Coinmarketcap telah mengungkapkan negara-negara teratas dengan peningkatan jumlah pengguna cryptocurrency terbesar. India, Pakistan, Kolombia, Kanada, dan Nigeria masuk ke dalam salah satu segmen yang menunjukkan negara-negara dengan pertumbuhan pengguna terbanyak pada kuartal pertama. Selanjutnya, ada negara-negara dengan pertumbuhan pengguna perempuan terbanyak, yaitu Yunani dan Rumania.
Pengguna Cryptocurrency Keseluruhan di Kalangan Dewasa Muda Naik 46%, Dipimpin Nigeria dengan 211%
Harga cryptocurrency terkemuka dan penyedia data pasar Coinmarketcap menerbitkan laporan pada hari Jumat yang menyoroti tren pasar dan pengguna kripto untuk kuartal pertama tahun ini. Perusahan tersebut menjelaskan mengenai data yang dianalisis berasal dari “data kapitalisasi pasar eksklusif dan pengetahuan dari pengguna dari basis besar pengguna kami.”
Selain tren harga cryptocurrency dan diskusi tentang peristiwa setelah crash pada tanggal 12 Maret 2020 lalu, Coinmarketcap menemukan dua tren lain yang dianggap “menjanjikan”.
Yang pertama dalah pertumbuhan kuartalan 43,24% dari pengguna perempuan di situs webnya dan yang lainnya adalah pertumbuhan kuartalan 46,4% dari pengguna muda (usia antara 18 dan 24).
Rincian laporannya sebagai berikut:
“Sehubungan dengan segmen pengguna dewasa muda (berusia 18-24), benua Oceania mengalami lonjakan terbesar hingga mencapai 151,95%, diikuti oleh Afrika dengan 91,47%.”
Secara khusus, Coinmarketcap menyebutkan sembilan negara mengalami peningkatan pengguna tertinggi di antara usia 18 dan 24 pada kuartal pertama ini dibandingkan dengan yang sebelumnya.
Sembilan negara dengan pertumbuhan pengguna setidaknya 80% dipimpin oleh nigeria, yang mengalami peningkatan hingga mencapai 210,6%, diikuti oleh Australia sebesar 158,07%, dan Spanyol sebesar 120,71%. Negara teratas lainnya adalah Kanada (112,45%), Meksiko(97,33%), Inggris (91,48%), Kolombia (85,07%), India (83,07%), dan Pakistan (81,79%).
Baca juga:Bitcoin Sebagai Mata Uang Kripto dengan Pertumbuhan Teratas
Peningkatan Pengguna Perempuan Keseluruhan Naik 43%, Dipimpin Yunani yang Naik Hingga 164%
Jumlah pengguna perempuan juga meningkat secara substansial di kuartal pertama, ungkap Coinmarketcap. “Meski kami secara konsisten melihat peningkatan jumlah pengguna perempuan, segmen ini melihat pertumbuhan yang kuat sebesar 43,24% dibandingkan dengan kuartal sebelumnya,” perusahaan menjelaskan:
“Di dalam segmen pengguna perempuan, wilayah Amerika dan Eropa tumbuh lebih dari 50% pengguna.”
Perusahaan ini juga menyebutkan sembilan negara lain mengalami peningkatan jumlah pengguna perempuan tertinggi pada kuartal pertama dibandingkan dengan yang sebelumnya.
Yunani memimpin segmen tersebut dengan pertumbuhan 163,67%, diikuti oleh Rumania (145,09%), Argentina (98,23%), Portugal (89,95%), Indonesia (88,92%), Ukraina (86,68%), Czechia (85,6%), Kolombia (82,03%), dan Venezuela (80,23%). Selain itu, perusahan menemukan peningkatan 41% dalam jumalh pengguna yang lebih tua dari 65 tahun.
Menurut peringkat Alexa, Situs Coinmarketcap saat ini berada di peringkat ke 569 secara global untuk lalu lintas sistus dan keterlibatan pengguna. Pada bulan April lalu, perusahaan ini diakuisisi oleh Binance Capital management, yang mengoperasikan salah satu paltform perdagangan cryptocurrency terbesar di dunia.
Pekan pertama April 2021 menjadi tonggak bagi sejumlah mata uang kripto untuk menstabilkan kembali harganya.
Setelah sebelumnya di pekan terakhir Maret 2021, pasar cryptocurrency tengah berusaha keluar dari zona sideways yang hampir menyentuh tren bearish.
Pekan pertama ini ditandai dengan tembusnya rekor kapitalisasi pasar seluruh mata uang kripto ke angka US$2 triliun atau setara dengan Rp 28 triliun. Bila dibandingkan dengan tahun sebelumnya, nilai kapitalisasi pasar cryptocurrency hanya sebesar Rp 14 ribu triliun.
Menurut sejumlah analis, peningkatan nilai kapitalisasi pasar ini didorong oleh rally besar-besaran sejumlah Alts coin (sebutan koin selain BItcoin).
Meski, di awal pekan ini harga Bitcoin cenderung melambat, namun tidak dengan Alts Coin. Sebut saja Binance Coin (BNB), Ethereum (ETH), Ripple (XRP), dan Polkadot (DOT).
Koin-koin tersebut mengalami kenaikan harga yang cukup signifikan. Bahkan, ETH mampu menembus all time high nya pada awal April ini.
BNB Berlari Kencang Menuju Bulan
coinmarketcap tren harga 3 bulan terakhir
Apabila ditanya koin apa yang paling meyakinkan di tahun 2021 ini, jawabannya adalah Binance Coin (BNB). BNB menjadi koin dengan laju peningkatan harga yang sangat meyakinkan di kuartal pertama tahun ini.
Di awal tahun, berdasarkan data coinmarketcap, harga BNB berada di angka Rp 550 ribu. Bulan-bulan berikutnya tren BNB sangat mengejutkan. Pada saat ini saja, BNB sudah mencapai harga Rp 7,1 juta.
Kebayang kan kalau kalian menahan BNB sejak Januari dan ditarik pada hari ini sudah cuan berapa?
Secara fundamental, BNB memang menjadi koin yang cukup potensial tahun ini. BNB yang dimiliki oleh exchange atau bursa terbesar di dunia BInance, memiliki teknologi blockchain yang diprediksi bakal menyaingi chain Ethereum.
XRP meroket lampaui USD$1 setara dengan Rp 14 ribu untuk pertama kalinya sejak 2018. Rally tersebut membuat XRP berhasil naik 75% dalam sepekan terakhir. Dan, saat ini, XRP menjadi koin rangking nomor 4 berdasarkan volume terbesar versi Coinmarketcap.
Sinyal kenaikan harga XRP ini tak bisa dilepaskan dari keputusan U.S. Securities and Exchange Commission (SEC) menuntut Ripple atas penjualan XRP melalui penawaran sekuritas yang tidak terdaftar.
Disclaimer:
Perdagangan atau investasi digital asset atau mata uang kripto (Bitcoin, Ethereum, dll) merupakan aktivitas beresiko tinggi. Sebelum memutuskan untuk mulai berinvestasi ketahui dulu resikonya. Perdagangan Digital Asset sebaiknya dilakukan pada platform exchange yang terdaftar di Bappebti.
Kami tidak memaksa Anda untuk membeli atau menjual aset digital ini, sebagai investasi, atau aksi mencari keuntungan. Pahami dulu lebih dalam sebelum memutuskan berinvestasi mata uang kripto.
Situs data pasar aset kripto ternama, Coinmarketcap baru saja memastikan bahwa mereka memang benar diakuisisi oleh bursa aset kripto Binance.
Sebelumnya tersiar rumor yang dilaporkan TheBlock, bahwa Binance mengakuisisi Coinmarketcap senilai US$400 juta (Rp6,5 triliun).
Sejumlah pengamat mengkhawatirkan itu bisa membuat reputasi Coinmarketcap menjadi tercoreng, karena mungkin tak bisa bersikap independen dan imparsial.
Dalam keterangan resmi Coinmarketcap malam ini kepada Blockchainmedia, mereka enggan memastikan nilai akuisisi seperti yang dilaporkan oleh TheBlock kemarin.
“Melalui akuisisi ini Binance dan Coinmarketcap bekerja secara bersama-sama, tetapi masing-masing tetap independen untuk memperluas adopsi aset kripto secara global. Coinmarketcap pun secara khusus memanfaatkan keunggulan Binance, mulai dari keahlian, sumber daya dan daya jangkaunya, tanpa mencampuri sisi operasional Binance,” sebut Carylyne Chan, CEO Interim Coinmarketcap dalam keterangannya kepada Blockchainmedia malam ini.
Chan menambahkan, sejak awal Coinmarketcap berdiri pada tahun 2013, mereka terus berkomitmen untuk tetap netral, menghindari dikte, sensor dari proyek blockchain ataupun sejumlah bursa aset kripto.
“Kami lebih suka membiarkan pengguna membuat keputusan sendiri berdasarkan data yang yang ada. Kami senang Binance menjamin cara kerja kami tetaplah sama,” imbuhnya. [red]
Jakarta, March 10, 2020 – Tokocrypto, platform pertukaran kripto teregulasi pertama di Indonesia di bawah Badan Pengatur Perdagangan Berjangka Komoditi Indonesia (BAPPEBTI) untuk mendorong adopsi yang lebih besar dari blockchain di Indonesia dengan membangun proyek CeDeFi di atas Binance Smart Chain (BSC).
BSC menyediakan biaya yang rendah, kecepatan transaksi cepat, layanan andal dan mudah digunakan, yang berfungsi untuk memberdayakan produk keuangan berbasis blockchain generasi berikutnya untuk berkembang dan memanfaatkan industri Fintech yang sedang berkembang di Indonesia. Dengan visi untuk menyebarkan kebebasan finansial kepada semua, Binance senantiasa mendukung Tokocrypto, platform perdagangan aset kripto dengan pertumbuhan tercepat di Indonesia, untuk meningkatkan adopsi blockchain dan mendorong penetrasi aplikasi BSC di negeri ini.
“Indonesia adalah salah satu komunitas BSC yang paling aktif. Kami harap kerjasama dengan Tokocrypto ini akan memberikan dukungan kepada proyek-proyek blockchain dan mempromosikan adopsi kripto di Indonesia ”, kata Xiaoguang, koordinator ekosistem BSC
Tokocrypto akan mengembangkan token CeDeFi (TKO) hybrid pertama di Indonesia di atas Binance Smart Chain. TKO menggabungkan yang terbaik dari Keuangan Terpusat (CeFi) dan Keuangan Terdesentralisasi (DeFi). Produk peminjaman dan passive income DeFi dapat membantu mempercepat adopsi di antara populasi yang tidak memiliki rekening bank di Indonesia serta inklusi keuangan yang lebih besar, sementara CeFi menawarkan produk yang mudah digunakan dan lebih umum. Untuk menjembatani kesenjangan antara pengguna Tokocrypto dan DeFi. Tokocrypto di awal akan fokus untuk memberikan edukasi kepada pengguna tentang keuangan kripto dan pengembangan utilitas CeFi, seperti Setoran TKO, Tabungan TKO & Cashback TKO di Tokocrypto.
Selain itu, Tokocrypto dan Binance menjadi co-host Indonesian Blockchain Week 2020 dan BSC Indonesia Summit pada 20 Maret 2021. Event ini bertujuan untuk mengumpulkan para pemimpin industri dan influencer dari berbagai proyek BSC kelas dunia. untuk berpartisipasi dalam serangkaian sesi online yang menarik, informatif dan menggugah pemikiran seputar ekosistem blockchain.
“Binance selalu menjadi pendukung kuat kami di Tokocrypto. Melalui kolaborasi yang lebih erat ini, harapannya akan dapat mendorong adopsi kripto melalui token TKO ke lebih banyak wilayah di Indonesia. Ini juga akan memungkinkan kami memanfaatkan sumber day manusia dan dukungan di seluruh ekosistem BSC, ” kata Pang Xue Kai, CEO Tokocrypto.
Inisiatif lain sebagai bagian dari kolaborasi ini adalah proyek dana pengembang untuk memberdayakan proyek-proyek yang akan muncul dan mendorong kolaborasi antara Keuangan Terpusat (CeFi) dan Keuangan Terdesentralisasi (DeFi). Proyek ini menyediakan pendanaan, berbagai program dan inisiatif yang memberikan manfaat ekonomi dan sosial jangka panjang yang berkelanjutan bagi masyarakat Indonesia.
Jakarta, Oktober 2020 – Sejak tahun lalu, Decentralized Finance atau DeFi menjadi pusat perhatian banyak pihak di industri blockchain, Pasalnya, DeFi berkaitan erat dengan aspek keseharian masyarakat, yaitu aktivias keuangan. DeFi, sesuai namanya mengacu pada sistem finansial/keuangan yang terdesentralisasi yang menyediakan berbagai layanan keuangan (tabungan, pinjaman, asuransi, dll) yang bersifat terbuka, unregulated, transparan, fleksibel, dan tersedia bagi setiap saja tanpa perlu adanya pengawasan terpusat dan perantara.
Banyak proyek DeFi baru bermunculan di berbagai negara untuk menarik pengguna (nasabah) baru dengan menyediakan layanan keuangan baru yang inovatif dan menarik, sert berbasis teknologi blockchain.
Berdasarkan data DeFi Pulseper tanggal 15 Oktober 2020, jumlah valuasi aset kripto (value Lock in) mencapai nilai US$ 11,37 milliar yang terdistribusi dalam 39 aplikasi, yang mencakup sektor/kategori DEX (decentralized exchange), lending, derivatif, hingga aset. Sektor DeFi yang paling populer dan berkembang pesat adalah lending atau pinjaman. Sektor ini mirip dengan bank dalam sistem keuangan tradisonal, dimana pengguna (kreditur) meminjamkan uang dan mendapatkan bunga dari pengguna lain yang meminjam asetnya (debitur).
Bagaimana dengan di Indonesia? Perkembangan DeFi mulai mendapat momentum besar setelah Tokocrypto, sebagai pedagang aset kripto pertama yang terdaftar resmi di BAPPEBTI, untuk pertama kali kalinya melakukan inisiatif DeFi melalui Toko Token (TKO). Inisiatif DeFi tersebut secara resmi diluncurkan di pembukaan acara Indonesia Blockchain Week 2020 (IBW 2020) pada bulan Agustus lalu. Ini menandai resminya Toko Token bisa diakses dan dinikmati oleh masyarakat Indonesia dala mengakses akse kripto.
“Tokocrypto memberikan kemudahan untuk mengakses aset kripto dan teknologi Decentralized Finance, sejalan dengan misinya yaitu untuk menjangkau masyarakat Indonesia yang belum memiliki akses terhadap layanan finansial”, kata Pang Xue Kai, CEO dan CO-Founder Tokocrypto.
Sebagai proyek aset kripto lokal pertama di Indonesia, Toko Token (TKO) yang awalnya mendistribusikan sistem reward bagi nasabah baru bergabung dengan Tokocrypto,kini mulai menawarkan model token hybrid yang unik dengan berbagai macam manfaat (utilitas). Tokocrypto optimis dapat memposisikan DeFi project perdana ini agar siap bersaing dengan DeFi project lainnya, baik yang berlingkup lokal maupun internasional.
Berikut adalah berbagai manfaat TKO yang dapat dinikmati nasabah Tokocrypto:
Token Platform Pertukaran
TKO menawarkan berbagai manfaat kepada para pemegang token ini, diantaranya adalah diskon biaya perdagangan, hak airdrop, penukaran merchandise dan berbagai penawaran menarik lainnya. Token ini lebih dilatarbelakangi untuk mendorong adopsi dalam penggunaan pertukaran dengan sejumlah penawaran, reward, atau insentif menarik lainnya.
Fitur ini memungkinkan para nasabah Tokocrypto untuk bergabung dalam inisiatif finansial kripto yang lebih terpusat. CeFi adalah salah satu produk yang cocok bagi nasabah pemula yang ingin berpartisipasi dalam dunia kripto namun belum percaya diri atau sepenuhnya yakinuntuk terjun dalam Decentralized Finance yang relatif baru. Dengan kata lain, token ini bisa menjadi ‘jembatan’ bagi investor tradisional untuk bertransisi ke DeFi. Pada Token CeFi ini, TKO akan berfokus untuk memberikan fasilitas berupa Tabungan (saving), Deposit, dan Cashback.
Sebagai sistem keuangan/moneter terbuka yang dibangun di atas teknologi blockchain, DeFi memungkinkan terjadinya transaksi lebih cepat, mudah, dan murah tanpa adanya perantara atau pihak ketiga. Dengan begitu jika dibandingkan dengan keuangan tradisional, aktivitas staking dan lending DeFi akan menawarkan tingkat bunga yang lebih tinggi.
“Fungsi-fungsi tersebut akan diluncurkan secara bertahap dimulai dari fungsi token platform pertukaran. Untuk token Centralized Finance dan Decentralized Finance sendiri masih dalam pengembangan dan akan diumumkan secara terpisah dimasa yang akan datang.”, ujar Kai.
Seperti halnya teknologi Fintech yang telah membuka kesempatan bagi masyarakat untuk lebih mudah dalam mengakses layanan keuangan, DeFi memperluasnya lagi dengan mendesentralisasikan proses layanan keuangan dengan dukungan smart contract dan dApps (decentralized applications). Misalnya untuk proses lending (pinjaman). Harapannya, tingkat keamanan, akuntabilitas, dan transparansi pada setiap layanan keuangan akan menjadi lebih baik bagi semua pihak.
Saat ini, TKO bisa didapatkan oleh para nasabah Tokocrypto melalui program referral yang diadakan Tokocrypto. Dengan mengajak kerabat untuk melakukan registrasi dan KYC di Tokocrypto melalui kode referral, masing-masing pemberi dan pengguna referral akan mendapatkan 75 Toko Token.
Tentang Tokocrypto
Tokocrypto Digital Exchange adalah pedagang aset kripto teregulasi dan salah satu yang terbesar di Indonesia. Didirikan pada 2018, Tokocrypto lahir dari sekelompok kripto antusias dengan keyakinan kuat pada manfaat yang ditawarkan teknologi blockchain kepada publik. Tokocrypto bertujuan untuk menjadi pedagang aset kripto terdepan di Indonesia dengan menyediakan pelanggan dengan platform yang mudah, sederhana, instan, dan aman untuk bertransaksi dengan percaya diri. Tokocrypto juga merupakan pusat pendidikan dan berita tentang teknologi blockchain melalui kolaborasi erat dengan komunitas blockchain di Asia Tenggara, universitas, dan pemerintah di Indonesia. Untuk berita terbaru tentang Tokocrypto, bergabunglah dengan Telegram kami dan ikuti kami di Facebook, Twitter, Instagram, dan YouTube.
Industri crypto telah menarik banyak minat, termasuk para pemain besar dan utama disektor ini, dan Mastercard adalah salah satunya.
Mastercard belum lama ini mengumumkan akan meningkatkan fungsi dan eksperimennya untuk dompet dan pertukaran cryptocurrency ke klien mereka. Penerbit kartu bekerja sama dengan beberapa perusahaan crypto untuk mempermudah konversi crypto dan uang fiat tradisional.
Dalam sebuah pernyataan , Mastercard mengungkapkan ambisinya untuk meningkatkan program kartu crypto yang ada dengan banyak mitra.
Sementara itu, Paxos dan Circle akan menggunakan platform mereka untuk mengubah crypto menjadi fiat melalui stablecoin yang didukung fiat, kelas cryptocurrency yang menawarkan stabilitas harga dan didukung oleh aset cadangan.
Raj Dhamodharan, wakil presiden eksekutif aset digital dan produk & kemitraan blockchain di Mastercard, menyambut baik kemitraan tersebut dan berkata:
“Tidak semua perusahaan crypto memiliki infrastruktur dasar untuk mengubah cryptocurrency menjadi mata uang fiat tradisional dan kami membuatnya lebih mudah… Mastercard berharap dapat memenuhi janji pilihan konsumen kami untuk memberikan opsi kepada orang-orang di seluruh dunia tentang bagaimana dan kapan harus membayar.”
Mastercard memahami meningkatnya permintaan pembayaran digital dari pelanggannya. Lebih dari 93% klien mempertimbangkan untuk mengadopsi metode pembayaran inovatif, seperti biometrik, mata uang digital, dan kode QR.
Oleh karena itu, platform pembayaran telah mengumumkan pada bulan Februari untuk mendukung pembayaran crypto langsung dengan memungkinkan pemegang kartu untuk bertransaksi crypto di jaringannya tahun ini secara langsung.
Sementara itu, Visa, salah satu pesaing utama Mastercard, pemegang kartu visa mereka telah menghabiskan lebih dari $1 miliar crypto dalam enam bulan pertama tahun ini oleh konsumen secara global.
Baru-baru ini, Visa memperluas bisnisnya di Australia dengan menyetujui CryptoSpend startup Australia untuk mengeluarkan kartu debit bagi pelanggannya untuk dikonsumsi melalui cryptocurrency.
Dengan banyak perusahaan besar masuk ke dunia crypto, bisa dinyatakan bahwa pasar crypto tidak akan mati (BTC=0) dan sebuah koreksi adalah hal yang wajar.
Pasar crypto saat ini terlihat bergerak dengan fluktuasi yang tinggi dengan beberapa crypto yang bergerak naik dan turun secara cepat dan signifikan.
Fluktuasi ini terjadi akibat Bitcoin(BTC) yang nampaknya masih belum memiliki pergerakan yang jelas akibat masih banyaknya sentimen negatif dan positif bersamaan.
Untuk saat ini nampaknya banyak investor yang menunggu pergerakan signifikan dari Bitcoin pada tanggal 21 Juli akibat adanya acara “The B Word”.
Tapi dalam volatilitas ini ada lima crypto yang kemungkinan akan bergerak signifikan akibat adanya kabar dari sisi internalnya.
Berikut adalah lima crypto yang berpotensi tergerak akibat adanya kabar dari berita internal adopsi atau pembaruan sistem proyek.
Kabar pertama datang dari Ethereum Classic yang dikabarkan akan resmi meluncurkan pembaruan pada jaringan blockchainnya.
Sebelumnya, ETC telah berhasil melakukan uji coba jaringan barunya di awal Juli 2021, dan nampaknya pada tanggal 21 Juli 2021, pembaruan akan resmi terjadi.
Pembaruan tersebut adalah Hard Fork Magneto yang tidak seperti induknya Ethereum, Hard Fork terlihat akan berjalan sesuai rencana dan tidak diundur.
Pembaruan ini akan membuat jaringan Ethereum Classic lebih efisien dan juga lebih rendah dalam biaya, sehingga kemungkinan dapat menjadi sentimen positif.
Namun nampaknya sentimen ini akan berpengaruh secara perlahan bersamaan dengan proses migrasinya para validator ke jaringan baru.
Dari sisi teknikal, saat ini Ethereum Classic masih terlihat bergerak bersama mayoritas pasar, dan kemungkinan akan berubah setelah pembaruan ini.
Grafik Harian ETCUSD
Saat ini ETC masih terlihat bergerak di daerah batas bawahnya pada sekitar $40.2 yang jika terus menurun kemungkinan akan menuju $24.6.
Tapi jika berhasil naik kemungkinan besar target berikutnya berada pada $58 yang jika terus naik dapat menuju $72.8 hingga $94 kembali.
Namun pergerakan tersebut kemungkinan akan butuh waktu yang panjang mengingat kondisinya yang masih turun saat ini.
2. Origin Protocol (OGN)
Kedua adalah Origin Protoccol yang dikabarkan akan menerima peluncuran Non-Fungible Token atau NFT baru di Launchpad atau platform penerbitannya.
NFT ini adalah salah satu NFT yang nampaknya ditunggu oleh pasar akibat temanya yang berkaitan dengan kesejahteraan lingkungan.
NFT ini dikabarkan adalah milik seorang fotografer utama di National Geographic, sehingga akan mengundang banyak perhatian terhadap Origin Protoccol.
Kabar ini juga ditunggu oleh mayoritas pasar akibat NFT ini menjadi salah satu jenis NFT yang sedang diperbincangkan pasar.
Sehingga, kemungkinan besar banyak pihak yang akan merespon positif terhadap pergerakan OGN dari kabar ini.
Grafik Harian OGNUSD
Kemungkinan besar melihat harganya yang telah mulai bergerak naik dari batas bawahnya di sekitar $0.613, harganya dapat bergerak naik.
Tapi jika harga kembali turun dan batas tersebut dilewati, kemungkinan besar OGN akan kembali turun bahkan hingga mencapai $0.46.
Namun jika terus bergerak naik, kemungkinan besar OGN akan terus naik hingga menuju $1.19 hingga $1.42 jika batas atas pada $0.79 dan $0.95 berhasil dilewati.
Kabar ketiga berasal dari HBAR yang dikabarkan akan resmi meluncurkan jaringan uji coba untuk pembaruan keseluruhan ekosistem.
Jaringan uji coba ini akan mengalami peluncuran pembaruan untuk membawa HBAR menuju versi jaringan yang lebih efisien.
Mayoritas pasar terlihat menunggu pembaruan tersebut akibat kemungkinan dapat menonjolkan potensi asli dari HBAR.
Saat ini Hedera Hashgraph menjadi salah satu jaringan utama yang memiliki biaya transaksi dan kebutuhan energi terendah.
Sehingga pembaruan ini kemungkinan dapat terus menyadarkan banyak developer terhadap hal tersebut dan membawa perkembangan terhadap ekosistem HBAR.
Dari sisi teknikal, saat ini HBAR terlihat sedang terlihat masih bergerak naik dari daerah batas bawahnya di sekitar $0.16.
Grafik Harian HBARUSD
Jika terus bergerak naik kemungkinan besar HBAR dapat naik hingga menuju $0.25 jika batas tatas pada $0.19 dan $0.21 berhasil dilewati.
Namun apresiasi ini harus menjaga batas bawah pada $0.16 hingga $13 yang jika ditembus dapat membawa koreksi turun lebih jauh.
4. Nervos Network (CKB)
Keempat adalah Nervos Network yang dimana salah satu proyeknya yang berfungsi sebagai DAS atau Decentralized Account System akan meluncurkan pembaruan.
Pembaruan tersebut adalah peluncuran jaringan Alpha yang kemungkinan besar dapat menarik ketertarikan lebih tinggi terhadap CKB.
Peluncuran ini akan terjadi pada 21 Juli 2021, yang kemungkinan akan menjadi sentimen positif untuk CKB akibat akan menambah volume pada jaringan Nervos Network.
DAS sendiri saat ini sedang mengalami ketertarikan yang tinggi akibat kegunaannya yang bertujuan untuk mengganti sistem Centralized Account System (CAS).
CAS sendiri dapat dicontohkan sebagai alamat email, nomor telepon, dan domain alamat internet, dimana semua identitas tersebut tersimpan oleh satu pihak.
Dengan adanya DAS, nantinya semua hal tersebut tidak diperlukan dan satu identitas bisa digunakan untuk semua dan tersimpan secara terdesentralisasi.
Inovasi ini adalah bagian dari Web 3.0 yang ke depannya akan merevolusikan cara masyarakat menggunakan internet ke depannya.
Dari sisi teknikal, saat ini CKB sedang bergerak turun dan dapat mulai naik jika berhasil keluar dari daerah batas bawahnya pada sekitar $0099 hingga $0.0077.
Grafik Harian CKBUSD
Jika kabar tersebut berhasil mengangkat harga CKB naik, kemungkinan besar target berikutnya berada pada $0.013 hingga $0.017.
5. IoTeX (IOTX)
Terakhir adalah IoTeX yang dikabarkan akan meluncurkan jaringan utama barunya pada 22 Juli 2021 yaitu Mainnet v.1.3.
Nantinya dalam pembaruan tersebut, jaringan IoTeX akan lebih efisien dan juga akan lebih sanggup menampung beberapa proyek berteknologi lebih tinggi.
Salah satu teknologi yang akan masuk ke dalam pembaruan tersebut adalah sistem komputasi zk-SNARKs.
Sistem ini nantinya akan mempermudah proyek baru berbasis Web 3.0 dan aplikasi terdesentralisasi (DApps) lainnya yang termasuk dalam generasi baru untuk bergerak pada jaringan IoTeX.
Oleh karena itu, kemungkinan besar pembaruan ini akan menarik banyak perhatian terhadap IoTeX tidak hanya koinnya namun juga jaringannya.
Dari sisi teknikal saat ini IOTX terlihat sedang berusaha untuk bergerak naik keluar dari batas bawah harganya namun masih terlihat kesulitan.
Grafik IOTXUSD
Saat ini IOTX berada pada sekitar $0.19 yang kemungkinan besar akan terus naik hingga $0.3 hingga $0.4 jika kabar baik tersebut berhasil memberi pengaruh.
Namun apresiasi ini harus menjaga batas bawah pada $0.19 hingga $0.14 yang jika ditembus dapat membawa koreksi lebih dalam.
*Disclaimer
Seluruh analisis dalam artikel ini merupakan pandangan pribadi penulis dan bukan saran atau ajakan untuk investasi atau trading. Risiko ditanggung masing-masing.
Siapa yang menyangka jika selama pandemi berlangsung, aset kripto terus naik daun. Seperti kegilaan semua orang terhadap koin ataupun token sudah tidak terbendung lagi. Tidak terkecuali pada NFT. Aset kripto yang digadang-gadangkan sebagai seni crypto ini mampu menarik berbagai pihak di dunia seni, mulai dari musisi, seniman, bahkan Michael Jordan!
Namun, masih banyak kesalahpahaman yang terjadi di tengah hype-nya NFT ini. Untuk itu, mari simak penjelasan lengkapnya mengenai NFT!
Kepopuleran NFT Selama Pandemi
NFT atau kepanjangan dari non-fungible token merupakan aset kripto yang memiliki keunikan karena tidak bisa dipertukarkan dengan aset lainnya. Kenapa bisa dibilang seperti itu? Pada mata uang kripto lainnya bisa dipertukarkan. Misalnya jika Anda menukarkan selembar uang kertas pecahan Rp100.000 dengan dua lembar pecahan Rp50.000 nilainya akan tetap sama, begitu juga pada mata uang kripto. Sedangkan pada NFT, setiap token berbeda, karena tidak adanya perhitungan yang pasti untuk menentukan nilai dari suatu NFT.
Dilansir dari artikel “The History of Non-Fungible Tokens (NFTs) yang ditulis oleh pengamat NFT, Andrew Steinwold yang menuliskan NFT bermula dari Colored Coins pada tahun 2012. Colored Coins ini sendiri merupakan teknologi dalam blockchain. Nah teknologi ini berfungsi untuk mengautentikasi aset tertentu seperti kupon, saham, token akses, atau benda koleksi digital.
Butuh beberapa tahun untuk NFT berkembang. Tahun 2017 merupakan awal dari kegilaan NFT. Sebuah perusahaan asal Vancouver, Axiom Zen, meluncurkan CryptoKitties dalam blockchain ethereum. CryptoKitties merupakan permainan perdagangan digital yang berbasis blockchain. Dimana di dalamnya memungkinkan pemain untuk mengadopsi, mengembangbiakkan, dan memperdagangkan kucing. Bahkan transaksi yang ada dalam perdagangan tersebut mampu menyentuh $6.7juta hanya dalam hitungan hari!
Pandemi yang berlangsung sampai saat ini secara tidak langsung membawa kelesuan bagi para pekerja seni. Bagaimana tidak? Karena adanya pembatasan pertemuan orang-orang di ruang publik, banyak dari seniman yang tidak bisa melakukan pameran ataupun menjual-belikan secara langsung hasil-hasil karya mereka.
Yups, NFT seakan membawa angin segar bagi para seniman. Dengan NFT terdapat kemungkinan bagi seniman untuk mendapatkan komisi dari karya mereka dan juga dapat meningkatkan nilai karya mereka. Seniman asli akan menerima komisi untuk setiap penjualan ulang pada karya mereka. Hal inilah yang akhirnya membuat banyak seniman mendapatkan keuntungan selama pandemi.
Kesalahpahaman Tentang NFT
Seiring dengan kepopuleran NFT, ternyata masih ada kesalahpahaman yang masih membayangi NFT sendiri. Mungkin Anda pun pernah bertanya, “Apakah NFT ini hanya para kreator besar saja yang bisa menjajakkan karyanya?” Jawabannya, tidak. Nyatanya tidak ada batasan kreator seperti apa saja yang hanya bisa menjual karya mereka. Beberapa kreator yang baru memulai pun dapat menjual karya mereka. Tapi satu hal yang tetap harus diingat, untuk memasuki dunia NFT ini persiapan karya yang matang tetap dibutuhkan, agar karya yang dihasilkan pun bisa bernilai.
Kesalahpahaman tentang NFT selanjutnya adalah “Apakah orang yang membeli karya di NFT hanya bisa dilakukan oleh kolektor besar saja?” Jawabannya, tidak. Jadi jika Anda tertarik untuk memulai menjadi kolektor, Anda pun bisa membelinya.
Tokocrypto Luncurkan Marketplace NFT
Sebagai salah satu exchange aset kripto terpercaya di Indonesia, Tokocrypto akan meluncurkan marketplace NFT untuk memudahkan perdagangan bagi para seniman dan kolektor. Di marketplace ini, Anda dapat menukarkan sejumlah TKO untuk mendapatkan NFT yang Anda minati. Nantinya NFT yang Anda miliki dapat ditukarkan dalam bentuk merchandise fisik atau bisa juga ditawarkan kembali ke calon kolektor lain. Gimana? Menarik banget kan? Tunggu peluncurannya, ya!
Kunjungi Tokocrypto news untuk mengetahui berita seputar NFT atau seni crypto lainnya. Dan jangan lupa untuk ikuti media sosial Tokocrypto di Instagrammaupun Twitter agar terus mendapatkan info terbaru seputar NFT dan aset kripto lainnya.
Sudah satu dekade, aset kripto telah terbukti menjadi salah satu inovasi signifikan dan telah sepenuhnya mengubah cara kerja ekonomi keuangan di seluruh dunia. Sudah lebih dari 10 tahun terlihat bagaimana aset digital dan blockchain berkembang pesat dan bagaimana teknologi ini berpengaruh besar dalam berbagai aspek.
Industri aset kripto di Asia menyumbang sejumlah besar pengguna kripto, perusahaan, penambang, pedagang, dan banyak lagi. Peneliti cryptocurrency dan blockchain dari messari.io, Mira Christanto, menjelaskan bahwa Asia memiliki “sejarah diktator, depresiasi mata uang, dan capital control – semuanya siap untuk disrupsi.” Hal inilah yang memungkinkan Asia menjadi pasar kripto yang paling aktif. Di Indonesia sendiri, popularitas aset kripto meningkat drastis dalam beberapa tahun terakhir. Berdasarkan data Kementerian Perdagangan pada bulan Mei 2021 terdapat lebih dari 6 juta masyarakat Indonesia yang menjadi investor aset kripto. Volume transaksi aset kripto pun meningkat drastis. Pada akhir 2020, tercatat nilai transaksi aset kripto sebesar Rp 64,9 Triliun dimana pada Akhir April 2021 nilai transaksi aset kripto mencapai Rp 327 triliun.
Tokocrypto sebagai salah satu pedagang aset kripto teregulasi di Indonesia menunjukkan komitmennya untuk selalu memberikan edukasi bagi masyarakat agar dapat memahami lebih jauh tentang aset kripto. Setelah sukses mengadakan Inblocks dan Indonesia Blockchain Week pada tahun 2019 dan 2020 serta mengenalkan Decentralized Finance serta Binance Smart Chain pada awal tahun 2021, Tokocrypto akan menggelar TKO Summit 2021 pada 24 Juli 2021 mendatang.
T.K.O Summit 2021 (Total Kripto Overview) akan fokus pada pengenalan utilitas token TKO, proyek token lokal pertama di Indonesia dengan utilitas CeFi dan DeFi, salah satunya adalah Non-Fungible Token (NFT). T.K.O Summit 2021 akan diadakan pada 24 Juli 2021 selama kurang lebih 5 jam penuh dengan menghadirkan proyek-proyek crypto global seperti Binance, CoinGecko, Kardiachain, KryptoGo, Tomochain dan masih banyak lagi.
“T.K.O Summit, merupakan wujud nyata Tokocrypto untuk lebih aktif dan agresif dalam menumbuhkan pemahaman lebih dalam tentang aset kripto dan blockchain, seiring dengan menguatkan posisi TKO Token, yang telah dirilis di launchpad pada akhir Maret 2021 dan berhasil menciptakan rekor baru dengan mengumpulkan 10,5 Juta BNB yang setara dengan 4,2 miliar dolar AS, ” kata Pang Xue Kai, CEO Tokocrypto.
Tidak hanya berhenti disini, Rangkaian TKO Summit 2021 juga akan memperkenalkan dan mengulas lebih dalam tentang berbagai proyek inisiasi utilitas TKO seperti proyek inkubator dan crypto hub yang akan dibangun di beberapa wilayah di Indonesia.
Pergerakan di pasar aset kripto yang cenderung stagnan saat ini dapat dilihat dari dua sudut pandang oleh investor. Bagi mereka yang mempercayai masa depan industri dan teknologi blockchain, tentunya akan fokus pada investasi jangka panjang dan tidak terlalu terusik dengan kondisi pasar saat ini karena sudah memahami risikonya. Namun, tidak semua investor memiliki tujuan yang sama. Ada tipikal investor di kripto yang tetap ingin mendapatkan keuntungan dalam waktu singkat dengan risiko yang minimal.
Dengan kondisi pasar yang sedang lesu, investasi di ETF Token bisa menjadi solusi bagi para investor yang tetap ingin mendapatkan cuan meskipun pasar sedang lesu. ETF (exchange-traded fund) sendiri dapat diklasifikasikan sebagai sekuritas dan bisa melacak pergerakan suatu investasi (misal emas atau saham) dimana investor tidak perlu membeli emas atau saham tersebut secara langsung. Sementara di pasar aset kripto, ETF pada aset kripto sendiri merupakan cara yang lebih aman untuk investor mendapatkan keuntungan tanpa harus terjun langsung ke pasar yang sangat fluktuatif.
Lalu, bagaimana caranya?
Kamu bisa mulai berinvestasi dengan Tokocrypto ETF Token, token dengan leverage memberikan kamu exposure yang ditingkatkan terhadap harga aset kripto tanpa risiko likuidasi. Tokocrypto ETF Token adalah aset yang dapat diperdagangkan di pasar Tokocrypto. Setiap Tokocrypto ETF Token mewakili banyak posisi terbuka di pasar berjangka abadi.
UP bertujuan untuk menghasilkan keuntungan dengan leverage ketika harga token naik, sementara DOWN bertujuan untuk menghasilkan keuntungan dengan leverage saat harga token turun. Keuntungan leverage ini berjumlah antara 1,5x dan 3x.
Bagaimana Tokocrypto ETF Token bekerja?
Dalam artian, semakin besar volatilitas yang terjadi di pasar maka akan semakin signifikan hal ini berpengaruh pada leverage token. Dengan Tokocrypto ETF Token, saat kamu memiliki leverage token dan momentum pasar sedang menguat, maka token tersebut juga akan meningkat nilainya. Namun, jika pasar sedang mengalami sideways, maka Tokocrypto ETF Token akan membantu dengan variabel leverage yang akan menyeimbangkan saat masa volatilitas sangat tinggi. Hal ini akan mengurangi efek jangka panjang dari hambatan volatilitas dari Tokocrypto ETF Token yang kamu miliki.
Ada yang Baru Dari Fitur Tokocrypto ETF Token!
Pada awalnya, fitur yang diluncurkan pada November 2020 ini hanya memiliki 2 (dua) pilihan token yakni BTCUP dan BTCDOWN. Kini, Tokocrypto telah menambahkan token yang tersedia pada Tokocrypto ETF Token yaitu ETHUP dan ETHDOWN, BNBUP DAN BNBDOWN, DOTUP dan DOTDOWN, XRPUP dan XRPDOWN, juga ADAUP dan ADADOWN. Seluruh Tokocrypto ETF Token tersebut dapat diperdagangkan dengan pairing USDT mulai Selasa, 6 Juli 2021 lalu.
Pilihan menarik kan buat kamu yang bingung mau invest, tapi khawatir sama kondisi pasar yang fluktuatif. Yuk, cek detail informasinya di sini dan trading di Tokocrypto ETF Token sekarang!