Author: 20

  • Vasil Hard Fork Cardano (ADA) Semakin Dekat, Apa Dampaknya?

    Pengembang Cardano Foundation akhirnya mengumumkan bahwa Vasil hard fork Cardano (ADA) akan terjadi pada 22 September mendatang, atau hanya satu minggu setelah tanggal perkiraan The Merge Ethereum di tanggal 15 September.

    Pendiri Cardano, Charles Hoskinson, mengatakan Vasil hard fork adalah pembaruan tersulit yang pernah dilakukan. Sehingga peluncurannya nanti akan menjadi tonggak sejarah bagi Cardano

    “Apa yang luar biasa dari tanggal itu adalah secara acak dan kebetulan, jatuh pada hari kemerdekaan Bulgaria,” kata Hoskinson dikutip Decrypt.

    Ilustrasi Cardano (ADA) akan upgrade Vasil hard fork.
    Ilustrasi Cardano (ADA) akan upgrade Vasil hard fork.

    Baca juga: Kelas Kripto: Trust Wallet Vs MetaMask, Mana Lebih Baik?

    Vasil adalah pembaruan Cardano yang paling signifikan hingga saat ini, membawa peningkatan kapasitas jaringan dan biaya transaksi yang lebih rendah. Sementara, istilah hard fork adalah ketika peserta di jaringan blockchain memutuskan untuk membagi rantai, yang dapat terjadi karena berbagai alasan, menghasilkan dua versi jaringan atau protokol yang sama.

    Asal-usul Nama Vasil Hard Fork

    Nama Vasil hard fork sendiri diambil dari nama anggota komunitas Cardano di Bulgaria, Vasil St. Dabov. Vasil menjabat sebagai Chief Blockchain Advisor di perusahaan perangkat lunak R&D, Quanterall, sebelum meninggal dunia pada Desember 2021.

    Hoskinson juga menyinggung Vasil hard fork Cardano bertujuan sebagai upaya besar untuk menskalakan dan memperluas pesaing Ethereum, ia juga bermaksud untuk meningkatkan pengalaman pengembang bagi para insinyur Web3 yang membuat aplikasi terdesentralisasi di Cardano.

    Ilustrasi Cardano dan Ethereum, mana yang lebih untuk smart contract?
    Ilustrasi Cardano dan Ethereum, mana yang lebih untuk smart contract?

    Baca juga: Jelang The Merge, Tokocrypto Bebaskan Biaya Trading Beli Ethereum

    Upgrade juga akan membawa peningkatan pada Plutus untuk memungkinkan para pengembang membuat aplikasi berbasis blockchain yang lebih kuat dan efisien,” katanya.

    Diketahui, total proyek yang dibangun di atas jaringan Cardano sejauh ini berjumlah 1.076 di bulan Agustus, bertambah 31 proyek dibandingkan bulan sebelumnya. Dan di awal bulan September, jumlah naik ke 1.082, melibatkan enam juta koin ADA dan 49,1 juta transaksi dalam satu minggu terakhir.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Analis: Terra Classic (LUNC) Tidak Akan Pernah Capai Harga US$ 1

    Kondisi market kripto terbilang masih mendung dan belum bergerak melaju tinggi. Meski begitu, terdapat beberapa kripto yang sukses menjadi bintang panggung pada pekan ini, termasuk Terra Classic (LUNC).

    Dua kripto dalam ekosistem jaringan Terra yakni Terra Classic (LUNC) dan Terra (LUNA) masing-masing sempat sukses meroket 52,86% dan 15,44% dalam sehari terakhir. LUNC bahkan mencatat pertumbuhan besar-besaran 160% selama tujuh hari.

    Trader Tokocrypto, Nathan Alexander, investor LUNC akan gaga sebagai token, setelah perjuangan selama berbulan-bulan, akhirnya mendapatkan momentum kenaikan. Salah satu faktor meroketnya nilai LUNC dan LUNA kian moncer setelah sirkulasi koinnya di pasaran semakin susut.

    “Hal ini terjadi pasca jaringan Terra telah memungkinkan penggunanya untuk melakukan aksi staking melalui upgrade jaringan versi 22. Aksi staking yang menawarkan imbal hasil 37,8% per tahun ini sukses menambah jumlah token LUNC yang di-staking sebesar 120% dalam tiga hari setelah upgrade jaringan,” kata Nathan.

    Apa Itu Terra (LUNA) Crypto? Pengertian Untuk Pemula
    Ilustrasi aset kripto, Terra Classic (LUNC).

    Baca juga: Wamendag Sebut Bursa Kripto Bakal Rilis Akhir Tahun 2022

    Sirkulasi LUNC juga mengetat setelah jaringan kian getol membakar koin tersebut. Data LUNC burner menunjukkan sebanyak 3 miliar keping LUNC telah dienyahkan dari jaringan Terra Classic.

    Volume Dagang LUNC Meningkat

    Kenaikan harga baru-baru ini juga didukung oleh volume besar, yang agak memvalidasi uptrend, semakin meningkatkan kemungkinan LUNC mengikuti tren serupa di depan.

    Menurut data Santiment, meski harga melonjak, volumenya juga meningkat hingga mencapai tertinggi 1,5 miliar pada 1 September lalu. Dengan demikian, menandai awal yang menjanjikan untuk LUNC pada bulan ini.

    Semua metrik dan indikator pasar menunjuk ke arah yang sama bahwa LUNC mungkin naik lebih tinggi dalam beberapa minggu mendatang, membawa kegembiraan bagi para investornya.

    Ilustrasi aset kripto, Terra Classic (LUNC).
    Ilustrasi aset kripto, Terra Classic (LUNC).

    Baca juga: TokoMall Dukung NFT Bira, Bangun Ekosistem Web3 Perspektif Baru

    LUNC Diprediksi Tidak Bisa Capai Harga US$ 1

    Michaël van de Poppe, seorang analis aset kripto terkenal dan pendiri Eight Global, telah menghancurkan harapan investor Terra Luna Classic (LUNC), yang mengharapkan harga koin mencapai US$ 1 lagi.

    Dalam tweet baru-baru ini, Poppe mengatakan investor LUNC tidak akan pernah melihat harga LUNC di US$ 1 lagi, meskipun ada reli koin besar-besaran baru-baru ini.

    “Saya memiliki 3.000.000 LUNC yang dibeli di bagian paling bawah. Saya akan mengalami serangan jantung jika mencapai $ 1 lagi,” tulis tweet Poppe.

    Menanggapi komentar tersebut, Poppe mengatakan melihat LUNC di US$ 1 “tidak akan pernah terjadi.” Ketika diminta untuk menyatakan alasan prediksinya, dia mendesak pengguna untuk “menggunakan matematika sederhana.”

    Disclaimer: Perdagangan aset kripto memiliki risiko yang tinggi. Harap lakukan perdagangan dengan hati-hati dan cermat. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas kerugian perdagangan yang dilakukan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Tiga Aset Kripto Potensi Reli Dampak dari The Merge Ethereum

    Ethereum semakin dekat memasuki era baru yang dikenal sebagai The Merge. Vitalik Buterin dan pengembang Ethereum telah mengumumkan proses migrasi jaringan blockchan ETH yang Proof-of-Work (PoW) menjadi Proof-of-Stake (PoS) akan terjadi pada 15 atau 16 September mendatang.

    Dampak dari migrasi tersebut tidak hanya terjadi pada nilai ETH saja, tetapi ada aset kripto lain yang mungkin terkena imbas positifnya. Apa saja aset kripto tersebut?

    FX Street melaporkan transisi Ethereum ke proof-of-stake telah memicu reli di Lido Dao (LDO), Ethereum Classic (ETC) dan Optimism (OP). Analis sedang mengevaluasi berapa lama reli harga yang didukung oleh The Merge Ethereum akan bertahan untuk tiga kripto tersebut.

    Selain itu, permintaan untuk layanan staking Ethereum diperkirakan akan meningkat setelah berhasil menyelesaikan migrasi.

    Baca juga: Jadwal Baru Rilis Ethereum 2.0 dan Gas Fees Lebih Murah

    Potensi Reli Harga

    Lido DAO (LDO), Ethereum Classic (ETC) dan Optimisme (OP) bisa dapat keuntungan dari The Merge Ethereum. Ketiga kripto itu telah membukukan keuntungan besar dalam dua minggu terakhir, menunggangi kesuksesan ETH.

    Testnet Goerli yang sukses memicu sentimen bullish di antara pemegang Ethereum mengenai hasil The Merge. Ini berdampak positif pada harga jaringan PoW Ethereum Classic (ETC).

    Buterin mendukung jaringan ETC dan merekomendasikan pengguna atau peserta jaringan yang lebih memilih mekanisme proof-of-work untuk pindah. Pengembang ETC mengkritik proposal untuk memotong rantai Ethereum dan menulis surat terbuka, meminta peserta jaringan di rantai ETH untuk menahan diri dari proof-of-work.

    Lido DAO (LDO)

    Lantas, bagaimana harga Lido DAO (LDO) bisa ikut reli? Lido DAO adalah layanan staking terkemuka dalam hal Total Value Locked (TVL) di dalam smart contract resmi The Merge. Lido telah menuangkan 4,15 juta ETH dalam kontrak ETH2 dan mempertaruhkan hampir 1,55 juta ETH atas nama klien mereka.

    Lido Dao (LDO)
    Ilustrasi aset kripto Lido Dao (LDO).

    Baca juga: Indonesia Alami Pertumbuhan Jumlah Pekerja di Industri Blockchain

    Oleh karena itu Lido DAO membukukan kenaikan hampir 15% dalam dua minggu terakhir. LDO saat ini mengalami penurunan, membukukan kerugian hampir dua digit semalam. Namun, kemungkinan besar akan kembali bullish.

    Ethereum Classic (ETC)

    Dengan mekanisme konsensus proof-of-work, Ethereum Classic telah menarik perhatian banyak orang dalam beberapa minggu terakhir dengan The Merge semakin dekat. Rekomendasi Vitalik Buterin dan infrastruktur yang berkembang di ETC menjadikannya favorit investor. ETC membukukan kenaikan 20,6% selama seminggu terakhir.

    Jaringan PoW saat ini menjadi tempat perlindungan bagi para penambang di jaringan Ethereum. Saat The Merge semakin dekat, kemungkinan besar peristiwa tersebut akan diperhitungkan, oleh karena itu reli mungkin tidak begitu berkelanjutan. Namun, kemungkinan tren naik yang berkelanjutan tetap tinggi mengingat penambang memiliki opsi untuk bermigrasi ke ETC.

    Optimism (OP)

    Optimism (OP) menawarkan keuntungan bagi pemegang Optimism, layanan roll-up Ethereum yang mengumpulkan data transaksi massal, telah membukukan kenaikan 10% selama dua minggu terakhir. Solusi jaringan blockchain layer-2 dapat mengambil manfaat dari roadmap Ethereum yang sebagian besar bersifat roll-up centric untuk skalabilitas dan efisiensi.

    Optimism (OP)
    Ilustrasi aset kripto, Optimism (OP).

    Baca juga: Bahaya! Ini Alasan Kenapa Autentikasi SMS Bisa Bikin Akun Kripto Bobol

    Harga OP menawarkan kepada pemegang 250% keuntungan sejak pengumuman transisi Ethereum ke proof-of-stake. Analis telah menetapkan target bullish US$ 2.245 untuk harga OP. Karena harga OP melewati level US$ 1,54, altcoin diatur untuk melambung lebih tinggi dan reli menuju US$ 2.245 dalam tren naiknya.

    Pengembang di Jaringan Ethereum mengharapkan tidak ada penundaan lebih lanjut dalam The Merge. Penggabungan diharapkan akan terjadi pada 19 September 2022. Harga Ethereum melonjak sebagai tanggapan atas pengumuman tersebut, naik menuju target US$ 2.000. ETH mencapai level tertinggi dalam dua bulan, setelah pembaruan Goerli.

    Disclaimer: Perdagangan aset kripto memiliki risiko yang tinggi. Harap lakukan perdagangan dengan hati-hati dan cermat. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas kerugian perdagangan yang dilakukan.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Potensi Web3 Tingkatkan Ekonomi Digital Indonesia

    Potensi teknologi Web3 telah melihat gelombang pertumbuhan yang besar selama dua tahun terakhir. Banyak startup blockchain yang fokus pada pengembangan proyek Web3, NFT hingga kripto sebagai ide bisnisnya. 

    Menariknya pembahasan Web3 menjadi topik utama dalam acara “Web3 Community Meetup 2022” yang diselenggarakan di T-Hub by Tokocrypto Bali. Salah satu yang menjadi pembicara dalam acara yang digelar pada 26 Agustus 2022 lalu itu adalah Ketua Umum Asosiasi Pedagang Aset Kripto Indonesia (ASPAKRINDO), Teguh Kurniawan Harmanda.

    Menurut pria yang akrab disapa Manda ini, melihat perkembangan Web3 di Indonesia masih relatif baru. Ada banyak pekerjaan rumah yang harus segera diselesaikan untuk memaksimalkan potensi dari Web3 untuk pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia.

    “Meskipun permintaan besar, pengembang Web3 kekurangan pasokan talenta. Konsep Web3 masih merupakan ide yang relatif baru dan dikenalkan sejak tahun 2014. Tidak terlalu banyak mata kuliah yang mengajarkan blockchain, apalagi materi tentang konsep di dalamnya. Ini hanyalah salah satu dari sedikit alasan yang mendorong kami untuk membuat ekosistem yang diarahkan untuk pengembangan talenta di Web3,” kata Manda.

    Acara "Web3 Community Meetup 2022" di T-Hub by Tokocrypto Bali pada 26 Agustus 2022. Foto: Tokocrypto.
    Acara “Web3 Community Meetup 2022” di T-Hub by Tokocrypto Bali pada 26 Agustus 2022. Foto: Tokocrypto.

    Baca juga: TokoMall Dukung NFT Bira, Bangun Ekosistem Web3 Perspektif Baru

    Manda yakin Web3 bersama teknologi blockchain, kripto hingga NFT memiliki prospek menciptakan nilai tambah lebih bagi masa depan ekonomi digital Indonesia. Terlebih, Indonesia merupakan negara ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara dengan potensi valuasi nilai ekonomi digitalnya bisa mencapai Rp 4.531 triliun pada 2030.

    “Salah satu langkah pertama dalam pengembangan Web3 adalah membangun ekosistem yang solid dari hulu ke hilir. Dari sisi pengembangan talenta, regulasi hingga menuju ke industri itu sendiri. Saat ini sudah banyak startup lokal yang fokus dalam pengembangan bisnis di Web3 dan blockchain,” jelasnya.

    Exchange Kripto Sebagai Gateway Dunia Web3

    Meskipun situasi market sedang lesu, potensi industri kripto dan blockchain masih sangat besar. Hal ini bisa dilihat dari banyaknya perusahaan besar yang mulai meramaikan industri blockchain, seperti yang dilakukan GoTo yang mengakuisisi salah satu Calon Pedagang Aset Kripto di Indonesia.

    Secara terpisah, Manda melihat aksi korporasi tersebut menjadi salah satu bukti yang menunjukkan industri aset kripto di Indonesia, masih akan terus tumbuh dan memiliki peluang untuk pengembangan bisnis, serta membangun ekosistem yang lebih maju ke depannya. 

    “Saya meyakini ini bukan aksi korporasi terakhir, kita mungkin bisa saja melihat hal yang serupa di masa mendatang, di mana banyak perusahaan atau institusi masuk untuk mengembangkan bisnisnya di industri kripto maupun blockchain. Exchange kripto ini sebagai gateway atau pintu masuk untuk potensi pemanfaatan ekosistem blockchain, Web3, metaverse, NFT dan lainnya.” tuturnya.

    Ketua Umum ASPAKRINDO, Teguh Kurniawan Harmanda di acara Web3 Community Event, pada Jumat 26 Agustus 2022
    Ketua Umum ASPAKRINDO, Teguh Kurniawan Harmanda di acara Web3 Community Event, pada Jumat 26 Agustus 2022. Foto: Tokocrypto.

    Baca juga: Menkominfo Dorong Pemanfaatan Teknologi Web3 di Indonesia

    Potensi Industri Aset Kripto Indonesia

    Industri aset kripto dalam negeri sendiri sejauh ini masih memiliki potensi cukup besar. Bappebti mencatat hingga Juli 2022, jumlah investor aset kripto sudah mencapai lebih 15,57 juta dengan nilai transaksi perdagangan di Indonesia tercatat sebesar Rp 232,4 triliun.

    Industri aset kripto ini bisa menjadi tonggak pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Seperti, membuka lapangan pekerjaan baru, khususnya yang berkaitan dengan teknologi blockchain. Kemudian, sudah banyak masyarakat Indonesia yang terbantu pemulihan ekonominya dengan investasi aset kripto.

    Keterbukaan pemerintah juga menjadi momentum baik untuk pertumbuhan industri aset kripto di Indonesia. Indonesia menjadi negara yang memiliki regulasi cukup baik untuk mewadahi transaksi perdagangan kripto yang dianggap sebagai komoditi. 



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Tokocrypto Dukung NXC International Summit 2022, Bangun Startup Web3

    Tokocrypto resmi menjadi salah satu sponsor dalam gelaran NXC International Summit 2022 yang diselenggarakan di Bali pada tanggal 31 Agustus-2 September 2022. Acara ini menjadi konferensi tingkat dunia yang merupakan respons terhadap kehadiran industri Web3 di Indonesia yang memicu antusiasme dan keingintahuan masyarakat.

    CEO Tokocrypto, Pang Xue Kai, mengatakan Tokocrypto sebagai salah satu pendukung acara NXC International Summit 2022 turut berpartisipasi dalam menggali para inovator Web3 di Indonesia untuk menunjukkan project mereka ke panggung global melalui NXC Web3 Startup Competition.

    “Web3 adalah fase baru yang menjanjikan. Potensi Web3 di Indonesia saat ini up and rising. Tokocrypto sangat optimis tentang potensi Web3 untuk memperluas akses masyarakat ke semua peluang yang lebih baik, mulai dari ekonomi, kesehatan hingga pendidikan,” kata Kai.

    Co-Founder & CEO Tokocrypto, Pang Xue Kai. Foto: Tokocrypto.
    Co-Founder & CEO Tokocrypto, Pang Xue Kai. Foto: Tokocrypto.

    Baca juga: Market Awal Pekan: Harga Bensin Naik, Kripto Ikut Kuat

    Dorong Akselerasi Startup Web3

    Kai menambahkan sebagai pedagang aset kripto, Tokocrypto senantiasa mendukung berbagai inisiatif untuk mengembangkan ekosistem blockchain dan aset kripto di Indonesia, salah satunya melalui kolaborasi dengan NXC International Summit 2022.

    “Harapannya kerja sama ini dapat mendorong akselerasi startup yang fokus pada pengembangan Web3 dan blockchain di Indonesia, serta memberikan pengenalan dan edukasi lebih dalam mengenai ekosistem di dalamnya kepada seluruh masyarakat,” jelasnya.

    Sebagai bagian dari penyebaran adopsi Web3 dan blockchain, Tokocrypto juga berkesempatan untuk mengenalkan TokoVerse, ekosistem yang mencakup NFT marketplace, platform edukasi, crypto hub, program startup akseletator dan lainnya di ajang NXC International Summit 2022.

    Booth Tokocrypto di NXC International Summit 2022. Foto: Tokocrypto.
    Booth Tokocrypto di NXC International Summit 2022. Foto: Tokocrypto.

    Baca juga: TokoMall dan Grid Network Rilis Koleksi Gajah Monster NFT di Otobursa Tumplek Blek 2022

    Startup Web3 Indonesia Bersaing

    Kai juga menjadi salah satu pembicara dalam salah satu diskusi NXC International Summit 2022 yang bertema “Expanding content driven business through metaverse.” Selama diskusi, Kai mengungkap perkembangan Web3 membuat negara-negara, seperti Indonesia dan India mampu bersaing memperebutkan potensi ekonomi digital global. 

    “Web3 akan menghapus konsep ruang seperti yang kita kenal saat kita dengan bergerak ke metaverse dan menyamakan kedudukan sebagai individu. Metaverse sendiri didukung oleh teknologi blockchain dan Web3 menciptakan lebih banyak peluang untuk pemanfaatan konten menarik menjangkau banyak memanfaatkan pasar yang lebih luas,” jelasnya.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Market Awal Pekan: Harga Bensin Naik, Kripto Ikut Kuat

    Pergerakan market aset kripto pada Senin (5/9) pagi tampak optimis. Harga Bitcoin, Ethereum dan aset kripto utama lainnya terpantau naik tipis ke zona hijau, di saat harga bensin juga sudah melonjak sejak hari Sabtu (2/9) lalu.

    Melansir data CoinMarketCap pukul 09.00 WIB, 10 aset kripto berkapitalisasi pasar terbesar kompak berada di zona hijau dalam 24 jam terakhir. Nilai Bitcoin (BTC) naik 0,17% ke US$ 19.848 dalam sehari terakhir. Ethereum (ETH) juga melonjak 1,03% ke US$ 1.572 di waktu yang sama.

    Sejumlah altcoin lainnya, seperti nilai Cardano (ADA), Solana (SOL) dan Polkadot (DOT) juga kompak naik lebih dari 2% dalam 24 jam terakhir. Apa yang terjadi pada pergerakan market pagi ini?

    Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, menjelaskan kembalinya market kripto ke zona hijau pada awal pekan ini, mungkin disebabkan oleh mulai bergairahnya investor untuk melakukan akumulasi, pasca penurunan yang terjadi pada akhir pekan lalu. Selain itu investor mulai percaya diri setelah mencerna data ekonomi baru yang cukup penting, yaitu laporan ketenagakerjaan AS (Non-Farm Payroll).

    market aset kripto
    Ilustrasi market aset kripto.

    Baca juga: TokoMall dan Grid Network Rilis Koleksi Gajah Monster NFT di Otobursa Tumplek Blek 2022

    “Laporan itu menjadi sentimen positif untuk market tingkat pengangguran di AS naik menjadi 3,7%, tapi penyerapan tenaga kerja baru sepanjang Agustus juga cukup besar 315.000 pekerjaan. Pengumuman itu pun direspon positif oleh market kripto dan saham. Bitcoin dan beberapa altcoin mengalami pumping secara serentak. Namun, setelahnya harga kripto kembali turun,” kata Afid.

    Market Kripto Masih Sideways

    Afid melanjutkan, meski performa aset kripto membaik di Senin pagi, namun pergerakan sejatinya masih sideways. Jika dibanding sepekan sebelumnya, misalnya Bitcoin masih diperdagangkan di bawah US$ 20.000. Hal ini menandakan bahwa ada tekanan kuat baik dari sisi jual maupun beli.

    Sementara dari sisi makroekonomi, investor sepertinya mengantisipasi kenaikan suku bunga acuan The Fed sebesar 75 basis poin setelah kemampuan penyerapan tenaga kerja AS masih kuat di Agustus.

    “Di saat bersamaan, investor juga terlihat antusias menanti dua peristiwa penting di jaringan Ethereum dan Cardano, yang dijadwalkan terjadi pada September,” ungkap Afid.

    Ilustrasi The Merge Ethereum. Sumber: Getty Images.
    Ilustrasi The Merge Ethereum. Sumber: Getty Images.

    Baca juga: Analis: Terra Classic (LUNC) Tidak Akan Pernah Capai Harga US$ 1

    Rencananya, pembaruan jaringan Ethereum, atau yang disebut The Merge, diperkirakan meluncur antara 10-20 September. Sementara itu, Vasil Hard Fork jaringan Cardano juga diharapkan terjadi pada 22 September mendatang.

    Analisis Harga Bitcoin dan Ethereum

    Sementara dari sisi analisis teknikal, harga Bitcoin dalam beberapa hari ini berada di rentang ketat antara US$ 19.540 hingga US$ 20.576. Hal Iini mengindikasikan bahwa terdapat pelaku pasar yang fokus memborong BTC atau melakukan buy the dip, namun masih belum kuat mengalahkan sentimen market yang belum kondusif.

    Target naik BTC saat ini berada pada level US$ 20.359, kembali ke posisi aman di level psikologisnya. “Apabila harga Bitcoin mampu brekaout resistance, maka bisa lanjut naik ke US$ 20.859. Sementara, jika breakdown akan lanjut penurunan dengan target di level US$ 19.313,” proyeksi Afid.

    Kemudian, Ethereum level support terdekat berada pada level US$ 1.544. Kemudian, level resistensi di level US$ 1.616 masih menjadi target naik terdekat.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • TokoMall dan Grid Network Rilis Koleksi Gajah Monster NFT

    Jakarta, 3 September 2022 – TokoMall sebagai leading NFT marketplace di Indonesia selalu berupaya untuk berkolaborasi dengan para kreator NFT dengan tujuan untuk memperluas market NFT dan mendorong industri NFT. Kali ini, TokoMall berkolaborasi dengan Grid Network Kompas Gramedia untuk meluncurkan Gajah Monster NFT bertepatan dengan pelaksanaan Otobursa Tumplek Blek 2022. Otobursa sendiri merupakan festival UMKM Otomotif terbesar di Indonesia yang tahun ini dilaksanakan pada tanggal 3-4 September 2022 di Parkir Timur Senayan, Jakarta. 

    Lee Anderson selaku Business Development Lead TokoMall menyambut baik kolaborasi koleksi Gajah Monster NFT ini dengan Grid Network. “Kolaborasi ini menjadi langkah awal kami mendukung industri kreatif dan media yang memiliki ragam aset digital juga komunitas. Peluncuran koleksi Gajah Monster NFT yang bertepatan dengan momen Otobursa ini menjadi strategis untuk menjangkau dan mengedukasi komunitas otomotif tanah air untuk memahami karya NFT yang menawarkan benefit nyata.”

    Baca Juga: Wamendag Sebut Bursa Kripto Bakal Rilis Akhir Tahun 2022

    Koleksi Gajah Monster NFT ini merupakan maskot dari Tabloid OTOMOTIF yang selalu muncul dalam event Otobursa. Dalam koleksi ini, akan tersedia 25 Gajah Monster NFT dalam dua pilihan yakni Gajah Monster Dynamite sebagai karakter yang bersemangat dan Gajah Monster Hammer sebagai karakter yang kuat. Fitriana Pangaribuan, selaku Business Development and Partnership Director Grid Network, menjelaskan “Selama 30 tahun lebih, Tabloid OTOMOTIF telah menemani perjalanan penggemar OTOMOTIF di Indonesia dan memiliki emotional bonding yang kuat, sehingga peluncuran NFT ini dirayakan sebagai momen untuk mengabadikan karya-karya kreatif yang dimiliki dan terus diingat oleh masyarakat,” ujarnya. 

    Kehadiran Gajah Monster NFT turut memungkinkan audiens menikmati karya dari Grid Network dalam medium yang baru yakni NFT. “Keputusan Grid Network untuk bergabung di dunia NFT agar tetap relevan dengan perkembangan teknologi berbasis blockchain dengan memanfaatkan kekayaan aset intellectual property dari 47 website dan puluhan social media yang kami kelola. Meski pengembangan NFT di Grid Network masih di fase awal, kami ingin memaksimalkan edukasi pada audiens dengan tambahan benefit utilitas yang kami miliki,” ujar Harry Kristianto, selaku Deputy Managing Director Grid Network.

    Baca Juga: TokoMall Dukung NFT Bira, Bangun Ekosistem Web3 Perspektif Baru

    Koleksi Gajah Monster NFT dapat segera dikoleksi dengan Rp 399,000 di TokoMall dalam kategori Lifestyle. Para kolektor yang telah mengoleksi NFT ini akan mendapatkan free subscription E-Magz Otomotif selama satu tahun, special merchandise yaitu T-Shirt dan Totebag dengan Gajah Monster NFT Design. Untuk info lebih lanjut, kunjungi link berikut ini. 



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Pasar Sepekan: September Bukan Bulan Baik untuk Harga Kripto?

    Menjelang akhir pekan awal September 2022, market aset kripto mulai mengalami pullback. Namun, secara keseluruhan pergerakan market dalam sepekan terakhir masih tergolong sideways.

    Melansir CoinMarketCap pada hari Jumat (2/9) pukul 12.00, nilai Bitcoin naik ke zona hijau, 0,67% dengan harga US$ 20.170 selama 24 jam terakhir, tapi tetap anjlok 6,44% dalam sepekan. Altcoin lainnya, Ethereum (ETH) yang digadang-gadang akan memasuki fase bullish jelang The Merge, mulai naik lebih tinggi dari BTC, 2,95% di harga US$ 1.597 selama 24 jam terakhir. Namun, dalam sepekan ETH turun 5,32%.

    Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, mengatakan gerak market yang melaju tipis pada Jumat (2/9) pagi ini menandakan optimisme investor untuk melakukan akumulasi. Melihat harga kripto yang anjlok sejak pekan lalu, membuat investor mulai bersemangat mengoleksi aset tersebut.

    “Saat ini tampaknya para investor menganggap waktu yang tepat untuk melakukan aksi akumulasi. Terlebih, prospek kripto terbilang cemerlang dalam jangka pendek di awal bulan September ini,” kata Afid.

    Afid menambahkan dalam waktu dekat akan ada dua peristiwa yang mungkin memberikan sentimen positif ke market kripto. Pertama, ekosistem Ethereum akan segera melakukan pembaruan jaringan, alias The Merge, yang dilakukan pada tanggal 10-20 September 2022.

    Trader Tokocrypto, Afid Sugiono
    Trader Tokocrypto, Afid Sugiono. Foto: Tokocrypto.

    Baca juga: Analis: Terra Classic (LUNC) Tidak Akan Pernah Capai Harga US$ 1

    Kedua, ekosistem Cardano pun digadang-gadang akan melakukan upgrade jaringan lebih cepat dari jadwal. Implementasi Vasil Hard Fork atau pembaruan jaringan Cardano sebenarnya bisa menjadi sentimen positif bagi laju harga kripto. 

    Namun Afid mengingatkan, bahwa masih ada sentimen negatif yang bisa menghadang laju market kripto. iklim makroekonomi dipandang sedang tidak kondusif, apalagi perilisan data-data ekonomi, seperti inflasi zona Euro, yang melingkupi 19 negara, naik selama sembilan bulan berturut-turut. Pada Agustus ini, angkanya mencapai 9,1% atau naik dari 8,9% dari Juli lalu.

    Kemudian, sinyal kenaikan suku bunga acuan The Fed semakin kuat, sehingga bisa saja investor akan buru-buru melepas aset kriptonya demi mengambil untung, ketika market sedang reli singkat.

    Di samping itu, nilai indeks Dolar AS (DXY) yang menyentuh level tertingginya dalam 20 tahun kemarin juga masih menekan kinerja aset kripto. Sekadar informasi, laju harga aset kripto punya korelasi negatif dengan pergerakan DXY.

    Ilustrasi market kripto.
    Ilustrasi market kripto.

    Baca juga: Vitalik Buterin Rilis Buku Gagasan di Balik Ethereum

    Proteksi Gerak Market Kripto di September

    Sementara itu, banyak analis masih meyakini bulan September memiliki rekam jejak yang tidak bersahabat dengan harga kripto, khususnya Bitcoin (BTC). Melihat grafik Bitcoin Monthly Returns, Bitcoin rata-rata turun hampir 6% di bulan September dalam lima tahun terakhir.

    Pada saat penulisan, Bitcoin sudah mengalami penurunan 14% pada Agustus lalu yang ditutup pada candle bulanan di level US$ 20.055. Sementara, Bitcoin masih dalam fase bearish dalam jangka pendek.

    “Gerak Bitcoin sekarang siap untuk diperdagangkan dalam kisaran level antara US$ 18.000 dan US$ 21.000. Awal September, indeks Fear and Greed Index Bitcoin kembali turun dan retest support di kategori Extreme Fear. Bitcoin Dominance kembali Agustus juga ditutup merah dengan penurunan sebesar 4,46%. Kenaikan dominance dibutuhkan untuk mendongkrak harga dan sentimen pasar pada Bitcoin. Kondisi terbaik terjadi apabila pergerakan harga dan dominasi selaras mengalami kenaikan,” jelas Afid.

    Afid menjelaskan menarik untuk melihat perkembang market ke depan, karena bulan September tahun 2022 ini, berbeda dengan adanya peristiwa The Merge dan Vasil Hard fork Cardano. Namun, disisi lain, The Fed pasti akan menaikan suku bunga acuan di rapat FOMC bulan ini.

    “Banyak sisi baik dan buruk yang terjadi di September tahun ini. Analis sulit memprediksi gerak kripto menjelang akhir tahun. Kemungkinan besar The Merge Ethereum dan kenaikan suku bunga The Fed akan memainkan peran penting di laju market,” pungkasnya.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Tokocrypto Ajak Perempuan #SiapLebih Wujudkan Kebebasan Finansial

    Dalam rangka merayakan momen International Women’s Day 2022, Tokocrypto menghadirkan rangkaian program diskusi interaktif yang insightful, membahas berbagai topik mengenai kesetaraan perempuan dalam dunia blockchain hingga finansial. Kesetaraan dan keadilan gender jadi hal substansial, sebab perempuan memiliki kesempatan yang sama untuk dapat berperan utuh dalam tiap aktivitas.

    Dalam acara penutup rangkaian, Tokocrypto mengangkat tema “Women & Financial Wellness,” dengan mengundang tiga perempuan sukses, Dr. Dina Dellyana, MBA, Director of Business Incubation The Greater Hub ITB; Prof. Dian Masyita, PhD, Guru Besar FEB Unpad Bandung dan Dekan FEB UII; Serta Jenny Yusuf, seorang author, scriptwriter dan Women’s Empowerment Advocate. 

    Ketiga panelis tersebut mendiskusikan peran perempuan dalam mendobrak stigma negatif dan berjuang memberikan dampak positif bagi masyarakat hingga menciptakan kebebasan finansial dengan berinvestasi. Hal ini sejalan dengan banyak perempuan Indonesia yang mampu menembus batas untuk mencapai sesuatu. 

    “Hari perempuan adalah merayakan secara in general atas kekuatan, resiliensi, ketegaran sebagai perempuan. Kita itu sebagai perempuan adalah ciptaan yang sangat kuat. Momen ini sebagai reminder, mencintai diri sendiri dan untuk bersama-sama untuk menyingkirkan stigma negatif yang masih ada dalam pemberdayaan perempuan. Kita harus support satu sama lain,” kata Jenny Jusuf.

    Perempuan dan Dunia Finansial

    Pelibatan perempuan dalam dunia finansial berpotensi meningkatkan kesejahteraan. Perempuan memiliki kesempatan yang sama dengan laki-laki dalam perekonomian dan finansial. Agar dapat mewujudkan hal tersebut, dibutuhkan adanya dorongan dan dukungan, serta memberikan akses perempuan pada partisipasi ekonomi dan edukasi kesetaraan gender.

    “Bagaimana perempuan memulai investasi, jujur harus terjun langsung. Kemudian, join komunitas yang tepat untuk mengakselerasi semangat kita untuk terus belajar. Kita sebetulnya perlu trigger, kalo sudah into akan terus belajar. Terlebih investasi aset kripto rentan dengan isu-isu, join aja komunitas dan tetap DYOR (Do Your Own Research), Bisa praktekan dengan teman-teman yang tepat sudah join dulu, serta mulai dengan nominal yang kecil,” ungkap Dina Dellyana.

    Perempuan dan Dunia Aset Kripto

    Perempuan dapat memberikan dampak yang begitu besar pada industri investasi aset kripto. Karena itulah, menurut Dian, perempuan harus terus memperkuat motivasi lebih untuk ikut serta dalam memahami instrumen aset kripto. Dengan demikian, aset kripto dapat dijadikan investasi sebagai passive income yang signifikan dan berkelanjutan dalam jangka panjang.

    Prof. Dian Masyita menekankan, di era digital ini, perempuan tidak hanya harus melek teknologi, namun juga mendapatkan edukasi terkait pengelolaan keuangan berbasis digital. Hal itu penting bagi perempuan agar tidak terjerumus investasi bodong. Apalagi, selama ini perempuan dikenal sebagai investor yang disiplin dan teliti dalam pengelolaan keuangan.

    Baik, perempuan atau laki-laki harus menyiapkan mental dalam melakukan pengelolaan keuangan, terutama ikut dalam investasi aset kripto. Menurutnya industri ini masih terbuka dengan sedikit barier, oleh karenanya siapa pun bisa ikut dan meraih keuntungan sekaligus kerugian yang cukup besar.

    “Apapun itu kamu harus punya portofolio, jangan taru di satu keranjang. Karena kripto ini sangat early, ada beberapa harganya yang masih murah. Tapi cari yang fundamentalnya baik dan use case-nya itu yang membuat the reason people buy itu hal penting. Whitepaper baca dulu, siapa orang dibaliknya. Jangan percaya investasi yang too good, to be true,” ungkap Prof. Dian Masyita.

    Sebagai salah satu perusahaan pedagang aset kripto yang fokus memberdayakan perempuan melek finansial, Tokocrypto turut mendorong kesetaraan akses dan edukasi. Tokocrypto selalu melibatkan perempuan dan perspektifnya pada setiap kegiatan edukasi agar terjadinya investasi aset kripto yang inklusif.

    “Saat ini jumlah nasabah atau investor Tokocrypto 30% adalah perempuan. Angka ini terus bertambah seiring pertumbuhan jumlah investor yang meningkat. Fakta ini, juga membuktikan kesetaraan gender di industri aset kripto semakin baik. Perempuan bisa memainkan peran penting di dalamnya, tidak hanya sebagai investor, melainkan turut aktif dalam pengembangan teknologi blockchain, kripto dan NFT,” papar Christine Natalia Ginting, Community Engagement Lead Tokocrypto.

    Diskusi Women & Financial Wellness dapat disaksikan secara lengkap di sini. Kemudian, semua program Perempuan #SiapLebih dari Tokocrypto selengkapnya bisa simak di sini. Download aplikasi Tokocrypto di Google Play Store dan Apple Store Apps.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Jurus Memulai Investasi Layaknya Pacaran & Menikah ala Aliyah Natasya

    Investasi adalah salah satu kegiatan yang menjadi momok sebagian besar orang, tak peduli gendernya. Banyak orang yang ragu memulai investasi, padahal hal ini adalah jalan utama untuk mewujudkan manajemen keuangan yang sehat atau financial wellness.

    Certified Financial Planner, Aliyah Natasya, mengakui saat ini banyak orang yang masih ragu-ragu untuk memulai investasi, baik itu saham, reksa dana hingga aset kripto. Kebanyakan dari mereka takut untuk memulai dan belum berani keluar dari zona nyaman guna mengambil risiko.

    Aliyah bahkan mengeluarkan konsep memulai investasi seperti layaknya orang berpacaran dan menikah. Persamaan konsep antara investasi, pacaran dan pernikahan adalah pasti melakukan riset terlebih dahulu dan memulai untuk menjalin komitmen dengan rasa aman.

    Investment is like in marriage. Kamu ada risiko, but you just to put some faith. Kamu harus percaya saja. Kalo things will get better, jika dilakukan bersama-sama. Thats marriage, sama aja dengan investment, kadang naik, kadang turun, kadang apes, kadang happy banget. Sama seperti memulai pernikahan, ketika lo merasa ada yang enggak nyaman ya jangan dipaksakan,” kata Aliyah dalam IG Live bersama Tokocrypto, Jumat (5/3).

    Menurut Aliyah, ketika mau memulai investasi apa pun harus dibarengi dengan rasa percaya. Kemudian, lakukan riset atau (Do Your Own Research) dari sumber-sumber yang tepercaya juga, seperti artikel berita, sharing dengan orang yang lebih ahli atau ikut bergabung di komunitas.

    Start small, mulailah dengan rasa aman. Belajar berani mengambil risiko, jadikanlah investasi sebagai ‘sahabat’, bisa kompromi dan saling support. Life is about taking risk, kalo kamu tidak taking risk, enggak akan ke mana-mana dan hanya berada di comfort zone. The more take risk, the more you know, the more you gain, the more you live,” tutur Perempuan yang juga menjabat sebagai Vice CEO Value Emagz.

    Baca juga: Kiat Perempuan Memulai Investasi Aset Kripto agar Mandiri Finansial

    Aset Kripto Bisa Jadi Salah Satu Pilihan Produk Investasi

    Untuk memulai investasi, bisa melirik instrumen aset kripto. Alasannnya instrumen ini menjadi pilihan investasi dengan anggaran yang tidak terlalu besar serta mudah di akses. Investasi aset kripto memiliki tingkat risiko yang rendah sampai yang paling tinggi, investor tinggal menyesuaikan dengan profil risiko masing-masing.

    Aliyah mengakui pertama kali masuk ke dunia aset kripto dibayangi dengan rasa takut dan keragu-raguan. Dia bercerita pertama kali berkenalan dengan blockchain, kripto, NFT, Web3 dan lain-lainnya berkat dorongan dari suami.

    Certified Financial Planner, Aliyah Natasya. Foto: Instagram @aliyah.natasya.

    Certified Financial Planner, Aliyah Natasya. Foto: Instagram @aliyah.natasya.

    “Awalnya bingung banget, menurut saya salah satu product financial yang sangat sulit dipelajari itu adalah blockchain dan turunan, seperti kripto, NFT, Web3 dan lain-lain. Kenapa? Definisinya semua masih baru. Tapi, kalo enggak mencoba, enggak pernah tahu apa yang kamu lakukan. Kita eksplor bareng, sampai akhirnya yakin this is really make money dan masuk ke rekening kita,” ujarnya.

    Baca juga: Trader Kripto Dibayangi Masalah Kesehatan Mental, Ini Cara Cegahnya

    Prospek Investasi Aset Kripto

    Berbeda dengan investasi saham, menurut Aliyah, aset kripto bisa dimulai dengan nominal yang kecil dan banyak pilihan produknya. Meski begitu, kembali lagi untuk memulai harus dilandasi rasa percaya dan masuk dengan nominal yang kecil terlebih dahulu untuk melihat market dan prospek ke depannya.

    “Punya teman dan partner itu penting yang sudah duluan masuk ke kripto sebagai part penting investasi. Ingat trusted source. Mereka bisa kasih advice dengan kompetensi yang dimiliki, sehingga bisa menimbulkan gain confidence dan ilmu baru. Setelah itu mulailah top up untuk meningkatkan nilai investasi,” tutur ibu dua anak ini.

    Ilustrasi aset kripto.

    Ilustrasi aset kripto.

    Dengan ilmu dan pengalaman yang dimiliki, Aliyah yakin aset kripto memiliki prospek yang baik. Namun, kripto juga jangan dilihat sebagai instrumen investasi atau komiditi saja, tetapi ada teknologi dan ekosistem yang harus dibangun.

    “Prospek (aset kripto) baik, cuma untuk perkembangan yang naik secara signifikan we need times. Pasar modal aja yang udah ada hampir 30 tahun, untuk bisa mencapai jutaan investor. Smartphone, akses informasi teknologi dan knowledge yang membuat kripto naik cepat. Kalo ada ekosistem yang mendukung, dan tak sebatas komoditi yang di-trading-kan, kripto akan bagus banget ekosistemnya,” terang Aliyah.

    Baca juga: Investasi Aset Kripto Bisa Jadi Passive Income untuk Perempuan





    Sumber : news.tokocrypto.com