Tag: bercinta

  • Gaya Bercinta Lotus, Doggy Style, dan 5 Lainnya agar Cepat Hamil

    Jakarta

    Kehadiran seorang buah hati menjadi dambaan bagi setiap pasangan yang sudah menikah. Tidak heran jika pasangan akan mencoba berbagai cara demi peluang hamil, termasuk melakukan berbagai variasi gaya bercinta.

    Bagi Anda pasangan suami istri yang sedang merencanakan kehamilan, sudah tahu belum gaya bercinta apa saja yang efektif untuk mempercepat kehamilan? Jika belum, Anda bisa mengetahuinya melalui artikel berikut ini.

    Gaya Bercinta agar Cepat Hamil

    Menurut Healthline, pada dasarnya tidak ada posisi atau gaya bercinta tertentu yang terbukti meningkatkan proses pembuahan. Sperma dapat berenang dengan sendirinya menuju saluran reproduksi wanita.


    Namun, peluang kehamilan akan menjadi lebih besar apabila sperma semakin dekat dengan leher rahim atau serviks. Karena itu, gaya bercinta menjadi alternatif untuk memastikan sperma lebih mudah menuju sel telur

    1. Lotus

    Gaya bercinta woman on top ini kerap dianggap menurunkan peluang hamil. Namun dokter ahli kandungan dan kehamilan Anna Targonskaya dalam situs Flo menerangkan, pasangan tidak perlu khawatir. Sperma akan menemukan jalannya menuju rahim dan membuahi sel telur.

    Lotus bisa menjadi alternatif gaya bercinta yang memberi kepuasan bagi pasangan. Pasangan suami istri dalam gaya ini saling duduk berhadapan. Pihak laki-laki duduk dengan kaki lurus, sedangkan perempuan duduk berlutut di atas pangkuannya. Gaya bercinta ini dianggap memaksimalkan harmonisasi dan kedekatan keduanya.

    2. Doggy Style

    Sebagai pilihan lain, posisi doggy style pun dapat dicoba. Gaya bercinta ini memungkinkan penetrasi lebih dalam dengan mengoptimalkan jalannya sperma langsung menuju dalam rahim. Semakin dekat sperma dengan serviks, maka peluang kehamilan akan semakin baik pula.

    Doggy style memungkinkan penetrasi dari belakang dalam posisi duduk atau berdiri. Pasangan harus memastikan posisi keduanya benar-benar nyaman, sehingga penis bisa tepat menuju vagina. Suami istri yang ingin mencoba posisi ini bisa mencari lebih dulu posisi yang tepat bagi keduanya.

    3. Misionaris

    Misionaris adalah gaya bercinta dengan posisi pria berada di atas. Dilansir dari Healthline, gaya bercinta misionaris memungkinkan terjadinya penetrasi lebih dalam, sehingga dapat mendekatkan sperma menuju leher rahim.

    Ketika posisi pria berada di atas wanita, maka sperma dapat masuk ke dalam leher rahim dengan mudah, kemudian diperlancar oleh cairan pelindung vagina. Misionaris umumnya menjadi gaya bercinta favorit wanita karena dapat menghemat banyak energi.

    4. Wheelbarrow atau Gerobak Dorong

    Selain misionary dan doggy style, wheelbarrow menjadi gaya bercinta berikutnya yang dapat mempercepat proses pembuahan. Gaya bercinta ini mungkin sedikit lebih menantang. Adapun posisi wheelbarrow adalah pria mengangkat tubuh wanita dan memegang kakinya setinggi pinggang.

    Gaya bercinta yang mirip seperti gerobak dorong ini memungkinkan penetrasi yang dalam sehingga dapat mengantarkan sperma lebih dekat menuju leher rahim. Selain itu, wanita disarankan pula untuk segera berbaring telentang saat pria ejakulasi demi meningkatkan peluang sperma mencapai rahim.

    5. Cowgirl Berbalik

    Cowgirl adalah gaya bercinta di mana wanita berada di atas pria. Dengan demikian, cowgirl berbalik adalah ketika wanita berada di atas dengan membelakangi wajah pria.

    Gaya bercinta ini memungkinkan wanita agar lebih leluasa mengatur geraknya. Gaya bercinta ini dinilai dapat mengatur penetrasi lebih dalam lantaran wanita dapat mengontrol sendiri kedalaman penis.

    6. Rear Entry

    Gaya bercinta rear entry adalah ketika wanita berbaring tengkurap dengan pria yang melakukan penetrasi dari arah belakang. Rear entry juga dapat divariasikan di kursi atau pinggir tempat tidur dengan posisi wanita duduk atau berlutut.

    Rear entry dapat membantu penis masuk lebih dalam ke dalam vagina. Dilansir dari Health Hub, gaya bercinta ini membantu mendekatkan sperma di dekat leher rahim untuk mempercepat proses pembuahan.

    7. Scissor atau Posisi Gunting

    Dilansir dari WebMD, posisi gunting adalah posisi antara dua pasangan yang duduk saling berhadapan sambil menyilangkan kaki hingga alat kelamin bersentuhan. Posisi ini mirip dua buah gunting yang saling bersilangan dan bersentuhan pada pangkal pertemuan bilahnya.

    Selain menambah suasana agar lebih intens, posisi gunting dapat memberikan kemudahan bagi sperma menuju serviks. Sama seperti gaya bercinta yang lain, pastikan suami istri dalam posisi nyaman dan mencapai kepuasan.

    Itulah 7 gaya bercinta yang dapat mempercepat proses kehamilan. Semoga artikel ini bermanfaat!

    (row/row)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Bisa Bikin Bad Mood, Ini 3 Posisi Bercinta Paling Tak Nyaman untuk Wanita


    Jakarta

    Mencoba berbagai posisi saat bercinta menjadi salah satu cara untuk menghilangkan rasa bosan pada pasutri. Posisi bercinta juga sangat dibutuhkan untuk membantu istri mencapai titik kepuasan.

    Di balik tantangan dan sensasi yang ditawarkan, beberapa posisi bercinta justru membuat istri merasa tidak nyaman. Dikutip dari TheHealthSitecom, berikut beberapa posisi yang membuat istri tidak nyaman bahkan terkadang terasa menyakitkan.

    1. Doggy style


    Meski posisi ini memungkinkan penetrasi yang lebih dalam saat berhubungan seks, namun kenyataanya, banyak istri yang merasa sakit di bagian bawah perut saat bercinta dengan gaya doggy style.

    Gaya bercinta ini juga bisa menyebabkan robekan pada miss V.

    2. Spooning

    Posisi ini hanya baik dilakukan ketika kedua pasangan merasa lelah dan terangsang secara bersamaan. Posisi spooning tidak memberikan kenikmatan pada istri, kecuali saat pria memberikan sentuhan di area sensitif nya.

    3. Reverse cowgirl

    Tak hanya suami yang harus hati-hati karena bisa berakhir dengan penis yang patah, istri juga harus berusaha untuk menyeimbangkan diri saat bercinta.

    Pasalnya, posisi ini tak menstimulasi klitoris dengan sempurna, sehingga wanita tak dapat merasakan kepuasan setelah bercinta.

    (suc/suc)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • 5 Cara Maksimalkan Gairah Bercinta, Ampuh Bikin Istri Orgasme Berkali-kali


    Jakarta

    Berhubungan intim merupakan aktivitas yang wajar dan wajib dilakukan oleh pasangan suami istri secara rutin. Selain untuk memperkuat ikatan antara pasangan suami istri, berhubungan seks juga memiliki banyak manfaat untuk kesehatan tubuh. Salah satunya mengurangi stres.

    Untuk membuat hubungan intim semakin menyenangkan dan juga menggairahkan, terdapat beberapa cara yang bisa dilakukan pasutri untuk memaksimalkan gairah bercinta. Bahkan bisa bikin istri orgasme berkali-kali lho. Dikutip dari TheHealthSite, berikut informasinya.

    1. Ciptakan suasana romantis


    Sebelum memulai sesi bercinta, sangat penting bagi pria untuk mengetahui apakah wanita juga menginginkannya. Mengetahui suasana hati pasangan menjadi kunci untuk mulai bercinta dengan benar.

    Ketika wanita merasa stres atau kelelahan, orgasme sekali pun tidak akan terjadi. Namun menciptakan suasana romantis dengan memberinya pelukan, menambahkan lampu lilin, serta menambah wewangian aromatik di kamar tidur bisa mengembalikan mood-nya untuk bercinta.

    2. Beri ciuman dan sentuhan

    Ciuman dan sentuhan sangat membantu wanita untuk menjaga hasrat dalam dirinya. Cara ini membuat gairahnya tetap memuncak selama sesi bercinta.

    3. Meluangkan waktu lebih lama untuk foreplay

    Butuh foreplay lebih lama untuk membuat wanita orgasme berkali-kali saat berhubungan seks. Jangan terburu-buru, bangkitkan gairah pasangan secara perlahan dengan melakukan foreplay.

    Berikan rangsangan klitoris dan G-spot pada pasangan hingga hubungan intim menjadi lebih menyenangkan dan memuaskan.

    4. Gunakan pelumas

    Untuk mencapai orgasme, seorang wanita memerlukan rasa nyaman dan menganggap pengalaman bercinta menyenangkan. Manfaatkan pelumas jika dibutuhkan, karena area miss V sangat sensitif. Bisa saja menyebabkan nyeri saat berkali-kali mencapai titik kepuasan.

    Nyeri pada area ini akan mengurangi kenikmatan saat bercinta, bahkan hubungan intim bisa terasa menyakitkan.

    5. Ubah posisi seks

    Jika pria hanya menyukai salah satu posisi bercinta, jangan berharap wanita juga akan merasakan hal yang sama. Cobalah mengganti posisi yang baru untuk membantunya menjaga gairah tetap hidup. Mengeksplor posisi bercinta memungkinkan pasangan untuk mencapai orgasme dari posisi yang baru.

    (suc/suc)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Alasan Pasangan Ingin Bercinta Tiap Hari, Bisa Jadi gegara ‘Bucin’ Maksimal


    Jakarta

    Bercinta mungkin menjadi salah satu momen yang selalu ditunggu-tunggu pasutri. Melepaskan gairah seksual bersama pasangan memang bukan hanya menciptakan kenikmatan, melainkan juga mempererat hubungan.

    Gairah seksual pada masing-masing orang sangat bervariasi dan dipengaruhi oleh berbagai faktor, termasuk usia, jenis kelamin dan orientasi seksual. Selain itu, beberapa peristiwa seperti kehamilan, menopause, dan kondisi medis yang pernah dialami juga bisa mempengaruhinya.

    Meski bermanfaat, pernahkah pasangan terus-menerus ingin berhubungan intim sepanjang waktu? Dikutip dari allohealth, beberapa alasan ini mungkin menjadi penyebabnya.


    1. Hormon

    Hormon sangat berperan penting terhadap hasrat seksual. Khususnya hormon testosteron yang berkaitan dengan peningkatan gairah seks pria maupun wanita.

    Kadar testosteron yang lebih tinggi menyebabkan pikiran, fantasi, dan perilaku sering lebih sering muncul. Tak hanya testosteron, hormon lain seperti estrogen, progesteron, bahkan hormon tiroid juga bisa mempengaruhi hasrat seksual.

    2. Faktor genetik

    Para ilmuwan meyakini, faktor genetika juga berperan dalam hasrat seksual. Secara genetik mungkin beberapa orang cenderung memiliki libido yang lebih tinggi.

    Meski seksualitas seseorang dapat bervariasi karena berbagai faktor lain, genetika masih berperan penting menentukan tingkat gairah seksual individu.

    3. Rasa emosional

    Keintiman dan perasaan kasih sayang menghubungkan kedua pasangan juga bisa meningkatkan gairah seksual. Selain itu pikiran dan perasaan positif tentang seks juga menambah hasrat seksual.

    4. Obat tertentu dan gaya hidup

    Gaya hidup dan obat-obatan tertentu dapat mempengaruhi hasrat seksual seseorang. Beberapa obat dapat menurunkan libido, sementara yang lainnya bisa meningkatkan gairah seks sebagai efek samping. Gaya hidup sehat serta menghindari penggunaan obat tertentu mempertahankan tingkat hasrat seksual yang lebih tinggi.

    5. Usia

    Seiring bertambahnya usia, hormon seseorang menurun secara alami. Namun itu tidak selalu terjadi. Nyatanya, beberapa orang justru mengalami peningkatan libido seiring bertambahnya usia.

    Pada beberapa kasus, pasangan yang memiliki dorongan seks terlalu tinggi justru kesulitan menyeimbangkan hubungan yang sehat. Selain komunikasi, memprioritaskan keintiman dan hubungan emosional menjadi salah satu cara untuk menyeimbangkan gairah seks yang tinggi.

    Jika salah satu pihak tidak ingin berhubungan seks, penting untuk menghargai batasan dan kebutuhan pasangan.

    (vyp/vyp)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Durasi Bercinta Sebaiknya Tidak Terlalu Lama, Begini Penjelasan Medisnya


    Jakarta

    Banyak orang mengira semakin lama durasi bercinta, semakin besar juga kenikmatan yang dirasakan oleh pasutri. Padahal nyatanya, durasi bercinta yang terlalu lama justru tidak dianjurkan lho. Kenapa?

    Seringkali pasutri beranggapan, jika aktivitas seksual berlangsung singkat dan cepat, ada kemungkinan stamina suami atau istri loyo. Namun sebaliknya, hubungan seksual yang berlangsung terlalu lama justru bisa memicu sejumlah masalah kesehatan.

    Dikutip dari Healthshot, seorang terapis seks mengatakan bahwa durasi waktu seks vaginal sebaiknya 7-15 menit untuk memberikan hasil maksimal yang diinginkan dan mencapai orgasme.


    Pria biasanya ejakulasi setelah 5-10 menit berhubungan seks. Sebuah studi yang diterbitkan dalam The Journal of Sexual Medicine, mengklaim bahwa seks yang berlangsung 3-13 menit adalah normal. Tiga hingga tujuh menit jadi waktu standar dan seks yang berlangsung tujuh hingga tiga belas menit itu biasanya durasi yang diinginkan.

    Terlepas dari durasi hubungan seksual, seks yang baik adalah seks yang dinikmati kedua pihak.

    Untuk melakukan hubungan seks yang baik, penting untuk pasangan memahami selera dan kenyamanan satu sama lain. Beri waktu, jelaskan satu sama lain apa yang disukai dan tidak. Perbanyak sentuhan yang membuat nyaman.

    Kenikmatan sama pentingnya dengan komunikasi. Mengekspresikan emosi selama bercinta akan membantu pasangan untuk memahami lebih banyak tentang apa yang istri atau suami sukai.

    Bisa lakukan beberapa hal untuk meningkatkan durasi saat bercinta.

    1. Pelan-pelan

    Ingat, lakukan secara perlahan bukan dengan kasar dan terburu-buru. Hal ini bisa meningkatkan kemungkinan orgasme.

    2. Bangun stamina

    Kalau ingin seks yang bertahan lebih lama, pasutri harus memiliki energi untuk itu. Coba olahraga kegel yang melatih otot-otot panggul dan konsumsi makanan bernutrisi.

    3. Diskusi

    Ini adalah cara yang baik yang tidak hanya membuat seks lebih lama, sekaligus meningkatkan kualitasnya. Eksplorasi posisi seks juga bisa dilakukan untuk menambah kenikmatan.

    NEXT: Apa yang terjadi kalau berhubungan seksual terlalu lama?

    Beberapa orang mungkin merasa semakin lama durasi seks, semakin terjamin kenikmatannya. Padahal itu salah.

    Hubungan seksual yang terlalu lama dapat menyebabkan beragam masalah kesehatan, seperti infeksi vagina juga berisiko penis patah. Infeksi pada vagina bisa menyebabkan nyeri bahkan pembengkakan.

    Jika pelumas mengering karena durasi yang terlalu lama, aktivitas seksual dapat menyebabkan gesekan yang dapat menyebabkan rasa sakit. Tentunya sesi bercinta yang terlalu lama juga dapat membuat kelelahan secara fisik.

    (vyp/vyp)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Bosan Gaya Bercinta Itu-itu Saja? Biar Tetap ‘On Fire’, 5 Posisi Ini Bisa Dicoba


    Jakarta

    Wajar bila sesekali, pasutri merasa bosan dengan aktivitas seksnya. Mengatasi itu, eksplorasi posisi bercinta bisa menjadi salah satu cara untuk dicoba. Nyatanya, memang ada lho posisi-posisi seru yang bikin hubungan intim pasutri tetap terasa ‘on fire’.

    Memang, komunikasi pasutri agar hubungan romantis tetap terjaga adalah yang utama. Namun seiring itu, tidak ada salahnya mencoba gaya bercinta yang belum pernah dilakukan sebelumnya untuk mengusir kebosanan dalam aktivitas bercinta. Dikutip dari Times Entertainment, berikut beberapa posisi bercinta yang boleh dicoba:

    1. Dirty Laundry

    Posisi ini menjadi salah satu gaya bercinta yang cukup inovatif. Cukup mudah menggunakan posisi dirty laundry, hanya butuh mesin cuci untuk bersenang-senang.


    Pada posisi ini, istri duduk di atas mesin cuci dengan melingkarkan kaki pada pasangan sembari penetrasi berlangsung. Pelukan hingga ciuman bisa menambah kesenangan secara erotis bersama pasangan.

    2. Magic Mountain

    Pada posisi ini, pasutri duduk saling berhadapan dengan kaki ditekuk dan bersandar pada lengan. Tidak ada yang lebih sensual dari Posisi Magic Mountain. Karena dengan posisi ini, kontak mata pasutri bisa terjalin.

    3. Lotus

    Selain dapat melakukan kontak mata secara intens, posisi lotus memungkinkan kedua pasangan untuk memeluk bahkan mencium pasangan. Gaya bercinta ini dilakukan dengan suami duduk bersila dan istri duduk di pangkuannya dengan kaki dilingkarkan ke tubuh pasangan.

    4. Tub fun

    Ketika pasutri ingin menghilangkan stres, posisi tub fun menjadi pilihan yang tepat. Masuklah ke dalam bak mandi bersama pasangan, dengan kaki wanita yang menjuntai keluar dan pria di atas dengan air di sekelilingnya. Banyak orang percaya, posisi ini paling efektif bikin pasutri bersenang-senang sembari menghilangkan stres.

    5. Standing doggy style

    Sebagian besar pasutri mungkin pernah mencoba posisi seks doggy style. Namun biar berbeda dan anti-membosankan, posisi ini juga bisa dilakukan sambil berdiri. Pada posisi ini, istri merentangkan kaki dan membungkuk, sementara pria melakukan penetrasi dari belakang. Pada posisi ini, penetrasi bisa dilakukan dengan dalam maksimal.

    (vyp/vyp)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Berapa Lama Durasi Paling Pas buat Bercinta? Terapis Seks Bilang Gini


    Jakarta

    Banyak orang beranggapan, durasi bercinta adalah tolak ukur kepuasan pasangan saat berhubungan seks. Artinya semakin lama durasi bercinta, semakin besar kenikmatan yang dirasakan pasangan. Tak heran, banyak pasangan bertanya-tanya perihal durasi bercinta paling pas.

    Mengacu pada survei yang dikutip dari Healthline, seks yang berlangsung selama satu hingga dua menit ‘terlalu singkat’ sedangkan durasi 10 hingga 30 menit dianggap terlalu lama.

    Terapis seks menjelaskan bahwa seks bisa berlangsung selama tujuh hingga 13 menit ‘jika diinginkan’. Perlu dicatat, aktivitas yang dimaksud dalam durasi ini hanyalah berupa penetrasi, tidak termasuk foreplay dan jenis seks lainnya.


    Pasalnya, banyak orang menganggap ‘puncak’ dari hubungan seks adalah momen ketika suami-istri sudah mencapai orgasme, sedangkan kepuasan hanya bisa dicapai dengan sentuhan. Meski begitu, masih diperlukan banyak penelitian untuk menentukan durasi rata-rata yang diinginkan pasutri.

    Beberapa pasangan menginginkan durasi seks yang panjang, sementara yang lainnya lebih mengharapkan sesuatu yang cepat dan agresif. Alih-alih mengejar durasi panjang saat bercinta, sebaiknya prioritasnya kenyamanan dan kepuasan masihng-masing pihak dalam aktivitas seks.

    Faktor biologis juga bisa mempengaruhi durasi aktivitas seksual. Seiring bertambahnya usia, seseorang mungkin membutuhkan waktu lebih lama untuk terangsang. Vagina yang kering, rendahnya libido, serta bentuk alat kelamin juga bisa menjadi faktor yang mempengaruhinya.

    (vyp/vyp)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Seberapa Sering Pasutri Harus Bercinta dalam Seminggu?


    Jakarta

    Pernahkah muncul pertanyaan tentang seberapa sering sebaiknya pasutri berhubungan seks? Sangat wajar jika pertanyaan ini muncul dari kedua pasangan, tetapi yang perlu diingat setiap hubungan memiliki kebutuhan seksual yang berbeda.

    Lebih sering berhubungan seks bukan berarti hubungan pasutri itu menjadi lebih baik. Sebaliknya, fokus pada kualitas saat bercinta dapat memperkuat ikatan dengan pasangan.

    Tidak ada jawaban yang tepat untuk seberapa sering pasutri harus berhubungan seks. Dikutip dari Insider, sebuah studi tahun 2017 yang diterbitkan di Archives of Sexual Behavior yang mempelajari lebih dari 26.000 orang di 1989 sampai 2014, menemukan orang dewasa rata-rata berhubungan seks sebanyak 54 kali dalam setahun atau sekitar seminggu sekali.


    Namun frekuensinya bisa berubah tergantung pada usia seseorang. Penting juga dicatat bahwa seks adalah istilah luas yang mencakup banyak tindakan seksual, sehingga definisi dari setiap orang bisa berbeda-beda.

    Seminggu sekali mungkin menjadi jumlah rata-ratanya, tetapi ini bukan jumlah tepat bagi semua hubungan.

    “Meskipun mungkin ada seks yang ‘terlalu sedikit’ atau ‘terlalu banyak’ itu benar-benar subjektif dan bergantung pada pasangan,” kata Christene Lozano seorang terapis keluarga pernikahan dan kecanduan seks berlisensi.

    Jika salah satu pasangan merasa tidak puas dengan jumlah seks yang dilakukan, berbagai faktor secara fisik maupun mental seseorang bisa mempengaruhinya. Beberapa faktor yang mungkin menjadi penyebabnya yakni stres, masalah kesehatan, rutinitas yang dilakukan membosankan, sibuk, serta merasa tidak diperhatikan atau didengar oleh pasangan.

    Terlepas dari seberapa banyak atau sedikitnya seks yang dilakukan dengan pasangan, hubungan seksual memiliki berbagai manfaat dan menjadi bagian penting dari hubungan yang sehat.

    Intinya rata-rata orang dewasa berhubungan seks sekitar sekali dalam seminggu, tetapi ini tidak bisa dijadikan acuan untuk melakukan rutinitas pasutri. Meningkatkan kualitas seks dengan beberapa cara dapat menambah kepuasan saat bercinta, daripada hanya memikirkan jumlah bercinta dengan pasangan.

    Untuk meningkatkan kehidupan seks, pasutri dapat melakukan berbagai usaha seperti mengurangi stres, memaksimalkan foreplay, serta mencoba beberapa hal baru saat berhubungan seks.

    (Nala Andrianingsih/naf)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Nggak Perlu Obat Kuat, Ini 5 Cara Alami Bikin Sesi Bercinta Jadi Tahan Lama


    Jakarta

    Stamina yang baik tidak hanya diperlukan ketika lari maraton atau berenang. Stamina juga penting agar bisa bertahan lama di ranjang dan meningkatkan kepuasan seksual.

    Berdasarkan data dari National Institutes of Health, lebih dari 30 persen pria melaporkan mereka mengalami disfungsi seksual karena kurang aktif dan obesitas. Walhasil, banyak pria mencari cara untuk meningkatkan performa seksual mereka.

    Namun, tak dapat dipungkiri, stamina dan gairah seksual akan berfluktuasi dari waktu ke waktu. Perubahan besar dalam hidup, berbagai macam penyakit, perubahan fisik, dan obat-obatan dapat menyebabkan rendahnya gairah seks, seperti perubahan hormon, kelelahan, hingga gangguan psikologis.


    Jangan khawatir, terdapat berbagai cara untuk meningkatkan stamina seks tanpa harus mengonsumsi obat-obatan. Dikutip dari Healthshots, berikut adalah 5 cara alami yang efektif meningkatkan stamina seksual agar tahan lama di ranjang.

    1. Lakukan foreplay lebih lama

    Kebanyakan orang percaya bahwa penetrasi merupakan bagian terpenting yang menentukan keefektifan seks. Padahal, melakukan foreplay yang lebih lama dapat meningkatkan kepuasan seksual terutama pada wanita. Hal ini karena sangat sedikit wanita yang mencapai orgasme hanya dengan melakukan hubungan intim saja.

    2. Cobalah teknik start-stop

    Teknik start-stop dapat dicoba oleh pria yang ingin bertahan lebih lama di atas ranjang. Teknik ini dapat membantu tubuh beradaptasi dengan cara menunda ejakulasi dan membantu pria merasa lebih nyaman untuk tidak berejakulasi, bahkan saat melakukan aktivitas seksual yang intens dan penuh gairah.

    Untuk melakukan teknik ini, hentikan aktivitas seksual setiap kali merasa ejakulasi sudah dekat. Tarik napas dalam-dalam, dan mulailah lagi secara perlahan. Lalu berhenti lagi untuk menunda ejakulasi selama yang diinginkan.

    3. Perhatikan pola makan

    Pola makan dapat mempengaruhi stamina seks secara signifikan. Sayuran berdaun hijau, kacang-kacangan, kurma, dan makanan kaya omega dapat berdampak positif pada performa seksual. Beberapa makanan juga bersifat afrodisiak yang mampu meningkatkan libido. Makanan ini termasuk tiram, cokelat hitam, dan semangka.

    4. Mengelola stres

    Tingkat stres yang tinggi dapat mengganggu libido dan membuat ereksi menjadi sulit. Selain itu, orang yang cemas dapat merasa terganggu dari keintiman seksual. Terlebih, kecemasan akan performa dapat membuat seks tidak menarik dan menggairahkan.

    Manjakan diri dengan teknik-teknik pengurang stres seperti meditasi dan yoga. Selain itu, tidurlah dengan cukup dan berkualitas. Pasalnya, kualitas tidur yang buruk dapat berdampak negatif pada gairah seks seseorang.

    5. Mencoba hal-hal baru dengan pasangan

    Kepuasan seksual akan lebih terpacu oleh lingkungan yang penuh keseruan dan gairah. Setelah menjalin hubungan yang cukup lama, kehidupan seksual pasutri akan terasa rutin dan membosankan.

    Untuk mengatasi hal tersebut, lakukan aktivitas seksual yang belum pernah dicoba, seperti mencoba posisi seks baru dan melakukannya di lokasi yang berbeda. Selain itu, membicarakan fantasi seksual dengan pasangan juga dapat mewarnai kehidupan seks pasutri yang telah hambar.

    Tak terbatas oleh aktivitas seksual, melakukan hal-hal di luar kamar tidur, seperti traveling, memasak bercama, atau mendaki gunung juga dapat meningkatkan keharmonisan pasutri. Alhasil, gairah di ranjang pun dapat hidup kembali.

    (suc/suc)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • 6 Tanda Suami Hilang Mood buat Bercinta, Salah Satunya Jadi Banyak Diam


    Jakarta

    Pada dasarnya, wajar jika sesekali suami terkesan nggak mood untuk berhubungan seks. Kondisi seperti stres, kelelahan, hingga masalah medis tertentu bisa saja menjadi alasan para suami malas berhubungan seks.

    Namun memang tak bisa menutup mata, gairah dalam hubungan seks yang berkualitas juga bisa menopang keromantisan hubungan suami-istri. Sikap yang antusias dan penuh perhatian meningkatkan gairah seksual. Sebaliknya, kurangnya semangat bisa menyebabkan kekecewaan.

    Biar para istri nggak tebak-tebakan lagi perihal apakah suami sedang hilang mood buat bercinta, ini lho 6 tanda pria lagi malas buat berhubungan seksual:


    1. Kurang inisiatif saat bercinta

    Gairah saat bercinta seringkali bergantung pada pria, yang kemudian membuat wanita merasa diinginkan. Ketika pria kurang berinisiatif saat bercinta, tentu hal ini menunjukkan kemalasan yang dialaminya.

    Dikutip dari SmokeyMistery, seorang pasangan yang aktif dan bersemangat memulai keintiman, akan mencoba berbagai hal baru dan terus berusaha menambah hasrat seksual saat bercinta.

    2. Mementingkan kepuasan diri sendiri

    Menurut Bolde, salah satu tanda pria malas di ranjang yakni sesi bercinta berakhir setelah pria orgasme tanpa memperdulikan pasangannya. Dirinya merasa lelah dan langsung tidur, serta tidak peduli pada pasangan yang belum mencapai puncak kepuasan.

    Dikutip dari SmokeyMistery, tanda pria malas bercinta mungkin ditunjukkan melalui perilaku egoisnya yang hanya memprioritaskan keinginan pribadi. Pasangan yang penuh gairah memahami pentingnya memastikan keduanya merasakan pengalaman yang memuaskan.

    3. Minim foreplay

    Foreplay menjadi salah satu pintu menuju pengalaman seks yang memuaskan. Menurut SmokeyMistery, pemalas di ranjang biasanya akan buru-buru dan gagal mengeksplorasi tubuh dan keinginan pasangannya secara menyeluruh.

    4. Kurangnya komunikasi

    Komunikasi terbuka antar pasangan menjadi salah satu dasar untuk mendapatkan hubungan seks yang memuaskan. Dikutip dari SmokeyMistery, pria yang malas bercinta mungkin menghindari diskusi tentang keinginan, batasan, atau fantasi pasangan yang justru bisa menyebabkan kesalahpahaman.

    Pasangan penuh gairah dengan senang hati terlibat dalam percakapan tentang berbagai aspek dari keintiman untuk memastikan keduanya mencapai kepuasan bercinta.

    5. Tampak tidak tertarik dengan pasangan

    Sikap yang tampak tidak tertarik, secara signifikan dapat mempengaruhi suasana hati pasangan. Menurut SmokeyMistery, sikap penuh perhatian selama berhubungan seks menjadi tanda pria penuh gairah.

    6. Kurangnya spontanitas

    Spontanitas dan kejutan yang dilakukan saat bercinta, menambah kegembiraan dalam hubungan seksual. Dikutip dari SmokeyMistery, pria yang malas bercinta kurang antusias untuk memulai tindakan keintiman yang tidak terduga.

    Apabila terjadi beberapa tanda ini, sangat penting untuk pasutri melakukan komunikasi, kemudian keduanya berkomitmen untuk memperbaikinya.

    (vyp/vyp)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy