Category Archives: Tips Properti

Ketahui 5 Penyebab Karpet Bau Apek dan Cara Ampuh Mengatasinya


Jakarta

Karpet menjadi benda yang dapat menghiasi ruangan sekaligus memberi rasa hangat ketika berdiri atau duduk di atasnya. Meski cantik dan fungsional, sering kali kita mengabaikan kebersihan sampai karpet bau apek.

Aroma kain yang lembap dan apek bikin suasana rumah menjadi kurang nyaman. Kalau sudah terlanjur apek, sebaiknya segera diatasi dan jangan dibiarkan ya!

Lantas, apa yang membuat karpet bau apek? Simak penjelasan berikut ini yang dilansir dari Rug Traders, Jumaat (5/12/2024).


Penyebab Karpet Berbau Apek

1. Hewan Peliharaan

Karpet tak jarang menjadi sasaran bagi hewan peliharaan untuk pipis. Bau pesing akibat urin hewan peliharaan, terutama pada karpet wol, akan melekat kuat dan sulit dihilangkan. Bau tidak sedap ini bahkan bisa meningkat dari waktu ke waktu akibat bakteri yang kembali aktif jika terkena air.

2. Karpet Lembap

Bau apek pada karpet bisa dipicu oleh kondisinya yang lembap. Hal ini biasanya disebabkan oleh banjir, tumpahan air, atau pendingin ruangan yang bocor. Bau apek ini ditimbulkan oleh jamur dan bakteri yang muncul pada karpet yang basah.

3. Lapisan Lateks Rusak

Banyak karpet memiliki lapisan lateks di bagian bawahnya yang bertujuan agar bulu-bulu karpet tetap menyatu. Namun, lapisan lateks ini bisa rusak dan menimbulkan bau busuk karena kualitasnya yang menurun. Bau akibat lapisan lateks ini bahkan bisa semakin parah setelah dicuci.

4. Usia Karpet

Kualitas karpet akan menurun seiring berjalannya waktu. Serat-serat pada karpet bisa terurai dan menimbulkan bau apek yang tidak diinginkan. Selain bau yang mengganggu, serat karpet juga bisa mengeluarkan debu yang menyebabkan alergi.

5. Wol Karpet

Karpet berbahan wol dibuat dari serat bulu domba yang memiliki kemampuan menyerap kelembapan dari udara. Hal ini juga bisa menimbulkan bau khas wol yang tidak sedap.

Cara Menghilangkan Bau apek pada Karpet

Untuk menghilangkan bau apek pada karpet, ada berbagai cara yang bisa kamu lakukan. Melansir Pristine Home, Jumat (5/7/2024), berikut beberapa solusi sederhana yang bisa kamu lakukan untuk menghilangkan bau apek pada karpet.

1. Gunakan Soda Kue atau Cuka Putih

Soda kue memiliki sifat pembersihan yang luar biasa. Kabar baiknya, kamu tidak perlu susah mendapatkannya karena bahan ini biasanya sudah ada di lemari dapurmu.

Soda kue bisa menghilangkan noda dan menyerap bau, serta kelembapan pada karpet. Jika noda dan bau pada karpet masih sulit dihilangkan, kamu bisa mengombinasikannya dengan cuka putih.

Berikut langkah-langkah menghilangkan bau apek pada karpet dengan soda kue:

• Pastikan karpet dalam keadaan kering.

• Campur air hangat dan cuka dengan rasio 2:1 dalam botol semprot. Semprotkan campuran tersebut di area yang bau pada karpet. Namun, jangan membuatnya terlalu basah.

• Taburkan soda kue di area berbau. Kamu bisa menggunakan sapu atau sikat untuk meratakannya, lalu gosokkan bubuk soda kuet tersebut ke dalam karpet. Alternatifnya, kamu juga bisa menggunakan boraks.

• Biarkan campuran tersebut meresap semalaman.

• Vakum bubuk soda kue dari karpet, pastikan tidak ada produk yang tertinggal.

2. Bersihkan Karpet dengan Sampo

Coba menggunakan sampo karpet komersial. Ada berbagai jenis yang tersedia. Beberapa produk mungkin memerlukan mesin pembersih karpet, sementara yang lain bisa diaplikasikan hanya dengan spons.

Langkah-langkah menghilangkan bau apek pada karpet dengan sampo adalah sebagai berikut.

• Periksa petunjuk penggunaan produk sebelum menggunakannya. Beberapa sampo mungkin memerlukan air untuk diaktifkan, sementara yang lain bekerja dengan baik dalam keadaan kering.

• Jika karpetmu terdapat noda, mungkin lebih baik untuk mengatasinya sebelum membersihkannya dengan sampo.

3. Kontrol Kelembapan Udara di Rumah

Seperti pepatah, melakukan langkah pencegahan lebih baik daripada pengobatan. Untuk menghilangkan kemungkinan bau tidak sedap atau pertumbuhan jamur, cobalah kontrol kelembapan udara di dalam rumahmu. Kondisi udara yang lembap bisa memicu bau apek pada karpet.

Untuk mengontrol kelembapan udara di rumah, kamu bisa melakukan langkah-langkah berikut.

• Pasang kipas angin agar sirkulasi udara berjalan dengan lebih baik. AC juga bisa memberikan hasil yang memadai.

• Buka jendela secara teratur untuk ventilasi yang baik.

• Saat membersihkan lantai, tunggu hingga benar-benar kering sebelum meletakkan kembali karpet di atasnya.

• Jika memungkinkan, jemur karpet di bawah sinar matahari agar kering secara alami.

• Temukan sumber kelembapan di rumah dan atasi segera. Sumber kelembapan di rumah umumnya disebabkan oleh kebocoran pipa atau uap dari dapur atau kamar mandi.

Demikianlah penjelasan mengenai cara menghilangkan bau apek pada karpet di rumah. Dengan mengetahui cara-caranya, karpet bisa terbebas dari bau apek sehingga akan membuatmu nyaman di rumah.

(dhw/dhw)



Sumber : www.detik.com

8 Kesalahan Ini Bikin Rumah Bau, Pengharum Ruangan Pun Nyerah!


Jakarta

Rumah yang bersih dan rapi bisa bikin penghuni merasa nyaman tinggal di dalamnya, apalagi kalau aroma rumah wangi dan segar. Namun, kebiasaan buruk yang sering dilakukan penghuni rumah bisa bikin rumah bau tidak sedap.

Bahkan, pengharum ruangan pun tidak cukup menutupi bau rumah. Nah, daripada mengandalkan pengharum ruangan saja, sebaiknya mengatasi bau tersebut langsung pada sumbernya.

Lalu, apa saja kesalahan yang bisa bikin rumah bau? Simak penjelasan berikut ini yang dikutip dari Real Simple, Jumat (5/7/2024).


Kesalahan yang Bikin Rumah Bau

1. Jarang Membuang Sampah

Salah satu penyebab utama rumah bau adalah makanan yang membusuk yang bisa menjadi masalah jika kamu tidak memiliki saluran pembuangan di wastafel. Sebelum memasang kantong sampah baru, mungkin juga sudah saatnya membersihkan tong sampahmu.

Semprotkan pembersih serbaguna pada sehelai kertas dan lap bersih. Jangan lupa memeriksa semua tempat sampah di rumah tanpa terkecuali.

Trik untuk mengurangi bau tak sedap dari tong sampah adalah melapisi bagian bawahnya dengan beberapa lapisan koran. Dengan dilapisi koran, tumpahan sampah yang berbau akan terserap sehingga bisa meminimalisasi munculnya bau tak sedap.

2. Tidak Membersihkan Kulkas

Salah satu bagian rumah yang sering kita abaikan untuk dibersihkan adalah bagian dalam kulkas. Tumpahan kecil, kebocoran dari wadah makanan, atau hanya makanan yang sudah melewati tanggal kedaluwarsa bisa menjadi sumber bau tak sedap jika tidak segera ditangani.

Untuk membersihkan kulkas dengan benar, sebaiknya keluarkan semua rak dan cuci dengan air panas dan sabun. Kemudian lap bagian dalam kulkas dengan campuran cuka putih, baking soda, dan air. Lakukan ini setidaknya empat kali setahun, tetapi bersihkan tumpahan segera setelah terjadi.

3. Membiarkan Handuk Berjamur

Handuk yang terlalu lembap bisa menyebabkan jamur dan bakteri tumbuh di handuk. Bersihkan handuk dengan detergen berkualitas dan cuka atau baking soda pada siklus panas. Untuk mencegah hal ini terjadi di masa depan, jemur handuk setelah digunakan agar kering sempurna.

Selain itu, kamar mandi bisa menjadi tempat berkembang biak jamur. Jika ada jendela di sana, coba buka ketika kamu sedang tidak mandi dan jangan lupa menyalakan kipas jika kamu memilikinya.

4. Jarang Bersihkan Debu

Jika rumahmu tidak benar-benar berbau buruk, tetapi mungkin saja tidak segar, kamu mungkin perlu membersihkannya secara menyeluruh dengan menyapu dan menghisap debu. Debu adalah campuran bakteri, sel-sel kulit mati, serbuk sari, kotoran, dan hal-hal lain di atmosfer, yang juga bisa menimbulkan bau tak sedap di rumah.

5. Jarang Bersihkan Karpet dan Tikar

Karpet dan tikar bisa menyimpan bau, terutama jika kamu memiliki hewan peliharaan. Jika hanya menghisap debu tidak cukup, coba berikan produk penyegar karpet yang aman di atas tikar, biarkan selama lima belas menit, lalu sedot dengan vacuum.

Jika kamu memiliki karpet atau tikar yang bisa dicuci, bersihkanlah secara teratur sesuai petunjuk pabrik. Di sisi lain, jika kamu memiliki karpet berukuran besar, kamu mungkin perlu menggunakan layanan profesional untuk membersihkannya secara menyeluruh.

Bau kaki yang tidak sedap adalah hal lumrah bagi banyak dari kita. Ini biasanya terjadi karena sepatu kita terkontaminasi oleh molekul bau yang tidak sedap.

Ketika sejumlah besar sepatu mulai menumpuk di pintu masuk, itu menciptakan bau yang tidak terlihat. Pertimbangkan untuk menyimpannya di dalam lemari tertutup atau keranjang setidaknya untuk mengendalikan bau.

Selain itu, rajinlah menyucinya secara rutin agar bau tak sedap benar-benar menghilang.

7. Tidak Merawat Tanaman Hias

Tanaman hias di dalam rumah yang kurang terawat bisa menimbulkan bau. Pembusukan akar, yang disebabkan oleh terlalu banyak air, akan membuat rumah berbau.

Jika sudah begini, kamu perlu mengeringkan pot tanaman dan melakukan triase, tergantung pada jenis tanaman yang kamu miliki.

8. Jarang Memandikan Hewan Peliharaan

Meski memelihara hewan di rumah menyenangkan, bau alami mereka umumnya tetaplah tidak mengenakkan. Terkadang rumahmu bisa berbau seperti anjing atau kucing. Kamu bisa memandikannya sendiri atau membawanya ke salon hewan.

Itulah kesalahan-kesalahan yang bisa bikin rumah bau. Semoga membantu!

(dhw/dna)



Sumber : www.detik.com

Ini Cara Menghitung Luas Bangunan dengan Mudah dan Akurat


Jakarta

Dalam membangun sebuah rumah, detikers wajib mengetahui luas bangunan tersebut. Namun, ada beberapa orang yang tak tahu cara menghitung luas bangunan.

Sebenarnya, menghitung luas bangunan terbilang mudah, asalkan sudah mengetahui rumusnya. Tentu, ada rumus khusus dalam menghitung luas bangunan.

Tapi seiring perkembangan teknologi, kini detikers juga bisa memanfaatkan software (perangkat lunak) untuk menghitung luas bangunan. Hasil perhitungannya juga cepat dan akurat, sehingga meminimalisir kesalahan perhitungan.


Lantas, bagaimana cara menghitung luas bangunan? Simak cara-caranya dalam artikel ini.

Cara Menghitung Luas Bangunan

Ada sejumlah cara yang bisa dilakukan untuk menghitung luas bangunan. Dilansir situs Sinarmas Land, berikut cara-caranya:

1. Menggunakan Rumus Matematika

Cara paling sederhana adalah dengan menggunakan rumus matematika. Kalau detikers masih ingat, rumus tersebut sudah diajarkan oleh guru ketika masih duduk di bangku sekolah.

Untuk bangunan berbentuk persegi panjang atau persegi, rumusnya adalah:

Luas = Panjang x Lebar

Sementara untuk bangunan yang berbentuk segitiga, kamu bisa menggunakan rumus sebagai berikut:

Luas = 1/2 x Alas x Tinggi

Apabila bangunan berbentuk tidak beraturan, misalnya trapesium, maka menggunakan rumus sebagai berikut:

1/2 x (jumlah rusuk sejajar) x panjang bangunan

2. Menggunakan AutoCAD

Cara selanjutnya adalah menggunakan AutoCAD. Sebagai informasi, AutoCAD merupakan perangkat lunak khusus desain yang memiliki berbagai fitur mumpuni, salah satunya mengukur luas bangunan.

Karena menggunakan teknologi, maka hasil perhitungannya jauh lebih akurat. Simak cara menghitungnya di bawah ini:

  • Unduh AutoCAD di PC/laptop
  • Jika sudah, buka AutoCAD. Sebelumnya, pastikan telah memiliki denah bangunan yang akan dihitung. Pastikan denah bangunan harus rapi agar hasil perhitungannya akurat
  • Kemudian buat garis putus-putus pada denah bangunan
  • Tandai seluruh garis putus-putus tersebut
  • Klik opsi ‘PL’ atau Polyne dan tekan enter
  • Lalu klik opsi ‘LI’ atau List dan tekan enter
  • Secara otomatis luas bangunan akan muncul di layar.

3. Menggunakan Roda Pengukur

Cara berikutnya adalah dengan menggunakan roda pengukur. Alat ini memiliki bentuk seperti skuter dan bisa dipakai untuk mengukur panjang sebuah objek.

Untuk mengukur luas bangunan, detikers cukup mengelilingi bangunan yang akan dihitung sambil mencatat panjang dari putaran roda pengukur. Pastikan kamu mengawali dan mengakhiri perhitungan dari titik yang sama, sehingga hasilnya akurat.

Tips Menghitung Luas Bangunan agar Akurat

Menghitung luas suatu bangunan harus teliti dan hati-hati. Sebab, salah sedikit saja dapat mempengaruhi konstruksi bangunan.

Agar tidak salah, berikut tips menghitung luas bangunan agar hasilnya akurat:

  • Gunakan alat ukur yang tepat untuk menghitung luas bangunan.
  • Ukur luas bangunan sebanyak dua kali agar memastikan keakuratan hasilnya.
  • Apabila ragu dengan hasil perhitungan secara manual, gunakan software AutoCAD untuk memastikan kembali luas bangunan.

Itu dia cara menghitung luas bangunan dengan mudah dan hasilnya akurat. Semoga artikel ini dapat membantu detikers.

(fds/dna)



Sumber : www.detik.com

Kamar Mandi Bau Tidak Sedap? Pakai Bahan Ini Biar Wangi dan Segar


Jakarta

Kamar mandi adalah tempat lembap dan tertutup yang digunakan untuk membersihkan diri dari beragam kotoran. Nah, hal-hal ini dapat membuat kamar mandi bau.

Meskipun sering dibersihkan, terkadang kamar mandi tetap saja bau. Nah, kalau kamu menghadapi masalah seperti ini, bisa coba menggunakan bahan-bahan alami untuk mengatasinya.

Lantas, apa saja bahan alami yang bisa dipakai untuk mengatasi kamar mandi bau? Simak daftarnya berikut ini, dikutip dari Germany Brilliant, Jumat (5/7/2024).


Bahan Alami untuk Mengatasi Kamar Mandi Bau

1. Cuka

Cuka adalah salah satu bahan yang ampuh untuk menghilangkan bau kamar mandi. Kamu bisa campurkan sendok makan cuka putih, dengan campuran garam.

Lalu, gosokkan campuran tadi pada area yang bau. Siram setelahnya menggunakan air untuk membersihkan sisa-sisa pembersihan.

2. Lemon

Trik lain untuk menjaga kamar mandi tetap segar adalah meletakkan irisan lemon di wastafel atau dekat toilet.

Lemon bagus untuk menetralkan bau, bahkan akan membuat kamar mandi terasa segar dan nyaman. Ingatlah untuk mengganti irisan lemon seminggu sekali.

3. Soda Kue

Untuk menghilangkan bau tak sedap di dalam kamar mandi, kamu dapat meletakkan semangkuk kecil soda kue atau baking soda di dalam kamar mandi. Soda kue memiliki kemampuan untuk menyerap bau tak sedap yang berada di dalam kamar mandi.

Namun, jangan lupa menggantinya setiap bulan untuk memastikan kesegarannya. kamu bahkan bisa mengubahnya menjadi solusi alami.

4. Minyak Esensial

Minyak esensial seperti lavender dan serai sangat bagus untuk menutupi bau kamar mandi yang paling kuat sekali pun. Jika kamu tidak memiliki diffuser untuk meletakkannya, cukup oleskan beberapa tetes di bola kapas dan letakkan di wadah sehingga aromanya dapat menyebar.

Namun, pastikan kamu mengganti bola kapas beraroma itu setiap minggu ya!

5. Kayu Manis

Kayu manis mampu mengusir bau tak sedap di kamar mandi, lho! Dengan aroma yang kuat, kamu bisa taruh beberapa batang kayu manis di dalam wadah kemudian taruh di pojok kamar mandi.

Demikian 5 bahan alami yang ampuh lawan bau kamar mandi. Semoga bermanfaat!

(dhw/dna)



Sumber : www.detik.com

Untung Rugi Atap Genteng Sesuai Materialnya, Mana yang Paling Bagus?


Jakarta

Atap genteng berfungsi untuk melindungi penghuni rumah dari kondisi cuaca, mulai dari panasnya sinar matahari hingga hujan deras. Atap ini bisa terbuat dari berbagai jenis material genteng sesuai kebutuhan dan kemampuan pemiliknya.

Namun, jangan sembarangan pilih material genteng karena setiap jenis mempunyai karakteristiknya masing-masing.

Lantas, ada apa saja jenis atap genteng yang bisa kita gunakan? Apa kelebihan dan kekurangannya? Yuk, simak penjelasan berikut ini.


Profesional Kontraktor dari PT Gaharu Kontruksindo Utama Panggah Nuzhulrizky menyebutkan ada beberapa tipe material genteng, di antaranya beton, keramik, tanah liat, dan metal. Setiap jenis genteng mempunyai berat, massa jenis, karakteristik, kelebihan, dan kekurangannya masing-masing.

Jenis-jenis Material Genteng

1. Genteng Tanah Liat Berkeramik

Menurut Panggah, genteng keramik memiliki material terbaik sebagai atap rumah. Berbeda dari genteng tanah liat pada umumnya, bahan ini mempunyai lapisan mengkilap. Genteng ini tergolong premium, sehingga biasa digunakan pada rumah-rumah mewah.

“Populer di Indonesia itu cocoknya adalah genteng tanah liat yang keramik. Tanah liat dan keramik ini mempunyai karakteristik pembuatan dari tanah liat dibentuk dan di-oven, jadi kadar airnya nol,” kata Panggah kepada detikcom, Kamis (5/7/2024).

Kelebihan:

  • Tampilan glossy yang estetik
  • Berbahan solid yang mencegah retak dan bocor
  • Bobot paling berat yang tidak mudah terbang tertiup angin

Kekurangan:

  • Harganya paling mahal
  • Boros penggunaan rangka atap karena berat

Namun, ada genteng tanah liat tradisional yang banyak digunakan masyarakat Indonesia yang lebih ringan, sehingga masih mudah tertiup angin. Genteng ini dibuat dari tanah liat yang dibentuk dan dibakar, tetapi tanpa melalui proses oven. Tampilannya pun doff, berbeda dari versi keramiknya yang mengkilap.

2. Genteng Beton

Selanjutnya, ada jenis genteng yang termasuk segmentasi menenang. Menurut Panggah, genteng ini banyak digunakan di Indonesia dan bisa menjadi pilihan terbaik untuk harga yang masih terjangkau.

Kelebihan:

  • Harga lebih terjangkau daripada genteng tanah liat berkeramik
  • Bobot cukup berat
  • Tampilan estetik

Kekurangan:

  • Permukaan genteng mudah retak sehingga rawan bocor setelah pemakaian lama
  • Boros rangka baja ringan karena harus ditopang dengan rangka yang rapat

3. Genteng Metal

Genteng metal merupakan pilihan material genteng yang ekonomis. Ada banyak jenis genteng dengan bahan metal, seperti spandek metal, metal berpasir, metal seperti beton.

Kelebihan:

  • Pemasangan genteng mudah dan cepat
  • Hemat baja ringan karena tidak perlu rangka yang rapat
  • Harga genteng paling terjangkau

Kekurangan:

  • Penampilan genteng kurang estetik karena terlihat ringkih
  • Mudah robek kalau terkena angin kencang
  • Bobotnya ringan sehingga mudah terbang tertiup angin

Itulah beberapa jenis material genteng yang bisa kamu gunakan. Semoga bermanfaat!

(dhw/dna)



Sumber : www.detik.com

5 Cara Mudah Hilangkan Bau di Kulkas Pakai Bahan yang Ada di Rumah


Jakarta

Kulkas merupakan salah satu benda yang wajib ada di dapur untuk menyimpan makanan untuk waktu yang lama. Hal ini membuat kulkas menjadi tempat yang rawan bau karena ada makanan membusuk.

Selain itu, bisa saja ada pertumbuhan jamur, sehingga muncul bau tidak sedap di dalam kulkas. Aroma ini mungkin saja mengganggu dan merusak nafsu makanan penghuni rumah.

Kalau sudah terlanjur, bagaimana cara mengilangkan bau di kulkas? Mudah saja, ikuti tips berikut ini yang dikutip dari The Spruce, Jumat (5/7/2024).


Cara Hilangkan Bau di Kulkas

1. Pakai Baking Soda

Taruh baking soda di loyang dan masukkan ke dalam kulkas semalaman atau sampai bau menghilang.

2. Bubuk Kopi

Taruh bubuk kopi segar pada sebuah wadah atau loyang dan masukkan ke dalam kulkas selama semalam. Bau kopi akan bertahan, namun akan hilang dengan cepat.

3. Minyak Atsiri

Basahi beberapa bola kapas dengan minyak esensial atau ekstrak vanila dan masukkan ke dalam kulkas. Tutup pintu kulkas selama 24 jam.

4. Koran

Masukkan segumpal koran ke dalam laci dan rak kulkas dan tutup pintunya selama beberapa hari. Kemudian keluarkan kertasnya dan bersihkan kulkas dengan campuran 1 cangkir cuka putih per 1 galon air.

5. Bersihkan Kulkas dengan Cairan Pemutih

Sebelum membersihkan kulkas, keluarkan semua isinya dan masukkan makanan ke dalam pendingin agar tetap awet, lalu keluarkan rak dan bersihkan dengan air panas dan sabun.

Bersihkan dengan campuran 1 sendok makan pemutih klorin cair dengan 1 galon air. Bersihkan dinding, langit-langit, dan dasar kulkas beserta bagian dalam pintu dan gasket atau segel. Bilas dengan air sebelum dikeringkan dengan handuk, lalu masukkan kembali isi kulkas.

Itulah beberapa cara menghilangkan bau tak sedap dari kulkas. Semoga bermanfaat!

(dhw/dna)



Sumber : www.detik.com

Banyak yang Nggak Tahu, Begini 8 Tips Pasang AC Split yang Benar


Jakarta

AC (Air Conditioner) memiliki banyak jenisnya, mulai dari AC split, AC portable, AC inverter, AC central, dan lainnya. Jenis AC yang paling banyak digunakan di Indonesia sendiri adalah AC split. Komponen AC ini memiliki 2 jenis yakni AC dalam dan luar ruangan.

Kinerja AC split dinilai lebih efektif karena masing-masing memiliki kontrol sendiri sehingga dapat mendinginkan ruangan dengan maksimal. Sebab, AC dalam (AC indoor) bisa menurunkan suhu di dalam ruangan sehingga lebih dingin, sementara AC luar (AC outdoor) bertugas untuk membuang panas. Dengan demikian, meski memiliki tugas masing-masing keduanya saling melengkapi.

Cara Pemasangan AC Split yang Benar

Melansir dari Arsitur, Sabtu (6/7/2024), ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat memasang AC split, berikut diantaranya.


1. Jangan Arahkan ke Tempat Tidur

Hindari pemasangan AC split langsung mengarah ke tempat duduk atau tempat tidur karena angin tersebut langsung mengenai badan. Salah letak pemasangannya bisa membuat kesehatan terganggu dan gangguan seperti kulit kering dan merusak pernafasan.

2. Pasang AC Split di Atas Pintu Masuk

Posisi AC sebaiknya diletakan di atas pintu masuk ruangan sehingga anginnya menyebar dan tidak mengganggu aktivitas.

3. Pasang AC di Area yang Terbuka

Indoor AC Split sebaiknya tidak dibungkus dengan box ataupun disembunyikan dengan grill karena dapat mengakibatkan kondensasi dan mengurangi kinerja AC. Tanda kinerja AC menurun bisa terlihat dari area di sekitarnya lebih lembab, berair, dan pendinginan berjalan lebih lambat.

4. Pilih PK AC yang Seusai dengan Ukuran Kamar

Pastikan menghitung ukuran kamar agar dapat menyesuaikan PK AC split yang harus dipakai. Jika sesuai, kamu tidak akan mengalami tagihan listrik membengkak karena AC yang digunakan tidak menguras energi. Untuk kamar 3 x 4 m misalnya sudah cukup dengan AC ½ PK.

5. Letak Selang Pembuangan Air Tidak Jauh dari AC Indoor

Jalur pembuangan air untuk outdoor unit hendaknya bisa lebih dekat dengan indoor unit. Jika tidak terpasang dengan benar, seringkali indoor unit berair dan air menetes ke dalam ruangan. Posisi outdoor unit biasanya lebih rendah dan terdapat jalur pembuangan air.

6. Pastikan Panjang Pipa Penghubung Sesuai

Pipa penghubung harus diperhatikan karena jika pipa sampai bengkok ini akan mengganggu sirkulasi refrigran. Panjang pipa penghubung yang paling baik antara 3 meter sampai 6 meter (ini adalah panjang ideal) namun jika tidak memungkinkan bisa ditambah hingga 9 meter sampai 12 meter (tergantung daya AC Ruang). Jika kurang dari 3 meter sebaiknya pipa penghubung digulung di belakang outdoor sehingga mencapai 3 meter.

7. Atur Jarak Indoor dan Outdoor AC Minimal 15 cm

Posisi indoor unit minimal berjarak 15 cm dari atap ini bertujuan agar sirkulasi udara lebih baik. Dengan adanya ruang kosong diantara indoor AC dan atap membantu penghisapan udara yang ditiupkan oleh indoor unit ke bagian atas dan depan indoor unit.

8. Hindari Meletakkan Benda Elektronik di Atas AC

Benda-benda elektronik atau sumber listrik yang berada di bawah indoor unit dapat menyebabkan korsleting listrik. Selain itu, lama kelamaan barang elektronik yang diletakkan di atas AC dapat menyebabkan indoor unit bocor.

(aqi/dna)



Sumber : www.detik.com

Jarang Disadari, Kenali 8 Tanda Sakelar Lampu di Rumah Bermasalah


Jakarta

Sakelar lampu adalah tombol untuk menyalakan dan mematikan lampu di rumah. Sakelar lampu dibuat dengan bahan yang aman untuk disentuh atau isolator seperti plastik.

Meskipun aman untuk dipegang, tetapi sakelar lampu tidak bisa dipencet terus menerus dalam waktu bersamaan. Jika terlalu sering, tuas sakelar cepat aus dan rusak. Biasanya tanda sakelar lampu mulai aus adalah lambat merespon ketika tombol ditekan.

Selain itu, mengutip dari The Spruce, Sabtu (6/7/2024) ada beberapa tanda sakelar listrik di rumah bermasalah atau rusak, sebagai berikut.


1. Terdengar Suara Aneh Saat Sakelar Lampu Ditekan

Sakelar lampu yang bermasalah dapat menyebabkan sambungan kabel longgar. Alhasil saat ditekan menimbulkan efek suara elektrik seperti mendesis dan berdengung. Namun suara tersebut juga bisa berasal dari lampu. Kerusakan pada sakelar lampu juga akan berpengaruh pada struktur filamen bola lampu yang ikut bergetar. Maka dari itu, hindari menekan sakelar terlalu kuat.

2. Tuas Sakelar Sudah Keras

Sakelar lampu didesain agar mudah saat ditekan. Namun, jika sakelar lampu bermasalah maka bunyi saat menekan sakelar lampu tidak terdengar. Saat ditekan juga terasa keras dan susah. Solusinya kamu perlu mengganti sakelar lampu untuk menghindari lampu semakin lama merespon.

3. Sakelar Terasa Panas

Seperti yang diketahui sakelar lampu dibuat dari bahan isolator yang tidak menghantarkan panas dan listrik. Namun, jika kamu merasakan sakelar lampu hangat, berarti ada masalah pada pembuangan panas dari aliran listrik. Hal ini wajar terjadi pada sakelar lampu. Namun, jika sakelar lampu terasa sangat panas, kamu perlu mengeceknya dan ganti dengan yang baru.

4. Lampu Tidak Langsung Menyala

Sakelar dan lampu yang berfungsi dengan baik biasanya langsung terkoneksi. Namun, jika saat menekan sakelar listrik, lampu justru berkedip dahulu atau lebih lama merespon, bisa jadi ada yang rusak pada logam sakelar. Tidak hanya itu, bisa juga dikarenakan tuas sakelar kendor atau kerusakan pada kabel sehingga lampu telat merespon.

5. Muncul Percikan Api

Tanda sakelar listrik bermasalah yang perlu diwaspadai adalah muncul percikan api saat kamu menekan tuas atau terjadi tiba-tiba. Percikan api bisa membahayakan orang yang berada di dekat sakelar listrik dan biasanya percikan api diikuti dengan korsleting listrik atau padamnya lampu.

Percikan api ini juga bisa menyebabkan asap dan bau hangus pada sakelar. Jika sudah begini kamu perlu mengganti sakelar listrik secepatnya agar tidak menyebabkan kebakaran.

(aqi/abr)



Sumber : www.detik.com

Hindari 5 Hal Ini Kalau Rumah Kamu Nggak Mau Terlihat Kotor


Jakarta

Buat kamu yang sibuk sehingga tidak bisa punya banyak waktu untuk membersihkan rumah, bisa coba tips berikut ini. Sebab, ada beberapa hal di rumah yang justru bikin rumah kamu terlihat kotor.

Adanya debu atau kotoran di rumah memang hal yang wajar terjadi. Namun, banyaknya debut juga bisa terjadi dari desain rumah yang dipilih.

Nah, berikut ini adalah hal-hal yang perlu kamu hindari agar rumah tidak mudah terlihat kotor.


Cat dengan Hasil Akhir Glossy

Cat dinding dengan hasil akhir glossy memang cantik, namun hal itu bisa menarik kotoran. Sebab, cat glossy bisa lebih mudah menampakkan sidik jari, goresan, corengan.

Lantai dan Kabinet Dapur Berwarna Gelap

Lantai kayu berwarna gelap bisa menjadi pilihan jika rumah kamu memang memakai konsep yang ‘dark’. Namun, lantai kayu gelap bisa membuat rumah tampak kotor dan harus sering dibersihkan karena akan terlihat jelas jika ada kotoran, misalnya jika kamu memiliki rambut berwarna terang atau memakai sepatu di rumah.

Tak hanya itu, kabinet di dapur yang berwarna gelap juga rentan membuat rumah tampak kotor. Hal itu karena sidik jari, minyak, dan debu lebih mudah terlihat kabinet warna gelap.

“Pilih lemari dengan warna yang terang atau sedang untuk mencegah penumpukan debu yang terlihat dan pembersihan yang rumit,” kata Founder ADL Interiors Jacqueline Norrise, dikutip dari Real Simple, Minggu (7/7/2024).

Kabinet Terbuka

Memiliki kabinet terbuka memang stylish dan memudahkan dalam beraktivitas di dapur. Namun, hal itu juga bisa membuat debu menumpuk sehingga harus sering dibersihkan dan dirapikan.

Gorden Berlapis-lapis

Hindari pemakaian gorden dengan desain berlapis atau multi-layered karena cukup sulit untuk dibersihkan. Kamu bisa memilih gorden yang simple dan bisa dicuci di mesin cuci untuk memudahkan perawatan.

Terlalu Banyak Dekorasi

Dekorasi yang terlalu banyak kurang cocok untuk kamu yang tidak punya banyak waktu untuk membersihkan rumah. Norrise menyarankan untuk mengurangi dekorasi dan menggunakan hiasan yang berdampak saja.

“Barang-barang dekoratif yang berlebihan akan menyebabkan seringnya dibersihkan dan selanjutnya berkontribusi terhadap kekacauan visual,” ujarnya.

Itulah beberapa hal yang harus dihindari agar rumah kamu tidak terlihat kotor. Semoga bermanfaat!

(abr/abr)



Sumber : www.detik.com

Tips Mencegah Rumput Liar Tumbuh di Bawah Tanaman


Jakarta

Rumput liar selalu menjadi musuh abadi bagi orang yang hobi berkebun. Pasalnya, rumput liar ini selalu saja datang dengan sendirinya, dan akan mencuri banyak nutrisi bagi tanaman yang kita rawat.

Jaraknya yang sangat berdekatan dengan tanaman kita ini seringkali membuat kita kesulitan untuk membersihkannya, karena kita tidak bisa menggunakan bahan kimia untuk membunuh rumput tersebut.

Nah, bagi kamu yang punya kebun atau taman bunga, kali ini kamu tidak perlu pusing mengurusi rumput liar ini lagi. Di bawah ini ada beberapa cara untuk mencegah rumput liar tumbuh di area bawah tanaman kamu.


Cara Mencegah Rumput Liar Tumbuh di Bawah Tanaman

Dikutip dari rd.com, Minggu (7/7/2024), rumput liar sering kali tumbuh di bawah dan pohon. Mereka bisa tumbuh dan akan menempel dengan sistem akar tanaman dan mencuri nutrisi yang dibutuhkan oleh tanaman tersebut. Maka dari itu, penting bagi kamu untuk segera membasmi rumput liar di sekitar tanaman yang kamu rawat.

Berikut adalah beberapa cara efektif untuk mencegah pertumbuhan rumput liar di area bawah tanaman.

1. Mulsa Organik

Salah satu cara terbaik untuk mengatasi rumput liar adalah dengan menggunakan mulsa organik seperti serpihan kayu atau kayu cincang yang terurai secara perlahan.

Caranya adalah dengan menyebarkan mulsa tersebut dengan ketebalan beberapa inci di sekitar tanaman yang kamu rawat, pastikan mulsa tidak menyentuh batang atau akar tanaman.

2. Bahan Lain

Cara lain untuk menekan pertumbuhan rumput liar adalah dengan menggunakan lapisan koran yang ditumpuk dengan tanah, atau menggunakan lembaran plastik hitam yang ditumpuk dengan batu. Selain tanah dan batu, kamu juga bisa menyembunyikan lapisan ini di bawah serpihan kayu.

Di samping koran dan plastik hitam, kamu juga bisa membeli matras mulsa khusus yang terbuat dari rami atau flax, atau menggunakan lapisan kerikil.

3. Tanaman Penutup Tanah

Alternatif lain adalah menanam tanaman penutup tanah. Beberapa pilihan yang baik adalah Ajuga reptans, dan Jelatang Putih.

Rumput liar tidak akan tumbuh bila tanaman ini menutupi tanah di bawah semak dan pohon. Namun perlu diperhatikan bahwa kamu hanya bisa melakukan ini di sekitar tanaman yang sudah berusia beberapa tahun.

Itu dia beberapa cara untuk mencegah rumput liar tumbuh di bawah tanaman yang kamu rawat. Semoga bermanfaat!

(abr/abr)



Sumber : www.detik.com