Tag: aset kripto

  • Alasan Harga Kripto Shiba Inu Melonjak 35% Dalam Satu Hari

    Harga aset kripto Shiba Inu (SHIB) telah melonjak lebih dari 35% menjadi $ 0,00003 pada Selasa (12/4). Angka ini merupakan pencapaian tertinggi dalam hampir dua bulan terakhir. Lalu, apa penyebabnya?

    Dilaporkan Cointelegraph, meroketnya harga SHIB pada 12 April imbas dari debut listing-nya di Robinhood, platform layanan trading dan investasi bebas komisi yang berbasis di AS. Meski begitu, SHIB masih berada di jalur untuk mencatat kinerja harian terbaiknya sejak 6 Februari ketika reli hampir 27%.

    David Gokhstein, pendiri Gokhshtein Media, mengatakan penambahan SHIB ke Robinhood adalah hal yang hebat untuk ruang crypto, mencatat bahwa aset kripto dapat membantu mengarahkan lebih banyak pengguna ke koin top lainnya seperti Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH).

    Ilusrasi aset kripto SHIB.
    Ilusrasi aset kripto SHIB.

    Baca juga: Pendiri PayPal Beberkan Alasan Bitcoin Gagal Tembus $ 100.000

    Robinhood Untung dari Transaksi Aset Kripto

    Platform Robinhood muncul sebagai jalan masuk bagi masyarakat AS memulai investasi sejak pandemi dimulai pada Maret 2020. Tahun lalu, Robinhood mendapatkan 10 juta akun yang melakukan investasi saham, dengan lebih dari setengah pendaftaran baru berasal dari investor pemula.

    Perusahaan melaporkan kerugian bersih sebesar $ 423 juta dalam pendapatan kuartal keempat tahun 2021, mencatat bahwa sumber pendapatan utamanya menghasilkan $ 263 juta dibandingkan dengan $ 267 juta pada kuartal yang sama tahun sebelumnya.

    Sementara itu, pendapatan dari perdagangan aset kripto melonjak lebih dari 300% pada periode yang sama, menempatkan Robinhood di jalur untuk memperkenalkan lebih banyak layanan terkait crypto pada tahun 2022, termasuk wallet dan penambahan lebih banyak altcoin dan meme coin ke platformnya.

    analisis teknikal
    Ilustrasi analisis teknikal.

    Baca juga: Dogecoin Bakal Jadi Metode Pembayaran di Twitter dan Tesla, Harganya Naik?

    Apakah Shiba Inu Terus Bullish?

    Peristiwa pergerakan reli Shiba Inu juga dipengaruhi periode akumulasi yang kuat. Menurut data IntoTheBlock, mencatat whales yang memegang SHIB selama lebih dari setahun meningkatkan saldo mereka dalam 30 hari terakhir. Akibatnya, mereka sekarang memiliki kendali atas 2,82% dari pasokan bersih SHIB yang beredar.

    Dari perspektif teknis, bagaimanapun, Shiba Inu terus menghadapi ancaman dari pola kelanjutan bearish. Khususnya, SHIB telah berkonsolidasi di dalam apa yang disebut pola symmetrical triangle sejak akhir Desember 2021. Ini membentuk pola setelah turun hampir 70% dari tertinggi Oktober 2021 di $ 0,00008894.

    Dalam aturan perdagangan teknis umum, SHIB sekarang harus menembus di bawah pola symmetrical triangle untuk melanjutkan tren bearish-nya. Jika SHIB jatuh di bawah garis tren bawah pola tersebut, target penurunan berikutnya akan menjadi sama panjangnya dengan jarak maksimum antara garis tren atas dan bawah pola, bila diukur dari titik penembusan.

    Skenario bearish ini menempatkan target untuk Shiba Inu di bawah $ 0,00001200, turun lebih dari 50% dari harga 12 April.

    Baca juga: Volume Perdagangan Kripto di India Runtuh Setelah Pajak Baru Berlaku



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • DEX Yang Berasal Dari Meme Coin Shiba Inu

    Siapa yang tidak tahu dengan Shiba Inu, sebuah meme coin yang terkenal dengan gambar anjing kecil Shiba yang sangat menggemaskan. Nah, pada pertengahan tahun 2021 yang lalu, Shiba Inu mulai menerapkan decentralized exchange (DEX) miliknya sendiri kepada jaringan Ethereum yang dinamakan ShibaSwap.

    Dengan menyediakan likuiditas, Anda dapat menukar token yang berbeda sambil mendapatkan governance token BONE dan lain sebagainya. Yuk, cari tahu lebih jauh lagi mengenai apa itu ShibaSwap, cara kerja, serta fitur yang ada dalam platform ini.

    Apa Itu ShibaSwap?

    ShibaSwap adalah sebuah bursa pertukaran atau decentralized exchange (DEX) original buatan dari proyek Shiba Inu Coin (SHIB), meme yang populer serta pesaing dari Dogecoin.

    Sejak diluncurkan pertama kali pada pertengahan tahun 2021 atau lebih tepatnya di bulan Juli 2021, decentralized exchange satu ini sudah banyak memberikan fitur yang sama dengan bursa pertukaran lainnya.

    Meski baru hadir beberapa waktu yang lalu, namun ShibaSwap terus mencetak angka pengguna baru hal ini dikarenakan adanya komunitas dari Shiba Inu yang solid. 

    Para anggota komunitas, yang pastinya juga merupakan pemegang koin SHIB, lebih memilih untuk menahan token mereka dalam jangka waktu yang panjang dari pada menjualnya untuk keuntungan yang cepat.

    Baca Juga: Pahami Pengertian Ilustrasi Digital dan Perkembangannya dalam NFT

    Perkembangan ShibaSwap

    Salah satu perkembangan yang paling mentereng adalah dengan adanya beberapa token yang berjalan di dalam platform decentralized exchange ini yaitu:

    1. Fueling ShibaSwap

    Fueling ShibaSwab adalah token utama dari project decentralized exchange satu ini.

    2. Bone ShibaSwap (BONE) 

    Bone ShibaSwap (BONE) adalah governance token di ekosistem yang dibuat menggunakan blueprint dari ERC-20 Ethereum.. Token ini memungkinkan pemegangnya untuk mengusulkan dan memilih perubahan pada protokol melalui “Doggy DAO”.

    3. Doge Killer (LEASH)

    Doge Killer (LEASH) adalah token yang berjalan di ekosistem milik Shiba Inu (SHIB) yang juga dibuat menggunakan blueprint dari ERC-20 Ethereum

    Awalnya LEASH diluncurkan sebagai token rebase (juga dikenal sebagai elastic token). Rebase sendiri adalah sejenis token yang mirip dengan stablecoin algoritmik di mana pasokannya secara otomatis meningkat dan menurun melalui algoritma komputer untuk menjaga harganya tetap ditautkan ke aset lain. 

    Dalam hal ini, pasokan LEASH disesuaikan pada harga DOGE pada tingkat 1/1.000. Jadi misalnya, harga Dogecoin adalah 0,05 dolar AS, maka persediaan LEASH akan berubah (dengan cara mencetak token baru atau melakukan burning), untuk menyesuaikan harga LEASH menjadi 50 dolar AS. 

    Saat ini, LEASH tidak lagi mengikuti harga DOGE dan menjadi penyimpan nilai koin utama bagi investor proyek.

    Cara Kerja ShibaSwap

    fitur shibaswap

    Sumber: Shibaswap.com 

    Sama seperti bursa pertukaran pada umumnya, ShibaSwap dapat digunakan untuk membeli maupun menukar atau ‘swap’ dari satu koin ke koin yang lainnya dan kompatibilitasnya dengan berbagai crypto wallet seperti MetaMask, WalletConnect, dan Coinbase Wallet. 

    Langkah yang dapat dilakukan untuk menggunakan decentralized exchange satu ini adalah :

    1. Buka dompet kripto yang anda miliki, lakukan deposit Ethereum sesuai kebutuhan
    2. Selanjutnya lakukan pemindahan atau swap dari ETH ke Shiba, Bone, atau Leash.
    3. Kemudiam buka situs ShibaSwap dan hubungkan dompet kripto anda lalu pilih Connect.
    4. Lalu Anda dapat memilih fitur-fitur dan layanan ShibaSwap yang anda inginkan.

    Baca Juga: Inilah Serba-Serbi Serta Keunikan dari Blockchain VeChain

    Fitur Dalam ShibaSwap

    fitur shibaswap

    Sumber: Shibaswap.com 

    ShibaSwap diketahui menawarkan enam fungsi utama, yang mana menggabungkan tiga koin asli platform, yaitu SHIB, LEASH dan BONE.

    Dig

    Fitur Dig atau Digging memiliki fungsi sebagai liquidity pool pada platform ShibaSwap. Dengan adanya fitur Dig, pengguna dapat menyetor aset kripto secara berpasangan ke liquidity pool yang ada di platform atau membuatnya sendiri.

    Woof

    Woof atau Woofing adalah fitur yang berfungsi untuk menukarkan hadiah BONE. Dengan fitur ini, pengguna dapat menguangkan token SSLP.

    Burry

    Pada fungsi ini, pengguna dapat staking SHIB, LEASH, dan BONE mereka untuk menghasilkan yield dengan bunga tinggi yang dibayarkan dalam token BONE. Setelah di-staking, pengguna akan menerima token yang mewakili jumlah token yang mereka staking dalam bentuk xSHIB, xLEASH, atau xBONE.

    Sebanyak 33 persen reward BONE dari staking langsung tersedia, sementara 66 persen sisanya dikunci selama 6 bulan.

    Swap

    Swap adalah fitur pertukaran pada platform ShibaSwap, di mana melalui fitur ini pengguna dapat menukar antara satu aset dengan beberapa aset lainnya.

    Doggy Dao

    Doggy DAO adalah organisasi otonom terdesentralisasi untuk komunitas Shiba Inu, yang bertujuan untuk meningkatkan pengembangan token SHIB.

    Melalui fungsi ini, anggota komunitas dapat mengajukan vote dan trading pair dari liquidity pool Woof.

    NFT

    Melalui fitur ini, pengguna dapat memperjualbelikan 10 ribu NFT unik yang disebut “Shiboshis”. Shiboshis adalah kartun anjing Shiba Inu yang mirip dengan Cryptopunk, beberapa di antaranya memiliki sifat dan tingkat kelangkaan yang berbeda-beda.

    Itulah penjelasan singkat mengenai salah satu bursa pertukaran yakni ShibaSwap yang memiliki berbagai fitur-fitur menarik. Ikuti informasi seputar aset kripto lainnya di Tokonews. Gabung juga dalam komunitas Discord Tokocrypto dan mulai investasi serta trading kripto di Tokocrypto sekarang!



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Shiba Inu (SHIB) Jadi Salah Satu Aset Kripto Paling Banyak Dilihat

    Shiba Inu (SHIB) menjadi salah satu aset kripto paling menarik di seluruh dunia. Menurut analisis CoinMarketCap tentang pasar kripto untuk bulan Agustus, Shiba Inu telah menjadi salah satu kripto paling menarik bagi pengguna di semua benua di dunia, kecuali Antartika.

    Dikutip U Today, ketertarikan pada SHIB ditunjukkan oleh jumlah tampilan halaman Shiba Inu di CoinMarketCap. Dengan demikian, di Amerika Utara, Amerika Selatan, Asia dan Afrika, SHIB adalah aset kripto ketiga yang paling banyak dilihat dan posisinya hanya di bawah, Bitcoin dan Ethereum.

    Sementara, wilayah Oseania dan Eropa, Shiba Inu berhasil disalip Terra Luna Classic juga, yang mungkin disebabkan oleh banyaknya yang ingin melihat gerak harga LUNC di minggu-minggu terakhir bulan Agustus lalu. Sebagaimana dicatat dalam penelitian tersebut, dua wilayah yang paling tertarik dengan memecoin, yang gelarnya masih dipegang oleh SHIB, adalah Amerika Latin dan Afrika.

    Ilusrasi aset kripto SHIB.
    Ilusrasi aset kripto SHIB.

    Baca juga: Bank DBS dan The Sandbox Kolaborasi Luncurkan Metaverse Interaktif

    Berdasarkan data CoinMarketCap, kita dapat melihat bahwa Shiba Inu tetap menjadi salah satu koin yang paling banyak dilihat terlepas dari kondisi pasar kripto pada bulan Juli dan Agustus.

    Token Shiba Inu bisa menjadi diversifikasi minat investor dibandingkan dengan pesaing utamanya, Dogecoin. SHIB dianggap lebih menjanjikan karena terus melakukan perkembangan ekosistem.

    Baca juga: Penyebab Terra Luna Classic Anjlok Mendadak Rugikan Investor

    Misalnya, tim yang bertanggung jawab atas SHIB: The Metaverse secara teratur melaporkan perekrutan tim dan pakar dari dunia film besar dan konten hiburan ke jajarannya. Shiba Eternity, game mobile dari Shiba Inu, baru saja diluncurkan dan sudah menjadi hit di Asia.

    Kemudian, desas-desus tentang kemungkinan rilis Shibarium yang akan segera terjadi, yang akan membuat sektornya juga dicatat oleh CoinMarketCap sebagai salah satu yang paling menarik, terus-menerus memicu minat pada SHIB di antara pengguna.

    Disclaimer: Perdagangan aset kripto memiliki risiko yang tinggi. Harap lakukan perdagangan dengan hati-hati dan cermat. TokoNews tidak bertanggung jawab atas kerugian perdagangan yang dilakukan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Ekosistem Blockchain & Aset Kripto Tumbuh Subur di Indonesia

    Melihat perkembangan ekosistem blockchain, web3 dan aset kripto di Indonesia tidak boleh dipandang sebelah mata. Dua sektor industri yang saling berkaitan itu memiliki perkembangan yang masif dan punya potensi besar di masa depan.

    Dalam rangkaian Bulan Literasi Kripto 2023 ini, tidak ada salahnya kita melihat perkembangan dan potensi dari ekosistem blockchain dan juga aset kripto. Dalam sektor kripto yang dipandang sebagai instrumen investasi dan perdagangan, tentu setiap tahunnya mengalami perkembang terus menerus.

    Pertanyaannya adalah, apakah ekosistem yang mendukung investasi aset kripto, seperti blockchain dan web3 juga mengalami hal yang sama?

    Potensi Ekonomi Blockchain

    Industri blockchain di Indonesia terus tumbuh dalam dua tahun terakhir. Proyeksi potensi ekonomi yang dihasilkan oleh teknologi ini tidak main-main.

    Indonesia diyakini bisa menjadi pusat perkembangan blockchain di Asia Tenggara. Teknologi blockchain bisa berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi digital Indonesia yang diperkirakan naik pesat 8 kali lipat pada tahun 2030.

    Ilustrasi blockchain. Sumber: Pixabay.
    Ilustrasi blockchain. Sumber: Pixabay.

    Baca juga: Menakar Bisakah Indonesia Jadi Crypto Hub Dunia?

    Kementerian Perdagangan RI mencatat teknologi blockchain bersama dengan 5G, Internet of Things (IoT), kecerdasan buatan, dan cloud computing bisa mendorong ekonomi digital Indonesia menjadi Rp 4.531 triliun pada 2030. Angka itu bisa mencapai 18 persen dari total PDB Nasional.

    Riset PwC bahkan mengungkap teknologi blockchain dapat meningkatkan ekonomi global US$ 1,76 triliun pada tahun 2030. Sektor administrasi publik, pendidikan dan kesehatan akan paling banyak diuntungkan.

    Blockchain dan Web3 Jadi Primadona

    Di tengah bear market kripto yang menghantam di sepanjang tahun 2022, ada hal yang perlu dicatat terkait kemajuan ekosistem blockchain di Indonesia. Dari sisi pelaku usaha yang mulai memasuki bisnis di sektor blockchain, ada pertumbuhan yang signifikan.

    Laporan Indonesia Crypto Outlook 2022 mencatat data terakhir yang dihimpun dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo), terdapat 569 perusahaan atau startup terdaftar di sistem Online Single Submission (OSS) yang masuk dalam kategori “Aktivitas Pengembangan Teknologi Blockchain” dengan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Industri (KBLI) 62014.

    Jumlah kategori dalam landscape pertumbuhan industri blockchain di Indonesia semakin bertambah. Jumlahnya pun naik dua kali lipat dari hanya 6 kategori pada tahun 2021 menjadi 12 di tahun 2022, artinya ada bukti bahwa ekosistem blockchain di Indonesia alami peningkatan.

    Indonesia Web3 Landscape 2022. Sumber: Asosiasi Blockchain Indonesia (A-B-I) dan Indonesia Crypto Network (ICN).
    Indonesia Web3 Landscape 2022. Sumber: Asosiasi Blockchain Indonesia (A-B-I) dan Indonesia Crypto Network (ICN).

    Baca juga: Industri Kripto dan Blockchain Tetap Jadi Incaran Venture Capital

    Ada enam kategori baru yang muncul dalam laporan tersebut adalah infrastructure, digital asset/DAPPS, community & ecosystem, active protocols, token, funds, NFT & Metaverse, dan Web3 gaming. Bertambahnya kategori ini tidak lepas dari munculnya berbagai inovasi dan tren baru di industri blockchain yang memiliki potensi.

    Hadirnya Rupiah Digital

    Salah satu momen yang paling membanggakan dari adopsi blockchain di Indonesia adalah keputusan Bank Indonesia (BI) yang akan menerbitkan Central Bank Digital Currency (CBDC) menggunakan Distributed Ledger Technology (DLT).

    Rupiah Digital akan diterbitkan dalam dua jenis, yakni Digital Rupiah wholesale (w-Digital Rupiah) dengan cakupan akses yang terbatas dan hanya didistribusikan menggunakan blockchain untuk melayani transaksi wholesale, dan Digital Rupiah ritel (r-Digital Rupiah) dengan cakupan akses yang terbuka untuk publik dan didistribusikan untuk transaksi ritel.

    Rupiah Digital merupakan alat pembayaran yang sah seperti halnya mata uang fiat dalam bentuk kertas maupun logam. Salah satu keunggulannya adalah nantinya bisa digunakan untuk membayar belanja hingga membeli rumah di dunia virtual atau metaverse.

    “Rupiah digital bisa untuk beli sepatu, bisa untuk beli rumah, mobil, dan untuk beli barang di metaverse. Bedanya dengan uang kertas, saat ini itu tidak bisa digunakan untuk membeli di metaverse,” kata Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo pada Senin, 5 Desember 2022.

    Potensi NFT Indonesia

    Ilustrasi NFT.
    Ilustrasi NFT.

    Baca juga: CBDC dan Aset Kripto Bisa Tingkatkan Inklusi Keuangan di Indonesia

    Saat market kripto alami koreksi pada awal tahun 2022, ada secercah harapan datang dari perkembangan Non-Fungible Token (NFT). Pasar NFT Indonesia diperkirakan akan terus tumbuh di masa depan.

    Indonesia menjadi salah satu negara yang diperhitungkan dalam peta industri NFT global. Sebuah perusahaan riset Research and Markets mengeluarkan prediksi nilai pasar NFT Indonesia bisa capai lebih dari Rp 200 triliun di tahun 2028.

    Firma Research and Markets memprediksi industri NFT di Tanah Air diperkirakan akan tumbuh sebesar 50,8% secara tahunan hingga mencapai US$ 2.367,6 juta pada tahun 2022 lalu. Kemudian dalam jangka panjang, diproyeksikan akan tumbuh dengan stabil dan mencatat compounded annual growth rate (CAGR) sebesar 35,8% selama 2022-2028. Nilai Pembelanjaan NFT di Indonesia akan meningkat dari US$ 2.367,6 juta pada tahun 2022 menjadi US$ 13.394 miliar atau sekitar Rp 200 triliun pada tahun 2028.

    Ekonomi digital Indonesia menurut Research and Markets tengah mengarah ke Web3, Metaverse, dan Decentralized Autonomous Organizations (DAO). Akibatnya, konten kreator dari semua lapisan masyarakat menggunakan momentum yang berkembang untuk memasuki ruang kreatif industri digital yang baru tumbuh ini.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Tether Luncurkan Stablecoin di Jaringan Polygon

    Tether meluncurkan token USDT di jaringan Polygon. Stablecoin ini akan membantu mendukung ekosistem decentralized finance (DeFi) Polygon dengan menyediakan mata uang yang stabil bagi investor.

    Saat ini, stablecoin terbesar berdasarkan kapitalisasi pasar itu sudah tersedia di lebih dari 11 blockchainUSDT yang berpatok 1:1 dengan dolar AS, kini memiliki kapitalisasi pasar lebih dari $ 72,4 miliar.

    Polygon merupakan blockchain layer 2 di jaringan Ethereum, yang menawarkan transaksi cepat dengan biaya lebih rendah. Ada lebih dari 19.000 decentralized applications (dapps) yang beroperasi di jaringan ini.

    Polygon sejauh ini telah memproses lebih dari 1,6 miliar transaksi, memiliki lebih dari 142 juta alamat pengguna unik, dan memiliki total value locked (TVL) lebih dari $ 5 miliar.

    Baca juga: Miliuner: Bitcoin Akan Capai US$ 250.000 Tahun 2022, Mungkin?

    “Kami antusias untuk meluncurkan USDT di Polygon, (kami) menawarkan akses ke stablecoin paling likuid, stabil, dan tepercaya di ruang token digital, untuk komunitasnya,” kata Chief Technology Officer (CTO), Tether Paolo Ardoino, dalam keterangan resminya.

    Tether menjadi stablecoin yang paling banyak diadopsi dan saat ini sudah tersedia di jaringan Kusama, Ethereum, Solana, Algorand, EOS, Liquid Network, Omni, Tron dan Bitcoin Cash’s Standard Ledger Protocol.

    Kehilangan Kapitalisasi Pasar $ 10 Miliar

    USDT sempat ikut terguncang saat Terra ambruk pada pertengahan Mei lalu. Tak tanggung-tanggung, stablecoin ini kehilangan kapitalisasi pasarnya hingga $ 10 miliar.

    Berdasarkan data CoinGecko, kapitalisasi pasar USDT saat ini masih stabil di angka sekitar $ 73 miliar. Padahal, sebelum kejatuhan Terra, kapitalisasi pasarnya mencapai $ 84 miliar.

    Tether USDT merupakan stablecoin yang paling banyak digunakan oleh pasar kripto. Hal ini menjadikan USDT sebagai aset kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar ketiga setelah Bitcoin dan ETH.

    Baca juga: GMT Turun 40% dalam Sehari! Ini Penyebabnya

    Sumber



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Daftar Lengkap 383 Aset Kripto Legal Terdaftar Bappebti di Indonesia

    Badan Pengawasan Perdagangan Berjangka dan Komoditi (Bappebti) akhirnya mengeluarkan peraturan terbaru mengenai perdagangan aset kripto di Indonesia. Dalam aturan ini terdapat daftar baru 383 aset kripto yang legal.

    Plt. Kepala Bappebti, Didid Noordiatmoko, mengatakan peraturan Bappebti (PerBa) tersebut dikeluarkan sebagai bentuk peningkatan keamanan investor kripto di Indonesia. Mereka terus berinovasi mengikuti perkembangan perdagangan pasar kripto yang terus tumbuh dan memberikan keamanan lebih tinggi kepada investor.

    “Terbitnya Perba ini untuk mengakomodir kebutuhan para calon pedagang aset kripto, termasuk industri aset kripto di Indonesia. Hal ini sesuai dengan pertumbuhan data jumlah pelanggan dan volume transaksi aset kripto yang terus meningkat, serta jenis aset kripto yang terus bertambah,” kata Plt. Kepala Bappebti, Didid Noordiatmoko dalam siaran persnya.

    Plt. Kepala Bappebti, Didid Noordiatmoko. Sumber: Bappebti.
    Plt. Kepala Bappebti, Didid Noordiatmoko. Sumber: Bappebti.

    Baca juga: Cara Posting dan Buat IG Stories NFT di Instagram

    Cabut Peraturan dan Daftar Lama Aset Kripto

    Adanya PerBa Bappebti Nomor 11 Tahun 2022 tentang Penetapan Daftar Aset Kripto yang Diperdagangkan di Pasar Fisik Aset Kripto, sekaligus mencabut Peraturan Bappebti Nomor 7 Tahun 2020.

    Daftar aset kripto yang legal untuk diperdagangkan di Indonesia pun kini bertambah menjadi 383 jenis. Angka tersebut meningkat signifikan dari 299 aset kripto yang sebelumnya boleh diperdagangkan.

    Nantinya, Bappebti terus melakukan peninjauan terhadap inovasi kripto yang terjadi di pasar. Mereka juga akan melakukan peninjauan kembali minimal setiap satu tahun sekali terhadap aset kripto di exchange atau platform yang tersedia di Indonesia untuk melihat status legalitasnya masih layak diberikan atau tidak.

    Ilustrasi Bappebti.
    Ilustrasi Bappebti.

    Baca juga: Survei: 87% Orang Tua di AS Investasi Kripto untuk Biaya Kuliah Anak

    Daftar Baru 383 Aset Kripto Legal Bappebti RI

    Berikut ini adalah data terbaru aset kripto yang legal di Indonesia dan masuk daftar resmi Bappebti:

    1. Ethereum
    2. Klaytn
    3. Solana
    4. Tezos
    5. Iota
    6. Luna coin
    7. Usd coin
    8. Polkadot
    9. The Sandbox
    10. Bitcoin
    11. Cosmos
    12. 0x
    13. Litecoin
    14. Cardano
    15. Chainlink
    16. Uniswap
    17. Stellar
    18. Binance usd
    19. XRP
    20. Tron
    21. Decentraland
    22. Enjin coin
    23. Uma
    24. polygon
    25. Basic attention token
    26. REN
    27. Qtum
    28. SXP
    29. True usd
    30. BNB
    31. Tetha Network
    32. Synthetix
    33. Compound
    34. Cronos
    35. Vechain
    36. Aurora
    37. Status
    38. Cartesi
    39. Doge coin
    40. Maker
    41. Tether
    42. Storj
    43. Venus protocol
    44. Zilliqa
    45. Omg network
    46. Harmony
    47. Elrond
    48. Orbs
    49. iExec RLC
    50. Algorand
    51. Eos
    52. Wazirx
    53. Wrapped Bitcoin
    54. Electroneum (etn)
    55. Avalanche
    56. Quant
    57. Polymath
    58. Dai
    59. Loopring
    60. Ehtereum classic
    61. Numeraire
    62. Bitcoin cash
    63. finance
    64. Neo
    65. Origin protokol
    66. Kusama
    67. Waves
    68. Alpha Venture DAO
    69. Nano
    70. Golem
    71. Fantom
    72. Kava
    73. Nem
    74. Bittorrent
    75. Icon
    76. Serum
    77. Pax Dollar
    78. Kyber network Crystal v2
    79. Bitcoin diamond
    80. Ardor
    81. Ontology
    82. Just
    83. Siacoin
    84. XDC Network
    85. Band protocol
    86. Pax gold
    87. Ankr
    88. Tenx
    89. Digibyte
    90. Ampleforth
    91. Orion protocol
    92. Bitcoin SV
    93. Dent
    94. Request
    95. Lyfe
    96. Wax
    97. Lisk
    98. StormX
    99. Loom Network
    100. Metadium
    101. Coti
    102. High performance blockchain
    103. Terra
    104. Bakery token
    105. Play game
    106. Balancer
    107. Power Ledger
    108. Augur
    109. money
    110. Stratic
    111. Bitcoin gold
    112. Aergo
    113. Pundi x
    114. Syscoin
    115. Rupiah token
    116. Aelf
    117. Bora
    118. Waltonchain
    119. Stasis euro
    120. Decred
    121. Medibloc
    122. Ark
    123. hive
    124. Metal
    125. Pivy
    126. Steem
    127. Bitshares
    128. Gemini dollar
    129. Wing Finance
    130. Nexus
    131. Standard Tokenization Protocol
    132. Nxt
    133. System s
    134. Firo
    135. Vidycoin
    136. Data
    137. Einsteinium
    138. Groestlcoin
    139. Nav coin
    140. District0x
    141. Lbry credits
    142. Aragon
    143. Bytom
    144. Nkn
    145. Dad
    146. Go chain
    147. Ambire AdEx
    148. Hash gard
    149. Function x
    150. Pumapay
    151. Tokenomy
    152. Aid coin
    153. Vertcoin
    154. Civic
    155. Hifi Finance
    156. Btu protocol
    157. Cosmo coin
    158. Ravencoin
    159. Hedera Hashgraph
    160. Wanchain
    161. Toko Token
    162. Dia
    163. Near Protocol
    164. HoloToken
    165. VeThor Token
    166. Gala
    167. THORChain
    168. SushiSwap
    169. Utrust
    170. Internet Computer
    171. Chiliz
    172. Chromia
    173. MyNeighbourAlice
    174. Theta Fuel
    175. Polkastarter
    176. Helium
    177. Stacks
    178. ai
    179. Alchemix
    180. AAVE
    181. DYDX
    182. Reef
    183. TomoChain
    184. Axie Infinity
    185. Bancor
    186. Audius
    187. Ocean Protocol
    188. Illuvium (ILV)
    189. Celsius
    190. PancakeSwap
    191. Conflux Network
    192. ForTube
    193. keep network
    194. Dvision Network
    195. Telcoin
    196. Injective Protocol
    197. Alpaca Finance
    198. BICONOMY
    199. PTU Token
    200. Curve DAO Token
    201. Aavegotchi
    202. TerraUSD
    203. Trust Wallet Token
    204. 1INCH
    205. eCash
    206. SKALE Network
    207. IOSToken
    208. Mina
    209. CertiK
    210. Badger Dao
    211. ThunderCore
    212. Anyswap
    213. WOO Network
    214. FTX Token
    215. The Graph
    216. File Coin
    217. IoTex
    218. Mdex
    219. Nexo
    220. SHIBA INU
    221. Alchemy Pay
    222. Vulcan Forged PYR
    223. Kunci Coin
    224. Reserve Rights
    225. Prometeus
    226. Ariva
    227. TrueFi
    228. OKB
    229. CELO
    230. WInkLInk
    231. Perpetual Protocol Token
    232. API3
    233. Cindrum
    234. Apecoin
    235. Voxies
    236. BIDR
    237. Dao Maker
    238. Astar
    239. renBTC
    240. Amp
    241. KOK
    242. GXChain
    243. Achain
    244. Linear
    245. Harvest Finance
    246. Smooth Love Potion
    247. Orchid
    248. KardiaChain
    249. Revain
    250. Hedge Trade
    251. BarnBridge
    252. Anchor Protocol
    253. Mirror Protocol
    254. XSGD Token
    255. Nervos Network
    256. Terra Virtual Kolect
    257. SafePal
    258. Ana Coin
    259. Flow
    260. Alien Worlds
    261. Immutable X
    262. PlayDapp
    263. DODO
    264. Biswap
    265. IDEX
    266. Auto
    267. DeXe
    268. Tadpole Finance
    269. STEPN
    270. secret
    271. Measurable Data Token
    272. Coin98
    273. UNUS SED LEO
    274. Moonriver
    275. Unifi Protocol
    276. Oasis Network
    277. Spell Token
    278. Verasity
    279. SUN
    280. Chia Network
    281. YooShi
    282. Burger Swap
    283. Enzyme (MLN)
    284. Dego Finance
    285. MOBOX
    286. Kadena
    287. OCTOFI
    288. Arweave
    289. Bluzelle
    290. Ellipsis
    291. Efinity
    292. Yield Guild Games
    293. Ooki Protocol
    294. Star Atlas
    295. NanoByte Token
    296. ARPA Chain
    297. Wrapped NXM
    298. Frax Share
    299. Ethereum Name Service
    300. Energi
    301. HEGIC
    302. Merit Circle
    303. Convex Finance
    304. Highstreet
    305. Bitcoin Standard Hashrate Token
    306. Frontier
    307. Orbit Chain
    308. Network
    309. IDK
    310. glitch
    311. Selfkey
    312. Finance
    313. VCGamers
    314. TROY
    315. Raydium
    316. Litentry
    317. Render Token
    318. Keep3rV1
    319. Aurory
    320. CelerToken
    321. Trust Swap
    322. NULS
    323. JasmyCoin
    324. Efforce
    325. Crypto Gaming United Token
    326. Keeper Dao
    327. Flux
    328. Tranchess
    329. Linkeye
    330. Chainbing
    331. Ethernity Chain
    332. ABBC Coin
    333. TitanSwap
    334. Velo
    335. VidyX
    336. King DAG
    337. Dock
    338. Livepeer
    339. Contentos
    340. Pando
    341. Coinweb
    342. Marlin
    343. Cocos-BCX
    344. Apple Tokenized Stock
    345. Everipedia
    346. JOE
    347. KIN
    348. Gitcoin
    349. SuperFarm
    350. Splintershards Token
    351. Santos FC Fan Token
    352. Radicle
    353. Automata Network (ATA)
    354. Finance
    355. Bread
    356. BinaryX
    357. Amazon Tokenized Stock
    358. Alpine F1 Team Fan Token
    359. com
    360. Ergo
    361. Spartan Protocol
    362. PowerPool
    363. League of Kingdoms Arena
    364. Dusk Network
    365. AIOZ Network
    366. Airbnb Tokenized Stock
    367. Mines of Dalarnia
    368. Degree Crypto Token
    369. Carry
    370. Gas
    371. Alitas
    372. Deap Coin
    373. Btrips
    374. Attila
    375. SHILL Token
    376. Tokenplace
    377. Yieldly Token
    378. Alibaba Tokenized Stock
    379. DGPayment
    380. Acala Token
    381. SuperRare
    382. Clover Finance
    383. Play it Forward DAO



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Tokocrypto Market Signal 12 Januari 2022: Proyeksi Bitcoin hingga BNB

    Jakarta – Memasuki pekan kedua tahun 2022, investor aset kripto dikejutkan oleh beberapa kejadian besar yang berdampak pada pasar. Mulai dari Bank Sentral Amerika Serikat (The Fed) yang mempercepat kenaikan suku bunga acuan lebih cepat hingga gejolak di Kazakhstan.

    Pekan ini diharapkan bisa menjadi fase pemulihan bagi sejumlah aset kripto, walaupun nampaknya masih terlihat adanya volatilitas tinggi. Untuk lebih lengkap mengenai lima aset kripto apa saja yang mengalami bullish dan bearish di pekan kedua Januari 2022, simak Tokocrypto Market Signal di bawah ini.

    Daftar‌ ‌5‌ ‌Aset‌ ‌Kripto‌ ‌Bullish‌ ‌

    1. Bitcoin ‌(BTC)‌

    Ilustrasi grafik aset kripto Bitcoin (BTC).

    Ilustrasi grafik aset kripto Bitcoin (BTC).

    Di awal tahun 2022, market aset kripto memang bergejolak luar biasa. Semua investor hingga para analis tidak bisa memprediksi akan terjadi penurunan pasar yang cukup signifikan. 

    Trader Tokocrypto, Afid Soegiono, mengungkap ada dua penyebab utama market aset kripto melemah, termasuk Bitcoin dan koin/token kapitalisasi besar lainnya. Pertama, dipicu oleh pengumuman Bank Sentral Amerika Serikat (The Fed) pada 5 Januari lalu yang merilis hasil notulen rapat mereka bulan Desember, di mana para pejabat menyebutkan potensi kenaikan suku bunga yang lebih awal. 

    “Di hari yang sama, gejolak politik Kazakhstan menambah tekanan lebih lanjut ke pasar. Internet negara tersebut ditutup di tengah protes, menyebabkan hashrate jaringan Bitcoin menurun,” ungkapnya.

    Meski begitu, Afid melihat Bitcoin tidak akan turun lebih jauh lagi, dan menyebut harga terendah masih berada di bawah posisi US$ 40.680. BTC diyakini bisa alami konsolidasi, sehingga berpotensi rebound dan bullish sekitar 27 persen.

    “Bitcoin masih paling banyak peminatnya. Termasuk di Tokocrypto yang volume trading paling banyak di BTC. Ini memiliki potensi terlepas dari zona terendahnya dan melakukan rebound harga dalam kurun waktu yang singkat,” jelas Afid.

    Peringkat BTC di CoinMarketCap saat ini adalah #1, dengan kapitalisasi pasar US$ 791.730.821.444. Pasokan yang beredar 18.925.843 koin BTC dan maksimal pasokan 21.000.000 koin BTC.

    2. Binance Coin (BNB)

    Ilustrasi grafik aset kripto Binance Coin (BNB).

    Ilustrasi grafik aset kripto Binance Coin (BNB).

    BNB adalah aset kripto yang diciptakan oleh Binance, salah satu exchange kripto terbesar di dunia. BNB berjalan di Binance Chain, sebuah blockchain yang diciptakan Binance untuk mendukung pertukaran kripto yang terdesentralisasi. 

    Afid menjelaskan sepanjang tahun 2021 lalu, BNB berhasil menjadi aset kripto dengan kinerja paling apik. Dalam ekosistem Binance, pengguna dapat menggunakan BNB untuk menerima diskon biaya perdagangan dan mendapat benefit lainnya.

    “BNB berpotensi bullish karena akan ada integrasi dengan YokaiSwap ya. Di mana YokaiSwap itu sebelumnya berada di Nervos Network. Dia akan ILO (initial liquidity offering) di tanggal 13 Januari ini, dan bisa menambah harga untuk BNB,” katanya.

    Peringkat BNB di CoinMarketCap saat ini adalah #4, dengan kapitalisasi pasar US$ 75.252.827.642. Pasokan yang beredar 166.801.148 koin BNB dan maksimal pasokan 166.801.148 koin BNB.

    Baca Juga: 6 Kripto Ini Bisa Kalahkan Dogecoin (DOGE) di Tahun 2022?

    3. Nervos Network (CKB)

    Ilustrasi grafik aset Nervos Network (CKB).

    Ilustrasi grafik aset Nervos Network (CKB).

    Nervos Network (CKB) menggambarkan dirinya sebagai ekosistem blockchain publik dengan sumber terbuka. CKB merupakan kependekan dari Common Knowledge Base yang merupakan protokol lapisan dasar 1 dari Nervos Network.

    Afid melihat CKB coin akan bernasib sama dengan BNB dan akan mengalami fase bullish dalam waktu dekat. Penyebabnya sama, yaitu integrasi dengan YokaiSwap yang sebelumnya berada di Nervos Network, kini terhubung dengan Binance Smart Chain.

    “Hal tersebut mungkin akan menambah harga lagi untuk CKB,” terangnya.

    Peringkat CKB di CoinMarketCap saat ini adalah #128, dengan kapitalisasi pasar US$ 535.982.605. Pasokan yang beredar 29.350.914.462 koin CKB dan maksimal pasokan tidak tersedia.

    4. PancakeSwap (CAKE)

    Ilustrasi grafik aset kripto PancakeSwap (CAKE).

    Ilustrasi grafik aset kripto PancakeSwap (CAKE).

    CAKE adalah token asli dari PancakeSwap dengan standar BEP-20 disebut juga sebagai token utilitas. PancakeSwap sendiri adalah pertukaran terdesentralisasi yang memungkinkan penggunanya untuk memperdagangkan mata uang kripto dan token tanpa perantara terpusat.

    Layanan tersebut dibangun di atas kontrak pintar yang digunakan di Binance Smart Chain, platform blockchain yang dijalankan oleh pertukaran kripto Binance. Afid mengatakan token ini akan mengalami bullish.

    “Jadi akan ada IFO (Initial Farm Offerings) yang melebihi perkiraan awal, maka akan berpengaruh kepada BNB. PancakeSwap itu sendiri berada di jaringan Binance Smart Chain (BSC) kemungkinan akan ada kenaikan harga juga,” tuturnya.

    Peringkat CAKE di CoinMarketCap saat ini adalah #49, dengan kapitalisasi pasar US$ 2.776.080.667. Pasokan yang beredar 257.281.434 koin CAKE dan maksimal pasokan tidak tersedia.

    5. Flux (FLUX)

    Ilustrasi grafik aset Flux (FLUX).

    Ilustrasi grafik aset Flux (FLUX).

    Flux adalah jaringan komputasi awan terdesentralisasi di blockchain Flux, yang menggunakan mekanisme konsensus Proof-of-work (PoW). Sementara, FLUX adalah token utilitas dan tata kelola asli dari Flux yang dapat digunakan untuk tata kelola jaringan, diterima sebagai reward atas mining, dan untuk membayar biaya jaringan.

    Afid menerangkan FLUX berpotensi bullish karena baru saja mengumumkan kerja sama dengan Nvidia. Di mana kerja sama itu sebagai mitra utama, FLUX akan dapat berkembang lebih cepat melalui akses ke teknologi dan pakar mutakhir dari NVIDIA dan dukungan pemasaran bersama.

    “FLUX ada kerja sama dengan Nvidia yang akan membuat harganya kemungkinan naik. Potensi kenaikannya bisa mencapai 69 persen,” katanya.

    Peringkat FLUX di CoinMarketCap saat ini adalah #123, dengan kapitalisasi pasar US$ 579.864.358. Pasokan yang beredar 223.804.842 koin FLUX dan maksimal pasokan 440.000.000 koin FLUX.

    Baca Juga: Fakta Menarik XRP, Aset Kripto Diklaim Paling Moncer untuk Investasi

    Daftar 5 Aset Kripto Bearish

    1. Power Ledger (POWR)

    Ilustrasi grafik aset Power Ledger (POWR).

    Ilustrasi grafik aset Power Ledger (POWR).

    Power Ledger (POWR) minggu ini masuk kembali ke daftar aset kripto yang berpotensi bearish. Dalam analisa Trader Tokocrypto, Afid Soegiono, melihat POWR sempat naik atau nge-pump sekitar 50 persen pada tanggal 9 Januari lalu. Namun, terjadi banyak penjualan yang membuat harganya kembali turun.

    “Biasanya di market kripto, kalo udah nge-pump kaya gini, itu akan terjadi penjualan untuk berusaha menaikan profit. Saat ini sudah masuk ke fase penjualan tersebut ya. Dan akan terus alami penurunan sampai 0,5441,” kata Afid.

    Power Ledger (POWR) adalah platform berbasis blockchain yang digunakan untuk menjual dan mendistribusikan solar power tanpa perantara di area lokal. Jadi, Ini adalah perusahaan teknologi yang menggunakan blockchain untuk memfasilitasi perdagangan komoditas energi dan lingkungan.

    Peringkat POWR di CoinMarketCap saat ini adalah #174, dengan kapitalisasi pasar US$ 264.431.061. Pasokan yang beredar 463.486.097 koin POWR dan maksimal pasokan 1.000.000.000 koin POWR.

    2. Smooth Love Potion (SLP)

    Ilustrasi grafik aset kripto Smooth Love Potion (SLP).

    Ilustrasi grafik aset kripto Smooth Love Potion (SLP).

    Smooth Love Potion (SLP) adalah jenis uang digital yang terdapat dalam game metaverse, Axie Infinity. Token ini menggunakan jaringan Ethereum dan melalui likuiditas Uniswap. Jaringan Ethereum memang banyak dipilih karena menawarkan kemudahan dalam smart contract.

    Koin SLP sangat berbeda dengan aset kripto lain yang digunakan dalam game. Pemain diharuskan membeli token untuk menyelesaikan misi tertentu, sehingga mereka bisa berkembang dan dijual kembali.

    “Alasan mendasar kenapa SLP terus mengalami penurunan, karena orang yang biasanya kalo sudah dikasih reward, mereka akan jual untuk dijadikan aset pribadi dan di-convert ke koin yang lebih bagus lagi,” kata Afid.

    Peringkat SLP di CoinMarketCap saat ini adalah #550, dengan kapitalisasi pasar US$ 56.517.718. Pasokan yang beredar 3.221.436.110 koin SLP dan maksimal pasokan tidak tersedia.

    3. Hive (HIVE)

    Ilustrasi grafik aset kripto Hive (HIVE).

    Ilustrasi grafik aset kripto Hive (HIVE).

    Sama seperti POWR, HIVE juga kembali masuk ke daftar bearish pekan ini. Afid melihat berpotensi masih terus turun. Bahkan melebih penurunan minggu lalu yang berada disekitar 10 persen

    “HIVE berpotensi masih terus turun. Kalo dilihat dari grafik, ia membentuk lower high sama lower low ya. Ia mungkin sedikit akan konsolidasi dulu, tapi akan ada penurunan sekitar 16 perse,” ungkap Afid.

    Hive sendiri adalah jaringan berbagi informasi terdesentralisasi dengan buku besar keuangan berbasis blockchain yang dibangun di atas protokol Delegated Proof of Stake (DPoS). HIVE dikembangkan untuk menyimpan konten dalam jumlah besar dan membuatnya tersedia untuk monetisasi berbasis waktu.

    Peringkat HIVE di CoinMarketCap saat ini adalah #135, dengan kapitalisasi pasar US$ 470.258.126. Pasokan yang beredar 389.178.394 koin HIVE dan maksimal pasokan tidak tersedia.

    Baca Juga: CEO Grayscale: 5 Tren Crypto yang Harus Diamati Tahun Ini

    4. Ooki Protocol (OOKI)

    Ilustrasi grafik aset kripto Ooki Protocol (OOKI).

    Ilustrasi grafik aset kripto Ooki Protocol (OOKI).

    Ooki adalah protokol untuk perdagangan margin dan pinjaman tokenized. Ini bisa digunakan untuk layanan pinjaman yang memberdayakan blockchain yang terdesentralisasi, efisien, dan bebas sewa.

    Ooki adalah proyek yang dijalankan komunitas, diatur oleh suara komunitas untuk semua perubahan besar pada protokol. Afid menilai OOKI masih akan terus menurun selama beberapa waktu ke depan.

    “Dilihat dari grafiknya, ada pola penurunan yang tajam. Sekarang masih di area support-nya ya. Tapi kalau ini berhasil tertembus, bisa mengalami penurunan sekitar 13 persen,” katanya.

    Peringkat OOKI di CoinMarketCap saat ini adalah #539, dengan kapitalisasi pasar US$ 59.126.115. Pasokan yang beredar 2.875.468.102 koin OOKI dan maksimal pasokan 10.300.000.000 koin OOKI.

    5. Convex Finance (CVX)

    Ilustrasi grafik aset kripto Convex Finance (CVX).

    Ilustrasi grafik aset kripto Convex Finance (CVX).

    Convex Finance adalah protokol pengoptimal dan otomatisasi hasil yang dibangun di Curve Finance. Protokol ini memungkinkan pengguna untuk menerima CRV dan reward mining likuiditas yang ditingkatkan dengan usaha minimal.

    Sementara, CVX adalah token asli Convex Finance untuk staking, mengeklaim biaya kinerja, dan voting tata kelola. Token ini menurut Afid berpotensi masuk ke fase bearish.

    “CVX punya probability untuk mengalami kenaikan lagi, tapi ini harus koreksi dan dilihat mungkin bisa turun di area 32,5 atau sekitar 8,1 persen dari harganya,” ungkapnya.

    Peringkat CVX di CoinMarketCap saat ini adalah #207, dengan kapitalisasi pasar US$ 1.645.046.915. Pasokan yang beredar 45.680.015 koin CVX dan maksimal pasokan 100.000.000 koin CVX.

    Disclaimer:

    Konten ini bersifat informatif, bukan ajakan/anjuran membeli dan atau menjual aset kripto. Segala bentuk perdagangan aset kripto ditanggung pelanggan dengan segala risikonya karena merupakan keputusan pribadi. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas segala resiko yang terjadi, baik keuntungan maupun kerugian dari perdagangan aset kripto.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • 3 Aset Kripto Teratas Layak Dipantau pada Januari 2023

    Memasuki tahun 2023, seharusnya investor kripto harus lebih jeli dalam menatap masa depan. Ada beberapa aset kripto yang wajib masuk dalam daftar watchlist atau layak pantau pada Januari 2023 ini.

    Banyak investor yang yakin dan antusias bahwa investasi mereka dapat membuahkan hasil yang lebih baik tahun ini. Beberapa investor mengalami kerugian pada tahun 2022, tetapi sangat ingin melihat aset kripto mereka meroket atau hanya mencapai titik impas pada tahun 2023.

    Sementara, analis memproyeksikan bahwa pasar dapat tetap berada di zone bearish tahun ini, meski begitu investor tertarik untuk melakukan langkah terbaik mereka ke depan. Mengutip Watcher.Guru, ada tiga kripto teratas yang harus diperhatikan pada Januari 2023. Apa saja itu?

    market kripto bitcoin
    Ilustrasi market kripto bitcoin. Sumber: Shutterstock.

    Bitcoin adalah kripto yang paling tidak stabil dan dapat berayun dua arah dalam jumlah besar. Meskipun, turun 75% dari level tertinggi sepanjang masa di US$ 69.044, ia memegang komando yang kuat di market.

    Sejauh ini, investor institusi secara teratur mengambil posisi masuk ke BTC, sehingga harganya tetap berada di sisi atas spektrum. BTC dapat memberikan kejutan bulan ini dan juga mencapai level tertinggi sebelumnya sebesar US$ 20.000 dan bergerak sideways kembali.

    Dari grafik day trading, BTC potensi bergerak naik saat ini sebelum penurunan berikutnya dan yang akan datang. Pada saat artikel ini ditulis, Bitcoin diperdagangkan pada US$ 16.681 dan naik 0,49% dalam perdagangan 24 jam sehari.

    Ilustrasi Ethereum.
    Ilustrasi Ethereum.

    Baca juga: Percaya Market Pulih, MicroStrategy Beli 2.500 Bitcoin Seharga $ 41 Juta

    Setelah Bitcoin, Ethereum adalah kripto yang paling tepercaya dan dapat mengemas keuntungan bulan ini. ETH melayang di sekitar level US$ 1.200 dan kenaikan lainnya dapat membawanya ke posisi US$ 1.350.

    Ethereum selalu tetap menjadi pilihan investasi yang baik, karena menawarkan banyak kasus penggunaan di industri kripto. ETH tetap stagnan di indeks minggu lalu dan terobosan dapat mendorong harganya ke depan.

    Pada saat artikel ditulis, Ethereum diperdagangkan pada US$ 1.214 dan naik 1,41% dalam perdagangan 24 jam sehari.

    Binance Coin (BNB)

    Prediksi Harga BNB-Tokocrypto
    Ilustrasi aset kripto BNB.

    BNB melewati kondisi yang sulit pada tahun 2022, tetapi berhasil mempertahankan pergerakan harga yang layak meskipun terjadi bencana pasar. Binance Coin terus naik di indeks tahun ini dan sekarang ingin menembus angka US$ 250.

    Binance juga sedang melakukan ‘burning’ token dan mengakuisisi beberapa bisnis kripto di seluruh dunia. Hal ini membuat BNB berbeda dari yang lain dan tetap menjadi pilar kuat yang dapat mengatasi kondisi pasar yang buruk.

    Pada saat artikel ditulis, BNB diperdagangkan pada US$ 247 dan naik 1,7% dalam perdagangan 24 jam sehari.

    Baca juga: Analisa: Prediksi Harga Bitcoin di Bulan Januari 2023

    DISCLAIMERBukan saran atau ajakan membeli! Investasi atau perdagangan aset kripto masih berisiko tinggi. Artikel ini hanya berisi informasi yang relevan mengenai aset kripto tertentu.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Proyeksi Harga Bitcoin yang Tertekan di Awal Mei 2022, Terus Turun?

    Kondisi aset kripto, seperti Bitcoin dan market secara keseluruhan terpantau tertekan sepanjang awal Mei 2022. Melansir CoinMarketCap pada Senin (9/5) pukul 12.00 WIB, 10 aset kripto utama terlihat masuk ke zona merah dalam 24 jam terakhir.

    Nilai Bitcoin (BTC) terjerembab 2,27% dalam 24 jam terakhir dan bertengger di $ 33.602,87 per keping. Sementara itu, nilai Ethereum (ETH) turun 3,27% ke $ 2.450,26 per keping di waktu yang sama.

    Altcoin lainnya pun bernasib serupa. Nilai BNB merosot 3,14% dalam sehari belakangan. Sementara itu, nilai Solana (SOL), Cardano (ADA), dan Terra (LUNA) masing-masing anjlok 3,46%, 4,46% dan 3,72% di waktu yang sama.

    Tren Turun Bitcoin

    Nasib Bitcoin kini sedang mendung. BTC gagal menembus tren naik jangka pendek karena sinyal momentum berubah negatif. BTC menahan reli di level $ 40.000 selama beberapa bulan terakhir dan turun 47% dari level tertinggi sepanjang masa sekitar $ 69.000 yang dicapai pada November tahun lalu.

    Trader Tokocrypto, Afid Sugiono, menjelaskan ada beberapa faktor fundamental yang membuat harga BTC tertekan. Mulai dari kebijakan bank sentral AS, the Fed, telah memberi dampak besar pada Bitcoin dan pasar kripto secara keseluruhan.

    Trader Tokocrypto, Afid Sugiono.
    Trader Tokocrypto, Afid Sugiono.

    Baca juga: Mengenal Kripto AC Milan Fan Token (ACM) dan TrueFi (TRU)

    “Jadi peningkatan volatilitas pasar dalam beberapa waktu terakhir ini dapat dikaitkan dengan kenaikan inflasi, krisis geopolitik dan kekhawatiran atas kebijakan moneter yang lebih ketat oleh The Fed. Nilai BTC terus terbebani oleh tekanan makroekonomi dan sentimen umum pasar yang belum pulih,” kata Afid pada Senin (9/5).

    Lebih lanjut, Afid menambahkan fluktuasi harga Bitcoin baru-baru ini juga masih berhubungan dengan ketidakpastian yang berkelanjutan atas pandemi COVID-19 dan tindakan regulasi baru oleh pemerintah AS, termasuk perintah eksekutif Joe Biden.

    Pergerakan Bitcoin dan altcoin, saat ini berkorelasi dengan aset sensitif risiko lainnya seperti saham, terutama saham teknologi, selama beberapa bulan terakhir. Saham-saham teknologi pun berguguran. Nilai saham Alphabet, Microsoft, Amazon, dan Meta kompak terjerumus lebih dari 1%.

    Secara lebih umum, dari data analisis on-chain sebagian besar investor jangka pendek telah menjual kepemilikan BTC mereka sebagai reaksi terhadap penurunan harga. Aksi jual mereka mungkin berkontribusi terhadap penurunan nilai Bitcoin. Nilai pasar BTC saat ini sekitar $ 662 miliar, setara dengan 39,4% dari ekonomi crypto senilai $ 1,68 triliun.

    Ilustrasi Bitcoin
    Ilustrasi Bitcoin.

    Baca juga: 5 Crypto Potensial Bulan Mei 2022: KAVA, EOS, RUNE, NEAR dan SCRT

    Proyeksi Harga Bitcoin Awal Mei 2022

    Afid mengatakan secara keseluruhan market kripto masih cenderung terus turun. Pada grafik Bitcoin: Estimated Leverage Ratio dari CryptoQuant, BTC berisiko menembus di bawah rata-rata pergerakan tembus sekitar $ 30.000. Namun, tidak menutup kemungkinan akan terjun ke area $ 25.000—$ 27.000 yang faktanya bakal sangat menyakitkan bagi banyak investor.

    “Jika BTC tembus ke harga $ 27.000, berarti capai level terendah dari Juli 2021 lalu. Meski begitu, penurunan ini mungkin akan berlangsung lama dan pemulihan harga tampaknya lebih cepat,” ucapnya.

    Grafik Bitcoin: Estimated Leverage Ratio dari CryptoQuant.
    Grafik Bitcoin: Estimated Leverage Ratio dari CryptoQuant.

    Dari analisis teknikal, harga BTC lagi berusaha mempertahankan posisi di level support-nya $ 34.000. Jika harga terus menuju ke bawah level support, berarti ini konfirmasi bahwa harga akan terus mengalami penurunan ke level selanjutnya di sekitar $ 30.000.

    “Tapi mungkin Bitcoin akan bertahan di level support $ 34.000, selama beberapa hari baru akan ada konformasi selanjutnya, yaitu terus mengalami penurunan ke $ 30.000,” jelasnya.

    Analisis teknikal harga Bitcoin awal Mei 2022.
    Analisis teknikal harga Bitcoin awal Mei 2022.

    Dalam grafik CryptoQuant, Bitcoin masih menunggu konfirmasi, baik Short Squeeze maupun Long Squeeze. Jika garis ungu mengalami kejatuhan, berarti akan dampak likuidasi untuk posisi long, maka berkurangnya leverage membuat harga mengalami penurunan berkelanjutan atau Short Squeeze.

    “Untuk Short Squeeze sebaliknya, tapi market lebih melihat ke arah Short Squeeze daripada Long Squeeze. Tidak ada penahanan lagi untuk mengalami kenaikan dan akhirnya market ambrol,” pungkasnya Afid.

    Baca juga: Ini Skema Perhitungan Pajak Kripto di Tokocrypto Berlaku 1 Mei 2022



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Binance Membakar Koin BNB Senilai $ 740 Miliar, Harganya Bakal Naik?

    Platform exchange kripto terbesar di dunia, Binance, menghapus lebih dari 1,8 juta koin BNB dari peredaran, menyelesaikan pembakaran atau burning periode triwulanan ke-19. CEO Binance, Changpeng Zhao, mengatakan bahwa proses tersebut membuktikan sifat deflasi aset BNB.

    Dilaporkan Crypto Potato, BNB Chain (BNB), koin kripto asli dari Binance mengalami pembakaran ke-19 pada 19 April lalu. Perusahaan mengirim 1.830.382 BNB yang bernilai lebih dari $ 741 juta (setara Rp 10 triliun) pada saat transaksi ke dompet yang hanya dapat menerima token tetapi tidak dapat mengirim apa pun.

    Upaya pembakaran koin atau burning memang umum dilakukan oleh sejumlah pengembang kripto. Pasalnya, dengan cara mengurangi pasokan koin yang beredar, nilai koin bisa meningkat.

    Baca juga: Mirip Plant vs Zombies, Begini Cara Main Game NFT Plant vs Undead

    Harga BNB Bakal Naik?

    Coindesk melaporkan pembakaran akan dilakukan harga rata-rata $ 403 per BNB. Koin BNB diluncurkan pertama kali pada tahun 2017. aset kripto tersebut telah memperkuat ekosistem BNB Chain dan BNB Smart Chain.

    Untuk melenyapkan sejumlah BNB dari total pasokan saat ini, pihak Binance menggunakan sistem pembakaran otomatis. Mekanisme pembakaran otomatis menyesuaikan jumlah BNB yang akan dibakar berdasarkan harga BNB dan jumlah blok yang dihasilkan pada BNB Smart Chain (BSC) selama kuartal tersebut.

    Ilustrasi aset kripto BNB.
    Ilustrasi aset kripto BNB.

    Sementara itu, data menunjukkan perkiraan 1,8 juta BNB berada di jalur yang akan dibakar pada kuartal berikutnya, diharapkan sekitar bulan Agustus mendatang. Pembakaran perusahaan sebelumnya terjadi pada bulan Januari lalu. Saat itu, Binance membersihkan BNB senilai hampir $ 800 juta dari peredaran.

    Saat penulisan artikel pada Kamis (21/4) pukul 08.00 WIB harga BNB terpantau di situs CoinMarketCap diperdagangkan di level Rp 6.030.770. Performa harga BNB mengalami kenaikan sebesar 2,47 persen dalam 24 jam terakhir.

    Baca juga: Mengenal Aset Kripto Metal (MTL) dan TokenClub (TCT), Apa Utilitasnya?





    Sumber : news.tokocrypto.com