasiswa internasional dengan pendanaan swasta, pada masa pendaftaran beasiswa MEXT sampai masa penyaluran beasiswa; kecuali yang kembali ke Indonesia sebelum masa penyaluran beasiswa dan mendapat izin tinggal “Pelajar” ulang di Jepang.
    • Berencana menerima beasiswa atau fellowship lain dari Pemerintah Jepang, organisasi terkait Pemerintah Jepang, dan lainnya setelah masa penyaluran beasiswa MEXT.
    • Memiliki dua kewarganegaraan.
    • Diketahui melakukan kecurangan saat ujian tulis.
    • Mengubah status izin tinggal dari “Pelajar” ke status lainnya setelah tiba di Jepang.

    Informasi pendaftaran lebih lanjut mengenai beasiswa guru 2025 ke Jepang MEXT Teacher Training Program bisa dicek dengan klik DI SINI. Berminat mendaftar, detikers?

    (twu/nwk)



    Sumber : www.detik.com

  • Beasiswa MEXT Jepang Khusus Guru Dibuka, Setahun Kuliah Gratis di Jepang!



    Jakarta

    Kementerian Pendidikan, Budaya, Olahraga, Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Jepang (MEXT) membuka beasiswa MEXT khusus guru di Indonesia. Apa saja persyaratannya?

    Beasiswa MEXT Jepang khusus guru merupakan program beasiswa yang dirancang khusus bagi para guru untuk meningkatkan kualitas pengajaran sesuai dengan bidangnya. Program akan berjalan selama 1 tahun 6 bulan dengan 6 bulan pertama ditujukan untuk belajar bahasa Jepang.

    Penerima beasiswa akan belajar langsung di universitas di Jepang. Pembelajaran yang akan didapat termasuk pelatihan dalam cara mengajar, pembuatan rencana belajar-mengajar yang efektif, serta hal-hal lain yang dapat meningkatkan kualitas dan kemampuan guru.


    Fasilitas Beasiswa MEXT Jepang Khusus Guru

    Biaya kuliah ditanggung sepenuhnya hingga program selesai
    Tunjangan hidup sebesar kurang lebih ¥143.000/bulan
    Tiket pesawat pergi pulang Indonesia – Jepang
    Bebas biaya pembuatan visa pelajar
    Tidak ada ikatan dinas

    Jadwal Beasiswa MEXT Jepang Khusus Guru

    Masa Pendaftaran : 24 Desember 2024 – 22 Januari 2025
    Pengumuman Hasil Seleksi Dokumen : 7 Februari 2025
    Seleksi Tulis : Pertengahan Februari 2025*
    Pengumuman Ujian Tulis : Akhir Februari 2025*
    Seleksi Wawancara : Awal Maret 2025*
    Pengumuman Hasil Seleksi Wawancara : Awal Maret 2025*
    Secondary screening : Maret – Juli/Pertengahan Agustus 2025*
    Pengumuman Hasil Akhir dari MEXT : Juli – Pertengahan Agustus 2025*
    Berangkat ke Jepang : September/ Oktober 2025*

    Syarat Beasiswa MEXT Jepang Khusus Guru

    Usia maksimal 34 tahun pada tanggal 1 April 2025 (lahir pada atau setelah 2 April 1990).
    Lulusan minimal D4 atau S1.
    Guru (pegawai negeri, swasta, honorer) yang sedang aktif mengajar di sekolah/lembaga pendidikan formal, seperti SD, SMP, SMA dan Sederajat (SMK, Madrasah, dsj), serta SLB.
    Pelamar memiliki pengalaman mengajar minimal 5 tahun 0 bulan pada 1 Oktober 2025 di lembaga pendidikan formal (akumulatif).
    Sehat jasmani dan rohani
    Menguasai bahasa Inggris atau bahasa Jepang
    Bagi yang belum bisa berbahasa Jepang, bersedia belajar bahasa Jepang.
    Pelamar harus segera kembali ke Indonesia dan melanjutkan karirnya sebagai guru setelah program beasiswa berakhir.

    Cara Pendaftaran Beasiswa MEXT Jepang Khusus Guru

    Pelamar melakukan registrasi online melalui https://daftar.beasiswamext.com/. Lengkapi pula dokumen-dokumen yang diperlukan dan dimasukkan ke dalam 1 amplop. Tuliskan kode “Teacher Training 2025” pada kanan atas amplop.

    Berkas dikirim atau diserahkan langsung ke:

    Bagian Informasi dan Kebudayaan (Pendidikan)
    Kedutaan Besar Jepang
    Jl. M.H. Thamrin No. 24. Jakarta 10350

    Tahap Seleksi Beasiswa MEXT Jepang Khusus Guru

    1. Tahap Primary Screening
    Seleksi Dokumen.
    Ujian Tulis
    Ujian Wawancara

    2. Tahap Secondary Screening
    Bagi yang lulus primary screening akan Kedutaan Besar Jepang rekomendasikan ke Monbukagakusho/MEXT. Berkas peserta akan bersaing dengan berkas peserta dari negara lain pada tahap ini.
    Peserta yang lulus seleksi akhir (secondary screening) di MEXT akan menjadi penerima beasiswa. Pengumuman hasil seleksi akhir akan diumumkan pada bulan Juli – Agustus 2025.

    Informasi lebih lanjut tentang Beasiswa MEXT Jepang khusus guru dapat dicek melalui https://www.id.emb-japan.go.jp/itpr_id/sch_tt.html. Tertarik mendaftar, detikers?

    (nir/pal)



    Sumber : www.detik.com

  • Kapan Pendaftaran KIP Kuliah 2025 Dibuka? Ini Perkiraan Jadwalnya



    Jakarta

    Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah merupakan bantuan pendidikan yang kerap ditunggu para calon mahasiswa baru. Lantas, kapan pendaftaran KIP 2025 akan dibuka?

    KIP Kuliah adalah bantuan pendidikan khusus calon mahasiswa baru atau mahasiswa aktif yang berada dari latar belakang ekonomi kurang mampu. Penerima akan mendapatkan bantuan biaya pendidikan, biaya tunjangan hidup, serta pendampingan.

    Setiap tahunnya, KIP Kuliah membuka pendaftaran pada waktu-waktu tertentu. Penasaran? Berikut perkiraan jadwalnya.


    Perkiraan Pendaftaran KIP Kuliah 2025

    Melansir dari Antara, pendaftaran KIP Kuliah 2025 diperkirakan dibuka pada 3 Februari 2025. Artinya, KIP Kuliah akan dibuka sehari sebelum pendaftaran Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2025 pada 4 Februari 2025.

    Pendaftaran KIP Kuliah bisa dilakukan secara mandiri maupun secara online. Berikut persyaratan yang perlu disiapkan.

    Syarat Pendaftaran KIP Kuliah 2025

    1. Siswa SMA/SMK/MA/sederajat yang lulus pada tahun berjalan atau maksimal dua tahun sebelumnya.
    2. Mempunyai nomor induk siswa nasional (NISN), nomor pokok sekolah nasional (NPSN), dan nomor induk kependudukan (NIK) yang valid.
    3. Berasal dari keluarga kurang mampu, dengan dibuktikan melalui:
    4. – Kartu Indonesia Pintar (KIP)
      – Kartu Keluarga Sejahtera (KKS)
      – Terdaftar di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) Kementerian Sosial RI
      – Menyerahkan surat keterangan tidak mampu (SKTM) yang dikeluarkan oleh pemerintah daerah.
    5. Mempunyai potensi akademik yang baik, dengan dibuktikan melalui penerimaan di perguruan tinggi negeri ataupun swasta di program studi (prodi) terakreditasi A atau B. Pada situasi tertentu, prodi terakreditasi C juga bisa dipertimbangkan.
    6. Tidak tengah menerima beasiswa/bantuan pendidikan lain yang sumbernya dari APBN atau APBD dengan komponen pembiayaan yang sama.

    Cara Daftar KIP Kuliah 2025

    1. Buka halaman resmi KIP Kuliah di https://kip-kuliah.kemdikbud.go.id
    2. Masukkan NISN, NPSN, nomor induk kependudukan (NIK), dan alamat email yang aktif.
    3. Sistem akan melakukan verifikasi data. Apabila data valid, maka nomor pendaftaran dan kode akses akan dikirim melalui email.
    4. Login ke halaman KIP Kuliah dengan nomor pendaftaran dan kode akses.
    5. Lengkapi data pribadi, data keluarga, dan data ekonomi sebagaimana formulir yang tersedia.
    6. Unggah dokumen pendukung misalnya KIP, KKS, atau SKTM.
    7. Pilih jalur seleksi yang didaftarkan, apakah SNBP atau SNBT.
    8. Daftar KIP Kuliah terlebih dahulu sebelum ikut jalur seleksi masuk yang diinginkan.
    9. Calon mahasiswa baru melakukan seleksi masuk perguruan tinggi sebagaimana jalur yang dipilih.
    10. Apabila diterima, kampus akan melakukan verifikasi data KIP Kuliah yang diajukan.
    11. Setelah verifikasi, calon penerima akan mendapat informasi mengenai status penerimaan KIP Kuliah.

    (nir/faz)



    Sumber : www.detik.com

  • Beasiswa S1 Mitsui-Bussan 2025 Dibuka, Lulusan SMA yang Mau Kuliah ke Jepang Merapat!


    Jakarta

    Beasiswa Mitsui-Bussan Scholarship Program For Indonesia 2025 kembali buka pendaftaran. Bantuan pendidikan untuk jenjang S1 ini memungkinkan calon mahasiswa asal Indonesia belajar bahasa Jepang selama 1,5 tahun dan kuliah di Negeri Sakura selama 4 tahun.

    Melansir laman resminya, beasiswa yang hadir sejak tahun 1992 ini telah mendapat persetujuan Kementerian Pendidikan Jepang dengan pendanaan dari Mitsui & Co Ltd. Di 2025, beasiswa ini juga bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemendiktisaintek) RI.

    Selama program berlangsung, calon mahasiswa akan mendapat tunjangan hingga 145.000 yen Jepang (JPY) atau sekitar Rp 15 juta per bulan untuk biaya hidup, transportasi, dan tempat tinggal.


    Penerima beasiswa juga akan mendapat tunjangan keberangkatan sebesar 50.000 JPY atau sekitar Rp 5 juta (per kurs 1 JPY= Rp 103,93) dan berbagai manfaat lainnya.

    Berminat mendaftar? Berikut informasi tentang syarat hingga jadwal pendaftaran Beasiswa S1 Mitsui-Bussan 2025 selengkapnya.

    Syarat Beasiswa Mitsui-Bussan 2025

    1. Warga Negara Indonesia (WNI)
    2. Berusia di bawah 20 tahun per 1 April 2025
    3. Belum menikah dan tidak akan menikah selama beasiswa berlangsung
    4. Lulusan SMA/Madrasah Aliyah program IPA atau IPS
    5. Bagi lulusan IPA, nilai minimal 80 untuk mata pelajaran Matematika, Fisika, Kimia, dan Bahasa Inggris pada 2 semester terakhir atau semester 1 kelas 12 dan semester 2 kelas 11
    6. Bagi lulusan IPS, nilai minimal 80 untuk mata pelajaran Matematika, Ekonomi, Geografi, dan Bahasa Inggris pada 2 semester terakhir atau semester 1 kelas 12 dan semester 2 kelas 11
    7. Lulusan SMA Bahasa dan SMK tidak diperkenankan mendaftar
    8. Harus bersedia mempelajari bahasa Jepang dan menerima pendidikan di kampus dalam bahasa Jepang. Setiap level skor JLPT (N1-N5) akan dihitung sebagai nilai tambah untuk seleksi.
    9. Sehat jasmani dan rohani serta tidak memiliki penyakit menular.

    Program Studi Tujuan

    Berbagai program studi yang bisa dipilih calon mahasiswa adalah:

    1. Program Studi Sains dan Teknik

    • Matematika, fisika, kimia, ilmu komputer dan informasi, biologi, biofisika dan biokimia, geologi, dan lainnya
    • Teknik sipil, arsitektur, teknik urban, teknik lingkungan, dan lainnya
    • Teknik mesin, teknik presisi, dan lainnya
    • Teknik perkapalan dan kelautan, aeronautika, dan lainnya
    • Teknik elektro, elektronika, teknik komunikasi dan informasi, dan lainnya
    • Metalurgi, ilmu material, dan lainnya
    • Kimia terapan, teknik kimia, dan lainnya
    • Teknik industri, manajemen produksi dan pabrik, manajemen plant, dan lainnya
    • Teknik pertanian, ilmu kehutanan dan perikanan, kimia pertanian, agrobiologi, teknik pangan, dan lainnya

    2. Ilmu Sosial

    • Hukum perdata, hukum publik, ilmu politik, dan lainnya
    • Teori ekonomi, sejarah ekonomi, kebijakan ekonomi, dan lainnya
    • Manajemen perusahaan, akuntansi, pemasaran dan perdagangan, keuangan, asuransi, hubungan industri, ekonometrika, ekonomi internasional

    Masa Beasiswa

    Lama program Beasiswa S1 Mitsui-Bussan adalah 66 bulan atau 5,5 tahun dari Oktober 2025 hingga Maret 2031, dengan penjabaran:

    • Belajar bahasa Jepang: 1,5 tahun (18 bulan)
    • Studi di universitas: 4 tahun (48 bulan)
    • Total: 5,5 tahun (66 bulan).

    Manfaat Beasiswa Mitsui-Bussan 2025

    • Biaya hidup: 145.000 JPY setara Rp 15 juta per bulan
    • Biaya pesawat
      • Pesawat Indonesia-Jepang sebelum keberangkatan
      • Pesawat Jepang-Indonesia 1 tahun setelah berakhirnya ketentuan beasiswa
    • Tunjangan kedatangan: 50 ribu JPY atau setara Rp 5 juta
    • Biaya kuliah di Pusat Bahasa Jepang dan universitas
    • Biaya tempat tinggal, transportasi, dan lainnya
    • Selama belajar bahasa Jepang, penerima beasiswa akan mendapat subsidi penginapan sebesar 5 ribu JPY atau sekitar Rp 500 ribu per bulan.
    • Ketika sudah kuliah, biaya tempat tinggal dinaikan sebesar 25 ribu JPY atau Rp 2,5 juta per bulan
    • Biaya buku sudah termasuk dalam program
    • Biaya makan, transportasi dan pengeluaran lainnya masuk dalam biaya hidup.

    Cara Daftar Beasiswa Mitsui-Bussan 2025

    1. Pendaftaran dilakukan melalui tautan https://www.mbkscholarship-id.com/, klik “Start Now”
    2. Gulir ke bawah hingga menemukan tombol “Register”
    3. Isi formulir pendaftaran sesuai yang ditentukan
    4. Unggah berbagai dokumen yang dibutuhkan seperti:
      • Fotokopi formulir pendaftaran yang berisi data dan tertera nomor registrasi pelamar
      • Pas foto ukuran 4 x 3 cm yang diambil dalam kurun waktu 6 bulan terakhir
      • Rapor kelas 10-12 SMA
      • Surat rekomendasi dari kepala sekolah dalam bahasa Inggris

    Jika lolos Seleksi 1, peserta harus menyertakan dokumen berikut untuk ikut Seleksi 2:

    • Salinan ijazah SMA dan nilai ujian akhir
    • Salinan KTP atau Kartu Pelajar
    • Surat persetujuan dalam bahasa Inggris, ditandatangani orang tua atau wali
    • Sertifikat TOEFL, TOEIC, IELTS, JLPT, atau sertifikat skor bahasa yang dikeluarkan institusi bahasa bereputasi internasional lain
    • Sertifikat prestasi atau penghargaan dari organisasi internasional bereputasi jika ada
    • Esai dalam bahasa Inggris

    Jadwal Seleksi Beasiswa Mitsui-Bussan 2025

    • Pendaftaran dan seleksi administrasi: Hingga 14 Februari 2025
    • Seleksi I (ujian tertulis matematika dan bahasa Inggris): 20 April 2025
    • Seleksi II (tes bakat): 7 Mei 2025
    • Seleksi II (pemeriksaan kesehatan): Paling lambat 20 Mei 2025
    • Seleksi III (wawancara): 17 Juni 2025
    • Pengumuman akhir: Diberitahukan kemudian

    Informasi lebih lengkap tentang beasiswa ini bisa dilihat melalui laman https://www.mbkscholarship-id.com/. Jangan lupa daftar ya detikers!

    (det/twu)



    Sumber : www.detik.com

  • KJP Plus Tahap II Tahun 2024 Bulan Februari Cair, Segera Cek Rekening!



    Jakarta

    Bantuan pendidikan Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus Tahap II Tahun 2024 bulan Februari akan dicairkan secara bertahap. Total, ada 523.622 penerima dari berbagai jenjang.

    Seperti diketahui, KJP Plus adalah bantuan pendidikan khusus siswa domisili Jakarta yang berasal dari latar belakang ekonomi kurang mampu. Bantuan ini berupa biaya penunjang pendidikan serta tambahan SPP.

    Melalui Instagram resminya, Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta mengumumkan dana KJP Plus Tahap II Tahun 2024 bulan Februari mulai dicairkan pada 4 Februari 2025. Berapa besarannya? Simak rinciannya berdasarkan laman resmi KJP Plus dan arsip detikEdu.


    Besaran Dana KJP Plus Tahun 2024 Tahap II Bulan Februari

    Jenjang SD/MI

    Biaya Rutin Per Bulan: Rp 135 ribu
    Biaya Berkala Per Bulan: Rp 115 ribu
    Tambahan SPP untuk Swasta Per Bulan: Rp 130 ribu
    Jumlah Penerima: 242.919 siswa

    Jenjang SMP/MTs

    Biaya Rutin Per Bulan: Rp 185ribu
    Biaya Berkala Per Bulan: Rp 115ribu
    Tambahan SPP untuk Swasta Per Bulan:Rp 170 ribu
    Jumlah Penerima: 147.341 siswa

    Jenjang SMA/MA

    Biaya Rutin Per Bulan: Rp 235 ribu
    Biaya Berkala Per Bulan: Rp 185 ribu
    Tambahan SPP untuk Swasta Per Bulan: Rp 290 ribu
    Jumlah Penerima: 48.876 siswa

    Jenjang SMK

    Biaya Rutin Per Bulan: Rp 235 ribu
    Biaya Berkala Per Bulan: Rp 215 ribu
    Tambahan SPP untuk Swasta Per Bulan: Rp 240 ribu
    Jumlah Penerima: 83.403 siswa

    Jenjang PKBM

    Biaya Rutin Per Bulan: Rp 185 ribu
    Biaya Berkala Per Bulan: Rp 115 ribu
    Tambahan SPP untuk Swasta Per Bulan: 0
    Jumlah Penerima: 1.083 siswa

    Pencairan dana bagi penerima baru KJP Plus Tahap II Tahun 2024 dilakukan setelah terselesaikannya proses pembukaan rekening, cetak buku tabungan dan ATM, penyerahan buku tabungan tabungan dan ATM, serta pemindahbukuan dana ke rekening penerima oleh Bank DKI.

    Cara Cek Pencairan Dana KJP Plus Tahun 2024 Tahap II Bulan Februari

    Pencairan dana KJP Plus tahap II tahun 2024 dilakukan secara langsung ke rekening Bank DKI masing-masing siswa. Ada dua cara pengecekan pencairan dana KJP Plus yang bisa kamu ikuti.

    Datang Langsung ke Bank DKI

    1. Datang ke Bank DKI lalu menuju teller bank.

    2. Ungkap keperluan ingin mencairkan dana KJP Plus Tahap II

    3. Jika sudah cair, siswa bisa mengambil uang tunai maksimal Rp 100 ribu.

    Pengecekan Melalui Mesin ATM

    1. Masukkan kartu ATM ke mesin dan ikuti tahapan untuk cek saldo rekening

    2. Jika sudah cair, siswa bisa mengambil uang tunai maksimal Rp 100 ribu dan siswa bantuan digunakan secara non-tunai.

    Proses Pembukuan Bagi Penerima KJP Baru

    Bagi penerima KJP baru, dana bisa cair jika telah menyelesaikan proses pembukaan rekening dan cetak buku tabungan beserta ATM.

    Adapun tahapannya yakni:

    1. Datang ke Bank DKI terdekat

    2. Bank DKI akan membuka rekening, cetak buku tabungan, dan kartu ATM

    3. Bank DKI akan mengundang penerima baru untuk mengambil buku tabungan dan kartu ATM jika prosesnya telah selesai

    4. Setelah buku tabungan dan kartu ATM diterima, akan dilakukan upload danaKJP Plus ke rekening penerima baru.

    Cakupan Penggunaan Dana KJP Plus Tahun 2024 Tahap II Bulan Februari

    Dana KJP Plus dapat digunakan untuk kebutuhan siswa. Termasuk:

    Buku tulis
    Buku gambar
    Buku pelajaran
    Alat tulis seperti pensil, pulpen, penghapus dan rautan
    Alat gambar seperti macam-macam penggaris, pensil warna, spidol, cat/kertas warna, buku dan atau kertas gambar dan jangka
    Alat dan atau bahan praktik
    Seragam sekolah dan kelengkapannya
    Sepatu dan kaos kaki sekolah
    Tas sekolah
    Pakaian olahraga sekolah
    Buku pelajaran penunjang
    Kudapan bergizi
    Kacamata sebagai alat bantu penglihatan
    Alat bantu pendengaran
    Kalkulator scientific
    USB flashdisk sebagai alat simpan data
    Seragam pramuka dan kelengkapannya
    Pembayaran kegiatan ekstrakurikuler yang tidak dibiayai oleh Biaya Operasional Pendidikan dan Bantuan Operasional Sekolah
    Komputer/Laptop

    Informasi lebih lanjut mengenai Dana KJP Plus Tahun 2024 Tahap II bulan Februari bisa dicek melalui Instagram @disdikdki atau @upt.p4op.

    (nir/twu)



    Sumber : www.detik.com

  • DPRD Minta Nilai Minimal 70 bagi Penerima KJP Dicabut, Khawatir Putus Sekolah Meningkat



    Jakarta

    Komisi E DPRD DKI Jakarta mengusulkan agar Dinas Pendidikan (Disdik) DKI Jakarta mengkaji ulang persyaratan minimal nilai 70 bagi para penerima Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus. Apakah akan dinaikkan?

    Sebaliknya, Sekretaris Komisi E DPRD DKI Jakarta Justin Adrian mengatakan nilai akademik tidak bisa menjadi patokan anak dalam berprestasi. Sebab, anak-anak memiliki prestasi di bidang masing-masing.

    Justin khawatir, nantinya anak-anak yang memiliki nilai di bawah 70 akan putus sekolah karena masalah biaya ketika KJP Plusnya dicabut.


    “Jangan sampai anak-anak ini putus sekolah, karena kan kecerdasaan manusia berbeda-beda,” kata Justin dalam laman DPRD DKI Jakarta dikutip Rabu (5/2/2025).

    Dorong Nilai Minimal untuk Penerima KJP Dicabut

    Hal serupa juga dikatakan Anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta Jhonny Simanjuntak. Ia mendorong Dinas Pendidikan DKI Jakarta agar tidak menjadikan nilai anak-anak sebagai acuan dalam persyaratan KJP Plus.

    “Standar nilai ini harus dicabut, agar bantuan dari pemerintah bisa tepat sasaran kepada yang membutuhkan,” kata Jhonny.

    Wacana Penetapan Nilai Minimal 70 Bagi Penerima KJP

    Sebelumnya, Plt Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Sarjoko menyampaikan adanya wacana menambah syarat siswa yang masuk dalam penerima KJP Plus. Syarat itu berupa nilai rapor atau capaian hasil belajar dengan nilai rata-rata minimal rendah 70.

    “Salah satu kriteria khusus sebagai penerima KJP Plus yang diatur terbaru adalah berkaitan dengan indeks prestasi siswa atau rata-rata rapor paling rendah 70 yang harus dicapai dalam dua semester berturut-turut,” kata Sarjoko dalam Antara, dikutip Rabu (5/2/2025).

    Ia menjelaskan, dari data penerima KJP Plus tahap kedua tahun 2024 yang memiliki nilai di bawah 70 sebanyak 3.507 siswa atau 2,67 persen dari total penerima KJP Plus.

    “Nilai yang berada di bawah 70 oleh karena itu menjadi bagian menumbuhkan motivasi belajar bagi para siswa untuk mendapatkan prestasi lebih baik,” ujarnya.

    (nir/twu)



    Sumber : www.detik.com

  • Ini Mahasiswa Prioritas Penerima KIP Kuliah 2025, Kamu Termasuk?


    Jakarta

    Pendaftaran Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah 2025 tengah dibuka bagi calon mahasiswa yang hendak kuliah tahun ini. Ada kelompok mahasiswa yang diprioritaskan menjadi penerima KIP Kuliah 2025.

    Ketua Tim Kerja Beasiswa Pendidikan Tinggi, Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan (Puslapdik) Septien Prima Diassari menjelaskan, prioritas mahasiswa penerima KIP Kuliah yakni berdasarkan persyaratan ekonomi. Datanya antara lain diambil dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dan Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE).

    “Jadi kita masih menggunakan data DTKS dan P3KE ya Bapak-Ibu untuk 2025 ini,” terang Septien dalam Pembukaan Pendaftaran KIP Kuliah 2025, disiarkan di kanal YouTube Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi, Selasa (4/2/2024).


    Sebelum masuk jadi penerima prioritas, calon mahasiswa perlu memenuhi syarat umum KIP Kuliah dulu. Simak daftar syarat dan prioritas KIP Kuliah 2025 di bawah ini:

    Syarat Penerima KIP Kuliah

    Secara umum, berikut syarat penerima KIP Kuliah yang perlu dipenuhi semua pelamar:

    • Lulusan SMA, SMK, atau sederajat yang lulus pada 2025, 2024, atau 2023.
    • Sudah lulus seleksi penerimaan mahasiswa baru lewat jalur masuk apapun di perguruan tinggi negeri (PTN) ataupun perguruan tinggi swasta (PTS) pada prodi yang terakreditasi secara resmi dan tercatat di sistem akreditasi nasional perguruan tinggi.
    • Berpotensi akademik baik, tetapi terbatas ekonomi atau berasal dari keluarga miskin/rentan miskin, dan/atau dengan pertimbangan khusus yang didukung bukti dokumen yang sah.

    Syarat Ekonomi Penerima KIP Kuliah 2025

    Berikut syarat ekonomi penerima KIP Kuliah 2025 seperti dipaparkan Sony Hartono Wijaya dari Tim Teknis KIP Kuliah pada siaran pembukaan pendaftaran:

    • Pemegang KIP Pendidikan Menengah
    • Mahasiwa dari keluarga yang termasuk DTKS
    • Mahasiswa dari keluarga yang termasuk dalam data P3KE maksimal pada desil 3
    • Mahasiswa dari panti sosial atau panti asuhan
    • Mahasiswa yang memenuhi persyaratan miskin/rentan miskin seusai ketentuan, dibuktikan dengan Surat Keterangan Tidak Mampu.

    Mahasiswa Prioritas Penerima KIP Kuliah 2025

    Lebih lanjut, berikut mahasiswa yang akan diprioritaskan menjadi penerima KIP Kuliah 2025 berdasarkan persyaratan ekonomi:

    1. Pemegang KIP SMA yang lulus SNBP, SNBT, atau seleksi mandiri di PTN
    2. Berasal dari keluarga yang masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) atau menerima program bantuan sosial (bansos) Kementerian Sosial (Kemensos) yang lulus seleksi mandiri di PTN
    3. Pemegang KIP SMA yang luus SNBP, SNBT, atau seleksi mandiri di PTS
    4. Berasal dari keluarga yang masuk dalam DTKS atau menerima program bansos Kemensos yang lulus seleksi mandiri di PTS
    5. Termasuk kelompok masyarakat miskin atau rentan miskin, maksimal desil 3 Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE) yang lulus seleksi mandiri di PTS
    6. Berasal dari panti sosial atau panti asuhan yang lulus seleksi masuk perguruan tinggi melalui semua jalur seleksi di PTN dan PTS
    7. Pelamar yang lulus seleksi masuk perguruan tinggi melalui semua jalurseleksidiPTN dan PTS, dan memenuhi persyaratan miskin/rentan miskin, sesuai ketentuan, dibuktikan dengan:
      • – Bukti pendapatan kotor gabungan orang tua/wali adalah maksimal Rp 4 juta per bulan, atau pendapatan kotor gabungan orang tua/wali dibagi jumlah anggota keluarga maksimal Rp 750 ribu.
      • – Surat Keterangan Tidak Mampu yang dikeluarkan dan dilegalisasi oleh pemerintah, minimal tingkat desa atau kelurahan, yang disertai dengan bukti dukung, dan akan diverifikasi oleh perguruan tinggi.

    Komponen Bantuan KIP Kuliah

    1. Gratis Pendaftaran SNBT

    Kebijakan ini berlaku jika calon mahasiswa mendaftar ke perguruan tinggi di bawah Kemendiktisaintek, sehingga pelamar kampus di bawah Kementerian Agama (Kemenag) seperti universitas Islam negeri (UIN) tetap perlu membayar biaya pendaftaran. Pelamar KIP Kuliah bisa mendapat gratis biaya pendaftaran SNBT 2025 termasuk:

    • – Siswa pemegang atau pemilih KIP SMA, SMK, atau yang sederajat
    • – Siswa dari keluarga yang terdata dalam DTKS atau penerima bansos yang ditetapkan Kemensos seperti peserta Program Keluarga Harapan (PKH) atau pemegang Kartu Keluarga Sejahtera (KKS)
    • – Masuk kelompok masyarakat miskin atau rentan miskin, maksimal pada desil 3 P3KE yang ditetapkan oleh Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan.

    2. Gratis Uang Kuliah

    Semua penerima KIP Kuliah akan mendapat gratis biaya pendidikan atau biaya kuliah (uang kuliah tunggal atau UKT/sumbangan pembinaan pendidikan atau SPP). Biaya UKT/SPP akan dibayarkan langsung ke rekening perguruan tinggi mahasiswa bersangkutan.

    3. Bantuan Biaya Hidup

    Bantuan biaya hidup diberikan satu kali per enam bulan (per semester) secara langsung via rekening penerima KIP Kuliah masing-masing. Besarnya berbeda- beda berdasarkan perhitungan besaran indeks harga lokal wilayah perguruan tinggi bersangkutan, yakni:

    • Klaster 1: Rp 800.000 per bulan
    • Klaster 2: Rp 950.000 per bulan
    • Klaster 3: Rp 1.100.000 per bulan
    • Klaster 4: Rp 1.250.000 per bulan
    • Klaster 5: Rp 1.400.000 per bulan

    Jadwal KIP Kuliah 2025

    • Registrasi/pendaftaran akun KIP Kuliah: 3 Februari-31 Oktober 2025
    • Seleksi KIP Kuliah di perguruan tinggi: 1 Juli-31 Oktober 2025
    • Penetapan penerima KIP Kuliah baru: 1 Juli-31 Oktober 2025

    Alur Pendaftaran KIP Kuliah 2025

    Berikut alur pendaftaran KIP Kuliah 2025:

    1. Siapkan Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN), Nomor Induk Kependudukan (NIK), dan alamat email
    2. Mendaftar/registrasi akun KIP Kuliah di https://kip-kuliah.kemdiktisaintek.go.id
    3. Sistem KIP Kuliah melakukan validasi NIK, NISN, dan NPSN calon pelamar ke Data Pokok Pendidikan (Dapodik) Kemendikdasmen
    4. Jika validasi berhasil, cek email berisi nomor pendaftaran dan kode akses akun pada email yang didaftarkan
    5. Lengkapi berkas pendaftaran
    6. Pilih jenis seleksi masuk perguruan tinggi yang akan diikuti (SNBP, SNBT, atau jalur mandiri)
    7. Siswa mendaftar dan mengikuti rangkaian seleksi perguruan tinggi (SNBP, SNBT, atau jalur amndiri)
    8. Jika lolos seleksi perguruan tinggi tujuan, maka pihak kampus akan melakukan verifikasi lebih lanjut dan mengusulkan pelamar KIP Kuliah bersangkutan sebagai calon penerima KIP Kuliah.
    9. Penerima KIP Kuliah ditetapkan Kemendiktisaintek atas usulan perguruan tinggi setelah mahasiswa melakukan registrasi dan diterima secara resmi sebagai mahasiswa aktif di perguruan tinggi.

    Semoga berhasil kuliah dengan KIP Kuliah 2025, detikers!

    (twu/nwk)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Catatan Penting Sebelum Daftar KIP Kuliah 2025 Menurut Panitia, Perhatikan!


    Jakarta

    Program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah 2025 resmi membuka pendaftaran sejak, Selasa (4/2/2025) lalu. Pendaftaran akan dibuka sepanjang Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) 2025.

    Baik dari jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) ataupun seleksi mandiri. Seperti yang diketahui KIP Kuliah terbuka luas bagi seluruh lulusan SMA tahun 2025, 2024, 2023 yang ingin melanjutkan studi ke perguruan tinggi.

    Kriteria utama dalam program ini adalah calon mahasiswa harus memiliki potensi akademik yang baik tetapi memiliki keterbatasan ekonomi. Jika detikers masuk dalam kriteria tersebut, maka tak ada salahnya untuk mendaftar KIP Kuliah.


    Namun sebelum mendaftar, Tim Teknis KIP Kuliah 2025 Sony Hartono Wijaya berikan 6 catatan penting yang perlu diperhatikan siswa. Apa saja? Berikut informasinya dikutip dari tayangan YouTube Pembukaan Pendaftaran KIP Kuliah Tahun 2025, Rabu (5/2/2025).

    6 Catatan Penting Sebelum Daftar KIP Kuliah 2025

    1. Validasi data

    Sony panggilan akrabnya mengingatkan masalah validitas data yang digunakan untuk mendaftar KIP Kuliah. Terutama Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN) dan Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) harus terdaftar di Data Pokok Pendidikan (Dapodik).

    2. Data pribadi

    Peserta juga diharuskan menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) pribadinya bukan orang tua. NIK akan digunakan untuk berbagai keperluan, termasuk membuat rekening untuk menerima bantuan jika dinyatakan lolos.

    “Nanti kalau misalnya adik-adik lulus diterima sebagai penerima program KIP Kuliah itu ada bantuan biaya hidup. Nah, kami biasanya akan buatkan rekening,” jelas Sony.

    “Kalau NIK-nya enggak valid, rekeningnya ngga bisa dibuat,” tambahnya.

    3. Email

    Email menjadi syarat pendaftaran yang krusial dan perlu sangat diperhatikan siswa. Pastikan mendaftar KIP Kuliah dengan alamat email pribadi yang aktif.

    4. Perbaikan data bagi lulusan 2025

    Untuk siswa kelas XII atau lulusan 2025/2026 perlu memperhatikan data yang dimilikinya. Jika ditemukan ketidaksesuaian data dengan Dapodik, siswa tidak akan bisa mendaftar.

    Dengan demikian, segera lakukan koordinasi dengan pihak sekolah terlebih dahulu untuk melakukan perbaikan data yang ada di Dapodik. Jika sudah barulah siswa tersebut bisa melanjutkan pendaftaran.

    5. Perbaikan data bagi lulusan 2024 dan 2023

    Bagi siswa yang sudah lulus bisa melakukan verifikasi dan validasi (verval) secara mandiri dengan menyertakan bukti yang valid. Proses verval mandiri bisa dilakukan pada laman https://pd.data.kemdikbud.go.id/vervalLulusan.

    “Nanti mohon ya dalam melakukan perbaikan data itu disertakan dokumen pendukung yang valid. Jadi kalau misalnya ada kesalahan di NISN bisa disertakan ijazahnya. Kalau ada kesalahan dengan NIK bisa disertakan foto KTP ataupun KK,” jelas Sony.

    Untuk proses perbaikan data di Dapodik akan memerlukan waktu 3 hari kerja. Jadi perhatikan hal ini dengan waktu pendaftaran ya detikers!

    6. Akreditasi perguruan tinggi dan prodi

    Terakhir peserta harus memastikan perguruan tinggi dan program studi (prodi) yang akan jadi tujuan studi. Untuk diingat KIP hanya memperbolehkan siswa memilih kampus dan prodi yang terakreditasi dan dibawah Kemendiktisaintek.

    Tidak berlaku untuk perguruan tinggi yang ada di bawah Kementerian Agama (Kemenag). Seperti Universitas Islam Negeri (UIN) dan lainnya.

    (det/nwk)



    Sumber : www.detik.com