Category: Makanan Sehat

  • 5 Trik Masak Pakai Air yang Praktis dan Bikin Masakan Lebih Enak


    Jakarta

    Saat membuat masakan tertentu, penambahan air diperlukan. Air dapat membuat masak lebih praktis dan rasa masakan lebih enak dengan mengikuti 5 trik ini!

    Dalam dunia masak, air tidak sekadar direbus. Penambahan air dalam masakan sebenarnya tidak kalah penting. Air dapat membantu memasak pasta, membuat sup, semur, mengukus sayuran, sampai menghidrasi adonan roti.

    Air pun dapat menjadi kunci dalam membuat masakan lebih lezat. Misalnya, digunakan untuk meningkatkan rasa, mengawetkan makanan, atau meningkatkan kerenyahan makanan.


    Oleh karena itu, jangan sepelekan penambahan air dalam setiap masakan. Sebab, air dapat membuat masakan lebih enak dan proses memasak lebih praktis.

    Untuk mengetahui jenis makanan apa saja yang perlu penambahan air agar makin enak, simak 5 trik yang dilansir dari mashed.com (18/03) berikut ini:

    1. Air untuk merendam sayur agar lebih renyah

    memasakSecara sederhana, merendam sayuran dalam air bisa membuatnya lebih renyah. Foto: Getty Images/iStockphoto/Andrii Pohranychnyi

    Salah satu trik paling sederhana yaitu menggunakan air untuk merendam sayuran yang sudah dipotong atau diiris tipis. Trik merendam sayuran ini dapat menghasilkan sayur renyah dan rasanya lebih ‘keluar’.

    Teknik sederhana ini berhasil karena sayuran yang sudah dipotong atau diiris pasti kandungan airnya menghilang. Hilangnya air itu menyebabkan dehidrasi, dan kamu akan mendapat sayuran lemas dan kering.

    Dengan memasukkannya ke dalam rendaman air, sayuran dapat terhidrasi. Cara ini mengembalikan air yang hilang dan menghasilkan sayuran yang jauh lebih renyah.

    Trik ini paling efektif untuk sayuran yang awalnya memiliki tekstur renyah dan kamu ingin mempertahankan tekstur tersebut.

    Bisa dipakai untuk merendam sayur wortel, lobak, mentimun, sampai kacang hijau.

    Untuk hasil terbaik, kamu bisa merendam sayur beberapa jam sampai semalaman. Gunakan juga air dingin atau air es. Simpan rendaman air isi sayur di dalam kulkas.

    2. Tambahkan air rebusan pasta ke dalam saus pasta

    memasakAir bekas rebusan pasta juga berguna membuat saus pasta menjadi lebih enak. Foto: Getty Images/iStockphoto/Andrii Pohranychnyi

    Air rebusan pasta jangan dibuang begitu saja. Sisihkan sebagian karena air ini mampu membuat saus pasta menjadi lebih lezat.

    Ini adalah teknik klasik Italia yang umum, tetapi tidak boleh dilewatkan. Penambahan air rebusan itu berhasil membuat saus pasta enak, karena air pasta penuh dengan pati.

    Meskipun airnya keruh dan tidak terlihat menggugah selera, tekstur saus akan menjadi lebih kental.

    Saat saus pasta dimasak, ambil air rebusan secukupnya. Tambahkan ke saus secara bertahap, sampai kekentalan yang diinginkan.

    Air pasta awalnya memang membuat saus menjadi lebih encer, tetapi juga akan memicu emulsifikasi. Proses ini akhirnya membuat saus menjadi lebih kental dan enak.

    Trik memasak dengan air lainnya bisa dilihat pada halaman selanjutnya!

    3. Celupkan ayam ke air agar renyah

    memasakGunakan air sebelum melapisi ayam goreng dengan tepung untuk kedua kalinya. Foto: Getty Images/iStockphoto/Andrii Pohranychnyi

    Saat menggoreng, penggunaan minyak sebenarnya bisa dicampur dengan air. Misalnya, ketika kamu ingin membuat ayam goreng tepung yang renyah. Setelah mencelupkan ayam yang sudah dilapisi tepung, sebaiknya jangan langsung digoreng.

    Celupkan dulu ayam lapis tepung itu ke dalam air sebelum dilapisi lagi dengan tepung untuk kedua kalinya. Barulah ayam digoreng dalam minyak panas.

    Teknik mencampurkan tepung dan air ini akan membuat lapisan yang hampir seperti lem pada permukaan ayam. Hal tersebut pun membantu agar lapisan tepung kedua lebih menempel, sehingga menghasilkan tepung yang renyah sempurna.

    Sebenarnya, kamu bisa juga menggunakan teknik dasar membalutnya dengan telur. Namun, jika menggunakan teknik tepung air ini, hasil kerenyahan tepungnya akan jauh lebih tipis dan lembut.

    4. Tambahan air untuk bikin kue coklat

    memasakAir juga bisa digunakan sebagai pengganti susu dalam pembuatan dessert cokelat. Foto: Getty Images/iStockphoto/Andrii Pohranychnyi

    Bahan-bahan cair yang umum dipakai untuk membuat hidangan penutup antara lain; susu, minyak, atau mentega cair. Semua bahan cair ini tentu berkontribusi pada keseluruhan rasa dan tekstur, serta memberi kualitas yang diinginkan.

    Selain bahan cair ini, sebenarnya penambahan air juga bisa meningkatkan rasa pada hidangan penutup. Terutama yang berbahan dasar cokelat.

    Metode penambahan air cocok digunakan pada bolu cokelat klasik atau kue cokelat yang menggabungkan cokelat atau bubuk kakao, telur, tepung, gelatin, gula, dan susu.

    Air ini dapat digunakan untuk mengganti susu. Menambahkan air di atas bahan lain tidak akan berhasil karena akan mengganggu rasio bahan basah dan kering.

    Oleh karena itu, air dapat digunakan untuk membuat cokelat lebih bersinar seperti yang biasa didapatkan dari susu.

    Air juga berguna untuk resep yang memakai bubuk kakao. Salah satu caranya, dengan mencampurkan kakao bersama air panas sebagai pengganti susu, agar dapat mengeluarkan potensi rasa coklat yang lebih pekat.

    5. Panggang kue di atas wadah berisi air

    Memanggang kue di atas air bukanlah teknik baru. Teknik ini juga sering dikenal dengan istilah dalam bahasa Prancis, ‘bain marie.’ Biasanya melibatkan panci besar berisi air yang menampung panci lebih kecil.

    Makanan penutup atau kue yang akan dipanggang dimasukkan ke dalam loyang lebih kecil. Diletakkan di atas loyang berisi air yang lebih besar. Kemudian semuanya dimasukkan ke dalam oven untuk dipanggang.

    Teknik bain-marie dirancang biasanya untuk membuat kue puding atau membuat kue fla. Namun, bisa juga dipakai dalam membuat kue kue atau makanan penutup serupa.

    Trik ini memungkinkan pemanggangan merat dan menjaga kue tetap terhidrasi. Air yang mengelilingi seluruh loyang akan membantu mencegah pinggiran kue menjadi berubah menjadi kecoklatan terlalu cepat.

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Mengenal Merica, Bumbu Dapur Serbaguna Kaya Manfaat dari India

    Jakarta

    Indonesia merupakan negara yang kaya akan berbagai jenis rempah. Salah satu rempah yang telah lama menjadi bumbu dasar dalam masakan Indonesia adalah merica.

    Rempah yang banyak digunakan dalam masakan khas Nusantara ini menyimpan beragam manfaat. Lantas, apa saja manfaat dan bagaimana sebenarnya asal-usul dari merica?

    Asal-usul Merica

    Merica tergolong sebagai jenis rempah tertua dan paling banyak digunakan di seluruh dunia. Merica bahkan pernah disebut emas hitam karena dijual dengan harga tinggi dan dianggap sangat berguna.


    Dikutip dari situs Spice and Life, studi dari University of Wisconsin menyebutkan merica pertama kali dibudidayakan di daerah pantai Malabar, India. Budidaya merica ini terjadi sekitar tahun 1500 SM (sebelum Masehi).

    Merica kemudian menjadi komoditas perdagangan internasional mengikuti jalur sutera. Merica lalu menyebar mulai dari Asia termasuk Indonesia, Afrika, hingga Eropa.

    Manfaat Merica bagi kesehatan

    Selain memberi rasa pedas dan sensasi hangat, merica juga memberi manfaat bagi kesehatan. Berikut khasiat merica seperti dikutip dari situs Verywell Fit:

    1. Mengurangi Inflamasi atau Peradangan

    Salah satu senyawa aktif utama yang terkandung dalam merica adalah Piperin. Senyawa ini membantu mengurangi peradangan kronis yang menjadi penyebab diabetes, radang sendi, asma, dan gangguan jantung.

    2. Mengandung Antioksidan

    Masih tentang piperin, senyawa aktif dalam merica satu ini ternyata juga kaya kandungan antioksidan. Manfaat antioksidan adalah mencegah efek merusak dari radikal bebas yang terdapat dalam polusi udara, asap rokok, dan sinar matahari.

    3. Meningkatkan fungsi otak

    Studi menunjukkan senyawa piperin dalam merica dapat membantu meningkatkan daya ingat, mengurangi gejala penyakit Parkinson, serta mengurangi produksi plak amiloid atau protein perusak. Protein amiloid merupakan faktor penyebab penyakit Alzheimer.

    4. Meningkatkan kontrol gula darah

    Riset membuktikan, piperin dalam merica dapat meningkatkan sensitivitas insulin. Dalam penelitian tersebut, sebanyak 86 orang dengan resistensi insulin mengalami perbaikan sensitivitas setelah mengonsumsi piperin selama 8 minggu.

    5. Memperbaiki penyerapan nutrisi

    Merica juga membantu meningkatkan penyerapan nutrisi tertentu, misal kalsium dan selenium. Karena itu, konsumsi suplemen dengan kandungan merica sangat disarankan untuk kesehatan.

    (row/row)



    Sumber : food.detik.com

  • Hindari Konsumsi 5 Makanan Ini Saat Sahur karena Bikin Lemas


    Jakarta

    Tidak semua makanan cocok dikonsumsi saat sahur. Beberapa makanan justru bisa membuat tubuh menjadi lemas. Oleh karena itu, penting menghindari 5 makanan ini saat sahur.

    Umat muslim yang melaksanakan ibadah puasa disunnahkan untuk sahur. Dengan mengonsumsi sejumlah makanan dan minuman, sebagai bekal untuk puasa seharian.

    Namun, pilihan menu sahurnya tidak boleh sembarangan. Karena sahur ditujukkan untuk menguatkan fisik saat puasa, sehingga disarankan menghindari makanan-makanan yang justru membuat tubuh lemas.


    Mengonsumsi makanan memang bisa menambah energi dan asupan nutrisi, tetapi ada juga makanan yang justru memberikan efek sebaliknya.

    Oleh karena itu, ketika sahur, umat muslim disarankan menghindari 5 makanan yang bikin lemas ini. Merangkum beberapa sumber, berikut daftarnya!

    1. Karbohidrat olahan

    Ada Pastry hingga Kopi Berlapis Emas di Kafe Milik Salt BaeKarbohidrat olahan, seperti pastry dan kue sebaiknya tidak dimakan saat sahur. Foto: Instagram/kapicciiiinoo

    Meskipun karbohidrat dibutuhkan tubuh untuk menambah energi, tetapi kamu tidak dianjurkan mengonsumsi karbohidrat olahan. Karbohidrat olahan contohnya pastry, kue, donat, atau sereal.

    Makanan-makanan ini hanya memberi rasa kenyang dan kepuasan sesaat karena nutrisi sebenarnya rendah.

    Melansir eatthis.com (27/10/23), makanan, seperti pastry atau croissant kenyataannya dibuat dari karbohidrat sederhana yang sebagian besar terbuat dari tepung putih.

    Mengonsumsi karbohidrat ini bisa meningkatkan lonjakan gula darah yang tajam, tetapi kemudian gula darah mengalami penurunan. Hal inilah yang membuat seseorang lebih cepat lapar.

    Jika ingin tetap mengonsumsi karbohidrat seperti roti atau kue, pilihlah yang terbuat dari gandum utuh atau karbohidrat kompleks. Sebab, makanan itu bisa memberi energi berkelanjutan.

    Kombinasikan juga dengan protein, seperti telur agar perut lebih kenyang dan nutrisi yang didapat optimal.

    2. Makanan gurih

    Ilustrasi keripik tempeMakanan gurih, seperti keripik atau yang mengandung banyak msg juga perlu dihindari. Foto: Getty Images/Edy Gunawan

    Makanan gurih memang nikmat, tetapi asupannya perlu diperhatikan. Ketika sahur, kamu sebaiknya tidak mengonsumsi makanan yang terlalu gurih, misalnya keripik gurih atau makanan lain yang mengandung banyak msg atau kecap asin.

    Sebab, makanan seperti ini hanya membuat kamu menjadi haus lebih cepat.

    Para ilmuwan yang disebut di eatthis.com mengungkap kemungkinan garam memicu pelepasan dopamin, yaitu hormon yang memungkinkan seseorang merasa puas.

    Namun, hal tersebut bisa menciptakan lingkaran setan. Sebab, camilan asin seperti keripik mengandung karbohidrat olahan dan sedikit serat yang dapat memperlambat pencernaan.

    Seorang ahli diet, Destini Moody, RDN, juga menambahkan, camilan gurih seperti ini bisa membuat kamu lebih cepat lapar. Memungkinkan kamu memakan lebih banyak keripik, dan siklusnya akan berlanjut seperti itu.

    Daftar makanan lain yang perlu dihindari bisa dilihat pada halaman selanjutnya!

    3. Minuman berkafein

    5 Tips Aman Minum Kopi Untuk Penderita Lambung SensitifMinuman berkafein seperti kopi dan teh tidak menghidrasi tubuh. Foto: Getty Images/photo_Pawel

    Pecinta kopi atau teh sebaiknya juga memperhatikan waktu mengonsumsi minuman ini. Kopi dan teh merupakan dua jenis minuman berkafein yang memiliki efek samping jika dikonsumsi berlebihan.

    Minum minuman berkafein bisa menimbulkan efek kecemasan hingga insomnia. Oleh karena itu, minuman ini tidak dianjurkan dikonsumsi saat sahur karena tidak bisa menghidrasi tubuh.

    Minuman ini hanya membuat para umat muslim yang berpuasa merasa haus sepanjang hari.

    4. Gorengan

    Jika Tak Dimakan Berlebihan, Ini 5 Mnafaat sehat Makan Kentang GorengGorengan seperti kentang goreng juga jangan dimakan saat sahur. Foto: Getty Images/Rafa Jodar

    Makanan berminyak, seperti gorengan juga perlu dihindari saat sahur. Makanan ini mengandung lemak yang akan disimpan dalam tubuh sebagai jaringan lemak.

    Membutuhkan waktu lebih lama agar makanan ini dicerna tubuh. Sehingga, tubuh perlu kerja ekstra untuk mencerna dan memecah makanan ini.

    Mengonsumsi makanan lemak berlebih memang meningkatkan rasa kenyang, tetapi hanya sesaat. Tanpa diimbangi atau mengonsumsi makanan protein atau serat apapun, gorengan bisa membuatmu merasa cepat lapar dan lemas.

    5. Makanan olahan

    Makanan olahan umumnya mengandung banyak gula, garam, dan pengawet. Makanan ini juga melewati berbagai macam proses ketika dibuat di pabrik.

    Bahan pengawet itulah yang bisa membuat seseorang merasa kembung dan menjadi lemas. Membuat seseorang sulit berkonsentrasi saat menjalani hari.

    Nutrisi didalamnya juga sangat minim, sehingga tidak dapat disebut memberikan energi tubuh.

    Saat sahur, kamu juga perlu menghindari makanan olahan. Misalnya, sosis, nugget, makanan kemasan lainnya atau makanan beku (frozen food).

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Minum Teh Saat Sahur? Ini 5 Teh yang Berkhasiat Bakar Lemak di Perut


    Jakarta

    Beberapa orang pilih sahur atau buka puasa dengan minum teh. Kalau ingin mendapat manfaat ekstra menurunkan berat badan, coba konsumsi 5 teh yang berkhasiat membakar lemak di perut ini.

    Bulan ramadan selain dimanfaatkan untuk meraih pahala sebanyak-banyaknya, juga menjadi ajang untuk menurunkan berat badan. Dengan membatasi waktu makan dan memilih makanan yang tepat, banyak orang berharap berat badannya dapat turun setelah puasa 30 hari.

    Asupan makanan dan minuman yang dipilih pun harus tepat agar tujuan itu tercapai. Bagi yang suka minum teh, baik saat sahur atau buka puasa, coba pilih teh yang punya khasiat membakar lemak perut.


    Tujuan menurunkan berat badan pun bakal lebih cepat dicapai. Teh ini mengandung senyawa, vitamin, dan nutrisi yang dibuktikan penelitian dapat membantu mengurangi lemak di perut jika dijadikan bagian pola makan gizi seimbang.

    Apa saja daftarnya? Mengutip Eat This, Not That! (8/11/2023), berikut 5 teh pembakar lemak di perut yang efektif jika dikonsumsi rutin:

    1. Teh hijau

    manfaat minum teh hijau dan biji chiaFoto: Getty Images/iStockphoto

    Teh hijau ada pada urutan pertama sebagai teh yang berkhasiat membakar lemak di perut. Menurut penelitian tahun 2022 yang dipublikasikan dalam International Journal of Environmental Research and Public Health, partisipan yang minum teh hijau 4 cangkir atau lebih setiap hari memiliki 44% risiko lebih rendah dari alami obesitas abdominal, dibanding partisipan yang tidak minum teh hijau.

    Sebuah penelitian tahun 2009 menemukan teh hijau mengandung katekin, antioksidan yang bantu mengurangi lemak di perut saat dikombinasikan dengan olahraga rutin. Selain katekin, teh hijau juga mengandung ECGC dalam jumlah tinggi yang dikaitkan dengan manfaat mempercepat metabolisme tubuh, yang pada akhirnya membantu usaha penurunan berat badan.

    2. Teh oolong

    Kabar baik bagi pencinta teh oolong karena teh favoritnya juga bagus untuk membakar lemak di perut. Teh oolong berasal dari daun yang sama dengan teh hijau dan hitam, tapi melalui oksidasi sebagian.

    Penelitian menunjukkan teh oolong mengandung polifenol yang berkaitan dengan metabolisme tubuh lebih cepat dan manfaat mengurangi lemak di perut. Penelitian tahun 2020 dari Universitas Tsukuba bahkan menemukan teh oolong meningkatkan pemecahan lemak hingga 20%, bahkan berlanjut sampai partisipan tidur.

    3. Teh hitam

    Teh hitamFoto: iStock

    Teh hitam yang banyak dikonsumsi di dunia ini juga mengandung manfaat serupa untuk membakar lemak di perut. Penelitian tahun 2016 yang dimuat dalam jurnal Molecules menemukan polifenol dalam teh hitam memiliki senyawa anti obesitas dan bantu mengurangi bobot tubuh serta lemak perut.

    Sebuah penelitian tahun 2014 yang diterbitkan dalam jurnal Food & Function juga mengungkap partisipan yang minum 3 cangkir teh hitam tiap hari selama 3 bulan menunjukkan penurunan berat badan dan pengurangan lingkar pinggang yang lebih banyak dibanding partisipan yang tidak minum teh hitam.

    Selengkapnya di halaman selanjutnya.

    4. Teh putih

    Teh putih adalah jenis teh yang rasanya paling lembut dan paling sedikit diproses. Konsumsinya terbukti dapat meningkatkan metabolisme dan oksidasi lemak, dua hal yang penting dalam penurunan berat badan.

    Penelitian tahun 2023 yang dipublikasikan dalam jurnal Food Safety & Health juga menyimpulkan jika teh putih memiliki dampak positif dalam menurunkan berat badan dan lemak perut secara khusus.

    5. Teh pu-erh

    Teh puerhFoto: iStock

    Teh pu-erh merupakan teh hitam fermentasi dari China yang juga terbukti membantu menurunkan berat badan dan lemak. Sebuah penelitian tahun 2014 dalam jurnal Phytotherapy Research menemukan partisipan pria dengan masalah sindrom metabolik yang minum teh pu-erh mengalami sedikit pengurangan lemak tubuh.

    Studi lain dari Nutrition Research menemukan bahwa ekstrak teh pu-erh membantu menurunkan berat badan, Indek Massa Tubuh, dan lemak visceral pada orang dewasa Jepang.

    (adr/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Pro dan Kontra Kopi Instan, Jenis Kopi Populer Karena Praktis


    Jakarta

    Kopi instan dalam bentuk sachet banyak digemari karena lebih praktis dan murah. Namun, meskipun populer ada beberapa pro dan kontra soal kopi ini.

    Penikmat kopi mungkin merasa rumit jika perlu menyeduh dan meracik kopi sendiri. Terlebih, tidak banyak waktu dan keterbatasan peralatan untuk melakukan hal tersebut.

    Karena alasan ini, akhirnya banyak orang lebih memilih untuk menikmati kopi instan. Kopi instan hanya perlu diseduh dengan air panas lalu dinikmati, tanpa repot-repot meraciknya dengan gula atau tambahan bahan lain.


    Bentuknya yang praktis, mudah larut dan harganya lebih terjangkau ini membuat para penikmat kopi beralih ke kopi instan.

    Namun, konsumsi kopi instan kerap menimbulkan perdebatan. Banyak pro dan kontra terkait jenis kopi ini yang mungkin akan membuatmu orang berpikir dua kali sebelum mengonsumsinya.

    Merangkum espresso-works.com, berikut pro dan kontra kopi instan yang perlu kamu ketahui!

    1. Apa itu kopi instan?

    kopi instanBegini tampilan dalam kopi instan yang sering jadi pilihan karena dianggap lebih praktis. Foto: Getty Images/AsherDB

    Sebelum mengetahui pro dan kontranya, ketahui dulu jenis kopi satu ini. Kopi instan adalah kopi dalam bentuk bulir yang biasa dikemas dalam kemasan sachet.

    Kopi instan bisa diseduh dalam beberapa menit saja. Hanya perlu menambah air panas, mengaduknya agar tidak ada gumpalan, dan bisa langsung dinikmati.

    Sayangnya, kopi instan terbuat dari kopi yang diproses dengan metode direhidrasi. Pengolahan dengan suhu tinggi yang membuat bubuk kopi menjadi sangat halus, bahkan mudah larut dalam air.

    Kopi instan pun mengandung kafein yang sebenarnya lebih sedikit dari bubuk kopi yang digiling segar. Dalam 226 gram kopi segar mengandung 145 mg kafein. Sedangkan dalam takaran yang sama, kopi instan hanya mengandung sekitar 63 mg kafein.

    Profil rasa kopi instan sebenarnya bervariasi. Kopi instan mayoritas terbuat dari biji kopi robusta yang kandungan gula dan lemaknya lebih sedikit daripada biji kopi Arabika yang baru digiling.

    Saat kopi diseduh, kamu mendapatkan hasil akhir kopi yang kurang beraroma dan cenderung rasa kopinya pahit, bukan asam. Namun, secara keseluruhan, rasanya cenderung manis. Sebab, kopi instan biasanya sudah dicampur dengan gula atau krimer.

    2. Kelebihan minum kopi instan

    kopi instanTerdapat beberapa kelebihan mengonumsi kopi instan. Foto: Getty Images/AsherDB

    Dari sisi positif, kopi instan ternyata tetap menjadi sumber antioksidan yang baik. Kopi sendiri sudah kaya akan polifenol. Dari semua makanan dan minuman lain yang dikonsumsi, kopi akan menyumbang 47% dari seluruh polifenol.

    Artinya, kopi instan sekalipun tetap menawarkan polifenol yang berperan terhadap aktivitas antioksidan.

    Meskipun jumlahnya lebih sedikit, kopi instan tetap mengandung kafein. Kafein dikaitkan dengan manfaat yang dapat membantu meningkatkan fungsi otak. Bahkan, berpotensi mencegah penyakit, seperti Alzheimer dan Parkinson.

    Selain itu, konsumsi kopi instan juga disebut dapat meningkatkan metabolisme, sehingga membantu dalam membakar lemak.

    Menurut penelitian yang disebut Espresso Work, minum kopi dalam jumlah sedang dapat merangsang bagian tertentu di tubuh yang memiliki banyak jaringan adiposa di dalamnya. Tubuh pun dapat memetabolisme makronutrien dengan lebih cepat.

    Kontra kopi instan bisa dilihat pada halaman selanjutnya!

    3. Kontra minum kopi instan

    kopi instanNamun, kopi instan juga punya kekurangan atau banyak kontranya karena sejumlah hal. Foto: Getty Images/AsherDB

    Kopi instan tentu memiliki sisi negatifnya. Kopi instan diketahui memiliki jumlah akrilamida jauh lebih tinggi. Akrilamida merupakan senyawa hasil cemaran yang dapat terbentuk selama proses penyaringan kopi.

    Badan Perlindungan Lingkungan (EPA) telah menghubungkan akrilamida dengan penyebab kanker dan menyatakan jika itu bersifat karsinogenik.

    Penelitian yang disebut Espresso Work juga menunjukkan, kadar akrilamida dalam kopi instan lebih banyak dua kali lipat dari kopi biasa. Oleh karena itu, sebelum memilih kopi instan, sebaiknya pertimbangkan risikonya.

    Selain itu, kafein lebih sedikit dalam kopi instan dikaitkan mampu mengurangi manfaatnya. Manfaat seperti metabolisme hingga meningkatkan fungsi otak mungkin mungkin tidak diterima secara optimal.

    Untuk mendapatkan manfaat dari kafein tersebut, kamu perlu dosis yang lebih besar. Sayangnya, hal ini bukanlah ide yang tepat, mengingat kadar akrilamida yang didapat akan lebih tinggi.

    Kopi instan juga banyak yang sudah ditambah gula atau pemanis tambahan. Jika dikonsumsi dalam jumlah terlalu banyak hanya akan menimbulkan risiko penyakit tekanan darah tinggi, kerusakan otot, hingga diabetes.

    4. Saran terbaik mengonsumsi kopi

    Setelah melihat pro dan kontra ini, dapat disimpulkan jika kopi biasa lebih baik daripada kopi instan. Mulai dari segi kesehatan maupun intensitas rasa.

    Kopi instan memang lebih mudah disiapkan dan harganya lebih terjangkau, tetapi tidak memungkinkan kamu mengatur takaran untuk seberapa banyak kopi atau bahan lain yang diinginkan.

    Sedangkan, dengan menyeduh kopi biasa, kamu memiliki kendali penuh atas bagaimana rasa kopi diekstraksi di setiap langkah proses persiapan.

    Kamu bisa memilih jenis biji kopi yang diinginkan, menggilingnya sendiri, bahkan menyeduh dengan berbagai macam metode. Mulai dari pakai mesin espresso, french press, dan lain sebagainya.

    (aqr/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Begini Solusi Kecanduan Kopi dari dr. Zaidul Akbar yang Mudah Dilakukan


    Jakarta

    Kopi jika dikonsumsi berlebihan dapat membuat seseorang kecanduan hingga berdampak negatif. Jika sudah sampai pada tahap ini, begini solusi kecanduan kopi dari dr. Zaidul Akbar.

    Segala sesuatu yang dikonsumsi berlebihan tidak bagus untuk kesehatan, termasuk kopi. Minuman berkafein kaya khasiat ini tidak akan terasa dampak positifnya jika seseorang minum terlalu banyak.

    Pada tahap kecanduan kopi, biasanya seseorang akan merasa ‘sakau’ jika tidak menenggak kopi. Gejala lain yang mungkin timbul adalah mudah marah tanpa alasan, tidak bisa tidur nyenyak, hingga gemetar.


    Banyak peminum kopi pun merasa sudah dalam tahap kecanduan. Salah satunya jamaah yang menghadiri ceramah dr. Zaidul Akbar. Melalui unggahan YouTuber dr. Zaidul Akbar Official (13/7/2023), terlihat ia menanyakan solusi dari kecanduan kopi.

    dr Zaidul Akbar yang Mempopulerkan JSRdr. Zaidul Akbar memberikan tips bagi mereka yang kecanduan kopi. Foto: Koleksi Pribadi dr Zaidul Akbar

    Penceramah yang terkenal dengan metode Jurus Sehat Rasulullah (JSR) itu pun memberikan pandangannya. Ia tak menampik kalau kopi bakal bikin kecanduan. “Karena kafeinnya bikin kecanduan,” ujarnya.

    Ia bahkan mengibaratkan kecanduan kafein sama seperti orang yang kecanduan narkoba. Menurutnya, tingkat kecanduan teratas memang ada pada konsumsi narkoba, di bawahnya adalah kafein dan nikotin, lalu di bawahnya lagi yang juga tak kalah hebat adiksinya, yaitu gula.

    Ketika merasa ‘sakau’ akibat kecanduan makanan sebenarnya ada peran setan, iblis, dan jin yang ada di dalam diri setiap orang hingga mempengaruhi hal itu terjadi. “Tergantung amal baik dan amal buruk kita,” kata dr. Zaidul Akbar.

    Lalu bagaimana solusi mengatasi kecanduan kopi? Solusi utamanya adalah dilawan. “Nggak ada caranya kecuali dilawan. Kita harus zikir, amal soleh, ibadah kita (ditingkatkan),” sambungnya.

    Dengan iman yang baik, maka seseorang akan mampu mengendalikan dirinya dengan baik pula. dr. Zaidul Akbar menuturkan penting untuk memaksakan diri untuk melawan keinginan atau ngidam yang ada.

    Ketika keinginan yang teramat sangat muncul, jangan langsung dituruti. Dokter yang kerap berbagi tips makan sehat ini bilang, “Misalkan lagi pengin banget makan rujak, jangan dituruti. Biarkan sampai keinginan itu hilang atau memudar, baru makan.”

    5 Tips Aman Minum Kopi Untuk Penderita Lambung SensitifAdiksi kopi bisa dilawan dengan menguatkan pikiran agar mampu melawan hawa nafsu. Foto: Getty Images/photo_Pawel

    Kemudian tanamkan pikiran kalau tidak makan atau minum yang diinginkan, maka tidak masalah. “Biasanya minum kopi, kalau nggak ada minum teh, kalau nggak ada minum air putih, kalau nggak ada ya gapapa, kayak puasa aja,” tutur dr. Zaidul Akbar mencontohkan.

    dr. Zaidul Akbar juga mencontohkan sikap Rasulullah SAW akan hal ini. Ketika ia ke rumah istrinya lalu bertanya apakah ada makanan dan jawabannya tidak ada, maka Rasulullah SAW memilih puasa saja. Ia tidak marah-marah perihal tidak adanya makanan.

    Intinya ada pada diri kita yang harus mampu melawan hawa nafsu kita. Jangan sampai hawa nafsu tersebut yang mengendalikan diri kita.

    dr. Zaidul Akbar juga mengungkap keistimewaan minum kopi. Baca halaman selanjutnya.

    Dalam unggahan YouTube dr. Zaidul Akbar Official (13/5/2023), ia menuturkan tak masalah minum kopi, asalkan minum kopi yang asli alias murni kopi. Hindari penambahan bahan-bahan lain yang membuat kopi jadi tidak menyehatkan.

    “Kopi itu bagus. Minum 1 sampai 2 cangkir kopi setiap hari itu bagus karena kopi produk yang Allah ciptakan yang tinggi antioksidan. Tapi masalahnya kita minum kopinya itu nggak benar,” tuturnya.

    Ia mengatakan jangan tambahkan apapun ke kopi agar khasiat kopi terasa maksimal. dr. Zaidul Akbar juga bilang kopi itu fat burner alias pembakar lemak. Kopi mampu mengurangi selera makan.

    Minum Kopi Hitam di Pagi Hari Bisa Bantu Turunkan Berat BadanMinum kopi hitam menyehatkan asal tidak ditambah aneka bahan. Foto: Ilustrasi iStock

    “Minum kopi boleh, bagus, asalkan lambungnya kuat. Jangan juga minum kopi kalau lambungnya nggak kuat. Kalau minum, minum yang plain. Yang benar-benar kopi. Bukan kopi sachet, apalagi kopi pakai gula, pakai krimer, atau macam-macam,” sambungnya.

    Ia menuturkan prinsip ini sejatinya sama dengan teh. Mau minum teh jenis apapun tidak masalah, asalkan tidak ditambahkan bahan yang mengubah rasanya berlebihan.

    (adr/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Makan Buah Saat Sahur? Ini 7 Buah Terbaik agar Kenyang Seharian


    Jakarta

    Banyak orang enggan makan nasi saat sahur dan beralih pada konsumsi buah sebagai tambahan. Ini 7 buah terbaik untuk dimakan saat sahur karena mampu bikin kenyang seharian.

    Buah adalah bahan makanan bernutrisi yang bagus dikonsumsi setiap hari, termasuk saat puasa. Buah bisa dijadikan menu tambahan saat sahur untuk menghidrasi tubuh.

    Buah kaya akan vitamin dan bisa jadi sumber energi untuk bantu jaga kadar gula darah selama puasa. Tak hanya itu, buah juga mengandung serat yang bisa bikin rasa kenyang bertahan lebih lama.


    Beberapa buah disebut sebagai pilihan terbaik untuk sahur karena padat nutrisi. Berikut daftarnya:

    1. Alpukat

    Alpukat adalah salah satu buah terbaik yang bisa diandalkan saat sahur. Mengutip Eat This Not That, lemak sehat yang terkandung di dalam alpukat dapat memperlambat pengosongan lambung hingga memberikan rasa kenyang yang bertahan lama.

    Selain lemak sehat, ada juga serat dalam alpukat yang berkontribusi terhadap rasa kenyang.

    2. Semangka

    Tak cuma lewat asupan serat, rasa kenyang juga bisa muncul dengan hidrasi yang cukup. Salah satunya melalui asupan semangka yang umumnya mengandung 92 persen air.

    Beberapa penelitian menemukan, mengonsumsi cairan selama atau sebelum makan dapat membantu meningkatkan rasa kenyang.

    3. Pisang

    Satu buah pisang utuh umumnya mengandung 3,5 gram serat. Jumlah serat dalam pisang bisa berkontribusi terhadap kebutuhan serat harian.

    Selain itu, pisang juga merupakan sumber pati resisten terbaik. Selain membantu lebih kenyang, jenis karbohidrat sehat ini juga dapat membantu meningkatkan metabolisme tubuh.

    4. Plum

    Rasanya yang manis bikin buah plum nikmat disantap saat sahur.

    Sejumlah penelitian menemukan, asupan buah satu ini dapat membantu menekan rasa lapar. Khasiat ini didapat dari kandungan sekitar 6 gram serat dalam setiap 150 gram buah plum.

    5. Pir

    buah pirbuah pir Foto: iStock

    Pir juga masuk daftar buah yang mengenyangkan. Salah satu penyebabnya adalah kandungan air di dalam buah pir. Satu buah pir umumnya mengandung sekitar 84 persen air.

    Tak cuma itu, pir juga mengandung serat yang baik. Dalam 150 gram pir biasanya terdapat sekitar 5,5 gram serat.

    Pektin merupakan salah satu jenis serat terbaik yang ditemukan dalam pir. Pektin terbukti mampu memperlambat pencernaan dan meningkatkan kesehatan mikrobioma usus.

    6. Apel

    Bukan rahasia lagi, apel juga jadi salah satu buah yang bikin kenyang berkat kandungan air dan serat di dalamnya.

    Sama seperti pir, apel juga kaya akan serat larut pektin yang dapat memperlambat pencernaan dan meningkatkan rasa kenyang. Kandungan serat dalam apel juga dapat membantu kadar gula darah.

    Satu buah apel ukuran sedang umumnya mengandung sekitar 4 gram serat.

    7. Jeruk

    Jeruk juga bisa sangat mengenyangkan. Mengutip Health, manfaat ini didapat berkat serat larut dalam jeruk seperti pektin, hemiselulosa, lignin, dan selulosa.

    Selain itu, kandungan air yang tinggi pada jeruk juga dapat berkontribusi pada mekanisme bulking dalam sistem pencernaan yang dapat membuat rasa kenyang bertahan lama.

    Artikel ini sudah tayang di CNN Indonesia dengan judul “7 Buah Terbaik untuk Sahur, Enak dan Bikin Kenyang Seharian”

    (yms/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Catat! Segini Batas Aman Konsumsi Kopi dan Teh Selama Puasa


    Jakarta

    Saat puasa kamu tak perlu absen minum kopi dan teh. Dua minuman berkafein ini masih dapat dikonsumsi, tapi segini batas amannya.

    Bagi pencinta kopi dan teh, perlu memperhatikan minuman favoritnya saat bulan puasa. Hal ini agar asupan kopi maupun teh tidak berdampak buruk pada puasa dan kesehatan secara umum.

    Ahli gizi dari RS Cipto Mangunkusumo (RSCM) Kencana, Fitri Hudayani mengatakan mengonsumsi teh atau kopi diperbolehkan selama puasa di bulan Ramadhan. Namun ada aturan frekuensinya agar tidak mengganggu puasa.


    “Konsumsi teh dan kopi harus dikonsumsi secukupnya, misalnya hanya satu gelas untuk teh dan satu cangkir untuk kopi per hari, selebihnya dianjurkan minum air putih,” kata Fitri melalui pesan singkat seperti dilaporkan Antara, Jumat (15/3).

    Jangan Khawatir, Lapisan 'Lilin' Pada Teh Panas Aman DiminumTeh populer dijadikan minuman buka puasa di Indonesia. Foto: Getty Images/iStockphoto/YelenaYemchuk

    Fitri mengatakan mengonsumsi teh dan kopi sudah menjadi kebiasaan minum masyarakat Indonesia pada umumnya. Biasanya teh juga merupakan suatu kebiasaan yang diminum untuk membatalkan puasa.

    Teh, kata Fitri, dinilai lebih aman di lambung untuk digunakan sebagai pembatal puasa bagi penderita asam lambung. Berbeda dengan kopi yang memiliki tingkat keasaman yang bisa mengganggu orang dengan lambung sensitif. Karena itu, dianjurkan untuk mengonsumsinya setelah perut terisi.

    “Teh sejauh ini lebih aman untuk penderita penyakit lambung berbeda dengan kopi yang memiliki tingkat keasaman yang dapat mengganggu pada orang sensitif lambungnya,” ujarnya.

    Pecinta teh atau kopi juga tidak perlu khawatir karena meskipun minuman ini bersifat diuretik atau merangsang buang air kecil, namun tidak menimbulkan rasa haus yang berlebihan.

    Hati-hati! Ini 5 Efek Samping Tambahkan Gula dan Pemanis ke Dalam KopiHindari terlalu banyak menambahkan gula pasir ke kopi agar lebih sehat. Foto: Getty Images/gilaxia

    Pembatasan konsumsi teh dan kopi juga bertujuan untuk menghindari konsumsi gula berlebihan karena seringkali minuman berkafein ini ditambahkan gula atau susu baik full cream maupun susu rendah lemak.

    Fitri juga mengingatkan untuk tetap menjaga asupan gula dan garam sama seperti pada hari-hari sebelum puasa. Hal ini untuk menjaga tubuh dari penyakit diabetes dan hipertensi.

    “Jangan lupa konsumsi serat yang cukup berasal dari buah dan sayur untuk menjaga kesehatan pencernaan selama menjalankan ibadah puasa sehingga perut terasa nyaman,” jelasnya.

    Artikel ini sudah tayang di CNN Indonesia dengan judul “Catat, Ini Batas Aman Konsumsi Kopi dan Teh Selama Puasa”

    (adr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • 5 Buah Rendah Indeks Glikemik Untuk Penderita Diabetes Selama Puasa


    Jakarta

    Selama berpuasa gula darah penderita diabetes harus tetap terjaga. Buah rendah glikemik ini dianjurkan untuk dikonsumsi penderita diabetes selama berpuasa.

    Indeks glikemik merupakan taraf ukur sebuah makanan dicerna oleh gula darah di dalam tubuh. Semakin tinggi nilainya maka semakin cepat lonjakan gula darah yang akan ditimbulkan.

    Memerhatikan kadar glikemik di dalam makanan penting untuk selalu diterapkan oleh penderita diabetes. Terutama ketika berpuasa di mana tubuh tak menerima asupan makanan secara rutin sehingga akan memengaruhi kadar gula darah dalam tubuh.


    Ada beberapa buah yang rendah glikemik disarankan oleh ahli untuk dikonsumsi penderita diabetes. Buah-buahan ini cocok untuk dikonsumsi saat buka puasa maupun sahur tanpa menciptakan lonjakan gula darah yang berbahaya.

    Berikut ini 5 buah rendah glikemik untuk penderita diabetes selama puasa:

    5 Buah Rendah Indeks Glikemik Untuk Penderita Diabetes Selama PuasaBuah berry cocok untuk camilan sehat bagi penderita diabetes. Foto: Getty Images/fcafotodigital

    1. Buah berry

    Beberapa buah dengan ukuran kecil termasuk kategori buah berry. Ciri khas dari buah berry biasanya memiliki warna yang gelap hampir hitam, kebiruan, atau merah segar.

    Warna dari buah berry menandakan tingginya kadar antioksidan alami di dalam buah tersebut. Selain itu buah jenis ini juga memiliki kadar indeks glikemik yang rendah dan tidak menciptakan lonjakan gula darah.

    Buah berry bisa dinikmati sebagai camilan saat berbuka puasa. Jika ingin menyantapnya sebagai menu sahur, buah ini bisa dikreasikan menjadi smoothie atau topping untuk oatmeal.

    2. Apel

    Manfaat apel untuk kesehatan hampir seluruh tubuh sudah menjadi rahasia umum. Buah apel yang segar kaya akan serat dan rendah kadar indeks glikemiknya.

    Apel juga memiliki kadar air yang tinggi sehingga cocok dikonsumsi saat sahur maupun buka puasa untuk membantu menghidrasi tubuh. Nutrisi alaminya disebut ahli berkhasiat untuk melancarkan pencernaan hingga menjaga kesehatan kulit.

    Potongan buah apel segar cocok untuk dikonsumsi sebagai camilan saat malam hari setelah berbuka. Ketika sahur makan apel sebelum menu utama juga boleh rutin dilakukan.

    Buah rendah glikemik lainnya ada di halaman berikutnya.

    3. Pir

    Hampir mirip dengan apel, pir juga tak kalah kaya akan serat dan kadar indeks glikemiknya yang rendah. Selama bulan puasa para dokter dan ahli gizi selalu menyarankan untuk mengonsumsi makanan tinggi air guna mencegah dehidrasi.

    Kadar air di dalam sebuah pir yang mencapai 84% dari total beratnya menjadi salah satu buah yang cocok untuk dikonsumsi. Di Indonesia pir juga tidak sulit untuk ditemukan dengan harga yang masih terjangkau.

    Buah pir menjadi salah satu yang paling dianjurkan untuk rutin dikonsumsi oleh penderita diabetes. Cara sederhana, cukup cuci bersih pir potong menjadi bagian kecil dan konsumsi sebagai buah potong yang segar.

    4. Jeruk

    5 Buah Rendah Indeks Glikemik Untuk Penderita Diabetes Selama PuasaJeruk yang segar cocok untuk membasuh tenggorokan penderita diabetes untuk puasa. Foto: Getty Images/fcafotodigital

    Rasa asam segar yang ada pada jeruk tak hanya baik untuk kesehatan kulit tetapi juga bagi penderita diabetes. Jeruk memiliki kadar indek glikemik dan kalori yang rendah.

    Konsumsi jeruk setelah berbuka puasa maupun saat sahur dapat membantu menstabilkan gula darah serta menyiapkan tubuh untuk berpuasa seharian. Kandungan vitamin C pada jeruk jika rutin dikonsumsi juga dapat menjaga kekebalan imunitas.

    Tetapi ahli tetap mengingatkan untuk tidak mengonsumsi jeruk dalam jumlah yang berlebihan. Alasannya adalah kehadiran gula alami yang terbentuk pada buah jeruk yang tetap harus diwaspadai.

    5. Anggur

    Banyak jenis anggur populer yang bisa ditemukan dengan mudah di supermarket maupun toko buah. Varietas anggur yang beragam membuat konsumsinya tidak akan membosankan.

    Anggur memiliki kandungan indeks glikemik yang rendah sehingga buah ini disarankan ahli untuk dikonsumsi bagi penderita diabetes. Warna hijau, merah keunguan, hingga ungu gelap pada anggur juga menandakan kandungan antioksidannya yang tinggi.

    Konsumsi anggur dapat dinikmati sebagai buah segar, camilan sehat, atau dicampur dengan yoghurt dan oatmeal. Bagaimana pun anggur juga tetap memiliki kandungan gula alami yang cukup tinggi sehingga tidak dianjurkan untuk dikonsumsi secara berlebihan.

    (dfl/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • 7 Makanan yang Jadi Obat Alami Ini Tertulis dalam Al Quran dan Hadist


    Jakarta

    Al Quran menjadi petunjuk untuk umat muslim. Tak hanya soal keimanan, tapi juga ada banyak informasi terkait kesehatan di dalamnya, termasuk makanan yang dapat menjadi obat alami.

    Membaca Al Quran bagi muslim tidak hanya membuat muslim diganjar pahala, tapi juga mendapat petunjuk agar hidup lebih baik. Informasi yang tercantum di dalamnya amat luas.

    Selain menjadi obat penyembuh bagi hati dan jiwa, Al Quran juga dapat menjadi obat penyembuh penyakit fisik. Sejumlah obat alami yang disebutkan dalam Al Quran disebut dapat dikonsumsi.


    Lantas apa sajakah itu? Berikut paparannya yang seperti dirangkum CNBC Indonesia dari berbagai sumber:

    1. Madu

    racikan kopi campur madu yang sehat madu yang sehat Foto: Getty Images/iStockphoto

    Madu sejak ribuan tahun lalu telah digunakan untuk mengobati beragam penyakit. Bahkan, keistimewaan madu untuk kesehatan juga dijelaskan dalam Al Quran Surat An Nahl (Lebah) ayat 69.

    “Dari perut lebah itu ke luar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Tuhan) bagi orang-orang yang memikirkan.”

    Manfaat madu juga telah diteliti oleh sejumlah ahli medis. Mengutip Mayo Clinic, sejumlah studi menunjukkan bahwa madu memiliki manfaat antidepresan, antikonvulsan, dan anti-kecemasan.

    Antioksidan dalam madu dapat bermanfaat untuk penurunan risiko penyakit jantung. Dalam beberapa penelitian, madu juga terbukti membantu mencegah gangguan ingatan hingga perawatan Luka. Penggunaan topikal madu tingkat medis telah terbukti meningkatkan penyembuhan luka, terutama luka bakar.

    2. Zaitun

    Zaitun disebutkan tujuh kali dalam Al-Qur’an. Hal ini menunjukkan betapa penting buah tersebut dalam sejarah perkembangan Islam.

    Buah zaitun tidak hanya memiliki nilai gizi, obat dan kosmetik; tapi juga memenuhi fungsi agama sebagai tanda kebesaran Allah SWT.

    Dalam Surat Al Mu’minun ayat 20, Al-Quran memberitahu tentang buah-buahan yang harus dimakan, dan berbicara tentang pohon zaitun yang tumbuh di Gunung Sinai yang menyediakan minyak dan bumbu untuk dimakan.

    Banyak orang memilih minyak dari buah zaitun sebagai pilihan minyak yang lebih sehat dibanding minyak kelapa sawit.

    Minyak zaitun mengandung asam lemak tak jenuh tunggal yang tinggi sekitar 75%. Saat menggantikan lemak jenuh, lemak tak jenuh tunggal dari zaitun membantu menurunkan kolesterol jahat. Manfaat kesehatan dari minyak zaitun dikaitkan dengan sifat antioksidan dan anti-inflamasinya.

    3. Kurma

    Ilustrasi kurmaIlustrasi kurma Foto: Getty Images/iStockphoto/barmalini

    Kurma merupakan tumbuhan yang paling banyak disebutkan di dalam Al Quran. Dalam kitab Mu’jam Al-Mufahras li Al-Fazhil Qur’an, ‘Abd al-Baqi menjelaskan bahwa dalam Al Quran kurma dimuat sebanyak 20 kali dalam 16 surat.

    Salah satu ayat dalam kitab suci yang menyebut kurma adalah Surat Maryam ayat 23-25. Dua ayat tersebut berkisah tentang derita dan rasa sakit yang mendera Maryam ketika hendak melahirkan. Ia bersandar ke pangkal pohon kurma.

    Kemudian Allah melalui malaikat Jibril memerintahkan Maryam untuk menggoyang pangkal kurma itu ke arahnya, kemudian gugurlah buah kurma yang masak, untuk dimakan dan sebagai obat rasa sakit ketika melahirkan.

    Kurma mengandung serat dan antioksidan yang tinggi. Manfaat nutrisinya dapat mendukung kesehatan otak dan mencegah penyakit.
    Salah satu antioksidan yang terdapat dalam kurma adalah phenolic acid. Zat ini dapat membantu menurunkan risiko kanker dan penyakit jantung.

    Studi laboratorium menemukan kurma bermanfaat untuk menurunkan penanda inflamasi, seperti interleukin 6 (IL-6), di otak. Tingkat IL-6 yang tinggi dikaitkan dengan risiko penyakit neurodegeneratif yang lebih tinggi seperti Alzheimer.

    4. Jahe

    5 Makanan Kaki Lima Ini Sudah Ada Ratusan Tahun, Bir Jahe dan Belut RebusJahe. Foto: Ilustrasi iStock/Site

    Sejak ribuan tahun lalu, jahe sudah digunakan untuk mengobati beragam penyakit. Bahkan, jahe disebut sebagai rempah paling menyehatkan di bumi.

    Tumbuhan herbal ini juga ternyata disebut dalam Al Quran. “Dan di sana mereka diberi segelas minuman bercampur jahe.” – QS Al Insan ayat 17.

    Ayat tersebut bercerita mengenai gambaran surga. Allah menyebut bahwa penghuni surga akan diberi minuman dengan campuran jahe.

    Selama bertahun-tahun, sejumlah penelitian modern menemukan manfaat luar biasa dari jahe, mulai dari membunuh bakteri, meredakan mual, mengobati batuk, menurunkan kadar gula darah, menurunkan kolesterol, hingga mengurangi risiko penyakit jantung.

    5. Habbatus sauda

    Habbatus sauda atau biji jintan hitam berasal dari tanaman subtropis asal Timur Tengah yang telah digunakan sebagai obat sejak ribuan tahun lalu.

    Keistimewaan jintan hitam ini juga tertulis dalam salah satu hadits. Nabi SAW bersabda, “Sesungguhnya di dalam Habatussauda (jintan hitam) terdapat obat untuk segala macam penyakit, kecuali kematian.” (Bukhori dan Muslim)

    Manfaat jinten hitam terutama karena senyawa aktif utamanya yang disebut thymoquinone, yang telah menunjukkan sifat antioksidan, anti-inflamasi, dan sifat terapeutik lainnya yang melindungi tubuh dari kerusakan sel dan penyakit kronis.

    6. Pisang

    Two ripe yellow bananas on the old rough scratched wooden boards background surface. Top viewPisang. Foto: Getty Images/iStockphoto/PAVEL IARUNICHEV

    Di dalam surah Al-Waqiah ayat 29, Allah menyebutkan buah pisang sebagai buah yang bersusun-susun.

    “Dan orang-orang yang benar, betapa diberkatinya mereka! Mereka akan berada di tengah-tengah pohon bidara yang tidak berduri, rumpun-rumpun pisang, naungan yang luas, air yang mengalir, buah-buahan yang melimpah, tidak pernah pada musimnya, dan tidak terlarang” (QS Al Waqiah 27-33).

    Al Quran menyebutkan secara umum tentang buah-buahan yang dimakan oleh orang-orang di surga, dan secara khusus disebutkan tentang pisang yang memberi tahu kita bahwa pisang termasuk buah yang diberkahi. Pisang adalah tambahan yang bagus untuk sarapan atau camilan pagi karena dikemas dengan potasium, serat, vitamin C, magnesium, dan folat.

    Pisang juga mengandung beberapa jenis antioksidan kuat, termasuk flavonoid dan amina. Antioksidan ini punya banyak manfaat kesehatan, seperti penurunan risiko penyakit jantung dan penyakit degeneratif.

    7. Buah tin

    Al Quran punya satu bab bernama Surah At-Tin yang berarti buah tin. Bahkan, Allah bersumpah atas nama buah tin dan juga buah zaitun.

    Referensi buah tin dalam ayat Al Quran berbicara tentang manfaat obat dari buah tersebut. Dalam tradisi Islam, apapun yang namanya digunakan untuk bersumpah oleh Allah memiliki keagungan atau kepentingan yang melekat padanya.

    Buah tin atau buah ara memiliki kandungan pektin, serat larut yang membantu menurunkan kadar kolesterol. Serat larut menghilangkan kadar trigliserida berlebih dan membantu menghilangkan trigliserida. Selain itu, buah ara kering mengandung asam lemak Omega 3 dan Omega 6, fitosterol yang bersifat kardioprotektif dan membantu meningkatkan kesehatan otak.

    Artikel ini sudah tayang di CNBC Indonesia dengan judul 6 Obat Alami Tertulis di Al Quran & Hadist, Cek Manfaatnya

    (sob/adr)



    Sumber : food.detik.com