Author: 12

  • Kolaborasi Strategis Tokocrypto & BeKind: Kembangkan TokoCare & Proyek Tokenisasi di TokoLaunchpad

    Tokocrypto selaku pedagang aset kripto no 1 di Indonesia kini juga melebarkan fokusnya pada pengembangan ekosistem blockchain di Indonesia. Salah satunya diwujudkan melalui TokoLaunchpad dimana salah satu startup yang bergabung dalam program inkubator ini adalah BeKind.

    Tokolaunchpad merupakan proyek akselerator pertama yang memberdayakan start-up dengan teknologi blockchain dan tokenisasi di Indonesia dari Tokocrypto, rencananya akan diluncurkan pada akhir 2021.

    BeKind merupakan proyek blockchain pertama di Indonesia yang mengembangkan ekosistem impak sosial/donasi yang kuat dan terukur, berdasarkan bukti melalui platform digital yang transparan. Saat ini, BeKind berfokus membangun kemitraan dengan berbagai pihak demi mewujudkan misinya, seperti Tokocrypto dan platform penggalangan Dana, WeCare.id, juga para mitra lainnya.

    Nanda Ivens, CMO Tokocrypto mengatakan bahwa potensi dan pengalaman yang dimiliki BeKind menawarkan value yang unik dan bisa memberikan inovasi pada proses donasi di Indonesia dengan pemanfaatan blockchain. “Kami sangat berharap agar program inkubator yang akan kami jalankan ini mendorong ekosistem dan pemanfaatan blockchain di berbagai industri di Indonesia”, ungkap Nanda. 

    “Besar harapan kami agar dukungan Tokocrypto dalam inkubasi ini bisa mendorong proses IEO sesuai jadwal dalam roadmap kami, yaitu pada akhir tahun 2021. Semoga dengan kolaborasi bersama Tokocrypto adopsi token BKND makin meluas dan makin banyak masyarakat yang tergerak untuk saling membantu sesama, tentunya dengan lebih mudah dan transparan, demi menghasilkan impak yang lebih besar dan berkelanjutan,” ujar Fajar Jasmin, CEO BeKind.

    Selain fokus pada inkubasi BeKind sebagai startup di bidang blockchain, Tokocrypto juga menggandeng BeKind untuk mengembangkan berbagai CSR program, yaitu TokoCare.    

    Salah satu proyek awal TokoCare yang dilaksanakan bersama BeKind adalah distribusi 90 tabung oksigen secara gratis ke beberapa rumah sakit di Jawa Barat dan Daerah Istimewa Yogyakarta pada Agustus lalu, dan didukung oleh WeCare.id dan Kementerian Perindustrian.

    Kini, TokoCare bersama dengan lini produk TokoMall akan menghadirkan pendanaan untuk program CSR yang berkelanjutan dalam bentuk NFT Charity. Pendanaan ini didapatkan dari kategori TKO Original dalam laman TokoMall yang berisikan artwork original dari Tokocrypto. Salah satu yang menarik adalah kehadiran koleksi NFT spesial yaitu Miss Crypto Indonesia.

     “Konsep NFT Charity ini menjadi hal baru yang kami tawarkan kepada para kolektor atau antusias NFT artwork di Indonesia untuk dapat mengoleksi karya seni sekaligus donasi. 100% transaksinya akan disalurkan untuk donasi melalui TokoCare guna membantu penanggulangan isu sosial hingga kesehatan di Indonesia.” – Chung Ying Lai, CSO Tokocrypto.

    Miss Crypto Indonesia merupakan Tokocrypto Angels terpilih yang menghadirkan koleksi NFT dalam bentuk foto dan merepresentasikan cerita rakyat Indonesia seperti Timun Mas, Ken Dedes, Telaga Bidadari, dan Purbasari. Hal ini sejalan dengan value dari TokoMall yang ingin mengangkat keragaman nilai, budaya, hingga talenta Indonesia. Dengan total 50 koleksi, donasi yang ditargetkan terkumpul untuk NFT Charity ini sebesar 100 juta rupiah.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Bank Raksasa Jerman Sebut Bitcoin Emas Digital Abad 21

    Valuasi pasar Bitcoin yang mendekati $1 triliun disebut-sebut berpotensi menjadi emas versi digital di abad 21.

    Buruh, ekonom senior, dan ahli strategi pasar asal Deutsche Bank, mengatakan bahwa orang selalu berusaha untuk menyimpan kekayaan mereka dalam aset yang tidak dikendalikan oleh pemerintah, seperti emas.

    “Emas telah memiliki peran ini selama berabad-abad. Dan ya, tidak menutup kemudian Bitcoin akan berpotensi menjadi emas versi digital abad ke-21.”

    Ahli strategi asal Deutsche Bank juga menambahkan bahwa saat ini banyak individu telah melihat Bitcoin sebagai perlindungan terhadap inflasi fiat.

    Hal ini karena Bitcoin memiliki pasokan tetap pada saat bank sentral secara eksponensial meningkatkan pasokan mata uang tradisional.

    Ibaratkannya, pasokan maksimum 21 juta, itu setara dengan 89% Bitcoin sudah beredar.

    Peran Penting Crypto di Masa Depan dalam Pembayaran

    Profesor keuangan dan ekonomi Universitas Harvard, memberi tanggapan bahwa aset crypto akan banyak membantu dalam pembentukan alternatif masa depan pembayaran.

    Saat ini, keterbatasan Bitcoin sebagai alat pembayaran rata-rata berasal dari beberapa gerai merchant yang mendukungnya. Ditambah lagi waktu penyelesaian yang lambat dan biaya transaksi yang tinggi.

    Namun, faktor-faktor tersebut bisa saja berubah karena saat ini aset crypto seperti Bitcoin pasti akan alami peningkatan adopsi dan akan meningkatkan teknologinya agar memungkinkan transaksi yang lebih murah dan lebih cepat.

    “Tetapi penting untuk diingat bahwa Bitcoin tetap memiliki risiko. Sifatnya juga terlalu fluktuatif untuk menjadi penyimpan nilai yang andal saat ini. Dan saya berharap untuk tetap sangat fluktuatif di masa mendatang.” Ungkap sang Profesor.

    Profesor tersebut juga membandingkan Bitcoin dengan Ethereum.

    “Jika Bitcoin kadang-kadang disebut ‘emas digital’, maka Ethereum akan menjadi ‘perak digital’.”

    Baca JugaApa Itu Bitcoin Berjangka?

    Masalah Terbesar Crypto Adalah Kurangnya Regulasi

    Subjek regulasi telah menjadi topik hangat di industri cryptocurrency.

    Itu karena regulasi adalah salah satu faktor terpenting yang mempengaruhi harga Bitcoin.

    Kenaikan cryptocurrency telah ditangkap setiap kali pemerintah telah memecahkan cambuk kebijakan, dengan negara-negara yang memutuskan mengambil berbagai pendekatan terhadap regulasi Bitcoin.

    Banyak buruh yang mengatakan bahwa sementara ini peraturan yang longgar sedang mengadopsi banyak aset. Itu telah menjadi batasan terhadap investasi potensial dari bisnis dan investor institusi.

    Cryptocurrency juga mengkonsumsi energi dalam jumlah besar dan tidak berkelanjutan untuk memproses transaksi.

    Kedua masalah tersebut dapat diselesaikan dengan mengadopsi teknologi crypto yang lebih ramah lingkungan seperti Tezos misalnya.

    Para buruh kemudian menyimpulkan bahwa aset cryptocurrency, mata uang digital sentral, dan uang tunai akan hidup berdampingan di masa depan.

    CBDC, uang tunai, dan cryptocurrency akan hidup berdampingan. Uang tunai tentu tidak akan hilang, tetapi kami berharap itu menurun sebagai alat pembayaran.”



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Tertarik Koleksi NFT? Inilah Tips Mengoleksi NFT!

    Hadirnya Non Fungible Token (NFT) saat ini memungkinkan bagi kita untuk mempunyai kepemilikan digital atas sebuah karya seni. Dengan memiliki karya seni yang sudah di NFT-kan artinya Anda akan memiliki sebuah kode unik yang berfungsi untuk melacak penerbit token, creators, pemilik awal, dan pemilik akhir untuk sebuah karya. NFT tak hanya hype di kalangan kreator saja, tapi di kalangan kolektor karya seni juga. Tak sedikit para kolektor yang kini mulai terjun untuk koleksi NFT. 

    Seiring keuntungan-keuntungan yang dihadirkan ketika mengoleksi NFT, timbul beberapa persoalan yang membuntutinya. Seperti kasus duplikasi karya seni yang dilakukan oleh Twisted Vacancy, seorang penggiat NFT atas karya milik Ardneks yang ramai diperbincangkan sejak beberapa bulan yang lalu. 

    Jelas hal ini tak hanya merugikan pihak kreator asli saja, kolektor yang telah membeli karya tersebut tentu juga merasakan dampaknya. Alih-alih puas setelah membeli karya tersebut, yang ada rasa jengkel-lah yang didapatkan. Belum lagi karya yang sudah diketahui oleh umum yang dibuat berdasarkan jiplakan karya orang lain tentunya tidak akan menjadi bernilai lagi. Tentunya ini merugikan kolektor yang juga menyisipkan value berinvestasi selain mengoleksinya.  

    Berkaca dari kasus duplikasi tersebut, rasanya tak ada jaminan untuk di kemudian hari kejadian ini tak akan terjadi kembali. Untuk itu, bagi Anda yang tertarik untuk mengoleksi NFT, berikut kami hadirkan beberapa tipsnya!

    Tips Mengoleksi NFT

    Inilah beberapa tips bagi Anda yang ingin mengoleksi NFT: 

    1. Riset Karya Seniman

    Berkaca dari kasus plagiarisme yang telah disebutkan di atas sebenarnya bisa dihindari oleh kolektor jika sebelumnya ia telah melakukan riset terlebih dahulu.  Salah satu cara yang bisa Anda lakukan adalah dengan mengeceknya langsung ke profil social media milik artist, apakah ia pernah update atau memberikan informasi kalau menjual karya NFT.

    Cara lainnya yang bisa dilakukan adalah ketika Anda menemui NFT milik Seniman B dan berniat membelinya, Anda bisa mengecek terlebih dahulu karya-karya lain miliki Seniman B tersebut. Apakah karya-karya Seniman B tersebut memiliki “ciri khas” yang sama atau tidak. Biasanya para seniman yang sudah berkecimpung bertahun-tahun, ia memiliki value atau bisa dikatakan ciri khasnya tersendiri, seperti contoh dari karya-karya Ardneks yang mempunyai ciri khas pada palet warna kuning, biru, merah hasil dari eksplorasinya sendiri. 

    Jika Anda menemukan karya NFT yang ternyata “mencurigakan”, tentunya Anda bisa mengurungkan niat beli NFT tersebut. 

    2. Lakukan Google Image Search Apakah Original atau Plagiat

    Dengan Google Image, Anda bisa melakukan pencarian berdasarkan gambar untuk mengetahui apakah ada gambar serupa yang telah dipublikasikan di internet. 

    Caranya mudah, Anda tinggal mengunjungi laman Google kemudian klik ikon Kamera yang ada di sebelah kanan kolom pencarian. Setelah itu, Anda tinggal masukkan link gambar atau juga bisa dengan mengunggah gambar yang ingin Anda cari. 

    3. Tanya-tanya Pendapat ke Komunitas NFT Apakah Artist Kredibel atau Plagiat

    Berdasarkan hasil wawancara yang telah kami lakukan dengan Radiofeeder, seorang kolektor dan juga kreator NFT di Indonesia, bagi Anda yang ingin berkecimpung di dunia NFT” sebaiknya dapat bergabung ke dalam komunitas-komunitas yang ada di Indonesia. Tak hanya kreator, komunitas NFT yang ada pun terbuka juga bagi kolektor yang ingin bergabung.

    Di dalamnya, tak hanya sharing seputar topik terkait kreator saja, Anda bisa juga menanyakan apakah NFT artist tersebut kredibel atau tidak. Karena memang dengan mengikuti komunitas, Anda bisa mengetahui jaringan antar para NFT artist

    4. Lihat Potongan Biaya yang Ditentukan Artist

    Potongan biaya yang dimaksud di sini adalah potongan royalti. Setiap karya seni NFT yang ada akan ditekankan besaran royalti yang nantinya akan diberikan kepada kreator ketika karya NFT tersebut dijual kembali oleh kolektor. Nah, besaran royalti ini bisa ditentukan oleh artist ketika ia mentokeninasi hasil karyanya di blockchain. Adapun besaran royalti nya adalah mulai dari 10% hingga 25%.

    Lantas, mengapa seorang kolektor harus melihat potongan royalti ini sebelum membelinya? Hal ini sebenarnya bermanfaat ketika Anda ingin menjual kembali koleksi NFT milik Anda. Dengan memilih potongan biaya royalti yang kecil, di kemudian hari ketika menjualnya, Anda tak perlu memasang harga yang terlalu tinggi untuk menutupi potongan royalti tersebut. 

    Itulah beberapa tips yang bisa kami berikan untuk Anda yang tertarik koleksi NFT. Apakah Anda tertarik mengoleksi karya NFT dari seniman Indonesia yang keren-keren? Kini, Anda bisa menemukannya di TokoMall, lho! Yuk, daftarkan diri Anda sebagai collector sekarang juga di www.mall.tokoscape.com



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Harga Ethereum Kembali Pulih, Ini Pemicunya

    Harga Ethereum (ETH) kembali pulih pada hari Minggu kemarin. Hal ini dipicu oleh token asli Ethereum yang melakukan rebound pada hari yang sama.

    Aksi ini kemudian disusul kenaikan nilai tukar Ethereum di angka 3,63% dengan mencapai kisaran harga $3,030 dalam waktu 24 jam.

    Pekan lalu, harga Ethereum turun karena dipicu masalah yang timbul dari Cina.

    Para trader membuang aset crypto secara massal setelah gejolak di pasar properti Cina yang dililit hutang kemudian mendorong aksi jual di pasar saham global.

    Baca Juga : Twitter Luncurkan Fitur Tip dengan Bitcoin

    Langkah Yang Diambil Pihak Ethereum

    Karena aksi jual yang gila-gilaan tersebut, pihak ETH kemudian mengambil langkah rebound yang terjadi di akhir minggu.

    Aksi ini juga dipicu karena 2 hari sebelumnya, tepatnya di hari Jumat, Bank Rakyat China menegaskan kembali bahwa transaksi crypto adalah ilegal.

    Meskipun demikian, bulls Ethereum mempertahankan pijakannya dan mendorong harga kembali di atas $3.000.

    Sentimen serupa juga terjadi di beberapa aset crypto teratas, sebut saja Bitcoin yang mencapai rentan harga $43.767 di Coinbase setelah pergerakan naik 2,49%.

    Sementara itu, aset Uniswap (UNI) juga bernasib lebih baik dengan kenaikan lebih tinggi sebesar 19%. Kenaikan tersebut menjadikan UNI sebagai aset crypto dengan kinerja terbaik dalam 24 jam.

    Di saat bersamaan, rival utama Ethereum yaitu Cardano (ADA) dan Solana (SOL) dilaporkan berkinerja buruk.

    ADA turun lebih dari 5% sementara SOL kehilangan lebih dari 3% pada jangka waktu kurang dari 24 jam.

    Baca JugaTokoMall 101: Semua yang Perlu Kamu Tahu Soal “Kolektor”

    Permintaan Institusional

    Fenomena Ethereum yang pulih juga mengikuti laporan bullish dari JPMorgan & Chase.

    Studi tersebut mencatat bahwa investor institusional mulai meningkatkan eksposur mereka di pasar Ethereum.

    Mengutip data dari Chicago Mercantile Exchange (CME), tercatat sejak bulan Agustus rata-rata Ethereum Futures premium naik menjadi 1% di atas harga spot ETH setelah 21 hari.

    Dan pada saat pers, cadangan ETH bersih pada platform perdagangan telah turun menjadi 18,44 juta ETH, dibandingkan dengan 23,94 juta ETH tahun lalu.

    Analis independen PostyXBT juga mengantisipasi potensi rebound harga lebih lanjut di pasar Ethereum.

    Ia mencatat bahwa penurunan terbaru cryptocurrency telah mendorongnya ke dalam kisaran akumulasi klasik, seperti yang ditunjukkan pada grafik di bawah ini.

    “Penutupan mingguan sama pentingnya untuk ETH hari ini karena harga menguji kisaran tertinggi sebelumnya sebagai support.” Ungkap PostyXBT.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Bitcoin Tiba-tiba Naik, Apakah Bears akan Mulai Ditinggalkan?

    Minggu malam, harga Bitcoin (BTC) telah berhasil membangun pemulihan hingga ke kisaran $43.000 disaat sebelumnya tengah berjuang untuk tidak lebih rendah dari level psikologis, $40.000.

    Sebelumnya, pertukaran crypto Huobi mengumumkan bahwa mereka akan memblokir semua pengguna China yang ada pada akhir 2021. Tentunya, itu mengikuti pelarangan baru negara tersebut yang mendalangi penuruan terbaru pasar crypto.

    Pengumuman Huobi membuat Bitcoin meluncur ke level terendah intraday $40.808, tetapi pembeli dengan cepat masuk untuk menyelamatkan hari.

    Pihak Huobi pun mengatakan:

    “Huobi Global secara bertahap akan menghentikan akun pengguna China Daratan yang ada sebelum pukul 24:00 (UTC+8) pada tanggal 31 Desember 2021, dan memastikan keamanan aset pengguna. Kami akan memberi tahu pengguna tentang pengaturan dan detail spesifik melalui pengumuman resmi, email, pesan teks, dll.”

    Ini adalah titik baru dari upaya pertukaran ini untuk mengikuti apa yang pemerintah China inginkan sehingga pasar crypto kembali memanas karenanya.

    Selain itu, minggu yang bergejolak akan mengakhiri pekan yang dramatis untuk cryptocurrency terkemuka. Pada awal pekan lalu, Bitcoin turun hampir 8% karena krisis utang raksasa properti Evergrande yang menciptakan kepanikan di pasar global.

    Baca JugaAnalisa Teknikal 27 SEP BNB, MATIC dan UNI

    Setelah kehilangan sebagian besar kerugian pada hari Selasa, Bitcoin jatuh lebih jauh pada hari Jumat kemarin setelah China mengintensifkan tindakan kerasnya pada perdagangan crypto dan industri penambangan crypto lokal.

    Menurut data yang disediakan oleh Bybt, cryptocurrency senilai $ 296 juta telah dilikuidasi selama 12 jam terakhir saja.

    Secara kasat, penutupan mingguan akan mendasari seberapa hebat upaya beli untuk menekan pengaruh sentimen negatif yang cukup beruntun terhadap pasar crypto.

    Menurut Rekt Capital, seorang analis di Twitter, mengatakan bahwa BTC berada di level support bullish. Menurut Cryptoharian, jika BTC bisa bertahan di level ini, maka $50.000 adalah target berikutnya.

    Menariknya, banyak tokoh ternama yang masih memandang positif pasar crypto secara keseluruhan, terutama Bitcoin.

    Baca JugaYuk, Intip Koleksi NFT Art Messi yang Bertajuk ‘Messiverse’

    Bagi mereka, crypto utama ini masih terlihat hanya bergerak dalam koreksi saja karena secara fundamental. Dukungan untuk bullish telah lebih dari cukup untuk menerbangkan harga dalam waktu dekat, sebelulm tahun 2021 berakhir. Bagaimana menurut Anda?

    sumber.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Tingkat Transaksi Rendah, Ini Alasan Dogecoin Tetap Masuk TOP 10!

    Dogecoin (DOGE) adalah mata uang crypto generasi pertama yang dapat digunakan untuk mentransfer nilai secara global dengan cara yang aman. Berhasil menduduki 10 besar market cap, nyatanya aset Dogecoin relatif memiliki tingkat transaksi yang rendah.

    Meski dengan perputaran seperti itu, CEO perusahaan jaringan raksasa bioskop, AMC Entertainment milik Adam Aron justru memutuskan untuk bekerjasama dengan jaringan DOGE diantara aset crypto yang lainnya.

    Pihak AMC menyatakan akan mendukung pembayaran tiket film di bioskop mereka menggunakan Dogecoin pada akhir tahun 2021 ini.

    Selain AMC, platform tokenisasi real estat, RedSwan juga menerima DOGE sebagai medium pembayarannya.

    Beberapa perusahaan bahkan telah membuat permainan adopsi DOGE minggu ini.

    Robinhood adalah salah satunya. Mereka mengkonfirmasi langsung akan meluncurkan fitur crypto wallet baru di aplikasinya bulan depan.

    Crypto wallet tersebut nantinya akan mendukung penyetoran dan penarikan Dogecoin tersebut.

    Baca JugaBitcoin Tiba-tiba Naik, Apakah Bears akan Mulai Ditinggalkan?

    Real Estat Bisa Dibeli dengan Dogecoin

    Pada 22 September kemarin, platform tokenisasi, real estat yang merupakan komersial RedSwan mengumumkan bahwa mereka menerima Dogecoin untuk dua transaksi real estat digital dalam marketnya.

    Perusahaan tersebut menawarkan kepemilikan fraksional di dua gedung apartemen bertingkat tinggi dengan nilai gabungan sebesar $384 juta.

    Dua kesepakatan real estat digital yang dijuluki APLO dan LHOK tersebut, mengambil investasi minimum $1.000 atau sekitar 4.447 DOGE pada saat penulisan.

    Selain itu, mereka juga menawarkan tingkat pengembalian internal investor yang ditargetkan secara tahunan dengan masing-masing persentase sebesar 26% dan 19%.

    Pada hari yang sama, CEO AMC Entertainment, Adam Aron melakukan polling terhadap 140.000 pengikutnya di Twitter.

    Adam Aron menanyakan kepada komunitasnya, apakah DOGE harus ditambahkan ke dalam rencana perusahaan untuk mendukung pembayaran crypto untuk tiket pada akhir tahun 2021?

    Dari empat opsi yang disediakan, “Yes, for sure do it” menerima 68,1% suara. Dengan respon yang positif begitu, Adam Aron kemudian menindaklanjuti rencananya dengan gerakan cepat.

    Adam Aron juga menambahkan bahwa perusahaannya memang tidak salah jika menerima Dogecoin. Pergerakan selanjutnya AMC dan tim akan membahas bagaimana cara merealisasikan rencana tersebut.

    Baca Juga Selamat! Cardano Resmi Memiliki Stablecoin Pertamanya

    Tingkat Transaksi Dogecoin Memprihatinkan

    Meskipun hype menendang ke overdrive minggu ini, tingkat transaksi Dogecoin telah turun ke posisi terendah yang belum pernah terlihat sejak Desember 2017.

    Menurut data dari Bit Info Charts, jumlah transaksi DOGE harian telah jatuh ke angka 16.000 untuk pertama kalinya dalam empat tahun.

    Perbedaan angka tersebut terlihat begitu kontras dengan DOGE-mania yang menyapu pasar crypto pada bulan April tahun ini dan menghasilkan transaksi sebesar 140.000 hanya dalam 24 jam.

    Kurangnya aktivitas on-chain juga tercermin dalam harga dan kapitalisasi pasar DOGE. Harga telah menurun sebesar 69% sejak All-Time-High di $0,73 pada pertengahan Mei menjadi $0,22 hari ini.

    Dengan begitu, dapat ditarik kesimpulan jika Dogecoin tetap berhasil meraih popularitasnya berkat jalinan kerjasama yang menutup tingkat transaksi rendahnya.

    sumber.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Yuk, Intip Koleksi NFT Art Messi yang Bertajuk ‘Messiverse’

    Para publik figur, khususnya atlet dari berbagai cabang olahraga mulai marak yang menunjukkan ketertarikannya dengan NFT, sebuah aset digital yang sedang naik daun dalam setahun ke belakang. Salah satunya adalah pesepakbola asal Argentina, Lionel Messi, yang baru saja meluncurkan NFT art Messi beberapa waktu lalu. Mari simak informasi selengkapnya!

    Popularitas NFT di Berbagai Kalangan

    Tidak dapat dipungkiri, kehadiran NFT di dunia kesenian mendapat sambutan hangat dari berbagai kalangan. Bukan hanya seniman rupa dan digital saja, tetapi juga menarik perhatian para publik figur, khususnya yang berasal dari bidang olahraga. Sebagaimana yang terjadi dalam beberapa bulan ke belakang, banyak atlet ternama yang ikut meluncurkan koleksi NFT miliknya.

    Sebelum membahas mengenai siapa saja atlet yang telah mempublikasikan NFT, alangkah baiknya untuk memahami secara singkat tentang apa itu NFT. NFT, yang merupakan singkatan dari Non-Fungible Token merupakan sebuah bentuk aset kripto yang menggunakan teknologi blockchain untuk mencatat status kepemilikan dari objek tersebut. Hal ini membuat NFT terjamin keasliannya dan memiliki sifat yang eksklusif. NFT dapat berupa artwork, musik, hingga tulisan dan kemudian dijual melalui marketplace khusus NFT.

    Sebagaimana yang terjadi pada bulan Mei 2021 lalu, atlet american football Rob Gronkowski menerbitkan empat kartu dari koleksi Super Bowl sebagai NFT. Lalu, dari cabang olahraga baseball, atlet Taijuan Walker yang bermain untuk tim New York Mets juga meluncurkan NFT berupa artwork bertanda tangan. Kemudian pada Juli 2021, mantan pesepakbola ternama Ronaldinho juga menerbitkan koleksi NFT miliknya yang terdiri atas tujuh keping artwork untuk dilelang.

    Peluncuran ‘Messiverse’, NFT Art Milik Lionel Messi

    Baru-baru ini, tepatnya pada 21 Agustus 2021, Lionel Messi bersama Ethernity meluncurkan koleksi NFT yang diberi nama ‘Messiverse’. Peluncuran NFT art ini dilakukan oleh Messi sebagai bentuk selebrasi atas karirnya dalam dunia sepakbola. Dilansir dari The Jakarta Post, Messi mengumumkan peluncuran koleksi NFT miliknya lewat cuitan yang berbunyi, “Art is like football. Eternal.” di Twitter pada awal Agustus lalu.

    Koleksi NFT milik Messi yang dinamai ‘Messiverse’ ini terdiri atas total 5 karya seni yang didesain oleh dua seniman digital ternama, yaitu BossLogic dan Impossible Brief. Dari lima keping NFT tersebut, BossLogic mendesain empat keping yang diberi judul “The Golden One”, “The Man From Tomorrow”, “The Man of The Past”, dan “The King Piece”. Keempat karya seni tersebut menggambarkan sosok Messi sebagai superhero, dewa Yunani, dan juga raja. 

    Sedangkan, seniman digital Impossible Brief menciptakan keping NFT terakhir dari koleksi ‘Messiverse’ yang diberi nama “The Magician”. NFT ini dibuat untuk memperingati kemenangan bersejarah Lionel Messi bersama tim nasional Argentina atas Brazil di Copa America. Peristiwa ini dianggap sebagai penghargaan karena merupakan kemenangan Lionel Messi dan Argentina di kompetisi besar setelah satu dekade lamanya.

    Pada saat peluncurannya, “The Golden One” yang hanya tersedia satu keping ini dilelang selama 72 jam dengan harga lelang mulai dari 50.000 USD. Namun, harga lelang terus meroket bahkan mencapai 1.128.815 USD. Sementara untuk “The Man From Tomorrow” dan “The Man of The Past” yang tersedia sebanyak 75 edisi ini dijual seharga 10.000 USD per keping. Para pembeli NFT ini akan secara otomatis mendapatkan keping “The Man of The Past” yang dikirim melalui airdrop.

    Karya seni lainnya yaitu “The King Piece” tersedia sebanyak 2500 edisi dan per kepingnya dihargai sebesar 499 USD. Sedangkan, untuk NFT keping terakhir yang bernama “The Magician”, dijual seharga 50 USD secara open edition, maksudnya adalah NFT tersebut hanya tersedia selama 15 menit saja dengan jumlah yang tidak terbatas. 

    Mempublikasikan NFT Art Melalui Marketplace Terpercaya

    Untuk menerbitkan NFT, diperlukan marketplace yang terpercaya sebagai wadah dalam memamerkan dan menjual NFT tersebut. Jika membahas tentang marketplace NFT, masyarakat Indonesia terutama para seniman digital sudah tidak perlu khawatir lagi. Sebab kini telah hadir marketplace NFT TokoMall, yang merupakan salah satu pionir dari munculnya marketplace NFT di Indonesia.

    TokoMall dapat membantu para seniman digital yang tertarik dalam memamerkan bakatnya ke dalam bentuk NFT. Marketplace NFT yang telah secara resmi diluncurkan pada pertengahan bulan Agustus lalu ini memiliki alur pendaftaran yang sederhana dan praktis. Dengan demikian, para seniman atau siapa saja yang ingin menerbitkan NFT berkesempatan untuk mencobanya.

    Caranya adalah dengan mendaftarkan diri Anda sebagai exclusive merchant partner di TokoMall. Setelah mengisi data diri dan lolos review serta verifikasi, Anda bisa mulai minting karya seni terbaik Anda sebagai NFT di TokoMall. Dalam proses tersebut ada sejumlah gas fee yang dikenakan pada Anda dan setelahnya karya Anda akan langsung tampil halaman TokoMall dan bisa dikoleksi oleh kolektor. 

    Itu dia penjelasan mengenai koleksi NFT art Messi yang berhasil menarik perhatian para kolektor karya seni digital. Nah, bagi Anda yang tertarik mengoleksi NFT art hasil karya seniman Indonesia, sekarang Anda sudah tidak perlu khawatir lagi. Yuk, langsung saja kunjungi www.mall.tokoscape.com dan daftarkan diri Anda sebagai kolektor di TokoMall sekarang!



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • 5 Crypto Potensial Bulan September dengan Potensi Positif Jangka Panjang

    Bulan September merupakan bulan yang terkenal mengalami konsolidasi atau pergerakan sideways untuk pasar crypto.

    Umumnya pergerakan ini terjadi akibat Bulan Agustus, terutama dalam fase bull run, harga mayoritas crypto mengalami peningkatan cukup signifikan.

    Oleh karena itu, September umumnya membawa konsolidasi akibat adanya penyesuaian untuk kemudian membuka jalan untuk naik lebih tinggi.

    Namun dalam fase konsolidasi ini terdapat beberapa crypto yang berpotensi memiliki sentimen positif dan dapat membawa harganya naik.

    Kenaikan harga ini kemungkinan besar juga akan terjadi dalam jangka panjang melihat sentimen positif yang akan dibawakannya.

    Dalam artikel ini, akan diberikan analisis lima crypto potensial yang berpotensi naik di Bulan September dan seterusnya akibat kabar positif.

    Cardano (ADA)

    Pertama adalah Cardano yang dikabarkan akan memiliki kemungkinan dua sentimen positif pada September 2021 ini.

    Kabar yang paling signifikan nampaknya adalah Alonzo Hard Fork yang merupakan pembaruan jaringan terhadap Blockchain Cardano.

    Dikabarkan Alonzo Hard Fork ini akan membawa Smart Contracts baru yang intinya akan berguna untuk membuat lebih banyak proyek pada Blockchain Cardano.

    Jika berhasil membawa lebih banyak proyek baru, kemungkinan besar volume transaksi pada Blockchain Cardano akan naik.

    Sehingga jika mengalami kenaikan volume transaksi kemungkinan besar akan terjadi peningkatan kebutuhan terhadap ADA sehingga dapat mendorong harganya naik.

    Selain Alonzo Hard Fork, akan ada dua acara yang dapat memperkenalkan Cardano kepada lebih banyak investor.

    Acara tersebut adalah Cardano Summit 2021 pada 25 dan 26 September 2021. Acara ini adalah acara konferensi untuk memperkenalkan ekosistem dan teknologi Blockchain Cardano.

    Dengan dua kabar ini, kemungkinan besar ADA dapat mengalami dorongan positif yang cukup signifikan, di September maupun dalam jangka panjang.

    Dari sisi teknikal saat ini ADA terlihat akan koreksi melihat pergerakannya yang telah naik cukup signifikan dalam beberapa hari terakhir.

    Grafik Harian ADAUSD

    Kemungkinan jika terus koreksi, batas bawah berikutnya berada pada $2.4 atau Rp34.464 hingga $2.17 atau Rp31.162.

    Jika ditembus pergerakan dapat membawa ADA menuju $1.9 atau Rp27.284 hingga $1.67 atau Rp23.981.

    Jika batas bawah saat ini pada $2.7 atau Rp38.772 masih terus terjaga, tujuan berikutnya, jika berhasil menembus $3 atau Rp43.080 adalah pada $4.8 atau Rp68.928 hingga $5 atau Rp71.800 yang berada pada titik 161,8% Fibonacci Extension.

    Baca Juga: Marvel Kembali Rilis Aset NFT Edisi Khusus!

    Theta Network (THETA)

    Berikutnya adalah THETA crypto yang dikabarkan juga akan melakukan beberapa pembaruan terhadap blockchainnya.

    Dikabarkan akan ada tiga pembaruan untuk jaringannya dimana pembaruan ini akan terjadi pada Theta Edge Node atau aplikasi utama penggerak jaringan.

    Nantinya akan ada pembaruan terhadap kegunaan baru yaitu kegunaan untuk membuat Blockchain memiliki fitur Machine Learning dan Artificial Intelligence.

    Selain itu, nantinya juga jaringan Theta akan diperbarui untuk dapat mewadahi beberapa hal baru seperti game dan juga pembaruan perangkat lunak lainnya.

    Kabar signifikan lainnya adalah peluncuran pembaruan aplikasi streaming yang digunakan oleh THETA.

    Tujuannya adalah meningkatkan kualitas video dan juga penyimpanan video yang lebih efisien pada Blockchain THETA.

    Semuanya dijadwalkan terjadi pada akhir kuartal ketiga 2021, yang berarti berada di sekitar akhir September 2021 ini.

    Dari sisi teknikal, saat ini THETA sedang bergerak turun namun relatif masih dalam pergerakan konsolidasi yang cukup besar.

    Grafik Harian THETAUSD

    Selama $6.38 atau Rp91.617 hingga $5.72 atau Rp82.139 masih dapat terjaga, THETA dapat naik menuju $7.88 atau Rp113.159 hingga $8.8 atau Rp126.368.

    Apa bila bergerak turun, kemungkinan besar tujuan selanjutnya berada pada batas bawah sejak Januari 2021 kembali yaitu di $4.36 atau Rp62.609 hingga $3.72 atau Rp53.419.

    Baca Juga: Bawa Cuan, Ini Dia Game NFT Terbaik yang Bisa Dimainkan!

    Terra (LUNA)

    Ketiga adalah Terra yang merupakan salah satu blockchain dengan ketenaran yang sedang meningkat dalam beberapa pekan terakhir.

    Dikabarkan bahwa pada September ini akan ada pembaruan pada Blockchain Terra yang dapat meningkatkan kualitasnya.

    Pembaruan ini bernama Colombus-5 dimana akan ada beberapa teknologi baru yang akan membuat jaringan Terra lebih lancar.

    Mengingat Terra memiliki stablecoins sendiri bernama UST, dalam pembaruan ini akan ada mekanisme perubahan terhadap UST yang nilainya didasari oleh LUNA.

    Colombus-5 untuk Terra dianggap sebagai London Hard Fork untuk Ethereum, karena akan membawa perubahan besar.

    Dengan pembaruan ini nantinya investor dapat menghilangkan atau burn LUNA untuk menerbitkan UST, sehingga dapat membuat LUNA lebih langka.

    Selain itu akan diimplementasikan teknologi IBC atau Inter-Blockchain Communication yang intinya adalah fitur Cross Chain.

    Dalam pembaruan ini juga akan muncul proyek baru bernama Ozone yang merupakan proyek Decentralized Finance terkait Asuransi.

    Berikutnya juga akan ada proyek baru bernama Wormhole untuk menyambungkan Terra dengan Solana.

    Dari sisi teknikal, saat ini LUNA masih bergerak koreksi setelah naik secara signifikan. Dengan kabar ini, kemungkinan harganya dapat naik lebih tinggi.

    Grafik Harian LUNAUSD

    Kemungkinan besar selama batas bawah pada $30.65 atau Rp440.134 hingga $27.2 atau Rp390.592 masih dapat terjaga, LUNA masih dapat naik menuju $34 atau Rp488.240 hingga $37.8 atau Rp542.808.

    Jika terus naik tujuan selanjutnya terlihat berada pada titik 161,8% Fibonacci Extension yaitu pada harga $61.35 atau Rp880.986.

    Hedera Hashgraph (HBAR)

    Keempat adalah HBAR yang merupakan salah satu blockchain yang masih terus aktif sejak beberapa bulan terakhir untuk meningkatkan kualitasnya.

    Pada Bulan September 2021 ini dikabarkan bahwa HBAR memiliki dua sentimen positif yaitu peluncuran dan peningkatan kualitas jaringan utama barunya.

    Dikabarkan bahwa pada 2 September 2021, HBAR akan meluncurkan jaringan utama barunya yaitu Mainnet V0.17.3 yang akan diperbarui.

    Selain itu nantinya di September ini, di sekitar 30 September 2021, akan ada pembaruan yang fokus kepada Non Fungible Token.

    Pembaruan ini akan dilakukan melalui HTS atau Hedera Token Service yang nantinya akan membuat penerbitan NFT lebih murah dan efisien dibanding blockchain lain.

    Kabar ini adalah kelanjutan dari banyaknya pembaruan terhadap jaringan HBAR dalam beberapa pekan terakhir.

    Sehingga kemungkinan besar kabar ini dapat meneruskan sentimen positif terhadap HBAR dalam bulan ini dan juga dalam jangka panjang.

    Dari sisi teknikal, saat ini HBAR terlihat masih kuat berada pada zona batas atasnya dan jika masih bertahan, dapat terus naik.

    Grafik Harian HBARUSD

    Batas bawah saat ini berada pada $0.249 atau Rp3.576 yang jika ditembus kemungkinan dapat menuju $0.214 atau Rp3.973 hingga $0.188 atau Rp2.700.

    Namun jika kembali naik, tujuan berikutnya berada pada $0.318 atau Rp 4.567 hingga $0.343 atau Rp4.926 jika berhasil menembus $0.275 atau Rp3.949.

    Reef Finance (REEF)

    Terakhir adalah Reef Finance, yang merupakan salah satu proyek yang fokus kepada sektor DeFi atau Decentralized Finance.

    Setelah redup beberapa pekan terakhir akibat belum adanya publikasi pembaruan atau adopsi lanjutan, saat ini REEF mulai aktif kembali.

    REEF merupakan salah satu proyek dengan kabar terbanyak di September 2021 dimana ia memiliki tiga kabar positif.

    Ketiga kabar ini sayangnya belum memiliki tanggal yang jelas namun semua diprediksi akan terjadi pada 30 September 2021.

    Pertama adalah peluncuran aplikasi Smart Phone “Init” yang nantinya akan mempermudah transaksi dengan Reef Finance untuk perdagangan crypto dan mencari keuntungan pasif.

    Kedua adalah peluncuran kartu debit resmi dari Reef Finance yang membuat investor dapat menggunakan crypto untuk membayar apa pun.

    Sistemnya kemungkinan besar akan dipublikasi mendekati peluncuran, namun kemungkinan REEF akan mengubah crypto kepada fiat secara otomatis untuk digunakan.

    Ketiga adalah peluncuran reksadana NFT yang sekarang dijuluki sebagai NFT Basket. Nantinya investor dapat mengumpulkan dana bersama dan kemudian membeli suatu NFT.

    Sehingga nantinya akan ada pembagian kepemilikan NFT tersebut sehingga bersifat seperti reksadana berbasis NFT.

    Dari sisi teknikal, saat ini REEF masih terlihat bergerak naik namun masih dalam pergerakan konsolidasi, sehingga belum ada pergerakan jelas.

    Grafik Harian REEFUSD

    Kemungkinan besar jika berhasil menembus $0.027 atau Rp388 harganya dapat terus naik lebih tinggi menuju $0.031 atau Rp445 hingga $0.040 atau Rp575.

    Apa bila kembali turun, batas bawahnya saat ini berada pada $0.022 atau Rp316 hingga $0.019 atau Rp273 yang jika ditembus dapat terus bergerak turun.

    *Disclaimer

    Artikel ini merupakan pandangan pribadi penulis dan bukan saran atau ajakan untuk investasi atau trading. Risiko ditanggung masing-masing.

    sumber.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Peluncuran Mainnet 3.0 Diundur, Theta Koreksi dari Harga Tertinggi

    Theta Labs menyatakan mereka mengundurkan peluncuran Mainnet 3.0 akibat adanya keperluan untuk uji coba dan evaluasi lebih lanjut.

    Dikabarkan bahwa penundaan ini akan terjadi hingga Bulan Juni 2021, dan nampaknya membawa sentimen negatif untuk THETA.

    Walaupun begitu, THETA masih memiliki kemungkinan untuk naik jika dilihat dari sisi teknikal pergerakan harganya.

    Theta Labs Menunda Mainnet 3.0

    Dalam pengumuman dari Theta Labs, perusahaan mengumumkan bahwa saat ini Mainnet 3.0 masih dalam proses pengembangan.

    Pengembangan yang dimaksud adalah adopsi untuk Non-Fungible Tokens (NFT) yang akan dapat diperdagangkan dalam Theta Mainnet 3.0.

    Saat ini tim developer juga sedang memastikan jaringan tersebut berjalan lancar saat ditingkatkan untuk 100.000 Elite Edge Nodes. Theta menyatakan,

    “Kami masih melakukan uji coba dan evaluasi. Semua dilakukan untuk memastikan Theta Mainnet 3.0 berjalan secara lancar setelah diterbitkan.”

    Dikabarkan bahwa penerbitan Mainnet 3.0 ini akan ditunda hingga 21 April 2021 hingga 30 Juni 2021.

    Saat ini fokus utamanya masih tertuju pada adopsi NFT akibat fenomena yang naik di sekitarnya.

    Baca juga: Influencer Crypto Ini Menyatakan 3 NFT Utama untuk Menjadi Miliarder

    Theta berencana untuk menjadi tempat penyimpanan terdesentralisasi untuk NFT.

    Hal tersebut dilakukan dengan meluncurkan fitur cross-chain atau pertukaran dan perdagangan antar blockchain untuk menurunkan biaya.

    Sehingga, nantinya blockchain Theta akan terbuka kepada beberapa blockchain Ethereum, Binance Smart Chain, dan beberapa blockchain lainnya.

    Tahun lalu, Theta mengumumkan adanya penundaan peluncuran Mainnet 2.0 dari Maret 2020 menjadi Mei 2020.

    Alasannya juga sama seperti saat ini, yaitu untuk uji coba dan evaluasi seperti jaringan.

    Theta menerbitkan sesuai janji, dimana Mainnet 2.0 diterbitkan pada 27 Mei 2020, sehingga kemungkinan saat ini juga akan tepat waktu di Juni 2021.

    Memiliki Potensi Apresiasi Walau Terkoreksi

    Sayangnya, setelah kabar penundaan ini, THETA mengalami koreksi sejak 24 Maret 2021 hingga 25 Maret 2021, dari harga tertingginya.

    Koreksi tersebut terjadi sekitar 22%, namun jika melihat dari sisi teknikal, saat ini THETA memiliki kesempatan untuk naik kembali.

    Walau ada sentimen negatif , nampaknya koreksi terjadi akibat pengambilan keuntungan dari pihak yang sudah untung saat apresiasi.

    Sehingga dari sisi teknikal, nampaknya pergerakan tersebut hanya retest atau menguji kembali zona apresiasi.

    prediksi theta
    Grafik 4 Jam THETAUSD

    Hal tersebut terjadi akibat sebelumnya THETA mengalami breakout atau keluar dari zona apresiasi.

    Baca Juga: Purwarupa Dolar Digital Digelar Juli 2021

    Umumnya setelah mengalami breakout, suatu aset akan bergerak untuk turun kembali yang dinamakan retest sebelum kembali naik.

    Hal tersebut adalah yang terjadi pada THETA, sehingga, selama batas pengaman pada $11 tidak dilewati, apresiasi masih sangat mungkin terjadi.

    Saat ini batas atas apresiasi berada di $12, yang jika ditembus dapat membawa apresiasi THETA kembali ke $14, harga tertinggi sebelumnya.

    Dalam jangka menengah, jika $14 berhasil dilewati, kemungkinan besar target berikutnya berada pada $23.

    Tujuan jangka menengah tersebut berada di daerah 161,8% Fibonacci Extension.

    Namun nampaknya apresiasi akan dipenuhi volatilitas, hal tersebut disebabkan bayaknya sentimen perekonomian dan juga internal dari crypto itu sendiri.

    *Disclaimer

    Seluruh pernyataan dalam artikel ini adalah pandangan dan analisis penulis pribadi dan bukan saran resmi untuk investasi atau trading. Kerugian dan keuntungan yang didapat dari analisis ini bukan tanggung jawab Coinvestasi dan merupakan tanggung jawab investor atau trader masing-masing.

    sumber.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Dogecoin Foundation Angkat Elon Musk dan Vitalik Buterin Sebagai Penasehat

    Dogecoin Foundation nampak mulai serius mengembangkan proyeknya untuk menjadi metode pembayaran global. Meme coin tersebut baru saja membuat pengumuman yang cukup penting dalam sejarah coin dengan lambang anjing shiba inu ini.

    Dogecoin Foundation baru saja mengumumkan pengangkatan Elon Musk dan Vitalik Buterin sebagai penasehat mereka. Hal ini merupakan langkah penting bagi kelangsungan coin tersebut untuk bersaing sebagai metode pembayaran global.

    Baca Juga: Microsoft dan Alibaba Kerja Sama Adopsi Ethereum, Ini Penjelasannya

    Dalam pengumuman resmi yang dirilis di situs Dogecoin Foundation, mereka mengatakan pihaknya sedang dalam upaya untuk mendukung pengembangan komunitas Dogecoin ( DOGE ) serta mempromosikan masa depan blockchain.

    Mereka pun mengatakan dalam waktu dekat ini pihaknya akan mendorong adopsi dan utilitas DOGE untuk menjangkau komunitas di akar rumput.

    “Foundation memegang tanda Dogecoin dan Logo Dogecoin dan akan mempertahankannya untuk komunitas,” tulis pengumuman itu. “Ini berarti Yayasan dapat terus melindungi Merek Dogecoin dan mengizinkan (di bawah lisensi yang sangat liberal) kemampuan untuk menggunakannya untuk meme, proyek, dan kesenangan terkait Dogecoin.”

    Baca Juga: Kepala SEC AS Gary Gensler: “Inovasi Satoshi Nakamoto Itu Nyata”

    Dogecoin didirikan pada tahun 2014 oleh Jackson Palmer. Saat itu, Jackson mengumumkan proyeknya tersebut dalam utas di Twitter. Ia mencitrakan Dogecoin sebagai lelucon atau meme. Namun, di balik lelucon tersebut, Dogecoin memiliki yayasan yang cukup banyak berkontribusi dalam kegiatan amal.

    Namun, yayasan tersebut vakum setelah para pendirinya: Ben Doernberg dan Eric Nakagawa, meninggalkan yayasan tersebut.

    Dogecoin (DOGE) menjelma sebagai salah satu koin elit setelah harganya melambung 10.000% pada tahun lalu. Sebelumnya koin itu praktis tidak berharga, namun dengan dukungan dari Elon Musk, DOGE menjelma menjadi koin paling menguntungkan.

    Disclaimer:

    Perdagangan atau investasi digital asset atau mata uang kripto (Bitcoin, Ethereum, dll) merupakan aktivitas beresiko tinggi. Sebelum memutuskan untuk mulai berinvestasi ketahui dulu resikonya. Perdagangan Digital Asset sebaiknya dilakukan pada platform exchange yang terdaftar di Bappebti.

    Kami tidak memaksa Anda untuk membeli atau menjual aset digital ini, sebagai investasi, atau aksi mencari keuntungan. Pahami dulu lebih dalam sebelum memutuskan berinvestasi mata uang kripto.

    Semua informasi di artikel bukan bersifat financial advisor. Kami hanya mengiformasikan keadaan pasar atau keadaan ekonomi dan situasi global yang berkaitan dengan mata uang kripto beserta ekosistemnya.

    sumber.



    Sumber : news.tokocrypto.com