5 Rekomendasi Kota Kekinian untuk Liburan ala Hotel Neo



Jakarta

Dengan tema ‘Dream Differently’, Hotel Neo sebagai pelopor dalam industri perhotelan, menghadirkan pilihan destinasi unggulan dan terkini bagi para wisatawan yang ingin berlibur di berbagai kota di Indonesia.

Dengan komitmennya untuk memberikan pengalaman yang tak terlupakan bagi setiap tamu, Hotel Neo menawarkan pengalaman tak tertandingi di berbagai destinasi populer seperti Bali, Jakarta, dan Surabaya.

Perbedaan Hotel Neo dari hotel-hotel lainnya adalah pendekatan inovatifnya dalam menyajikan pengalaman perjalanan yang menginspirasi, dengan menyediakan tidak hanya akomodasi tetapi juga kepuasan yang mendalam akan budaya lokal dan keunikan destinasi.


Dengan menyatukan kenyamanan modern dan sentuhan keaslian lokal, Hotel Neo menghadirkan tingkat layanan yang lebih tinggi, menjadikannya pilihan yang lebih baik bagi para wisatawan yang mencari pengalaman yang berbeda dan tak terlupakan.

Setiap destinasi yang ada di sekitar properti Hotel Neo menawarkan petualangan yang memikat dan pengalaman yang mendalam bagi para tamu. Berikut adalah rekomendasi destinasi unggulan dari Neo Hotels:

1. Kuta Legian, Bali

Menawarkan kombinasi sempurna antara pantai yang indah dan kehidupan malam yang enerjik, Kuta Legian merupakan destinasi yang tak boleh dilewatkan bagi para penggemar liburan yang mencari kesenangan dan kegembiraan.

Rekomendasi hotel: Hotel Neo+ Kuta Legian. Terletak di tengah hingar-bingar kehidupan Kuta Legian, Hotel Neo+ Kuta Legian menawarkan kenyamanan dan kemudahan modern.

Berjarak hanya 16 menit atau 2,9 KM dari Pantai Legian dan 10 menit atau 2,2 KM dari Legian Art Market, hotel ini menjadi tempat yang sempurna sebagai tempat peristirahatan ketika menjelajahi kehidupan pantai yang menenangkan di Bali.

adv hotel neoHotel Neo+ Legian (Dok. Archipelago International)

2. Palangkaraya, Kalimantan Tengah

Temukan keindahan alam dari Palangkaraya, sebuah kota yang terletak di tengah hijaunya alam Kalimantan. Nikmati pemandangan dari Bukit Tangkiling, ikut di dalam Wisata Kapal Susur Sungai, dan seberangi Jembatan Kahayan yang ikonik yang membentang di atas Sungai Kahayan yang indah.

Rekomendasi hotel: Hotel Neo Palma. Rasakan ketenangan Kota Palangkaraya di Hotel Neo Palma yang menawarkan akomodasi yang nyaman dekat dari Bukit Tangkiling, Wisata Kapal Susur Sungai, dan Jembatan Kahayan.

Nikmati waktu beristirahat yang damai dikelilingi oleh keindahan alam Kalimantan, hanya dengan jarak 40 menit dari Bukit Tangkiling.

adv hotel neo

Hotel Neo Palma Palangkaraya (Dok. Archipelago International)

3. Tendean, Jakarta

Terjun ke dalam jantung kota Jakarta yang penuh dengan sejarah dan kebudayaan. Jelajahi Pasar Santa yang menarik, telusuri warisan militer Indonesia di Museum Satriamandala, dan kunjungi keajaiban Monumen Nasional (Monas) sebagai simbol dari kemerdekaan Indonesia.

Rekomendasi hotel: Hotel Neo Tendean. Temukan pusat kota Jakarta yang ramai dengan menginap di Hotel Neo Tendean berjarak 30 menit dari Tendean, terletak dekat dari Pasar Santa, Museum Satria Mandala, dan Monas. Rasakan budaya dan sejarah yang mendalam dari ibu kota Indonesia.

4. Cirebon, Jawa Barat

Dengan warisan budaya yang kaya, Cirebon merupakan tempat yang sempurna untuk menelusuri sejarah dan kebudayaan Indonesia. Mulai dari Keraton Kasepuhan dan kompleks makam Sunan Gunung Jati yang bersejarah, hingga Desa Batik Trusmi dengan keindahan seni batiknya, Cirebon menawarkan pengalaman yang memikat bagi para tamu yang mencintai keindahan dan keunikan.

Rekomendasi hotel: Hotel Neo Cirebon. Nikmati kekayaan warisan budaya Cirebon di Hotel Neo Cirebon, yang terletak hanya 9 menit atau 3,6 km dari Keraton Kasepuhan dan sekitar 30 menit dari Desa Batik Trusmi. Nikmati perpaduan pesona tradisional dan kenyamanan modern yang disajikan oleh Hotel Neo Cirebon.

5. Gubeng, Surabaya

Dikenal sebagai distrik yang penuh energi dan kehidupan, Gubeng adalah tempat yang ideal bagi para tamu yang ingin merasakan kehidupan kota Surabaya yang dinamis dan memikat.

Rasakan pengalaman menyeberangi Jembatan Suramadu, jelajahi kerajinan asli Indonesia di Mirota Batik & Kerajinan Tangan, serta kunjungi Gedung Grahadi yang megah di Surabaya.

Rekomendasi hotel: Hotel Neo Gubeng. Jelajahi kota Surabaya yang enerjik dari Hotel Neo Gubeng, terletak secara strategis dekat dengan Jembatan Suramadu, Mirota Batik & Kerajinan Tangan, dan Gedung Grahadi.

Hotel Neo Gubeng berjarak hanya sekitar 30 menit atau 16 km dari Jembatan Suramadu. Rasakan budaya dan objek wisata terbaik di Surabaya yang dapat diakses dengan mudah dari lokasi peristirahatan yang nyaman.

“Di Hotel Neo, misi kami adalah untuk menentukan kembali batas-batas keramahtamahan, menawarkan kepada para tamu kami bukan hanya akomodasi tetapi pengalaman transformasional. Pengungkapan rekomendasi destinasi unggulan ini menegaskan dedikasi kami untuk menciptakan momen tak terlupakan bagi setiap wisatawan,” ujar CEO Archipelago International John Flood dalam keterangannya, Senin (20/5/2024).

Setiap hotel yang direkomendasikan oleh Hotel Neo menawarkan kenyamanan dan fasilitas modern, serta akses mudah ke berbagai atraksi dan aktivitas di sekitarnya. Dengan kehadiran brand yang kuat di seluruh wilayah Indonesia dan Asia Tenggara, Hotel Neo menjadi pilihan utama bagi para wisatawan yang mencari pengalaman liburan yang tak terlupakan.

Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi https://www.neohotels.com dan ikuti @neohotels di Instagram.

(Content Promotion/Hotel Neo)





Sumber : travel.detik.com

Apa Itu Kiprok? Ini Fungsi dan Ciri-cirinya Saat Sudah Rusak


Jakarta

Sepeda motor terdiri dari banyak macam komponen, salah satunya adalah kiprok. Peranti yang satu ini memiliki fungsi penting bagi sistem kelistrikan motor.

Sama seperti komponen motor lainnya, seiring penggunaan kiprok lama-lama akan rusak dan harus diganti. Jika kamu tak segera mengganti kiprok, hal ini dapat mempengaruhi kelistrikan sepeda motor.

Lantas, apa fungsi kiprok di sepeda motor? Lalu seperti apa ciri-ciri jika kiprok sudah mulai rusak? Simak pembahasannya dalam artikel ini.


Fungsi Kiprok

Kiprok atau disebut rectifier regulator adalah komponen kelistrikan di sepeda motor yang memiliki peran krusial. Mengutip laman Suzuki, kiprok berpengaruh besar terhadap keawetan aki motor.

Fungsi utama kiprok adalah menstabilkan arus dan tegangan yang mengalir dan selanjutnya dialihkan ke aki. Apabila arus listrik ke aki terlalu besar, hal ini menyebabkan over charge.

Begitu pun dengan arus yang mengalir ke aki terlalu kecil, hal tersebut menyebabkan aki jadi mudah tekor. Oleh sebab itu, tegangan dan arus yang mengalir ke aki perlu seimbang.

Fungsi lain dari kiprok adalah mengubah arah arus menjadi satu arah. Jadi, arus AC (Alternating Current) yang dihasilkan oleh spul kemudian diubah menjadi arus DC (Direct Current). Hal ini terjadi karena arus yang masuk ke aki harus dalam keadaan arus DC.

Kiprok juga berfungsi untuk menstabilkan arus ke lampu sepeda motor. Apabila arus yang masuk terlalu berlebih, kiprok dapat mengaturnya secara otomatis agar lampu tidak mudah putus.

Komponen di Dalam Kiprok

Dilansir laman Astra Motor, kiprok terdiri dari berbagai macam komponen di dalamnya, yaitu:

  • Resistor
  • Dioda
  • IC
  • Transistor

Komponen tersebut menjadi penghubung dengan spul dan mengarahkan arus listrik. Apabila terdapat kerusakan di kiprok, hal ini dapat mempengaruhi kelistrikan sepeda motor.

Ciri-ciri Kiprok Sudah Rusak

Seperti komponen motor lainnya, seiring waktu kiprok dapat mengalami kerusakan. Hal tersebut disebabkan oleh sejumlah faktor, seperti kurang perawatan atau memang sudah aus sehingga perlu diganti.

Namun, banyak pengendara yang kurang ngeh kalau kiprok sudah rusak. Lantas, apa ciri-ciri kiprok mulai rusak? Simak di bawah ini:

1. Lampu Motor Beberapa Kali Mati

Ciri-ciri kiprok sudah rusak yang pertama adalah lampu motor beberapa kali mati. Biasanya, kondisi ini terjadi saat kamu tengah melaju dalam kecepatan tinggi. Alhasil, kiprok tidak bisa membatasi tegangan arus yang masuk ke lampu dan akhirnya menyebabkan lampu putus.

2. Sepeda Motor Tiba-tiba Mogok

Apabila sepeda motor tiba-tiba mogok, hal ini bisa disebabkan oleh kiprok yang sudah rusak. Sebab, kiprok yang berfungsi mengalirkan arus listrik ke aki sudah tidak optimal, sehingga tegangan aki menjadi drop dan sepeda motor bisa mogok bahkan mati total.

3. Komponen Aki Tekor

Tanda-tanda selanjutnya adalah komponen aki sudah tekor. Ketika komponen kelistrikan rusak, hal ini membuat input listrik tidak bisa menutup kelistrikan motor secara sempurna.

Dampaknya, listrik di dalam baterai menjadi terkuras sehingga menyebabkan aki jadi drop. Alhasil, kamu akan kesulitan untuk menyalakan motor, lampu terlihat redup, dan klakson yang mengeluarkan suara sember.

Tak hanya aki yang tekor, kondisi ini juga terjadi akibat kiprok sudah rusak. Maka dari itu, bila terjadi masalah di kelistrikan jangan terburu-buru mengganti aki, sebaiknya cek dahulu komponen kiprok apakah masih bagus atau sudah aus.

Itu dia fungsi kiprok pada sepeda motor serta ciri-cirinya saat sudah rusak. Semoga artikel ini dapat membantu detikers agar selalu merawat kiprok.

(ilf/fds)



Sumber : oto.detik.com

5 Tenant di Tanjakan 13, Bisa Nongki Sambil Liat City Light Jakarta


Jakarta

Mau nongkrong dengan suasana tak biasa di Jakarta? Tanjakan 13 di Kuningan City Mall bisa lho jadi pilihan.

Tanjakan 13, Kuningan City menawarkan tempat nongkrong yang berbeda dari lainnya. Di sana, kamu dapat menyaksikan pemandangan gedung-gedung tinggi Kota Jakarta.

Apalagi kalau ke sana di waktu sore menjelang malam, kamu bakal lihat city light Jakarta yang memukau.


Lokasi Tanjakan 13 ada di Jalan Prof Dr Satrio Kavling 18, Jakarta Selatan. Tempat nongkrong ini tepatnya terletak di rooftop P7, Kuningan City Mall.

Penasaran ada apa saja di Tanjakan 13, Kuningan City Mall? Cari tahu daftar tenant dan kafenya di bawah.

Tenant dan Kafe di Tanjakan 13

Di Tanjakan 13 terdapat sejumlah tenant yang bisa kamu datangi, nih. Berikut daftarnya:

1. Satu Makna Kafe

Satu Makna Kafe menyajikan beragam menu kopi lezat. Ada americano, hot coffee, iced latte series, sampai. sea salt caramel coffee.

Kalau kurang suka perkopian, ada kok minuman non-kopi seperti red velvet, matcha, biscoff caramel. Refreshing seperti mango sour, yakult lychee, dan minuman berbasis teh seperti thai tea dan lemon tea juga ada.

2. Go-Saeri Kitchen

Jangan bingung juga kalau lapar, karena ada Go-Saeri Kitchen yang menyediakan aneka menu makanan. Ada makanan ringan seperti french fries, sosis, gyoza, siomay, hingga camilan seperti jajanan pasar yang asin dan manis.

3. Villetta Juice

Kalau mau minum yang sehat-sehat seperti jus, di Tanjakan 13 ada tenant Villetta Juice. Kamu dapat memesan berbagai menu jus campuran buah-buahan. Ada jus stroberi, buah naga, jeruk, nanas, apel, serta kiwi.

Ada juga minuman berbasis yoghurt, susu, dan yakult. Jika sekadar ingin es krim dan es mambo, bisa pula membelinya di sini.

4. Kopi Domu

Ada lagi coffeshop di Tanjakan 13, yakni Kopi Domu. Tersedia aneka menu kopi seperti es kopi susu, americano, latte. Ada pula menu non kopi dan yakult series. Kalau mau ngemil snacks bisa beli juga french fries atau croffle di sini.

5. PhotoKabin

Kalau kamu mau coba photobox yang self-service juga bisa lho. Ada tenant PhotoKabin di Tanjakan 13. Kamu bisa foto-foto sendiri atau foto bareng teman-teman di sini.

Cara ke Tanjakan 13 di Kuningan City

Jika mau ke Tanjakan 13 di Kuningan City Mall, kamu dapat menggunakan kendaraan pribadi ataupun naik transportasi umum.

Kalau memakai motor atau mobil pribadi bisa gunakan online maps untuk mengetahui arah jalan menuju mall Kuningan City. Nantinya, kamu dapat memarkirkan kendaraan di area yang tersedia.

Untuk yang menaiki transportasi umum, bisa gunakan bus Transjakarta, KRL, LRT, maupun ojek daring. Untuk Transjakarta bisa pilih koridor 1 atau 6B dan turun di halte terdekat. Pengguna KRL dapat turun di Stasiun Tebet dan melanjutkan perjalanan dengan ojek daring atau bus Transjakarta.

Sementara kamu yang naik LRT bisa turun di Stasiun Kuningan dan melanjutkan perjalanan dengan naik Transjakarta, ojek, atau berjalan kaki untuk sampai ke Kuningan City.

Untuk ke Tanjakan 13 bisa masuk lewat lobi utama mall lalu naik lift di samping kios Burger King ke lantai P6. Dari P6 naik eskalator menuju area Ballroom Kuningan City. Setelah sampai di lantai P7, belok kiri dan keluar ke area parkir atau rooftop.

Nah, itu dia sederet tenant dan kafe di Tanjakan 13, Kuningan City beserta cara menuju ke sana.

(azn/fds)



Sumber : travel.detik.com

Kisah Dadong Guliang, Urban Legend Penganut Ilmu Hitam di Bali



Jakarta

Kisah Dadong Guliang menjadi cerita yang dipercaya di masyarakat Bali. Dia dipercaya sebagai nenek sakti tetapi kisah hidupnya sangat tragis.

Dadong Guliang amat melegenda di Desa Akah, Bali. Dirangkum dari sejumlah sumber, Dadong Guliang hidup di Desa Guliang, Bangli. Asal desa itu sekaligus menjadi namanya setelah pindah ke Desa Akah.

Dadong Guliang disebut betul-betul hidup di jamannya, ratusan tahun lalu. Kini, kuburannya menjadi tempat yang keramat.


Kuburan Dading Guliang berada di tegalan milik keluarga I Ketut Konten di Banjar Sukaduka Hyangapi, Desa Pakraman Akah, Kecamatan Klungkung. Berukuran 3 meter persegi, kuburan itu memiliki tugu yang digunakan untuk menghaturkan persembahan seperti banten sodan dan banten saiban.

Konon, kuburan Dadong Guliang sangat angker dan diyakini memiliki dimensi niskala yang berkhasiat untuk berbagai hal.

Budayawan Desa Akah, Jero Mangku Made Kasta, mengatakan Dadong Guliang tidak sekadar cerita rakyat tapi benar adanya. Dengan bukti kuburan hingga keberadaan Desa Akah yang dipindah atas titah Raja Klungkung kala itu.

“Dadong Guliang itu adalah sosok perempuan sakti yang berkelana dari Guliang Bangli, hingga akhirnya tiba di wilayah kami,” kata Mangku Kasta bercerita kepada detikBali, Minggu (19/5/2024).

Berikut kisah Dadong Guliang:

1. Dadong Guliang Berasal dari Bangli

Dadong Guliang adalah seorang nenek yang tinggal di Desa Guliang, Kabupaten Bangli. Tetapi, keberadaannya ditolak oleh penduduk desa setempat.

Dadong Guliang pun memutuskan untuk meninggalkan desa itu dan menetap di Desa Akah, Dusun Hyangapi. Dulu Desa Akah berada di wilayah Tempek Pekarangan Uma Dalem (saat ini menjadi Dusun Hyang Api).

“Kedatangannya ini ternyata membawa musibah karena Dadong Guliang memiliki kesaktian atau black magic yang tidak tertandingi. Bahkan dengan kesaktiannya mampu menaklukkan tokoh-tokoh di Desa Akah kala itu,” kata Budayawan Desa Akah, Jero Mangku Made Kasta.

Kasta menuturkan zaman dulu jarang ada nama jelas, biasanya menyebut asal, salah satunya Dadong Guliang itu. Karena dadong menebar magic di kawasan itu, warga resah hingga akhirnya melapor kepada Raja Klungkung.

Raja Klungkung kala itu menitahkan warga untuk mengungsi ke sisi timur sungai (Tukad Kunyit) menghindari sihir Dadong Guliang. Tempat pengungsian tersebut yang kemudian diberi nama Desa Akah.

Bukan hanya mengungsi, warga setempat juga sampai memindahkan Pura Dalem ke Banjar Pekandelan, Desa Pakraman Akah. Sedangkan bekas lokasi Pura Dalem yang lama kini sudah berubah menjadi carik (sawah) yang disebut Carik Dalem.

2. Dadong Guliang Memiliki Ilmu Kemoksaan

Dadong Guliang tersohor karena kesaktiannya, salah satunya ilmu yang sangat disegani adalah moksa. Dengan ilmu itu dia mampu memisahkan jiwa dan raga.

Tidak sedikit yang meyakini Dadong Guliang masih hidup, namun terpisah jiwa dan raganya. Salah satunya karena ada sebagian warga Desa Akah yang meyakini masih diganggu oleh Dadong Guliang.

3. Dadong Guliang Punya Ilmu Hitam dan Membuat Grubug

Jika sebagian sumber menyatakan ilmu kemoksaannya, sebagian lainnya justru mengisahkan Dadong Guliang sebagai sosok dengan kemampuan ilmu hitam. Pada laman akad.desa.id, ditulis mengenai keberadaan Dadong Guliang yang memiliki kesaktian tinggi terutama dalam ilmu hitam (Penestian).

Kesaktian itulah yang digunakan untuk menyakiti warga setempat, bukan untuk membantu. Hingga pada masa itu, banyak warga desa adat yang meninggal akibat ulah sosok ini.

Desa menjadi terkena grubug atau penyakit maut, hingga Raja Klungkung memutuskan untuk memindahkan masyarakat beserta Pura Dalem Desa Akah ke tempat lain.

4. Kuburan Keramat Dadong Guliang

Meskipun tidak ada informasi yang jelas, banyak masyarakat meyakini keberadaan kuburan Dadong. Kuburan Dadong Guliang ada di Desa Pakraman Akah, Kecamatan Klungkung dengan luas 3×3 meter dan memiliki tugu untuk menghaturkan persembahan.

Terdapat palinggih (tempat suci) dibalut kain poleng yang berdiri di samping sebuah pohon ancak besar di makam itu. Pohon itu sebagai penanda kuburan Dadong Guliang.

Masyarakat percaya bahwa kuburan tersebut angker karena Dadong Guliang memiliki dimensi niskala yang bertuah.

5. Pandangan Masyarakat

Pada beberapa masyarakat yang meyakini hal positif terkait kekuatan mistis Dadong Guliang di masa dahulu dengan meyakini kuburan Dadong dianggap tempat yang memiliki kekuatan.

Tempat itu dipercayai memiliki kekuatan untuk memberikan keajaiban, kesembuhan, dan kesejahteraan. Akibatnya, banyak orang yang berdatangan mengunjungi kuburan ini untuk memohon kesembuhan dan berbagai hal lainnya.

(fem/fem)



Sumber : travel.detik.com

Tips Mengemudi Aman di Jalur Contraflow



Jakarta

Pemerintah melakukan berbagai upaya untuk menjaga kelancaran dan ketertiban lalu lintas di masa libur Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 (Nataru). Salah satu caranya adalah contraflow, di mana pihak kepolisian akan melakukan buka-tutup satu lajur berlawanan arah sesuai jadwal dan kondisi lapangan untuk mengurai kepadatan jalan. Gimana cara aman mengemudi di jalur contraflow.

Dijelaskan Auto2000 dalam keterangan resminya, ada beberapa tips mengemudi aman saat melewati jalur contraflow. Apa saja?

1. Pelajari Jadwal dan Titik Contraflow


Sebelum melintas, Anda perlu mengetahui jadwal dan lokasi contraflow. Informasi mengenai aturan ini biasanya bisa didapatkan melalui social media atau operator jalan tol. Sebelum lajur lawan-arah pasti sudah ada rambu-rambu yang dipasang.

2. Pintu Keluar Tol Tidak Terlewati

Pada umumnya, jalur contraflow memiliki satu pintu masuk dan satu pintu keluar. Jika pintu gerbang keluar tol sudah terlewat, maka Anda perlu melanjutkan perjalanan hingga jalur contraflow berakhir dan mencari pintu keluar jalan tol.

Melihat rute contraflow antara KM 47 – KM 87 Jalan Tol Jakarta Cikampek, artinya semua pintu tol antara titik tersebut akan terlewati jika Anda memilih lajur contraflow. Termasuk interchange menuju Jalan Tol Cipularang tujuan Bandung yang berada di Dawuan KM 67.

3. Waspada bagi Pengguna Jalan Layang Tol MBZ

Jalan Layang Tol MBZ memiliki titik akhir di sekitar KM 47 Jalan Tol Cikampek. Sehingga, ada kemungkinan Anda tidak bisa pindah ke lajur contraflow mengingat ada potensi tidak bisa memotong masuk ke aksesnya. Anda harus memperhitungkannya kalau ternyata perkiraan ini benar.

4. Persiapan di Lajur Kanan Sebelum Akses ke Contraflow

Ketika sudah mengetahui titik dan lokasi jalur contraflow, maka Anda perlu persiapkan kendaraan di lajur kanan. Bersiaplah sekitar 2 km sebelum pintu masuk jalur contraflow supaya tidak kelewatan atau melakukan manuver mendadak yang berbahaya.

Misalnya, jalur contraflow berada di KM 47, maka pengemudi harus bersiap mengambil lajur kanan saat berada di KM 45. Dengan demikian, arus lalu lintas kendaraan lain tidak akan terganggu dan tidak memicu kecelakaan. Nyalakan sein kanan saat jarak dengan akses masuk tinggal 500 meter.

5. Atur Kecepatan Mobil

Mobil tidak boleh terlalu cepat atau terlalu lambat di lajur lawan arah ini. Jika terlalu pelan, akan menghambat lalu lintas. Namun kalau terlalu cepat juga berbahaya mengingat berada di jalur mobil lain dari lawan arah. Idealnya, kecepatan kendaraan di jalur contraflow adalah 60 km/jam.

6. Jaga Jarak Aman

Anda harus menjaga jarak aman dengan kendaraan di depan. Terapkan teori tiga detik untuk menjaga jarak aman. Dengan menjaga jarak aman, Anda dapat mengantisipasi segala kemungkinan.

7. Hindari Keluar Jalur Contraflow

Mobil Anda akan langsung berhadapan dengan kendaraan lain dari arah berlawanan, sehingga memiliki tingkat bahaya tinggi. Apabila ada kendaraan yang keluar dari jalur contraflow ataupun sebaliknya, tentu sangat berbahaya.

8. Perhatikan Kondisi Pengemudi dan Penumpang

Metode safety driving perlu diterapkan selama melintasi jalur lawan-arah. Yang terutama adalah jangan main ponsel atau hal yang mengalihkan perhatian. Fokus dan waspada dengan melihat ke arah depan, sisi kanan dan kiri lewat spion, dan sesekali melihat ke arah belakang.

Selain itu, pastikan Anda dalam kondisi prima dan tidak mengantuk agar lebih waspada saat hendak memasuki jalur contraflow yang berjarak sekitar 40 km itu. Pastikan pula penumpang tidak ada kebutuhan ke toilet dan bahan bakar mencukupi.

9. Pastikan Mobil Dalam Kondisi Sehat

Karena hanya memanfaatkan satu lajur jalan dan tidak bisa kembali ke lajur normal, posisi berhenti mobil Anda yang mogok akan langsung memblokade arus lalu lintas, bahkan bisa berhenti total jika tidak ada solusinya.

(lua/riar)



Sumber : oto.detik.com

Perhatikan Ini Biar Nggak Boncos Kena Denda di Tol saat Liburan Akhir Tahun



Jakarta

Pengendara yang mengakses jalan tol perlu memperhatikan beberapa hal. Jangan sampai karena kesalahannya sendiri justru bikin rugi. Sebab, ada yang sampai kena tarif jalan tol dua kali lipat.

Jika kamu melakukan road trip akhir tahun melewati jalan tol, ada beberapa hal yang dilarang. Aturan berkendara di jalan tol tertuang di Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 15 Tahun 2005 tentang Jalan Tol. Di Pasal 41 ada sejumlah ayat yang melarang sejumlah aktivitas di jalan tol.

Seperti pada ayat 1 dikatakan (b) lajur kanan hanya diperuntukkan bagi kendaraan yang bergerak lebih cepat dari kendaraan yang berada pada lajur kiri, sesuai kecepatan yang ditetapkan, dan (d) jalan tol tak dapat digunakan untuk menarik/menderek/mendorong kendaraan, kecuali menggunakan penarik/penderek/pendorong yang disediakan oleh Badan Usaha, serta (e) jalan tol tidak dapat digunakan untuk menaikkan/menurunkan penumpang dan/atau barang dan/atau hewan.


Kemudian pada ayat 2 juga disebutkan bahwa bahu jalan hanya boleh (a) digunakan bagi arus lalu lintas pada keadaan darurat, (b) diperuntukkan bagi kendaraan berhenti darurat. Lanjut pada ayat 3 dikatakan bahwa median jalan tol (b) tidak dapat digunakan untuk kepentingan berhenti darurat dan (c) tidak dapat digunakan untuk memotong atau melintas median, kecuali dalam keadaan darurat.

Sementara itu pada Pasal 42 juga diatur secara tegas bahwa di sepanjang jalan tol, pengendara dilarang membuang benda apa pun, baik disengaja, maupun tidak disengaja.

Pengendara juga dilarang putar balik di jalan tol. Kalau melakukan putar balik, ada sanksi denda dua kali tarif tol jarak terjauh.

Aturan larangan putar balik di jalan tol tertuang dalam Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 15 Tahun 2005 tentang Hak dan Kewajiban Pengguna Jalan Tol. Pada Pasal 86 ayat 2 disebutkan, pengguna jalan tol wajib membayar denda sebesar dua kali tarif tol jarak terjauh pada suatu ruas jalan tol dengan sistem tertutup dalam hal:

(a). pengguna jalan tol tidak dapat menunjukkan bukti tanda masuk jalan tol pada saat membayar tol;

(b). menunjukkan bukti tanda masuk yang rusak pada saat membayar tol; atau

(c). tidak dapat menunjukkan bukti tanda masuk yang benar atau yang sesuai dengan arah perjalanan pada saat membayar tol.

Sesuai aturan itu, pengguna jalan tol juga disarankan hanya memakai satu kartu e-toll yang sama saat transaksi di gerbang tol masuk maupun keluar. Jasa Marga melalui buku saku digital mengenai liburan akhir tahun menyarankan, saldo e-toll minimal Rp 500.000 untuk perjalanan Jakarta-Semarang dan minimal Rp 1 juta untuk perjalanan Jakarta-Surabaya.

Batas Kecepatan

Selain larangan-larangan itu, pengendara di jalan tol juga dilarang memacu kendaraan melebih batas kecepatan yang sudah ditetapkan. Batas kecepatan kendaraan diatur di dalam Undang-Undang nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Lebih detailnya tercantum dalam pasal 21, dijelaskan batas kecepatan ditentukan berdasarkan kawasannya.

Khusus untuk jalan bebas tol, batas kecepatan paling rendah ditetapkan dengan batas absolut 60 km/jam dalam kondisi arus bebas dan paling tinggi 100 km/jam. Penetapan batas kecepatan itu sudah memperhitungkan berbagai faktor seperti frekuensi kecelakaan, fatalitas, kondisi permukaan jalan, serta usulan masyarakat.

Perlu diketahui, di beberapa ruas jalan tol sudah terdapat kamera ETLE yang bisa membaca kecepatan kendaraan. Jika kecepatan melebihi batas maksimal, siap-siap ‘surat cinta’ dari kepolisian akan dikirimkan ke rumah. Dendanya lumayan, sesuai Undang-Undang No. 22 Tahun 2009, jika melanggar bats kecepatan maka akan dikenakan sanksi denda maksimal Rp 500 ribu.

(rgr/lth)



Sumber : oto.detik.com

Pesarean Raden Ayu Pandan Sari yang Diselimuti Cerita-cerita Tak Masuk Akal



Surabaya

Di Surabaya, ada destinasi wisata religi yang diselimuti cerita-cerita tak masuk akal. Destinasi itu adalah Pesarean Raden Ayu Pandan Sari. Bagaimana kisahnya?

Raden Ayu Pandan Sari merupakan orang yang babat alas alias membuka kawasan Kalibutuh, Surabaya. Makam atau pesareannya kini dikunjungi banyak peziarah untuk berdoa dan wisata religi.

Di balik wisata religi itu, ada banyak cerita yang kurang masuk akal dan sulit dicerna dengan logika terjadi di tempat tersebut. Cerita itu telah dituturkan dari masa ke masa oleh warga yang tinggal di sekitar pesarean.


Seperti cerita maling yang tiba-tiba tak terlihat setelah bersembunyi di komplek makam atau pesarean Raden Ayu Pandan Sari yang terjadi pada era tahun 1980-an.

Tau ono sing diuber polisi limo, siang-siang turu nang mburine mbah (Pernah ada yang dikejar lima polisi, siang-siang tidur di belakang Makam Raden Ayu Pandan Sari) gak ketok,” kisah Samad, Pembina Pesarean Raden Ayu Pandan Sari.

Samad mengatakan, dahulu kala, siapapun yang datang ke pesarean tapi tidak mengucap salam, akan mendapat malapetaka. Samad menuturkan, orang-orang yang seperti itu, diyakini akan sekonyong-konyong lumpuh ketika menginjakkan kaki di area makam.

Samad juga menjelaskan mengapa tidak ada dokumentasi pesarean tersebut di masa lampau. Selain karena di zaman dulu hanya sedikit orang yang memiliki kamera, ia meyakini makam ini tidak bisa didokumentasikan.

“Dulu ceritanya kalau difoto, nggak bisa keliatan makamnya. Jadi seperti hilang di kamera,” ucapnya.

Samad menjelaskan, ada tradisi sedekah bumi untuk memeringati Haul Raden Ayu Pandan Sari yang rutin dilakukan oleh masyarakat Kalibutuh Timur, Tembok Dukuh, Bubutan, Surabaya.

Menurut Samad, tradisi ini sudah ada sejak zaman nenek moyang. Tradisi sedekah bumi pada zaman dahulu itu lebih mengedepankan kesenian daerah. Pertunjukan ludruk dan ketoprak sering ditampilkan di malam sedekah bumi kala itu.

Namun yang cukup disayangkan, Haul Raden Ayu Pandan Sari di waktu lampau malah jauh dari nilai-nilai keislaman. Menurut Samad, hal seperti ini terjadi hingga akhir 1990-an.

“(Sedekah bumi sudah ada) mulai (zaman) nenek moyang. Cuma dulu itu kan orang-orang tua bikin tayub, minum-minum,” kata Samad.

“Semenjak RW Pak Budiono sebelum (tahun) 2000, itu mulai diubah. Jadi minum-minum, ndak ada. Diganti istigasah, yasin tahlil, sama ritual,” sambungnya.

Sedekah bumi yang dilakukan setiap tahun pada bulan Selo (Dzulqodah) ini, sekarang lebih mengedepankan nilai religius dan gotong royong warga. Biasanya, acara ini diselenggarakan selama dua hari dengan berbagai kegiatan.

“Hari pertama pagi khataman, terus malamnya istigasah, yasin, tahlil, dilanjut menghias becak per RT. Besok paginya, ritual keliling arak-arakan becak dan tumpeng,” terang pria yang juga menjabat sebagai Ketua RW 7 Kalibutuh Timur itu.

Arak-arakan digelar dengan berkeliling wilayah Kalibutuh. Rute yang biasa dilalui adalah Jalan Tidar – Jalan Patua – Jalan Tembok Dukuh – Jalan Kalibutuh – Jalan Tembok Sayuran – Jalan Tidar.

“Setelah ritual keliling yang dimeriahkan oleh reog, lalu (konser) campursari,” tandas Samad.

——-

Artikel ini telah naik di detikJatim.

(wsw/wsw)



Sumber : travel.detik.com

6 Kolam Renang di Jakarta yang Seru dan Nyaman, Pas untuk Keluarga


Jakarta

Ada banyak aktivitas yang bisa kamu lakukan saat akhir pekan, salah satunya adalah berenang. Khususnya di Jakarta, terdapat banyak kolam renang yang seru dan nyaman.

Ada sejumlah kolam renang yang mengusung konsep waterpark, jadi bisa bermain seluncuran yang seru dan menantang. Lalu, ada juga kolam renang yang memang diperuntukkan untuk berenang dengan santai.

Harganya juga bervariasi, tergantung dari kolam renang yang dipilih. Kalau berkunjung ke waterpark, tentu harga tiket masuknya jauh lebih mahal.


Penasaran, apa saja kolam renang di Jakarta yang seru dan cocok untuk menghabiskan waktu di akhir pekan? Simak ulasannya dalam artikel ini.

Kolam Renang di Jakarta yang Seru dan Nyaman

Selain menyehatkan badan, berenang juga membuat hati dan pikiran jadi lebih tenang. Berikut rekomendasi 6 kolam renang di Jakarta yang telah dirangkum detikTravel.

1. De Entrance Pool Arkadia

De Entrance Pool Arkadia di Kebagusan, Jakarta Selatan.Foto: Ilham Satria Fikriansyah/detikcom

Rekomendasi yang pertama adalah De Entrance Pool Arkadia. Kolam renang ini memang tidak memiliki wahana seluncuran, namun yang unik adalah mengusung konsep infinity pool.

Jadi, travelers seolah-olah berenang di tempat yang luas dan tidak terbatas. Meski berada di atas gedung, kolam renang ini tetap aman karena terdapat pagar pembatas.

De Entrance Pool Arkadia terletak di Arkadia Green Park lantai 3, Jalan TB Simatupang Kav 88, Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Untuk harga tiket masuknya sebesar Rp 50.000/orang (weekday) dan Rp 60.000/orang (weekend). Kolam renangnya buka setiap hari dari pukul 07.00-18.00 WIB.

2. Kolam Renang Bulungan

Kolam renang yang satu ini bisa menjadi pilihan menarik, terutama bagi kamu yang ingin menghabiskan waktu untuk belajar berenang. Lokasinya yang berada di tengah kota juga mudah dijangkau masyarakat, tepatnya di Jalan Kyai Maja Blok F, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Mengutip Instagram Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi DKI Jakarta @disporadkijkt, terdapat dua kolam renang dewasa dengan kedalaman yang berbeda-beda, yakni 2,7 meter dan 1,5 meter. Ada juga kolam renang untuk anak-anak yang lebih dangkal.

Untuk harga tiket masuknya juga sangat terjangkau, yakni sebesar Rp 10.500/orang (Selasa-Jumat) dan Rp 12.500 (Sabtu-Minggu). Kolam Renang Bulungan buka dari pukul 07.30-16.00 WIB.

3. Kolam Renang Cikini

Jika Kolam Renang Bulungan dirasa terlalu jauh, pilihan alternatifnya bisa datang ke Kolam Renang Cikini. Kedalaman kolamnya juga beragam, mulai dari 1,5 sampai 3 meter.

Kolam Renang Cikini berlokasi di Jalan Cikini Raya No.75, Menteng, Jakarta Pusat. Lokasinya berdekatan dengan Taman Ismail Marzuki.

Kolam renang ini buka setiap hari dari pukul 08.00-20.00 WIB. Untuk tiket masuknya mulai dari Rp 50.000/orang (weekday) dan Rp 60.000/orang (weekend dan hari libur nasional).

4. Kolam Renang Plaza Festival

Satu lagi kolam renang umum yang terletak di Jakarta Selatan, yaitu Kolam Renang Plaza Festival. Lokasinya berada di Plaza Festival, tepatnya di Jalan H.R Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan.

Terdapat tiga kolam renang di sini, dua untuk orang dewasa dan satu lagi untuk anak-anak. Khusus di kolam orang dewasa, kedalamannya cukup bervariasi mulai dari 1,5 meter sampai 3 meter.

Kolam Renang Plaza Festival buka setiap hari dari pukul 06.00-20.00 WIB. Untuk harga tiket masuknya sebesar Rp 30.000/orang. Bagi travelers yang ingin sewa loker, dikenakan biaya tambahan sebesar Rp 5.000.

5. Pondok Indah Water Park

Salah satu wahana air di Pondok Indah Water Park.Foto: pondokindahwaterpark.co.id

Ingin seru-seruan bermain air bareng si kecil? Cobalah datang ke Pondok Indah Water Park. Lokasinya berdekatan dari Pondok Indah Mall (PIM), bahkan kamu bisa melihat wahana air dari area PIM 1. Kalau perut sudah lapar, travelers tinggal mampir ke PIM.

Ada banyak wahana air yang bisa dicoba di sini, mulai dari Tube Slide, Wave Pool, Whizzard Slide, Lazy River, Flow Rider, dan Aqua Play. Ada juga kolam Olympic Pool untuk pengunjung yang ingin serius berenang.

Pondok Indah Water Park buka setiap hari dari pukul 06.00-21.00 WIB (weekday) dan 06.00-21.00 WIB (weekend). Untuk harga tiket masuknya bervariasi, simak selengkapnya di bawah ini:

  • Senin-Jumat: Rp 110.000/orang
  • Sabtu-Minggu: Rp 200.000/orang
  • Holiday season: Rp 225.000/orang
  • After six (18.00-21.00 WIB): Rp 110.000 (periode holiday season, long weekend, dan libur nasional).

6. Atlantis Water Adventure

Salah satu wahana di Atlantis Water Adventure, Ancol, Jakarta Utara.Foto: Atlantis Ancol

Water park yang satu ini tak perlu diragukan lagi keseruannya. Sebab, ada banyak wahana seru dan menegangkan yang bisa kamu coba di Atlantis Water Adventure.

Mengutip laman resminya, wahana air yang ada di Atlantis Ancol meliputi Asthatirta, Dragon Slide, Skybox, dan Crazy Slide. Disarankan datang ke sini bersama keluarga atau teman-teman agar sensasi bermain air semakin seru.

Atlantis Water Adventure berada di kawasan Taman Impian Jaya Ancol. Jika ingin berkunjung ke sini, maka travelers harus membayar tiket masuk Ancol juga.

Untuk tiket masuk ke Atlantis sebesar Rp 105.000/orang, sedangkan tiket masuk Ancol sebesar Rp 30.000/orang. Jika kamu membawa kendaraan, maka dikenakan tiket masuk sebesar Rp 30.000 (mobil) dan Rp 20.000 (motor).

Itu dia enam rekomendasi kolam renang di Jakarta yang seru dan nyaman. So, tertarik untuk menghabiskan waktu akhir pekan dengan berenang?

(ilf/fds)



Sumber : travel.detik.com

Helm Premium Juga Ada Masa Pakainya, 5 Tahun Harus Ganti



Jakarta

Meski harganya lebih mahal, namun helm premium seperti buatan Arai ternyata ada masa pakainya. Sehingga, ketika sudah sampai batas waktunya, pemilik disarankan tak lagi memakainya.

Chief Executive Officer (CEO) Arai Indonesia, Eric Saputra mengatakan, helm premium buatan Arai punya masa pakai lima tahun. Namun, patokannya bukan dari tahun pembelian, melainkan tahun pembuatan yang tertera pada tag produk di bagian dalam.

“Sebenarnya ada masa pakainya. Jadi kurang lebih lima tahun dari tahun pembuatannya,” ujar Eric Saputra saat menjawab pertanyaan detikOto di Bintaro, Jakarta Selatan.


Helm Arai.Helm Arai punya masa pakai. Foto: Septian Farhan Nurhuda/detik.com

Lebih jauh, Eric mengingatkan, helm premium bisa saja diganti lebih awal sebelum masa pakainya mencapai lima tahun. Kondisi itu terjadi saat pengaman kepala tersebut mengalami benturan hebat hingga mengubah bentuk aslinya.

Dia menjelaskan, helm yang sudah pernah terkena benturan, kemudian di-repair total, kondisinya tetap tak ideal untuk dipakai harian atau balapan. Itulah mengapa, kata dia, pada suatu kejuaraan balap, panitia mengecek helm pebalap hingga ke bagian terdalam.

“Dulu pernah ada pebalap saya yang pakai helm Arai. Dia ikut AARC dan helmnya nggak lolos karena ada bekas retak di bagian dalam,” terangnya.

Arai RX7X Nakano Shuriken GoldHelm Arai RX7X Nakano Shuriken Gold Foto: Septian Farhan Nurhuda/detik.com

Eric menegaskan, sekalipun helm tak pernah jatuh dan jarang dipakai, pemilik harus tetap menggantinya ketika sudah lima tahun. Sebab, ada beberapa bagian di area dalam yang secara fungsi sudah berkurang.

“Sebenarnya seperti itu, karena di dalamnya sudah ada konsumsi seperti busa dan area lain yang (secara perlindungan) berkurang,” ungkapnya.

Ketika sudah mencapai lima tahun dan kondisi helm dirasa masih cukup baik, Eric menyarankan pemilik untuk memajangnya saja di rumah. Biarkan helm tersebut menjadi barang koleksi yang sedap dipandang dari dekat.

“Kalau sudah lebih dari lima tahun, boleh disimpan tapi sebagai collectible item saja, bukan untuk dipakai track day dan penggunaan sehari-hari. Soalnya, helm kan barang safety,” kata dia.

(sfn/dry)



Sumber : oto.detik.com

Kafe Nyentrik di Tengah Pasar Loak Kebayoran Lama



Jakarta

Kafe yang satu dengan berada di area Jakarta Selatan, bernama Kampoeng Gallery. Lokasinya berada di tengah pasar loak Kebayoran Lama.

Kafe ini jadi titik temu para muda-mudi yang ingin menghabiskan waktu usai kuliah, bekerja, atau bahkan memang jadi tujuan utamanya. Kesan nyentrik jadi pengalaman pertama saat masuk ke sini karena ornamen barang bekas-antik yang jadi pembeda kafe.

Di sini terdapat buku, lukisan, patung, furniture, dan masih banyak lagi. Barang-barang tersebut merupakan kepemilikan dari sang empunya cafe, Ivan Moningka.


Dia mengakui kalau barang-barang yang ada di sini merupakan hasil dari hobinya backpackeran. Dari perjalanannya ini, Ivan kerap membeli beberapa barang yang menurutnya unik dan menarik untuk dikoleksi.

“Awalnya sih hobi karena gue punya hobi ngumpulin barang-barang bekas ‘barang-barang sampah’ ya,” ujar Om Ivan sapaan akrabnya kepada detikTravel, Selasa (21/5/2024).

Kampoeng Gallery, kafe di tengah pasar loak di Kebayoran LamaKampoeng Gallery, kafe di tengah pasar loak di Kebayoran Lama (Muhammad Lugas Pribady/detikcom)

Dari kesenangannya terhadap barang-barang yang dianggap oleh segelintir orang sebagai sampah ini, ia memiliki sudut pandang yang berbeda. Mulanya tempat nongkrong yang kini bernama Kampoeng Gallery pertama kali buka pada 2010 lalu dan berjalan dengan segala terpaannya hingga saat ini.

Saat berkeliling melihat seluk-beluk tempat ini, seakan masuk ke dalam lorong waktu pada era masa lalu. Barang-barang jadul yang ia miliki sudah tak terbilang, Om Ivan pun bingung saat menerka berapa jumlah pasti barang yang dipajang di tempatnya ini.

Mula gandrungnya ia terhadap barang-barang seperti ini adalah ketika ia mencari rilisan-rilisan musik dari band kesukaannya. Dahulu saat Om Ivan masih duduk dibangku sekolah untuk mencari barang seperti itu masih terbilang sulit dan juga mahal, alhasil ia mencari alternatif untuk mencari ke pasar loak.

“Terpaksa gue harus mencari ke tukang loak, itu menjadi alternatif. Ternyata pas di tukang loak di luar ekspektasi gue, ternyata di sana bukan hanya ada kaset dan vinyl doang tapi juga gue dapat kaos, aksesorisnya,” kata dia.

Sembari menikmati sajian singkong goreng dan es jeruk, Om Ivan menuturkan bahwa pasar loak baginya bak surga harta karun. Semua barang yang ia idamkan selama itu nyatanya tersedia ditumpukan-tumpukan barang bekas, pertama kalinya Om Ivan mencari barang-barang adalah di Pasar Loak Jatinegara atau terkenal dengan Pasar Jembatan Item.

Kampoeng Gallery, kafe di tengah pasar loak di Kebayoran LamaKampoeng Gallery, kafe di tengah pasar loak di Kebayoran Lama (Muhammad Lugas Pribady/detikcom)

“Gue pertama kali ke (pasar) loak itu di Jatinegara, ternyata di situ surganya barang-barang yang gue butuhin ada di situ. Akhirnya gue rajin ke situ jadi kaya hobi hampir tiap hari kalau selama gue punya uang dan itu sampai sekarang masih terus (ke pasar loak),” kata Ivan.

Hingga sekarang tempat Om Ivan ini dijejali oleh barang-barang yang bikin mata terpukau, koleksinya pun jika ada yang berminat untuk meminangnya akan dengan senang hati dikeluarkan oleh Om Ivan. Sedang asik bercengkrama, tetiba ada salah satu pengunjung yang menunjukan berapa harga buku dan kaleng jadul miliknya.

Untuk masalah harga Om Ivan tak mematok harga selangit seperti barang-barang jadul lainnya. Karena menurutnya dengan harga yang murah bisa menjadi daya tarik untuk tempatnya dan juga ia tak mau orang lain kesulitan mendapatkan barang yang diinginkan seperti dulu ia ingin memiliki barang tertentu.

Harga makanan dan minuman di tempat Om Ivan ini juga sangat murah, untuk harga minuman pun dimulai dari hari Rp 5.000 – 35.000 saja. Dan untuk makanan tak hanya cemilan saja, di sini juga terdapat makanan berat yang dibanderol mulai dari harga Rp 15.000.

Kampoeng Gallery terletak di kawasan Pasar Loak Kebayoran Baru dekat Masjid Al Huda, memang tak ada plang jelas masuk lewat mana. Patokan pasnya adalah terdapat Warung Madura berwarna hijau, tak jauh dari situ ada gang dan kamu bisa langsung masuk untuk singgah dan ngopi-ngopi atau bahkan sekadar melihat barang-barang jadul di tempat ini.

Buka setiap hari mulai dari jam 11.00 WIB hingga pukul 23.00 WIB. Salah satu pengunjung yang kerap datang adalah Ray Farsha Anindito, ia bersama teman-temannya sering menjadikan tempat ini sebagai tempat untuk mengisi waktu luang disela-sela jam kuliah atau sehabis jam kuliah.

“Sering, gua (pertama kali ke tempat ini) dari tahun 2020. Gua pertama kali tau tempat ini karena eksplor di depan kan ada pasar loak terus masuk ke sini karena penasaran ternyata ada cafe di dalamnya. Dan udah jadi nyaman di sini, tempatnya enak, cozy,” dia menjelaskan.

Di Kampoeng Gallery juga tak usah khawatir buat kamu yang merupakan kaum cashless karena di sini bisa melakukan pembayaran cash maupun cashless. Jadi penasaran sama tempat ini?

(fem/fem)



Sumber : travel.detik.com