Author: 20

  • 5 Pola Candlestick Lengkap Paling Populer Untuk Paratrader

    Seiring waktu, ragam pola candlestick (Candlestick Pattern) dalam trading semakin banyak variasinya, mulai dari pola satu batang candlestick, dua batang, tiga batang dan seterusnya. Namun, dari semua pilihan tersebut, ternyata ada beberapa pola candlestick lengkap menguntungkan yang bisa Anda pelajari. Seperti apakah pola-pola candlestick tersebut? Yuk, kita pelajari pada artikel ini.

    Kilas Balik Pengertian Pola Candlestick

    Pola candlestick adalah metode charting kuno dari Jepang yang telah terbukti akurasinya hingga berabad-abad lalu sampai sekarang. Meskipun telah digunakan begitu lama, namun kepopulerannya telah menjadi bagian dari analisa teknikal populer yang digunakan oleh berbagai kalangan trader.

    Candlestick merupakan jenis grafik harga yang digunakan trader untuk melihat harga sekuritas tinggi, rendah, terbuka, dan penutupan di periode-periode tertentu. Teknik candlestick ini haruslah dipahami dan dikuasai dengan baik oleh para trader dalam upaya mendapatkan keuntungan yang maksimal serta meminimalkan risiko kerugian. Karena dari pola candlestick inilah, para trader bisa memantau pergerakan harga yang sedang terjadi.

    Perlu dicatat, analisa dengan pola candlestick termasuk dalam metode analisa diskresional. Artinya, analisa teknikal melalui pola candlestick, pada dasarnya akan mengandalkan intuisi subyektif trader untuk memahami dan membaca candlestick chart hingga menjadi suatu eksekusi trading aktual. Implikasinya, dibutuhkan pengalaman dan jam terbang tinggi supaya metode ini benar-benar optimal mendatangkan profit konsisten.

    Baca juga: Apa itu Cryptocurrency? 

    Jenis-jenis Pola Candlestick Lengkap yang Menguntungkan

    Agar lebih mudah dipahami pemula yang banyak digunakan oleh trader-trader di luar sana, pola-pola candlestick menguntungkan akan mengikuti sistematika dari  analisis teknikal pada umumnya, candlestick memiliki tingkat siaga berupa “sinyal” dan “konfirmasi”.

    Tingkat “sinyal” berarti  candlestick  tersebut  telah membentuk satu pola yang akan menunjukkan pergerakan naik atau turun, namun trader belum disarankan untuk memasang posisi terlebih dahulu. Sedangkan, tingkat “konfirmasi” berarti pola candlestick tersebut  sudah  menyarankan  trader  memasang posisi mengikuti arah pergerakan sesuai dengan pola yang muncul.

    Berikut adalah 5 kategori pola candlestick lengkap menguntungkan sesuai dengan bentuk konfirmasinya dalam pembukaan posisi:

    1. Pola Pin bar

    Pola pin bar adalah salah satu pola candlestick menguntungkan yang paling sering muncul pada chart. Pola ini mudah dikenali karena bentuk panjang shadow-nya selalu lebih panjang daripada badan dan ujung shadow lawannya (nose). Semakin panjang shadow dibanding body dan nose, maka semakin tinggi indikasi kemungkinan akan terjadi penerusan trend atau reversal.

    Pola Pinbar Candlestick

    Terbentuknya pola candlestick pin bar mengindikasikan sentimen pasar yang awalnya tergiring ke satu arah, tapi kemudian berbalik arah, sehingga meninggalkan jejak shadow panjang. Contohnya, pada saat harga mendekat batas resistansi atau support, pin bar biasanya menandakan akan terjadinya reversal:

    Pola Candlestick Bullish dan Bearish

    2. Pola Inside bar

    Pola candlestick menguntungkan kedua ini biasanya paling sering muncul saat trend telah mencapai titik tertinggi atau terendahnya. Pola Inside Bar selalu diwakili dengan karakteristik dua batang candlestick, di mana salah satu batang lebih kecil dan berada di antara range batang induknya (Mother Bar).

    Pola Candlestick Inside Bar

    Pola candlestick menguntungkan ini mengindikasikan konsolidasi antara penjual vs. pembeli, di mana keduanya masih berusaha saling tarik-menarik sampai akhirnya salah satu pihak kalah lalu pihak lain mendominasi sehingga terbentuklah trend baru. Dalam pengembangannya, pola Engulfing juga termasuk dalam kategori pola Inside Bar.

    Pola Candlestick Forex

    3. Pola Three Outside Up dan Three Outside Down

    Pola Three Outside Up dan Three Outside Down juga termasuk pengembangan dari pola Inside Bar. Bedanya, jika pada Inside Bar, candlestick pertama biasanya lebih besar daripada candlestick kedua, maka pada pola candlestick menguntungkan ini justru candle pertama lebih kecil atau berada di dalam candle berikutnya. Artinya, bar pertama dan kedua menandakan tekanan antara penjual vs. pembeli semakin besar (ekspansi) dan pemenang dari unjuk kekuatan tersebut dikonfirmasi oleh bar ketiga.

    Pola Candlestick

    Pola Three Inside Up

    Pola Candlestick Three Inside Down

    Pola Three Inside Down

    Pola Three Inside Up Pola Three Inside Down Pola Three Inside Up mengindikasikan akan terjadinya reversal bearish (pembalikan harga dari naik menjadi menurun). Sedangkan pola Three Inside Down menandakan peluang reversal bullish (pembalikan harga dari turun menjadi naik).

    4. Pola Evening Star dan Morning Star

    Pola candlestick menguntungkan berikutnya bernama Evening Star dan Morning Star. Formasi Evening Star dan Morning Star adalah pola tiga batang candlestick yang mengindikasikan keraguan para pelaku pasar. Namun, candlestick ketiga mengkonfirmasi ke mana haluan arah harga berikutnya.

    Jenis Pola Candlestick Evening Star

    Pola Evening Star

    Candlestick Morning Star

    Pola Morning Star

    Pola Evening Star Pola Morning Star Pola Evening Star mengindikasikan akan adanya reversal bearish (pembalikan harga dari naik menjadi menurun). Sebaliknya, jika muncul pola Morning Star setelah periode tren menurun, maka akan ada kemungkinan besar untuk reversal bullish (pembalikan harga dari turun menjadi naik).

    5. Pola Reversal Multi-Bar (Falling and Rising Three Methods)

    Umumnya, semakin banyak batang dalam suatu formasi, maka akan semakin jarang tingkat kemunculannya. Namun, akurasi sinyal trading dari pola Falling dan Rising Three Methods lebih tinggi dari pola dengan jumlah batang lebih sedikit. Contohnya seperti pada pola candlestick menguntungkan di bawah ini:

    Jenis Candlestick Failling Method

    Pola Falling Three Method

    Pola Candlestick Rising Failling Method

    Pola Rising Three Methods

    Pola Falling Three Method Pola Rising Three Methods Pola candlestick menguntungkan kelima ini memiliki ciri khas tiga bar yang diapit di tengahnya, namun kemudian dilawan oleh bar terakhir. Harga penutupan (closing) pada candle terakhir menentukan akurasi dari pola multi-bar ini.

    Pada pola Falling Three Methods, reversal bullish (pembalikan harga dari turun menjadi naik) terkonfirmasi setelah closing bar terakhir ditutup lebih rendah dari bar pertama. Sebaliknya, pada pola Rising Three Methods, silahkan pasang posisi long (buy) setelah bar terakhir ditutup lebih tinggi daripada bar pertama.

    Catatan Tambahan Untuk Menyaring Pola Candlestick Menguntungkan

    Salah satu faktor penting dalam menyaring tingkat akurasi pola candlestick adalah dengan memperhatikan pilihan timeframe. Timeframe tinggi (di atas H4) umumnya memiliki noise lebih rendah, sehingga tingkat akurasi sinyal tradingnya lebih tinggi daripada pola candlestick pada time frame rendah.

    Kedua, jangan terburu-buru untuk mengeksekusi market order sebelum ada konfirmasi dari batang candlestick lain. Misalnya pada saat terbentuk pola Pin Bar, tunggu sampai batang candlestick berikutnya menyentuh garis konfirmasi. Alternatif lainnya, gunakan indikator seperti MACD atau RSI untuk mengkonfirmasi akurasi sinyal trading.

    Kesimpulan

    Pola candlestick atau candlestick merupakan alat bantu bagi para trader dan investor membaca pergerakan crypto. Candlestick  memiliki sejarah yang panjang dan telah berlangsung ratusan tahun. Pola candlestick juga merupakan pola yang dianggap sangat bisa diandalkan dalam membaca trading saham keuangan, oleh karena itu pola candle sangat populer di kalangan trader dan investor.

    Nah itu dia beragam pola dari candlestick yang menguntungkan yang bisa membantu Anda untuk mendapatkan profit pada saat melakukan trading crypto. Pada dasarnya banyak ragam cara untuk melakukan trading crypto. Seiring dengan berkembangnya teknologi blockchain maka semakin berkembang pula fitur yang ditawarkan bagi para pengguna crypto. 

    Salah satunya yang mulai terkenal di Dunia dan Indonesia yaitu ada DeFi (Decentralized Finance). Apa itu DeFi? Singkatnya DeFi merupakan sebuah sistem yang bertujuan untuk menghadirkan layanan keuangan terbuka tanpa izin, transparan, dan tersedia tanpa adanya otoritas terpusat yang dibuat dengan protokol smart contract

    Di Indonesia sendiri, gerakan DeFi ini masih sangat terbatas dan Tokocrypto dengan Toko Token (TKO) hadir sebagai pelopor yang menjadi project aset kripto lokal pertama di Indonesia yang menawarkan model token hybrid yang nantinya Token TKO ini akan menjadi token platform penukaran, Centralized Finance, dan Decentralized Finance. Toko Token juga dibangun di atas Binance Smart Chain yang merupakan salah satu blockchain ternama dengan tingkat keamanan yang tinggi. Ingin tahu lebih banyak tentang TKO ini? Yuk cek sekarang!



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Proyek Kripto Metaverse yang Bisa Dilirik di Tahun 2022

    Perkembangan menarik terbaru di sektor blockchain adalah munculnya inisiatif proyek aset kripto yang fokus pada pengembangan metaverse. Bisnis besar dan investor terkenal semuanya memasang taruhan besar di dunia digital baru ini.

    Koleksi NFT paling kreatif adalah yang memberikan pengalaman metaverse, namun, bisa sangat menantang untuk menemukan proyek NFT Metaverse teratas. Menjadi hal besar baru di ruang kripto, metaverse telah mampu mengembangkan beberapa proyek yang memberi pengguna akses ke versi dunia virtual mereka masing-masing.

    Berikut ini adalah sejumlah proyek kripto yang fokus pada pengembangan metaverse yang punya potensi di tahun 2022 ini.

    Decentraland (MANA)

    Decentraland (MANA) adalah metaverse play-to-earn yang didukung oleh blockchain. Pengguna platform dapat berinteraksi dengan gamer lain secara real-time sambil menjelajahi dunia virtual 3D.

    Tujuan utama Decentraland adalah memungkinkan pengguna untuk membeli plot digital yang nantinya dapat mereka gunakan untuk membuat microgame khusus. Proyek ini telah berkembang secara signifikan baru-baru ini karena semakin banyak individu mulai belajar lebih banyak tentang metaverse.

    Ilustrasi proyek kripto metaverse, Decentraland (MANA). Foto: Shuttrerstock.
    Ilustrasi proyek kripto metaverse, Decentraland (MANA). Foto: Shuttrerstock.

    Baca juga: Kenal Kripto Perl.eco (PERL) dan UniLend (UFT)

    Di jaringan Decentraland (MANA), mereka juga dapat memproduksi game dan karya seni 3D yang dapat mereka jual dengan uang di pasar resmi. Pengguna dapat mempromosikan, menyewakan, menjual, dan mensponsori di dunia maya menggunakan Decentraland (MANA), memanfaatkan elemen sosial untuk menghasilkan uang.

    Hadirnya aplikasi seluler dan transisi protokol Decentraland (MANA) di masa depan mungkin menjadi pendorong utama pandangan positif proyek ini.

    Radio Caca V2 (RACA)

    Radio Caca (RACA) adalah sebuah platform decentralized organization (DAO) yang relatif muda, tapi telah menerima banyak dukungan di seluruh dunia dari investor dan penggemar aset kripto. Radio Caca (RACA) telah mampu menarik perhatian para pebisnis hebat, seperti OKX Blockdream Ventures untuk mendukung solusi infrastruktur web 3.0-nya.

    Proyek ini dijalankan oleh orang-orang dari seluruh dunia yang bersatu dalam tujuan mereka untuk menciptakan masa depan realitas virtual. Radio Caca (RACA) terdiri dari berbagai industri terkait aset kripto.

    Ilustrasi proyek kripto metaverse, Radio Caca V2 (RACA). Foto: Shuttrerstock.
    Ilustrasi proyek kripto metaverse, Radio Caca V2 (RACA). Foto: Shuttrerstock.

    Baca juga: Indonesia Punya Lebih dari 500 Startup Kategori Blockchain

    Aset utilitas utama untuk proyek ini adalah RACA, yang tersedia di banyak bursa dalam varian BEP-20 dan ERC-20. RACA, kadang-kadang disebut sebagai Radio Caca Token dan RACA Coin dibangun di atas Ethereum, Solana, OKExChain, dan BNB Chain.

    Fandom resmi proyek, RacaArmy, memiliki ribuan anggota yang menggunakan platform Radio Caca (RACA) dan mengambil bagian dalam banyak proyek proyek.

    MetaCryp (MTCR)

    MetaCryp (MTCR) adalah proyek kripto yang baru dikembangkan dengan banyak prospek luar biasa untuk merevolusi metaverse. Mulai dari pengembangan game Play2Earn, platform DeFi yang inovatif, sosialisasi, dan semua hal metaverse untuk game, event, dan koleksi.

    Ilustrasi proyek kripto metaverse, MetaCryp (MTCR). Foto: Shuttrerstock.
    Ilustrasi proyek kripto metaverse, MetaCryp (MTCR). Foto: Shuttrerstock.

    Baca juga: Mengenal 5 Ragam Pola Candlestick Lengkap Menguntungkan

    Jaringan MetaCryp (MTCR) ingin menjadi yang terbaik dalam menyediakan lingkungan yang aman dan menarik bagi semua penggunanya. Ini bertujuan untuk mencapai tujuan dengan menciptakan ekonomi pengguna pada blockchain terdesentralisasi di mana orang dapat bermain, merancang kehidupan yang selalu mereka inginkan, berinteraksi secara sosial, dan bahkan berkarier.

    Di MetaCryp Metaverse, orang dapat bersantai dan menjadi versi terbaik dari diri mereka sendiri. Para investor juga akan menikmati insentif luar biasa mulai dari bonus referral hingga diskon presale dan bonus pembelian. Investor pertama kali memiliki peluang untuk mendapatkan diskon 32% untuk pembelian pertama mereka di platform.

    DISCLAIMERBukan saran atau ajakan membeli! Investasi atau perdagangan aset kripto masih berisiko tinggi. Artikel ini hanya berisi informasi yang relevan mengenai aset kripto tertentu.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • 10 NFT Sepak Bola Termahal, Ada Cristiano Ronaldo?

    Non-fungible token (NFT) kini sudah merambah dunia sepak bola. Ada banyak pemain sepak bola dunia yang terlibat dalam industri NFT.

    Dunia seni digital dan barang koleksi telah meningkat secara eksponensial setelah kedatangan NFT. NFT atau token yang tidak dapat dipertukarkan dibuat menggunakan program yang sama yang digunakan untuk aset kripto, memberikan alternatif digital untuk koleksi fisik.

    Dampak dan pengaruh NFT telah berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir. Para pemain sepak bola pun juga ikut demam tren NFT ini. Sudah banyak para pemain yang mengeluarkan koleksi NFT atau terlibat dalam project tertentu. Menariknya, ada beberapan NFT merek yang dijual dengan harga fantastis.

    Berikut adalah 10 NFT termahal di dunia sepakbola.

    10. Paul Pogba (Rp 1,3 miliar)

    Gelandang Juventus, Paul Pogba, adalah salah satu pesepakbola paling populer di dunia. Gayanya di dalam dan di luar lapangan telah membantunya mendapatkan banyak penggemar di seluruh dunia.

    Pemain asal Prancis itu juga merupakan pemenang Piala Dunia, memenangkan trofi bersama tim Ayam Jago pada 2018 di mana ia mencetak gol di final. Koleksi NFT Sorare Unique milik mantan pemain Manchester United itu dijual seharga US$ 92.491 atau sekitar Rp 1,3 miliar pada tahun 2021.

    9. Antoine Griezmann (Rp 1,6 miliar)

    Griezmann juga adalah pemenang Piala Dunia bersama Paul Pogba. Pria asal Prancis ini juga adalah peraih silver boot winner di Piala Dunia 2018. Penyerang itu adalah pemain utama Atletico Madrid selama bertahun-tahun sebelum bergabung dengan FC Barcelona.

    Pemain berusia 31 tahun itu saat ini kembali ke Atletico Madrid dengan status pinjaman dari Barcelona. NFT yang menampilkan Griezmann di koleksi Sorare Unique dijual seharga US$ 110.668 atau sekitar Rp 1,6 miliar pada tahun 2021.

    Koleksi NFT Sorare Unique, Antoine Griezmann. Foto: Sorare Unique.
    Koleksi NFT Sorare Unique, Antoine Griezmann. Foto: Sorare Unique.

    Baca juga: Tertarik Mainkan Game NFT Sorare? Simak Penjelasan Ini Dulu Yuk!

    8. Vinicius Junior (Rp 1,7 miliar)

    Vinicius Junior dengan cepat membuat namanya mencuri perhatian di dunia sepakbola. Anak muda ini adalah salah satu pemain utama Real Madrid.

    Pemain sayap asal Brasil itu mencetak gol kemenangan di final Liga Champions 2022, membantu Real Madrid mengangkat trofi untuk ke-14 kalinya. Menjadi salah satu anak muda paling menjanjikan, sehingga tidak mengherankan jika NFT-nya menghasilkan banyak uang yang terjual seharga US$ 114.634 atau sektiar Rp 1,7 miliar.

    7. Cristiano Ronaldo (Rp 1,79 miliar)

    Siapa yang tidak tahu Cristiano Ronaldo? Pesepakbola terpopuler ini sukse memberikan harga yang mahal untuk tampil sebagai koleksi NFT. Dalam koleksi NFT Wrapped Sticker iconics yang menampilkan CR7 laku terjual seharga US$ 120.685 atau sekitar Rp 1,79 miliar.

    Pemain asal Portugis itu bisa dibilang pesepakbola paling populer di dunia dan juga salah satu olahragawan paling populer dalam sejarah. Ada banyak NFT berdasarkan pemain depan Manchester United yang memiliki permintaan besar di seluruh dunia.

    6. Lionel Messi (Rp 1,9 miliar)

    Satu-satunya pesepakbola yang berada di level yang sama dengan Ronaldo adalah Lionel Messi. Keduanya juga menjadi rival bersaing dalam segala hal, mulai dari kualitas di lapangan hingga popularitas di luarnya.

    Koleksi digital dengan judul “13 Lionel Messi Iconics NFTs” bisa laku terjual seharga US$ 128.512 atau sekitar Rp 1,9 miliar. Ini adalah salah satu NFT berbasis Lionel Messi termahal di dunia. Namun, itu bukan yang paling mahal.

    5. Mohamed Salah (Rp 2,1 miliar)

    Mohamed Salah telah berperan penting dalam kesuksesan Liverpool baru-baru ini. Pemain asal Mesir itu telah memenangkan tiga Golden Boot Premier League dan juga memegang rekor gol terbanyak yang dicetak di Premier dalam satu musim.

    Wrapped Strikers on Opensea NFT, Mohamed Salah. Foto: OpenSea.
    Wrapped Strikers on Opensea NFT, Mohamed Salah. Foto: OpenSea.

    Baca juga: Masuk Industri Blockchain, GoTo Akuisisi Pedagang Aset Kripto

    Pemain sayap itu juga membantu negaranya lolos ke Piala Dunia berturut-turut. Selanjutnya, ‘Wrapped Strikers on Opensea NFT’ penyerang Liverpool itu dijual seharga US$ 141.560 atau sekitar Rp 2,1 miliar.

    4. Kevin De Bruyne (Rp 2,4 miliar)

    Kevin De Bruyne dianggap sebagai salah satu pesepakbola terbaik saat ini. Gelandang Manchester City ini telah memenangkan empat gelar Liga Inggris. Pada saat yang sama, ia telah memenangkan lima Piala Liga bersama dengan dua penghargaan Pemain Terbaik Liga Premier musim ini. NFT Unique Sorare Card yang menampilkan pemain asal Belgia itu dijual seharga $ 167.469 atau sekitar Rp 2,1 miliar pada tahun 2021.

    3. Cristiano Ronaldo (Rp 3,9 miliar)

    Ya! Cristiano Ronaldo juga punya NFT lain yang laku dengan harga fantastis dalam daftar ini. Kali ini NFT Cristiano Ronaldo yang menjadi termahal di dunia jatuh pada koleksi Sorare Unique yang dijual seharga US$ 265.275 atau sekitar Rp 3,9 miliar.

    Wrapped Strikers on Opensea NFT, Cristiano Ronaldo. Foto: OpenSea.
    Wrapped Strikers on Opensea NFT, Cristiano Ronaldo. Foto: OpenSea.

    Baca juga: Kelas Kripto: Trust Wallet Vs MetaMask, Mana Lebih Baik?

    2. Erling Haaland (Rp 10 miliar)

    Erling Haaland adalah salah satu striker terbaik di dunia. Pemain berusia 22 tahun itu diharapkan menjadi salah satu pesepakbola terbaik dunia. Ketenaran Haaland yang muncul membuatnya mengeluarkan kartu Unik Cristiano Ronaldo dari menjadi NFT termahal di Sorare.

    Awal tahun ini, Sorare Unique yang menampilkan Haaland dijual seharga US$ 687.000 atau sekitar Rp 10 miliar. Terakhir, popularitas pemain berusia 22 tahun di sepak bola semakin meningkat setelah ia bergabung dengan juara Liga Premier Manchester City.

    1. Lionel Messi (Rp 16 miliar)

    Akhirnya, label NFT sepakbola termahal dimiliki oleh Lionel Messi. Pemain Argentina ini bisa dibilang pemain terbaik yang pernah memainkan olahraga ini.

    Secara keseluruhan, pemenang Ballon d’Or enam kali ini adalah salah satu pesepakbola paling berprestasi di dunia dan NFT Sorare Unique Messi yang disebut ‘The Golden One’ dijual dengan harga yang diperkirakan sekitar US$ 1,2 juta atau sekitar Rp 16 miliar, menjadikannya satu-satunya NFT sepak bola yang melewati tanda satu juta dolar.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Masuk Industri Blockchain, GoTo Akuisisi Pedagang Aset Kripto

    PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) diketahui mulai menjamah bisnis kripto. Hal ini diketahui pasca GoTo melakukan aksi korporasi dengan mengakuisisi perusahaan yang bergerak dalam bidang perdagangan aset kripto, PT Kripto Maksima Koin (KMK).

    Berdasarkan laporan keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), GoTo melakukan akuisisi melalui anak usahanya, PT Dompet Karya Anak Bangsa (DKAB) atau GoPay. Transaksi pengambilalihan saham tersebut mencapai Rp 124,83 miliar.

    Sekretaris Perusahaan GOTO, R A Koesoemohadiani, mengatakan DKAB telah melakukan pembelian 50.000 lembar saham KMK pada 25 Agustus 2022. Secara rinci, DKAB memegang saham KMK sebesar 99,98%, sedangkan GOTO memiliki 0,02%.

    “Tujuan transaksi adalah perluasan kegiatan usaha perseroan melalui anak usaha,” kata Diani, sapaan akrabnya, dalam keterangan tertulis, Senin (29/8).

    GoTo akuisisi Pedagang Aset Kripto PT Kripto Maksima Koin (KMK). Foto: GoTo.
    GoTo akuisisi Pedagang Aset Kripto PT Kripto Maksima Koin (KMK). Foto: GoTo.

    Baca juga: Kemendag Dorong Project Aset Kripto Indonesia Bisa Beri Daya Saing

    GoTo belum mengungkap langkah selanjutnya setelah melakukan aksi korporasi ini. Head of Corporate Communications, GoTo Financial, Alina Darmadi, menyatakan perusahaan belum ada rencana khusus, namun akan melakukan inkubasi atau berinvestasi ke dalam teknologi baru, khususnya teknologi blockchain.

    “kami terus melakukan inkubasi atau berinvestasi pada teknologi baru, agar kami dapat memanfaatkan kesempatan yang ada pada waktu yang tepat, dengan selalu mematuhi peraturan yang berlaku,” kata Alina.

    Profil Kripto Maksima Koin

    PT Kripto Maksima Koin sendiri tercatat telah memiliki nomor daftar di Bappebti Kementerian Perdagangan dengan nomor 003/BAPPEBTI/CP-AK/01/2022 dan tanggal izin yang terbit pada 28 Januari 2022. Maksima termasuk salah satu dari 25 pedagang aset kripto yang terdaftar resmi di Bappebti.

    Baca juga: Indonesia Punya Lebih dari 500 Startup Kategori Blockchain

    Industri aset kripto dalam negeri sendiri sejauh ini masih memiliki potensi cukup besar. Bappebti mencatat hingga Juli 2022, jumlah investor aset kripto sudah mencapai lebih 15,57 juta dengan nilai transaksi perdagangan aset kripto di Indonesia tercatat sebesar Rp 232,4 triliun.

    Industri aset kripto ini bisa menjadi tonggak pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Seperti, membuka lapangan pekerjaan baru, khususnya yang berkaitan dengan teknologi blockchain.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Potensi Bisnis Kripto di Indonesia saat Bear Market

    Pemerintah Indonesia, melalui Kementerian Perdagangan (Kemendag) telah terbuka terhadap perusahaan, baik dari dalam maupun luar negeri, untuk bergabung ke dalam pasar aset kripto yang tengah berkembang. Diharapkan perusahaan tersebut tidak mengabaikan aspek keterlacakan dan keamanan bagi seluruh pihak yang terlibat dalam pasar aset kripto.

    Ketua Umum Asosiasi Pedagang Aset Kripto Indonesia (ASPAKRINDO), Teguh Kurniawan Harmanda, mengatakan keterbukaan pemerintah ini menjadi momentum baik untuk pertumbuhan industri aset kripto di Indonesia. Menurutnya, Indonesia menjadi negara yang memiliki regulasi cukup baik untuk mewadahi transaksi perdagangan kripto.

    “Keterbukaan pemerintah ini sangat baik untuk pertumbuhan industri kripto. Terlebih saat ini sudah ada regulasi yang tegas terkait perdagangan kripto sebagai komoditi. Kemendag juga tengah dalam proses mendirikan bursa aset kripto, lembaga kliring dan kustodian untuk mendukung ekosistem aset kripto Indonesia,” kata pria yang akrab disapa Manda.

    Ketua Umum Asosiasi Pedagang Aset Kripto Indonesia (Aspakrindo) & COO Tokocrypto, Teguh Kurniawan Harmanda.
    Ketua Umum Asosiasi Pedagang Aset Kripto Indonesia (Aspakrindo) & COO Tokocrypto, Teguh Kurniawan Harmanda. Foto: Tokocrypto.

    Baca juga: Wamendag: Indonesia Berpotensi Jadi Pasar Kripto yang Menjanjikan

    Potensi Besar Bisnis Kripto di Indonesia

    Industri aset kripto dalam negeri sendiri sejauh ini masih memiliki potensi cukup besar. Bappebti mencatat hingga Juni 2022, jumlah investor aset kripto sudah mencapai 14,6 juta, naik dari akhir tahun 2021 hanya 11,2 juta.

    “Secara angka investor kripto dalam negeri masih bisa terus tumbuh. Saat ini angkanya masih sekitar lebih dari 4% dari jumlah populasi sekitar 270 juta penduduk Indonesia. Penetrasi kripto bisa dioptimalkan ke seluruh wilayah Indonesia,” tutur Manda.

    Sementara, total transaksi perdagangan untuk kripto periode Januari-Juni 2022 tembus Rp 212 triliun. Angka transaksi tersebut memang jauh lebih kecil dibanding tahun lalu, dengan periode yang sama Januari-Juni 2021 mencapai Rp 428 triliun. Hal ini terjadi lantaran beberapa nilai aset kripto mengalami penurunan.

    Industri aset kripto juga bisa menjadi tonggak pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Seperti, membuka lapangan pekerjaan baru, khususnya yang berkaitan dengan teknologi blockchain. Kemudian, sudah banyak masyarakat Indonesia yang terbantu dengan investasi aset kripto, mulai dari mahasiswa, ibu rumah tangga, driver ojek online dan lainnya.

    Regulasi Bisnis Perusahaan Kripto Dalam Negeri

    Akhir-akhir ini runtuhnya ekosistem kripto membuat masyarakat dan investor khawatir. Banyak perusahaan kripto yang memasuki masa ‘gelap’ dalam menjalankan bisnis. Bagaimana dengan di Indonesia?

    Ilustrasi market kripto di Indonesia.
    Ilustrasi market kripto di Indonesia.

    Baca juga: Bank Indonesia Mau Rilis CBDC, Apa Itu Rupiah Digital?

    Menurut Manda, investor kripto di Indonesia tidak perlu khawatir. Melihat market kripto yang memiliki volatil tinggi, regulator di Indonesia dalam hal ini Bappebti Kemendag sudah memperhitungkan hal-hal yang tidak diinginkan. Oleh karena itu, Bappebti membuat aturan yang ketat untuk memberikan persetujuan kepada perusahaan atau pedagang aset kripto yang bisa menyelenggarakan transaksi. 

    “Peraturan tersebut menjadi landasan bagi pelaku pasar industri kripto untuk melakukan bisnis yang mencakup mekanisme perdagangan fisik aset kripto. Terlebih potensi bisnis di dalam negeri masih menjanjikan,” jelasnya.

    Kuatkan Aturan Bisnis Kripto

    Untuk dapat memperoleh persetujuan dalam memfasilitasi transaksi perdagangan, pedagang kripto di Indonesia harus memenuhi persyaratan yang dijelaskan dalam Peraturan Bappebti No. 8 Tahun 2021 Tentang Pedoman Penyelenggaraan Perdagangan Pasar Fisik Aset kripto (Crypto Asset) di Bursa Berjangka. 

    Dalam aturan tersebut, Pedagang Fisik Aset Kripto wajib memenuhi persyaratan memiliki modal disetor paling sedikit Rp 80 miliar dan mempertahankan ekuitas paling sedikit sebesar 80% dari modal yang disetor. Mereka harus membentuk Badan usaha Berbadan Hukum (PT) dan menempatkan dana transaksi pada rekening terpisah dengan modal.

    Ilustrasi Bappebti.
    Ilustrasi Bappebti.

    Baca juga: Pemuda Indonesia Bobol Wallet Coinbase Raup Rp 16 M Ditangkap FBI

    Calon Pedagang Fisik Aset Kripto juga wajib menyediakan dan/atau membuka akses terhadap seluruh sistem yang dipergunakan kepada Bappebti dalam rangka pengawasan. Selain itu, pedagang juga wajib menyerahkan Laporan Posisi Keuangan; Laporan Laba Rugi Komprehensif; Laporan Perubahan Ekuitas; Laporan Arus Kas; dan Catatan Atas Laporan Keuangan (CALK).

    Bappebti berharap peraturan itu tentu dapat memberikan manfaat, seperti memberikan perlindungan kepada konsumen dan kepastian usaha, meningkatkan penanaman modal dalam negeri atau mencegah arus keluar modal, mencegah pencucian uang dan pendanaan terorisme. Selain itu, juga diharapkan dapat memberikan manfaat bagi negara melalui penerimaan perpajakan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Kemendag Dorong Project Aset Kripto Indonesia Bisa Beri Daya Saing

    Kementerian Perdagangan (Kemendag) terus memberi dorongan terhadap aktivitas industri aset kripto di Indonesia. Wakil Menteri Perdagangan, Jerry Sambuaga, berharap semakin banyak project aset kripto asal Indonesia hadir di market untuk mengambil potensi yang ada.

    Jerry mengatakan dengan banyaknya project kripto lokal yang memiliki utilitas dan roadmap yang terbaik bisa semakin punya daya saing dan diminati pasar internasional.

    “Kementerian Perdagangan sangat mendukung perusahaan dan pelaku usaha dalam dan juga luar negeri untuk masuk di pasar aset kripto Indonesia yang terus berkembang ini. Terlebih, mengingat perdagangan aset kripto sangat bermanfaat bagi perkembangan perekonomian nasional,” ujar Jerry dalam siaran pers Kemendag.

    Wamendag menjelaskan, Bappebti telah menerbitkan Peraturan Bappebti (Perba) Nomor 11 Tahun 2022 tentang Penetapan Daftar Aset Kripto yang Diperdagangkan di Pasar Fisik Aset Kripto. Peraturan ini merupakan pembaruan sekaligus mencabut Perba Nomor 7 Tahun 2020.

    Ilustrasi aset kripto
    Ilustrasi aset kripto

    Baca juga: Jelang The Merge, Tokocrypto Bebaskan Biaya Trading Beli Ethereum

    Sebelumnya di PerBa No. 7 Tahun 2020, terdapat 229 jenis aset kripto yang bisa diperdagangkan secara resmi di Indonesia. Kemudian, dengan diterbitkannya Perba Nomor 11 Tahun 2022, maka jumlah tersebut meningkat menjadi 383 jenis.

    “Dari 383 jenis tersebut, ada sepuluh aset kripto yang berasal dari Indonesia. Ini merupakan langkah awal yang sangat baik dan patut diapresiasi. Semoga, nantinya akan lebih banyak lagi aset kripto asal Indonesia yang tergabung di dalamnya,” ungkap Wamendag.

    Project Aset Kripto Lokal yang Resmi di Bappebti

    PerBa No. 11 Tahun 2022 ini memuat daftar 383 jenis aset kripto yang boleh diperdagangkan di Indonesia. Di antara ratusan jenis itu, terdapat sejumlah project kripto lokal yang masuk. Berikut ini adalah beberapa project kripto lokal tersebut:

    • Toko Token (TKO)
    • VCGamers (VCG)
    • NanoByte Token (NBT)
    • BIDR (BIDR)
    • Kunci Coin (KUNCI)
    • PTU Token (PTU)
    • Rupiah Token (IDRT)
    • Degree Crypto Token (DCT)
    • Ana Coin
    • Cindrum (CIND)
    • Livepeer (LPT)
    • Shill Token (SHILL)
    Aset kripto lokal yang masuk daftar legal Bappebti.
    Aset kripto lokal yang masuk daftar legal Bappebti.

    Baca juga: Aset Kripto Lokal yang Masuk Daftar Legal Bappebti

    Investor kripto bisa melakukan transaksi perdagangan aset kripto melalui platform atau Centralized Exchange (CEX) resmi yang terdaftar di Bappebti, seperti Tokocrypto, Indodax, PINTU, Digital Exchange Indonesia dan lainnya.

    Nilai transaksi perdagangan aset kripto di Indonesia tercatat sebesar Rp 859,4 triliun pada tahun 2021. Sedangkan, pada 2022, hingga Juli tercatat sebesar Rp 232,4 triliun. Hal tersebut menjadi indikasi bahwa ekonomi digital di Indonesia dapat menjadi suatu katalis bagi perkembangan perekonomian nasional. Tentunya, dengan tetap memperhatikan aspek hukum yang berlaku di Indonesia.

    “Ke depan, perlu dibentuk suatu sinergi dan kerja sama yang berkelanjutan antara Kementerian Perdagangan sebagai regulator, pelaku usaha, serta seluruh pemangku kepentingan demi terciptanya ekosistem perdagangan digital yang solid. Dengan begitu, perdagangan fisik aset kripto nantinya dapat memberikan dampak yang lebih optimal bagi masyarakat dan ekonomi nasional,” pungkas Wamendag.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Indonesia Punya Lebih dari 500 Startup Kategori Blockchain

    Industri blockchain di Indonesia terus tumbuh. Perkembangan ini juga sejalan dengan tingginya permintaan talenta pekerja untuk mengisi banyak posisi yang tersedia di industri teknologi yang masih baru ini.

    Anggota pendiri Asosiasi Blockchain Indonesia (A-B-I), Yos Ginting, mengatakan ada kurang lebih 569 perusahaan atau startup terdaftar di Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) masuk kategori pengembang blockchain. Data ini menunjukan tingkat pertumbuhan yang signifikan dari pelaku usaha yang fokus pada pengembangan teknologi rantai blok.

    “Terkait potensi kripto dan blockchain,saya melihat waktu tu itu ketika mendirikan Asosiasi Blockchain Indonesia pada Maret 2018 anggotanya hanya tujuh atau sembilan sekarang sudah 39. Pertumbuhannya sangat baik, jika kita lihat di KOMINFO ada 569 perusahaan yang secara kategori pengembang blockchain, kalau potensi Indonesia saya rasa sangat besar,” kata Yos Ginting di acara Coinfest Asia 2022, Kamis (25/8).

    Coinfest Asia 2022 digelar selama tanggal 25-26 Agustus 2022 di Cafe del Mar Bali. Foto: Coinfest Asia 2022.
    Coinfest Asia 2022 digelar selama tanggal 25-26 Agustus 2022 di Cafe del Mar Bali. Foto: Coinfest Asia 2022.

    Baca juga: Indonesia Berpotensi Pimpin Pertumbuhan Kripto di Asia Tenggara

    Indonesia Tingkatkan Adopsi Blockchain

    Dengan jumlah penduduk terbesar keempat dunia, Indonesia masih memiliki peluang untuk meningkatkan tingkat adopsi dari teknologi blockchain. Menurut Yos Ginting saat mengisi acara Coinfest Asia dalam sesi “Is Indonesia The Crypto Sleeping Giant in Asia?” Selain jumlah pengguna dari segi bisnis kategori blockchain yang memiliki kaitan erat dengan kipto juga terus tumbuh.

    Ketua Umum Asosiasi Pedagang Aset Kripto Indonesia (ASPAKRINDO), Teguh Kurniawan Harmanda, mengatakan meski saat ini dalam masa crypto winter, tapi pertumbuhan jumlah pekerja di industri aset digital dan blockchain tetap tumbuh, termasuk di Indonesia.

    “Dalam situasi industri blockchain di Indonesia saat ini, sedang terjadi bottle neck, di mana secara pertumbuhan bisnis sangat pesat, tapi ketersedian talent terbatas. Banyak startup blockchain dalam negeri yang berlomba-lomba untuk hiring mencari talenta terbaik. Di sisi lain, menemukan bakat blockchain itu sulit,” kata pria yang akrab disapa Manda.

    LinkedIn dan bursa kripto, OKX, telah merilis laporan "2022 Global Blockchain Talent Report". Sumber: LinkedIn.
    LinkedIn dan bursa kripto, OKX, telah merilis laporan “2022 Global Blockchain Talent Report”. Sumber: LinkedIn.

    Baca juga: Industri Blockchain Positif Ciptakan Lapangan Pekerjaan di Indonesia

    Menurut laporan LinkedIn dan exchange kripto, OKX, berjudul “2022 Global Blockchain Talent Report” menyebutkan pertumbuhan pekerja yang ada di industri blockchain Indonesia masuk dalam daftar teratas yang meningkat signifikan.

    Dari segi pertumbuhan pekerja blockchain, Indonesia masuk ke dalam peringkat 10 negara teratas. Indonesia menduduki peringkat ke-8, dengan tingkat pertumbuhan sebesar 43%. Posisi Indonesia tepat berada di bawah Bulgaria (52%) dan di atas Polandia (24%) dan China (12%).



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Analisa Pasar: Kripto Kembali Menguat saat Pasar Saham Anjlok

    Pergerakan market aset kripto pada Selasa (30/8) pagi terpantau tampil menguat dan membuat investor kembali tersenyum. Sejumlah aset kripto big cap terpantau naik tipis atau berhasil rebound setelah tiga hari berturut-turut mengalami kerugian.

    Melansir data CoinMarketCap pukul 10.00 WIB, 10 aset kripto berkapitalisasi pasar terbesar kompak terjebak di zona merah dalam 24 jam terakhir. Nilai Bitcoin (BTC) naik 2,13% ke level psikologisnya di US$ 20.194 dalam sehari terakhir. Nasib sama terjadi pada Ethereum (ETH) meroket 6,06% ke US$ 1.534 di waktu yang sama.

    Sejumlah altcoin lainnya, seperti nilai Cardano (ADA), Solana (SOL), dan Dogecoin (DOGE) juga kompak meroket lebih dari 4% dalam 24 jam terakhir di waktu bersamaan. Apa yang terjadi pada pergerakan market pagi ini?

    Trader Tokocrypto, Nathan Alexander, menjelaskan pergerakan market kripto mulai tampak menguat dengan Bitcoin kembali pada level psikologisnya di level US$ 20.000. Di sisi lain, pasar saham atau nilai indeks saham AS belum bisa bangkit setelah terjun bebas di sesi perdagangan akhir pekan lalu.

    “Kenaikan harga kripto ini bisa dibilang investor sudah mulai menerima, jika nantinya The Fed akan mengetatkan kebijakan moneternya untuk menekan laju inflasi. Sikap investor yang mulai mengabaikan sentimen The Fed, membuat market kripto menguat, namun tidak cukup kuat mendorong laju pasar saham atau indeks Wall Street ke zona hijau,” kata Nathan.

    market aset kripto bitcoin
    Ilustrasi market aset kripto. Foto: Roy Buri, Pixabay.

    Baca juga: Kelas Kripto: Trust Wallet Vs MetaMask, Mana Lebih Baik?

    Sentimen Makroekonomi Sepi

    Di samping itu, menurut Nathan, investor juga tampak memanfaatkan sepinya sentimen makroekonomi di awal pekan, sehingga cukup stabil untuk kembali melakukan aksi akumulasi.

    “Selain perkara The Fed, gairah investor untuk kembali melakukan akumulasi juga didorong oleh meningkatnya antusiasme terhadap upgrade jaringan Ethereum, atau dikenal dengan The Merge. Peristiwa bersejarah itu akan berlangsung sekitar 10-20 September mendatang,” terangnya.

    Selain itu, platform exchange kripto, Mt. Gox yang dikabarkan menunda jadwal distribusi ganti rugi sekitar 140.000 BTC juga membuat investor bisa bernapas lega dan kembali percaya diri masuk ke pasar aset kripto.

    Waspada Sentimen Negatif

    Namun, investor perlu waspada pada pekan ini karena akan ada data ekonomi yang akan dirilis. Secara global, market kemungkinan akan menunggu data inflasi Jerman untuk Agustus, yang dijadwalkan akan dirilis pada hari Selasa (30/8) waktu setempat.

    Ilustrasi aset kripto
    Ilustrasi aset kripto

    Baca juga: Kenal Mythical Beings NFT, Proyek Seni Digital Bangun Kesadaran Restorasi Bumi

    “Pekan ini semua mata akan tertuju pada laporan tingkat pengangguran di AS untuk bulan Agustus, yang dirilis pada hari Jumat (2/8). Analis memperkirakan bahwa tingkat pengangguran akan tetap stabil di 3,5%,” jelas Nathan.

    Dari analisis gerak harga Bitcoin, reli kemungkinan besar akan menuju level US$ 21.894. Sementara, jika level tersebut tidak tertembus akan kemungkinan harga BTC bisa turun kembali ke level terendah berada di US$ 19.519.

    Sementara, Ethereum sedang reli menuju harga US$ 1.722. Jika tidak tertembus kemungkinan bisa kembali breakdown ke harga US$ 1.424. Level resistance ETH ada di US$ 1.912 menjadi tahanan yang cukup solid untuk menahan laju naik.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Cara Menghasilkan Uang dengan Bermain Game Gods Unchained

    Gods Unchained adalah game blockchain Free-to-Play berdasarkan model Play-to-Earn. Dalam permainan petarung kartu ini, tujuan utamanya adalah membuat karakter Dewa pemain lawan menjadi nol atau sampai terkalahkan.

    Gods Unchained adalah salah satu game kripto paling populer saat ini dengan ribuan pengguna bermain secara aktif. Game ini pun dibangun di atas blockchain Ethereum dengan pertarungan PVP (player versus player) yang mirip dengan beberapa TCG (trading card game) populer seperti, Magic: The Gathering dan Hearthstone.

    Gamer mengalami pengalaman grafis yang memukau dan gameplay yang dirancang dengan baik dalam Gods Unchained. Saat bermain, gamer bisa mendapatkan kartu di blockchain dalam bentuk NFT (Non-Fungible Tokens).

    Kartu-kartu karakter Dewa ini harus dimiliki oleh para pemain untuk digunakan dalam permainan atau dijual untuk mendapatkan keuntungan yang adil dan itulah mengapa Gods Unchained Marketplace sangat dinanti oleh komunitas game blockchain.

    Ilustrasi game blockchain Gods Unchained. Foto: Gods Unchained.
    Ilustrasi game blockchain Gods Unchained. Foto: Gods Unchained.

    Baca juga: Jelang The Merge, Tokocrypto Bebaskan Biaya Trading Beli Ethereum

    Cara Bermain Game Gods Unchained

    Gameplay Gods Unchained cukup mudah. Dua pengguna saling berhadapan di arena untuk menentukan siapa pemain yang lebih kuat. Pengguna memiliki opsi untuk memilih dari Nature, Light, Deception, Death, War, atau Magic. Tujuan pertarungan adalah untuk membuat kesehatan karakter Dewa pemain lawan menjadi nol.

    Semua pemain mengumpulkan setumpuk 30 kartu. Kartu-kartu ini termasuk karakter dengan kemapuan masing-masing. Semua kartu datang dengan biaya mana yang telah ditentukan sebelumnya. Setiap kartu juga dilengkapi dengan kemampuan berbeda yang dapat digunakan untuk membela Dewa karakter masing-masing.

    Gods Unchained adalah petarung kartu berbasis giliran yang berarti bahwa jika pengguna gagal melakukan gerakan dalam waktu yang ditentukan, giliran akan diteruskan ke pemain berikutnya. Satu-satunya cara untuk menang di sini adalah dengan mengakali lawan dan merumuskan strategi pertempuran yang efektif.

    Ilustrasi game blockchain Gods Unchained. Foto: Gods Unchained.
    Ilustrasi game blockchain Gods Unchained. Foto: Gods Unchained.

    Baca juga: Menimbang Penghentian Izin Baru Exchange Kripto di Indonesia

    Bagaimana Cara Mendapatkan Uang di Gods Unchained

    Meskipun Gods Unchained gratis untuk dimainkan, ini memberikan banyak peluang bagi pengguna untuk mendapatkan uang dari permainan. Bagian terpenting dari ekosistem Gods Unchained adalah token GODS.

    Pengguna mulai bermain secara gratis dan diberi hadiah token GODS melalui Weekend Ranked rewards, Daily token rewards, Quests, Seasonal Rewards, Turnamen, dan mode permainan khusus. Mendapatkan token GODS membuka banyak peluang untuk menghasilkan uang.

    Membuat NFT

    Menggunakan token GODS sebagai biaya, pemain dapat menggunakan fitur Forge di Gods Unchained. Melalui fitur Forge, pemain dapat membuat NFT baru yang dapat digunakan dalam game atau dijual di marketplace. Pengguna yang memiliki dua kartu biasa yang identik dapat menggabungkannya untuk membuat kartu Meteorit yang memiliki nilai dunia nyata.

    Ilustrasi game blockchain Gods Unchained. Foto: Gods Unchained.
    Ilustrasi game blockchain Gods Unchained. Foto: Gods Unchained.

    Baca juga: Market Awal Pekan: The Fed Bikin Kripto Tak Berdaya, Awas Penurunan Tajam

    Staking Pools

    Staking Pools adalah salah satu cara termudah untuk menghasilkan di Gods Unchained. Hadiah staking didistribusikan ke semua pemain yang memenuhi syarat sebagai stakers aktif.

    Staking pool terdiri dari token GODS yang dikumpulkan dari aktivitas menempa dan akuisisi di pasar. Hadiah staking dapat diklaim untuk semua pengguna yang memenuhi syarat dalam interval tujuh hari.

    Governance dan Voting

    Melalui voting, pengguna dapat memenuhi syarat sebagai stakers aktif dan mendapatkan hadiah dari staking pool. Pemain dengan token GODS memenuhi syarat untuk memilih dalam proposal komunitas apa pun.

    Jika seorang pemain memiliki sejumlah token yang tersedia, mereka juga dapat memasukkan proposal dan anggota lain dapat memilihnya. Masalah pemungutan suara umum termasuk alokasi cadangan token, distribusi dana komunitas dan ekosistem, perubahan pasokan token, dan sponsor atau penerima hibah.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Jelang The Merge, Tokocrypto Bebaskan Biaya Trading Beli Ethereum

    Tokocrypto, salah satu platform jual-beli aset kripto memberikan pembebasan biaya transaksi (trading fee) untuk pembelian aset kripto Ethereum (ETH). Program ini merupakan benefit tambahan setelah sebelumnya membebaskan biaya trading Bitcoin dengan pairing fiat untuk seluruh pengguna Tokocrypto.

    VP Marketing Tokocrypto, Adytia Raflein, menjelaskan program gratis biaya trading Ethereum ini tidak memberikan batasan minimum maupun maksimum transaksi. Aset kripto Ethereum yang dibebaskan biaya transaksinya saat ini tersedia dalam pairing ETH/BUSD.

    “Kami memahami saat ini terjadi peningkatan kekhawatiran akan ancaman inflasi tinggi dan koreksi harga yang berkelanjutan di market kripto. Namun di sisi lain, dalam waktu dekat akan ada momen bersejarah, yaitu transisi ekosistem jaringan Ethereum dari Proof-of-Work (PoW) ke Proof-of-Stake (PoS) yang dikenal sebagai The Merge terjadi sekitar tanggal 10 hingga 20 September mendatang,” kata Raflein.

    Ilustrasi The Merge Ethereum. Sumber: Getty Images.
    Ilustrasi The Merge Ethereum. Sumber: Getty Images.

    Baca juga: Analis: Ethereum Mungkin Bisa Beri Banyak Untung Daripada Bitcoin

    Dampak The Merge Ethereum

    The Merge adalah perubahan yang telah lama ditunggu-tunggu pada sistem Ethereum, memindahkannya dari protokol Proof-of-Work  yang diklaim tidak efisien ke Proof-of-Stake dinilai jauh lebih efisien. Keduanya adalah cara untuk mengoperasikan sistem blockchain yang mengelola dan melacak setiap transaksi dalam aset kripto.

    Peristiwa The Merge Ethereum ini memiliki potensi menaikkan pergerakan nilai market kripto, khususnya ETH. Perubahan pada protokol Ethereum akan menciptakan sejumlah manfaat untuk sistem kripto, termasuk efisiensi dan skalabilitas yang lebih tinggi, membuat platform lebih kuat. Itu juga bisa membuat token Ethereum (ETH) lebih berharga.

    Meski begitu, Raflein tidak memberikan financial advice untuk membeli aset kripto tertentu dan tetap menegaskan untuk setiap tindakan investor aset kripto harus dibarengi dengan riset terlebih dahulu dan membuat keputusan tidak berdasarkan FOMO (fear of missing out). Investor diminta tetap menerapkan DYOR (Do Your Own Research).

    VP Marketing Tokocrypto, Adytia Raflein. Foto: Tokocrypto.

    Baca juga: Tiga Aset Kripto Potensi Reli Dampak dari The Merge Ethereum

    Syarat Gratis Biaya Trading Ethereum

    Adapun syarat dan ketentuan untuk mendapatkan fasilitas bebas biaya trading ETH ini adalah sebagai berikut:

    • Hanya berlaku untuk nasabah yang telah menyelesaikan verifikasi KYC (Know Your Costumer) Level 1.
    • Berlaku untuk pairing ETH/BUSD yang telah tersedia.
    • Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Pajak Penghasilan (PPh) atas transaksi tetap dikenakan kepada pengguna.
    • Program ini efektif berlaku tanggal 26 Agustus 2022 Jam 07.00 WIB.

    “Tokocrypto ingin memberikan value dan pengalaman baru berupa benefit bebas biaya trading BTC dan ETH untuk membantu pasar dan pengguna kami pada saat dibutuhkan, membangun sentimen positif, dan menciptakan industri investasi kripto yang sehat,” pungkas Raflein.

    Tidak hanya itu, Tokocrypto juga masih menjalankan program TKO Trading Fee, di mana pengguna bisa membayar biaya trading menggunakan TKO dan mendapatkan diskon sebesar 25%. Hadirnya fitur TKO Trading Fee yang memberikan keuntungan untuk para holders TKO.

    Dengan fitur TKO Trading Fee, pengguna Tokocrypto tidak akan dipusingkan lagi dengan biaya trading fee, sehingga bisa dapat keuntungan yang maksimal. Diskon trading fee ini bisa digunakan semua pengguna dengan berbagai pilihan aset kripto.



    Sumber : news.tokocrypto.com