Jakarta –
Banyak penduduk Jepang panjang umur dengan kondisi sehat. Ternyata salah satunya berkat pola makan sehat yang dijalani. Ini 8 makanan andalan mereka.
Di negeri sakura, seseorang mencapai usia 100 tahun adalah hal biasa. Banyak dari mereka bisa hidup lama dan dalam kondisi tubuh yang bugar.
Salah satu rahasia panjang umur bagi masyarakat Jepang adalah memegang konsep “ikigai”, yakni tidak mengacu pada satu-satunya pedoman untuk kesehatan dan kebahagiaan yang baik. Hal yang terpenting adalah menemukan tujuan hidup dan mengejarnya dengan hati-hati, niat, serta kebahagiaan.
Selain itu, menjaga pola makan juga menjadi rahasia terbesar panjang umur orang Jepang. Lantas, apa saja makanan yang sering dikonsumsi warga Jepang sehingga bisa panjang umur?
Berikut delapan makanan yang sering dikonsumsi orang Jepang untuk hidup lebih lama dan bahagia, dilansir dari CNBC Make It:
1. Matcha
Salah satu makanan andalan orang Jepang adalah matcha. Foto: Getty Images/victoriya89 |
Ahli gizi asal Nara, Michiko Tomioka mengungkapkan bahwa bibinya yang berusia 99 tahun selalu memulai harinya dengan mengonsumsi secangkir matcha atau teh hijau bubuk.
Michiko mengatakan, teh hijau memiliki segudang manfaat bagi kesehatan. Sebab, teh hijau mengandung vitamin C, vitamin B, serat dan protein, serta polifenol anti-inflamasi dan pelawan penyakit.
“Senyawa alami yang terdapat pada matcha kaya akan antioksidan, yakni senyawa yang dapat melindungi tubuh dari kerusakan sel,” kata Michiko, dikutip Senin (22/7/2024).
2. Makanan fermentasi
Sup miso atau makanan fermentasi lainnya juga menjadi andalan orang Jepang. Foto: iStock |
Makanan fermentasi adalah hal yang mudah ditemukan di Jepang. Beberapa makanan fermentasi yang paling populer di Jepang adalah miso alias pasta kedelai yang difermentasi dan sering digunakan dalam sup, natto alias kedelai yang difermentasi, dan nukazuke alias sayuran fermentasi yang diasamkan dalam dedak padi.
Michiko menjelaskan, makanan fermentasi mengandung probiotik yang dapat membantu pencernaan dan penyerapan, serta mampu mengurangi risiko penyakit.
3. Rumput laut
Orang Jepang juga suka dengan rumput laut. Foto: Tsunagu Japan |
Jika mengunjungi Jepang, Anda akan mudah menemukan kaiso alias rumput laut. Saking mudahnya ditemukan pada setiap makanan, Michiko bahkan menyebut bahwa ia mengonsumsi setidaknya satu gigitan rumput laut setiap kali makan.
Menurut Michiko, rumput laut menjadi salah satu resep rahasia panjang umur orang Jepang karena mengandung berbagai vitamin dan mineral yang bermanfaat bagi tubuh, seperti yodium, vitamin B12, hingga asam lemak omega-3.
“Makanan pokok yang beraroma ini memiliki banyak manfaat kesehatan. Rumput laut terkenal rendah kalori dan tinggi serat,” ujar Michiko.
“Rumput laut mengandung berbagai mineral dan vitamin penting termasuk yodium, zat besi, kalium, magnesium, vitamin B12 dan asam lemak omega-3,” jelasnya.
4. Kacang-kacangan
Kacang-kacangan, terutama kedelai adalah makanan favorit warga Jepang karena memiliki rasa yang lezat dan terjangkau. Bahkan, Michiko menyebut bahwa dapurnya belum lengkap tanpa edamame, kinako alias bubuk kedelai, susu kedelai, natto, dan miso.
“Kedelai kaya akan serat, vitamin B, potasium, dan polifenol seperti isoflavon,” ungkap Michiko.
Tak hanya kedelai, Michiko juga mengaku bahwa ia sangat menyukai kacang merah. Sebab, kacang merah mengandung banyak polifenol, serat, potasium, protein, hingga vitamin B yang dapat membantu mencegah peradangan.
Jika melihat banyaknya kandungan yang bermanfaat bagi tubuh, tak heran jika kacang merah sering ditemukan dalam sup, makanan utama, dan makanan penutup di Jepang.
5. Tahu
Tahu biasa dikonsumsi dan diolah menjadi makanan enak. Foto: Getty Images |
Tahu adalah salah satu makanan kesukaan Michiko karena mengandung banyak protein dan tak mengandung kolesterol. Tahu yang dikenal sebagai tofu di Jepang sering diolah menjadi berbagai makanan, seperti agedashi, sup miso, kari, hingga nasi goreng.
Penasaran dengan makanan andalan orang Jepang lainnya? Simak pada halaman selanjutnya!
6. Wijen
Wijen tidak hanya dipakai sebagai pelengkap, tetapi juga sering menjadi makanan andalan Foto: Getty Images |
Biji wijen terkenal kaya akan vitamin B, vitamin E, protein, serat, dan mineral, seperti magnesium, kalsium, serta pitosterol yang dapat membantu mengelola kolesterol. Maka dari itu, tak heran jika banyak orang Jepang yang hidup sehat dan panjang umur karena wijen sering dijadikan sebagai bahan pelengkap makanan.
“Biji wijen adalah “pahlawan super” kuliner saya! Biji wijen coklat atau hitam panggang adalah makanan pokok dapur bagi saya,” ungkap Michiko.
“Saya biasanya menumis sayuran dan nasi goreng dengan biji wijen sebagai pengganti minyak untuk mendapatkan manfaatnya secara penuh,” sambungnya.
7. Jamur shiitake
Orang Jepang juga suka memasukkan jamur shitake ke masakannya. Foto: Getty Images/iStockphoto/chengyuzheng |
Jika Anda adalah penggemar kuliner Jepang, jamur shiitake pasti sudah tidak asing lagi untuk didengar. Shiitake adalah bahan dasar untuk banyak makanan Jepang yang sangat lezat.
Alasan mengapa jamur, terutama shiitake populer dalam dunia kuliner jepang adalah kandungan yang terkandung di dalamnya. Jamur kaya akan protein, vitamin D, vitamin B.
“Jamur juga mengandung lentinan, yakni polisakarida yang dapat membantu melawan peradangan,” jelas Michiko.
8. Jahe
“Tidak hanya di Jepang, bahkan di seluruh dunia, jahe dikenal sebagai “makanan penyembuh”. Jahe dapat membantu untuk meningkatkan kekebalan dan metabolisme tubuh,” kata Michiko.
“Jahe sering menjadi andalan saya untuk mengatasi sakit perut dan meredakan pilek,” lanjutnya.
Sebagai orang Jepang, Michiko sangat menyukai umeboshi, yakni acar plum yang dipadukan dengan jahe dan acar shiso. Dalam upaya mencegah penyakit, Michiko sering mengonsumsi teh jahe dengan goji berry kering, kayu manis, matcha, dan kudzu.
Artikel ini sudah tayang di CNBC Indonesia dengan judul Pantas Warga Jepang Panjang Umur, Ini 8 Makanan Andalannya
(aqr/adr)
![]() |
|
Source : unsplash.com / Brooke Lark
Apa Benar Minum Air Hangat Efektif Hilangkan Lemak di Perut? Jakarta – Banyak orang meyakini minum air hangat bisa bantu menghilangkan lemak di perut. Dari sisi ilmiah, apakah hal ini benar? Usaha menurunkan berat badan sangat beragam. Banyak anggapan juga berkembang di masyarakat soal cara ampuh mengusir lemak di perut. Salah satunya dengan minum air hangat. Dari sisi ilmiah, minum air hangat pada pagi hari sebenarnya bagus untuk meningkatkan metabolisme. “Saat kita minum air hangat, tubuh kita mengubah suhunya dan mengaktifkan metabolisme. Ini membantu menurunkan berat badan,” kata pakar nutrisi Manisha Chopra melansir Healthshots.
Chopra mengatakan, air hangat juga memecah lemak tubuh menjadi molekul, sehingga memudahkan sistem pencernaan untuk membakarnya. “Terlebih lagi, minum air hangat sebelum makan membantu mengatur asupan kalori karena membuat perut kenyang,” katanya. Menggabungkan rutin minum air hangat dengan pola makan seimbang dan aktivitas fisik akan memberikan hasil terbaik untuk menghilangkan lemak di perut. Selain dapat meningkatkan metabolisme, minum air hangat dapat membantu melancarkan pencernaan, sehingga dapat meningkatkan penyerapan nutrisi dan metabolisme.
“Air panas juga bermanfaat bagi kulit kering dan membantu meredakan sembelit, kata ahli diet Vanshika Bhardwaj menukil India Today. Saat metabolisme tubuh baik, pencernaan lancar, dan penyerapan nutrisi meningkat, maka usaha penurunan berat badan akan lebih efektif. Para ahli merekomendasikan agar Anda minum setidaknya enam hingga delapan gelas air hangat setiap hari. Ini adalah jumlah yang dibutuhkan untuk menjaga tubuh, rambut, dan kulit tetap terhidrasi. “Jika Anda ingin meningkatkan efek air hangat, tambahkan sedikit lemon dan madu ke dalamnya. Hal ini dapat mempercepat laju metabolisme Anda sehingga mengakibatkan penurunan berat badan dengan cepat,” ujar Chopra. Artikel ini sudah tayang di CNN Indonesia dengan judul “Apakah Minum Air Hangat Bisa Menghilangkan Lemak di Perut?“ (adr/adr) |
![]() |
|||
Source : unsplash.com / Brooke Lark
Jangan Konsumsi 7 Makanan Ini Sebelum Bercinta agar Pasangan Tak ‘Ilfeel’ Jakarta – Memperhatikan asupan makanan sebelum bercinta penting agar gairah tetap terjaga dan pasangan tak ‘ilfeel’. Hindari 7 makanan ini sebelum bercinta dengan pasangan. Pola makan yang sehat mendukung kehidupan seks Anda dengan menjaga fungsi seksual, gairah seks, keseimbangan hormonal, energi, juga kesuburan. “Pola makan buruk yang tinggi pangan olahan, gula tambahan, dan serat terbatas mengakibatkan kehidupan seksual yang buruk karena memicu obesitas, tekanan darah tinggi dan gangguan pencernaan,” jelas Kaitlin Dresser, ahli diet, mengutip dari Healthy.
Meski sehat, sebaiknya hindari pangan berikut jelang bercinta agar si dia tidak ‘ilfeel’: 1. Buncis
Kacang yang masuk keluarga polong mengandung serat dan gula yang tidak dapat dicerna tubuh manusia secara normal. Di usus, bakteri memecah semua materi hingga menyebabkan fermentasi sehingga bisa memicu kembung akibat gas. 2. Bawang putih dan bawang bombai “Saat dikunyah, senyawa belerang melepaskan gas yang bercampur dengan bakteri di mulut Anda yang juga mengeluarkan gas, mengakibatkan bau mulut,” kata Sabrina Oliver, ahli gizi spesialis penyakit pencernaan. 3. Steak
Konsumsi daging berpotensi memicu kentut yang sangat bau. Oleh karenanya, ganti menu steak dengan ikan atau daging ayam. “Gas terkait dengan daging merah lebih berbau karena bahan kimia yang dihasilkannya di usus besar,” jelas William Chey, profesor di University of Michigan, mengutip dari Cosmopolitan. Daging merah tinggi akan protein. Protein dalam jumlah tinggi ini langsung menuju usus besar untuk difermentasi dan menghasilkan ‘produk’ sampingan yang sangat mengganggu. 4. Pizza Yang lebih buruk, ada kandungan lemak yang bisa menunda pengosongan lambung dan membuat makanan bertahan lebih lama di sistem pencernaan. 5. Brokoli Selain itu, sayuran banyak mengandung glukosinolat atau senyawa alami yang mengandung belerang. Jika dicerna, senyawa akan menghasilkan gas berbau belerang. 6. Roti putih dan pasta
Karbohidrat sederhana cepat memberikan energi tapi tubuh juga akan kehilangan energi dalam waktu cepat. Tentu Anda tidak ingin mengalami penurunan energi secara drastis di tengah permainan. Sebaiknya atur takaran konsumsi karbohidrat sederhana atau lebih baik ganti dengan karbohidrat kompleks seperti roti biji-bijian, pasta gandum utuh dan nasi merah. 7. Gorengan “Yang terbaik adalah menghindari jenis makanan ini dan memesan makanan yang dipanggang atau dipanggang,” kata Oliver. (sob/adr) |
![]() |
||||
Source : unsplash.com / Brooke Lark
Hindari 5 Makanan Ini Kalau Mau Lebih Gampang Konsentrasi Jakarta – Konsenstrasi seseorang sebenarnya juga dipengaruhi oleh makanan yang dikonsumsi sehari-hari. Jika ingin meningkatkan konsentrasi, sebaiknya hindari 5 makanan ini. Beberapa orang mengalami kesulitan untuk berkonsentrasi. Hal ini bisa disebabkan oleh sejumlah faktor, mulai dari kecemasan, depresi, kurang tidur, atau sekadar bosan. Namun, pola makan juga dapat berperan dan memengaruhi konsentrasi seseorang.
Ahli gizi Yaa Boakye mengungkap kepada HuffPost, “Penting diingat bahwa setiap orang memiliki reaksi berbeda terhadap makanan dan mungkin mengalami kondisi kesehatan yang mendasarinya.” Dengan peringatan tersebut, seseorang perlu memerhatikan asupan makanan dan minuman hariannya. Sebab, sejumlah makanan dan minuman itu bisa menganggu konsentrasi. Melansir huffpost.com (11/06/2024), berikut 5 makanan dan minuman yang perlu dihindari untuk meningkatkan konsentrasi: 1. Kue dan roti tawar
Aneka jenis kue dan roti tawar putih banyak digemari karena mengeyangkan dan bisa menjadi alternatif pengganti nasi putih. Sayangnya, ahli saraf Dr. Arif Dalvi mengungkap, karbohidrat sederhana seperti itu dapat menyebabkan lonjakan gula darah. Pada gilirannya dapat menyebabkan kesulitan berkonsentrasi. Ahli gizi lain, Boakye juga setuju. Ia menjelaskan, ketika gula darah terlalu tinggi atau terlalu rendah, hal ini dapat menyebabkan kesulitan berkonsentrasi. Karbohidrat sederhana inilah yang dapat memicu naik turunnya gula darah tersebut. Menurut Boakye, meskipun glukosa sejenis karbohidrat menyediakan energi bagi sel-sel otak, ketika glukosa diserap dalam aliran darah dengan cepat, hal itu menciptakan ketidakseimbangan gula darah. 2. Makanan tinggi garam
Kadar gula darah bukan sau-satunya hal yang dapat menyebabkan sulit konsentrasi. Dalvi mengungkap, makanan asin juga dapat memengaruhinya. Berarti, ketika seseorang mengonsumsi sup instan, mie instan, kentang goreng, keripik kentang, atau makanan-makanan olahan tinggi natrium, hal itu bisa menurunkan konsentrasi. Makanan yang mengandung banyak garam dapat memicu ketidakseimbangan elektrolit. Ketika hal ini terjadi, bisa menyebabkan peradangan otak yang dapat menganggu daya ingat dan konsentrasi jangka pendek. Untuk menghindari hal tersebut, batasi konsumsi makanan tinggi garam. Setidaknya konsumsi kurang dari 3400 miligram garam atau natrium sehari. Ingatlah, bahwa garam tersebut juga bisa ditemukan di saus, bumbu-bumbu, atau keju olahan. Makanan lain yang perlu dihindari bisa dilihat pada halaman selanjutnya!3. Soda dan minuman manis
Beberapa orang gemar minum soda atau minuman manis lainnya. Sayangnya, minuman ini bisa menjadi bumerang pada konsentrasi seseorang. Ahli gizi Claire Rifkin mengungkap, minuman manis, seperti soda dan jus dapat menyebabkan peningkatan gula darah yang cepat. Kondisi ini diikuti dengan penurunan gula darah. Oleh karena itu, lebih baik minum air putih saja. Air menyumbang 75% dari massa otak. Ketika seseorang dehidrasi karena kekurangan cairan, itu bisa mengganggu keseimbangan elektrolit dalam tubuh secara keseluruhan, termasuk dalam neuron otak. 4. Kopi
Bagi sebagian orang, kopi telah menjadi minuman sehari-hari. Meskipun dapat meningkatkan energi, tetapi kopi dapat memperburuk konsentrasi. Minum sedikit kopi mungkin bermanfaat, tetapi ketika diminum dalam jumlah banyak, manfaatnya akan semakin memudar. Menurut Dalvi, terlalu banyak kafein dapat membuat seseorang menjadi gelisah dan cemas. Ahli gizi Boakye juga memeringati bahwa kafein memengaruhi seseorang secara berbeda. Bagi sebagian orang, sedikit kopi sudah bisa menyebabkan kegelisahan sampai membuat sulit berkonsentrasi. 5. Makanan yang bikin pencernaan sensitifKamu juga harus memerhatikan makanan mana yang akan membuat perut menjadi lebih sensitif. Ketika seseorang makan makanan apapun yang menyebabkan masalah pencernaan, itu pasti juga berpengaruh terhadap konsentrasi. Dr. Kevin Cooke, seorang dokter penyakit dalam mengungkap kepada HuffPost bahwa susu adalah salah satu penyebab umum masalah konsentrasi. Ketika seseorang yang memiliki intoleransi terhadap susu minum susu, itu bisa memicu respon peradangan tubuh. Peradangan ini dapat memengaruhi fungsi kognitif, yang menyebabkan gejala umum kabut otak, seperti kesulitan berkonsentrasi, mudah lupa, hingga kebingungan. (aqr/adr) |
![]() |
|||
Source : unsplash.com / Brooke Lark
5 Tips Diet Kim Ji Won yang Bikin Tampilannya Langsing Memesona Jakarta – Kim Ji Won jadi sorotan berkat tampilannya yang semakin langsing dan memesona. Ternyata begini tips diet yang dilakoni bintang Queen of Tears ini. Kim Ji Won memukau lewat drama Korea terbarunya, Queen of Tears (2024) yang menjadi hit. Dalam K-Drama populer tersebut, Kim Ji Won berperan sebagai CEO dari pasaraya Queens bernama Hong Hae In yang telah menikah dengan Baek Hyun Woo (Kim Soo Hyun) selama tiga tahun. Selain akting yang luar biasa, para penggemar juga kagum dengan perubahan tubuhnya yang tampak makin langsing. Ia ternyata menjalani diet ketat setahun penuh demi peran Hong Hae In.
Dedikasi dan kerja kerasnya ini pun terbayar lunas, terbukti dengan penampilannya yang terlihat langsing dan punya body goals di drama tersebut. Lalu bagaimana tips diet Kim Ji Won? Berikut tips diet ala Kim Ji Won, dikutip dari Koreaboo: 1. Menghindari makanan favorit setahun
Demi mencapai berat badan yang diinginkan, Kim Ji Won mengaku harus menghindari makanan tertentu, termasuk kuliner khas China selama setahun penuh. Hal ini dilakukannya untuk menjaga penampilannya agar sesuai dengan karakternya yang merupakan seorang chaebol dengan gaya hidup mewah dan pola makan sehat sehingga harus bertubuh langsing. Mengutip dari Koreaboo, Kim Ji Won muncul di acara YouTube terkenal Salon Drip dan menceritakan mengenai dietnya selama setahun penuh demi syuting Queen of Tears. Dalam video tersebut, pembawa acara Jang Do Yeon menjelaskan bagaimana dia mendengar Kim Ji Won harus mengurangi makanan demi kesehatannya. Kim Ji Won menjelaskan bahwa dia tidak makan sesuatu yang terlalu berat selama setahun. Bahkan yang mengejutkan, dia tidak mengonsumsi makanan China selama setahun. “Aku menjalani diet dan tidak makan makanan China selama setahun. Aku bahkan tidak makan jajangmyeon. Karena aku harus melakukan acara-acara promosi, aku masih harus memperhatikan penampilanku,” tutur Kim Ji Won. 2. Menambah asupan protein
Kim Ji Won perlu menjaga kesehatan massa otot. Massa otot ini akan menggunakan lemak dan karbohidrat ekstra dalam tubuh dan kemudian membutuhkan protein untuk menopangnya. Jadi, Kim Ji Won harus memastikan dia mengonsumsi banyak protein ke dalam makanan harian diimbangi dengan olahraga. Beberapa makanan kaya protein adalah telur rebus dan dada ayam. Tips diet Kim Ji Won ada di halaman selanjutnya.3. Olahraga teraturOlahraga juga menjadi bagian penting dari program diet Kim Ji Won. Dia rajin berolahraga, seperti pilates dan yoga, untuk membantu membakar kalori serta menjaga bentuk tubuhnya. Selain itu, Kim Ji Won juga dikenal dengan kemahirannya dalam olahraga Gymnastic. Diketahui bahwa dia berlatih hingga 6 jam setiap hari. 4. KonsistenKim Ji-won dipuji tidak hanya karena keahliannya dalam senam tapi juga konsistensinya ketika latihan. Jadi, rutinitas apa pun yang dijalani, pastikan melakukannya dengan senang sehingga konsisten dalam jangka waktu yang lebih lama untuk mendapatkan manfaat maksimal. 5. Cukup istirahat
Istirahat yang cukup juga penting untuk menjaga kesehatan dan membantu tubuh dalam proses pembakaran kalori. Kim Ji Won selalu berusaha untuk tidur selama 7 sampai 8 jam setiap malam dan tidak terlalu membebani dirinya saat diet serta olahraga. Artikel ini sudah tayang di CNBC Indonesia dengan judul 5 Tips Diet Ala Kim Ji Won yang Bikin Langsing Singset (raf/adr) |
![]() |
|||
Source : unsplash.com / Brooke Lark
Ladies! Ini 5 Makanan untuk Cegah Keputihan dan Bau pada Miss V Jakarta – Infeksi jamur pada vagina dapat dipicu oleh pola makan yang salah. Karenanya pilih makanan Yang kaya akan antioksidan. Pola makan sangat berpengaruh pada kondisi tubuh, termasuk kesehatan pada area kewanitaan. Miss V tersebut harus dijaga pHnya agar tetap stabil. Jika tidak, bisa memicu jamur infeksi dan menyebabkan miss V jadi berbau tak sedap hingga memunculkan keputihan. Cara mengatasinya bisa dengan mengonsumsi makanan bernutrisi.
Mulai dari makanan tinggi antioksidan, vitamin C, hingga vitamin D. Dikutip dari Health Shots (13/10/23) berikut 5 makanan untuk menjaga kesehatan vagina: 1. Yogurt
Yogurt mengandung bakteri baik yang bisa bermanfaat untuk menjaga kesehatan vagina. Bakteri baik tersebut berperan menyeimbangkan pH vagina. Dengan begitu, area kewanitaan akan terhindar dari kekeringan, gatal, dan bau tak sedap. Hal ini pun telah dibuktikan lewat sebuah studi. Menurut studi yang diterbitkan dalam Archives of Family Medicine, mengonsumsi 150 ml yogurt setiap hari dapat mencegah infeksi jamur kandida vaginitis dan bakterial vaginosis. 2. Buah citrusBuah citrus seperti jeruk, lemon, limau, dan sejenisnya juga bagus untuk menjaga kesehatan vagina, terutama dalam mengatasi infeksi dan keputihan. Kandungan vitamin C pada buah citrus dapat berperan menurunkan risiko infeksi vagina, seperti yang disebutkan dalam studi yang diterbitkan di Journal of Clinical Medicine Research. Menurut peneliti, selain vitamin C, buah citrus juga dikemas dengan asam askorbat yang akan menghalau infeksi penyebab keputihan hingga bau tak sedap. Makanan yang bagus untuk menjaga kesehatan vagina.3. Telur
Kuning telur merupakan salah satu sumber vitamin D terbaik. Vitamin tersebut bermanfaat untuk menjaga kesehatan vagina, seperti yang ditemukan oleh peneliti. Penelitian yang diterbitkan dalam Indian Journal of Medical Research menemukan bahwa orang yang kekurangan vitamin D memiliki vagina yang buruk. Lebih lanjut, peneliti juga mengatakan bahwa vitamin D pada telur akan menjaga sistem imun pada vagina dan mencegah penularan infeksi pada vagina. 4. IkanLemak omega-3 merupakan nutrisi yang juga sangat dibutuhkan vagina. Nutrisi yang terkandung pada ikan salmon itu dapat mencegah endometriosis. Endometriosis merupakan penyakit yang menyerang sistem reproduksi wanita. Selain itu, omega-3 juga dapat melancarkan sirkulasi darah. Menurut jurnal Oxford, Human Reproduction, kondisi itu dapat membantu mengatasi vagina yang kering, terutama pada wanita yang memasuki masa menopause. 5. Brokoli
Brokoli dikemas dengan flavonoid yang merupakan antioksidan yang dibutuhkan tubuh untuk kesehatan, terutama kesehatan pada area kewanitaan. Menurut penelitian yang diterbitkan dalam International Journal of Cancer, rutin mengonsumsi brokoli dapat mencegah penyakit kanker ovarium. Antioksidan pada brokoli juga berperan menghilangkan aroma tak sedap pada vagina. Selain vagina, brokoli juga dapat menyehatkan payudara. (raf/odi) |
![]() |
Source : unsplash.com / Brooke Lark
9 Makanan yang Meningkatkan Trombosit untuk Cegah Pendarahan Berlebih
Jakarta – Beberapa jenis makanan dapat meningkatkan jumlah trombosit dalam tubuh. Makanan ini mengandung nutrisi penting yang meningkatkan produksi dan fungsi trombosit untuk mencegah trombositopenia. Dilansir Verywell Health, trombosit adalah sel darah yang bantu pembekuan darah. Jika trombosit rendah atau kurang dari 150.000 per mikroliter darah, risiko pendarahan berlebihan yang mungkin mengancam jiwa dapat meningkat. Karena itu, jumlah trombosit perlu stabil berada di tingkat yang normal. Berikut makanan penambah trombosit yang bisa dikonsumsi sehari-hari bersama asupan bernutrisi lainnya
Makanan Penambah TrombositDikutip dari Healthline, berikut sejumlah makanan yang merangsang produksi trombosit: 1. Makanan Tinggi Vitamin B12Kekurangan vitamin B12 merupakan penyebab utama rendahnya trombosit. Vitamin B12 sangat dibutuhkan tubuh untuk memproduksi trombosit dan sel darah lainnya. Sumber vitamin B12 terbaik cenderung berasal dari pangan hewani misal hati sapi, tiram, telur, ikan tuna, dan salmon. 2. Makanan Kaya Asam FolatAsam folat atau vitamin B9 membantu perbaikan dan pertumbuhan sel darah, termasuk trombosit. Kekurangan folat dapat menyebabkan jumlah trombosit rendah dan peningkatan risiko pendarahan. Makanan yang mengandung folat tinggi meliputi kacang-kacangan, bayam, asparagus, kubis, alpukat, brokoli, dan sawi hijau. 3. Makanan Tinggi Zat BesiZat besi memungkinkan tubuh untuk memproduksi sel darah merah yang sehat dengan mendorong mitokondria agar bekerja dengan baik. Di sisi lain, kekurangan nutrisi ini menjadi salah satu penyebab trombositopenia. Asupan zat besi yang cukup dapat menaikkan jumlah trombosit tubuh. Beberapa makanan dengan kadar zat besi tinggi yaitu tiram, biji labu, daging sapi, bayam, tahu, kacang merah, sarden, buncis, dan kacang mede. 4. Makanan Kaya Akan Vitamin CVitamin C membantu trombosit menggumpal dan berfungsi secara efisien saat terjadi pembekuan darah. Mekanisme ini mencegah pendarahan terjadi lebih banyak dan lama. Selain itu, vitamin C bisa menyerap zat besi yang berkontribusi pada produksi trombosit. Makanan yang menjadi sumber vitamin C antara lain mangga, nanas, brokoli, paprika, tomat, bunga kol, stroberi, melon, dan kubis. 5. Makanan Tinggi Vitamin DVitamin D membantu pembentukan sumsum tulang, yaitu jaringan di dalam tulang yang memproduksi trombosit dan sel darah lainnya. Tubuh yang kekurangan vitamin D dapat mengalami disfungsi trombosit dan pembekuan darah yang berpotensi berbahaya. Sumber vitamin D antara lain terdapat pada ikan berlemak, sarden, kuning telur, jamur, dan dada ayam. 6. Makanan Kaya Akan Vitamin KVitamin K mungkin tidak menaikkan jumlah trombosit. Namun, nutrisi ini dapat meningkatkan fungsi trombosit. Vitamin K dibutuhkan untuk membekukan darah, sehingga luka akan segera tertutup dan pendarahan cepat berhenti. Beberapa makanan yang mengandung vitamin K adalah sawi hijau, lobak, bayam, brokoli, kacang kedelai, edamame, labu, okra, kacang mede, wortel, dan minyak zaitun. 7. Makanan Tinggi KlorofilKlorofil adalah pigmen hijau yang ditemukan dalam sayuran dan alga. Menurut penelitian, pigmen ini dapat meningkatkan jumlah trombosit. Makanan kaya akan klorofil, meliputi kiwi, bayam, sawi hijau, brokoli, kubis, asparagus, serta sayuran laut seperti rumput laut dan spirulina yang dikonsumsi utuh. 8. Makanan Kaya Akan TriptofanSenyawa triptofan meningkatkan hormon serotonin yang membantu trombosit menggumpalkan darah dan mempersempit pembuluh untuk mengurangi pendarahan atau perdarahan. Makanan yang mengandung triptofan antara lain daging ayam, telur, ikan salmon, tahu, tempe, biji-bijian, dan kacang-kacangan. 9. ProbiotikProbiotik adalah bakteri ‘baik’ yang dapat mencegah pengentalan dan pembentukan gumpalan darah. Bakteri ini juga meningkatkan produksi dan membantu trombosit berfungsi dengan baik saat ada luka. Makanan sumber probiotik yakni yoghurt, kimchi, kefir, tempe, miso, dan acar. Nah, itu tadi sederet makanan penambah trombosit yang dapat dikonsumsi jika jumlah trombosit dalam tubuh rendah. Pastikan makanan tidak diolah dengan terlalu banyak garam, gula, dan lemak untuk memaksimalkan manfaat asupan bagi tubuh. (row/row) |
![]() |
|
Source : unsplash.com / Brooke Lark
Apakah Penderita Diabetes Boleh Minum Kopi? Ini Kata Dokter Ahli Jakarta – Penderita diabetes harus memantang beberapa makanan dan minuman agar gula darah tetap stabil. Bagaimana dengan konsumsi kopi? Begini penjelasan ahli! Kopi merupakan minuman sehat yang memiliki berbagai manfaat sehat untuk tubuh. Salah satunya mengandung zat antioksidan yang baik untuk imunitas tubuh. Minum kopi juga disebutkan baik untuk diet, karena menunjang proses metabolisme tubuh. Bagaimana jika dikonsumsi oleh penderita diabetes?
Dilansir dari Only My Health (5/7), terkait konsumsi kopi pada pasien diabetes, Dr Shivane, Consultant Diabetology and Metabolic Physician, Department of Endocrinology, Jaslok Hospital and Research Center, Mumbai mengatakan kalau dampaknya beragam. Shivane juga menambahkan bahwa meskipun beberapa penelitian kopi menunjukkan kadar gula darah dapat turun, ternyata juga ada dampak buruknya. Kopi dapat mengurangi sensitivitas tubuh terhadap insulin yang merupakan hormon pengatur gula darah. Hal ini dapat menyebabkan fluktuasi kadar gula darah hingga menimbulkan masalah.
Sebuah studi pada 2016 yang diterbitkan dalam European Journal of Nutrition menemukan bahwa orang yang minum 3-4 cangkir kopi sehari mungkin memiliki risiko lebih rendah terkena diabetes tipe-2.Para peneliti percaya bahwa zat dalam kopi, seperti asam klorogenat dan kafein, mungkin bertanggung jawab atas efek positif ini. Studi lain yang diterbitkan dalam jurnal Diabetes Care menemukan bahwa orang yang minum hingga 6 cangkir sehari memiliki risiko lebih rendah terkena diabetes tipe-2. Berbanding terbalik dengan mereka yang jarang minum kopi. Menariknya, manfaat ini tampaknya berasal dari kopi berkafein dan tanpa kafein. Berarti hal ini menunjukkan bahwa mungkin ada lebih dari sekedar kafein yang berperan. Penelitian lain menunjukkan bahwa asupan kopi yang tinggi justru dapat menyebabkan resistensi insulin pada beberapa orang. Jadi, Dr Shivane menyimpulkan bahwa pasien diabetes boleh minum kopi, tapi dalam jumlah sedikit. Jumlahnya mengacu pada anjuran minum kopi per hari, menurut Mayo Clinic. Sejumlah 1-4 cangkir kopi per hari (400 miligram per hari). Dianjurkan mengonsumsi kopi hitam tanpa tambahan gula atau pemanis dan krimer atau susu. Lebih baik lagi jika penderita diabetes berkonsultasi dulu pada dokter untuk takaran tepat minum kopi. (yms/odi) |
![]() |
|||
Source : unsplash.com / Brooke Lark
Jangan Kebanyakan! Ini 7 Efek Negatif Konsumsi Makanan Beku Jakarta – Makanan beku atau frozen food banyak dikonsumsi karena praktis dan rasanya enak. Namun jangan terlalu sering memakannya karena bisa berefek buruk untuk kesehatan. Di tengah gaya hidup yang kian cepat ritmenya, banyak orang mencari kepraktisan dalam segala hal, termasuk urusan makan. Mereka mencari bahan makanan yang praktis dan rasanya enak. Makanan beku atau frozen food pun kerap jadi jawaban. Makanan ini ditawarkan dalam beragam jenis dan mudah didapat, baik di pasar tradisional maupun supermarket.
Mengolahnya praktis karena tinggal dilumerkan, digoreng, dikukus, atau dipanggang tergantung jenisnya. Namun sayangnya, mayoritas makanan beku tidak mengandung nutrisi menyehatkan. Konsumsinya justru bisa merugikan kesehatan. Melansir Times of India (8/7/2024), inilah 7 efek negatif konsumsi makanan beku untuk kesehatan: 1. Kehilangan nutrisiSalah satu kekhawatiran utama dari konsumsi buah dan sayuran beku adalah kehilangan asupan nutrisi penting. Walau memang proses pembekuan bisa mempertahankan sejumlah vitamin dan mineral penting, tapi proses blansir yang berlangsung sebelumnya bisa menyebabkan kehilangan nutrisi, seperti vtamin B dan C yang larut air. Selain itu, sekalipun buah dan sayuran beku disimpan di suhu yang tepat bisa tetap mengalami penurunan nutrisi. Hal ini membuat buah maupun sayur beku tak sebagus buah dan sayur segar dalam beberapa kondisi. 2. Tinggi sodium
Makanan beku berupa nugget, sosis, ham, atau yang lainnya cenderung tinggi sodium. Mengonsumsi sodium berlebih bisa merugikan kesehatan karena memicu tekanan darah tinggi, penyakit jantung, hingga stroke. American Heart Association merekomendasikan batas konsumsi sodium 2.300 miligram per hari. Sayangnya banyak makanan beku mengandung hampir atau lebih dari jumlah tersebut dalam tiap 1 porsi penyajiannya. 3. Mengandung bahan pengawetUntuk meningkatkan cita rasa, warna, dan masa simpannya, banyak makanan beku ditambahkan bahan aditif dan pengawet. Bahan kimia seperti MSG, pewarna buatan, dan perasa sintetik bisa berisiko untuk kesehatan. Misalnya, beberapa orang mengalami reaksi alergi dari bersinggungan dengan bahan aditif. Gejala umumnya berupa sakit kepala. Dalam jangka panjang, konsumsi dua bahan ini bisa menyebabkan hiperaktivitas pada anak dan meningkatkan risiko kanker. 4. Waspada lemak trans
Makanan beku juga termasuk makanan siap saji yang tinggal dipanaskan di microwave. Sebut saja ready meal, pizza, pie, dan pastry. Ada kemungkinan makanan ini mengandung lemak trans dan lemak jenuh yang tak menyehatkan. Lemak trans yang terbentuk selama proses hidrogenasi untuk meningkatkan masa simpan produk, ternyata berbahaya untuk kesehatan. Lemak ini bisa meningkatkan kadar kolesterol buruk dalam darah dan menurunkan kadar kolesterol baik. Alhasil risiko sakit jantung, stroke, hingga diabetes tipe 2 meningkat. Selengkapnya di halaman selanjutnya.5. Risiko keracunan makananProses membekukan makanan memang bisa menghambat pertumbuhan sebagian besar bakteri, tapi tidak membunuh patogen. Proses penanganan, pelumeran, dan pembekuan kembali dari makanan beku bisa membuat bakteri berbahaya muncul. Contohnya Salmonella dan Listeria. Dua jenis bakteri itu bisa menyebabkan keracunan makanan yang diiringi gejala mual, muntah, diare, dan pada kasus terparah harus dibawa ke rumah sakit. Karenanya penting juga memperhatikan cara menyimpan dan mengolah makanan beku jika ada. 6. Asupan kalori meningkat
Efek negatif lain dari konsumsi makanan beku adalah asupan kalori harian meningkat. Sebab banyak makanan beku mengandung lemak, gula, dan pati yang sangat tinggi. Jika dikonsumsi terlalu sering atau banyak akan memicu penambahan berat badan dan risiko obesitas. Kondisi ini semakin meningkatkan peluang seseorang alami penyakit serius seperti penyakit jantung, diabetes tipe 2, dan beberapa kanker. 7. Dampak negatif untuk lingkunganProduksi, pengemasan, dan distribusi makanan beku bisa berdampak negatif pada lingkungan. Energi yang dibutuhkan untuk membekukan dan menyimpan makanan ini berkontribusi pada emisi gas rumah kaca yang meningkat. Proses pengemasan juga biasanya menggunakan plastik sekali pakai yang menimbulkan limbah plastik. Lalu distribusinya bisa menghasilkan jejak karbon yang panjang. (adr/odi) |
![]() |
||
Source : unsplash.com / Brooke Lark
Ini Aturan Konsumsi Gula Harian dari Ahli Gizi Jakarta – Konsumsi gula yang berlebihan dapat berdampak negatif untuk tubuh. Ternyata segini batas aman konsumsi gula harian yang masih diperbolehkan ahli gizi. Gula yang manis tidak memberikan efek semanis dengan rasa yang ada di lidah. Berbagai penyakit kronis hingga metabolisme dapat disebabkan oleh konsumsi gula yang berlebihan. Maka bukan hal yang aneh jika dokter dan ahli gizi justru tidak menyarankan untuk konsumsi gula secara berlebihan. Ada beberapa aturan yang harus diperhatikan guna menyeimbangkan asupan gula yang masuk ke dalam tubuh.
Melansir Health, konsumsi gula alami dan gula tambahan di dalam makanan memiliki aturan perbedaannya. Merujuk pada kesepakatan aturan diet dari ahli gizi, orang dewasa dibatasi konsumsinya hanya 10% dari total asupan kalori harian yang disarankan.
Misalnya jika setiap hari mengonsumsi 2.000 kalori pada jumlah gula yang boleh dikonsumsi hanya 50 gram atau setara dengan 12 sendok teh saja. Tetapi American Heart Association, selaku lembaga yang berfokus pada kesehatan jantung memiliki takaran yang berbeda. Pada aturan yang dilansir oleh AHA orang dewasa dibatasi konsumsi gula per hari hanya 6% dari total kalori keseluruhan. Artinya setiap orang dewasa hanya boleh konsumsi gula 6-9 sendok teh saja. Takaran ini bahkan lebih rendah lagi jika berbicara batas aman konsumsi gula untuk anak-anak. American Academy of Pediatrics mengatakan anak-anak di bawah usia 2 tahun tidak diperbolehkan mengonsumsi gula tambahan dari makanannya. Sementara remaja dan anak-anak di atas usia 2 tahun hanya disarankan konsumsi gula sebanyak 25 gram sehari. Takaran ini setara dengan 6 sendok teh gula yang boleh ditambahkan ke dalam makanan maupun minumannya.
Gula alami dan gula tambahan dibedakan dengan alasan proses pencernaan di dalam tubuh yang berbeda. GUla alami yang datang dari makan akan dicerna sebagai karbohidrat kompleks yang dicerna perlahan sehingga tidak memicu lonjakan insulin. Sementara gula atau pemanis tambahan justru dianggap sebagai salah satu karbohidrat pecahan yang dicerna dengan cepat. Dampaknya insulin akan melonjak secara instan untuk mencerna gula. Ketika tidak segera dihentikan atau dikurangi kebiasaan buruk ini, lambat laun sensitivitas pankreas akan berkurang dalam mencerna gula. Ini yang akan menjadi pemicu atau gejala awal pada penderita diabetes tipe 2. Tips yang paling ampuh untuk tidak mengonsumsi gula berlebihan adalah dengan tidak mengonsumsi minuman manis. Biarkan gula masuk melalui makanan agar lebih mudah diperhatikan dan disesuaikan jumlahnya. (dfl/odi) |
![]() |
Source : unsplash.com / Brooke Lark
الحمد لله رب العالمين المغني الكريم اللهم صل و سلم على رسول الله محمد و على أله و أصحابه أجمعين |







Foto: Istimewa

















