Category Archives: Pluang

Kini Menjelma Sebagai Investasi Populer, Simak Sejarah Reksa Dana!

Sebagai Sobat Cuan, kamu pasti sering mendengar soal jenis-jenis reksadana kan? Iya, investasi tersebut kini banyak dipakai jutaan, bahkan miliaran orang, di muka bumi ini. Kondisi itu tak mengherankan, sebab investor hanya tinggal menaruh dananya untuk kemudian dikelola oleh manajer investasi.

Namun, jenis reksadana yang beredar luas saat ini baru benar-benar menarik perhatian investor pada dekade 1980-an dan 1990-an meski sudah beredar 70 tahun sebelumnya. Masa-masa yang disebut sebagai “periode emas” reksadana ini persis hadir di kala investor mendapatkan keuntungan luar biasa dari berinvestasi di instrumen aset ini.

Saat ini, reksadana masih digandrungi, meski kebanyakan tujuan utama investasinya adalah sebagai tabungan dana pensiun masa depan. Sebab, sifat investasi reksadana pun sejatinya adalah investasi jangka panjang.

Dengan melihat keunggulan reksadana seperti di atas, tentu kamu jadi bertanya-tanya: Bagaimana awal mula terbentuknya reksadana? Yuk, simak evolusi reksadana dari berabad-abad lalu.

Baca juga: Kenali Jenis Reksadana, Mana yang Paling Cocok Buat Kamu?

Sejarah Awal Reksadana: Dimulai di Belanda, Dikembangkan di Amerika Serikat

Siapa yang menyangka bahwa investasi reksadana saham dimulai di Belanda pada abad ke-18 silam? Bukti sejarah tersebut dimuat Subhamoy Das dalam buku teks ekonominya bertajuk “Perspectives on Financial Services”.

Melalui buku itu, Das bercerita bahwa produk reksadana berakar dari sebuah produk dana amanah (trust) yang diciptakan oleh pedagang Belanda bernama Adriaan van Ketwicg pada 1774.

“Van Ketwich mungkin percaya bahwa diversifikasi instrumen aset akan menarik investor dengan modal seadanya. Nama dana van Ketwich, Eendragt Maakt Magt, pun diterjemahkan menjadi ‘persatuan yang menciptakan kekuatan,” ujar Das melalui buku tersebut.

Kepercayaan akan jenis investasi ini pun lantas berkembang. Selanjutnya, diluncurkan di Swiss pada 1849 dan yang serupa di Skotlandia mulai diperkenalkan pada 1880-an.

Inovasi AS

Gagasan untuk mengumpulkan sumber daya pendanaan demi meminimalisir risiko investasi akhirnya sampai juga ke Amerika Serikat pada 1890-an.

Hal ini ditandai dengan munculnya reksadana tertutup (closed-end fund) pertama di negara adidaya tersebut bernama The Boston Personal Property Trust pada 1893. Menurut Collins Advisors, investasi tersebut kerap dilihat investor sebagai aset lindung nilai yang penting untuk diversifikasi dana.

Tak berselang lama, wadah investasi lainnya di negara bagian Philadelphia bernama Alexander Fund mengikuti jejak The Boston Personal property Trust pada 1907.

Berdirinya Alexander Fund menjadi tonggak penting bagi kemunculan reksadana saham modern. Sebab, lembaga itu selalu mempresentasikan masalah setengah tahunan yang dihadapi oleh para investor dan menawarkan strategi kepada mereka untuk melakukan penarikan dananya sesuai permintaan.

Hadirnya Reksadana Saham Modern

Namun, reksadana saham modern pertama kali diperkenalkan oleh Massachusetts Investors’ Trust di Boston pada 1924, yang kemudian dibuka untuk investor pada 1928. Terdapat pula Wellington Fund yang terbit tahun 1929, yang kini menjadi produk reksadana tertua dan masih bertahan di Amerika Serikat hingga saat ini.

Pada tahun 1929. ada 19 reksa dana terbuka yang bersaing dengan hampir 700 reksa dana tertutup. Namun, dengan jatuhnya pasar saham di tahun yang sama pada momen depresi besar (the great depression), dinamika pasar reksadana mulai berubah. Saat itu, reksadana tertutup dihapuskan, sementara reksadana terbuka yang berukuran kecil dipertahankan.

Perkembangan pesat reksadana modern ini akhirnya bikin pemerintah AS mulai memperhatikan industri yang masih berumur seumur jagung ini. Pada 1933, pemerintah AS membentuk regulator pasar modal bernama Securities and Exchange Commission (SEC) dan mengesahkan Securities Act serta Securities Exchange Act pada 1934.

Pemerintah AS melakukan hal tersebut untuk melindungi nasabah dari risiko-risiko dalam berinvestasi reksadana. Makanya, sebelum diedarkan, berbagai jenis reksadana wajib mendapat perizinan dari SEC. Sementara itu, perusahaan manajemen investasi juga wajib mengungkap penuh atas kepemilikan dan kinerjanya dalam bentuk prospektus, sebuah kegiatan yang masih dilakukan hingga sekarang.

Enam tahun kemudian, yakni pada 1940, pemerintah AS juga menyetujui The Investment Company Act untuk menghindari penempatan instrumen reksadana dari konflik kepentingan.

Setelahnya, manajemen investasi baru pun bermunculan di AS. Pada awal 1950-an saja, jumlah reksadana terbuka mencapai 100. Angka ini kemudian bertambah 50 lagi pada 1954.

Baca juga: Atur Risiko Investasi Melalui Reksadana, Ini 5 Hal Dasar yangg Wajib Kamu Pahami!

Perkembangan Terkini Reksadana Saham

Jenis produk-produk reksadana pun kian menunjukkan variasinya sepanjang waktu, terutama setelah pemerintah AS menyempurnakan regulasinya dan mengetatkan pengawasan investasinya.

Pada 1971, contohnya, William Fouse dan John McQuown dari Wells Fargo mendirikan reksadana indeks pertama, sebuah konsep yang digunakan oleh nisJohn Bogle sebagai fondasi untuk membangun The Vanguard Group.

Tahun 1970-an juga menjadi titik lahirnya reksadana tanpa biaya/komisi (no-load fund). Opsi investasi biaya rendah ini berdampak besar pada cara penjualan reksadana di kemudian hari.

Pada 1980-1990-an, pasar bullish yang belum pernah terjadi sebelumnya lantas melambungkan nama-nama manajer investasi ulung seperti Max Heine, Michael Price, dan Peter Lynch. Seluruh sosok tersebut dikenal karena kelihaiannya dalam menyelamatkan dana investor dari aset berisiko ke reksadana saham.

Perubahan lainnya muncul pada abad ke-21, di mana Exchange Traded Fund (ETF) mulai diperkenalkan. Reksadana baru ini mencakup juga reksadana saham dan lainnya, dengan rasio pengeluaran yang sangat rendah dan kemudahannya untuk ditransaksikan. Hingga saat ini, sudah ada dana sekitar US$4 triliun yang diinvestasikan dalam ETF.

Terlepas dari skandal reksadana tahun 2003 dan krisis keuangan global 2008-2009, industri ini masih berkembang. Di AS sendiri kini terdapat lebih dari 10 ribu produk reksadana yang beredar.

Baca juga: Mau Coba Investasi Reksadana? Berikut Panduan Mudahnya untuk Pemula

Nikmati Keuntungan dengan Investasi Aman di Pluang!

Download aplikasi Pluang di sini untuk investasi emas, S&P 500 index futures, serta aset kripto Bitcoin dan Ethereum! Harga kompetitif di pasaran, selisih harga jual-beli terendah, dan tanpa biaya tersembunyi!

Untuk investasi emas, kamu bisa melakukan tarik fisik dalam bentuk emas Antam mulai dari 1 gram hingga 100 gram. Sementara dengan Pluang S&P 500, kamu bisa berinvestasi di kontrak berjangka saham perusahaan besar di AS! Mulai dari Apple, Facebook, Google, Netflix, Nike, dan lainnya! Segera download aplikasi Pluang!

Sumber: Investopedia



Sumber : pluang.com

Top 5 Aplikasi Saham Terbaik di Indonesia

Sejalan dengan optimisme tersebut, Goldman Sachs baru-baru ini merilis proyeksi yang menggembirakan bagi pasar ekuitas. S&P 500 diprediksi akan melanjutkan reli positifnya dengan target kenaikan sekitar 12% di tahun 2026. Meski pertumbuhan ekonomi diproyeksikan melambat dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, Goldman meyakini bahwa pertumbuhan laba per saham (EPS) yang solid dan kebijakan moneter yang lebih longgar akan menjadi bahan bakar utama bagi indeks saham Amerika Serikat untuk mencetak rekor-rekor baru, memperluas cakupan keuntungan melampaui sektor teknologi saja.

Salah satu mesin utama yang menggerakkan kepercayaan pasar ini adalah komitmen belanja infrastruktur Artificial Intelligence (AI) yang luar biasa besar. Goldman Sachs memperkirakan pengeluaran modal (capex) untuk AI akan menembus angka $527 miliar pada tahun 2026. Meskipun suara-suara sumbang mengenai adanya “bubble” atau gelembung AI semakin kencang terdengar, perusahaan-perusahaan raksasa (hyperscalers) justru menunjukkan keyakinan sebaliknya. Mereka terus menggelontorkan dana ratusan triliun untuk membangun pusat data dan infrastruktur komputasi, percaya bahwa fase monetisasi AI akan segera tiba dan mengubah struktur efisiensi bisnis secara fundamental.

Keyakinan korporasi ini mengirimkan sinyal kuat bagi investor: bahwa transformasi digital bukanlah tren sesaat, melainkan fondasi baru ekonomi masa depan. Bagi investor ritel maupun institusi, fenomena ini mempertegas bahwa investasi di pasar saham tetap menjadi pilihan instrumen yang sangat menarik. Melalui kepemilikan saham di perusahaan-perusahaan yang adaptif terhadap teknologi dan memiliki fundamental kuat, investor tidak hanya berpeluang meraup keuntungan dari kenaikan harga saham (capital gain), tetapi juga menikmati aliran pendapatan pasif melalui dividend yield yang stabil di tengah kondisi ekonomi yang tumbuh.

Kesimpulannya, perpaduan antara transisi kepemimpinan di Federal Reserve yang lebih pro-pertumbuhan dan revolusi AI yang sedang di puncak belanja modal menciptakan momentum yang jarang terjadi. Investasi saham bukan sekadar spekulasi terhadap tren, melainkan langkah strategis untuk ikut memiliki bagian dari kemajuan teknologi global. Dengan strategi yang tepat, potensi keuntungan jangka panjang dari capital gain dan dividen akan menjadi imbal hasil yang sepadan bagi mereka yang berani melangkah di tengah optimisme pasar saat ini.

Respon yang tepat atas semua sentimen ini? Pendekatan investasi yang lincah, adaptif, pro-inovasi, namun tanpa kompromi pada manajemen risiko. Pada fase re-rating ini, eksekusi lebih penting daripada wacana. Investor butuh platform yang cepat, aman, hemat biaya, kaya fitur, dan memberikan akses terhadap sektor unggulan dunia, yang saat ini sebagian besar hanya berada pada pasar saham Amerika Serikat. Dengan kriteria itu, berikut 5 aplikasi saham terbaik, mulai dari Pluang hingga pemain global lengkap dengan fitur unggulan dan catatan risikonya. Catatan: Alangkah baiknya jika kalian dapat menemukan aplikasi yang memberikan akses terhadap aset crypto dan sektor unggulan dunia (AI) secara bersamaan dalam satu aplikasi. 

Pluang kian memantapkan posisinya sebagai salah satu aplikasi saham di Indonesia. Pluang menawarkan ekosistem multi-aset yang luas dan telah digunakan lebih dari 12 juta pengguna, aplikasi ini menawarkan pengalaman investasi digital yang aman, berizin dan diawasi Bappebti dan OJK.

Lewat satu aplikasi, pengguna dapat mengakses 2.000+ produk investasi, mulai dari crypto, saham Amerika, ETF Amerika, emas & silver, reksa dana, saham Indonesia (segera) hingga derivative produk seperti crypto perps dan options saham AS, dengan struktur biaya yang kompetitif.

Fitur & Keunggulan

  • Aplikasi Trading Saham Terlengkap: Akses ke 2.000+ aset secara instan. Anda bisa melakukan positioning di pasar lokal (IDX, segera) dan global (NYSE, Nasdaq) hanya dalam satu aplikasi. 
  • Saham Amerika Asli & Terjangkau: Tersedia +650 Saham Amerika & ETF asli (bukan CFD) dengan 0% trading fee. Anda bisa mulai trading 24/7 hanya dengan Rp10 ribu.
  • Beli Saham Amerika via Bank Lokal: Investasi langsung di saham global (seperti Apple, Google, Tesla) dengan kemudahan top-up saldo melalui BCA, Mandiri, BNI, hingga metode QRIS dan e-wallet
  • Diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan seluruh transaksi dicatat dalam Jakarta Futures Exchange (JFX) serta dijamin oleh Kliring Berjangka Indonesia (KBI). Bekerja sama dengan Alpaca Securities LLC (entitas yang diregulasi oleh SEC dan FINRA di Amerika Serikat) untuk pengelolaan aset saham global.
  • USD Yield Tinggi: Dapatkan passive income dari saldo Anda dengan USD Yield hingga 3.38%
  • Trading dengan Aura AI: Memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) untuk analisis fundamental, teknikal dan identifikasi sinyal pasar secara real-time.
  • High Leverage Options: Tersedia 25x Leverage pada Crypto Futures dan 4x Leverage untuk Saham Amerika yang dapat ditradingkan 24 jam.
  • Advanced Derivatives: Dukungan untuk Options Saham AS (Long & Short), memungkinkan strategi hedging atau spekulasi volatilitas tingkat lanjut.
  • Fitur Pendukung: Dilengkapi Pocket, sinyal trading, dan berita pasar terkini untuk mendukung keputusan investasi Anda.

Pluang bekerja sama dengan PT PG Berjangka yang memiliki izin sebagai Perantara Pedagang Derivatif Keuangan yang diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk produk derivatif keuangan dengan aset dasar berupa Efek.

Catatan Risiko

Meski berada dalam pengawasan regulator, produk saham & ETF AS dan Options Saham AS tetap memiliki risiko dimana harga dapat berfluktuasi, sehingga nilai options bisa menyusut saat jatuh tempo, dan penggunaan leverage meningkatkan eksposur risiko.

  • Mandiri Sekuritas (Growin’)

Growin’ adalah platform investasi dari Mandiri Sekuritas yang mendukung transaksi saham Indonesia, serta akses ke reksa dana dan obligasi dalam satu ekosistem digital.

Fitur & Keunggulan

  • Mendukung penuh perdagangan saham Indonesia melalui ekosistem Growin’ (aplikasi mobile, web, dan integrasi di Livin’ by Mandiri).
  • Trade Now, Pay Later: bisa meminjam hingga 2,8× dari net cash dan 1,81× dari nilai portofolio.

Platform ini sangat cocok untuk investor ritel yang menginginkan pengalaman trading cepat dan informatif—mulai dari data pasar real-time dan riset di aplikasi, tampilan Pro View untuk trader aktif, hingga akses via Livin’ by Mandiri untuk kemudahan setoran/penarikan.

Catatan Risiko
Investasi saham memiliki risiko pasar (harga dapat berfluktuasi). Penggunaan fasilitas marjin Trade Now, Pay Later menimbulkan kewajiban pembiayaan dan tunduk pada syarat & ketentuan—nasabah perlu memahami ketentuan serta profil risikonya sebelum menggunakan fasilitas tersebut.

IPOT adalah platform investasi yang menghadirkan perdagangan saham dan instrumen pasar modal lewat web dan aplikasi seluler

Fitur & Keunggulan

  • Web & Mobile Trading: Realtime execution dengan otomatisasi RoboTrading.
  • Tools: Charting, indikator teknikal, auto-orders, serta fitur chat.
  • Full support: saham, ETF, reksa dana, dan obligasi.

Platform ini cocok untuk investor maupun trader yang menginginkan ekosistem dari grafik real-time dan kalender aksi korporasi.

Catatan Risiko
Meskipun PT Indo Premier Sekuritas berizin dan diawasi regulator, pengguna tetap perlu memahami risiko pasar (fluktuasi harga saham/ETF dan risiko suku bunga obligasi), serta meninjau biaya transaksi dan kewajiban pajak yang berlaku sebelum bertransaksi.

Robinhood adalah platform investasi multi-aset yang menawarkan akses Saham & ETF AS dengan fractional shares.

Fitur & Keunggulan

  • Saham & ETF ASs: 3.000+ produk
  • Web & Mobile Trading: produk options dalam satu ekosistem

Platform ini cocok bagi investor yang menginginkan akses ke pasar AS, fitur extended-hours/24-Hour Market, serta pengalaman web & mobile yang ringkas. 

Catatan Risiko
Robinhood belum memiliki izin resmi dari OJK maupun Bappebti di Indonesia. Penggunaan platform ini biasanya memerlukan alat bantu seperti DNS Private atau VPN karena aksesnya sering diblokir oleh pemerintah. Meskipun Robinhood diatur di berbagai yurisdiksi, Robinhood belum memiliki izin dari OJK. Artinya, pengguna Indonesia berpotensi menghadapi kendala hukum dan pajak serta ketiadaan perlindungan konsumen saat bertransaksi di platform ini.

Interactive Brokers (IBKR) adalah platform trading global yang menyediakan akses ke berbagai produk investasi seperti saham, obligasi, opsi, futures, forex, serta crypto. Platform ini diawasi oleh sejumlah regulator internasional papan atas (seperti SEC dan FCA), namun hingga kini belum berada di bawah pengawasan OJK untuk layanan di Indonesia.

Fitur & Keunggulan

  • Akses Pasar Global: Investasi langsung di 150+ pasar saham dan bursa dunia di 33 negara.
  • Instrumen Derivatif & Crypto: Mendukung trading futures, opsi komoditas, dan aset crypto (spot & ETF).
  • Teknologi Trader Workstation (TWS): Platform desktop kelas institusional, tersedia juga dalam versi web dan mobile.
  • Alat Analisis & Eksekusi: Fitur SmartRouting untuk harga terbaik, charting tools canggih, dan paper trading.
  • Program Cash Management: Memberikan bunga (yield) kompetitif untuk dana menganggur di akun.

Platform ini cocok bagi investor yang mencari ekosistem trading yang sangat komprehensif, efisiensi biaya tinggi, dan akses instrumen investasi internasional yang tak terbatas.

Catatan Risiko

Interactive Brokers belum memiliki izin resmi dari OJK maupun Bappebti di Indonesia. Penggunaan platform ini memerlukan alat bantu akses seperti DNS Private atau VPN karena adanya pemblokiran oleh Internet Positif. Selain itu, transaksi di platform ini berpotensi menimbulkan persoalan pelaporan pajak mandiri serta perlindungan konsumen di Indonesia

Cara Investasi Saham 

Bagi pemula, berikut langkah paling praktis untuk memulai trading crypto:

  1. Pilih aplikasi saham legal – gunakan aplikasi terpercaya yang sudah teregulasi OJK dan Bappebti, seperti Pluang. Serta memiliki sertifikat ISO (ISO/IEC 27001) untuk memastikan proteksi data pelanggan.
  2. Daftar & verifikasi akun (KYC) – unggah KTP/paspor, lakukan selfie, lalu tunggu verifikasi.
  3. Pengenalan & edukasi investasi – Sebelum mulai, pahami dasar-dasar instrumen seperti emas, ETF, reksa dana, dan saham Amerika. Pelajari juga istilah penting seperti risiko, diversifikasi, dan imbal hasil. Manfaatkan materi edukasi di Pluang  seperti artikel, panduan, dan webinar agar lebih siap.
  4. Deposit dana – Setelah verifikasi, lakukan deposit via transfer bank atau virtual account; nominal fleksibel mulai Rp10 ribu.
  5. Pilih Saham yang Tepat – Pemula dapat memilih berinvestasi pada saham Amerika Magnificent 7 seperti Saham Nvidia (NVDA), Apple (AAPL), dan Google (GOOG). 
  6. Analisis Pasar Sebelum Investasi – Lihat tren harga, berita terbaru, atau indikator teknikal.
  7. Terapkan Manajemen Risiko – Tentukan stop loss, target profit, dan jangan pakai seluruh modal.
  8. Mulai Trading (Buy/Sell) & Pantau Posisi – Lakukan eksekusi order dan cek portofolio secara berkala.

Kesimpulan

Memilih aplikasi beli saham terbaik di tahun 2026 bukan lagi sekadar mencari yang termurah, melainkan mencari yang paling komprehensif dalam mendukung strategi trading yang kompleks. Pluang adalah pilihan tepat karena selain sebagai market leader, juga menawarkan keseimbangan antara kepatuhan regulasi dan fitur high-end.

Dengan fitur Pro Mode, leverage tinggi, akses 2.000+ aset, dan integrasi kecerdasan buatan Aura AI, platform ini dirancang khusus bagi mereka yang menganggap perdagangan bukan sekadar hobi, melainkan bisnis yang membutuhkan presisi, kecepatan, dan keamanan maksimal.



Sumber : pluang.com

AI Makin Dominan, Pendapatan Nvidia Melonjak 75%

Beli Call Options $NVDA di Sini!

Beli Saham $NVDA di Sini!

Key Takeaways

  • Dominasi Mutlak Data Center: Unit ini kini menyumbang 91% dari total pendapatan perusahaan ($62,3 miliar), membuktikan transisi penuh Nvidia dari perusahaan kartu grafis menjadi raksasa infrastruktur AI.
  • Efisiensi Energi Jadi Kunci: Produk generasi berikutnya, Vera Rubin, dijanjikan memiliki performa per watt 10 kali lipat lebih efisien, menjawab kekhawatiran global mengenai konsumsi listrik data center.
  • Ketahanan Rantai Pasok: Nvidia secara agresif memindahkan produksi ke Arizona (AS) dan Meksiko untuk mengurangi ketergantungan pada manufaktur tunggal di Asia.
  • Pertumbuhan Networking yang Eksponensial: Penjualan suku cadang networking melonjak 263%, menunjukkan bahwa interkoneksi antar-GPU hampir sama pentingnya dengan chip itu sendiri.

Performa Keuangan Nvidia Lampaui Estimasi

Nvidia melaporkan pertumbuhan yang sangat kontras dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Berikut adalah perbandingan angka riil terhadap estimasi LSEG:

  • Laba per Saham (EPS): $1.62 (Disesuaikan) vs $1.53 (Estimasi)
  • Pendapatan Total: $68.13 miliar vs $66.21 miliar (Estimasi)

Total pendapatan perusahaan melonjak 73% year-over-year. Yang paling mencolok, unit Data Center kini menyumbang lebih dari 91% dari total penjualan perusahaan, mencapai angka fantastis $62.3 miliar.

Data Center dan Networking Jadi Tulang Punggung AI

Lonjakan pendapatan ini tidak lepas dari peran unit Data Center yang menaungi chip AI terkemuka di pasar. Menariknya, lini bisnis networking Nvidia juga mencatat pertumbuhan luar biasa sebesar 263% menjadi $10.98 miliar, berkat adopsi teknologi NVLink dan sakelar Spectrum-X Ethernet oleh raksasa teknologi seperti Meta.

“Hyperscalers (perusahaan cloud besar) tetap menjadi kategori pelanggan terbesar kami, menyumbang lebih dari 50% dari pendapatan data center,” ungkap CFO Nvidia, Colette Kress.

Era “Vera Rubin” Akan Lampaui Target Pendapatan Nvidia

Nvidia memberikan panduan (guidance) yang jauh lebih optimistis untuk kuartal pertama fiskal mendatang, dengan target pendapatan sebesar $78 miliar, melampaui prediksi analis di angka $72.6 miliar.

Beberapa poin penting untuk prospek masa depan Nvidia meliputi:

  • Sampel Vera Rubin: Nvidia mengonfirmasi telah mengirimkan sampel pertama sistem Vera Rubin (penerus Blackwell) kepada pelanggan minggu ini. Produksi massal dijadwalkan pada paruh kedua tahun ini.
  • Efisiensi Energi: Arsitektur Vera Rubin menjanjikan performa per watt 10 kali lipat lebih baik, solusi krusial bagi masalah keterbatasan daya di pusat data global.
  • Diversifikasi Rantai Pasok: Untuk mengurangi ketergantungan pada Asia, Nvidia mulai memproduksi GPU Blackwell di pabrik TSMC Arizona dan merakit sistem di pabrik Foxconn Meksiko.

Tantangan di Sektor Gaming dan Otomotif

Meski AI bersinar, unit Gaming Nvidia mengalami penurunan 13% dibandingkan kuartal sebelumnya menjadi $3.7 miliar. Analis menduga Nvidia memprioritaskan kapasitas produksi untuk chip AI (seperti Grace Blackwell) di tengah keterbatasan memori global, sehingga peluncuran kartu grafis gaming baru kemungkinan tertunda.

Sementara itu, unit Otomotif mencatat pendapatan $604 juta, sedikit di bawah ekspektasi pasar sebesar $654.8 juta.

Comparison Table: Performa Divisi

Divisi

Pendapatan (Miliar)

Pertumbuhan (YoY)

Status vs Estimasi

Data Center

$62,3

+75%

Beat (Melampaui)

Gaming

$3,7

+47%

Miss (Turun 13% dari Q sebelumnya)

Professional Viz

$1,32

+159%

Beat (Melampaui)

Automotive

$0,604

+6%

Miss (Di bawah estimasi)

Investasi Strategis Nvidia dan Kemitraan OpenAI

Nvidia juga terus memperluas pengaruhnya melalui investasi sebesar $17.5 miliar pada perusahaan rintisan dan infrastruktur AI, termasuk kepemilikan saham di Intel. Mengenai kemitraan senilai $100 miliar dengan OpenAI yang diumumkan September lalu, CEO Jensen Huang menyatakan bahwa kedua perusahaan hampir mencapai kesepakatan final, meskipun statusnya saat ini masih dalam tahap negosiasi.

Dengan kenaikan saham Nvidia sebesar 5% sepanjang tahun 2026, Nvidia tetap menjadi satu-satunya perusahaan “Trillion-Dollar Club” selain Apple yang mencatat pertumbuhan positif di tengah lesunya pasar teknologi tahun ini.

Risks & Considerations

  • Konsentrasi Pelanggan: Lebih dari 50% pendapatan bergantung pada segelintir perusahaan teknologi besar (Hyperscalers). Jika mereka mengurangi belanja AI, pendapatan Nvidia akan anjlok.
  • Geopolitik & Regulasi: Pembatasan ekspor ke China tetap menjadi hambatan permanen bagi potensi pasar yang lebih besar.
  • Kelangkaan Suplai Memori: Ketergantungan pada pemasok memori pihak ketiga dapat membatasi jumlah unit yang bisa dijual, terlepas dari tingginya permintaan.
  • Risiko Investasi: Investasi $17,5 Miliar di startup AI bersifat spekulatif dan mungkin tidak menghasilkan keuntungan dalam waktu dekat.

FAQ

  1. Mengapa saham Nvidia sempat turun meski laporannya bagus?
    Pasar sering kali sudah melakukan “price-in” (menyesuaikan harga) sebelum laporan dirilis. Aksi ambil untung (profit taking) adalah hal lumrah.
  2. Apa itu Vera Rubin?
    Arsitektur chip AI generasi berikutnya setelah Blackwell yang menjanjikan peningkatan efisiensi daya 10x lipat.
  3. Mengapa unit Gaming turun dibandingkan kuartal sebelumnya?
    Adanya kendala memori global yang memaksa Nvidia memprioritaskan produksi chip AI yang lebih menguntungkan.
  4. Seberapa besar pengaruh OpenAI terhadap Nvidia?
    Sangat besar. Kedua perusahaan sedang memfinalisasi kesepakatan senilai $100 Miliar untuk infrastruktur AI.
  5. Apakah Nvidia masih menjual produk ke China?
    Nvidia tidak memasukkan pendapatan China dalam proyeksi masa depan karena regulasi ekspor AS yang ketat.
  6. Mengapa networking tumbuh lebih cepat dari chip itu sendiri?
    Karena membangun superkomputer AI membutuhkan ribuan chip yang saling terhubung; tanpa teknologi networking yang kuat, chip AI tidak akan bekerja maksimal.

Sources & Methodology



Sumber : pluang.com

Mengenal Grayscale: Perusahaan Dana Amanah Ethereum Terbesar Sejagat

Jika kamu mengamati fluktuasi investasi Ethereum, maka kamu akan sering membaca bahwa pergerakan Grayscale adalah salah satu katalis penggerak harga aset kripto satu ini. Lantas, apa itu Greyscale?

Grayscale adalah perusahaan manajemen investasi yang mengelola dana amanah (trust fund) Ethereum terbesar di dunia. Perusahaan ini terhitung sebagai sarana investasi pertama dari jenis aset kripto yang melaporkan keuangannya secara teratur ke Komisi Sekuritas dan Bursa AS (Securities and Exchange Commission, SEC). Kini, Grayscale memiliki aset kelolaan sebesar US$27,7 miliar

Grayscale adalah bagian dari produk keuangan tradisional yang melacak harga cryptocurrency yang ditawarkan oleh Grayscale Investments, firma manajemen aset digital terbesar di dunia. Grayscale Investments merupakan bagian dari Digital Currency Group (DGC) yang dipimpin oleh pendiri dan CEO, Barry Silbert. DGC juga merupakan perusahaan induk Coindesk.

Menurut laporan perusahaan, lima besar pemegang saham Grayscale adalah Ark Investment Management LLC, Horizon Kinetics Asset Management, Churchill Management Corp, IFP Advisor Inc., dan Toroso Investment LLC.

Baca juga: Apa Itu Trust Fund (Dana Amanah)?

Grayscale adalah Pengelola Dana Amanah Aset Kripto dengan Berbagai Jenis Portofolio

Jejak Grayscale di bidang dana amanah aset kripto bermula pada 2013, ketika perusahaan ini menawarkan dana amanah Bitcoin (Bitcoin Investment Trust/BIT). Melalui produk tersebut, investor bisa mendulang cuan dari spekulasi harga Bitcoin tanpa harus menggenggamnya secara langsung.

Bagaimana caranya? Investor bisa mendapatkan eksposur atas Bitcoin dengan cara membeli saham-saham atas sebuah produk open-ended private trust, atau satu grup diversifikasi portfolio aset yang memiliki kelebihan Bitcoin ke dalamnya. Hingga awal Februari, open-ended private trust tersebut berisikan 649.130 keping Bitcoin, atau setara 3,1% dari jumalh sirkulasi aset kripto tersebut saat ini.

Adapun, saham-saham produk dana amanah Bitcoin ini diperjualbelikan di bursa saham over-the-counter (OTC) OTCQX dengan kode saham GBTC.

Setelahnya, Grayscale mulai merambah ke beberapa aset kripto lainnya, seperti:

  • Grayscale Ethereum Trust (ETHE) dengan jumlah investasi minimum US$25 ribu dan mengenakan biaya tahunan 2,5%.
  • Investasi Grayscale Bitcoin Cash Trust (BCHG) dengan jumlah investasi minimum US$25 ribu dan mengenakan biaya tahunan 2,5%.
  • Grayscale Ethereum Classic Trust (ETCG) yakni tawarkan investasi Ethereum dengan jumlah investasi minimum US$ 25 ribu dan mengenakan biaya tahunan 3,0%.
  • Investasi Grayscale Horizon Trust dengan jumlah investasi minimum US$ 25 ribu dan mengenakan biaya tahunan 2,5%.
  • Grayscale Litecoin Trust (LTCN) dengan jumlah investasi minimum US$ 25 ribu dan mengenakan biaya tahunan 2,5%.
  • Investasi Grayscale Stellar Lumens Trust dengan jumlah investasi minimum US$ 25.000 dan mengenakan biaya tahunan 2,5%.
  • Grayscale Zcash Trust dengan jumlah investasi minimum US$ 25 ribu dan mengenakan biaya tahunan 2,5%.

Grayscale juga adalah perusahaan dana amanah yang memungkinkan investor terkemuka untuk mendapatkan akses ke sekeranjang aset kripto melalui Grayscale Digital Large Cap Fund. Jenis ini memungkinkan investor untuk mendapatkan diversifikasi di beberapa aset kripto dan mengurangi risiko. GDLCF ini berisi Bitcoin (BTC), Bitcoin Cash (BCH), Litecoin (LTC), dan Ethereum (ETH).

Bagaimana dengan Grayscale Ethereum Trust?

Didukung oleh Grayscale Investments, LLC (“Grayscale”), Grayscale Ethereum Trust (“Produknya”) adalah dana amanah swasta terbuka yang memberikan akses ETH yang dapat diaudit melalui sebuah sarana investasi.

Dimodelkan berdasarkan Grayscale Bitcoin Trust, produk ini diciptakan bagi investor yang mencari akses pada investasi Ethereum. Sehingga, produk ini juga menawarkan saham-saham sebuah open-ended private trust Grayscale Ethereum Trust yang juga diperjualbelikan di OTCQX dan memiliki kode saham ETHE.

Sama seperti BIT, dana amanah Ethereum Grayscale adalah kendaraan investasi Ethereum pertama yang ditawarkan pada publik dan sarana investasi mata uang digital kedua yang memperoleh status terakreditasi SEC setelah BIT..

ETHE menyediakan struktur yang aman bagi publik untuk memperoleh akses ke Ethereum. Dana amanah yang mereka kelola memenuhi syarat OTCQX, pasar teratas yang dioperasikan oleh Pasar OTC dan terdaftar sesuai dengan Bagian 12(g) dari Securities Exchange Act of 1934. Investor dapat membeli dan menjual saham melalui akun pialang tradisional dengan harga yang ditentukan oleh pasar.

Pada Desember 2020, Grayscale sempat memutuskan untuk menutup Grayscale Ethereum Trust setelah harga saham ETHE turun 18% dalam sehari, meski harga Ethereum hanya turun 3% saja. Banyak yang mengatakan bahwa saham ETHE dijual terlalu “mahal” jika dibandingkan dengan harga aslinya (overvalued), menyebabkan nilainya anjlok cepat dalam semalam.

Baca juga: Ini Penjelasan Dasar-dasar Protokol Ethereum 2.0

Grayscale Kembali Membuka Penawaran Dana Amanah Ethereum

Meski demikian, Grayscale Investments telah membuka kembali Ethereum Trust kembali di awal Februari lalu setelah hiatus dua bulan lamanya. Adapun ketika dibuka kembali, dana amanah tersebut memiliki kelolaan Ethereum sebesar US$4 miliar.

Pekan lalu, Grayscale adalah salah satu perusahaan induk yang mendaftarkan lima trust baru untuk aset kripto. Beberapa di antaranya terkait dengan ruang desentralisasi keuangan (decentralized finance, DeFi).

Per 24 Februari, harga penawaran ETHE sebesar US$16,65 dengan peningkatan nilai tahunan sebesar 4,24%. Total keuntungan yang dapat diperoleh investor dalam tahun berjalan selama lima tahun menunjukkan grafik yang fluktuatif, tetapi dalam beberapa bulan terakhir, peningkatannya terbilang signifikan.

Nikmati Keuntungan dengan Investasi Aman di Pluang!

Download aplikasi Pluang di sini untuk investasi emas, S&P 500 index futures, serta aset kripto Bitcoin dan Ethereum! Harga kompetitif di pasaran, selisih harga jual-beli terendah, dan tanpa biaya tersembunyi!

Untuk investasi emas, kamu bisa melakukan tarik fisik dalam bentuk emas Antam mulai dari 1 gram hingga 100 gram. Sementara dengan Pluang S&P 500, kamu bisa berinvestasi di kontrak berjangka saham perusahaan besar di AS! Mulai dari Apple, Facebook, Google, Netflix, Nike, dan lainnya! Segera download aplikasi Pluang!

Sumber: Coindesk, Grayscale.co, Coindesk, Financial Times



Sumber : pluang.com

Tetap Tenang Walau Saham Salesforce Koreksi, Kenaikan Laba dan Buyback Jadi Kunci

Key Takeaways

  • Target Agresif 2030: Salesforce menaikkan target pendapatan tahun fiskal 2030 menjadi $63 miliar, didorong oleh integrasi akuisisi Informatica.
  • Buyback Jumbo: Perusahaan mengalokasikan $50 miliar untuk pembelian kembali saham (buyback), sebuah langkah untuk menopang harga saham yang telah terkoreksi signifikan.
  • Momentum Agentforce: Pendapatan tahunan dari teknologi AI Agentforce melampaui $800 juta, menunjukkan adopsi AI yang nyata di kalangan pelanggan korporat.
  • Keuntungan Anthropic: Salesforce mencatatkan keuntungan investasi sebesar $811 juta dari kepemilikan saham di Anthropic (pembuat Claude AI).

Transaksi CRM di Sini!

Beli Call Option CRM di SIni!

Reaksi Pasar Negatif Walau Laba Salesforce Lampaui Ekspektasi

Secara angka, Salesforce sebenarnya tampil cukup solid. Perusahaan berhasil melampaui estimasi konsensus LSEG baik dari sisi pendapatan maupun laba bersih:

  • Laba per Saham (EPS) Disesuaikan: $3,81 (vs $3,04 ekspektasi)
  • Pendapatan: $11,20 miliar (vs $11,18 miliar ekspektasi)
  • Pertumbuhan Pendapatan: 12% secara year-over-year (YoY).

Namun, pasar cenderung bereaksi negatif terhadap proyeksi (guidance) pendapatan untuk tahun fiskal 2027. Salesforce memprediksi pendapatan di angka $45,8 miliar hingga $46,2 miliar—angka yang dinilai investor sedikit “pas-pasan” jika dibandingkan dengan ambisi pertumbuhan di tengah euforia AI.

 Comparison Table: Salesforce vs. Ekspektasi Pasar

Metrik Proyeksi (FY 2027)

Estimasi Perusahaan (Guidance)

Ekspektasi Analis (LSEG)

Selisih

Pendapatan

$45,8B – $46,2B

$46,06B

Mid-point Inline

Laba (Adj. EPS)

$13,11 – $13,19

$13,12

Beat Estimasi

Implikasi Growth

10% – 11%

Melambat

Jurus “Buyback” Saham Jumbo $50 Miliar

Menyikapi harga saham yang sudah turun sekitar 28% sepanjang tahun 2026, Marc Benioff mengambil langkah agresif dengan mengalokasikan $50 miliar untuk pembelian kembali saham (buyback).

“Kami melakukan ini karena harganya sedang murah,” ujar Benioff dengan percaya diri.

Langkah buyback biasanya dipandang sebagai sinyal positif bahwa manajemen merasa nilai perusahaan saat ini sedang undervalued (murah) dan merupakan cara untuk mengembalikan nilai kepada pemegang saham.

Ancaman Disrupsi Generative AI Bagi Salesforce

Mengapa investor terlihat cemas? Belakangan ini, muncul ketakutan bahwa teknologi Generative AI justru bisa mengganggu model bisnis perusahaan perangkat lunak tradisional.

Sentimen ini diperburuk oleh jatuhnya saham IBM baru-baru ini setelah Anthropic merilis tool AI yang mampu memodernisasi kode lama secara otomatis. Investor khawatir AI akan membuat proses kerja menjadi terlalu efisien sehingga kebutuhan akan lisensi software besar seperti Salesforce mungkin berkurang di masa depan.

Salesforce Menaruh Harapan pada Agentforce & Anthropic

Meski pasar khawatir, Salesforce tidak tinggal diam. Mereka kini fokus pada Agentforce, teknologi AI untuk otomatisasi layanan pelanggan. Hasilnya mulai terlihat dimana pendapatan tahunan dari Agentforce telah menembus $800 juta pada kuartal ini.

Selain itu, Salesforce juga memanen keuntungan dari investasinya di startup AI ternama, Anthropic. Benioff mengungkapkan bahwa perusahaan memiliki sekitar 1% saham di Anthropic dan baru saja menambah investasi sebesar $100 juta lagi.

Target Jangka Panjang Salesforce Dinaikkan

Berkat akuisisi Informatica senilai $8 miliar, Salesforce menaikkan target pendapatan tahun fiskal 2030 menjadi $63 miliar (sebelumnya $60 miliar). Ini menunjukkan bahwa secara fundamental, Salesforce masih optimis bisa terus melakukan ekspansi melalui kombinasi inovasi produk dan akuisisi strategis.

Risks & Considerations

  • Risiko Kanibalisasi AI: Jika alat AI pihak ketiga menjadi terlalu canggih, pelanggan mungkin mengurangi penggunaan platform CRM tradisional.
  • Volatilitas Sektor Teknologi: Saham Salesforce telah turun ~28% sejak awal 2026, menunjukkan sensitivitas tinggi terhadap suku bunga dan sentimen sektor perangkat lunak.
  • Eksekusi Akuisisi: Keberhasilan mencapai target $63 miliar di tahun 2030 sangat bergantung pada seberapa efektif integrasi Informatica dan Qualified ke dalam ekosistem Salesforce.
  • Valuasi Saham: Meski buyback dilakukan, investor perlu memperhatikan rasio P/E (Price-to-Earnings) untuk memastikan harga saat ini benar-benar “murah” secara historis.

FAQ 

  1. Mengapa saham Salesforce turun padahal laba melampaui estimasi?
    Karena investor lebih fokus pada guidance (proyeksi masa depan) yang dianggap kurang agresif dibanding ekspektasi pasar.
  2. Apa itu Buyback Saham?
    Langkah perusahaan membeli kembali sahamnya di pasar. Ini mengurangi jumlah saham beredar dan biasanya meningkatkan nilai per saham (EPS).
  3. Apa itu Agentforce?
    Teknologi AI terbaru dari Salesforce yang dirancang untuk mengotomatisasi layanan pelanggan dan fungsi korporat lainnya secara mandiri.
  4. Berapa besar kepemilikan Salesforce di Anthropic?
    Sekitar 1% dengan total investasi mencapai $330 juta.
  5. Bagaimana pengaruh akuisisi Informatica?
    Memberikan kontribusi pendapatan langsung ($399 juta di kuartal terakhir) dan memperkuat kapabilitas integrasi data AI.
  6. Apakah Salesforce memiliki utang yang besar?
    Menurut CEO Marc Benioff, neraca keuangan mereka sangat sehat dan “under-leveraged” (rasio utang rendah).

Kesimpulan untuk Investor Saham Amerika

Koreksi harga saham Salesforce mencerminkan tarik-ulur antara sentimen jangka pendek terkait “ketakutan AI” dan fundamental perusahaan yang masih tumbuh. Bagi investor jangka panjang, komitmen buyback senilai $50 miliar menunjukkan posisi kas yang sangat kuat dan kepercayaan diri manajemen terhadap masa depan perusahaan.

Transaksi CRM di Sini!

Beli Call Option CRM di SIni!

Sources 



Sumber : pluang.com

Bagaimana Cara Prediksi Harga Bitcoin? Dua Manajer Top Ini Ungkap Triknya!

Menerka naik dan turun harga Bitcoin memang seperti menebak-nebak buah manggis. Bukan hanya sifatnya yang fluktuatif, harga Bitcoin kadang bergerak signifikan secara mendadak di saat-saat yang tak terduga.

Fluktuasi itu kian terasa sepanjang tahun ini. Pada bulan lalu, harga Bitcoin masih di kisaran US$29 ribu per keping. Namun, pada akhir pekan lalu, harganya tiba-tiba melejit hampir mendekati US$60 ribu per keping.

Memang, banyak pihak memprediksi bahwa harga Bitcoin akan naik sepanjang waktu. Pada Januari lalu, contohnya, perusahaan investment bank JPMorgan mengatakan bahwa harga Bitcoin bisa mencapai US$146 ribu per keping dalam jangka panjang.

Meski demikian, koreksi harga dalam jangka pendek tetap saja terjadi. Sebagai contohnya adalah pekan ini. Harga Bitcoin yang awalnya bertengger manis di US$58 ribu per keping harus terjungkal ke US$50 ribu hanya dalam empat hari saja.

Sehingga, apakah ada cara mudah untuk menaksir harga Bitcoin? Tentu saja, jawabannya adalah tidak. Sebab, investor harus memperhatikan tren sejarah harganya hingga analisis fundamental yang melatari pergerakan harganya selama ini.

Hanya saja, dua manajer investasi top asal Bitwise Asset Management Matt Hougan dan David Lawant memberikan kisi-kisi bagi investor untuk menilai harga Bitcoin. Petunjuk tersebut mereka tuangkan ke dalam riset setebal 64 halaman yang diterbitkan oleh CFA Institute baru-baru ini.

Namun, investor perlu ingat bahwa petunjuk ini tidak saklek menentukan harga Bitcoin dan tidak untuk digunakan sebagai acuan utama berinvestasi. Kisi-kisi yang disusun Hougan dan Lawant ini hanya memberi gambaran bahwa terdapat beberapa pendekatan yang bisa digunakan pecinta aset kripto untuk menerka pergerakan harga Bitcoin.

Lantas, apa saja kisi-kisi yang dimaksud?

Baca juga: Harga Ethereum Naik dan Cetak Rekor Singkat Senin Ini

5 Pendekatan untuk Menerka Naik Turun Harga Bitcoin

#1 Membandingkan Total Addressable Market Bitcoin dengan Emas

Sejauh ini, menghitung Total Addressable Market (TAM) Bitcoin adalah metode populer yang digunakan investor dalam menilai harganya. Adapun, Total Addressable Market adalah estimasi pendapatan yang bisa didapatkan jika suplai suatu produk sudah ludes di pasaran.

Dalam konteks Bitcoin, beberapa investor kerap membandingkan TAM aset kripto tersebut dengan kapitalisasi pasar emas, yang saat ini kira-kira berada di kisaran US$13 triliun. Sebab, sifat Bitcoin dianggap setara dengan emas, yakni sebagai aset penyimpan kekayaan.

“Kita semua tahu bahwa suplai Bitcoin paling maksimal hanya 21 juta keping. Sehingga, jika dibandingkan dengan kapitalisasi pasar emas saat ini, maka masing-masing Bitcoin nantinya bisa dihargai US$620 ribu per keping jika seluruh 21 juta keping itu sudah diedarkan ke pasar,” tulis laporan tersebut.

“Kemudian, anggaplah jika kapitalisasi pasar Bitcoin saat ini hanya mengambil 10% dari pasar emas sekarang. Maka, harga Bitcoin harusnya bisa mencapai US$62 ribu. Begitu pun seterusnya,” imbuh laporan itu.

Hougan dan Lawant mengatakan bahwa metode ini mudah dimengerti dan merupakan estimasi terbaik untuk menakar kisaran sebuah harga aset kripto.

#2 Menggunakan Teori Kuantitas Bitcoin (The Equation of Exchange)

Pendekatan ini, imbuh Hougan dan Lawant, digunakan oleh dua praktis modal ventura ulung yakni Chris Burniske dari Placeholder Ventures dan Jack Tatar dari Doyle Capital.

Teori ini merupakan adaptasi dari teori kuantitas uang yang menyatakan bahwa jumlah uang yang berpindah tangan di masyarakat selalu setara dengan jumlah nilai traksasi barang dan jasa yang terjadi di antara mereka.

Namun, bagaimana teori tersebut diaplikasikan ke dalam konteks Bitcoin dan aset kripto?

Asumsikan bahwa Bitcoin memproses 100 miliar transaksi per tahun, di mana masing-masingnya bernilai US$100. Artinya, transaksi Bitcoin per tahun akan setara dengan US$100 triliun.

Setelah itu, asumsikan bahwa Bitcoin sudah berpindah tangan selama lima kali per tahun. Maka, kapitalisasi pasar Bitcoin yang ideal seharusnya adalah US$10 triliun dibagi lima kali pindah tangan, yakni US$2 triliun.

Kemudian, angka US$2 triliun itu dibagi lagi dengan jumlah Bitcoin yang sudah beredar dan belum ditambang sebesar 21 juta keping. Hasilnya, harga Bitcoin seharusnya bisa menyentuh kisaran US$91 ribu per keping.

Dalam laporannya, Hougan dan Lawant menyebut bahwa rintangan dalam menggunakan metode ini adalah ketidakjelasan ihwal jumlah perpindahan tangan Bitcoin dalam setahun.

Baca juga: Orang-Orang Ini Tajir Berkat Bitcoin. Siapa Saja?

#3 Menilai Bitcoin dan Aset Kripto Lainnya Sebagai Sebuah Jaringan

Pendekatan ini merupakan turunan dari hukum Metcalfe, yang mengatakan bahwa nilai sebuah jaringan akan selalu setara dengan jumlah orang yang terlibat di dalamnya yang dikuadratkan.

“Sebagai contoh. Sebuah situs jejaring sosial, seperti Facebook atau Instagram, akan bernilai nol jika tidak ada orang yang menggunakannya. Namun, jika di dalamnya ada dua pengguna, jaringan tersebut akan menjadi bernilai,” terang laporan tersebut.

Hukum tersebut kemudian dikembangkan oleh Ken Alabi dari Stony Brook University untuk menaksir harga Bitcoin dan aset kripto. Dalam penelitiannya, Alabi melihat jumlah pelaku pasar Bitcoin yang aktif per harinya di seluruh jaringan aset kripto yang tersedia. Kemudian, ia membandingkan perbedaan nilai di antara dua indikator tersebut.

Namun, Hougan dan Lawant mengatakan bahwa perhitungan ini hanya bisa digunakan untuk membandingkan perbedaan valuasi antar aset kripto. Selain itu, metode ini juga menggunakan bobot yang seimbang antar pelaku pasar aset kripto, sehingga pendekatan ini terkesan tak masuk akal untuk digunakan menaksir harga Bitcoin cs.

#4 Perhitungan Ongkos Produksi Sebagai Faktor Naik Turun Harga Bitcoin

Pendekatan yang awalnya dicetuskan oleh Adam Hayes ini berpusat pada satu sudut pandang. Yakni, memandang aset kripto sebagai komoditas. Tentu, sebagai sebuah komoditas, diperlukan ongkos produksi untuk mendapatkannya.

“Dengan pendekatan ini, nilai masing-masing Bitcoin bisa diestimasi dengan menghitung biaya marginal dari aktivitas pertambangan aset kripto tersebut. Kemudian, biaya marginal itu dibandingkan lagi dengan tingkat imbal hasil yang diharapkan dari pertambangan Bitcoin,” tutur Hougan dan Lawant.

Meski begitu, Hougan dan Lawant sangsi bahwa metode ini bisa digunakan untuk menaksir harga Bitcoin. Sebab, belum ada hubungan sebab-akibat yang jelas antara biaya marginal pertambangan Bitcoin dan imbal hasilnya.

Baca juga: Setelah Sentuh All-Time High, Ke Mana Arah Bitcoin Berikutnya?

#5 Menggunakan Metode Stock-to-Flow

Pendekatan terakhir ini menekankan bahwa naik dan turun harga Bitcoin adalah cerminan dari suplai yang kian menipis. Kondisi tersebut kemudian digambarkan melalui rasio stock-to-flow, yakni rasio yang mengukur hubungan antara nilai Bitcoin saat ini dengan jumlah Bitcoin baru yang diproduksi setiap tahun.

Hanya saja, Hougan dan Lawant agak skeptis dengan pendekatan tersebut.

“Memang benar bahwa suplai Bitcoin terbatas. Namun, mempertimbangkan faktor ini saja untuk menentukan harga Bitcoin rasa-rasanya tidak tepat,” jelas mereka.

“Apalagi, nilai rasio stock-to-flow secara otomatis akan selalu naik seiring minimnya suplai. Jika kondisi ini terjadi, harusnya pasar Bitcoin akan nyaman berada dalam posisi bullish melulu,” imbuh Hougan dan Lawant.

Nikmati Keuntungan dengan Investasi Aman di Pluang!

Download aplikasi Pluang di sini untuk investasi emas, S&P 500 index futures, serta aset kripto Bitcoin dan Ethereum! Harga kompetitif di pasaran, selisih harga jual-beli terendah, dan tanpa biaya tersembunyi!

Untuk investasi emas, kamu bisa melakukan tarik fisik dalam bentuk emas Antam mulai dari 1 gram hingga 100 gram. Sementara dengan Pluang S&P 500, kamu bisa berinvestasi di kontrak berjangka saham perusahaan besar di AS! Mulai dari Apple, Facebook, Google, Netflix, Nike, dan lainnya! Segera download aplikasi Pluang!

Sumber:Business Insider



Sumber : pluang.com

Netflix Tak Lagi Tertarik, Paramount Jadi Calon Tunggal Pemilik Warner Bros

Key Takeaways

  • Netflix Mundur: Perusahaan raksasa streaming ini memilih disiplin finansial dan menolak menaikkan tawaran karena dianggap tidak lagi menguntungkan secara valuasi.
  • Dominasi Paramount: Penawaran Paramount Skydance senilai $31,00/saham kini menjadi satu-satunya proposal unggulan di meja direksi WBD.
  • Aliansi Politik & Finansial: Kesepakatan ini didukung penuh oleh keluarga Ellison (Oracle) yang juga merupakan pendiri Paramount dinilai memiliki kedekatan strategis dengan administrasi Gedung Putih saat ini.
  • Konsolidasi Masif: Penggabungan ini akan menyatukan aset raksasa seperti HBO, CNN, CBS, Nickelodeon, dan dua studio film terbesar di Hollywood.
  • Dalam jangka pendek investor saham tidak perlu khawatir akan kondisi financial NFLX karena perusahaan tidak harus menarik utang dalam jumlah besar untuk membiayai akuisisi. Namun, dalam jangka panjang landscape persaingan akan semakin ketat. 

Beli Call Option NFLX di Sini!

Beli Saham NFLX di Sini!

Keputusan Disiplin Finansial Netflix

Meskipun Netflix sempat menjadi kandidat kuat, Co-CEO Ted Sarandos dan Greg Peters menegaskan bahwa mereka tidak akan terjebak dalam perang harga yang tidak rasional. Berdasarkan laporan BBC, Netflix menyatakan bahwa pada harga yang diminta untuk menandingi Paramount, kesepakatan tersebut “tidak lagi menarik secara finansial.”

  • Pelajaran bagi Investor: Netflix menunjukkan disiplin modal. Mereka lebih memilih menjaga neraca keuangan tetap sehat daripada memaksakan akuisisi yang terlalu mahal (overpaying), meskipun itu berarti ia akan kehilangan aset-aset ikonik seperti Harry Potter dan DC Universe.

Penawaran Paramount yang Superior

Dewan direksi WBD secara resmi menyatakan tawaran Paramount sebagai “Superior Proposal”. Beberapa detail kunci dalam kesepakatan ini meliputi:

  • Harga Tunai: $31,00 per saham, meningkat dari tawaran sebelumnya.
  • Ticking Fee: Paramount menawarkan biaya tambahan sekitar $650 juta per kuartal jika penyelesaian kesepakatan molor setelah September 2026. Ini memberikan kepastian lebih bagi pemegang saham WBD.
  • Komitmen Bioskop: Berbeda dengan strategi streaming-first Netflix, kesepakatan dengan Paramount kemungkinan besar akan tetap mempertahankan model distribusi bioskop tradisional yang kuat, yang menjadi kabar baik bagi industri pameran film.

Pengaruh Kekuatan Geopolitik dan Lobi Washington

Pertarungan akuisisi WBD ini bukan sekadar soal angka, tapi juga pengaruh. Laporan menyebutkan bahwa sebelum mundur, bos Netflix sempat terlihat menyambangi Gedung Putih. Namun, Paramount memiliki keunggulan strategis karena:

  • Koneksi Politik: Keluarga Ellison (pemilik Oracle) dikenal memiliki hubungan dekat dengan administrasi Trump, yang secara terang-terangan memberikan perhatian khusus pada kesepakatan ini.
  • Suntikan Dana Global: Dukungan dana dari sovereign wealth funds Timur Tengah (Saudi Arabia, Qatar, dan Abu Dhabi) memperkuat daya beli Paramount, meskipun hal ini mungkin akan memicu tinjauan regulasi yang lebih ketat terkait keamanan nasional dan persaingan usaha.

Risiko Antimonopoli: “Bencana Antitrust?”

Meskipun jalan terlihat mulus, tantangan besar menanti di meja regulator. Senator Elizabeth Warren bahkan menyebut potensi merger ini sebagai “bencana antitrust” yang bisa mengancam kenaikan harga dan berkurangnya pilihan bagi konsumen Amerika. Investor perlu mencermati apakah Departemen Kehakiman (DOJ) akan memberikan lampu hijau atau menuntut divestasi aset tertentu.

Comparison Table: Paramount vs. Netflix (Konteks Akuisisi)

Aspek

Strategi Paramount Skydance

Strategi Netflix (Mundur)

Filosofi Harga

Agresif; Berani membayar premi tinggi.

Disiplin; Menolak “Must Have” di harga mahal.

Model Bisnis

Hibrida (Streaming + Bioskop + TV Kabel).

Fokus utama pada ekosistem Streaming Digital.

Kedekatan Politik

Sangat kuat dengan administrasi saat ini.

Menghadapi tantangan regulasi & isu konten.

Sumber Dana

Utang, Modal Keluarga, & Dana Asing (SWF).

Kas internal & Arus Kas Operasional.

Apa Dampaknya Bagi Investor Saham?

  • WBD: Pemegang saham Warner Bros. kini beralih fokus pada pemungutan suara untuk menyetujui kesepakatan Paramount, menggantikan rencana pemungutan suara Netflix yang sedianya digelar 20 Maret.
  • NFLX: Pasar kemungkinan akan merespons positif disiplin keuangan Netflix, karena perusahaan terhindar dari tumpukan utang baru yang masif.
  • Sektor Media: Konsolidasi ini menciptakan raksasa baru yang menggabungkan HBO, CNN, Nickelodeon, dan CBS di bawah satu atap, memaksa pemain lain seperti Disney dan Amazon untuk meninjau kembali strategi mereka.

Risks & Considerations 

  • Risiko Antitrust (Antimonopoli): Regulator AS mungkin akan meneliti penggabungan CNN dan CBS News dalam satu payung kepemilikan.
  • Beban Utang: Meskipun didukung Ellison, entitas gabungan ini akan mewarisi struktur utang yang kompleks di tengah suku bunga yang mungkin tetap fluktuatif.
  • Integritas Konten: Kekhawatiran akan pengaruh politik pemilik baru terhadap independensi editorial (terutama untuk CNN).
  • Sentimen Pasar: Penolakan dari pemegang saham minoritas jika mereka merasa nilai $31,00 masih di bawah nilai intrinsik jangka panjang WBD.

FAQ 

  1. Kapan kesepakatan ini resmi selesai?
    Target penyelesaian diharapkan pada akhir 2026, tergantung persetujuan pemegang saham dan regulator.
  2. Apa yang terjadi pada saham WBD saya?
    Jika Anda memiliki saham WBD, saham tersebut kemungkinan besar akan dikonversi menjadi kas ($31/saham) atau saham di entitas baru.
  3. Apakah HBO Max akan berubah nama lagi?
    Belum ada pengumuman resmi, namun kemungkinan besar akan ada integrasi konten Paramount+ ke dalam satu aplikasi tunggal.
  4. Mengapa Netflix menyerah?
    Netflix menilai risiko finansial tidak sebanding dengan potensi keuntungan (ROI) pada harga $108 miliar.
  5. Siapa David Ellison?
    Dia adalah CEO Skydance, produser film sukses, dan putra dari pendiri Oracle, Larry Ellison.
  6. Apakah harga berlangganan akan naik?
    Konsolidasi pasar biasanya memberi kekuatan bagi perusahaan untuk menyesuaikan harga langganan.
  7. Bagaimana dengan nasib CNN?
    CNN akan tetap beroperasi, namun di bawah pengawasan dewan direksi baru yang mungkin memiliki arah strategis berbeda.
  8. Apakah regulator bisa membatalkan deal ini?
    Ya, jika dianggap mengurangi persaingan secara tidak sehat (Monopoli).

Sources & Methodology

 



Sumber : pluang.com

Mau Bermain Saham? Yuk, Antisipasi Cuanmu dengan 2 Langkah Mudah Ini!

Sudah terbukti bahwa berinvestasi dalam saham adalah cara paling menguntungkan untuk mengumpulkan keuntungan jangka panjang. Namun, cuan dari bermain saham tersebut tidak akan bisa diraih jika kamu tidak membekali diri dengan strategi bernama antisipasi.

Antisipasi adalah semacam strategi entering dan exiting pasar. Yakni, sebuah cara bermain saham di mana kamu harus selalu mengawasi open positions untuk mengetahui jika ada perubahan terjadi.

Salah satu bentuk antisipasi adalah menggunakan analisis teknikal sebagai piranti cara bermain saham.

Analisis teknikal adalah kesimpulan yang diambil dari pola chart sebelumnya, probabilitas atau kemungkinan yang akan terjadi di saham, dan pengalaman seorang trader sebelumnya. Berbekal analisis teknikal, kamu bisa mengantisipasi aktivitas pasar saham bahkan sebelum aktivitas itu terjadi.

Seiring berjalannya waktu, dalam cara bermain saham, antisipasi adalah strategi yang dapat menghindarkan kamu dari keharusan terus menerus menganalisis arah pasar.

Baca juga: Investasi Lebih Aman, Ketahui Cara Mengelola 7 Risiko Investasi Ini

1. Cara Bermain Saham Dengan Analisis Teknikal

Banyak yang beranggapan analisis teknis dalam cara bermain saham adalah semacam ilmu hitam yang digunakan untuk memprediksi masa depan.

Padahal sebenarnya tidak seperti itu. Dalam penggunaan analisis teknis, seorang trader tidak sedang memprediksi masa depan. Alih-alih, trader membuat sebuah strategi yang punya kemungkinan sukses besar dalam situasi di mana tren atau pergerakan pasarnya sudah dapat diantisipasi.

Dalam pembuatan strategi ini, ilmu analisis teknikal adalah sebuah kekuatan yang sangat berguna. Menggunakan pengetahuan itu, trader atau pedagang saham mampu menentukan waktu yang tepat untuk membeli saham dengan harga rendah kemudian menjualnya lagi dengan harga tinggi.

Kamu juga harus paham bahwa cara bermain saham yang baik memerlukan kesabaran dan ketelitian. Ingat, sebagai investor, kamu tidak boleh malas. Kamu harus membekali diri kamu dengan pengetahuan cara bermain saham yang cukup sebelum tercebur ke dalamnya.

Baca juga: 4 Produk Investasi Ini Ternyata Bisa Atasi Inflasi, Apa Saja?

2. Cara Bermain Saham dengan Modal Kecil

Namun, jika kamu ingin main aman dan belum memiliki kemampuan investasi mumpuni, maka strategi antisipasi yang tepat bagi kamu adalah memulai investasi dengan modal yang mini.

Berikut ini lima cara bermain saham dengan modal kecil yang dapat kamu coba dan praktikkan:

#1 Cara Bermain Saham – Memilih Sekuritas dengan Biaya yang Kecil

Pertama, kita pahami dulu bahwa perusahaan sekuritas adalah perusahaan yang punya izin dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk dapat melakukan kegiatan jual beli saham.

Cara bermain saham dengan modalmu yang kecil dapat dimulai dengan tahap awal di mana kamu membuka rekening efek di salah satu perusahaan sekuritas. Setelah itu kamu harus menyetor uang ke rekening itu. Dengan uang yang ada, kamu bisa membeli saham yang kamu mau.

Uang yang kamu miliki hanya Rp5 juta? Tidak masalah. Kamu bisa memilih perusahaan sekuritas yang memperbolehkan setoran awal di bawah angka tersebut.

Kamu juga harus mempertimbangkan biaya transaksi yang dipatok perusahaan sekuritas. Pilih biaya paling rendah.

#2 Gunakan Aplikasi Trading

Di zaman teknologi ini semua hal tampaknya bisa dilakukan di gawai. Kamu sekarang bisa berinvestasi saham dengan gampang melalui gawai kamu.

Ada banyak pilihan aplikasi trading tersedia di PlayStore atau AppStore, dengan memasangnya kamu dapat melakukan online trading  kapan pun dan di mana pun.

Aplikasi ini biasanya disediakan oleh perusahaan sekuritas tempat kamu memiliki rekening efek.

#3 Cara Bermain Saham – Memilih Perusahaan Publik yang Tepat

Jangan lupa kamu harus memastikan bahwa kamu berinvestasi pada perusahaan publik yang resmi terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI). Untuk mengetahui perusahaan mana saja yang membuka sahamnya untuk publik, kamu bisa mengunjungi situs web BEI.

#4 Memilih Dua Perusahaan Publik

Yang aman bagi pemula dengan modal kecil adalah membeli saham perusahaan besar yang terkenal. Kamu dapat mencari saham yang berharga di bawah Rp1.000 per lembar.

Sebagai permulaan, kamu dapat memilih satu atau dua perusahaan publik. Ingat, antisipasi adalah cara bermain saham yang aman. Dengan bermain saham dengan modal kecil di satu atau dua perusahaan publik, kamu sedang memperkecil risiko kegagalan.

Seiring berjalannya waktu dan kamu makin berpengalaman, kamu dapat kemudian membeli saham-saham lain.

#5 Pantau Pergerakan Ekonomi

Satu hal yang penting dengan modal kecil adalah kamu harus selalu memantau pergerakan ekonomi baik luar atau dalam negeri. Dengan demikian, kamu dapat memperkirakan pergerakan saham kamu.

Jika pasar normal, kamu dapat berinvestasi saham baru. Jika pasar memburuk kamu harus menahan diri jual atau beli saham.

Demikian cara bermain saham dengan modal kecil untuk pemula. Di sini semoga kamu sudah mengerti bahwa cara bermain saham tidak sesulit yang dibayangkan, dan antisipasi adalah salah satu piranti analisis teknis yang dapat kamu gunakan. Yuk, mulai bermain saham untuk menjamin pemasukan kamu!

Nikmati Keuntungan dengan Investasi Aman di Pluang!

Download aplikasi Pluang di sini untuk investasi emas, S&P 500 index futures, serta aset kripto Bitcoin dan Ethereum! Harga kompetitif di pasaran, selisih harga jual-beli terendah, dan tanpa biaya tersembunyi!

Untuk investasi emas, kamu bisa melakukan tarik fisik dalam bentuk emas Antam mulai dari 1 gram hingga 100 gram. Sementara dengan Pluang S&P 500, kamu bisa berinvestasi di kontrak berjangka saham perusahaan besar di AS! Mulai dari Apple, Facebook, Google, Netflix, Nike, dan lainnya! Segera download aplikasi Pluang!

Sumber: Investopedia



Sumber : pluang.com

Analisis Pasar Perak 2026: Lantai Harga Baru di $81/oz di Tengah Volatilitas Ekstrem

KEY TAKEAWAYS

  • Rezime Harga Baru: J.P. Morgan memproyeksikan harga perak rata-rata di tahun 2026 sebesar $81/oz, membentuk lantai valuasi baru yang secara signifikan berada di atas norma historis.
  • Defisit Pasokan Struktural: Pasar mengalami tahun keenam defisit pasokan secara berturut-turut, dengan kekurangan tahunan berkisar antara 100-250 juta ons, yang memberikan dukungan fundamental pada harga.
  • Inti Permintaan Industri: Aplikasi industri, didorong oleh sektor panel surya dan AI, menyumbang sekitar 60% dari total permintaan perak (di luar arus dana ETF), meskipun risiko substitusi pada panel surya menjadi perhatian utama.
  • Volatilitas Ekstrem: Setelah reli 130% pada tahun 2025 hingga mencapai puncaknya di $121,67, perak mengalami kejatuhan sebesar 47,3%, yang menggarisbawahi perlunya manajemen risiko yang canggih.
  • Sinyal Nilai Relatif: Rasio emas-perak, yang saat ini berada di level 65:1, masih jauh di atas rata-rata historis jangka panjangnya yaitu 55:1, mengindikasikan bahwa perak kemungkinan masih undervalued relatif terhadap emas.

Tabel Fakta Singkat

Metrik

Data

Proyeksi Rata-rata J.P. Morgan 2026

$81/oz

Defisit Pasokan Tahunan (rentang 6 tahun)

100-250 Juta Ons

Pangsa Permintaan Industri (di luar ETF)

~60%

Apresiasi Harga 2025

130%

Penjelasan: Konsep Kunci Pasar

Defisit Pasokan (Supply Deficit)

Defisit pasokan terjadi ketika total permintaan terhadap perak melebihi total pasokan dari tambang dan daur ulang. Tren defisit multi-tahun, seperti yang terjadi selama enam tahun terakhir, memaksa pasar untuk menarik cadangan inventaris yang ada. Hal ini menciptakan kelangkaan fisik dan memberikan tekanan kenaikan yang kuat pada harga.

Rasio Emas-Perak (Gold-to-Silver Ratio/GSR)

Rasio ini mengukur berapa ons perak yang dibutuhkan untuk membeli satu ons emas. Penurunan rasio mengindikasikan bahwa kinerja perak melampaui emas. Rata-rata historis rasio ini adalah sekitar 55:1, sehingga level yang lebih tinggi dari itu dapat menandakan bahwa perak relatif lebih murah dibandingkan emas.

Thrifting (dalam Industri Panel Surya)

Thrifting adalah upaya industri untuk mengurangi jumlah perak yang digunakan di setiap panel surya guna menekan biaya produksi. Fenomena ini menjadi risiko signifikan bagi pertumbuhan permintaan perak di masa depan, terutama ketika harga perak melonjak tinggi dan membuat biaya komponen menjadi mahal.

Fibonacci Retracement

Ini adalah alat analisis teknis yang digunakan untuk mengidentifikasi level support (dukungan) potensial setelah terjadi reli harga yang signifikan. Setelah kejatuhan harga baru-baru ini, perak menemukan support di dekat level retracement 78,6% pada harga $61,84.

Cara Mengelola Volatilitas Perak di 2026 dengan Pluang

Realitas pasar baru yang ditandai oleh volatilitas dan harga tinggi menuntut instrumen investasi modern dan gesit, sesuatu yang tidak dapat sepenuhnya difasilitasi oleh kanal tradisional seperti Antam atau Pegadaian. Pluang hadir sebagai jembatan digital, menawarkan keamanan pemain tradisional dengan fungsionalitas digital yang superior.

  1. Akses Aset Terdiversifikasi dengan Data Real-Time: Investor dapat menggunakan Pluang untuk memantau harga secara langsung. Platform ini menyediakan akses ke SLV untuk eksposur langsung ke perak, di samping instrumen emas seperti PAX Gold (PAXG), Tether Gold (XAUT), dan SPDR Gold Shares (GLD) untuk mengelola rasio emas-perak secara efektif.
  2. Eksekusi Instan dengan Likuiditas 24/7: Pergerakan harga besar, seperti kejatuhan 27% pada Januari 2026, dapat terjadi di luar jam kerja tradisional. Platform Pluang yang beroperasi 24/7 memungkinkan investor untuk mengelola posisi mereka secara real-time, kapan pun pasar bergerak.
  3. Implementasikan Manajemen Risiko Presisi dengan Investasi Fraksional: Dengan harga di atas $80 per ons, membeli satu ons perak utuh merupakan investasi yang signifikan. Investasi fraksional di Pluang pada aset seperti SLV memungkinkan penentuan ukuran posisi yang presisi dan disesuaikan dengan volatilitas, tanpa harus membeli unit penuh.
  4. Manfaatkan Nilai Relatif: Platform Pluang memfasilitasi rotasi taktis antara perak (SLV) dan emas (PAXG, XAUT). Ini memungkinkan investor untuk memperdagangkan rasio emas-perak saat bergerak antara level saat ini di 65:1 dan rata-rata historisnya di 55:1, guna mengoptimalkan potensi keuntungan.

Dapatkan akses harga real time di Pluang untuk mengelola portofolio logam mulia Anda secara efektif.

Beli ETF SLV di Sini!

Beli Produk Emas Pluang Di SIni!

Tabel Perbandingan: Proyeksi Perak Institusional 2026

Proyeksi harga dari berbagai institusi bervariasi, tergantung pada asumsi yang berbeda mengenai pendorong utama pasar.

Institusi

Rata-rata 2026

Target Puncak

Penekanan Metodologi

J.P. Morgan

$81/oz

$85/oz (Q4)

Defisit pasokan, risiko tarif, pelemahan USD

Bank of America

$56/oz

$65/oz

Permintaan industri, transisi energi hijau

Robert Kiyosaki

 

$75/oz

Penurunan nilai mata uang, lindung nilai inflasi

Analis CNBC

$100/oz

Penembusan teknis di atas resistansi $50

RISKS & CONSIDERATIONS

1. Risiko Substitusi di Sektor Panel Surya

Seiring kenaikan harga perak, porsi biayanya dalam pembuatan panel surya telah melonjak dari kurang dari 5% menjadi lebih dari 30%. Hal ini menciptakan insentif ekonomi yang kuat bagi produsen untuk mempercepat “thrifting” (menggunakan lebih sedikit perak) atau mengadopsi teknologi bebas perak seperti cadmium telluride.

2. Dampak Resesi Global

Perlambatan ekonomi yang parah akan secara signifikan mengurangi permintaan industri, yang menyumbang ~60% dari konsumsi perak. Berbeda dengan emas, perak tidak memiliki dukungan harga dari “pembeli struktural saat harga turun” seperti bank sentral, yang membuat harganya lebih rentan selama resesi.

3. Risiko Konsentrasi Geopolitik Pemurnian (Refining Geopolitical Concentration Risk)

Mayoritas pemurnian perak dunia terkonsentrasi di beberapa negara utama. Gangguan rantai pasokan di salah satu pusat pemurnian ini, baik karena sanksi dagang, krisis energi, atau konflik geopolitik, dapat memiliki dampak yang jauh lebih parah pada ketersediaan perak fisik dibandingkan gangguan penambangan. Kurangnya diversifikasi geografis pada kapasitas pemurnian adalah risiko tersembunyi yang unik di tahun 2026.

4. Deleveraging di Pasar Derivatif

Pasar derivatif perak jauh lebih kecil daripada pasar emas, membuatnya rentan terhadap “squeezes” dan deleveraging yang cepat. Pelepasan posisi spekulatif secara tiba-tiba dapat memicu aksi jual historis, seperti yang terlihat pada kejatuhan 27% pada Januari 2026.

FAQs (FREQUENTLY ASKED QUESTIONS)

  1. Berapa proyeksi harga perak J.P. Morgan untuk tahun 2026?
    J.P. Morgan memproyeksikan harga perak rata-rata sebesar $81/oz untuk tahun 2026. Proyeksi ini mencerminkan pandangan bahwa pasar telah membentuk lantai harga baru yang lebih tinggi secara fundamental.
  2. Mengapa harga perak anjlok pada awal tahun 2026?
    Harga perak anjlok sebesar 27% pada Januari 2026 setelah nominasi Kevin Warsh sebagai calon pimpinan Federal Reserve dan keputusan Presiden Trump untuk tidak memberlakukan tarif baru pada mineral kritis. Peristiwa ini memicu rebound kepercayaan pada Dolar AS dan mengurangi premi spekulatif yang sebelumnya mendorong harga perak.
  3. Apa alasan utama terbentuknya lantai harga baru yang lebih tinggi untuk perak?
    Alasan utamanya adalah defisit pasokan struktural yang telah berlangsung selama enam tahun berturut-turut, dengan kekurangan tahunan mencapai 100-250 juta ons. Defisit yang berkelanjutan ini memaksa penarikan dari inventaris global dan memberikan dukungan harga yang kuat.
  4. Apakah perak secara signifikan lebih volatil daripada emas?
    Ya, perak secara struktural lebih volatil. Selama kejatuhan pada Januari 2026, perak turun 27%, sementara emas hanya turun 10%. Pada insiden lain, perak bahkan menunjukkan amplifikasi volatilitas 3,3 kali lipat dibandingkan emas dalam satu hari.
  5. Apa risiko tunggal terbesar bagi prospek harga perak?
    Risiko terbesar adalah percepatan substitusi di industri panel surya. Kenaikan harga perak telah meningkatkan porsi biayanya dalam panel surya menjadi lebih dari 30%, mendorong produsen untuk beralih ke teknologi alternatif seperti cadmium telluride yang bebas perak.
  6. Bagaimana rasio emas-perak dapat digunakan sebagai indikator?
    Rasio ini menunjukkan nilai relatif perak terhadap emas. Ketika rasio turun, itu berarti perak berkinerja lebih baik. Rasio saat ini di 65:1 berada di atas rata-rata historis 55:1, yang dapat diartikan bahwa perak masih memiliki ruang untuk menguat relatif terhadap emas untuk kembali ke rata-ratanya.
  7. Apa peran AI dan energi hijau dalam permintaan perak?
    Permintaan industri untuk perak didorong kuat oleh transisi ke energi hijau, terutama untuk panel surya yang konsumsinya terus meningkat. Selain itu, munculnya infrastruktur AI sebagai pendorong permintaan baru menambah lapisan dukungan struktural, karena perak dibutuhkan dalam pusat data dan produksi semikonduktor.

Sumber



Sumber : pluang.com

Sambil Cari Cara Menjadi Kaya, Lakukan 5 Hal Ini Demi Atur Finansialmu!

Sepanjang hidupnya, sebagian orang tentu fokus mencari cara untuk menjadi kaya. Hanya saja, menjadi kaya akan percuma jika tidak disertai dengan melek pengaturan finansial pribadi. Misalnya, percuma saja jika kamu memiliki penghasilan banyak tapi pengeluaranmu tak terkendali. Segala jerih payah kamu akan sia-sia, bukan?

Melek pengaturan finansial pribadi memang tidak diajarkan di pendidikan resmi, namun kamu bisa menjalankannya dengan efektif melalui latihan dan pengalaman. Kondisi ini sesuai dengan studi yang dilakukan Irni Johan dan Karen Rowlingson pada 2020 yang mencatat bahwa masyarakat Indonesia baru akan mengubah perilaku finansial pribadinya berdasarkan pengalaman pribadi.

Namun, apa kamu mesti merasa jera dalam melakukan kesalahan keuangan sebelum mengubah perilaku finansial kamu? Nah, untuk itu, simak lima langkah mudah ini agar kamu melek pengaturan finansial pribadi sebagai bekal ketika kamu menjadi kaya nantinya!

Baca juga: Tidak Kunjung Kaya? Ini 10 Alasan yang Menghambatmu Jadi Orang Kaya

5 Langkah Mudah Melek Finansial Pribadi Sembari Cari Cara Menjadi Kaya

#1 Hindari Utang Sebisa Mungkin

Kamu mesti bisa mengukur daya belanja kamu sesuai dengan kekuatan finansial. Jangan pernah paksakan untuk mengonsumsi atau belanja barang jika memang kondisi keuangan kamu cekak.

Kamu perlu ingat bahwa utang nantinya perlu dibayar di kemudian hari. Selain itu, utang juga menghasilkan bunga yang tentu juga perlu kamu bayar. Kamu tentu tidak mau sebagian besar penghasilan kamu setiap bulan digunakan untuk membayar utang terus menerus, kan?

Kamu harus paham bahwa utang hanya boleh digunakan untuk hal-hal produktif, misalnya memulai usaha. Sehingga, keuntungannya bisa kamu gunakan untuk membayar cicilan dan bunga utang tersebut.

Meski demikian, banyak perencana keuangan yang masih menganjurkan kamu berutang kalau misal kondisi kamu kepepet, seperti membayar biaya rumah sakit ketika kamu sedang tidak sehat dan lainnya. Tapi, pastikan kamu menarik utang dari risiko yang terendah, contohnya dengan berutang ke keluarga.

Namun, kamu mesti pikir-pikir lagi kalau mau berutang untuk menunjang gaya hidup. Jangan sampai terjerat utang ya, Sobat Cuan!

#2 Catat Pengeluaran Meski Hanya Rp1 Saja

Mencatat pengeluaran adalah hal yang mudah. Kamu tinggal menulis belanja per hari di secarik kertas atau di ponsel kamu lalu hitung totalnya. Kemudian, kamu lakukan lagi hal itu keesokan harinya.

Namun, hal yang paling susah dari mencatat pengeluaran adalah menjaga konsistensinya!

Terkadang, orang terlalu permisif dengan gaya belanjanya dengan dalih “jarang-jarang belanja mahal” atau “self-reward” dan memilih untuk tidak mencatat pengeluaran tersebut. Atau, mereka enggan mencatatnya karena menganggap pengeluaran per harinya tidak signifikan.

Padahal, mencatat pengeluaran secara periodik sangat penting. Kamu bisa menelaah apa saja pengeluaran krusial bagi kamu dan tidak melalui catatan tersebut. Selain itu, kamu juga bisa menilai berapa uang yang bisa kamu tabung per bulannya untuk mencapai tujuan finansial kamu.

Ingat, konsistensi adalah kunci melek pengaturan finansial pribadi dan cara atau strategi menjadi kaya!

Baca juga: Wajib Dicatat! 4 Langkah Menjaga Kesehatan Finansial Pribadi

#3 Batasi Pengeluaran Sembari Cari Cara Menjadi Kaya

Tak hanya mencatatnya, kamu pun perlu untuk membatasi pengeluaran kamu. Berbagai perencana keuangan selalu bilang bahwa kamu harus belanja berdasarkan kebutuhan, bukan berdasarkan nafsu. Lantas, bagaimana cara membedakannya?

Kebutuhan adalah sesuatu yang benar-benar bisa membantu kamu menunjang hidup dan pekerjaan. Misalnya, sewa rumah, listrik, pulsa ponsel, kemeja kerja, dan lain-lainnya. Dengan kata lain, kamu tidak akan bisa hidup dan beraktivitas jika hal-hal tersebut tak kamu miliki.

Sementara itu, keinginan adalah benda-benda yang kamu inginkan. Kamu pun bisa hidup secara aman meski keinginan kamu tak terpenuhi. Misalnya pelesiran, barang-barang elektronik, hiburan, dan sebagainya.

Memang, membedakan kebutuhan dan keinginan akan menjadi perdebatan tersendiri. Tetapi kamu tetap ingat untuk jangan terlalu permisif! Jangan pernah cari-cari alasan untuk memindahkan keinginan kamu menjadi kebutuhan. Sebab, hal itu akan tidak baik bagi kondisi keuangan kamu.

#4 Siapkan Dana Darurat

Hal ini menjadi penting karena dana ini akan menjadi “bantalan” bagi kamu kalau ada hal buruk menimpamu di kemudian hari.

Namun, berapa dana darurat yang ideal? Beberapa perencana keuangan menyebut bahwa standar idealnya adalah setara dengan pengeluaran reguler kamu selama tiga hingga enam bulan. Dan ingat, jangan pernah utak-atik dana darurat kamu ya!

#5 Mulai Investasi Berapa Pun dan Kapan Pun

Kadang kamu berpikir bahwa hanya orang kaya yang bisa dan mampu berinvestasi. Wah, jangan batasi diri kamu, Sobat Cuan! Justru sekarang saat yang tepat bagi kamu berinvestasi.

Kadang, orang berinvestasi untuk mengejar cuan semata dan menjadi salah satu cara menjadi kaya. Memang, hal itu tidak ada salahnya, tetapi investasi bukan sekadar cuan semata.

Investasi adalah pembelajaran untuk mengubah pola pikir kita dari yang hanya “menjalani hidup hanya untuk hari ini” menjadi “fokus untuk meraih tujuan finansial jangka panjang”. Dengan berinvestasi, kamu tak hanya menjadi kaya tapi juga mengamankan hidup di masa depan.

Makanya, yuk mulai berinvestasi! Apalagi sekarang investasi sudah semakin terjangkau, mudah, dan aman dengan aplikasi Pluang!

Baca juga: Bergaji UMR dan Ingin Investasi? Atur Keuanganmu dengan 5 Langkah Ini

Nikmati Keuntungan dengan Investasi Aman di Pluang!

Download aplikasi Pluang di sini untuk investasi emas, S&P 500 index futures, serta aset kripto Bitcoin dan Ethereum! Harga kompetitif di pasaran, selisih harga jual-beli terendah, dan tanpa biaya tersembunyi!

Untuk investasi emas, kamu bisa melakukan tarik fisik dalam bentuk emas Antam mulai dari 1 gram hingga 100 gram. Sementara dengan Pluang S&P 500, kamu bisa berinvestasi di kontrak berjangka saham perusahaan besar di AS! Mulai dari Apple, Facebook, Google, Netflix, Nike, dan lainnya! Segera download aplikasi Pluang!

Sumber: Maximize Your Money, Springer, The Balance



Sumber : pluang.com