Author: 15

  • Dogecoin Naik Level! House of Doge Siap Melantai di NASDAQ

    Dunia kripto kembali dikejutkan oleh kabar besar. House of Doge, cabang perdagangan resmi Dogecoin Foundation, resmi mengumumkan langkah strategis berupa merger dengan Brag House Holdings (TBH), platform interaktif populer di kalangan Gen Z, untuk terdaftar di NASDAQ.

    Melalui transaksi pengambilalihan terbalik (reverse takeover), Brag House akan mengakuisisi House of Doge. Kesepakatan ini telah mendapatkan persetujuan dari dewan direksi kedua perusahaan dan menjadi momentum penting dalam memperluas adopsi Dogecoin di pasar global.

    Investor Ritel Kini Bisa “Memiliki” Dogecoin

    Dengan tercatatnya House of Doge di NASDAQ, Dogecoin kini dapat diakses oleh investor institusional maupun ritel. Artinya, siapa pun kini berkesempatan menjadi pemegang saham dan turut berpartisipasi dalam arah pengembangan ekosistem Dogecoin.

    “Sejak awal, kami membangun momentum di setiap lapisan ekosistem Dogecoin, dari Official Dogecoin Treasury hingga kolaborasi strategis dengan Robinhood dan 21Shares. Kini, kami membawa semuanya ke pasar publik,” ujar Marco Margiotta, CEO House of Doge.

    Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Selasa, 14 oktober 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Selasa, 14 oktober 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca juga: Dogecoin Kembali ke $0,20! SHIB dan Pepe Tunjukkan Tanda Bullish Baru

    Kolaborasi Besar: Dari Treasury hingga ETF Dogecoin

    Dilaporkan Newsbtc, langkah ini menambah daftar panjang inovasi yang telah diluncurkan House of Doge. Awal tahun ini, mereka bersama 21Shares dan Dogecoin Foundation meluncurkan ETP Dogecoin pertama di Eropa, diikuti dengan pengajuan ETF Dogecoin Spot AS dan ETF Dogecoin 2X Levered, yang kini sedang menunggu persetujuan regulator.

    Selain itu, House of Doge juga mendirikan Official Dogecoin Treasury melalui kemitraan dengan CleanCore Solutions (NYSE: ZONE). Perbendaharaan ini menampung lebih dari 730 juta DOGE dan berfungsi sebagai pondasi utama dalam mendukung stabilitas serta pengembangan ekosistem Dogecoin di masa depan.

    Masa Depan Dogecoin: Dari DogeOS hingga Tokenisasi Aset Dunia Nyata

    Pengumuman pencatatan di NASDAQ datang tidak lama setelah peluncuran kontrak pintar DogeOS Layer 2 dan rencana side-chain Dogecoin Fractal, yang memungkinkan tokenisasi aset dunia nyata (RWA).

    Kombinasi inovasi ini menegaskan bahwa Dogecoin bukan lagi sekadar “meme coin”, melainkan sedang bertransformasi menjadi ekosistem keuangan yang lebih matang dan berkelanjutan.

    Harga DOGE Langsung Melonjak

    Pasar merespons cepat terhadap kabar ini. Setelah pengumuman pencatatan di NASDAQ, harga DOGE melonjak sekitar 3% dalam 24 jam terakhir ke level $0,21.

    Analis pasar kripto Jonathan Carter menilai DOGE tengah menguji level support penting dan berpotensi mengalami rebound kuat. Ia bahkan menetapkan empat target bullish baru di level $0,25, $0,31, $0,37, dan $0,47.

    “DOGE menunjukkan sinyal teknikal yang solid. Konsolidasi pasca penurunan besar berpotensi menjadi titik awal tren naik baru,” ujar Carter di platform X (Twitter).

    Dengan langkah besar menuju bursa saham NASDAQ, Dogecoin resmi naik kelas dari sekadar meme menjadi aset finansial global.

    Pencatatan ini bukan hanya simbol keberhasilan komunitas DOGE, tetapi juga bukti nyata bahwa inovasi berbasis komunitas dapat menembus pasar modal internasional.

    Baca juga: Lonjakan Dogecoin Picu Harapan Reli Wyckoff Bullish


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Pasca Likuidasi Massal, Pasar Berbalik Arah, Altcoin Siap Balas Dendam?

    Setelah salah satu peristiwa likuidasi terbesar tahun ini, pasar kripto kini menunjukkan tanda-tanda perubahan arah. Altcoin Season Index turun tajam ke level 35/100, menandakan bahwa dominasi Bitcoin masih kuat, namun arus modal mulai bergerak ke aset berisiko lebih tinggi.

    Setelah Likuidasi $19 Miliar, Altcoin Mulai Bangkit

    Dilaporkan AMBCrypto, dalam waktu 24 jam, lebih dari $19 miliar posisi leverage dilikuidasi, menghapus 1,6 juta trader dari pasar. Kapitalisasi total pasar kripto (tidak termasuk BTC dan ETH) sempat jatuh bebas, sebelum akhirnya stabil di kisaran $1 triliun.

    Menariknya, menurut Joao Wedson, CEO Alphractal, dana yang sebelumnya terperangkap di Bitcoin kini “mengalir cepat ke altcoin lainnya.”

    Jika tren ini berlanjut, minggu depan bisa menjadi awal dari lonjakan altcoin tak terduga, seiring para trader mencari peluang baru setelah badai likuidasi.

    Dominasi Bitcoin Mulai Mendingin

    Metrik Altcoin Season Index pada 14 Oktober 2025. Sumber: CoinMarketCap.
    Metrik Altcoin Season Index pada 14 Oktober 2025. Sumber: CoinMarketCap.

    Baca juga: Dominasi Bitcoin Kembali Menguat, Altcoin Season Mulai Memudar!

    Dominasi pasar Bitcoin (BTC.D) merosot ke 60,45%, turun tajam dari lonjakan awal pekan ini. Ini menjadi sinyal bahwa sebagian trader mulai beralih dari Bitcoin dan kembali mengeksplorasi altcoin.

    Penurunan dominasi ini penting: bila tren berlanjut, likuiditas dari Bitcoin dapat mengalir ke aset lain, membuka ruang bagi reli altcoin yang lebih kuat dalam beberapa pekan mendatang.

    Ethereum Menjadi Pemimpin Pemulihan

    Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Selasa, 14 oktober 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Selasa, 14 oktober 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Sebagai altcoin terbesar di pasar, Ethereum (ETH) tampaknya kembali mengambil peran sebagai barometer utama. Awal pekan ini, perusahaan mining besar Bitmine dilaporkan membeli ETH senilai $480 juta, menarik lebih dari 128.000 ETH dari bursa seperti FalconX dan Kraken.

    Langkah besar ini menandakan kepercayaan investor institusional terhadap potensi pemulihan pasar altcoin. Meskipun Altcoin Season Index masih berada di 47, tanda-tanda awal akumulasi mulai terlihat.

    Jika Ethereum terus memimpin arus masuk modal, ini bisa menjadi sinyal awal kebangkitan altcoin yang lebih luas, dan mungkin awal dari “mini altcoin season” berikutnya.

    Baca juga: Altcoin Ranking 400-an Tapi Volume $200 Juta? Ya LISTA!


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Indeks Altcoin Sentuh 46, Likuiditas Turun, ETF Solana Jadi Katalis?

    Sinyal awal musim altcoin mulai muncul. Menurut data terbaru dari CoinMarketCap (CMC), Altcoin Season Index kini berada di angka 46, mendekati ambang batas penting yang menandakan potensi pergeseran dominasi pasar dari Bitcoin ke altcoin.

    Dilaporkan AMBcrypto, indeks ini digunakan untuk mengukur momentum pasar dengan meninjau performa 100 aset kripto teratas berdasarkan kapitalisasi pasar. Ketika indeks melampaui angka 75, pasar umumnya dianggap telah memasuki altcoin season, fase di mana sebagian besar altcoin mengungguli Bitcoin. Namun, dengan posisi saat ini di 46, pasar masih berada dalam fase transisi yang penuh kehati-hatian.

    Metrik Altcoin Season Index pada 10 Oktober 2025. Sumber: CoinMarketCap.
    Metrik Altcoin Season Index pada 10 Oktober 2025. Sumber: CoinMarketCap.

    Dominasi Bitcoin Stagnan, ETH Didorong Jadi Pemimpin Rotasi

    Analis dari Swissblock mencatat bahwa dominasi Bitcoin (BTC) saat ini masih terkonsolidasi di bawah 60%, menandakan potensi bagi Ethereum (ETH) untuk memimpin pergerakan berikutnya.

    “Jika dominasi BTC tetap datar di bawah 60%, likuiditas berpeluang mengalir ke altcoin, dan ini saatnya ETH menunjukkan kepemimpinannya,” jelas laporan Swissblock.

    Seperti siklus sebelumnya, reli pasangan ETH/BTC sering menjadi sinyal awal dari dimulainya musim altcoin. Namun, sejak akhir Agustus, pasangan ini justru melemah, menghambat peluang terjadinya reli luas di pasar altcoin.

    Likuiditas Jadi Kunci: Perhatikan Dominasi USDT

    Selain dominasi Bitcoin, faktor likuiditas stablecoin juga menjadi indikator utama.
    Antara April hingga Agustus 2025, dominasi USDT turun dari 6% ke 4%, dan mendorong reli besar-besaran altcoin, termasuk lonjakan spektakuler pada Hyperliquid (HYPE).

    Namun sejak akhir Agustus, dominasi USDT kembali naik ke 4,5%, sebelum melemah sedikit ke 4,3%.

    Kenaikan dominasi stablecoin ini mencerminkan kewaspadaan investor yang memilih menahan posisi dalam USDT dibanding beralih ke altcoin.

    “Untuk membuka peluang breakout musim altcoin, dominasi USDT idealnya turun lagi ke kisaran 4% atau lebih rendah,” kata laporan tersebut.

    Baca juga: Altcoin Season 2025: Bukan di Blockchain, Tapi di Bursa Saham

    ETF Altcoin Bisa Jadi Pemicu Lonjakan Berikutnya

    Analis Swissblock, Henrik Zeberg, menilai bahwa fase baru reli altcoin bisa terjadi dalam empat minggu ke depan, bertepatan dengan kemungkinan persetujuan ETF altcoin oleh otoritas AS untuk proyek seperti Solana (SOL), Ripple (XRP), dan Cardano (ADA).

    Zeberg menilai bahwa faktor makro seperti ETF baru, peningkatan volume perdagangan DeFi, serta tren rotasi likuiditas dapat menjadi katalis utama untuk mendorong altcoin keluar dari fase konsolidasi.

    Namun, analis CryptoQuant, JA Maartunn, memberi catatan penting: open interest altcoin kini telah menembus $70 miliar, melampaui $43 miliar milik BTC. Kondisi serupa pernah terjadi pada akhir 2024 — diikuti oleh penurunan 30% Bitcoin yang mengakhiri reli altcoin kala itu.

    “Kondisi open interest yang terlalu panas sering menjadi tanda pasar sedang jenuh dan butuh koreksi,” tulis Maartunn.

    Sinyal Awal Sudah Ada, Tapi Hati-Hati Overheat

    Dengan Indeks Musim Altcoin CMC di level 46, pasar menunjukkan tanda-tanda kesiapan menuju fase altcoin, tetapi masih dibayangi oleh kehati-hatian investor dan potensi koreksi jangka pendek.

    Jika dominasi BTC tetap stabil di bawah 60%, USDT turun di bawah 4%, dan ETF altcoin disetujui, maka Oktober hingga November 2025 bisa menjadi periode penting untuk memulai reli baru di pasar altcoin, dengan ETH berpotensi menjadi pemimpin utamanya.

    Baca juga: Altcoin Ranking 400-an Tapi Volume $200 Juta? Ya LISTA!


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Humanity Protocol Naik 175%! Era Baru Token Identitas Salip Worldcoin?

    Pasar kripto tengah diramaikan oleh deretan identity tokens atau token identitas, aset digital yang berfokus pada identitas terdesentralisasi (decentralized identity).

    Menurut CoinMarketCap, dalam seminggu terakhir, sektor ini menjadi sorotan setelah Humanity Protocol (H) mencatat lonjakan luar biasa hingga 175%, menjadikannya bintang utama di antara proyek-proyek identitas lainnya seperti Worldcoin (WLD) dan Moca Network (MOCA).

    Humanity Protocol (H): Pencetak Rekor Baru

    humanity protocol
    humanity protocol

    Token H mencatatkan kenaikan lebih dari 106% hanya dalam 24 jam dan 175% dalam 7 hari terakhir, dengan volume perdagangan harian mencapai $360 juta. Lonjakan ini menempatkan kapitalisasi pasarnya di kisaran $382 juta, meski baru dirilis beberapa bulan lalu. Proyek ini menarik perhatian investor karena pendekatannya yang berfokus pada Proof-of-Humanity yang ramah privasi, sebuah alternatif yang lebih etis dibandingkan pendekatan biometrik milik Worldcoin.

    Worldcoin (WLD): Pemimpin Lama, Tapi Momentum Mulai Pudar

    Sementara itu, Worldcoin (WLD) masih memegang posisi teratas di kategori token identitas dengan kapitalisasi pasar lebih dari $2 miliar. Namun, performanya mulai menurun dibandingkan kompetitor baru. Meski harga WLD naik 26,78% dalam sepekan, para analis menilai bahwa adopsinya melambat akibat sentimen negatif terkait privasi data biometrik yang digunakan dalam proses verifikasi.

    MultiversX (EGLD) & Moca Network (MOCA): Identitas Web3 yang Berkembang

    MultiversX (EGLD)
    MultiversX (EGLD)

    Token MultiversX (EGLD) juga menunjukkan performa kuat dengan kenaikan 24,56% dalam seminggu, didorong oleh peningkatan aktivitas di jaringan dan fokusnya pada pengembangan Web3 identity infrastructure.

    Sementara itu, Moca Network (MOCA), proyek yang dikenal melalui ekosistem Mocaverse — mencatat kenaikan 21,27%, memperkuat posisinya sebagai token identitas yang menggabungkan komunitas digital dan social identity layer dalam ekosistem Web3.

    Concordium (CCD): Pendatang Lama yang Mulai Dilirik Kembali

    Meski tidak seagresif token lain, Concordium (CCD) berhasil mencatat kenaikan 11% dalam 7 hari terakhir, dengan kapitalisasi pasar sekitar $183 juta. Blockchain ini dikenal fokus pada kepatuhan (compliance) dan transparansi identitas digital yang ramah regulator, nilai yang semakin dicari di tengah meningkatnya pengawasan industri kripto global.

    Sektor identity tokens mulai menunjukkan potensi sebagai pilar penting dalam dunia Web3 dan keuangan terdesentralisasi. Lonjakan besar Humanity Protocol menandakan bahwa narasi “Proof of Humanity” dan identitas terverifikasi kini menjadi tren panas di pasar altcoin. Dengan semakin tingginya kesadaran akan privasi dan regulasi, token identitas berpotensi menjadi sektor yang terus berkembang pesat sepanjang 2025.

    Baca juga: 5 Token IDO Teratas di Binance Wallet: MYX Finance Meroket 66%


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Solana Meledak di Atas $200! Apakah Ini Awal dari Reli Menuju $250?

    Solana (SOL) kembali menunjukkan dominasinya di pasar kripto setelah berhasil menembus level psikologis $200. Kenaikan ini mempertegas momentum bullish yang sudah terbentuk sejak akhir pekan lalu, dan banyak analis kini mulai bertanya: apakah SOL siap menembus $225 dan melesat ke $250?

    Solana Tunjukkan Taring di Tengah Lesunya Pasar

    Harga SOL melanjutkan tren positifnya setelah sebelumnya bertahan kuat di zona $172. Dari situ, Solana berhasil menembus level $180 dan $188, mengonfirmasi sinyal bullish jangka pendek.
    Menurut data Kraken, pasangan SOL/USD kini diperdagangkan di atas $200 dan di atas rata-rata pergerakan sederhana 100 jam, indikator klasik dari kekuatan pasar.

    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Selasa, 14 oktober 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Selasa, 14 oktober 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca juga: Solana Masih Punya Tenaga! Setelah Aksi Jual, Siap SOL Balik ke $200?

    Kenaikan ini juga menempatkan Solana di atas level retracement Fibonacci 61,8% dari penurunan utama antara $225 hingga $155, menunjukkan pemulihan yang hampir sempurna dari fase koreksi sebelumnya.

    Level Kritis: $208 dan $225

    Dilaporkan Newsbtc, secara teknikal, resistensi terdekat berada di $208, diikuti oleh zona kuat di $218 hingga $225. Jika harga berhasil menembus dan menutup di atas area $225, maka jalan menuju $242 hingga $250 akan semakin terbuka lebar.

    “Penutupan di atas $225 bisa menjadi pemicu reli baru yang lebih stabil,” ujar analis teknikal Aayush Jindal.

    Namun, jika tekanan jual muncul di area $208, Solana berpotensi mengalami koreksi jangka pendek. Support terdekat berada di sekitar $199 dan $195, dengan level pertahanan kuat di $190. Penurunan di bawah $190 bisa membuka peluang koreksi lebih dalam ke $180.

    Indikator Masih Berpihak pada Bulls

    • MACD (per jam): bergerak cepat di zona bullish.
    • RSI (per jam): masih bertahan di atas level 50, menandakan momentum positif belum berakhir.

    Dengan struktur harga yang solid, tren naik Solana tampak masih memiliki ruang untuk berlanjut, asalkan bulls mampu mempertahankan tekanan beli di atas $200.

    Saat ini, Solana tengah menjadi sorotan di pasar kripto. Jika momentum positif ini berlanjut, target $250 bukan lagi sekadar mimpi. Namun, investor disarankan tetap waspada terhadap potensi koreksi cepat jika harga gagal menembus resistensi kunci di $208–$225.

    Baca juga: ETF Jadi Penentu, Akankah Solana Oktober Ini Reli 30%?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • XRP Tertahan di Level $2,65! Apakah Ini Akhir dari Aksi Rebound?

    Setelah sempat bangkit dari tekanan jual, harga XRP kembali menghadapi “tembok besar” di level $2,65, membuat banyak trader waspada terhadap potensi pembalikan arah dalam waktu dekat.

    Dalam 24 jam terakhir, XRP sempat mencatat kenaikan lebih dari 10%, menembus level $2,50 dan bahkan menguji area $2,60. Namun, tekanan jual yang meningkat membuat reli tersebut terhambat tepat di zona resistensi kuat $2,65, area yang juga bertepatan dengan garis tren bearish utama di grafik per jam XRP/USD (data Kraken).

    Momentum Melemah di Tengah Aksi Jual

    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Selasa, 14 oktober 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Selasa, 14 oktober 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Menurut analisis teknikal, XRP saat ini berkonsolidasi di atas $2,52 dan masih ditopang oleh Simple Moving Average (SMA) 100 jam. Namun, tanda-tanda pelemahan mulai terlihat. Indikator MACD per jam menunjukkan hilangnya tenaga di zona bullish, sementara RSI mendekati level netral 50, menandakan ketidakpastian arah berikutnya.

    Dilaporkan Tradingview, kegagalan menembus $2,65 bisa memicu tekanan jual baru. Jika harga turun di bawah support penting $2,50, XRP berisiko tergelincir ke area $2,30, bahkan berlanjut ke zona kritis $2,22 jika tekanan berlanjut.

    Baca juga: XRP Menuju Penutupan Bulanan Epik, Potensi Reli $3,10 di Depan Mata!

    Harapan Masih Ada, Tapi Butuh “Breakout” Nyata

    Di sisi lain, jika bulls berhasil menembus garis tren dan menutup candle di atas $2,65, XRP berpotensi mencetak reli baru menuju target $2,70–$2,80. Level ini menjadi kunci untuk mengonfirmasi apakah momentum bullish benar-benar kembali atau hanya sekadar “dead cat bounce” di tengah pasar yang masih lesu.

    Level Teknis Penting

    • Support utama: $2,50 dan $2,30
    • Resistensi utama: $2,60 dan $2,65
    • RSI (1 jam): 50 – netral
    • MACD: mulai kehilangan momentum bullish

    XRP kini berada di persimpangan penting antara rebound dan penurunan lanjutan. Selama harga gagal menembus resistensi $2,65, tekanan jual kemungkinan masih mendominasi. Pasar tampaknya menunggu pemicu baru, apakah itu sentimen makro, kabar regulasi, atau dorongan dari investor besar, sebelum arah berikutnya benar-benar terbentuk.

    Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Pertama di Dunia! Bhutan Migrasi Sistem Identitas Nasional ke Ethereum

    Bhutan tengah memigrasikan sistem identitas mandiri ke Ethereum dari Polygon, yang memungkinkan hampir 800.000 penduduknya untuk memverifikasi identitas mereka dan mengakses layanan pemerintah.

    Integrasi dengan Ethereum telah selesai, sementara migrasi semua kredensial penduduk diperkirakan selesai pada kuartal pertama tahun 2026.

    Pengumuman ini dihadiri oleh Presiden Ethereum Foundation Aya Miyaguchi, yang bergabung dengan salah satu pendiri Ethereum, Vitalik Buterin, pada upacara peluncuran bersama Perdana Menteri Bhutan, Tshering Tobgay, dan Putra Mahkota, Jigme Namgyel Wangchuk.

    Baca Juga: Melesat! Ethereum Tembus $3.817, Bullish Kembali Mengudara

    Pertama di Dunia

    “Sangat menginspirasi melihat sebuah negara berkomitmen untuk memberdayakan warganya dengan identitas berdaulat,” tulis Miyaguchi di X, seraya menambahkan bahwa integrasi Ethereum ini merupakan yang pertama di dunia.

    “Tonggak sejarah ini tidak hanya menandai pencapaian nasional, tetapi juga langkah global menuju masa depan digital yang lebih terbuka dan aman dalam jangka panjang,” imbuhnya.

    Mengintegrasikan solusi berbasis blockchain ke dalam sistem ID nasional pemerintah telah lama disebut-sebut sebagai kasus penggunaan kripto yang menjanjikan, karena fitur kekekalan, transparansi, dan privasinya, terutama ketika bukti tanpa pengetahuan diterapkan.

    Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Selasa, 14 oktober 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Selasa, 14 oktober 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Ethereum, Solusi ID Nasional Blockchain Ketiga di Bhutan

    Perlu diketahui, Bhutan sebelumnya telah menjalankan sistem identitas nasionalnya di Polygon sejak Agustus 2024, Setelah beralih dari Hyperledger Indy. 

    Selain Bhutan, Brasil dan Vietnam termasuk di antara sedikit negara lain yang telah mengintegrasikan sebagian solusi identitas mandiri berbasis blockchain hingga saat ini.

    Miyaguchi mencatat bahwa tim Identitas Digital Nasional dan GovTech Bhutan memainkan peran penting dalam integrasi Ethereum, serta kontributor lain dalam komunitas kripto Bhutan.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Game Changer Bittensor? TAO Synergies Amankan Pendanaan $11 Juta!

    TAO Synergies Inc., perusahaan treasury yang fokus pada Bittensor dan kecerdasan buatan terdesentralisasi (DeAI), baru saja mengumumkan keberhasilan melakukan private placement senilai $11 juta.

    Investasi ini merupakan wujud nyata dukungan investor institusional terhadap visi jangka panjang kombinasi AI dan blockchain yang dijalankan Bittensor

    Dalam keterangan resminya, perjanjian tersebut melibatkan penjualan 11.000 lembar saham preferen konvertibel Seri E yang baru diterbitkan perusahaan.

    Setiap lembar saham memiliki nilai nominal $1.000, dan dapat dikonversi menjadi saham biasa TAO Synergies, dengan harga konversi $8.

    Baca Juga: Harga Bittensor Naik 15,6%, Tembus ke Level $355

    Investasi Berkelanjutan

    Perjanjian tersebut melibatkan penjualan 11.000 lembar saham preferen konvertibel Seri E yang baru diterbitkan perusahaan, menurut rilis tersebut.

    Para peserta perjanjian pembelian ini meliputi investor perusahaan yang sudah ada, penasihat strategi aset digitalnya sendiri, James Altucher, dan investor baru, DCG.

    Kesepakatan ini diperkirakan akan selesai pada atau sekitar 15 Oktober 2025, jika persyaratan penutupan standar terpenuhi.

    “Pendanaan terbaru TAO Synergies semakin mendukung investasi strategis yang berkelanjutan, tidak hanya pada token TAO, tetapi juga pada peluang potensial untuk menghasilkan pendapatan dan menambah TAO dalam ekosistem Bittensor,” ujar Altucher sebagaimana dikutip dari The Block pada Selasa (14/10).

    Mekanisme

    TAO Synergies, yang sebelumnya merupakan perusahaan bioteknologi Synaptogenix, melakukan rebranding dan mengubah kode sahamnya menjadi TAOX pada bulan Juni sebagai bagian dari peralihan strategi menuju Bittensor.

    Perusahaan sebelumnya menyatakan bahwa mereka mempertaruhkan semua token yang diakuisisi untuk mendapatkan imbalan jaringan di Bittensor.

    Bittensor beroperasi di persimpangan antara AI dan mata uang kripto, berfungsi sebagai platform yang dirancang berdasarkan mekanisme insentif.

    Pengguna berkontribusi pada peningkatan sistem AI, menerima token TAO berdasarkan utilitas input mereka. Platform ini bersifat akses terbuka, memfasilitasi koordinasi pengembangan AI tanpa izin.

    Pergerakan harga Bittensor (TAO/USDT) pada Selasa, 14 oktober 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Bittensor (TAO/USDT) pada Selasa, 14 oktober 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Menurut data TAO Treasuries , TAO Synergies adalah pemegang Bittensor terbesar yang diperdagangkan secara publik, dengan 42.111 TAO senilai lebih dari $18,2 juta.

    Baca Juga: Top Crypto Performers 2025: Bittensor, Render hingga NEAR

    Terdapat dua perusahaan treasury Bittensor lainnya, yaitu xTAO Inc. dan Oblong. Meskipun pengumuman tersebut muncul setelah pasar tutup pada hari Senin, saham TAO Synergies melonjak 38,46% menjadi $9,54 pada hari itu.

    Perusahaan ini memiliki kapitalisasi pasar sebesar $33,27 juta, dan sahamnya telah melonjak 60% selama sebulan terakhir, menurut data Google Finance.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Crypto Black Friday, Biang Dibalik Anjloknya Harga Bitcoin

    Pada tanggal 10–11 Oktober 2025, pasar mata uang kripto mengalami salah satu kejatuhan terbesarnya dalam beberapa tahun terakhir.

    Oleh sejumlah komunitas kripto, peristiwa ikonik tersebut dijuluki sebagai Crypto Black Friday.

    Hanya dalam beberapa jam saja, lebih dari $19,5 miliar dalam posisi leverage hilang, menyebabkan Bitcoin turun hingga 8,4% dan mengguncang kepercayaan investor di seluruh dunia.

    Awal Mula

    Mulanya, kondisi ini berawal dari reaksi pedagang terhadap pengumuman tarif 100% AS untuk barang-barang China yang dengan cepat mengungkap keretakan yang jauh lebih dalam dalam sistem.

    Hal ini menunjukkan bagaimana perdagangan otomatis, likuiditas tipis, dan kelemahan struktural berpadu untuk memicu reaksi berantai di seluruh bursa.

    Tanda-tanda kejatuhan itu muncul setelah Presiden Trump mengonfirmasi tarif baru yang tinggi pada impor China, yang memicu kekhawatiran akan inflasi yang lebih tinggi dan kebijakan Federal Reserve yang lebih ketat.

    Para pedagang bergegas melepas posisi berisiko, yang mengakibatkan likuidasi cepat dalam Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), Wrapped Beacon ETH (WBETH), dan Solana berbasis Binance-Smart (BNSOL).

    Namun, kepanikan geopolitik saja tidak menjelaskan bagaimana miliaran dolar lenyap begitu cepat. Para analis mengatakan faktor teknis dan struktural memperkuat peristiwa tersebut.

    Likuiditas di seluruh bursa luar biasa rendah, dan beberapa pengguna Binance melaporkan akun dibekukan selama aksi jual.

    Pinjaman berulang dengan leverage tinggi dan pelepasan sementara stablecoin USDE memperburuk keadaan, menciptakan serangkaian penjualan paksa.

    Binance kemudian mengonfirmasi masalah sistem dan menawarkan kompensasi kepada pengguna yang terdampak.

    Kelemahan Teknis Memperparah Kejatuhan BTC

    Selama aksi jual, CoinGlass (situs analitik kripto) menghadapi serangan proksi canggih yang sempat menonaktifkan akses ke data dan layanannya.

    Gangguan ini menambah kebingungan pasar saat para pedagang berebut mendapatkan informasi waktu secara real-time.

    Pada saat yang sama, serangkaian transaksi luar biasa besar terjadi beberapa saat sebelum beberapa pembaruan oracle.

    Oracle, sistem yang memasukkan harga dunia nyata ke dalam kontrak pintar blockchain, bahkan sempat salah memberi harga pada aset tertentu, yang memicu likuidasi otomatis di beberapa pasangan perdagangan.

    Kesalahan harga tersebut juga menyebabkan beberapa stablecoin kehilangan patokannya untuk sementara, sehingga menciptakan peluang singkat di mana bot arbitrase dan pedagang frekuensi tinggi dapat memperoleh keuntungan.

    Dalam hitungan menit, jutaan dolar berpindah antar bursa karena sistem otomatis merespons volatilitas, yang memperdalam kejatuhan pasar.

    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Selasa, 14 oktober 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Selasa, 14 oktober 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Dugaan Serangan Terkoordinasi

    Tidak semua orang percaya bahwa ini adalah kejatuhan organik. Beberapa analis berpendapat bahwa pola perdagangan dan waktu pembaruan oracle menunjukkan adanya manipulasi yang disengaja.

    Data menunjukkan bahwa de-pag yang paling ekstrem memengaruhi pasangan dengan jadwal pembaruan yang diketahui, sementara posisi short skala besar ditempatkan tepat sebelum kaskade likuidasi dimulai.

    Hal ini menimbulkan spekulasi bahwa pelaku pasar tertentu mungkin telah mengeksploitasi struktur pasar kripto itu sendiri dengan menggunakan sistem otomatis dan mekanisme leverage untuk merekayasa volatilitas.

    Alibinya adalah, alih-alih meretas dompet atau mencuri dana, penyerang dapat memanipulasi pasar dengan mengeksploitasi perilaku yang dapat diprediksi dalam oracle, bursa, dan algoritma.

    Meski begitu, pakar lain berpendapat bahwa ini hanyalah pasar yang terlalu banyak berutang sebagai reaksi terhadap stres.

    Ketika pedagang menanggung terlalu banyak utang dan sentimen berubah secara tiba-tiba, likuidasi berjenjang dapat terjadi tanpa campur tangan eksternal apa pun.

    Namun jika melihat sifat acara yang disinkronkan di berbagai bursa, mekanisme sepertinya ini terus memicu perdebatan.

    Hal yang Terungkap dari Kejatuhan Pasar Kripto

    Crypto Black Friday telah menyingkapkan betapa rapuhnya ekosistem aset digital meskipun ukurannya semakin besar.

    Dengan $19,5 miliar hilang dalam hitungan jam, peristiwa tersebut menunjukkan betapa cepatnya risiko dapat menyebar ketika sistem sangat bergantung pada leverage, perdagangan otomatis, dan kumpulan likuiditas yang tidak transparan.

    Bursa seperti Binance telah meluncurkan audit internal dan berjanji untuk meningkatkan transparansi, tetapi para ahli memperingatkan bahwa ini hanyalah perbaikan jangka pendek.

    Tantangan sesungguhnya terletak pada mendesain ulang sistem inti, termasuk bagaimana leverage dikelola, bagaimana oracle memasukkan data, dan bagaimana likuiditas didistribusikan di seluruh pasar.

    Insiden ini telah memperbarui seruan untuk pengawasan on-chain yang lebih baik dan standar global untuk manajemen risiko kripto.

    Agar pasar senilai triliunan dolar dapat matang, para analis mengatakan inovasi harus diimbangi dengan perlindungan yang lebih kuat terhadap guncangan sistemik dan manipulasi canggih.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Gas Tipis-Tipis, Harga Pi Network Naik 4,5%

    Perlahan tapi pasti, harga Pi Network (PI) terus meningkat. Dalam catatan Coinmarketcap pada Selasa (14/10), harga PI naik 4,5% dalam 24 jam terakhir.

    Ini merupakan kondisi pemulihan dari penurunan mingguan sebesar 17% dan penurunan bulanan sebesar 40%.

    Reli jangka pendek tersebut sejalan dengan level dukungan teknis dan optimisme yang hati-hati seputar perkembangan ekosistem.

    Meski masih berupa kenaikan yang tipis, terdapat beberapa faktor yang memiliki andil dalam peningkatan ini, yaitu:

    Baca Juga: Tiga Faktor Pendorong Harga Pi Network Turun Hari Ini

    Rebound Teknis dari Support Utama

    Kini, harga PI stabil di dekat $0,22, selaras dengan level Fibonacci retracement 0,618 dan Bollinger Band yang lebih rendah, zona support yang kuat secara historis.

    Pola Lilin engulfing bullish juga terbentuk pada jangka waktu yang lebih pendek, menandakan minat beli lokal.

    Artinya, harga di kisaran $0,20–$0,22 telah dijadikan sebagai dasar psikologis sejak awal Oktober 2025. Sedangkan RSI selama 14 hari di angka 32,42 berarti telah keluar dari wilayah jenuh jual, yang menunjukkan kelelahan jangka pendek dari para penjual.

    Meski begitu, penutupan berkelanjutan di atas $0,25 dapat memicu tekanan ke arah $0,26–$0,30. Kegagalan mempertahankan $0,20 berisiko menguji ulang level terendah sepanjang masa di $0,1515. Jadi, investor tetap harus waspada.

    Hype Batas Waktu Hackathon

    Katalis berikutnya adalah Pi Network Hackathon 2025 yang akan berakhir pada tanggal 15 Oktober. Event tahunan ini menawarkan hadiah 160.000 PI atau sekitar $35.360 untuk pengembang yang membangun aplikasi Mainnet.

    Artinya, peluncuran aplikasi baru dapat meningkatkan sentimen untuk sementara. Lebih dari 23.000 aplikasi sedang dalam pengembangan, menurut pembaruan terbaru.

    Tapi secara historis, harga Pi mengalami fluktuasi yang fluktuatif di sekitar tonggak ekosistem, meskipun kelanjutannya bergantung pada utilitas nyata.

    Overhang Bearish Bertahan (Risiko Struktural)

    PI tetap 92% di bawah puncaknya pada Februari 2025, dengan 1,24 miliar token yang akan dibuka tahun depan dan tidak ada pencatatan di bursa utama.

    Artinya, pembukaan blokir harian (~3,4 juta PI/hari) menambah tekanan jual yang konstan. Hanya 8,27 miliar dari total 100 miliar pasokan yang beredar.

    Perlu dicatat, Bybit dan Binance terus menghindari pencatatan PI, dengan alasan kekhawatiran sentralisasi dan dompet Foundation yang belum diaudit yang menyimpan sekitar 90 miliar token.

    Baca Juga: Pi Network Catat Rekor Minat Pencarian Jelang Peluncuran Mainnet

    Secara keseluruhan, reli 24 jam mencerminkan pembelian teknis dan spekulasi yang didorong oleh peristiwa, tetapi fundamental PI tetap tertekan oleh inflasi pasokan dan kurangnya utilitas. 

    Pertanyaannya, mampukah Hackathon menghadirkan aplikasi yang secara signifikan meningkatkan penggunaan PI, atau akankah aksi ambil untung pascaperistiwa melanjutkan tren penurunan?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekaran

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com