Tag: aset kripto

  • Mengapa Bitcoin dan Kripto Lain Turun Hari Ini (20/4)

    Selama beberapa hari terakhir, kinerja Bitcoin sangat luar biasa, menonjol di antara altcoin lainnya dengan kenaikan nilai yang mencolok. Reli baru-baru ini cukup kuat untuk menembus patokan US$ 30.000 atau sektiar Rp 449 juta.

    Namun, reli ini tampaknya berumur pendek, karena nilai aset kripto terbesar itu telah turun 3,85% selama 24 jam terakhir pada Kamis (20/4), saat ini diperdagangkan sekitar US$ 29.131 menurut CoinMarketCap. Bitcoin telah jatuh dari tertinggi 24 jam di US$ 30.438 dan tertinggi bulanan di US$ 31.005.

    Ethereum, yang baru-baru ini melonjak harganya setelah peningkatan Shapella menjadi lebih dari US$ 2.100, juga terpukul. ETH diperdagangkan pada US$ 1.967 pada waktu artikel ditulis, dengan penurunan nilai sebesar 5,98% selama 24 jam terakhir.

    Bitcoin Merosot Bersama Altcoin

    Ilustrasi Bitcoin.
    Ilustrasi Bitcoin.

    Baca juga: Prediksi Pergerakan Harga Bitcoin Selanjutnya Seiring Akumulasi Berlanjut

    Penurunan harga baru-baru ini dapat dikaitkan dengan aksi jual besar-besaran. Binance menemukan pesanan penjualan yang luar biasa besar. Ini dipukuli dengan angka inflasi yang tinggi di Inggris, yang bisa memicu aksi jual pasar.

    Selain itu, kondisi buruk hari ini untuk Bitcoin yang panjang itu, dengan likuidasi menumpuk dengan cepat. Pada saat penulisan, total likuidasi panjang kripto untuk 19 April mencapai sekitar $175 juta pada platform yang dipantau oleh sumber data Coinglass.

    Ini pasti menyebabkan pertumpahan darah karena BTC dan altcoin utama telah turun nilainya. Kapitalisasi pasar kripto global juga anjlok sebesar 4,55% dan berdiri di US$ 1,22 triliun pada waktu penulisan.

    Michaël van de Poppe, pendiri dan CEO Eight, mengatakan Saat volatilitas kembali, Bitcoin jatuh ke level terendah sejak 10 April karena sisi atas melihat tantangan terbarunya. “Koreksi mendalam di pasar, karena Bitcoin tidak dapat bertahan di US$ 29.700-29.800 dan melesat ke bawah melalui kaskade likuidasi,” katanya dikutip Cointelegraph.

    Penurunan melalui pivot akan memainkan Level Dukungan Utama Pertama (S1) di US$ 29.531. Namun, kecuali aksi jual yang dipicu peristiwa beberapa hari ke depan, Bitcoin harus menghindari di bawah US$ 29.000 dan Level Dukungan Utama Kedua (S2) di US$ 28.671. Level Dukungan Utama Ketiga (S3) berada di US$ 27.313.

    Kekhawatiran Peraturan AS

    Ilustrasi aset kripto.
    Ilustrasi aset kripto.

    Baca juga: Ridwan Kamil Jadi Pembicara Utama di Bitcoin Conference 2023

    Pada 18 April, Gary Genseler, Ketua SEC, muncul di hadapan Komite Layanan Keuangan DPR Amerika Serikat untuk sidang pengawasan, yang kemungkinan membuat para pedagang kripto ketakutan. Selama persidangan, Gensler menolak untuk menjawab secara definitif apakah Ethereum adalah komoditas atau sekuritas meskipun ada permintaan berulang kali dari anggota komite untuk melakukannya.

    Pada 17 April, SEC mengajukan gugatan terhadap bursa kripto, Bittrex. Gugatan tersebut menuduh Bittrex mengoperasikan bursa efek, broker, dan agen kliring nasional yang tidak terdaftar.

    Di samping itu, terlepas dari ketakutan akan krisis perbankan dan harapan perubahan dovish, ketua The Fed, Jerome Powell tampaknya berkomitmen untuk mengurangi inflasi melalui kenaikan lebih lanjut. Powell dan Fed terus mengulangi tujuan menurunkan inflasi menjadi 2%.

    Pasar tampaknya setuju bahwa suku bunga akan terus naik dengan pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) berikutnya yang dijadwalkan pada 3 Mei 2023. Ini juga akan menjadi tanggal penting bagi investor kripto karena sektor ini masih berkorelasi tinggi dengan Dow dan S&P 500.

    Pastikan kamu hanya melakukan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah. Anda juga bisa menyimak berbagai informasi terbaru mengenai kripto dengan mengunjungi website TokocryptoInstagramTwitter, serta  komunitas Tokocrypto.

    DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Laju Pasar Kripto Sedikit Koreksi dan Bergerak Datar, Apa Penyebabnya?

    Pasar kripto sempat koreksi dan bergerak sideways sejak akhir pekan lalu, imbas dari komentar anggota The Fed, Christopher Waller, menyerukan lebih banyak kenaikan suku bunga untuk membawa inflasi ke target. Komentar Waller mengirim Indeks saham AS dan kripto ke posisi merah pada hari Jumat (14/4), sementara dolar AS melonjak.

    Trader Eksternal Tokocrypto, Fyqieh Fachrur, melihat tidak hanya itu saja pada hari Jumat (14/4), bursa aset kripto, Bitrue mengalami kasus hack terhadap hot wallet-nya. Bitrue mengalami kerugian sebesar US$ 23 juta dalam bentuk koin ETH, QNT, GALA, SHIB, HOT dan MATIC. Bitrue telah menangguhkan penarikan untuk seluruh nasabah nya dari tanggal 14 hingga 18 April 2023. Efek dari kasus peretasan ini membuat para nasabah Bitrue dan investor keselurahan ketakutan akan aset kripto mereka. 

    Investor ketakutan ini bisa menjadi salah satu exit scam atau bangkrut seperti FTX. Semoga kasus seperti FTX tidak akan pernah terjadi kembali.  Tentu saja ini merupakan kabar buruk untuk kepercayaan pasar kripto. Hal ini juga yang membuat BTC kembali terkoreksi dan bergerak sideways di akhir pekan lalu.

    Crypto Heat charts by Coin360.

    Total kapitalisasi pasar kripto berdasarkan Coin360 sebesar US$ 1,3 miliar. Angka ini mengalami kenaikan sebesar 0.6% dibanding satu hari lalu dan transasksi volume sebesar US$ 658 juta selama 24 jam terakhir dengan lonjakan transaksi 6,29%. 

    “Tentu saja ini merupakan kabar baik untuk seluruh investor. yang di mana bulan lalu kapitalisasi pasar hanya sekitar US$ 950 juta hingga US$ 1,1 miliar dan kini mencapai US$ 1,3 miliar. Kenaikan kapitalisasi ini menandakan bahwa pasar aset kripto sedang berada pada masa bullish dan banyak investor mulai masuk ke kripto kembali, walau tengah sedikit koreksi yang merupakan hal yang normal,” kata Fyqieh.

    Bitcoin Monthly Returns.

    Baca juga: Bitcoin dan Ethereum Seperti Emas, Tahan Guncangan Ekonomi

    Berdasarkan pola historis Bitcoin Monthly Returns pada bulan April ini akan diakhiri dengan angka positif. Hal ini dilihat dari performa BTC pada bulan April didominasi mengalami kenaikan, bahkan lebih 20%. Sebagai contoh pada bulan April 2019 yang di mana adalah satu tahun terakhir sebelum terjadinya bitcoin halving bisa menjadi salah satu acuan, namun bukan berarti setiap bulan akan sama. 

    Tentu setiap masa waktu memiliki katalis dan pemicu harga berbeda-beda, seperti berita baik, FUD, peretasan, dan regulasi. Namun secara perkembangan harga pada pertengahan tahun hingga kuartal tahun terakhir akan mengalami pasar kripto koreksi. 

    Minggu Tenang

    Fear & Greed Bitcoin Index by alternative.me.

    Sentimen berdasarkan Fear and Greed Bitcoin Index sedang berada pada poin 69 dan dalam kategori Greed. Ini artinya bahwa BTC sedang dalam tren bullish, namun mendekati Extreme Greed untuk waspada menghadapi tren FOMO dan terjadi aksi akumulasi investor besar-besaran. Kemungkinan adanya koreksi semakin besar. dengan trigger Bitcoin dibawah US$ 30.000 sudah cukup kuat untuk alasan BTC mengalami penurunan harga.

    Pekan ini bisa dibilang menjadi minggu yang tenang untuk pasar kripto yang mulai koreksi. Tidak ada peristiwa makroekonomi yang besar. Ada satu yaitu Indeks Manajer Pembelian Manufaktur (IMP) yang akan rilis pada Jumat (21/4). IMP penting untuk melihat kondisi bisnis dan ekonomi secara keseluruhan di Amerika Serikat. Data IMP yang lebih tinggi dari perkiraan dapat meredakan beberapa kekhawatiran tentang tekanan resesi dan kenaikan suku bunga tinggi.

    Hal tersebut dapat memberikan arahan dan membuat investor mempertimbangkan aktivitas peraturan baru-baru ini, indikator ekonomi AS, dan komentar The Fed.

    Berikut Analisis Pergerakan Harga BTC, ETH, BNB

    Bitcoin (BTC) Koreksi

    BTC/USD by Fyqieh Fachrur Rossy -TradingView.com.

    Pergerakan BTC sempat mengalami bullish hingga ke area harga US$ 31.000, sebenarnya secara teknikal BTC mampu ke harga US$ 32.000, tapi kemudian pergerakannya ditolak, sehingga mengalami koreksi di bawah US$ 30.000. Pergerakan yang volatile ini membuat Bitcoin terkonfirmasi mengalami pola pembalikan arah dengan target penurunan di harga US$ 28.800. Saat ini BTC sedang mencoba konsolidasi kembali untuk mencoba menembus resisten US$ 30.000. Namun besar kemungkinan, jika BTC akan koreksi karena likuiditas pada harga US$ 30.000 sudah tertembus. Artinya bitcoin mengalami pelemahan dalam segi support harga

    Solana (SOL), Koreksi dan bullish

    SOL/USDT Binance by Fyqieh Fachrur Rossy – TradingView.com.

    Baca juga: Solana Pimpin Rebound Pasar Kripto, Melonjak Jelang Rilis Ponsel Saga

    Solana terlihat memiliki potensi koreksi dalam satu minggu ke depan dan berbalik arah menjadi bullish dalam beberapa minggu ke depan. Secara teknikal, Solana muncul candlestick bullish dalam 12 jam terakhir dan menyentuh resisten kecilnya di harga US$ 25. Kemudian setelah menyentuh US$ 25 kembali mengalami koreksi. 

    “Solana memiliki potensi kenaikan ke harga $28 USD dengan prosentase potensi keuntungan 16,67%. Untuk support kecil berada pada harga US$ 25 yang dimana sebelumnya menjadi resisten pada tanggal 14 April 2023. Ada baiknya untuk wait and see ke harga US$ 24 USD atau mungkin bisa koreksi lebih dalam karena BTC sudah berada di bawah level psikologisnya yaitu US$ 30.000,” jelas Fyqieh.

    Solana kembali menguat dalam beberapa minggu terakhir setelah kejatuhan nya karena kasus FTX, ini menandakan bahwa para investor masih percaya dengan solana dan ekosistemnya. Ekosistem solana pun makin berkembang dengan banyak bermunculan Dapps

    Binance Coin (BNB) Menuju Level Psikologis

    Binance secara resmi meluncurkan NFT bersama CBF untuk liga bola Brazil. Tentu ini adalah kabar baik untuk penggiat NFT sekaligus penggemar bola. Dengan adanya kolaborasi ini, maka menjadi sentimen bagus untuk NFT sekaligus ekosistem aset kripto BNB karena NFT ini diluncukan menggunakan jaringan blockchain BNB Bep-20.

    BNB/USD Binance by Fyqieh Fachrur Rossy – TradingView.com.

    Pergerakan BNB sesuai prediksi sebelumnya yaitu naik ke harga US$ 345, tentu saja ada beberapa sentimen yang baik dari segi katalis seperti adanya peluncuran NFT yang baru saja diumumkan tanggal 13 April 2023. Katalis ini tentu sangat berpengaruh terhadap sentimen harga BNB. Untuk prediksi ke depannya BNB akan mencoba untuk kembali retest support-nya di harga US$ 330 sebagai pijakan mencari support baru. Namun, perlu diketahui bahwa saat ini sedang terjadi musim altcoin yang artinya banyak alternatif koin yang performa kenaikannya melebihi kinerja pergerakan harga Bitcoin. Bisa saja BNB langsung mengalami kenaikan hingga ke US$ 360, titik harga ini merupakan resisten BNB pada 5 November 2022. 

    Jika menggunakan fitur Price Alert di Tokocrypto, pengguna akan mendapatkan notifikasi yang muncul secara real-time ketika harga sudah menyentuh target yang telah kamu tentukan. Dengan begitu, pengguna tidak ketinggalan momentum beli dan jual di harga yang sesuai. Untuk informasi lebih lanjut dan cara menggunakan fitur ini bisa mengakses link berikut ini.

    DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Mengapa Bitcoin dan Kripto Lain Naik Hari Ini (11/4)?

    Pergerakan pasar kripto, terutama Bitcoin (BTC) terus melonjak pada Selasa (11/4) pagi. Bahkan Bitcoin bergerak melewati level harga US$ 30.000 atau sekitar Rp 446 juta untuk pertama kalinya sejak 10 Juni 2022.

    Reli pasar kripto ini terjadi akibat turbulensi perbankan pada bulan Maret lalu, mulai memudar semakin jauh dan investor semakin optimis tentang kebijakan moneter bank sentral AS. Investor kripto yang berada di Amerika Serikat juga mulai kembali ke pasar dari liburan Paskah. Beberapa faktor kemungkinan berkontribusi pada dua penembusan BTC terpisah pada hari Senin (10/4).

    Bitcoin yang merupakan aset kripto terbesar berdasarkan kapitalisasi pasar baru-baru ini diperdagangkan pada US$ 30.237, naik 6,75% selama 24 jam terakhir, menurut data CoinMarketCap. Bitcoin terakhir mencapai level US$ 30.000 pada 10 Juni 2022, kemudian terus turun ke bawah US$ 20.000, di mana ia menghabiskan sebagian besar akhir tahun 2022 di level tersebut.

    market kripto bitcoin
    Ilustrasi market kripto bitcoin.

    Baca juga: Pasar Kripto Potensi Bullish, Awas Masih Ada Tekanan Makroekonomi

    Bitcoin telah melayang di sekitar level US$ 28.000 selama tiga minggu terakhir, karena waspada investor mengukur dampak dari krisis perbankan secara global, tekanan inflasi yang berkelanjutan dan ketidakpastian ekonomi makro lainnya. Kripto Bitcoin naik sekitar 80% year-to-date setelah mulai 2023 berpindah tangan sekitar US$ 16.600.

    Kripto melonjak pada bulan Januari di tengah tanda-tanda bahwa inflasi berkurang, terhenti pada bulan Februari, tetapi kemudian mendapatkan kembali momentumnya pada akhir Maret, menyusul kegagalan Silicon Valley Bank (SVB)dan Signature Bank karena beberapa investor mempertanyakan stabilitas sistem moneter saat ini.

    Rupanya saat ini, investor telah mendapatkan kembali selera mereka untuk aset yang berisiko, seperti kripto. Aset emas juga baru-baru ini melonjak, melampaui $2.000 untuk pertama kalinya sejak 2020.

    Richard Mico, CEO US and Chief Legal Officer Banxa, mencatat bahwa pasti ada pergeseran naratif yang terjadi karena krisis perbankan ini yang menambah momentum Bitcoin. Semakin banyak, “BTC juga dipandang sebagai penyimpan nilai yang andal yang tidak memiliki masalah yang timbul saat menyimpan uang Anda melalui perantara pihak ketiga, atau bank,” katanya dikutip Coindesk.

    “Sudah, Bitcoin telah menjadi aset dengan kinerja terbaik di tahun 2023, dan biasanya aset tersebut merespons paling cepat dan keras terhadap perubahan moneter semacam ini.”

    “De-dolarisasi juga semakin menjadi bagian dari narasi, yang semakin mempercepat adopsi BTC,” tutup Mico.

    market aset kripto
    Ilustrasi market aset kripto.

    Baca juga: Kenal Kripto Arbitrum (ARB) & SPACE ID (ID) yang Listing di Tokocrypto

    Selain BTC, Ethereum (ETH) juga melonjak, melewati level US$ 1.900 atau sekitar Rp 28 juta. Baru-baru ini ETH naik sekitar 1,7% dibandingkan 24 jam sebelumnya. Kripto besar lainnya sebagian besar berwarna hijau, meskipun bernuansa terang. ARB, token Arbitrum blockchain layer-2, baru-baru ini naik lebih dari 2,8%, sementara XRP naik sekitar 1%.

    Indeks Pasar CoinDesk , ukuran kinerja keseluruhan pasar kripto, baru-baru ini naik 2,3%. Total market cap pasar kripto mencapai tertinggi tahunan baru US$ 1,23 triliun.

    Banyak analis melihat kenaikan pasar kripto terjadi karena merespons positif proyeksi angka inflasi AS terbaru yang akan rilis. Biro Statistik Tenaga Kerja AS akan mengumumkan Consumer Price Index (CPI), indikator makro yang digunakan untuk menghitung inflasi AS pada 12 April 2023, sekitar pukul 19.30 WIB.

    Penurunan CPI diperkirakan bisa memberikan sentimen dovish kepada The Fed untuk memperlambat kenaikan suku bunga di masa depan, yang berarti Bitcoin bisa lebih leluasa lagi untuk bullish.

    Pastikan kamu hanya melakukan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah. Anda juga bisa menyimak berbagai informasi terbaru mengenai kripto dengan mengunjungi website TokocryptoInstagramTwitter, serta  komunitas Tokocrypto.

    DISCLAIMER: Artikel ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Bappebti Dorong Penguatan Regulasi & Pembinaan Ekosistem Aset Kripto

    Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) terus mendorong perkembangan perdagangan aset kripto di Indonesia. Kepala Bappebti, Didid Noordiatmoko mengatakan melalui penguatan regulasi dan pembinaan ekosistem akan membuat industri aset kripto terus mengalami perbaikan.

    Didid menjelaskan, Bappebti merupakan salah satu Unit Eselon I Kementerian Perdagangan yang memiliki tanggung jawab dalam pengaturan, pembinaan, pengembangan, dan pengawasan kegiatan Perdagangan Berjangka Komoditi (PBK), Sistem Resi Gudang (SRG), dan Pasar Lelang Komoditas (PLK) di Indonesia. Perdagangan fisik aset kripto menjadi salah satu bagian dari perdagangan berjangka yang diawasi Bappebti. Hal tersebut berlaku sejak disahkannya Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 99 Tahun 2018 tentang Kebijakan Umum Penyelenggaraan Perdagangan Berjangka Aset Kripto.

    “Perdagangan berjangka merupakan bisnis yang saat ini berkembang, sangat kompleks dan memiliki sifat high risk high return sehingga diperlukan tata kelola dan pengaturan yang baik. Perdagangan berjangka juga perlu diatur dalam rangka melindungi masyarakat dari praktik perdagangan ilegal serta memberi kepastian hukum dan kepastian berusaha bagi semua pihak yang terlibat,” tutur Didid dalam keterangan resminya dikutip Senin (10/4).

    Dinamika Perdagangan Aset Kripto

    Kepala Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Didid
    Noordiatmoko, dalam
    sambutan kunci dalam peluncuran awal PT. Sentra Bitwewe Indonesia di Holland Village, Jakarta pada hari ini, Kamis (6/4). Sumber: Kemendag.

    Baca juga: Market Analisis: Pasar Kripto Masih Sideways, Belum Positif Bullish

    Perdagangan aset kripto di Indonesia mengalami dinamika pasang surut sejak beberapa tahun terakhir. Nilai transaksi pada 2022 sempat menurun, namun pada Februari 2023 tercatat Rp 13,8 triliun atau naik 13,7 persen dibandingkan Januari 2023 (MoM). Secara total, nilai transaksi periode Januari-Februari 2023 sebesar Rp 25,94 triliun atau turun 69 persen dibandingkan periode yang sama pada 2022 sebesar Rp83,76 triliun.

    Sementara, lima Jenis aset kripto dengan nilai transaksi terbesar di Indonesia saat ini yaitu Tether (USDT), Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), Dogecoin (DOGE), dan Terra (LUNA).

    Menurut Didid, awal 2022 dan diperkirakan sampai dengan 2023, dunia masih mengalami fase crypto winter. Artinya, penurunan transaksi perdagangan aset kripto terjadi hampir sepanjang tahun. Namun sebaliknya, dari sisi jumlah pelanggan, terjadi penambahan cukup signifikan. Pada Februari 2023, tercatat jumlah pelanggan 17 juta (rata-rata penambahan sebesar 500 ribu pelanggan per bulan) dari tahun sebelumnya sebesar 16 juta.

    Dari sisi penguatan ekonomi nasional, perdagangan aset kripto memberikan manfaat terutama melalui kontribusinya dalam penerimaan negara melalui pajak. Pada periode Mei-Desember 2022 berdasarkan data dari Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan, telah terkumpul pajak atas perdagangan fisik aset kripto sebesar Rp 246,5 miliar.

    Masa Depan Perdagangan Aset Kripto

    Ilustrasi aset kripto di Indonesia.
    Ilustrasi aset kripto di Indonesia.

    Baca juga: Daftar Watchlist Kripto Altcoin untuk Bulan April 2023

    Didid mengungkap pengaplikasian tantangan teknologi blockchain, aset kripto yang dinilai dapat mempengaruhi sektor keuangan. Untuk itu, pada tahun ini telah diterbitkan Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK).

    Keberadaan UU P2SK ini memiliki tujuan yang forward looking, mengantisipasi risiko masa depan, perlindungan konsumen/investor. Beberapa ruang lingkup yang diatur dalam UU ini antara lain penguatan kelembagaan sektor keuangan; penguatan tata kelola keuangan; dukungan pembiayaan pembangunan yang berkesinambungan; perlindungan konsumen; serta literasi, inklusi, dan inovasi sektor keuangan.

    Berkaitan dengan hal tersebut, peran Bappebti dalam tata kelola perdagangan aset kripto akan berpindah menjadi kewewenangan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan masa transisi dua tahun. Melihat peminat aset kripto yang terus meningkat serta perkiraan berakhirnya crypto winter pada 2024, pemerintah harus optimistis perdagangan aset kripto akan semakin berkembang. Melalui UU P2SK, diharapkan koordinasi dan penguatan peran kementerian dan lembaga terkait dalam mengatur penyelenggaraan perdagangan aset kripto menjadi lebih baik.

    “Masih berkaitan dengan UU P2SK, Bappebti akan terus berkoordinasi dengan berbagai pihak dalam rangka penyiapan Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) sebagai amanat UU Nomor 4 Tahun 2023. Penyusunan RPP khususnya terkait masa transisi pengalihan pengawasan derivatif keuangan dan aset kripto,” pungsa Didid.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Daftar Watchlist Kripto Altcoin untuk Bulan April 2023

    Ada beberapa aset kripto alternatif atau altcoin selain Bitcoin (BTC) yang diproyeksikan berkinerja baik pada bulan April 2023. Sejumlah analis memprediksi kebangkitan pasar kripto akan berlanjut di April, setelah indeks Bitcoin Monthly Returns menunjukan kenaikan 22,96% pada Maret lalu.

    Mengutip BeInCrypto, ada lima kripto altcoin terpopuler yang diklaim dapat masuk dalam watchlist aset berkinerja baik untuk bulan April 2023. Altcoin yang layak investor dan trader pantau, antara lain: Ethereum (ETH), PancakeSwap (CAKE), dan iExec RLC (RLC) yang akan meluncurkan upgrade jaringannya. Sementara itu, EOS akhirnya akan segera merilis Ethereum Virtual Machine (EVM), dan IoTeX (IOTX) akan menggelar hard fork.

    1. Ethereum (ETH)

    Grafik harga harian ETH/USD. Sumber: TradingView.
    Grafik harga harian ETH/USDT. Sumber: TradingView.

    Upgrade jaringan Shapella (Shanghai dan Capella) akan diaktifkan di jaringan Ethereum pada epoch 194048, yang menurut rencananya akan berlangsung pada 12 April mendatang. Upgrade ini akan memungkinkan validator untuk menarik staked ETH mereka dari Beacon Chain, kembali ke lapisan eksekusi (execution layer). Dengan begitu, hal ini nantinya berpotensi membuat status sejumlah besar ETH berubah menjadi unstaked.

    Pergerakan harga Ethereum (ETH) sendiri terlihat sangat bullish. Harga kripto altcoin ETH telah meningkat pesat sejak 10 Maret dan juga berhasil merebut kembali area support US$ 1.700 pada 17 Maret, serta memvalidasi area tersebut sebagai support 10 hari kemudian.

    Selain itu, indikator relative strength index (RSI) hariannya sukses breakout dari garis tren bearish divergence dan kini bergerak di atas level 50. Jika kenaikan terus berlanjut, harga ETH bisa bergerak menuju kisaran US$ 2.000. Namun, jika harga closing-nya turun di bawah US$ 1.700, maka struktur bullish-nya jadi tidak valid dan harga Ethereum dapat anjlok ke level support US$ 1.450.

    2. PancakeSwap (CAKE)

    Grafik harga harian CAKE/USD. Sumber: TradingView.
    Grafik harga harian CAKE/USDT. Sumber: TradingView.

    Baca juga: Harga Arbitrum (ARB) Turun Drastis, Apa Penyebabnya?

    PancakeSwap v3 akan diluncurkan pada minggu pertama bulan April. Para investor tahap awal jaringannya akan menerima bagian dari airdrop senilai US$ 135.000 yang akan menyertai peluncuran tersebut. V3 akan menawarkan biaya perdagangan dan yield farming yang lebih baik, serta liquidity provision (penyediaan likuiditas) yang lebih baik pula.

    Harga CAKE telah bergerak di dalam pola segitiga simetris (symmetrical triangle) jangka panjang sejak bulan Juni 2022. Harganya saat ini sangat dekat dengan garis support pola segitiga tersebut. Apakah harga token utilitas ini nantinya mampu breakout atau justru ambruk dari garis tersebut dapat menentukan tren masa depan CAKE sendiri di pasar kripto.

    Bila terjadi breakdown, harganya kemungkinan akan tergelincir ke area US$ 3,20, sedangkan jika berhasil breakout, harganya siap untuk meroket ke level US$ 4,70.

    3. EOS (EOS)

    Grafik harga harian EOS/USD. Sumber: TradingView.
    Grafik harga harian EOS/USDT. Sumber: TradingView.

    Kripto altcoin EOS siap meluncurkan Ethereum Virtual Machine (EVM) pada 14 April mendatang. Proyek EVM ini telah berlangsung selama lebih dari satu tahun dan akan memberikan akses instan ke perpustakaan kode dan toolkit populer, yang idealnya bertujuan untuk mempercepat adopsi. Menariknya lagi, EVM ini akan mampu memproses lebih dari 800 swap per detik, sehingga platform ini siap menyabet gelar sebagai EVM dengan performa terbaik di pasaran.

    Harga EOS masih bergerak mengikuti garis descending resistance sejak bulan Agustus 2022 lalu. Jika EOS berhasil breakout, harganya bisa naik dengan cepat ke resistance berikutnya di level US$ 1,50. Namun, jika harga altcoin ini mendapat penolakan kembali, ada peluang terjadinya aksi turun ke garis ascending support jangka pendek di level US$ 0,96.

    4. iExec RLC (RLC)

    Grafik harga harian RLC/USDT. Sumber: TradingView.
    Grafik harga harian RLC/USDT. Sumber: TradingView.

    Baca juga: Pengembang Ethereum Konfirmasi Upgrade Shapella Terjadi pada 12 April

    RLC baru saja meluncurkan upgrade v8 pada minggu terakhir bulan Maret. Dengan upgrade ini, RLC akan menjadi lebih cepat dan sangat scalable, sehingga mampu menangani komputasi berat pada file besar sekalipun.

    Harga RLC melakukan deviasi di bawah area horizontal US$ 1,55 pada 10 Maret, tapi berhasil mengklaimnya kembali tidak lama kemudian. Ini adalah sinyal bullish yang sering muncul sebelum terjadi kenaikan harga. Jika kenaikan saat ini masih terus berlanjut, harga RLC berpotensi mencapai area resistance US$ 2,55.

    Namun, jika harga closing dari altcoin ini justru berkisar di bawah US$ 1,55, maka harganya bisa anjlok menuju garis ascending support di level US$ 1,20.

    5. Iotex (IOTX)

    Grafik harga harian IOTX/USDT. Sumber: TradingView.
    Grafik harga harian IOTX/USDT. Sumber: TradingView.

    Hard fork IoTeX akan mulai tayang pada tanggal 4 April. Fork ini akan diaktifkan pada ketinggian blok 22.991.401.

    Harga IOTX telah melambung di area support horizontal US$ 0,022 pada 10 Maret lalu. Sejak saat itu, harganya terus mengalami kenaikan. Jika tren naik ini berlanjut, harga IOTX berpeluang mengukir aksi kenaikan hingga mencapai garis descending resistance jangka panjang di level US$ 0,030.

    Namun, jika harga closing aset kripto ini berada di bawah US$ 0,022, maka harganya bisa turun ke level terendahnya sepanjang masa (All-time low/ATL) yang baru.

    Pastikan kamu hanya melakukan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah. Anda juga bisa menyimak berbagai informasi terbaru mengenai kripto dengan mengunjungi website TokocryptoInstagramTwitter, serta  komunitas Tokocrypto.

    DISCLAIMER: Analisa Market ini bersifat informasi dan bukan merupakan tawaran atau ajakan untuk menjual dan membeli aset kripto apapun. Perdagangan aset kripto merupakan aktivitas beresiko tinggi. Harga aset kripto bersifat fluktuatif, di mana harga dapat berubah secara signifikan dari waktu ke waktu dan Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas perubahan fluktuasi dari nilai tukar aset kripto.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • OJK Buka Pendaftaran Seleksi Dewan Komisioner Membidangi Aset Kripto

    Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah membuka pendaftaran seleksi pemilihan Dewan Komisioner non ex-officio untuk periode 2023-2028 mulai 29 Maret 2023. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan, terdapat dua jabatan anggota non ex officio DK OJK baru.

    Dewan Komisioner (DK) OJK ini akan mengisi dua jabatan baru, pertama sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Lembaga Pembiayaan, Perusahaan Modal Ventura, Lembaga Keuangan Mikro, dan Lembaga Jasa Keuangan Lainnya merangkap anggota. Dan kedua, Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital dan Aset Kripto merangkap anggota.

    “Panitia seleksi pemilihan calon anggora DK OJK periode 2023-2028 mengundang warga negara Indonesia yang terbaik untuk menjadi anggota non ex officio DK OJKuntuk melaksanakan tugas dan wewenangnya sesuai amanat UU Nomor 21 Tahun 2011 tentang OJK sebagaimana telah diubah dengan UU Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (P2SK),” kata Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani dikutip Antara.

    Syarat Anggota DK OJK

    Sri Mulyani mengatakan persyaratan bagi yang akan mendaftar adalah sesuai pasal 15 dalam pasal 8 angka 8 UU Nomor 4 Tahun 2023. Pendaftaran dilakukan secara online melalui laman https://seleksi-dkojk.kemenkeu.go.id yang akan dimulai pada 29 maret 2023 sampai dengan 14 April 2023 pukul 23.59 WIB.

    Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani. SUmber: Kementerian Keuangan.
    Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani. SUmber: Kementerian Keuangan.

    Baca juga: Pengembang Ethereum Konfirmasi Upgrade Shapella Terjadi pada 12 April

    Adapun syarat menjadi anggota DK OJK sebagai berikut:

    • Warga Negara Indonesia (WNI)>
    • Memiliki akhlak moral dan integritas yang baik.
    • Cakap melakukan perbuatan hukum.
    • Tidak pernah dinyatakan pailit atau tidak pernah menjadi pengurus perusahaan yang menyebabkan perusahaan tersebut pailit.
    • Sehat jasmani.
    • Berusia paling tinggi 65 tahun pada 11 Agustus 2023.
    • Mempunyai pengalaman atau keahlian di sektor jasa keuangan.
    • Tidak pernah dijatuhi pidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap karena melakukan tindak pidana yang diancam dengan hukuman lima tahun atau lebih.
    • Bukan pengurus dan/atau anggota partai politik pada saat pencalonan.

    Tahapan Pendaftaran Anggota DK OJK

    Beberapa ketentuan pendaftaran adalah sebagai berikut:

    • Daftar melalui https://seleksi-dkojk.kemenkeu.go.id
    • Calon anggota non ex-officio DK OJK mengisi data identitas diri dan mengisi 6 formulir pansel DK OJK.

    Calon anggota non ex-officio DK OJK memindai dan mengunggah dokumen penting:

    • KTP
    • Kartu keluarga atau paspor
    • Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP)
    • Tanda terima penyampaian surat pemberitahuan (SPT) pajak penghasilan orang pribadi untuk tahun pajak 2022
    • Tanda terima pelaporan LHKPN terakhir yang disampaikan ke KPK bagi calon yang memang wajib lapor
    • Pas foto berwarna dan terbaru dengan fformat JPG ukuran 200-5.000 kb
    • Ijazah pendidikan formal terakhir
    • Surat keterangan sehat dari dokter
    • Bukti tertulis bahwa calon anggota memiliki pengalaman keilmuwan dan keahlian memadai di sektor keuangan, misalnya foto kopi ijazah, sertifikat kealian atau keputusan pengangkatan jabatan hingga keputusan RUPS
    • Surat keterangan catatan kepolisian atau SKCK
    • Izin tertulis untuk dari pimpinan instansi, lembaga atau perusahhaan untuk ikut seleksi. Calon yang berasal dari ASN minimal izin dikeluarkan dari pimpimpinan tinggi pratam atau setara, yang berasal dari BI, OJK dan LPS minimal dikeluarkan dari direktur eksekutiff atau kepala departemen
    • Surat referensi dari asosiasi profesi industri jasa keuangan yang relevan apabila tersedia
    • Piagam penghargaan yang relevan
    • Makalah yang ditulis mandiri dengan tema sesuai prefensi jabatan yang dipilih, kerangka acuannya pada laman pendataran.

    Respons Pelaku Usaha

    Ilustrasi Tokocrypto. Foto: Tokocrypto.
    Ilustrasi Tokocrypto. Foto: Tokocrypto.

    Baca juga: Jumlah Investor Kripto di Indonesia Hampir Tembus 17 Juta Pelanggan

    Sebagai pelaku usaha industri aset kripto di Indonesia, Tokocrypto menyambut positif dan menghormati proses seleksi DK OJK yang sedang berjalan. CEO Tokocrypto, Yudhono Rawis, yakin DK OJK yang terpilih nanti punya kapabilitas terbaik dan bisa membuat industri kripto di Indonesia menjadi lebih baik ke depan.

    “Sebagai salah satu pelaku industri kripto terbesar di Indonesia, kami tentunya berharap DK OJK bisa memiliki keseimbangan (balanced) dalam memajukan inovasi industri Kripto di Indonesia dan mengembangkan peraturan yang bisa melindungi pelanggan kripto di Indonesia dengan baik,” kata Yudho.

    “Kami berharap nantinya DK OJK adalah seseorang yang pernah memiliki kombinasi pengalaman untuk memimpin industri keuangan seperti perdagangan saham dan investasi di sektor swasta dan pengalaman yang banyak dalam pengembangan regulasi termasuk dengan merangkul beberapa stakeholders dalam industri kripto baik dari regulator, asosiasi, institusi pemerintahan.”



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Kenal Kripto Neblio (NEBL), Project Bantu Perusahaan Bikin dApps

    Neblio (NEBL) menjadi salah satu aset kripto yang proyeknya mencuri perhatian di industri blockchain. Sejak didirikan pada tahun 2017, Neblio terus mengalami perkembangan.

    Seperti diketahui, blockchain adalah teknologi baru yang sangat berharga untuk bisnis skala kecil dan besar. Nablio hadir menjadi tools dan solusi perangkat lunak yang memudahkan adopsi blockchain secara luas.

    Penasaran dengan keunggulan dan keunikan proyek Neblio dan aset kripto NEBL? Simak selengkapnya artikel di bawah ini.

    Neblio (NEBL)

    Apa Itu Neblio (NEBL)?

    Neblio adalah platform yang dirancang untuk mempercepat dan menyederhanakan penerapan, serta pengembangan aplikasi terdistribusi pada blockchain Neblio dan jaringan blockchain lainnya di masa mendatang.

    Platform ini lahir pada awal 2017 karena kebutuhan akan alat intuitif dan solusi sederhana untuk mendorong adopsi teknologi blockchain di ruang bisnis perusahaan.

    Neblio telah membuat rangkaian solusi open-source software dan protokol token (NTP1) yang menyederhanakan pengembangan dan penerapan aplikasi yang memanfaatkan teknologi blockchain di industri seperti Supply Chain, Records Management, Gaming, Asset Tracking, Identity Management dan banyak lagi.

    Kenal kripto Neblio (NEBL), project blockchain bantu perusahaan bikin dApps. Foto: Neblio Network.
    Kenal kripto Neblio (NEBL), project blockchain bantu perusahaan bikin dApps. Foto: Neblio Network.

    Baca juga: Melihat Proyeksi Market Aset Kripto di Akhir Tahun 2022

    Sesuai dengan whitepaper-nya, keterampilan pengembang yang tidak memadai dan kompleks diamati sebagai hambatan utama yang menghambat adopsi teknologi blockchain untuk mengembangkan aplikasi terdistribusi di dunia bisnis.

    Untuk mengatasi kesulitan ini, platform Neblio membuat rangkaian RESTful API (Application Programming Interfaces) yang bertujuan untuk memungkinkan pengembang berkomunikasi secara intuitif dengan jaringan tanpa memahami detail kompleks teknologi blockchain.

    RESTful API suite adalah kumpulan API dengan SDK (kit pengembangan perangkat lunak) yang membantu menyederhanakan bahasa pemrograman seperti JAVA. Selain itu, dokumen dan alat jaringan ini bertujuan untuk memungkinkan pengguna membangun token proyek mereka dengan cepat dan menetapkan metadata ke token individu untuk digunakan dalam aplikasi terdistribusi mereka.

    Apa yang Membuat Neblio (NEBL) Unik?

    NEBL adalah token utilitas dari platform Neblio yang diamankan oleh algoritma konsensus terdistribusi PoS (Proof-of-Stake) yang efisien. Jaringan memberi penghargaan kepada penggunanya karena mereka membuat blok blockchain baru dan memverifikasi setiap blok penuh dengan informasi dan transaksi yang menggerakkan jaringan. Aset mendorong pengguna untuk secara aktif mengoperasikan, mengatur, dan mengamankan jaringan melalui pertaruhan.

    Kenal kripto Neblio (NEBL), project blockchain bantu perusahaan bikin dApps. Foto: Neblio Network.
    Kenal kripto Neblio (NEBL), project blockchain bantu perusahaan bikin dApps. Foto: Neblio Network.

    Baca juga: Kripto dan Fintech Sumbang Pajak Rp 339 M ke Penerimaan Negara RI

    Untuk mendorong staking dan mengamankan jaringan, Neblio Network memberi penghargaan kepada pengguna atas waktu yang dihabiskan untuk staking. Jaringan diatur untuk menghasilkan koin baru dengan kecepatan yang bervariasi tergantung pada jumlah koin yang saat ini dipertaruhkan di jaringan pada waktu tertentu.

    Platform memberi penghargaan kepada pengguna setiap kali wallet mereka berhasil mempertaruhkan blok berikutnya dalam rantai melalui hadiah taruhan agar tetap terdesentralisasi, sehat, dan aman. Setiap hadiah pasak didasarkan pada usia koin dan jumlah NEBL di grup koin yang dipertaruhkan di blok blockchain berikutnya.

    Neblio (NEBL) Listing di Tokocrypto

    Tokocrypto terus menghadirkan beberapa aset kripto baru untuk memberikan pelayanan trading yang lebih luas lagi, seperti Neblio (NEBL).

    Trading NEBL/BTC, NEBL/USDT & NEBL/BUSD dapat dilakukan mulai tanggal 2 Desember 2022 pukul 16.00 WIB. Kini, pengguna dapat melakukan deposit/setoran NEBL di Tokocrypto sebagai persiapan trading.

    DISCLAIMERBukan saran atau ajakan membeli! Investasi atau perdagangan aset kripto masih berisiko tinggi. Artikel ini hanya berisi informasi yang relevan mengenai aset kripto tertentu.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Analisis Tunjukkan 2023 Mungkin Waktu Terbaik untuk Akumulasi Bitcoin

    Laporan analisis dari penyedia data kripto, CryptoQuant telah menunjukkan bahwa tahun 2023 adalah waktu terbaik untuk mengakumulasi Bitcoin. Aset kripto paling populer di dunia itu mengalami tahun 2022 yang buruk, tetapi telah pulih dengan beberapa keuntungan di awal 2023 ini.

    Analisis tersebut dilaporkan oleh Tekedia, yang mencatat laporan harga Bitcoin penulis CryptoQuant, Dan Lim. Di dalamnya, Lim mendukung penilaiannya dengan mencatat rasio nilai Pasar BTC terhadap Market value to realized value (MVRV).

    Meskipun November lalu Bitcoin berada di sekitar harga mendekati US$ 16.000, itu telah menandai titik terendah di akhir tahun 2022 yang sangat rendah bagi industri secara keseluruhan. Hampir 300 hari crypto winter telah berdampak buruk pada industri.

    2023 Adalah Waktu Terbaik untuk BTC?

    Rasio Bitcoin MVRV. Sumber: Dan Lim/CryptoQuant.
    Rasio Bitcoin MVRV. Sumber: Dan Lim/CryptoQuant.

    Baca juga: BLK 2023: Ekosistem Blockchain & Aset Kripto Tumbuh Subur di Indonesia

    Selanjutnya, tahun 2023 dimulai dengan banyak optimisme untuk industri dan BTC. Meskipun telah naik level sekitar US$ 22.000, satu analisis menyatakan bahwa tahun 2023 masih merupakan waktu terbaik untuk mengakumulasi Bitcoin berdasarkan pengamatan penyedia data crypto, CryptoQuant.

    Analisis dipusatkan di sekitar rasio MVRV, yang digambarkan sebagai “indikator menonjol yang membantu trades dalam menentukan apakah suatu aset dinilai terlalu tinggi atau terlalu rendah pada posisinya saat ini.” Selain itu, indikator tersebut digunakan untuk mengidentifikasi tekanan jual pada investor.

    Laporan tersebut menyatakan rasio MRV naik di atas angka 1,0 pada tanggal 19 Januari. Saat ini, indikatornya berada di 1.112, masih melayang di atas tanda undervalued sesuai dengan “tren historis.” Selanjutnya, analisis menyatakan BTC tidak pernah jatuh di bawah angka 1,0 tanpa segera kembali ke atas.

    Tetap Cermat

    Ilustrasi Bitcoin.
    Ilustrasi Bitcoin.

    Baca juga: Gerak Bitcoin Bentuk Pola Golden Cross, Pertanda Harga BTC Naik?

    Namun, laporan tersebut mencatat faktor makroekonomi dan koneksi BTC ke keuangan tradisional “mendorong investor untuk menggunakan teknik beli terpisah jangka panjang untuk melakukan lindung nilai terhadap peristiwa yang tidak terduga.” Secara meyakinkan, laporan tersebut menyatakan bahwa jika bull market muncul, investor akan secara retrospektif mengamati tahun 2022 dan 2023 sebagai “zona pembelian Bitcoin yang paling menarik”.

    Penting juga untuk dicatat bahwa beberapa analis telah memperkirakan bahwa peristiwa Bitcoin halving berikutnya, yang dijadwalkan pada tahun 2024, akan secara dramatis ‘mendorong’ harga Bitcoin, termasuk pakar komoditas senior Bloomberg, Mike McGlone, yang percaya bahwa BTC dapat mencapai US$ 100.000 di kisaran itu. waktu.

    Pastikan kamu hanya melakukan trading kripto Bitcoin (BTC) di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah. Kamu juga bisa menyimak berbagai informasi terbaru mengenai kripto dengan mengunjungi website TokocryptoInstagramTwitter, serta komunitas Tokocrypto!

    DISCLAIMERBukan saran atau ajakan membeli! Investasi atau perdagangan aset kripto masih berisiko tinggi. Artikel ini hanya berisi informasi yang relevan mengenai aset kripto tertentu.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Alasan Kripto ‘Koin China’ Filecoin hingga VeChain Hasilkan Untung Besar

    Aset kripto yang dilabeli sebagai ‘koin China,’ seperti Filecoin (FIL), NEO, Conflux (CFX), VeChain (VET), dan Qtum (QTUM) tengah mendapatkan keuntungan yang besar dalam beberapa hari terakhir. Narasi kenaikan harga sejumlah aset kripto tersebut mendapatkan momentum setelah pengumuman Hong Kong yang melegalkan perdagangan kripto efektif 1 Juni 2023.

    Koin China yang langsung mendapat keuntungan dua digit selama seminggu terakhir antara lain Filecoin, NEO, Conflux, VeChain, Qtum. Analis kripto optimis akan adanya reli harga besar-besaran dalam sejumlah aset kripto tersebut.

    Dalam beberapa hari terakhir, semakin banyak ahli kripto di Twitter memperkirakan “Pompa Koin China” akan masuk. Sebagian besar, ini disebabkan oleh kemudahan regulasi di Hong Kong dan prospek pelonggaran di Negeri Tirai Bambu.

    Sentimen Positif

    Ilustrasi aset kripto.
    Ilustrasi aset kripto. Sumber: Shutterstock.

    Baca juga: Prediksi Harga Polygon (MATIC) Jelang Rilis Beta Mainnet zkEVM

    Pengumuman Hong Kong baru-baru ini yang melegalkan perdagangan kripto untuk penduduknya memicu sentimen bullish dalam komunitas kripto yang memunculkan narasi “China.” Narasi tersebut semakin meningkat selama beberapa minggu terakhir ketika para analis dan influencer kripto men-tweet tentangnya dan membagikan daftar pantauan koin China untuk para traders.

    Menurut laporan, Hong Kong bakal mengatur secara resmi membuat pembelian, penjualan, dan perdagangan kripto sepenuhnya legal untuk semua penduduknya mulai 1 Juni 2023. Pengumuman tersebut telah memicu reli dalam “narasi China” telah meningkat dalam seminggu terakhir.

    Selain rencana Hong Kong, para ahli kripto di Twitter telah memperhatikan bahwa suntikan likuiditas besar-besaran oleh People’s Bank of China (PBoC) bertepatan dengan peningkatan kapitalisasi pasar kripto. Seorang analis berpendapat bahwa narasi pelonggaran China itu nyata dan bank sentral meningkatkan suntikan likuiditasnya pada Februari 2023.

    Karena langkah PBoC ini biasanya diikuti oleh lonjakan harga aset kripto, para ahli bullish pada koin China dan kelanjutan dari tren naik mereka dalam jangka pendek.

    Daftar Koin China

    Daftar aset kripto yang dilabeli 'koin China' sedang masuk fase bullish. Sumber: Miles Duetscher.
    Daftar aset kripto yang dilabeli ‘koin China’ sedang masuk fase bullish. Sumber: Miles Duetscher.

    Baca juga: Fresh Graduate Harus Tahu Skill Paling Dibutuhkan di Industri Blockchain

    Miles Duetscher, seorang analis dan traders kripto membagikan daftar koin China di atas. Pakar percaya bahwa narasi China akan tetap ada dan pemegang token dapat mengharapkan keuntungan lebih lanjut hingga Juni 2023.

    Seperti yang terlihat pada daftar di atas, koin China di 100 aset kripto teratas berdasarkan kapitalisasi pasar, Filecoin (FIL), VeChain (VET), Neo (NEO) dan Conflux (CFX) telah menghasilkan 76,45%, 26,54%, 29,50% dan 310,15% keuntungan bagi pemegangnya masing-masing.

    Narasi China adalah faktor kunci yang mendorong reli harga besar-besaran di token ini, selain alfa dari pembuat konten China dan pengembangan di masing-masing proyek kripto.

    Pelaku pasar sangat menyukai narasi pada tahun 2023, setelah narasi Kecerdasan Buatan (Artificial Intelligence/AI) yang terinspirasi oleh ChatGPT, dan narasi Metaverse yang terinspirasi oleh laporan pendapatan Meta dan dedikasinya untuk membangun metaverse kripto, narasi China menjadi semakin populer di kalangan traders.

    Pastikan Anda hanya melakukan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah. Anda juga bisa menyimak berbagai informasi terbaru mengenai kripto dengan mengunjungi website TokocryptoInstagramTwitter, serta  komunitas Tokocrypto!

    DISCLAIMERBukan saran atau ajakan membeli! Investasi atau perdagangan aset kripto masih berisiko tinggi. Artikel ini hanya berisi informasi yang relevan mengenai aset kripto tertentu.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Mengenal Shiba Inu yang Harganya Meroket Belakangan Ini!

    Mata uang kripto atau aset kripto menjadi investasi yang semakin digemari oleh banyak orang akhir-akhir ini. Mengikuti fenomena ini, semakin banyak pula jenis mata uang kripto baru yang bermunculan di pasar kripto, salah satunya adalah Shiba Inu token atau SHIB.

    Kemunculan SHIB ini menarik perhatian banyak orang. Bahkan, SHIB diperkirakan akan menggantikan Dogecoin (DOGE), sebuah altcoin yang punya kemiripan dengan SHIB. Hal ini dapat dilihat dari lonjakan harga jual SHIB pada Oktober 2021 lalu. Yuk, simak informasi selengkapnya!

    Baca juga: Mengenal Altcoin Season dan 5 Altcoin Terpopuler di 2021

    Apa itu Shiba Inu (SHIB)? 

    SHIB dibuat pada Agustus 2020 dan bergerak di atas blockchain Ethereum. Pendirinya sendiri dikenal dengan nama samaran Ryoshi. Alasan Ryoshi memilih Ethereum sebagai platform-nya adalah karena adanya kesamaan tujuan antara Ethereum dan SHIB, di mana Ethereum memiliki tujuan yang jelas dan tidak berlebihan.

    SHIB hadir sebagai aset kripto dengan memiliki sejumlah tujuan. Tujuan utamanya adalah untuk menjadi salah satu bursa terdesentralisasi atau DEX dengan nama SHIBASWAP. DEX berguna dalam memperdagangkan kripto secara peer-to-peer, sehingga tidak perlu melibatkan perantara atau pihak ketiga. 

    Selain itu, SHIB akan memfokuskan terhadap pertukaran NFT dengan mengutamakan para seniman yang karya seninya terkait dengan ras anjing Shiba Inu. Seiring perkembangannya, SHIB juga bertujuan untuk mendonasikan keuntungan yang diperoleh kepada yayasan penyelamat anjing ras Shiba Inu di dunia.

    Mengapa SHIB Menarik? 

    Pada akhir Oktober lalu, SHIB mencetak new all time high pada angka US$0,00005486. Dengan mencetak all time high terbaru itu, SHIB resmi menjadi aset kripto terbesar ke-11 dengan kapitalisasi pasar sebesar US$21,5 miliar.

    Jumlah tersebut merupakan rekor ketiga SHIB dalam empat hari. Token ini pertama kali mencetak all time high pada nilai US$0,00004442 setelah melonjak 60%. Saat itu, SHIB merupakan aset kripto terbesar ke-13. Dua hari kemudian, SHIB kembali memecahkan rekor dan menetapkan all time high terbaru pada nilai US$0,00004853.

    3 Penyebab Kenaikan Harga dan Kapitalisasi Pasar SHIB 

    Kenaikan harga dan kapitalisasi pasar SHIB bukanlah tanpa alasan. Melihat kenaikan yang begitu tinggi dalam waktu relatif singkat, setidaknya ada tiga alasan yang mendasari lonjakan tersebut, yaitu:

    1. Cuitan Elon Musk

    Kenaikan harga yang tinggi ini tidak lepas dari Elon Musk. Nampaknya, CEO Tesla ini masih memiliki pengaruh yang signifikan terhadap naik-turunnya harga aset kripto.

    Awal Oktober lalu, Elon Musk mengunggah cuitan di Twitter. Dalam cuitan tersebut, ia mengunggah foto anak anjing ras Shiba Inu yang sedang berada di mobil Tesla. Memang, Elon Musk tidak secara langsung membahas soal token SHIB. 

    Shiba Inu token

    Namun, token tersebut memiliki nama dan logo yang sama dengan anak anjing milik Elon Musk yang membuat banyak orang berasumsi bahwa Elon Musk mendukung token SHIB. Akibatnya, para pegiat aset kripto langsung ramai memborong SHIB dan membuat volumenya meningkat sampai 770% dalam satu hari. 

    Sebelumnya, pada Mei 2021, hal serupa juga terjadi. Elon Musk membalas sebuah cuitan yang mengunggah foto anjing ras Shiba Inu dengan berkata “I’m looking for a shiba pup!”. Cuitan itu menyebabkan lonjakan harga SHIB hingga 1.050%.

    2. Peluncuran DEX ShibaSwap

    Shiba inu - shibaswapPada bulan Juni lalu, SHIB berhasil meluncurkan sebuah bursa terdesentralisasi atau DEX, yakni ShibaSwap. ShibaSwap rencananya akan dimiliki oleh komunitas SHIB dengan biaya yang terjangkau. Selain itu, keunikan lain dari ShibaSwap adalah terminologi yang digunakan tidak terlalu serius, seperti “staking” yang diganti dengan “bury”.

    3. Diborong secara Besar-besaran Oleh Whale

    Shiba tokenKenaikan harga SHIB juga sangat dipengaruhi oleh Whale. Pada awal November 2021 kemarin, SHIB diborong secara besar-besaran oleh Whale. Whale adalah julukan untuk investor yang mengalirkan dana ke kripto. Dikabarkan bahwa Whale membeli 20 triliun SHIB senilai lebih dari US$1 juta atau sekitar Rp14 miliar dalam satu kali transaksi.

    Itu dia ulasan mengenai token Shiba Inu. Umurnya masih sangat baru, sehingga masih diperlukan pemantauan lebih lanjut mengenai kestabilannya. 

    Jika Anda tertarik untuk berinvestasi aset kripto, lakukan di exchange yang aman dan terpercaya seperti Tokocrypto. Jual beli Bitcoin dan aset kripto lainnya di Tokocrypto lebih mudah, cepat, dan aman. Anda juga bisa mengetahui berbagai informasi terbaru soal dunia kripto di Tokonews, Instagram, dan Twitter. Masih bingung dengan investasi/trading kripto? Gabung dengan Group Telegram Tokocrypto! Yuk, investasi sekarang juga!





    Sumber : news.tokocrypto.com