Tag: bercinta

  • Suami Catat! Ini 5 Tips agar Sesi Bercinta dengan Istri Makin ‘Hot’ dan Mesra

    Jakarta

    Sudah bukan rahasia lagi kalau wanita lebih ‘rumit’ dibandingkan pria dalam urusan seks. Selain kepuasan fisik, wanita umumnya juga membutuhkan kepuasan secara emosional agar ‘ritual’ bercinta terasa lebih nikmat.

    Salah satu cara mewujudkannya adalah dengan membangun romansa sebelum berhubungan seks. Sayangnya, banyak pria yang masih awam dan kerap mengabaikan proses ini saat hendak bercinta dengan pasangan.

    Buat para suami yang penasaran, berikut cara menciptakan mood romantis agar seks dengan istri terasa makin ‘jos’.


    1. Adakan kencan romantis

    Menikah bukan berarti suami dan istri tak lagi bisa merasakan indahnya masa pacaran. Dengan mengajak istri berkencan, suami bisa memanggil kembali perasaan cinta yang dirasakan saat di awal hubungan.

    Merencanakan kencan dengan istri juga tak perlu ribet. Anda bisa mengajaknya pergi makan malam, berjalan-jalan di taman, hingga bahkan meluangkan waktu untuk quality time bersama di rumah.

    2. Berbicara hati ke hati

    Terkadang, kesibukan sehari-hari membuat suami-stri tidak memiliki waktu untuk berkomunikasi dan saling berbagi isi hati. Karenanya, waktu berduaan sebelum bercinta bisa jadi waktu yang tepat untuk saling berbagi isi hati.

    Di momen ini, suami juga bisa membagikan fantasi seks yang selalu dibayangkan bersama pasangan. Percaya atau tidak, obrolan-obrolan ‘nakal’ tersebut bisa membuat pasangan menjadi semakin bergairah sehingga sesi bercinta menjadi tambah ‘hot’.

    3. Ciptakan mood yang sesuai

    Mood adalah faktor penting yang dapat memengaruhi perasaan seorang wanita. Walhasil, penting untuk menciptakan mood yang dapat membuat istri ‘turn on’ dan makin bergairah untuk berhubungan intim.

    Ada banyak cara yang bisa dilakukan. Misalnya, redupkan lampu, tahur kelopak bunga di dalam kamar atau di atas tempat tidur, memberi pijatan sensual kepada pasangan, melakukan foreplay, dan masih banyak lagi.

    4. Pertahankan kontak mata

    Bagi banyak orang, kontak mata adalah cara yang jitu untuk menciptakan romansa dengan pasangan. Terkadang, saling menatap dalam keheningan lebih efektif ketimbang untaian rayuan gombal.

    Apalagi jika dikombinasikan dengan mood yang sesuai. Hanya dengan kontak mata, suami bisa membuat istri makin merasa terbuai dan dimanja dengan perhatian yang diberikan.

    5. Nikmati dan jangan terburu-buru

    Saat tiba pada sesi bercinta, pastikan pasangan merasakan kenikmatan yang sama dengan suami. Jangan terburu-buru hanya karena suami sudah di ‘ujung’. Pastikan istri juga bisa menikmati setiap momen saat berhubungan seks.

    Tentunya akan lebih baik jika suami dan istri sama-sama bisa mencapai orgasme. Untuk itu, cobalah cari tahu apa yang membuat istri terangsang saat di ranjang serta letak titik-titik sensitif pada tubuh istri.

    (ath/vyp)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • 3 Posisi Seks Anti Ngos-ngosan Tapi Bikin Klimaks Maksimal


    Jakarta

    Ketika berbicara tentang posisi seks terbaik, biasanya pasangan suami istri akan mencari cara mendapatkan waktu yang berkualitas untuk keduanya. Biasanya, kegiatan ini dilakukan di malam hari, tepat sebelum tidur.

    Meski begitu, sebenarnya berhubungan seks tidak harus selalu menguras energi. Bisa juga mendapatkan kenikmatan dengan posisi yang tepat, tetapi tidak perlu mengeluarkan energi yang terlalu banyak.

    Para ahli mengatakan kunci untuk mendapatkan hasil yang maksimal dari posisi seks itu terletak pada kreativitas dan variasi. Berikut 3 posisi seks yang hemat energi dan pasutri mudah mencapai kenikmatan.


    1. Coital Alignment Technique (CAT)

    Posisi ini mirip dengan posisi misionaris biasa. Ini dilakukan dengan memulai seperti gaya misionaris, kemudian pria bisa menaruh tubuhnya menempel di atas badan pasangannya.

    Sementara pasangannya, bisa melingkarkan kakinya di sekitar pinggul si pria. Ini dilakukan untuk bisa mendapat rangsangan lebih pada klitoris wanita.

    Posisi CAT ini sangat bagus untuk orgasme dan memungkinkan suaminya untuk lebih bersemangat. Selain itu, CAT juga dapat membuat hubungan seks terasa lebih intim.

    2. In A Chair

    Di posisi ini, di pria bisa duduk di kursi dengan pasangan yang berada di atasnya. Lakukan penetrasi dengan posisi yang saling berhadapan.

    Dengan posisi ini, pasutri bisa melakukan ‘quickie’ kapan saja. Jadi, tidak perlu memerlukan waktu yang lama atau energi yang terlalu banyak.

    3. Reverse Cowgirl

    Untuk melakukan posisi ini, posisikan wanita di atas tubuh dan menghadap berlawanan. Di posisi ini, wanita akan mendapatkan rangsangan klitoris yang fantastis dari pasangannya.

    Dengan posisi ini, keduanya akan mendapatkan kenikmatan yang sama tanpa harus menguras banyak tenaga. Setelah itu, pasutri bisa kembali melakukan aktivitas rutin tanpa merasa kelelahan yang berlebih.

    (sao/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • 5 Variasi Seks Paling Mesra Biar Sesi Bercinta Makin ‘Panas’


    Jakarta

    Berbicara soal seks, salah satu hal pertama yang terlintas adalah kenikmatan birahi. Wajar saja, karena bercinta sejak lama memang menjadi cara untuk mendapatkan kenikmatan baik secara fisik maupun batin.

    Namun, bercinta tak hanya soal kepuasan semata. Sebab, proses berhubungan seksual sebenarnya bisa menjadi salah satu cara untuk meningkatkan hubungan dengan pasangan.

    Caranya bagaimana? Lewat posisi-posisi seks yang ‘mesra’. Ya, ternyata ada loh beberapa posisi seks yang diyakini bisa membuat hubungan antara suami dan istri makin intim. Jadi penasaran, posisi apa saja ya?


    1. Missionary

    Missionary adalah posisi seks paling standar yang dilakukan banyak pasutri. Meski terbilang biasa saja, missionary dianggap sebagai salah satu posisi seks yang bisa semakin mendekatkan hubungan antara suami dan istri. Kok bisa?

    Dalam posisi missionary, hampir seluruh tubuh suami dan istri saling bersentuhan. Sentuhan tersebut diyakini membuat hubungan seks terasa jadi semakin intim dan mesra. Tak hanya itu, missionary juga memungkinkan pasutri melakukan berbagai hal untuk menambah kemesraan, seperti berciuman, saling memeluk, dan lain sebagainya.

    2. Spooning

    Sama seperti missionary, spooning diyakini sebagai salah satu posisi seks yang paling ‘mesra’ karena kedekatan fisik antara suami dan istri. Pada posisi ini, suami melakukan penetrasi sambil memeluk istri dari belakang.

    Spooning juga terbilang sebagai posisi seks yang bikin nagih. Sebab, ada banyak variasi yang bisa dilakukan dalam posisi ini, misalnya menggenggam payudara istri dari belakang, berciuman, dan masih banyak lagi. Selain itu, banyak yang mengaku penetrasi pada posisi ini terasa lebih ‘jos’, jadi tak heran jika spooning jadi posisi favorit pasutri untuk meningkatkan kemesraan.

    3. Reverse Scoop

    Mirip dengan spooning, namun reverse scoop dilakukan dengan posisi suami dan istri saling berhadapan. Yang membuat gaya ini menggairahkan adalah posisi kaki suami dan istri yang saling menyilang satu sama lain, sehingga memunculkan kesan berpelukan secara menyeluruh.

    Sama seperti missionary, reverse scoop juga memungkinkan pasutri untuk melakukan aksi tambahan seperti meraba dan berciuman. Karena posisi wajah yang saling berdekatan, pasutri juga bisa melakukan sedikit foreplay tambahan dengan membisikkan kata-kata ‘nakal’ untuk menambah gairah bercinta.

    4. Face-Off

    Pada posisi ini, suami duduk di kursi atau tepi ranjang sementara istri ‘duduk’ di atas pangkuan suami untuk melakukan penetrasi. Sama halnya dengan tiga posisi lain, kehangatan yang dirasakan saat kedua tubuh berpelukan membuat sesi bercinta dalam posisi ini terasa jadi makin mesra.

    Ada banyak variasi face-off yang bisa dilakukan. Selain duduk, suami dan istri bisa melakukannya dalam posisi berdiri dengan bersandar di dinding. Variasi ini biasanya paling ‘jos’ jika dilakukan di kamar mandi saat pagi hari.

    (ath/naf)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Catat Pasutri! Alasan Tak Perlu Buru-buru Pakai Celana Dalam Sehabis Bercinta

    Jakarta

    Terdapat beberapa hal yang direkomendasikan para ahli terkait kesehatan dan kebersihan organ intim. Salah satu yang paling umum adalah untuk buang air kecil setelah berhubungan intim untuk menghindari infeksi saluran kemih.

    Meskipun jarang diketahui, terburu-buru menggunakan celana dalam sehabis bercinta ternyata juga tidak disarankan lho. Lantas, mengapa demikian? Berikut adalah alasan untuk tidak buru-buru pakai celana dalam sehabis bercinta.

    Dikutip dari Insider, dokter obstetri dan ginekologi Dr Carolyn DeLucia menjelaskan, mengenakan pakaian ketat langsung setelah berhubungan seks bukanlah ide yang baik. Penggunaan celana dalam, terutama yang terlalu ketat, akan meningkatkan kelembapan yang menjadi tempat berkembangbiaknya bakteri jahat.


    “Biasanya ada cairan tubuh yang berlebih dan gesekan menyebarkan bakteri di sekitar, membiarkan drainase dan udara bebas adalah ide yang baik,” kata Dr DeLucia.

    Dia mengatakan bahwa seseorang lebih baik tidak mengenakan apa-apa atau hanya menggunakan pakaian longgar setelah berhubungan seks agar tubuh secara alami dapat membersihkan dirinya sendiri.

    Selain itu, tidak menggunakan celana dalam sehabis bercinta juga dapat mengurangi risiko terjadinya infeksi. Melepaskan pakaian dalam setelah berhubungan seks memberi alat genital kesempatan untuk bernapas. Hal ini dapat mengeringkan kelembapan yang berlebih dan menjaga daerah sensitif seseorang tetap sehat.

    Gunakan Pakaian yang Menyerap Keringat

    Dikutip dari WebMD, tempat yang panas dan berkeringat merupakan lokasi yang disukai bakteri dan jamur untuk berkembang. Jadi, kenakan pakaian yang memungkinkan udara masuk atau hindari pakaian dalam sama sekali sehabis berhubungan intim.

    Wanita harus menghindari stoking, korset, dan celana dalam yang terlalu ketat. Celana dalam berbahan katun sangat cocok untuk pria dan wanita. Celana dalam jenis ini memungkinkan terjadinya sirkulasi udara dan menyerap kelembaban.

    (Syifaa F. Izzati/naf)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Bercinta Malam atau Pagi Hari, Mana yang Lebih ‘Jos’? Gini Kata Pakar Seks


    Jakarta

    Bercinta memang bisa dilakukan kapan saja. Namun bagi sebagian banyak orang, pagi dan malam hari merupakan waktu favorit untuk melakukan hubungan intim.

    Tentu bukan tanpa alasan. Ada yang berpendapat berhubungan seks di pagi hari bisa membantu meningkatkan mood dan energi untuk beraktivitas. Di sisi lain, tak sedikit yang lebih memilih bercinta di malam hari dengan alasan dapat membantu mereka beristirahat dengan baik.

    Seperti apa sih fakta yang sebenarnya? Apakah lebih bermanfaat berhubungan seksi di pagi atau malam hari? Begini penjelasan pakar.


    Seks di Pagi Hari

    Secara umum, pagi hari menjadi waktu bercinta favorit banyak pria. Bahkan, hal ini sudah terbukti melalui sejumlah studi.

    Konsultan sekaligus edukator disabilitas dan seksualitas, Robin Wilson-Beattie, menjelaskan hal tersebut dipicu oleh kadar hormon testosteron yang memuncak di pagi hari. Inilah yang membuat pria lebih ‘bersemangat’ di pagi hari ketimbang wanita.

    “Pagi hari adalah waktu di mana tingkat testosteron mencapai puncaknya, karena mereka diproduksi saat sedang tidur,” terang Wilson-Beattie, dikutip dari Huffpost, Kamis (21/9/2023).

    Berhubungan seks juga membantu meningkatkan mood dan suasana hati di pagi hari. Ahli terapi seks Nazanin Moali menjelaskan saat berhubungan seks, tubuh akan melepaskan hormon endorphin dan dopamin yang membuat mood dan pikiran menjadi lebih rileks dan ‘happy’.

    “Karena itu, ia (seks) menjadi cara yang pas untuk membuat mood menjadi lebih baik untuk memulai hari Anda,” imbuhnya.

    Meski begitu, tidak semua orang bisa merasakan manfaat yang sama dari morning sex. Moali mengatakan kesibukan di pagi hari, seperti urusan kantor, mengantar anak ke sekolah, dan lain sebagainya bisa memengaruhi mood untuk bercinta di pagi hari.

    “Selain itu, stres yang muncul di pagi hari bisa membuat fungsi seksual Anda terganggu, yang mana akhirnya membuat performa Anda tidak sesuai dengan yang diharapkan dan membuat pagi Anda berawal dengan tidak baik,” terangnya.

    Kendati morning sex juga bisa membuat sebagian orang merasa berenergi, tidak sedikit pula yang mager setelah selesai berhubungan intim. Pasalnya, hormon endorphin dan dopamin membuat tubuh dan mood menjadi lebih rileks. Hal ini tentunya tidak ideal bagi orang-orang yang memiliki rutinitas pagi yang sangat padat.

    Seks di Malam Hari

    Sejak lama, malam hari menjadi waktu bercinta yang ideal bagi banyak orang. Wilson-Beattie mengungkapkan alasan orang-orang memiliki mood bercinta yang lebih besar di malam hari karena mereka sudah terbebas dari seluruh kewajiban dan rutinitas di hari tersebut.

    “Setelah disibukkan oleh pekerjaan, anak, dan aktivitas lainnya, malam hari adalah waktu yang tempat untuk bersantai sejenak, hanya Anda dan pasangan mengakhiri hari dengan sesi bercinta sebelum tidur,” ucapnya.

    Lalu, apa manfaat melakukan hubungan seks di malam hari? Menurut spesialis neurologi dan kesehatan tidur dari Sutter Health, California, Amer Khan, kepuasan seksual seusai bercinta dapat membantu seseorang lebih mudah tertidur.

    “Perasaan puas baik secara fisik dan mental dari berhubungan seks dapat meningkatkan mood, memberikan perasaan tenang, menghilangkan stress, serta membuat pikiran Anda menjadi lebih rileks sehingga lebih mudah untuk tertidur lelap,” tuturnya.

    Namun, sesi bercinta tidak dianjurkan jika di hari tersebut Anda sudah mengalami kelelahan yang luar biasa, baik secara fisik maupun mental.

    “Stres yang muncul akibat aktivitas harian mungkin masih ada di pikiran Anda, dan sulit untuk merubah ini menjadi sesuatu yang dapat memicu gairah seksual,” ujar Moali.

    “Tubuh Anda secara fisik mungkin merasa nyeri akibat beraktivitas sepanjang hari,” pungkas Wilson-Beattie.

    (ath/ath)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Suami Catat! Ini Teknik Foreplay yang Bisa Bikin Gairah Istri Meledak


    Jakarta

    Soal seks, wanita memang lebih rumit dibanding pria. Berbeda dengan pria yang siap ‘tempur’ kapan saja, dibutuhkan waktu dan perlakuan khusus untuk memunculkan mood dan gairah bercinta pada wanita.

    Salah satunya caranya adalah dengan melakukan foreplay atau pemanasan. Meski sederhana, teknik-teknik foreplay yang dilakukan dengan tepat bisa membuat wanita makin cepat ‘turn on’ dan mencapai orgasme saat berhubungan seksual.

    Pertanyaannya sekarang, seperti apa sih teknik foreplay yang efektif tersebut? Berikut bahasannya.


    1. Kata-kata Nakal

    Kata-kata romantis memang biasa diucapkan untuk membangun mood. Tapi dikutip dari Muscle and Fitness, kalimat nakal ternyata lebih efektif untuk membuat wanita merasa horny saat bercinta.

    Kata-kata nakal adalah salah satu cara yang ampuh untuk menyampaikan hasrat dan hal yang Anda inginkan dari pasangan. Dipadu dengan atmosfir yang pas, sepatah dua patah kata-kata nakal bisa membuat wanita menjadi lebih agresif dan bergairah saat bercinta.

    2. Lemah Lembut

    Wanita adalah mahluk yang lembut. Karena itu, tidak heran jika mereka juga ingin diperlakukan dengan penuh kelembutan, termasuk dalam urusan seksual.

    Ini bisa dilakukan dengan gesture sederhana seperti membelai pipi dan tubuhnya, memberikan ciuman secara perlahan ke sekujur tubuh, dan lain sebagainya. Hal tersebut tidak hanya membuat wanita menjadi terangsang, tapi mereka juga merasa diapresiasi.

    3. ‘Seni’ Melepas Pakaian

    Foreplay tak selalu dimulai suami-istri berada di atas ranjang tanpa mengenakan busana. Bahkan, momen menanggalkan pakaian pasangan sudah bisa jadi foreplay tersendiri.

    Ada banyak cara sensual untuk melepaskan pakaian istri Anda. Semua itu tergantung pada faktor-faktor seperti jenis pakaian yang dikenakan, mood, tempat, dan lain sebagainya. Sedikit ‘sandiwara’ saat Anda melepas pakaian membuat gairah istri makin memuncak saat berhubungan seksual.

    4. Temukan Titik Sensitifnya

    Selain vagina, wanita memiliki sejumlah titik sensitif di tubuhnya. Ketika titik-titik tersebut mendapat rangsangan, maka wanita akan semakin turn on dan lebih mudah mencapai orgasme saat bercinta.

    Di sini lah tantangan buat para suami. Sebab, tiap wanita memiliki titik rangsangan yang berbeda-beda. Butuh beberapa kali trial dan error sampai suami bisa benar-benar menemukan titik rangsangan yang tepat pada tubuh istri.

    5. Sentuh Semua Secara Bersamaan

    Seks tidak hanya soal gerakan atau posisi. Setiap organ tubuh bisa memainkan peran yang signifikan untuk menambah keseruan di ranjang.

    Misalnya, suami bisa menggunakan tangan untuk memberi rangsangan di titik sensitif istri. Hal lain yang bisa suami lakukan adalah memberi ciuman mesra saat sedang dalam posisi sitting atau missionary. Ada banyak kombinasi yang bisa dilakukan. Semakin sering suami-istri bereksplorasi, tentu akan semakin banyak variasi yang bisa ditemukan.

    (ath/vyp)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Paksu Catat! 3 Rahasia Bikin Wanita Capai Puncak Kenikmatan saat Bercinta


    Jakarta

    Banyak orang percaya, wanita lebih sulit mencapai orgasme di kala bercinta dibandingkan pria. Sebenarnya, sulit atau mudahnya wanita mencapai orgasme tak melulu berkaitan dengan ‘skill’ pasangannya di ranjang. Pasalnya, kunci utama untuk wanita bisa mencapai orgasme adalah ‘pemanasan’ maksimal sebelum bercinta dan pemahaman pasangan akan titik-titik sensitif yang membuat wanita cepat terangsang.

    Dikutip dari Everyday Health, berikut adalah tiga rahasia untuk mencapai orgasme pada wanita.

    1. Lakukan Foreplay Lebih Lama

    Kebanyakan wanita membutuhkan banyak stimulasi fisik dan emosional untuk terangsang, terlumasi, dan siap untuk orgasme. Itulah mengapa pemanasan sangat penting.


    Foreplay tidak untuk dilakukan secara terburu-buru. Faktanya, pemanasan ini dapat dimulai beberapa jam sebelum berhubungan intim, dan setiap menitnya akan mempersiapkan seorang wanita untuk orgasme. Foreplay dapat dilakukan dengan beberapa cara berikut.

    Bangun Mood-nya

    Untuk sebagian wanita, rangsangan pada perasaan sama pentingnya dengan rangsangan fisik. Pesan menggoda di siang hari misalnya, dapat membuatnya terangsang. Lilin, bunga segar, dan musik juga dapat menciptakan suasana yang penuh kasih dan sensual. Bagi wanita, kedekatan dan keintiman emosional dapat berujung pada pengalaman seksual yang lebih memuaskan.

    Sentuhan Lembut

    Belaian lembut dapat menciptakan gairah seksual pada wanita, seperti memeluk, memegang tangan, atau menyentuh paha. Orgasme pada wanita lebih mungkin terjadi ketika mereka dicium dan disentuh daerah tubuh erotisnya. Payudara adalah zona sensitif seksual, tetapi bukan satu-satunya. Cobalah membelai punggung atau pahanya, atau selipkan jari-jari tangan pada helaian rambutnya.

    Jalin Komunikasi Terbuka

    Wanita cenderung lebih verbal daripada laki-laki. Memberi wanita pujian dapat membantunya untuk lebih membuka diri dan menikmati waktu dengan sang pasangan.

    2. Kenali ‘Sweet Spot’ pada Wanita

    Terdapat dua tempat pada tubuh yang sangat penting untuk mencapai orgasme pada wanita. Berikut adalah cara menstimulasi keduanya agar wanita dapat mencapai orgasme.

    Klitoris

    Organ kecil ini memiliki ujung saraf yang tinggi dan dapat ditemukan di dekat bagian atas vulva. Klitoris ditutupi oleh sedikit kulit yang disebut tudung klitoris, yang menjaganya agar tidak dirangsang setiap saat. Jadi, klitoris dapat dirangsang dengan sentuhan lembut. Setelah wanita terangsang, tudung akan menarik kembali dan klitoris akan menjadi tegak.

    G-spot

    G-spot terletak di dalam Miss V. Area ini adalah sekumpulan ujung saraf sekitar dua inci dari tulang kemaluan di bagian dalam, dinding atas Miss V. Untuk menemukan G-spot, masukkan jari dengan lembut ke dalam Miss V dengan telapak tangan menghadap ke atas, lalu tekuk jari ke atas.

    Jangan lupa, beberapa wanita senang jika G-spot mereka dirangsang secara langsung, sementara yang lain lebih menyukai sedikit tekanan pada area sensitif ini. Jelajahi berbagai teknik dan tanyakan pada pasangan mana yang paling disukainya.

    NEXT: Posisi Paling Pas

    3. Cobalah Posisi Seks Terbaik untuk Wanita

    Berdasarkan tips sebelumya dapat diketahui bahwa posisi seks terbaik untuk orgasme wanita adalah posisi yang memberikan rangsangan maksimal pada klitoris atau G-spot. Posisi-posisi ini meliputi:

    Woman on top

    Posisi wanita berada di atas ini memberikan beberapa stimulasi terbaik pada G-spot. Wanita juga dapat menggerakkan tubuhnya dengan cara yang bisa merangsang klitoris.

    Rear entry

    Posisi ini tidak begitu merangsang klitoris, tetapi dapat memberikan penetrasi dan stimulasi yang sangat baik pada G-spot.

    Duduk

    Posisi duduk memungkinkan penetrasi yang dalam dan stimulasi klitoris yang baik. Posisi duduk ini juga memberikan kesempatan untuk memperdalam keintiman dengan pasangan.

    (Syifaa F. Izzati/vyp)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Ssst… Waktu Terbaik untuk Bercinta Bagi Pasutri Ternyata pada Jam Ini Lho


    Jakarta

    Bagi pasangan suami istri, , malam hari adalah waktu bercinta yang terbaik. Bagimana tidak? Setelah dipertemukan banyak masalah sepanjang hari, seks bisa jadi cara yang mudah dan nikmat untuk melepas stres.

    Namun, nyatanya malam hari bukanlah waktu yang ideal untuk memadu kasih. Dikutip dari Men’s Health, beberapa hasil penelitian justru mengungkap bahwa waktu terbaik berhubungan seks adalah sore hari, tepatnya pukul 3 sore.

    Menurut pakar hormon Alisa Vitti, di waktu tersebut hormonal pria dan wanita berada dalam kondisi yang paling sinkron.


    Vitti mengatakan, pria berada dalam kondisi fisik paling bugar pada pagi dan siang hari, kemudian mencapai puncak estrogen di sore hari. Sementara, wanita mengalami puncak kadar kortisol juga pada sore hari.

    “Kombinasi tersebut membuat pria lebih emosional saat berhubungan seks dan lebih mampu untuk fokus pada kebutuhan dan kepuasan pasangannya,” ungkap Vitti.

    Apabila terasa sulit menyesuaikan waktu untuk berhubungan seks di sore hari, periode lain yang juga dianggap ideal yakni pagi hari. Sebuah studi menuturkan bahwa waktu terbaik untuk berhubungan seks adalah sekitar pukul 7.30 pagi.

    Para peneliti menyimpulkan bahwa morning sex membantu melepaskan endorfin yang menurunkan tekanan darah dan mengurangi stres.

    (suc/suc)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Harus Sesering Apa Bercinta Biar Pasangan Makin ‘Bucin’? Kata Ahli Sih Begini


    Jakarta

    Sudah menjadi rahasia umum, hubungan seks yang berkualitas adalah kunci di balik kerekatan hubungan pasutri. Tetapi, masih banyak yang bingung harus berapa kali sih bercinta supaya pasangan tetap happy?

    Seorang terapis seks, Marcus, berusaha menjawab pertanyaan tersebut. Menurutnya, frekuensi seks yang ideal bisa berbeda-beda pada setiap pasangan, tidak ada jawaban yang benar atau salah.

    “Ada beberapa pasangan yang suka melakukan banyak hubungan seks, dan ada beberapa pasangan yang baik-baik saja dengan jumlah yang sedikit,” katanya kepada Newsweek.


    “Tapi, pengalaman saya untuk sebagian besar pasangan jangka panjang adalah sekitar seminggu sekali (berhubungan seks),” sambungnya.

    Apakah Berhubungan Seks Seminggu Sekali Itu Masih Normal?

    Studi tersebut mungkin menemukan bahwa korelasi seks dan kebahagiaan mencapai puncaknya pada frekuensi sekali seminggu. Namun, tidak ada klaim bahwa ini adalah jumlah seks yang tepat untuk setiap pasangan.

    Para peneliti menemukan bahwa sebagian besar pasangan, tingkat kebahagiaannya tidak meningkat setelah melakukan hubungan seks seminggu sekali. Hal ini menunjukkan bahwa kualitas dalam hubungan seks lebih penting daripada kuantitasnya.

    Marcus percaya bahwa banyak orang yang memiliki ekspektasi yang tidak realistis dalam hubungan seks. Hal itulah yang bisa mempersulit hubungan seks.

    “Jika kedua belah pihak merasa puas dengan jumlah hubungan seks yang mereka lakukan dan tidak mengganggu kehidupan mereka, maka tidak ada istilah terlalu banyak berhubungan seks,” pungkasnya.

    (sao/vyp)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Bapak-bapak, Sperma Cepat Keluar Melulu Saat Seks? Begini Cara Mengatasinya


    Jakarta

    Sperma cepat keluar atau ejakulasi dini merupakan suatu kondisi yang sering kali menjadi keluhan pasutri. Pasalnya, kondisi ini dapat memengaruhi kehidupan seks dengan menjadikannya kurang memuaskan bagi kedua pasangan.

    Ejakulasi dini merupakan kondisi saat seorang pria ejakulasi terlalu cepat ketika berhubungan intim, sering kali sebelum atau sesaat setelah penetrasi. Dikutip dari Mayo Clinic, ejakulasi dini adalah keluhan seksual yang umum terjadi. Sebanyak satu dari tiga orang mengatakan mereka pernah mengalaminya.

    Ejakulasi dini tidak perlu dikhawatirkan jika tidak sering terjadi. Namun, seseorang mungkin didiagnosis ejakulasi dini jika:


    • Selalu ejakulasi dalam waktu 1 sampai 3 menit setelah penetrasi
    • Tidak dapat menunda ejakulasi saat berhubungan seks
    • Merasa tertekan, frustrasi, dan cenderung menghindari keintiman seksual sebagai akibatnya.

    Penyebab Ejakulasi Dini

    Dikutip dari Cleveland Clinic, ejakulasi dini dapat disebabkan oleh faktor fisik, kimia, dan psikologis.

    Masalah fisik dan kimia meliputi:

    • disfungsi ereksi
    • masalah hormonal dengan level oksitosin
    • rendahnya level serotonin dan dopamin
    • penis yang sangat sensitif terhadap rangsangan
    • Masalah psikologis meliputi:
    • kecemasan
    • stres
    • masalah hubungan
    • depresi

    Cara Menangani Ejakulasi Dini

    Ejakulasi dini adalah kondisi yang dapat ditangani. Dikutip dari WebMD, berikut adalah cara yang dapat dilakukan untuk mengontrol ejakulasi dini.

    1. Teknik ‘stop and start’

    Rangsanglah penis hingga merasa akan mengalami orgasme. Hentikan rangsangan selama sekitar 30 detik atau sampai perasaan itu berlalu. Mulai rangsangan lagi dan ulangi selama tiga atau empat kali sebelum ejakulasi.

    2. Teknik ‘the squeeze’

    Teknik ini mirip dengan teknik sebelumnya. Namun, ketika merasa akan mencapai orgasme, remaslah kepala penis hingga ereksi hilang. Ulangi hal ini beberapa kali sebelum ejakulasi

    3. Pikirkan hal lain

    Beberapa pria menemukan bahwa jika mereka memikirkan hal-hal nonseksual saat berhubungan intim, mereka dapat bertahan lebih lama.

    3. Perkuat otot

    Otot dasar panggul atau ‘pelvic muscle’ yang lebah terkadang berkontribusi pada ejakulasi dini. Latihan kegel dapat membantu memperkuatnya.

    4. Gunakan kondom

    Menggunakan kondom dapat mengurangi sensitivitas sehingga seks dapat bertahan lebih lama.

    5. Berkonsultasi

    Seorang psikolog atau psikiater dapat membantu mengatasi masalah seperti depresi, kecemasan, atau stres yang mungkin berkontribusi pada ejakulasi dini.

    (naf/naf)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy