Category: Tempat makan

  • Oseng Nila dan Ampas Kecap khas Sunda di Warung Langganan PNS


    Jakarta

    Berlokasi ‘nyempil’ di dalam perkampungan, tempat makan langganan PNS ini punya suasana teduh. Menunya sedap menawarkan masakan Sunda, seperti Oseng Nila hingga Hampas Kecap.

    Masakan Sunda rasanya pas untuk dinikmati kapan pun. Menu-menunya merupakan masakan rumahan yang sederhana, sedap, dan dilengkapi dengan sambal dan lalapan yang segar.

    Seperti yang ditawarkan warung makan ini. Bernama RM Imah Mih Asri yang berlokasi jalan Masjid Ciater, Gg H Sa’it, Serpong, Tangerang Selatan.


    Warung makan ini lokasinya agak nyempil di dalam perkampungan dan suasananya teduh. Tak heran jika warung ini jadi langganan rombongan keluarga hingga PNS.

    Detail Informasi RM Imah Mih Asri
    Nama Tempat Makan RM Imah Mih Asri
    Alamat Jl. Masjid Ciater Gg. H. Sa’it, Ciater, Kec. Serpong, Kota Tangerang Selatan, Banten 15310
    No Telp 0895-3529-90332
    Jam Operasional 09.30
    16.00
    Estimasi Harga Mulai Rp 15.000
    Tipe Kuliner Masakan Sunda
    Fasilitas
    • Gubukan lesehan
    • Parkir
    • Toilet

    Berikut ini pengalaman bersantai di RM Imah Mih Asri:

    1. Bisnis persepupuan

    RM Imah Mih Asri, warung makan Sunda yang jadi langganan PNS.RM Imah Mih Asri, warung makan Sunda yang jadi langganan PNS. Foto: detikcom/Riska Fitria

    RM Imah Mih Asri dikelola oleh persepupuan, yakni Ayu dan Ucha. Kepada detikFood (1/7) Ayu menceritakan bahwa warung makan sunda ini baru berdiri Desember 2024.

    “Sebenarnya kita baru, tapi sebelumnya kita juga pernah buka warung Oseng Juragan pada 2017. Sayangnya itu kolaps karena COVID-19, lalu kita beralih ke warung makan Sunda,” tutur Ayu.

    Pada menu-menu di warung makan Sunda ini, Ayu tetap menggunakan bumbu dasar yang dipakai pada saat membuat usaha Oseng Juragan.

    2. Menggunakan resep nenek

    RM Imah Mih Asri, warung makan Sunda yang jadi langganan PNS.RM Imah Mih Asri menggunakan resep nenek. Foto: detikcom/Riska Fitria

    Bumbu yang dipakai tersebut merupakan resep sang nenek. Ayu menceritakan neneknya merupakan orang yang hobi masak. Bahkan ia bisa membuat makanan enak dengan bahan seadanya di kebun.

    “Beliau itu bukan dari bidang masak sih, tapi memang pintar memasak. Dia sering banget masak dari hasil kebunnya yang sederhana, dimasak dan jadi makanan enak,” tutur Ayu.

    Karenanya Ayu dan Ucha kemudian terinspirasi menggunakan resep nenek untuk diaplikasikan di bisnis kulinernya. Bahkan di RM Imah Mih Asri ini banyak menu-menu unik yang jarang ditemui.

    Menu yang ditawarkan di RM Imah Mih Asri ada di halaman berikutnya.

    3. Uniknya Hampas Kecap

    RM Imah Mih Asri, warung makan Sunda yang jadi langganan PNS.Hampas Kecap, terbuat dari kacang kedelai hitam dari proses pembuatan kecap. Foto: detikcom/Riska Fitria

    Beberapa menu unik yang jarang ditemui di warung Sunda lainnya, ada Oseng Daun Pucuk Labu, Oseng Kulit Melinjo, hingga Hampas Kecap.

    Kami mencicipi Hampas Kecap (Rp 13.000) yang merupakan oseng kacang kedelai hitam ampas dari pembuatan kecap. Menurut Ayu, menu ini merupakan makanan tradisional kampung halamannya di Kuningan, Jawa Barat.

    “Ampas kecap itu kita ambil dari Cirebon langsung ada pabrik kecap di sana, karena di sini gak ada,” tuturya.

    Kacang kedelai hitam ditumis dengan cabai merah. Teksturnya empuk, rasanya perpaduan gurih dan manis dari campuran kecapnya. Taburan bawang merah goreng juga menambah aroma tersendiri.

    4. Oseng Ikan Nila hingga Cakalang Kecombrang

    RM Imah Mih Asri, menawarkan banyak masakan Sunda yang sedap.Cakalang Kecombrang yang harum. Foto: detikcom/Riska Fitria

    RM Imah Mih Asri punya menu yang lengkap. Berbagai olahan ikan pun dapat kamu nikmati di sini. Salah satunya Oseng Ikan Nila (Rp 28.000).

    Ikan nilanya berukuran sekitar 250 gram, digoreng kering baru kemudian diracik dengan bumbu oseng. Bumbunya yang dominan gurih, agak pedas, ada sensasi segar dari tomat dan kemangi. Daging ikannya padat, gurih, dan renyah.

    Cakalang Kecombrang (Rp 28.000) juga tak kalah enak. Ikan cakalangnya disuwir-suwir dan diracik dengan bumbu kecombrang. Aroma kecombrangnya cukup kuat dan menambah selera makan. Rasanya juga tidak begitu pedas.

    5. Bakwan Udang hingga Es Teler

    RM Imah Mih Asri, warung makan Sunda yang jadi langganan PNS.Bakwan udang yang berukuran besar. Foto: detikcom/Riska Fitria

    Selain itu, RM Imah Mih Asri juga menawarkan menu pelengkap, seperti Telur Dadar Jabrik (Rp 15.000) yang gurih dan renyah dan Karedok (Rp 16.000) yang segar dan bisa disesuaikan tingkat kepedasannya.

    Juga ada Bakwan Udang (Rp 20.000) dengan isian 3 buah per porsi. Bakwan udangnya berukuran besar. Digoreng garing dengan cita rasa gurih. Selain itu, disajikan dengan udang utuh yang royal.

    RM Imah Mih Asri, menawarkan banyak masakan Sunda yang sedap.Es teler yang manis dah menyegarkan cocok untuk menu penutup. Foto: detikcom/Riska Fitria

    Udangnya cukup padat dan berukuran besar-besar. Untuk menu penutup bisa pesan Es Teler (Rp 17.000). Berisi alpukat, biji selasih, kelapa muda, dan sirup susu yang manis dan menyegarkan.

    (raf/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Raos Pisan! Ayam Goreng dan Prasmanan Sunda Sejak 1989


    Jakarta

    Berasal dari Bogor, tempat makan prasmanan ala Sunda ini bertahan sejak tahun 1989. Menu andalannya ayam goreng hingga nasi liwet daun kemangi.

    Restoran Ayam Goreng Fatmawati pertama kali berdiri di Kota Bogor pada tahun 1989 sebagai restoran yang mengangkat masakan khas Nusantara, lebih tepatnya masakan rumahan khas Sunda.

    Di tengah kemunculan banyak kafe dan resto kekinian, restoran ini tetap konsisten mempertahankan cita rasa tradisional Indonesia. Ayam Goreng Fatmawati bahkan telah membuka banyak cabang di berbagai kota, termasuk Jakarta.


    Ciri khas restoran Ayam Goreng Fatmawati terletak pada konsep prasmanan semi self-service, yang memudahkan pelanggan memilih langsung aneka lauk yang telah dimasak setengah matang dan akan digoreng kembali saat dipesan. Hidangannya diolah dengan bumbu rempah asli Indonesia tanpa bahan pengawet. Jadi rasanya tetap otentik dan segar.

    Menu andalan yang paling digemari adalah Ayam Goreng Kuning yang gurih dan renyah. Selain itu, tersedia juga sate udang, pepes teri, tempe orek balado, nasi liwet kemangi, serta aneka sambal dan lalapan segar yang bisa diambil sepuasnya. Kisaran harga makanannya pun masih terjangkau, dari Rp 6.000 saja.

    Berikut beberapa makanan favorit di Ayam Goreng Fatmawati:

    Detail Informasi Ayam Goreng Fatmawati
    Nama Tempat Makan Ayam Goreng Fatmawati
    Alamat Jl. DI. Panjaitan No.16 2, Cipinang Cempedak, Jakarta Timur.
    No Telp (021) 8560684
    Jam Operasional 08.00-17.00
    Estimasi Harga Rp 20.000 – Rp 100.000
    Tipe Kuliner Masakan Sunda
    Fasilitas
    • Parkir
    • Pembayaran Non Tunai

    1. Restoran Prasmanan Ala Sunda

    Menu Makanan dan Prasmanan di Restoran Ayam Goreng Fatmawati Cabang JakartaMenu Makanan dan Prasmanan di Restoran Ayam Goreng Fatmawati Cabang Jakarta Foto: detikFood

    Cabang Ayam Goreng Fatmawati di Cipinang, Jakarta Timur menghadirkan nuansa sederhana dan tradisional ala rumah makan Sunda ala tempo dulu. Namun jangan salah, pilihan menunya luar biasa lengkap. Pengunjung akan disambut dengan meja panjang berisi aneka makanan prasmanan yang bisa dipilih sesuai selera.

    Menu andalannya Ayam Goreng Kuning yang gurih dan renyah. Selain itu tersedia aneka lauk seperti Ayam Bakar, gepuk, sate udang dan cumi, pepes jamur, tempe orek, teri kacang, sayur asem, hingga nasi liwet kemangi. Untuk nasi liwet disajikan langsung dalam satu kastrol.

    Menu Makanan dan Prasmanan di Restoran Ayam Goreng Fatmawati Cabang JakartaAneka sambal di Restoran Ayam Goreng Fatmawati Cabang Jakarta. Foto: detikFood

    Lauk-lauk yang ada di prasmanan disiapkan setengah matang, lalu digoreng ulang saat dipesan, menjamin kehangatan dan kerenyahan saat dimakan.

    Selain itu ada juga area prasmanan isi makanan yang sajikan makanan matang, isinya ada anek sayuran tumis, teri kacang sampai orek balado. Pengunjung juga bisa mengambil aneka sambal dan lalapan segar sepuasnya secara gratis.

    2. Nasi Liwet Kemangi dan Ayam Goreng Kuning

    Menu Pepes dan Aneka Makanan di Ayam Goreng FatmawatiNasi Liwet dan lauk Ayam Kuning Favorit di Ayam Goreng Fatmawati. Foto: detikFood

    Salah satu menu makanan yang paling banyak dipesan di sini adalah Ayam Goreng Kuning (Rp 22.000/ per potong). Berbeda dengan restoran ayam goreng lainnya yang kebanyakan menggunakan ayam kampung, kalau di sini pakainya ayam pejantan.

    Tapi rasanya tak kalah gurih dari ayam kampung. Apalagi ayamnya sudah diungkep pakai bumbu kuning khas Ayam Goreng Fatmawati. Ayam digoreng garing ditambahkan serundeng lengkuas yang menambah rasa gurihnya.

    Menu Makanan dan Prasmanan di Restoran Ayam Goreng Fatmawati Cabang Jakarta Seporsi nasi liwet ini disajikan menggunakan kastrol ukuran sedang dan isiannya banyak. Foto: detikFood

    Menu ini cocok disantap dengan Nasi Liwet Teri (Rp 41.000). Seporsi nasi liwet ini disajikan menggunakan kastrol ukuran sedang dan isiannya banyak bisa untuk 2-4 orang. Bagian dalam nasi liwetnya penuh dengan teri Medan, irisan cabe rawit dan daun kemangi yang menambah aroma harum. Dijamin rasa ayam kuningnya semakin gurih saat dimakan dengan nasi liwet ala Sunda ini.

    3. Aneka Pepes hingga Gepuk

    Menu Makanan dan Prasmanan di Restoran Ayam Goreng Fatmawati Cabang JakartaMenu pepes jamurnya yang menggunakan jamur kancing di Restoran Ayam Goreng Fatmawati Cabang Jakarta Foto: detikFood

    Karena ukuran ayam gorengnya yang kecil, kebanyakan pengunjung di sini memilih lauk lebih dari satu. Salah satu yang tak kalah populer dari ayamnya, ada lauk Gepuk Sapi (Rp 22.000), Pepes Teri (Rp 18.000), dan Pepes Jamur (Rp 10.000).

    Untuk menu gepuknya digoreng garing, tapi tekstur daging sapinya tak alot sama sekali. Rasanya pun kombinasi dari rasa manis dan gurih khas gepuk Sunda. Begitu juga dengan menu pepesnya yang dibakar sebentar agar tetap hangat saat dimakan.

    Menu Pepes dan Aneka Makanan di Ayam Goreng FatmawatiLauk Gepuk Sapi di Ayam Goreng Fatmawati, Foto: detikFood

    Menu pepes terinya tampil berbeda karena menggunakan teri Medan berukuran kecil dan tambahan parutan kelapa yang diberi bumbu kuning. Jadi rasanya asin dari teri, tapi ada sentuhan rasa manis dari kelapa.

    Terakhir menu pepes jamurnya yang menggunakan jamur kancing, diiris kecil dan ditumis dengan sambal dan irisan cabe merah. Rasanya cukup pedas dan bikin nafsu makan bertambah saat disantap dengan nasi liwet.

    4. Gorengan dan Menu Makanan Rumahan

    Menu Makanan dan Prasmanan di Restoran Ayam Goreng Fatmawati Cabang JakartaMenu Makanan dan Prasmanan di Restoran Ayam Goreng Fatmawati Cabang Jakarta Foto: detikFood

    Tak lengkap rasanya menyantap nasi liwet tanpa tambahan gorengan dan makanan pelengkap. Di Ayam Goreng Fatmawati, menu gorengan seperti tahu dan tempe (Rp 4.000) serta Bakwan Jagung (Rp 6.000) jadi menu pelengkap primadona. Semuanya digoreng sampai garing dan rasanya enak.

    Begitu juga dengan menu makanan rumahan yang juga jadi ciri khas dari Ayam Goreng Fatmawati. Ada Orek Tempe (Rp 13.000) dengan bumbu balado manisnya yang medok dan tak pelit bumbu.

    Menu Makanan dan Prasmanan di Restoran Ayam Goreng Fatmawati Cabang JakartaMenu Orek Tempe dan Teri Kacang di Restoran Ayam Goreng Fatmawati Cabang Jakarta Foto: detikFood

    Kemudian ada juga lauk Teri Kacang (Rp 25.000), sedikit mahal tapi sebanding dengan kualitasnya yang menggunakan teri Medan. Selain itu semua menu makanan rumahan ini bisa diambil sepuasnya dan sebanyak mungkin jadi terhitungnya tetap murah jika untuk dimakan bersama-sama.

    Selain menu di atas, Ayam Goreng Fatmawati juga punya menu andalan lainnya seperti Sayur Asem, Ayam Bakar, Ikan Goreng, Paru Goreng dan masih banyak lagi dengan kisaran lauk utama dari Rp 20.000.

    (sob/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Puas! Makan Nasi Telur Dadar Porsi Brutal Rp 14.000 di Area Pasar


    Jakarta

    Siapa bilang tak bisa makan murah di Jakarta? Di warung 24 jam ini kamu bisa dapat seporsi nasi telur bebek porsi brutal seharga Rp 14.000 saja.

    Warung makan ini menjadi pilihan tempat makan murah dan kenyang di Jakarta. Bernama Warung Belek yang lokasi di kawasan Pasar Menteng Atas, Setiabudi, Jakarta Selatan.

    Warungnya sederhana, menawarkan nasi telur bebek murah meriah. Seporsinya dibanderol Rp 14.000 dengan porsi melimpah alias brutal. Warung ini buka 24 jam dan jadi langganan berbagai kalangan.


    Ternyata, warung ini juga legendaris, berikut faktanya:

    1. Berdiri tahun 1980-an

    Warung Belek menawarkan nasi telur bebek seharga Rp 14.000.Warung Belek berdiri sejak tahun 1980-an. Foto: detikcom/Riska Fitria

    Warung Belek memang agak ‘nyempil’ tetapi mudah ditemui karena berwarna hijau cerah. Warungnya kecil dan saat detikFood datang (9/7) suasana ramai, sehingga perlu antre.

    Herman salah satu pemilik Warung Belek mengatakan usahanya ini sudah berdiri sejak tahun 1980. Pertama kali, ia merintis sebagai kasir di warung nasi milik temannya.

    Saat itu, ia belajar bagaimana cara menjalankan usaha warung nasi. Hingga akhir ia memutuskan membuka Warung Belek.

    2. Langganan berbagai kalangan

    Warung Belek menawarkan nasi telur bebek seharga Rp 14.000.Warung Belek langganan berbagai kalanga. Foto: detikcom/Riska Fitria

    Penamaan ‘Warung Belek’ cukup menarik perhatian. Banyak yang menduga nama tersebut hanya plesetan belaka. Namun Herman menurutkan ada singkatannya.

    “Belek itu sebenarnya singkatan ‘betah melek’ ya itu tercetus aja karena warung ini kan buka 24 jam, jadi ya melek terus,” tuturnya kepada detikFood.

    Tak heran warung ini jadi langganan semua kalangan. Mulai dari pekerja di pasar, pekerja kantoran, sopir ojek online, bahkan para muda-mudi yang mengajak pacarnya.

    Menu spesial di Warung Belek ada di halaman berikutnya.

    3. Nasi telur bebek yang ikonik

    Warung Belek menawarkan nasi telur bebek seharga Rp 14.000.Nasi telur bebek seharga Rp 14.000. Foto: detikcom/Riska Fitria

    Warung Belek dikenal dengan menu nasi telur bebek. Seporsinya dibanderol Rp 14.000 dan disajikan dengan porsi yang sangat banyak.

    Telur dadarnya menggunakan telur bebek, yang kemudian dicampur sedikit tepung dan daun bawang iris. Telur dadarnya tebal, padat, dan renyah dari keremesan tepungnya.

    Rasanya gurih dan harum. Semakin enak ketika disajikan dengan kuah semur. Rasa gurih dari telurnya menjadi seimbang dengan rasa manis dari kuah semurnya.

    Dalam sehari, Herman bisa menghabiskan 1 peti telur bebek. Saking larisnya, Herman membuat jadwal untuk menggoreng telur bebek agar tidak kehabisan stok.

    4. Menu nasi rames daging seharga Rp 20.000

    Warung Belek menawarkan nasi telur bebek seharga Rp 14.000.Nasi rames daging seharga Rp 20.000. Foto: detikcom/Riska Fitria

    Selain nasi telur bebek, Warung Belek juga punya menu Nasi Rendang seharga Rp 20.000. Mereka menamainya rendang, tetapi sebenarnya menu tersebut merupakan daging semur.

    Seporsinya dilengkapi satu potong daging yang cukup besar dan kuah semur yang royal. Kami juga mencicipi perkedelnya seharga Rp 3.000.

    Dagingnya agak sulit dipotong pakai sendok, tetapi mudah jika langsung digigit. Rasanya dominan manis dan sedikit gurih. Pas dimakan pakai perkedel yang gurih dan lembut.

    (raf/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Bihun Goreng Bumbu Kacang yang Pedas Menyengat ala Mak Atun


    Jakarta

    Kawasan Glodok sudah terkenal dengan ragam kuliner legendarisnya. Salah satu yang menarik perhatian adalah warung makan Bakmi Baskom Mak Atun di Gang Gloria.

    Gang Gloria, Glodok, Jakarta Barat menarik perhatian para penikmat kuliner sejak dulu. Gang ini sebenarnya pasar kecil yang kanan kirinya diisi lapak penjual bahan makanan maupun makanan siap santap.

    Gang Gloria banyak dijadikan destinasi kuliner legendaris karena tempat makan yang ditemui di sana berusia puluhan tahun. Salah satunya Bakmi Baskom Mak Atun yang berlokasi sekitar 100 meter dari gang masuk.


    Detail Informasi (Bakmi Baskom Mak Atun)
    Nama Tempat Makan Bakmi Baskom Mak Atun
    Alamat Jalan Pancoran, Glodok, Jakarta Barat
    No Telp
    Jam Operasional 10.00-17.30 WIB
    Estimasi Harga Rp 6.000 – Rp 22.000
    Tipe Kuliner Bakmi goreng
    Fasilitas
    • Tersedia area makan
    • Pembayaran tunai dan nontunai

    Jualan Sejak 1995

    Bakmi Baskom Mak Atun, bakmi goreng legendaris di GlodokBakmi Baskom Mak Atun, bakmi goreng legendaris di Glodok Foto: Yenny Mustika Sari/detikcom

    Bakmi Baskom Mak Atun termasuk yang legendaris di kawasan tersebut. Ibu Atun atau akrab disapa Mak Atun sendiri menjelaskan kepada detikFood bahwa mulai berjualan sejak 1995 (16/7/2025).

    “Sebenarnya kalau jualan bakmi baskom ini mulai dari 1995. Tapi kita sempat vakum 5 tahun, jadi kira-kira sudah 20 tahunan lebih lah,” ungkap Atun.

    “Dari dulu udah jualan bakmi goreng ini. Kita namainnya baskom karena berjualannya langsung pakai wadah baskom,” tambahnya.

    Nama baskom itu diambil dari cara penyajiannya ketika berjualan. Bakmi bukan dibuat satu per satu, melainkan sudah dimasak langsung dan tinggal disajikan ketika pembeli memesannya.

    3 Jenis Mie yang Disajikan

    Bakmi Baskom Mak Atun, bakmi goreng legendaris di GlodokBakmi Baskom Mak Atun, bakmi goreng legendaris di Glodok Foto: Yenny Mustika Sari/detikcom

    Mak Atun juga menjelaskan bahwa sejak dulu dirinya telah menjual 3 jenis mie. Di antaranya ada bakmi goreng, bihun goreng, dan kwetiau goreng.

    Menu yang Atun sediakan itu bisa dibeli per porsi ataupun dicampur variannya. Harganya tetap sama, yaitu Rp 22.000 per porsi. Namun, menurut Atun bihun goreng yang paling laris.

    “Sebenarnya selera orang sih lebih suka yang mana, tapi kalau paling laris sih bihun,” tutur Atun.

    “Biasanya juga orang-orang suka memesan porsian campur. Terserah mau campur 2 atau 3 varian, harganya juga tetap sama,” sambungnya.

    Bakmi, bihun, dan kwetiau goreng ini dibumbui sama dengan dasar rasa manis gurih. Pelengkap hidangan ini ada sawi hijau dan potongan bakso ikan.

    Ulasan sambal kacang dan jajanan lain ada di halaman selanjutnya…

    Sambal Kacang yang Pedas Menyengat

    Bakmi Baskom Mak Atun, bakmi goreng hingga ketan serundeng yang nikmat di GlodokBakmi Baskom Mak Atun, bakmi goreng hingga ketan serundeng yang nikmat di Glodok Foto: Yenny Mustika Sari/detikcom

    Jika sering melihat penjual pecel sayur menawarkan bihun goreng siram sambal kacang, sajian itu juga dapat ditemui di Bakmi Baskom Mak Atun. Sambal kacang tersedia di tempat makan ini.

    Penyajian sambal kacangnya bisa langsung ditambahkan ke atas bakmi goreng yang dipesan atau disajikan terpisah. detikFood mencoba menyiramkan sambal kacang itu ke atas bakmi goreng yang kami pesan.

    Setelah itu, kami mengaduknya sampai tercampur rata. Suapan pertama yang kami rasakan adalah rasa pedas yang begitu menyengat. Pedasnya sambal kacang itu juga disusul sensasi agak asam dan manis.

    Meski pedas, rasa sambal kacangnya ini begitu nikmat. Sambal kacang ini juga membuat cita rasa bakmi atau bihun gorengnya lebih meningkat.

    Bakwan Udang dan Ketan Serundeng Patut Dicoba

    Bakmi Baskom Mak Atun, bakmi goreng hingga ketan serundeng yang nikmat di GlodokBakmi Baskom Mak Atun, bakmi goreng hingga ketan serundeng yang nikmat di Glodok Foto: Yenny Mustika Sari/detikcom

    Bakmi Baskom Mak Atun juga menyediakan camilan lain yang dapat dinikmati bersama bakmi atau bihun goreng. Salah satunya bakwan udang (Rp 15.000) yang renyah gurih dengan potongan udang yang melimpah.

    detikFood juga mencoba combro (Rp 6.000) yang ukurannya cukup besar. Adonan singkongnya padat agak kenyal dengan tekstur luar yang garing, tapi tetap empuk di dalamnya.

    Ketan serundeng (Rp 6.000) juga patut dicoba. Ketannya padat dan legit. Sementara serundengnya ditambahkan gula pasir jadi terasa sensasi agak manis.

    Jadi, kalau sedang mengeksplorasi kuliner legendaris di Gang Gloria Glodok jangan lupa mampir ke Bakmi Baskom Mak Atun. Bisa makan di tempatnya juga lho!

    Bakmi Baskom Mak Atun

    Jalan Pancoran, Glodok, Jakarta Barat
    Jam operasional: 10.00 – 17.30 WIB

    (yms/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Kenikmatan Bakmi dan Bakso Goreng Gurih di Matraman Sejak 1978


    Jakarta

    Ada satu warung bakmi legendaris di Jakarta Timur yang masih belum banyak orang tahu. Namanya Bakmi BBT yang berdiri sejak 1978.

    Terletak di kawasan Matraman, Jakarta Timur, Warung Bakmi Babah Tong atau BBT sudah menjadi destinasi kuliner legendaris sejak 1978.

    Meski tampak sederhana dan ‘jadul’ dari luar, tempat makan ini menawarkan cita rasa lawas makanan Chinese food yang lezat.


    Nama BBT merupakan singkatan dari Bakmi Babah Tong yang diambil dari nama pemilik warung. Dulunya ia mengelola toko kelontong sebelum mengalihkannya jadi kedai bakmi.

    Dari sana nama Bakmi BBT ini mulai terkenal luas, apalagi menu bakminya yang enak dengan racikan bakmi gaya oriental. Berikut beberapa menu enak yang bisa ditemukan di warung legendaris ini:

    Detail Informasi Bakmi BBT
    Nama Tempat Makan Bakmi BBT
    Alamat Jl. Matraman Raya No.131, Jakarta Timur.
    No Telp (021) 8581490 dan (021) 8583981
    Jam Operasional 06.30 – 17.00
    Estimasi Harga Rp 50.000 – Rp 100.000
    Tipe Kuliner Chinese Food.
    Fasilitas

    1. Warung Bakmi Legendaris di Matraman

    Ada Bakmi Ayam, Mie Goreng sampai Bakso Goreng Enak di Warung Bakmi Legendaris Sejak 1978 IniAda Bakmi Ayam, Mie Goreng sampai Bakso Goreng Enak di Warung Bakmi Legendaris Sejak 1978 Ini Foto: detikFood

    Jika biasanya berburu bakmi enak dan legendaris banyaknya di Jakarta Barat, ternyata di Jakarta Timur pun ada di kedai Bakmi BBT. Dari luar tampilan tempat makan ini mirip seperti toko kelontong yang banyak ditemukan era tahun 1970-an, lokasinya persis di pinggir Jalan Matraman Raya.

    Dengan cat berwarna hijau muda, bagian depan digunakan sebagai dapur untuk meracik makanan. Baru setelahnya area makan yang tak terlalu besar, tapi memanjang ke dalam.

    Meski tempat makannya kecil, tapi tetap cukup menampung sekitar 20-50 pengunjung. Ruangan makannya juga bersih dan pelayanannya cepat.

    2. Bakmi Bakso Pangsit yang Nikmat

    Ada Bakmi Ayam, Mie Goreng sampai Bakso Goreng Enak di Warung Bakmi Legendaris Sejak 1978 IniSalah satu menu utama yang paling banyak dipesan, Bakmi Bakso Pangsit (Rp 47.000). Foto: detikFood

    Salah satu menu utama yang paling banyak dipesan, Bakmi Bakso Pangsit (Rp 47.000). Bakso dan pangsit disajikan dengan kuah terpisah. Ukuran mie di sini sedikit tebal mirip mie karet, tapi teksturnya lebih kenyal dan lembut dari mie karet.

    Ciri khas bakmi di sini terletak pada ayam cincang manis yang jadi toppingnya. Potongan daging ayam cincangnya tak terlalu halus, tapi banyak dan padat. Rasanya manis gurih, beda dengan rasa manis dari ayam kecap di mie ayam ala Jawa.

    Ada Bakmi Ayam, Mie Goreng sampai Bakso Goreng Enak di Warung Bakmi Legendaris Sejak 1978 IniPorsinya yang banyak menambah nilai plus dari bakmi legendaris ini. Foto: detikFood

    Porsinya yang banyak menambah nilai plus dari bakmi legendaris ini. Tak ketinggalan rasa bakmi yang gurih asin khas racikan bakmi oriental. Cocok dipadukan bersama bakso sapi dan pangsit rebusnya yang lembut dengan isian adonan ayam padat.


    3. Bihun Bakso ala BBT

    Bakmi BBT: Kenikmatan Bakmi dan Bakso Goreng Gurih di Matraman Sejak 1978Bihun Bakso (Rp 43.000) ala Bakmi BBT. Rebusan bihun jagung dengan tingkat kematangan yang pas jadi juara di sini. Foto: detikFood

    Selain bakmi ayam yang terkenal, di sini juga punya menu enak lainnya yang wajib dicoba. Salah satunya Bihun Bakso (Rp 43.000) ala Bakmi BBT. Rebusan bihun jagung dengan tingkat kematangan yang pas jadi juara di sini.

    Secara bumbu dan komposisi memang sama seperti menu bakminya. Tapi cita rasanya tetap beda, karena tekstur bihun ini lebih ringan dan racikan minyak ayam hingga bumbunya teraduk sempurna jadi bihun rasanya tak hambar.

    Ada Bakmi Ayam, Mie Goreng sampai Bakso Goreng Enak di Warung Bakmi Legendaris Sejak 1978 IniAda Bakmi Ayam, Mie Goreng sampai Bakso Goreng Enak di Warung Bakmi Legendaris Sejak 1978 Ini Foto: detikFood

    Belum lagi tambahan bakso sapinya yang tak kalah enak. Bakso di sini tipenya bakso polos halus tapi rasa daging sapinya terasa di setiap suapan. Kuah mie ayamnya juga tipe yang tidak terlalu asin dan gurih, jadi rasa bihun tetap seimbang meski dicampur kuahnya.

    4. Bakmi Goreng dan Bakso Goreng

    Ada Bakmi Ayam, Mie Goreng sampai Bakso Goreng Enak di Warung Bakmi Legendaris Sejak 1978 IniAda Bakmi Ayam, Mie Goreng sampai Bakso Goreng Enak di Warung Bakmi Legendaris Sejak 1978 Ini Foto: detikFood

    Bakmi BBT ini terkenal juga dengan hidangan ala Chinese foodnya. Di sini menjual nasi goreng, kwetiau goreng hingga mie gorengnya yang tak kalah populer. Seporsi Mie Goreng (Rp 47.000) isinya cukup banyak dengan tambahan bakso, telur, bakso ikan, udang dan potongan daging ayam.

    Ada Bakmi Ayam, Mie Goreng sampai Bakso Goreng Enak di Warung Bakmi Legendaris Sejak 1978 IniAda Bakmi Ayam, Mie Goreng sampai Bakso Goreng Enak di Warung Bakmi Legendaris Sejak 1978 Ini Foto: detikFood

    Rasanya gurih dengan aroma harum dari tumisan wok ala Chinese Food yang bikin lapar. Tak ketinggalan ada menu camilan wajib yang harus dipesan saat makan di sini yaitu Bakso Goreng (Rp 8.000).

    Bakso goreng di sini menggunakan daging udang yang harum, dengan tipe bakso goreng padat dan tak kopong. Dicocol dengan sambal pedasnya yang khas, rasa bakso goreng ini semakin lezat.

    Ada Bakmi Ayam, Mie Goreng sampai Bakso Goreng Enak di Warung Bakmi Legendaris Sejak 1978 IniAda Bakmi Ayam, Mie Goreng sampai Bakso Goreng Enak di Warung Bakmi Legendaris Sejak 1978 Ini Foto: detikFood

    Selain menu-menu di atas, di Bakmi BBT bisa pesan menu nasi juga seperti nasi dengan lauak empal, ayam, gado-gado sampai sayur asem. Setiap harinya warung bakmi ini sudah buka mulai pukul 06.30 pagi. Jadi cocok buat yang mau sarapan.

    (sob/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Fuyunghai hingga Udang Kuluyuk Sedap Bikinan Mantan Chef Hotel Bersejarah


    Tangerang Selatan

    Sebuah rumah sederhana yang terkesan tua ternyata rumah makan legendaris milik seorang chef. Menunya ada fuyunghai hingga udang kuluyuk bercita rasa oriental.

    Cita rasa makanan oriental atau Chinese melekat di lidah masyarakat Indonesia sebab pengaruh budayanya yang kuat di masa lampau. Mulai dari restoran di dalam hotel mewah hingga pedagang kaki lima menyajikannya.

    Begitupula RM Rico yang lokasinya terbilang tak wajar. Bagi tim detikfood yang baru pertama kali menyambanginya, mungkin takkan tahu kalau bangunan tersebut adalah rumah makan jika tak ada plang nama di depannya.


    Namun ketika masuk dan memesan makanannya kami seolah mendapat jawaban mengapa rumah makan tersebut bertahan hingga sekarang. Sedikit berbincang dengan Arpah, pemiliknya, ia mengungkap keahliannya memasak datang dari profesinya dulu yaitu mantan chef hotel mewah.

    Detail Informasi
    Nama Tempat Makan RM Rico
    Alamat Jalan Bukit Barisan, Serua, Tangerang
    No Telp
    Jam Operasional Setiap hari, 10.00 – 15.00 WIB
    Estimasi Harga Rp 20.000 – Rp 45.000
    Tipe Kuliner Chinese food
    Fasilitas
    • Makan di Tempat
    • Bawa Pulang
    • Pesan Online
    • Parkir Terbatas
    • dll
    RM Rico: Fuyunghai hingga Udang Kuluyuk Sedap Bikinan Mantan Chef Hotel BersejarahArpah, pemilik RM Rico yang pernah bekerja di Hotel Indonesia pada 1962. Foto: Tim detikfood

    Mantan Chef di Hotel Bersejarah

    Arpah, pemilik Rumah Makan Rico, bukan mendirikan rumah makan tanpa alasan. Ia yang memasuki usia senja, ketika ditemui oleh detikcom (1/7) masih gagah memasak di dapur rumah makannya.

    Ternyata keahliannya memasak dari datang pengalamannya sebagai seorang chef. Pada 1962 Arpah bekerja di Hotel Indonesia yang diawali sebagai pencuci piring di dapurnya.

    “Ada satu hari itu salah satu kokinya gak masuk, terus chefnya suruh saya masak. Saya bilang mana bisa saya masak, orang di sini setiap hari cuma cuci piring. Tapi dia yakin, saya dikasih coba masak. Ya karena setiap hari ngeliat cara masak aja, jadi pelan-pelan bisa,” ujarnya kepada tim detikcom.

    Lebih lanjut Arpah mengatakan sejak di Hotel Indonesia ia bekerja oleh seorang chef keturunan China untuk menyajikan makanan oriental. Pengalamannya tersebut yang membuat Arpah kini piawai memasak makanan Chinese.

    Uniknya, Arpah juga memiliki andil dalam sejarah Hotel Indonesia. Ia menjadi salah satu pekerja yang sudah menggerakan dapur hotel tersebut sejak tahun pertama restoran tersebut didirikan oleh Presiden Soekarno dalam menyambut delegasi Asian Games ke-4 di Jakarta.

    RM Rico: Fuyunghai hingga Udang Kuluyuk Sedap Bikinan Mantan Chef Hotel BersejarahDi balik rumah tua ini, Arpah, Rico, dan beberapa orang karyawannya menyajikan makanan Chinese yang enak. Foto: Tim detikfood

    Kisah Perjuangannya Mendirikan Rumah Makan

    Menjadi seorang chef di hotel bintang lima pertama di Jakarta, perjalanan Arpah tak selamanya mulus. Gejolak politik dan finansial negara yang saat itu belum stabil menjadi salah satu alasan Arpah dikeluarkan dari Hotel Indonesia.

    “Dulu pas berhenti dikasih uang, zaman dulu mah Rp 100.000 udah banyak banget. Saya beli sawah di sini, dapet 1.200 meter. Sekarang ya tanahnya udah jadi rumah makan,” jelasnya.

    Rumah makan Rico sendiri baru didirikan Arpah pada 1984. Keputusannya bulat ketika sawah yang dimiliki kurang menghasilkan hingga sebagian dijual pada orang lain.

    Sejak dahulu hingga sekarang Arpah mengelola sendiri rumah makan tersebut dibantu anaknya. Ada juga beberapa pekerja, satu yang membantunya masak dan satu lagi yang membantu Rico, anaknya, untuk mencatat serta mengantarkan makanan kepada pelanggan.

    Sajian fuyunghai hingga udang kuluyuknya yang lezat ada di halaman berikutnya.

    RM Rico: Fuyunghai hingga Udang Kuluyuk Sedap Bikinan Mantan Chef Hotel BersejarahMie goreng menjadi salah satu menu yang paling laris dipesan pelanggan. Foto: Tim detikfood

    Mie Goreng dan Fuyunghai Jadi Andalan

    Bagi pengunjung pertama atau yang tak biasa datang kes sini, bisa saja dibuat terkejut dengan setiap sudutnya. Rumah makan ini jauh dari kata mewah seperti restoran atau rumah makan di tempat lain.

    Namun jika sudah mencicipi hidangannya, pasti ingin terus kembali ke sini. RM Rico hanya mengandalkan spanduk besar yang ditempel di bagian atas pintu dapur untuk menuliskan nama menu dan harganya.

    Bertanya pada Salahudin Al Ayubi, salah satu pekerja, mie goreng dan fuyunghai menjadi salah satu yang banyak dipesan sehingga membuat kami penasaran mencobanya. Untuk sajian mie goreng seharga Rp 35.000, porsinya sangat banyak.

    Aromanya smoky tipis tetapi sejak suapan pertama bumbunya terasa menyeruak di dalam mulut. Seporsi mie gorengnya dilengkapi dengan irisan sawi, kol, telur orak arik, serta bakso.

    Sementara untuk Fuyunghai, Arpah membanderolnya Rp 45.000. Isinya ada dua buah fuyunghai dengan ukuran sedang namun tebal dan saus yang berlimpah.

    Komposisi antara campuran tepung, sayuran, dan telur pada fuyunghainya seimbang ketika dipotong. Hal ini juga yang membuat fuyunghai di RM Rico tak setebal di tempat makan lain.

    Tekstur saus pelengkapnya memiliki kekentalan sedang, tidak terlalu cair maupun terlalu kental hingga kurang cocok dipadukan dengan nasi putih. Racikan bumbunya manis lembut, gurih, asam tomat yang khas, dengan sedikit rasa bawang putih tipis yang terasa di lidah.

    RM Rico: Fuyunghai hingga Udang Kuluyuk Sedap Bikinan Mantan Chef Hotel BersejarahBistik Ayam dengan citarasa oriental yang khas juga sayang untuk dilewatkan. Foto: Tim detikfood

    Bistik Ayam dan Udang Kuluyuk yang Khas

    Seporsi makanan di sini disajikan dengan jumlah yang cukup banyak. Bahkan bisa dinikmati hingga 3-4 orang sekaligus, apalagi jika ditambah nasi putih.

    Melabeli rumah makannya dengan spesialis hidangan Chinese, rasanya tak lengkap bagi kami tidak memesan Bistik Ayam dan Udang Kuluyuk. Kedua makanan tersebut masing-masing dibanderol Rp 45.000 per porsi.

    Bistik Ayam yang disajikan di RM Rico menggunakan bagian dada ayam, terlihat dari teksturnya yang berserat. Arpah tidak membuat lapisan tepung pada bistik terlalu renyah, sehingga menyerap bumbunya dengan baik.

    Bistik ayam disajikan dengan pelengkap berupa irisan kentang goreng dan timun. Bistiknya sendiri memiliki rasa gurih yang sangat tipis, tetapi ini membuatnya cocok dengan siraman kuah yang juga gurih dan sedikit manis.

    Begitupula dengan udang kuluyuk yang dimasak tak terlalu renyah bagian luarnya dengan saus yang sama persis dengan bistik ayam. Bedanya, pada Udang Kuluyuk ditambahkan pelengkap berupa potongan wortel, timun, dan kembang kol.

    Citarasa yang dihadirkan oleh Arpah di RM Rico memang terasa seperti restoran Chinese legendaris melalui sentuhan rasa pada sausnya. Arpah menjamin menu-menu yang dihidangkan juga halal untuk pengunjung Muslim.

    Ingin tempat makan atau produk Anda direview detikcom? Kirim email ke foodreview@detik.com.

    (dfl/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Nasi Balap Puyung dan Beberuk Terong Lombok di Cikini


    Jakarta

    Kuliner khas Lombok yang terkenal bercita rasa pedas dapat ditemui di Jakarta. Dapur Mandalika di Cikini bisa dikunjungi jika kamu penasaran ingin mencicipinya.

    Tempat makan siang di Cikini, Jakarta Pusat cukup banyak yang baru dengan ragam kuliner menarik. Salah satunya adalah masakan khas Lombok seperti ditawarkan oleh Dapur Mandalika.

    Dapur Mandalika merupakan gerai kecil yang menempati compound space bernama Asatu di Jalan RP. Soeroso No. 1, Cikini, Jakarta Pusat. Tepatnya berada di area lantai 2 yang menghadap ke lapangan futsal.


    Pemiliknya Orang Asli Lombok

    Dapur Mandalika, kuliner Lombok yang enak di kawasan Cikini, Jakarta PusatDapur Mandalika, kuliner Lombok yang enak di kawasan Cikini, Jakarta Pusat Foto: Yenny Mustika Sari/detikcom

    Gerai mungil Dapur Mandalika ini ramai dikunjungi saat makan siang. Meski hanya berupa gerai mungil, pilihan menunya cukup beragam.

    Menurut seorang pelayan dari Dapur Mandalika, pemiliknya adalah orang asli Lombok. Jadi, dari seti rasa terbilang autentik.

    “Ini masakan Lombok, asli dari sana. Karena pemiliknya itu orang asli sana, jadi pasti autentik,” ungkap pelayan dari Dapur Mandalika.

    Sajikan 7 Menu Khas Lombok

    Dapur Mandalika, kuliner Lombok yang enak di kawasan Cikini, Jakarta PusatDapur Mandalika, kuliner Lombok yang enak di kawasan Cikini, Jakarta Pusat Foto: Yenny Mustika Sari/detikcom

    Menu khas Lombok yang ditawarkan Dapur Mandalika ada 7 jenis, yaitu nasi balap puyung, nasi ayam rumpak, nasi ayam beberuk, nasi ikan beberuk, nasi ayam bakar, plecing kangkung, dan sate rembiga.

    Dari ketujuh menu, sajian nasi balap puyung dan dan nasi ayam beberuk yang paling banyak dicari. Harga per porsinya mulai dari Rp 18.000 – Rp 48.000.

    Untuk porsi yang ditawarkan terbilang cukup besar. Sehingga cocok dinikmati saat makan siang karena bisa mengenyangkan perut. Tak heran kalau tempat makan ini banyak dikunjungi oleh pekerja kantoran di sekitar area Asatu.

    Detail Informasi (Dapur Mandalika)
    Nama Tempat Makan Dapur Mandalika
    Alamat Asatu – di Jalan RP. Soeroso No. 1, Cikini, Jakarta Pusat
    No Telp 0856-9504-4062
    Jam Operasional 11.00 – 22.00 WIB
    Estimasi Harga Rp 18.000 – Rp 48.000
    Tipe Kuliner Masakan Lombok
    Fasilitas
    • Tempat parkir luas
    • Mushola
    • Pembayaran cashless

    Nasi Balap Puyung Komplet Autentik

    Dapur Mandalika, kuliner Lombok yang enak di kawasan Cikini, Jakarta PusatDapur Mandalika, kuliner Lombok yang enak di kawasan Cikini, Jakarta Pusat Foto: Yenny Mustika Sari/detikcom

    Sajian nasi balap puyung khas Lombok akhirnya dapat dinikmati di Jakarta berkat hadirnya Dapur Mandalika. Sajiannya ada yang biasa (Rp 28.000) ataupun komplet (Rp 48.000).

    detikFood mencoba nasi balap puyung komplet yang seporsinya disajikan juga bersama ayam kampung goreng. Penyajiannya mirip seperti rumah makan di Lombok yang menggunakan bungkus kertas nasi beralaskan daun pisang.

    Selain ayam goreng, lauk tambahannya ada ayam suwir bumbu pedas, kering kentang, tumis kacang panjang, dan telur pindang. Nasinya sangat melimpah dan paling enak disantap dengan mencampurkannya.

    Sensasi pedas sangat terasa pada setiap suapan nasi balap puyung. Rasa pedasnya menyelimuti suwiran ayam, sayangnya tidak ada kriuk ayam pada sajian ini. Rasanya jadi seimbang dengan lauk telur pindang, karena ada manisnya.

    Nasi Ayam Beberuk dan Sate Rembiga Bisa Jadi Pilihan Menarik

    Dapur Mandalika, kuliner Lombok yang enak di kawasan Cikini, Jakarta PusatDapur Mandalika, kuliner Lombok yang enak di kawasan Cikini, Jakarta Pusat Foto: Yenny Mustika Sari/detikcom

    Nasi ayam beberuk (Rp 35.000) juga patut dicoba kalau menyukai sensasi rasa unik. Untuk ayam yang disajikan berupa ayam bakar yang bumbunya gurih agak pedas dengan aroma smokey.

    Ayamnya juga empuk dan bumbunya meresap hingga ke bagian dalam daging. Pas sekali dinikmati dengan nasi hangat. Bagi penikmat terasi, pasti akan menyukai sensasi beberuk terong hijau.

    Dapur Mandalika, kuliner Lombok yang enak di kawasan Cikini, Jakarta PusatDapur Mandalika, kuliner Lombok yang enak di kawasan Cikini, Jakarta Pusat Foto: Yenny Mustika Sari/detikcom

    Bumbu beberuk terong itu terdiri atas cabe, tomat, bawang merah, dan terasi. Sajiannya agak berkuah dari gerusan tomatnya dan terasinya sangat pekat.

    Dapur Mandalika, kuliner Lombok yang enak di kawasan Cikini, Jakarta PusatDapur Mandalika, kuliner Lombok yang enak di kawasan Cikini, Jakarta Pusat Foto: Yenny Mustika Sari/detikcom

    Sate Rembiga (Rp 35.000) berupa sate daging sapi yang dimarinasi dengan bumbu pedas. Sayangnya dagingnya tak begitu empuk, bumbunya juga kurang gurih dan tak meresap. Saat disajikan kepada kami juga kurang panas. Jadi cita rasanya kurang sesuai dengan selera kami.

    (yms/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Gurihnya Racikan Bakmi Jawa Mas Pong Sejak 1996 Ada di Tebet


    Jakarta

    Bakmi Jawa Mas Pong di TebetBakmi Jawa Mas Pong di Tebet Foto: Yenny Mustika Sari/detikcom
    Bakmi Jawa Mas Pong di TebetBakmi Jawa Mas Pong di Tebet Foto: Yenny Mustika Sari/detikcom
    Bakmi Jawa Mas Pong di TebetBakmi Jawa Mas Pong di Tebet Foto: Yenny Mustika Sari/detikcom

    Sepulang kerja, kamu bisa kenyang makan di Stasiun Tebet Pintu Barat. Di sini ada tempat makan bakmi Jawa legendaris dengan menu bakmi godog hingga magelangan yang enak.

    Stasiun Tebet Pintu Barat selalu ramai setiap jam berangkat kerja atau pulang kerja. Biasanya diisi oleh para pekerja kantoran di sekitar Jakarta Selatan.

    Tak heran jika di sekitar area tersebut banyak tempat makan yang nikmat. Salah satunya racikan bakmi yang mengenyangkan di Bakmi Jawa Mas Pong.


    Legendaris Sejak 1996

    Kuliner Stasiun Tebet yang banyak ragam pilihannyaKuliner Stasiun Tebet yang banyak ragam pilihannya Foto: Yenny Mustika Sari/detikcom

    Ditemui oleh detikFood di Bakmi Jawa Mas Pong Tebet (8/7/2025), Jose, selaku salah satu pemilik menyampaikan kalau tempat makan ini sebenarnya sudah legendaris. Ini merupakan cabang dari Yogyakarta.

    “Kalau di Tebet sendiri baru berjalan 3 tahun. Ini cabang pertama kedua kita dari cabang pertama di Kranggan, Yogyakarta. Di sana sudah dari 1996,” kata Jose.

    “Kalau pemilik awalnya sendiri si Pak Pong-nya ini, makanya namanya tetap Bakmi Jawa Mas Pong. Nah kemudian kita membantu melanjutkan dan investasi, akhirnya kita bikin cabang baru di Tebet ini,” lanjutnya.

    Bakmi Jawa Mas Pong yang berada di Tebet ini sudah berjalan selama 3 tahun. Buka setiap Selasa sampai Minggu dari pukul 11.00 – 23.00 WIB.

    Bakmi Godog Jadi Menu Andalan

    Seperti tempat makan bakmi Jawa pada umumnya, menu bakmi jadi andalan. Jose mengungkapkan kalau cita rasa bakmi godog yang paling diminati.

    “Bakmi godognya kalau di kita best seller,” ungkap Jose.

    Sang pemilik juga mengungkapkan kalau bakmi godog itu terasa nikmat karena menggunakan kaldu ayam kampung asli. Tak hanya kaldunya, tapi topping pelengkap juga menyertai sajiannya.

    “Semuanya pakai ayam kampung asli. Nggak cuma topping untuk bakmi, tapi juga kuah kaldunya. Rebusan kuah kaldu ini berjam-jam, biasanya kitar sekitar 3 jam,” jelas Jose.

    Bakmi Godog (Rp 29.000) racikan Mas Pong memiliki rasa yang gurih nikmat. Kami juga menambahkan topping tambahan berupa potongan paha bawah. Untuk telurnya juga menambahkan telur bebek, jadi terasa lebih creamy kuahnya.

    Ada Bakmi Goreng hingga Magelangan

    Selain menikmati bakmi godog, bisa juga menikmati bakmi goreng, bihun goreng, hingga magelangan. Untuk ketiga menu ini semuanya menggunakan kecap manis.

    “Kecap manis kita juga pakai khusus, tapi rahasia ya mereknya,” ujar Jose.

    Semua bumbu untuk mengolah racikan bakmi hingga nasi goreng juga sama, yaitu menggunakan bumbu iris, irisan cabe rawit jika menyukai pedas, dan tambahan kuah kaldu. Meskipun racikannya digoreng juga ditambahkan kuah kaldu, tapi tak sebanyak untuk kreasi godog (rebus).

    Bakmi goreng sangat sesuai dengan selera tim detikFood. Rasanya memang dominan manis, tapi juga ada sensasi gurihnya. Terasa juga aroma dan cita rasa smokey pada setiap suapannya. Teksturnya juga tak begitu lembek jadi pas di lidah.

    Keistimewaan Lain dari Bakmi Jawa Mas Pong

    Bakmi Jawa Mas Pong di TebetBakmi Jawa Mas Pong di Tebet Foto: Yenny Mustika Sari/detikcom

    Jose juga mengungkapkan soal keistimewaan lain dari Bakmi Jawa Mas Pong. Mereka mempertahankan cara memasak menggunakan arang agar tetap terasa ‘autentik’.

    “Kita masih pakai arang soalnya buat ngejaga cita rasanya autentik, ngejar panasnya itu soalnya dan aroma smokey,” ungkapnya.

    Namun, ada beberapa bahan yang diubah mengikuti permintaan pasar dan lidah orang Jakarta. “Kita ubah pakai mie telur karena dari pengalaman setelah survei ternyata orang Jakarta lebih suka mie telur dibandingkan mie licin (mie kuning) di bakmi Jawa pada umumnya,” tambah Jose.

    Selain mienya yang diubah, telur yang digunakan berupa telur ayam. Biasanya racikan bakmi Jawa autentik menggunakan telur bebek. “Telur juga pakai yang ayam, karena orang-orang lebih suka itu. Kita juga tetap sediakan telur bebek, buat yang suka bisa diganti,” pungkasnya.

    Bakmi Jawa Mas Pong

    Jalan KH Abdullah Syafei No. 46,
    Tebet, Jakarta Selatan (100 meter dari Stasiun Tebet Pintu Barat)
    Jam operasional: 12.00 – 23.00 WIB (tutup setiap Senin)
    No. Telepon: 0822-1050-5381

    (yms/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Empuk Manis! Donat Ubi Harga Rp 40.000 Ini PO-nya sampai Sebulan


    Jakarta

    Dibanderol Rp 40.000 per buah, donat ini tetap laris manis hingga dipesan dengan sistem Pre Order (PO) sampai sebulan. Donatnya empuk dan lembut berukuran jumbo!

    Donat banyak dijadikan pilihan camilan manis. Tak hanya donat klasik, tapi juga aneka kreasi donat kekinian dengan berbagai topping dan jadi tren.

    Salah satu yang menarik perhatian, Donat by Olivia Sumichan. Olivia Sumichan merupakan pengusaha dessert yang terkenal akan kualitas menu dan penyajiannya.


    PO donat sampai seminggu

    Donat by Olivia SumichanDonat by Olivia Sumichan Foto: detikcom/Riska Fitria

    Olivia Sumichan menawarkan aneka dessertnya secara online melalui Instagram @by.oliviasumichan. Untuk menu donat ini harus dipesan secara PO dengan rentang seminggu sampai sebulan.

    Melalui Instagramnya, lulusan Le Cordon Bleu London ini mengatakan membuat donat dalam jumlah sedikit per sesinya untuk menjaga kualitas agar tetap terkontrol dengan baik.

    Untuk bulan Agustus, PO sedang ditutup sementara karena pesanan sudah sampai 20 Agustus. Olivia dan tim sedang memprioritaskan produksi terlebih dahulu.

    Donat istimewa berbahan ubi

    Donat by Olivia SumichanDonat by Olivia Sumichan berukuran jumbo. Foto: detikcom/Riska Fitria

    Jika biasanya adonan terbuat dari campuran kentang dan labu kuning, maka berbeda dengan Donat by Olivia Sumichan. Adonan donat ini dicampur dengan ubi jalar.

    Tak hanya itu donatnya juga punya bentuk yang berbeda dari donat pada umumnya. Bentuknya agak kotak dengan ukuran jumbo, kira-kira setelapak tangan orang dewasa.

    Penggunaan ubi jalar membuat adonan donat berwarna agak kekuningan. Donat by Olivia by Sumichan dapat dibeli per kotak dengan isian 4 atau 6 buah.

    Keistimewaan Donat by Olivia Sumichan ada di halaman berikutnya.

    4 varian donat ubi

    Donat by Olivia SumichanDonat by Olivia Sumichan teksturnya empuk dan ringan. Foto: detikcom/Riska Fitria

    Donat by Olivia Sumichan tersedia dalam 4 varian, mulai dari glaze, meses, keju, dan rainbow. Kemasannya rapi, per donatnya dialasi kertas baking.

    Kemudian kotak kemasannya juga dilapisi kertas baking. Soal rasa, penggunaan ubi jalar untuk adonannya membuat tekstur donat menjadi lebih lembut dan airy.

    Tanpa topping adonannya pun enak dinikmati, ada sentuhan rasa manis yang tipis. Aromanya pun harum, seperti ubi jalar yang direbus.

    Pemberian toppingnya terbilang royal, tapi tidak memberikan efek ‘giung’ atau terlalu manis. Menurut kami, dengan harga Rp 40.000 sepadan dengan kualitas rasanya.

    Muffin blueberry yang tak kalah enak

    Donat by Olivia SumichanMuffin blueberry by Olivia Sumichan Foto: detikcom/Riska Fitria

    Tak hanya donat saja, Olivia by Sumichan juga punya menu muffin blueberry. Harganya Rp 50.000 per buah. Muffinnya juga berukuran besar.

    Teksturnya empuk dan tidak membuat seret di tenggorokan. Pada bagian toppingnya ada crumble yang menambah tekstur.

    Muffinnya disajikan dengan selai blueberry asli yang manis, segar, dan ada buliran blueberry utuhnya.

    (raf/adr)



    Sumber : food.detik.com

  • Viral Kue Kotoran Manusia yang Bikin Jijik, Gimana Ya Rasanya?


    Jakarta

    Kue nyeleneh sedang ramai di media sosial, salah satunya yang berbentuk toilet dengan kotoran manusia. Terlepas dari bentuk menjijikkan tersebut, apakah rasanya enak?

    Seiring berjalannya waktu, tren kuliner juga berkembang. Bahkan belakangan ini banyak tren kuliner yang agak unik dan nyeleneh, seperti kue bentuk toilet.

    Kue tersebut viral berawal dari seorang konten kreator yang mendapat kue ini dari temannya. Saat dilihat, ia pun merasa jijik dan ingin muntah. Desainnya tidak hanya ada kloset, tetapi juga kotoran-kotoran manusia.


    Meskipun tampak menjijikan, kue ini tetap menarik perhatian banyak orang. Lama kelamaan banyak konten kreator ikut mencicipi kue berbentuk toilet dan kotoran tersebut.

    DetikFood juga turut mencobanya. Begini rasa kue berbentuk toilet dan kotoran tersebut!

    1. Kue bentuk kotoran manusia pernah viral

    Viral Kue Ultah Bentuk Kotoran Manusia, Begini Kata Sang BakerTahun 2023 kue kotoran manusia juga sempat ramai diperbincangkan. Foto: TikTok @fionabikinkue

    Sebenarnya kue berbentuk toilet dan kotoran manusia sudah pernah viral. Melalui unggahan TikTok @fionabikinkue (21/11/2023), seorang baker menunjukkan pesanan kue berbentuk nyeleneh yang ia dapat dari pelanggan. Ia diminta membuat kue berbentuk kotoran manusia.

    Satu per satu topping krim berbentuk kotoran manusia yang padat ia letakkan di atas kue. Jumlahnya dibuat menumpuk sampai akhirnya terlihat benar-benar seperti kotoran manusia yang seolah belum tercerna.

    Kue dengan desain nyeleneh ini memicu komentar beragam. Tidak sedikit netizen merasa jijik dengan penampilan kue seperti itu.

    2. Viralnya kembali kue bentuk kotoran manusia

    Kue bentuk kotoran manusiaKue bentuk toilet dan kotoran manusia kembali viral tahun ini. Foto: TikTok/@fachrulhadid

    Dua tahun setelahnya, kue bentuk kotoran manusia kembali viral. Namun kali ini desainnya agak berbeda. Berupa kloset toilet dengan kotoran yang dibuat berserakan. Tetap saja membuat banyak orang jijik melihatnya. Di sisi lain, tidak sedikit juga yang penasaran.

    Tren kue nyeleneh ini juga turut membuat banyak bakery menciptakan kue bentuk toilet serupa. Salah satunya bakery Cakecakeke yang berlokasi di Pluit, Jakarta Barat.

    Usaha yang dirintis tahun 2021 ini memang fokus terhadap custom cake. Pelanggan bisa pesan cake dengan desain atau bentuk apa saja.

    Semenjak kue bentuk toilet viral, mereka mendapat pesanan custom cake tersebut. Lalu mengunggah kue bentuk toilet buatan mereka ke media sosial.

    “Kalau custom kue poop itu hanya mengikuti tren yg kita posting di sosmed bulan Juli kemarin, unexpected ternyata fyp jd rame sih kak,” jelas Nathalie kepada detikFood.

    Akhirnya mereka terus menerima pesanan kue bentuk toilet dan kotoran manusia. Sejauh ini Cakecakeke sudah menerima 20 buah kue berbentuk toilet.

    Menurut Nathalie selaku admin di Cakekeke, biasanya pelanggan memesan kue ini memang untuk dijadikan kue ulang tahun.

    “Biasanya pelanggan pesen untuk birthday semua,” jelasnya.

    3. Cita rasa kue bentuk toilet dan kotoran manusia

    kue viral bentuk poopBegini tampilan lebih jelas kue toilet dengan kotoran manusia. Foto: Detikcom / Atiqa Rana

    DetikFood ikut memesan kue bentuk toilet yang viral. Bakery Cakekeke menjualnya dalam bentuk bento box berukuran 10cm. Harganya dibanderol Rp 160.000 belum termasuk pengiriman.

    Ukurannya memang kecil, tetapi terlihat sangat nyata. Bentuknya berupa toilet jongkok dengan kotoran manusia berwarna cokelat pekat di atasnya. Ada pun detail minyak-minyak kotoran di sekeliling kloset.

    Tampilannya memang menjijikan, tetapi tak disangka rasanya istimewa. Mereka menggunakan basis sponge cake rasa cokelat yang lembut. Rasa manisnya pas dengan sentuhan rasa cokelat yang tidak begitu dominan.

    Bagian klosetnya dibuat dengan krim putih yang rasa manisnya juga tidak berlebihan. Bagian poop atau kotoran manusianya terbuat dari semacam adonan brownies yang masih basah dengan rasa cokelat lebih pekat.

    Selain kue bentuk toilet poop, Cakekeke juga menawarkan menu lain yaitu Choux Au Craqueline. Berupa kue sus (choux pastry) yang diberi tambahan lapisan “craquelin” di atasnya. Lapisan craquelin ini terbuat dari campuran mentega, gula, dan tepung.

    Tersedia dalam 4 macam varian rasa, yaitu vanilla, chocolate, strawberry, dan coffee.

    Choux nya bisa dipesan dengan jumlah paket berbeda-beda. Kami pesan choux isi 9 seharga Rp 115.000 dapat dua macam rasa . Kami memilih rasa vanilla dan cokelat.

    Choux nya punya diametee 4-5cm. Dikemas dalam box dan plastik sehingga aman. Teksturnya lembut agak kenyal. Isian krimnya melimpah. Lapisan craquelinenya menambah tektstur renyah dan rasa manis.

    Krim vanilla dan cokelatnya manis, dengan sentuhan rasa susu tercecap kuat di lidah. Tampaknya lebih nikmat jika dinikmati dalam keadaan dingin.

    (aqr/adr)



    Sumber : food.detik.com