Tag: bercinta

  • 5 Tanda Wanita Beneran Klimaks, Nggak Pura-pura Orgasme

    Jakarta

    Rasa percaya diri merupakan salah satu faktor yang amat memengaruhi performa seorang suami saat berhubungan intim. Umumnya, kepercayaan diri seksual yang tinggi dikaitkan dengan ‘penampilan’ di atas ranjang yang lebih baik.

    Ada banyak hal yang bisa memengaruhi tingkat kepercayaan diri seksual seorang suami. Salah satunya ketika mengetahui dirinya berhasil memberikan kenikmatan yang luar biasa bagi istrinya.

    Namun, tak sedikit istri yang yang malu mengaku atau mengekspresikan kenikmatan yang dirasakan saat berhubungan intim. Beberapa di antaranya juga kerap pura-pura orgasme demi menyenangkan pasangan.


    Karenanya, suami harus lebih jeli dan mengenali tanda wanita benar-benar menikmati sesi bercinta, bisa dilihat dari gestur atau gerak-geriknya.

    Tanda Wanita Menikmati Sesi Bercinta dengan Pasangan

    Lantas, seperti apa saja tanda wanita menikmati sesi bercinta? Dikutip dari berbagai sumber, berikut gerak-gerik yang perlu diperhatikan.

    1. Perhatikan matanya

    Salah satu tanda paling simpel tapi kerap terlewat oleh kaum pria adalah kontak mata. Dikutip dari Lovepranky, mata bisa menunjukkan apakah pasangan wanita menikmati aktivitas seksual yang dilakukan.

    Misalnya, ketika matanya berputar ke atas. Ini artinya pasangan istri benar-benar menikmati sensasi bercinta. Gestur ini juga bisa menandakan istri akan mencapai orgasme.

    2. Mendesah

    Desahan merupakan salah satu bentuk ‘pujian’ saat sedang berhubungan seks. Ketika istri secara tidak sengaja mengeluarkan suara mendesah, itu artinya suami melakukan hal yang tepat dan benar-benar bisa membuat istri merasa nikmat.

    3. Menggeliat

    Tubuh yang menggeliat tidak karuan juga bisa menjadi isyarat istri menikmati aktivitas seksual yang dilakukan. Terlebih ketika istri memeluk dengan erat dan mencoba menyamakan ritme gerakan dengan suami.

    4. Napas semakin cepat

    Sama halnya seperti gerakan mata, napas juga menjadi isyarat yang kerap terabaikan oleh para suami. Seiring meningkatnya rangsangan seksual, napas istri cenderung akan semakin bertambah cepat. Tak hanya itu, napas istri juga akan semakin pendek dan cepat, sehingga mengeluarkan suara mirip desahan.

    5. Miss V mengencang dan basah

    Salah satu tanda yang paling mudah dikenali adalah dari kondisi vagina istri. Saat terangsang, vagina akan menjadi lebih basah dan sensitif. Ketika melakukan penetrasi vaginal, suami juga bisa merasakan sensasi yang lebih ‘menggigit’ dari dinding vagina. Hal ini merupakan tanda istri benar-benar terangsang dan menikmati aktivitas seksual.

    (ath/naf)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • 4 Cara Jaga Kesehatan Miss V Biar Makin ‘Menggigit’

    Jakarta

    Selain berperan dalam proses kehamilan dan persalinan, vagina juga menjadi organ utama yang digunakan untuk melakukan aktivitas seksual. Karenanya, kesehatan vagina harus senantiasa dijaga.

    Tidak hanya untuk melindungi dari risiko infeksi dan penyakit, tetapi juga demi mempertahankan agar vagina tetap rapat dan ‘nge-grip’ sehingga memberi kenikmatan saat bercinta dengan pasangan.

    Cara Menjaga Vagina Tetap Sehat dan Rapat

    Ada sejumlah cara yang bisa diterapkan untuk menjaga vagina tetap sehat dan rapat. Dikutip dari berbagai sumber, berikut pembahasannya.


    1. Bersihkan bagian luar vagina

    Membersihkan vagina secara rutin adalah hal paling penting yang harus dilakukan oleh setiap wanita. Baik itu setelah buang air kecil, buang air besar, atau setelah berhubungan intim.

    Namun, perlu diingat, cukup hanya membersihkan bagian luar atau vulva vagina saja. Jangan membersihkan bagian dalam vagina dengan air atau sabun karena dapat merusak pH vagina.

    2. Hindari ‘douching’

    Seperti yang disebutkan sebelumnya, mencuci bagian dalam vagina dapat berisiko bagi kesehatan. Nah, praktik membersihkan vagina seperti ini disebut juga dengan istilah ‘douching’.

    Vagina memiliki semacam bakteri baik yang membantu membersihkan bagian dalam vagina itu sendiri. Karenanya, organ tersebut tidak membutuhkan bantuan dari luar, seperti air atau sabun.

    Membersihkan bagian dalam vagina dengan air atau sabun dapat merusak pH vagina dan meningkatkan risiko infeksi bakteri dan membuat vagina bisa mengeluarkan aroma tidak sedap.

    3. Pilih celana dalam yang tepat

    Celana dalam berbahan dasar katun memungkinkan sirkulasi udara dan dapat menyerap keringat dengan lebih baik. Hal ini dapat mencegah bakteri yang ada pada keringat berkembang biak dan menyebabkan infeksi.

    Hindari pula mengenakan celana dalam berbahan nilon karena dapat memerangkap panas dan keringat, yang membuat bakteri bisa berkembang biak dengan mudah.

    4. Senam kegel

    Seiring pertambahan usia, vagina akan mulai bertambah ‘longgar’ dan kehilangan elastisitasnya. Salah satu cara untuk mengembalikannya adalah dengan senam kegel.

    Senam kegel adalah latihan yang bertujuan untuk memperkuat otot dasar panggul. Selain bisa membantu mengencangkan vagina, senam kegel juga diyakini dapat memperbaiki fungsi kandung kemih, mengatasi gangguan buang air kecil, hingga melancarkan proses persalinan.

    (ath/naf)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Ladies! 4 Hal Ini Tidak Boleh Dilakukan Setelah Bercinta, Kenapa Tuh?

    Jakarta

    Beberapa wanita terbiasa langsung tidur setelah bercinta. Misalnya karena kelelahan, atau terlalu lemas sehabis ‘on fire’ pasca sesi berhubungan intim. Padahal sebenarnya, langsung tidur setelah bercinta adalah salah satu hal yang tak boleh menjadi kebiasaan lho.

    Alih-alih langsung tidur, wanita sebaiknya langsung menyempatkan buang air kecil sehabis bercinta. Pasalnya, keluarnya urine bisa menjadi cara paling alami untuk membuang kotoran dan menekan risiko masalah kesehatan seperti infeksi saluran kemih (ISK) dan penyakit menular seksual.

    Selain langsung tidur tanpa membersihkan diri lebih dulu, ada sejumlah hal lain yang juga tidak boleh dilakukan setelah berhubungan intim karena bisa menimbulkan dampak buruk bagi kesehatan.


    Hal yang Tidak Boleh Dilakukan Setelah Bercinta

    Lalu, apa saja hal yang tidak boleh dilakukan setelah berhubungan intim tersebut? Dikutip dari Healthshots, berikut pembahasannya.

    1. Mengenakan pakaian ketat saat tidur

    Setelah berhubungan intim, tubuh akan mengalami peningkatan suhu dan mengeluarkan keringat. Jika mengenakan pakaian ketat, apalagi yang berbahan nilon atau kain sintetis, bakteri dari keringat akan tertimbun dan menyebar ke seluruh tubuh.

    Tak hanya itu, gesekan antara kulit dan pakaian yang ketat juga bisa menimbulkan luka lecet di kulit. Jika luka tersebut terpapar bakteri dan kuman yang ada di keringat, maka bisa terjadi infeksi.

    2. Mencuci bagian dalam vagina

    Meski dianjurkan untuk membersihkan diri setelah bercinta, ada satu bagian pada tubuh wanita yang tidak boleh dibasuh menggunakan air atau sabun. Area tersebut adalah vagina bagian dalam.

    Tidak sedikit wanita yang menggunakan shower untuk membersihkan bagian dalam vagina. Nuyatanya, penggunaan sabun ini sangat tidak dianjurkan karena dapat mengganggu pH di dalam vagina.

    Bagian dalam vagina memproduksi semacam bakteri baik yang bertugas untuk membersihkan dan menjaga kesehatan saluran vagina. Membersihkan vagina dengan air atau sabun dapat mengganggu aktivitas bakteri tersebut dan memengaruhi pH dalam vagina. Hal ini dapat meningkatkan risiko seperti infeksi bakteri dan membuat vagina mengeluarkan aroma tidak sedap.

    3. Menggunakan tisu basah

    Menggunakan tisu basah untuk membersihkan miss V juga harus dihindari. Beberapa merek tisu basah mengandung alkohol yang dapat menyebabkan iritasi jika bersentuhan dengan kulit sekitar vagina.

    Selain itu, banyak ginekolog yang sepakat bahwa menggunakan tisu basah untuk membersihkan area kewanitaan dapat mengganggu aktivitas bakteri dalam vagina dan meningkatkan risiko infeksi.

    4. Berendam air hangat

    Berendam air hangat bersama pasangan setelah berhubungan intim mungkin terdengar sebagai sebuah ide yang menyenangkan. Tapi, hal ini ternyata tidak dianjurkan loh.

    Pasalnya, hot tub atau bak air hangat bisa menjadi inkubator bagi bakteri untuk berkembang biak. Berendam terlalu lama memungkinkan bakteri mengakses berbagai bagian tubuh sehingga meningkatkan risiko gangguan kesehatan.

    (ath/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Suami-suami Merapat! Ini 5 Cara Bangkitkan Gairah Seks Istri yang Menopause

    Jakarta

    Menopause umumnya dialami wanita ketika mulai menginjak usia 40-an. Kondisi ini bisa memunculkan sejumlah gejala, salah satunya penurunan gairah seksual.

    Dikutip dari laman Cleveland Clinic, tubuh wanita akan mengalami sejumlah perubahan saat memasuki masa menopause. Salah satunya adalah penurunan jumlah hormon estrogen. Estrogen merupakan hormon yang berperan dalam menjaga vagina tetap lembab, tebal, dan sehat.

    Ketika produksi estrogen menurun, dinding vagina akan menjadi lebih tipis, kering, dan kehilangan elastisitasnya. Walhasil, aktivitas seksual menjadi tidak menyenangkan, bahkan menimbulkan rasa sakit bagi wanita. Inilah yang menjadi salah satu penyebab wanita menopause menjadi enggan bercinta dengan pasangan.


    Cara Membangkitkan Gairah Seks Wanita Menopause

    Menopause tak hanya menjadi masa transisi yang sulit bagi istri, tapi juga suami. Sebab, pada banyak kasus, istri menjadi lebih sering menolak ajakan bercinta lantaran takut merasa sakit atau tidak nyaman.

    Kabar baiknya, ada sejumlah cara yang bisa dilakukan untuk meningkatkan kembali gairah seks istri. Dikutip dari berbagai sumber, berikut sejumlah tips meningkatkan gairah seks istri menopause yang perlu diketahui para paksu.

    1. Fokus pada kemesraan

    Satu hal yang perlu diketahui adalah seks bukanlah satu-satunya cara untuk bisa mendekatkan diri dengan pasangan. Faktanya, ada banyak cara yang bisa dilakukan para suami untuk membangun intimasi bersama istri.

    Misalnya, dengan melakukan aktivitas bercumbu seperti berpelukan atau berciuman. Tak hanya meningkatkan kemesraan, aktivitas tersebut juga bisa mendorong hasrat istri untuk melakukan aktivitas seksual.

    2. Gunakan pelumas

    Seperti yang dijelaskan sebelumnya, penurunan hormon estrogen dapat membuat vagina wanita menjadi kering. Hal ini dapat membuat penetrasi saat aktivitas seksual menjadi tidak nyaman dan bahkan menyebabkan rasa sakit.

    Salah satu cara mengatasinya adalah dengan menggunakan pelumas seks. Tapi ingat, cermatlah dalam memilih pelumas seks agar tidak menimbulkan reaksi alergi atau efek samping bagi kesehatan.

    3. Lakukan variasi

    Aktivitas seksual tidak hanya penetrasi vaginal saja. Pijat sensual, foreplay, dan seks oral juga bisa menjadi alternatif untuk mencapai kenikmatan seksual saat istri mengalami menopause. Momen ini juga menjadi saat yang tepat untuk mengeksplorasi berbagai teknik atau gaya bercinta baru yang dapat meningkatkan pengalaman seksual bersama pasangan.

    4. Perbanyak konsumsi makanan bergizi

    Dikutip dari laman US Cardiology Review, wanita menopause kerap mengalami peningkatan kadar kolesterol LDL (low-density lipoprotein). Kolesterol LDL yang terlalu tinggi dapat mengganggu sirkulasi darah dalam tubuh dan memengaruhi fungsi seksual.

    Untuk mencegah hal tersebut, pastikan istri selalu mengonsumsi makanan yang bergizi, terutama saat sudah memasuki masa menopause. Adapun jenis makanan yang bisa dikonsumsi antara lain makanan berserat seperti buah dan sayuran, kacang-kacangan, biji-bijian utuh (whole grains), daging ikan, minyak zaitun, dan produk susu rendah lemak.

    5. Melakukan senam kegel

    Senam kegel dapat menjadi salah satu cara membangkitkan gairah setelah menopause. Sebab, latihan ini dapat membantu mengencangkan otot panggul dan meningkatkan sensasi saat berhubungan seksual.

    Tak hanya wanita, pria juga bisa merasakan manfaat serupa dengan melakukan senam kegel. Dikutip dari Healthline, senam kegel dapat meningkatkan fungsi seksual pada pria.

    (ath/vyp)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Istri Merapat! 7 Titik Sensitif yang Bisa Bikin Suami Makin ‘On Fire’ saat Bercinta

    Jakarta

    Titik sensitif, atau yang dikenal juga dengan istilah ‘Erogenous Zone’, adalah area tertentu pada tubuh yang dapat meningkatkan rangsangan seksual ketika disentuh. Menyentuh titik-titik tersebut merupakan salah satu cara yang efektif agar pasutri lebih mudah mencapai orgasme saat bercinta.

    Titik sensitif kerap diasosiasikan dengan wanita. Kendati demikian, pria juga memiliki titik-titik sensitif yang perlu mendapat ‘perhatian’ saat memadu kasih di ranjang.

    Sama halnya dengan wanita, setiap pria memiliki titik sensitif yang berbeda-beda. Karenanya, butuh beberapa kali percobaan sampai istri bisa menemukan titik sensitif yang bisa membuat suami semakin bergairah saat bercinta.


    Titik Sensitif pada Tubuh Pria

    Lantaran setiap pria memiliki titik sensitif yang berbeda-beda, istri mungkin harus melakukan beberapa kali ‘eksperimen’ sampai bisa menemukan area yang membangkitkan gairah suami. Jika bingung mulai dari mana, berikut 7 titik sensitif pria yang disarankan oleh para pakar seks.

    1. Pusar

    Pusar adalah salah satu area tubuh yang jarang mendapatkan perhatian. Pakar seks Gigi Engle mengungkapkan istri bisa merangsang area ini dengan membuat gerakan melingkar di sekitar pusar dengan menggunakan jari atau lidah.

    Area di bawah pusar juga berdekatan dengan alat vital pria, sehingga sensitif terhadap sentuhan dan rangsangan.

    2. Leher

    Meski terletak jauh dari alat vital pria, leher juga bisa menjadi titik sensual. Pakar terapi seks Gloria Brame, PhD, mengungkapkan rangsangan pada leher dapat meningkatkan aliran darah dalam tubuh.

    “Rangsangan pada leher mengirimkan sinyal ke sistem sirkulasi dan meningkatkan peredaran darah,” ujarnya, dikutip dari Women’s Health.

    Saat bercinta, cobalah merangsang titik sensitif ini dengan memberikan belaian atau kecupan lembut.

    3. Belakang lutut

    Area di belakang lutut mungkin termasuk titik sensitif yang jarang disadari banyak orang. Engle mengatakan kulit di belakang lutut sangat sensitif, sehingga interaksi pada area tersebut dapat merangsang sistem saraf dan memancing gairah seksual.

    4. Bibir

    Tak hanya wanita, kebanyakan pria sensitif terhadap rangsangan di bibir. Tak mengherankan memang, mengingat bibir adalah salah satu lapisan paling sensitif pada tubuh.

    “Cobalah menggigit bibir pasangan Anda, membelainya dengan menggunakan lidah, atau meraba secara perlahan dengan menggunakan jari Anda,” ucap Brame.

    5. Puting

    Meski puting bisa menjadi titik sensitif, sebagian pria mungkin tidak merasa nyaman ketika area ini disentuh. Brame menyarankan agar para istri bersabar ketika ‘bereskperimen’ dengan area ini. Jika suami ternyata memang menyukainya, maka istri bisa lanjut memberikan rangsangan dengan memberi usapan memakai jari, atau bahkan mencium area tersebut.

    6. Skrotum

    Skrotum adalah lapisan kulit yang melindungi testis. Area ini dipenuhi dengan ujung saraf sehingga sangat sensitif terhadap rangsangan.

    “Memegang, menggenggam, dan meraba atau memijatnya secara lembut adalah hal yang sangat sensual bagi para pria,” kata Brame.

    7. Penis

    Penis adalah salah satu area yang paling sensitif pada tubuh pria. Namun, istri seringkali hanya memerhatikan bagian kepala penis dan mengabaikan area lainnya.

    Brame mengungkapkan alih-alih fokus pada kepala penis saja, cobalah untuk juga memberi rangsangan pada batang penis itu sendiri.

    “Buatlah lingkaran dengan tangan Anda dan remas perlahan bagian pangkal penis pasangan sambil memberinya kenikmatan. Hal ini dapat meningkatkan aliran darah dan sensitivitas,” pungkasnya.

    (ath/naf)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • 4 Variasi Foreplay ‘Anti Bosan’, Bikin Sesi Bercinta Makin Menggairahkan

    Jakarta

    Hubungan seksual tanpa foreplay akan terasa kurang. Cara foreplay sebelum berhubungan seks yang tepat diperlukan agar kian menggairahkan.

    Ibarat pemanasan dalam sebuah olahraga, foreplay dapat membantu pasutri agar lebih siap ‘bertempur’ di ranjang. Salah satu caranya adalah dengan membangkitkan gairah sehingga aktivitas seksual menjadi lebih panas dan menggebu-gebu.

    Namun, foreplay tidak hanya memberikan rangsangan secara fisik saja. Godaan seksual bahkan bisa dilancarkan jauh sebelum bercinta dimulai. Foreplay juga bisa dilakukan dengan cara merangsang imajinasi pasangan sehingga dia menantikan aktivitas seksual yang akan dilakukan.


    Variasi Foreplay agar Seks Makin Membara

    Berbicara soal foreplay, mungkin yang langsung terbayang adalah memberikan rangsangan pada alat vital, seperti ‘mengelus’ atau melakukan seks oral. Namun foreplay tak hanya dilakukan secara fisik, tapi juga bisa merangsang imajinasi pasangan.

    Dikutip dari Marriage, berikut beberapa variasi foreplay yang bisa menambah bumbu kenikmatan saat bercinta.

    1. Sentuhan fisik

    Sentuhan fisik tentunya sangat diperlukan supaya pasangan merasa lebih rileks dan perlahan terangsang. Misalnya membelai wajah pasangan sambil mengusap kepala.

    Memberikan pelukan yang dilakukan sambil berbaring, kemudian saling menyentuh jari-jari tangan satu sama lain.

    Atau bisa dengan sering mencium pasangan di area tubuh tertentu, sambil melakukan polite flirting dan memberinya pujian atau kata-kata romantis.

    2. Membangun hubungan emosional

    Wanita membutuhkan hubungan emosional dengan pasangan sebelum berhubungan intim. Berikan perhatian dan waktu khusus untuknya.

    Foreplay bisa dimulai jauh sebelum akan dilakukan aktivitas seksual pada wanita. Misalnya, dengan mengirimkan pesan penuh cinta pada pagi hari ataupun membelikan makanan kesukaannya.

    3. Jangan malu bermain peran

    Bermain peran dapat menjadi salah satu cara untuk mewujudkan fantasi-fantasi seksual yang sering dibayangkan. Agar makin ‘jos’, mintalah pasangan mengenakan kostum sesuai dengan peran yang dimainkan, misalnya perawat, dokter, guru, hingga bahkan karakter fiksi dari film yang disukai.

    4. Berbicara ‘nakal’

    Seks tidak hanya soal gerakan atau aktivitas fisik saja. Apapun yang dilakukan saat bercinta bisa berubah menjadi foreplay yang bisa menambah gairah, termasuk berbicara.

    Bisikan kata-kata ‘nakal’ bisa membuat sesi bercinta makin panas dan liar. Bahkan bagi sebagian pasutri, kalimat-kalimat nakal tersebut dapat membantu mereka lebih mudah mencapai orgasme. Jika bingung mulai dari mana, bisa dengan mengucapkan kata-kata sayang dan cinta, atau memberitahu hal-hal seksual yang akan Anda lakukan kepada pasangan saat bercinta.

    (ath/suc)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Anti Mainstream! Seksolog Ungkap Posisi Terbaik Bercinta di Kamar Mandi


    Jakarta

    Bosan dengan posisi bercinta yang terkesan begitu-gitu saja? Shower sex atau bercinta di kamar mandi bisa menjadi solusi untuk ‘memanaskan’ momen bercinta. Namun berdasarkan pengalaman beberapa pasutri, shower sex rupanya tak semudah yang dibayangkan.

    Pakar seks mengungkapkan bahwa jika dilakukan dengan tidak benar, penetrasi saat shower sex bisa menyebabkan selip hingga berisiko ‘mematahkan’ penis. Namun jika dilakukan dengan benar dan aman, seksolog bersertifikat Myisha Battle menyebut, shower sex bisa meningkatkan keharmonisan lantaran ampuh bikin hubungan suami-istri semakin rekat.

    “Pasangan harus menyadari bahwa mandi bersama dapat meningkatkan tingkat keintiman. Datanglah dengan posisi yang sempurna, tempatkan diri Anda tanpa tergelincir atau merusak suasana hati,” ucap Battle dikutip dari Daily Mail, Senin (15/1/2024).


    Perihal posisi shower sex, ia menyarankan pasangan untuk membungkuk ke depan sambil bersandar dengan dinding yang ada di depan menggunakan tangan. Selanjutnya, sang suami bisa mendekati pasangan dari belakang untuk melakukan penetrasi.

    “Meskipun Anda bisa memilih untuk tetap saling berhadapan, tapi cara ini memerlukan lebih banyak kekuatan dan keseimbangan,” ujarnya.

    Jika ada pegangan di kamar mandi, Battle menyarankan pasutri untuk menggunakan pegangan tersebut ketika bersandar agar tubuh tetap berada dalam posisi yang stabil. Ia juga menyarankan, sebaiknya gunakan alas anti selip di lantai kamar mandi agar kaki pasutri tidak tergelincir.

    Battle menuturkan bahwa posisi seks ini bisa menjadi sulit untuk dilakukan jika pasangan memiliki perbedaan tinggi badan yang signifikan.

    Jika hal tersebut menjadi masalah, Battle menyarankan pasutri untuk menjadi kamar mandi sebagai tempat untuk ‘eksplorasi’ hubungan intim seperti foreplay. Setelahnya, pasangan bisa mengeringkan badan dengan handuk dan melanjutkan hubungan intim di kamar tidur.

    “Untuk mendapatkan suasana hati yang baik saat berhubungan, coba gunakan semua ‘indera’ ketika mengeksplor bercinta saat mandi bersama. Bisa dilakukan dengan saling membersihkan tubuh satu sama lain,” ujarnya.

    Battle juga menyarankan penggunaan pelumas silikon ketika berhubungan. Pelumas silikon dapat bertahan lebih lama dibandingkan dengan pelumas berbahan dasar air dan tidak akan luntur dalam air.

    (avk/vyp)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • 3 Makanan buat Dongkrak Gairah Bercinta, Bikin Pasangan Makin Bucin

    Jakarta

    Tak sedikit pasangan yang mencari-cari cara untuk mendongkrak gairah bercinta. Pasalnya bukan cuma perihal kenikmatan, hubungan seks yang berkualitas juga bisa meningkatkan kerekatan hubungan suami-istri.

    Sayangnya pada beberapa kasus, pasutri mengalami penurunan gairah bercinta yang berpotensi memicu keretakan hubungan. Misalnya karena efek stres dari padatnya aktivitas sehari-hari, atau karena asupan makan setiap hari yang bikin anjlok gairah bercinta.

    Lantas jika terjadi demikian, harus makan apa supaya gairah bercinta naik lagi? Dikutip dari Metro, berikut penjelasannya:


    1. Semangka

    Beberapa penelitian menemukan bahwa semangka dapat membantu mengatasi disfungsi ereksi pada pria dan meningkatkan aktivitas seksual. Pasalnya, semangka kaya akan vitamin B yang membantu ketahanan seksual dan meningkatkan produksi energi.

    “Ini memberikan efek seperti Viagra pada tubuh Anda yang bekerja untuk pria dan wanita, membuat Anda merasa rileks, mengurangi stres, dan membuat Anda bersemangat,” ungkap peneliti dikutip dari Metro, Senin (15/1/2024).

    2. Lemak ikan

    Banyak ahli juga meyakini, ikan berlemak, seperti salmon, sarden, tuna, dan mackerel dapat meningkatkan kesuburan dan hasrat seksual. Sebuah penelitian menemukan bahwa pasangan yang makan ikan setidaknya dua kali seminggu melakukan hubungan seks 22 persen lebih banyak dibandingkan mereka yang tidak.

    “Asam dalam tuna, salmon, dan sarden akan memberikan tubuh Anda peningkatan dopamin yang besar dan meningkatkan aliran darah; mereka juga kaya akan asam omega-3 dan vitamin B6, serta memberikan protein pada tingkat rendah kalori. Semuanya mengarah pada peningkatan libido dan gaya hidup sehat,” terang para peneliti.

    3. Stroberi

    Di samping kenikmatannya, stroberi rupanya juga dipercaya bisa meningkatkan libido, terutama pada pria. Pasalnya, stroberi kaya akan vitamin C yang disebut-sebut memiliki dampak baik untuk kesehatan seksualitas.

    Terakhir, stroberi (yang sejujurnya memang seksi) kaya akan vitamin C, yang sangat bagus untuk meningkatkan libido, terutama pada pria.

    ‘Mengapa tidak mencoba stroberi berlapis coklat hitam, yang mengandung flavonoid yang membantu mengendurkan pembuluh darah dan membantu suasana hati Anda rileks,” ujar peneliti.

    (vyp/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Nggak Perlu Tiap Hari, Segini Frekuensi Bercinta agar Jadi Pasangan yang Bahagia

    Jakarta

    Bagi sebagian besar pasutri, seks merupakan salah satu kunci untuk menjaga keharmonisan bersama pasangan. Bahkan, ada anggapan bahwa semakin sering berhubungan seks maka semakin bahagia pula hubungan suami istri. Benarkah demikian?

    Setiap pasutri tentunya memiliki frekuensi bercinta ideal yang berbeda-beda. Hal ini bisa dipengaruhi berbagai macam faktor, seperti usia, kesehatan, keharmonisan hubungan dengan pasangan, dan lain sebagainya.

    Kendati demikian, sebuah studi yang dilakukan pada 2020 menganalisa frekuensi aktivitas seksual yang dilakoni pria dan wanita usia 18-44 tahun. Hasil studi tersebut menemukan sekitar 50,8-55,8 persen pria heteroseksual melakukan hubungan seks dengan pasangan setidaknya seminggu sekali.


    Tak jauh berbeda, sekitar 53,6-57,2 persen wanita heteroseksual juga melakukan hubungan seks dengan pasangan setidaknya seminggu sekali.

    Penelitian yang sama juga menganalisa frekuensi aktivitas seksual pada pasangan yang sudah menikah. Berikut hasil yang diperoleh berdasarkan data tahun 2016-2018:

    • Satu atau dua kali dalam setahun: 5,2 persen (pria) dan 5,5 persen (wanita)
    • 1-3 kali dalam sebulan: 35,4 persen (pria) dan 32,4 persen (wanita)
    • Satu kali atau lebih dalam seminggu: 57,7 persen (pria) dan 60,9 persen (wanita)

    Berdasarkan temuan tersebut, peneliti menyimpulkan berhubungan seks sekali seminggu diasosiasikan dengan tingkat kepuasan hubungan yang lebih tinggi. Kendati demikian, hasil penelitian tetap menegaskan setiap pasangan memiliki frekuensi bercinta ideal masing-masing, tergantung sejumlah faktor yang memengaruhi.

    Manfaat Sering Bercinta

    Di sisi lain, rutin berhubungan seks berpotensi mendatangkan sejumlah manfaat positif, di antaranya:

    • Meningkatkan fungsi seksual
    • Mengurangi stres dan ansietas
    • Meningkatkan mood
    • Meningkatkan kualitas tidur
    • Meningkatkan kesehatan jantung
    • Meningkatkan fungsi kognitif
    • Memperkuat sistem imun tubuh
    • Meningkatkan keharmonisan hubungan dengan pasangan

    (ath/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • 10 Tipe Libido Pria, Mana yang Bikin Sesi Bercinta Makin ‘On Fire’?

    Jakarta

    Libido merupakan salah satu faktor yang sangat memengaruhi hasrat pasutri untuk bercinta. Jika libido tinggi, suami atau istri bisa menjadi sangat bergairah dan bahkan lebih ‘berani’ saat berhubungan seks. Sebaliknya, libido yang rendah bisa menghilangkan atau ‘membunuh’ keinginan untuk bercinta.

    Selain tinggi atau rendahnya libido, hasrat seks seseorang ternyata juga dipengaruhi oleh tipe atau jenis libido itu sendiri. Psikolog sekaligus pakar terapi seks ternama di Australia, Sandra Pertot, menyebut ada 10 jenis libido yang bisa dimiliki oleh seseorang.

    Perbedaan tipe libido ini pula yang membuat orang bisa memiliki preferensi seksual yang berbeda-beda.


    10 Tipe Libido

    Lalu, apa saja sih 10 tipe libido yang dimaksud oleh Pertot? Dikutip dari The Hart Centre, berikut pembahasannya.

    1. Sensual

    Orang dengan tipe libido ini lebih mengutamakan keterikatan secara emosional ketimbang performa seks. Bagi mereka, ekspresi bahagia yang ditunjukkan oleh pasangan saat melakukan hal-hal intim jauh lebih bernilai dibandingkan aktivitas seks itu sendiri.

    2. Erotis

    Orang dengan tipe libido erotis meyakini bahwa aktivitas seks harus dilakukan dengan sangat intens, bervariasi, dan penuh gairah. Mereka gampang bosan dengan aktivitas seks yang itu-itu saja, dan percaya bahwa variasi atau seks yang intens merupakan kunci hubungan yang bahagia.

    3. Dependen

    Orang dengan tipe libido ini merasa membutuhkan seks untuk bisa mengatasi masalah kehidupan sehari-hari. Pada usia remaja, orang dengan tipe libido dependen cenderung kerap melakukan masturbasi untuk mengatasi stres, bosan, atau perasaan gelisah yang dirasakan.

    Orang dengan tipe libido ini juga mudah salah paham dan menganggap keengganan pasangan untuk berhubungan seks sebagai sebuah bentuk ketidakpedulian.

    4. Reaktif

    Orang dengan tipe libido ini merasakan kepuasan saat berhasil menyenangkan pasangan di ranjang. Ada dua tipe orang dengan libido ini. Pertama, mereka yang tidak memiliki kebutuhan seksual yang tinggi tapi merasakan kebahagiaan saat bisa menyenangkan pasangan. Tipe kedua adalah mereka yang butuh melihat pasangannya bahagia agar tetap bisa merasa terangsang.

    5. ‘Entitled’

    Orang dengan tipe libido entitled merasa kalau dirinya berhak mendapatkan apa yang diinginkan dari aktivitas seksual. Orang dengan tipe libido ini cenderung terpengaruh oleh idealisasi seks yang ada di masyarakat dan meyakini kalau setiap orang melakukan hubungan seks yang panas setiap hari. Keyakinan tersebut membuat orang dengan tipe libido entitled merasa dirinya juga berhak untuk itu.

    Selain itu, ada juga tipe yang lebih egois yang hanya mementingkan keinginan diri sendiri saat berhubungan seks.

    6. Adiktif

    Orang dengan tipe libido ini sulit menahan keinginan untuk melakukan aktivitas seksual dalam jangka panjang. Hal ini bisa membuat mereka melakukan sesuatu yang di luar kendali. Terkadang, mereka bisa menyesali apa yang sudah diperbuat, tapi ada juga yang merasa kalau hal yang mereka lakukan secara diam-diam bisa diterima.

    7. Stres

    Orang dengan tipe libido ini senantiasa merasa tertekan dan khawatir dengan performa seksualnya. Mereka kerap menghindari aktivitas seksual karena takut ‘gagal’ di ranjang. Alhasil, orang dengan tipe libido ini cenderung melakukan masturbasi untuk memuaskan hasrat seksualnya.

    8. ‘Disinterested’

    Tipe libido ‘disinterested’ atau tidak mudah tertarik tidak akan merasa terganggu jika tidak pernah berhubungan seks lagi. Hal ini bisa disebabkan beberapa faktor, seperti kehilangan hasrat seksual karena stres, atau minatnya terhadap aktivitas seksual yang memang sangat rendah.

    9. ‘Detached’

    Orang dengan tipe libido ini sering menjauhkan diri dari aktivitas seksual karena merasa terlalu sibuk dengan urusan sehari-hari. Kondisi ini bisa disebabkan oleh stres yang berlebihan akibat masalah pekerjaan atau finansial, atau juga karena memiliki masalah yang belum terselesaikan dengan pasangan.

    10. Kompulsif

    Orang dengan libido ini cenderung memiliki objek atau ‘ritual’ tertentu untuk bisa bergairah. Pada tingkat yang normal, pemilik libido ini sebenarnya masih bisa melakukan aktivitas seksual dengan pasangan tanpa perlu adanya objek atau ritual tertentu. Tapi jika sudah parah, orang dengan tipe libido kompulsif hanya bisa terangsang dengan menggunakan objek atau melakukan aktivitas tertentu saat berhubungan seks, seperti menggunakan mainan bantu seks atau bercinta dengan orang lain.

    (ath/naf)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy