Gedung Putih menggelar pertemuan KTT kripto pertamanya pada 7 Maret 2025, menandai perubahan besar dalam kebijakan pemerintah AS terhadap industri aset digital.
Dilaporkan Coingape, acara tersebut, Presiden Donald Trump mengumumkan serangkaian inisiatif strategis yang bertujuan untuk memberikan kepastian regulasi dan memperkuat posisi Amerika Serikat dalam sektor kripto.
Trump Janjikan Penghentian Operasi Chokepoint 2.0
Salah satu pengumuman utama dari KTT ini adalah janji Presiden Trump untuk mengakhiri “Operation Chokepoint 2.0,” sebuah kebijakan yang telah memberikan tekanan besar pada bank untuk menutup rekening bisnis yang terkait dengan aset digital.
Trump menegaskan bahwa kebijakan ini telah digunakan sebagai alat politik untuk menekan industri kripto dan menyatakan bahwa era tersebut akan segera berakhir.
Selain itu, Trump juga menekankan pentingnya regulasi stablecoin yang jelas. Ia berharap undang-undang stablecoin dapat segera disahkan sebelum Kongres memasuki masa reses musim panas pada Agustus 2025.
Regulasi yang transparan dinilai akan mendukung inovasi dan pertumbuhan industri kripto, dengan kehadiran eksekutif dari Coinbase, Gemini, dan Ripple yang menegaskan dukungan industri terhadap langkah ini.
Momen penting lainnya dalam pertemuan ini adalah pengumuman cadangan Bitcoin strategis oleh pemerintahan Trump. Pemerintah AS akan menyimpan Bitcoin yang telah diperoleh melalui penyitaan aset pidana dan perdata, dan tidak akan menjualnya.
Ilustrasi Bitcoin
Trump menyebut langkah ini sebagai “Benteng Knox digital untuk emas digital,” menegaskan bahwa Bitcoin akan menjadi bagian dari strategi ekonomi jangka panjang AS.
“Sejak hari ini, Amerika akan mengikuti aturan yang diketahui dengan sangat baik oleh setiap Bitcoiner: jangan pernah menjual Bitcoin Anda,” ujar Trump dalam pidatonya.
Penting untuk dicatat bahwa pembentukan cadangan Bitcoin ini tidak akan menggunakan dana pembayar pajak, karena aset tersebut diperoleh dari penyitaan kriminal dan perdata. Langkah ini menunjukkan komitmen AS terhadap industri kripto tanpa membebani anggaran negara.
Ekspansi Cadangan Kripto AS
Selain Bitcoin, pemerintahan Trump juga mengumumkan rencana untuk memperluas cadangan aset digital AS di masa depan. Cadangan ini akan mencakup aset digital lain seperti Ethereum, XRP, Solana, dan Cardano, yang diperoleh dari penyitaan terkait kasus pidana dan perdata.
Strategi ini bertujuan untuk memanfaatkan potensi jangka panjang aset digital dalam mendukung inovasi dan pertumbuhan ekonomi. Menteri Keuangan Scott Bessent menyatakan bahwa cadangan ini akan dimulai dengan aset yang sudah dimiliki pemerintah, tetapi dapat diperluas tergantung pada kebijakan di masa depan.
Respons Beragam terhadap KTT Kripto
KTT Kripto ini mendapat respons beragam dari berbagai pihak. Sementara para pemimpin industri kripto menyambut baik langkah Trump dalam menciptakan regulasi yang lebih jelas dan mendukung inovasi, ada juga kritik tajam terhadap pertemuan tersebut.
Ekonom dan komentator keuangan Peter Schiff, yang dikenal sebagai kritikus mata uang kripto, mengungkapkan ketidaksenangannya terhadap acara ini. Dalam unggahannya di media sosial X, ia menyatakan:
“KTT kripto adalah aib. Ini adalah aib nasional. Kelompok kripto yang telah menguasai Gedung Putih adalah persis apa yang diperingatkan oleh Bapak Pendiri kita. Ini akan menjadi kutukan bagi warisan apa pun yang ditinggalkan Trump dan menandai titik terendah bagi kepresidenan dan Amerika Serikat.”
Terlepas dari kritik tersebut, pertemuan ini menandai titik balik penting bagi industri kripto di AS. Dengan dukungan dari pemerintahan Trump, industri aset digital kini memiliki peluang lebih besar untuk berkembang dengan kepastian regulasi yang lebih jelas dan infrastruktur yang lebih kuat. Bagaimana implementasi dari kebijakan-kebijakan ini akan berlangsung ke depan masih menjadi pertanyaan, tetapi langkah awal ini telah menarik perhatian global terhadap arah baru kebijakan kripto AS.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.
Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Artikel analisa tren Bitcoin (BTC) ini hasil kolaborasi Tokocrypto dengan Hoteliercrypto.
Analisa kita cenderung akurat minggu ini, beberapa data benar namun beberapa data juga direvisi. Tapi satu hal yang saya garis bawahi, Trump tak mau disalahkan akibat data yang tidak baik. Emang paling enak nyalahin pemerintah sebelumnya.
Secara data: Caixin Manufacturing Tiongkok yang naik benar, Manufacturing PMI AS jatuh sesuai, ADP yang saya inverse, salah, dan Factory Order yang saya prediksi turun salah. Heh, coba renungkan, Pesanan Pabrik naik kok jumlah karyawan turun? 🤣. Harusnya saya inverse Factory Ordernya bukan ADP nya. Dilanjut Claim data naik benar dan NFP turun besok adalah sangat meyakinkan.
Garisnya kebetulan sesuai. Ketika saya menulis diary Bitcoin ini, ini adalah untuk saya, cara belajar saya memahami market. Diary ini tidak berhubungan dengan pencitraan saya, karena saya anonim dan tak terlalu peduli image, niat saya adalah berkarya dan belajar menjadi lebih pandai dari saya yang dahulu, sehingga kritikan yang tidak membangun, saya mute agar mood belajar saya tetap membara.
Ini semua adalah tentang saya menemani Bitcoin, bukan tentant porto follower. Saya sedikit sekali perdulinya, karena aturanya jelas. Mengikuti influencer adalah salah, selalu lakukan analisa sendiri dan tetaplah jangan percaya. Kalau diri sendiri saja tidak bisa dipercaya apalagi oranglain.
Data Minggu Depan
Mari kita bedah data minggu depan.
Senin, 10 Maret 2025
22.00 WITA – CB Employment Index
Ada Conference Board Consumer Confindence sekarang Ada Conference Board Employement Index, jika naik DXY naik jika turun DXY turun. Data Trump tak perlu diinverse, lihatkan saya inverse ADP salah.
Kunci mengetahui gerak Fed adalah kapan pengangguran naik dan kapan inflasi turun. Inflasi sudah turun walaupun belum 2%, sekarang kuncinya ada pada kapan pengangguran naik. Dan pengangguran sudah naik, terlihat dari data ADP, Claim data dan NFP.
Jika CB employment Index naik maka Bitcoin belum turun karena ini adalah masa depan, jika naiknya CB Employment tidak membuat Bitcoin turun karena ini untuk jangka panjang, apalagi jika CB employment turun, Bitcoin semakin naik.
Apasih alasannya? Mandat Fed adalah menciptakan lapangan pekerjaan dan menjaga kestabilan ekonomi. Jika sekarang pengangguran sudah naik Fed harus menyiram liquidity agar ekonomi kembali stabil. Bukankah berarti berbagai macam stimulus itu sudah dekat waktunya?
Kira-kira candle hari Senin begini:
Selasa, 11 Maret 2025
22.00 Jumlah Lowongan (Jolts)
Ingat ya, data jumlah lowongan (Jolts) yang diumumkan bulan Maret, bukanlah data Februari, tetapi data Januari. 😂😂😂
Dengan adanya Tariff, Deportasi, Penghematan, maka logikanya Jumlah Lowongan turun. Jika Jolts turun, DXY turun sehingga Bitcoin naik.
Menurunkan inflasi ada 2 cara, menambah jumlah hodlernya dengan menambah liquidity atau mengurangi jumlah hodlernya serta mengurangi liquiditynya. Presiden Biden memilih cara menambah jumlah hodlernya dengan cara mendatangkan Imigran dan memberi mereka uang, itu adalah cara pertama, menambah hodler dan menambah liquidity, Presiden Trump mengurangi inflasi dengan cara mengurangi hodler dollar namun tidak mengurangi liquiditynya sehingga otomatis hodler DXY turun, makanya imigrannya dideportasi. Tetapi apakah inflasi turun? Tidak. Why?
Pertanyaan saya sebenernya sederhana, apakah Trump berhemat dengan DOGE mengurangi Liquidity Dollar? Jawabannya tidak. Belanja Pemerintahan Trump sama besarnya tidak dikurangi, tetapi PHK dan penghematan serta deportasi digencarkan. Jadi hodlernya dollar memang berkurang tetapi liqudity dollar tidak berkurang, itulah sebab DXY naik.
Apakah Inflasi turun? Jangan fokus pada CPI tapi fokus pada Core CPI-nya. Jika core CPI naik maka artinya inflasi naik dan DXY naik.
Hukum alaminya begitu. Karena dalam keadaan wajar Fed seharusnya hawkish dan tetap pada pendiriannya menjaga kestabilan ekonomi dengan mengetatkan kebijakan moneter.
Apa yang terjadi jika Core CPI naik tetapi Fed tidak bisa hawkish karena mandat kedua Fed menciptakan lapangan pekerjaan diporak-porandakan oleh Trump melalui Tariff dan penghematan yang menyebabkan PHK dan pengangguran naik?
Fes tak bisa hawkish dong. Karena mandatnya terancam.
Maka jika Core CPI naik, Bitcoin naik. Alasannya Fed harus Dovish dan Potong suku bunga agar pekerjaan tercipta kembali, Trump secara sengaja membuat Fes yang independen tetap independent tetapi menuruti kemauan Trump agar memotong suku bunga. Cerdas ini Trump.
Kira-kira begini candle hari Rabu:
Kamis, 13 Maret 2025
20.30 WITA – PPI AS
Ingat, Fed preferred Index bukanlah CPI tapi PPI dan PCE. Core PCE telah jatuh dari 2.9% ke 2.6%. CPI adalah inflasi ke konsumen, sedangkan PPI adalah inflasi ke Produsen. Jika harga pabrik naik dan Belanja Pribadi turun, artinya rakyat sudah hidup ngenes dan perlu bantuan pemerintah untuk kembali membasahi liquidity.
Singkat kata, stimulus sudah dekat. Stimulus Tiongkok telah cair, jika AS tidak ikut mencairkan maka Investor akan datang ke Tiongkok bukan ke AS karena duit Tiongkok meluber sedangkan AS kering liquidity.
Secara bisnis investasi di Tiongkok lebih menguntungkan karena buruh murah, pasar ke negara ketiga dapat diakses dan kepastian dukungan pemerintah. Sedangkan investasi di AS, punya kepastian buruh mahal, expor Dollar yang melemahkan mata uang lokal serta campur tangan Pemerintah diberbagai bidang dengan akses pasar yang sedang kering liquidity juga. Seperti Eropa, Canada, Inggris dll.
Jika PPI naik, maka DXY naik. Apa yang terjadi jika PPI naik DXY tidak naik? Artinya liquidity dollar belum bertambah karena plafon utang belum bisa naik dan Fed tak bisa hawkish. Kira-kira begini candle Kamis:
Jum’at 14 Maret 2025
20.30 WITA – Unmich
Universitas Michigan memprediksi inflasi naik. Jika inflasi naik Fed seharusnya Hawkish, kalau inflasi naik tapi Fed tidak bisa hawkish maka Bitcoin naik.
Kenapa? Karena Fed akan lebih dekat dengan melonggarkan kebijakan moneter dan menambah Jumlah Edar Uang sehingga Bitcoin naik.
Bitcoin erat dengan melimpahnya liquidity. Saat liquidity kering yaitu saat suku bunga tinggi, uang susah dicari, KPR bunga floating membuat orang berhemat karena cicilan KPRnya naik, biasa bayar 10 juta lalu naik 13 juta maka orang berhemat.
Sehingga perputaran uang berkurang. Menaikan suku bunga dapat diartikan mem-burning koin. Saat bunga KPR naik cicilannya naik padahal tanahnya tidak melebar, rumahnya tidak membesar tapi bayarnya naik, biasa bayar 10 juta lalu bayar 13 juta, uang kita dibakar 3 juta kembali pada bank sentral.
Kira-kira begini Candle hari Jumat:
Ingat, ini semua hanyalah cocoklogi, saya tidak boleh dijadikan acuan, hanya boleh dijadikan hiburan, kesalahan analisa saya sering terjadi dan dapat merugikan jika dijadikan pertimbangan, tetaplah analisa sendiri dan teruslah tidak percaya. Asumsi adalah akar segala masalah, berhenti berasumsi dan mari lihat data. Ini bukanlah analisa keuangan.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.
Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Ramadan adalah bulan yang penuh berkah dan kesempatan untuk memperbaiki diri, termasuk dalam hal keuangan dan investasi.
Bagi investor kripto, Ramadan bisa menjadi momen yang tepat untuk melakukan evaluasi dan memperbaiki strategi investasi kamu.
Berikut beberapa tips yang bisa kamu lakukan saat berinvestasi kripto di bulan Ramadan.
Perbanyak Riset di Waktu Luang
Bulan Ramadan biasanya memberikan waktu luang yang cukup banyak, terutama saat sahur dan setelah berbuka puasa. Waktu-waktu ini dapat dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan seperti beribadah dan melakukan riset lebih mendalam terhadap aset kripto yang ingin kamu investasikan.
Waktu-waktu tersebut sangat ideal untuk menganalisis pergerakan pasar, dan memahami fundamental kripto tertentu. Misalnya, pada waktu sahur kamu bisa memanfaatkan ketenangan pagi untuk mengecek perkembangan pasar dan menganalisis chart dengan lebih fokus. Sementara di siang hari saat berpuasa, kamu bisa menggunakan waktu untuk membaca whitepaper, mengikuti webinar, atau mempelajari strategi trading baru.
Lakukan dengan Modal Kecil Terlebih Dahulu
Bagi kamu pemula yang baru ingin terjun ke dalam dunia investasi kripto di bulan Ramadan ini, kamu tidak usah terburu-buru masuk pasar dengan modal yang besar. Dengan memulai dengan modal kecil memungkinkan kamu untuk memahami dinamika pasar kripto tanpa mengambil risiko yang terlalu besar.
Cukup lakukan dengan konsisten sambil belajar melakukan investasi dan mempelajari pasar kripto secara keseluruhan. Salah satu cara bagi kamu yang ingin mencoba melakukan investasi kripto dengan modal kecil, kamu bisa mencoba fitur beli/jual Tokocrypto yang memungkinkan kamu bisa membeli aset kripto seperti Bitcoin hanya mulai dari Rp1.600.
Kendalikan Emosi dan Hindari FOMO
Salah satu tantangan terbesar dalam trading kripto adalah mengendalikan FOMO (Fear of Missing Out) alias rasa takut ketinggalan momentum kenaikan harga yang membuat kita terburu-buru membeli tanpa analisis yang matang.
Di bulan Ramadan, kamu bisa melatih diri untuk lebih tenang menghadapi FOMO dengan menerapkan prinsip kesabaran yang dipelajari selama berpuasa. Begitu juga untuk menghindari panic selling, di mana trader menjual aset dalam kondisi rugi karena takut harga akan turun lebih dalam. Dengan ketenangan yang dibangun selama puasa, kamu diharapkan bisa lebih rasional dalam menganalisis situasi sebelum mengambil keputusan beli atau jual.
Hindari Aspek Spekulatif dalam Berinvestasi
Di bulan Ramadan investasi tentunya tidak hanya didasarkan pada aspek yang menguntungkan, namun harus memenuhi aspek lain seperti menghindari hal-hal yang bisa membawa investasi seperti sedang berjudi.
Pastikan kamu melakukan investasi pada aset-aset kripto yang memiliki nilai dan manfaat nyata, didukung oleh tim pengembang yang kredibel, serta memiliki whitepaper dan roadmap yang jelas. Pendekatan ini tidak hanya menjaga kamu terhindar dari jenis investasi yang hanya berdasarkan spekulasi tapi juga dapat meningkatkan potensi keberhasilan investasi dalam jangka panjang.
Alokasikan Dana dengan Bijak
Pastikan untuk mengalokasikan dana investasi kripto secara bijak dan tidak mengganggu kebutuhan pokok serta dana untuk keperluan Ramadan dan Lebaran.
Saat Ramadan, ada baiknya untuk memperhatikan dana yang kita miliki untuk dimasukan ke dalam anggaran seperti zakat fitrah, sedekah, serta persiapan untuk merayakan Lebaran, seperti membeli pakaian baru atau memberikan THR kepada keluarga.
Pastikan kamu tidak melakukan all-in saat berinvestasi karena jika kamu melakukan hal tersebut, bukan tidak mungkin keuangan kamu bisa terdampak dalam jangka panjang atau menengah.
Itu dia beberapa tips investasi yang bisa kamu lakukan saat Ramadan.
Jangan lupa untuk selalu teliti dalam berinvestasi dan gunakan platform terpercaya seperti Tokocrypto yang sudah terdaftar di Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (BAPPEBTI) & memiliki lisensi Pedagang Fisik Aset Kripto (PFAK), agar aktifitas trading dan investasi kamu selalu aman.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda.
Binance Coin (BNB) kembali menjadi sorotan di pasar kripto berkat ketahanannya menghadapi fluktuasi yang terjadi baru-baru ini.
Sementara dilaporkan The Currency Analytics, Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH) mengalami tekanan pasar yang cukup besar, BNB justru menunjukkan performa yang lebih baik dibandingkan altcoin lainnya. Kini, para pedagang sedang menanti apakah BNB mampu menembus level resistensi utama dan berpotensi menuju harga $680.
BNB Bertahan di Tengah Gejolak Pasar
Februari lalu, pasar kripto mengalami masa sulit dengan BTC dan ETH mencatatkan penurunan tajam.
Dampaknya terasa di seluruh altcoin, tetapi BNB menunjukkan ketahanan yang lebih baik. Ethereum, misalnya, turun hingga 19,73% ke titik terendahnya, sementara BNB hanya turun 12,42%. Kinerja ini menegaskan kekuatan Binance Coin dalam menghadapi volatilitas pasar.
Meskipun demikian, BNB masih menghadapi tantangan untuk melampaui angka $700. Dalam beberapa minggu terakhir, koin ini sempat menyentuh level terendah di $534, tetapi berhasil bertahan berkat dukungan investor yang tetap optimis. Namun, masih ada kehati-hatian di kalangan pedagang mengenai kemungkinan kenaikan signifikan dalam waktu dekat.
Level Kunci yang Harus Diperhatikan
Pergerakan harga BNB (BNB/USDT) pada Jumat, 7 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
BNB saat ini bergerak dalam kisaran harga dengan level support kuat di $534 dan resistance di kisaran $620-$640. Level ini telah menjadi titik balik penting bagi harga BNB dalam beberapa bulan terakhir.
Para trader kini mengamati apakah BNB mampu menembus batas $625, yang dapat menjadi sinyal awal bagi potensi pergerakan menuju $680.
Namun, kondisi pasar saat ini masih belum cukup mendukung kenaikan yang stabil. Jika momentum beli tidak cukup kuat, BNB kemungkinan akan terus berfluktuasi di antara level support dan resistance ini tanpa adanya penembusan yang signifikan.
Data terbaru menunjukkan bahwa banyak pemegang BNB mengambil keuntungan ketika harga mencapai $600 pada paruh kedua 2024. Namun, ada juga yang tetap mempertahankan aset mereka, dengan harapan harga akan terus naik. Jika BNB berhasil mempertahankan support-nya dan mendapatkan dorongan baru, tren kenaikan yang lebih kuat bisa terjadi.
Indikator Teknis: Tantangan Momentum
Meskipun stabil dibandingkan altcoin lain, indikator teknis menunjukkan bahwa BNB masih menghadapi tekanan jual. Relative Strength Index (RSI) berada di bawah 50, yang menandakan dominasi tekanan jual. Sementara itu, On-Balance Volume (OBV) mengalami penurunan, mengindikasikan kurangnya minat beli yang cukup kuat dalam beberapa pekan terakhir.
Apa Selanjutnya untuk BNB?
Saat ini, BNB berada dalam fase konsolidasi, di mana harga bergerak dalam kisaran tanpa ada tren yang jelas. Namun, jika mampu menembus $620 dan mengubahnya menjadi support, peluang untuk mencapai $680 bisa semakin terbuka.
Dengan ekosistem Binance yang terus berkembang, termasuk proyek DeFi dan inovasi lainnya, BNB tetap menjadi salah satu aset kripto dengan prospek kuat.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.
Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Dogecoin (DOGE) kembali mencuri perhatian! Meski pasar kripto mengalami gejolak, memecoin terbesar ini terus bertahan di peringkat 10 besar dan menunjukkan tanda-tanda pertumbuhan yang menjanjikan.
Laporan Dailycoin menyebutkan, kali ini, dorongan menuju harga $1 semakin kuat berkat lonjakan jumlah dompet yang memecahkan rekor.
Lonjakan Dompet dan Volume Perdagangan
Saat Bitcoin berjuang menembus resistensi $90.000, Dogecoin justru mengalami peningkatan signifikan dalam volume perdagangan, yang mencapai $1,64 miliar dalam 24 jam terakhir. Tidak hanya itu, jumlah dompet Dogecoin kini telah mencapai lebih dari 83,48 juta, menandakan semakin banyak investor yang tertarik dengan koin ini.
Analis kripto terkemuka, Ali Martinez, menyoroti bahwa sejak akhir Januari 2025, DOGE terus mengalami pertumbuhan eksponensial. Puncaknya, Dogecoin sempat menarik perhatian besar dari investor ritel saat mencapai harga tertinggi tahun ini di $0,424.
Investor Besar Mulai Mengakumulasi DOGE
Data dari agregator blockchain Nansen menunjukkan bahwa dalam 24 jam terakhir, sekitar $1,25 juta DOGE telah ditarik dari bursa, menandakan akumulasi oleh investor besar (paus dan hiu). Ini mengindikasikan bahwa mereka mulai bersiap untuk reli harga yang lebih tinggi.
Analis kripto Surf bahkan membandingkan pergerakan harga DOGE saat ini dengan lonjakan yang terjadi pada tahun 2017-2018. Kala itu, DOGE berhasil naik dari harga sepersekian sen menjadi $0,015 dalam waktu singkat sebelum mengalami reli besar.
Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Jumat, 7 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
Menuju Harga $1: Mungkinkah?
Untuk mencapai target jangka panjang $1, Dogecoin harus terlebih dahulu melewati level tertinggi sebelumnya di $0,7316 yang dicapai pada Mei 2021. Saat ini, harga DOGE berada di $0,202, yang berarti masih memerlukan kenaikan sekitar 500% untuk mencapai target tersebut.
Namun, ada faktor lain yang bisa mendorong DOGE lebih tinggi, yaitu adopsinya sebagai jaringan Proof of Work (PoW) terbesar kedua setelah Bitcoin. Selain itu, Komisi Sekuritas dan Bursa Amerika Serikat (SEC) sedang meninjau aplikasi ETF Dogecoin dari Grayscale yang diperkirakan akan diputuskan pada Oktober 2025.
Mengapa Ini Penting?
Dogecoin bukan sekadar memecoin biasa. Berkat komunitas besar yang aktif dan volume perdagangan harian yang mencapai miliaran dolar, DOGE memiliki daya tarik yang kuat di kalangan investor. Sejarah juga menunjukkan bahwa dorongan komunitas dan minat ritel sering kali menjadi katalis utama bagi reli harga Dogecoin.
Jadi, apakah Dogecoin benar-benar bisa mencapai $1? Dengan meningkatnya jumlah dompet, akumulasi investor besar, dan adopsi yang terus berkembang, jalan menuju harga tersebut semakin terbuka. Namun, seperti biasa, volatilitas pasar kripto tetap menjadi faktor yang harus diwaspadai oleh para investor.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.
Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Tokenstaking likuid berbasis Ethereum, Renzo (REZ), mengalami lonjakan harga setelah platform bursa kripto terkemuka di AS, Coinbase, mengumumkan dukungannya terhadap altcoin tersebut.
Dilaporkan Dailyhodl, pengumuman resmi melalui thread Twitter, Coinbase menyatakan bahwa mereka kini menambahkan dukungan untuk protokol staking likuid Renzo (REZ). Renzo merupakan proyek yang dirancang untuk menyederhanakan proses staking Ethereum dan aset digital lainnya.
“Coinbase akan menambahkan dukungan untuk Renzo (REZ) di jaringan Ethereum (token ERC-20)… Perdagangan akan dimulai pada atau setelah pukul 9 pagi Waktu Pasifik pada tanggal 6 Maret 2025, jika kondisi likuiditas terpenuhi. Setelah pasokan aset ini mencukupi, perdagangan pada pasangan perdagangan REZ-USD kami akan diluncurkan secara bertahap,” demikian pernyataan Coinbase.
Lonjakan Harga REZ
Kabar ini langsung berdampak pada harga REZ yang melesat tajam. Pada 5 Maret, harga REZ berada di titik terendah $0,0170, namun hanya dalam sehari melonjak ke harga tertinggi $0,0243, mencatat kenaikan 43%.
Meskipun setelah itu harga mengalami koreksi, REZ masih diperdagangkan di level $0,0204 saat artikel ini ditulis, mencatatkan kenaikan harian sebesar 20,5%.
Pergerakan harga Renzo (REZ/USDT) pada Jumat, 7 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
Apa Itu Restaking Likuid?
Restaking likuid memungkinkan pengguna untuk menggunakan kembali aset digital yang sudah dipertaruhkan dan mempertaruhkannya di platform lain. Cara ini memungkinkan mereka untuk memperoleh imbalan tambahan serta meningkatkan keamanan dan likuiditas protokol.
Beberapa aset digital lain yang juga dapat dipertaruhkan kembali melalui protokol Renzo mencakup Solana (SOL), Jito (JTO), dan EigenLayer (EIGEN), sebagaimana tercantum dalam situs resmi proyek tersebut.
Mengenal Renzo dan Misinya
Renzo adalah protokol restaking yang mengelola strategi AVS untuk Liquid Restaking Token (LRT). Tujuannya adalah membuat restaking Ethereum dan Solana lebih mudah diakses oleh siapa saja.
Produk utama Renzo meliputi:
ezETH dan pzETH yang berfungsi sebagai antarmuka ke ekosistem EigenLayer dan Symbiotic.
ezSOL, yang terhubung ke jaringan Jito Network.
Misi utama Renzo adalah menjadikan restaking lebih sederhana dan dapat diakses oleh semua orang, sehingga memungkinkan lebih banyak pengguna untuk mendapatkan manfaat dari ekosistem staking likuid.
Dengan dukungan dari Coinbase, Renzo berpotensi mendapatkan lebih banyak eksposur dan adopsi, yang bisa berdampak positif terhadap pertumbuhan ekosistem staking likuid di masa depan.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.
Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Laporan ini disusun oleh tim Research Tokocrypto sebagai panduan bagi para investor dan pelaku pasar untuk memahami perkembangan terkini dalam ekonomi global dan pasar kripto.
Melalui analisis mendalam yang mencakup data makroekonomi, performa pasar crypto, serta peristiwa-peristiwa penting di sektor blockchain, laporan ini dirancang untuk memberikan wawasan mengenai tren utama yang berpotensi memengaruhi strategi investasi.
Tim Research Tokocrypto berkomitmen menghadirkan informasi yang akurat dan relevan untuk membantu pembaca mengambil keputusan yang lebih bijaksana di tengah dinamika pasar yang terus berubah.
Fokus Utama
Tinjauan Makro Ekonomi Global dan Nasional
Harga minyak turun ke level terendah dalam tiga tahun akibat kekhawatiran perlambatan ekonomi AS dan dampak perang dagang yang diperburuk kebijakan tarif baru Trump.
Aktivitas sektor jasa Jepang tumbuh pada laju tercepat dalam enam bulan di Februari 2025, didorong oleh permintaan domestik yang kuat.
Bank of England (BoE) mengusulkan kenaikan ambang batas simpanan ritel untuk aturan leverage, memberikan ruang bagi pemberi pinjaman kecil untuk tumbuh sebelum dikenakan regulasi ketat.
Indonesia dan Jepang memperluas kerja sama dalam sektor startup dan industri hijau untuk mendorong inovasi dan investasi berkelanjutan.
Penurunan daya beli dan maraknya PHK menyebabkan 30% perusahaan asuransi belum memenuhi ekuitas minimum sesuai regulasi OJK.
DBS Bank memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun 2025 hanya mencapai 5,1%, lebih rendah dari target pemerintah, akibat efisiensi anggaran dan pelemahan konsumsi domestik.
Perkembangan Regulasi Kripto
Financial Intelligence Unit (FIU) Korea Selatan memperkenalkan aturan AML yang lebih ketat guna menangkal pencucian uang dan aktivitas ilegal di sektor crypto.
Kementerian Keuangan dan Bank Sentral Rusia sedang mengkaji program percontohan perdagangan crypto yang hanya akan tersedia bagi investor institusional dan high-net-worth individuals (HNWIs).
Senat AS memilih untuk membatalkan aturan IRS yang mengharuskan platform DeFi melaporkan transaksi sebagai broker, dengan alasan dapat menghambat inovasi.
Performa Pasar Kripto
Pasar kripto mengalami kenaikan setelah cuitan Trump tentang aset yang akan dimasukkan dalam Cadangan Kripto AS.
Cardano (ADA) +46,3% dan Ethernity Chain (ERN) +46,3% menunjukkan minat tinggi terhadap proyek dengan skalabilitas tinggi.
Sektor Mobile Mining (+52.123%), Bridged USDC (+73,8%), dan BTCfi (+45%) mencerminkan tren kuat di sektor mining mobile, stablecoin lintas rantai, dan infrastruktur Bitcoin DeFi.
XAI – 4 Maret 2025 unlock sebesar 35.89M XAI (~$2.64M), setara dengan 1.44% dari total supply dan 3.37% dari market cap, dengan alokasi besar untuk investors dan tim yang dapat memicu tekanan jual.
APTOS (APT) – 12 Maret 2025 Unlock sebesar 11.31M APT (~$60.00M), 0.99% dari total supply dan 1.92% dari market cap, dengan alokasi ke investors dan core contributors yang dapat meningkatkan likuiditas namun berisiko menambah tekanan jual.
Proyeksi Analis
Kapitalisasi Pasar Rebound: Market cap kripto naik ke $3,1T setelah sempat turun ke $2,6T, didorong oleh cuitan Trump tentang Cadangan Kripto AS.
Dominasi Bitcoin Kuat:Altcoin Season Index turun ke 15, menandakan pelemahan altcoin sementara investor lebih memilih Bitcoin sebagai aset utama.
Volatilitas Tinggi: Jelang White House Crypto Summit, Bitcoin tetap menjadi pilihan paling aman, sementara eksposur altcoin sebaiknya fokus pada big-cap dengan sentimen positif.
Edukasi Kripto: Cara Menghindari Scam & Rug Pull di Proyek Kripto
Weekly Macroeconomics
Ketidakpastian Ekonomi AS dan Perang Dagang Tekan Harga Minyak ke Level Terendah
Bitcoin dan kebijakan Amerika Serikat.
Harga minyak mengalami penurunan signifikan, dengan Brent crude turun ke $68,33 per barel, level terendah dalam tiga tahun terakhir. Kekhawatiran terhadap perlambatan ekonomi AS semakin meningkat setelah data menunjukkan pertumbuhan yang lebih lemah dari ekspektasi.
Sentimen pasar juga tertekan oleh pengumuman kebijakan tarif baru dari Presiden Donald Trump, yang memicu kecemasan akan dampaknya terhadap permintaan global. Di sisi lain, OPEC+ berencana meningkatkan produksi mulai April, yang semakin menambah tekanan pada harga minyak. Kombinasi ketidakpastian ekonomi dan peningkatan suplai ini memperburuk prospek pasar minyak dalam jangka pendek.
Pertumbuhan Sektor Jasa Jepang Capai Level Tertinggi dalam Enam Bulan
Indeks PMI jasa Jepang naik ke 52,9 pada Februari 2025, mencerminkan ekspansi tercepat sejak Agustus 2024, terutama berkat permintaan domestik yang meningkat. Namun, tekanan biaya tetap tinggi, dengan perusahaan menghadapi kenaikan harga tenaga kerja dan bahan baku.
Pertumbuhan ini kontras dengan sektor manufaktur yang masih terkontraksi, menunjukkan ekonomi Jepang bergantung pada sektor jasa untuk mendorong pemulihan.
BoE Pertimbangkan Pelonggaran Aturan Leverage untuk Pemberi Pinjaman Kecil
Bank of England (BoE) sedang mengkaji kenaikan ambang batas simpanan ritel dari £50 miliar menjadi £70 miliar, memungkinkan bank kecil tumbuh lebih besar sebelum harus memenuhi aturan rasio leverage.
Kebijakan ini dirancang agar tidak menghambat pertumbuhan perbankan skala kecil, sembari tetap menjaga stabilitas keuangan. Jika diterapkan, lebih banyak pemberi pinjaman kecil dapat menghindari kewajiban modal ketat yang berlaku bagi bank besar, memberikan fleksibilitas lebih dalam ekspansi bisnis mereka.
Indonesia Macroeconomic Update
Indonesia dan Jepang Perkuat Kemitraan di Startup & Industri Hijau
Indonesia alami pertumbuhan jumlah pekerja di industri blockchain. Sumber: Wikimedia Commons
Indonesia dan Jepang memperluas kerja sama di sektor startup, AI, industri hijau, dan tenaga kerja melalui inisiatif seperti Japan-Indonesia Fast Track Pitch untuk mendukung ekosistem startup serta kolaborasi dalam pengembangan AI.
Jepang juga menyoroti Asia Zero Emission Community (AZEC) untuk mendukung transisi energi dan hilirisasi mineral Indonesia. Selain itu, kedua negara sepakat meningkatkan kapasitas tenaga kerja melalui New Manufacturing Industry Development Center (New MIDEC), yang membuka peluang magang dan sertifikasi keterampilan bagi tenaga kerja Indonesia.
PHK Massal dan Daya Beli Turun, Industri Asuransi Sulit Penuhi Ekuitas
Melemahnya daya beli masyarakat akibat gelombang PHK menyebabkan banyak perusahaan asuransi kesulitan memenuhi ekuitas minimum yang diwajibkan OJK. Sekitar 30% perusahaan asuransi dan reasuransi belum mencapai target ekuitas tahap pertama, terutama di sektor asuransi kredit yang mengalami kontraksi hingga 19%.
Penyebab utama adalah penurunan konsumsi kelas menengah sebesar 4%-5%. Untuk menghadapi tantangan ini, perusahaan asuransi perlu melakukan diversifikasi produk, digitalisasi layanan, serta meningkatkan edukasi dan literasi keuangan masyarakat tentang pentingnya asuransi.
DBS Perkirakan Ekonomi Indonesia 2025 Hanya Tumbuh 5,1% Akibat Efisiensi Anggaran
DBS Bank memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia hanya mencapai 5,1% pada 2025, lebih rendah dari asumsi pemerintah sebesar 5,2%-5,5%. Efisiensi anggaran, pelemahan daya beli, dan dampak eksternal menjadi faktor utama yang menekan pertumbuhan.
DBS menilai bahwa belanja pemerintah yang lebih ketat bisa membatasi stimulus ekonomi, sementara ketidakpastian global juga dapat mempengaruhi ekspor dan investasi. Meskipun begitu, fundamental ekonomi Indonesia tetap cukup solid, terutama dengan prospek positif di sektor manufaktur dan investasi asing.
Crypto Regulation Update
Korea Selatan Perketat Regulasi AML untuk Tangani Kejahatan Crypto
Financial Intelligence Unit (FIU) Korea Selatan mengumumkan pembatasan Anti-Money Laundering (AML) yang lebih ketat setelah meningkatnya kasus kejahatan crypto di negara tersebut. Regulasi baru ini akan meningkatkan pemantauan transaksi mencurigakan, memperketat verifikasi identitas pengguna di platform crypto, serta mewajibkan pelaporan transaksi dalam jumlah besar.
Langkah ini sejalan dengan upaya pemerintah Korea Selatan untuk memastikan transparansi dan keamanan di industri aset digital, menyusul beberapa insiden penyalahgunaan crypto untuk kejahatan keuangan.
Rusia Pertimbangkan Uji Coba Perdagangan Crypto untuk Investor Top-Tier
Pemerintah Rusia, melalui Kementerian Keuangan dan Bank Sentral, sedang berdiskusi untuk meluncurkan uji coba perdagangan crypto yang terbatas hanya bagi investor top-tier. Program ini bertujuan untuk mengeksplorasi potensi regulasi dan dampak crypto terhadap ekonomi Rusia, tanpa membuka akses bagi investor ritel.
Inisiatif ini mencerminkan pendekatan hati-hati Rusia dalam mengadopsi crypto, dengan tetap menyeimbangkan antara pengawasan ketat dan eksplorasi teknologi blockchain dalam sistem keuangan mereka.
Senat AS Batalkan Aturan IRS Terkait Defi Broker
Senat AS telah memutuskan untuk membatalkan aturan Internal Revenue Service (IRS) yang memperluas definisi broker untuk mencakup platform DeFi dan penyedia layanan non-kustodial.
Aturan ini mendapat kritik dari komunitas crypto karena dapat menghambat inovasi dan meningkatkan beban regulasi bagi pengembang DeFi. Keputusan Senat mencerminkan dukungan terhadap industri crypto di AS serta ketidakpuasan terhadap kebijakan pajak yang dianggap terlalu luas cakupannya.
Crypto Market Update
Bitcoin Updates
Sejak 3 Februari 2025, Bitcoin telah mengalami koreksi lebih dari 15%, menyusul pernyataan Presiden AS Donald Trump yang mengancam akan mengenakan tarif dagang terhadap Tiongkok, Meksiko, dan Kanada. Koreksi ini membawa Bitcoin ke level terendah $83.000 pada 5 Maret. Selain itu, investor telah menarik lebih dari $3,5 miliar dari ETF Spot Bitcoin yang berbasis di AS sejak awal Februari, menurut data Farside Investors.
Namun, pada 3 Maret, pasar merespons positif terhadap pengumuman Trump mengenai cadangan strategis kripto AS, yang memicu lonjakan harga 9,58%. Saat ini, Bitcoin mulai menunjukkan pemulihan menjelang White House Crypto Summit 2025, di mana pemerintahan Trump akan membahas kerangka regulasi aset digital yang lebih jelas untuk mendorong inovasi dan pertumbuhan ekonomi.
Perkembangan regulasi AS akan menjadi katalis utama bagi pergerakan Bitcoin ke depan, dengan potensi pemulihan lebih lanjut jika kebijakan yang diusulkan mendukung pertumbuhan ekosistem aset digital.
Ethereum (ETH) sempat mengalami kenaikan dan menguji resistance di level $2.500, menyusul pengumuman Presiden Donald Trump terkait cadangan kripto Amerika Serikat. Namun, ETH kembali terkoreksi dan menguji support kuat di $2.000, yang juga merupakan level psikologis utama bagi investor.
Sejalan dengan Bitcoin, yang direncanakan menjadi bagian dari Cadangan Kripto AS, Ethereum berhasil rebound dari level $2.000 dalam beberapa hari terakhir. Saat ini, level $2.500 menjadi area resistance penting yang perlu diperhatikan oleh investor. Jika harga mampu menembus level ini, ETH berpotensi kembali ke tren bullish dengan momentum yang lebih kuat.
Support kuat di $2.000 menunjukkan level pertahanan utama bagi ETH, sementara resistance di $2.500 menjadi area kunci untuk menentukan arah tren selanjutnya. Jika harga mampu menembus level ini, ETH berpotensi masuk kembali ke fase bullish. Di sisi lain, kebijakan terkait Cadangan Kripto AS dapat menjadi katalis utama yang memengaruhi pergerakan ETH dalam waktu dekat. Investor disarankan untuk tetap memantau pergerakan harga di sekitar level ini guna mengantisipasi peluang trading yang optimal.
Sumber: coinmarketcap date taken: 07 Maret 2025
Cardano Update
Selain Bitcoin, Ethereum, dan Solana, Cardano (ADA) juga masuk dalam daftar aset yang dipertimbangkan oleh Presiden Trump untuk Cadangan Kripto Amerika Serikat. Sentimen ini mendorong ADA naik lebih dari 50% hingga mencapai $1,1, menempatkannya dalam tren bullish saat ini.
Namun, pergerakan harga ADA masih bergantung pada hasil dari White House Crypto Summit 2025. Jika Cardano resmi ditetapkan sebagai bagian dari Cadangan Kripto AS, aset ini berpotensi melanjutkan kenaikan menuju all-time high (ATH) di $2,9.
Sumber: tradingview date taken: 6 Maret 2025
Ripple Kucurkan $50 Juta untuk Mendirikan Asosiasi Crypto Nasional di AS
Ripple mengumumkan pendanaan sebesar $50 juta untuk mendirikan National Cryptocurrency Association (NCA), sebuah organisasi yang bertujuan meningkatkan edukasi dan kebijakan terkait crypto di AS.
Langkah ini diambil untuk meningkatkan pemahaman regulator dan publik mengenai manfaat aset digital, terutama di tengah ketidakpastian regulasi di AS. Ripple berharap inisiatif ini dapat mempercepat adopsi crypto dan menciptakan lingkungan kebijakan yang lebih mendukung industri blockchain.
Bitwise Ajukan Aptos ETF ke SEC, Dorong Adopsi Crypto di Pasar Tradisional
Bitwise Asset Management resmi mengajukan ETF berbasis Aptos (APT) ke SEC, yang jika disetujui akan menjadi salah satu produk ETF crypto inovatif di AS. Langkah ini mencerminkan meningkatnya minat institusional terhadap ekosistem Aptos, blockchain layer-1 yang dikenal dengan skalabilitas dan keamanan tinggi.
Persetujuan ETF ini masih belum pasti, mengingat regulasi ketat SEC terhadap aset crypto, namun langkah Bitwise menunjukkan kepercayaan terhadap potensi Aptos dalam jangka panjang.
Metaplanet Tambah 497 BTC, Kepemilikan Bitcoin Naik Jadi 2.888 BTC
Metaplanet Inc, perusahaan investasi asal Jepang, menambah kepemilikan Bitcoin dengan membeli 497 BTC seharga rata-rata $88.800 per BTC, senilai $44,1 juta. Dengan akuisisi ini, total Bitcoin yang dimiliki perusahaan kini mencapai 2.888 BTC, sekaligus mendorong harga sahamnya naik 19% di Tokyo Stock Exchange. Metaplanet juga menggunakan BTC Yield sebagai metrik investasi, yang mencatat 45,1% sejak awal tahun, setelah mencapai 309,8% pada kuartal akhir 2024.
Presiden El Salvador Tegaskan Komitmen pada Bitcoin Meski Ada Tuntutan IMF
Presiden El Salvador, Nayib Bukele beli satu Bitcoin setiap hari. Foto: Yuri Cortez / AFP via Getty Images.
El Salvador terus menambah kepemilikan Bitcoin, kini mencapai lebih dari 6.102 koin, meskipun IMF menyetujui program pendanaan senilai $1,4 miliar yang menyarankan pembatasan eksposur terhadap cryptocurrency. Pemerintah meyakinkan IMF bahwa tidak akan ada akumulasi Bitcoin lebih lanjut di sektor publik. Namun, rincian tentang bagaimana pembelian tersebut tidak menambah eksposur pemerintah tetap belum jelas
BioNexus Memilih Ethereum untuk treasury karena Programabilitas dan Utilitasnya
BioNexus telah mengumumkan keputusan untuk memilih Ethereum sebagai aset utama dalam perbendaharaan perusahaan, menggantikan Bitcoin. Keputusan ini didasarkan pada kemampuan programabilitas Ethereum yang memungkinkan pengembangan kontrak pintar dan aplikasi terdesentralisasi (dApps), serta utilitasnya yang luas dalam ekosistem blockchain.
Recap Bulan Literasi Kripto
Tokocrypto berkomitmen untuk memperkuat edukasi kripto di seluruh Indonesia dengan berkolaborasi bersama komunitas lokal dan universitas. Sebagai bagian dari Bulan Literasi Kripto (BLK) Februari 2025 sebuah inisiatif nasional yang dipimpin oleh Asosiasi Blockchain & Pedagang Aset Kripto Indonesia, kami bangga dapat berkontribusi dalam meningkatkan literasi kripto. Kami yakin bahwa edukasi yang menyeluruh berperan penting dalam mendorong adopsi kripto yang lebih luas dan bertanggung jawab di Indonesia.
Tokocrypto sukses menggelar serangkaian acara edukatif, memperkuat peran dalam edukasi kripto dan pengembangan komunitas.
✅ 21 event di 10 kota
✅ 15.000+ peserta
✅ Berkolaborasi dengan komunitas & institusi
Online
X Space Road to Indonesia Crypto Outlook 2025
Membahas upcoming event Indonesia Crypto Outlook 2025 dan bagaimana acara tersebut memberikan dampak positif bagi Industri
5 Februari 2025
Media Sosial X Tokocrypto
350 peserta
AMA bersama Avalanche Indonesia
Membahas update terbaru dari project Avalanche yang merupakan salah satu project yang telah listing di Tokocrypto
13 Februari 2025
Telegram Tokocrypto Official Group
4500 peserta
X Space bersama IdeaTax
Membahas terkait pajak secara general dan implementasinya pada industri kripto termasuk cara melakukan pelaporan pajak
19 Februari 2025
Media Sosial X Tokocrypto
1650 peserta
AMA bersama TKO Token
Membahas update terbaru dari project TKO Token yang merupakan salah satu project yang telah listing di Tokocrypto
20 Februari 2025
Telegram Tokocrypto Official Group
4200 peserta
AMA bersama Manta Indonesia
Membahas update terbaru dari project Manta yang merupakan salah satu project yang telah listing di Tokocrypto
27 Februari 2025
Telegram Tokocrypto Official Group
4000 peserta
Offline
OBRAS Tasikmalaya
Memberikan pemahaman mengenai literasi keuangan, blockchain, hingga aset kripto dengan mengusung tema Crypto & Financial 101
1 Februari 2025
Cafe 48 Island Tasikmalaya
50 peserta
Crypto Class Offline Semarang #1
Kelas intensif membahas Dasar-Dasar Crypto, Blockchain dan Trading
1 Februari 2025
Embun Senja Semarang
50 peserta
Indonesia Crypto Outlook 2025
Membahas Outlook Industri Kripto di Indonesia
7 Februari 2025
Ganara Art space
350 peserta
Crypto Class Offline Semarang #2
Kelas intensif membahas Analisis Fundamental dan Teknikal Dasar
8 Februari 2025
Embun Senja Semarang
50 peserta
OBRAS Palembang
Memberikan pemahaman mengenai literasi keuangan, blockchain, hingga aset kripto dengan mengusung tema Crypto & Financial 101
9 Februari 2025
Steak Zone Puncak Palembang
100 peserta
OBRAS Bandung
Memberikan pemahaman mengenai literasi keuangan, blockchain, hingga aset kripto kolaborasi bersama Cryptosiast
13 Februari 2025
Fave Hotel
100 peserta
OBRAS Karawang
Memberikan pemahaman mengenai literasi keuangan, blockchain, hingga aset kripto kolaborasi bersama Tradting Community
16 Februari 2025
Mat Peci Gourmet & Chill
50 peserta
OBRAS Jakarta
Memberikan pemahaman mengenai blockchain, aset kripto terkait dengan project LISK kolaborasi bersama LISK
21 Februari 2025
T-Hub Patal Senayan
50 peserta
OBRAS Ciamis
Memberikan pemahaman mengenai literasi keuangan, blockchain, hingga aset kripto kolaborasi bersama Tradting Community
22 Februari 2025
Satir/Sitre
50 peserta
OBRAS Garut
Memberikan pemahaman mengenai literasi keuangan, blockchain, hingga aset kripto kolaborasi bersama Tradting Community
23 Februari 2025
Biang Coffe & Casual Dining
75 peserta
OBRAS Bandung
Memberikan pemahaman mengenai literasi keuangan, blockchain, hingga aset kripto kolaborasi dengan mahasiswa UPI Bandung
24 Februari 2025
UPI Bandung
300 peserta
OBRAS Jakarta
Memberikan pemahaman mengenai literasi keuangan, blockchain, hingga aset kripto kolaborasi dengan Depocrypto
24 Februari 2025
Kampus Saham Kemang
50 peserta
OBRAS Pontianak
Memberikan pemahaman mengenai literasi keuangan, blockchain, hingga aset kripto dengan mengusung tema Crypto & Financial 101
25 Februari 2025
Kampus Saham Kemang
120 peserta
Dalam semangat kolaborasi dan edukasi, Tokocrypto akan terus berkomitmen untuk memberikan edukasi kepada masyarakat Indonesia melalui rangkaian acara Bulan Literasi Kripto di masa mendatang.
Crypto Market Performance
Sumber: crypto bubbles (27 Februari 2025)
Data dari Crypto Bubbles menunjukkan bahwa dalam sepekan terakhir, pasar altcoins mengalami dominasi koreksi, dengan banyak aset mengalami penurunan yang signifikan. Beberapa token mencatat penurunan lebih dari -30%, seperti BNX (-36%), NULS (-34.2%), STPT (-31.1%), dan TST (-34.9%), mencerminkan tekanan jual yang tinggi di sektor ini.
Namun, beberapa altcoins tetap menunjukkan performa positif, seperti ADA (+46.2%), ERN (+46.3%), LAYER (+32.7%), dan HBAR (+26.2%), yang berhasil mencatat kenaikan signifikan di tengah kondisi pasar yang bearish.
Secara keseluruhan, pasar altcoins masih dalam tren bearish dengan tekanan jual yang dominan, meskipun beberapa token berhasil mencatat kenaikan kuat, kemungkinan didorong oleh faktor fundamental atau hype spesifik.
Cardano (ADA) dan Ethernity Chain (ERN) memimpin kenaikan mingguan dengan pertumbuhan masing-masing 46,3%, menunjukkan meningkatnya minat terhadap proyek blockchain dengan skalabilitas tinggi dan utilitas NFT.
Bitcoin Cash (BCH) naik 36,3%, didorong oleh sentimen positif terhadap ekosistem fork Bitcoin. Solayer (SOLA) dan Hedera (HBAR) masing-masing naik 33,2% dan 26,5%, mencerminkan adopsi yang berkembang di sektor smart contract dan enterprise blockchain.
XRP (+15,4%) dan Aave (+13,9%) menunjukkan reli yang moderat, didukung oleh pertumbuhan di sektor pembayaran blockchain dan DeFi. Sementara itu, AVA (+13,7%) dan Self Chain (+12,8%) juga mencatat kenaikan yang mencerminkan sentimen positif investor terhadap proyek berbasis interoperabilitas dan jaringan alternatif.
Kategori dengan pertumbuhan tertinggi adalah Mobile Mining (+52.123%), yang kemungkinan besar dipicu oleh hype terhadap proyek-proyek baru yang mengadopsi model mining berbasis perangkat mobile. Bridged USDC (+73,8%) dan BTCfi (+45%) menunjukkan permintaan tinggi terhadap stablecoin lintas rantai dan infrastruktur DeFi berbasis Bitcoin.
Bridged Stablecoins (+44%) dan Bitcoin Fork (+30,9%) juga mengalami lonjakan, menandakan meningkatnya penggunaan stablecoin dalam berbagai ekosistem blockchain serta minat terhadap jaringan yang bercabang dari Bitcoin. Kategori DAG (+18,3%) dan Bridged-Tokens (+14%) mencerminkan pertumbuhan pada teknologi blockchain alternatif dan aset yang dapat dipindahkan antar-ekosistem.
Secara keseluruhan, sentimen pasar masih positif dengan dominasi pertumbuhan di sektor mobile mining, stablecoin, serta inovasi pada ekosistem Bitcoin dan interoperabilitas aset on-chain.
Dalam seminggu terakhir, Peanut the Squirrel (54,7%) mencatat kenaikan tertinggi, mencerminkan adanya hype besar meskipun market cap-nya masih relatif kecil di $214,09 juta. Vana (49,8%), proyek berbasis AI, menunjukkan pertumbuhan signifikan seiring meningkatnya minat terhadap sektor AI di crypto.
BinaryX (39,8%) mengalami lonjakan harga, kemungkinan didorong oleh perkembangan di sektor GameFi. Sementara itu, THORChain (38,7%) terus menunjukkan momentum positif, kemungkinan didukung oleh peningkatan volume trading di platformnya. Maker (37,0%) mengalami apresiasi yang mencerminkan kepercayaan investor terhadap mekanisme stabilitas DAI. STP (32,5%), yang berfokus pada tokenisasi aset dan manajemen identitas on-chain, juga menunjukkan performa yang kuat.
Selain itu, proyek berbasis AI lainnya, Act I: The AI Prophecy (28,2%), menegaskan dominasi narrative AI di crypto. Bounce (23,3%), platform lelang terdesentralisasi, terus menarik perhatian dengan permintaan yang meningkat terhadap solusi perdagangan alternatif. Celestia (20,8%) mendapat dorongan dari meningkatnya adopsi blockchain modular, sementara Solayer (19,7%) mencatat pertumbuhan stabil, kemungkinan didukung oleh perkembangan teknologi Layer 2 dan peningkatan adopsi.
Secara keseluruhan, sektor AI, Modular Blockchain, dan Tokenisasi Aset menjadi narrative utama minggu ini, dengan momentum kuat juga terlihat di DeFi dan Gaming.
On-Chain Analysis
Heatmap Likuidasi Bitcoin
Sumber: coinglass Date taken: 6 Maret 2025
Berdasarkan BTC Liquidation Heatmap (1 week) dari Coinglass, terlihat bahwa area $95,000 – $98,000 memiliki klaster likuidasi yang cukup besar, menunjukkan potensi resistensi kuat jika harga terus naik. Di sisi lain, area di sekitar $85,000 – $87,000 sebelumnya menjadi titik dengan banyak likuidasi short, yang bisa berfungsi sebagai support signifikan.
Saat ini, BTC mengalami rebound dari level bawah di sekitar $85,000 – $87,000, menunjukkan potensi short squeeze yang dapat mendorong harga lebih tinggi. Namun, untuk melanjutkan tren bullish, BTC perlu menembus zona likuidasi tinggi di sekitar $95,000 – $98,000, karena kemungkinan akan ada peningkatan tekanan jual dari posisi leverage yang terlikuidasi.
Jika BTC gagal menembus level tersebut, ada kemungkinan retracement kembali ke area support sebelumnya. Volume likuidasi yang meningkat di area resistance ini perlu diwaspadai sebagai sinyal potensi reversal atau continuation, tergantung pada reaksi harga terhadap zona tersebut.
Bitcoin: Apparent Demand
Sumber: CryptoQuant Date taken:6 March 2025
Grafik ini menunjukkan penurunan signifikan dalam apparent demand Bitcoin sejak Februari 2025, yang bertepatan dengan koreksi harga BTC dari level tertinggi. Sepanjang akhir 2024 hingga awal 2025, apparent demand berada di zona hijau, menunjukkan akumulasi yang kuat dan mendorong harga naik. Namun, saat demand mulai menurun, tekanan jual meningkat, menyebabkan koreksi harga BTC.
Saat ini, apparent demand berada dalam zona merah, yang historisnya sering bertepatan dengan market bottom dan potensi rebound harga. Jika demand kembali positif, ini bisa menjadi sinyal pemulihan tren bullish. Namun, jika tekanan jual berlanjut dan demand tetap negatif, BTC bisa mengalami fase distribusi lebih lanjut sebelum mencapai keseimbangan pasar.
Crypto Fear & Greed Index
Sumber: cryptoquant Date taken: 6 March 2025
Grafik ini menunjukkan hubungan antara harga Bitcoin dan Crypto Fear & Greed Index, yang mengukur sentimen pasar dari ketakutan ekstrim hingga keserakahan ekstrim.
Saat indeks berada di zona merah (greed), sering kali bertepatan dengan puncak harga sebelum koreksi terjadi.
Saat indeks berada di zona hijau (fear), sering kali terjadi di dasar harga sebelum fase akumulasi dan pemulihan harga.
Saat ini, indeks berada di zona hijau, yang menunjukkan bahwa pasar dalam kondisi “takut”. Secara historis, fase ini sering menjadi peluang akumulasi sebelum harga mengalami pemulihan, tetapi tetap perlu dikonfirmasi dengan faktor makro lainnya sebelum membuat keputusan investasi.
Bitcoin Retail and Large Investor Holdings
Grafik ini menunjukkan perbedaan kepemilikan Bitcoin antara investor ritel (garis biru) dan investor besar (garis merah) serta korelasinya dengan harga Bitcoin. Investor besar terus melakukan akumulasi BTC, terlihat dari garis merah yang meningkat sejak pertengahan 2024.
Sebaliknya, ritel mulai menjual kepemilikannya sejak November 2024, kemungkinan karena efek “Trump Pump” setelah kemenangan Trump dalam pemilu AS. Namun, setelah Bitcoin terkoreksi ke $78K, investor ritel mulai kembali membeli, yang bisa menandakan fase akumulasi baru.
Secara historis, ketika ritel kembali masuk setelah koreksi besar, sering kali ini menjadi indikasi awal pemulihan harga. Namun, investor tetap perlu mempertimbangkan faktor makroekonomi dan sentimen pasar sebelum mengambil keputusan investasi.
Altcoins Volume Share
Grafik ini menunjukkan perubahan signifikan dalam preferensi investor terhadap Altcoins dengan kapitalisasi besar (big caps) dari Desember 2023 hingga Desember 2024. Pada pasar AS, volume perdagangan Top 10 Altcoins meningkat dari 58% menjadi 77%, sedangkan di pasar lainnya, kenaikan juga terjadi dari 50% menjadi 66%. Tren serupa terlihat di pasar saham AS, di mana Top 10 stocks mengalami peningkatan dominasi volume.
Data ini menunjukkan bahwa investor cenderung lebih memilih aset dengan kapitalisasi besar, baik di pasar crypto maupun saham, kemungkinan sebagai respons terhadap kondisi pasar yang lebih volatil atau adanya regulasi yang semakin ketat terhadap aset dengan kapitalisasi kecil.
Token Unlocks Schedule
XAI (XAI) – 9 Maret 2025
XAI adalah ekosistem gaming yang berfokus pada blockchain Layer 3, memungkinkan game untuk memiliki rollup khusus yang meningkatkan efisiensi dan pengalaman pengguna.
Jumlah Token Unlock:35.89M XAI (~$2.64M)
Persentase terhadap Supply & Market Cap:1.44% dari total supply dan 3.37% dari market cap
Alokasi Unlock:
Investors:3.33% (+17.33M tokens)
Team:2.38% (+11.90M tokens)
Ecosystem:1.75% (+3.27M tokens)
Reserve:8.33% (+3.37M tokens)
Risiko Dampak Harga:Sedang – Unlock ini cukup besar dibandingkan market cap, dengan alokasi signifikan ke investors dan tim. Potensi tekanan jual bisa muncul dari early stakeholders yang ingin melakukan profit-taking.
Aptos (APT) – 12 Maret 2025
Aptos adalah blockchain Layer 1 berbasis Move, dikembangkan oleh mantan tim Diem (Meta). Fokusnya adalah skalabilitas tinggi dan pengalaman pengguna yang lebih baik dibandingkan Ethereum.
Jumlah Token Unlock:11.31M APT (~$60.00M)
Persentase terhadap Supply & Market Cap:0.99% dari total supply dan 1.92% dari market cap
Alokasi Unlock:
Community:0.63% (+3.21M tokens)
Core Contributors:2.08% (+3.96M tokens)
Foundation:0.81% (+1.33M tokens)
Investors:2.08% (+2.81M tokens)
Risiko Dampak Harga:Sedang-Rendah – Unlock ini bernilai cukup besar dalam USD, tetapi karena persentasenya kecil dibandingkan market cap, dampaknya diperkirakan tidak signifikan. Namun, adanya alokasi untuk investors dan core contributors bisa memicu selling pressure dalam jangka pendek.
Analyst Projection
Sumber: coinmarketcap Date taken: 6 Maret 2025
Dalam seminggu terakhir, kapitalisasi pasar kripto sempat naik hingga $3,1T setelah sebelumnya turun ke $2,6T, dipicu oleh cuitan Trump terkait Cadangan Kripto AS.
Indikator Fear and Greed Index meningkat dari 20 ke 30, meskipun masih berada di zona Fear, menandakan investor mulai kembali ke pasar dengan sikap yang lebih hati-hati. Altcoin Season Index turun dari 28 menjadi 15, menunjukkan dominasi Bitcoin tetap kuat, sementara altcoin melemah akibat sentimen pasar yang belum stabil.
CoinMarketCap 100 Index naik 5,75% ke $184,32, mencerminkan bahwa hanya big-cap altcoin yang diminati investor. Dalam beberapa hari ke depan, volatilitas tinggi masih berpotensi terjadi, terutama menjelang White House Crypto Summit. Saat ini, Bitcoin tetap menjadi aset paling aman untuk eksposur, sementara altcoin hanya direkomendasikan untuk proyek big-cap yang terkait dengan Cadangan Kripto AS.
Edukasi Kripto: Cara Menghindari Scam & Rug Pull di Proyek Kripto
Dunia kripto menawarkan banyak peluang, tetapi juga dipenuhi dengan proyek scam dan rug pull. Banyak investor mengalami kerugian akibat proyek yang terlihat menjanjikan tetapi ternyata hanya jebakan. Berikut adalah beberapa cara untuk menghindari scam dan rug pull di crypto:
Periksa Tim & Developer Proyek
Anonim vs Doxxed: Proyek dengan tim yang transparan lebih dapat dipercaya dibanding tim anonim.
Latar belakang & track record: Tim yang memiliki pengalaman di industri blockchain atau pernah terlibat dalam proyek sukses sebelumnya.
Cek media sosial & aktivitas tim: Tim aktif di komunitas dan media sosial resmi adalah tanda positif.
Analisis Whitepaper & Roadmap
Whitepaper yang solid: proyek menjelaskan use case, tokenomics, dan teknologi proyek dengan jelas.
Roadmap realistis: Jika roadmap menjanjikan keuntungan besar dalam waktu singkat, kemungkinan besar itu scam.
Cek Tokenomics & Distribusi Token
Cek alokasi token: Jika sebagian besar token dipegang oleh tim atau investor awal tanpa transparansi, risiko rug pull tinggi.
Vesting schedule: Proyek yang memiliki sistem vesting mencegah tim menjual token mereka terlalu cepat.
Liquidity Lock: Pastikan likuiditas terkunci untuk mencegah tim menarik dana secara tiba-tiba.
Periksa Audit & Keamanan Smart Contract
Cek Audit Smart Contract – Pastikan proyek diaudit oleh perusahaan kredibel seperti CertiK, Hacken, atau PeckShield.
Gunakan Platform Seperti TokenSniffer – Cek apakah ada indikasi scam dalam kode smart contract.
Analisis Aktivitas On-Chain
Volume Perdagangan vs Market Cap – Volume yang sangat kecil dibandingkan market cap bisa menandakan kurangnya likuiditas.
Menggunakan Alat Analisis – Cek data di Dune Analytics, Token terminal, Etherscan, atau BscScan untuk melihat fundamental proyek.
Scam dan rug pull di dunia kripto semakin canggih, tetapi bisa dihindari dengan melakukan penelitian mendalam dan mengenali tanda-tanda proyek berisiko tinggi. Jangan tergoda hype dan janji keuntungan cepat. Selalu DYOR sebelum berinvestasi.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.
Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Harga XRP mengalami lonjakan signifikan, naik 19% dalam 24 jam terakhir dan menyentuh level $2,70. Kenaikan ini terjadi menjelang KTT Kripto Gedung Putih yang akan diadakan pada 7 Maret, di mana para pemimpin industri dan pembuat kebijakan akan membahas regulasi aset digital.
Menurut laporan Coingape, sentimen bullish yang kuat dan posisi long dengan leverage mencapai $150 juta, apakah XRP siap menembus $3 dan menuju $5?
XRP Kalahkan Bitcoin dan Ethereum di Tengah Antisipasi Pasar
Dalam beberapa hari terakhir, XRP menunjukkan performa luar biasa dibandingkan dengan Bitcoin dan Ethereum. Sementara Bitcoin mengalami penurunan 4%, XRP justru mencatat kenaikan signifikan berkat antisipasi positif terhadap pertemuan puncak Gedung Putih.
Level $3 menjadi batas psikologis yang penting bagi XRP. Jika harga berhasil menembusnya, kemungkinan besar XRP akan melanjutkan pergerakan naik menuju $5. Namun, volatilitas pasar yang meningkat bisa menjadi tantangan tersendiri bagi investor.
Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Jumat, 7 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
CEO Ripple Hadir di KTT Kripto Gedung Putih
Brad Garlinghouse, CEO Ripple, telah mengonfirmasi kehadirannya dalam acara ini. KTT yang akan dipimpin oleh AI Trump dan Crypto Czar David Sacks ini juga akan dihadiri oleh tokoh industri lainnya, seperti CEO Coinbase Brian Armstrong dan Michael Saylor dari MicroStrategy.
Fokus utama pertemuan ini adalah pembahasan mengenai regulasi kripto serta usulan pembentukan cadangan kripto nasional. Jika hasil diskusi mendukung adopsi institusional XRP, harga aset ini berpotensi mengalami lonjakan lebih lanjut.
Apakah XRP Akan Naik ke $5?
Secara teknikal, tren bullish XRP masih kuat. Indikator seperti Parabolic SAR menunjukkan tren naik yang jelas, sementara histogram MACD yang melebar menegaskan peningkatan momentum beli. Jika XRP berhasil bertahan di atas $2,70, peluang untuk menembus $3 menjadi semakin besar.
Namun, investor tetap harus waspada. Dengan leverage posisi long mencapai $150 juta, volatilitas pasar bisa menyebabkan likuidasi besar-besaran jika harga tiba-tiba turun. Jika XRP gagal mempertahankan level $2,60, kemungkinan terjadi koreksi ke $2,10 sebelum melanjutkan kenaikan.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.
Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Salah satu pendiri Solana, Anatoly Yakovenko, menolak gagasan cadangan mata uang kripto yang dikendalikan oleh pemerintah federal. Menurutnya, langkah tersebut dapat mengancam prinsip desentralisasi dalam ekosistem kripto.
Dalam unggahan di platform X, Yakovenko menyatakan bahwa pilihan terbaik adalah tidak memiliki cadangan sama sekali. “Jika Anda ingin desentralisasi gagal, serahkan saja kepada pemerintah,” tulisnya.
Namun, jika cadangan harus ada, ia menyarankan agar dikelola oleh masing-masing negara bagian sebagai bentuk perlindungan terhadap kesalahan kebijakan bank sentral. Jika tetap dikelola oleh pemerintah federal, ia mengusulkan agar cadangan tersebut didasarkan pada persyaratan yang objektif dan terukur.
Usul SOL Jadi Cadangan Kripto AS
Pergerakan harga Solana (SOL/USDT) pada Jumat, 7 Maret 2025. Sumber: Tokocrypto.
Dilaporkan Benzinga, Yakovenko juga membantah bahwa dirinya mengusulkan SOL sebagai bagian dari cadangan mata uang kripto AS. “Tidak seorang pun bertanya kepada saya, dan saya tidak mengusulkannya,” tegasnya. Pernyataan ini merespons kabar bahwa Ripple mengajukan SOL untuk dimasukkan dalam cadangan nasional.
Sebelumnya, pemerintah AS mengumumkan rencana pembentukan cadangan strategis yang terdiri dari Bitcoin, Ethereum, XRP, Cardano, dan Solana. Langkah ini memicu perdebatan, dengan CEO Coinbase Brian Armstrong menyatakan bahwa Bitcoin saja sudah cukup untuk cadangan nasional.
Menteri Perdagangan AS, Howard Lutnick, mengisyaratkan bahwa Bitcoin mungkin mendapat status khusus dalam skema tersebut, sementara token lainnya akan diperlakukan secara berbeda.
Sementara itu, harga SOL tercatat naik 13,61% dalam 24 jam terakhir, diperdagangkan pada harga $6,23. Pertemuan puncak kripto Gedung Putih yang dijadwalkan Jumat mendatang diharapkan memberikan kejelasan lebih lanjut mengenai kebijakan ini.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.
Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Texas telah mencetak sejarah dengan mengesahkan Bitcoin Reserve Bill SB21, yang memungkinkan negara bagian Amerika Serikat (AS) ini untuk memiliki Bitcoin sebagai bagian dari cadangan keuangan resminya.
Mengutip laman Coinpaprika pada Jumat (7/3), langkah ini mendapat dukungan kuat dari para legislator pro-kripto dan menandai era baru dalam integrasi aset digital ke dalam manajemen keuangan negara.
Apa Itu Bitcoin Reserve Bill SB21?
Undang-undang ini memberi kewenangan kepada Departemen Keuangan Texas untuk membeli, menyimpan, dan mengelola Bitcoin sebagai bagian dari strategi investasi negara.
Selain itu, SB21 menetapkan regulasi keamanan yang memastikan kepemilikan Bitcoin ini dikelola secara transparan dan sesuai hukum.
Manfaat Bitcoin Reserve bagi Texas
Keputusan ini diharapkan membantu Texas mendiversifikasi cadangan keuangannya, mengurangi dampak inflasi, dan memperkuat statusnya sebagai pusat inovasi blockchain.
Senator Bryan Hughes, salah satu pendukung utama SB21, menyatakan bahwa Bitcoin dapat berperan sebagai “emas digital” yang melindungi ekonomi negara dalam jangka panjang.
Dampak Ekonomi dan Politik
SB21 diyakini akan menarik lebih banyak investasi ke sektor kripto dan blockchain di Texas.
Negara bagian ini telah dikenal sebagai pusat penambangan Bitcoin berkat regulasi yang ramah dan ketersediaan energi yang melimpah.
Dengan keputusan ini, Texas semakin memperkuat posisinya sebagai yurisdiksi yang mendukung pertumbuhan ekonomi berbasis kripto.
Texas Ikuti Jejak Wyoming dan El Salvador
Dengan pengesahan SB21, Texas kini resmi bergabung dengan Wyoming dan El Salvador dalam mengakui Bitcoin sebagai aset cadangan.
Langkah ini memicu perdebatan tentang regulasi mata uang digital di tingkat negara bagian maupun nasional.
Meski banyak yang mendukung, ada juga kritik yang menyoroti risiko volatilitas harga Bitcoin dan perlunya pengelolaan dana publik yang lebih hati-hati.
Langkah Selanjutnya
Setelah SB21 disahkan, pemerintah Texas akan mulai membangun infrastruktur untuk membeli dan menyimpan Bitcoin.
Para ahli memperkirakan negara bagian lain yang pro-Bitcoin akan mengikuti langkah ini, membuka jalan bagi adopsi lebih luas terhadap aset digital di sektor keuangan pemerintah.
Dengan langkah ini, Texas telah menempatkan dirinya sebagai pelopor dalam revolusi Bitcoin di tingkat negara bagian AS. Apakah keputusan ini akan memicu adopsi Bitcoin lebih luas di tingkat nasional? Hanya waktu yang akan menjawabnya.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut.
Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.