Tips Mencegah Mobil Overheat yang Belum Orang Tahu


Jakarta

Ketika sedang menghadapi kemacetan yang parah, mobil bisa mengalami overheat dan mogok. Overheat merupakan kondisi ketika panas mesin melebihi batas ukuran normal.

Adapun penyebab dari overheat di antaranya yaitu sirkulasi air radiator yang kurang lancar akibat karat, sambungan atau pegas tutup radiator yang tidak berfungsi hingga motor kipas yang mendinginkan radiator melemah. Untuk memastikan kondisi kendaraan tetap prima dan tidak terjadi overheat, ada beberapa tips yang perlu kamu simak.

Tips Mencegah Mobil Overheat yang Belum Orang Tahu

Mungkin banyak pengendara yang belum mengetahui tips mencegah mobil overheat. Mengutip laman Wuling, Suzuki dan Auto2000, berikut hal-hal yang bisa kamu lakukan:


1. Periksa Selang dan Tutup Radiator

Tips pertama adalah mengecek selang dan juga tutup radiator mobil. Selang radiator harus diganti jika kondisinya sudah mengeras dan tidak lentur saat ditekan.

Periksa juga karet pada tutup radiator. Jika kondisinya mengeras, maka akan mengakibatkan air pendingin mesin keluar radiator tidak melalui tabung resevoir.

2. Periksa Upper Tank dan Lower Tank

Periksa upper tank dan lower tank, terutama yang terbuat dari plastik. Letaknya berdekatan dengan mesin yang panas, sehingga upper tank sering mengalami retak dan mengalami bocornya air radiator.

3. Pastikan Kipas Pendingin Berfungsi dengan Maksimal

Kipas radiator berfungsi untuk mendinginkan radiator. Tujuannya adalah agar proses pendinginan bisa berjalan maksimal.

Apabila kipas tidak berjalan dengan maksimal, maka radiator akan mudah panas dan menyebabkan mesin mudah overheat. Jadi, pastikan putaran kipas pendingin maksimal. Jika terdapat gejala tak normal, minta bantuan mekanik untuk memeriksanya.

4. Kontrol Radiator

Jika mesin dibiarkan dalam kondisi menyala, air radiator bisa panas dan berisiko menguap. Terlebih jika AC menyala, kemungkinan mesin overheat akan semakin tinggi.

Sehingga, kamu perlu mengontrol air radiator dalam batas maksimal. Sebaiknya gunakan air khusus radiator.

Kemudian, pastikan sirkulasi air radiator lancar. Ketika mengecek radiator, pastikan pula mesin kendaraan dalam kondisi dingin. Jika tutup radiator dibuka saat mesin dalam keadaan panas, air radiator akan menyembur. Hati-hati!

5. Periksa Ketinggian Oli

Oli berfungsi melumasi mesin-mesin yang bergesekan dan mendinginkan mesin. Pastikan kondisi oli mesin sesuai. Kamu bisa mengukur ketinggiannya dengan oli stick.

6. Periksa Kondisi V-Belt

Periksa v belt yang memutar water pump pada mobil. Jika kondisinya sudah nampak retak, maka segera ganti.

7. Menggunakan Radiator Coolant

Ketika tidak diberi radiator coolant, biasanya air radiator akan berwarna kuning. Hal ini disebabkan oleh reaksi antara air yang dipanaskan dan logam. Larutan logam sering menjadi kerak yang kemudian menyumbat saluran radiator.

8. Pastikan Kabin Mobil Nyaman

Periksa kondisi filter kabin agar evaporator tidak mudah kotor dan gagal membuat dingin udara kabin. Bersihkan kondensor di depan ruang mesin dari kotoran yang menghambat pelepasan panas freon. Selebihnya kamu bisa menyerahkan tugas perawatan AC kepada bengkel resmi.

Itulah beberapa tips mencegah mesin mobil overheat yang mungkin belum kamu ketahui. Semoga informasi ini bermanfaat ya.

(elk/row)



Sumber : oto.detik.com

Museum Pasifika Punya 11 Ruangan, Intip Keunikannya



Badung

Berdiri sejak 2006, Museum Pasifika menjadi rumah karya seni Asia dan Pasifik. Sebagai museum kelas internasional, Museum Pasifika punya 11 ruangan, komplit dengan karya seni cantik dan audio guide.

Laksmi, direktur marketing Museum Pasifika, menuturkan nama Museum Pasifika bermakna museum untuk karya seni Pasifik dan Asia. Berbagai karya seni seperti lukisan dan patung tentang Asia Pasifik.

Terletak di kompleks Nusa Dua dengan luas bangunan mencapai 9.000 meter persegi, menjadi salah satu monumen seni yang megah di Bali. Dibangun di atas tanah seluas 12.500 meter persegi pada tahun 2006 oleh arsitek terkemuka Bali Popo Danes.

Museum Pasifika terdiri dari delapan paviliun dan 11 ruang dengan tampilan koleksi yang berbeda-beda hasil karya 150 seniman kondang dari 30 negara. Setiap ruangan memiliki keunikan masing-masing, loh.

Berikut simak konsep unik setiap ruangan:

1. Indonesian Room (Ruangan I)

Ruangan 1 khusus menampilkan karya maestro asal Indonesia. Karya spesial yang ada di ruangan ini adalah 5 lukisan karya Raden Saleh. Museum Pasifika menjadi salah satu museum di Indonesia yang memiliki karya Raden Saleh asli yang banyak.

Di ruangan Indonesia ini menampilkan karya beberapa maestro, seperti Affandi, Raden Saleh, Ida Bagus Nyoman Rai, Hendra Gunawan, dan sebagainya

2. Italian Room (Ruangan II)

Ruangan II menampilkan karya seni seniman Italia di Indonesia. Di sini dipamerkan karya seni dari Gilda Ambron dan Renato Cristiano yang menampilkan lukisan perempuan pada masa penjajahan Belanda. Selain itu, terdapat karya dari maestro Piero Antonio Garriazo yang menggambarkan pemandangan perkampungan zaman dulu dan pemandangan sawah dalam lukisannya.


3. Dutch Room (Ruangan III)

Ruangan III ini berfokus untuk menampilkan lukisan pada zaman penjajahan karya pada seniman Belanda. Di sini terdapat diorama yang menggambarkan kehidupan pelukis Belanda yang tinggal di Indonesia pada masa lampau, seperti Paulides, Isaac Israel, Willem Gerard Hofker, dan lainnya.

Laksmi menyebut karya Isaac Israel tentang penari Jawa Raden Mas Jodjana merupakan karya masterpiece yang ada di ruangan III.

4. French Room (Ruangan IV)

Di sini dipajang lukisan karya seniman Perancis yang dulunya tinggal di Indonesia, seperti Paul Gerrard, Pierre Sicard, dan Lea Lafugie, yang ditandai dengan kehadiran makna dalam yang tersirat dalam karya-karya mereka. Terdapat pula 1 karya seni Raden Saleh, karena Raden Saleh mempelajari lukisan itu di Prancis.

5. Indo-European Room (Ruangan V)

Ruangan ini menampilkan koleksi lukisan dari seniman Eropa, termasuk dari Jerman, Swedia, dan Inggris. Di samping itu, terdapat pula koleksi surat tulisan dari Ir. Soekarno kepada Le Mayeur, seorang seniman Belgia, yang meminta kesediaannya untuk mengajar melukis kepada calon seniman muda Indonesia, Basuki Abdullah.

Laksmi menyebut di sini terdapat Lukisan Le Mayeur yang paling besar di Bali. Ia menyebut Le Mayeur hanya membuat 8 lukisan besar, dan salah satunya ada di ruangan V, Museum Pasifika.

6. Art Exhibition KTT G20 Summit (Ruangan VI)

Ruangan ini menampilkan karya I Gusti Kobot, salah satu karya seni yang mendapatkan Rekor MURI sebagai lukisan kisah Ramayana terbesar di Indonesia. Dengan ukuran 6m x 4m. Pun ruangan ini menjadi ruang art exhibition KTT G20.

7. Indochina Room (Ruangan VII)

Di ruangan ini, terpampang karya seniman dari Laos, Vietnam, Kamboja, dan Hongkong. Lukisan-lukisan yang dipamerkan memiliki kesamaan dengan corak budaya Indonesia, memberikan kesan yang akrab bagi pengunjung.

8. Asia Room (Ruangan VIII)

Di sini traveler juga bisa menemukan beberapa karya seni dari Singapura, Tibet, Jepang, China, Thailand, Malaysia, dan Philipines.

9. Vanuatu Pacific Room (Ruangan IX)

Karya dari negara kepulauan di Pasifik ini ditampilkan di ruangan ini. Kebanyakan karyanya berupa patung, artefak, peninggalan perahu kayu dan ragam lainnya. Laksmi menyebut di ruangan ini terdapat tiga tengkorak manusia asli, komplit dengan ceritanya.

10. Polynesia Room (Ruangan X)

Karya berupa patung, artefak, baju besi perang, perahu bekas dan lainnya dari Oseania dan Samudera Pasifik ada di ruangan ini. Terdapat beberapa patung besar karya Polgogang dari Tahiti.

11. Exhibition Room (Ruangan XI)

Ruangan ini menyimpan beberapa lukisan, salah satunya lukisan besar tentang Jepang karya Bernard Buffet. Terdapat karya seni dari India, China, dan Pacific Oceania.

Tak perlu khawatir, ketika traveler berkeliling museum, terdapat audio guide yang berisi rekaman suara penjelasan masing-masing ruangan dan karya. Jadi dijamin nggak bakal bosan deh!

Jadi kapan nih traveler berkunjung ke Museum Pasifika. Nggak Cuma menyimpan karya seni zaman dulu, tapi cocok untuk museum date dan banyak spot fotonya juga loh!

(fem/fem)



Sumber : travel.detik.com

Mau Liburan Tahun Baru 2024? Simak Tips Aman Lewat Tol Layang MBZ



Jakarta

Jalan-jalan liburan ke luar kota jelang Tahun Baru 2024 perlu persiapan matang. Mulai dari kondisi fisik pengendara penumpang, kemudian kondisi mobil, harus dipersiapkan dengan matang. Selain itu, perlu juga memahami rute-rute jalan yang akan dilalui. Nah di sini salah satunya dam yang sudah familiar adalah trek Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek (Japek) II (Elevated) atau biasa disebut Jalan Tol Layang Sheikh Mohamed Bin Zayed (MBZ).

Anda perlu paham, bagaimana kondisi jalan tersebut, serta apakah ada potensi masalah yang bisa dialami ketika mengemudi di jalur tersebut. Mulai dari waspada tabrakan beruntun atau ban pecah di tengah jalan.

“Jalan tol layang MBZ menjanjikan waktu tempuh lebih cepat karena terpisah dengan kendaraan umum yang besar dan lambat di bawahnya. Namun, ada beberapa hal wajib perhatikan saat berkendara di jalan tol dengan panjang sekitar 36 km ini karena tak ada akses untuk mobil turun, kontur jalan naik-turun, tanpa rest area, dan lajur terbatas,” jelas Nur Imansyah Tara selaku Aftersales Business Division Head Auto2000.


Ini tips aman lewat jalan tol layang MBZ selama liburan Tahun Baru 2024:

1. Jaga Kondisi Mobil dan Jangan Ragu Mengalihkan Jalur

Cek kondisi mobil seperti ban dan mesin. Kalau merasa ada masalah seperti bunyi-bunyian aneh, panel indikator nyala, atau hal-hal tak biasa lainnya, sebaiknya lewat jalan tol biasa di bawahnya sehingga tak menyulitkan kalau benar-benar mogok.

2. Persiapan Pengemudi dan Penumpang

Mengemudi jarak jauh di atas jalan tol MBZ butuh kewaspadaan dan fokus yang tinggi terkait kondisi lingkungan. Seperti angin yang berembus kencang dan kontur jalan naik turun dengan sambungan antar bagian jalan tol yang terasa mengganggu.

Lalu Anda tidak bisa istirahat atau berganti pengemudi karena bahu jalan yang sangat terbatas dan tidak ada rest area. So, pastikan pengemudi dalam kondisi fit. Tidak kalah penting adalah memperhatikan kebutuhan penumpang karena tidak bisa toilet rest.

3. Jangan Sampai Kehabisan Bensin

Sebagai gambaran, pengguna dari arah Jakarta yang membutuhkan bahan bakar, SPBU terdekat tersedia di Km 57 arah Cikampek. Artinya, Anda baru akan menemukan pom bensin setelah mengemudi sejauh sekitar 46 km. Pastikan posisi indikator bensin minimal seperempat supaya tidak kehabisan BBM.

4. Hati-hati Angin Kencang dari Samping

Salah satu risiko jalan tol ini adalah angin samping. Tetap tenang dan jangan memutar kemudi secara tiba-tiba kalau terasa ada side wind. Perlahan, kurangi kecepatan, serta arahkan kemudi ke arah yang benar sesuai garis marka jalan. Hindari pengereman karena akan membuat mobil sulit dikendalikan dan berisiko tabrakan beruntun.

5. Jaga Jarak Aman

Bahu jalan di jalan tol ini sangat terbatas dan langsung bertemu pagar kalau butuh manuver menghindar. Beri jeda dengan kendaraan di depan, sehingga memiliki ruang yang cukup untuk bertindak kalau mereka bermasalah akibat angin samping atau kendala lainnya.

6. Patuh Batas Kecepatan

Batas kecepatan Anda disarankan untuk mengikuti batas maksimum dan minimum yang diperbolehkan regulasi, bila di bawah itu gunakan lajur sebelah kiri. Aturan kecepatan sangat ketat mengingat kondisi jalan yang rawan kecelakaan karena ketinggian dan kontur jalan naik-turun bahkan berliku.

Anda wajib mewaspadai sambungan antar bagian jembatan yang dapat berbahaya jika dilewati dengan kecepatan tinggi. Beberapa kasus mengakibatkan mobil lompat atau ban bocor karena terkena sambungan dari besi.

7. Dilarang Mengemudi di Bahu Jalan

Kecuali darurat, Anda tidak boleh berhenti di bahu jalan karena lahannya terbatas. Apalagi kalau sampai mengemudi dengan kecepatan tinggi untuk menyalip mobil lain di lajur utama. Kontur jalan naik-turun dan sambungan antar jembatan akan membuat mobil sulit dikendalikan dan berisiko kecelakaan.

(lua/riar)



Sumber : oto.detik.com

Jalan Tol Tercantik di Indonesia Itu Dua-duanya Ada di Jawa Tengah



Magelang

Jawa Tengah punya ‘jalan tol’ tercantik di Indonesia. Tidak hanya satu, tapi dua sekaligus. Penasaran seperti apa penampakannya?

Jalan tol atau jalan bebas hambatan biasanya dilewati mobil atau truk untuk menghubungkan antar kota di Indonesia. Namun, ‘jalan tol’ satu ini beda.

Jalanan ini memang bukan jalan tol seperti pada umumnya. ‘Jalan tol’ ini hanyalah jalan setapak beton dengan lebar sekitar 3 meter yang menghubungkan antar desa, namun dengan pemandangan yang sangat memukau.


Karena keindahan pemandangannya, orang-orang menyebutnya Jalan Tol Kahyangan. Ada dua lokasi Jalan Tol Kahyangan di Jawa Tengah. Dua-duanya punya pemandangan yang sangat cantik.

Tol Kahyangan pertama ada di Magelang. Sedangkan yang kedua ada di Wonosobo, lebih tepatnya di Kawasan wisata Dieng.

1. Tol Kahyangan di Magelang

Tol Kahyangan yang pertama terletak di Magelang, salah satu kota yang ada di Jawa Tengah. Lebih tepatnya Tol Kahyangan ini terletak di Desa Wonolelo, Kecamatan Sawangan, Magelang.

Jalannya hanya terbuat dari beton selebar sekitar tiga meter. Berkelok-kelok dan naik turun, dikelilingi oleh ladang sayuran khas dataran tinggi yang hijau dengan latar belakang panorama Gunung Merbabu. Terbayang udara sejuk dan keindahannya bukan?

Pemandangan di lereng Gunung Merbabu wilayah Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, sangat indah. Selain pemandangan alam, traveler bisa melihat tanaman sayuran yang menghijau.Jalan Tol Kayangan di Kabupaten Magelang Foto: (Eko Susanto/detikcom)

Tidak perlu mengeluarkan banyak biaya untuk menikmati destinasi alternatif wisata alam di Jawa Tengah ini. Sebab, jalur tersebut utamanya difungsikan sebagai transportasi bagi warga dari empat dusun di Desa Wonolelo, yaitu Dusun Wonodadi, Pelem, Suradadi, dan Candran.

Untuk menuju lokasi tersebut, arah Kota Magelang silahkan langsung menuju Balai Desa Wonolelo. Sesampainya di Balai Desa Wonolelo, kamu akan menemukan spanduk bertuliskan ‘Pesona Alam Tol Kayangan’. Jaraknya dari balai desa itu hanya sekitar 1,7 kilometer.

Di sana kamu bisa bersepeda santai sembari menikmati keindahan Tol Kahyangan atau sekedar duduk-duduk mencari spot foto yang indah.

2. Tol Kahyangan Dieng

Tol Kahyangan selanjutnya terletak di kawasan wisata Dieng, Wonosobo. Menariknya, Tol Kahyangan yang ada di Dieng benar-benar menghubungkan antar kabupaten yaitu Kabupaten Banjarnegara – Batang, benar-benar seperti jalan tol sesungguhnya.

Tol Kahyangan yang ada di Dieng juga tidak kalah mempesona dengan yang ada di Magelang. Udara dingin Dieng di ketinggian 1700 mdpl serta pemandangan lembah pegunungan yang luas dan hijau memberikan pengalaman berbeda jika kamu berkunjung ke sana.

Tol kayangan di Dataran Tinggi Dieng.Tol kayangan di Dataran Tinggi Dieng. Foto: Uje Hartono

Kemudian yang membuat pemandangannya cantik adalah jalan sepanjang 2 kilometer ini diapit oleh gunung-gunung yang ada di Dieng seperti Gunung Sipandu dan Gunung Gundul, serta hamparan sawah terasering yang memanjakan mata.

Belum lagi jika kamu berkunjung di waktu-waktu tertentu, di pagi hari kamu akan melihat matahari terbit disertai kabut tipis, sementara sore hari kamu akan melihat panorama matahari tenggelam yang luar biasa. Suasana semakin syahdu, bukan?

Lokasi dari Tol Kahyangan Dieng ini masih terletak di Kawasan Wisata Dieng, dan berjarak sekitar 5 kilometer dari kompleks Candi Arjuna di Desa Dieng Kulon.

Itu dia ulasan mengenai jalan ‘Tol Kahyangan’ di Jawa Tengah yang panoramanya seperti akan membawamu ke kahyangan. Tertarik mendatangi tempat ini?

——

Artikel ini telah naik di detikJateng.

(wsw/wsw)



Sumber : travel.detik.com

Pasar Loak Kebayoran Lama, Alternatif Wisata Belanja Long Weekend di Jakarta



Jakarta

Buat kamu yang senang dengan wisata belanja anti mainstream bisa banget berkunjung ke Pasar Loak Kebayoran Lama. Cocok dikunjungi pas libur long weekend!

Walaupun pedagang di sini menjual barang-barang bekas, tapi kalau kamu pintar memilih dan jeli, pastinya kamu akan mendapat barang yang masih berkualitas dengan harga yang miring.

Pasar ini cukup strategis mengingat berada persis di samping Stasiun Kebayoran Lama, jadi mudah dijangkau untuk kamu yang menggunakan transportasi umum.


Buat kamu yang membawa kendaraan pribadi, bisa juga memarkirkan kendaraan di samping Masjid Al Huda untuk kendaraan roda dua. Sementara untuk roda empat juga berada tak jauh dari parkiran motor.

Destinasi wisata belanja ini jadi alternatif kamu untuk mencari barang-barang yang murah. Pedagang di sini banyak menawarkan berbagai varian barang, mulai dari aksesoris seperti kacamata, jam tangan hingga sepatu.

Pasar Loak Kebayoran LamaPasar Loak Kebayoran Lama Foto: Muhammad Lugas Pribady/detikTravel

Kemudian ada juga peralatan rumah tangga sampai alat-alat elektronik. Tentunya banyak pilihan yang bisa dibawa pulang dengan catatan harus pintar-pintar memilih barang dan piawai menawar barang.

Untuk kamu yang senang thrifting baju dan celana, di Pasar Loak Kebayoran Lama juga terdapat beberapa toko yang menjual barang tersebut.

Berbeda dengan kawasan loak lainnya, jam buka area ini terbilang unik. Karena tempat lain sepagi mungkin untuk memulai dagangan mereka, tapi untuk Pasar Loak Kebayoran Lama ini, jam buka berada saat matahari sedang pas di atas kepala. Jam 12.00 WIB biasanya para pedagang sudah mempersiapkan barang mereka.

Namun jangan heran, ketika sampai di sini jam 12.00 WIB jalanan masih sepi dan hanya beberapa pedagang saja yang sudah buka. Biasanya pedagang mulai berdatangan selepas jam satu atau jam dua dan kepadatan dimulai pada pukul 15.00 WIB selepas adzan Ashar.

Baru lah sepanjangan jalan ini dipadati oleh pengunjung yang mondar-mandir mencari ‘harta karun’. Di antaranya adalah Ira dan Agung, mereka sengaja untuk datang ke pasar loak ini untuk mencari kamera.

“Ke sini mau nyari barang-barang antik dan juga kamera,” jawab Ira saat ditanya detikTravel, Selasa (21/5/2024).

Pasar Loak Kebayoran LamaPasar Loak Kebayoran Lama Foto: Muhammad Lugas Pribady/detikTravel

Dirinya baru pertama kali datang ke pasar loak ini, awal mengetahui terdapat barang-barang antik di kawasan ini karena melihat video di platform TikTok. Memang akhir-akhir ini Pasar Loak Kebayoran Lama berseliweran di platform tersebut.

“Karena waktu lihat-lihat di video TikTok jadi penasaran karena barangnya lucu-lucu,” lanjut Ira.

“Kalau datang ke sini memang baru pertama kali. Tapi kalau lihat di TikTok udah sering jadi penasaran ke sini,” timpal Agung.

Agung pun menambahkan untuk harga di pasar loak ini sangat terjangkau dengan barang-barang yang dijajakan oleh pedagang di sini.

“Ya worth it lah, banyak yang murah-murah juga,” tambahnya.

Pasar Loak Kebayoran Lama tutup menjelang tengah malam, ini lah yang membuat beda dari pasar loak lainnya. Menjelang waktu Maghrib lalu-lalang pengunjung mulai semakin padat karena banyaknya yang keluar dari stasiun.

Tak sedikit dari mereka juga mampir untuk melihat barang-barang yang dijual oleh pedagang. Salah satu pedagang jam tangan yang berjualan di sini adalah Syahrizal, sedari tahun 2015 ia telah berjualan di kawasan ini.

Awalnya ia tak berjualan jam tangan, ia berjualan cincin di salah satu toko cincin, namun pada akhirnya ia mengambil jalan untuk berjualan jam tangan di pasar loak ini.

Syahrizal pun mengungkapkan sejak awal ia berjualan jam tangan mengalami penjualan yang positif. Yang asalnya hanya menjual beberapa jam tangan saja, kini dagangannya sudah skala besar.

“Ya biasanya barangnya seadanya sekarang udah bisa (banyak) mengikuti kemauan konsumen,” sebutnya.

Jadi buat kamu yang penasaran dengan barang-barang di sini bisa langsung datang dan jajal pengalaman mencari barang bekas yang masih bagus dengan harga yang miring.

(wsw/wsw)



Sumber : travel.detik.com

Ini 7 Gunung yang Disebut Paling Angker di Jawa Timur, Penasaran?


Jakarta

Saat berakhir pekan, tak ada salahnya untuk mencoba hal baru seperti mendaki gunung. Selain menikmati pemandangan alam dan udara segar, kamu juga bisa healing sejenak.

Meski begitu, ternyata ada sejumlah gunung di Jawa Timur yang disebut angker. Hal itu berdasarkan cerita horor dari para pendaki yang terkadang sulit diterima akal sehat.

Dari cerita tersebut, akhirnya kerap disangkut-pautkan dengan mitos atau legenda masyarakat setempat. Alhasil, tersebar cerita mistis tentang sejumlah gunung angker di Jawa Timur.


Penasaran, apa saja sih gunung di Jawa Timur yang disebut paling angker? Simak ulasannya dalam artikel ini.

Gunung Paling Angker di Jawa Timur

Ada sejumlah gunung di Jawa Timur yang disebut paling angker. Biar nggak penasaran, simak daftarnya di bawah ini yang telah dirangkum detikTravel.

1. Gunung Kelud

Gunung Kelud merupakan gunung berapi paling aktif yang terletak di perbatasan Kabupaten Kediri, Kabupaten Blitar, dan Kabupaten Malang. Ketinggian Gunung Kelud mencapai 1.731 mdpl.

Kawasan gunung ini dijadikan sebagai objek wisata dengan atraksi utama kubah lava. Akan tetapi, beberapa orang menyebut kalau Gunung Kelud tergolong sebagai gunung angker.

Soalnya, jika kamu melihat seorang manusia berkepala kerbau, konon katanya hal itu menjadi pertanda gunung tersebut akan meletus. Berdasarkan legenda masyarakat setempat, makhluk tersebut dipercaya sebagai Lembusura.

Ada juga kisah mistis lainnya tentang Gunung Kelud, yaitu keberadaan Keris Mpu Gandring yang dikubur di dalam Gunung Kelud. Sebab, keris itu dipercaya memiliki kekuatan magis yang dapat mempengaruhi seseorang untuk bertindak jahat.

2. Gunung Bromo

Panorama kawasan di Gunung Bromo.Foto: Weka Kanaka/detikcom

Gunung Bromo menjadi salah satu destinasi wisata alam favorit ketika berkunjung ke Malang. Salah satu daya tarik utamanya adalah melihat pemandangan sunrise yang memukau dari atas bukit.

Akan tetapi, ada kisah mistis yang cukup terkenal mengenai Gunung Bromo, yakni keberadaan kerajaan gaib yang dipercayai sebagai tempat berhuninya dewa-dewi dalam ajaran Hindu.

Lalu, ada juga kisah tentang pasir hisap yang dipercaya memiliki kekuatan hisap yang dapat menenggelamkan siapapun ke dalamnya. Hiii seram!

Akan tetapi, lokasi pasir hisap ini hanya diketahui para tetuah Suku Tengger. Selain itu, Suku Tengger juga disebut-sebut kerap membuang benda pusaka di sekitar Gunung Bromo.

3. Gunung Ijen

Kawah Gunung IjenFoto: Ardian Fanani/detikJatim

Selain Bromo, Gunung Ijen juga merupakan salah satu destinasi wisata alam favorit di Jawa Timur. Gunung ini terkenal dengan fenomena alam yang disebut blue fire atau api biru di dalam kawahnya.

Meski punya keindahan alam yang mempesona, terdapat kisah mistis di balik Gunung Ijen. Sejumlah pendaki mengaku melihat penampakan sosok nenek yang suka menolong, penampakan segerombolan tentara pejuang, dan tanah para pemberontak berdasarkan legenda Kerajaan Blambangan.

4. Gunung Arjuno

Gunung Arjuno merupakan gunung berapi kerucut yang terletak di perbatasan Kota Batu, Kabupaten Malang, dan Kabupaten Pasuruan. Gunung Arjuno memiliki ketinggian sekitar 3.339 mdpl.

Ada tiga jalur pendakian yang cukup terkenal di Gunung Arjuno, mulai dari Lawang, Tretes, dan Batu. Di sepanjang jalur pendakian, travelers bisa menemukan banyak petilasan peninggalan Kerajaan Majapahit dan Singasari.

Nah, mitos yang beredar mengatakan kalau daerah petilasan dijaga oleh Bambang Wisanggeni. Lalu, orang-orang yang bertapa di tempat tersebut akan menghilang dengan jasadnya.

Selain itu, ada kisah mistis lain mengenai Pasar Setan atau Pasar Dieng. Menurut kisah para pendaki, saat terdengar suara ramai dan gamelan itu artinya kamu sudah memasuki kawasan Pasar Setan.

Gunung Arjuno juga memiliki kawasan yang disebut Alas Lali Jiwo. Sejumlah warga setempat percaya kalau pendaki yang memiliki niat jahat akan tersesat di area ini. Sebab, Alas Lali Jiwo dipercaya sebagai tempat hunian makhluk halus dan golongan jin.

5. Gunung Kawi

Gunung Kawi merupakan gunung berapi tidak aktif yang memiliki ketinggian 2.551 mdpl. Gunung ini terletak di sebelah barat daya Kabupaten Malang dan berbatasan dengan Kabupaten Blitar.

Ada sejumlah kisah horor mengenai Gunung Kawi, salah satunya yang terkenal adalah terdapat makam dua tokoh yang dipercaya memiliki kekuatan magis.

Selain itu, di sekitar makam juga terdapat pohon dewandaru yang dianggap sebagai pohon keramat. Lokasi itu kerap dijadikan sebagai tempat pengadaan ritual pesugihan bagi sebagian orang dengan sejumlah tujuan, salah satunya mendapatkan kekayaan.

6. Gunung Wilis

Selain Gunung Kawi, terdapat juga gunung berapi non-aktif di Jawa Timur, yaitu Gunung Wilis atau Pegunungan Wilis. Gunung yang memiliki ketinggian mencapai 2.563 mdpl terletak di enam kabupaten dan satu kota di Jawa Timur.

Konon katanya, banyak cerita mistis yang menyelimuti Gunung Wilis, mulai dari penampakan ular raksasa tak kasat mata, lalu ada penampakan sosok putri Kerajaan Mataram yang mengenakan pakaian khas kerajaan.

Tak hanya itu, ada juga penampakan sosok lelaki berwajah hitam dan menyerupai monyet yang sedang bertapa di goa gaib yang dipercaya terletak di bawah puncak bagian barat Gunung Wilis.

7. Gunung Raung

Daftar gunung paling angker di Jawa Timur yang terakhir adalah Gunung Raung. Sedikit informasi, Gunung Raung merupakan gunung berapi kerucut yang terletak di tiga kabupaten di Jawa Timur, yakni Banyuwangi, Bondowoso, dan Jember.

Gunung tertinggi ketiga di Jawa Timur ini memiliki ketinggian mencapai 3.344 mdpl. Gunung yang kerap menjadi tujuan pendakian ini ternyata memiliki sejumlah cerita mistis.

Salah satu mitos yang beredar adalah keberadaan Kerajaan Macan Putih yang dipimpin oleh Pangeran Tawangulun. Beberapa pendaki mengaku pernah melihat Kerajaan Macan Putih di malam hari saat Jumat Kliwon.

Itu dia tujuh gunung di Jawa Timur yang disebut paling angker. Meski banyak kisah mistis, jangan membuat travelers jadi patah semangat untuk mendaki gunung, ya!

(ilf/fds)



Sumber : travel.detik.com

Megahnya Masjid Tiban Malang yang Konon Dibangun dalam Sehari


Jakarta

Malang tak hanya terkenal dengan wisata alamnya, tapi juga terdapat wisata religi yang menarik untuk dikunjungi, salah satunya Masjid Tiban. Menurut isu yang beredar di masyarakat, konon masjid ini dibangun hanya dalam waktu sehari.

Hal itu yang membuat banyak wisatawan penasaran ingin berkunjung ke Masjid Tuban. Tapi tak hanya kisah itu saja, bangunan masjidnya pun juga menarik perhatian karena begitu megah dan luas.

Penasaran, seperti apa sejarah dan pendiri Masjid Tiban Malang? Simak pembahasannya secara lengkap dalam artikel ini.


Mengenal Masjid Tiban Malang

Sebenarnya, Masjid Tiban Malang merupakan sebuah pondok pesantren bernama Salafiah Bihaaru Bahri Asali Fadlaailir Rahmah. Pondok pesantren ini juga sering disebut Pondok Bi Ba’a Fadlrah yang artinya lautan-lautannya madunya.

Tak hanya sekadar nama, sebab di balik penamaan tersebut menyimpan harapan bahwa setiap pengunjung mendapat berkah dari Allah SWT.

Kabar yang beredar di masyarakat, konon Masjid Tiban Malang dibangun berkat bantuan jin. Sebab, proses pembangunan masjid tersebut tak terlihat warga sekitar dan berlangsung cepat.

Dalam bahasa Jawa, kata Tiban artinya tiba-tiba. Hal tersebut berkaitan dengan proses pembangunan masjid yang berlangsung cepat. Namun, pihak pondok pesantren membantah cerita tersebut.

Faktanya, kabar tersebut hanya isapan jempol belaka. Sebab, pembangunan Masjid Tiban telah berlangsung sejak lama.

Masjid Tiban Malang mitosnya dibangun oleh jin dalam semalamFoto: Muhammad Aminudin

Mengutip e-jurnal berjudul Pengembangan Wisata Religi dan Budaya Multikultural di Masjid Tiban Malang Jawa Timur yang disusun Ahmad Beady Busyrol Basyar, peletakan batu pertama Masjid Tiban berlangsung pada 1987. Awalnya, masjid itu masih semi permanen hingga 1992.

Pembangunan Masjid Tiban berdasarkan hasil istikharah K.H Ahmad Bahru Mafdlaluddin Shaleh. Beliau merupakan pengasuh pondok pesantren.

Pembangunan Masjid Tiban dilakukan pada masa kepemimpinan K.H Ahmad Bahru. Uniknya, pengerjaan proyek Masjid Tiban dilakukan oleh para santri dan penduduk yang tinggal di kawasan tersebut. Material yang digunakan yakni tanah merah yang dicampur dengan tanah liat dan lumpur.

Keunikan Masjid Tiban

Arsitektur dari masjid ini sangat megah dan juga unik. Sebab, Masjid Tiban memadukan ornamen khas Turki, India, Rusia, dan Mesir. Meski terkesan campur aduk, tapi desainnya memiliki ciri khas tersendiri.

Masjid Tiban dibangun di atas tanah seluas 8 hektare. Sementara bangunan utama masjid luasnya sekitar 1,5 hektare.

Masjid Tiban Malang mitosnya dibangun oleh jin dalam semalamFoto: Muhammad Aminudin

Menara tinggi milik Masjid Tiban yang berada di tengah-tengah pemukiman masyarakat berhasil mencuri perhatian. Selain itu, masjid ini didominasi warna biru dan putih, sehingga tampak mentereng di antara bangunan sekitar.

Melihat ke bagian interiornya, Masjid Tiban dihiasi dengan keramik warna-warni. Lalu, ada juga berbagai ukiran semen yang bentuknya menyerupai gua.

Pengunjung yang datang ke sini juga bisa menyaksikan keindahan kaligrafi di dinding masjid. Maka tak heran, tempat ini ramai dikunjungi wisatawan yang ingin berwisata religi.

Fasilitas di Masjid Tiban

Masjid Tiban beralamat di Jalan Wachid Hasyim, Gang Anggur No.10, Desa Sananrejo, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang. Walau lokasinya berada di tengah pemukiman penduduk, tapi Masjid Tiban terdiri dari 10 lantai. Wow!

Sama halnya seperti gedung perkantoran, setiap lantai di Masjid Tiban punya fungsinya masing-masing, yaitu:

  • Lantai 1: tempat istirahat dan musala.
  • Lantai 2: loket, tempat istirahat, tempat makan, dan dapur.
  • Lantai 3: musala, akuarium yang berisi berbagai jenis ikan, seperti ikan koi dan ikan arwana. Lalu ada juga kebun binatang mini.
  • Lantai 4: lantai khusus keluarga pengasuh pondok pesantren.
  • Lantai 5: khusus untuk musala.
  • Lantai 6: tempat istirahat para santri
  • Lantai 7 dan 8: terdapat toko dan kios-kios milik pesantren yang dikelola oleh para santri.
  • Lantai 9: bangunan yang didesain sebagai lereng gunung.
  • Lantai 10: gua dan juga merupakan puncak gunung.

Oh ya, pengunjung yang datang ke Masjid Tiban Malang tidak dikenakan tiket masuk sama sekali alias gratis. Kalau datang ke sini, jangan lupa sempatkan diri untuk berfoto-foto, ya!

(ilf/fds)



Sumber : travel.detik.com

Rute Citywalk Sudirman, Mall Strategis Penuh Gaya


Jakarta

Citywalk Sudirman adalah destinasi favorit untuk mengakomodasi pekerjaan dan gaya hidup di pusat Kota Jakarta. Mall ini adalah inovasi cemerlang untuk menarik perhatian wisatawan lokal hingga internasional.

Berlokasi di wilayah bergengsi Ibukota, Citywalk Sudirman memiliki visi dan misi yang jelas sebagai pusat acara komunitas global yang menyenangkan. Hal ini tidak lain untuk memenuhi gaya hidup, kuliner, dan wilayah pertemuan yang nyaman dalam satu paket lengkap.

Pengembangan dan inovasinya mengadopsi konsep retail modern di bawah Citylofts Sudirman yang fleksibel. Tempat umum ini mempermudah para pengunjung menikmati suasana hiburan dan bisnis yang nyaman sekaligus menyenangkan.


Citywalk Sudirman: Jam Buka, Lokasi, dan Rute

“Uptown Food & Lifestyle” adalah motto yang dipromosikan pusat perbelanjaan elit ini di laman Instagram @citywalk.sudirman. Informasi detail tentang lokasi dan jam buka bangunan 6 lantai seluas 28.000 m2 tersedia sebagai berikut.

1. Jam Operasional Citywalk Sudirman

  • Setiap hari: 10.00-22.00 WIB

2. Lokasi dan Rute

  • Lokasi: JL. K.H. Mas Mansyur, Jakarta, Indonesia

Citywalk Sudirman sangat mudah diakses dengan kendaraan pribadi maupun kendaraan umum. Lokasinya hanya berjarak 2,5 km apabila ditarik dari bundaran HI.

Dari sini detikers bisa berjalan kaki atau menggunakan layanan ojek online untuk tiba di halte Lebak Bulus untuk tiba di Stasiun Setiabudi Astra. Hanya butuh waktu 7 menit dengan berjalan kaki untuk tiba di mall kebanggaan Kota Jakarta ini. Tentunya Citywalk Sudirman juga dekat dengan destinasi lain yaitu:

  • ISA Art Gallery (800 m)
  • Thamrin City (2,1 km)
  • Grand Indonesia West Mall (2,3 km)
  • Taman Suropati (3 km)
  • Lotte Mall Jakarta (3,6 km)
  • Stadion Gelora Bung Karno (3,7 km)
  • Plaza Indonesia (4,3 km)
  • Blok M Square (6 km).

Fasilitas Citywalk Sudirman: Citywalk dan Pedestrian

Dikutip dari laman resminya, Citywalk Sudirman memiliki berbagai fasilitas umum untuk memenuhi kebutuhan para pengunjung seperti:

  • Area Entertainment (tempat karaoke dan bar, supermarket, mall, toko elektronik, wahana bermain)
  • Coffee & Bakery (cafe, restoran)
  • Beauty and Health (salon, apotek, klinik konseling)
  • Aula Serbaguna
  • ATM Center
  • Education (tempat les, kampus)
  • Toilet
  • Mushola
  • Tempat Parkir
  • Area merokok.

Tentunya mall ini juga menyediakan fasilitas jawara berupa ruang terbuka (citywalk) untuk mempermudah akses ke dalam bangunan. Namun pedestrian atau tempat pejalan kaki diklaim kurang memenuhi syarat. Pasalnya banyak motor yang tidak tertib dan bangunan tinggi dengan pengamanan ketat menjadikan branding citywalk disini kurang.

Akan tetapi keberadaan Citywalk Sudirman sangat membantu masyarakat, khususnya pekerja untuk menyeimbangkan antara kerja dan hiburan. Bahkan mall ini rutin memberikan giveaway setiap 2 bulan sekali yang diunggah pada laman Instagramnya dengan hastag #CityTreatGiveaway.

(row/row)



Sumber : travel.detik.com

Ini dia 4 Spot Foto Estetik di Halte TransJakarta



Jakarta

Halte-halte Transjakarta memiliki fasad unik dan estetik. Ini dia empat halte Transjakarta yang istimewa itu.

Meskipun sudah tidak berstatus sebagai ibu kota, Jakarta dapat dinilai sebagai salah satu Kota di Indonesia dengan akses transportasi umum yang sangat baik. Salah satu terobosan adalah sejak dioperasikannya TransJakarta atau yang dikenal dengan TiJe.

Transjakarta adalah sebuah sistem transportasi Bus Rapid Transit (BRT) pertama di Asia Tenggara dan Selatan yang beroperasi sejak tahun 2004 di Jakarta. Kini, terdapat 287 halte yang tersebar ke dalam 13 koridor. Dengan begitu TiJe berhasil dinobatkan sebagai jalur lintasan terpanjang di dunia yakni sejauh 251.2 km.


Tak hanya dirancang sebagai transportasi pendukung aktivitas Kota Jakarta yang padat, kini Halte TiJe juga bertransformasi menjadi salah satu tempat epic dengan bentuk fasad dan fasilitas yang lengkap.

Perubahan itu diklaim untuk memberikan kenyamanan bagi para penggunanya. Berkat keunikan tersebut, tak jarang spot-spot beberapa halte digunakan para wisatawan untuk sekadar menikmati pemandangan cityscape atau mengabadikan foto di sana.

Berikut detikTravel rangkum 6 spot foto estetik di fasilitas umum Jakarta bisa ditempuh hanya menggunakan TransJakarta koridor 1, yang cocok jadi spot hunting foto bikin makin kece instagrammu!

Halte Karet Sudirman

Masuk dalam 10 halte yang direvitalisasi pada tahun 2023, Halte Karet menjadi salah satu halte estetik yang perlu kamu singgahi.

Cipta karya Anies Baswedan selaku Gubernur DKI Jakarta saat itu membangun JPO yang tak biasa. JPOS atau Jembatan Penyeberangan Orang dan Sepeda ini dibuat tanpa atap dan bentuk yang unik. Bentuknya bak kapal Pinisi dengan sisi kanan kiri berbentuk segitiga runcing. Bentuk tersebut terinspirasi dari Pelabuhan Sunda Kelapa.

Halte ini juga tak beratap dengan alasan agar para penggunanya dapat melihat bebas pemandangan Kota Jakarta secara luas. Dengan dominasi warna coklat dan hitam, halte ini cocok dengan segala jenis outfit yang kamu gunakan.

Sayangnya, saat hujan dan panas sangat terik, pengguna harus merasakan langsung karena halte ini tidak dilengkapi dengan atap.

Tak perlu khawatir jika kamu hanya memiliki waktu malam hari untuk ke sana, karena halte ini juga dilengkapi dengan lampu-lampu dekoratif yang membuat pemandangan halte ini semakin ciamik.

Jika berkunjung ke sini jangan lupa untuk naik ke daerah anjungan yang berada di atas untuk memotret dengan latar jalan dan gedung tinggi di sekitarnya.

Halte Dukuh Atas

Halte Dukuh Atas 1. (Fathia Nabila Qonita/detikcom)Halte Dukuh Atas 1. (Fathia Nabila Qonita/detikcom)

Selanjutnya adalah Halte Dukuh Atas. Berbeda dengan halte sebelumnya, untuk memotret foto yang epik traveler perlu menuju skydeck nya yang berada di lantai 2. Dengan bentuk gelombang asimetris yang dipadukan dengan warna krem serta coklat menciptakan kesan yang hangat dan minimalis.

Dengan pemandangan gedung-gedung tinggi di sepanjang Jalan Sudirman, Jakarta. Lokasi ini cocok bagi traveler yang ingin mencari lokasi foto anti mainstream dengan pemandangan modern khas Kota Jakarta.

Saat ini Halte Dukuh Atas juga dihiasi oleh karya Van Gogh dengan corak dominan warna biru dihiasi berbagai bunga di bagian atas membuat halte ini terlihat cantik dan estetik untuk spot berfoto.

Halte GBK

Halte ini memiliki ikon yang cukup unik, yakni batang pohon yang berada di dalam halte. Tak memilih untuk menebangnya, pihak TransJakarta justru memilih melubangi atapnya dan memberikan kaca di sekeliling batang pohon.

Tak hanya itu, halte ini juga terintegrasi dengan JPO yang memiliki bentuk yang unik dan estetik. JPO nya dikelilingi oleh atap cincin berbentuk segiempat yang disusun memutar. Bukan tanpa makna, bentuk ‘gelora’ ini merupakan simbolisasi dari gejolak dan semangat bangsa Indonesia untuk terus maju dan berkembang. Hal tersebut juga menjadi representasi dari semangat olahraga yang menjadi ciri khas kawasan area senayan dan GBK.

Bentuk JPOnya yang unik membuat halte ini kerap dijadikan spot foto yang instagramable bagi semua kalangan.

Halte Bundaran HI

Warga berfoto di anjungan Halte Bundaran HI, Jakarta, Minggu (8/1/2023).Warga berfoto di anjungan Halte Bundaran HI, Jakarta (Rifkianto Nugroho/detikcom)

Halte ini menjadi salah satu halte viral yang tak pernah sepi pengunjung. Selain lokasinya yang berada dekat dengan pusat-pusat perbelanjaan besar di Jakarta, Halte Bundaran HI juga memiliki skydeck dengan pemandangan Bundaran HI dari ketinggian.

Lokasi skydeck nya berada di lantai 2, untuk menuju ke sana traveler perlu melakukan tap-in menggunakan kartu elektronik. Selain bisa berfoto dengan pemandangan Bundaran HI, dari atas sana juga terlihat pemandangan epik cityscape gedung-gedung tinggi Jakarta.

Setelah puas berfoto, traveler bisa membaca kisah di balik proses revitalisasi Halte Bundaran HI dan kisah tentang patung selamat datang yang ada di Bundaran HI.

(fem/fem)



Sumber : travel.detik.com

The Grand Lagunas, Wahana Permainan Seru di Hutan Batur Selatan



Bangli

Jika traveler sedang berlibur ke Kintamani, Bali dan mencari destinasi wisata yang menyuguhkan lebih dari sekadar pemandangan indah dan wahana yang menarik, The Grand Lagunas adalah jawabannya.

Terletak di Hutan Desa Batur Selatan, Kecamatan Kintamani, Bangli, The Grand Lagunas adalah kawasan Wisata Hutan Terpadu yang berlatar alam yang indah dan balutan keunikan design yang penuh estetika beserta atraksi alam dan buatan yang spektakuler.

Dengan Hutan Batur yang rimbun sebagai latar belakang, traveler dapat menikmati suasana sejuk dan segar sambil mencoba berbagai atraksi menarik yang tersedia.

Eka, manager The Grand Lagunas menjelaskan cerita unik dibalik berdirinya destinasi ini. Bermula dari inisiatif warlok hingga dikembangkanlah rekreasi keluarga dengan mengedepankan konsep keberlanjutan.

“Pemikiran wahana liburan keluarga ini bertujuan untuk mempromosikan pariwisata berkelanjutan dan pelestarian alam. Pendirian wahana ini dimulai dari inisiatif masyarakat lokal yang bekerja sama dengan pemerintah daerah dan beberapa organisasi non-pemerintah yang peduli lingkungan. Kami mengembangkan konsep wisata yang menggabungkan pendidikan lingkungan dan rekreasi keluarga,” kata Eka.

Uniknya lagi, seluruh permainan yang dibangun di The Grand Lagunas benar-benar memanfaatkan pepohonan. Tanpa ada menebang pohon di Hutan Batur Selatan.

The Grand Lagunas berlokasi sekitar 77 kilometer dari Bandara I Gusti Ngurah Rai atau dengan waktu tempuh sekitar dua jam untuk sampai ke destinasi ini. Tak perlu jauh masuk ke hutan, The Grand Lagunas mudah dijangkau karena berada di tepi jalan Denpasar – Kintamani.

Penasaran ada apa saja di wahana rimba, The Grand Lagunas?

Yuk simak serba-serbi berwisata di The Grand Lagunas!

Menjajal Wahana Permainan Seru

Belum afdal jika berkunjung ke The Grand Lagunas tapi tak mencoba semua wahana seru yang disediakan. Berikut 6 wahana yang wajib traveler coba di The Grand Lagunas.


1. Rainbow Slide

Wahana pertama dan yang wajib banget traveler coba adalah Rainbow Slide. Eka menyebut, The Grand Lagunas adalah destinasi pertama yang menyajikan keseruan rainbow slide di Bali.

Traveler akan merasakan sensasi meluncur di atas jalur seluncur yang berwarna-warni menggunakan ban. Memberikan pengalaman meluncur yang menyenangkan dan penuh warna. Cocok untuk segala usia, Rainbow Slide adalah favorit bagi anak-anak dan juga orang dewasa.

Setiap pengunjung diperkenankan untuk mencoba wahana rainbow slide sebanyak 3 kali. Tak perlu khawatir, karena saat memainkan wahana ini traveler akan diawasi oleh para petugas. Jangan lupa abadikan momen dengan foto dan video ya!

2. Swing

Tak jauh dari rainbow slide, traveler akan menemukan dua ayunan raksasa. Dengan pemandangan hutan di sekitarnya, wahana swing ini memberikan sensasi berayun tinggi di udara dengan latar belakang yang memukau.

3. Flying Fox

Meluncur dari ketinggian dengan Flying Fox adalah salah satu atraksi paling mendebarkan di The Grand Lagunas. Menikmati sensasi terbang di atas hutan rimbun dengan pemandangan yang luar biasa. Wahana ini memberikan pengalaman adrenalin yang tidak boleh dilewatkan.

Untuk mencoba wahana ini, traveler akan dikenakan biaya tambahan sebesar Rp 50.000 per orang.

4. Tree Top

Tree Top menawarkan petualangan di atas pohon dengan berbagai rintangan yang menantang. Traveler bisa berjalan di atas jembatan gantung, melewati jaring, dan berbagai tantangan lainnya di antara pepohonan tinggi.

Tak perlu takut, selama bermain traveler akan berada di bawah pengawasan para petugas dan menggunakan alat keselamatan berstandar internasional. Ingin menjelajah puncak pohon, traveler akan dikenakan biaya tambahan sebesar Rp 80.000 per orang.

5. Keranjang Sultan

Wahana yang sempat viral ini juga ada di The Grand Lagunas. Keranjang Sultan adalah wahana unik di mana traveler bisa duduk di dalam keranjang besar yang digantung tinggi. Dengan pemandangan hutan sekeliling yang menakjubkan, wahana ini memberikan pengalaman berayun yang santai namun penuh dengan keindahan alam.

Untuk mencoba wahana ini, traveler akan dikenakan biaya tambahan sebesar Rp 80.000 per orang. Namun, sayangnya saat ini keranjang sultan sedang dalam proses perbaikan, jadi traveler belum bisa mencoba wahana hits ini.

6. ATV Sports

Bagi traveler yang suka petualangan, ATV Sports adalah pilihan sempurna. Mengendarai ATV di jalur-jalur menantang di sekitar hutan memberikan pengalaman berkendara yang seru dan mendebarkan. Traveler tak perlu takut lumpur, karena lintasan ATV di The Grand Lagunas kering dan tidak berlumpur.

Untuk mencoba ATV, traveler harus merogoh kocek yang cukup dalam, mulai dari Rp 900.000 untuk 1 orang dan Rp 1.200.000 untuk 2 orang dengan durasi 1 jam 40 menit. Biaya ini sudah termasuk sepatu, helm, pelindung siku, pemandu ATV, dan lainnya.

Tak hanya wahananya yang menarik, The Grand Lagunas juga menawarkan beberapa spot foto menarik. Ada sangkar burung, dengan latar belakang hutan pinus khas Kintamani.

Lokasi, Harga Tiket Masuk, dan Jam Operasional

Terletak di Batur Selatan, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Bali, The Grand Lagunas adalah destinasi wisata hutan yang menawarkan berbagai wahana menarik. Tempat ini buka setiap hari dari pukul 08.00 hingga 17.00 WITA. Eka menyebut setiap pengunjung rata-rata menghabiskan waktu sekitar 1 hingga 2 jam.

“Biasanya rata-rata pengunjung menghabiskan waktu di sini itu 1 sampai 2 jam. Kalau dari kita rekomendasiin datang sekitar pukul 10.00 hingga 11.00 WITA,” katanya.

Harga tiket masuknya pun sangat terjangkau, yaitu Rp50.000 per orang. Dengan tiket ini, traveler dapat menikmati berbagai wahana seru seperti swing, climbing net, rainbow slide, jungle, dan climbing tree.

Beberapa fasilitas yang bisa traveler nikmati adalah parkiran yang luas untuk kendaraan roda empat dan roda dua, restoran, dan welcome drink.

Bingung liburan kemana saat long weekend? The Grand Lagunas menjanjikan pengalaman wisata yang menyenangkan dan penuh petualangan khususnya bagi rombongan keluarga, dari anak-anak hingga orang dewasa.

(fem/fem)



Sumber : travel.detik.com