Tag: altcoin

  • Audit Penuh! Tether Buktikan Cadangan USDT US$184 Miliar

    Penerbit stablecoin terbesar di dunia, Tether, mengambil langkah besar dengan menunjuk firma audit Big Four untuk melakukan audit penuh (full financial statement audit) terhadap cadangan USDT yang nilainya mencapai sekitar US$184 miliar.

    Langkah ini menandai perubahan signifikan dari pendekatan sebelumnya yang hanya mengandalkan attestation berkala, menuju proses audit yang jauh lebih komprehensif dan mendalam.

    Dari Attestation ke Audit Penuh

    Selama ini, Tether menggunakan laporan attestation untuk memberikan gambaran cadangan aset yang mendukung USDT.

    Namun, metode ini memiliki keterbatasan karena hanya bersifat snapshot pada waktu tertentu dan tidak mencakup evaluasi menyeluruh.

    Dengan audit penuh, cakupan pemeriksaan akan jauh lebih luas, termasuk verifikasi aset dan liabilitas secara detail.

    Selain itu, aspek yang turut diaudit adalah evaluasi sistem kontrol internal, peninjauan proses pelaporan keuangan, hingga validasi keberadaan dan kualitas cadangan

    Langkah ini menjadi salah satu tonggak penting dalam upaya meningkatkan transparansi di industri stablecoin.

    Baca Juga: Tether Integrasikan USA₮ ke Rumble Wallet, Ekspansi Pembayaran Digital

    Peran Vital

    USDT merupakan stablecoin dengan kapitalisasi terbesar di pasar kripto dan memainkan peran vital dalam likuiditas global. Oleh karena itu, transparansi cadangan menjadi isu krusial.

    Selama bertahun-tahun, Tether sering menghadapi kritik terkait kejelasan komposisi cadangan, kualitas aset pendukung, dan tingkat keterbukaan informasi.

    Di sinilah, audit penuh dari firma Big Four berpotensi menjawab kekhawatiran tersebut.

    Dampak Potensial bagi Pasar

    Jika audit ini berhasil diselesaikan dengan hasil yang positif, dampaknya bisa sangat besar:

    1. Meningkatkan Kepercayaan Investor

    Validasi independen dari firma audit global dapat memperkuat kepercayaan terhadap USDT.

    2. Memperkuat Dominasi Pasar

    USDT berpotensi semakin mengukuhkan posisinya sebagai stablecoin utama.

    3. Standar Baru Industri

    Langkah ini bisa mendorong penerbit stablecoin lain untuk mengikuti standar transparansi yang lebih tinggi.

    Momentum Penting, Tapi Belum Final

    Menurut Tim riset dari Tokocrypto, langkah Tether ini merupakan perkembangan penting, namun belum sepenuhnya menghapus keraguan pasar.

    “Ini jelas langkah penting buat meredam kritik lama soal transparansi reserve dan kualitas disclosure. Kalau audit ini benar-benar selesai dan hasilnya kuat, posisi USDT sebagai stablecoin dominan bisa makin kokoh; tapi sampai laporan final keluar, pasar tetap punya alasan buat menahan sedikit skeptisisme,” ujar Tim Research Tokocrypto.

    Secara tidak langsung, keberhasilan langkah ini sangat bergantung pada hasil akhir audit.

    Tantangan dalam Proses Audit

    Melakukan audit terhadap cadangan sebesar US$184 miliar bukanlah tugas sederhana.

    Menurut laporan Coindesk, beberapa tantangan yang mungkin akan dihadapi Tether selama proses pengauditan.

    Dimulai dengan kompleksitas struktur aset, diversifikasi instrumen keuangan, verifikasi likuiditas dan risiko, serta standar pelaporan lintas yurisdiksi.

    Tentunya, proses ini membutuhkan tingkat ketelitian tinggi dan waktu yang tidak singkat.

    Dampak Lebih Luas bagi Industri Stablecoin

    Meski membutuhkan kesabaran ekstra, langkah Tether juga dapat memicu perubahan besar di sektor stablecoin.

    Dampak yang akan sangat terasa kemungkinan besar ada pada penggunaan regulasi yang semakin ketat. Transparansi juga menjadi standar wajib bagi setiap publisher.

    Seakan menjadi efek domino, hasil audit bakal membuat investor menjadi lebih selektif dalam memilih stablecoin, sehingga kompetisi antar penerbit semakin meningkat.

    Garis besarnya, stablecoin tidak lagi hanya dinilai dari stabilitas harga saja, tetapi juga dari kredibilitas cadangan.

    Menuju Era Transparansi yang Lebih Tinggi

    Dalam beberapa tahun terakhir, tekanan terhadap transparansi di industri kripto terus meningkat. Regulator, investor, dan institusi kini menuntut standar yang lebih tinggi.

    Audit penuh seperti ini bisa menjadi benchmark baru untuk industri, sekaligus alat untuk membangun kepercayaan jangka panjang guna membentuk fondasi yang terintegrasi dengan sistem keuangan tradisional.

    Baca Juga: LayerZero Dilirik Tether! USDT0 Disebut Sudah Pindah US$70 Miliar

    Keputusan Tether untuk menunjuk firma audit Big Four dalam melakukan audit penuh cadangan USDT merupakan langkah strategis yang dapat mengubah persepsi pasar terhadap stablecoin.

    Jika berhasil, langkah ini tidak hanya memperkuat posisi USDT, tetapi juga mendorong seluruh industri menuju standar transparansi yang lebih tinggi. Namun, hingga hasil audit resmi dirilis, pasar masih akan menunggu dengan sikap hati-hati.

    Dalam lanskap kripto yang semakin matang, transparansi bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan utama untuk mempertahankan kepercayaan dan keberlanjutan jangka panjang.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Solana dan Mastercard Luncurkan Platform Developer Institusi!

    Solana Foundation resmi meluncurkan Solana Developer Platform (SDP), sebuah toolkit baru yang dirancang untuk mempermudah institusi membangun aplikasi keuangan berbasis blockchain tanpa harus memiliki keahlian teknis mendalam di bidang kripto.

    Langkah ini menandai upaya serius Solana untuk memperluas penetrasi ke sektor enterprise, dengan sejumlah nama besar seperti Mastercard, Western Union, dan Worldpay sudah tercatat sebagai pengguna awal platform ini.

    Mengenal Solana Developer Platform

    Sebagaimana dikutip dari Coindesk, Solana Developer Platform (SDP) merupakan ekosistem terpadu yang menggabungkan lebih dari 20 penyedia infrastruktur dalam satu toolkit.

    Tujuannya adalah menyederhanakan proses pengembangan aplikasi keuangan berbasis blockchain bagi institusi.

    Melalui SDP, perusahaan dapat dengan mudah membangun berbagai use case seperti penerbitan stablecoin, tokenized deposits, Real World Assets (RWA), hingga sistem pembayaran berbasis fiat dan stablecoin.

    Menariknya, Solana juga mengonfirmasi bahwa modul trading akan ditambahkan ke dalam platform ini pada akhir 2026, membuka potensi integrasi lebih luas dengan pasar keuangan.

    Baca Juga: Pola Aneh di Grafik Solana, Harga SOL Bisa Meledak ke $100?

    Fokus pada Kemudahan dan Integrasi

    Salah satu nilai jual utama SDP adalah kemudahan penggunaan. Institusi tidak perlu lagi membangun infrastruktur blockchain dari nol atau mengelola kompleksitas teknis seperti node, smart contract, dan integrasi jaringan.

    Sebaliknya, SDP menawarkan integrasi siap pakai dengan penyedia layanan, arsitektur modular yang fleksibel, dan dukungan untuk berbagai use case keuangan.

    Pendekatan ini memungkinkan perusahaan tradisional untuk masuk ke dunia blockchain dengan lebih cepat dan efisien.

    Dorongan Adopsi Institusional

    Keterlibatan perusahaan besar seperti Mastercard, Western Union, dan Worldpay menunjukkan bahwa minat institusi terhadap teknologi blockchain semakin nyata.

    Ketiga perusahaan ini memiliki jaringan global dalam sistem pembayaran dan remitansi, sehingga adopsi mereka terhadap SDP bisa membuka pintu bagi penggunaan blockchain dalam skala besar.

    Jika implementasi berjalan sesuai rencana, Solana berpotensi menjadi salah satu infrastruktur utama dalam transformasi sistem keuangan global.

    Bukan Sekadar Partnership

    Menurut Tim riset dari Tokocrypto, peluncuran SDP bukan hanya sekadar pengumuman kerja sama, tetapi merupakan langkah strategis dengan dampak nyata.

    “Ini katalis yang jauh lebih serius daripada sekadar headline partnership kosong karena yang dijual Solana di sini adalah jalur distribusi institusional yang bisa benar-benar dipakai. Kalau adoption-nya nyata, SOL makin kuat dibaca sebagai payment rail dan settlement layer yang siap menyerang pasar enterprise, bukan cuma kasino cepat buat degens,” ungkap Tim Research Tokocrypto.

    Pernyataan ini menegaskan bahwa nilai utama SDP terletak pada utilitas dan implementasi nyata, bukan sekadar narasi.

    Dampak Potensial bagi Ekosistem Solana

    Jika SDP berhasil diadopsi secara luas, dampaknya terhadap ekosistem Solana bisa sangat signifikan:

    1. Peningkatan Aktivitas Jaringan

    Lebih banyak aplikasi berarti lebih banyak transaksi di jaringan.

    2. Penguatan Posisi di Sektor Enterprise

    Solana bisa bersaing langsung dengan blockchain lain dalam menarik institusi.

    3. Diversifikasi Use Case

    Dari DeFi dan NFT menuju pembayaran, settlement, dan keuangan tradisional.

    Tantangan yang Perlu Diperhatikan

    Meski menjanjikan, ada beberapa tantangan yang harus dihadapi, termasuk integrasi dengan sistem keuangan tradisional.

    Tantangan lainnya mencakup kepatuhan terhadap regulasi global, persaingan dengan blockchain lain seperti Ethereum dan layer-2, serta validasi adopsi nyata yang bukan sekadar pilot project.

    Keberhasilan SDP sangat bergantung pada implementasi di dunia nyata.

    Menuju Infrastruktur Keuangan Generasi Baru

    Peluncuran SDP mencerminkan tren yang lebih luas di industri kripto, di mana fokus mulai bergeser dari spekulasi ke utilitas nyata.

    Blockchain kini tidak hanya dilihat sebagai alat trading, tetapi sebagai infrastruktur pembayaran, sistem settlement global, dan platform untuk tokenisasi aset.

    Dalam konteks ini, Solana berusaha memposisikan dirinya sebagai pemain utama.

    Baca Juga: ETF Solana Tetap Diburu Saat Harga Lesu, Dari Mana Permintaannya?

    Peluncuran Solana Developer Platform menjadi langkah penting dalam mendorong adopsi blockchain oleh institusi besar.

    Dengan dukungan pemain global seperti Mastercard dan Western Union, SDP berpotensi membuka jalur baru bagi integrasi antara keuangan tradisional dan teknologi kripto.

    Namun, seperti halnya inovasi lainnya, keberhasilan platform ini akan ditentukan oleh seberapa besar adopsi nyata yang bisa dicapai.

    Jika berhasil, Solana tidak hanya akan dikenal sebagai blockchain cepat, tetapi juga sebagai fondasi bagi sistem keuangan masa depan.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Harga Pi Network Naik 0,88% di Tengah Pasar Flat, Likuiditas Jadi Faktor

    Harga Pi Network (PI) mencatat kenaikan moderat sebesar 0,88% dalam 24 jam terakhir ke level $0,189, menurut catatan Coinmarketcap pada Kamis (26/3).

    Meski terlihat positif, pergerakan ini terjadi di tengah kondisi pasar kripto yang relatif datar, dengan kapitalisasi pasar global hanya naik tipis sekitar 0,095%.

    Kenaikan ini membuat Pi sedikit mengungguli pergerakan Bitcoin (BTC) yang hanya naik sekitar 0,16%, namun tanpa adanya katalis fundamental yang jelas di balik pergerakan tersebut.

    Baca Juga: Harga Pi Network Turun 1,17% di Tengah Pasar Stabil, Minim Katalis

    Pergerakan Dipicu Likuiditas Tipis

    Salah satu faktor utama di balik kenaikan harga Pi adalah kondisi likuiditas yang relatif rendah.

    Dengan turnover ratio hanya sekitar 0,00843, pasar Pi tergolong tipis, sehingga tekanan beli kecil bisa mendorong harga naik signifikan.

    Pergerakan harga juga menjadi lebih sensitif terhadap aliran dana, dan volatilitas meningkat meski tanpa volume besar.

    Dalam kondisi seperti ini, kenaikan harga sering kali bersifat teknikal, bukan didorong oleh perubahan fundamental.

    Volume Tidak Menunjukkan Lonjakan Signifikan

    Volume perdagangan Pi dalam 24 jam tercatat sekitar $15,7 juta, hanya naik sekitar 5,25%. Angka ini tergolong rendah untuk mengindikasikan adanya perubahan sentimen pasar yang kuat.

    Kondisi ini menunjukkan bahwa tidak ada arus modal besar yang masuk. Minat investor masih terbatas sehingga pergerakan harga cenderung “ringan” dan tidak solid.

    Dengan kata lain, kenaikan ini lebih mencerminkan dinamika pasar tipis daripada tren bullish yang kuat.

    Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Kamis, 26 Maret 2026. Sumber: CoinMarketCap.
    Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Kamis, 26 Maret 2026. Sumber: CoinMarketCap.

    Tidak Ada Katalis Fundamental

    Berdasarkan data yang tersedia, tidak ditemukan pengumuman proyek atau upgrade besar, kemitraan strategis baru, lonjakan aktivitas on-chain, maupun sentimen sosial yang signifikan.

    Ketiadaan katalis ini memperkuat asumsi bahwa kenaikan harga Pi saat ini merupakan hasil dari pergerakan pasar umum (beta-driven move), bukan faktor internal proyek.

    Di sisi lain, sebagai aset kripto, Pi tetap dipengaruhi oleh kondisi pasar yang lebih luas, terutama pergerakan Bitcoin. Saat ini, BTC berada di kisaran $70.000, yang menjadi level psikologis penting.

    Stabilitas Bitcoin di area ini memberikan dukungan bagi altcoin untuk tidak turun lebih dalam, lingkungan pasar yang relatif netral, dan ruang bagi pergerakan kecil seperti yang terjadi pada Pi.

    Namun, jika Bitcoin bergerak tajam, Pi kemungkinan besar akan ikut terdampak.

    Level Kunci yang Perlu Diperhatikan

    Dalam jangka pendek, beberapa level teknikal penting untuk Pi adalah level support $0,18 dan resistensi di level $0,20.

    Jika harga mampu bertahan di atas $0,18, peluang untuk menguji kembali area $0,20 tetap terbuka. Sebaliknya, jika level support ini ditembus, Pi berpotensi masuk fase konsolidasi lebih dalam.

    Outlook Jangka Pendek: Netral dengan Bias Positif

    Melihat kondisi saat ini, pergerakan Pi cenderung netral dengan sedikit bias bullish (Neutral with cautious bullish bias).

    Artinya, meskipun ada potensi kenaikan, arah pasar masih belum kuat dan sangat bergantung pada faktor eksternal.

    Beberapa indikator penting untuk memantau pergerakan Pi selanjutnya antara lain dengan melihat pergerakan kenaikan volume di atas $20 juta, stabilitas Bitcoin di atas $70.000, breakout di atas $0,20, hingga perubahan sentimen pasar secara keseluruhan.

    Tanpa faktor-faktor ini, pergerakan harga kemungkinan akan tetap terbatas.

    Baca Juga: Harga Pi Network Turun 3,24% Saat Pasar Naik, Likuiditas Tipis

    Kenaikan harga Pi Network sebesar 0,88% dalam 24 jam terakhir lebih mencerminkan dinamika pasar dengan likuiditas rendah daripada adanya perubahan fundamental yang signifikan.

    Dengan volume yang masih terbatas dan tidak adanya katalis kuat, pergerakan ini cenderung bersifat sementara.

    Namun, selama harga mampu bertahan di atas level support, peluang untuk kenaikan lanjutan tetap terbuka.

    Bagi investor, kondisi ini menjadi sinyal untuk tetap berhati-hati dan fokus pada indikator volume serta pergerakan pasar yang lebih luas sebelum mengambil keputusan investasi.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Harga Ontology Melejit 52% dalam 24 Jam, Apa Pemicu Lonjakan ONT?

    Harga Ontology (ONT) mencatat lonjakan tajam dalam 24 jam terakhir dengan kenaikan lebih dari 52% ke level $0,065449.

    Pergerakan ini menjadikan ONT sebagai salah satu altcoin dengan performa terbaik hari ini, menarik perhatian trader dan investor di tengah pasar kripto yang relatif fluktuatif.

    Dengan kapitalisasi pasar sekitar $61 juta dan volume perdagangan harian yang melonjak hingga $281 juta, terjadi anomali menarik: volume jauh melampaui market cap, menandakan aktivitas perdagangan yang sangat tinggi dalam waktu singkat.

    Baca Juga: Ontology (ONT) Menarik Perhatian Meski Alami Tekanan Harga Harian

    Lonjakan Volume Jadi Kunci Utama

    Salah satu faktor paling mencolok dari kenaikan ONT adalah lonjakan volume yang sangat signifikan. Volume 24 jam mencapai lebih dari empat kali kapitalisasi pasar, yang menunjukkan:

    • Aktivitas trading ekstrem
    • Masuknya spekulan jangka pendek
    • Potensi pump berbasis momentum

    Dalam kondisi seperti ini, harga dapat bergerak sangat cepat, baik naik maupun turun, tergantung pada arus likuiditas.

    Pergerakan Harga: Volatilitas Tinggi

    Dalam 24 jam terakhir, Tokocrypto mencatat ONT bergerak dalam rentang yang lebar, yakni antara $0,04283 – $0,075255.

    Kenaikan dari area bawah ke puncak menunjukkan adanya dorongan beli agresif, meskipun harga sempat mengalami koreksi ringan setelah mencapai level tertinggi.

    Perubahan harga dalam 1 jam terakhir yang sedikit negatif (-0,25%) juga mengindikasikan mulai munculnya aksi ambil untung (profit-taking).

    Pergerakan harga Ontology (ONT/USDT) pada Rabu, 25 Maret 2026. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Ontology (ONT/USDT) pada Rabu, 25 Maret 2026. Sumber: Tokocrypto.

    Tren Positif dalam Beberapa Periode

    Tidak hanya dalam 24 jam, performa ONT juga menunjukkan tren positif dalam berbagai timeframe:

    • 7 hari: +43,88%
    • 30 hari: +62,70%
    • 60 hari: +12,88%
    • 90 hari: +21,29%

    Data ini menunjukkan bahwa lonjakan terbaru bukan sepenuhnya pergerakan acak, melainkan bagian dari tren naik yang sudah mulai terbentuk dalam beberapa minggu terakhir.

    Jarak dari All-Time High Masih Jauh

    Meski mengalami lonjakan signifikan, harga ONT saat ini masih sangat jauh dari rekor tertinggi sepanjang masa di $11,18.

    Ini berarti potensi upside jangka panjang masih besar (secara teoritis), namun juga mencerminkan penurunan besar dari masa kejayaan sebelumnya.

    Hal ini penting untuk diingat agar investor tidak hanya fokus pada kenaikan jangka pendek.

    Apa yang Mendorong Kenaikan?

    Meski tidak ada katalis spesifik yang terlihat dalam data, beberapa faktor umum yang kemungkinan mendorong lonjakan ini antara lain:

    1. Momentum Trading

    Trader memanfaatkan pergerakan harga untuk masuk dan keluar dengan cepat.

    2. Likuiditas Relatif Tipis

    Kapitalisasi pasar yang kecil membuat harga lebih mudah digerakkan oleh volume besar.

    3. Rotasi ke Altcoin

    Dalam kondisi tertentu, dana berpindah dari aset besar ke altcoin berkapitalisasi kecil untuk mencari keuntungan lebih tinggi.

    Level Penting yang Perlu Diperhatikan

    Dalam jangka pendek, beberapa level kunci ONT adalah:

    • Support terdekat: $0,055
    • Support kuat: $0,045
    • Resistance terdekat: $0,075
    • Resistance lanjutan: $0,08

    Jika harga mampu bertahan di atas $0,055, peluang untuk melanjutkan tren naik tetap terbuka. Namun, jika turun di bawah level tersebut, koreksi bisa semakin dalam.

    Risiko: Volatilitas dan Koreksi Tajam

    Lonjakan harga yang cepat sering kali diikuti oleh koreksi tajam. Risiko utama yang perlu diperhatikan aksi ambil untung besar-besaran, penurunan volume setelah hype mereda, dan pergerakan harga yang tidak stabil.

    Dalam kondisi seperti tersebut, manajemen risiko menjadi sangat penting. Melihat kondisi saat ini, ONT berada dalam fase bullish jangka pendek, namun dengan risiko tinggi.

    Artinya, potensi kenaikan masih ada, tetapi volatilitas tinggi membuat pergerakan sulit diprediksi.

    Baca Juga: Ontology Melonjak 42%, Altcoin Lawas Kembali Jadi Perhatian Pasar

    Lonjakan harga Ontology sebesar lebih dari 52% dalam 24 jam menunjukkan bagaimana altcoin berkapitalisasi kecil dapat bergerak sangat cepat dalam kondisi pasar tertentu.

    Didukung oleh volume yang sangat tinggi, ONT berhasil menarik perhatian pasar secara signifikan.

    Namun, tanpa katalis fundamental yang jelas, kenaikan ini lebih cenderung didorong oleh momentum dan spekulasi. Oleh karena itu, investor perlu berhati-hati terhadap potensi koreksi tajam.

    Dalam pasar kripto, lonjakan besar sering kali menjadi pedang bermata dua—memberikan peluang keuntungan tinggi, tetapi juga risiko yang tidak kalah besar.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Supply Ethereum di Bursa Anjlok ke Titik Terendah!

    Pasar Ethereum menunjukkan perubahan besar setelah data terbaru mengungkap lonjakan signifikan dalam aktivitas staking dan penurunan tajam suplai di exchange. Kondisi ini dinilai sebagai sinyal penting yang dapat memengaruhi pergerakan harga dalam waktu dekat.

    Berdasarkan data on-chain, sekitar 31,4% dari total suplai Ethereum kini telah di-stake, menandai level tertinggi sepanjang sejarah.

    Staking ETH Capai Rekor Tertinggi

    Jumlah Ethereum yang terkunci dalam staking kini mencapai sekitar 38,31 juta ETH, atau hampir sepertiga dari total suplai. Kondisi ini menunjukkan bahwa semakin banyak investor memilih untuk menahan aset dalam jangka panjang dibandingkan menjualnya di pasar.

    Peningkatan staking ini secara langsung mengurangi jumlah ETH yang tersedia untuk diperdagangkan, sehingga memperketat likuiditas di pasar.

    Fenomena ini juga mencerminkan pergeseran perilaku investor dari trading jangka pendek menuju strategi holding jangka panjang.

    Supply di Exchange Turun ke Level Terendah

    Di sisi lain, suplai Ethereum di exchange, termasuk Binance, tercatat turun ke level terendah sejak 2020, bahkan secara global mencapai titik terendah sejak 2016.

    Dilaporkan Crypto Quant, penurunan ini menandakan semakin sedikitnya ETH yang tersedia untuk dijual di pasar terbuka. Dalam kondisi seperti ini, pasar menjadi lebih sensitif terhadap permintaan, karena peningkatan pembelian dalam jumlah kecil sekalipun dapat mendorong harga secara signifikan.

    Kombinasi antara staking tinggi dan rendahnya suplai di exchange memperkuat potensi terjadinya supply shock.

    Baca juga: Ethereum Foundation Jual ETH Rp160 Miliar, Strategi Baru?

    Potensi Supply Shock dan Dampaknya

    Dengan semakin banyak ETH yang terkunci dan berkurangnya likuiditas, tekanan jual di pasar cenderung menurun. Kondisi ini dapat menciptakan situasi di mana kenaikan permintaan langsung berdampak besar terhadap harga.

    Supply shock sering kali menjadi pemicu pergerakan harga yang cepat, terutama jika didukung oleh sentimen positif atau arus dana baru ke pasar.

    Tim Research Tokocrypto menilai bahwa lonjakan staking dan penurunan suplai di exchange merupakan indikator kuat dari perubahan struktur pasar Ethereum.

    Menurut mereka, kondisi ini menunjukkan bahwa investor semakin percaya terhadap prospek jangka panjang Ethereum, sehingga memilih untuk mengunci aset mereka dalam staking daripada menjualnya.

    Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Rabu, 25 Maret 2026. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Ethereum (ETH/USDT) pada Rabu, 25 Maret 2026. Sumber: Tokocrypto.

    Namun, Tim Research Tokocrypto juga mengingatkan bahwa meskipun potensi supply shock meningkat, pergerakan harga tetap akan dipengaruhi oleh faktor lain seperti kondisi makroekonomi, arus dana institusional, dan sentimen pasar secara keseluruhan.

    Mereka menambahkan bahwa dalam kondisi likuiditas rendah, volatilitas juga berpotensi meningkat, sehingga investor perlu tetap memperhatikan manajemen risiko.

    Pasar Masuk Fase Baru

    Dengan hampir sepertiga suplai Ethereum terkunci dan ketersediaan di exchange terus menurun, pasar kini memasuki fase yang berbeda dibandingkan siklus sebelumnya.

    Pelaku pasar akan mencermati apakah kondisi ini akan benar-benar mendorong kenaikan harga dalam waktu dekat, atau justru tetap tertahan oleh faktor eksternal yang lebih luas.

    Baca juga: BlackRock Resmi Ajukan ETF Staked Ethereum, Langkah Bersejarah!


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • XRP Konsolidasi, Data Ini Picu Sinyal Bahaya

    Pergerakan harga XRP saat ini menunjukkan kondisi yang relatif stabil di kisaran 1,43 dolar AS. Namun di balik ketenangan tersebut, data terbaru justru mengindikasikan potensi pergerakan besar dalam waktu dekat.

    Berdasarkan indikator Realized Volatility (30D) dari Binance, volatilitas XRP kini berada di level terendah sepanjang 2026, yang sering kali menjadi sinyal awal sebelum terjadinya lonjakan harga signifikan.

    Volatilitas Turun ke Level Terendah 2026

    Data menunjukkan bahwa volatilitas 30 hari XRP berada di sekitar 0,5266, jauh lebih rendah dibandingkan periode sebelumnya saat harga mengalami lonjakan. Selain itu, Volatility Z-Score tercatat di -0,9048, yang menandakan volatilitas saat ini berada di bawah rata-rata historis.

    Dilaporkan Crypto Quant, penurunan ini mencerminkan kondisi pasar yang sedang memasuki fase konsolidasi, di mana pergerakan harga cenderung terbatas dalam rentang sempit.

    Fenomena ini dikenal sebagai volatility compression, yang secara historis sering menjadi fase sebelum terjadinya pergerakan harga besar, baik ke atas maupun ke bawah.

    Pasar Masuk Fase Konsolidasi

    Stabilnya harga di sekitar level 1,43 dolar AS menunjukkan adanya keseimbangan antara tekanan beli dan jual. Dalam kondisi seperti ini, pasar biasanya sedang “mengumpulkan energi” sebelum menentukan arah berikutnya.

    Selama volatilitas tetap rendah, potensi terjadinya breakout akan semakin besar, terutama jika indikator mulai menunjukkan perubahan arah.

    Baca juga: Nasib XRP di Tangan SEC, Harga Siap Volatil

    Arah Pergerakan Masih Terbuka

    Jika Volatility Z-Score mulai kembali bergerak ke zona positif, hal ini dapat menjadi sinyal awal meningkatnya aktivitas pasar. Kondisi tersebut sering kali diikuti dengan tren harga yang lebih kuat.

    Namun, arah pergerakan belum dapat dipastikan, karena fase kompresi volatilitas dapat berakhir dengan kenaikan maupun penurunan harga, tergantung pada sentimen dan katalis pasar yang muncul.

    Tim Research Tokocrypto menilai bahwa penurunan volatilitas XRP saat ini merupakan sinyal penting yang perlu diperhatikan oleh pelaku pasar, terutama trader jangka pendek.

    Menurut mereka, fase volatility compression sering kali menjadi titik awal pergerakan besar, sehingga investor perlu bersiap menghadapi potensi lonjakan volatilitas dalam waktu dekat.

    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Rabu, 25 Maret 2026. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga XRP (XRP/USDT) pada Rabu, 25 Maret 2026. Sumber: Tokocrypto.

    Namun, Tim Research Tokocrypto juga mengingatkan bahwa arah breakout tidak dapat diprediksi hanya dari satu indikator. Faktor lain seperti sentimen pasar, aliran dana, dan perkembangan regulasi tetap menjadi penentu utama.

    Mereka menyarankan agar investor memperhatikan level support dan resistance terdekat serta menggunakan manajemen risiko yang disiplin dalam menghadapi kondisi pasar seperti ini.

    Pasar Menunggu Momentum

    Dengan volatilitas yang berada di titik rendah dan harga yang stabil, XRP kini berada dalam fase krusial yang berpotensi menentukan arah tren berikutnya.

    Pelaku pasar diperkirakan akan menunggu katalis baru yang dapat mendorong pergerakan harga, baik dari faktor teknikal maupun fundamental, sebelum tren besar berikutnya terbentuk.

    Baca juga: Pertarungan XRP di $3,13: Penentu Bull Run atau Awal Kejatuhan?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Hedera (HBAR) Lampaui Performa Bitcoin di 2026? Ini Datanya!

    Performa Hedera (HBAR) sepanjang 2026 menunjukkan ketahanan yang lebih baik dibandingkan Bitcoin di tengah tekanan pasar kripto. Meski tidak mengalami kenaikan signifikan, HBAR hanya turun sekitar 13% sejak awal tahun, sementara Bitcoin mencatat penurunan lebih dalam hingga sekitar 20%.

    Dilaporkan BeInCrypto, perbedaan ini dinilai bukan kebetulan, melainkan dipengaruhi oleh beberapa faktor utama seperti arus dana ETF, sentimen pasar, dan struktur teknikal yang berbeda.

    Arus ETF Jadi Pembeda Utama

    Salah satu faktor yang menopang kinerja HBAR adalah konsistensi arus masuk dana ke ETF-nya. Sejak diluncurkan pada akhir 2025, HBAR ETF tidak pernah mencatat arus keluar bersih bulanan, meskipun jumlah inflow terus menurun dari sekitar 44,39 juta dolar AS menjadi 2,12 juta dolar AS pada Maret 2026.

    Sebaliknya, ETF Bitcoin justru mengalami beberapa periode arus keluar bersih, yang mencerminkan berkurangnya keyakinan dari investor institusional terhadap BTC dalam jangka pendek.

    Kondisi ini memberikan dukungan sentimen yang lebih stabil bagi HBAR dibandingkan Bitcoin.

    Sentimen HBAR Lebih Tahan Dibanding Bitcoin

    Data sentimen pasar juga menunjukkan perbedaan signifikan. Sentimen positif terhadap Bitcoin mengalami penurunan tajam hingga sekitar 95% dalam tiga bulan terakhir, sementara HBAR hanya turun sekitar 57% dalam periode yang sama.

    Penurunan sentimen yang lebih terbatas ini menunjukkan bahwa kepercayaan pasar terhadap HBAR masih relatif terjaga, meskipun kondisi pasar secara keseluruhan sedang tidak stabil.

    Faktor ini menjadi salah satu alasan mengapa HBAR mampu mempertahankan performa lebih baik dibandingkan Bitcoin.

    Sinyal Teknikal Tunjukkan Potensi Pemulihan

    Dari sisi teknikal, HBAR menunjukkan sinyal positif melalui bullish divergence pada indikator Relative Strength Index (RSI). Dalam dua pekan terakhir, pola ini muncul dua kali dan sebelumnya sempat mendorong kenaikan harga hingga sekitar 12%.

    Divergensi terbaru juga telah memicu kenaikan sekitar 8%, yang menunjukkan bahwa tekanan jual mulai melemah, meskipun tren belum sepenuhnya berbalik.

    Selain itu, indikator Smart Money Index (SMI) menunjukkan bahwa investor berpengalaman mulai mengambil posisi, memperkuat indikasi potensi pemulihan harga.

    Level Kunci yang Perlu Diperhatikan

    Untuk melanjutkan tren kenaikan, HBAR perlu menembus level resistensi di sekitar 0,101 dolar AS, dan konfirmasi yang lebih kuat akan terjadi jika harga mampu bertahan di atas area 0,107–0,110 dolar AS.

    Jika level tersebut berhasil ditembus, potensi kenaikan menuju 0,124 hingga 0,146 dolar AS terbuka. Namun, jika harga turun di bawah support 0,088 dolar AS, risiko penurunan ke 0,072 dolar AS masih perlu diwaspadai.

    Baca juga: HBAR Berpotensi Picu Likuidasi US$4,9 Juta, Trader Short Terancam Terjepit

    Tim Research Tokocrypto menilai bahwa kinerja HBAR yang relatif lebih baik dibandingkan Bitcoin mencerminkan adanya rotasi minat investor ke aset dengan narasi dan fundamental yang lebih spesifik.

    Menurut mereka, konsistensi inflow ETF dan stabilitas sentimen menjadi faktor penting yang menjaga ketahanan harga HBAR di tengah tekanan pasar.

    Namun, Tim Research Tokocrypto juga mengingatkan bahwa outperform dalam fase koreksi tidak selalu berarti tren bullish yang kuat telah dimulai. Pergerakan harga masih sangat bergantung pada kondisi makro dan likuiditas pasar secara keseluruhan.

    Mereka menambahkan bahwa konfirmasi tren baru membutuhkan breakout yang jelas di level resistensi utama, serta dukungan volume dan arus dana yang berkelanjutan.

    Pasar Masih Uji Kekuatan Altcoin

    Dengan kombinasi faktor teknikal, sentimen, dan arus dana, HBAR menunjukkan potensi untuk menjadi salah satu altcoin yang diperhatikan di fase pasar saat ini.

    Namun, arah selanjutnya masih akan ditentukan oleh kemampuan aset ini mempertahankan momentum di tengah kondisi pasar kripto yang masih fluktuatif dan penuh ketidakpastian.

    Baca juga: AI Select Token: BNB, AVAX, Hingga HEMI Masuk Radar Hari Ini


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Harga Pi Network Turun 1,17% di Tengah Pasar Stabil, Minim Katalis

    Harga Pi Network (PI) kembali mengalami tekanan dalam 24 jam terakhir dengan penurunan sebesar 1,17% ke level $0,187.

    Pergerakan ini terjadi di tengah kondisi pasar kripto yang relatif stabil hingga sedikit positif, menciptakan sinyal underperformance dari aset tersebut.

    Berbeda dengan aset utama seperti Bitcoin (BTC) yang cenderung bergerak stabil, Pi justru menunjukkan pelemahan yang lebih dipengaruhi oleh faktor internal, terutama minimnya katalis positif dan turunnya aktivitas perdagangan.

    Baca Juga: Harga Pi Network Turun 3,24% Saat Pasar Naik, Likuiditas Tipis

    Volume Anjlok 43%, Minat Pasar Melemah

    Salah satu indikator utama yang menjelaskan penurunan ini adalah merosotnya volume perdagangan secara signifikan.

    Dalam 24 jam terakhir, Coinmarketcap mencatat bahwa volume PI turun hingga 43% menjadi sekitar $14,97 juta.

    Penurunan volume ini menunjukkan berkurangnya minat investor, minimnya aliran dana baru ke pasar, dan melemahnya momentum setelah kenaikan sebelumnya.

    Dalam kondisi seperti ini, harga menjadi lebih rentan terhadap tekanan jual, bahkan dari order dalam jumlah kecil.

    Tanpa Katalis, Harga Cenderung “Drift” Turun

    Tidak adanya berita besar, kemitraan baru, atau pembaruan teknis membuat Pi kehilangan pendorong utama untuk mempertahankan momentum kenaikan.

    Dalam pasar kripto, katalis seperti listing di exchange besar, upgrade jaringan, dan integrasi ekosistem sering menjadi pemicu lonjakan harga.

    Tanpa faktor-faktor tersebut, harga cenderung bergerak secara alami mengikuti arus likuiditas, yang dalam kasus ini justru melemah.

    Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Rabu, 25 Maret 2026. Sumber: CoinMarketCap.
    Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Rabu, 25 Maret 2026. Sumber: CoinMarketCap.

    Koreksi Setelah Kenaikan Mingguan

    Meski mengalami penurunan harian, penting dicatat bahwa Pi sebelumnya mencatat kenaikan sekitar 8% dalam tujuh hari terakhir.

    Hal ini membuka kemungkinan bahwa penurunan saat ini merupakan bagian dari aksi ambil untung (profit-taking).

    Dalam skenario seperti ini, trader jangka pendek mengunci keuntungan dan tekanan jual meningkat sementara. Alhasil, harga mengalami koreksi sehat.

    Fenomena ini umum terjadi dalam pasar kripto, terutama pada aset dengan likuiditas terbatas.

    Tidak Didukung Sentimen Altcoin

    Dari sisi makro, kondisi pasar altcoin juga tidak memberikan dorongan signifikan. Indikator seperti Altcoin Season Index berada di level 48, yang mencerminkan kondisi netral.

    Artinya, tidak ada rotasi besar ke altcoin membuat momentum sektor relatif lemah sehingga investor cenderung berhati-hati.

    Dalam lingkungan seperti ini, aset seperti Pi yang bergantung pada minat spekulatif cenderung kesulitan untuk naik.

    Level Kunci: $0,185 Jadi Penopang Utama

    Dalam jangka pendek, pergerakan harga Pi sangat bergantung pada kemampuannya mempertahankan level support penting.

    Level yang perlu diperhatikan:

    • Support utama: $0,185
    • Support lanjutan: $0,18
    • Resistance terdekat: $0,195

    Jika harga mampu bertahan di atas $0,185, ada peluang untuk konsolidasi dalam rentang $0,185–$0,195. Namun, jika level ini ditembus, risiko penurunan ke area $0,18 akan semakin besar.

    Outlook Jangka Pendek: Netral ke Bearish

    Melihat kondisi saat ini, outlook Pi dalam jangka pendek cenderung netral ke bearish.

    Tanpa adanya peningkatan volume atau katalis baru, pergerakan harga kemungkinan akan tetap lemah dan cenderung sideways dengan bias turun.

    Apa yang Harus Diperhatikan?

    Untuk melihat potensi pembalikan arah, ada beberapa indikator penting yang perlu dipantau:

    • Kenaikan volume di atas $20 juta
    • Munculnya berita atau update dari ekosistem Pi
    • Peningkatan aktivitas komunitas dan sosial media
    • Perubahan sentimen pasar altcoin secara keseluruhan

    Jika faktor-faktor ini mulai terlihat, peluang rebound akan meningkat.

    Baca Juga: Harga Pi Network Naik Tipis di Tengah Pasar Lesu, Sinyal Awal Rebound?

    Penurunan harga Pi Network sebesar 1,17% mencerminkan kondisi pasar yang minim katalis dan melemahnya minat perdagangan.

    Dengan volume yang turun tajam dan tidak adanya pendorong baru, harga cenderung bergerak melemah secara bertahap.

    Level $0,185 kini menjadi titik krusial yang harus dipertahankan. Jika gagal, tekanan jual berpotensi berlanjut. Sebaliknya, pemulihan hanya akan terjadi jika volume kembali meningkat dan minat pasar pulih.

    Bagi investor, kondisi ini menegaskan pentingnya memperhatikan likuiditas dan momentum, bukan hanya harga semata, dalam mengambil keputusan di pasar kripto yang dinamis.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Bittensor (TAO) Meroket 80%! Akankah Kalahkan Dominasi Bitcoin?

    Harga Bittensor (TAO) mencatat lonjakan signifikan dalam beberapa waktu terakhir, dengan kenaikan mencapai 17% dalam 24 jam dan sekitar 80% secara bulanan. Aset ini kini diperdagangkan di kisaran 317 dolar AS, menjadikannya salah satu kripto dengan performa terbaik di tengah pemulihan pasar.

    Dilaporkan Coingape, kenaikan ini terjadi seiring stabilnya pasar kripto secara umum, di mana Bitcoin kembali berada di atas 71.000 dolar AS dan Ethereum menembus 2.100 dolar AS. Sentimen positif juga didukung oleh penguatan altcoin lain seperti XRP, Solana, dan Dogecoin.

    Lonjakan Dipicu Sentimen dan Dukungan Pasar

    Salah satu pemicu utama kenaikan TAO adalah viralnya unggahan investor Jason Calacanis yang menyebut “TAO > BTC”, yang memicu diskusi luas di komunitas kripto. Tak lama setelah itu, harga TAO melonjak dan mencetak level tertinggi baru tahun ini.

    Selain sentimen sosial, minat institusional juga mulai meningkat. Produk investasi berbasis Bittensor telah diluncurkan di Nasdaq Stockholm, sementara Grayscale Bittensor Trust diperdagangkan dengan premium terhadap nilai aset bersihnya.

    Faktor lain yang mendorong optimisme adalah narasi seputar pengembangan kecerdasan buatan terdesentralisasi (decentralized AI), yang menjadi fokus utama ekosistem Bittensor.

    Baca juga: TAO Bittensor Rontok 13% Sehari! Harga Terjun ke US$160

    Didukung Fundamental dan Narasi AI

    Bittensor memiliki suplai maksimum sebesar 21 juta token, mirip dengan Bitcoin, serta mekanisme halving setiap empat tahun. Struktur ini memberikan karakteristik kelangkaan yang dinilai menarik bagi investor jangka panjang.

    Selain itu, komentar dari CEO Nvidia, Jensen Huang, terkait perkembangan AI turut memperkuat sentimen terhadap proyek-proyek berbasis AI, termasuk Bittensor.

    Di sisi pasar, meningkatnya kapitalisasi sektor meme coin hingga 33,6 miliar dolar AS juga menunjukkan meningkatnya risk appetite investor, yang turut mendukung pergerakan altcoin seperti TAO.

    Target Harga dan Level Kunci

    Secara teknikal, level 300 dolar AS kini menjadi support penting setelah berhasil ditembus. Sementara itu, area 320 dolar AS menjadi resistance terdekat yang masih sulit ditembus.

    Jika harga mampu bertahan dan menembus level tersebut, potensi kenaikan menuju 350 dolar AS terbuka. Namun, jika gagal mempertahankan momentum, koreksi ke area 280 dolar AS masih memungkinkan.

    Data derivatif juga menunjukkan peningkatan minat pasar, dengan open interest naik 53% dan volume perdagangan melonjak 128% menjadi sekitar 2,05 miliar dolar AS.

    Tim Research Tokocrypto menilai bahwa kenaikan TAO saat ini didorong oleh kombinasi kuat antara narasi sektor AI, sentimen sosial, dan peningkatan minat institusional.

    Namun, mereka mengingatkan bahwa lonjakan harga yang cepat dalam waktu singkat juga meningkatkan risiko koreksi, terutama jika didominasi oleh sentimen jangka pendek.

    Menurut mereka, investor perlu membedakan antara fundamental jangka panjang dan euforia pasar. Proyek seperti Bittensor memang memiliki potensi dari sisi teknologi, tetapi pergerakan harga tetap sangat dipengaruhi oleh likuiditas dan sentimen.

    Tim Research Tokocrypto juga menambahkan bahwa peningkatan open interest dan volume menunjukkan adanya partisipasi aktif dari trader, yang dapat memperbesar volatilitas dalam jangka pendek.

    Pasar Masih Uji Kekuatan Tren

    Pergerakan TAO dalam beberapa hari ke depan akan sangat bergantung pada kemampuannya mempertahankan level support dan menembus resistance utama. Di tengah kondisi pasar yang mulai pulih, aset dengan narasi kuat seperti AI berpotensi terus menjadi perhatian investor.

    Namun, dengan volatilitas yang tinggi, arah selanjutnya masih akan ditentukan oleh keseimbangan antara sentimen pasar, arus dana, dan kekuatan fundamental proyek itu sendiri.

    Baca juga: Token Musik Teratas: Pasar Capai Rp3,01 Triliun, Rata-Rata Naik 5,06%


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Harga Pi Network Turun 3,24% Saat Pasar Naik, Likuiditas Tipis

    Pergerakan harga Pi Network (PI) kembali menunjukkan kelemahan relatif dibanding pasar kripto secara umum.

    Dalam 24 jam terakhir, Coinmarketcap mencatat harga PI turun 3,24% ke level US$0,188, sementara pasar kripto secara keseluruhan justru mencatat kenaikan sekitar 3,02%.

    Divergensi ini menyoroti karakteristik utama PI sebagai aset dengan likuiditas terbatas, yang membuatnya lebih rentan terhadap tekanan jual meskipun sentimen pasar sedang positif.

    Baca Juga: Harga Pi Network Naik Tipis di Tengah Pasar Lesu, Sinyal Awal Rebound?

    Performa Tertinggal di Tengah Pasar Bullish

    Dalam kondisi normal, altcoin biasanya ikut naik saat pasar kripto menguat, terutama jika dipimpin oleh Bitcoin (BTC).

    Namun, Pi justru bergerak berlawanan arah, menunjukkan bahwa faktor internal seperti struktur pasar lebih dominan dibanding sentimen eksternal.

    Penurunan ini menjadi sinyal bahwa kenaikan pasar belum merata dan tidak semua aset menikmati aliran modal yang sama.

    Likuiditas Rendah Perbesar Dampak Tekanan Jual

    Salah satu penyebab utama penurunan harga Pi adalah likuiditas yang relatif rendah.

    Dengan volume perdagangan sekitar US$26,47 juta dibandingkan kapitalisasi pasar US$1,85 miliar, rasio perputaran (turnover ratio) hanya berada di kisaran 0,0143.

    Kondisi ini mencerminkan pasar yang “tipis”, di mana order book tidak terlalu dalam, volume transaksi terbatas, dan pergerakan harga lebih sensitif terhadap order besar.

    Akibatnya, tekanan jual dalam jumlah moderat saja sudah cukup untuk mendorong harga turun secara signifikan.

    Tidak Ada Katalis Negatif Spesifik

    Menariknya, penurunan ini tidak dipicu oleh berita negatif atau peristiwa besar dalam ekosistem Pi.

    Tidak ditemukan faktor seperti peretasan atau masalah keamanan, pembaruan tokenomics yang kontroversial, listing atau delisting besar, atau perubahan signifikan dalam proyek.

    Absennya katalis ini menunjukkan bahwa pergerakan harga lebih bersifat flow-driven, yaitu dipengaruhi oleh aliran dana dan kondisi pasar, bukan oleh faktor fundamental.

    Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Selasa, 24 Maret 2026. Sumber: CoinMarketCap.
    Pergerakan harga Pi Coin (PI/USDT) pada Selasa, 24 Maret 2026. Sumber: CoinMarketCap.

    Volume Rendah Tunjukkan Kurangnya Minat Pasar

    Selain likuiditas yang tipis, volume perdagangan yang relatif rendah juga menjadi indikator penting.

    Tanpa lonjakan volume yang signifikan, sulit bagi harga untuk bertahan di level support, membentuk tren naik yang kuat, ataupun menarik minat investor baru.

    Untuk mengindikasikan stabilisasi yang lebih solid, pasar membutuhkan peningkatan volume hingga di atas US$50 juta.

    Level Kunci: $0,18 Jadi Penentu

    Dalam jangka pendek, level harga berikut menjadi perhatian utama:

    • Support utama: US$0,18
    • Resistance terdekat: US$0,20

    Jika Pi mampu bertahan di atas US$0,18, ada peluang untuk masuk fase konsolidasi di kisaran US$0,18–US$0,20.

    Namun, jika level ini ditembus, risiko penurunan lanjutan akan meningkat, bahkan berpotensi menuju level terendah dalam setahun terakhir.

    Sebaliknya, pemulihan yang lebih kuat baru akan terlihat jika harga mampu kembali menembus dan bertahan di atas US$0,20.

    Sentimen Pasar Masih Rapuh

    Indikator seperti CMC Fear & Greed Index yang berada di level 32 (kategori fear) menunjukkan bahwa sentimen pasar masih cenderung berhati-hati.

    Dalam kondisi ini, investor biasanya lebih selektif dalam memilih aset guna menghindari altcoin berisiko tinggi dan fokus pada aset dengan likuiditas tinggi.

    Hal ini membuat Pi semakin sulit menarik arus modal baru dalam jangka pendek.

    Outlook Jangka Pendek: Tekanan Bearish

    Dengan kombinasi likuiditas rendah, volume terbatas, dan sentimen pasar yang belum pulih, outlook Pi dalam jangka pendek cenderung negatif.

    Pergerakan harga kemungkinan akan tetap volatile dengan kecenderungan turun, kecuali ada peningkatan signifikan dalam volume atau munculnya katalis positif.

    Baca Juga: Harga Pi Network Turun 5,98%, Likuiditas Tipis Perbesar Tekanan Jual

    Penurunan harga Pi Network sebesar 3,24% di tengah kenaikan pasar kripto menegaskan kelemahan struktural aset ini, terutama dari sisi likuiditas.

    Tanpa dukungan volume dan katalis fundamental, pergerakan harga PI cenderung rapuh dan mudah tertekan.

    Level US$0,18 kini menjadi titik krusial yang harus dipertahankan. Jika gagal, tekanan jual bisa semakin dalam.

    Sebaliknya, pemulihan baru akan terlihat jika pasar menunjukkan minat yang lebih kuat melalui peningkatan volume dan sentimen positif.

    Bagi investor, fase ini menjadi pengingat bahwa dalam pasar kripto, likuiditas sering kali sama pentingnya dengan fundamental.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com