Tag: aset kripto

  • Pepe (PEPE) Hanya Butuh 19 Hari Capai Kapitalisasi Pasar US$ 1 Miliar

    Pepe (PEPE), aset kripto yang terinspirasi dari meme populer telah mencapai kapitalisasi pasar US$ 1 miliar hanya dalam 19 hari setelah diluncurkan. Prestasi menakjubkan ini adalah satu-satunya di bidang aset kripto karena mengungguli semua token terkemuka di dunia.

    PEPE adalah aset kripto pertama yang menyentuh kapitalisasi pasar US$ 1 miliar dalam waktu singkat. Lebih cepat daripada Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), Dogecoin (DOGE), dan Shiba Inu (SHIB) dan kripto lainnya yang masuk dalam daftar 100 teratas dengan kapitalisasi market terbesar.

    Sebagai gambaran Bitcoin butuh 1.579 hari pasca peluncuran untuk mencapai kapitalisasi pasar US$ 1 miliar pada 2019. Ethereum membutuhkan 287 hari untuk naik di atas kapitalisasi pasar US$ 1 miliar. Selain itu, Dogecoin pesaing Pepe membutuhkan 2.585 hari untuk menyentuh angka kapitalisasi pasar US$ 1 miliar. Di sisi lain, Shiba Inu membutuhkan waktu 279 hari untuk mencapai target yang sama.

    PEPE yang Unik

    Baca juga: Memecoin Pepe (PEPE) Tembus 100 Besar Aset Kripto Paling Berharga

    PEPE dianggap sebagai aset kripto yang unik. Oleh karena itu, meme coin bertema katak yang baru melampaui semua aset kripto lainnya untuk mencapai sasaran dalam waktu kurang dari tiga minggu banayk diminati investor dan trader.

    Sekarang kapitalisasi pasar PEPE mencapai US$ 684 juta, tidak ada jaminan bahwa itu bisa naik di atas US$ 1 miliar lagi. Meskipun demikian, kebangkitannya yang spektakuler akan dikenang di dunia kripto untuk waktu yang lama.

    Setelah mencapai titik tertinggi sepanjang masa di US$ 0,00000431 pada 5 Mei, harga Pepe coin anjlok dan jatuh ke level US$ 0,00000150. Itu turun hampir 63% dari ATH-nya dan bisa menuju ke selatan lebih jauh dalam beberapa hari mendatang.

    Pada saat penulisan, Pepe coin diperdagangkan pada US$ 0,00000161 dan naik 4,9% dalam perdagangan 24 jam sehari. Ini turun 62,19% dari level tertinggi sepanjang masa di US$ 0,00000431, yang dicapai pada Mei 2023.

    Analisis Harga PEPE

    Grafik harian PEPE/USDT. Sumber: CoinMarketCap.
    Grafik harian PEPE/USDT. Sumber: CoinMarketCap.

    Baca juga: Ridwan Kamil Bicara Potensi Bitcoin untuk Merevolusi Ekonomi Indonesia

    Koin meme baru telah memberikan hasil yang signifikan kepada investor awalnya hanya dalam beberapa hari sejak diluncurkan.

    Bursa kripto terkemuka, termasuk Binance, juga melanjutkan daftar koin meme baru. Hal ini juga yang mendorong masyarakat untuk membeli PEPE. Harga Pepe Coin mengalami lonjakan yang luar biasa, dimulai dari titik terendah US$ 0,00000002764 pada 17 April 2023, dan mencapai titik tertinggi sepanjang masa di US$ 0,000004354.

    Penurunan harga Pepe coin dan perdagangannya baru-baru ini telah menimbulkan pertanyaan apakah kegilaan koin meme sudah berakhir. Namun, saat ini tidak jelas karena PEPE berdiri bearish saat ini. Selain itu, seluruh ranah koin meme, termasuk Dogecoin dan Shiba Inu, juga diperdagangkan di zona merah. Agar harga melonjak lebih tinggi, pasar harus berakhir dengan baik.

    DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • 19 Calon Anggota DK OJK Awasi LKM dan Kripto Lolos Seleksi Tahap II

    Panitia Seleksi Pemilihan Calon Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (DK OJK) periode 2023-2028 telah mengumumkan hasil seleksi tahap II. Seleksi tersebut melibatkan penilaian dari masyarakat, rekam jejak, dan makalah para calon anggota.

    Calon-calon yang berhasil lulus seleksi tahap II akan melanjutkan ke tahap III, yaitu Asesmen dan Pemeriksaan Kesehatan. Pengumuman resmi ini didasarkan pada Pengumuman Nomor PENG-03/PANSEL-DKOJK/2023 yang dirilis oleh Bank Indonesia pada Jumat, 19 Mei 2023.

    Sebelumnya ada 45 nama yang berhasil lolos seleksi tahap I seleksi administratif.

    Mereka yang lolos tahapan seleksi pertama akan bersaing memperebutkan dua jabatan:

    1. Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya merangkap anggota Dewan Komisioner.
    2. Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto merangkap anggota Dewan Komisioner.

    Daftar Calon Anggota DK OJK

    Ilustrasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Sumber: ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra.
    Ilustrasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Sumber: ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra.

    Baca juga: Pasar Kripto Kembali Tertekan Imbas Komentar Hawkish Pejabat The Fed

    Berikut adalah daftar nama calon anggota Dewan Komisioner OJK periode 2023-2023 yang berhasil lolos seleksi tahap II dan berhak mengikuti seleksi tahap III:

    1. Imansyah – Deputi Komisioner OJK Institute, Plt. Deputi Komisioner Sekretariat Dewan Komisioner dan Logistik, Otoritas Jasa Keuangan
    2. Budi Santoso – Direktur, PT PricewaterhouseCoopers Consulting Indonesia
    3. Iskandar Simorangkir – Tim Ahli Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian
    4. Adi Budiarso – Kepala Pusat Kebijakan Sektor Keuangan, Badan Kebijakan Fiskal, Kementerian Keuangan
    5. Onny Noyorono – Direktur Jasa Keuangan dan BUMN, Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional
    6. Rico Usthavia Frans – Komisaris, PT Fintek Karya Nusantara
    7. Yunita Resmi Sari – Kepala Departemen Pengembangan UMKM dan Perlindungan Konsumen, Bank Indonesia
    8. Ubaidillah Nugraha – Komisaris Independen, BRI Life
    9. Agus Susanto – Chief Executive Innovation Project Management Universitas Gadjah Mada / Mantan Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan
    10. Hidayat Prabowo – Deputi Komisioner Audit Internal Manajemen Risiko dan Pengendalian Kualitas, Otoritas Jasa Keuangan
    11. Mardianto Eddiwan Danusaputro – Direktur Utama, PT BNI Modal Ventura
    12. Anton Daryono – Kepala Grup, Bank Indonesia
    13. Trisno Nugroho – Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Bank Indonesia
    14. Causa Iman Karana – Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan
    15. Agusman – Kepala Departemen Audit Intern, Bank Indonesia
    16. Erwin Haryono – Kepala Departemen Komunikasi, Bank Indonesia
    17. Dwityapoetra Soeyasa Besar – Staf Ahli Dewan Gubernur, Bank Indonesia
    18. Hasan Fawzi – Komisaris Utama, PT Pefindo Biro Kredit
    19. Bambang Prijambodo – Tenaga Ahli Utama, Kantor Staf Presiden

    Seluruh calon anggota DK OJK yang lulus seleksi tahap II diwajibkan untuk mengikuti tahap III, yaitu Asesmen yang akan dilaksanakan pada Senin, 22 Mei 2023, dan Pemeriksaan Kesehatan pada Selasa, 23 Mei 2023 di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto, Jakarta.

    Untuk tahap III (Asesmen dan Pemeriksaan Kesehatan), calon anggota DK OJK harus melakukan tes PCR secara mandiri dan mengirimkan hasilnya kepada Panitia Seleksi melalui email [email protected], paling lambat pada Minggu, 21 Mei 2023, pukul 11.00 WIB.

    Respons Pelaku Usaha

    Ilustrasi market kripto di Indonesia.
    Ilustrasi market kripto di Indonesia.

    Baca juga: Ridwan Kamil Siapkan Beasiswa Pendidikan Teknologi Blockchain

    Sebagai pelaku usaha industri aset kripto di Indonesia, Tokocrypto menyambut positif dan menghormati proses seleksi DK OJK yang sedang berjalan. CEO Tokocrypto, Yudhono Rawis, yakin DK OJK yang terpilih nanti punya kapabilitas terbaik dan bisa membuat industri kripto di Indonesia menjadi lebih baik ke depan.

    “Sebagai salah satu pelaku industri kripto terbesar di Indonesia, kami tentunya berharap DK OJK bisa memiliki keseimbangan (balanced) dalam memajukan inovasi industri Kripto di Indonesia dan mengembangkan peraturan yang bisa melindungi pelanggan kripto di Indonesia dengan baik,” kata Yudho.

    “Kami berharap nantinya DK OJK adalah seseorang yang pernah memiliki kombinasi pengalaman untuk memimpin industri keuangan seperti perdagangan saham dan investasi di sektor swasta dan pengalaman yang banyak dalam pengembangan regulasi termasuk dengan merangkul beberapa stakeholders dalam industri kripto baik dari regulator, asosiasi, institusi pemerintahan.”



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Pasar Kripto Kembali Tertekan Imbas Komentar Hawkish Pejabat The Fed

    Pasar kripto kembali tertekan menjelang akhir pekan ketiga bulan Mei, imbas The Fed. Harga Bitcoin dilaporkan melemah pada hari Jumat (19/5) setelah turun tajam di bawah level kunci minggu ini US$ 27.000.  

    Trader Eksternal Tokocrypto, Fyqieh Fachrur, melihat di sampig itu Indeks Dolar AS (DXY) melonjak ke puncak tertinggi dalam tujuh minggu, semakin menekan pasar kripto sehingga menghilangkan potensi reli akibat banyak investor yang mengalihkan dananya dari aset yang berisiko. Ada beberapa penyebab yang mengakibatkan pasar kripto terus dalam posisi bearish.

    Hal utama sentimen negatif adalah komentar hawkish dari pejabat The Fed mengguncang pasar kripto minggu ini, karena prospek suku bunga AS tetap lebih tinggi dan tidak ada jeda, sehingga menunjukkan peningkatan peluang untuk memegang aset yang tidak terlalu berisiko, seperti dolar AS.  

    Dua pejabat The Fed, Dallas Lorie Logan dan James Bullard sepakat bahwa inflasi AS tampaknya tidak mendingin cukup cepat untuk memungkinkan Fed menghentikan sementara laju kenaikan suku bunga yang dimulai lebih dari setahun yang lalu.

    “Keduanya tampak mewakili pandangan hawkish minoritas di Fed, tetapi memberi pengaruh sentimen negatif untuk pasar kripto,” kata Fyqieh.

    Ketua The Fed, Jerome Powell dijadwalkan untuk berbicara pada hari Jumat (19/5) malam dan investor mengantisipasi dia akan memperbarui pandangan tersebut sehubungan dengan data ekonomi yang bisa dibilang beragam sejak pertemuan terakhir The Fed pada awal Mei. Pidato yang akan disampaikan akan memperjelas apakah saat ini Fed akan fokus untuk menurunkan inflasi atau menjaganya tetap di angka 5% karena adanya banyak pertimbangan.

    Ketua The Fed, Jerome Powell. Foto: Getty Images.
    Ketua The Fed, Jerome Powell. Foto: Getty Images.

    Baca juga: Bitcoin Bangkit: Investasi di 4 Altcoin Ini Jadi Pilihan Menarik

    Jika Fed memutuskan untuk menjaga angka inflasi di 5%, dolar AS kemungkinan besar akan mengalami koreksi dalam nilainya dan mayoritas aset berisiko akan bergerak naik. Tapi sebaliknya, jika memutuskan menurunkan inflasi dengan cara meningkatkan suku bunga acuan, maka akan ada efek yang lebih besar secara negatif untuk perekonomian Amerika, namun akan ada dampak positif secara jangka pendek untuk nilai dolar AS.

    Jadi saat ini Amerika sedang dihadapi dengan pilihan yang sulit karena kedua pilihan kemungkinan akan berdampak negatif bagi dolar AS. Kabar baik The Fed, seluruh kehancuran ini akan mendorong sentimen positif bagi pasar kripto yang dapat digunakan investor sebagai pelindung aset di masa kehancuran dolar AS yang bergerak dengan hubungan negatif. 

    “Sentimen negatif lainnya, investor terus mempertimbangkan pembicaraan plafon utang yang sedang dibahas oleh pemerintah AS dan langkah peraturan terbaru. Kisaran perdagangan yang membuat frustrasi ini telah mematikan banyak investor dan jika fundamental kripto tidak membaik dalam waktu dekat, tekanan ke bawah dapat berlanjut,” ungkap Fyqieh.

    Pasar aset kripto yang dominan sedang mengalami koreksi dengan rata-rata penurunan sebesar 1-3 persen. Beberapa aset kripto, seperti XRP, STX, BIT, AAVE, dan RNDR, berhasil tetap berada dalam zona positif. Meskipun tren Bitcoin sedang mengalami penurunan sebesar 2% dan berada dalam zona merah, aset-aset kripto ini tampak tidak terpengaruh oleh pergerakan tersebut. Terdapat banyak aset kripto lain yang juga bertahan di zona hijau, namun mungkin tidak terlihat pada peta panas (heat map) karena memiliki kapitalisasi pasar yang kecil.

    Fear & Greed Bitcoin Index by alternative.me.

    Indeks Fear and Greed Bitcoin saat ini berada pada level netral ke bearish. Hal ini mengindikasikan bahwa pasar aset kripto sedang berada dalam kondisi yang menunjukkan kecenderungan bearish, dengan skor sebesar 48. Perbandingannya dengan hari sebelumnya, tanggal 18 Mei 2023, ketika skornya mencapai 51 karena harga bitcoin berada di atas US$ 27.000. Saat ini, harga Bitcoin telah turun di bawah US$ 26.900, dan kemungkinan adanya sentimen bearish di masa depan jika Bitcoin tidak mampu menguat kembali di atas harga US$ 28.300.

    Analisis Pergerakan Harga BTC, RAY, JASMY

    Bitcoin (BTC) Terkonfirmasi Koreksi

    BTC/USDT Index by Fyqieh Fachrur Rossy – TradingView.com.

    Bitcoin sedang dalam masa penentuan apakah akan melanjutkan penurunan atau bergerak menuju resisten line nya di harga US$ 28.000. Pada dini hari tanggal 19 Mei 2023, Bitcoin terkonfirmasi penolakan di harga US$ 27.600 dan membentuk pola double top yang menandakan bahwa potensi penurunan akan terjadi ke neck line-nya di harga US$ 26.700. Namun ada potensi bearish dalam beberapa hari ke depan. Karena adanya inflow bitcoin dari dompet pribadi ke exchange coinbase beberapa waktu lalu.

    “Jika 10.010 Bitcoin dijual secara bersamaan dan diikuti kepanikan seperti waktu lalu tanggal 12 Mei, ketika pemerintah AS melakukan penjualan 10.000 BTC Silkroad maka ekspetasi Bitcoin akan mengalami penurunan lebih dari 4% dan sangat berpotensi menuju US$ 25.000. keep eye on Bitcoin dalam beberapa hari mendatang,” jelas Fyqieh.

    Raydium (RAY) Terkonfirmasi Breakout, Retest support

    RAY/USD by Fyqieh Fachrur Rossy – TradingView.com.

    Baca juga: Ridwan Kamil Siapkan Beasiswa Pendidikan Teknologi Blockchain

    Raydium adalah sebuah protokol pembuat pasar otomatis (AMM) dan penyedia likuiditas yang dibangun di atas blockchain Solana untuk pertukaran terdesentralisasi Serum (DEX). Yang membedakan Raydium dari AMM lainnya adalah kemampuannya untuk menyediakan likuiditas secara langsung ke dalam buku pesanan batas pusat. Artinya, dana yang didepositokan ke Raydium akan diubah menjadi pesanan batas yang masuk ke dalam buku pesanan Serum. Hal ini memberikan akses kepada penyedia likuiditas Raydium (Raydium LP) ke seluruh aliran pesanan Serum dan likuiditas yang tersedia di dalamnya.

    Raydium sudah mengalami breakout dari area resisten line nya dan bergerak menuju area support nya di harga US$ 0,21 dan memiliki potensi untuk naik ke harga US$ 0,259 dengan prosentase keuntungan sebesar 28%. Namun apabila Raydium menuju ke harga US$ 0,2 maka kemungkinan akan memantul ke harga $0.21 dan kembali menuju ke harga US$ 0,17. Untuk saat ini bisa melakukan DCA jika diperlukan dan di hold dalam beberapa minggu kedepan.

    Secara teknikal, Woo network mengalami potensi untuk mengalami penurunan karena telah menembus area support US$ 0,2408. Hal ini juga didukung dengan penurunan keseluruhan kapitalisasi pasar aset kripto yang dihitung tanpa melibatkan kapitalisasi pasar bitcoin. Kapitalisasi pasar yang mengalami penurunan sebesar -6,7% dengan penurunan kapitalisasi pasar sebesar US$ 40 Milyar Dollar dalam waktu 7 hari. Dengan penurunan ini maka alternatif koin akan mengalami pelemahan. Banyak investor yang keluar dari pasar.

    Target penurunan Woo Network US$ 0,178 dalam waktu 1 – 2 minggu kedepan. Untuk harga perdagangan hari ini berada pada US$ 0,22, jika memang mengalami penurunan maka estimasi persentase penurunan -20,94%. Penurunan ini juga didukung dengan semakin melemahnya volume transaksi di beberapa pertukaran terpusat seperti binance, kraken dan Coinbase. Ini menandakan bahwa volume lemah dan terkonfirmasi break down maka akan terjadi penurunan lanjutan. 

    Jika Woo Network menembus harga US$ 0,2408 dan didukung dengan volume transaksi tinggi maka WOO berpotensi untuk mengalami pantulan dengan target di harga US$ 0,28 dengan potensi keuntungan dari harga break out sebesar 16,6%.

    Ethereum (ETH) Potensi Bearish

    ETH/USD by Fyqieh Fachrur Rossy – TradingView.com.

    Ethereum sudah terkonfirmasi mengalami penurunan yang cukup tajam setelah bitcoin mengalami koreksi juga. Ethereum sempat berada di bawah harga US$ 1.800 dan saat ini kembali sideways di harga US$ 1.800. Namun secara potensi, ETH memiliki potensi untuk melanjutkan penurunan karena adanya kabar ETH Foundation yang menjual sebagian ETH-nya untuk kebutuhan yayasan.

    Secara historical, ketika foundation menjual sebagian ETH, maka saat itu bisa dianggap sebagai puncak harga dan akan mengalami penurunan selama berminggu minggu kemudian. Potensi penurunan ini mencapai harga US$ 1.700. Ada daerah support di harga US$ 1.750, apabila support ini tertembus maka harga kembali turun.

    “Untuk skema bullish Ethereum jika ETH bisa kembali menyentuh dan breakout di harga US$ 1.840. Jika dilihat sekarang, potensi ini sangat kecil karena kondisi BTC yang kurang baik,” pungkas Fyqieh.

    DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Analis Sebut Bitcoin Ada Tanda Baik Karena Pertahankan Target Harga

    Analis kripto, Michaël van de Poppe mengatakan bahwa Bitcoin menunjukkan kekuatan yang dibutuhkannya untuk kelanjutan yang lebih tinggi, setelah garis tren utama dipertahankan. Menurutnya Bitcoin masih melihat tertinggi lima hari pada 15 Mei karena rebound berlanjut setelah pembukaan Wall Street.

    Analis sebut harga Bitcoin (BTC) berada disekitar US$ 27.046 di Tokocrypto mampu mempertahankan kekuatan pada kerangka waktu per jam setelah penutupan mingguan tepat di bawah angka US$ 27.000. Dengan ekuitas Amerika Serikat dalam kisaran ketat pada hari ini, Selasa (16/5), Poppe mencari petunjuk ke mana pasar akan bergerak selanjutnya.

    Poppe yang juga pendiri dan CEO firma perdagangan Eight, prospeknya bagus.“Bitcoin menembus ke atas dan menguji $27.600. Tanda-tanda bagus. Jangka waktu mingguan; Memegang 200 MA dan EMA. Saya pikir kami terus menuju $38.000-42.000 dari sini,” dia meringkas.

    Sentimen Campuran Bitcoin

    Ilustrasi aset kripto Bitcoin.
    Ilustrasi aset kripto Bitcoin.

    Baca juga: Meme Coin Pepe Mungkin Beri Sinyal Masalah untuk Bitcoin, Kenapa?

    Indikator ekonomi AS dan pembicaran utang pemerintah AS memberikan sentimen campuran.Data manufaktur AS meredakan sentimen dari keputusan kebijakan moneter The Fed pada Juni mendatang yang kemungkinan masih akan hawkish.

    Angka-angka yang lemah terus memicu taruhan pada The Fed untuk menekan tombol jeda pada bulan Juni, meskipun inflasi tinggi dan kondisi pasar tenaga kerja yang ketat. Namun, kemungkinan penurunan suku bunga pada tahun 2023 semakin berkurang, dengan inflasi yang kaku memaksa anggota FOMC untuk memilih lebih tinggi lebih lama.

    Obrolan The Fed dan berita terkait plafon utang AS juga perlu dipertimbangkan. Pembicaraan yang gagal antara Presiden AS, Joe Biden dan Ketua DPR AS, Kevin McCarthy akan menakuti investor.

    Di samping itu, indikator ekonomi dari China akan mengatur suasana. Investasi aset tetap, produksi industri, penjualan ritel, dan angka pengangguran untuk bulan April akan memberikan arahan. Indikator ekonomi baru-baru ini dari China telah mengisyaratkan pemulihan ekonomi yang memudar. Putaran angka lemah lainnya akan memicu ketakutan resesi dan membebani aset berisiko.

    Aksi Harga Bitcoin

    Grafik harian BTC/USDT. Sumber: TradingView.
    Grafik harian BTC/USDT. Sumber: TradingView.

    Baca juga: Pasar Kripto Melonjak Tipis, Tanda Mulai Bangkit?

    BTC perlu menghindari pivot US$ 27.204 untuk menargetkan Level Perlawanan Utama Pertama (R1) di US$ 27.666. Pengembalian ke US$ 27.500 akan menandakan sesi bullish yang diperpanjang. Jika reli diperpanjang, BTC kemungkinan akan menguji Level Resistensi Utama Kedua (R2) di US$ 28.137 dan resistensi di US$ 28.500. Level Perlawanan Utama Ketiga (R3) berada di US$ 29.070.

    Penurunan melalui pivot akan memainkan Level Dukungan Utama Pertama (S1) di US$ 26.733. Namun, kecuali aksi jual yang dipicu peristiwa kripto, BTC harus menghindari di bawah US$ 26.000. Level Dukungan Utama Kedua (S2) di US$ 26.271 seharusnya membatasi penurunan. Level Dukungan Utama Ketiga (S3) berada di US$ 25.338.

    Pastikan kamu hanya melakukan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah. Anda juga bisa menyimak berbagai informasi terbaru mengenai kripto dengan mengunjungi website TokocryptoInstagramTwitter, serta  komunitas Tokocrypto.

    DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Utang Amerika dan Krisis Perbankan Jadi Faktor Harga Bitcoin Turun

    Pergerakan harga Bitcoin (BTC) sempat tembus ke level US$ 28.000 pasca perilisan data Consumer Price Index (CPI) Amerika Serikat pada Kamis (11/5) dinihari. Tingkat inflasi tahunan Amerika Serikat akhirnya mengalami pelambatan menjadi 4,9% pada April 2023. Ini menjadi kabar baik karena mengalami penurunan dibanding bulan Maret lalu, ketika CPI mencapai 5%.

    Meskipun data CPI terbaru menunjukkan inflasi yang melambat, harga kripto tetap mengalami tekanan penurunan hingga Jumat (12/5) siang bahkan Bitcoin turun diperdagangkan di bawah US$ 27.000. Apa penyebabnya?

    Penyebab Bitcoin Turun

    Trader Eksternal Tokocrypto, Fyqieh Fachrur, menjelaskan penurunan ini disebabkan oleh beberapa faktor yang mempengaruhi harga aset kripto di semua pasar, termasuk krisis perbankan yang sedang berlangsung dan ancaman gagal bayar utang oleh pemerintah Amerika Serikat.

    “Laporan CPI Amerika Serikat memberikan dukungan Bitcoin singkat, sentimen terhadap kebijakan moneter The Fed dan berita tentang penjualan BTC oleh Pemerintah AS membebani selera investor. Tercatat wallet diduga milik pemerintah AS telah menjual 9.800 Bitcoin yang berasal dari hasil sitaan dark web Silk Road oleh pemerintah AS,” jelas Fyqieh.

    koin bitcoin
    Ilustrasi aset kripto Bitcoin. Sumber: Shutterstock.

    Baca juga: Elon Musk Mundur dari CEO Twitter, Akhir dari DOGE?

    Walau demikian, kebenaran aksi jual oleh pemerintah AS ini masih diragukan. Di samping itu langkah The Fed selanjutnya setelah rilis data CPI April masih membayangi investor kripto. Menurut CME FedWatch Tool, kemungkinan kenaikan suku bunga Juni sebesar 25 basis poin turun dari 21,2% menjadi 5,0% sebagai respons terhadap Laporan CPI. Namun, peluang penurunan suku bunga Juni tetap di 0%.

    “Meskipun tingkat inflasi AS bulan April membaik, namun inflasi utama masih jauh dari target The Fed 2%. Inflasi inti sesuai ekspektasi, mencapai 5,5% per tahun dan naik 0,4% setiap bulan. Bila level inflasi terus menurun, hal ini juga dapat menjadi sinyal kebijakan suku bunga yang diyakini akan di-pause pada Juni, dan bisa jadi berbalik arah mendorong harga Bitcoin dan pasar kripto keseluruhan,” tutur Fyqieh.

    Analisis Bitcoin

    Bitcoin (BTC) menghadapi tekanan jual sepanjang dua hari terakhir. Harganya turun dari level tertinggi harian sebesar US$ 27.735 menjadi terendah sebesar US$ 26.650.

    Fyqieh memprediksi bahwa nantinya akan kerugian besar di kalangan investor, hingga mencapai level support berikutnya sekitar US$ 25.000. Analis teknikal memperlihatkan harga kontrak berjangka Bitcoin bulan Mei melemah, mencerminkan kesulitan yang dihadapi oleh kripto utama ini.

    “Harga BTC saat ini bergerak dalam tren penurunan secara perlahan, memberikan keuntungan teknis jangka pendek yang sedikit bagi para trader jika terjadi kenaikan. Investor perlu waspada dan wait and see untuk memutuskan melakukan penjualan atau pembelian Bitcoin di posisi saat ini,” saran Fyqieh.

    Bitcoin perlu bergerak melalui pivot US$ 27.155 untuk menargetkan Level Perlawanan Utama Pertama (R1) di US$ 27.515. Pengembalian ke level $27.500 akan menandakan sesi bullish yang diperpanjang.

    Jika reli diperpanjang, BTC kemungkinan akan menguji Level Resistensi Utama Kedua (R2) di US$ 28.014. Level Perlawanan Utama Ketiga (R3) berada di US$ 28.873. Namun, jika gagal akan menuju level support terdekat di US$ 26.656 dan terjauh dalam rentang saat ini di US$ 25.437.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • 5 Aset Kripto dengan Potensi Kenaikan Terbaik di Minggu Ini

    Ada sejumlah aset kripto yang memiliki potensi untuk mengalami kenaikan di minggu kedua bulan Mei ini. Meski begitu perlu analisa dan riset mendalam untuk melihat potensi kripto lebih jauh lagi agar tidak salah perhitungan.

    Volatilitas Bitcoin (BTC) telah menyusut lebih lanjut minggu ini dan berada di jalur untuk membentuk pola inside-bar pada grafik mingguan. Meskipun bull merasa sulit untuk melewati rintangan overhead di zona US$ 30.000 hingga US$ 31.000, tapi tanda positifnya adalah bahwa mereka belum menyerah pada bear.

    Bukan hanya pasar aset kripto, bahkan indeks saham AS, seperti S&P 500 telah bergerak sideways dalam rentang pendek selama beberapa hari terakhir. Ini menunjukkan bahwa pasar sedang menunggu pemicu untuk memulai langkah arah selanjutnya.

    Dikutip Cointelegraph, sementara aksi harga jangka pendek tidak pasti, analis mendapatkan bullish untuk jangka panjang. Sebagian besar kripto utama menyerah selama seminggu terakhir, masih ada beberapa kantong kekuatan. Mari kita menganalisis grafik dari lima kripto yang mungkin potensi bullish dalam jangka pendek.

    Analisis Harga Bitcoin

    Grafik harian BTC/USDT. Sumber: TradingView.
    Grafik harian BTC/USDT. Sumber: TradingView.

    Bitcoin turun tajam dari garis resistensi pola segitiga simetris pada 6 Mei, menunjukkan bahwa bears tidak mau membiarkan bulls lewat. Positif minor adalah bahwa bulls telah membeli penurunan ke garis support segitiga seperti yang terlihat dari ekor panjang pada kandil hari ini.

    Rata-rata pergerakan eksponensial 20 hari yang datar (US$ 28.819) dan indeks RSI di dekat titik tengah tidak memberi sinyal keuntungan yang jelas baik untuk bulls maupun bears. Jika harga menembus di bawah segitiga, itu akan menunjukkan bahwa beruang sedang mencoba untuk merebut kendali. Pasangan BTC/USDT pertama-tama mungkin jatuh ke US$ 26.942 dan kemudian ke US$ 25.250.

    Di sisi lain, penembusan dan penutupan di atas segitiga akan menunjukkan bahwa kenaikkan telah menyerap pasokan. Itu mungkin memulai reli ke US$ 32.400 di mana bears kembali diharapkan untuk meningkatkan pertahanan yang kuat.

    Grafik harian ETH/USDT. Sumber: TradingView.
    Grafik harian ETH/USDT. Sumber: TradingView.

    Baca juga: Daftar Kripto Altcoin yang Bisa Masuk Watchlist Bulan Mei 2023

    Ethereum (ETH) menghadapi penolakan kuat di atas resistensi psikologis di US$ 2.000 pada 7 Mei. Ini menunjukkan bahwa bears belum menyerah dan mereka terus melindungi level resistensi overhead. EMA 20 hari (US$ 1.903) telah mendatar dan RSI mendekati titik tengah, menunjukkan bahwa pasangan ETH/USDT mungkin tetap terikat dalam kisaran dalam waktu dekat. Batas kisarannya bisa antara US$ 2.000 dan US$ 1.785.

    Konsolidasi tepat di bawah titik tertinggi lokal adalah tanda positif. Ini menunjukkan bahwa kenaikan tidak terburu-buru untuk membukukan keuntungan, meningkatkan kemungkinan penembusan di atas US$ 2.200.

    Sebaliknya, jika harga anjlok di bawah US$ 1.785, ini menunjukkan bahwa bears telah mengambil kendali. Itu bisa mulai jatuh ke US$ 1.619.

    Analisis Harga Monero

    Grafik harian XMR/USDT. Sumber: TradingView.
    Grafik harian XMR/USDT. Sumber: TradingView.

    Monero (XMR) sedang mencoba untuk tetap di atas rata-rata pergerakan, menunjukkan bahwa sapi jantan sedang mencoba untuk bangkit kembali. MA 20 hari yang datar (US$ 156) dan RSI tepat di atas titik tengah menunjukkan keseimbangan antara penawaran dan permintaan. Jika pembeli mendorong harga XMR di atas garis leher dari pola kepala dan bahu terbalik, keuntungan akan menguntungkan mereka.

    Pasangan XMR/USDT kemudian dapat memulai pergerakan naik baru. Ada resistensi kecil di US$ 181 tetapi jika dilewati, pasangan dapat mencapai US$ 187.

    Sebaliknya, jika harga turun dari level saat ini atau garis leher, ini akan menunjukkan bahwa beruang tetap aktif di level yang lebih tinggi. Penjual kemudian akan mencoba menarik harga di bawah support US$ 149, membuka pintu untuk penurunan ke US$ 130.

    Analisis Harga OKB

    Grafik harian OKB/USDT. Sumber: TradingView.
    Grafik harian OKB/USDT. Sumber: TradingView.

    OKB (OKB) diperdagangkan di dalam pola segitiga simetris besar. Umumnya, dalam pengaturan ini, trader membeli di dekat garis support dan menjual di dekat resistance. Bear mencoba untuk mempertahankan harga OKB di bawah SMA 50-hari (US$ 45,57) sementara bull mencoba merebut kembali level tersebut. Jika harga muncul dari level saat ini atau rebound dari garis support, itu akan menyarankan permintaan di level yang lebih rendah.

    Jika pembeli mendorong harga di atas EMA 20 hari (US$ 46,87), itu akan menunjukkan bahwa pasangan OKB/USDT dapat memperpanjang masa tinggalnya di dalam segitiga untuk beberapa waktu lagi.

    Bertentangan dengan asumsi ini, jika bears menenggelamkan harga di bawah segitiga, ini akan menunjukkan bahwa pengaturan telah berperilaku sebagai pola pembalikan. Itu bisa memulai tren turun baru yang kemungkinan akan menarik pasangan ini ke US$ 37.

    Analisis Harga Rocket Pool

    Grafik harian RPL/USDT. Sumber: TradingView.
    Grafik harian RPL/USDT. Sumber: TradingView.

    Baca juga: Token SUI: Sensasi Kripto Terbaru dan Kontroversinya

    Rocket Pool (RPL) terlihat kuat karena diperdagangkan di atas moving average. Ini menunjukkan bahwa sapi jantan membeli saat turun. Kenaikan harus mendorong harga di atas resistensi overhead di US$ 53,45 untuk memberi sinyal bahwa fase korektif mungkin telah berakhir. Pasangan RPL/USDT setelah itu dapat mencoba naik ke US$ 58.

    Kemungkinan lain adalah harga RPL naik dari EMA 20 hari (US$ 48,36) tetapi turun dari US$ 53,45. Itu akan menunjukkan kemungkinan aksi terikat kisaran antara SMA 50-hari (US$ 46,13) dan US$ 53,45 untuk beberapa waktu.

    Penembusan dan penutupan di bawah SMA 50-hari akan menjadi indikasi pertama bahwa bear sedang memegang kendali. Itu akan membuka pintu untuk potensi kripto penurunan ke US$ 37.

    Pastikan kamu hanya melakukan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah. Anda juga bisa menyimak berbagai informasi terbaru mengenai kripto dengan mengunjungi website TokocryptoInstagramTwitter, serta  komunitas Tokocrypto.

    DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Pasar Aset Kripto Potensi Diterjang Badai Koreksi, Prediksi Bulan Mei?

    Pasar aset kripto potensi diterjang badai koreksi. Dalam 24 jam terakhir Bitcoin dan aset kripto lain mengalami penurunan harga yang sangat bearish dengan penurunan rata-rata 2-4%. Total dominasi Bitcoin berada pada 46.09 persen. Dominasi aset kripto mengalami penurunan kecuali BNB, XEC dan BTT. Bahkan untuk stablecoin seperti USDC, USDT dan DAI juga mengalami koreksi. 

    “Momen ini artinya indikasi bahwa banyak investor yang exit dari pasar aset kripto. Untuk skemanya, jika investor memindahkan aset mereka yang sebelumnya Bitcoin ke stablecoin, maka stablecoin akan menguat dan Bitcoin akan melemah begitu sebaliknya. Namun jika dua-duanya turun maka kemungkinan investor cash out aset mereka ke dalam bentuk fiat,” kata Trader Eksternal Tokocrypto, Fyqieh Fachrur. 

    Dalam dua hari terakhir kapitalisasi pasar aset kripto mengalami penurunan sebesar -4.12% dan kehilangan US$ 48 miliar, Kejadian ini mirip seperti penurunan harga yang terjadi pada 19 April 2023. Penurunan kapitalisasi dari US$ 1,19 Miliar ke US$ 1,14 miliar yang signifikan ini membuat sebagian besar aset kripto mengalami koreksi dan potensi penurunan kapitalisasi bisa terjadi kedepannya. 

    Selasa (2/5) Bitcoin Fear and Greed index berada pada poin 55 terus turun dari posisi kemarin di 63 poin. Penurunan sentimen ini diakibatkan Bitcoin mengalami break out dan tertatih menuju area resisten pada harga US$ 30.000.

    Namun saat ini Bitcoin kembali ke harga di bawah US$ 29.000. Prediksi fear and greed index ke depan akan mengalami penurunan. Walaupun saat ini tidak ada berita FUD tentang Bitcoin dan pasar aset kripto, namun pergerakan chart dan candlestick menunjukan bahwa Bitcoin akan melakukan penurunan akibat aksi taking profit oleh investor. 

    Proyeksi Bulan Mei

    Pergerakan market kripto pada bulan April cukup menggembirakan. Bitcoin alami kinerja positif selama empat bulan berturut-turut yang belum pernah terjadi sebelumnya menandakan potensi akhir dari pasar bearish. Secara historis, tren ini tidak pernah mengarah ke posisi terendah baru, yang menunjukkan bahwa pasar bearish Bitcoin mungkin sudah berakhir.

    Fear & Greed Index by alternative.me.

    Baca juga: Daftar Kripto Altcoin yang Bisa Masuk Watchlist Bulan Mei 2023

    Namun, hanya waktu yang akan menentukan apakah pola ini berlaku dan pasar bearish Bitcoin berakhir mulai Mei ini, karena makroekonomi kini menghadapi tantangan yang signifikan. Data ekonomi AS yang terbaru menunjukan The Fed masih mendukung sikap hawkish.

    Prediksi suku bunga acuan The Fed akan berada pada 5,25%, naik dari 5% yang membuat Bitcoin bisa tertekan dan pasar kripto akan koreksi. Jika memang benar suku bunga naik sesuai prediksi, maka Bitcoin akan terkoreksi, namun jika suku bunga tetap atau turun maka BTC kemungkinan akan mengalami kenaikan.

    Inflasi AS telah melambat mengikuti upaya konsisten dari The Fed ini melalui kenaikan suku bunga yang ditargetkan. Meskipun terjadi perlambatan, inflasi masih lebih tinggi dari kisaran yang diproyeksikan. Hal ini yang diperkirakan BTC belum akan lepas dari sentimen bearish ke depannya.

    Pergerakan BTC sampai pertengahan Mei diprediksi masih tetap berada di level resisten kuat US$ 30.000. Bila terjadi penurunan target terdekat di harga US$ 27.000. Namun, masa depan Bitcoin dan kripto lainnya masih ditentukan juga oleh beberapa sentimen seperti situasi sistem perbankan yang mulai terguncang dan perbedaan pendekatan peraturan yang diambil oleh berbagai negara.

    Analisis Pergerakan Harga BTC, ARB dan BNB

    Bitcoin (BTC)

    BTC/USD Index 4H by Fyqieh Fachrur Rossy – Tradingview.com.

    Dini hari Senin 1 Mei 2023, Bitcoin mengalami apresiasi kenaikan harga yang membuat orang FOMO dan membicarakan bahwa BTC diprediksi akan meroket ke harga US$ 32.000 dalam waktu beberapa hari saja. Hal ini disebabkan karena Bitcoin telah breakout dari symetrical triangel pattern dan langsung naik dari harga US$ 29.250 ke harga US$ 29.960 kurang dari satu hari. Kenaikan sebesar 2,5% ini membuat BTC dibicarakan dan trending di Twitter dengan 211.000 tweet

    Berdasarkan teknikal, Bitcoin terkonfirmasi bearish timeframe empat jam Death Cross – Simple Moving Average 100. Support SMA 100 ini berada pada harga US$ 28.916 dan harga saat ini US$ 28.600. Untuk Support SMA 200 berada pada harga US$ 28.759, secara teknikal kripto BTC terkonfirmasi bearish atau koreksi dalam minggu ini dengan potensi penurunan sebesar 10% namun tidak menutup kemungkinan harga bisa naik. Salah satu pemicu kenaikan jika FOMC menurunkan suku bunga bank pada 4 Mei.

    Data on-chain pada Cryptoquant, Bitcoin exchange netflow cenderung ditutup positif dalam sebulan terakhir. Penutupan positif pada Bitcoin exchange netfow mengindikasikan adanya inflow yang lebih tinggi dibandingkan dengan arus keluar (outflow). Ini jadi sinyal hati-hati bagi para pelaku pasar karena kemungkinan akan adanya penjualan terhadap Bitcoin yang dikirim ke exchange.

    Arbitrum (ARB)

    ARB/USD 4H Timeframe by Fyqieh Fachrur Rossy – Tradingview.com.

    Baca juga: Aktivitas Trading Investor Kripto Meningkat Selama Ramadhan 1444 H

    Arbitrum merupakan aset kripto yang booming pada awal April lalu, disebabkan karena airdrop yang diberikan kepada para trader yang sudah turut andil dalam mencoba jaringan test net-nya. Nominal yang didapatkan cukup fantastis dari US$ 500-US$ 1500 per akun. Sehingga ARB menjadi perbincangan di seluruh dunia dan menjadi hot news aset kripto. Namun, dibalik airdrop ini tentu ada potensi penekanan harga yang akan terjadi ke depannya.

    Pergerakan kripto ARB akan mengalami bearish atau koreksi dalam dua minggu ke depan dengan potensi penurunan sebesar 18% ke harga US$ 6.32. Potensi ini juga didukung dengan tembus nya bearish rising wedge. Untuk target penurunan terdekatnya pada harga US$ 7,16. Namun jika ARB menembus harga US$ 8, maka target kenaikannya akan berada di harga US$ 9.

    Binance Coin (BNB)

    BNB/USD 4H Binance by Fyqieh Fachrur Rossy – Tradingview.com.

    Aksi harga BNB akan mengalami kenaikan yang signifikan akibat adanya launchpool yang baru diumumkan pada hari minggu 30 Mei 2023. Ketika diumumkan maka harga BNB langsug melonjak dari harga US$ 318 menjadi US$ 336 dengan kenaikan lebih dari 4%. Tentu dengan kenaikan ini membuat BNB lebih stabil dibanding aset kripto lainnya. Target kenaikan BNB masih berada pada harga US$ 350. Namun ada resisten yang cukup kuat di harga US$ 340 yang membuat Bitcoin memantul kembali ke bawah. 

    Secara teknikal, BNB berada diatas Simple Moving Average 100 di harga support US$ 331,1 dan Simple Moving Average 200 di harga support US$ 323,5 dan terindikasi bullish kuat.dalam minggu ini.

    Binance meluncurkan binance launch pool SUI, Sui juga termasuk trending topik seperti Arbitrum yang mengalami kenaikan luar biasa setelah launchpad kemarin. Bahkan SUI jauh lebih susah didapatkan dibanding ARB karena proyek ini memanfaatkan ICO dan Launchpad di beberapa pertukaran aset kripto besar seperti Binance, Okex, Bybit. Harga penawaran perdana nya di harga US$ 0,1 dengan kemungkinan setelah launching di pasart maka harga bisa mencapai US$ 2 per token SUI. Potensi kenaikan sebesar 2000%.

    Investor atau trader bisa memanfaatkan fitur Price Alert yang telah hadir di Tokocrypto. Price Alert adalah fitur pengingat untuk memberi tahu pengguna, ketika harga aset kripto tertentu sudah mencapai target. 

    Jika menggunakan fitur Price Alert, pengguna akan mendapatkan notifikasi yang muncul secara real-time ketika harga sudah menyentuh target yang telah kamu tentukan. Dengan begitu, pengguna tidak ketinggalan momentum beli dan jual di harga yang sesuai. Untuk informasi lebih lanjut dan cara menggunakan fitur ini bisa mengakses link berikut ini.

    DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • 45 Nama Calon DK OJK Terpilih Awasi LKM dan Aset Kripto, Siapa Saja?

    Panitia Seleksi Pemilihan Calon Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (DK OJK) periode 2023-2028 telah mengumumkan 45 nama yang berhasil lolos seleksi tahap I seleksi administratif.

    45 nama yang lolos seleksi memiliki latar belakang yang beragam dan berhak mengikuti tahapan seleksi selanjutnya yakni Seleksi Tahap II di mana, masyarakat diminta berpartisipasi untuk memberikan masukan dan/atau informasi mengenai calon Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan yang lulus Seleks​i Tahap I.

    “Keputusan Panitia Seleksi bersifat final, mengikat, dan tidak dapat diganggu gugat. Seluruh Calon Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan yang lulus Seleksi Tahap I (Seleksi Administratif) akan mengikuti Seleksi Tahap II (Penilaian Masukan dari Masyarakat, Rekam Jejak, dan Makalah),” kata Ketua Tim Pansel Sri Mulyani dikutip dari pengumuman Pansel Pemilihan Calon anggota Dewan OJK periode 2023-2028, Kamis (27/4/2023).

    Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani. SUmber: Kementerian Keuangan.
    Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani. SUmber: Kementerian Keuangan.

    Baca juga: Standard Chartered: Harga Bitcoin Capai Rp 1,4 Miliar di Akhir Tahun 2024

    Mereka yang lolos tahapan seleksi pertama akan bersaing memperebutkan dua jabatan:

    1. Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya merangkap anggota Dewan Komisioner.
    2. Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto merangkap anggota Dewan Komisioner.

    Daftar 45 Orang Calon Anggota DK OJK

    Dalam daftar 45 nama yang lolos seleksi tahap I didominasi oleh laki-laki, yakni terdiri dari 41 orang, sementara untuk perempuan hanya ada empat nama.

    Dilihat dari daftar nama-nama yang berhasil lolos seleksi, memiliki latar belakang yang beragam. Sebagian besar sudah pernah menjabat di lembaga pemerintahan maupun otoritas lainnya, seperti OJK, Bank Indonesia, Kementerian, hingga perbankan.

    Berikut Rincian daftar 45 nama yang lolos seleksi tahap I calon DK OJK:

    1. Gede Edy Prasetya – Asisten Deputi Pasar Modal dan Lembaga Keuangan, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian
    2. Sunar Dwiantoro – Pensiunan Kepala Grup, PT Perusahaan Pengelola Aset (Persero
    3. Imansyah – Deputi Komisioner OJK Institute, Plt. Deputi Komisioner Sekretariat Dewan Komisioner dan Logistik, Otoritas Jasa Keuangan
    4. Budi Santoso – Direktur, PT PricewaterhouseCoopers Consulting Indonesia
    5. Ryan Filbert Wijaya – Direktur Utama, PT Bursa Akselerasi Indonesia
    6. Antonius Sunu Widyatmoko – Direktur Utama, PT Indo Fin Tek
    7. Fontian Munzil – Konsultan Hukum, Mantan Hakim Tinggi Adhoc Tipikor, Dosen, Universitas Langlang Buana
    8. Bayu Prawira Hie – Konsultan Transformasi Digital, PT Intellectual Business Comunity
    9. Julius V. Sihombing – Direktur, PT Binaartha Sekuritas
    10. A. Iskandar Zulkarnain – Advisor, PT Cloudun Technology Indonesia
    11. Iskandar Simorangkir – Tim Ahli Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian
    12. Bambang Wijoyosatrio Budiawan – Deputi Komisioner Pengawas Lembaga Pembiayaan dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya, Otoritas Jasa Keuangan
    13. Nugroho Agung Wijoyo – Dosen S3 Ilmu Ekonomi Universitas Borobudur dan Komisaris Independen PT Dipo Star Finance (2016-2022)
    14. Adi Budiarso – Kepala Pusat Kebijakan Sektor Keuangan, Badan Kebijakan Fiskal, Kementerian Keuangan
    15. Reza Ronaldo – Komisaris Utama, PT Jasa Cipta Rembaka Reinsurance Broker
    16. Adriyanto – Direktur Dana Transfer Umum, Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan, Kementerian Keuangan
    17. Onny Noyorono – Direktur Jasa Keuangan dan BUMN, Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional
    18. Rico Usthavia Frans – Komisaris, PT Fintek Karya Nusantara
    19. Teguh Kurniawan Harmanda – Ketua Umum, Aspakrindo (Asosiasi Pedagang Aset Kripto Indonesia)
    20. Yunita Resmi Sari – Kepala Departemen Pengembangan UMKM dan Perlindungan Konsumen, Bank Indonesia
    21. Ubaidillah Nugraha – Komisaris Independen, BRI Life
    22. Agus Susanto – Chief Executive Innovation Project Management Universitas Gadjah Mada / Mantan Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan
    23. Hidayat Prabowo – Deputi Komisioner Audit Internal Manajemen Risiko dan Pengendalian Kualitas, Otoritas Jasa Keuangan
    24. Mardianto Eddiwan Danusaputro – Direktur Utama, PT BNI Modal Ventura
    25. Hendrikus Passagi – Komisaris, PT Cyrameta Exchange Indonesia
    26. Anton Daryono – Kepala Grup, Bank Indonesia
    27. Trisno Nugroho – Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Bank Indonesia
    28. Anto Prabowo – Deputi Komisioner (Advisor Senior) Strategic Committee, Otoritas Jasa Keuangan
    29. Jefri Rudyanto Sirait – Co-Founder & Managing Partner, Gayo Capital
    30. Tongam Lumban Tobing – Kepala Departemen Penyidikan Sektor Jasa Keuangan, Otoritas Jasa Keuangan
    31. Hamzah Ritchi – Profesor, Universitas Padjadjaran
    32. Yuningsih Rahayu – Group Head Risk Management, PT Asuransi Jasa Indonesia
    33. Causa Iman Karana – Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan
    34. Bhimantara Widyajala – Direktur Kapasitas dan Pelaksanaan Transfer, Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan, Kementerian Keuangan
    35. Chrisma Aryani Albandjar – Komisaris, PT Espay Debit Indonesia Koe (DANA)
    36. Agusman – Kepala Departemen Audit Intern, Bank Indonesia
    37. Garinsia – Sekretaris Komite Remunerasi dan Nominasi Dewan Komisaris, PT Bank Pembangunan Daerah Lampung
    38. Erwin Haryono – Kepala Departemen Komunikasi, Bank Indonesia
    39. Harry Z. Soeratin – Tenaga Pengkaji Bidang Penerimaan Negara Bukan Pajak, Direktorat Jenderal Anggaran, Kementerian Keuangan
    40. Dwityapoetra Soeyasa Besar – Staf Ahli Dewan Gubernur, Bank Indonesia
    41. Agus Edy Siregar – Deputi Komisioner Stabilitas Sistem Keuangan, Otoritas Jasa Keuangan
    42. Ariastiadi Saleh Herutjakra – Komisaris Independen, PT Asuransi Umum Mega
    43. Hasan Fawzi – Komisaris Utama, PT Pefindo Biro Kredit
    44. Bambang Prijambodo – Tenaga Ahli Utama, Kantor Staf Presiden
    45. Aida Sutanto – Direktur, PT Fundo Sukses Bersama

    Seleksi Tahap II

    Ilustrasi aset kripto dan uang rupiah. Foto: Shutterstock.
    Ilustrasi aset kripto dan uang rupiah. Foto: Shutterstock.

    Baca juga: Ridwan Kamil Jadi Pembicara Utama di Bitcoin Conference 2023

    Dalam rangka Seleksi Tahap II (Penilaian Masukan dari Masyarakat, Rekam Jejak, dan Makalah) DK OJK, masyarakat diminta berpartisipasi untuk memberikan masukan dan/atau informasi mengenai integritas, rekam jejak, dan/atau perilaku Calon Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan yang lulus Seleksi Tahap I (Seleksi Administratif), dengan ketentuan sebagai berikut:

    Menyampaikan masukan dan/atau informasi kepada Panitia Seleksi melalui email [email protected] atau melalui surat yang dikirimkan kepada Panitia Seleksi dengan alamat Ruang Soegito Sastromidjojo, Gedung Djuanda I lantai G, Jl. Dr. Wahidin Raya No.1, Jakarta Pusat 10710, mulai tanggal 27 April 2023 sampai dengan tanggal 15 Mei 2023 pukul 23.59 WIB; dan Bukti atau dokumen pendukung dipindai dan dilampirkan pada email atau dilampirkan pada surat (apabila ada).

    Panitia Seleksi menjamin kerahasiaan identitas masyarakat serta masukan dan/atau informasi yang diberikan. Panitia Seleksi tidak melakukan korespondensi atas masukan dan/atau informasi yang diterima.

    Hasil Seleksi Tahap II (Penilaian Masukan dari Masyarakat, Rekam Jejak, dan Makalah) akan diumumkan melalui laman seleksi-dkojk.kemenkeu.go.id, www.kemenkeu.go.id, dan www.bi.go.id setelah tanggal 15 Mei 2023, yaitu setelah berakhirnya periode penyampaian masukan dan/atau informasi dari masyarakat.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Kuartal I Tahun 2023 Pasar Kripto Tumbuh Signifikan, Bitcoin Juara

    Pasar kripto memulai awal yang kuat pada tahun 2023, setelah mengakhiri kuartal I dengan total kapitalisasi market sebesar US$ 1,2 triliun. Dibandingkan dengan kinerjanya pada tahun 2022 yang berakhir pada angka US$ 829 miliar, ini mencerminkan keuntungan sebesar 48,9% atau US$ 406 miliar secara absolut.

    Riset yang dilakukan oleh Coingecko, agregator data kripto terkemuka menyoroti tren dan perkembangan penting di ruang kripto. Laporan ini menawarkan wawasan berharga tentang kinerja pasar, tren yang muncul, dan statistik industri, yang dapat membantu investor membuat keputusan yang tepat.

    Volume perdagangan harian pada awal 2023 juga rata-rata juga meningkat. Tercatat peningkatan sebesar 30% QoQ dari -33% pada Q4 2022 menjadi total US$ 77 miliar pada Q1 2023. Volume perdagangan mengalami peningkatan pada Januari 2023, ketika pasar mulai reli. Kemudian melonjak sesaat pada awal Maret karena meningkatnya volatilitas dari krisis perbankan.

    5 Kripto Teratas

    Bitcoin adalah aset dengan kinerja terbaik pada Q1 2023, menandai kenaikan sebesar 72,4% QoQ, diikuti oleh indeks NASDAQ (15,7%) dan emas (8,4%). Sumber: Coingecko.
    Bitcoin adalah aset dengan kinerja terbaik pada Q1 2023, menandai kenaikan sebesar 72,4% QoQ, diikuti oleh indeks NASDAQ (15,7%) dan emas (8,4%). Sumber: Coingecko.

    Baca juga: Ridwan Kamil Jadi Pembicara Utama di Bitcoin Conference 2023

    Kuartal pertama tahun 2023 menyaksikan pertumbuhan signifikan dalam kapitalisasi pasar total, melonjak sekitar 24% dibandingkan dengan Q4 2022. Pertumbuhan ini dapat diatribusikan pada adopsi kripto yang semakin meningkat dan sentimen pasar yang positif.

    Lima kripto teratas berdasarkan kapitalisasi pasar mempertahankan dominasinya, dengan Bitcoin (BTC) memimpin, diikuti oleh Ethereum (ETH), Binance Coin (BNB), Cardano (ADA), dan Solana (SOL). Bitcoin adalah aset dengan kinerja terbaik pada kuartal I 2023, menandai kenaikan sebesar 72,4% QoQ, diikuti oleh indeks NASDAQ (15,7%) dan emas (8,4%).

    Semua kelas aset utama mengakhiri kuartal di zona hijau, kecuali minyak mentah yang turun -6,1%. Hasil ini tidak mengejutkan karena minyak mentah adalah salah satu dari hanya dua aset yang mengakhiri tahun 2022 dengan kenaikan. Minyak mentah awalnya merosot ke level -17,2% karena laporan inflasi AS mengutip penurunan permintaan minyak, di atas krisis perbankan AS — tetapi berhasil mengurangi kerugian ini menjelang akhir Maret.

    Indeks Dolar AS (DXY), bersama dengan mata uang fiat lainnya, tetap relatif datar selama periode yang sama, akibat dari data inflasi yang lebih dingin dari perkiraan.

    Adopsi dan Tantangan

    Ilustrasi market aset kripto. Sumber: Shutterstock.
    Ilustrasi market aset kripto. Sumber: Shutterstock.

    Baca juga: Prediksi Nilai Bitcoin Setelah Tembus Harga Rp 445 Juta

    Kuartal I 2023 melihat peningkatan minat institusional dalam kripto, karena semakin banyak perusahaan mulai berinvestasi dalam aset digital dan menggabungkan teknologi blockchain ke dalam operasinya. Laporan tersebut mengidentifikasi beberapa investasi profil tinggi, seperti pengumuman Tesla untuk menerima Bitcoin sebagai pembayaran dan ekspansi Fidelity yang terus berlanjut ke pasar kripto. Perkembangan ini menandakan pasar yang matang dan potensi pertumbuhan lebih lanjut di masa depan.

    Regulasi memainkan peran penting dalam membentuk lanskap kripto selama kuartal I 2023. Laporan tersebut membahas implikasi dari berbagai perkembangan regulasi di berbagai yurisdiksi, seperti Amerika Serikat, Uni Eropa, dan China. Secara khusus, laporan tersebut menekankan pentingnya regulasi yang jelas dan seimbang dalam mendorong inovasi sekaligus mengurangi risiko yang terkait dengan kripto.

    Meskipun sentimen pasar secara keseluruhan positif, lanskap kripto tidak lepas dari risiko dan tantangan. Laporan tersebut mengakui keberadaan volatilitas tinggi, potensi manipulasi pasar, dan masalah keamanan. Investor dan pengguna harus tetap waspada dan terinformasi tentang risiko ini agar dapat menjelajahi pasar secara efektif.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Bappebti Luncurkan Program Literasi Kripto Bagi Masyarakat

    Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) telah meluncurkan inisiatif baru dalam bentuk program literasi kripto yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai aset kripto. Melalui program ini, Bappebti berharap dapat mengurangi risiko penipuan dan praktik ilegal yang kerap terjadi dalam dunia kripto.

    Kepala Bappebti, Didid Noordiatmoko, mengatakan Bappebti menginisiasi program literasi kripto serta perdagangan berjangka komoditi untuk masyarakat pada awal 2023. Dalam program tersebut, Bappebti bekerja sama dengan Asosiasi Perdagangan Aset Kripto Indonesia (Aspakrindo) untuk melakukan sosialisasi tentang risiko investasi kripto ke berbagai wilayah Indonesia.

    Didid menjelaskan, tujuan sosialisasi tersebut yakni agar masyarakat Indonesia lebih memahami bahwa aset kripto merupakan aset yang volatil dan berisiko. Bappebti mempromosikan slogan 2 L, yaitu Legal dan Logis. Dengan slogan itu, diharapkan masyarakat berpikir lebih legal dan logis saat berinvestasi.

    “Kami perkuat literasi itu, jadi baik aset kripto maupun perdagangan berjangka komoditi, kami lakukan promosi sosialisasi yang sangat masif ke berbagai pelosok Indonesia,” kata Didid dalam keterangan resminya dikutip Jumat (21/4).

    Kuatkan Edukasi

    Kepala Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Didid Noordiatmoko, dalam sambutan kunci dalam peluncuran awal PT. Sentra Bitwewe Indonesia di Holland Village, Jakarta pada hari ini, Kamis (6/4). Sumber: Kemendag.
    Kepala Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Didid Noordiatmoko, dalam sambutan kunci dalam peluncuran awal PT. Sentra Bitwewe Indonesia di Holland Village, Jakarta pada hari ini, Kamis (6/4). Sumber: Kemendag.

    Baca juga: Pemerintah Indonesia Dukung Pelestarian Budaya Melalui NFT

    Program literasi kripto ini akan menyediakan berbagai sumber informasi dan edukasi bagi masyarakat, termasuk seminar, pelatihan, dan publikasi materi edukasi online. Program ini diharapkan dapat menjangkau berbagai kalangan, mulai dari para investor pemula hingga para pelaku industri yang telah berpengalaman.

    Bappebti mengakui pentingnya literasi kripto dalam menjaga kestabilan sektor keuangan dan melindungi konsumen. Dengan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai mata uang kripto, diharapkan masyarakat dapat mengambil keputusan yang lebih baik dalam berinvestasi serta mengurangi risiko yang mungkin timbul dari penggunaan teknologi ini.

    Didid melanjutkan, Bappebti juga mempromosikan program Layanan Informasi Bappebti (Lini Bappebti). Program tersebut merupakan channel pengaduan masyarakat yang disediakan agar menjadi wadah bagi masyarakat apabila terjadi penipuan investasi, serta menjadi tempat bagi masyarakat untuk mendapatkan informasi tentang perusahaan perdagangan berjangka komoditi yang legal.

    “Lini Bappebti bisa menerima pengajuan, bisa menerima permintaan informasi. Jadi PT yang legal apa saja, silakan ditanya ke Lini Bappebti,” tutur Didid.

    Kuatkan Pengawasan

    Ilustrasi aset kripto di Indonesia.
    Ilustrasi aset kripto di Indonesia.

    Baca juga: Bappebti Dorong Penguatan Regulasi & Pembinaan Ekosistem Aset Kripto

    Sejak awal tahun 2023, Bappebti lebih intensif melakukan pengawasan maupun penindakan terhadap perusahaan perdagangan berjangka komoditi yang dianggap ilegal. Menurut Didid, terdapat tiga kategori perusahaan perdagangan berjangka komoditi yang perlu diwaspadai.

    Pertama, perusahaan perdagangan ilegal yang menyerupai perdagangan berjangka komoditi, dalam hal itu, contohnya kasus robot trading. Kedua, yaitu perusahaan berjangka komoditi yang serius dalam berbisnis, tapi belum mendapatkan perizinan dari Bappebti.

    “Ada banyak pedagang berjangka komoditi yang datang dari luar negeri tidak berizin Bappebti, dia bikin website pendaftaran yang seperti ini. Kami langsung koordinasi dengan Kominfo untuk menutup. Pilihannya kalau enggak ditutup, ya ayo urus izinnya,” jelas Didid.

    Ketiga, pengawasan masih tetap perlu dilakukan terhadap perusahaan perdagangan berjangka komoditi yang legal. Hal itu mengingat masih banyak terjadi penipuan di kalangan masyarakat.

    Dalam melaksanakan program ini, Bappebti akan bekerja sama dengan berbagai pihak terkait, termasuk institusi pendidikan, asosiasi industri, dan perusahaan-perusahaan teknologi keuangan. Kerja sama ini diharapkan dapat memperluas jangkauan dan efektivitas program literasi kripto, serta membantu masyarakat untuk mengenal dan memahami aset kripto dengan lebih baik.



    Sumber : news.tokocrypto.com