Author: 20

  • Riset: Adopsi Kripto Tumbuh Subur di Indonesia 

    Adopsi aset kripto di Indonesia diyakini akan terus tumbuh hingga 10 tahun ke depan. Sebuah riset terbaru dari Chainalysis merilis indeks yang mengukur adopsi kripto global di tahun 2022, hasilnya Indonesia berada di urutan ke-20.

    Chainalysis menyebutkan dalam Indeks Adopsi Kripto Global 2022, Indonesia termasuk dalam kategori negara berkembang berpenghasilan menengah ke bawah yang memiliki pertumbuhan adopsi kripto yang tinggi. Meskipun, Indonesia kalah dengan Vietnam yang menduduki nomor satu. 

    Ketua Umum Asosiasi Pedagang Aset Kripto Indonesia (ASPAKRINDO), Teguh Kurniawan Harmanda, melihat masuknya Indonesia dalam daftar Indeks Adopsi Kripto Global 2022 versi Chainalysis cukup membanggakan. Pasalnya dalam laporan yang sama tahun lalu, Indonesia belum masuk ke posisi 20 negara teratas.

    “Laporan ini cukup membuktikan bahwa pertumbuhan aset kripto di Indonesia itu masih terus berjalan dalam hal baik, meski market sedang lesu. Adopsi kripto yang tinggi ini didorong oleh penetrasi teknologi lebih luas dan edukasi investasi yang terus dilakukan, bersamaan regulasi yang aman melindungi konsumen,” kata pria yang akrab disapa manda.

    Acara "Web3 Community Meetup 2022" di T-Hub by Tokocrypto Bali pada 26 Agustus 2022. Foto: Tokocrypto.
    Acara “Web3 Community Meetup 2022” di T-Hub by Tokocrypto Bali pada 26 Agustus 2022. Foto: Tokocrypto.

    Baca juga: Menakar Bisakah Indonesia Jadi Crypto Hub Dunia?

    Menurut Manda adopsi kripto di Indonesia sudah lebih baik dibandingkan tahun lalu, walaupun dalam masa crypto winter. Aspek nilai transaksi perdagangan aset kripto di Indonesia memang cenderung menurun, khususnya sejak awal tahun 2022. 

    Misalnya, pada Juni 2022, nilai transaksi kripto tercatat hanya Rp 20 triliun, turun 65,5% turun dibanding periode Juni 2021 sebesar Rp 58,06 triliun. Penurunan disebabkan oleh kondisi situasi makroekonomi dan inflasi yang yang tinggi di beberapa negara.

    Manda menjelaskan mungkin saat ini terlihat investor telah menjauh dari aset kripto yang lebih tradisional seperti Bitcoin mengingat berarish market, mereka mulai beralih ke aset yang dibangun dengan project utilitas yang menarik di dunia Web3, metaverse dan unsur teknologi blockchain lainnya yang membuatnya lebih mudah diakses.

    “Adopsi di Indonesia didorong oleh aset kripto yang lebih tradisional yang ditawarkan melalui exchange dan platform teknologi keuangan. Namun, di sisi lain, instrumen kripto tradisional kini kurang diminati, saat ini pertumbuhan yang tinggi ada di project kripto berbasis Web3 yang di mana banyak beralih ke aplikasi, seperti NFT dan game,” jelas Manda.

    Web3
    Ilustrasi Web3.

    Baca juga: Wamendag: Indonesia Bakal Punya Bursa Kripto Pertama di Dunia

    Masyarakat Tertarik Web3

    Lebih lanjut, Manda mengungkap perkembangan industri blockchain, khususnya Web3 di Indonesia, kini sudah jauh lebih baik dan dikenal lebih luas oleh masyarakat. Web3 sudah menjelma menjadi sebuah lahan baru yang memiliki potensi pengembangan dan keuntungan lebih besar, karena bicara terkait teknologi masa depan dengan konsep yang hampir sama dengan internet.

    Terlepas dari peringkat adopsi, laporan Chainalysis juga menunjukkan meskipun adopsi kripto lebih lambat di tengah bear market, tapi masih lebih tinggi dari periode sebelum bull run pada tahun 2020.

    “Kami yakin aset kripto, Web3 dan segala hal lainnya di dunia blockchain akan melihat adopsi yang cukup tinggi dan meluas dalam 10 tahun ke depan. Untuk memacu adopsi, pengalaman pengguna harus ditingkatkan. Keamanan juga penting, misalnya pemain kripto harus berlisensi dan bersertifikat. Kemudian, edukasi tentang manfaat dan kegunaan dari teknologi yang dikembangkan untuk meraih tingkat kepercayaan yang tinggi di masyarakat,” pungkas manda.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • CEO Tokocrypto: Web3 Sangat Potensial untuk Masa Depan

    Tokocrypto terus berkomitmen untuk mengembangkan peluang dan memanfaatkan potensi yang ada di industri blockchain secara maksimal. Dalam acara Bloomberg Recovery and Resilience: Spotlight on Asean Business pada Senin (12/9), CEO Tokocrypto, Pang Xue Kai, mengatakan situasi crypto winter mungkin akan menghambat arus investasi di industri kripto dan blockchain, tetapi tidak akan menghentikannya.

    Crypto winter terjadi berdasarkan pada situasi market saat ini yang umumnya disebabkan oleh inflasi dan lainnya. Namun, kami tahu ini akan berlalu,  karena bear market itu seperti siklus dan akan rebounce kembali. Peluang dan potensi di dunia blockchain dan Web3 akan selalu ada dan menarik investor meski dalam situasi market saat ini,” kata Kai.

    “Investor tidak bisa mengabaikan peluang dari blockchain. Cobalah untuk mengenali relevansi blockchain yang jauh lebih luas dengan masa depan, jangan hanya memandangnya sebagai arsitektur teknologi untuk kripto.”

    CEO Tokocrypto, Pang Xue Kai, menjadi pembicara di loomberg Recovery and Resilience: Spotlight on Asean Business pada Senin (12/9). Foto: Bloomberg.
    CEO Tokocrypto, Pang Xue Kai, menjadi pembicara di loomberg Recovery and Resilience: Spotlight on Asean Business pada Senin (12/9). Foto: Bloomberg.

    Baca juga: The Merge Ethereum Sukses: NFT Gas Fees Jadi Murah?

    Dorong Startup Blockchain di Indonesia

    Lebih lanjut Kai menjelaskan bahwa Web3, seperti Gamefi dan metaverse sangat potensial untuk masa depan. Khusus di Indonesia, baik pihak swasta dan pemerintah saat ini mencoba mempelajari implementasinya. Beberapa proyek sekarang sedang dibangun untuk adopsi yang lebih luas.

    “Blockchain akan terus mengubah berbagai sektor industri secara fundamental. Bagi Tokocrypto, kita akan terus mendorong adopsinya lebih luas dengan ekosistem yang kami bangun. Seperti TokoLabs, yang menjadi program akselerator startup blockchain di Indonesia untuk meningkatkan nilai dan menumbuhkan bisnis mereka dengna berbagai project Web3,” jelasnya.

    Menurutnya saat ini, kemitraan dan regulasi telah menjadi kunci penting dalam mendorong adopsi aset digital, khususnya kripto, Web3 dan project blockchain lainnya. Maka dari itu, Tokocrypto selalu membuat peluang potensi kolaborasi dengan berbagai pihak, baik pelaku usaha hingga stakeholders.

    Ilustrasi Tokocrypto
    Ilustrasi Tokocrypto. Foto: Tokocrypto.

    Baca juga: BNB Chain dan Google Cloud Kolaborasi Dukung Web3 dan Startup Blockchain

    Tokocrypto Bangun TokoLabs

    TokoLabs bersama BRI Ventures sendiri telah membantu mengembangkan bisnis berbagai project blockchain dari startup di Indonesia. Startup yang masuk dalam ekosistem TokoLabs akan mendapatkan bimbingan empat pilar utama: Branding dan marketing, strategi investasi, taktik lanskap investasi, dan akses ke peluang pendanaan. 

    Adopsi blockchain oleh Tokocrypto bukan hanya dari TokoLabs saja, ada ekosistem TokoVerse telah mengembangkan T-Hub, crypto hub pertama di Asia; TokoMall, NFT marketplace pertama dan terbesar di Indonesia; Kriptoversity, aplikasi edutech blockchain learn-to-earn; TokoCare, program CSR berbasis blockchain, dan inisiatif lainnya.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Mau Mencapai Financial Freedom di Usia Muda? Ini Tipsnya!

    Jika dibandingkan dengan zaman dulu, kini kehadiran teknologi digital semakin memudahkan penyampaian informasi, termasuk mengenai finansial.

    Anak muda saat ini mendapatkan begitu banyak dukungan informasi dan aplikasi untuk mulai memerhatikan kondisi keuangannya sendiri. Melihat hal ini, akan mudah bagi mereka mencapai financial freedom atau kebebasan finansial. 

    Dilansir dari Kompas.com, Head of Investment Communication & Fund Development dari sebuah perusahaan asuransi swasta di Indonesia, Meta Lakhsmi Permata Dewi, mengatakan bahwa financial freedom akan lebih cepat dicapai dengan melakukan perencanaan keuangan yang tepat, yaitu dengan adaptasi terhadap kebutuhan dan situasi yang sedang dialami.

    Namun, sebenarnya apa itu financial freedom?

    Baca Juga: Harus Tahu! Ini Dia Perbedaan Menabung dan Investasi

    Apa itu Financial Freedom?

    Financial freedom adalah kondisi di mana seseorang sudah memiliki kekayaan yang mencukupi segala kebutuhan dasar, seperti makanan atau pakaian, tanpa harus bekerja aktif.

    Orang yang sudah mencapai kebebasan finansial akan menghasilkan lebih banyak uang daripada biaya hidupnya melalui aset yang mereka miliki.

    Selain itu, financial freedom juga berarti seseorang bebas melakukan apa pun yang ia inginkan tanpa harus memikirkan segi keuangannya karena ia pasti akan bisa mencukupi keinginannya.

    Tahapan financial freedom 

    Untuk mencapai kebebasan finansial, setidaknya ada tiga tahapan yang harus Anda lewati terlebih dulu. Berikut penjelasannya:

    1. Financial stability

    Tahapan pertama adalah kestabilan finansial, di mana Anda sudah bisa memenuhi kebutuhan dasar, bebas dari utang, dan memiliki dana darurat setidaknya sebesar 3-6 bulan penghasilan. Jika kondisi finansial Anda stabil, Anda pun bisa mulai berinvestasi.

    2. Financial Independency

    Pada tahap ini, Anda sudah memiliki dana yang cukup untuk mulai berinvestasi. Investasi harus dilakukan dengan uang dingin, yang berarti uang tersebut bukanlah uang yang akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari seperti biaya sewa, sekolah, makan, dan lain sebagainya. 

    3. Financial freedom

    Tahap terakhir adalah tahap di mana akhirnya Anda mencapai financial freedom. Anda tidak lagi mengkhawatirkan pendapatan ketika Anda membutuhkan sesuatu. Anda juga tidak lagi berhutang untuk memenuhi kebutuhan hidup. Anda bisa melakukan apa pun yang diinginkan tanpa mengkhawatirkan biaya.

    4 Tips Mencapai Financial Freedom

    tips mencapai financial freedomSemua orang tentu ingin bebas secara finansial. Agar bisa mencapai financial freedom, hal terpenting adalah melakukannya sedini mungkin. Selain itu, Anda juga bisa coba melakukan beberapa tips di bawah ini:

    1. Pahami kondisi keuangan Anda saat ini

    Langkah pertama yang bisa Anda lakukan adalah memahami kondisi keuangan Anda terlebih dulu, terlepas dari umur dan jumlah pendapatan Anda.

    Kebebasan finansial tidak diukur dari jumlah pendapatan, melainkan apakah pendapatan Anda bisa mencukupi segala kebutuhan Anda.

    Kondisi keuangan bisa dipahami dengan mengetahui jumlah pengeluaran dan pemasukan Anda. Anda perlu melihat apakah pendapatan Anda sudah mampu membayar segala kebutuhan hidup.

    2. Buat tujuan keuangan

    Sebelum membuat agenda untuk jalan-jalan, tentunya Anda akan menentukkan terlebih dahulu ke mana Anda akan pergi.

    Begitu pula dengan mencapai financial freedom. Sebelum Anda menyusun strategi keuangan, tentukan dulu tujuan keuangan Anda. Misalnya, bulan depan Anda harus menambah 40% pendapatan Anda.

    Setelah menetapkan tujuan tersebut, Anda bisa menyusun strategi bagaimana agar pendapatan Anda bisa bertambah sebesar 40%.

    3. Passive Income

    Salah satu kunci dari financial freedom adalah memiliki aset yang mampu menghasilkan pendapatan tambahan atau passive income. Anda tidak perlu bekerja keras lagi karena aset Anda akan mengalirkan uang untuk memenuhi kebutuhan hidup.

    Untuk mendapatkan passive income, Anda bisa coba membuka bisnis. Selain itu, Anda juga bisa memanfaatkan media sosial atau internet untuk berjualan online dan menambah pemasukan.

    4. Investasi 

    Dunia terus mengalami inflasi. Uang yang Anda miliki saat ini tidak akan sama lagi nilainya di masa depan. Artinya, nilai uang yang Anda tabung di bank terus berkurang mengingat tingkat bunga bank umumnya lebih rendah dari nilai inflasi.

    Sebagai solusi, Anda bisa mulai untuk berinvestasi. Dibandingkan bunga bank, potensi return investasi cenderung lebih tinggi dan bahkan melebihi nilai inflasi.

    Lantas, Anda harus berinvestasi pada instrumen apa, ya? Nah, salah satu instrumen yang sedang populer saat ini dan bisa Anda coba adalah investasi aset kripto.

    Nilai uang resmi atau uang fiat yang terus inflasi menyebabkan banyak orang akhirnya memutuskan untuk berinvestasi pada aset kripto. Apalagi aset kripto dinilai sebagai salah satu aset safe haven.

    Hal ini bisa dilihat saat awal Pandemi COVID-19 di mana semua instrumen investasi melonjak turun, harga aset kripto tetap bertahan dan diprediksi semua mata uang kripto akan naik jelang akhir tahun 2021. 

    Yuk lakukan investasi aset kripto yang mudah dan aman guna mencapai financial freedom hanya platform terpercaya seperti Tokocrypto.

    Tokocrypto merupakan sebuah platform pertukaran aset kripto yang memungkinkan Anda untuk membeli, menjual, dan menabung berbagai jenis aset  kripto. Yuk, kunjungi website resmi Tokocrypto dan dapatkan berbagai informasi menarik. 

    Masih bingung dengan investasi/trading kripto? Gabung dengan Group Telegram Tokocrypto! Anda juga bisa mengunjungi Instagram dan Twitter resmi Tokocrypto untuk dapatkan informasi promo menarik!





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • 3 Jenis Investasi Jangka Pendek yang Cocok untuk Pemula

    Investasi yang dikenal saat ini bukan hanya untuk jangka panjang saja. Ada pula jenis investasi jangka pendek yang bisa disesuaikan tujuannya untuk memenuhi kebutuhan dengan jangka waktu yang lebih pendek. Waktu untuk mendapat keuntungan yang lebih singkat serta risiko yang lebih minim membuat jenis investasi ini banyak dipilih oleh orang. 

    Lebih lengkapnya, baca terus artikel ini, yuk!

    Apa itu Investasi Jangka Pendek?

    Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, investasi jangka pendek adalah produk investasi di mana investornya menyetorkan sejumlah dana untuk dikelola dalam jangka waktu yang singkat. Sehingga dana dan potensi keuntungan yang ada dapat dicairkan dalam waktu yang pendek. Biasanya, orang-orang mencairkannya menjadi dana tunai dalam waktu 3 hingga 12 bulan.

    Tujuan Investasi Jangka Pendek

    Sama dengan halnya investasi jangka panjang, tentunya investasi jenis ini memiliki tujuannya tersendiri. Berikut kami hadirkan apa saja yang menjadi tujuannya:

    1. Belajar Investasi

    Kendati waktu yang dibutuhkan untuk melakukan investasi ini lebih singkat, maka cara ini bisa Anda ambil untuk belajar investasi apabila baru pertama kali ingin berinvestasi. 

    Yaps, investasi jangka pendek akan melatih Anda untuk menyisihkan uang di tiap bulannya. Dengan begitu, lama kelamaan Anda akan terbiasa dan akhirnya mampu untuk berinvestasi jangka panjang.

    2. Punya Goals atau Wishlist Tertentu

    Selain itu, investasi jangka pendek dapat Anda tempuh ketika memiliki goals atau wishlist tertentu. Misalnya jika Anda ingin membeli smartphone atau berlibur. Dengan ‘menabungkan’ uang Anda di instrumen investasi, tentunya Anda akan mendapatkan keuntungan dari portofolio yang ada.

    Cara ini lebih menguntungkan jika dibanding dengan menabung di rekening biasa dan kesempatan Anda untuk mengambil uang secara tiba-tiba dapat dihindari.

    Baca juga: Harus Tahu! Ini Dia Perbedaan Menabung dan Investasi

    Ilustrasi investasi aset kripto.

    Ilustrasi tips investasi aset kripto agar selalu cuan.

    3 Jenis Investasi Jangka Pendek

    1. Deposito

    Instrumen investasi jangka pendek ini memang sudah dikenal dan banyak digunakan orang-orang sejak dahulu. Deposito adalah produk tabungan di bank dengan menyetorkan dan mencairkan sejumlah dana dalam waktu yang singkat. Nah, untuk jangka waktu pencairan dananya sendiri dilakukan dengan kesepakatan antara pihak bank dan nasabah. Bisa dalam 3 bulan, 6 bulan, atau 1 tahun. 

    Alasan kenapa instrumen investasi ini tepat untuk pemula adalah cenderung stabil dan beresiko rendah. Namun, memang karena hal itulah yang membuat bunga yang didapat akan sedikit. 

    2. P2P Lending

    P2P Lending atau Peer to Peer Lending bisa disebut juga Layanan Pinjam Meminjam Uang Berbasis Teknologi Informasi (LPMUBTI). P2P Lending ini merupakan platform investasi yang mempertemukan orang yang membutuhkan pinjaman dan dengan orang yang ingin meminjamkan dana berbasis teknologi informasi

    Waktu periode investasinya dapat dipilih oleh investor. Mulai dari 6 bulan, 1 tahun, hingga 2 tahun. Nah, untuk keuntungannya sendiri didapat dari suku bunga pinjaman. 

    Kehadiran P2P Lending ini memang semakin berkembang pesat di beberapa tahun belakangan ini. Namun, untuk lebih aman, pastikan Anda memilih perusahaan fintech P2P Lending yang sudah diawasi oleh OJK langsung, ya!

    cara kerja reksa dana salah satu jenis investasi jangka pendek

    Baca juga: Tips Kelola Gaji untuk Investasi Kripto #SiapLebihCuan Bareng Tokocrypto dan GoPay

    3. Reksa dana 

    Reksa dana merupakan instrumen investasi yang memiliki mekanisme di mana dana dari investor akan dikelola secara profesional oleh Manajer Investasi (MI) untuk memperoleh keuntungan. Jenis-jenis dari reksa dana pun bermacam-macam dan bisa dipilih sesuai dengan tingkat risikonya, mulai dari tingkat risiko yang rendah, menengah, dan tinggi. 

    Adapun jenisnya antara lain: reksa dana pasar uang, reksa dana pendapatan tetap, reksa dana saham, dan reksa dana campuran. Nah, jenis reksa dana pasar uang merupakan pilihan investasi jangka pendek sebab periode waktunya hanya satu tahun dan tingkat risikonya rendah. 

    Jadi, apakah Anda sudah menentukan jenis investasi jangka pendek yang akan dipilih? Nah, bagi Anda yang ingin menabung aset kripto dan mengetahui seluk beluknya, yuk, kunjungi website  Tokocrypto! Oh iya, untuk informasi yang lebih up to date, Anda bisa bergabung di komunitas resmi Tokocrypto juga, lho!



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Harus Tahu! Ini Dia Perbedaan Menabung dan Investasi

    Berbicara menabung, tentunya kita semua sudah lekat dengan istilah ini sejak kecil. Seringkali menabung sudah diajarkan oleh orang tua maupun guru kita sedari dini. Dewasa kini, istilah investasi pun kerap diperbincangkan banyak orang. Namun, nyatanya masih banyak orang yang beranggapan jika kedua kegiatan tersebut adalah sama. Padahal jelas terdapat perbedaan menabung dan investasi.  

    Hal menarik terjadi ketika awal pandemi COVID-19 berlangsung, di mana tren investasi di Indonesia kian populer karena melonjaknya harga aset kripto secara pesat. Lambat laun, akhirnya hal ini membuat banyak orang sadar akan cuan yang didapat dari investasi ini cukup membantu kita semua di keadaan yang penuh ketidakpastian.

    Yuk, simak penjelasan lengkapnya mengenai perbedaan kedua kegiatan tersebut!

    Pengertian dari Menabung dan Investasi

    Istilah menabung sendiri dapat didefinisikan sebagai kegiatan menyimpan uang yang disisihkan dari penghasilan harian atau bulanan sebagai persiapan kebutuhan jangka pendek maupun kondisi darurat,sedangkan investasi adalah menengmbangkan uang yang dimiliki untuk kebutuhan jangka panjang dan juga bertujuan agar mendapatkan keuntungan lebih. 

    Perbedaan Menabung dan Investasi

    Berikut penjelasan agar Anda mudah dalam membedakan antara menabung dengan investasi:

    Seperti yang sudah disinggung di atas, kegiatan menabung dilakukan dengan jangka waktu yang pendek karena memang tujuannya untuk mengalokasikan dana cadangan. Sehingga jika suatu hari Anda mempunyai kebutuhan yang mendesak, Anda bisa menggunakan dana ini. 

    Sedangkan investasi umumnya dilakukan untuk jangka yang lebih panjang, karena memang fungsinya sendiri yaitu untuk meraih keuntungan di masa depan. Biasanya hasil dari investasi ini bisa digunakan sebagai dana pensiun Anda, atau bahkan untuk anak Anda kelak. Umumnya, keuntungan yang bisa didapat dari hasil bunga uang yang Anda investasikan baru bertumbuh setelah lebih dari 1 tahun. 

    Nah, jika dilihat dari bentuk, jelas keduanya mempunyai bentuk yang sangat berbeda. Dalam kegiatan menabung umumnya menggunakan uang, yang mana uang tersebut disimpan di bank atau koperasi dalam bentuk uang tabungan maupun deposito. 

    Sedangkan dalam berinvestasi, ada banyak pilihan instrumen yang tersedia. Investasi pun mempunyai dua jenis, yakni investasi dalam bentuk aset riil (nyata) dan investasi aset finansial. Adapun contoh bentuk aset riil adalah produk properti ataupun emas secara fisik, sedangkan investasi aset finansial misalnya saham, obligasi, reksa dana dan terbaru yang kini kian digandrungi adalah aset kripto.

    Apabila dilihat dari risiko keduanya, menabung memiliki risiko yang lebih kecil dibandingkan dengan berinvestasi. Menabung yang paling aman tentunya harus dilakukan di bank, karena bank sendiri sudah memiliki keamanan yang sudah teruji.

    Sedangkan investasi, risiko yang didapatkan lebih tinggi karena uang yang Anda gunakan bisa hilang sewaktu-waktu, misalnya karena kerugian atau tidak amannya platform yang Anda pilih. Untuk itu, penting sekali untuk melakukan investasi di tempat yang terpercaya. Namun, risiko yang lebih tinggi tersebut tentunya tidak lepas dari potensi imbalan atau cuan yang lebih besar pula ketika berinvestasi. 

    Nah, untuk urusan menabung dan investasi, pastikan bank maupun platform tersebut terdaftar dan memiliki izin dari lembaga yang berwenang seperti OJK, Bank Indonesia, BAPPEBTI atau Kementerian Koperasi dan UKM, ya!

    • Berdasarkan Akses Simpanan

    Terakhir, menabung dan investasi memiliki perbedaan di akses penyimpanan. Saat Anda menabung, Anda bisa mengakses maupun mengambil uang Anda di manapun dan kapanpun sesuai kebutuhan Anda. Yaps, dana tabungan dapat diambil sesuka Anda dan semudah itu, yakni hanya dengan berkunjung ke ATM maupun bank secara langsung.

    Sedangkan berinvestasi memiliki akses penyimpanan yang berbeda. Ketika Anda sudah memutuskan menginvestasikan uang, Anda tidak bisa mengambil uang tersebut secara mendadak, karena seperti yang sudah disebutkan di atas, investasi ada jangka periode waktu tertentu. Jangka periode tersebut membatasi akses Anda dalam pengambilan uang karena memang ditujukan untuk penyimpanan jangka panjang. 

    Sekarang Anda sudah tahu, kan, perbedaan menabung dan investasi? Nah, bagi Anda yang ingin menabung crypto atau berinvestasi aset kripto, segera kunjungi www.tokocrypto.com sekarang dan dapatkan pengalaman investasi yang mudah dan aman! 

    Salam to the Moon!



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Tesla Jual Pluit Rp 800 Ribu Harus Bayar Pakai Dogecoin

    Tesla memang perusahaan mobil listrik, tapi mereka kini juga meluncurkan Cyberwhistle, pluit metalik yang hanya dapat dibeli menggunakan aset kripto, Dogecoin (DOGE). Tesla meluncurkan Cyberwhistle baru yang terinspirasi oleh seri Cybertruck dengan desain futuristiknya.

    Dilaporkan Cointelegraph, semua penjualan pluit Cyberwhistle bersifat final, dan produk diharapkan dikirim dalam waktu 4 hingga 6 minggu. Selain itu, Tesla mengharuskan pembeli untuk membayar hanya dalam DOGE.

    Elon Musk usul Twitter dan Tesla terima pembayaran pakai Dogecoin. Foto: PCmag.
    Elon Musk usul Twitter dan Tesla terima pembayaran pakai Dogecoin. Foto: PCmag.

    Baca juga: BREAKING: The Merge Ethereum Sukses, Market Kripto Bangkit?

    Harga untuk satu item pluit dibanderol harga 1.000 DOGE atau sekitar US$ 60 (Rp 895 ribu). Pajak dan pengiriman sudah termasuk dalam harga DOGE.

    “Tiup peluitnya! Tapi Anda harus membayar di Doge.”

    CEO Tesla, Elon Musk

    Tesla Dukung Adopsi Kripto

    Tesla mengatakan bahwa Dogecoin adalah satu-satunya aset kripto yang saat ini diterima untuk barang dagangan tertentu. Seperti transaksi aset digital lainnya, jumlah pembayaran yang salah atau jenis aset yang dikirim ke alamatnya tidak akan dikembalikan.

    Pengguna memerlukan wallet DOGE untuk membayar barang Tesla. CEO Tesla, Elon Musk, telah menjadi pendukung terkemuka kripto memecoin dan bahkan mengklaim tahun lalu bahwa “Dogecoin lebih baik daripada Bitcoin untuk pembayaran.”

    Ilustrasi Dogecoin (DOGE).
    Ilustrasi Dogecoin (DOGE).

    Baca juga: Shiba Inu (SHIB) Jadi Salah Satu Aset Kripto Paling Banyak Dilihat

    Mengikuti tuntutan Tesla, SpaceX juga mulai menerima DOGE sebagai pembayaran barang dagangan pada bulan Mei lalu. Orang terkaya di dunia itu, juga baru-baru ini menggandakan dukungannya terhadap DOGE setelah gugatan US$ 258 miliar, menuduh skema ponzi kripto mengenai token.

    “Saya akan terus mendukung Dogecoin,” kata Musk.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Epic Games Rilis Game NFT Blankos Block Party

    Epic Games, pencipta di balik Fortnite, telah mendaftarkan game berbasis NFT pertama di toko mereka, Blankos Block Party. Game Web3 tersebut adalah game berbasis NFT pertama yang diluncurkan di platform marketplace, Epic Games Store.

    Dikutip Watcher Guru, Mythical Games meluncurkan versi beta untuk Blankos Block Party pada tahun 2020. Menurut studio, game tersebut telah mengumpulkan lebih dari satu juta pemain hingga saat ini.

    Tentang Blankos Block Party

    Blankos Block Party berjalan di Platform Mythical studio, yang dibangun di atas protokol blockchain EOS.IO, tetapi memiliki jembatan ke jaringan NFT terkemuka Ethereum. Blankos Block Party akan tersedia di Epic Games Store pada 28 September mendatang.

    Game NFT, Blankos Block Party mulai tersedia di Epic Games Store pada 28 September 2022. Foto: Mythical Games.
    Game NFT, Blankos Block Party mulai tersedia di Epic Games Store pada 28 September 2022. Foto: Mythical Games.

    Baca juga: Starbucks NFT Segera Hadir Bisa Kasih Reward Menarik, Apa Itu?

    Blankos Block Party memungkinkan pengguna bermain dan berkolaborasi dalam dunia online yang penuh warna, dan terinspirasi oleh budaya mainan desainer/vinil. NFT digunakan dalam game untuk mewakili item unik seperti desain dan aksesori avatar, yang dapat dibeli dan dijual melalui fitur marketplace di dalam game.

    Sejak diluncurkan, game ini telah membawa sejumlah brand dan artis untuk edisi terbatas, termasuk Burberry, Atari, dan musisi Deadmau5. Namun, memiliki NFT tidak diperlukan untuk memainkan game. NFT adalah token blockchain yang mewakili kepemilikan suatu item, termasuk barang video game seperti karakter, senjata, dan tanah virtual.

    Bukan Game NFT Terakhir Epic Games

    Game ini tidak akan menjadi game berbasis NFT terakhir yang diluncurkan di Epic Games. Pengembang Gala Games sebelumnya mengumumkan bahwa game buatannya akan menjadi game NFT pertama di Epic Games. Namun, hingga saat ini belum tersedia.

    Epic Games Store, yang mengklaim lebih dari 194 juta total pengguna pada akhir tahun 2021, telah mengambil pendekatan yang berbeda untuk game Web3 dari saingan utamanya, Steam Valve. Musim gugur yang lalu, Valve mengatakan bahwa pengembang tidak dapat mempublikasikan game di Steam yang menggunakan NFT atau aset kripto dengan cara apa pun.

    Ilustrasi Epic Games yang mendukung NFT. Foto: Epic Games.
    Ilustrasi Epic Games yang mendukung NFT. Foto: Epic Games.

    Baca juga: 10 NFT Sepak Bola Termahal, Ada Cristiano Ronaldo?

    Sebagai tanggapan, pendiri dan CEO Epic Games Tim Sweeney men-tweet bahwa sementara studio sendiri tidak berencana untuk menggunakan teknologi NFT atau Web3, namun akan memungkinkan pembuat lain untuk menggunakannya selama mereka mematuhi aturan dan pedoman pasar.

    “Epic Games Store akan menyambut game yang menggunakan teknologi blockchain asalkan mereka mengikuti undang-undang yang relevan, mengungkapkan persyaratan mereka, dan diberi peringkat usia oleh grup yang sesuai,” tweet-nya.

    “Meskipun Epic tidak menggunakan kripto dalam permainan kami, kami menyambut inovasi di bidang teknologi dan keuangan.”



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • The Merge Ethereum Sukses: NFT Gas Fees Jadi Murah?

    The Merge Ethereum akhirnya resmi selesai pada Kamis (15/9) siang lalu. Peristiwa itu membawa Ethereum ke era baru yang bisa memberikan dampak besar bagi market kripto dan NFT, khususnya soal gas fees.

    Salah satu hal yang paling ditanyakan dan ditunggu adalah apakah The Merge akan menjadikan minting NFT bisa dapat gas fees yang lebih murah di jaringan blockchain Ethereum?

    Ethereum sendiri kini telah pindah ke mekanisme verifikasi Proof-of-Stake (PoS), yang disebut-sebut menggunakan energi setidaknya 99 persen lebih sedikit daripada blockchain yang beroperasi di bawah mekanisme konsensus Proof-of-Work (PoW).

    Ilustrasi Ethereum.
    Ilustrasi Ethereum.

    Baca juga: BREAKING: The Merge Ethereum Sukses, Market Kripto Bangkit?

    Apakah Gas Fees Ethereum akan Turun?

    Ada bukti kuat dari blockchain yang beroperasi di bawah model PoS, yakni Tezos yang memberikan gas fees yang lebih murah untuk minting NFT. Dengan pergeseran Ethereum ke model PoS yang lebih efisien, beberapa pengguna mengharapkan keuntungan efisiensi blockchain NFT untuk menurunkan gas fees yang harus dibayar seseorang untuk setiap transaksi di jaringan.

    Sayangnya, bukan itu masalahnya. The Merge hanya mengubah mekanisme keseluruhan. Peristiwa itu tidak memperluas kapasitas jaringan, sehingga tidak akan ada penurunan gas fees yang signifikan.

    Ini adalah salah satu kesalahpahaman paling populer tentang The Merge. Peristiwa migrasi jaringan Ethereum telah mengubah keseluruhan algoritma konsensus dan tidak memperluas kapasitas jaringan.

    Namun, ada beberapa solusi penskalaan yang akan diterapkan pada tahap selanjutnya untuk mengatasi tantangan khusus ini.

    NFT pertama di Ethereum setelah The Merge. Foto: thetransition.wtf.
    NFT pertama di Ethereum setelah The Merge. Foto: thetransition.wtf.

    Baca juga: Starbucks NFT Segera Hadir Bisa Kasih Reward Menarik, Apa Itu?

    Gas Fees Pertama Setelah The Merge

    Untuk membukti seberapa besar gas fees yang dikenakan pasca The Merge, seseorang telah melakukan minting NFT ketika 17 detik setelah peristiwa tersebut.

    Dalam kasus khusus ini, seorang pengguna menghabiskan 36 ETH senilai sekitar US$ 60.000 (Rp 895 juta) dengan tarif saat ini untuk mencetak NFT pertama di jaringan Ethereum berbasis PoS.

    NFT tersebut menampilkan maskot panda Ethereum dan merupakan bagian dari koleksi 100 buah di pasar NFT OpenSea. Koleksi NFT diberi nama “The Transition.”

    Terlepas dari label Edisi, NFT menunjukkan detail tentang The Merge Ethereum, seperti stempel waktu, nomor blok, dan tingkat kesulitan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • BREAKING: The Merge Ethereum Sukses, Market Kripto Bangkit?

    The Merge Ethereum telah selesai pada Kamis (15/9) sekitar pukul 13.37 WIB. Dengan begitu kini jaringan blockchain Ethereum telah sepenuhnya berpindah dari Proof-of-Work ke Proof-of-Stake.

    The Merge ini adalah perkembangan yang signifikan, karena itu berarti penambang dengan kartu grafis atau GPU tidak lagi bertanggung jawab untuk memverifikasi transaksi dan menambahkannya ke blockchain. Penggunaan energi validator ETH bisa diklaim 99,95% lebih ramah lingkungan.

    Co-founder Ethereum, Vitalik Buterin, menjelaskan The Merge adalah langkah pertama dalam perjalanan besar aset kripto terbesar nomor dua di bawah Bitcoin ini menuju sistem yang sangat matang.

    “Masih banyak langkah yang harus dilakukan. Kami masih harus meningkatkan, kami masih harus memperbaiki privasi, kami harus membuat hal itu benar-benar aman untuk pengguna biasa,” katanya.

    Pendiri Ethereum, Vitalik Buterin. Foto: Flickr.
    Pendiri Ethereum, Vitalik Buterin. Foto: Flickr.

    Baca juga: Apa Itu The Merge Ethereum? Potensi Selamatkan Market Kripto

    Ethereum Masuk Era Baru

    Buterin juga menegaskan pihaknya akan terus bekerja keras untuk mengembangkan Ethereum di era yang baru.

    “Bagi saya, The Merge hanya melambangkan perbedaan antara Ethereum tahap awal dan yang selalu kami inginkan. Mari kita pergi dan membangun semua bagian lain dari ekosistem itu,” terangnya.

    Investor ETH telah diberitahu bahwa mereka tidak perlu mengambil tindakan apa pun setelah The Merge. Tidak ada token baru yang dibuat, dan “ETH adalah ETH.” Namun, beberapa bursa menghentikan penyetoran dan penarikan untuk waktu yang singkat dalam beberapa menit setelah transisi.

    Ilustrasi Ethereum. Sumber: Getty Images.
    Ilustrasi Ethereum. Sumber: Getty Images.

    Baca juga: Tiga Aset Kripto Potensi Reli Dampak dari The Merge Ethereum

    Market Kripto Bangkit?

    Meski The Merge Ethereum telah rampung, market kripto belum tampak indikasi untuk bangkit. Melansir CoinMarketCap pada Kamis (15/9) pukul 17.00 WIB, nilai Ethereum (ETH) malah turun 0,56% bertengger di posisi US$ 1.596. Banyak analisis menilai The Merge belum memberikan efek yang besdar dalam jangka pendek.

    Peristiwa bersejarah ini membutuhkan waktu bertahun-tahun, dan beroperasi di PoS selalu menjadi peta jalan Ethereum. Namun upgrade yang ambisius terus mengalami penundaan dan akhirnya diundur beberapa tahun.

    Ini sepeerti membandingkan dengan mengganti mesin mobil saat melaju dengan kecepatan tinggi. Buterin sebelumnya mengatakan bahwa Ethereum akan selesai 55% setelah The Merge berlangsung.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Pengadilan Korsel Keluarkan Surat Perintah Penangkapan Do Kwon

    Pengadilan Korea Selatan telah mengeluarkan surat perintah penangkapan untuk CEO Terraform Labs, Do Kwon, setelah menjalani penyelidikan terhadap kasus runtuhnya ekosistem Terra. Perintah penangkapan ini baru bisa dikeluarkan empat bulan setelah runtuhnya Terra dan stablecoin-nya.

    Dilaporkan Bloomberg, perkembangan terakhir, pihak berwenang Korea Selatan telah mengeluarkan surat perintah untuk Do Known, yang menunjukkan bahwa mereka berniat untuk menangkap pendiri Terra tersebut. Pengadilan di Seoul untuk mengeluarkan surat perintah yang sama untuk lima orang lainnya yang berkaitan dengan Do Kwon.

    Surat perintah tersebut dikeluarkan oleh Tim Investigasi Gabungan Kantor Kejaksaan Distrik Selatan Seoul untuk Kejahatan Sekuritas Keuangan yang dipimpin oleh Dan Sung-han dan Divisi Investigasi Keuangan ke-2, dipimpin oleh kepala jaksa, Chae Hee-man.

    CEO Terraform Labs, Do Kwon. Foto: Woohae Cho/Bloomberg via Getty Images.
    CEO Terraform Labs, Do Kwon. Foto: Woohae Cho/Bloomberg via Getty Images.

    Baca juga: Penyebab Terra Luna Classic Anjlok Mendadak Rugikan Investor

    Do Kwon Tinggal di Singapura

    Kwon saat ini diyakini tinggal di Singapura, sehingga ada kemungkinan penangkapannya akan melibatkan polisi internasional atau interpol. Laporan tersebut juga menyatakan bahwa surat perintah akan berlaku selama satu tahun, dan jaksa berharap dapat bekerja sama dengan Interpol untuk melakukan penangkapan.

    Sampai saat ini, tampaknya otoritas keuangan Korea Selatan mengambil sikap hati-hati terhadap Terra dan eksekutifnya, tetapi penerbitan surat perintah penangkapan terbaru mengisyaratkan sikap yang terbalik.

    Ilustrasi aset kripto, Terra LUNA.
    Ilustrasi aset kripto, Terra LUNA.

    Baca juga: Ketua MPR RI: Aspek Legalitas Kripto Penting untuk Pertumbuhan

    Do Kwon Menolak Salah

    Do Kwon memberikan wawancara pada pertengahan Agustus lalu, di mana dia mengeklaim penyelidik Korea Selatan yang menyelidiki kecelakaan Terra belum mencoba menghubunginya, meskipun ada laporan bahwa penyelidik telah menggerebek bursa kripto Korea Selatan saat menyelidiki Terra.

    Dalam beberapa bulan sejak runtuhnya UST dan LUNA, Kwon meluncurkan rencana berani untuk membangun kembali ekosistem Terra dengan versi baru aset kripto aslinya yang dinamakan Terra Classic (LUNC).



    Sumber : news.tokocrypto.com