Category Archives: Pluang

Shopify Umumkan Buyback $2 Miliar, Apakah Saatnya Investor Beli?

Apa yang sebenarnya terjadi di balik angka-angka tersebut? Mari kita bedah poin-poin pentingnya untuk strategi investasi kamu.

Beli Saham SHOP di Sini!

Key Takeaways

  • Rekor Pendapatan: Pendapatan Shopify mencapai $3,67 miliar, melampaui estimasi analis berkat musim belanja liburan yang kuat.
  • Strategi Modal: Perusahaan mengumumkan program share buyback (pembelian kembali saham) senilai $2 miliar untuk meningkatkan nilai bagi pemegang saham.
  • Investasi AI: Penurunan margin arus kas bebas disebabkan oleh investasi besar-besaran pada infrastruktur AI untuk belanja masa depan.
  • Sentimen Pasar: Saham turun 6% karena laba per saham (EPS) yang sedikit meleset dan kekhawatiran pasar terhadap disrupsi AI di sektor software.

Beli Saham SHOP di Sini!

Quick Facts Table

Indikator

Hasil Q4 2025

Estimasi Analis

Status

Pendapatan

$3,67 Miliar

$3,59 Miliar

✅ Beat

EPS (Adjusted)

48 Sen

51 Sen

❌ Miss

GMV (Gross Merchandise Volume)

$123,8 Miliar

$121,3 Miliar

✅ Beat

Program Buyback

$2 Miliar

N/A

Positif

Proyeksi Revenue Q1 2026

Low-thirties %

25,1%

✅ Optimis

Performa Q4: Pendapatan “Beat”, Tapi Laba Meleset

Shopify melaporkan pertumbuhan yang sangat kuat berkat musim belanja liburan akhir tahun yang memecahkan rekor. Berikut adalah perbandingannya dengan estimasi pasar (LSEG):

  • Pendapatan: Menembus $3,67 miliar (di atas ekspektasi $3,59 miliar).
  • Laba per Saham (EPS) Disesuaikan: Tercatat 48 sen (di bawah ekspektasi 51 sen).

Meskipun volume barang yang terjual di platform (GMV) melonjak 29% menjadi $123,8 miliar, melesetnya angka laba per saham nampaknya menjadi salah satu pemicu kekhawatiran jangka pendek bagi para investor.

Rencana Buyback Fantastis senilai $2 Miliar

Kabar positif lainnya adalah keputusan jajaran direksi Shopify untuk menyetujui program pembelian kembali saham (share buyback) senilai $2 miliar. Strategi ini biasanya dipandang sebagai sinyal bahwa manajemen percaya harga saham saat ini masih “murah” atau merupakan cara untuk mengembalikan nilai kepada pemegang saham dengan mengurangi jumlah saham yang beredar.

Outlook 2026: Fokus pada Investasi Saham Amerika di Sektor AI

Mengapa pasar bereaksi dingin terhadap pertumbuhan pendapatan yang mencapai angka 30-an persen? Jawabannya ada pada margin.

CFO Shopify, Jeff Hoffmeister, memproyeksikan margin arus kas bebas (free cash flow) untuk kuartal pertama 2026 akan berada di angka “low-to-mid teens”. Angka ini sedikit lebih rendah dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Penurunan margin ini disebabkan oleh langkah agresif Shopify untuk berinvestasi pada alat bantu berbasis Artificial Intelligence (AI).

Presiden Shopify, Harley Finkelstein, menegaskan bahwa Shopify bukan sekadar memiliki fitur AI, melainkan sedang membangun “infrastruktur internet” untuk belanja masa depan. Shopify telah bekerja sama dengan OpenAI dan Google untuk memfasilitasi transaksi melalui bot belanja AI di seluruh web.

Tantangan Makroekonomi & Sektor Software

Penurunan saham Shopify tidak terjadi begitu saja Belakangan ini, sektor perangkat lunak (software) secara umum sedang mengalami tekanan jual. Investor mulai khawatir mengenai bagaimana AI akan mendisrupsi model bisnis perusahaan perangkat lunak tradisional.

Selain itu, kondisi ekonomi AS yang dibayangi oleh kebijakan tarif Presiden Donald Trump, melemahnya kepercayaan konsumen, dan pasar tenaga kerja yang melambat juga menjadi faktor risiko yang dipantau ketat oleh investor global.

Risks & Considerations

  • Disrupsi AI: Ada kekhawatiran bahwa AI dapat mempermudah kompetitor baru masuk ke pasar atau mengubah cara orang berbelanja sehingga mengurangi ketergantungan pada platform software tradisional.
  • Kebijakan Makro: Kebijakan tarif baru dari pemerintah AS dapat memengaruhi harga barang dan daya beli konsumen di platform Shopify.
  • Valuasi: Saham teknologi dengan pertumbuhan tinggi (high growth) cenderung sangat sensitif terhadap perubahan kecil pada proyeksi margin.

FAQ 

  1. Mengapa harga saham bisa turun padahal pendapatan naik?
    Pasar seringkali lebih peduli pada laba (EPS) dan proyeksi margin masa depan. Sedikit melesetnya laba dan proyeksi margin yang lebih rendah di Q1 2026 membuat investor melakukan aksi jual.
  2. Apa itu buyback saham?
    Langkah perusahaan membeli kembali sahamnya sendiri dari pasar, yang biasanya bertujuan meningkatkan harga saham karena jumlah lembar yang beredar berkurang.
  3. Apakah Shopify untung atau rugi?
    Secara operasional, Shopify menguntungkan, namun mereka memilih mengalokasikan keuntungan tersebut untuk investasi teknologi AI.
  4. Siapa kompetitor utama Shopify?
    Kompetitor utamanya termasuk Amazon (melalui Buy with Prime), BigCommerce, dan platform media sosial seperti TikTok Shop.
  5. Apa dampak AI bagi Shopify?
    AI digunakan untuk asisten belanja, otomatisasi deskripsi produk, hingga optimasi logistik bagi penjual.
  6. Mengapa GMV itu penting?
    GMV menunjukkan volume transaksi. Semakin besar GMV, semakin besar potensi pendapatan dari biaya pemrosesan pembayaran (Shopify Payments).
  7. Bagaimana pengaruh kebijakan Trump terhadap Shopify?
    Tarif impor dapat meningkatkan harga barang, yang berpotensi menurunkan volume belanja konsumen di platform tersebut.
  8. Apakah ini waktu yang tepat untuk membeli?
    Tergantung profil risiko Anda. Penurunan harga (koreksi) sering dianggap peluang bagi investor jangka panjang, namun volatilitas sektor teknologi masih tinggi.

Apa Artinya Bagi Investor Saham Amerika?

Bagi kamu yang memantau saham SHOP khususnya di aplikasi Pluang, ada beberapa hal yang bisa dicermati:

  1. Pertumbuhan Top-Line Tetap Kuat: Kemampuan Shopify tumbuh di atas 30% menunjukkan dominasi mereka di ekspor e-commerce.
  2. Visi Jangka Panjang AI: Penurunan harga akibat investasi AI seringkali menjadi peluang bagi investor jangka panjang yang percaya bahwa efisiensi AI akan membuahkan hasil di masa depan.
  3. Sentimen Sektor: Volatilitas saat ini lebih banyak dipengaruhi oleh sentimen sektor teknologi secara luas dan prospek margin jangka pendek.

Bagaimana menurutmu? Apakah koreksi harga Shopify ini merupakan peluang emas untuk buy on dip atau kamu lebih memilih untuk wait and see?

Beli Saham SHOP di Sini!

Reference

  • Sumber Data: Laporan Keuangan Kuartal IV 2025 Shopify, Data LSEG (London Stock Exchange Group)



Sumber : pluang.com

Belajar dari Investor Terkenal yang Bisa Meraup Cuan Besar

Berharap mendulang untung dan sukses dari pasar saham adalah impian setiap investor di dunia ini. Namun untuk meraup cuan yang fantastis membutuhkan strategi. Merancang strategi yang tepat bisa dengan belajar pada orang-orang yang sudah terbukti dan berpengalaman, salah satunya adalah Peter Lynch.

Mungkin lebih banyak orang yang lebih mengenal Warren Buffett sebagai investor legendaris yang masuk jajaran orang terkaya di dunia.. Karena prinsip value investing-nya. Namun nama Peter Lynch sebenarnya bisa disejajarkan dengan Oracle of Omaha itu.

Bahkan dalam berinvestasi, keuntungan Peter Lynch tercatat lebih besar dari Warren Buffett. Lynch adalah seorang fund manager yang mengelola produk reksadana bernama Magellan Fund pada 1977-1990.

Dalam periode tersebut return bersih yang dihasilkan oleh Lynch mencapai 29%. Dengan begitu wajar saja namanya melegenda karena cuan yang berhasil diperoleh sangatlah fantastis. Dan masuk ke dalam klub elit bersama investor lain seperti Jim Simons, Steve Cohen, George Soros hingga Ray Dalio.

Baca juga: Cara Membeli Saham Secara Online

Ada beberapa karakteristik investasi Peter Lynch yang mungkin berguna untuk Anda para investor. Baik yang baru memulai ataupun yang sedang mengatur strategi untuk mendapatkan keuntungan fantastis di pasar modal.

Jadi Investor Harus Memiliki Pengetahuan Luas

Menurut Lynch, investor perlu membekali dirinya dengan pengetahuan yang luas. Dengan pengetahuan yang luas ini investor dapat mengambil keputusan yang tepat. Investor juga diharapkan terbuka terhadap peluang lain.

Peluang yang dimaksud adalah mencari saham-saham yang berpotensi cuan tetapi tidak masuk ke dalam radar para investor lain. Tentunya harus dilandasi dengan analisa yang komprehensif dan tidak asal pilih. Seringkali saham-saham yang tak dilirik ini pada saat yang tepat bisa membuatmu menjadi crazy rich.

Salah satu kutipan menarik dari Peter Lynch adalah “banyak orang yang kehilangan uangnya karena menunggu koreksi dan mengantisipasi koreksi daripada koreksi yang sebenarnya.”

Kutipan tersebut relevan dengan kejadian jatuhnya pasar saham global pada bulan Februari-Maret lalu.

Aksi jual besar-besaran membuat harga saham terkoreksi signifikan. Namun saat menyentuh titik terendahnya (bottom) banyak investor telah kehilangan kereta saat pasar saham mulai pulih.

Baca juga: 4 Langkah Sukses Trading, dari Stop Loss Sampai Ubah Perspektif!

Jadi Investor Harus Optimistis

Hal ini mengindikasikan bahwa sebagai seorang investor harus punya optimisme. Karakteristik pasar memang cenderung forward looking. Ambrolnya pasar saham global mengindikasikan bahwa pandemi Covid-19 akan memicu resesi ekonomi global terbesar pasca the great depression hampir seabad silam.

Namun setiap kali resesi datang, bukan berarti tak akan ada pemulihan. Toh setiap kali resesi terjadi selalu ada pemulihan. Ini menandai adanya periode siklus. Artinya Lynch melihat bahwa investor perlu tetap tenang dan panik.

Meskipun begitu panik sebenarnya adalah naluri yang alami sebagai bentuk upaya menyelamatkan diri. Panic selling yang pernah terjadi mungkin dianggap bagi sebagian kalangan hal yang tidak rasional.

Namun di balik semua itu sebenarnya panic selling juga menyimpan rasionalitas karena siapa juga yang mau nyangkut dan likuiditasnya seret saat resesi, ya to?

Poin lain yang disorot oleh Lynch adalah karakteristik investor yang mudah merasa senang dan tergiur untuk mengikuti tren semata. Namun pada dasarnya tren yang terjadi tidak memiliki hal yang substansial. Fenomena euforia inilah yang menjadi sorotan oleh Lynch.

Baca juga: Sukses di Usia 30 Tahun, Ini 30 Nama Mereka yang Berhasil di Dunia Keuangan

Banyak orang yang ingin menjadi tajir hanya dalam waktu sesingkat mungkin. Kalau bisa jadi kaya raya dalam hitungan hari kenapa harus menunggu hitungan bulan atau tahun.

Kalau bisa tajir dalam hitungan menit atau detik kenapa harus tunggu waktu sampai berhari-hari? Namun ingat euforia ini juga punya batas dan tidak berlangsung terus-terusan!

Jika melihat pada portofolio Lynch, kebanyakan cuan yang dihasilkan baru datang pada tahun ketiga bahkan kesepuluh setelah investasi. Lama sekali?

Lama memang. Ini adalah fakta yang sulit untuk diterima, terutama dalam beberapa tahun terakhir di mana arus berita keuangan 24/7 yang sudah luar biasa telah berubah menjadi makanan sehari-hari.

Investasi = Sabar

Di sini kesabaran menjadi kunci utamanya. Tak percaya? Peter Lynch sudah membuktikan. Lynch pernah mendulang cuan sampai 500% melalui Magelland Fund hanya dalam waktu satu tahun dari kepemilikannya atas saham Lukens Steel. Yang merupakan produsen baja tertua yang berlokasi di Pennsylvania, AS.

Memang saham tersebut meroket hanya dalam waktu setahun. Namun Lynch harus menunggu dengan sabar selama 15 tahun untuk mendapatkan cuan yang sangat fantastis itu dengan sabar dan disiplin mental.

Baca juga: Selain Inflasi, Apa Saja yang Pengaruhi Harga Emas? Cek 4 Faktor Lainnya!

Jadi Investor Harus Disiplin Mental

Satu hal lagi yang menarik dari cara dan pandangan Lynch soal investasi adalah disiplin mentalnya. Menurut Lynch sebagian besar investor memiliki atau dapat memperoleh pengetahuan yang cukup untuk menemukan saham-saham berkualitas.

Dengan potensi pertumbuhan berkelanjutan karena kriterianya tidak rumit. Lagipula pertumbuhan pendapatan tergolong mudah diidentifikasi. Intuisi kita tentang peluang investasi biasanya tepat sasaran.

Bagian yang sulit adalah mengabaikan semua kebisingan atau informasi, sentimen dan rumor yang beredar di pasar serta bertahan dengan saham yang dimiliki bahkan ketika segala sesuatunya terlihat suram.

Apabila berkaca pada kisah hidup Lynch sebagai investor kawakan di Wall Street. Kita bisa ambil kesimpulan adalah bahwa investor harus punya karakter dalam berinvestasi.

Hal ini dibentuk melalui disiplin mencari pengetahuan, target investasi jangka panjang dan psikologis yang mapan untuk tetap sabar dan konsisten di tengah gempuran informasi yang lebih sering membuat seseorang jantungan.

Nikmati Keuntungan dengan Investasi Aman di Pluang!

Download aplikasi Pluang di sini untuk investasi emas, S&P 500 index futures, serta aset kripto Bitcoin dan Ethereum! Harga kompetitif di pasaran, selisih harga jual-beli terendah, dan tanpa biaya tersembunyi!

Untuk investasi emas, kamu bisa melakukan tarik fisik dalam bentuk emas Antam mulai dari 1 gram hingga 100 gram. Sementara dengan Pluang S&P 500, kamu bisa berinvestasi di kontrak berjangka saham perusahaan besar di AS! Mulai dari Apple, Facebook, Google, Netflix, Nike, dan lainnya! Segera download aplikasi Pluang!

Baca juga:



Sumber : pluang.com

Harga Emas Diprediksi Terus Menguat, Lebih Baik Investasi Onshore atau Offshore?

Tahun 2026, harga emas diprediksi akan terus menunjukkan penguatan, khususnya saat kondisi ekonomi tidak pasti. Namun tahukah Sobat Cuan bahwa cara berinvestasi emas kini sudah jauh berkembang, tidak hanya dalam bentuk fisiknya saja? 

Tidak hanya memiliki beberapa alternatif, investasi emas juga dapat dilakukan secara Onshore (dalam negeri) dan Offshore (luar negeri). Memahami perbedaan keduanya adalah kunci untuk membangun portofolio yang kokoh.

Key Takeaways: Mengapa Emas Tetap Berkilau?

  • Aset Aman (Safe Haven): Pelindung nilai yang stabil saat ekonomi tidak menentu.
  • Akses Onshore & Offshore: Pilihan untuk menyimpan aset di dalam negeri atau pasar global.
  • Modal Terjangkau: Emas digital di Pluang bisa dibeli mulai dari Rp10.000 saja.
  • Regulasi Jelas: Perdagangan emas digital di Indonesia diawasi oleh Bappebti dengan jaminan fisik 1:1.

Perbedaan Investasi Emas Onshore vs Offshore

Perbedaan utama terletak pada lokasi penyimpanan dan mata uang yang digunakan:

Aspek Emas Onshore Emas Offshore
Lokasi Aset Disimpan di Indonesia Disimpan di luar negeri (London/Swiss)
Mata Uang

Ditransaksikan dalam Rupiah (IDR)

Biasanya menggunakan denominasi Dolas AS

Penentu Harga

Harga global + Kurs USD/IDR

Murni mengikuti harga pasar global

 

Pilihan Investasi Emas di Pluang

Pluang menawarkan berbagai cara untuk memiliki emas sesuai profil risiko Sobat Cuan:

  1. Emas Digital Pluang (Onshore): Sangat praktis karena bisa dibeli dengan nominal kecil. Kamu bisa mulai memiliki emas dengan hanya Rp10.000. Sobat Cuan juga bisa mencetak emas digital ini menjadi emas fisik jika diinginkan.
  2. ETF Emas ($GLD) (Offshore): GLD adalah ETF Emas terbesar di dunia yang diperdagangkan di bursa saham Amerika Serikat. Sederhananya, ini adalah reksa dana yang diperdagangkan seperti saham, di mana aset dasarnya adalah emas fisik asli. Cocok bagi yang ingin eksposur murni ke USD.
  3. Token Emas (PAXG/XAUT) (Offshore): Token di blockchain yang didukung emas fisik asli. Keunggulannya adalah likuiditas tinggi yang bisa diperdagangkan 24/7.
  4. Token Futures Emas (XAUTUSDT): Kontrak Crypto perpetual futures untuk Sobat Cuan yang ingin trading dengan leverage hingga 25x. Dengan instrumen ini, Sobat Cuan bisa mengambil posisi Long jika memprediksi harga akan naik, atau Short untuk tetap cuan saat harga pasar sedang turun.

Perbandingan Produk-Produk Emas di Pluang

Aspek Emas Digital ETF Emas

Token Emas

Token Futures Emas

Pilihan Produk di Pluang Emas Digital SPDR Gold Trust (GLD) XAUT & PAXG XAUTUSDT-PERPS
Transaksi Minimum Rp10.000 $1 Rp10.000 0.001 XAUT
Jam Perdagangan 24/7 Senin s.d. Jumat (kecuali hari libur nasional AS) pada pukul 21:30-04:00 WIB dan 20:30 – 03:00 WIB selama Daylight Saving Time 24/7 24/7
Biaya Transaksi 0% 0.2-0.3% 0% (Instant Order) 0.1% (Maker & Taker)
Spread

Dinamis, relatif lebih tinggi pada saat market tutup

Dinamis mengikuti bursa saham AS Dinamis, relatif lebih rendah dari emas digital Dinamis, relatif lebih rendah dari emas digital
Biaya Lainnya Denda penyimpanan untuk pengguna tidak aktif Biaya pihak ketiga Biaya CFX Biaya CFX

 

Sudah Cek Harga Emas Hari Ini?

Pilih tipe emas kesukaanmu dan cek langsung harga emas terkini. Bangun portofolio emas-mu di aplikasi Pluang sekarang!

Cek Harga Emas $GLD di Sini

 



Sumber : pluang.com

Bagaimana Cara Mempertahankan Kekayaan Saat Inflasi

Di tengah ketidakpastian ekonomi, tingkat inflasi adalah salah satu momok dalam menerapkan cara mempertahankan kekayaan yang tepat.

Memang, inflasi tengah menunjukkan tren yang melandai. Badan Pusat Statistik (BPS) pada awal bulan lalu mengumumkan tingkat inflasi Indonesia sepanjang 2020 sebesar 1,68%, di mana angka ini merupakan yang terendah sejak 2014.

Hanya saja, banyak kalangan bisnis percaya bahwa inflasi akan terjadi di tahun ini. Sebab, banyak negara tengah melakukan pelonggaran moneter demi memulihkan ekonomi dari dampak pandemi COVID-19. Hal itu akan memacu permintaan dan pada akhirnya menciptakan inflasi.

Jika demikian, pertanyaan terpenting yang dihadapi adalah apakah inflasi masih akan terjadi 2021?

Baca juga: Mengapa Investasi Penting untuk Melawan Inflasi?

Banner Blog Pluang

Apakah inflasi akan kembali?

Kembalinya inflasi, meski belum mencapai konsensus, dapat menjadi tema pasar utama untuk tahun 2021, ditambah dengan rebound komoditas global.

Ini menjadi perhatian utama karena pembuat kebijakan seolah-olah mengacu pada teori moneter modern (MMT) akibat pandemi global. Teori tersebut mengatakan bahwa pemerintah tidak usah memperhatikan defisit fiskal asal mereka bisa meminjam uang dalam denominasi mata uangnya sendiri dan inflasi terkendali.

Gubernur Bank Sentral AS The Fed Jerome Powell pernah menyiratkan bahwa inflasi adalah salah satu tantangan utama di zaman ini. Ketika The Fed mulai mendistorsi pasar pendapatan tetap dengan memangkas suku bunga menjadi nol saat membeli ETF obligasi korporasi, Powell tidak mengacu pada inflasi yang terlalu tinggi tetapi inflasi yang terlalu rendah.

Tetapi di sisi lain, banyak yang meyakini inflasi akan naik lebih dari yang diantisipasi konsensus pasar, terutama karena bank sentral di pasar maju cenderung melihat ke arah lain.

Kebijakan moneter akan tetap longgar dikombinasikan dengan lingkungan dengan banyak kekuatan disinflasi dalam dekade terakhir yang melambat atau berbalik. Misalnya, globalisasi dan biaya tenaga kerja yang rendah.

Selain itu, distribusi vaksin dapat memacu belanja konsumen kembali ke tingkat sebelum pandemi. Hal ini yang selanjutnya akan meningkatkan kecepatan moneter dan meningkatkan inflasi. Lalu bagaimana dengan Indonesia?

Akhir tahun lalu, Bank Indonesia memprediksi inflasi Indonesia pada tahun ini di kisaran 3% plus minus 1% secara tahunan. Lembaga-lembaga ekonomi di Indonesia, seperti Center on Reform of Economics (CORE) dan Institute for Development and Finance (Indef) juga memprediksi inflasi tahun ini berada di atas 2%

Nah, indikator ini harusnya menjadi pedoman bagi investor untuk mempertahankan kekayaannya.

Baca juga: Kenali Tujuan Investasimu, Lihat 4 Investasi Potensial untuk Pemula Ini

Bitcoin dan emas sebagai opsi mempertahankan kekayaan

Mark Mobius dalam buku barunya, The Inflation Myth, menunjukkan bahwa apa yang kita yakini tentang inflasi saat ini tidak mencerminkan kenyataan. Jadi, kita perlu menerapkan strategi yang pas sebagai cara mempertahankan kekayaan.

Investor perlu tahu bahwa kenaikan inflasi pada awalnya akan menyebabkan kurva imbal hasil aset keuangan semakin curam. Akibatnya, bank sentral tentu perlu mengetatkan kebijakan moneternya.

Hal ini seharusnya mendorong investor untuk memfokuskan kekayaan dengan fokus ke aset riil seperti komoditas sebagai pelindung nilai uang terbaik terhadap kenaikan ekspektasi inflasi global.

Beberapa waktu terakhir, investor juga tengah memburu emas dan Bitcoin karena mereka ingin melindungi nilai uang mereka dari gerusan inflasi. Maka dari itu, tak heran jika harga emas dan Bitcoin terus melonjak dalam beberapa saat terakhir.

Bagaimana dengan kamu? Apakah juga sudah siap berinvestasi emas dan Bitcoin?

Nikmati Keuntungan dengan Investasi Aman di Pluang!

Download aplikasi Pluang di sini untuk investasi emas, S&P 500 index futures, serta aset kripto Bitcoin dan Ethereum! Harga kompetitif di pasaran, selisih harga jual-beli terendah, dan tanpa biaya tersembunyi!

Untuk investasi emas, kamu bisa melakukan tarik fisik dalam bentuk emas Antam mulai dari 1 gram hingga 100 gram. Sementara dengan Pluang S&P 500, kamu bisa berinvestasi di kontrak berjangka saham perusahaan besar di AS! Mulai dari Apple, Facebook, Google, Netflix, Nike, dan lainnya! Segera download aplikasi Pluang!

Sumber: Forbes



Sumber : pluang.com

Saham AI Makin Diminati, Tapi Persaingan Infrastruktur AI Amerika vs China Tak Sepadan

Key Takeaways

  • Peringatan Gelembung Infrastruktur: CEO Semiconductor Manufacturing International Corporation (SMIC) memperingatkan bahwa banyak pusat data AI yang dibangun saat ini tidak memiliki rencana penggunaan yang matang, berisiko mengulang kegagalan proyek di China tahun 2020-an.
  • Kesenjangan Investasi Memuncak: Kesenjangan belanja AI antara AS dan China semakin melebar di tahun 2026, didorong oleh belanja modal (capex) Big Tech AS yang menembus angka ratusan miliar dolar.
  • Masalah Efisiensi & Latensi: Pusat data yang dibangun di lokasi terpencil demi listrik murah seringkali gagal karena latensi (keterlambatan data) yang tinggi, membuatnya tidak menarik bagi pengguna.
  • Strategi China: Untuk menghadapi keterbatasan chip dan dana, China mulai mengkonsolidasi daya komputasi nasional dan fokus pada efisiensi model AI.

Peta Persaingan AI 2026

Indikator

Amerika Serikat (Big Tech)

China (Alibaba, Tencent, SMIC)

Estimasi Belanja 2026

~$650 Miliar (Alphabet, Amazon, Meta, Microsoft)

Jauh di bawah AS (Kesenjangan melebar)

Pemicu Utama

Ambisi model frontier (OpenAI, xAI, dll)

Inisiatif Pemerintah & Kemandirian Teknologi

Kondisi Infrastruktur

Ekspansi masif di kluster energi AS

Banyak fasilitas idle (Utilisasi hanya 20-30%)

Fokus Teknologi

Kapasitas Komputasi Raksasa

Efisiensi Model & Platform Cloud Terpadu

Mengapa Kesenjangan Ini Bisa Terjadi?

  1. Belanja Tanpa Rencana (The Idle Risk)

Zhao Haijun, Co-CEO SMIC, menyoroti bahwa perusahaan cenderung membangun kapasitas untuk 10 tahun ke depan hanya dalam waktu 1-2 tahun. Tanpa aplikasi yang jelas, infrastruktur ini hanya akan menjadi “monumen” yang memakan biaya pemeliharaan tanpa menghasilkan pendapatan.

  1. Kesenjangan yang Melebar

Laporan awal 2026 menunjukkan bahwa selisih modal yang dikucurkan AS vs China semakin jauh. AS didukung oleh pasar modal yang sangat likuid dan permintaan cloud yang masif, sementara China harus berjuang melawan sanksi ekspor chip dan perlambatan ekonomi domestik.

  1. Kendala Geografis dan Teknis

Menurut Pluang Research Team, di China, inisiatif memindahkan pusat data ke wilayah Barat (untuk listrik murah) terbentur masalah latensi. Jarak yang jauh dari pusat ekonomi di Timur membuat pusat data tersebut tidak efektif untuk aplikasi real-time, yang akhirnya menurunkan tingkat okupansi fasilitas.

Perbandingan Strategi AI Amerika Serikat vs China

Fitur

Amerika Serikat

China

Keunggulan

Akses ke chip tercanggih & dana tak terbatas.

Kemampuan optimasi software & dukungan negara.

Kelemahan

Risiko ROI yang rendah bagi investor.

Ketergantungan pada hardware yang sudah ada.

Solusi Saat Ini

Akuisisi sumber energi (nuklir/gas).

Pembentukan jaringan komputasi nasional terpadu.

Risks & Considerations (Penting bagi Investor)

  • Risiko Gelembung (Bubble): Jika penggunaan aplikasi AI tidak tumbuh secepat pembangunan fisiknya, perusahaan penyedia infrastruktur AI dapat mengalami koreksi tajam.
  • Dampak Sanksi: Pembatasan teknologi tetap menjadi variabel liar yang dapat mengubah peta persaingan sewaktu-waktu.
  • Return on Investment (ROI): Investor perlu mencermati apakah belanja modal raksasa dari Big Tech AS mulai memberikan kontribusi nyata pada laba bersih mereka di akhir 2026.

FAQ 

  1. Siapa SMIC dan mengapa pendapat mereka penting?
    SMIC adalah produsen chip terbesar di China. Mereka berada di garis depan rantai pasok, sehingga memiliki pandangan jernih tentang seberapa besar permintaan chip sebenarnya.
  2. Mengapa pusat data AI bisa menganggur?
    Karena dibangun berdasarkan prediksi masa depan, bukan kebutuhan saat ini, serta kendala teknis seperti latensi data.
  3. Apa itu masalah latensi?
    Jeda waktu yang dibutuhkan data untuk berpindah dari satu titik ke titik lain. Semakin jauh jarak fisik pusat data dari pengguna, semakin tinggi latensinya.
  4. Mengapa investasi AS jauh lebih besar dari China?
    Big Tech AS memiliki cadangan kas yang jauh lebih besar dan akses terhadap chip GPU tercanggih yang dilarang diekspor ke China.
  5. Apa yang dilakukan China untuk mengejar ketertinggalan?
    Melalui kementerian MIIT, mereka mencoba menggabungkan semua sumber daya komputasi yang menganggur di seluruh negeri ke dalam satu platform layanan.
  6. Apakah fenomena ini berbahaya bagi pasar saham?
    Ya, jika pasar merasa investasi ini sia-sia, saham sektor teknologi bisa mengalami re-rating atau penurunan nilai.

Sources

  • Sumber Data: CNBC, Moody’s Ratings (Proyeksi 2026), Data Belanja Modal (Capex) Big Tech, dan laporan eksklusif Leadstory mengenai kesenjangan investasi global.



Sumber : pluang.com

Sobat Cuan, Ini Bocoran Tips Investasi Lo Kheng Hong di 2021

Lo Kheng Hong (LKH), seorang investor saham sukses dan ternama di Indonesia, memberi tips investasi 2021 dan strategi yang bisa diterapkan di Tahun Kerbau Logam ini.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada 2020 ditutup terkoreksi pada perdagangan terakhir di hari Rabu (30/12). IHSG melemah 0,95% ke level 5.979,07. Secara year to date (ytd), koreksi IHSG ini hanya minus 5,09%.

Berkaca dari penutupan IHSG pada 2020 ini, Lo Kheng Ho dengan prinsip value investing memberikan wejangan tips investor 2021. Terutama ini ia tujukan untuk investor baru.

“JPMorgan menyebutkan IHSG akan menuju 6.800. Semoga benar,” ujarnya. Prinsipnya mengenai value investing ini sejalan dengan kisah sukses investor legendaris Warren Buffett.

Harapan optimis LKH bagaimanapun realistis terhadap laju saham akhir tahun lalu. Data perdagangan IHSG menunjukkan 143 saham naik, 365 saham meroket, dan 118 saham stagnan. Nilai transaksinya mencapai Rp14,51 T dan volume perdagangan 24,71 miliar saham.

Investor asing tercatat melakukan beli bersih Rp508,02 M di pasar reguler. Sedangkan, pada tahun berjalan di 2020, asing sudah menjual hingga Rp61,01 T, dan selama tahun terakhir asing menjual Rp58,45 T di pasar reguler.

Baca juga: Bursa Saham Sedang Terkoreksi, Kenali Pola Investasi Saham dengan Cara Ini

Tips Investasi Saham 2021 Lo Kheng Hong: Bidik LQ45

Raja investasi saham Indonesia meyakini bahwa pada 2021, prospek ekonomi Indonesia akan membaik. Hal ini didukung dengan kebijakan pemerintah yang mendukung pemajuan ekonomi.

“Kalau semua berjalan baik, apalagi didukung suku bunga rendah, dan bertambah banyaknya investor baru, dibarengi vaksin pada 2021, ekonomi akan bertumbuh kembali,” ujarnya.

Tips investasi 2021 yang ia berikan kepada investor yang ingin masuk ke pasar modal adalah para investor menanam saham di sektor tertentu. Saham dalam jejeran LQ45 tentu menjadi daya tarik tersendiri. Adapun, LQ45 adalah daftar 45 perusahaan yang melantai di bursa yang memiliki nilai transaksi dan kapitalisasi pasar terbesar dalam 12 bulan terakhir.

Oleh karenanya, yang perlu dilakukan oleh investor pemula adalah membaca laporan tahunan atau annual report serta laporan keuangan (lapkeu) emiten tersebut.

“Pesan saya adalah agar membaca annual report dan laporan keuangan. Ini agar kita tahu, apa yang kita beli, jangan membeli karena rumor, jangan membeli karena info dari teman, itu sangat berisiko dan berbahaya,” ujar LKH.

“Jangan membeli kucing dalam karung. Kita harus tahu apa yang kita beli.”

Banner Blog Pluang

Portofolio Investasi Saham Lo Kheng Hong

LKH, yang biasa disebut sebagai Warren Buffet versi Indonesia ini, memiliki beberapa portofolio investasi, mulai dari lembaga keuangan hingga komoditas sumber daya alam (SDA).

Saat ini, ia tercatat sebagai pemegang saham PT Petrosea Tbk (PTRO), PT Global Mediacom Tbk (BMTR) dan PT Mitrabahtera Segara Sejati Tbk (MBSS).

Nama LKH mulai mencuat ke kancah investasi pasar modal nasional setelah menjual tiga saham dengan pergerakan harga yang fantastis, yakni PT Multibreeder Adirama Indonesia Tbk (MBAI), PT Panin Financial Tbk (PNLF), dan PT Rig Tender Indonesia (RIGS).

Ia membeli saham MBAI pada 2005 setelah rajin membaca latar belakang perusahaan tersebut dan menemukan fakta bahwa harga sahamnya tidak seimbang dengan nilai perusahannya. Saat itu, ia menganggap harga saham MBAI senilai Rp250 per lembar terlalu murah.

Namun, enam tahun kemudian, ia kemudian menjual kembali saham-saham tersebut dengan harga Rp31.500 per lembar. Dengan kata lain, cuannya melesat 12.500% dibanding harga saham awal.

Petualangan sahamnya ia lanjutkan dengan membeli saham PNLF sebanyak 850 juta lembar di harga Rp100 per lembarnya. Satu setengah tahun kemudian, ia berhasil meraup Rp136 miliar setelah melepas saham tersebut di harga Rp260 per lembarnya.

Ia kemudian juga membeli saham RIGS seharga Rp800 per lembar. Kepemilikannya ia jual kembali dengan harga Rp1.350 per lembar dalam kurun kurang dari setahun.

Baca juga: Belajar Investasi Saham? Intip Yuk Simulasi Trading hingga Strategi Kelola Saham

Prediksi: Pemulihan Ekonomi Negeri di Tahun 2021 Akan Dorong IHSG Naik

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyebutkan dua faktor yang bisa membawa IHSG bergerak lebih baik pada 2021.

Pertama, dari segi ekonomi, UU Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja (Ciptaker) alias Omnibus Law akan memberikan kemudahan berusaha bagi investor yang ingin berinvestasi di Indonesia. UU ini diteken pada 5 Oktober 2020 dalam sidang paripurna DPR.

Dari sisi kesehatan, poin kedua oleh Airlangga, pengadaan vaksinasi gratis dan penerapan protokol kesehatan menjadi prioritas pemerintah. Ini tentu akan meningkatkan kepercayaan publik demi melanjutkan aktivitas sosial-ekonomi.

Tips investasi 2021 LKH pun terdengar semakin strategis dengan pengumuman dari Airlangga ini.

Dengan sentimen positif ini, bahkan JPMorgan memproyeksikan IHSG akan mencapai rekor tertinggi hingga 6.800 pada Desember 2021.

Perusahaan efek Grup Bank Mandiri, PT Mandiri Sekuritas juga optimis pasar saham negeri tahun 2021 ini akan bergerak positif. Ini tercermin dari IHSG yang akan bergerak ke posisi 6.850 nantinya. Tahun 2021 memang diprediksikan akan menjadi titik balik pemulihan ekonomi di negeri ini.

“Tentu dengan perencanaan vaksinasi 2021, diharapkan terjadi pencegahan Covid dan akan meningkatkan mobilitas masyarakat. Mobilitas ini tentu akan mendorong kegiatan perekonomian,” ujar Airlangga dalam pidato penutupan perdagangan BEI pada Rabu (30/12).

Nikmati Keuntungan dengan Investasi Aman di Pluang!

Download aplikasi Pluang di sini untuk investasi emas, S&P 500 index futures, serta aset kripto Bitcoin dan Ethereum! Harga kompetitif di pasaran, selisih harga jual-beli terendah, dan tanpa biaya tersembunyi!

Untuk investasi emas, kamu bisa melakukan tarik fisik dalam bentuk emas Antam mulai dari 1 gram hingga 100 gram. Sementara dengan Pluang S&P 500, kamu bisa berinvestasi di kontrak berjangka saham perusahaan besar di AS! Mulai dari Apple, Facebook, Google, Netflix, Nike, dan lainnya! Segera download aplikasi Pluang!

Sumber: CNBC Indonesia



Sumber : pluang.com

Laba McDonald’s Lampaui Estimasi, Saatnya Eksplor Sahamnya

Key Takeaways

  • Kinerja Unggul: Pendapatan dan laba bersih melampaui ekspektasi analis berkat kenaikan trafik pengunjung.
  • Sukses Promosi Viral: Kolaborasi “Grinch Meal” menjadi fenomena global, menjadikan McDonald’s penjual kaos kaki terbesar di dunia selama satu minggu.
  • Fokus pada Afordabilitas: Peluncuran kembali Extra Value Meals (diskon ~15%) berhasil menarik kembali konsumen berpenghasilan rendah.
  • Rencana Ekspansi 2026: Target pembukaan 2.600 gerai baru secara global untuk memacu pertumbuhan penjualan sistemik sebesar 2,5%.

Quick Facts Table

Indikator

Hasil Q4 2025

Estimasi Analis (LSEG)

Status

Pendapatan

$7 Miliar

$6,84 Miliar

Lebih tinggi dibandingkan konsensus

Laba per Saham (EPS)

$3,12 (Adjusted)

$3,05

Lebih tinggi dibandingkan konsensus

Same-Store Sales (AS)

+6,8%

+3,9%

 

Laba Bersih

$2,16 Miliar

N/A

Naik YoY

Target Gerai Baru

2.600 Lokasi

N/A

Agresif

 

Strategi & Pendorong Pertumbuhan McDonald’s

  1. Kekuatan “Value & Affordability”

CEO Chris Kempczinski menekankan bahwa perusahaan fokus mendengarkan konsumen yang merasa tertekan oleh inflasi. Dengan menghadirkan paket hemat yang memberikan diskon hingga sekitar 15%, McDonald’s berhasil meningkatkan skor affordability di mata pelanggan.

  1. Efek Grinch & Monopoli

Promosi tematik seperti Grinch Meal dan permainan Monopoly terbukti ampuh mendorong trafik. Fakta uniknya, McDonald’s menjual 50 juta pasang kaos kaki Grinch hanya dalam beberapa hari, yang berkontribusi pada hari penjualan tertinggi dalam sejarah perusahaan.

  1. Inovasi Menu Selanjutnya

McDonald’s belajar dari eksperimen “CosMc’s” untuk meluncurkan lini minuman baru seperti minuman energi dan fruity refreshers pada 2026. Selain itu, mereka mulai menguji menu ayam hand-breaded untuk menyaingi kompetitor dan menyiapkan menu khusus bagi pengguna obat diet GLP-1.

Pertumbuhan Penjualan Per Wilayah Pasar

Wilayah Pasar

Pertumbuhan Penjualan (Same-Store)

Faktor Pendorong

Amerika Serikat (AS)

+6,8%

Promosi viral & pemulihan pasca wabah E. coli tahun lalu.

Pasar Internasional (Maju)

+5,2%

Performa kuat di Jerman dan Australia.

Pasar Lisensi (Berkembang)

+4,5%

Ekspansi gerai oleh mitra lokal.

 

Risks & Considerations (Penting bagi Investor)

  • Kondisi Cuaca: Badai musim dingin di akhir Januari 2026 sempat menyebabkan penutupan gerai, yang diprediksi akan memperlambat pertumbuhan penjualan di kuartal pertama (Q1).
  • Sentimen Konsumen Rendah: Meskipun strategi value berhasil, McDonald’s memperingatkan bahwa daya beli konsumen berpenghasilan rendah tetap menantang.
  • Risiko Operasional: Pembukaan 2.600 gerai baru membutuhkan biaya modal (capex) besar ($3,7 – $3,9 miliar), yang dapat menekan margin jika target penjualan tidak tercapai.

FAQ (Frequently Asked Questions)

  1. Mengapa saham McDonald’s dianggap sebagai indikator ekonomi?
    Karena jangkauannya yang luas, McDonald’s sering dipandang sebagai “bellwether” (tolok ukur) kesehatan pengeluaran konsumen kelas menengah ke bawah.
  2. Apa itu Same-Store Sales?
    Metrik yang membandingkan pendapatan gerai yang sudah beroperasi setidaknya satu tahun untuk melihat pertumbuhan organik tanpa pengaruh pembukaan gerai baru.
  3. Mengapa McDonald’s mulai menjual minuman energi?
    Perusahaan ingin menarik segmen pasar sore hari dan bersaing dengan jaringan kopi atau minuman spesialis seperti Starbucks atau Taco Bell.
  4. Apa dampak obat diet GLP-1 (Ozempic/Wegovy) terhadap McDonald’s? Perusahaan mewaspadai perubahan pola makan konsumen dan berencana menyoroti menu tinggi protein dan porsi yang lebih sesuai.
  5. Berapa banyak gerai baru yang akan dibuka di AS?
    Dari 2.600 gerai global, sekitar 750 lokasi ditargetkan untuk pasar AS dan pasar internasional yang dioperasikan sendiri.

Sources & Methodology

Sumber Data: Laporan Keuangan Tahunan McDonald’s Corp (Februari 2026), Data Estimasi Analis LSEG



Sumber : pluang.com

Ampuh Cegah Kantong Jebol, Ini Tips Keuangan di Tahun 2021!

Bagi banyak orang, tahun 2020 bukanlah tahun untuk menabung. Bahkan selalu ada pengeluaran yang tidak terduga. Untuk itu, simak tips keuangan ini supaya kondisi kantong di tahun ini jadi lebih baik!

Baca juga: Kapan Saatnya Kamu Butuh Financial Planner? Sekarang atau Nanti?

1. Menabunglah dengan tujuan yang jelas

Sekitar setengah dari mereka yang membuat resolusi tahun baru ingin menabung lebih banyak. Masalahnya, kebanyakan dari mereka tidak berhasil dalam menerapkan penghematan dan segera kembali ke pola pengeluaran lama.

Brent Weiss, salah satu pendiri firma perencanaan keuangan Facet Wealth, bahwa kita perlu menentukan tujuan jelas. Menabung lebih banyak atau membelanjakan lebih sedikit adalah tujuan terpuji, tapi kita harus “fokus pada apa yang ingin kita capai”, ungkapnya.

Jadi, tips keuangan yang pas diterapkan untuk menabung adalah dengan memastikan tujuan. Apakah kamu menabung karena ingin membayar utang? Membangun dana tabungan darurat yang habis pada masa pandemi? Dengan mengidentifikasi hal ini, kamu akan memberi dirimu target yang nyata.

Beri nama tujuan menabungmu, perkirakan berapa banyak yang perlu dihemat, dan kapan itu akan tercapai.

2. Anggarkan danamu untuk hal-hal yang kamu suka

Tahun 2020 yang berat memberimu waktu untuk bereksperimen dengan dirimu. Pandemi ini mengajarkan kita bagaimana membatasi pengeluaran. Sehingga, kebanyakan orang mulai belajar memilah apa yang sebenarnya mereka inginkan dan apa yang tidak mereka butuhkan.

Di tahun 2021, informasi-informasi ini dapat digunakan untuk membentuk kembali anggaran tahun ini. Kamu dapat menjadikannya kerangka yang memprioritaskan pengeluaran yang paling kamu nikmati.

3. Alokasikan pengeluaran bulananmu

Gagasan tentang “sistem penganggaran” barangkali terdengar tidak menyenangkan. Untuk bisa mencapai tips keuangan satu ini, terapkan strategi yang sesuai dengan seleramu.

Misalnya, orang pada umumnya mengambil gaji mereka dan membagi uangnya ke dalam amplop yang diperuntukkan bagi tujuan-tujuan tertentu. Intinya adalah memanfaatkan baik-baik setiap dana yang kamu miliki dan tidak mengeluarkan uang lebih banyak.

Menggunakan aplikasi untuk membantu kelola anggaran juga terbukti ampuh. Aplikasi akan bantu kita melacak semua pengeluaran. Kita juga bisa mencatat anggaran dengan kreatif lewat jurnal pengeluaran selama satu atau dua bulan. Dokumentasikan setiap transaksi.

Jurnal pengeluaran akan membantu tips keuangan tentukan anggaran. Kita akan lebih berhati-hati dalam membelanjakan dan mengalokasikan uang ke rekening tabungan.

Baca juga: Apa sih Fungsi Financial Planner dan Bagaimana Memilih yang Tepat?

Banner Blog Pluang

4. Kendalikan dana tabunganmu

Sam Brownell, pendiri firma penasihat kekayaan Stratus Capital Management, merekomendasikan dana tabungan darurat. Menurut para ahli ini, dana ini harus cukup untuk menutupi pengeluaran penting selama tiga hingga enam bulan.

Prioritaskan tabungan adalah kunci utama di masa sulit. Memiliki uang yang cukup di saat pandemi terbilang membantu menghadapi masa-masa yang sulit.

5. Jangan curangi rencana keuangan yang sudah disusun

Meir Statman, profesor keuangan di Santa Clara University di California, merekomendasikan agar kita sulit mengakses tabungan fungsional kita.

“Tempatkan dana darurat di bank yang jaraknya paling sedikit satu jam perjalanan, dan potong kartu ATM,” sarannya untuk tips keuangan mengelola tabungan. “Cara lainnya adalah berikan uang kepada orangtua atau pasanganmu. Biarkan mereka yang menjaganya.”

Aturan yang sama berlaku untuk pengeluaran. Saat kamu berbelanja online, nonaktifkan kartu kreditmu dari akun toko mana pun sehingga kamu harus melacak dompetmu jika ingin membeli sesuatu. Atau, buatlah kesepakatan atau aturan yang membahas pembelian apa pun dalam jumlah tertentu.

Tentunya tips keuangan dapat berfungsi lebih baik jika kamu menyampaikan juga tujuan finansial yang ingin dicapai kepada pasangan atau keluargamu.

Sumber: New York Times



Sumber : pluang.com

Langkah Trump Soal AI dan Batubara Berdampak Terhadap Saham Amerika Berikut

Key Takeaways

  • Dominasi Investasi AI: Kesenjangan belanja AI antara AS dan China semakin lebar; Big Tech AS diperkirakan menghabiskan $650 miliar pada 2026, jauh melampaui total investasi China.
  • Mandat Batubara Pentagon: Presiden Trump memerintahkan Departemen Pertahanan untuk membuat kontrak jangka panjang dengan pembangkit listrik tenaga batubara guna mendukung pangkalan militer.
  • Subsidi Energi Strategis: Departemen Energi (DOE) akan mengucurkan dana untuk menjaga operasional pembangkit batubara di West Virginia, Ohio, North Carolina, dan Kentucky.
  • Kontradiksi Energi vs Teknologi: Di saat pusat data AI membutuhkan energi bersih dan stabil dalam jumlah besar, kebijakan AS justru kembali memperkuat peran batubara dalam bauran energi nasional.

Peta Kekuatan Amerika Serikat 2026

Sektor

Kebijakan / Status

Dampak Pasar

Teknologi AI

Belanja Modal (Capex) ~$650 Miliar

Kesenjangan dengan China semakin menjauh

Energi Fosil

Perintah Eksekutif Pembelian Batubara

Saham Peabody Energy ($BTU) naik 4%

Fokus Wilayah

“Coal Belt” (WV, OH, NC, KY)

Penyelamatan lapangan kerja industri lama

Keamanan Nasional

Batubara dideklarasikan sebagai aset esensial

Peningkatan daya tahan pangkalan militer

Hubungan Antara AI dan Batubara

  1. Kebutuhan Energi Pusat Data AI
    Pusat data AI di AS diperkirakan membutuhkan daya listrik yang sangat masif. Melebarnya kesenjangan investasi AI dengan China berarti AS harus membangun infrastruktur fisik lebih banyak. Langkah Trump mengamankan pasokan batubara dipandang oleh sebagian analis sebagai upaya memastikan ketersediaan listrik “baseload” yang tidak tergantung pada cuaca, meskipun harus mengorbankan target emisi.
  2. Kesenjangan Investasi AS vs China
    Kesenjangan ini melebar bukan hanya karena modal, tetapi juga akses terhadap teknologi. AS memimpin dalam pengembangan model bahasa besar (LLM), sementara China mulai fokus pada efisiensi karena keterbatasan chip. Dengan dukungan energi batubara yang “dipaksakan” tetap beroperasi, AS berupaya memastikan infrastruktur teknologi mereka tidak terhambat oleh kekurangan listrik.
  3. Proteksionisme Industri Domestik
    Industri batubara AS telah merosot dari menyumbang 51% listrik di tahun 2001 menjadi hanya 16% di tahun 2023. Perintah eksekutif ini merupakan upaya intervensi pasar langsung untuk menyelamatkan industri yang kalah bersaing dengan gas alam dan energi terbarukan.

Visi Masa Depan vs Realitas Energi

Komponen

Visi Teknologi AI oleh Silicon Valley

Realitas Energi melalui Kebijakan Trump

Sumber Daya

Komputasi Awan & Chip Canggih

Batubara & Infrastruktur Listrik Tua

Tujuan

Memenangkan perlombaan intelijen global

Kemandirian ekonomi & keamanan militer

Mitra Utama

Microsoft, Alphabet, Meta, OpenAI

Peabody Energy & Departemen Pertahanan

Beli Call Options $MSFT di Sini!

Beli Saham $MSFT di Sini!

Beli Call Options $META di Sini!

Beli Saham $META di Sini!

Beli Call Options $GOOG di Sini!

Beli Saham GOOG di Sini!

Risks & Considerations (Penting bagi Investor)

  • Risiko Sektoral Energi Terbarukan: Kebijakan pro-batubara ini dapat menekan sentimen terhadap saham-saham energi hijau (Solar/Wind) dalam jangka pendek.
  • Efisiensi Biaya: Batubara cenderung lebih mahal dibandingkan gas alam; ketergantungan militer pada batubara dapat meningkatkan beban anggaran pertahanan.
  • Gelembung AI: Jika belanja AI sebesar $650 miliar tidak menghasilkan profitabilitas yang diharapkan, ditambah dengan biaya energi yang meningkat, sektor teknologi dapat mengalami koreksi.

FAQ 

  1. Mengapa Trump memerintahkan Pentagon membeli listrik dari batubara?
    Untuk menghidupkan kembali industri batubara yang sulit bersaing dan memastikan pasokan listrik militer berasal dari sumber domestik yang stabil.
  2. Apa dampak kebijakan ini terhadap harga saham Amerika?
    Saham perusahaan batubara seperti Peabody Energy langsung merespons positif, naik 4%, sementara sektor energi hijau mungkin mengalami tekanan.
  3. Seberapa besar kesenjangan AI AS dan China?
    Sangat besar. Investasi empat perusahaan terbesar AS saja mencapai $650 miliar, yang diperkirakan berlipat-lipat kali lipat dari total pengeluaran AI China.
  4. Apakah batubara cukup untuk menghidupi pusat data AI?
    Batubara menyediakan listrik “baseload” yang stabil 24 jam, namun tantangan lingkungan dan efisiensi tetap membayangi dibandingkan energi nuklir atau gas.
  5. Wilayah mana yang paling diuntungkan?
    Negara bagian seperti West Virginia, Ohio, North Carolina, dan Kentucky yang memiliki banyak pembangkit listrik tenaga batubara.
  6. Apakah ini akan menghentikan transisi energi hijau di AS?
    Tidak sepenuhnya, namun kebijakan ini secara signifikan memperlambat berkurangnya pembangkit listrik tenaga fosil.

Source

  • Perintah Eksekutif Gedung Putih (Feb 2026)
  • Laporan EIA (Energy Information Administration)
  • Data Belanja Modal Big Tech dari FactSet
  • Analisis pasar dari Bloomberg/AFP.



Sumber : pluang.com

Tips Keuangan Jitu bagi Penerima Gaji Harian

Buat kamu Sobat Cuan penerima gaji harian, berikut ada tips keuangan yang harus kamu simak agar arus kas tetap lancar!

Tapi sebelum itu, kenapa sih kamu harus mengatur keuangan kamu meski pendapatannya harian?

Menurut Perencana Keuangan Widya Yuliarti, penganggaran keuangan bisa membantu untuk mengetahui kemampuan keuanganmu.

Proses ini menolong kamu untuk mengetahui rencana pengeluaran bulanan dan menentukan target pendapatan harian atau bulanan yang ingin kamu miliki. Sehingga, kamu akan terpacu untuk mendapatkan pendapatan sesuai dengan rencana pengeluaran bulanan kamu.

Memang terkadang terasa sulit untuk mulai menganggarkan keuangan apalagi bagi kamu yang pemilik gaji harian.

Namun, jika tidak dimulai dan dibiasakan dari awal, bukannya untung yang kamu dapatkan di masa depan, melainkan hanya dapat lelah tanpa hasil di kemudian hari.

1. Tentukan apa yang kamu prioritaskan

Tips keuangan pertama adalah kamu perlu menentukan anggaran prioritas dan bisa kamu catat sebagai anggaran bulanan. Di sini, kamu wajib mencatat pengeluaran wajib yang kamu butuhkan, tidak bisa kamu hindari, apalagi kamu kurangi. 

Pikirkan mengenai pemenuhan sandang, pangan, dan papan sehari-hari. Misalnya buat anggaran makan harian atau bulanan, transportasi, tagihan (listrik, air, kuota, pulsa, wifi, dll), asuransi, cicilan utang, nabung atau investasi, hingga donasi. Buat porsi persenan masing-masing yang dianggap paling prioritas bagi kamu.

Pastikan kamu tetap menyesuaikan porsi persenan itu dengan kemampaun dan gaji harian kamu ya, Sobat Cuan!

2. Begitu dapat gaji, langsung pisahkan

Bila kamu selesai melakukan tips keuangan pertama tersebut, selanjutnya kamu perlu memisahkan gaji harian yang telah kamu dapatkan. Nah, waktu yang tepat untuk memulai penganggaran ini adalah setiap kamu mendapatkan pendapatan.

Pisahkan sepersekian gajimu untuk kebutuhan dan keinginanmu. Tap tetap kontrol diri ya, Sobat Cuan. Jangan sampai kamu malah tergiur menggunakan gaji harian untuk hal-hal yang tidak perlu untuk dibeli.

Banner Blog Pluang

3. Utamakan pengeluaran wajib terlebih dahulu

Seperti yang dijelaskan sebelumnya, tentu kontrol diri perlu diterapkan. Jika sudah, kamu bisa melangkah ke tips keuangan ketiga: penuhi kebutuhan wajib terlebih dulu.

Jika pengeluaran wajib sudah kamu penuhi, maka kamu boleh berbelanja apa yang kamu inginkan. Namun tetap sesuaikan dengan kondisi keuangan kamu.

Hindarkan pembelian barang yang membuat kamu boros dan terlalu konsumtif, bahkan hingga rela mengutang.

4. Tulis setiap pengeluaran

Jangan lupa untuk mencatat setiap pengeluaran yang kamu lakukan dengan detail, termasuk menulis tanggal-tanggal di mana kamu melakukan pengeluaran yang dimaksud.

Dengan melakukan tips keuangan terakhir ini, kamu punya ancang-ancang untuk menyiapkan uang di tanggal sekian untuk pembayaran A, dan tanggal sekian untuk pembayaran B.

Selain mencatat, kamu juga bisa melacak segala transaksi yang pernah kamu lakukan, apakah melebihi gaji harian atau tidak.

Baca juga: Ampuh Cegah Kantong Jebol, Ini Tips Keuangan di Tahun 2021!

Nikmati Keuntungan dengan Investasi Aman di Pluang!

Download aplikasi Pluang di sini untuk investasi emas, S&P 500 index futures, serta aset kripto Bitcoin dan Ethereum! Harga kompetitif di pasaran, selisih harga jual-beli terendah, dan tanpa biaya tersembunyi!

Untuk investasi emas, kamu bisa melakukan tarik fisik dalam bentuk emas Antam mulai dari 1 gram hingga 100 gram. Sementara dengan Pluang S&P 500, kamu bisa berinvestasi di kontrak berjangka saham perusahaan besar di AS! Mulai dari Apple, Facebook, Google, Netflix, Nike, dan lainnya! Segera download aplikasi Pluang!

Sumber: kompas.com



Sumber : pluang.com