Perlahan, awan gelap yang menyelimuti Pi Network (PI) mulai beralih menuju benderang, mengarah ke tren positif.
Pasalnya, harga PI naik 5,95% menjadi $0,212 dalam 24 jam, pulih dari kondisi jenuh jual dan sejalan dengan kenaikan kripto yang lebih luas (+5,76% kapitalisasi pasar).
Yang jelas, beberapa faktor di bawah ini turut berkontribusi dalam meningkatkan harga PI di pasar yang semakin volatil.
Menurut catatan Coinmarketcap pada Senin (13/10), PI stabil di level Fibonacci retracement 0,618 ($0,22), zona support penting dalam analisis teknikal.
RSI (23,52) dan MACD (-0,0036) menandakan kondisi jenuh jual yang ekstrem, memicu rebound jangka pendek.
Artinya, trader sering mengartikan pembacaan RSI yang oversold sebagai peluang beli. Lilin engulfing bullish pada kerangka waktu yang lebih rendah menunjukkan memudarnya momentum bearish.
Namun, PI masih berada di bawah semua rata-rata pergerakan utama (SMA 7-hari: $0,227), sehingga membatasi potensi kenaikan.
Adapun yang perlu diperhatikan, penutupan berkelanjutan di atas $0,23 dapat menargetkan resistensi $0,26.
Bahkan, kegagalan mempertahankan harga di level $0,22 berisiko menguji ulang level terendah sepanjang masa ($0,158).
Sentimen yang Didorong oleh Hackathon
Di sisi lain, PI Hackathon 2025 akan berakhir pada 15 Oktober, dengan 160.000 token PI dialokasikan untuk pengembang.
Bahkan, lebih dari 210 aplikasi telah aktif, dan 23.000 sedang dalam pengembangan, menurut pembaruan terkini.
Perlu dicatat, acara seperti hackathon sering kali meningkatkan aktivitas pengembang dan minat spekulatif.
Peluncuran aplikasi yang sukses dapat meningkatkan narasi utilitas PI, meskipun adopsi masih terbatas pada ekosistem Pi Browser.
Protokol v23 Hype
Beberapa analis berspekulasi bahwa peningkatan Protokol v23 (Q4 2025/Q1 2026) akan meningkatkan skalabilitas melalui integrasi Stellar Core. Pengujian sedang berlangsung pada Testnet 2.
Ini berarti, peningkatan dapat mengatasi inefisiensi jaringan, tetapi penundaan sering terjadi. Beberapa histori menunjukkan bahwa peluncuran Tim Inti Pi cenderung lambat dalam mengurangi ekspektasi.
Dengan begitu, kenaikan PI mencerminkan pembelian teknis dan optimisme yang didorong oleh peristiwa, tetapi hambatan makro (penurunan bulanan 42%, pembukaan dana tertunda sebesar $1,24 miliar) membatasi kenaikan.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli
Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.
Minggu ini kebetulan garis kita akurat, walau tanpa data dan sebenernya semakin tak ada data semakin gampang prediksinya karena artinya pemerintah tak punya uang dan hanya akan memiliki uang dari menggandakan uang yang ada yang pada ujungnya adalah inflasi.
Secara Data:
1. Pada artikel minggu lalu saya tulis tak ada data 6-10 Oktober 20025 karena AS sedang Shutdown, Tiongkok sedang Libur Musim Semi dan Korea Selatan merayakan Chuseok, tetapi saya tetap memprediksi Bitcoin naik dengan 1 x koreksi, namun koreksi itu salah prediksi yang seharusnya hari Senin ternyata terjadi di hari Selasa atas alasan PM Baru Jepang yang cenderung melonggarkan kebijakan sehingga terjadi arus modal keluar besar sekali. Bitcoin ATH dan Yen jatuh ke 151, hal ini kita tulis di langganan.
2. Pada dasarnya saya tak bisa membahas data karena pemerintah AS shut down, tetapi Pemerintah Tiongkok telah kembali dari libur panjang, Tetapi pada hari Kamis ini ada Powell Berpidato dan Tiongkok suntik 1 Trilyun Yuan. Efeknya adalah Pump, dump and pump. Pump karena Jam Asia, Dump karena menanti Powell berpidato dan Pump karena Powell Dovish
3. Unmich Naik.
Saya ingatkan sekali lagi bahwa Analisa saya cenderung telat seminggu karena pencernaan data saya terlalu cepat sedangkan pasar perlu standar ina ini….
Data Minggu Depan
Mari kita bedah data minggu depan, Saya prediksi Minggu depan cenderung koreksi
Senin 13 Oktober 2025
Tak ada data.
Tapi saya sedang mengamati produksi minyak OPEC, jadinya ditambah berapa:
Pada dasarnya Minyak harus bullrun dengan penambahan demand akibat melonggarnya kebijakan moneter diseluruh dunia dari Swiss yang bunganya 0% hingga Jepang yang tak mampu menaikkan suku bunga ditambah AS yang bahkan kata Miran, Fed berkesempatan untuk membuat neutral rates di 0.5%, Saya kira tak ada alasan emas untuk
koreksi walau sudah tinggi. Analisa ini sejalan dengan analisa Warren Buffet yang bahkan dapat dikatakan kita lebih akurat karena setelah pembelian saham minyak OXY oleh Warren Buffet, OXY longsor hingga -20%. Menurut saya ini kesempatan. Tapi saya belum ada cuan karena masih sangkut.
00.00 WITA – Trade Balance USD Tiongkok
Jika Trade balance dalam USD naik, maka artinya expor Tiongkok lebih dominan daripada impor yang artinya Yuan menguat, maka itu, jika Yuan menguat DXY jatuh. Tetapi ada hal yang saya tak bisa prediksi yaitu, kapan Pemerintah AS berhenti shut down?
Menurut saya candle hari Senin akan dominan koreksi di jam AS namun naik di jam Asia.
Selasa, 14 Oktober 2025
07.50 WITA M3 Money Supply Jepang
Setelah kemenangan PM baru, Yen akan cenderung terus melemah, namun pelemahan Yen tidak serta menjadi penguatan Bitcoin, karena saat Yen jatuh DXY naik akibat sifat safe heaven-nya.
Yen dijual oleh masyarkat Jepang untuk ditukar dollar, sehingga dollar menguat. Tetapi saat ketemu Fed yang Dovish maka DXY melemah, sehingga menjadi bensin Bitcoin, perlu waktu dan proses mencerna yang berarti lagging. Sabar. Pelemahan DXY dan Yen tidak seinstant DXY karena makanan utama Bitcoin adalah Dollar.
Jika AS maju, Tiongkok ga bisa maju, jika Tiongkok maju maka AS mundur. Ilmu ini valid disetiap sendi perekonomian global, maka inflasi AS yang naik, harus diimbangi inflasi Tiongkok yang naik juga. Saya prediksi inflasi Tiongkok naik karena lebih dari 3 minggu Tiongkok suntik tanpa penarikan.
Seharusnya inflasi Tiongkok diatas -0.4% atau sekitar -0.1%. Perhatikan, dengan berbagai macam stimulus itu, jika inflasi Tiongkok masih minus atau Deflasi, itu artinya Bitcoin semakin naik karena diperlukan uang yang jumlahnya lebih banyak dari stimulus trilyunan Yuan yang sudah di gelontorkan sekarang, bukankah itu pilihan antara enak dan enak banget?
09.30 WITA – PPI Tiongkok
PPI yang turun artinya deflasi, yang artinya pemerintah harus segera menaikkan demand agar rakyat bisa bekerja dan makan, ini juga antara enak dan enak banget, jika PPI naik Bitcoin naik jika PPI Tiongkok turun Bitcoin naik.
Walaupun saya optimis, tetapi masalahnya ada pada Pemerintah AS yang shutdown. Sehingga gerak Bitcoin dapat dimirorring pada belanja aset management, saya pikir Bitcoin masih akan koreksi di Selasa.
Rabu, 15 Oktober 2025
20.30 WITA – CPI AS
Inflasi Tiongkok yang naik akan dibarengi Inflasi AS yang lebih naik lagi, inilah arti dari menjaga pertumbuhan ekonomi Tiongkok dengan melemahkan dollar – Growing Economy with dollar weakening costs. Bagaimana caranya?
Tiongkok menerbitkan Surat utang dalam bentuk dollar, mengambil dollar di pasar, kemudian membaginya ke dua hal yaitu, meminjamkan dollar hasil surat utang ke negara yang membutuhkan namun dengan janji mengembalikannya dalam bentuk Yuan sehingga otomatis cadevnya berganti dari dollar, serta membeli emas dari bank sentral yang menjual emasnya karena keperluan menjaga kestabilan Rupiah, dan Tiongkok menambah cadev emasnya. Mana buktinya?
PBOC Increases Gold Holdings for 11th Consecutive Month#China‘s #Gold reserves increased to 74.06 million ounces(Prev. 74.02 M), and the value of gold reserves was $283 bln vs the previous $254 bln. End-Sept. forex reserves are $3.3386 trillion, $16.5 billion more than the… pic.twitter.com/ykfeKEEbdS
FX Reserve Tiongkok naik, bukti bahwa Perdagangan luar negeri Tiongkok masih dominan daripada dalam negeri dan Cadangan Emas Tiongkok kembali meroket, tanda bahwa Tiongkok sedang membuang dollarnya selain Cadev untuk membeli emas. Tiongkok bahkan di curigai akan mempegging Yuan dengan emas.
Jadi menurut saya inflasi AS akan naik, tetapi semua prediksi ini bubar jika ternyata datanya tidak dikeluarkan akibat pemerintah shutdown. Tapi saya kesampingkan hal itu dan Bitcoin akan naik disini:
Kamis, 16 Oktober 2025
20.30 WITA – Retail Sales AS
Jika Retail Sales AS naik maka DXY naik jika Retail Sales AS turun maka DXY turun, Shutdown adalah tanda bahwa belanja pemerintah berhenti, logikanya retail Sales turun.
PPI AS
Narasinya adalah Fed harus potong suku bunga, dan Fed cenderung lebih mempertimbangkan PPI daripada CPI. CPI adalah inflasi ke konsumen sedangkan PPI adalah inflasi ke produsen. Maka itu disini kita punya pilihan bahwa jika PPI naik artinya stimulus sudah cair, namun jika PPI turun akan membuat Fed panik, apapun hasil PPI disini akan melemahkan DXY. Alasannya Fed tak punya amunisi lagi.
22.00 NAHB Housing Market Index
National Association of Home Builders adalah Asosiasi kontraktor pembangunan rumah baru, jika turun maka artinya ekonomi jelek, dan angkanya yang sudah hina di 30-an berarti bahwa AS sebenernya sudah resesi namun tidak mengaku.
NAHB menjadi dasar saya menentukan data perumahan kedepan seperti Housing Starts, New Home Sales, Existing Home Sales, Pending Home Sales dan Building Permit. Jika NAHB naik maka DXY naik, jika NAHB turun maka DXY turun. Kira-kira begini candle hari Kamis:
Jumat, 17 Oktober 2025
20.30 WITA – Housing Starts
Housing starts adalah Jumlah Rumah yang dibangun untuk mendapatkan Hodler Dollar baru yang berjanji mati memegangnya walaupun nilainya turun terus. Mencicil rumah yang harganya naik terus dengan uang yang nilainya turun terus lalu bangga bahwa harga rumahnya naik karena dirasa menguntungkan padahal itu hanya ilusi saja.
Jika Housing Starts naik maka DXY naik, jika Housing Starts turun, maka Bitcoin yang naik. Saya prediksi Housing Starts naik karena NAHB naik akibat Trump mau mengeluarkan subsidi pembelian rumah baru.
Kira-kira begini candle Bitcoin:
Perhatikan ini:
Perhatikan ya, garis ini belum retest dan boleh jadi akan retest, kemungkinannya tinggi jika dibarengi oleh Penjualan receh Blackrock serta Penjualan Besar Fidelity.
MACD sudah mulai menunjukkan perlambatan pembelian, Saham AVIC Tiongkok yang naik boleh jadi menjadi pertanda bahwa Perang Iran isreal sudah dekat.
Ingat, analisa saya cenderung selalu telat seminggu. Jadi prediksi koreksi ini masih akan berlaku 2 minggu yang disebabkan oleh hal yang saya tak bisa tahu lebih awal seperti Perang Iran isreal, Naiknya harga minyak dan kekacauan akibat Shutdown. Namun jika kejadian luarbiasa itu dikesampingkan, Bitcoin masih akan naik seperti garis biru.
Terimakasih sudah membaca, Selalu lakukan analisa sendiri dan ini bukan nasehat keuangan.
Artikel analisa tren Bitcoin (BTC) ini hasil kolaborasi Tokocrypto dengan Hoteliercrypto.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli
Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.
Tokocrypto menghadirkan MarketSinyal Harian Kripto yang berisi analisis mendalam dan rekomendasi strategi perdagangan untuk hari Senin, 13 Oktober 2025. Dalam edisi kali ini, fokus tertuju pada tiga aset kripto yang menunjukkan potensi pergerakan harga yang signifikan.
Informasi ini disusun berdasarkan data pasar terkini dan indikator teknikal, guna membantu para trader mengambil keputusan yang lebih tepat di tengah dinamika pasar kripto yang terus berubah.
Berikut peristiwa yang terjadi dalam 24 jam terakhir :
AS & Tiongkok Sepakati Pelonggaran Ketegangan Dagang
Kedua negara besar ini menunjukkan niat untuk melanjutkan negosiasi dagang, yang memicu optimisme pemulihan pasar global.
Dampak: Penguatan indeks saham dan kemungkinan arus modal masuk ke aset berisiko seperti kripto ($BTC, $ETH).
Binance Ganti Rugi $283 Juta untuk Pengguna
Binance mengkompensasi pengguna sebesar $283 juta setelah tiga aset kripto mengalami depeg pekan lalu.
Token terdampak: $BTC, $ETH, altcoin high leverage.
Trump Masuk Daftar Besar Pemilik Bitcoin Versi Forbes
Forbes mengungkap bahwa Trump memiliki eksposur Bitcoin senilai lebih dari $870 juta, menjadikannya salah satu individu terbesar di AS. Sentimen:Bullish psikologis dan politik
Token terdampak: $BTC, Memecoin Trump.
Grayscale Ajukan Form 10 untuk Bittensor Trust ($TAO)
Grayscale menambah portofolio trust-nya dengan aset AI $TAO, memperkuat posisi institusi di sektor AI-crypto.
Token terdampak: $TAO.
“Octobear” Tren Negatif BTC di Oktober
Data Coinglass menunjukkan Oktober historis penuh volatilitas, dengan sebutan “Octobear”. Sentimen: Netral-Waspada (potensi pembalikan mendadak) Token terdampak: $BTC, $ETH, altcoin utama.
BlackRock’s $IBIT Jadi ETF Tercepat Capai $100 Miliar AUM
ETF Bitcoin milik BlackRock mencetak rekor tercepat mencapai $100 miliar Assets Under Management. Token terdampak: $BTC, sektor ETF crypto global.
Pastikan untuk selalu melakukan analisis secara keseluruhan sebelum mengambil keputusan perdagangan atau trading.
BTC/USDT (🔼 +2.37%)
Entry: $113,854.99
SL: $112,442.56
TP: $116,556.16
BTC/USDT (1H) memperlihatkan momen kebangkitan setelah sempat anjlok tajam hingga area support $113,854, lalu memantul kuat dengan potensi melanjutkan kenaikan menuju resistance $116,556 atau sekitar +2,3%. Indikator RSI berada di level 69, menunjukkan tenaga beli yang masih dominan, sementara MACD telah membentuk bullish crossover yang menandakan momentum kenaikan mulai solid.
ETH/USDT (🔼 +6.42%)
Entry: $4,000.65
Stop Loss: $3,878.13
Take Profit: $4,254.46
ETH/USDT (1H) menunjukkan bahwa Ethereum baru saja keluar dari fase tekanan jual dan kini sedang membangun momentum naik menuju area resistance $4,254, dengan potensi kenaikan sekitar 6,4%. Level $4,000 berfungsi sebagai zona entry ideal sekaligus support kuat jika terjadi pullback sehat. Indikator MACD masih berada di wilayah positif, menandakan tren kenaikan masih hidup, sementara RSI 74 menunjukkan kekuatan beli yang solid meski mulai mendekati area jenuh beli.
XPL/USDT (🔼 +15.54%)
Entry: $0.4275
Stop Loss: $0.4044
Take Profit: $0.4936
XPL/USDT (1H) memperlihatkan formasi symmetrical triangle yang biasanya menjadi sinyal awal pergerakan kuat setelah periode konsolidasi. Harga saat ini bergerak di area $0.4556 dengan potensi retest ke level entry $0.4275, sebelum melanjutkan reli menuju target profit $0.4936 atau kenaikan sekitar +15%. Indikator RSI 52 masih netral, memberi ruang bagi harga untuk bergerak lebih tinggi, sementara MACD mulai menunjukkan pergeseran momentum ke arah positif.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli
Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.
Harga Bitcoin (BTC) kembali melambung, meski beberapa hari sebelumnya sempat mengalami penurunan yang cukup dalam.
Berdasarkan data pasar terbaru yang dipantau via Tokocrypto pada Senin (13/10), harga Bitcoin hari ini berada di level $115,827.68 per BTC, atau naik 5,31% dalam 24 jam terakhir, dengan kapitalisasi pasar menyentuh $2,3 triliun USD.
Lonjakan ini menjadi sinyal kuat bahwa pasar kripto kembali bergerak ke arah positif, didorong oleh peningkatan permintaan investor institusional dan sentimen makroekonomi yang membaik.
Setelah sempat terkoreksi di bawah $110.000 pekan lalu, Bitcoin kini berhasil menembus kembali level psikologis $115.000.
Dalam 24 jam terakhir, harga BTC bergerak di kisaran terendah $109.729 hingga tertinggi $115.955, menunjukkan volatilitas yang tinggi namun positif.
Secara mingguan, Bitcoin masih mencatat penurunan -6,66%, tetapi penguatan harian yang signifikan ini memberi sinyal pemulihan yang solid.
Volume perdagangan yang mencapai $93,85 miliar menegaskan kembalinya minat beli investor setelah periode tekanan jual.
Kapitalisasi Pasar Kripto Ikut Menguat
Dengan total pasokan beredar 19,93 juta BTC dan kapitalisasi pasar $2,308 triliun, Bitcoin tetap menjadi pemimpin tak tergoyahkan di pasar aset digital.
Kenaikan harga BTC juga berdampak langsung pada reli altcoin besar seperti Ethereum (ETH) dan Solana (SOL), yang ikut bergerak positif mengikuti momentum bullish.
Analis menilai, jika Bitcoin mampu bertahan di atas level $115.000 selama beberapa hari ke depan, peluang menuju resistance berikutnya di $118.000–$120.000 terbuka lebar.
Sebaliknya, penurunan di bawah $112.000 dapat memicu fase konsolidasi baru di kisaran $108.000–$110.000.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Senin, 13 oktober 2025. Sumber: Tokocrypto.
Faktor Pendorong Kenaikan Harga Bitcoin
Kenaikan tajam harga Bitcoin kali ini didorong oleh beberapa faktor fundamental dan makro, di antaranya:
Optimisme terhadap kebijakan moneter global. Data ekonomi Amerika Serikat menunjukkan inflasi mulai melambat, memunculkan ekspektasi bahwa Federal Reserve akan menunda kenaikan suku bunga lebih lanjut. Kondisi ini memberi ruang bagi aset berisiko seperti kripto untuk kembali menguat.
Arus masuk modal institusional. Laporan dari beberapa bursa besar mengindikasikan adanya peningkatan volume pembelian dari investor institusional, termasuk dana lindung nilai (hedge fund) dan manajer aset kripto. Banyak pihak memanfaatkan momentum koreksi sebelumnya untuk melakukan akumulasi.
Penguatan sentimen ETF Bitcoin. ETF berbasis Bitcoin yang terdaftar di Amerika mencatat peningkatan arus masuk bersih dalam dua hari terakhir, menandakan meningkatnya kepercayaan terhadap potensi jangka panjang Bitcoin sebagai aset penyimpan nilai (store of value).
Perkembangan adopsi global. Sejumlah negara, termasuk di kawasan Amerika Latin dan Asia, terus memperluas penggunaan kripto untuk transaksi lintas batas. Hal ini semakin memperkuat posisi Bitcoin sebagai aset digital paling likuid dan terpercaya di pasar global.
Momentum Bullish Baru?
Beberapa analis dari platform riset kripto seperti Glassnode dan Santiment menilai kenaikan kali ini merupakan indikasi awal dari recovery jangka menengah.
Data on-chain menunjukkan peningkatan jumlah alamat aktif dan arus masuk Bitcoin ke dompet jangka panjang (long-term holders), menandakan kepercayaan investor terhadap kenaikan harga dalam waktu dekat.
Namun demikian, pasar masih perlu berhati-hati terhadap potensi volatilitas lanjutan, terutama jika indeks dolar AS kembali menguat atau jika sentimen makro global memburuk.
Dalam skenario terburuk, Bitcoin berpotensi kembali menguji zona support $110.000 sebelum melanjutkan tren naik.
Dengan fundamental yang terus membaik, sentimen investor yang pulih, dan dukungan kuat dari faktor makro, Bitcoin kini kembali berada di jalur bullish.
Jika momentum ini berlanjut, bukan tidak mungkin BTC akan kembali mendekati rekor tertingginya di $126.000 dalam waktu dekat.
Bagi investor, fase ini bisa menjadi momen strategis untuk re-entry dengan manajemen risiko yang ketat. Meski volatilitas masih tinggi, arah tren jangka menengah tampak mulai jelas: Bitcoin kembali memimpin reli pasar kripto global.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli
Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.
Beberapa waktu belakangan, Zcash (ZEC) banyak menarik investor kripto sebab dalam sebulan terakhir, ZEC mengalami kenaikan lebih dari 400%. Menurut data Finbold, kenaikan tersebut membuat ZEC melejit dari yang dulunya stagnan, menjadi salah satu aset dengan performa tertinggi di antara altcoin lain, bahkan di tengah penurunan pasar kripto.
Di saat banyak proyek kripto lain berlomba-lomba menjadi yang tercepat dalam memproses transaksi, ZEC mencoba untuk membuat para investor kripto melihat narasi privacy. Dengan kenaikan yang signifikan bahkan di tengah pasar kripto yang mengalami flash crash, membuat para pelaku pasar mempertanyakan, apakah ini sinyal bahwa “privacy coin” akan menjadi tren selanjutnya di pasar kripto?
Bangkitnya Narasi Privacy
Penaikan privacy coin dalam sebulan terakhir. Sumber: Coingecko
Saat banyak pemerintahan dunia, dari AS hingga negara-negara Eropa, mendorong kontrol finansial melalui CBDC yang memungkinkan pelacakan transaksi, banyak orang menjadi khawatir soal keamanan data ke depannya, sehingga membuat mereka mencari solusi pembayaran yang dapat memberikan privacy.
Zcash (ZEC) hadir sebagai salah satu pilihan solusi, menawarkan model transaksi terenkripsi melalui mekanisme zero-knowledge proof (zk-SNARKs). Teknologi Zcash memungkinkan seseorang membuktikan bahwa transaksi valid tanpa harus mengungkap siapa pengirim, penerima, atau jumlahnya.
Seiring meningkatnya tekanan regulasi terhadap industri kripto dan maraknya penggunaan kecerdasan buatan yang kerap mengandalkan data pribadi, minat terhadap aset digital berorientasi privacy kembali bangkit dipimpin oleh Zcash yang dalam sebulan terakhir mengalami kenaikan lebih dari 400%.
ZEC Naik 400%, Bagaimana dengan Proyek Privacy Lain
Grafik harga kenaikan Zcash (ZEC)
Kenaikan Zcash membuat banyak investor FOMO dan meningkatkan visibilitas bagi aset kripto dengan fitur privacy lainnya.
Beberapa aset dengan fitur privacy sempat ikut meroket di tengah kenaikan Zcash, namun berbeda dengan Zcash yang masih bisa naik di tengah penurunan pasar kripto aset-aset dengan narasi privacy justru malah kembali turun.
Grafik harga kenaikan dan penurunan Monero (XMR)
Contohnya seperti Monero (XMR), aset kripto dengan fokus utama pada privacy dan anonimitas transaksi. Jika dilihat dari grafik harga Monero, harga sempat naik sekitar 23% bertepatan dengan kenaikan Zcash, tapi kemudian terkoreksi cukup tajam kembali karena adanya koreksi pasar Bitcoin yang menyeret hampir seluruh altcoin.
Pola yang sama juga terlihat pada aset kripto dengan fokus privacy seperti Worldcoin (WLD) dan Immutable X (IMX).
Grafik harga kenaikan dan penurunan Wordlcoin (WLD) dan Immutable X (IMX) yang mirip.
Harga WLD sempat melonjak hingga +157% sebelum anjlok tajam kembali ke area $0,9. Sementara IMX mengalami lonjakan sekitar +96%, namun kemudian terkoreksi dalam pola yang hampir identik.
Narasi privacy memang mulai dilirik, terutama setelah lonjakan besar yang dialami Zcash (ZEC) dalam sepekan terakhir.
Namun, jika melihat pola pada koin privacy lain seperti Monero (XMR), Worldcoin (WLD), dan Immutable X (IMX), tidak seperti Zcash yang tetap perkasa di tengah penurunan pasar kripto—momentum crash di pasar kripto tampak membuat sebagian besar koin dengan narasi privacy belum bisa bersinar sepenuhnya.
Meski begitu, bukan berarti tren ini berakhir. Jika pasar kripto kembali rebound dan Zcash tetap menjadi pemimpin dalam kategori privacy, bukan tidak mungkin narasi privacy semakin dilirik dan membuat proyek-proyek privacy lain semakin dilirik.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli
Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.
Pasar kripto hari ini, Senin (13/10) kembali menguat setelah Presiden AS, Donald Trump menunjukkan sikap yang lebih lunak terhadap China. Bitcoin naik ke $115.000 dan Ethereum menembus $4.100 pasca penurunan tajam Jumat lalu, sementara volatilitas akhir pekan memperlihatkan kemampuan kripto untuk menyerap guncangan dan melindungi pasar tradisional. Trader menilai sikap Trump sebagai tanda de-eskalasi, dengan peluang tarif China di Polymarket turun 8%.
Sementara itu, pemulihan pasar juga mendorong total kapitalisasi kripto menembus $4 triliun, dipimpin oleh lonjakan ETH, BNB, dan DOGE yang naik dua digit. Bahkan Synthetix (SNX) mencetak rekor tertinggi baru 2025 setelah melonjak lebih dari 100%. Lihat lebih lengkap di bawah:
Pasar Kripto Menguat Karena Sikap Trump Melunak ke China
Respons Trump naikkan Bitcoin ($115.000) dan Ethereum ($4.100) pasca jatuh Jumat.
Volatilitas akhir pekan: Kripto 24/7 serap guncangan, lindungi pasar TradFi.
Trader anggap Trump melunak sebagai de-eskalasi; peluang tarif China di Polymarket turun 8%.
ETH, BNB, DOGE Pimpin Pasar Kripto Rebound ke $4 Triliun
Total kapitalisasi pasar kripto sempat melonjak di atas $4 triliun pada hari Minggu.
ETH, BNB, DOGE naik dua digit setelah kejatuhan Jumat yang hapus hampir $500 miliar.
Synthetix (SNX) sempat naik >100%, lampaui harga sebelum crash, cetak rekor tertinggi baru 2025.
Dadakan ASTER! Cashback 100% Total Hadiah Rp20 JUTA*
Wajar rame, soalnya Dadakan Cashback balik lagi! 😆 Dan kali ini, spesial banget buat kamu yang trading $ASTER! 🚀
🎯 Total hadiah Rp 20 JUTA* 💰 🎁 Hadiah dalam bentuk ASTER 🤩 📅 Cuma sampai 22 Oktober 2025!
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli
Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.
Indeks Ketakutan & Keserakahan (Fear & Greed Index) untuk pasar kripto anjlok ke titik terendah dalam enam bulan terakhir, menandakan gelombang kepanikan besar di kalangan investor setelah kombinasi berita buruk mengguncang pasar global, mulai dari kebijakan tarif tinggi Presiden Donald Trump terhadap China hingga kejatuhan harga Bitcoin yang memicu likuidasi massal.
Dari “Serakah” ke “Takut” Dalam 24 Jam
Dalam waktu hanya satu hari, angka indeks yang sebelumnya berada di level 64 (Greed) anjlok drastis ke 31 (Fear). Perubahan tajam ini mencerminkan lonjakan kekhawatiran dan ketidakpastian ekstrem di kalangan pedagang aset digital.
Anjloknya sentimen ini bertepatan dengan pengumuman tarif impor baru terhadap China oleh Presiden Trump, yang langsung mengguncang pasar global dan memperburuk volatilitas di sektor kripto.
Bitcoin Runtuh, Bursa Tumbang
Dilaporkan Livebitcoinnews, Bitcoin tak luput dari badai. Aset digital terbesar di dunia itu turun ke level $102.000 di kontrak berjangka abadi Binance, yang memicu likuidasi lebih dari $1 miliar posisi leverage di berbagai bursa.
Akibat lonjakan volume dan volatilitas ekstrem, beberapa bursa besar seperti Binance dan Coinbase mengalami gangguan teknis. Sejumlah pengguna melaporkan buku pesanan yang membeku, aplikasi melambat, dan penundaan transaksi pada jam sibuk.
Kondisi ini menjadi “stress test” besar-besaran bagi infrastruktur perdagangan kripto, memperlihatkan betapa rentannya sistem terhadap lonjakan aktivitas pasar yang tiba-tiba.
Pasar Dipenuhi Ketakutan, Tapi Ada Peluang
Crypto Fear and Greed Index pada tanggal 12 Oktober 2025. Sumber: CoinMarketCap.
Menurut data dari alternative.me, penurunan ke level 31 merupakan sentimen terburuk sejak April 2025. Meskipun menakutkan, beberapa analis melihat situasi ini justru sebagai indikasi potensi titik balik.
Indeks sentimen intraday bahkan turun hingga -2,8 deviasi standar, menandakan pasar berada dalam kondisi panik berlebihan, yang sering kali menjadi pertanda awal dari pemulihan harga.
Namun, di sisi lain, aktivitas media sosial tentang Bitcoin menurun tajam, menunjukkan bahwa investor ritel memilih menunggu daripada membeli saat penurunan.
Tarif Trump Guncang Dunia Keuangan
Dampak tarif baru juga merembet ke pasar tradisional. Indeks S&P 500 anjlok 2,7%, sementara bursa saham di Asia dan Eropa ikut melemah. Kebijakan Trump untuk menaikkan tarif 100% terhadap barang impor China telah memicu ketegangan perdagangan baru di tengah tuduhan bahwa Beijing membatasi ekspor rare earth, bahan penting bagi industri teknologi AS.
Kondisi ini menambah tekanan bagi investor global yang kini semakin menghindari aset berisiko, termasuk kripto.
💥BOOM: Our intraday Cryptoasset Sentiment Index just generated a strong contrarian buying signal!
The index reached an intraday low of -2.8 standard deviations – its lowest level since the “Yen Carry Trade Unwind” in the summer of 2024.
Meski suasana pasar saat ini dibayangi ketakutan dan likuidasi besar-besaran, beberapa pengamat meyakini fase panik ekstrem seperti ini kerap menjadi awal dari konsolidasi sehat.
Dengan tingkat volatilitas yang tinggi dan tekanan makroekonomi yang belum mereda, pelaku pasar disarankan tetap waspada namun jeli melihat peluang ketika sentimen mulai berbalik.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli
Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.
Komunitas kripto di CoinMarketCap kembali menunjukkan siapa bintang dan siapa “kambing hitam” di pasar minggu ini.
Berdasarkan data community sentiment yang diambil dari data CoinMarketCap, ribuan pengguna memberikan suara bullish dan bearish terhadap berbagai aset digital, menciptakan peta emosi pasar yang menarik untuk disimak.
Aset Kripto dengan Sentimen Paling Bullish
Beberapa aset berhasil mencuri hati komunitas dengan dominasi suara positif di atas 80%. Berikut daftar token yang paling disukai minggu ini:
Sei (SEI) – 92,5% bullish Token layer-1 ini menjadi primadona dengan lonjakan harga 7,35% dalam 24 jam terakhir ke $0,2062. Komunitas percaya Sei punya prospek kuat berkat ekosistem DeFi yang terus berkembang.
Chainlink (LINK) – 85,6% bullish Harga $17,39 dan naik 3,07%, Chainlink tetap jadi pilihan favorit investor berkat peningkatan adopsi oracle dalam ekosistem blockchain besar seperti Ethereum dan Polygon.
Kaspa (KAS) – 84,8% bullish Dengan harga $0,05742 dan naik 7,04%, Kaspa menarik perhatian karena teknologinya yang cepat dan skalabel, sering disebut sebagai “Bitcoin versi turbo.”
Cronos (CRO) – 84,7% bullish Token ekosistem Crypto.com ini stabil di $0,1581 dengan kenaikan 0,54%, didorong oleh peningkatan utilitas di platform staking dan NFT.
SPX6900 (SPX) – 83,8% bullish Token bertema meme ini justru melejit dengan kenaikan 7,75% menjadi $1,06, membuktikan bahwa proyek dengan komunitas solid masih bisa bersinar di tengah ketidakpastian pasar.
Aset Kripto dengan Sentimen Paling Bearish
Di sisi lain, beberapa token justru mendapat lebih banyak “downvote” dari komunitas. Berikut daftar aset yang paling pesimis minggu ini:
OFFICIAL TRUMP (TRUMP) – 59,1% bearish Token politik ini terus menuai kontroversi dengan harga $5,92, hanya naik 0,63%. Komunitas tampaknya mulai kehilangan kepercayaan pada narasi token bertema politik.
MemeCore (M) – 52,8% bearish Meskipun harga $2,17 naik 3,15%, banyak pengguna menilai hype-nya mulai memudar setelah reli singkat di awal bulan.
DoubleZero (2Z) – 52,5% bearish Turun 9,99% ke $0,248, token ini menjadi salah satu aset dengan tekanan jual terbesar dalam daftar.
OKB (OKB) – 43,5% bearish Token bursa OKX ini melemah ke $175,18 setelah beberapa hari fluktuasi tinggi, menunjukkan penurunan minat jangka pendek dari komunitas.
Story (IP) – 40,8% bearish Meski masih di $5,45, token ini turun 2,79% dan dianggap kehilangan momentum setelah rilis fitur barunya gagal menarik minat pasar.
Kesimpulan: Sentimen Pasar Mulai Terbagi
Data CoinMarketCap menunjukkan bahwa pasar saat ini tengah berada dalam fase “campuran” — beberapa proyek fundamental kuat seperti Sei dan Chainlink mendapatkan dukungan besar, sementara token berisiko tinggi dan bertema politik seperti TRUMP mulai ditinggalkan.
Dengan meningkatnya volatilitas pasar belakangan ini, sentimen komunitas bisa menjadi indikator menarik untuk melihat potensi pergerakan harga berikutnya.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli
Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.
Dogecoin (DOGE) baru saja mengalami salah satu guncangan harga paling dramatis dalam sejarah pergerakan pasar kripto. Setelah anjlok tajam akibat aksi jual massal yang melanda seluruh pasar, beberapa analis menilai momen ini bisa menjadi peluang emas bagi investor berani.
Kejatuhan Drastis: Dari $0,25 ke Bawah $0,10
Dalam dua hari terakhir, pasar kripto terguncang hebat. Hanya dalam waktu kurang dari 24 jam, lebih dari $900 miliar kapitalisasi pasar global tersapu bersih akibat kepanikan yang disebut-sebut dipicu oleh pernyataan Presiden AS, Donald Trump, terkait kebijakan tarif baru.
Dogecoin, sebagai salah satu koin meme paling populer, menjadi korban besar dari badai tersebut. Harga DOGE yang sebelumnya berada di sekitar $0,25 anjlok tajam hingga menyentuh di bawah $0,10 di beberapa bursa utama, level terendahnya dalam lebih dari setahun.
Namun menariknya, tak lama setelah itu DOGE memantul cepat ke sekitar $0,19, menandakan adanya aksi beli besar-besaran di level bawah.
Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Minggu, 12 oktober 2025. Sumber: Tokocrypto.
Dilaporkan Crypto Potato, analis terkenal, Daan Crypto Trades, menjelaskan bahwa pergerakan DOGE mencerminkan pola umum altcoin dalam fase volatilitas ekstrem:
“Harga turun sekitar 70% dari puncak ke dasar, lalu kembali naik ke pertengahan pergerakan. Biasanya, setelah itu akan ada fase sideways sebelum koreksi kecil berikutnya sebesar 10%–20%,” ujarnya.
Menurutnya, momen penting akan terjadi ketika harga DOGE menembus puncak pantulan pertama. Jika itu terjadi, bisa jadi sinyal kuat bahwa momentum bullish baru mulai terbentuk.
“Ada area inefisiensi 15%–30% yang bisa cepat terisi jika harga menembus titik tersebut,” tambahnya.
Zona “Beli Saat Turun” Menurut Analis
Sementara itu, analis on-chain terkemuka Ali Martinez menilai harga saat ini bisa menjadi zona akumulasi ideal bagi investor jangka menengah.
Menurutnya, area sekitar $0,18–$0,20 merupakan “zona beli saat turun” (buy-the-dip zone) yang secara historis memberi peluang keuntungan tinggi.
Martinez bahkan memproyeksikan potensi kenaikan DOGE hingga $0,48, atau lebih dari 150% dari harga saat ini, meskipun ia mengakui bahwa target tersebut tampak ambisius di tengah ketidakpastian pasar.
DOGE Masih Punya Gigitan Tersisa
Dengan volatilitas ekstrem dan spekulasi yang kembali meningkat, Dogecoin sekali lagi menunjukkan daya tarik khasnya di kalangan trader.
Meski risiko tetap tinggi, beberapa analis meyakini fase koreksi besar ini justru membuka peluang, terutama bagi mereka yang percaya bahwa komunitas DOGE dan minat pasar meme coin belum padam. Mungkin inilah waktunya untuk melihat lebih dekat koin yang “dimulai sebagai lelucon” tapi kini kembali menjadi sorotan utama pasar kripto.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli
Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.
Harga Solana (SOL) menunjukkan ketahanan luar biasa setelah sempat anjlok ke $180 di tengah gejolak pasar kripto. Kini, SOL diperdagangkan di sekitar $185, menandakan pemulihan cepat dan potensi rebound jika momentum beli terus meningkat.
SOL Bertahan di Titik Kritis, Pembeli Mulai Kembali Masuk
Setelah koreksi tajam sebesar 12% pada Jumat lalu, Solana berhasil mempertahankan level support utama di $180. Pemulihan intraday yang cepat menunjukkan minat beli kembali meningkat di zona diskon. Data on-chain mencatat arus masuk bersih sebesar $25 juta ke ekosistem Solana, mengindikasikan akumulasi baru oleh investor spot dan jangka panjang.
Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Minggu, 12 oktober 2025. Sumber: Tokocrypto.
Grafik harian memperlihatkan pola saluran naik (ascending channel) masih utuh, dengan batas bawahnya kini menjadi pertahanan penting. EMA 200 hari di sekitar $186 memperkuat zona ini sebagai area permintaan utama. Di sisi atas, resistensi kunci berada di $212–$216, yang jika ditembus bisa membuka jalan menuju target berikutnya di $235 hingga $245.
Sementara itu, RSI yang mendekati level 35 menunjukkan kondisi hampir jenuh jual—pertanda bahwa tekanan jual mulai melemah dan potensi pembalikan arah makin besar.
Ketahanan Jaringan Jadi Kunci Kepercayaan Investor
Dilaporkan Coinedition, kepercayaan terhadap Solana juga didorong oleh stabilitas jaringan yang terbukti kuat, bahkan saat pasar bergejolak. Dalam pembaruan terbaru di X, tim Solana menegaskan bahwa blockchain tetap memproses 6.000–10.000 transaksi per detik (TPS) tanpa gangguan, dengan biaya tetap rendah dan utilisasi mendekati 60 unit komputasi per blok.
Kinerja konsisten di tengah volatilitas ini menjadi pembeda dari masa lalu ketika jaringan sempat mengalami gangguan teknis. Kini, kemampuan Solana untuk tetap beroperasi lancar justru memperkuat keyakinan jangka panjang investor.
Akumulasi On-Chain: Sinyal Rebound Semakin Jelas
Over the last hour, Solana’s network demonstrated resilience under extreme demand:
– Raw transactions spiked to 6-10k per second – Utilization reached up near 60 CUs per block – Median transaction fees remained low pic.twitter.com/FKV3a45v5U
Data dari Coinglass menunjukkan pergeseran tajam dari arus keluar ke arus masuk bersih. Arus masuk sebesar $25,29 juta pada 11 Oktober mencerminkan kembalinya minat beli institusional dan ritel setelah penurunan besar. Jika tren ini berlanjut dan arus masuk harian tetap di atas $20 juta, analis menilai harga Solana berpeluang stabil di atas $185 sepanjang minggu ini.
Prediksi Harga Solana: Waspada, Tapi Optimis
Selama level $180 mampu dipertahankan, prospek teknikal SOL masih bullish hati-hati. Penembusan di atas $216 bisa menjadi pemicu kuat (breakout trigger) untuk mengonfirmasi pembalikan arah menuju $230–$245.
Namun, jika gagal bertahan di atas $180, tekanan jual dapat membawa harga ke level $165 bahkan $150, yang menjadi zona likuiditas dan area pantulan potensial berikutnya.
Solana Masih Punya Tenaga untuk Bangkit
Dengan kombinasi dukungan teknikal yang solid, akumulasi on-chain positif, dan performa jaringan yang tangguh, Solana tampak siap melanjutkan fase pemulihan. Para analis menilai, rebound ke area $230–$235 bukan hal mustahil selama pembeli mampu mempertahankan kontrol di atas $180.
Untuk saat ini, pasar menatap Solana sebagai salah satu aset yang paling resilien setelah badai likuidasi besar minggu lalu, dan mungkin, gelombang bullish berikutnya akan dimulai dari sini.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli
Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.