Author: 12

  • Microsoft dan Alibaba Kerja Sama Adopsi Ethereum, Ini Penjelasannya

    Microsoft dan Alibaba, dua perusahaan yang dianggap besar di dunia, dikabarkan kerja sama dengan Universitas Carnegie Mellon untuk adopsi Blockchain Ethereum.

    Kabar ini tersebar setelah adanya publikasi artikel penelitian yang menjelaskan mengenai kerja sama ini dengan sistem baru bernama Argus.

    Kerja Sama Microsoft dan Alibaba Adopsi Ethereum

    Tujuan dari kerja sama ini dikabarkan adalah untuk membangun sebuah sistem anti duplikasi atau untuk menghindari pembajakan perangkat lunak.

    Nantinya sistem tersebut akan bernama Argus dan semuanya akan bergerak secara menyeluruh pada Blockchain Ethereum.

    Langkah ini dimulai oleh Microsoft yang merupakan salah satu korban “bajakan” paling besar di dunia.

    Baca Juga: Apa Itu Ethereum? Berikut Panduan Lengkapnya!

    Hal ini disebabkan perangkat lunak Microsoft yang digunakan secara global dan sering kali digunakan secara tidak legal atau versi bajakannya.

    Melalui sistem Argus, Microsoft bertujuan untuk mengurangi adanya pembajakan dari produknya namun secara bersamaan tetap menjaga permintaan terhadapnya.

    Nantinya sistem Argus juga akan bergerak untuk menguntungkan seluruh pihak, mulai dari investor hingga pengguna produk.

    Argus sendiri nantinya akan memiliki insentif untuk pihak-pihak yang dapat melaporkan pembajakan terhadap Microsoft.

    Sistem ini akan dijalankan di Blockchain Ethereum, sehingga nantinya laporan tersebut akan divalidasi yang nantinya akan mendapatkan insentif.

    Kemungkinan besar sistem ini akan sama seperti transaksi yang perlu divalidasi sebelum masuk ke block pada Blockchain Ethereum.

    Menurut publikasi, sistem pelaporan akan mempermudah pelapor untuk memberikan data mengenai perangkat lunak bajakan tanpa dapat memilikinya.

    Dari situ nantinya jika sistem valid melalui pemeriksaan tanda keaslian atau “watermark” pelapor akan diberi insentif.

    Baca Juga: Microsoft Menjuarai Peringkat Perusahaan Pengguna Blockchain

    Setelah itu, Microsoft akan bergerak untuk menutup sistem bajakan tersebut dan bahkan dapat menuntut untuk perihal hak milik.

    Para peneliti memaparkan bahwa dengan menggunakan Ethereum, nantinya efisiensi sistem ini akan naik secara signifikan dengan adanya perpindahan data sebanyak 82,6 data per detik per mesin.

    Nantinya, satu laporan bajakan Microsoft akan memiliki biaya dan ukuran yang sama dengan transaksi sebesar 14 ETH pada Blockchain Ethereum.

    Adopsi Blockchain Semakin Kuat

    Langkah ini bukan langkah pertama Microsoft mencoba untuk masuk ke dunia blockchain karena sebelumnya telah ada beberapa implementasi.

    Sebelumnya telah ada rencana adopsi untuk sistem penyimpanan identitas secara terdesentralisasi oleh Microsoft.

    Selain itu sebelumnya juga telah ada kerja sama dengan Enjin (ENJ) untuk sistem adopsi Non-Fungible Token (NFT).

    Microsoft juga telah memiliki jasa blockchain sendiri bernama Azure Blockchain yang juga telah membuat banyak perhatian tinggi di Mei 2021.

    Walau terdapat banyak adopsi blockchain, saat ini Presiden Microsoft, Brad Smith, masih belum sepenuhnya percaya dengan crypto.

    Ia menyatakan bahwa perusahaan masih harus menjauhi dalam adopsi untuk alat pembayaran, namun ia tidak memberi pandangan dalam penggunaan sebagai alat investasi.

    Tapi dapat dilihat bahwa saat ini banyak perusahaan yang mulai tertarik dengan crypto terutama sebagai alat investasi.

    Dengan semakin banyaknya regulasi yang mendukung dan juga kondisi suku bunga yang terus turun, crypto menjadi salah satu alat investasi yang baik untuk menjaga kekayaan perusahaan.

    sumber.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Laporan KPMG: Investasi Blockchain dan Kripto Mengganda Sejak 2020

    Perusahaan akuntansi KPMG melaporkan, investasi kripto dan blockchain terus bertumbuh berkat minat investor yang semakin tinggi. Investor disebut memiliki pemahaman lebih baik soal aset kripto serta sisi operasional dan proseduralnya.

    Investasi Kripto dan Blockchain Bertumbuh

    Berjudul “Denyut Fintech H1 2021”, studi itu mencakup aktivitas investasi global di beragam area teknologi keuangan pada semester pertama tahun ini. Laporan tersebut merinci 2.456 investasi bernilai US$98 milyar yang terjadi antara Januari dan Juni.

    Salah satu tren terbesar di bidang fintech pada tahun 2021 adalah meledaknya pertumbuhan di investasi kripto dan blockchain.

    Pada enam bulan pertama tahun 2021, ada 548 aktivitas investasi di sektor blockchain dan aset kripto, termasuk modal ventura, ekuitas swasta serta merger dan akuisisi. Total nilai investasi selama kurun waktu tersebut mencapai US$8,7 milyar atau Rp125 triliun, dua kali lipat nilai investasi selama 2020 yaitu sebesar US$4,3 milyar.

    Perusahaan yang menggalang dana lebih dari US$100 juta dalam putaran pendanaan termasuk BlockFi, Paxos, Blockchain.com serta Bitso. Perusahaan-perusahaan ini memimpin pertumbuhan volume investasi.

    Baca Juga: Institusi Ini Ajukan Perizinan Reksadana ETF Ethereum

    Kepala fintech global KPGM Anton Ruddenklau berkata kripto dan blockchain sedang meledak secara global. Ia menambahkan, ada banyak aktivitas di sektor blockchain saat ini.

    “Ada proyek eCNY di Tiongkok, Diem oleh Facebook, sejumlah gerakan ekosistem dan juga berbagai platform perdagangan yang menerima pendanaan. Uang digital dan aset virtual adalah topik diskusi yang sangat besar. Saya pikir untun tahun ini kripto akan menjadi tiket yang panas bagi investor,” tambah Ruddenklau.

    Studi KPGM merujuk wawasan investor sebagai pendorong kunci bagi pertumbuhan investasi di bidang blockchain. Investor memiliki pengertian lebih baik soal aset kripto beserta operasional, termasuk kustodian dan penyimpanan serta persaingan dan kematangan penyedia layanan.

    KPMG memrediksi sektor kripto akan terus semakin matang, sementara perbedaan antara aset kripto dan teknologi blockchain akan semakin jelas. NFT, salah satu topik inti di enam bulan pertama tahun 2021, akan menyumbang terhadap evolusi bursa kripto dalam bentuk platform perdagangan khusus NFT.

    Baca Juga: Pasar Kripto Bergairah Lagi, Nilai Pasar Hampir US$2 Triliun

    Laporan tersebut memperkirakan, akan ada peningkatan kerangka regulasi selama semester kedua tahun 2021. Satu kasus spesifik, yakni India, akan berdampak terhadap keseluruhan ekosistem kripto bila negara tersebut mengatur kripto sebagai kelas aset.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Institusi Ini Ajukan Perizinan Reksadana ETF Ethereum

    Kryptoin salah satu perusahaan keuangan yang cukup ternama di Amerika, dikabarkan sedang mengajukan perizinan Reksadana ETF Ethereum.

    Dikabarkan bahwa perizinan tersebut sedang dalam tahap ulasan oleh Securities and Exchange Commission atau SEC.

    Kryptoin Ajukan Reksadana ETF Ethereum

    Perusahaan yang berbasis di Delaware ini dikabarkan telah mengajukan perizinan ETF Ethereum dengan penerbitan di Bursa Chicago Board Options Exchange (CBOE).

    Nantinya ETF tersebut akan memiliki harga yang sama dengan harga dasar ikatan antara Ethereum dan Dolar Amerika yang telah ditetapkan oleh pemerintah Amerika.

    Sebelumnya, perusahaan ini telah gagal menerima izin untuk penerbitan ETF Bitcoin di Tahun 2019. Namun perizinan telah diajukan lagi di April 2021.

    Saat ini perizinan tersebut terlihat bertambah dengan adanya perizinan ETF Ethereum yang saat ini dikabarkan keduanya masih dalam tahap ulasan SEC.

    Nantinya jika disetujui, ETF Ethereum ini akan terikat dengan Gemini yang akan berperan sebagai kustodian atau tempat penyimpan dana.

    Menurut perusahaan, tujuan penerbitan ini adalah untuk memberikan akses investasi kepada Ethereum tanpa risiko tinggi dari investasi pada aset aslinya.

    Nantinya ETF ini tidak akan memperdagangkan Ethereum secara langsung, namun akan memperdagangkan lembar kepemilikan sekitar 100.000 lembar per transaksi.

    Dengan bertambahnya pengajuan izin dari Kryptoin, saat ini terdapat 21 perizinan ETF Ethereum yang sedang dalam tahap ulasan oleh SEC.

    Salah satu analis senior dari Bloomberg memprediksi bahwa keputusan perizinan masih akan terjadi dalam waktu yang cukup lama.

    Kemungkinan disetujui masih besar mengingat Gary Gensler, Kepala SEC, yang mulai setuju dengan ETF Bitcoin dan adopsi crypto dengan aman.

    Baca Juga: Analis Bloomberg: Ethereum Akan Melebihi Bitcoin

    Kelanjutan Regulasi Pajak Mempengaruhi ETF

    Walau saat ini mulai banyak institusi yang mengajukan penerbitan ETF Bitcoin dan Ethereum, minat investasi terhadapnya masih dapat terhalang oleh regulasi.

    Regulasi yang dimaksud adalah regulasi pajak, yang hingga saat ini masih dalam tahap diskusi oleh pihak pemerintah.

    Saat ini tahap perancangan telah melewati diskusi senator dan sedang berada di tangan dewan perwakilan rakyat dan menteri keuangan.

    Hasil dari perancangan awal terlihat kurang memuaskan dan membuat banyak investor kecewa terhadap hasil yang dilanjutkan.

    Hal ini disebabkan hasil dari perancangan tersebut mengabaikan beberapa saran dari investor dan juga senator yang mendukung regulasi positif untuk crypto.

    Baca Juga: Ketua SEC Akhirnya Buka Suara Bahas Regulasi Crypto!

    Saat ini walau sudah melewati tahap pengajuan di tingkat senator, terdapat satu senator yang masih berusaha membela crypto.

    Senator tersebut adalah Anna G. Eshoo, yang terlihat mendesak Menteri Keuangan Amerika, Janet Yellen, untuk mempertimbangkan regulasi tersebut.

    Senator Eshoo terlihat mendesak menteri keuangan untuk mempertimbangkan pemilihan kalimat dalam regulasi tersebut.

    Tujuannya adalah agar regulasi tetap tidak menghalangi pertumbuhan crypto di Amerika, yang menurut senator pendukung crypto, dapat membuat Amerika tertinggal.

    Intinya saat ini regulasi masih terlihat dalam tahap perencanaan dan diskusi. Jika berakhir dengan regulasi yang kurang baik, Amerika dapat tertinggal dari sisi inovasi.

    Regulasi yang buruk juga dapat mengurangi minat investasi crypto di Amerika, yang juga dapat berpengaruh pada ETF Bitcoin serta Ethereum.

    sumber.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Analis Bloomberg: Ethereum Akan Melebihi Bitcoin

    Pembaruan Ethereum sepertinya terus memberikan sentimen positif untuk Altcoin utama Ether (ETH), sehingga sinyal-sinyal penguatan yang lebih besar selain untuk harga telah bermunculan.

    Menurut analis Bloomberg, Mike McGlone, jika Bitcoin ingin mengejar pencapaian Ethereum tahun ini, target harganya akan cenderung menuju $100.000.

    Jika #Bitcoin mengejar kinerja #Ethereum tahun ini, harga crypto No.1 akan mendekati $100.000. Meskipun kami melihat Bitcoin di jalur itu, tampaknya hanya sedikit yang dapat menghentikan proses pembalikan Ethereum.

    Ethereum adalah jaringan blockchain open-source di mana aplikasi terdesentralisasi dan kontrak pintar dibangun.

    Baca Juga: Kerjasama Strategis Tomochain dan Tokocrypto

    Adopsi luas dari blockchain untuk pengembangan berbagai protokol sebagian besar telah menyebabkan kemacetan di jaringan, menimbulkan beberapa masalah yang melekat, termasuk biaya jaringan yang tinggi.

    Untuk mengatasi tantangan ini, pengembang di balik protokol harus memperkenalkan beberapa perubahan yang disebut Ethereum Improvement Protocols (EIPs).

    Yang terbaru memiliki nomor 1559, atau “Hard Fork London”. Pembaruan khusus ini telah aktif minggu lalu, dan memperkenalkan struktur biaya yang akan membantu mengurangi fluktuasi tinggi.

    Peningkatan EIP 1559 juga memperkenalkan elemen deflasi ke dalam koin Ether yang beredar, dengan total sekitar 21.065 token yang terbakar sejauh ini.

    Bitcoin tidak diketahui mengimplementasikan peningkatan ini. Migrasi akhir dari jaringan Proof-of-Work (PoW) saat ini oleh Ethereum ke jaringan Proof-of-Stake (Ethereum 2.0) yang akhirnya akan mengantarkan jaringan yang skalabel dan unggul yang dapat mendukung pertumbuhan jaringan secara memadai.

    Menurut Rekt Capital, ETH kemungkinan akan mencapai ATH karena kemungkinan akan melakukan U-Shaped grafik teknikal.

    Meski terdengar muluk, tetapi ini bukanlah pernyataan tanpa dasar yang menjurus ke omong kosong belaka.

    Baca Juga: PlanB: Bitcoin di Harga Ini akan Mengkonfirmasi Dorongan Ke ATH

    Ether memang berpeluang membalikan Bitcoin jika pertumbuhan dalam jaringannya terus bertumbuh, mulai dari NFT, DeFi, ataupun pertukarann terdesentralisasi seperti Uniswap. Kita lihat saja!



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Pendiri a16z: Kripto Adalah Terobosan Teknologi Fundamental

    Marc Andreessen, co-founder dan rekan umum perusahaan modal ventura Andreessen Horowitz, yang dikenal dengan a16z, menyebut kripto dan blockchain adalah perubahan arsitektur baru yang paling signifikan di industri teknologi.

    Pandangan Pendiri a16z 

    Dalam wawancara dengan David Rubenstein dari Bloomberg Wealth, Andreesen mengubah topik debat soal apakah Bitcoin dan kripto merupakan ide investasi yang bagus. Ia menggeser diskusi tersebut ke pembahasan soal teknologi.

    Andreessen menggambarkan kripto sebagai kisah pria tunanetra dan gajah, dimana sekelompok pria yang tidak bisa melihat menyentuh seekor gajah di titik-titik berbeda dan masing-masing punya pendapat dan berdebat soal bentuk gajah.

    “Banyak orang menyentuh industri kripto dari sisi yang berbeda-beda. Perhatian mereka tersita dan terlalu fokus kepada topik-topik yang beragam ini,” jelas Andreessen.

    Bagi a16z, aspek paling krusial dari kripto adalah sebagai perubahan arsitektur fundamental di industri teknologi yang mampu menarik talenta-talenta paling pintar di ilmu sains komputer.

    Andreessen menjelaskan, ia melihat kripto sebagai transformasi teknologi. Ada terobosan teknologi fundamental yang terjadi, yaitu wilayah sains komputer bernama konsensus terdistribusi.

    “Uang hanyalah satu penerapan dari sekian banyak penerapan,” ucap Andreessen.

    Baca Juga: Mengenal Tomochain, Proyek Kripto Fokus pada Decentralized Finance

    Kripto dan Blockchain 

    Alih-alih melihat Bitcoin sebagai aset, Andreessen menekankan pentingnya kemampuan blockchain untuk membuka interaksi antara pelaku dan peranti lunak di internet demi membangun hubungan dalam lingkungan yang tidak dipercaya.

    Andreessen menjelaskan ada jenis komputer baru. Bitcoin adalah komputer internet yang tersebar di ratusan ribu komputer fisik di sekeliling dunia. Bitcoin adalah sistem pemrosesan transaksi yang berjalan tanpa lokasi terpusat dan merupakan sistem keuangan yang baru.

    Sebab itu, pemodal ventura tersebut menggarap kripto dengan serius. A16z membulatkan tekad dan komitmennya terhadap pengembangan blockchain di tahun 2021 dengan Crypto Fund III.

    Dana tersebut merupakan modal ventura sebesar US$2,2 milyar atau Rp31 triliun yang dipimpin oleh rekan umum Andreessen Horowitz, Chris Dixon dan Katie Haun, di Juni tahun ini.

    Baca Juga: Anak 12 Tahun Hasilkan Rp2,3 Milyar dari Menjual NFT

    Crypto Fund III akan berinvestasi di proyek blockchain dalam beragam tahap, mulai dari proyek tahap rintisan hingga jaringan yang sudah berkembang matang.

    A16z telah memimpin sejumlah investasi penting di sektor blockchain, termasuk penjualan privat token Solana Labs senilai US$314 juta pada bulan Juni, penggalangan dana US$23 juta bagi marketplace NFT OpenSea di bulan Maret, putaran invetasi US$28 juta bagi Aleo di April serta penanaman modal US$40 juta bagi Talos di bulan Mei.

    Bursa kripto Coinbase menyebut a16z adalah pendukung terbesarnya. Perusahaan modal ventura itu memiliki saham Coinbase senilai US$9,7 milyar.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Mengenal Tomochain, Proyek Kripto Fokus pada Decentralized Finance

    Tomochain merupakan produk blockchain terskala, didukung melalui konsensus Proof-of-Stake dan digunakan secara komersial oleh perusahaan secara global. 

    Berkantor di Vietnam, Jepang dan Singapura Tomochain bekerjasama dengan lembaga pemerintah dan berbagai perusahaan di bidang pariwisata, F&B, rantai pasokan, kesehatan dan juga sektor keuangan untuk membantu memecahkan permasalahan dan berbagai isu-isu yang terjadi dengan menggunakan teknologi TomoChain. 

    Keunggulan Tomochain

    Teknologi Tomochain Lab dan produk unggulan yang berfokus pada teknologi DeFi meliputi:

    • Transaksi cepat dengan Biaya yang minim: 2000 TPS, dengan waktu blok 2 detik dan biaya gas $0 serta kompatibel dengan Ethereum Virtual Machine (EVM)
    • Serangkaian fitur dan protokol asli dirancang untuk mendukung kecepatan, privasi, kegunaan dan kebutuhan likuiditas, semuanya dalam satu platform. 

    Baca Juga: Yuk, Kenalan dengan Kelebihan-kelebihan dari NFT Art

    Produk Tomochain

    Misi Tomochain  adalah untuk mempercepat orientasi jutaan pengguna dengan memberdayakan aplikasi masa kini dengan teknologi Blockchain sambil tetap mempertahankan manfaat dasarnya. 

    Hal ini membuat produk Tomochain mudah digunakan dengan menargetkan pengguna yang paham teknologi dan juga para pengguna mainstream. 

    Berikut beberapa produk unggulan Tomochain:

    • TomoZ – Zero Friction Protocol: Protokol onchain pertama yang menawarkan kemampuan untuk penerbitan token dimana pengguna membayar biaya transaksi dengan token yang sama. 
    • TomoX – Decentralized Exchange Protocol: Peluncuran DEX dalam hitungan menit bersama dengan likuiditas di seluruh DEX serta end-user experience dengan performa tinggi. 
    • TomoP – The Privacy Suite: Cara tercepat untuk mengirim secara anonim dan pribadi dengan dukungan blockchain utama. Produk ini juga mendukung penerbitan token pribadi yang comply dengan peraturan. 
    • LuaSwap –  Protokol Swap AMM Baru, tersedia di jaringan Ethereum dan Tomochain dengan memanfaatkan kemampuan masing-masing jaringan. 
    • TomoBridge – Jembatan pertukaran lintas rantai untuk menghubungkan Tomochain dengan jaringan lainnya. 
    • TomoIssuer – Alat untuk penerbitan token TRC20 dan TRC21. TRC21 adalah standar token yang terkait dengan protokol TomoZ.  

    Adopsi Massal Tomochain

    Tomochain bekerjasama dengan Kementerian Pendidikan dan Pelatihan Vietnam atau Vietnam’s Ministry of Education and Training (MOET) pada tahun 2019 dan telah berhasil mengirimkan National Qualifications Archive (NQA) atau sistem Arsip Kualifikasi Nasional untuk menyimpan dan mengamankan semua diploma dan sertifikat Vietnam di jaringan publik blokchain Tomochain. Sistem NQA dirancang dengan beberapa lapisan verifikasi dan otentikasi otomatis yang membantu meningkatkan akurasi, memerangi pemalsuan dan mengurangi resiko dan beban administrasi

    NQA adalah pemanfaatan teknologi blockchain pertama yang digunakan di tingkat nasional Vietnam. Ini adalah bukti nyata betapa praktisnya sistem blockchain dan bagaimana teknologi ini sangat membantu dalam kehidupan nyata. Pengembangan Tomochain untuk Kementerian Pendidikan dan Pelatihan Vietnam membuka lebih banyak kemungkinan bagi blockchain untuk memecahkan masalah dari sistem ekonomi tradisional khususnya terkait faktor keamanan. 



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Teknik Trading Sederhana Tapi Profit dan Mudah Untuk Pemula

    Bagi trader pemula untuk membuat sistem trading membutuhkan perhitungan yang rumit serta kemampuan mengidentifikasi harga melalui indikator yang jumlahnya banyak, padahal banyak juga, lho, teknik trading yang sederhana tapi bisa mendatangkan profit.

    Mari cari tau caranya!

    Indikator Sederhana Untuk Trading

    Indikator teknikal merupakan alat bantu yang penting dalam memetakan kondisi pasar, selain itu untuk memperkirakan kemana selanjutnya harga akan bergerak. Ada banyak indikator teknikal yang tersedia untuk digunakan, dimulai indikator bawaan platform trading itu sendiri hingga melalui situs-situs yang menyediakan indikator teknikal.

    Mencari indikator yang tepat untuk digunakan umumnya seperti menemukan mencari jati diri. Setiap orang memiliki perspektif yang berbeda dalam menggunakan indikator. Ada yang merasa mudah dan nyaman pada indikator tertentu, namun ada juga yang merasakan hal serupa dengan indikator lainnya.

    Saat membuat sistem trading sederhana, sebaiknya Anda tidak hanya berfokus pada satu indikator saja. Anda perlu menggabungkan dengan indikator lain untuk menentukan arah pergerakan harga selanjutnya. Berikut beberapa contoh penerapan sistem trading sederhana dengan menggunakan Stochastic, RSI, dan Simple Moving Average (SMA).

    Teknik Trading Sederhana tapi Profit

    Berikut teknik trading sederhana yang dapat digunakan untuk trader pemula:

    1. Breakout Trading Jangka Panjang

    Teknik ini merupakan salah satu teknik sederhana untuk trading yang sudah terbukti keberhasilannya untuk digunakan. Cukup sederhana Anda perlu membuka posisi beli saat breakout pada grafik tertinggi yang baru, lalu Anda menjualnya pada saat posisi terendah baru.

    Umumnya dalam pergerakan yang besar, biasa grafik tidak akan kembali. Oleh karena itu banyak trader yang tidak mau melakukan teknik ini, mereka berpikir bahwa sudah kehilangan sedikit pergerakan harga dan menunggu agar grafiknya kembali.

    Anda dapat menghasilkan banyak keuntungan, apabila Anda berfokus kepada breakout jangka panjang yang valid, cukup mengatur waktu entri dengan beberapa indikator momentum. Kunci dari teknik ini adalah hanya menggunakan level yang dianggap penting oleh pasar.

    2. Four-Week Rule (Aturan 4 Minggu)

    Richard Davoud Donchian merupakan orang yang pertama kali membuat teknik ini. Richard Davoud merupakan seorang trader jangka panjang. Teknik ini sangat sederhana dan hanya bersifat mekanis.

    Sederhananya, Anda hanya harus melakukan pembelian ketika sebuah mata uang mencapai harga tertinggi selama 4 minggu, kemudian Anda dapat menjual ketika harganya mencapai nilai terendah selama 4 minggu.

    Teknik ini merupakan teknik yang selalu berkelanjutan, Anda selalu mempunyai posisi untuk jangka pendek atau jangka panjang.

    3. WhaM

    Merupakan teknik dengan penggunaan pola grafik tertentu sebagai dasar untuk melakukan entri yang beresiko rendah, pada trading dengan kemungkinan keberhasilan tinggi.

    Anda akan melihat puncak ganda pada grafik yang membentuk pola seperti huruf W atau M. Setelah Anda menemukan pola seperti ini, hal yang Anda lakukan adalah mengambil entri di tengah pola.

    Beberapa trader yang melakukan trading dengan menggunakan teknik ini mendapatkan tingkat keberhasilan hingga 65%. Di sisi lain rasio antara resiko dengan keuntungan rata-rata adalah 1:1,2.

    Ternyata cukup dengan menggunakan teknik sederhana saat trading, Anda bisa mendapatkan profit, lho! Anda bisa juga menggunakan teknik tersebut di dalam acara Trading Hari Raya (THR) yang diadakan oleh Tokocrypto mulai dari tanggal 15 April hingga 19 Mei 2021!

    Dapatkan kesempatan untuk memenangkan 1 Mobil Tesla.Selain itu, terdapat hadiah menarik lainnya, yaitu 2 Yamaha NMAX, 2 Honda Scoopy, dan 1 Sepeda Dahon Limited Edition. 

    Itulah teknik sederhana saat trading tapi menghasilkan profit. Sangat menarik bukan? Ayo ikutan Trading Hari Raya (THR) bersama Tokocrypto dan menangkan hadiahnya!”



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Mengenal Vancat, Token Utama di Dunia NFT

    Vancat (VANCAT) terlihat menjadi salah satu token yang terus diperhatikan oleh pasar akibat dianggap memiliki potensi apresiasi yang cukup signifikan.

    Token ini adalah salah satu token yang terikat dengan ekosistem Non-Fungible Token(NFT), bahkan dianggap sebagai salah satu pemeran utama.

    Apa Itu VANCAT?

    VANCAT adalah salah satu token BEP-20 yang berarti token ini bergerak pada jaringan Binance Smart Chain (BSC).

    Token ini diterbitkan oleh Vancat yang bertujuan untuk menjadi salah satu platform untuk NFT, dimana pengguna dapat melakukan deposit apa pun kepada NFT.

    Vancat sendiri juga merupakan lapisan (layer) protokol baru yang membuat beberapa peluang baru untuk adopsi di dunia NFT.

    Vancat juga akan menerbitkan aplikasi terdesentralisasi (DApp) bersama dengan protokol tersebut, yang akan fokus ke beberapa jenis NFT.

    DApp ini nantinya akan diciptakan untuk mengayomi dunia seni digital pada pasar crypto, dalam beberapa waktu ke depan.

    Secara keseluruhan DApp akan fokus ke dunia NFT, dan akan mempermudah pengguna untuk menambang dan menciptakan NFT sendiri.

    Dalam aplikasi pada situs resminya saat ini, Vancat hanya mendukung perdagangan NFT yang dibentuk pada platform penerbitan Vancat itu sendiri.

    Hal tersebut dilakukan untuk memastikan keamanan pada platform dan memastikan semua berjalan lancar pada platform NFT Vancat.

    Baca Juga: Tiga Faktor yang Bikin Bitcoin Akan Kembali Injak All Time High

    Jumlah Persediaan VANCAT

    Tercatat bahwa total jumlah persediaan VANCAT yang akan ada di perekonomian adalah sebesar satu quadrillion atau empat kali satu juta.

    Saat ini jumlahnya yang beredar berada pada 526 Triliun dengan sekitar 110 Triliun terkunci di likuiditas PancakeSwap, dan 474 Triliun yang sudah di burn.

    VANCAT juga mengimplementasikan Token Burn atau penghapusan jumlah persediaan sehingga kelangkaannya terus meningkat.

    Kapitalisasi pasar VANCAT saat ini berada pada Rp109,09 Miliar dan resmi diperdagangkan pada PancakeSwap, bursa terdesentralisasi di Binance Smart Chain.

    Baca Juga: Sempat Viral, Yuk Kenalan dengan 5 Token Binance Smart Chain Ini

    Salah satu hal yang penting dalam kepemilikan Vancat adalah token ini harus dimiliki dalam bilangan bulat, sehingga tidak ada kepemilikan dengan desimal atau koma.

    Vancat sendiri memiliki tiga kegunaan utama yaitu untuk smart contract, likuiditas yang terkunci, dan dana pool pada PancakeSwap.

    Rencana ke depan untuk Vancat telah tercatat resmi pada Roadmap yang bisa dilihat secara resmi pada situs Vancat.

    Potensi Apresiasi ke Depannya

    Saat ini Vancat masih terlihat dalam perkembangan, dan menurut Roadmapnya, Vancat baru akan listing pada mayoritas bursa tersentralisasi pada kuartal kedua 2022.

    Melihat sisi fundamentalnya, VANCAT diprediksi akan mengalami apresiasi yang cukup signifikan akibat perannya di dunia NFT.

    Vancat dikabarkan akan berperan seperti Binance Launchpad, namun khusus untuk NFT. Selain itu, saat ini Vancat juga terlihat mulai menarik banyak perhatian influencer,

    Umumnya saat hal tersebut terjadi, suatu crypto akan mengalami apresiasi yang cukup signifikan ke depannya.

    Saat ini, harga VANCAT berada di Rp0,00025 dan dapat dibeli pada bursa terdesentralisasi PancakeSwap yang juga bergerak di BSC.

    Sebelum memutuskan untuk melakukan investasi pada token ini, ada baiknya analisis lebih dalam dapat dilakukan.

    Hal tersebut disebabkan seluruh risiko dan keputusan investasi ada di tangan investor dan Coinvestasi tidak bertanggung jawab atas kerugian dan keuntungan yang didapat.

    Artikel ini berperan hanya untuk salah satu tambahan untuk analisis pribadi dan bukan saran resmi untuk investasi.

    sumber.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Analisa Teknikal 5 Agustus: Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH)

    Dalam beberapa hari lalu, Bitcoin (BTC) telah mencoba melampaui level $ 40.000, dimana harga saat ini tengah tertekan, yang masih bisa dianggap sebagai Pullback dengan berpegang pada analisa kali ini.

    Dan ETH, juga tengah membentuk pijakan yang lebih tinggi mengikuti pembaruan London yang sangat dinanti oleh para investor dan pengamat.

    Pada analisa ini, kita akan mencoba melihat peluang trend yang ada berdasarkan aksi harga di beberapa hari sebelumnya.

    Dan dalam artikel ini, kami akan berbagi pandangan kami dalam analisa teknikal untuk peluang trend BTC dan ETH untuk beberapa hari kedepan.

    BTCUSD

    Dalam analisa kami, pada time frame Daily, BTC yang sempat mencapai $ 42.000 kini kembali jatuh, yang kami lihat masih sebagai aksi harga yang normal, karena tentu ada beberapa aksi Take Profit yang coba dibentuk untuk mulai memberi sinyal trend.

    Dalam pandangan teknikal kali ini, harga perlu bertahan di atas level-level Support yang ada untuk mempertahankan prospek Bullish yang telah coba dibangun sejak beberapa minggu lalu, dimana level psikologis $ 40.000 adalah tujuan utama yang harus dilampaui untuk menjaga prospek rally.

    Baca Juga: PELUNCURAN MAINNET OLYMPIA DI JARINGAN RADIX SUDAH BERJALAN

    Indikator Teknis:

    MACD : MA mencoba menutup Zona Bullish. Ini dapat memberi dua sinyal. Pertama, harga akan membentuk sedikit Zona Bearish untuk kembali melonjak. Kedua, harga justru terperosok tajam yang akan tetap berpegang pada reaksi harga di level Support Kunci yang ada.

    RSI : Kini menjauh turun dari wilayah Overbought, sehingga saat di posisi Netral, aksi harga kemungkinan akan sangat penting karena berpegang pada MACD dan titik pemulihan.

    Level Resistance Utama : $ 40.000

    Level Support Utama : $ 35.000 dan $ 37.000

    ETHUSD

    Dalam analisa kami, pada time frame Daily, ETH masih terlihat on-Bullish sejak beberapa minggu lalu yang mendasari antusiasme pasar terhadap pembaruan London-nya di awal Agustus ini.

    Dalam struktur harga saat ini, geliat Bullish masih cenderung dominan, sehingga kami masih mengantisipasi adanya upaya-upaya perlawanan dari Buyer selama harga masih diatas level-level Support Kunci.

    Dalam analisa ini, tujuan optimisme pasar adalah melampaui level $ 2.700 yang menjadi dasar Resistance utama di analisa kami.

    Rejeksi atau breakout pada level ini adalah kunci utama prospek harga dalam beberapa hari ke depan.

    Baca Juga: Ketua SEC Akhirnya Buka Suara Bahas Regulasi Crypto!

    Indikator Teknis:

    MACD : MA hendak menutup Zona Bullish. Ini hampir mirip seperti skema MACD pada Bitcoin, sehingga dasar akan berpegang pada aksi harga yang dibentuk dari sini.

    RSI : Masih terlihat cukup percaya diri dipertengahan Overbought dan Netral, sehingga reaksi pada Resistance Kunci mungkin akan menjadi dasar analisa menggunakan RSI.

    Level Resistance Utama : $ 2.700

    Level Support Utama : $ 2.150 dan $ 2.300



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Ketua SEC Akhirnya Buka Suara Bahas Regulasi Crypto!

    Ketua dari Securities and Exchange Commission (SEC) baru saja memberikan pandangannya terhadap pasar crypto secara menyeluruh.

    Dari beberapa pandangannya, salah satu hal yang dijadikan sorotan utama oleh publik adalah pandangannya mengenai regulasi.

    Ketua SEC Buka Suara Tentang Regulasi Crypto

    Gary Gensler, Ketua SEC terbaru, baru saja memberikan pandangannya mengenai kondisi pasar crypto dan kebutuhan regulasi di Amerika Serikat.

    Ia menyatakan bahwa saat ini crypto merupakan sebuah hal yang baru dan masih sangat rentan terhadap adanya perilaku kecurangan.

    Pernyataan tersebut ia sampaikan akibat banyaknya transaksi yang tidak legal dan juga penipuan yang bergerak di pasar crypto.

    Oleh karena itu setelah mendapatkan tuntutan dari pemerintah dan publik untuk memberi pandangannya, ia akhirnya menyampaikan suara.

    Gensler menyatakan bahwa pasar crypto merupakan sebuah hal yang perlu diregulasi dengan ketat terutama oleh SEC.

    Ia merasa dengan adanya regulasi yang lebih ketat dan juga adanya pengawasan dari SEC crypto di Amerika dapat tumbuh lebih baik.

    Pandangan yang ia berikan bertujuan untuk melindungi investor di Amerika untuk mengadopsi crypto dengan cara yang lebih aman.

    Selanjutnya, ia juga menyatakan bahwa nantinya regulasi akan lebih ketat terhadap crypto namun tidak akan membatasinya.

    Gary Gensler juga memperingatkan bahwa nantinya SEC akan lebih ketat mengawasi bursa crypto dan juga perusahaan terkait crypto.

    Ia bahkan mengajak pihak-pihak tersebut untuk kerja sama agar dapat dibantu dan dipandu pertumbuhannya juga oleh SEC.

    Intinya melalui beberapa pernyataan resminya terkait regulasi, saat ini Gary Gensler memperingatkan bahwa regulasi terhadap crypto akan lebih ketat.

    Baca Juga: Cara Bijak Atur Keuangan Awal Bulan, Check!

    Masih Mendukung Crypto

    Untuk diperjelas, Gary Gensler tidak menentang pertumbuhan crypto, bahkan ia menjadi salah satu pihak di pemerintah yang mengakui baiknya inovasi ini.

    Ia mengakui bahwa Satoshi Nakamoto telah menciptakan suatu hal yang penting terutama dalam mendorong teknologi blockchain dan kriptografi.

    Pandangan terhadap Satoshi Nakamoto dari Gary Gensler adalah sebuah pandangan yang positif sehingga dapat dianggap sebagai sebuah dukungan.

    Gensler menyatakan bahwa apa yang dibawa oleh Satoshi Nakamoto dalam inovasinya di 2008 adalah sebuah hal yang mendorong adopsi internet lebih tinggi.

    Ia juga menambahkan bahwa apa yang terjadi saat ini bukan sebuah hal yang akan pudar dengan cepat namun dapat bertahan.

    Berikutnya ia juga menyatakan bahwa walau banyak pihak di pemerintah yang ingin crypto hilang, ia percaya teknologi ini dapat membawa hal positif.

    Namun satu hal yang perlu diketahui bahwa nampaknya Gensler hanya terfokus pada Bitcoin akibat ia juga menyatakan bahwa,

    “Saya sudah mempelajari bidang ini secara menyeluruh. Saya bisa menyatakan bahwa Bitcoin adalah satu-satunya inovasi nyata.”

    Pernyataan tersebut diartikan banyak hal oleh pasar, namun sebagian besar menganggap hal tersebut sebagai dukungan untuk Bitcoin namun tidak untuk crypto.

    Pandangan tersebut diperkuat dengan Gary Gensler yang menyatakan bahwa crypto adalah sebuah aset spekulatif dengan risiko tinggi untuk menyimpan kekayaan.

    Kemungkinan Menyetujui ETF Bitcoin

    Dengan banyaknya pernyataan yang terlihat mendukung teknologi Bitcoin dan inovasinya di pasar keuangan, muncul narasi baru.

    Narasi tersebut adalah kemungkinan persetujuan terhadap perizinan Reksadana ETF Bitcoin yang selama ini belum disetujui SEC.

    Dari pernyataan Gensler, nampaknya investor menganggap bahwa SEC dalam langkah untuk menyetujui Bitcoin ETF.

    Pernyataan yang diambil dari Gary Gensler dalam potensi persetujuan ini adalah saat ia menyatakan bahwa ETF Bitcoin yang teregulasi akan aman untuk investor.

    Ia juga menyinggung adanya kemungkinan untuk menciptakan ETF berbasis Kontrak Berjangka Bitcoin yang diterbitkan oleh CME atau Chicago Merchantile Exchange.

    Namun satu hal yang membuat pasar bimbang adalah pernyataannya yaitu ETF akan berada di bawah regulasi Mutual Fund.

    Mutual Fund berada di bawah regulasi yang sama dengan saham di Amerika, sehingga dapat membuat kerancuan antara crypto sebagai saham atau komoditas.

    Baca Juga: Alasan Kepala SEC Baru Berdampak Positif untuk Pasar Crypto

    Tapi untuk saat ini nampaknya SEC masih dalam tahap pendalaman mengenai permasalahan tersebut agar regulasi terbentuk dengan baik.

    Satu hal yang pasti adalah Gary Gensler menganggap saat ini perlindungan terhadap investor melalui regulasi masih sangat kurang.

    Sehingga ke depannya akan ada beberapa regulasi dan syarat ketat sebelum ETF Bitcoin atau ETF crypto lainnya tercipta.

    Jadi, terciptanya dan disetujuinya Bitcoin ETF masih menjadi sebuah hal yang mungkin, namun masih belum diketahui kapan.

    sumber.



    Sumber : news.tokocrypto.com