Author: 12

  • Cara Bijak Atur Keuangan Awal Bulan, Check!

    Awal bulan setelah gajian waktunya kamu atur strategi buat beberapa pos keuangan, bener gak? Pengen beli ini itu, jajan ini itu, wajar banget buat apresiasi kerja keras diri sendiri. Tapi pastikan dulu keuangan kamu sehat ya!

    Apalagi di masa pandemi yang penuh ketidakpastian ini, mengatur keuangan dengan strategis merupakan salah satu  yang wajib dilakukan. Siapa tau ada biaya – biaya tak terduga yang harus dikeluarkan.

    Lalu gimana sih caranya biar bisa atur keuangan dengan rapi dan bijak? Simak beberapa hal yang bisa kamu terapkan

     

     

    Prioritas kamu menjadi penentu bagaimana kamu mengatur strategi keuangan. Tentunya, strategi itu akan berbeda jika kamu sudah berkeluarga atau masih single. Jadi gimana cara mulainya? Saat habis gajian, jangan langsung jajan! 

    Coba pakai metode 50/30/20 untuk buat strategi keuangan kamu. 50% dari pendapatan kamu bisa digunakan untuk membayar kebutuhan pokok guna bertahan hidup seperti cicilan KPR, sewa rumah, makanan, asuransi kesehatan, listrik, dan lainnya. Pastikan semua kebutuhan pokok kamu tidak lebih dari alokasi ini.

    Gunakan 30% dari pendapatan kamu untuk memenuhi keinginan seperti makan/jajan di luar, kebutuhan elektronik, liburan, dan lainnya. Lalu 20% sisanya digunakan untuk menabung. Nah menabung pun bisa dibagi beberapa kategori seperti tabungan dana darurat, tabungan pensiun, tabungan sekolah anak, dan lainnya.

     

     

    Di masa pandemi ini khususnya, memiliki dana darurat menjadi hal yang sangat penting untuk keperluan tidak terduga jika ada keluarga sakit atau hal lainnya. Perhitungan dana darurat idealnya adalah 6 x Pengeluaran Kebutuhan Pokok (jika kamu single) dan 12 x Pengeluaran Kebutuhan Pokok (jika kamu berkeluarga). 

    Melihat poin no 1 dimana tabungan diambil dari 20% pendapatan, kamu bisa set target mulai dari sekarang untuk menabung dan mengamankan dana darurat sesuai dengan priotitasmu.

     

     

    Selain untuk dana darurat, kamu juga bisa mengalokasikan sebagian jatah 20% dari pendapatan kamu untuk memulai investasi. Saat ini banyak instrumen investasi yang bisa menjadi pilihan buat kamu, salah satunya adalah investasi aset kripto.

    Sebelum memulai investasi, pelajari dulu teknologi blockchain dan aset kripto apa yang sesuai dengan profil investasi kamu. Meskipun banyak yang bilang investasi kripto pasti cuan, tetap ada risikonya ya jadi kamu harus berhati – hati dan memahami teknisnya. Jangan tergiur cuan dengan menggunakan alokasi dana darurat apalagi kebutuhan pokok!

    Pastikan kamu melakukan investasi aset kripto di pedagang aset yang mengedepankan keamanan dan kenyamanan dalam bertransaksi. Seperti Tokocrypto yang merupakan pedagang aset pertama yang teregulasi oleh Bappebti.

    Nah, khusus di Agustus ini, Tokocrypto bersama GoPay menghadirkan promo spesial buat para pengguna Tokocrypto. Seluruh pengguna Tokocrypto berkesempatan mendapatkan cashback hingga Rp 35.000 jika melakukan deposit melalui GoPay yang berlaku pada 1 – 31 Agustus 2021. Menarik dan pastinya mudah banget nih buat kamu yang baru mau mulai investasi, yuk langsung trading di Tokocrypto!

    Mau tau detailnya, cek langsung di sini ya! #salamtothemoon



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Tertarik Investasi Jangka Panjang? Pilihlah Aset Kripto!

    Berbagai pilihan instrumen investasi memang terkadang membingungkan. Oleh sebab itu, penting bagi Anda untuk menentukan jenis investasi apa yang akan dipilih, tujuan Anda dalam berinvestasi, dan juga jangka waktu yang ditetapkan. Kali ini akan dibahas lebih lengkap mengenai investasi jangka panjang, khususnya pada aset kripto! Penasaran dengan informasinya? Yuk, simak selengkapnya!

    Apa itu Investasi Jangka Panjang?

    Sebelumnya mari simak terlebih dahulu pengertian investasi jangka panjang. Investasi ini adalah investasi dimana daya yang digunakan akan dijalankan terus menerus dan baru bisa dicairkan ketika jangka waktu tersebut telah jatuh tempo, minimal satu tahun. Karena jangka waktu yang diperlukan terbilang lama, maka Anda harus bersedia untuk bersabar. Tapi, jangan salah! Potensi keuntungan yang akan Anda dapatkan bisa terbilang tinggi, lho!

    Adapun tujuan dari berinvestasi ini antara lain mendapatkan penghasilan pasif dalam setiap periode (seperti bunga, dividen, atau bunga sewa). Selain itu, investasi ini cocok bagi Anda yang ingin meminimalisir risiko dalam berinvestasi. Terakhir, investasi ini juga dapat membantu Anda ketika sedang mengarahkan dana khusus untuk keperluan yang spesifik, seperti biaya pendidikan Anak di masa mendatang ataupun dana pensiun. 

    Aset Kripto Sebagai Pilihan Investasi Jangka Panjang

    Salah satu instrumen investasi yang patut Anda pilih ketika ingin memilih berinvestasi jangka panjang adalah aset kripto. Pada investasi ini maksudnya, Anda bisa membeli aset kripto dan kemudian menyimpannya sesuai dengan periode waktu yang diinginkan, minimal dalam jangka waktu satu tahun. Menjatuhkan pilihan pada aset kripto terjadi bukan tanpa alasan.

    Pertama, dapat dilihat harga aset kripto sejak kemunculannya hingga sekarang mengalami pergerakan yang cenderung naik. Misalnya pada Bitcoin, ia mengalami kenaikan harga dari tahun ke tahun. Hal ini dapat dilihat melalui harga bitcoin pada 1 Januari 2020 yang hanya sebesar Rp 99 juta per btc, sedangkan di awal tahun 2021, harganya mampu naik berkali-kali lipat, bahkan menembus Rp 408 juta per btcnya! Jadi jika Anda membelinya tahun ini dan menjualnya di tahun yang akan mendatang, bisa jadi Anda akan mendapatkan keuntungan berlipat ganda. 

    Namun, satu hal yang perlu ditekankan adalah Anda harus tetap mengatur emosi (tidak FOMO) dan diperlukan manajemen risiko yang baik agar tidak terpengaruh dengan adanya perubahan pada harga bitcoin maupun aset kripto lainnya

    Selanjutnya, telah banyak orang yang akhirnya melakukan investasi jangka panjangnya dengan aset kripto atau aset digital karena investasi ini dinilai lebih mudah dan tidak perlu memperhatikan pasar setiap waktu. Banyak investor yang telah percaya jika aset kripto ini pasti memiliki harga jual yang tinggi di masa depan. 

    Rekomendasi Koin untuk Investasi Jangka Panjang

    Inilah beberapa koin yang bisa Anda beli saat ingin berinvestasi dalam jangka waktu yang lama:

    Berbicara koin manakah yang cocok untuk investasi jangka panjang tentunya tidak akan lepas dari Bitcoin. Siapa sih yang tak kenal dengan Bitcoin? Aset kripto yang dijuluki sebagai king of cryptocurrency ini memang sudah dikenal banyak orang, tak tanggung-tanggung Bitcoin dipakai insitusi maupun perusahaan yang ada di dunia, seperti Microsoft dan Tesla. 

    Koin yang pertama kali diciptakan oleh Satoshi Nakamoto pada tahun 2009 ini memiliki persediaan yang terbatas, yakni hanya 21 juta koin yang tersebar di seluruh dunia! Karena jumlahnya yang terbatas dan berpotensi mengalami kelangkaan, maka harga Bitcoin di masa depan diprediksi akan menjadi sangat tinggi. 

    Koin yang launching pada 30 Juli 2015 silam ini memiliki persediaan sebanyak 72 juta koin di awal peluncurannya. Ethereum memiliki kelebihan, yakni ia menduduki posisi top 3 yang memiliki market cap besar di antara semua aset kripto yang ada di dunia. Selain itu, kini ethereum sedang mengembangkan ethereum 2.0 yang akan diluncurkan di beberapa tahun kedepan pun digadang-gadang akan lebih baik dibanding ethereum sebelumnya.

    Koin ketiga adalah BNB, koin ini merupakan koin utama yang dijalankan oleh Binance, yang merupakan exchange terbesar di dunia. Koin yang digadang-gadangkan sebagai koin pengganti ethereum oleh penciptanya ini memiliki kelebihan biaya transaksi yang murah. Koin ini bisa Anda pilih jika dirasa koin sebelumnya memiliki harga yang terlalu mahal bagi Anda. 

    Tunggu apa lagi? Kini sudah saatnya untuk memilih aset kripto sebagai investasi jangka panjang Anda! Daftarkan segera diri Anda dengan berinvestasi aset kripto yang aman, terpercaya, dan mudah hanya di Tokocrypto!



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Bitcoin Dominance Bergerak Turun, Altcoins Season Diprediksi Terjadi

    Bitcoin Dominance seringkali dijadikan alat untuk memprediksi pergerakan mayoritas Altcoins, akibat berdasarkan data umumnya ada korelasi antar keduanya.

    Korelasi tersebut adalah saat Bitcoin Dominance turun, maka Altcoins relatif bergerak naik, namun kondisi ini umumnya terjadi saat harga Bitcoin mulai naik.

    Saat ini Bitcoin Dominance diprediksi akan turun lagi dan membuat mayoritas pasar memprediksi adanya pergerakan naik pada Altcoins.

    Namun masih banyak investor yang sulit untuk memahami apa sebenarnya Bitcoin Dominance itu dan bagaimana dampaknya ke pasar.

    Baca Juga: Siap-siap! Amazon Akan Segera Masuk ke Pasar Kripto

    Dampak Bitcoin Dominance untuk Altcoins

    Bitcoin Dominance akhir-akhir ini terlihat bergerak terus menurun dan sedang berada di daerah sekitar 48%.

    Angka tersebut berarti 48 % dana yang beredar di pasar crypto tersimpan pada Bitcoin, dan sisanya tersimpan pada Altcoins.

    Dalam kondisi tersebut, terdapat asumsi bahwa saat ini permintaan pasar terhadap Altcoins sedang lebih besar dibandingkan terhadap Bitcoin.

    Oleh karena itu sangat masuk akan jika mayoritas investor memprediksi pergerakan Atcoins berdasarkan Bitcoin Dominance akibat pernyataan tersebut.

    Umumnya kondisi positif untuk Altcoins terjadi saat Bitcoin Dominance mengalami penurunan setelah harga Bitcoin naik.

    Bisa dilihat bahwa saat hal yang sama terjadi, yang juga mencerminkan kondisi pada awal 2021 saat mayoritas crypto mengalami apresiasi.

    Saat kondisi ini terjadi, umumnya apresiasi harga akan dipimpin oleh Ethereum yang akan mendorong mayoritas Altcoins lain naik.

    Hal ini disebabkan Ethereum yang telah lama menjadi pemimpin untuk Altcoins akibat kapitalisasi pasarnya yang tinggi.

    Selain itu potensi apresiasi ini juga diperkuat dengan adanya London Hard Fork, pembaruan jaringan dari Blockchain Ethereum.

    Dengan adanya pembaruan ini, blockchain Ethereum dikabarkan akan lebih efisien dan lebih rendah dalam biaya.

    Salah satu hal penting lainnya adalah mekanisme burn dimana nantinya jumlah Ethereum yang beredar akan berkurang sekitar 1,4% per tahun.

    Mekanisme ini dilakukan dengan menghilangkan 70% dari biaya transaksi yang ada pada Ethereum setelah digunakan.

    Oleh karena itu ada kemungkinan Ethereum akan semakin langka yang dapat membuat harganya naik lebih tinggi jika permintaannya naik.

    Jika Ethereum naik, ada kemungkinan mayoritas Altcoins lainnya dapat naik lebih tinggi akibat adanya sentimen positif berdasarkan pergerakan sebelumnya.

    Baca Juga: CZ Lakukan Pertemuan dengan Regulator, Kabar Baik untuk Binance

    Dampak untuk Bitcoin

    Perlu diketahui bahwa Altcoins yang naik dalam dominasi pasar bukan berarti akan menurunkan harga dari Bitcoin.

    Hal ini disebabkan saat mayoritas harga Altcoins naik bersama permintaannya, tidak selalu berarti akan ada tekanan jual untuk Bitcoin.

    Bitcoin bisa jadi akan terus bergerak dalam konsolidasi jika Altcoins naik akibat umumnya kondisi tersebut yang terjadi saat pasar mulai positif.

    Dominasi Bitcoin yang turun juga merupakan hal yang wajar akibat bersama dengan perkembangan teknologi, sangat mungkin untuk muncul proyek baru.

    Proyek crypto baru ini dapat menciptakan ketertarikan tinggi yang membuat dominasi berpindah sedikit dari Bitcoin.

    Saat ketertarikan proyek tersebut naik maka ketertarikan Altcoins naik karena crypto selain Bitcoin disebut dengan Altcoins.

    Sehingga apresiasi dari Altcoins tidak akan menurunkan nilai Bitcoin, namun akan banyak investor yang menyebut Altcoin Season.

    Altcoin Season ini adalah istilah untuk masa dimana Altcoins naik lebih tinggi daripada Bitcoin yang mencerminkan ketertarikan lebih tinggi pada Altcoins.

    grafik btc.d
    Grafik Bitcoin Dominance (BTC.D)

    Untuk saat ini dapat dilihat bahwa Bitcoin Dominance sedang berada pada batas atasnya dan kemungkinan akan terus turun di daerah tersebut.

    Tujuan selanjutnya jika turun berada pada 46% yang dapat membuat adanya apresiasi dalam Altcoins jika harga Bitcoin tetap stagnan.

    Namun untuk saat ini pasar masih menunggu kedaluwarsa kontrak options Bitcoin yang kemungkinan dapat mempengaruhi sentimen pasar di Agustus.

    Hal ini disebabkan posisi terbukanya kontrak options dapat menjadi salah satu pandangan bagaimana Agustus akan terjadi.

    Sebab hubungan antara derivatif dan spot adalah hubungan yang dapat dijadikan sebagai alat bantu dalam menentukan arah pasar.

    sumber.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Siap-siap! Amazon Akan Segera Masuk ke Pasar Kripto

    Selain Tesla, Apple, dan juga Coca-Cola yang sudah menerima jenis pembayaran melalui bitcoin, kini dikabarkan Amazon juga mulai menerima pembayaran melalui bitcoin.

    Awal minggu ini surat kabar London City A.M. menuliskan bahwa Amazon berencana menerima pembayaran bitcoin mulai akhir tahun ini. Tidak hanya itu, raksasa ritel buatan Jeff Bezos ini pun tengah mempersiapkan token mereka sendiri yang rencananya akan diluncurkan pada 2022 mendatang. 

    Isu tersebut semakin kuat dengan kabar yang menyebutkan bahwa Amazon telah memposting lowongan pekerjaan untuk posisi cryptocurrency dan juga blockchain lead. Pencarian untuk dua posisi ini semakin menunjukkan keseriusan Amazon pada pasar cryptocurrency seperti Bitcoin.

    Baca Juga: Ketahui Jenis-Jenis Investasi Jangka Pendek yang Menguntungkan 

    Dilansir dari CNBC Indonesia, Andy Jassy CEO Amazon yang kala 2017 lalu menjabat sebagai CEO Amazon Web Service, mengatakan bahwa pada sat itu Amazon tengah mengawasi dengan cermat perkembangan cryptocurrency.

    Unit usaha Amazon yang bergerak di teknologi cloud sebelumnya sudah merilis layanan managed blockchain. Namun sampai hari ini, Amazon belum menerima pembayaran dalam bentuk aset kripto apa pun.

    Meskpun begitu di tahun 2013 lalu Amazon merilis Amazon Coins yang bisa digunakan oleh para penggunanya untuk membeli konten game dan aplikasi.

    Tampaknya di bawah kendali Andy Jassy yang menggantikan Jeff Bezos pada bulan lalu dari posisi CEO, Amazon akan mulai agresif memasuki pasar cryptocurrency. Terlebih di Amerika Serikat seperti yang diberitakan oleh Investopedia, ada sekitar 36% pelaku UKM di Amerika Serikat yang menerima bitcoin sebagai salah satu metode pembayaran.

    Kepercayaan masyarakat terhadap inovasi dan teknologi blockchain semakin kuat. Terlebih beragam raksasa ritel dan teknologi sudah melakukan hal serupa. Apple yang mengumumkan bahwa para penggunanya bisa membeli Bitcoin lewat Apple Pay. Dan Coca-Cola yang sudah memiliki 2.000 mesin penjual otomatis yang menerima bitcoin sebagai opsi pembayaran di Australia dan Selandia Baru.

     



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Kolaborasi & Aksi Bersama Tangani COVID-19 Lewat TokoCare “Lelang Kebaikan”

    #KolaborAKSI Tokocrypto bersama Public Figure & BenihBaik.com untuk  membantu penanganan pandemi COVID-19 di Indonesia

    Meningkatnya kasus COVID-19 di seluruh Indonesia dalam beberapa waktu terakhir menjadi perhatian banyak pihak. Tingginya kasus positif tidak sejalan dengan ketersediaan fasilitas dan tenaga kesehatan yang dapat mendukung masa pemulihan masyarakat yang terdampak.

    Tokocrypto, sebagai pedagang aset kripto no 1 dan pertama teregulasi oleh Bappebti di Indonesia, melalui inisiatif TokoCare berupaya mengajak Tokonauts dan masyarakat umum untuk berkolaborasi dan beraksi membantu penanganan COVID – 19 di Indonesia. 

    TokoCare merupakan sebuah inisiatif Tokocrypto untuk berKOLABORasi dan berAKSI dalam berbagai program corporate social responsibility. Kami memiliki beberapa inisiatif untuk membantu penanganan pandemi dimana salah satunya adalah lelang kebaikan bekerjasama dengan teman – teman public figure yang dekat dengan Tokocrypto. Harapannya, inisiasi #KolaborAKSI ini didukung dengan baik oleh komunitas & masyarakat umum, sehingga kita bisa saling bantu memberikan donasi yang dibutuhkan untuk penanganan COVID-19 — Nanda Ivens, CMO Tokocrypto.

    Salah satu inisiatif #KolaborAKSI TokoCare ini diwujudkan melalui program Lelang Kebaikan bersama para public figure, dimana hasil lelang barang favorit milik mereka akan disalurkan melalui platform crowdfunding BenihBaik.com. Adapun beberapa public figure yang akan berpartisipasi dalam program ini adalah Arnold Poernomo, Jejouw, Bhaskara HINDIA, dan lainnya. 

    Program lelang kebaikan ini akan dilaksanakan setiap minggu mulai 29 Juli hingga 23 September 2021 di akun media sosial @tokocrypto. Untuk mengikuti lelang ini, setiap peserta diwajibkan untuk follow semua akun media sosial Tokocrypto (Twitter, Instagram, Facebook, TikTok, dan Youtube) dan perlu mendaftarkan diri di link https://bit.ly/RegisterLelangTokoCare untuk mengikuti lelang. Pemenang yang terpilih akan diinformasikan di akun media sosial Tokocrypto.

     “KolaborAKSI dengan tim BenihBaik.com akan membantu kami menyalurkan bantuan secara cepat dan tepat, serta tentunya transparan bagi seluruh pihak,” ujar Nanda.

    Tokocrypto juga mengajak Tokonauts & masyarakat umum untuk membantu penanganan COVID-19 di Indonesia dalam bentuk donasi yang bisa disalurkan melalui laman kampanye BenihBaik.com di link https://bit.ly/KolaborAKSI_Tokocrypto mulai dari  Rp 10,000,- saja.

    Untuk informasi lebih lanjut, bisa cek di link ini https://bit.ly/KolaborAKSI_LelangKebaikan.

    #SalamToTheMoon #KolaborAKSI



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Ketahui Jenis Investasi Jangka Pendek yang Menguntungkan!

    Investasi jangka pendek seringkali lebih dilirik oleh para investor pemula. Bukan tanpa alasan, waktu mendapatkan keuntungan lebih singkat dan risiko yang lebih minimlah yang akhirnya membuat investor menjatuhkan pilihannya pada investasi ini. Nah jika Anda juga ingin memulai investasi jenis ini, ketahui terlebih dulu penjelasannya. Yuk, baca lebih lengkapnya!

    Apa sih Investasi Jangka Pendek itu?

    Investasi jangka pendek adalah produk investasi yang menyetorkan sejumlah dana untuk dikelola dalam jangka waktu yang singkat. Jadi dana dan keuntungan yang diperoleh bisa dicairkan dalam waktu yang pendek. Rata-rata orang mencairkannya menjadi dana tunai dalam waktu 3-12 bulan. 

    Tujuan investasi ini pun beragam, mulai dari untuk menambah cash flow atau pemasukan dalam jangka waktu yang singkat, sebagai bentuk passive income, atau memperoleh tambahan dana dari uang yang telah diinvestasikan dalam periode singkat. 

    Jenis-jenis Investasi Jangka Pendek yang Menguntungkan

    Adapun jenis-jenis instrumen pada investasi jangka pendek antara lain:

    Reksa dana adalah produk investasi yang mana dana dari investor nantinya akan dikelola oleh manajer investasi agar memperoleh keuntungan. Secara umum, terdapat 2 jenis reksa dana, yakni reksa dana pasar uang, reksa dana pendapatan tetap, reksa dana saham, dan reksa dana campuran. Nah biasanya jenis reksa dana pasar uang merupakan pilihan investasi jangka pendek sebab periode waktunya hanya satu tahun dan tingkat risikonya rendah. 

    Deposito adalah produk tabungan di bank dengan menyetorkan dan mencairkan sejumlah dana dalam waktu yang singkat. Baik dalam jangka waktu tiga bulan, enam bulan atau bahkan hingga satu tahun. Namun walaupun waktunya singkat, Anda tidak bisa menarik dana tersebut secara tiba-tiba, dana hanya bisa diambil pada tanggal jatuh tempo saja. 

    • Peer to Peer (P2P) Lending

    P2P lending merupakan sebuah platform investasi yang di dalamnya mempertemukan orang-orang yang membutuhkan pinjaman dana dengan orang yang mau meminjamkan dana. Waktu periode investasi dapat bebas dipilih oleh investor, mulai dari 6 bulan, 1 tahun, sampai 2 tahun.

    Ada beberapa kriteria yang bisa Anda jadikan sebagai ukuran dalam menetapkan aset kripto sebagai pilihan investasi jangka pendek Anda, lho! Kriteria tersebut antara lain, memiliki nilai cap rendah, memiliki volume trading yang tinggi, memiliki ICO atau Initial Coin Offering (upaya pengumpulan dana melalui penawaran aset kripto baru, dan popularitas yang tinggi pada koin ataupun token.

    Nah, berinvestasi jangka pendek pada aset kripto bisa dilakukan dengan trading dan menggunakan teknik scalping. Trading Scalping merupakan trading aset yang berfokus mendapatkan keuntungan dari aksi jual menjual aset secara cepat. Dalam trading scalping, Anda bisa membeli aset dalam harga rendah dan langsung menjualnya kembali ketika harganya mengalami peningkatan. Yups, karena pada trading ini memang memegang konsep lebih baik mengambil cuan sedikit demi sedikit akan lebih menguntungkan dibanding menggenggam aset di jangka panjang. Makanya teknik scalping ini memang cocok untuk berinvestasi jangka pendek.

    Tips Berinvestasi Aset Kripto dalam Jangka Pendek Agar Menguntungkan

    Inilah beberapa tips yang bisa diterapkan ketika berinvestasi jangka pendek dengan aset kripto!

    Melakukan investasi dan trading aset kripto bisa dilakukan di mana saja dan kapan saja. Bahkan tak jarang ini bisa dilakukan pada saat santai, seperti saat hendak tidur, atau di sela-sela waktu istirahat. Namun, fleksibilitas ini bisa menjadi bumerang bagi Anda, apalagi di saat aktivitas ini sudah mulai menyita banyak perhatian Anda

    Untuk itu, siapkan jadwal khusus untuk fokus pada saat melakukan investasi aset kripto. Hendaknya Anda melakukan identifikasi peluang investasi, mempelajari dan mengembangkain strategi yang tepa, dan yang terpenting persiapkan diri untuk mengelola risiko yang terjadi sepanjang trading. 

    • Mulai Investasi dari Modal yang Kecil

    Saat ingin memulai berinvestasi, mulailah dengan jumlah yang kecil baru setelahnya tingkatkan secara bertahap ketika Anda merasa sudah lebih memahami dunia trading dan aset yang dipilih. Karena seperti yang diketahui, investasi jangka pendek tentu melibatkan banyak resiko. 

    Apakah Anda sudah siap untuk berinvestasi jangka pendek? Yuk, daftar sekarang juga di Tokocrypto! Oh iya, Anda juga bisa mengetahui tips dan trik dalam dunia aset kripto lainnya dengan mengunjungi Tokonews, lho!



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Goldman Sachs: Suku Bunga Rendah adalah Alasan Perusahaan Besar Berinvestasi Kripto

    Goldman Sachs, bank investasi multinasional asal AS mengatakan, bahwa suku bunga yang rendah di bank adalah salah satu alasan banyak perusahaan dan individu berinvestasi di kripto.

    Hal itu berdasarkan hasil jajak pendapat yang digelar perusahaan itu belum lama ini kepada beberapa klien Goldman Sachs.

    “Lebih dari separuh dari semua responden sudah berinvestasi atau tertarik untuk berinvestasi kripto. Inflasi yang tinggi dan suku bunga bank rendah adalah beberapa alasan utama mereka berinvestasi di kripto,” sebut Goldman Sachs, dilansir dari Bloomberg, Rabu (21/7/2021).

    Baca Juga: Mastercard Meningkatkan Fitur Dompet Crypto dan Bisnis Pertukaran

    Jumlah responden yang disurvei sebanyak 150 klien Goldman Sachs lintas negara, khusus kategori family office.

    Perusahaan investasi jenis ini fokus pada pengelolaan dana/aset investasi berskala besar dari keluarga-keluarga kaya raya.

    “22 persen aset yang dikelola bernilai US$5 milyar atau lebih dan 45 persen mengelola aset antara US$1 milyar dan US$4,9 milyar,” sebut Goldman Sachs.

    Meena Flynn, Co-Head of Private Wealth Management di Goldman Sachs, mengomentari minat family office di kripto.

    “Ada banyak yang berpikir bahwa aset ini akan berdampak sama seperti Internet dari sudut pandang efisiensi dan produktivitas,” sebut Flynn.

    Ketertarikan terhadap kripto dari family office adalah bagian dari tren besar keuangan dunia saat ini.

    Pada Mei 2021, Goldman Sachs membuka bisnis baru terkait kripto, dengan produk derivatif kripto yang menyasar pada perusahaan.

    Bitcoin US$130 Ribu

    Bank investasi lain, JPMorgan menyatakan pada April 2021, bahwa peningkatan investasi perusahaan dapat membuat Bitcoin mencapai target harga sebesar US$130.000.

    Tentu saja ini adalah perubahan sangat drastis, sangat berbeda jauh dengan tahun 2018-2019, bank-bank besar cenderung “kritis” terhadap kripto, karena dianggap terlalu spekulatif dan tidak memiliki nilai fundamental.

    Bahkan di masa depan, berdasarkan program dari NYIG, ratusan bank di Amerika Serikat kelak bisa memperdagangkan Bitcoin, tanpa perlu nasabahnya menjadi pengguna di bursa kripto Coinbase.

    Baca Juga: JP Morgan: Klien Kami Suka Kripto

    Proyeksi bullish lainnya datang sejak awal tahun ini dari Mike McGlone, analis senior Bloomberg Intelligence.

    Ia meyakini harga Bitcoin bisa menjadi US$100 ribu pada tahun 2021 ini. Koreksi yang terjadi sejak pertengahan April 2021, menurutnya masih normal dan mustahil turun di bawah US$20 ribu per BTC.

    Namun ia tak menyiratkan, apakah US$100 ribu itu merupakan harga puncak setelah masuk Halving III sejak Mei 2020 (cycle repeat), seperti Halving sebelumnya yang memuncak di US$20 ribu lalu merosot hingga 80 persen.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Mengenal NFT: Peluang Besar Industri Kreatif di Indonesia Merambah Pasar Global

    Perkembangan teknologi blockchain saat ini merupakan salah satu yang perlu diantisipasi oleh masyarakat dan para pelaku bisnis. Setelah diramaikan oleh Decentralized Finance (DeFi) pada akhir tahun 2020, kini salah satu pengembangan blockchain yang sedang ramai diperbincangkan adalah Non-Fungible Token atau biasa disingkat NFT.

    NFT mulai hadir sejak tahun 2014, namun semakin disorot sejak salah satu digital artist bernama Mike Winklemann (Beeple) menjual karya NFT “Everyday: The First 5000 Days” dengan rekor penjualan termahal di Christie dengan nilai $69.3 juta pada Maret lalu. 

    Tokocrypto sebagai salah satu pedagang aset kripto terbesar di Indonesia, melaksanakan sebuah survei online kepada komunitas terkait pendapat dan pemahaman mereka atas tren NFT.

    Hasil survei yang dilaksanakan pada 5 – 8 Juli 2021 lalu pada 400 responden, sebanyak 67,9% responden memahami NFT sebagai karya seni digital, 23,8% responden menjawab token digital, sementara sisanya menjawab NFT sebagai platform seni atau lainnya.

    Baca Juga: Mastercard Meningkatkan Fitur Dompet Crypto dan Bisnis Pertukaran

    NFT sendiri dapat dikatakan sebagai aset digital yang unik dan merepresentasikan karya seni dari kreator di berbagai kategori seperti musik, foto, video, digital arts, komik, apparel, merchandise, dan lainnya. Kebanyakan NFT dibangun di atas Ethereum blockchain, sehingga menjamin bukti kepemilikan, riwayat perpindahan NFT akan selamanya tercatat di Blockchain.

    Melalui NFT, kreator dan kolektor bisa melakukan transaksi secara online dengan menggunakan mata uang kripto sebagai alat pembayaran. Setiap NFT memiliki kode unik tersendiri, dimana ada bukti kepemilikan dan keaslian NFT sebagai jaminan kolektor yang membeli karya tersebut. Sementara di sisi kreator, hal ini bisa mengantisipasi adanya duplikasi atau replikasi karya seni yang dibuat.

    Nevertoolavish (NTL) sebagai salah satu sneaker customizers paling bergengsi di Indonesia melihat bahwa NFT merupakan sebuah medium baru sebagai seni digital dengan eksplorasi kreativitas yang tidak terbatas.

    “Setelah eksis di dunia artisan customizer, kami memutuskan terjun di NFT dan melihat bahwa sistem serta mediumnya sangat menarik, dimana secara ekosistem dapat menguntungkan dari sisi kreator maupun kolektor,” ujar Muhammad Haudy, CEO & Co-Founder Nevertoolavish

    Baca Juga: 3 Crypto dengan Apresiasi Tertinggi di Semester Satu 2021

    Sementara itu, Winny Wong selaku CEO Banyan Core menambahkan bahwa “Indonesia memiliki banyak sekali artist bertalenta seperti arsitek, desain interior, digital artist, pelukis, penulis lagu, aktor, dan lainnya. Namun sayangnya, mereka tidak banyak terekspos ke global market, bahkan secara umum karya yang dimiliki belum diapresiasi dengan harga yang setimpal. NFT akan menjadi kesempatan besar bagi para kreator bertalenta untuk menunjukkan passion dan kreativitas yang dimiliki, dan menjadi strategi dalam mendorong bisnis kreatif di Indonesia.”

    Mengeksplorasi NFT akan memberikan beberapa manfaat baik dari sudut pandang kreator maupun sebagai kolektor. Dari sisi kolektor, NFT dapat membantu mereka memperluas eksposur karya seninya mencakup pasar lokal dan internasional juga kesempatan untuk mendapatkan royalti atas karya NFT meskipun telah berpindah tangan ke kolektor lainnya.

    Sementara di sisi kolektor, rasa kepemilikan dan keaslian atas karya NFT dari artist yang disukai menjadi daya tarik utama untuk memiliki NFT, ditambah beberapa NFT memungkinkan pemiliknya untuk menukarkan NFT tersebut ke dalam bentuk barang fisik atau menjadikannya sebagai salah satu investasi jangka panjang. 

    Tokocrypto sendiri akan meluncurkan platform NFT lokal sejalan dengan pengembangan utilitas dari TKO Token. Platform yang rencananya akan hadir di Agustus 2021 ini diharapkan bisa menjadi wadah bagi kreator lokal Indonesia di berbagai kategori untuk memamerkan karyanya dan menjangkau pasar yang lebih luas melalui platform ini.

    Sebelum peluncurannya, Tokocrypto mengundang para NFT antusias untuk bergabung dan melakukan pre sign-ups di mall.tokocape.com, dimana berkesempatan mendapatkan total hadiah $7000 dan 30 NFT merchandise dari beberapa official merchant partner seperti Nevertoolavish, Banyan Core, dan Maximall Footwear.

     



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Inilah 5 Pola Candlestick Bearish yang Harus Diketahui Para Trader Kripto

    Mirip seperti dua pola sebelumnya, pola Evening Star diawali dengan candle Bulls berbodi panjang yang mantap (sumbu pendek diatas dan bawahnya) yang berlanjut dengan candle kecil dan dilanjut dengan candle Bears panjang, yang ukurannya minimal hampir sama atau lebih dari candle Bulls diawalnya.

    Candle kecil bisa terbentuk dengan GAP dari harga penutupan candle Bulls, tetapi bisa juga tidak (tanpa GAP), sehingga candle kecil ini bisa berupa candle Doji, Hammer, ataupun Pinbar.

    Ini mencerminkan kekuatan awal dominasi dari Seller yang telah dibentuk sehingga bisa menjadi awal dari perubahan trend dalam jangka waktu yang menyesuaikan time framenya berada, termasuk berada tidaknya pola ini pada Resistance utama.

    Shooting Star adalah bentuk yang cukup spesifik, dimana candle awalnya adalah candle Bulls berbodi panjang, yang berlanjut dengan candle bersumbu atas panjang dan bodinya kecil (bisa seperti hammer terbalik).Ini merupakan sinyal kekuatan dari aksi Seller saat harga mencoba bergerak lebih tinggi, dimana ini pun bisa berlanjut sebagai Evening Star yang akan memperkuat validasi dari sinyal trend selanjutnya.

    Hanging Man

    Bearish Harami Pattern
    Tidak seperti pola lainnya diatas, Hanging Man adalah sinyal Bearish tunggal yang dibentuk oleh satu jenis candle saja seperti bentuk pada gambar (berbentuk palu, sumbu bawah panjang, dan body candle kecil).Ini menunjukan sebuah upaya bertahan dari para Seller di puncak suatu tekanan Bullish, sehingga memberikan sinyal bagi masuknya kembali aksi jual yang akan membentuk trend penurunan, yang kembali bergantung dari kondisi ada tidaknya Resistance ataupun volatilitas untuk mendukung kekuatannya.

    Nah itu dia 5 pola candlestick Bearish yang harus diketahui oleh para trader kripto khususnya Anda, dengan mengetahui dan mempelajari hal ini tentunya akan meningkatkan kemampuan analisa candlestick Anda di dunia kripto yang sangat dinamis ini.

    Tidak dapat dipungkiri bahwa perkembangan teknologi blockchain semakin maju setiap tahunnya. Berbagai sistem dan token baru mulai diciptakan dan dikenalkan setiap tahunnya, seperti token berbasis CeFi (Centralized Finance) dan DeFi (Decentralized Finance), bahkan gabungan dari keduanya (CeDeFi).

    CeFi merupakan layanan terstruktur sehingga semua pesanan dikendalikan oleh satu bursa pusat tanpa pihak lain yang bersaing, yang bertujuan untuk melakukan perdagangan yang adil, dan meningkatkan proses pembelian dan penjualan.

    Berbeda dengan CeFi, DeFi yang dibuat dengan protokol smart contract  merupakan sebuah sistem yang transparan, terbuka, tanpa izin serta fleksibel dan tidak diperlukannya pengawasan terpusat dan perantara.

    Pertumbuhan DeFi yang semakin tinggi ini membuat banyak token yang diciptakan di atas blockchain berbasis DeFi. Saat ini yang paling terkenal sebagai blockchain tempat pembuatan token DeFi adalah Ethereum.

    Beberapa contoh dari project DeFi yang terkenal seperti Compound, Curve, YFI dibangun di atas blockchain Ethereum. Sedangkan untuk DeFi lokal dari Indonesia, hal ini masih sangat terbatas.

    Untuk mendukung pertumbuhan DeFi di Indonesia, Tokocrypto meluncurkan Toko Token (TKO) yang dibangun di atas Binance Smart Chain dan berfungsi sebagai token hybrid (CeDeFi) pertama di Indonesia dengan utilitas mulai dari exchange platform token, CeFi, dan DeFi.

    Toko Token ini nantinya akan berperan sebagai token platform penukaran yang mencakup berbagai benefit di dalamnya, yang akan memudahkan pengguna dalam mengelola aset crypto yang dimiliki. Tentunya hal ini sangat menarik mengingat hal seperti ini baru pertama kali ada di Indonesia. Kalau Anda ingin tahu lebih banyak tentang Token TKO bisa cek di sini.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Pendiri Apple Steve Wozniak: Bitcoin adalah Masa Depan dan Keajaiban

    Salah satu pendiri Apple Steve Wozniak mengatakan bahwa dirinya sangat percaya pada Bitcoin dan cryptocurrency. Ia menyebutkan bahwa aset digital ini adalah sebuah masa depan dan keajaiban matematika.

    Baca Juga: Ubah Recehan Jadi Cuan!

    “Saya tidak berinvestasi dalam Bitcoin, tetapi saya percaya itu untuk masa depan,” kata Wozniak saat presentasi di Talent Land Jalisco, sebuah konferensi untuk pengusaha teknologi yang berlangsung minggu ini, lapor outlet Meksiko El Sol de Mexico.

    Ia pun membandingkan Bitcoin dengan emas. Baginya, Bitcoin lebih menarik daripada emas dalam hal menyimpan nilai.

    “Emas terbatas dan Anda harus mencarinya; Bitcoin adalah keajaiban matematika yang paling menakjubkan,” ujarnya.

    Baca Juga: Ingin Beli Polygon (MATIC)? Berikut Analisis Buy dan Sell Area nya

    Wozniak merupakan salah satu pendiri perusahaan teknologi paling untung di dunia. Bersama Steve Jobs ia membangun Apple dari awal, dari sebuah garasi di San Fransisco.

    Saat ini Wozniak memiliki proyek token yang diperdagangkan di bawah simbol WOZX. Token tersebut sempat mencapai harga tertinggi sepanjang masa pada bulan Desember tahun lalu ketika mencapai $3,15. Dengan kapitalisasi pasar $78 juta, token ini berada di urutan 315 di antara semua cryptocurrency berdasarkan kapitalisasi pasar.

    Wozniak pun masuk dalam daftar tokoh di bidang keuangan dan teknologi yang telah bergabung dengan Bitcoin bandwagon.

    sumber.



    Sumber : news.tokocrypto.com