Tag: bercinta

  • 5 Kesalahan di Ranjang yang Bisa Bikin Istri Nggak Mood Bercinta

    Jakarta

    Bercinta adalah aktivitas yang dilakukan pasutri untuk mendapatkan kenikmatan seksual sekaligus meningkatkan keharmonisan hubungan dengan pasangan. Namun untuk bisa sama-sama merasakan kenikmatan saat berhubungan seks, ada sejumlah proses yang perlu dilakukan terlebih dahulu. Misalnya, memastikan baik suami maupun istri memiliki mood untuk bercinta.

    Hal ini memang terdengar sepele, namun mood memainkan peranan yang sangat penting dalam berhubungan intim. Dikutip dari ABC News, wanita yang tidak mood untuk bercinta akan lebih sulit terangsang. Hal ini bisa membuat vagina menjadi kering sehingga menyulitkan penetrasi.

    Istri juga bisa saja mendadak kehilangan mood bercinta di tengah-tengah aktivitas seksual. Salah satu penyebabnya bisa berasal dari hal-hal yang dilakukan suami saat sedang berhubungan seks.


    Kesalahan di Ranjang yang Bisa Menghilangkan Mood Bercinta

    Faktanya, sejumlah hal yang dikira sepele bisa saja menjadi penyebab istri kehilangan mood untuk bercinta. Dikutip dari berbagai sumber, berikut beberapa kesalahan suami yang bisa membuat istri tak lagi bergairah di ranjang.

    1. Buru-buru saat foreplay

    Foreplay merupakan ‘pemanasan’ yang bertujuan untuk membangkitkan gairah bercinta. Namun, tak jarang para suami mengabaikan fase ini dan buru-buru ingin ke ‘sesi utama’.

    Akibatnya, istri bisa saja belum terlalu terangsang, sehingga membuat penetrasi sulit untuk dilakukan. Jika dipaksakan, seks malah membuat istri merasa kesakitan sehingga tidak lagi mood untuk bercinta.

    2. Bau mulut dan badan

    Wanita umumnya adalah kaum yang sangat memerhatikan kebersihan. Karenanya, bau mulut atau badan bisa saja membuat istri yang tadinya bergairah malah ogah untuk bercinta.

    Karena itu, suami sebaiknya membersihkan diri terlebih dahulu sebelum mengajak istri berhubungan intim. Apalagi, jika suami baru pulang kerja atau beraktivitas fisik. Bila perlu, gunakan wewangian atau pengharum napas agar istri nyaman saat bercinta.

    3. Terlalu agresif

    Kenikmatan seksual juga kerap membuat suami terlalu bersemangat saat bercinta. Apalagi, jika hendak mencapai orgasme. Namun, gerakan yang terlalu agresif belum tentu memberikan kenikmatan yang sama terhadap istri. Malahan, seks yang terlalu agresif bisa membuat istri merasa kesakitan dan tidak nyaman untuk melakukan aktivitas seksual.

    4. Menyentuh bagian tubuh tertentu

    Percaya atau tidak, ada bagian tubuh tertentu yang bisa ‘membunuh’ mood bercinta istri ketika disentuh. Misalnya, kepala klitoris. Kendati klitoris memang menjadi titik rangsang bagi kebanyakan wanita, kepala klitoris sendiri memiliki banyak ujung saraf yang sangat sensitif terhadap sentuhan. Akibatnya, merangsang bagian ini malah bisa membuat istri merasa tidak nyaman.

    Selain kepala klitoris, serviks juga menjadi salah satu area yang tidak boleh disentuh saat berhubungan intim. Dikutip dari Men’s Health, menyentuh area ini saat penetrasi bisa menimbulkan rasa sakit bagi istri, dan menjadi isyarat kalau suami harus mengganti posisi agar penetrasi tidak terlalu dalam.

    5. Orgasme sendirian

    Sama halnya dengan pria, wanita juga perlu merasakan orgasme saat bercinta. Orgasme dapat melepaskan hormon yang membantu menurunkan stres serta membuat tubuh dan pikiran merasa tenang.

    Jika tidak bisa mendapatkan orgasme, istri bisa saja mengalami frustasi seks yang membuatnya tidak mood untuk bercinta di kemudian hari.

    (ath/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • 4 Cara Bikin Suami Puas di Ranjang, Bikin Sesi Bercinta Makin Panas

    Jakarta

    Pria kerap dikenal sebagai kaum yang tidak neko-neko untuk urusan seks. Hal ini membuat para pria cenderung lebih mudah mendapatkan kenikmatan seksual saat bercinta dibandingkan wanita.

    Tapi bukan berarti istri tidak perlu berupaya memuaskan suami saat berhubungan intim. Faktanya, ada banyak cara yang bisa dilakukan istri agar suami semakin puas saat bercinta. Malahan, suami bisa makin sayang dan lengket. Seperti apa triknya?

    Tips Membuat Suami Puas Maksimal di Ranjang

    Nyatanya, memuaskan suami di ranjang tidak sesulit yang dibayangkan. Bahkan, suami dapat lebih terangsang saat bercinta hanya dengan gesture sederhana dari istri.


    Lantas, bagaimana cara agar suami puas maksimal saat berhubungan seks? Berikut ulasannya.

    1. Inisiatif

    Biasanya, pria kerap menjadi pihak yang lebih inisiatif untuk urusan ranjang. Tapi, bukan berarti istri tidak bisa memegang kendali saat bercinta.

    Malahan, tak sedikit pria yang menyukai wanita yang inisiatif saat berhubungan seks. Hal ini dapat dilakukan dengan banyak cara, mulai dari duluan mengajak berhubungan seks, melakukan foreplay, memberikan seks oral, hingga melakukan posisi seks yang belum pernah dicoba sebelumnya.

    2. Tunjukkan lewat mata

    Gerak-gerik mata istri saat sedang bercinta dapat mengisyaratkan berbagai macam sinyal. Misalnya, memberikan tatapan mesra kepada suami bisa menunjukkan rasa sayang dan afeksi terhadap pasangan. Tatapan mata juga bisa menandakan kalau istri menikmati aktivitas becinta bersama suami.

    Sebaliknya, menutup mata atau mengalihkan pandangan dapat menghilangkan mood suami untuk bercinta. Pasalnya, suami kerap menganggap hal ini sebagai isyarat kalau istri enggan berhubungan intim atau berpura-pura merasa nikmat saat bercinta.

    3. ‘Dress to impress’

    Memang, seks adalah aktivitas yang umumnya dilakukan tanpa mengenakan pakaian. Kendati demikian, busana yang dikenakan istri bisa memberikan pengaruh yang sangat besar terhadap mood suami untuk bercinta.

    Bahkan, aksi melepas pakaian secara seksi juga bisa menjadi foreplay untuk membangkitkan gairah suami.

    4. Jangan malu untuk mendesah

    Tak sedikit istri yang menahan desahan ketika bercinta. Alasan yang paling umum adalah karena tidak mau merasa malu kepada suami.

    Padahal, desahan merupakan pertanda kalau istri merasa nikmat saat bercinta. Hal ini justru dapat membangkitkan kepercayaan diri dan gairah suami membuat aktivitas seksual menjadi semakin menggebu-gebu. Karena itu, jangan malu-malu untuk mengeluarkan suara-suara kenikmatan saat bercinta ya.

    (ath/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Bikin Bercinta Makin Panas, 3 Tren Seks Ini Diprediksi Bakal Populer di 2024

    Jakarta

    Menyambut tahun baru, banyak tren yang diprediksi akan populer di tahun 2024, tak terkecuali tren dalam kehidupan seksual. Berkaca dari tahun 2023, semakin banyak orang yang terbuka akan kesehatan seksual. Terlebih, percakapan terkait seks dan kenikmatan fisik bukan lagi hal yang dianggap begitu tabu.

    Lantas, tren seks apa sih yang digadang-gadang bakal populer di tahun 2024?

    1. Eksplorasi Seksual

    Karena topik tentang seks yang dulu dianggap tabu telah menjadi bagian dari percakapan sehari-hari, praktisi seks dan hubungan Georgia Grace berkata, semakin banyak orang akan tertarik untuk mengeksplorasi cara-cara baru untuk lebih intim dengan pasangan dan diri mereka sendiri.


    “Dalam beberapa tahun terakhir, kita telah mengalami revolusi seksual yang mempelajari dasar-dasar seks, keintiman, dan hubungan, dan sekarang orang-orang mencari tahu apa yang selanjutnya,” katanya dikutip dari The House of Wellness.

    Banyak orang diprediksi akan lebih terbuka dan memulai percakapan dengan teman, pasangan, dan para ahli untuk memahami hal-hal yang belum diketahui sebelumnya. Walhasil, seminar atau pelatihan bertema seks, sebutnya, akan menjadi lebih populer sepanjang 2024.

    2. Seks Mindful

    Mulai dari mindful eating, mindful meditation, hingga mindful exercise, mindfulness atau teknik kesadaran penuh popularitasnya kian meroket beberapa tahun terakhir. Di tahun 2024, mindfulness disebut-sebut akan semakin merambat ke ranah seks.

    Alih-alih berfokus pada orgasme, mindful sex memusatkan perhatian penuh pada setiap sensasi ketika berhubungan seks. Hal ini hampir sama seperti meditasi.

    “Seks yang penuh kesadaran (mindful sex) adalah tentang hadir dan menikmati seluruh pengalaman, daripada berfokus pada tujuan akhir atau orgasme,” kata Elisa.

    Menariknya, menurut sebuah studi tahun 2018, meditasi ditemukan meningkatkan fungsi seksual wanita secara rata-rata. Hal ini dikaitkan dengan kesehatan mental yang lebih baik secara keseluruhan.

    3. Teknik Shallowing

    Dikutip dari Metro, salah satu perusahaan kesehatan seksual menyebutkan bahwa teknik ‘shallowing’ menjadi salah satu tren seks teratas untuk tahun 2024.

    Teknik penetrasi yang dangkal atau ‘shallowing’ adalah teknik senggama yang melibatkan rangsangan ringan pada bagian liang atau luar vagina. Teknik ini dilakukan dengan hanya memasukkan ujung penis ke vagina.

    Teknik ini dapat meningkatkan kenikmatan wanita dan menghasilkan orgasme yang luar biasa karena pintu masuk vagina dipenuhi dengan ujung saraf khusus.

    Bahkan, pada tahun 2021, penelitian yang dilakukan oleh Indianan University School of Medicine dan OMGYES menemukan bahwa 83,8 persen wanita lebih sering mengalami orgasme atau mendapatkan kenikmatan lebih melalui teknik ‘shallowing’. Adapun sampel penelitian ini adalah 4.270 wanita di seluruh dunia, serta 3.017 wanita Amerika Serikat yang berusia 18 hingga 93 tahun.

    (kna/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • 4 Kebiasaan Sehari-hari yang Rupanya Bikin Anjlok Gairah Bercinta


    Jakarta

    Kualitas hubungan seks bukan hanya mempengaruhi kenikmatan, melainkan juga kerekatan hubungan suami dan istri. Maka dari itu, penting untuk menjaga gaya hidup sehari-hari, agar performa di ranjang senantiasa terjaga.

    Nyatanya, secara medis gaya hidup termasuk yang berkenaan dengan aktivitas fisik, termasuk pola makan. Ada sejumlah makanan yang bisa mempengaruhi gairah bercinta. Salah satu yang sudah banyak diketahui masyarakat, terlalu banyak minum minuman beralkohol dapat menurunkan libido seseorang.

    “Ada banyak hal yang jelas berkontribusi terhadap penurunan gairah seks, seperti terlalu banyak stres dan terlalu sedikit tidur, namun ada beberapa hal lain yang patut dipikirkan dalam kehidupan kita sehari-hari,” kata seksolog klinis Lawrence Siegel dikutip dari HuffPost, Minggu (7/1/2024).


    Lantas di samping itu, apa saja kebiasaan yang secara tak disadari seringkali menurunkan gairah bercinta seseorang? Berikut penjelasannya:

    1. Kebanyakan main handphone

    Siapa sangka, terlalu banyak ‘scrolling’ media sosial sehari-hari bisa menurunkan gairah bercinta. Pasalnya, kebiasaan ini bisa membuat seseorang kesulitan ‘terhubung’ dengan tubuh sendiri.

    Terlebih lagi, menurut terapis seks dan psikolog klinis Kelifen Pomeranz, kebiasaan terlalu banyak bermain handphone malam hari bisa menghambat interaksi tatap muka dan mengganggu keakraban hubungan pasutri.

    “Meskipun interaksi online dapat memberikan tingkat kenyamanan, penting untuk mengalokasikan waktu offline untuk membina hubungan yang lebih dalam dengan mitra saat ini atau untuk mengeksplorasi potensi koneksi baru,” katanya.

    Menurutnya, terlalu banyak bermain media sosial bisa membuat seseorang terisolasi secara sosial, serta berisiko mengalami stres dan kecemasan terus-menerus. Karena itulah, dorongan dan hasrat untuk bercinta menjadi anjlok.

    “Media sosial juga dapat menjadikan keintiman dan ketertarikan terhadap pasangan sebagai korban dengan membandingkannya dengan gambar-gambar yang tidak realistis dan palsu yang mereka lihat, yang pada akhirnya mengakibatkan berkurangnya ketertarikan dan hasrat terhadap mereka,” katanya.

    2. Terlalu banyak duduk

    Sudah banyak yang mengetahui, aktivitas fisik yang terlalu minim sehari-hari bisa mendatangkan berbagai penyakit seperti masalah jantung dan diabetes. Namun, di samping itu, gaya hidup serba mager alias males gerak atau ‘sedentary lifestyle’ juga bisa menurunkan hasrat seks.

    “Penelitian menunjukkan bahwa ada korelasi langsung antara peningkatan aktivitas fisik dan peningkatan kesehatan dan fungsi seksual. Selain itu, ketidakaktifan dapat berdampak buruk pada suasana hati, harga diri, dan persepsi pasangan,” beber Pomeranz.

    Lebih lanjut menurut seksolog Goody Howard, kurang gerak fisik dapat membatasi aliran darah ke alat kelamin, yang merupakan kunci dari performa seks. Selain itu, duduk lama sepanjang hari dapat memicu ketegangan pada punggung bagian bawah, pinggul, glutes, dan otot dasar panggul.

    NEXT: Terlalu banyak memikirkan pekerjaan

    3. Terlalu banyak memusingkan pekerjaan

    Tak hanya berisiko memicu stres dan menimbulkan masalah kesehatan, kecenderungan terlalu banyak bekerja di malam hari juga bisa mengganggu kualitas hubungan seks. Sebab, seringkali gegara dipusingkan dengan beban pekerjaan sepanjang hari, seseorang menjadi tak ada waktu untuk terpikir perihal nikmatnya momen bercinta.

    “Jika pikiran tidak terbuka terhadap kesenangan atau masih fokus pada hari itu, akan sulit bagi sebagian orang untuk masuk ke dalam tubuh mereka, tidak peduli seberapa bagus sensasinya,” kata seksolog Luna Matatas.

    Baca juga:

    4. Kurang minum air putih

    “Hidrasi merupakan bagian terpenting dari gairah, fungsi, orgasme, dan kesenangan,” kata Howard. Seraya ia menjelaskan, gairah seks dipengaruhi oleh kelancaran aliran darah yang juga dipengaruhi langsung kadar asupan air putih.

    Selain itu menurut Howard, beberapa manfaat dari mengkonsumsi air putih adalah pelumasan vagina yang lebih baik, ereksi lebih kencang, peningkatan stamina, dan orgasme yang lebih baik.

    (vyp/naf)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • 5 Cara Hilangkan Rasa Sakit pada Mr P Usai Bercinta, Aman dan Anti Repot!

    Jakarta

    Beberapa pria mengeluhkan rasa sakit pada area Mr P setelah bercinta, misalnya karena ada luka atau lecet. Seringkali menjadi pertanyaan, lantas bagaimana cara yang aman untuk mengatasi nyeri ini? Apakah cukup didiamkan saja, atau ada trik yang bisa dicoba agar Mr P tak nyeri lagi?

    Memang jika didiamkan, nyeri pada Mr P ini bisa mempengaruhi cara berjalan atau duduk. Namun tak perlu cemas, rasa sakit pada Mr P usai berhubungan seks bisa diatasi dengan beberapa cara. Dikutip dari The Health Site, inilah berbagai cara untuk meredakan rasa sakit pada penis setelah berhubungan intim:

    1. Istirahat

    Tidak diragukan lagi, langkah pertama untuk meredakan nyeri pada Mr P seusai bercinta adalah dengan beristirahat. Ketika penis terasa nyeri seusai berhubungan seks, berikan waktu rehat setidaknya 24 hingga 36 jam.


    2. Kompres air dingin

    Menggunakan waslap atau sapu tangan yang dicelupkan ke air dingin dapat meredakan rasa sakit pada Mr P. Mulailah dengan mengusap penis secara perlahan hingga rasa sakitnya berkurang.

    3. Berendam di air hangat

    Merendam penis ke dalam air hangat menjadi salah satu cara mudah untuk meredakan rasa nyeri. Penggunaan air hangat, pasti akan mengendurkan berbagai otot Mr P sehingga bisa meredakan rasa sakit setelah berhubungan seks.

    4. Hindari penggunaan pakaian ketat

    Untuk membantu mengatasi rasa sakit pada penis setelah berhubungan seks, sebaiknya hindari penggunaan pakaian dalam yang terlalu ketat. Pasalnya, luka lecet mungkin semakin terasa sakitnya jika tergesek pakaian ketat.

    (vyp/vyp)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • 9 Tips Bercinta Anti Berisik saat Mudik Nataru dan Menginap di Rumah Mertua


    Jakarta

    Libur Natal dan Tahun Baru yang panjang seperti saat ini kerap dimanfaatkan suami istri berkunjung ke rumah orang tua. Tinggal serumah dengan orang tua terkadang bisa membuat malas bercinta.

    Keengganan untuk bercinta saat di rumah orang tua biasanya karena takut berisik dan malu. Sesungguhnya ada solusi bagi suami istri tetap bisa berhubungan intim di rumah orang tua. Berikut adalah tips bercinta tanpa menciptakan suara berisik yang tidak diinginkan.

    1. Temukan waktu ketika orang lain cenderung tidak mendengar


    Dikutip dari Healthline, bercinta tidak akan mengganggu dan menarik perhatian orang lain jika semua orang sedang tidur. Tengah malam atau dini hari dapat menjadi waktu yang tepat untuk melakukannya.

    2. Lakukan di kamar mandi

    Seks di kamar mandi cenderung tidak berisik. Terlebih, suara air juga akan membantu menutupinya. Namun, berhati-hatilah untuk menghindari terpeleset dan jatuh yang dapat menyebabkan cedera.

    3. Hindari tempat tidur

    Tempat tidur bisa menimbulkan berbagai macam suara ketika pasutri sedang bercinta. Untuk menghindari pegas kasur yang berbunyi, lantai adalah pilihan terbaik untuk melakukan seks dengan hening. Gunakan beberapa selimut atau bantal untuk kenyamanan.

    4. Cari lokasi lain

    Jika kedekatan dengan kamar tidur orang lain adalah yang menjadi masalah, carilah lokasi baru untuk bercinta. Hampir semua ruangan yang terletak di luar jangkauan dengan pintu yang dapat ditutup bisa digunakan. Namun, hal ini tidak disarankan jika sedang berada di rumah orang lain.

    5. Tambahkan suara bising lainnya

    Menambahkan suara bising dapat mengalihkan suara bercinta. Musik atau suara televisi adalah pilihan yang bagus untuk menghindari kecurigaan. Namun, gunakan volume yang wajar agar tidak mengganggu kenyamanan orang lain.

    6. Selalu sediakan bantal

    Bantal sangat berguna ketika ingin berteriak. Jika bantal dirasa aneh, gunakan dasi atau syal dan ikatkan di sekitar mulut sebagai penyumpal.

    Hal ini tidak hanya membantu menghindari teriakan yang tidak disengaja saat orgasme, tetapi juga meningkatkan faktor gairah.

    7. Bernapas melalui hidung

    Menghirup dan menghembuskan napas melalui hidung lebih tenang daripada bernapas melalui mulut. Namun, bernapas melalui hidung juga memungkinkan seseorang untuk bernapas lebih dalam, mengaktifkan diafragma, perut, dan dasar panggul untuk meningkatkan sensasi seks.

    8. Lakukan dengan perlahan

    Membangun momentum secara perlahan dapat membuat seks tetap tenang. Hal ini juga bisa membuat seks lebih intens.

    Fokuslah pada apa yang dirasakan. Pasutri akan menemukan bahwa gerakan terkecil dan paling tenang pun dapat memicu kenikmatan yang intens.

    9. Pilih posisi seks yang tepat

    Terdapat beberapa posisi yang dapat dicoba agar seks tidak berisik, seperti posisi berpelukan. Dalam posisi ini, hampir tidak mungkin penetrasi terjadi terlalu cepat.

    Selain itu, pasutri dapat meningkatkan keintiman dengan saling membelai, mencium, dan berbisik di telinga satu sama lain.

    (suc/suc)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Awas! Ini 9 Hal yang Dialami Tubuh jika Kelamaan Absen Bercinta


    Jakarta

    Sudah banyak yang mengetahui, kualitas hubungan seks memiliki kaitan erat dengan kondisi kesehatan tubuh. Begitu juga jika seseorang berhenti bercinta dalam waktu yang lama, ada sejumlah perubahan yang mungkin terjadi pada tubuh.

    Pada beberapa kasus, pasutri berhenti bercinta sementara waktu mungkin karena kesibukan sehari-hari yang begitu padat, stres, libido yang rendah, hingga beragam alasan lainnya. Lantas pada kondisi ini, hal apa yang mungkin terjadi pada tubuh?

    Berikut penjelasannya dikutip dari sejumlah sumber:


    1. Berpotensi muncul sakit dan nyeri

    Dikutip dari The Sun, ahli ginekologi Dr Susanna Unsworth mengatakan bahwa berhubungan seks telah terbukti dapat meringankan gejala nyeri yang muncul saat menstruasi, seperti kram hingga migrain. Karena itulah, orang yang berhenti bercinta dalam waktu lama mungkin mengalami nyeri pada tubuh lebih lama.

    “Ini karena seks dan orgasme dapat meningkatkan produksi bahan kimia yang menghasilkan ‘perasaan nyaman’, yang meredam sinyal rasa sakit dan bertindak sebagai bentuk pereda nyeri,” jelasnya.

    Hal ini juga senada dengan pendapat seksolog Rebecca Alvarez Story yang mengatakan bahwa seks dapat menyembuhkan rasa sakit dan nyeri akibat sakit otot dan sakit kepala.

    2. Kecemasan

    Berhubungan seks dapat melepaskan campuran endorfin, atau yang dikenal dengan hormon bahagia, ke dalam tubuh, termasuk oksitosin dan dopamin. Hal ini dapat menurunkan tingkat stres dan meningkatkan suasana hati.

    Itulah sebabnya spesialis kesuburan dan dokter kandungan bersertifikat Lucky Sekhon mengatakan kepada Well+Good bahwa tidak berhubungan seks dalam waktu yang lama dapat membuat seseorang lebih rentan mengalami depresi, kecemasan, dan stres.

    3. Kualitas tidur yang buruk

    Terdapat alasan mengapa kebanyakan orang tertidur setelah berhubungan seks. Pasalnya, tubuh melepaskan sejumlah hormon, termasuk vasopresin dan oksitosin, yang mengurangi stres dalam tubuh dan membantu seseorang tertidur dengan cepat. Norepinefrin dan serotonin kemudian membantu mencapai tidur yang nyenyak.

    Oleh sebab itu, kurang seks dapat menyebabkan seseorang memiliki kualitas tidur yang lebih buruk.

    4. Libido yang menurun

    Seseorang yang rutin berhubungan seks akan lebih menginginkannya. Hal sebaliknya dapat terjadi ketika seseorang berhenti berhubungan seks. Tubuh hampir tidak lagi membutuhkan seks atau merespons rangsangan yang membangkitkan gairah.

    Bagi sebagian orang, hal ini berdampak pada sulitnya mendapatkan gairah seks bahkan ketika ia menginginkannya.

    5. Berat badan naik

    Seperti halnya aktivitas lain, seks membakan sejumlah kalori. Bahkan, seseorang membakar sekitar lima kalori per menit selama bercinta, yakni hampir sama banyaknya seperti berjalan cepat.

    Oleh sebab itu, berat badan pasutri berpotensi untuk naik beberap kilogram ketika tidak berhubungan seks dalam waktu yang lama, terlebih jika tidak diiringi dengan aktivitas fisik lainnya.

    6. Miss V kering dan robek

    Dokter kandungan Dr Ali Novitsky mengatakan kepada The Telegraph bahwa setelah menopause, vagina seorang wanita dapat menjadi lebih ketat dan jaringan vaginanya menipis jika tidak melakukan hubungan seks secara teratur.

    Hal ini membuat wanita lebih rentan terhadap cedera, robekan, atau pendarahan pada vaginanya ketika berhubungan seks.

    7. Disfungsi ereksi

    Pria yang berhubungan seks kurang dari sekali dalam seminggu akan dua kali lebih berpotensi mengalami disfungsi ereksi dibandingkan mereka yang melakukannya setiap minggu.

    8. Penurunan sensasi pada klitoris

    Klitoris bisa sangat sensitif dan responsif, tetapi tidak terangsang dalam waktu yang lama dapat membuatnya menyusut dan kehilangan sensasi.

    Hal ini disebut atrofi klitoris, dan biasanya disebabkan oleh kurangnya aliran darah dan stimulasi klitoris.

    Untungnya, hal ini tidak bersifat permanen. Ketika seseorang lebih sering melakukan aktivitas seksual, vagina akan bertambah elastis, tubuh akan terbiasa disentuh, dan klitoris akan kembali terasa.

    9. Tekanan darah tinggi

    Seks dapat bermanfaat bagi sistem kardiovaskular manusia. Jika seseorang tidak mengimbangi kurangnya aktivitas di ranjang dengan aktivitas fisik lainnya yang dapat menjaga tekanan darah tetap rendah, ia akan mengalami peningkatan tekanan darah.

    Selain itu, pria dengan tekanan darah yang tinggi kadangkala mengalami masalah untuk mendapatkan atau mempertahankan ereksi yang cukup kuat untuk berhubungan seks.

    (vyp/vyp)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • 5 Minuman yang Bikin Pria Tahan Lama Bercinta Secara Alami, Nggak Perlu Obat!

    Jakarta

    Seringkali menjadi pertanyaan, sebenarnya ada nggak sih cara tahan lama bercinta secara alami? Nggak perlu obat0obatan, sebenarnya ada lho jenis minuman tertentu yang bisa membangkitkan gairah para pria.

    Banyak orang memandang durasi bercinta sebagai salah satu indikator yang menentukan kemahiran seorang pria dalam urusan seksual. Karena itulah, banyak pria mencari-cari cara untuk bisa tahan lama saat berhubungan intim.

    Lantas agar bisa membuat stamina di ranjang tahan lama, adakah minuman yang bisa membangkitkan gairah secara alami? Berikut penjelasannya:


    1. Teh Hijau

    Teh hijau merupakan salah satu minuman yang dapat meningkatkan gairah seksual secara alami. Hal ini berkat kandungan katekin yang ada dalam minuman tersebut.

    Katekin adalah senyawa antioksidan yang dapat membantu melancarkan aliran darah, yang mana sangat berperan untuk membuat penis bisa ereksi.

    Selain itu, teh hijau juga mengandung kafein dan L-theanine yang bisa meningkatkan energi serta membuat tubuh menjadi lebih rileks dan fokus. Hal ini tentunya dapat membantu meningkatkan performa dan membuat pria bisa lebih tahan lama saat bercinta.

    2. Kopi Hitam

    Tak hanya sebagai mood booster, kopi hitam ternyata juga bisa membantu pria lebih tahan lama bercinta. Kopi hitam mengandung kafein yang bisa meningkatkan energi dan kewaspadaan. Energi dari kafein ini juga diyakini berdampak pada performa saat berhubungan intim.

    Studi yang dilakukan pada 2015 juga menemukan kalau pria yang mengonsumsi kopi hitam setiap hari memiliki risiko lebih kecil mengalami disfungsi ereksi.

    3. Teh Jahe

    Jahe sejak lama dikenal berkat kandungan antioksidannya yang bisa membantu melancarkan peredaran darah. Seperti yang dijelaskan sebelumnya, aliran darah yang lancar sangat dibutuhkan agar penis bisa ereksi.

    Selain itu, teh jahe juga dapat membantu menenangkan pikiran, mengurangi stres, dan meningkatkan energi. Hal ini bisa membantu mendongkrak stamina pria serta membuat lebih tahan lama saat di ranjang.

    4. Banana Shake

    Banana shake juga bisa dikonsumsi untuk membantu pria tahan lama bercinta secara alami. Sebuah penelitian menyebutkan pisang mengandung enzim bromelain yang diyakini dapat meningkatkan libido dan hormon testosteron pada pria. Sehingga, mengonsumsi banana shake bisa membuat sesi bercinta semakin ‘menggebu-gebu’.

    5. Jus Markisa

    Selain pisang, minuman buah lain yang bisa membantu pria tahan lama bercinta secara alami adalah jus markisa. Menurut studi yang dipublikasikan di Journal of Impotence Research, markisa memiliki khasiat melancarkan peredaran darah, termasuk yang menuju alat vital. Hal ini diyakini bisa meningkatkan performa pria saat bercinta, sekaligus membantu lebih tahan lama. Tapi perlu diingat, hindari jus markisa dalam kemasan karena kebanyakan mengandung pemanis atau zat aditif lain yang tidak baik untuk kesehatan.

    (ath/vyp)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Dokter Gigi Bisa Tahu Orang yang Sering Seks Oral, Mitos atau Fakta?


    Jakarta

    Pernah mendengar bahwa dokter gigi bisa ‘menebak’ jika seseorang sering melakukan seks oral? Ternyata hal itu bukan mitos belaka lho. Seorang dokter gigi menjelaskan bentuk cedera di dalam area mulut, yang seringkali dialami para wanita saat melakukan seks oral.

    Hal itu disampaikan oleh dokter gigi di California, dr Mike Jin. Menurutnya, ada ‘bercak’ memar bekas cedera yang seringkali ditemukan di dalam mulut orang dewasa kala aktif secara seksual.

    “Saat orang-orang berbaring di kursi (di klinik dokter gigi), ada satu petunjuk penting bahwa mereka baru saja melakukan seks oral. Anda bisa melihat memar pada jaringan lunak di bagian belakang langit-langit lunak. Dan ada pola memar tertentu,” ujarnya dikutip dari The Star, Selasa (19/12/2023).


    Hal senada disampaikan dokter gigi, dr Huzefa Kapadia. Menurutnya, kondisi cedera bekas seks oral ini dikenal dengan istilah ‘palatal petechiae’. Pada dasarnya, kondisi ini adalah memar yang timbul di langit-langit mulut.

    Memang pada banyak kasus, memar di area mulut tersebut tidak menimbulkan masalah dan keluhan apa pun, khususnya jika disebabkan oleh aktivitas seks oral. Namun perlu diketahui, memar di langit-langit mulut ini juga bisa mengindikasikan penyakit radang tenggorokan.

    Dikutip dari laman Health, kesehatan area mulut mencakup gigi, gusi, dan bagian tubuh lain yang terlibat dalam sistem mulut-wajah. Beberapa masalah kesehatan mulut yang umum ditemukan di antaranya yakni sariawan, mulut kering, atau gigi berlubang.

    Petechiae palatal adalah kondisi yang lebih jarang terjadi, umumnya bisa berupa lesi atau memar pada langit-langit lunak mulut.

    (vyp/naf)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • 10 Manfaat Bercinta buat Kesehatan, Salah Satunya Cegah Penyakit Ini


    Jakarta

    Tak hanya merekatkan hubungan pasutri, hubungan seks yang berkualitas juga bisa membawa banyak dampak baik buat kesehatan fisik dan mental. Memang, seperti apa huhungannya?

    Hal itu telah dibuktikan dalam sejumlah penelitian. Dikutip dari Medical WebMD, berikut adalah sederet manfaat seks buat kesehatan:

    1. Meningkatkan imunitas tubuh

    Orang yang aktif secara seksual memiliki sistem kekebalan tubuh yang lebih tinggi sehingga tubuhnya akan terlindung dari infeksi kuman dan virus.


    Para peneliti di Wilkes University di Pennsylvania menemukan bahwa orang yang melakukan hubungan seks sekali atau dua kali dalam seminggu memiliki tinggat antibodi tertentu yang lebih tinggi dibandingkan dengan mereka yang lebih jarang melakukan hubungan seks.

    2. Meningkatkan libido

    Berhubungan seks akan membuat kehidupan seks pasutri semakin baik dan meningkatkan libido keduanya.

    Bagi wanita, berhubungan seks akan meningkatkan lubrikasi vagina, aliran darah, dan elastisitas yang semuanya membuat seks terasa lebih baik. Walhasil, gairah seks akan meningkat.

    3. Meningkatkan kontrol kandung kemih wanita

    Dasar panggul yang kuat penting untuk menghindari inkontinensia, sesuatu yang akan mempengaruhi sekitar 30 persen wanita pada suatu saat dalam hidup mereka.

    Seks yang baik adalah seperti latihan untuk otot-otot dasar panggul. Ketika wanita mengalami orgasme, hal ini menyebabkan kontraksi pada otot-otot tersebut, yang akan memperkuatnya.

    4. Menurunkan tekanan darah

    Penelitian menunjukkan adanya hubungan antara seks dan tekanan darah rendah. Bahkan, satu penelitian terkemuka menemukan bahwa berhubungan seksual menurunkan tekanan darah sistolik, yakni tekanan darah saat jantung berkontraksi.

    5. Ampuh bakar kalori bak berolahraga

    Seks membakar sekitar lima kalori per menit, menjadikannya bentuk olahraga yang sangat baik dibandingkan hanya menonton TV.

    Oleh sebab itu, perbanyaklah berhubungan seks dengan mengosongkan jadwal untuk meluangkan waktu secara teratur. Seperti halnya olahraga, konsistensi membantu memaksimalkan manfaatnya.

    6. Menurunkan risiko serangan jantung

    Seks adalah aktivitas yang baik untuk jantung. Selain menjadi cara yang bagus untuk meningkatkan detak jantung, seks juga membantu menjaga kadar estrogen dan testosteron tetap seimbang.

    Pasalnya, ketika salah satu dari keduanya rendah, seseorang akan mulai mengalami banyak masalah, seperti osteoporosis dan bahkan penyakit jantung.

    Dalam sebuah penelitian, pria yang berhubungan seks setidaknya dua kali seminggu memiliki kemungkinan setengah kali lebih kecil untuk meninggal akibat penyakit jantung dibandingkan dengan pria yang jarang melakukan hubungan seks.

    7. Mengurangi rasa sakit

    Orgasme dapat memblokir rasa sakit dan melepaskan hormon yang membantu meningkatkan ambang batas rasa sakit seseorang.

    Terlebih, banyak wanita telah mengatakan bahwa stimulasi genital sendiri dapat mengurangi kram menstruasi, nyeri rematik, bahkan sakit kepala.

    8. Menurunkan risiko kanker prostat

    Melakukan ejakulasi terbukti dapat membantu menangkal kanker prostat. Dalam sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of American Medical Association, pria yang sering ejakulasi (setidaknya 21 kali dalam sebulan) lebih kecil kemungkinannya terkena kanker prostat.

    9. Meningkatkan kualitas tidur

    Seseorang mungkin akan tertidur lebih cepat setelah berhubungan seks. Hal ini karena setelah orgasme terjadi, hormon prolaktin dilepaskan sehingga menyebabkan rasa rileks dan kantuk.

    10. Meredakan stres

    Berada dekat dengan pasangan dapat meredakan stres dan kecemasan. Selain itu, sentuhan dan pelukan dapat melepaskan hormon rasa senang alami dalam tubuh yang dapat meningkatkan harga diri dan kebahagiaan seseorang.

    (vyp/vyp)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy