Category: Makanan Sehat

  • Sebaiknya Sarapan Makanan Gurih atau Manis? Ini Kata Ahli


    Jakarta

    Sarapan menjadi waktu makan terpenting, karena bisa meningkatkan energi dalam sehari. Sebaiknya, sajian sarapan gurih atau manis? Ini kata ahli!

    Sarapan yang tepat dapat membuatmu memiliki energi yang baik sepanjang hari. Sebaiknya, menu sarapan yang disantap juga diperhatikan asupan nutrisinya.

    Dilansir dari Food NDTV (19/3), Jessie Inchauspe, ahli biokimia Prancis dan penulis buku terlaris NYT (@glucosegoddess) menjelaskan menu sarapan yang tepat. Menurut ahli, idealnya sarapan harus gurih dan tidak manis.


    Inchauspe menjelaskan kalau mengonsumsi sarapan kebanyakan pati dan gula, seperti sereal, roti dengan selai, jus jeruk, dan lainnya itu bisa membuat tubuh mengalami lonjakan glukosa. Hal ini bisa membuat energi cepat menurun.

    “Jika tubuh mengalami lonjakan glukosa yang tinggi di pagi hari, tingkat rasa lapar akan kembali lebih cepat dan energi akan terkuras sepanjang hari,” jelas Inchauspe.

    Menu sarapan sehatMenu sarapan sehat Foto: Getty Images/iStockphoto

    Dia menambahkan bahwa dengan lonjakan glukosa yang besar saat sarapan, hal itu juga bisa merusak mitokondria. “Mitokondria adalah pabrik kecil di sel yang bertugas menghasilkan energi. Lonjakan glukosa yang besar akan merusaknya, mencegahnya menghasilkan energi yang baik,” tambahnya.

    Ahli biokimia ini menyarankan untuk beralih pada menu sarapan yang gurih. Inchauspe mengklaim dalam keterangannya bahwa sarapan gurih akan mengubah hidup.

    Inchauspe merekomendasikan 3 komponen utama pada menu sarapan. Seperti asupan protein (yogurt, telur, daging, ikan, dsb), lemak sehat (alpukat, minyak zaitun, keju, dsb), dan beberapa jenis sayuran.

    Jika menginginkan sesuatu yang manis, satu-satunya yang aman dikonsumsi oleh Inchauspe adalah buah utuh. Ahli biokimia ini tidak menentang gula, melainkan ia menyarankan bagaimana mengelola dan merencanakan konsumsi gula untuk kesehatan yang yang lebih baik.

    (yms/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Ini 4 Penyebab Sakit Perut Setelah Minum Kopi Pagi Hari


    Jakarta

    Ngopi di pagi hari memang bikin melek dan semangat. Tapi ternyata ada beberapa penyebab mengapa orang sering sakit perut usai ngopi.

    Selain rasa dan aromanya yang nikmat, kopi juga menjadi pilihan minuman favorit karena khasiatnya. Kandungan kafein dalam kopi terbukti ampuh membuat otak bekerja lebih maksimal dan fokus, mencegah kanker, menurunkan berat badan hingga menurunkan resiko diabetes.

    Apalagi kopi juga bisa dikreasikan menjadi berbagai olahan dengan aneka campuran seperti susu, karamel ataupun cokelat. Sayangnya tidak semua bisa nyaman menikmati kopi.


    Ada orang yang suka kopi tetapi kadang tersiksa karena merasa sakit perut usai meneguk kopi? Mungkin kopi yang kamu konsumsi terlalu kuat atau kondisi perut sedang dalam keadaan tak sehat.

    Dilansir dari berbagai sumber (20/03), ada beberapa alasan mengapa kopi bisa mengganggu kesehatan perut terutama lambung. Orang yang memiliki masalah lambung memang disarankan untuk mengonsumsi kopi dalam porsi terbatas atau pilih kopi khusus yang tidak terlalu kuat.

    Berikut penyebab masalah kesehatan lambung usai minum kopi:

    1. Minum Kopi saat Perut Kosong

    Ini 4 Penyebab Sakit Perut Setelah Minum Kopi Pagi HariIni 4 Penyebab Sakit Perut Setelah Minum Kopi Pagi Hari Foto: Ilustrasi iStock

    Kafein menyebabkan banyak kemungkinan, salah satunya memberi efek gelisah dan cemas. Kafein dari satu cangkir kopi dapat bertahan di sistem pencernaan selama berjam-jam. Rata-rata orang masih memiliki kandungan kafein kopi setelah 5-6 jam konsumsi kopi.

    Ketika kamu menyadari memiliki perut yang sensitif terhadap kafein, sebaiknya jangan mengonsumsi kopi saat perut dalam keadaan kosong. Usahakan makan camilan sebelum minum kopi, terutama saat pagi hari.

    Jika memaksa memasukkan kafein dalam keadaan perut kosong, sama artinya seperti memancing gangguan lambung. Dengan perut yang sudah terisi makanan, efek kafein menjadi tidak terlalu keras.

    2. Kandungan Kafein yang Tinggi

    Ini 4 Penyebab Sakit Perut Setelah Minum Kopi Pagi HariIni 4 Penyebab Sakit Perut Setelah Minum Kopi Pagi Hari Foto: Ilustrasi iStock

    Kafein pada kopi dipercaya dapat membangkitkan energi seseorang. Namun, ada sebagian orang yang justru sensitif terhadap kafein, sehingga menyebabkan sakit perut setiap kali minum kopi. Dilansir dari Java Presse, kafein bisa membuat perut memproduksi lebih banyak asam dari biasanya.

    Jadi, walaupun kopi itu tidak terlalu asam, tetapi karena kafein di dalamnya dapat meningkatkan produksi asam yang membuat tidak nyaman. Untuk mengatasi masalah ini, cobalah untuk memilih kopi tanpa kandungan kafein (decaf). Selain itu, perhatikan juga berapa kali kamu minum kopi dalam sehari.

    Pastikan agar tidak terlalu banyak. Satu hingga dua cangkir kopi dalam sehari sudah cukup. Cara lain untuk mengatasi masalah ini adalah dengan mengonsumsi pisang setelah minum kopi. Pisang memiliki sifat basa yang dapat menghilangkan efek asam yang dihasilkan kafein.

    3. Konsumsi Kopi Terlalu Banyak

    Ini 4 Penyebab Sakit Perut Setelah Minum Kopi Pagi HariIni 4 Penyebab Sakit Perut Setelah Minum Kopi Pagi Hari Foto: Ilustrasi iStock

    Banyak yang bertanya, apakah kopi menyebabkan sakit maag? Jawabannya adalah tidak, kopi tidak menyebabkan sakit maag secara langsung, tetapi minum kopi dalam jumlah banyak akan memperburuk kondisi orang yang memiliki masalah maag.

    Batasi konsumsi kopi jika memang mengalami sakit perut usai menikmati secangkir kopi atau alternatifnya adalah pilih kopi decaf alias kopi non kafein. Bisa juga memilih kopi cold brew yang lebih ramah di lambung.

    4. Kadar Keasaman Kopi

    Salah satu penyebab utama sakit perut setelah minum kopi adalah keasaman. Kopi secara alami memiliki pH sekitar 5, dan semakin rendah pH kopi maka semakin asam sifatnya.

    Sebagai perbandingan, air mineral memiliki pH 7 dan pH lemon sekitar 2,5. Sementara pH kopi tidak melulu di angka 5 namun ini angka rata-rata. Salah satu hal yang mempengaruhi pH kopi adalah proses roasting atau pemanggangan kopi.

    Ketika kopi diminum, itu membuat lambung secara otomatis meningkatkan produksi asam lambung dan sebenarnya mengeluarkan lebih banyak asam lambung. Hal inilah yang menyebabkan rasa mulas, gangguan pencernaan, refluks asam, dan sakit perut umum.

    (sob/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • DBD Lagi Musim, Konsumsi 5 Makanan Ini agar Cepat Pulih


    Jakarta

    Belakangan ini kasus DBD tengah merebak. Pasien DBD yang ingin cepat sembuh bisa memperbanyak asupan 5 makanan ini sembari mendapat perawatan medis yang diperlukan.

    Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah penyakit yang disebabkan oleh gigitan nyamuk Aedes aegypti. Efeknya, pasien DBD akan mengalami penurunan jumlah cairan dan trombosit.

    Kondisi tersebut membuat pasien DBD memiliki gejala seperti demam tinggi, sakit kepala, muntah, nyeri otot dan sendi, serta bintik-bintik merah di kulit.


    DBD dapat diobati dengan perawatan medis. Pasien DBD juga bisa mengonsumsi sejumlah makanan yang membantu untuk meningkatkan jumlah cairan dan trombosit di dalam tubuh.

    Berikut 5 makanan terbaik untuk dikonsumsi agar cepat pulih dari DBD:

    1. Daun pepaya

    7 Manfaat Daun Pepaya untuk Kesehatan, Sehatkan Pencernaan hingga KulitDaun pepaya dapat membantu mempercepat penyembuhan DBD Foto: iStock

    Sejumlah studi menunjukkan, daun pepaya dapat membantu mempercepat penyembuhan DBD. Konsumsi daun pepaya terbukti meningkatkan trombosit dengan signifikan.

    Daun pepaya bisa dikonsumsi setelah mengolahnya menjadi sayuran ataupun dijus.

    2. Buah delima

    Buah delima merupakan buah yang kaya akan vitamin dan mineral. Delima dapat membantu mengurangi kelelahan dan memberikan energi tambahan pada pasien DBD.

    Kandungan zat besi yang tinggi di dalam delima juga membantu meningkatkan jumlah trombosit darah.

    3. Air kelapa

    Fresh Coconut Water Drink in glass with coconut leaf on wooden  backgroundAir kelapa dapat membantu meningkatkan cairan pada pasien DBD Foto: Getty Images/iStockphoto/PitchyPix

    Air kelapa dapat membantu meningkatkan cairan pada pasien DBD yang mengalami dehidrasi. Air kelapa mengandung elektrolit dan nutrisi yang baik untuk pasien DBD.

    4. Kunyit

    Dikutip dari Pharm Easy, kunyit memiliki sifat antioksidan dan antiseptik yang tinggi sehingga membantu pemulihan lebih cepat. Kunyit juga memperkuat metabolisme pada pasien DBD.

    5. Jeruk

    10 Manfaat Buah Jeruk untuk Kesehatan Ibu Hamil dan Janin Beserta Saran Porsi yang TepatBuah jeruk kaya akan antioksidan dan vitamin C Foto: Getty Images/MmeEmil

    Buah jeruk kaya akan antioksidan dan vitamin C yang dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh dan melawan virus Dengue.

    Selain mengonsumsi makanan yang dapat mempercepat penyembuhan DBD, hindari pula mengonsumsi makanan yang berminyak atau digoreng, makanan pedas, dan makanan yang mengandung kafein.

    (raf/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Selain Sunnah, Ini 5 Manfaat Rutin Konsumsi Kurma


    Jakarta

    Konsumsi kurma dianjurkan oleh Rasulullah SAW. Ternyata tak sekadar sunnah, konsumsi kurma secara rutin dapat mendatangkan khasiat untuk kesehatan.

    Kurma identik dengan bulan ramadan karena dianjurkan untuk disantap sebagai kudapan pertama saat membatalkan puasa. Anjuran makan kurma saat berbuka puasa ini berasal dari kebiasaan Rasulullah SAW yang selalu mengonsumsi kurma dan air saat berbuka puasa.

    Berdasarkan ajaran Islam, konsumsi kurma dan menjalankan sunnah nabi akan mendapat keberkahan yang berlimpah. Tetapi selain keberkahan karena menjalankan sunnah Rasulullah SAW, kurma juga dapat memberikan banyak manfaat kesehatan untuk tubuh.


    Pada sebuah kurma dengan berat 8 gram terdapat 23 kalori, 0,2 gram protein, 0,6 gram serat, 53 miligram potasium dan masih banyak nutrisi lainnya. Dengan begitu konsumsi kurma dapat menjaga kesehatan organ tubuh hingga melindunginya dari penyakit kronis.

    Baca juga: Masak Beef Wellington Rp 1,8 Juta, Brooklyn Beckham Dipuji Gordon Ramsay

    Berikut ini 5 manfaat rutin konsumsi kurma mengutip Veryell Fit:

    Selain Sunnah, Ini 5 Manfaat Rutin Konsumsi KurmaKurma memiliki kandungan antioksidan yang dapat mencegah perkembangan kanker dan tumor. Foto: Getty Images/iStockphoto/Voyagerix

    1. Mencegah pertumbuhan kanker

    Kurma memiliki kandungan antioksidan dan antiinflamasi yang terbentuk secara alami dengan kadar yang cukup untuk memenuhi kebutuhan tubuh. Komponen antioksidan dan antiinflamasi ini dikaitkan oleh ahli dengan manfaatnya mencegah perkembangan sel kanker.

    Bahkan saking istimewanya kandungan antioksidan pada kurma membuat banyak ahli tergelitik untuk menelitinya. Berbagai pengamatan hingga uji laboratorium dilakukan guna menemukan khasiat dan efek samping kurma secara efektif.

    Hasilnya kandungan anti radikal bebas yang ditemukan di dalam kurma membuat peneliti terpesona. Sehingga konsumsi kurma secara rutin disarankan untuk membantu melindungi tubuh dari kanker dan tumor.

    2. Menjaga kesehatan jantung

    Ada alasan lain selain rasa manis kurma yang dapat menggantikan energi untuk dikonsumsi saat berbuka puasa. Kurma memiliki kandungan potasium alami yang berfungsi sebagai elektrolit ketika dikonsumsi ke dalam tubuh.

    Elektrolit dibutuhkan oleh tubuh guna menggantikan cairan yang hilang selama berpuasa seharian penuh. Faktanya kandungan potassium di dalam kurma ini juga membantu menjaga kesehatan kardiovaskular hingga jantung pada orang dewasa.

    Salah satu efek yang telah terbukti atas konsumsi potassium sesuai dengan kebutuhan tubuh adalah kemampuan untuk mengendalikan tekanan darah. Kadar garamnya yang juga rendah membuat kurma disarankan bagi orang tua terutama mereka yang memiliki gangguan tekanan darah dan kardiovaskular.

    Manfaat konsumsi kurma lainnya ada di halaman berikutnya.

    3. Menguatkan tulang

    Tulang tidak hanya membutuhkan kalsium seperti yang terkandung di dalam susu tetapi juga mineral berupa magnesium yang salah satunya terkandung dalam kurma. Magnesium memiliki peran penting untuk mengisi kepadatan tulang sehingga tidak mudah keropos.

    Biasanya makanan tinggi magnesium juga disarankan untuk orang tua lanjut usia yang mulai terdeteksi mengalami gejala osteoporosis. Kurma termasuk ke dalam makanan yang disarankan ahli karena lebih banyak khasiatnya daripada efek sampingnya jika dibandingkan dengan suplemen magnesium.

    Kurma juga dilengkapi dengan zat besi yang merupakan mineral untuk membantu pembentukan sumsum tulang di dalam tubuh. Bahkan jika mengonsumsi setiap hari kurma juga membantu mengeluarkan racun dari dalam tubuh.

    4. Mengendalikan gula darah

    Selain Sunnah, Ini 5 Manfaat Rutin Konsumsi KurmaWalaupun manis kurma dapat membantu mengendalikan gula darah. Foto: Getty Images/iStockphoto/Voyagerix

    Rasa manis alami di dalam kurma tentu berbeda dengan rasa manis yang dihadirkan gula. Bagi penderita diabetes makanan dan minuman manis menjadi menu yang wajib dihindari konsumsinya.

    Tetapi kurma justru dianjurkan oleh ahli kesehatan untuk penderita diabetes dalam porsi konsumsi yang tetap dibatasi. Gula alami di dalam kurma tidak memengaruhi lonjakan gula darah di dalam tubuh.

    Sehingga tubuh tetap mendapatkan asupan gula untuk membentuk energi tanpa membuat insulin bekerja lebih keras. Ahli kesehatan juga setuju bahwa kurma layak dijadikan camilan sehat bagi penderita diabetes.

    5. Memperlancar pencernaan

    Penampilannya yang seperti buah kering membuat kurma memiliki kadar serat yang tinggi. Seperti yang telah banyak diketahui, kehadiran serat begitu dibutuhkan oleh tubuh baik untuk pencernaan maupun organ lainnya.

    Konsumsi serat yang cukup, salah satunya melalui kurma, dapat membantu menjaga pergerakan perut lebih lembut dan pencernaan menjadi lancar. Hasilnya kamu akan terhindari dari risiko konstipasi yang dialami oleh segelintir orang ketika menjalankan puasa ramadan.

    Serat pada kurma juga disebut dapat membantu menurunkan risiko penyakit kronis dan menjaga kesehatan pencernaan demi menghindari kondisi seperti obesitas maupun gangguan metabolisme. Konsumsi setidaknya 3 kurma dalam sehari mampu membantu mengatasi berbagai keluhan pencernaan dan mengendalikan berat badan.

    (dfl/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • 5 Minuman Campuran Rempah dan Herba untuk Detoks Hati yang Alami


    Jakarta

    Kesehatan organ hati perlu diperhatikan. Salah satu caranya mendetoksifikasi dengan konsumsi makanan dan minuman pendukung fungsi hati berikut ini.

    Pada dasarnya hati atau liver merupakan organ tubuh yang membantu membersihkan racun dan menghasilkan empedu. Organ ini pun harus selalu dijaga kesehatannya karena jika mengalami gangguan, tidak lagi bisa menyaring zat beracun secara optimal.

    Racun yang tidak tersaring secara optimal bisa menyebabkan berbagai gangguan kesehatan. Mulai dari gangguan pembuluh darah hingga terjadinya perlemakan hati.


    Untuk mencegah gangguan hati, penting mengubah pola makan menjadi lebih baik dan sehat. Kamu juga bisa melakukan praktik liver detoks yang disebut dapat membersihkan zat racun di dalam organ hati.

    Proses detoksifikasi ini bisa dilakukan dengan mengonsumsi makanan dan minuman yang mendukung fungsi hati.

    Misalnya, dengan membuat racikan herbal sederhana dengan memanfaatkan beberapa rempah dan herbal alami. Melansir Times of India, berikut minuman yang mampu mendetoks hati:

    1. Smoothies jahe

    Bisa Cegah COVID-19, Jahe Tertulis dalam Al-Qur'an sebagai Bahan Minuman SurgaMinum racikan smoothies jahe dapat mendukung fungsi hati. Foto: iStock

    Smoothies merupakan minuman sehat hasil dari buah dan sayur yang diblender bersama ampasnya. Teksturnya kental dan lebih mengenyangkan daripada jus.

    Jika smoothies biasanya hanya terdiri dari sayuran dan buah-buahan, kini kamu bisa menambah jahe ke dalamnya. Buat smoothies yang terdiri dari bayam, nanas, pisang, dan air kelapa. Lalu tambahkan jahe.

    Jahe dapat membantu pencernaan dan mendukung fungsi hati. Sedangkan bayam menyediakan nutrisi penting untuk detoksifikasi.

    Penambahan air kelapa juga membantu mengeluarkan racun dan zat berbahaya dari tubuh. Air kelapa ini berfungsi sebagai tonik detoksifikasi yang dapat meningkatkan fungsi hati dan ginjal selama proses pembersihan tubuh.

    2. Teh hijau

    manfaat minum teh hijau dan biji chiaTidak hanya segar, teh hijau juga bisa membantu mendetoksifikasi hati. Foto: Getty Images/iStockphoto

    Selain menikmati segelas smoothies yang kental dan menyegarkan, kamu juga bisa mendetoksifikasi hati dengan minum teh hijau.

    Secangkir teh hijau yang diberi tambahan bunga dandelion hingga jahe mentah bisa mendukung fungsi hati.

    Teh hijau merupakan jenis teh kaya akan antioksidan. Ramuan ini juga dapat meningkatkan detoksifikasi.

    Rebus daun teh hijau dengan bahan-ahan lain. Minum dan rasakan mafaatnya.

    Rekomendasi racikan minuman rempah herbal lain bisa dilhat pada halaman selanjutnya!

    3. Teh kunyit

    manfaat dan cara membuat teh kunyitMinum teh kunyit juga membantu mecegah masalah atau gangguan hati. Foto: Getty Images/iStockphoto

    Minum teh kunyit juga dapat membantu detoksifikasi hati. Kunyit merupakan tanaman herbal yang mengandung kurkumin, bahan aktif yang membantu enzim mengeluarkan racun.

    Kunyit juga mengandung antioksidan yang berperan untuk memperbaiki sel-sel di hati, serta meningkatkan produksi empedu. Kunyit juga memiliki sifat anti-inflamasi yang dapat mendukung kesehatan hati.

    Kamu bisa membuat sendiri teh kunyit dengan cara memanaskan air lalu mencampurkan kunyit, lada hitam, dan sedikit madu.

    4. Air lemon hangat

    Air lemonMinum air hangat dengan lemon bisa mengeluarkan racun dari hati. Foto: iStock

    Segelas air putih memang baik untuk mendukung kesehatan. Namun, untuk detoksifikasi hati, kamu bisa menambah irisan lemon atau perasan jusnya.

    Lemon merangsang enzim hati dan membantu pencernaan. Jenis jeruk ini bahkan dikenal sebagai master detoxification yang bermanfaat untuk mengeluarkan racun dari hati.

    Minum air hangat dengan lemon juga bisa mencegah batu ginjal. Melansir mayapadahospital.com, kandungan asam sitrat di dalamnya dapat meningkatkan jumlah urin sehingga membersihkan ginjal dan menghilangkan racun dalam tubuh.

    5. Cuka apel dengan kayu manis

    Meskipun aromanya kurang sedap, tetapi cuka apel mengandung banyak manfaat kesehatan, termasuk untuk detoksifikasi hati.

    Agar rasanya tidak terlalu asam dan kuat, kamu bisa menambah sejumput kayu manis dan satu sendok teh madu.

    Cuka apel memang dikenal dapat meningkatkan kesehatan liver (hati). Melansir dehealth.store, jenis cuka ini memiliki sifat antihiperlipidemia yang kuat dan mengandung antioksidan.

    Cuka apel dapat membantu tubuh menjadi fokus pada keseimbangan (pH) dan mendukung detoksifikasi hati. Sedangkan kayu manis mampu menambah rasa dan memberi manfaat detoksifikasi tambahan.

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • YouTuber Ini Bagikan Kreasi Indomie Sehat Kaya Protein


    Jakarta

    Seorang YouTuber asal Indonesia bernama Ben membagikan kreasi Indomie favoritnya. Ia menyukai Indomie rebus dengan tambahan bahan makanan kaya protein.

    Indomie dikenal sebagai produk mie instan paling favorit di Indonesia. Tak hanya orang Indonesia saja yang menyukainya, tapi menjadi favorit di beberapa negara lain.

    YouTuber asal Indonesia dengan channel Super Cool Ben juga diketahui menyukai Indomie. YouTuber ini membagikan kreasi Indomie favoritnya.


    Ben begitu YouTuber ini biasa disapa membuat kreasi Indomie yang kaya protein. Ia mengatakan dalam videonya, “Ayo kita buat Indomie yang sehat.”

    YouTuber bikin Indomie versi 'sehat'YouTuber bikin Indomie versi ‘sehat’ Foto: YouTube Shorts @supercoolben

    Varian Indomie yang Ben gunakan adalah rasa kari ayam. Mie tersebut dimasak seperti biasa, saat mulai setengah matang barulah Ben memasukkan telur.

    Ben menggunakan 3 butir telur untuk membuat racikan Indomie ‘sehat’ tersebut. Telur itu untuk asupan protein agar massa otot tubuhnya terjaga.

    Selain telur, Ben juga menambahkan daging ayam yang telah dimasak menggunakan air fryer. Daging ayam itu ditambahkan menjadi topping.

    Tak ketinggalan 2 ceker ayam dan sedikit sayuran hijau. “Tambahkan daging ayam jadi topping, jangan lupa ceker ayam untuk protein ekstra,” ujarnya dalam konten videonya.

    YouTuber bikin Indomie versi 'sehat'YouTuber bikin Indomie versi ‘sehat’ Foto: YouTube Shorts @supercoolben

    Kontennya membuat kreasi Indomie sehat ini disukai lebih dari 3.000 pengguna YouTube. Komentar yang dilontarkan netizen juga beragam.

    “Kurang cabe rawit iris kecil-kecil,” komentar netizen.

    “Gila! Telurnya 3 butir,” sahut netizen lain.

    “Kurang nasi!” komentar lainnya.

    Ternyata YouTuber Ben ini adalah Ben Sumadiwiria. Ia merupakan seorang chef yang aktif membuat konten blog seputar kuliner.

    Namanya mulai dikenal karena konten web series ‘Lost in Jakarta’ pada channel Awesome Eats. Ia tinggal dan besar di Jerman, oleh karena itu tak fasih berbahasa Indonesia.

    Selain racikan ala Ben tersebut, Indomie juga bisa dibuat ‘sehat’ dengan tambahan bahan lain. Contohnya menambahkan beragam sayuran, seperti kol, bayam, wortel, brokoli, dan lainnya sebagai asupan serat. Kamu juga bisa menambahkan aneka jamur, seperti jamur kancing, enoki, tiram, dan lainnya yang nutrisinya tinggi.

    (yms/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Air Kelapa Muda Baik Dikonsumsi Selama Puasa Untuk Cegah Dehidrasi


    Jakarta

    Air kelapa muda juga bisa menyegarkan dahaga setelah berbuka puasa. Baik juga dikonsumsi saat sahur, karena fungsinya untuk menghidrasi tubuh.

    Selain air putih, konsumsi air kelapa muda juga dapat memberikan manfaat untuk tubuh selama Ramadan. Karena, kandungan air kelapa muda yang dapat menghidrasi tubuh.

    Manfaat air kelapa muda juga tak hanya untuk menghidrasi tubuh, tapi bisa meningkatkan kesehatan lainnya. Dilansir dari Indian Express (15/3), air kelapa muda juga bermanfaat sebagai zat antioksidan dan mengembalikan keseimbangan elektrolit tubuh.


    Asupannya tentu perlu diperhatikan, tak harus banyak karena air kelapa muda kaya akan gula alami yang dapat menimbulkan lonjakan gula pada penderita diabetes. Jika dikonsumsi secara konsisten dalam jumlah sedang, barulah manfaat potensialnya terasa.

    Minuman alami ini mengandung unsur penting, seperti potasium, magnesium, dan kalsium. Oleh karena itu, sangat baik mengonsumsinya selama Ramadan.

    Air kelapa muda juga memiliki manfaat untuk kesehatan pencernaan. Air kelapa muda yang lembut ini menunjukkan sifat mendinginkan dan menenangkan yang luar biasa. Ini akan meredakan ketidaknyamanan ringan pada saluran cerna.

    Racikan jus air kelapa muda dan kurma yang menyehatkan menurut dr. Zaidul AkbarRacikan jus air kelapa muda dan kurma yang menyehatkan menurut dr. Zaidul Akbar Foto: dok. dr Zaidul Akbar, iStock

    Minum air kelapa muda juga terbukti bermanfaat bagi kesehatan kulit sehingga membuat penampilan lebih bercahaya dan segar. Selain menggunakan produk skincare, air kelapa muda bisa menjadi alternatif yang alami.

    Sebaiknya mengonsumsi air kelapa muda tanpa tambahan gula, agar manfaatnya terasa maksimal. Bahkan, bisa digunakan untuk menurunkan berat badan dengan defisit kalori yang signifikan.

    Air kelapa muda juga bebas lemak dan kolesterol. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa air kelapa muda hanya terdiri dari 48 kcal.

    Dalam hal tekanan darah, sumber alami ini menyediakan sejumlah besar potasium, membantu penurunan tekanan darah secara alami. Satu cangkir (250 ml) air kelapa muda mengandung sekitar 600 mg potasium dibandingkan dengan pisang yang 420 mg.

    (yms/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Minum Teh Hijau Pagi Hari, Jaga Imunitas hingga Bantu Diet


    Jakarta

    Teh termasuk minuman sehat yang baik dikonsumsi pagi hari, termasuk teh hijau. Manfaat yang dapat dirasakan beragam, mulai dari menjaga imunitas hingga membantu diet.

    Teh hijau termasuk minuman sehat yang umum dikonsumsi. Ternyata, minuman ini cocok dikonsumsi saat pagi hari.

    Biasanya teh hijau dikonsumsi dalam kondisi hangat tanpa campuran pemanis buatan. Kalaupun ingin rasanya lebih manis, kamu harus menambahkan madu sebagai pemanis alami.


    5 Cara Minum Teh Hijau yang Benar agar Manfaatnya Maksimalteh hijau Foto: Getty Images

    Dilansir dari Eating Well (14/3), minum teh hijau dianjurkan secara rutin, waktunya pagi hari. Bisa dikonsumsi bersamaan dengan waktu sarapan.

    Minum teh hijau hangat sangat baik untuk kesehatan tubuh. Satu manfaat yang paling dirasakan adalah meningkatkan imunitas tubuh, karena zat antioksidan yang tinggi.

    Setelah itu, manfaat dari minum teh hijau juga baik dalam membantu diet. Teh diketahui mengandung flavonoid yang dikenal dengan sebutan catechins. Kandungan ini tak hanya meningkatkan metabolisme, tapi juga mengurangi lemak di tubuh.

    Minum teh hijau dikaitkan dengan manfaat kesehatan pencernaan. Teh hijau ini dapat meredakan gejala gangguan pencernaan dan meredakan kembung.

    Manfaat lain yang dapat dirasakan oleh tubuh saat mengonsumsi teh hijau adalah meredakan stres. Hal ini telah dijelaskan dalam beberapa penelitian kalau kandungan dan zat yang terdapat di dalam teh bermanfaat dalam mengurangi stres, kecemasan, dan sakit kepala.

    Minum teh hijau ini juga mendukung kolesterol sehat. Sebuah studi tahun 2018 di Journal of American Heart Association menemukan bahwa teh tampaknya memperlambat penurunan alami kolesterol lipoprotein densitas tinggi (HDL), yang sering disebut sebagai kolesterol ‘baik’, seiring bertambahnya usia, dan juga dapat menurunkan kolesterol.

    Jadi, mengonsumsi teh hijau secara rutin sangat baik untuk kesehatan. Kamu juga bisa menambahkan bahan lain berupa rempah, seperti jahe, kayu manis, dan lainnya.

    (yms/odi)



    Sumber : food.detik.com

  • Jangan Konsumsi 3 Makanan Ini Saat Sahur agar Tak Cepat Lemas


    Jakarta

    Puasa bisa lebih berenergi jika mengonsumsi makanan yang tepat saat sahur. Hindari 3 jenis makanan ini agar tak cepat lemas selama puasa ramadan.

    Memilih makanan yang tepat saat sahur penting dilakukan untuk memastikan pasokan energi yang stabil seharian. Selain itu, sahur juga merupakan sunnah yang sangat dianjurkan oleh Rasulullah SAW.

    “Makanlah sahur, karena sahur itu ada keberkahannya.” Diriwayatkan oleh al-Bukhaari, 1923; Muslim, 1095.


    Pilihan menu makan saat sahur bisa sangat memengaruhi tubuh saat seharian berpuasa. Melansir MasnadHealth Clinic, ada beberapa makanan yang sebaiknya dihindari saat sahur karena bisa membuat Anda merasa lemas sepanjang hari. Berikut penjelasannya:

    1. Makanan yang terlalu asin

    Keripik Kentang Lewat Tanggal Kedaluwarsa, Masih Aman Dimakan?Keripik Kentang Foto: Ilustrasi iStock

    Garam tidak hanya dapat meningkatkan tekanan darah, tetapi juga dapat membuat Anda merasa sangat haus pada siang hari. Makanan asin yang umum disantap saat sahur antara lain mie instan dan makanan olahan seperti keripik.

    Coba kurangi sedikit garam di makanan Anda dan bandingkan merek makanan kemasan untuk mengetahui mana yang mengandung lebih sedikit garam. Anda dapat melakukan ini dengan memeriksa label nutrisi untuk natrium dan menargetkan 120mg atau kurang per 100g.

    2. Makanan tinggi lemak

    Making oven baked corn flake crumbs chicken nuggets. Series.Chicken nuggets. Foto: iStock

    Lemak sangat penting dalam makanan kita, namun kita sering kali mengonsumsi jenis lemak yang salah dan dalam jumlah yang sangat banyak. Biasanya, makanan yang digoreng sangat populer saat sahur adalah bakwan, nugget, tempe dan tahu.

    Makanan tinggi lemak lainnya yang biasa disantap saat sahur adalah makanan yang banyak mengandung keju, mentega, dan daging olahan. Makanan-makanan tersebut ternyata memiliki kandungan lemak jenuh yang tinggi dan berisiko menyebabkan sakit jantung, memperparah refluks asam dan peradangan.

    Tidak hanya itu, makanan tersebut memiliki jumlah kalori yang sangat besar, sehingga sangat umum terjadi kenaikan berat badan selama bulan Ramadan.

    Selain itu, hindari lemak jenuh yang ditemukan dalam produk hewani seperti produk susu berlemak tinggi, daging olahan dan mentega, serta minyak kelapa dan minyak sawit (yang banyak ditemukan dalam makanan olahan) juga dapat membantu meningkatkan kesehatan jantung dan mengurangi risiko penyakit jantung tinggi.

    Sebagai alternatifnya, cobalah mengganti jenis lemak tersebut dengan sumber lemak yang lebih sehat dalam jumlah terbatas. Sumber yang lebih sehat ini termasuk lemak tak jenuh seperti minyak zaitun dan alpukat, serta omega 3 dan omega 6 dari ikan dan kacang-kacangan.

    3. Makanan manis

    5 Manfaat Konsumsi Makanan Manis dengan Porsi Tak BerlebihanMakanan Manis. Foto: Getty Images/emrah_oztas


    Kebiasaan umum selama Ramadan adalah menyantap makanan manis seperti pancake, kue, dan sirup saat sahur. Meskipun makanan manis ini kaya akan energi yaitu kalori, makanan manis ini tidak membuat Anda tetap berenergi sepanjang hari dan sering kali membuat Anda merasa sangat lesu hanya 1 atau 2 jam setelah sahur.

    Makanan tersebut mengandung gula sederhana yang melepaskan energi dengan sangat cepat dan dalam waktu singkat. Mereka juga dengan cepat meningkatkan kadar gula darah Anda menyebabkan pelepasan insulin dalam jumlah besar yang membuat Anda merasa lelah.

    Anda juga harus menghindari makanan lain seperti sereal olahan seperti cornflake serta karbohidrat olahan seperti tepung putih dan roti, karena mengandung gula sederhana dan rendah serat, sehingga akan membuat Anda lapar dengan sangat cepat.

    Artikel ini sudah tayang di CNBC Indonesia dengan judul 3 Jenis Makanan yang Pantang Dikonsumsi Saat Sahur

    (sob/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • 5 Tips Aman Minum Kopi Untuk Penderita Lambung Sensitif


    Jakarta

    Kandungan asam pada kopi seringkali dikeluhkan menyebabkan gangguan pada lambung. Ternyata begini tipsnya agar minum kopi tetap nyaman bagi lambung.

    Selain kandungan kafein, secara alami kopi memiliki kadar asam yang terbentuk ketika menjadi buah. Bagi sebagian orang dengan perut yang sensitif biasanya akan mengalami beberapa gejala yang tak nyaman setelah minum kopi.

    Keluhan seperti mulas hingga asam lambung yang dirasa naik menimbulkan efek yang mengganggu. Ternyata efek ini tidak ditimbulkan oleh kadar asamnya, melainkan disebabkan oleh kafein di dalam kopi.


    Kandungan kafein tersebut yang kemudian akan memicu produksi asam lambung di dalam perut dan menimbulkan berbagai keluhan seperti yang disebutkan. Tetapi para ahli memiliki tips untuk meracik kopi agar lebih aman untuk lambung.

    Baca juga: 5 Makanan Olahan yang Direkomendasikan Ahli Gizi untuk Dikonsumsi

    Berikut ini 5 tips aman minum kopi untuk lambung menurut Full Coffee Roast:

    5 Tips Aman Minum Kopi Untuk Penderita Lambung SensitifMemilih kopi decaf dapat menjadi soslusi untuk mendapat kopi yang lembut untuk lambung. Foto: Getty Images/photo_Pawel

    1. Ganti ke kopi decaf

    Bagi penderita perut yang sensitif, konsumsi kopi dengan kadar kafein yang tinggi dapat berisiko. Kini ada pilihan kopi decaf yang kadar kafeinnya jauh lebih rendah dibandingkan kopi pada umumnya.

    Minumnya kadar kafein di dalam kopi dapat meminimalisir efek dada panas seperti terbakar akibat peningkatan asam lambung. Kopi decaf memiliki rasa yang tidak berbeda dengan kopi pada umumnya, hanya saja kadar kafeinnya yang lebih rendah.

    Kadar kafein yang rendah juga bukan berarti decaf boleh dikonsumsi lebih banyak, alasannya karena decaf tetap memiliki kandungan asam di dalamnya. Konsumsi kopi tetap dalam batas aman dan tidak berlebihan menjadi cara terbaik.

    2. Tambahkan susu

    Selain menurunkan kadar kafeinnya, menurunkan tingkat asam pada secangkir kopi juga dapat menjadi solusi untuk menghindari gangguan pada perut. Caranya cukup dengan menambahkan susu sapi ke dalam segelas kopi yang sudah diseduh.

    Susu memang mengandung kadar asam juga di dalamnya, tetapi ada efek istimewa yang diberikan. Menambahkan susu ke dalam segelas kopi dapat meredakan efek yang ditimbulkan dari asam kopi di dalam tubuh.

    Untuk sementara para ahli masih menyetujui bahwa efek ini masih hanya bisa didapatkan oleh susu sapi saja. Mengganti susu pada kopi dengan susu nabati belum terbukti memberikan hasil yang serupa.

    Tips aman minum kopi lainnya ada di halaman berikutnya.

    3. Gunakan biji kopi arabika

    Dibandingkan dengan robusta, biji kopi berjenis arabika memiliki kadar kafein dan tingkat keasaman yang lebih rendah. Kafein pada robusta mencapai 2,15% dari berat total sementara arabika hanya 1,77%.

    Bagi penikmat kopi, banyak yang juga memilih arabika karena rasanya disebut lebih manis dan lembut. Jika memilih untuk mengonsumsi arabika, penikmatnya juga dapat mengeksplorasi lebih banyak rasa alami yang ada di dalamnya.

    Dibandingkan robusta, biji kopi arabika juga terbilang lebih mahal berdasarkan harga jualnya di pasaran. Tetapi banyak juga kualitas arabika yang lebih baik untuk ditemukan.

    4. Pilih cold brew

    5 Tips Aman Minum Kopi Untuk Penderita Lambung SensitifDibandingkan penyduhan dengan air panas, cold brew menghasilkan lebih sedikit asam pada kopi. Foto: Getty Images/photo_Pawel

    Kamu penggemar es kopi? Jika rutin minum es kopi dan sering mengalami gangguan pada bagian perut, sepertinya sudah saatnya untuk mencoba racikan cold brew.

    Cold brew merupakan metode ekstraksi kopi menggunakan air dingin dan dilakukan secara perlahan dalam durasi waktu yang lama. Penelitian menunjukkan data bahwa penyeduhan kopi dengan air panas cenderung kan mengeluarkan kadar asam dari biji kopi itu sendiri, sementara tidak dengan penyeduhan dingin.

    Kadar asam yang keluar dari penyeduhan kopi dengan air panas itulah yang kemudian memicu berbagai gangguan pada perut. Cold brew yang dingin juga tidak kalah enak dan menyegarkan untuk diseruput, lho!

    5. Pilih biji kopi dark roast

    Dalam prose pemanggangannya, biji kopi memiliki empat tingkatan. Light roast, medium roast, dark roast, hingga extra dark roast.

    Keempat tingkatan tersebut dibedakan berdasarkan durasi pemanggangan dan tingginya suhu yang digunakan. Hasilnya juga akan terasa pada warna, aroma, dan tingkat keasaman biji kopi setelah dipanggang.

    Biji kopi yang dipanggang hingga level dark roast justru memiliki kadar asam yang lebih rendah. Hal ini lantaran biji kopi telah benar-benar matang sehingga kadar asam dan rasanya akan berbeda dengan biji kopi light roast.

    Baca juga: Nekat Pesan Burger T-Rex, Pria Ini Kaget Lihat Porsinya

    (dfl/odi)



    Sumber : food.detik.com