Author: 12

  • Tokocrypto Resmi Luncurkan Aplikasi Perdagangan Aset Kripto

    Jakarta, 5 November 2020Tokocrypto, pedagang aset kripto terpercaya dan terdepan di Indonesia resmi meluncurkan aplikasi berbasis android untuk memudahkan para nasabah melakukan jual-beli aset kripto kapanpun dan dimanapun. 

    “Berkembangnya teknologi Blockchain di Indonesia terlihat semakin pesat. Tentunya teknologi ini memberikan harapan bagi masyarakat luas agar dapat mengakses sistem keuangan yang terbuka dan transparan”, kata Pang Xue Kai, CEO dan Co-Founder Tokocrypto. 

    Baca Juga: Analis Prediksi Harga Bitcoin Bisa Capai Rp215 Juta Segera!

    Kai mengatakan, sesuai janjinya pada Indonesia Blockchain Week Agustus kemarin, Tokocrypto akan berusaha untuk menjadi gerbang bagi masyarakat Indonesia agar dapat mengakses sistem keuangan terdesentralisasi dengan mudah dan aman, serta menjadi sarana edukasi untuk lebih memahami teknologi blockchain dan aset kripto. 

    Aplikasi Tokocrypto ini memungkinkan para nasabah untuk melakukan jual-beli aset kripto, menyimpan dan mengirim aset kripto melalui smartphone. Aplikasi ini diharapkan juga memberikan pengalaman transaksi yang menyenangkan dengan tampilan user interface yang simple dan mudah digunakan. 

    Salah satu keunggulan utama dalam aplikasi ini adalah adanya dukungan teknis pelanggan yang siap membantu para nasabah dalam waktu 24 jam. Aplikasi ini juga memperdagangkan berbagai macam aset kripto seperti BTC, ETH, BNB, USDT, BUSD, XRP dan masih banyak lagi token-token lainnya. 

    Baca Juga: Inilah 5 Manfaat Fitur Order Book Tokocrypto!

    Dari segi keamanan, aplikasi ini didukung oleh teknologi Know-Your-Customer (KYC) dan 2FA. Tokocrypto juga mengadopsi teknologi keamanan terkini milik Binance, pedagang aset kripto terbesar di dunia. Tokocrypto juga bekerjasama dengan beberapa institusi dalam memastikan keamanan dan kepatuhan, yaitu dengan ASLI RI untuk verifikasi data nasabah serta Merkle Science dan Coinfirm untuk analisa transaksi. 

    Aplikasi ini sudah dapat diunduh pengguna Android sejak tanggal 2 November 2020

    “Dengan aplikasi ini, besar harapan kami agar Tokocrypto dapat menjadi rekan anda dalam memulai investasi aset kripto dengan segala kemudahan, fasilitas terbaik serta inovasi-inovasi yang kami berikan bagi seluruh nasabah kami. Baik investor pemula maupun trader profesional, Tokocrypto siap membantu anda”, tutup Kai.

    Selain pengguna Android, pengguna perangkat iOS juga akan dapat segera mengakses aplikasi perdagangan aset kripto ini, sehingga siapa saja dapat bertransaksi di mana saja dan kapan saja dengan mudah dan aman.

    Untuk pengguna Android, klik di sini untuk download Tokocrypto Mobile Apps di Play Store dan link ini untuk pengguna iOS

    Selengkapnya tentang Tokocrypto Mobile Apps dapat dibaca di sini

     



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Tutorial Trading: Mengenal Sideways, Bullish dan Bearish

    Dalam dunia trading baik itu saham, komoditas aset kripto maupun forex terdapat istilah yang sama terhadap kondisi pasar, kondisi pasar tersebut antara lain Bearish, Bullish dan Sideways, mungkin bagi para trader profesional istilah-istilah tersebut sudah sangat mengerti.

    Apa Itu Bullish dan Bearish

    Mungkin bagi para pemula masih ada yang belum paham dengan 3 istilah tersebut, nah pada artikel kali ini akan dijelaskan apa itu Bearish, Bullish dan Sideway.

    Bearish

    Bearish merupakan kondisi bursa ketika pergerakan harga yang diperdagangkan turun dalam jangka waktu yang cukup lama. Istilah Bearish sendiri diambil dari kata “Bear” yang berati beruang atau penjual.

    kondisi bearish akan membuat harga menjadi menurun atau downtrend dikarenakan volume penjual lebih banyak dibanding pembeli. Pada kondisi bearish akan terjadi yang namanya panic sell atau aksi jual bersamaan. Dan dalam grafik kondisi bearish biasa ditandai dengan warna merah yang berarti harga mengalami penurunan.

    Bullish

    Istilah Bullish sendiri diambil dari kata “Bull” yang artinya banteng atau pembeli. Kebalikan dari Bearish, Bullish merupakan kondisi bursa harga saham, obligasi dan komoditas yang diperdagangkan naik dalam jangka waktu yang cukup lama.

    Kondisi bullish terjadi karena pembeli lebih banyak dari pada penjual sehingga harga mengalami kenaikan. Dan jika dilihat dari grafik kondisi bullish biasanya ditandai dengan warna hijau yang artinya harga mengalami kenaikan.

    Sideways

    Sideways adalah kondisi dimana market sedang datar, dimana terjadi keraguan dalam market. Bull dan Bearish sama-sama kuat sehingga menyebabkan Sideways.

    Ciri-ciri sideways adalah terbentuknya gunung kecil dan lembah yang dangkal dengan candle hijau dan merahnya berbentuk pendek-pendek , pergerakan market stabil tidak naik tidak juga turun.

    Trend bullish akan berakhir pada saat jumlah buy terlalu banyak dan harga sudah terlalu tinggi. Di titik ini, para trader akan menutup posisi buy dan beralih ke posisi sell. Sedangkan sebaliknya, bearish akan berakhir pada saat posisi sell terlalu banyak dan para trader akan memulai posisi close dan beralih membuka posisi buy.

    Itulah pengertian tentang Bearish dan Bullish serta Sideways. Kondisi pasar kripto memang sangat fluktuatif, kadang cryptocurrency bergerak naik dan kadang turun. Sah-sah saja kalau Anda ingin membeli kripto pada saat pasar sedang bullish. Atau sebaliknya, menjual semua kripto saat pasar sedang bearish. 

    Alternatif lain bagi pemula untuk trading pada saat market sedang Sideways yaitu dapat melakukan Staking Coin. Apa itu staking coin? Simplenya staking adalah cara mendapatkan penghasilan tambahan dari aset crypto. Prinsipnya hampir mirip dengan deposito, di mana Anda menyetorkan nominal uang (dalam hal ini aset crypto), meminta bank untuk mengelolanya (token yang di invest), dan Anda akan mendapatkan return dalam bentuk bunga.

    Tetapi perlu diingat, bahwa staking coin tidak bisa dilakukan pada semua coin, hanya kripto yang berbasis DeFi saja seperti Cosmos, Dash, Ether. Sedangkan untuk versi lokal, token berbasis DeFi pertama yang dapat distaking adalah Token TKO.

    Apa itu Token TKO? Tokocrypto mengembangkan token CeDeFi hybrid pertama di Indonesia yang dibangun di atas Binance Smart Chain.

    TKO merupakan gabungan dari keunggulan sistem keuangan terpusat (CeFi) dan sistem keuangan terdesentralisasi (DeFi) dan dibangun di atas Binance Smart Chain. Yuk cari tau selengkapnya tentang Token TKO di sini!



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Mengenal Exponential, Weighted dan Simple Moving Average

    Moving Average, atau juga disingkat MA, adalah garis yang didapat dari perhitungan harga sebelum hari ini, yang menghitung pergerakan harga rata-rata dari suatu aset dalam suatu rentang waktu tertentu.

    Misalnya dalam rentang 5 hari (1 minggu), 20 hari (1 bulan), 60 hari (3 bulan), maupun 120 hari (6 bulan). Jadi dapat dikatakan Moving Average 60 berarti pergerakan harga 3 bulan ke belakang. Berikut adalah beberapa jenis MA yang dapat kita gunakan untuk membantu dalam menganalisa harga.

    Jenis-jenis Moving Average Untuk Menganalisa Harga

    #1 Simple Moving Average

    Simple Moving Average (SMA) adalah aritmatika Moving Average yang dihitung dengan menambahkan harga penutupan aset untuk sejumlah periode waktu dan kemudian dibagi sejumlah periode waktu tersebut.

    Dalam SMA, data yang dimasukkan adalah sama bobot. Ini berarti bahwa setiap hari dalam kumpulan data memiliki tingkat kepentingan yang sama dan berbobot sama. Karena setiap hari baru berakhir, titik data yang tertua dibuang dan yang terbaru ditambahkan.

    SMA dapat dirumuskan sebagai berikut:

    rumus simple moving average

    Mari kita ambil contoh kasus, misalnya harga sebuah aset dalam 15 hari berturut-turut adalah: 20, 24, 22, 21, 20, 18, 17, 22, 26, 30, 31, 34, 33, 30 dan 28. Dengan perhitungan rumus di atas, maka kita akan mendapatkan nilai SMA-nya sebagai berikut:

    Hari Closing SMA 5
    1 20
    2 24
    3 22
    4 21
    5 20 21,4
    6 18 21
    7 17 19,6
    8 22 19,6
    9 26 20,6
    10 30 22,6
    11 31 25,2
    12 34 28,6
    13 33 30,8
    14 30 31,6
    15 28 31,2

     

    Dengan mengetahui nilai SMA-nya, maka dapat dibuat grafik sebagai berikut:

    grafik nilai simple moving average

    #2 Weighted Moving Average

    Weighted Moving Average adalah usaha untuk memforecast dengan beberapa data terakhir dengan memberikan bobot yang berbeda-beda. WMA kurang lebih memiliki kemiripan dengan SMA, kecuali dalam hal memberikan bobot pada data yang terbaru. Sama seperti SMA, WMA juga setiap harinya membuang harga penutupan yang tertua dan menambahkan yang terbaru.

    WMA mengalikan faktor untuk memberikan bobot yang berbeda untuk data pada waktu yang berbeda. Dalam sejumlah (n) hari, WMA hari terbaru memiliki berat (n), (n) terbaru kedua – 1, dll, hingga bobotnya ke satu.

    WMA dapat dirumuskan sebagai berikut:

    rumus weighted moving average

    Misalnya dengan contoh yang sama seperti simulasi SMA di atas, dengan perhitungan rumus WMA di atas, maka kita akan mendapatkan nilai WMA seperti tabel berikut:

    Hari Closing SMA 5 WMA 5
    1 20
    2 24
    3 22
    4 21
    5 20 21,4 21,2
    6 18 21 20,1
    7 17 19,6 18,7
    8 22 19,6 19,5
    9 26 20,6 21,7
    10 30 22,6 24,8
    11 31 25,2 27,6
    12 34 28,6 30,5
    13 33 30,8 32
    14 30 31,6 31,7
    15 28 31,2 30,5

     

    Dengan mengetahui nilai WMA-nya, maka dapat dibuat grafik sebagai berikut:

    grafik nilai weighted moving average

    #3 Exponential Moving Average

    Exponential Moving Average (EMA) adalah jenis MA yang menyaring data secara infinite, dimana data-data lama tidak ada yang dibuang melainkan hanya dikurangi bobotnya secara eksponensial, namun bobotnya tidak sampai nol.

    EMA memiliki kemiripan dengan WMA dalam hal membedakan bobot data antara data terdahulu dan yang terbaru, dimana dengan perhitungan ini, EMA dan WMA sama-sama lebih sensitif dengan pergerakan harga saham dibandingkan dengan SMA.

    EMA dapat dirumuskan sebagai berikut:

    rumus exponential moving average

    Misalkan dengan contoh yang sama seperti simulasi SMA di atas, dengan perhitungan rumus EMA di atas, maka kita akan mendapatkan nilai EMA seperti tabel berikut:

    Hari Closing SMA 5 WMA 5 EMA 5
    1 20
    2 24
    3 22
    4 21
    5 20 21,4 21,2 17
    6 18 21 20,1 17,3
    7 17 19,6 18,7 17,2
    8 22 19,6 19,5 18,8
    9 26 20,6 21,7 21,2
    10 30 22,6 24,8 24,1
    11 31 25,2 27,6 26,4
    12 34 28,6 30,5 28,9
    13 33 30,8 32 30,3
    14 30 31,6 31,7 30,2
    15 28 31,2 30,5 29,5

     

    Dengan mengetahui nilai EMA-nya, maka dapat dibuat grafik sebagai berikut:

    grafik nilai exponential moving average

    Dari penjelasan diatas yang kita dapatkan pengertian bahwa weighted moving average adalah metode yang menggunakan data dengan periode terakhir sebagai data historis untuk melakukan prakiraan chart.

    Nah, itu dia jenis-jenis moving average di dalam chart, hal ini penting untuk Anda ketahui dan kuasai jika ingin dapat menganalisis keadaan pasar kripto. Pasar crypto merupakan pasar yang dinamis, dengan perkembangan teknologi dan blockchain yang semakin berkembang, mulai banyak bermunculan sistem-sistem baru di dalam ekosistem blockchain.

    Mulai dari CeFi, DeFi, bahkan gabungan dari kedua hal itu (CeDeFi). Gerakan DeFi sejauh ini merupakan tren yang paling berdampak dalam ekosistem crypto dan blockchain dan telah dikenal sebagai salah satu cara penggunaan paling populer sejak 2019.

    DeFi adalah sistem keuangan terbuka yang dibangun di atas blockchain yang bertujuan untuk menghadirkan layanan keuangan terbuka yang memungkinkan partisipasi dari semua tingkat investor tanpa adanya pihak sentral yang memegang keseluruhan dana, mirip sebagai pasar keuangan terbuka. Di mana pembeli bertemu dengan penjual langsung tanpa adanya perantara yang menengahi transaksi.

    Kepopuleran DeFi pun mendorong pertumbuhan token-token yang berbasis DeFi. Tidak terkecuali Indonesia, Tokocrypto dengan Toko Token yang dibangun di atas Binance Smart Chain ini merupakan project DeFi pertama di Indonesia dan memiliki tujuan untuk memberi kemudahan kepada masyarakat yang belum memiliki akses ke fasilitas layanan perbankan.

    Token TKO ini yang nantinya akan menjadi platform penukaran token dengan berbagai macam utilitas dan kemudahan bagi para pengguna nantinya. Penasaran kan dengan Token TKO ini? Yuk cari tau selengkapnya di sini!



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Bertabur Cuan saat Halving Day, Apa Iya?

    Saat ini aset kripto merupakan salah satu instrumen investasi yang kian populer dan diminati oleh masyarakat. Ada beberapa istilah dan tren yang perlu dipahami oleh masyarakat yang baru saja masuk di dunia kripto. Salah satunya adalah halving day.

    Halving Day merupakan istilah dalam ekosistem kripto yang merupakan sebuah siklus empat tahunan yang mana setiap empat tahun jaringan Bitcoin merilis koin baru melalui proses penambangan. Kenapa empat tahunan? halving day akan terjadi ketika penambangan bitcoin sudah mencapai angka 210 ribu. Untuk mencapai 210 ribu membutuhkan waktu kurang lebih empat tahun.

    Halving Day pertama kali terjadi pada tahun November 2012. Kemudian terjadi lagi empat tahun berikutnya di Juli 2016. Dan halving terakhir terjadi di Mei 2020. Sementara halving berikutnya akan terjadi pada tahun 2024.

    Siklus empat tahuan ini banyak dinanti-nanti oleh para penambang Bitcoin. Kenapa? Karena pada fase ini para penambang bisa mendapatkan keuntungan yang signifikan.

    Baca Juga: Inilah 6 Pilihan Investasi Aset Kripto Yang Akan Naik 2021

    Kenapa menguntungkan para penambang?

    Dalam halving day para penambang akan mendapatkan ‘upah’ yang menggiurkan dalam bentuk bitcoin. Sebagai contoh, pada halving day tahun 2012, para penambang mendapatkan ‘upah’ sebanyak 25 bitcoin. Empat tahun kemudian di 2016 penambang mendapatkan upah 12,5 bitcoin. Dan pada 2020 penambang mendapatkan upah 6,25 bitcoin.

    Setelah halving day, harga jual bitcoin akan mengalami lonjakan yang signifikan. Memang, kenaikan harga tidak akan langsung terjadi saat itu juga. Biasanya butuh waktu satu tahun untuk terjadinya lonjakan harga tersebut.

    Sebagai contoh, pada tahun 2012 ketika halving pertama kali terjadi harga 1 bitcoin hanya di kisaran US$ 12. Namun, selang setahun harganya meroket mencapai US$ 1.000. 

    Pola serupa juga terjadi di tahun 2016. Setelah halving harganya 1 bitcoin turun di kisaran US$ 670 yang kemudian melonjak di tahun 2017 mencapai kisaran US$ 2.550 dan terus meroket. Di tahun 2020 tentunya pola ini terulang kembali di pertengahan Mei harga 1 bitcoin di kisaran US$ 8.000-an, namun dalam satu tahun harganya melompat jauh dengan puncaknya US$ 63.000 pada April 2021. 

    Jadi meskipun di tiap siklusnya ‘upah’ yang didapatkan penambang terus menyusut, namun hal tersebut tidak mengurangi keuntungan yang dihasilkan oleh penambang. Karena cuan yang dihasilkan semakin berlipat-lipat ganda. 

    Kalau bukan penambang apa yang harus dilakukan?

    Tadi sudah dijelaskan dari sudut pandang penambang. Namun, meskipun kamu bukan penambang kamu juga bisa mendapatkan keuntungan. Tetapi tetap harus jeli dan cermat memahaminya.

    Bila melihat siklus dan pola yang terjadi pra dan paska halving, maka salah satu cara yang paling mudah untuk diterapkan adalah dengan membeli atau menyimpan bitcoin sebelum terjadi halving. Bitcoin yang kamu punya cukup disimpan dan didiamkan selama beberapa waktu hingga pada saat harga mulai naik, kamu yang menentukan kapan keuntungan yang ingin kamu dapatkan ketika menjualnya.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Inilah Prediksi Harga Dogecoin yang Perlu Diketahui

    Selain Bitcoin dan Ethereum, salah satu aset kripto yang marak dijadikan investasi adalah Dogecoin. Dogecoin dikenal dengan perkembangan harganya yang sempat mengalami kenaikan serta penurunan harga. Kira-kira, apakah harga Dogecoin akan terus fluktuatif? Sebelum melihat prediksi harga Dogecoin, alangkah baiknya untuk memahami uang digital yang ternyata dibuat dari lelucon ini dan bagaimana perkembangannya hingga kini. 

    Yuk, simak informasi selengkapnya!

    Apa Itu Dogecoin?

    Dogecoin merupakan salah satu uang digital yang dapat digunakan dalam dunia aset kripto. Satu hal yang membuat Dogecoin unik adalah dengan menggunakan maskot anjing Shiba Inu pada logonya. Pemilihan logo tersebut ternyata terinspirasi oleh meme “Doge”, sebuah meme populer yang menggambarkan anjing Shiba Inu yang sedang kebingungan. 

    Berkat inspirasi tersebut, pada Desember 2013, Billy Markus dan Jackson Palmer memutuskan untuk menciptakan sebuah koin yang dinamakan Dogecoin. Dengan lahirnya Dogecoin, diharapkan mampu berdiri sebagai uang kripto yang menawarkan kesenangan dan keramahan bagi para investor.

    Melihat perkembangannya, Dogecoin cenderung memiliki nilai rendah, sehingga membuat masyarakat terus menggunakannya. Dogecoin populer di kalangan pengguna media sosial seperti Reddit, Twitter, Facebook, serta yang lainnya untuk memberikan penghargaan berupa tip kepada seseorang atas konten yang telah ia sebarkan.

    Tren Harga Dogecoin dari Tahun ke Tahun

    Sejak lahir di tahun 2013, Dogecoin sendiri telah mengalami perkembangan yang pesat. Di awal perjalanannya, Dogecoin sempat mengalami lonjakan hingga 300% hanya dalam waktu 72 jam saja. Peningkatan yang terjadi yaitu dari doge to usd 0,00026 US Dollar menjadi 0,00095 US Dollar, dengan volume miliaran Dogecoin per hari. Namun, hal tersebut tidak bertahan lama. Harga Dogecoin langsung merosot sebanyak 80% dalam hitungan hari setelah kenaikan tersebut. 

    Kemudian, Dogecoin kembali menduduki peringkat atas pada klasemen aset kripto pada tahun 2014. Pasalnya, Dogecoin berhasil melewati Bitcoin dan gabungan uang kripto lainnya berdasarkan data volume perdagangan bulanannya di tahun 2014. Setelah cukup lama bertengger di atas, Dogecoin kembali mengalami penurunan di tahun 2015, saat salah satu pendirinya yaitu Palmer memutuskan untuk hengkang dari proyek Dogecoin.

    Walaupun begitu, efek dari hengkangnya Palmer tidak bertahan lama hingga akhirnya Dogecoin berhasil mengalami lonjakan yang lebih besar lagi di sepanjang tahun 2017. Tercatat pada awal tahun 2018, harga Dogecoin mampu meningkat sebanyak enam kali lebih besar dari harga di tahun 2015, menjadi sekitar 0,017 US Dollar. Pesatnya perkembangan tren harga Dogecoin ini terjadi tanpa fungsi praktik juga tanpa batasan ketersediaan Dogecoin yang dapat ditambang.

    Peningkatan yang drastis kembali menghampiri Dogecoin pada tahun 2020. Hal ini terjadi berkat tren dari media sosial TikTok yang bertujuan untuk membuat harga koin menjadi 1 US Dollar. 

    Perkembangan Dogecoin masih terus berlanjut hingga tahun 2021, di mana Dogecoin menjadi semakin populer di kalangan investor akibat spotlight yang diberikan oleh Elon Musk, CEO Tesla dan SpaceX, di media sosial Twitter. Hal tersebut berpengaruh besar terhadap kenaikan nilai per koin dari Dogecoin pada awal tahun yaitu sebesar 800%, yang tercapai hanya dalam 24 jam saja. 

    Tidak berhenti sampai sana, Dogecoin terus melonjak sampai 0,45 US Dollar pada bulan April. Dilanjutkan pada bulan Mei yang berhasil mencapai harga 0,76 US Dollar untuk pertama kalinya sepanjang sejarah. Namun, hanya butuh waktu singkat bagi Dogecoin untuk kembali terjun ke angka sekitar 0,4 US Dollar setelah peningkatan yang amat besar tersebut.

    Prediksi Harga dan Masa Depan Dogecoin 

    Lantas, bagaimana harga Dogecoin ke depannya? Walaupun pergerakan Dogecoin cenderung fluktuatif dari tahun ke tahun, tidak menutup kemungkinan untuk mengatakan prediksi harga Dogecoin di masa depan cerah. Pasalnya, para investor yang membeli Dogecoin sudah mendapatkan pengalaman yang bagus khususnya di tahun 2021.

    Dalam waktu dekat, Dogecoin akan mengalami koreksi besar atau penurunan, dikarenakan baru saja mencatat all time high atau harga tertinggi sepanjang masa beberapa waktu lalu. Penurunan ini merupakan hal yang lumrah terjadi pada uang kripto apabila baru mencatat all time high.

    Walaupun begitu, berdasarkan perkembangan dari tahun ke tahun, harga Dogecoin sangat bergantung dengan dukungan dan kampanye yang dilayangkan oleh publik figur, khususnya Elon Musk. Potensi harga Dogecoin akan baik dalam jangka panjang apabila Elon Musk secara gencar mendukung Dogecoin dan membagikannya di sosial medianya.

    Selain itu, dalam mempertahankan peningkatan harga Dogecoin juga bergantung kepada budaya pemberian tip berupa uang kripto kepada pembuat konten. Apabila budaya tersebut bertahan lama, maka tidak menutup kemungkinan harga Dogecoin akan kembali meningkat.

    Setelah mempelajari prediksi harga Dogecoin, tertarik untuk berinvestasi aset kripto yang unik satu ini? Sebelum itu, pastikan dulu kalian sudah mengetahui risiko serta pergerakan harganya, ya. Pastikan juga kalian menggunakan Tokocrypto sebagai Digital Exchanger yang aman dan telah terdaftar secara resmi di BAPPEBTI. Yuk, mulai investasi DOGE di Tokocrypto dan ikuti lebih banyak berita tentang Dogecoin di Tokonews!



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Hindari 3 Hal Ini Saat Melakukan Investasi Bitcoin

    Investasi aset kripto kini semakin ramai diperbincangkan. Mulai dari pemberitaan media massa maupun media sosial dapat Anda temui pembahasan bitcoin. Akhirnya hal inilah yang membuat Anda tertarik untuk melakukan investasinya. Tapi jangan terburu-buru, ya! Simak terlebih dahulu apa saja yang menjadi larangan ketika ingin melakukan investasi bitcoin!

    Investasi Bitcoin yang Sedang Naik Daun 

    Beberapa tahun belakangan, investasi aset kripto tengah naik daun yang akhirnya berhasil menjadi perbincangan dan juga menarik perhatian semua orang. Apalagi selama pandemi berlangsung hingga kini, semakin banyak orang yang akhirnya melek investasi dan menjatuhkan pilihannya untuk berinvestasi bitcoin.

    Tahun 2020 menjadi awal yang sangat penting bagi kepopuleran aset kripto di seluruh dunia. Khususnya bitcoin. Bagaimana tidak? Awal pandemi Covid-19 berlangsung, harga aset instrumen investasi lainnya mengalami penurunan harga sedangkan bitcoin tidak. Harga bitcoin mampu bertahan stabil dan cenderung naik. Yups, permintaan bitcoin yang tinggi pada tahun 2020 ini membuktikan bahwa orang-orang memahami jika bitcoin adalah aset safe haven bagi mereka. 

    Tidak berhenti sampai situ saja. Tahun 2021, bitcoin terus memperlihatkan pesonanya. Berdasarkan data dari CoinmarketCap pada 13 April 2021, harga bitcoin mampu mencapai harga tertingginya di level btc to usd $63,503.46 atau sekitar Rp 928 juta per btc nya. Pesona inilah yang akhirnya membuat banyaknya bermunculan investor baru.

    Larangan-larangan Saat Ingin Melakukan Investasi Bitcoin

    Inilah beberapa larangan yang harus Anda hindari sebagai investor pemula ketika ingin memulai investasinya:

    • Memakai “Duit Panas” untuk Berinvestasi

    Hal pertama yang tentu sangat dilarang adalah menggunakan duit panas ketika ingin memulai investasi bitcoin. Istilah duit panas sendiri sebenarnya adalah uang yang Anda pakai untuk kebutuhan sehari-hari yang digunakan untuk bertahan hidup, membeli makan sehari-hari, dan lain-lain. 

    Gunakanlah duit dingin yang memang sudah Anda persiapkan untuk digunakan berinvestasi maupun trading. Karena apa? Yaps investasi di aset mana pun bukanlah selalu menerima keuntungan. Jadi jika kelak Anda mengalami kerugian dalam investasi ini, maka kebutuhan sehari-hari Anda untuk bertahan hidup tidak terganggu. 

    Istilah Fear of Missing Out atau yang disingkat FOMO ini memiliki arti orang-orang yang merasa takut apabila ketinggalan sesuatu, khususnya dalam investasi ini adalah tren pasar. Situasi pasar bitcoin yang kerap mengalami fluktuatif, bahkan bisa terjadi bak rollercoaster. Nah inilah membuat investor menjadi kehilangan akal sehat dan cenderung melakukan transaksi hanya berdasarkan emosi sesaat saja. 

    Melakukan transaksi jual ataupun beli tanpa menggunakan keputusan yang baik atau yang kerap disebut panic buying dan ataupun panic selling, menjadi hal yang tidak bisa dihindari. Padahal dengan begitu, tak ayal kerugian lah yang didapat.

    Saat investasi aset kripto hype seperti sekarang ini pasti tak jarang Anda melihat kerabat ataupun orang di media sosial memperlihatkan keuntungan dari investasi mereka. Nah sebagai investor pemula pasti Anda ingin cepat-cepat memiliki keuntungan seperti mereka kan? Wah padahal ini harus Anda hindari. 

    Mempelajari apa itu bitcoin sendiri, mempelajari tren pasar, hingga memutuskan transaksi untuk menjual atau membeli bitcoin bukanlah dilakukan dalam hal yang singkat. Untuk itu, dalam investasi aset kripto, khususnya bitcoin mendapatkan keuntungan yang instan adalah mustahil dilakukan. 

    Pelajari Strategi dan Teknik secara Mendalam 

    Itulah larangan-larangan yang harus Anda hindari ketika ingin investasi bitcoin. Nah makanya penting bagi seorang investor pemula untuk benar-benar mempelajari bitcoin secara mendalam agar dapat meminimalisir kerugian. Anda bisa mendapatkan tips and trick seputar investasi aset kripto, seperti bitcoin dan koin lainnya di Tokonews,  lho! Oh iya, ikuti juga media sosial Tokocrypto di Instagram maupun Twitter agar terus mendapatkan info terbaru seputar bitcoin maupun aset kripto lainnya!





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Ini Alasan Kenapa Kamu Harus Join Komunitas Tokocrypto

    Komunitas Tokocrypto semakin kuat seiring dengan pesatnya perkembangan industri blockchain dan aset kripto di Indonesia. Terlihat dari data yang kami miliki, Pada Bulan Mei 2021 anggota komunitas Tokocrypto berjumlah lebih dari 170.000, meningkat  lebih dari 2000% dari tahun 2020. 

    Lalu, apa sih sebenarnya keuntungan join dengan komunitas Tokocrypto?

    1. Kamu bisa mengetahui Informasi terbaru mengenai crypto market dan blockchain teknologi

    Tidak hanya tentang jual-beli aset kripto, di Komunitas Tokocrypto kamu juga bisa mendapatkan berbagai informasi dan pengetahuan tentang blockchain dan aset kripto. Komunitas kami rutin dalam memberikan edukasi tentang dunia kripto dan blockchain kepada seluruh anggota komunitas. 

    2. Kamu dapat berdiskusi seputar harga, trading analisis dan fundamental serta blockchain secara keseluruhan.

    Selain belajar tentang hal-hal dasar dalam dunia kripto, kamu juga dapat berdiskusi tentang trading analisis, harga aset kripto serta fundamentalnya. Tentu saja hal ini dapat membantu kalian dalam menentukan langkah yang tepat untuk berinvestasi

    3. Kamu berkesempatan menjadi TKO Angel.

    TKO Angel merupakan member eksklusif Tokocrypto yang mendapatkan benefit khusus. Bisa jadi, kamu salah satunya loh! 

    4. Voice Chat Crypto Analysis

    Yaitu program komunitas Tokocrypto untuk membahas crypto yang diinginkan secara teknikal oleh narasumber yang sudah berpengalaman. Kamu juga dapat menanyakan hal-hal yang belum kamu ketahui mengenai teknikal atau meminta speaker untuk menganalisis koin yang kamu inginkan loh.

    Baca Juga: Pendiri Apple Steve Wozniak: Bitcoin adalah Masa Depan dan Keajaiban

    5. Kamu berkesempatan memenangkan hadiah-hadiah dari program-program komunitas yang sangat menarik, diantaranya:

    a. Tipping Bot

    Kamu akan mendapatkan tip berupa TKO oleh admin Tokocrypto apabila kamu aktif berdiskusi, memberikan bantuan kepada member lain dan memberikan saran.

    b. TKO Tebak Harga

    Kamu berkesempatan memenangkan TKO jika tebak harga kamu paling mendekati dengan harga sesungguhnya.

    c. TKO Millionaire O’clock
    Kamu berkesempatan memenangkan TKO apabila menjawab pertanyaan pada quiz yang diberikan pada waktu TKO Millionaire O’clock. 

    d. Puzzle Games, Crossword Game dan Tebak Gambar

    Kamu dapat memenangkan hadiah jika dapat menyusun Puzzle atau Mendapatkan kata dan Tebak Gambar yang tepat yang berhubungan dengan Crypto.
    Dan banyak program menarik lainnya dengan hadiah yang besar.

    6. Kamu bisa mendapatkan informasi mengenai event yang diselenggarakan Tokocrypto.

    Jangan ketinggalan program-program menarik yang diadakan oleh Tokocrypto. Mulai dari airdrop hingga trading competition, tim komunitas kami adalah orang-orang pertama yang tau tentang info ini.

    Baca Juga: Ubah Recehan Jadi Cuan!

    7. Komunitas akan merangkul kamu dari pemula bahkan sampai expert.

    Belum paham tentang dunia kripto? Jangan khawatir! Disini kamu bisa belajar banyak dari komunitas dan partner-partner, melalui berbagai macam kegiatan dan kelas yang diadakan oleh komunitas. 

    8. Kamu bisa mendapatkan relasi baru bahkan bertemu jodoh kamu. 

    Dengan anggota komunitas yang terdiri lebih dari 100.000 orang, kamu berkesempatan untuk bertemu teman baru. Kapan lagi sambil belajar kripto bisa ketemu jodoh? ;p



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Bank Of America Membentuk Tim Riset Crypto, Apa Yang Terjadi?

    Beberapa crypto utama seperti Bitcoin, Ethereum dan XRP telah mengalami tekanan jual yang cukup mengejutkan seiring adanya langkah baru dari bank raksasa asal Amerika Serikat yang memasuki ranah crypto.

    Bank of America (BoA), bank terbesar kedua di AS, sedang menggali lebih jauh ke dalam industri crypto. Bank ini telah membentuk tim riset sendiri dalam upaya untuk memanfaatkan minat investor yang tumbuh dalam mata uang digital, ungkap laporan dari Bloomberg.

    Baca Juga: Jack Dorsey: Square Sedang Membangun Dompet Keras Bitcoin

    Harga BTC turun dari $35.000-an menjadi $32.000-an. Pada saat pers, harga BTC membaik menjadi $32.900-an menurut Coingecko. Namun, Crypto utama ini sudah menembus $33.000-an dimana ini adalah support utama.

    Disamping itu, semua altcoin juga mengalami pendarahan karena BTC turun. Walaupun coin DeFi seperti Uniswap, PERP, EGLD mengalami kenaikan beberapa hari yang lalu, semua turun 5%-10%-an karena pergerakan BTC.

    Memo internal yang secara eksklusif dilihat oleh Bloomberg menunjukkan bahwa BoA telah membuat tim riset cryptocurrency yang dipimpin oleh Alkesh Shah, anggota pendiri grup strategi data dan inovasi bank.

    Tim juga akan meneliti teknologi yang terkait dengan cryptocurrency dan melaporkan kembali ke Michael Maras, kepala tim penelitian pendapatan tetap, mata uang, dan komoditas global bank.

    Kepala penelitian global Bank of America, Candace Browning, mengatakan dalam memo itu bahwa cryptocurrency sekarang menjadi “salah satu ekosistem teknologi baru yang tumbuh paling cepat.”

    Ia pun mengatakan:

    “Kami diposisikan secara unik untuk memberikan kepemimpinan pemikiran karena analisis penelitian industri kami yang kuat, platform pembayaran global terdepan di pasar, dan keahlian blockchain kami.”

    Bank of America telah bermain-main dengan blockchain selama bertahun-tahun sekarang. Bank telah mengajukan beberapa paten terkait blockchain serta mempekerjakan semakin banyak posisi blockchain.

    Meski begitu, BoA terus mengabaikan cryptocurrency. Pada bulan Maret, bank menerbitkan sebuah makalah yang menggambarkan Bitcoin sebagai “aset yang terlalu fluktuatif dan tidak praktis”, menambahkan bahwa cryptocurrency utama ini telah sepenuhnya gagal sebagai penyimpan nilai.

    Baca Juga: Popularitas Smart Contract Ethereum Bisa Salip Posisi Bitcoin Saat Ini

    Selain itu, CEO BoA, Brian Moynihan menegaskan kembali selama kongres pada bulan Mei bahwa larangan transaksi cryptocurrency masih ada. Ia mengatakan:

    “Saat ini, kami tidak meminjamkan terhadap cryptocurrency dan tidak perusahaan perbankan yang bisnis utamanya adalah cryptocurrency atau fasilitasi perdagangan cryptocurrency dan investasi.”

    Ini adalah masa tekanan pada pasar crypto, dimana hal yang hampir serupa juga pernah terjadi dimasa lalu yang berujung pada kenaikan kuat. Apakah ini akan terjadi lagi? Bisa saja.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Popularitas Smart Contract Ethereum Bisa Salip Posisi Bitcoin Saat Ini

    Perusahaan investasi asal Amerika Serikat Goldman Sachs membuat sebuah catatan untuk nasabahnya yang mengatakan Ethereum bisa menjadi aset kripto yang paling dominan di masa depan mengalahkan Bitcoin.

    Dikutip dari Business Insider, Goldman memperkirakan total kapitalisasi pasar ether (ETH) bisa menyalip total kapitalisasi pasar Bitcoin (BTC) di tahun-tahun mendatang.

    Baca Juga: Ubah Recehan Jadi Cuan!

    “[Ether] saat ini terlihat seperti cryptocurrency dengan potensi penggunaan nyata tertinggi seperti Ethereum, platform yang menjadi mata uang digital asli, adalah platform pengembangan paling populer untuk aplikasi kontrak pintar.”

    Smart contract Ethereum saat ini memang mendominasi ekosistem keuangan desentralisasi (DeFI). Meski banyak yang menilai gas fee dan biaya transaksi di jarangina Ethereum dirasa sangat mahal, namun jaringan mereka masih lebih populer dibandingkan dengan jarinagn blockchain lain.

    Baca Juga: Titik Beli dan Jual Ethereum Sebelum London Hardfork Juli 2021

    Sejumlah analis mencatat bahwa Ethereum saat ini menjadi penggerak utama Bitcoin dan sejumlah proyek token dan coin kripto. Secara pertumbuhan, Ethereum pun kini mampu tumbuh lebih cepat daripada Bitcoin. Dalam 12 bulan terakhir nilai ETH tumbuh 865%, sedangkan Bitcoin hanya mengalami pertumbuhan sebanyak 261%.

    Kendati demikian, saat ini total kapitalisasi pasar Ethereum masih di bawah BTC. Bitcoin saat ini memiliki $651,110,414,182 total market cap. Sedangkan, ETH masih di bawah BTC dengan total market cap senilai $277,859,938,148.

    sumber.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Ubah Recehan Jadi Cuan! – Tokocrypto News

    Fitur yang Paling Ditunggu Akhirnya Meluncur

    Buat para investor aktif di aset kripto, pasti sering banget punya small balance atau saldo kecil dari setiap transaksi jual beli yang tersisa ataupun hasil dari referral program. Sayangnya, saldo tersebut terlalu kecil untuk kembali diperdagangkan ataupun dilakukan penarikan sehingga berakhir menumpuk di wallet para investor.

    “Kapan nih saldo – saldo recehan saya bisa dikonversi ke TKO?”

    Sering banget kami mendengar masukan seperti ini baik melalui komunitas ataupun channel media sosial. Tenang aja, kini Tokocrypto menghadirkan fitur terbaru yang paling kamu tunggu yakni Small Balance Conversion!

    “Buat kamu yang belum tahu, apa sih Small Balance Conversion?”

    Dengan fitur small balance conversion dari Tokocrypto ini, kamu bisa mengkonversikan saldo kecil yang tersisa dari hasil perdagangan pada wallet kamu yang tidak dapat diperdagangkan ataupun dilakukan penarikan karena kecilnya jumlah sisa saldo tersebut menjadi TKO Token.

    Jadi, gak ada lagi deh saldo – saldo kecil tersisa yang menumpuk di wallet kamu. Semua bisa kamu konversi ke TKO biar tambah cuan! Tapi perlu diingat ya, hanya aset dengan nilai <0.0003 BTC yang dapat dikategorikan sebagai aset kecil.

    Abis baca ini, terus mau langsung ikutan convert?

    Yuk cus, tapi kalau belum bisa harap sabar ya. Fitur Small Balance Conversion akan dirilis secara bertahap dan ditargetkan akan bisa digunakan oleh seluruh pengguna Tokocrypto dalam dua minggu ke depan. Untuk detail lebih lanjut mengenai fitur Small Balance Conversion, silakan klik di sini.

    #SalamToTheMoon!



    Sumber : news.tokocrypto.com