All posts by Gambar Makanan Sehat

5 Cara Mengurangi Asupan Kopi Saat Puasa Agar Tak Dehidrasi


Jakarta

Di bulan puasa frekuensi minum kopi pasti berkurang. Hal ini terasa berat bagi pencinta kopi. Coba siasati dengan cara ini agar tak alami dehidrasi.

Para ahli kesehatan kerap menyarankan untuk tidak minum kopi selama bulan puasa. Anjuran ini bukan tanpa alasan, kandungan kafein pada kopi bisa memicu efek diuretik sehingga kamu rentan kekurangan cairan yang berisiko dehidrasi.

Akan tetapi, keputusan untuk berhenti minum kopi mungkin bisa berdampak buruk pada mereka yang terbiasa ngopi setiap hari. Dilansir dari Mashed, langsung setop ngopi bisa memicu kecemasan, sakit kepala dan gejala depresi.


Sebenarnya kamu tidak harus berhenti minum kopi. Cukup ngopi dengan bijak dan aman dengan cara-cara berikut, seperti dikutip dari CNN Indonesia (19/4):

1. Kurangi waktu penyeduhan

Barista dari 3 Provinsi Unjuk Kemahiran Seduh Kopi Nusantara di Cilegon Proses penyeduhan kopi sebaiknya jangan terlalu lama. Foto: Getty Images/iStockphoto/hsyncoban

Kandungan kafein akan semakin tinggi saat kamu menyeduh kopi dalam waktu lama. Biasanya mereka yang menyeduh kopi di rumah secara manual mendiamkan kopi selama beberapa menit di air panas.

Dilansir dari Have Halal Will Travel, sebaiknya kamu mengurangi waktu penyeduhan sehingga kandungan kafein tidak terlalu tinggi.

2. Ngopi dekat dengan waktu imsak

5 Tips Nyaman Minum Kopi Saat Puasa dari Dokter di ArabNgopi saat sahur disebut lebih baik daripada saat berbuka puasa. Foto: Getty Images/Stanislav Sablin

Kamu tetap bisa ngopi di pagi hari atau waktu sahur. Waktu ini sebenarnya lebih baik daripada saat berbuka puasa. Kamu tentu tidak ingin menyiksa lambung kosong dengan kopi. Sebaiknya minum kopi 1-2 jam sebelum waktu sahur berakhir atau jelang imsak. Ingat, cukup secangkir atau jika lebih maka bisa memicu dehidrasi.

3. Cobalah ganti dengan teh

5 Teh Herbal Ini Ampuh Atasi Gejala Eksim dan Jamur KulitCobalah ganti kopimu dengan teh herbal yang lebih sehat. Foto: Getty Images/iStockphoto/tracielouise

Idealnya, jika kamu ingin setop ngopi, kamu perlu mengurangi kopi sejak 1-2 minggu jelang Ramadan. Namun sekarang pun tidak terlambat untuk memulai mengurangi konsumsi kopi.

Dikutip dari berbagai sumber, kalau kamu biasanya minum 2-3 cangkir kopi per hari, mulai ganti 1-2 cangkir dengan kopi non kafein (decaf) atau teh herbal.

Kamu tetap bisa mendapatkan secangkir minuman hangat tanpa harus mengalami sakit kepala, badan tidak nyaman atau efek-efek tak diinginkan lain.

4. Imbangi dengan asupan cairan

Cukupi kebutuhan cairan tubuh untuk mencegah dehidrasi. Minimal kamu bisa memenuhi kebutuhan 8 gelas air putih per hari. Ini bukan berarti kamu minum 4 gelas saat sahur dan 4 gelas saat berbuka puasa. Sebaiknya minum air putih secara bertahap atau dibagi per waktu makan.

Saat bangun untuk sahur, minum 1 gelas, lalu setelah makan sahur 2 gelas air. Kemudian saat berbuka, minum 1 gelas plus kurma, setelah itu 1 gelas sebelum salat maghrib. Saat makan malam, minum 2 gelas air dan jelang tidur 1 gelas air.

(Tim CNN/odi)

Sumber : food.detik.com

Alhamdulillah Makan Minum Makanan Minuman Sehat Wal Afiyat di JumatBerkah.Com اللهم صلّ على محمد
Source : unsplash / Anna Pelzer

5 Tips Nyaman Minum Kopi Saat Puasa dari Dokter di Arab


Jakarta

Ketika menjalankan ibadah puasa, banyak konsumen kopi yang kebingungan untuk menentukan cara minum kopi terbaiknya. Ini saran dari dokter di Arab.

Ketika berpuasa waktu makan dan minum dibatasi. Aktivitas makan dan minum harus dihentikan sebelum adzan subuh berkumandang dan berbuka puasa setelah adzan maghrib berkumandang.

Bagi sebagian orang, terutama konsumen kopi kelas berat, seringkali kebingungan untuk menentukan waktu yang tepat mengonsumsi kopi. Berbagai pro dan kontra masih diperdebatkan tentang cara minum kopi yang benar saat berpuasa.


Seorang dokter asal Fakeeh University Hospital, Dubai Silicon Oasis, menyebut ada beberapa cara yang harus dilakukan jika tetap ingin kopi selama bulan ramadan. Tentunya termasuk beberapa penyesuaian karena tubuh tak akan menerima asupan kafein sebanyak hari-hari biasanya.

Baca juga: 5 Momen Sahur Pertama Para Selebriti, Ayu Ting Ting hingga Fuji

Berikut ini 5 tips minum kopi selama ramadan menurut Khaleej Times:

5 Tips Nyaman Minum Kopi Saat Puasa dari Dokter di ArabKonsumsi kopi saat berpuasa harus diturunkan secara berkala. Foto: Getty Images/Stanislav Sablin

1. Menurunkan asupannya secara berkala

Sebenarnya ketika hendak memasuki bulan ramadan, konsumen kopi sudah harus menyiapkan diri sejak jauh-jauh hari. Menurunkan asupan kopi secara berkala akan membantu tubuh beradaptasi dengan pengurangan asupan kafein selama ramadan.

Dr. Syed Sakib Nazir menyebut kekhawatirannya pada konsumen kopi ketika mengurangi asupan kafein secara mendadak. Efeknya bisa mengalami gangguan kecemasan, sakit kepala, rasa kantuk yang parah, hingga kehilangan konsentrasi.

Tetapi jika tak sempat menguranginya secara berkala, ada cara lain yang dapat menjadi alternatif. Yaitu mengatur waktu yang tepat untuk minum kopi antara berbuka puasa hingga waktu sahur tiba.

2. Aturan minum kopi saat sahur

Dokter Nazir tidak melarang konsumen kopi untuk berhenti minum kopi saat ramadan. Ia justru memberikan waktu yang tepat bagi penggemar kopi kelas berat agar tetap berpuasa dengan aman walaupun mengonsumsi kopi.

Ia memperbolehkan konsumsi kopi saat waktu sahur dengan beberapa catatan yang harus diperhatikan. Kopi harus diminum 2 jam sebelum waktu sahur berakhir. Tetapi dr. Sarah Alam selaku spesialis endokrinologi di Dubai menyebut tetap penting untuk membatasi asupan minuman berkafein.

Konsumsi kopi saat waktu sahur dikatakan aman jika tidak dilakukan secara berlebihan. Cukup dengan 1 cangkir dan tidak menggunakan banyak pemanis atau campuran ke dalamnya.

Tips lainnya ada di halaman berikutnya.

3. Minum kopi saat berbuka puasa

Sama seperti aturan minum kopi saat sahur, dr. Nazir menyebut boleh dan aman untuk mengonsumsi kopi setelah berbuka puasa. Tetapi tetap dengan beberapa aturan yang harus diperhatikan dan tidak sembarangan.

Jika kamu merasa membutuhkan kopi setelah berbuka puasa, hendaknya tidak membatalkan puasa dengan kopi. Batalkan puasa dengan air putih dan makanan manis terlebih dahulu secara perlahan dan bertahap.

Setelah dua jam dari waktu buka puasa, baru kemudian mengonsumsi kopi untuk membantu menyegarkan tubuh. Perlu diingat juga bahwa konsumsi kopi setelah berbuka puasa dibatasi hanya boleh 1 cangkir saja.

4. Perhatikan kebutuhan hidrasi

5 Tips Nyaman Minum Kopi Saat Puasa dari Dokter di ArabJika ingin minum kopi saat berpuasa, pastikan juga kebutuhan hidrasi tubuh. Foto: Getty Images/Stanislav Sablin

Dibalik berbagai manfaatnya untuk tubuh, kopi memiliki efek diuretik yang tak dapat terelakkan. Hal ini yang menjadi alasan utama para dokter dan ahli kesehatan mewaspadai konsumsi kopi selama bulan ramadan.

Ancaman dehidrasi dapat terjadi jika mengonsumsi kopi pada waktu dan jumlah kadar yang tak tepat. Bahkan ada kasus di Dubai yang menyebutkan seorang pasien mengalami insomnia dan gangguan mood akibat mengalami dehidrasi selama bulan ramadan.

“Tetap menjaga hidrasi tubuh selama berpuasa adalah hal yang penting, dan setiap orang harus memprioritaskan minum air mineral antara buka puasa dan imsak,” jelas dr. Alam.

5. Tips bagi penderita diabetes

Bagi penderita diabetes yang juga penikmat kopi kelas berat ternyata perlu perhatian khusus selama bulan ramadan. Para dokter tidak menyarankan penderita diabetes mengonsumsi kopi sembarangan tanpa konsultasi atau pengawasan dokter.

Kondisi tubuh yang berpuasa tentu akan memengaruhi kadar insulin di dalam tubuh yang sangat sensitif efeknya bagi penderita diabetes. dr. Alam menyebut sebelum menjalankan puasa, seharusnya penderita diabetes memeriksakan kondisinya kepada dokter yang menangani.

Tetapi jika tak sempat melakukan pemeriksaan, asupan makanannya harus tetap dijaga dengan ketat. Penderita diabetes boleh mengonsumsi kopi selama ramadan, hanya saja keseimbangan nutrisi, asupan sayur dan buah, hingga kebutuhan hidrasinya harus tetap terkendali.

(dfl/odi)

Sumber : food.detik.com

Alhamdulillah Makan Minum Makanan Minuman Sehat Wal Afiyat di JumatBerkah.Com اللهم صلّ على محمد
Source : unsplash / Anna Pelzer

5 Bahaya Kurang Minum Air Putih Saat Puasa, Awas Sembelit!


Jakarta

Saat puasa penting untuk mengatur waktu minum air putih agar kebutuhannya tetap terpenuhi. Jangan sampai terlalu sedikit karena bisa memicu 5 bahaya ini.

Mencukupi kebutuhan air putih harian penting dilakukan agar tubuh dapat menjalani semua fungsinya dengan normal. Jangan sepelekan efek kurang minum air putih.

Bahaya kurang minum air putih tidak hanya haus dan dehidrasi, tapi juga sampai risiko kena penyakit kronis. Hal ini tentu ingin dihindari selama berpuasa.


Untuk kebutuhan cairan orang dewasa rata-rata mencapai 2 liter atau 8 gelas per hari. Air putih jadi salah satu sumber cairan yang baik sebab tidak mengandung zat tambahan yang berpotensi memicu masalah buat tubuh.

Kalau pasokan air putih kurang, ada sederet bahaya mengintai. Apa saja?

1. Dehidrasi

Dehidrasi adalah kondisi tubuh kekurangan cairan dengan tanda awal rasa haus. Tanda-tanda dehidrasi lain yang tidak boleh diabaikan antara lain, mulut kering, mudah lelah, urine berwarna kuning gelap dan mata cekung.

Jika dibiarkan dalam jangka panjang, dehidrasi mengarah pada tekanan darah rendah, kulit kehilangan elastisitas dan sakit kepala atau migrain. Bahkan dehidrasi berat akan mengakibatkan syok, koma, bahkan kematian.

2. Gangguan kekuatan otot dan sendi

Asian woman suffering from pain in bone against gray background, Concept with hand arthritis grimace in painFoto: iStock

Kekurangan cairan meski hanya 5 persen dari kebutuhan harian bisa mengakibatkan gangguan kekuatan otot. Kenapa? Air berfungsi melumasi sendi agar gerakan tubuh tetap lancar dan mencegah kekakuan.

Selain itu, air berfungsi mengalirkan oksigen ke otot terutama saat otot digunakan untuk berolahraga.

3. Gangguan sistem kekebalan tubuh

Bahaya kurang minum air putih salah satunya gangguan sistem kekebalan tubuh.

Air digunakan untuk melembapkan feses sehingga mudah dikeluarkan. Air pula yang membantu pembentukan urine. Kekurangan cairan akan membuat tubuh rentan menumpuk limbah dan mengganggu sistem kekebalan tubuh.

4. Sembelit

Apakah Kopi Bisa Mengatasi Sembelit? Berikut FaktanyaFoto: Getty Images/iStockphoto/yipengge

Sembelit tak cuma soal kekurangan serat tapi juga air. Air membantu usus besar mencerna makanan dan membentuk feses.

Namun saat kekurangan air, usus tidak berkontraksi dengan baik sehingga menyerap terlalu banyak air sehingga susah buang air besar atau sembelit.

5. Penyakit kronis

Anda perlu cek lagi jumlah air putih yang diminum setiap hari. Bahaya kurang minum air putih bisa termasuk penyakit kronis seperti diabetes melitus tipe 2, penyakit kardiovaskular, infeksi kandung kemih dan gagal ginjal.

Ketika kekurangan cairan, tubuh akan mengeluarkan hormon vasopresin yang meningkatkan produksi hormon kortisol. Hormon ‘stres’ ini bisa memicu inflamasi kronis dalam waktu lama.

Alhasil, dalam jangka panjang tubuh akan memproduksi batu ginjal hingga berisiko gagal ginjal dan infeksi kandung kemih.

Artikel ini sudah tayang di CNN Indonesia dengan judul “Bahaya Kurang Minum Air Putih, Dehidrasi sampai Picu Penyakit Kronis”

(adr/adr)

Sumber : food.detik.com

Alhamdulillah Makan Minum Makanan Minuman Sehat Wal Afiyat di JumatBerkah.Com اللهم صلّ على محمد
Source : unsplash / Anna Pelzer

Bebas Sembelit! Ini 7 Makanan dan Minuman untuk Dikonsumsi Selama Puasa


Jakarta

Pada hari-hari awal puasa, banyak orang alami sembelit karena penyesuaian pola makan. Untuk menghindari hal tersebut, berikut 7 makanan dan minuman yang bagus dikonsumsi saat sahur dan buka.

Sembelit atau konstipasi adalah kondisi di mana seseorang mengalami kesulitan dalam proses buang air besar (BAB). Penyebabnya beragam seperti kurang serat dan kurang aktivitas fisik.

Biasanya sembelit juga terjadi di awal-awal masa puasa, terutama karena pola makan yang tidak tepat. Kondisi ini pun bikin perut tidak nyaman dan mengganggu aktivitas.


Beruntung sembelit bisa dicegah dengan cara alami melalui konsumsi beberapa makanan dan minuman. Nutrisinya berupa serat hingga probiotik yang bantu melancarkan pencernaan.

Mengutip Medical News Today (11/3/2024), berikut 7 makanan dan minuman untuk cegah sembelit:

1. Probiotik

Probiotik adalah bakteri menguntungkan yang bantu meningkatkan kesehatan pencernaan dan melembutkan feses. Dalam sebuah penelitian tahun 2017 ditemukan konsumsi probiotik dalam mengatasi konstipasi lebih baik 10-40% dibanding plasebo.

Beberapa makanan dan minuman mengandung probiotik seperti yogurt, kimchi, sauerkraut, hingga kefir. Pastikan mengonsumsi sumber probiotik secara rutin agar bebas sembelit.

2. Sayuran tinggi serat

brokoliFoto: Getty Images/iStockphoto/eyewave

Sayuran adalah makanan mengandung serat tidak larut yang berfungsi menambah berat feses. Dengan begitu, BAB bakal lebih teratur.

Konsumsi sayuran tinggi serat untuk mendapat manfaat bebas sembelit. Nutrisi di dalamnya juga mampu melindungi usus seperti sulforaphane (banyak terkandung pada brokoli) yang dapat mencegah pertumbuhan berlebih mikroorganisme usus yang mengganggu kesehatan pencernaan.

3. Kacang-kacangan

Kabar baik untuk pencinta kacang-kacangan karena makanan favorit mereka tinggi serat sehingga bermanfaat atasi sembelit. Sebuah penelitian tahun 2017 menemukan kalau konsumsi 100 gram kacang-kacangan matang memenuhi 26% kebutuhan harian akan asupan serat yang direkomendasikan di Amerika Serikat.

Beberapa kacang tinggi serat antara lain kacang putih, kacang hitam, kacang polong, kacang hijau, hingga kacang merah. Bonusnya lagi, kacang-kacangan bisa diolah menjadi ragam makanan enak.

4. Buah tinggi serat

buah baby kiwiFoto: Istimewa

Untuk mengatasi sembelit, secara khusus kamu dapat mengonsumsi buah-buahan yang tinggi serat. Kiwi, apel, pir, anggur, dan buah berry jadi pilihan tepat.

Pada apel dan pir, misalnya, mengandung tinggi air yang mencegah konstipasi dan memudahkan pencernaan. Lalu pada kiwi ada enzim actinidin yang meringankan gejala gastrointestinal bagian atas.

Selengkapnya di halaman selanjutnya.

5. Roti atau pasta gandum utuh

Produk gandum utuh adalah sumber serat tidak larut yang sangat bagus. Biasanya berupa roti, sereal, atau pasta. Makanan ini juga bisa diolah menjadi aneka hidangan lezat, tapi pastikan pilih yang alami.

6. Air putih

air putihFoto: Getty Images/andreswd

Mencukupi kebutuhan air putih harian penting dilakukan agar kamu bebas sembelit. Sebab cairan ini berfungsi melembabkan feses dan melancarkan perjalanannya melalui sistem pencernaan.

Pastikan minum banyak air putih setiap hari. Kebutuhannya bisa didasarkan pada berat badan, tapi rata-rata sekitar 2 liter.

7. Minyak zaitun

Minyak zaitun tak hanya bagus untuk kulit, tapi juga kesehatan secara umum. Dalam kaitannya dengan konstipasi, konsumsi minyak zaitun ternyata bersifat laksatif ringan sehingga bisa melancarkan jalannya feses di sistem pencernaan.

Selain itu, minyak zaitun juga mengandung senyawa antioksidan yang bagus untuk kesehatan. Sifatnya juga antibakteri dan antiinflamasi. Supaya makin enak, jadikan minyak zaitun saus dressing salad.

(adr/odi)

Sumber : food.detik.com

Alhamdulillah Makan Minum Makanan Minuman Sehat Wal Afiyat di JumatBerkah.Com اللهم صلّ على محمد
Source : unsplash / Anna Pelzer

Konsumsi 5 Makanan Ini Saat Sahur Bantu Hidrasi dan Dorong Energi


Jakarta

Asupan makanan saat sahur penting untuk menjaga energi tubuh sepanjang puasa. Secara khusus, kamu perlu konsumsi makanan yang mampu menghidrasi tubuh seperti makanan ini.

Memasuki Ramadan, umat muslim wajib melaksanakan puasa. Mereka harus menahan nafsu makan, minum, dan hal lain yang membatalkan puasa sejak fajar hingga terbenamnya matahari.

Karena saat puasa tubuh tidak diberi asupan makan dan minum selama beberapa jam, oleh karena itu penting memilih makanan apa saja yang masuk saat sahur.


Makanan yang dikonsumsi perlu mengandung nutrisi esensial. Nutrisi ini mampu memberi stamina tambahan sekaligus menghidrasi tubuh sepanjang hari.

Merangkum ndtv.com (11/05), berikut rekomendasi 5 makanan bernutrisi yang cocok dikonsumsi saat sahur:

1. Telur

puding telur mentahTelur merupakan protein yang bisa dikonsumsi saat sahur karena mampu menahan lapar. Foto: sora news

Telur mengandung banyak protein, mineral, dan vitamin. Konsumsi telur saat sahur bisa membuat perut kenyang lebih lama. Hal ini berkat kandungan protein dan lemak yang mampu membuat seseorang tidak cepat lapar.

Banyak cara mengonsumsi telur. Bisa diolah dengan berbagai sayuran atau dijadikan omelet. Omelet bisa ditambah dengan bayam, jamur, atau tomat agar lebih bernutrisi.

Selain diolah menjadi omelet, kamu juga bisa mengonsumsi telur rebus.

2. Ikan atau ayam

Fresh organic chicken breast with spices ready to cookDada ayam atau ikan juga baik dikonsumsi saat sahur. Foto: Getty Images/da-kuk

Jenis protein lain yang bisa dikonsumsi yaitu ikan atau ayam.

Ikan dikenal mampu meningkatkan vitalitas tubuh. Namun, jangan olah ikan dengan cara digoreng. Konsumsi Ikan goreng hanya akan membuat perut kembung. Selain itu, makanan yang digoreng membuat tenggorokan semakin serat dan haus.

Kamu bisa mengonsumsi jenis ikan seperti sarden, tuna, hingga salmon. Ikan juga bisa diolah dengan cara dipanggang.

Selain itu, ayam juga bisa dikonsumsi saat sahur. Ayam memiliki nutrisi yang mampu memberikan energi sepanjang hari. Agar nutrisi yang didapat maksimal, ayam bisa dikonsumsi bersama dengan sayuran.

Rekomendasi makanan sehat untuk sahur lainnya bisa dilihat pada halaman selanjutnya!

3. Buah dan sayuran

Ilustrasi semangkaBuah dan sayuran yang mengandung banyak air bisa dikonsumsi. Misalnya buah semangka ini. Foto: Getty Images/iStockphoto/463421fc_202

Buah dan sayuran juga merupakan makanan yang perlu dikonsumi saat sahur. Kedua makanan ini kaya vitamin dan mineral yang mampu menambah energi bagi tubuh.

Selain itu, buah dan sayuran juga mengandung air yang tidak kalah menghidrasi seperti air putih.

Kamu bisa mengonsumsi buah dan sayuran yang mengandung banyak air. Misalnya, semangka, tomat, jeruk, mentimun, hingga bayam.

Selain buah-buahan tersebut, kamu juga bisa mengonsumsi pisang karena buah ini kaya akan mineral, magnesium, dan pottasium yang dapat membuat perut kenyang lebih lama.

4. Kacang-kacangan

Kacang-kacangan juga bagus dikonsumsi saat sahur karena dengan kuantitas yang sedikit, kacang bisa memberi rasa kenyang lebih lama.

Kacang-kacangan mengandung karbohidrat kompleks dan protein yang bersifat mengenyangkan. Sehingga cocok dikonsumsi saat sahur. Kandungan serat yang cukup tinggi pada kacang kacangan juga penting memperbaiki jaringan tubuh.

Kamu bisa mengonsumsi kacang-kacangan, seperti almond atau bahkan edamame.

5. Oatmeal

Ilustrasi OatmealMakan Oatmeal saat sahur juga mampu memberi rasa kenyang. Foto: Getty Images/iStockphoto/gresei

Oatmeal merupakan jenis karbohidrat dan protein yang mampu memberi energi tambahan pada tubuh. Oatmeal juga mengandung serat tinggi, vitamin, folat, dan vitamin.

Kandungan serat dalam oatmeal dapat meningkatkan bakteri baik di saluran pencernaan. Konsumsi oatmeal mampu menurunkan risiko sembelit atau susah buang air.

Konsumsi oatmeal saat sahur juga memberikan manfaat untuk menurunkan kadar gula darah. Oatmeal bisa meningkatkan respon insulin yang memungkinkan penurunan kadar gula darah.

Oatmeal bisa dikonsumsi begitu saja atau dimakan bersama aneka buah-buahan, seperti strawberry, blueberry, atau pisang. Bisa ditambah madu, biji chia, hingga kacang almond.

(aqr/adr)

Sumber : food.detik.com

Alhamdulillah Makan Minum Makanan Minuman Sehat Wal Afiyat di JumatBerkah.Com اللهم صلّ على محمد
Source : unsplash / Anna Pelzer

Orang dengan 11 Kondisi Tubuh Ini Sebaiknya Tak Minum Kopi


Jakarta

Kopi jadi asupan tepat untuk menambah energi di pagi hari. Namun, tak semua orang boleh minum kopi karena kondisi tubuhnya.

Kopi dikenal sebagai salah satu minuman menyehatkan dan kaya manfaat. Jika diminum tanpa gula, kopi diketahui dapat mengurangi risiko berbagai penyakit termasuk masalah jantung.

Orang yang tidak boleh minum kopi

Namun, bagi orang-orang tertentu, asupan kopi bisa memberikan efek negatif. Misalnya, kopi bisa memicu rasa gelisah atau mendorong buang air besar.


Kopi bisa memengaruhi kesehatan dengan cara yang sama sekali tidak diketahui. Oleh karena itu, beberapa orang disarankan untuk menghindari asupan kopi. Berikut di antaranya, melansir Eat This Not That.

1. Orang dengan IBS

Orang yang tidak boleh minum kopi pertama adalah mereka yang mengidap sindrom iritasi usus besar (IBS).

Ahli gizi Angel Planells mengatakan, kafein dapat meningkatkan keinginan buang air besar pada pengidap IBS. “Termasuk juga meningkatkan [intensitas] diare yang jadi gejala utama IBS,” tambahnya.

2. Orang dengan glaukoma

Penderita glaukoma juga disarankan menghindari asupan kopi. Glaukoma merupakan sebutan bagi sekelompok masalah mata yang merusak saraf optik.

Planells mengatakan, tekanan intraokular akan meningkat pada penderita glaukoma saat meminum kopi.

“Jadi penderita glaukoma disarankan untuk membatasi dan menghindari asupannya,” tambah Planells.

Sebuah penelitian yang pernah dilakukan Mount Sinai juga menemukan, asupan kafein dalam jumlah besar dapat meningkatkan risiko glaukoma pada mereka yang punya masalah peningkatan tekanan mata.

3. Orang yang sering kencing

Sexual Problem, Urology, ConceptIlustrasi. Orang yang sering kencing, salah satu kelompok orang yang tidak boleh minum kopi.

Asupan kopi diketahui dapat meningkatkan frekuensi buang air kecil. Hal ini tentu berbahaya bagi orang yang punya masalah kandung kemih terlalu aktif atau overactive bladder.

4. Penderita aritmia

Aritmia merupakan kondisi detak jantung yang tidak teratur. Asupan kopi bisa memperparah kondisi aritmia.

“Kafein dari kopi dapat meningkatkan tekanan darah dan detak jantung,” ujar ahli gizi Kelli McGrane.

Penelitian yang diterbitkan dalam American Journal of Clinical Nutrition menemukan potensi lonjakan tekanan darah dalam jangka pendek saat mengonsumsi kafein. Namun, tak ada cukup bukti konklusif mengenai efek panjangnya terhadap tekanan darah atau kesehatan jantung.

5. Ibu hamil

American College of Obstetrics and Gynecology merekomendasikan ibu hamil untuk membatasi kafein hingga 200 miligram atau setara dengan dua cangkir kopi setiap hari. Pembatasan ini diperlukan untuk menurunkan risiko keguguran, kelahiran prematur, dan berat badan lahir rendah.

Namun demikian, sebuah ulasan yang diterbitkan dalam British Journal of Medicine menyimpulkan tak ada batas aman asupan kafein selama kehamilan. Ibu hamil perlu mendiskusikannya dengan dokter.

6. Ibu menyusui

Sifat stimulan dan diuretik pada kafein dikhawatirkan dapat membuat ibu menyusui mengalami dehidrasi. Ibu disarankan untuk menghindari asupan kafein sebanyak mungkin selama kehamilan dan menyusui.

7. Pengidap gangguan cemas

McGrane mengatakan, kafein adalah stimulan yang dapat memperburuk kecemasan pada beberapa individu. Mereka yang mengalami gangguan cemas dan panik disarankan untuk menghindari asupan kopi.

Sebuah penelitian dari General Hospital Psychiatry menemukan, kadar kafein yang tinggi berpotensi memicu serangan panik pada orang-orang dengan gangguan cemas.

8. Orang yang sedang diare

Ilustrasi toilet atau sakit perutsakit perut Foto: Getty Images/iStockphoto/Tharakorn

Secangkir kopi di pagi hari memang bisa memperlancar proses buang air besar. Namun, efek ini akan menjadi negatif jika kamu sedang mengalami diare.

9. Pengidap epilepsi

Beberapa penelitian menemukan, konsumsi kopi dalam jumlah besar dapat meningkatkan frekuensi kejang pada penderita epilepsi. Namun demikian, diperlukan lebih banyak penelitian untuk membuktikan hal tersebut.

10. Anak-anak di bawah 12 tahun

McGrane mengatakan, dosis kecil kafein dapat menimbulkan efek yang lebih nyata pada anak-anak. Terlalu banyak kafein pada anak dapat memicu peningkatan detak jantung, rasa cemas, kesulitan berkonsentrasi, dan sakit perut.

Sementara pada balita, kopi dapat menghilangkan rasa lapar. Akibatnya, si kecil tak bakal merasa lapar dan tak mau makan.

11. Pengidap GERD

Bukan rahasia lagi, pengidap GERD juga jadi salah satu kelompok orang yang tidak boleh minum kopi.

Pasalnya, kafein dapat melonggarkan katup esofagus bagian bawah yang dapat memicu naiknya asam lambung ke kerongkongan.

(yms/odi)

Sumber : food.detik.com

Alhamdulillah Makan Minum Makanan Minuman Sehat Wal Afiyat di JumatBerkah.Com اللهم صلّ على محمد
Source : unsplash / Anna Pelzer

Penting! Ini 4 Tips Minum Kopi saat Bulan Ramadan


Jakarta

Minum kopi di bulan ramadan bisa menjadi lebih riskan dibandingkan di waktu biasa. Karenanya ikutilah 4 tips ini saat minum kopi di bulan ramadan.

Minum kopi telah menjadi kebiasaan sehari-hari banyak orang. Saat bulan ramadan dengan waktu makan minum yang terbatas, penikmat kopi pasti tak ingin ketinggalan dengan asupan kafeinnya.

Namun, perhatikan beberapa hal saat minum kopi, karena kandungan kafeinnya bisa mempengaruhi kondisi perut. Hal inilah yang menjadi riskan ketika menjalani ibadah puasa.


Agar tidak mengalami efek samping kafein saat berpuasa, kamu bisa mengikuti beberapa tips sehat minum kopi ini, seperti yang dikutip dari Have Halal Will Travel (04/04) berikut ini:

1. Kurangi gula

Mitos konsumsi gulaKurangi gula pada seduhan kopi. Foto: Getty Images/iStockphoto/Doucefleur

Dalam secangkir kopi bukan hanya kandungan kafeinnya yang harus diperhatikan, tetapi juga kandungan gulanya. Banyak orang yang menambahkan gula karena tidak suka rasa kopi yang terlalu pahit.

Padahal kopi akan lebih menyehatkan jika dibuat tanpa campuran bahan pemanis seperti gula. Ini menjadi hal yang penting, terutama saat ingin minum kopi di bulan ramadan.

Minum kopi tanpa gula bisa meningkatkan kinerja fisik bahkan hingga 100%. Kafeinnya berperan meningkatkan kadar adrenalin dalam darah. Ini bagus untuk menjalani puasa tanpa lemas.

2. Menyingkat durasi penyeduhan

Lamanya waktunya menyeduh kopi dengan mempertemukan bubuk kopi dan air dalam mempengaruhi kadar kafein. Semakin lama kopi diseduh dalam air, maka kadar kafeinnya semakin tinggi.

Karenanya saat menyeduh kopi di bulan ramadan, sebaiknya persingkat durasi penyeduhannya. Meskipun singkat, tidak akan merusak rasa kopi itu sendiri.

Bahkan cara menyeduh kopi ini dapat bermanfaat bagi kamu yang sudah terbiasa menikmati kopi dengan teknik penyeduhan tubruk.

Tips minum kopi di bulan ramadan lainnya ada di halaman berikut.

3. Minum maksimal 2 jam sebelum imsak

Tips minum kopi pagi hariMinum kopi 1-2 jam sebelum imsak. Foto: Getty Images/iStockphoto

Saat bulan ramadan, waktu makan dan minum sangat terbatas. Untuk minum kopi disarankan saat sahur, tepatnya 1-2 jam sebelum memasuki waktu imsak.

Pertimbangan waktu tersebut untuk memperkirakan efek kafein pada kopi. Pasalnya kafein dapat menyebabkan dehidrasi dan ini bahaya jika berpuasa.

Selain itu, perbanyak juga untuk minum air putih setelah minum kopi. Hindari minum kopi di waktu berbuka puasa, karena bisa memicu gangguan perut seperti asam lambung.

4. Selingi dengan minum teh

Jika diminum berlebihan, kopi dapat memberikan efek samping yang bisa mengganggu kesehatan. Untuk mengurangi efek tersebut akan lebih baik jika diselingi dengan minum teh sebagai pengganti kopi.

Teh juga dikemas dengan kafein yang dapat menggantikan kebutuhan kopi walaupun kadarnya tidak sama banyak. Selain itu, teh juga memiliki rasa yang lebih enak dan segar dibandingkan kopi.

Dengan begitu, teh tetap enak dikonsumsi meski tanpa campuran gula atau bahan pemanis lainnya. Kafeinnya yang lebih rendah juga dinilai aman untuk kondisi perut saat berpuasa.

(raf/adr)

Sumber : food.detik.com

Alhamdulillah Makan Minum Makanan Minuman Sehat Wal Afiyat di JumatBerkah.Com اللهم صلّ على محمد
Source : unsplash / Anna Pelzer

7 Buah untuk Meredakan Batuk Pilek, Ada Pisang Hingga Jeruk

Jakarta

Batuk dan pilek termasuk penyakit yang umum terjadi, baik pada anak kecil maupun orang dewasa. Tak jarang, orang-orang terserang penyakit ini secara bersamaan sehingga dikenal adanya musim batuk pilek.

Batuk pilek terkadang dapat disertai demam. Jika sudah begitu, tubuh akan lemas, terasa tidak nyaman, dan selera makan bisa hilang.

Tak sedikit orang yang batuk pilek memilih untuk minum obat yang dibeli di apotek sebagai cara penyembuhannya. Di sisi lain, penyakit tersebut juga bisa kok diatasi dengan pengobatan alami. Yaitu dengan mengkonsumsi buah-buahan tertentu.


Buah menjadi alternatif pengobatan karena berbagai nutrisi yang dikandungnya bisa bantu melawan infeksi virus penyebab penyakit dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Lantas, apa saja buah untuk batuk pilek yang dapat dikonsumsi?

Buah yang Bisa Meredakan Batuk Pilek

Ada sejumlah buah yang berkhasiat untuk mengurangi batuk dan pilek. Buah-buahan ini bisa dikonsumsi dengan cara dimakan langsung maupun dijadikan jus. Berikut buah pereda batuk pilek, dikutip dari laman PharmEasy dan Health:

1. Buah Citrus

Buah citrus seperti jeruk, lemon, dan jeruk nipis mengandung vitamin C dan folat. Kedua nutrisi ini bisa bantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Akan tetapi, asam sitrat yang tinggi dalam buah citrus dapat memperparah sakit tenggorokan jika dikonsumsi berlebihan. Oleh karena itu, buah ini dapat dimakan dalam batas wajar.

Seperti cukup memakan satu buah jeruk dalam sehari. Air perasan lemon atau jeruk nipis juga dapat diminum, tapi dengan menambahkannya ke dalam segelas air hangat dan diberi satu sendok makan madu.

2. Nanas

Nanas juga berkhasiat dalam meredakan batuk pilek. Di dalam buah ini terdapat enzim bromelain yang memiliki sifat antiinflamasi dan mukolitik (mengurai lendir).

Dengan kandungan enzim tersebut, nanas jadi buah yang cocok dikonsumsi saat terserang batuk dan pilek.

3. Pisang

Pisang termasuk buah yang mudah dicerna, terutama ketika sedang sakit. Buah ini kaya nutrisi dan karbohidrat yang mengandung serat larut.

Di samping itu, sejenis gula alami bernama fruktan yang bersifat antivirus dan mampu meningkatkan daya tahan tubuh juga terdapat di dalam pisang.

Buah pisang dapat dimakan langsung, dijadikan jus, dibuat smoothie, atau dicampurkan dengan makanan lain.

4. Kiwi

Kiwi mungkin terdengar aneh untuk mengurangi batuk pilek, tapi buah ini bisa lho bantu meredakan penyakit tersebut. Mikronutrien dalam kiwi dapat meningkatkan kekebalan sel darah merah.

Ini dibuktikan lewat sebuah penelitian pada orang dewasa yang terserang batuk dan pilek. Ditunjukkan bahwa gejala sakit tenggorokan mereka bisa teratasi dalam sehari setelah makan kiwi.

Buah kiwi bisa dijadikan jus maupun dimakan secara langsung untuk mendapatkan khasiatnya.

5. Delima

Delima mengandung antioksidan yang dapat melawan virus dan meminimalisir gejala batuk pilek.

Sebagai pengobatan batuk dan pilek, buah ini dapat dibuat jus. Segelas jus delima penuh dengan sifat antibakteri dan antiinflamasi.

6. Buah Beri

Buah-buahan jenis beri yakni stroberi, bluberi, maupun rasberi memiliki sifat antioksidan, antiinflamasi, dan antivirus.

Beri dapat dikonsumsi dengan mengolahnya menjadi smoothie, salad, maupun jus. Perhatikan, gula tidak perlu ditambahkan. Lebih simpelnya, buah ini juga bisa dimakan secara langsung.

7. Ceri

Tingginya vitamin C dalam ceri membuat buah ini juga mengandung antioksidan yang tinggi. Dengan kandungan nutrisinya itu, buah ceri dapat bantu meringankan gejala batuk pilek jika dikonsumsi.

Ceri juga bisa meningkatkan kualitas tidur yang baik dan nyenyak. Dengan tidur yang berkualitas, sistem kekebalan tubuh dapat meningkat.

Buah ini dapat dikonsumsi dengan memakannya langsung atau dijadikan jus.

Nah, itu dia sederet buah yang bagus dikonsumsi untuk meredakan batuk pilek.

(azn/fds)

Sumber : food.detik.com

Alhamdulillah Makan Minum Makanan Minuman Sehat Wal Afiyat di JumatBerkah.Com اللهم صلّ على محمد
Source : unsplash / Anna Pelzer

Catat! Ini 5 Makanan Pembersih Darah Alami agar Bebas Racun


Jakarta

Darah memiliki fungsi penting dalam tubuh. Oleh karena itu, darah perlu dijaga kebersihannya. Salah satu cara alami dengan konsumsi 5 makanan ini yang ampuh buang racun dalam darah.

Darah merupakan bagian penting bagi kesehatan manusia. Darah mampu memasok zat-zat penting ke seluruh tubuh, mulai dari gula, oksigen, sampai hormon.

Oleh karena itu, darah dalam tubuh harus selalu dijaga kebersihannya. Membersihkan darah adalah cara terbaik untuk menghilangkan racun dari tubuh secara alami, sehingga menjaga kesehatan optimal.


Darah membawa oksigen dan nutrisi ke sel tubuh dan menghilangkan limbah dan polutan lainnya. Memurnikan darah sangat penting untuk menjaga organ tubuh bekerja dengan baik.

Membersihkan darah bisa dengan cara alami, yait mengonsumsi sejumlah makanan sehat. Mulai dari lemon sampai bawang putih, ini 5 makanan yang bisa membersihkan darah dan mengeluarkan racun alami dalam tubuh.

1. Lemon

manfaat lemon dan jeruk nipisLemon bisa dikonsumsi karena bagus untuk detoksifikasi hati. Foto: Getty Images/iStockphoto

Minum jus lemon dalam keadaan perut kosong merupakan cara ideal untuk memurnikan darah dan mendetoks hati. Menurut Dr Alexander F. Beddoe, hati menghasilkan lebih banyak enzim jika seseorang mengonsumsi jus lemon.

Lemon juga mengandung vitamin C dan antioksidan kuat yang dapat meningkatkan produksi glutathione, protein detoksifikasi hati.

Namun, mereka yang memiliki masalah lambung atau perutnya sensitif sebaiknya jangan minum lemon dalam keadaan perut kosong.

2. Bit

Juice buah bit untuk ibu hamilMakan atau minum buah bit juga baik untuk membersihkan darah dan mendetoksifikasi tubuh. Foto: Getty Images/Angelika Mostova

Buah bit juga memiliki manfaat untuk membersihkan darah. Agen pembersih aktif dalam bit ini dapat meningkatkan kesehatan hati dan detoksifikasi darah.

Journal of Nutrition menyebut, buah bit memiliki sifat yang mampu melindungi hati. Menambah lebih banyak buah bit dalam makanan dapat meningkatkan nutrisi.

Buah bit juga memiliki efek detoksifikasi pada hati dan mengurangi peradangan.

Daftar makanan yang baik untuk pembersihan darah lainnya bisa dilihat pada halaman selanjutnya!

3. Kunyit

7 Manfaat Sehat Konsumsi Kunyit, Bikin Glowing hingga Cegah DepresiManfaat kunyit tidak perlu diragukan lagi, terutama untuk membantu masalah pembersihan darah ini. Foto: Getty Images/iStockphoto/alexander ruiz

Kunyit memang terkenal memiliki khasiat untuk tubuh. Jenis rempah ini mengandung kurkumin, senyawa aktif yang menunjukkan sifat detoksifikasi.

Pengobatan herbal zaman dahulu juga menyebut kurkumin merupakan antioksidan alami. Kunyit juga menghasilkan enzim detoksifikasi untuk membersihkan darah.

Cara terbaik untuk meningkatkan asupan kunyit yaitu dengan meraciknya bersama teh dengan tambahan sedikit lada hitam.

4. Air

Meskipun terdengar sepele, tetapi konsumsi air putih sangat penting dalam menjaga kesehatan tubuh. Hidrasi yang baik merupakan landasan untuk menjaga tubuh agar tetap sehat dan bebas racun.

Air mampu menjaga pH darah, menjaga kekentalan darah, dan mampu membersihkan racun dengan mudah. Minum air juga cukup membantu ginjal menyaring limbah dalam darah.

Pastikan setidaknya mengonsumsi 8-10 gelas air dalam sehari.

5. Bawang Putih

7 Manfaat Makan Bawang Putih, Bikin Kulit Mulus dan Cegah DiabetesMakan bawang putih, terutama yang mentah juga baik untuk masalah pembersihan hati. Foto: Getty Images/iStockphoto/Burhanuddin Helmi

Bawang putih mentah merupakan obat alami yang bisa membersihkan darah. Senyawa allicin didalamnya mengandung sulfur yang aktif setelah bawang putih mentah dihancurkan, dikunyah, maupun dicincang.

Menurut nermeds.com, fakta membuktikan bawang putih mampu mendetoksifikasi darah dengan melindungi hati dari zat beracun. Bawang putih juga memiliki sifat antimikroba, yang mampu memurnikan darah dan menjaga usus terbebas dari bakteri, parasit, dan virus.

Mulailah menambah bawang putih ke semua hidangan, mulai dari roti sampai sup. Kamu juga bisa mengonsumsi bawang putih yang dihancurkan dan diminum dengan air untuk detoksifikasi.

(aqr/adr)

Sumber : food.detik.com

Alhamdulillah Makan Minum Makanan Minuman Sehat Wal Afiyat di JumatBerkah.Com اللهم صلّ على محمد
Source : unsplash / Anna Pelzer

Diet ‘Tantangan 800 Gram’ Disebut Ahli Gizi Cara Simpel Turunkan BB


Jakarta

Pola diet amat beragam jenisnya. Terbaru, ahli gizi menyebut ‘Tantangan 800 Gram’ bisa jadi salah satu cara tersimpel dalam menurunkan berat badan. Begini penjelasannya.

Usaha menurunkan berat badan terbilang susah-susah gampang. Dalam menjalaninya, terdapat banyak pola diet yang bisa dipilih. Paling bagus memang konsultasi ke ahli gizi untuk mendapat pola diet yang paling sesuai dengan kondisi tubuh.

Namun tak sedikit orang yang coba menjalaninya sendiri dengan beberapa pola diet populer. Contohnya yang terbaru, ‘800 Gram Challenge’ atau ‘Tantangan 800 Gram’.


Mengutip Eat This, Not That! (28/2/2024), ahli gizi kembar Tammy Lakatos Shames dan Lyssie Lakatos menjelaskan lebih lanjut soal ‘Tantangan 800 Gram’. Benarkah efektif dan bisa jadi cara mudah untuk turunkan berat badan?

Apa itu ‘Tantangan 800 Gram’?

Resep Salad Sayuran dan BuahFoto: Getty Images

Ide dasar di balik ‘Tantangan 800 Gram’ adalah pelakunya akan makan 800 gram sayuran dan buah setiap hari. Jumlah ini setara sekitar 6 cups sayuran dan buah.

Total 800 gram itu bisa didapat dari konsumsi kombinasi sayuran dan buah apapun yang disukai. Bagian terbaiknya, pelaku ‘Tantangan 800 Gram’ dapat makan makanan lain yang disukai, tanpa batasan!

Ahli gizi kembar itu mengatakan, pencipta ‘Tantangan 800 Gram’ merekomendasikan makan 2 cups sayuran atau buah dalam setiap kali waktu makan, lalu tambahkan sumber protein, kacang-kacangan, dan biji-bijian.

Mengapa 800 gram? Menurut Tammy dan Lyssie, sebelumnya ada penelitian mengungkap asupan 800 gram sayuran dan buah terbukti dapat mengurangi risiko kanker, stroke, penyakit, jantung, dan kematian. Jumlah ini juga memenuhi rekomendasi harian yang ditetapkan United States Department of Agriculture (USDA).

Dengan jalani ‘Tantangan 800 Gram’, pelakunya dipastikan makan sayuran dan buah alami. Pilih seperti alpukat, kacang-kacangan, buah segar, sayur segar, buah beku, hingga buah kalengan.

Hindari buah kering dan sayuran kering seperti edamame. Lalu jangan konsumsi produk buah atau sayur yang sudah diberi pemanis tambahan seperti jus kemasan.

Simak selengkapnya di halaman selanjutnya.

Resep ‘Tantangan 800 Gram’ yang dapat dicontoh

Ahli gizi kembar itu mengingatkan untuk sayuran hijau, beratnya terbilang sangat ringan ketika ditimbang. Jadi sayuran hijau bukan pilihan terbaik untuk ‘Tantangan 800 Gram’.

Mereka pun membuat resep yang mungkin dapat diikuti jika ingin mencoba ‘Tantangan 800 Gram’:

1 cup stroberi = 200 gram
1 pisang = 199 gram
1 cup brokoli mentah = 90 gram
1 cup kacang hitam = 172 gram
1 cup wortel = 150 gram

Kemudahan ‘Tantangan 800 Gram’

Salad with tomatoes and cheese in the bowl on the wooden table with green healthy ingredients. Healthy food conceptFoto: Getty Images/iStockphoto/RossHelen

Jika ingin menurunkan berat badan, ‘Tantangan 800 Gram’ disebut pola diet simpel dan efektif. Sebab membuat pelakunya makan makanan utuh dan alami sehari-hari sehingga juga berdampak bagus untuk kesehatan secara umum.

Ahli gizi kembar mengatakan ‘Tantangan 800 Gram’ tidak mengharuskan pelakunya menghindari daftar makanan tertentu sehingga membuat seseorang lebih mungkin konsisten menjalani pola diet itu.

“Meskipun pada awalnya, mungkin diperlukan sedikit perencanaan ekstra untuk menyimpan cukup produk beku, segar, atau kalengan, Anda dapat membuat daftar belanjaan di awal minggu yang akan membuatnya lebih mudah. Ditambah lagi, setelahnya Anda sudah melakukannya selama beberapa minggu, mudah untuk memahaminya,” lanjut mereka.

Dari sisi gizi, ‘Tantangan 800 Gram’ juga punya keunggulan yaitu makanan penuh antioksidan, serat, dan senyawa antiinflamasi. Ketika dikonsumsi rutin dapat mengurangi risiko diabetes, penyakit jantung, dan banyak lainnya. “Makanan ini juga padat nutrisi dan rendah kalori,” tutup Tammy dan Lyssie Lakatos.

(adr/odi)

Sumber : food.detik.com

Alhamdulillah Makan Minum Makanan Minuman Sehat Wal Afiyat di JumatBerkah.Com اللهم صلّ على محمد
Source : unsplash / Anna Pelzer