Tag Archives: bercinta

Ternyata Segini Frekuensi Ideal Bercinta yang Diidam-idamkan Pasutri


Jakarta

Seks sering dipandang sebagai indikator yang menentukan kebahagian pasangan. Konon, semakin sering pasangan bercinta, semakin harmonis hubungan di antara keduanya.

Lantas, apakah ada angka ideal bercinta yang menjadi acuan dalam menentukan kebahagiaan pasangan? Sebuah survei yang baru-baru ini dilakukan dapat menjawab pertanyaan tersebut.

Dikutip dari Daily Star, tim peneliti dari Inggris melakukan survei terhadap pasutri untuk mencari tahu frekuensi bercinta ideal yang bisa membuat pasangan bahagia. Berdasarkan data dari 2.000 pasutri yang sudah menikah selama lebih dari 10 tahun, idealnya minimal tujuh kali bercinta dalam sebulan.


Lebih lanjut, studi tersebut juga mencari tahu rahasia pasutri bisa terus langgeng dan harmonis. ‘Bersenang-senang bersama’ keluar sebagai jawaban nomor satu, diikuti oleh ‘mengakui ketika berbuat salah’ dan ‘saling mendukung satu sama lain’ masing-masing di posisi kedua dan ketiga.

Berikut 10 jawaban teratas kunci untuk memiliki hubungan yang bahagia, harmonis, dan langgeng:

  1. Bersenang-senang atau berbagi kesenangan bersama – 64 persen
  2. Mengakui kesalahan – 51 persen
  3. Saling mendukung satu sama lain – 50 persen
  4. Kompromi – 50 persen
  5. Tidak menyimpan rahasia satu sama lain – 43 persen
  6. Bisa saling menertawakan satu sama lain – 42 persen
  7. Selalu mengucapkan ‘I love you’ – 42 persen
  8. Memiliki selera humor yang sama – 41 persen
  9. Tidak mencoba merubah pasangan – 36 persen
  10. Berhubungan seks secara rutin – 32 persen

(ath/naf)

Sumber : health.detik.com

Image : unsplash.com/ Spacejoy

7 Cara Bikin Gairah Seksual ‘Menggebu-gebu’, Biar Nggak Cepat Loyo saat Bercinta

Jakarta

Kecemasan, usia, hingga kondisi kesehatan dapat mempengaruhi dorongan seks pria maupun wanita. Rendahnya libido berpengaruh pada hubungan dengan pasangan serta harga diri seseorang.

Karena hal itu, diperlukan sejumlah cara efektif untuk mengatasi kondisi tersebut agar kehidupan seks tetap berkualitas. Dikutip dari MedicalNewsToday, ada beberapa cara untuk meningkatkan gairah pasangan secara alami.

1. Kelola kecemasan

Kecemasan yang tinggi merupakan salah satu faktor yang membuat libido pria dan wanita anjlok. Kesibukan kerja hingga tekanan hidup lainnya membuat hasrat seksual seseorang semakin rendah.


Kecemasan dan stres juga dapat membuat seseorang lebih sulit mendapatkan atau mempertahankan ereksi, sehingga menghalangi seseorang untuk berhubungan seks. Tinjauan disfungsi ereksi pada pria muda tahun 2017 menunjukkan bahwa depresi dan kecemasan dapat menyebabkan penurunan libido dan peningkatan disfungsi seksual.

2. Meningkatkan kualitas hubungan

Banyak orang mengalami jeda dalam hasrat dan frekuensi seksual pada titik-titik tertentu dalam suatu hubungan. Hal ini mungkin terjadi setelah bersama seseorang dalam waktu lama atau jika seseorang merasakan adanya masalah dalam hubungan intimnya.

Merencanakan kencan bersama, banyak berdiskusi, serta menyisihkan waktu yang berkualitas untuk satu sama lain dapat dilakukan untuk meningkatkan libido yang rendah.

3. Foreplay

Kebanyakan orang umumnya dapat meningkatkan hasrat seksualnya dengan menghabiskan lebih banyak waktu untuk melakukan foreplay sebelum berhubungan seksual. Bagi sebagian wanita pemanasan seks dirasa sangat penting. Penelitian di 2017 menjelaskan, hanya sekitar 18 persen wanita yang mengalami orgasme dari hubungan seks, sementara 33,6 persen melaporkan bahwa rangsangan pada klitoris diperlukan untuk mencapai orgasme.

4. Menjaga kualitas tidur

Kualitas tidur yang baik dapat meningkatkan energi serta suasana hari seseorang. Sebuah studi skala kecil pada wanita pada tahun 2015 menunjukkan, tidur lebih banyak pada malam sebelumnya meningkatkan hasrat seksual mereka keesokan harinya.

Wanita yang memiliki waktu tidur rata-rata lebih lama melaporkan, gairah genital yang lebih baik dibandingkan mereka yang memiliki waktu tidur lebih pendek.

5. Mengonsumsi makanan bergizi

Menerapkan pola makan bergizi dapat bermanfaat bagi gairah seks seseorang dengan meningkatkan sirkulasi yang baik dan kesehatan jantung. Bahkan dengan mengurangi atau menghilangkan makanan tertentu dapat menurunkan libido.

Sindrom metabolik dan penyakit kardiovaskular dapat mempengaruhi fungsi seksual, serta sindrom ovarium polikistik juga dapat mempengaruhi kadar hormon.

Mengonsumsi makanan kaya sayur, rendah gula, dan tinggi protein tanpa lemak dapat membantu mencegah gangguan yang memengaruhi libido.

6. Olahraga rutin

Sebuah studi tinjauan 2015 terhadap pria yang menjalani terapi kekurangan androgen yang mengakibatkan turunnya kadar testosteron, menemukan bahwa olahraga teratur membantu mengatasi libido rendah.

7. Berhenti merokok

Merokok berdampak negatif pada sistem kardiovaskular seseorang. Terlebih kesehatan jantung berperan penting pada fungsi seksual.

Peningkatan energi dan dorongan seks dapat dialami seseorang setelah berhenti merokok.

(suc/suc)

Sumber : health.detik.com

Image : unsplash.com/ Spacejoy

Ternyata Segini Durasi ‘Normal’ Bercinta demi Mencapai Klimaks


Jakarta

Survei anggota Society for Sex Therapy and Research mengungkap durasi ‘normal’ berhubungan seks biasanya berlangsung selama tiga sampai tujuh menit. Hubungan seks satu hingga dua menit tergolong terlalu singkat sedangkan durasi seks 10 sampai 30 menit dianggap terlalu lama.

Dikutip dari Healthline, durasi tersebut terhitung dari mulainya berhubungan seks, di luar sesi foreplay. Sementara, menurut jajak pendapat X yang dikutip dari GQ, pada 2.380 responden, sebanyak 61 persen melakukan hubungan seks yang berlangsung sekitar 5 sampai 10 menit, di luar foreplay. Kemudian 26 persen mengatakan sesi bercinta mereka bisa bertahan lebih dari 11 menit.

Sejumlah responden menyebut kunci dari durasi yang diinginkan adalah komunikasi antarpasangan. Hal ini penting demi membuat hubungan seks menyenangkan. Sebagian orang menginginkan hubungan seks dengan durasi lama juga sensual, sementara yang lain ingin bercinta secara cepat dan agresif. Kuncinya adalah memprioritaskan kepuasan pasangan saat berhubungan daripada memperhitungkan durasi bercinta.


Meskipun demikian terdapat beberapa faktor biologis yang mempengaruhi durasi berlangsungnya aktivitas seksual. Mulai dari umur, bentuk penis hingga disfungsi seksual.

Sentuhan di area tertentu dan posisi bercinta yang dapat memicu klimaks bisa membantu lebih cepat mencapai orgasme. Intinya ekspektasi masing-masing pasangan dan keinginan bersama mempengaruhi berapa lama seks dapat bertahan.

(naf/naf)

Sumber : health.detik.com

Image : unsplash.com/ Spacejoy

Cara Mengatasi Miss V Kering untuk Mencegah Rasa Sakit Saat Berhubungan Intim


Jakarta

Vagina terasa kering saat berhubungan intim menjadi salah satu alasan bercinta terasa menyakitkan. Vagina yang kering saat berhubungan intim bisa memicu lecet di area tersebut.

American College of Obstretician and Gynecologist (ACOG), mengatakan bahwa hampir tiga dari empat wanita akan merasakan rasa sakit saat berhubungan seks di beberapa titik selama hidup mereka. Salah satu hal yang memicu yakni kurangnya lubrikasi ketika berhubungan seks.

Kadar estrogen yang rendah juga bisa menjadi penyebab kekeringan pada vagina. Estrogen merupakan hormon yang membuat vagina tetap terlumasi dan elastis.


Dikutip dari Everyday Health, perawatan pada vagina kering harus disesuaikan dengan penyebabnya. Namun secara umum meminum banyak air dan menghindari infeksi atau hal yang dapat mengiritasi jaringan juga dapat dilakukan.

Cara Mengatasi Miss V Kering Saat Berhubungan Intim.

Dalam beberapa kasus, dokter merekomendasikan perawatan lokal seperti sisipan estrogen vagina. Selain itu berikut beberapa pilihan yang dapat dilakukan untuk mengatasi vagina kering saat bercinta.

1. Memakai pelumas

Memakai pelumas pada vagina dapat membantu mengatasi kekeringan dan rasa sakit saat berhubungan seks. Produk pelumas yang berbahan petroleum jelly bisa dipilih saat vagina terasa kering saat bercinta.

2. Foreplay

Melakukan foreplay sebelum berhubungan seks dapat membantu mengatasi kekeringan di area kewanitaan dan membuat hubungan intim menjadi lebih menyenangkan.

3. Konsumsi vitamin A

Vitamin A dapat membantu mengatasi kekeringan vagina. Asupan ini bisa ditemukan pada wortel, sayuran berdaun hijau, ubi, brokoli, juga blewah.

(kna/kna)

Sumber : health.detik.com

Image : unsplash.com/ Spacejoy

Vaginismus Bikin Wanita Sakit saat Bercinta, Bisakah Picu Gancet?


Jakarta

Vaginismus adalah salah satu bentuk kondisi disfungsi seksual. Ketika pasangan melakukan penetrasi saat berhubungan, otot vagina secara tidak sadar mengencang dan ‘menjepit penis’. Kondisi ini dapat menimbulkan rasa sakit ketika melakukan hubungan intim.

Selain menimbulkan rasa nyeri, vaginismus juga dapat menyebabkan fenomena ‘gancet’. Gancet merupakan sebuah fenomena yang langka yang terjadi ketika berhubungan seksual.

Kondisi ini membuat organ intim pasangan saling menyangkut satu sama lain. Secara medis, pasangan yang gancet disebut dengan penis captivus.


Dokter spesialis obstetri ginekologi dan praktisi medis vaginismus, dr Robbi Asri Wicaksono, SpOG menjelaskan bahwa kasus gancet ini sangat jarang terjadi.

“Fenomena gancet sebetulnya kejadiannya sangat jarang. Sangat jarang, angka persisnya saya sendiri belum menemukan secara ilmiah,” terang spesialis obstetri ginekologi dan praktisi medis vaginismus, dr Robbi dalam program e-Life.

dr Robbi menjelaskan bahwa vaginismus merupakan salah satu penyebab gancet yang paling umum. Namun, ia menambahkan bahwa kasus gancet sangat sedikit dan kebanyakan kasus vaginismus penetrasi bahkan sama sekali tidak bisa dilakukan.

Alih-alih mengejek atau menggerebek, dr Robbi mengatakan orang yang mengalami gancet harus segera dibawa ke rumah sakit. Terlambatnya pertolongan dapat berakibat fatal hingga menyebabkan kematian karena pasien bisa kehabisan napas saat tubuh saling bertumpuk.

Ia menuturkan bahwa menarik penis secara paksa dari vagina juga tidak akan membantu mengatasi gancet.

“Bila anda menemukan kasus seperti itu segera bawa mereka ke UGD rumah sakit dengan fasilitas kamar operasi. Kamar operasi ini bukan untuk pasien dilakukan operasi, sama sekali bukan. Tapi dua pasien itu harus dilakukan pembiusan total,” bebernya.

“Bahkan di berita tahun 70-an, dua orang (gancet) ini sampai meninggal dunia. Karena apa? Secara medis dua orang bertumpuk seperti itu akan terjadi gangguan pada rongga dada, pada pernapasan. Pada akhirnya orang-orang ini meninggal karena tidak bisa bernapas satu sama lain,” sambungnya.

Tanda-tanda Vaginismus

dr Robbi mengatakan bahwa tanda-tanda yang ditimbulkan dari vaginismus umumnya diketahui ketika berhubungan intim. Salah satu contohnya adalah pasangan sulit melakukan penetrasi.

“Tanda terbanyak memang diketahui saat aktivitas seks. Jadi kalau perempuan sudah mengalami masalah dengan penetrasi seksual, misalnya kendala seperti bisa masuk tapi sulit, bisa masuk tapi tidak konsisten, bisa masuk tapi hanya setengah, bisa masuk tapi selalu sakit walau lubrikasinya sudah ditambahkan,” jelas dr Robbi.

Tanda lain yang dapat ditimbulkan adalah rasa nyeri yang tidak tertahankan saat menggunakan menstrual cup atau tampon.

“Orang-orang dengan vaginismus ini diketahuinya dari situ dan memang secara medis mengkonfirmasi vaginismus dari yang sudah dialami sendiri oleh penderita,” pungkas dr Robbi.

(avk/kna)

Sumber : health.detik.com

Image : unsplash.com/ Spacejoy

Suami Jangan Senang Dulu, Begini 4 Tanda Istri Lagi Pura-pura Orgasme

Jakarta

Sudah menjadi rahasia umum, kunci dari hubungan seks yang berkualitas adalah komunikasi yang terjalin dengan jujur dan terbuka di antara suami-istri. Namun pada banyak kasus, wanita memilih untuk berpura-pura orgasme. Meski ia tak benar-benar merasakan sensasi kenikmatan, ia memilih untuk berbohong demi menyenangkan hati sang suami sementara waktu.

Wajar jika beberapa pria sedikit ketar-ketir mendengar hal ini. Mungkin kini timbul pertanyaan, jangan-jangan selama ini desahan istri adalah desahan bohongan, yang dikeluarkannya hanya untuk membuat sang suami tak sakit hati?

Tenang dulu. Sebenarnya, ada beberapa tanda yang muncul jika wanita sedang berpura-pura orgasme. Dikutip dari berbagai sumber, berikut penjelasannya:


1. Tidak merasa lemas setelah ‘orgasme’

Mengacu pada penelitian The Journal of American Medical Association, pria membakar sekitar 101 kalori setiap sesi bercinta. Sedangkan wanita rata-rata membakar 69 kalori dalam satu kali momen bercinta.

Walhasil, wajar jika seorang wanita merasa lemas setelah bercinta, apalagi jika ia menunjukkan tanda-tanda habis mencapai puncak kenikmatan. Sebaliknya jika wanita langsung bangun dari ranjang dan segar seolah-olah tak habis membakar kalori, bisa jadi wanita tersebut tak benar-benar mencapai orgasme.

2. Tidak ada getaran

Orgasme yang sesungguhnya membuat sebagian besar wanita bergetar saat otot berkontraksi. Umumnya, getaran ini dibarengi jari kaki yang melengkung. Sebaliknya, jika tidak ada tanda-tanda ini, bisa jadi wanita tersebut cuma berpura-pura mencapai puncak kenikmatan kala bercinta.

3. Pernapasan tiba-tiba menjadi cepat

Dinamika pernapasan bisa menjadi tanda apakah seorang wanita benar-benar orgasme atau tidak. Normalnya, dibutuhkan waktu sekitar 1 menit untuk seorang wanita bisa mengalami percepatan pernapasan. Namun dalam kondisi tengah berpura-pura orgasme, wanita umumnya bernapas lebih cepat layaknya orang yang sedang kehabisan napas.

4. Wajah tidak memerah

Saat seorang wanita mengalami rangsangan seksual, otomatis wajahnya akan memerah. Kondisi ini terjadi karena ada banyak daerah yang dialirkan ke bagian tubuh tertentu saat orgasme berlangsung.

Walhasil jika tidak ada perubahan apa pun pada wajah wanita, misalnya terlihat pucat-pucat saja, bisa jadi wanita tersebut tidak benar-benar mengalami orgasme.

(vyp/kna)

Sumber : health.detik.com

Image : unsplash.com/ Spacejoy

Bosan Bercinta Terasa Gitu-gitu Saja? Ini 6 Trik buat Bikin Jadi ‘On Fire’ Lagi

Jakarta

Seks yang romantis, menyenangkan, atau bahkan mengasyikkan, terkadang juga menjadi membosankan. Menurut data dalam Journal of Sex Research, sebanyak 27 persen wanita dan 41 persen pria mengaku tidak puas dalam hubungan seksualnya.

Mulai dari kurangnya waktu bercinta hingga kondisi medis bisa menjadi alasan kebosanan tersebut timbul. Dikutip dari laman Healthline, berikut cara untuk mengatasi masalah kebosanan agar kehidupan seks lebih berkualitas.

1. Diskusikan penyebab kebosanan dengan pasangan

Komunikasi merupakan bagian penting dalam kehidupan seks yang berkualitas. Memulai percakapan dengan sudut pandang yang tidak menghakimi, seperti menunjukkan dukungan apabila perubahan kehidupan seks disebabkan oleh permasalahan medis.


2. Cari perawatan ada kondisi medis

Apabila alasan dari perubahan kualitas seks adalah permasalahan medis, cobalah cari perawatan yang tepat dapat meningkatkan kepuasan. Salah satu studi menemukan bahwa terapi perilaku kognitif dapat meningkatkan fungsi seksual, depresi, dan gejala kecemasan pada seseorang dengan vaginismus.

3. Tingkatkan komunikasi

Kurangnya komunikasi dapat memicu keretakan dalam hubungan, tak terkecuali berkenaan dengan hubungan intim. Sebagai contoh, hubungan seks yang tidak memuaskan bisa disebabkan oleh ketidakcocokan fantasi seks. Satu-satunya cara untuk memperbaiki kondisi itu, adalah dengan menjalin komunikasi yang baik.

4. Luangkan waktu khusus untuk momen bercinta

Seringkali, hubungan seks yang berantakan juga disebabkan oleh kurangnya waktu, misalnya karena pekerjaan dan kesibukan yang padat sehari-hari. Dengan kondisi begitu, seks terkesan seperti pekerjaan rumah yang harus dilakukan.

5. Coba roleplay dengan pasangan

Menurut salah satu studi pada 2017, sekitar 22 persen pasangan telah mencoba ‘roleplay’ untuk mengatasi rasa bosan dalam bercinta. Namun menariknya, tak hanya bikin momen bercinta semakin berkesan, roleplay juga bikin komunikasi dan gairah seksual semakin meletup-letup.

6. Konsultasi dengan profesional

Seorang terapis seks dapat membantu mengungkap dan menyelesaikan masalah, bahkan dapat mengembalikan gairah ke dalam kehidupan seks. Penelitian Trusted Source menunjukkan bahwa peningkatan kecerdasan spiritual dan emosional dapat membantu meningkatkan kepuasan seksual.

(vyp/vyp)

Sumber : health.detik.com

Image : unsplash.com/ Spacejoy

5 Hal Ini Wajib Dilakukan usai Bercinta, Jangan Langsung Tidur!


Jakarta

Setelah berhubungan seks, biasanya beberapa orang memilih untuk santai dan mungkin langsung tertidur. Padahal, setelah berhubungan seks masih ada berbagai hal yang harus dilakukan, khususnya untuk para wanita.

Hal ini penting dilakukan demi menjaga kesehatan organ intim agar terhindar dari sejumlah penyakit. Dikutip dari laman Women’s Health, berikut beberapa hal yang perlu dilakukan setelah berhubungan intim.

1. Buang air kecil


Setelah melakukan hubungan seks, bakteri bisa saja masuk ke dalam uretra. Uretra merupakan saluran yang membawa urin keluar dari tubuh. Buang air kecil dapat membantu membuang kuman dari dalam uretra.

2. Bersihkan area kemaluan

Setelah berhubungan seks, penting untuk pasutri membersihkan alat kelaminnya dengan air dan sabun berbahan lembut.

Bisa juga menggunakan waslap hangat dan usap perlahan vagina menggunakan sabun dan air (atau hanya air hangat), bergerak dari depan ke belakang.

3. Penggunaan pakaian dalam yang tepat

Disarankan untuk menggunakan pakaian dalam berbahan katun ataupun yang longgar setelah berhubungan seks.

Menurut National Institute of Diabetes, Digestive and Kidney Diseases, penggunaan pakaian dalam berbahan nilon ataupun yang ketat dapat menjebak kelembaban serta membantu pertumbuhan bakteri.

4. Minum air

Setelah berhubungan seks biasanya akan melelahkan bagi para pasangan. Untuk itu, agar mencegah dehidrasi penting untuk para wanita mengkonsumsi air. Selain mencegah dehidrasi, air juga membantu membuang bakteri sehingga menghindari risiko infeksi saluran kemih (ISK).

5. Makan makanan kaya probiotik

Mengonsumsi makanan kaya probiotik seperti yogurt dan hidangan fermentasi lainnya memiliki bakteri baik yang sama dengan yang ditemukan di vagina. Dengan konsumsi makanan ini setelah berhubungan seks dapat membantu mengisi kembali bakteri baik tubuh, membantu mengurangi risiko infeksi jamur.

(suc/suc)

Sumber : health.detik.com

Image : unsplash.com/ Spacejoy

Seksolog Ungkap Alasan Bercinta Terasa Nikmat dan Bikin Ketagihan


Jakarta

Kebanyakan orang menggambarkan hubungan seks sebagai bentuk ekspresi kasih sayang dan ‘berbagi kenikmatan’. Tak jarang banyak yang berusaha melakukan berbagai cara yang bisa membuat seks menjadi lebih nikmat.

Misalnya mencoba berbagai posisi seks hingga mengkonsumsi makanan atau suplemen agar gairah seks semakin membara. Tapi, sebenarnya apa sih yang membuat seks terasa nikmat?

Seksolog Dr Laura McGuire, PhD, mengatakan ada tiga hal fisiologis yang membuat seks terasa nikmat. Itu terdiri dari saraf pudendal, dopamin, dan oksitosin.

1. Saraf Pudendal


Ini adalah saraf besar dan sensitif yang memungkinkan alat kelamin seseorang mengirim sinyal ke otak. Pada wanita, saraf ini memiliki cabang di klitoris, anus, dan perineum (daerah antara anus dan vulva atau anus dan penis). Pada pria, saraf ini bercabang ke anus, perineum, dan penis.

“Penting bagi wanita untuk menyadari bahwa saraf tidak memiliki banyak konsentrasi di dalam saluran vagina. Sebagian besar ujung saraf pudendal terfokus pada klitoris,” kata Dr McGuire yang dikutip dari laman Refinery29.

“Itulah mengapa bagi orang yang memiliki vulva untuk berjuang mencapai orgasme hanya dari seks penetrasi, dan mengapa klitoris sering dianggap sebagai pembangkit tenaga kenikmatan seksual wanita,” lanjutnya.

2. Dopamin dan Oksitosin

Ketika berhubungan seks, saraf pudendal mengirim sinyal dari alat kelamin ke otak. Nantinya, otak akan melepaskan dopamin dan oksitosin yang menimbulkan perasaan bahagia, menyenangkan, dan kenikmatan.

“Oksitosin yang sering disebut ‘hormon cinta’ itulah yang membuat kita merasa terikat pada orang atau benda,” jelas McGuire.

“Itulah yang membuat Anda merasa pasangan Anda istimewa dan Anda tidak bisa mendapatkan cukup kenikmatan dari mereka,” sambung dia.

Alasan Seks Bikin Ketagihan

Seperti oksitosin, dopamin juga membantu mengkoneksikan tubuh dan otak. Hal ini yang menghubungkan kesenangan emosional dengan kesenangan fisik saat berhubungan seks.

“Jadi, itulah hormon yang membuat Anda berpikir, merasa baik dan ingin ‘mari kita lakukan lagi dan lagi dan lagi’,” beber McGuire.

NEXT: Dari mana sih asal rasa ‘nikmat’ pasca orgasme?

Asal-usul Rasa ‘Nikmat’ usai Orgasme

Duta Lovehoney dan presenter The Sex Clinic Sarah Mulindwa menjelaskan dari mana rasa nikmat yang dirasakan setelah orgasme, terutama pada wanita. Saat wanita terangsang, darah akan mengalir ke klitoris, vagina, dan puting susu, serta menimbulkan rona seksual di seluruh tubuh.

Di saat itu, denyut jantung dan tekanan darah juga akan meningkat.

“Saat ketegangan seksual meningkat, sepertiga bagian luar vagina menjadi penuh dengan darah, sehingga menciptakan apa yang oleh para peneliti disebut sebagai
‘platform orgasmik’,” jelas Mulindwa yang dikutip dari laman Marie Claire.

“Pada titik orgasme, serangkaian kontraksi ritmis terjadi pada otot rahim, vagina, dan dasar panggul. Ketegangan seksual yang disebabkan oleh seks atau masturbasi itu melepaskan bahan kimia tertentu, dan otot di seluruh tubuh bisa berkontraksi,” pungkasnya.

(sao/kna)

Sumber : health.detik.com

Image : unsplash.com/ Spacejoy

Tak Melulu ‘Skill’, 5 Hal Ini Bikin Momen Bercinta Seru Maksimal


Jakarta

Sudah menjadi rahasia umum, hubungan seks yang berkualitas adalah kunci di balik kerekatan hubungan pasutri. Tak bisa menutup mata. Pada banyak kasus, pasangan yang awalnya ‘bucin’ menjadi renggang gegara aktivitas di ranjang tak berjalan sesuai ekspektasi.

Sebenarnya, seks yang berkualitas tak melulu dipengaruhi oleh stamina dan ‘skill’. Di samping itu, komunikasi dan ikatan emosi juga menjadi aspek penting untuk membuat suami dan istri betah dengan hubungan intim.

“Sayangnya, seks adalah hal terakhir yang dipikirkan orang ketika mengevaluasi kehidupan mereka. Padahal, hubungan dan kehidupan seks yang sehat adalah hal penting,” ujar seorang pakar seks dan keintiman, Kgomotso Masela, dikutip dari News24, Rabu (30/8/2023).


Kgomotso membagikan 5 tips untuk menciptakan hubungan intim yang berkualitas:

1. Sempatkan ‘Me Time’

Dalam hal ini, ‘me time’ yang dimaksud adalah kesempatan untuk menjelajahi tubuh sendiri. Dengan tujuan, bisa mengenali titik paling sensitif pada tubuh sendiri. Dengan begitu, baik istri maupun suami bisa membantu mengarahkan pasangannya, agar bisa memberikan rangsangan di titik favorit menjelang bercinta.

2. Komunikasi

Sudah bukan lagi rahasia, komunikasi yang terjalin baik adalah kunci dari seks yang berkualitas. Dengan komunikasi terbuka, suami dan istri sama-sama bisa menjelaskan dan memahami fantasi seksual satu sama lain. Dengan begitu, fantasi seksual yang selama ini hanya dalam angan-angan mungkin bisa menjadi cara baru untuk ‘have fun’ bersama pasangan.

3. ‘Quality Time’

Agar keintiman terbangun dengan kuat, sempatkan menghabiskan waktu berkualitas bersama pasangan. Coba lakukan hal-hal yang bisa bikin happy bersama-sama. Misalnya kencan makan malam, jalan-jalan, atau aktivitas apa pun yang digemari. Jangan lupa, kunci dari seks yang berkualitas adalah ikatan emosi.

4. Ganti Lokasi

Lokasi atau suasana yang berbeda tentunya bisa menciptakan sensasi yang berbeda juga ketika bercinta. Jika ingin menciptakan nuansa baru, cobalah bercinta di tempat-tempat yang belum pernah ‘dijajal’ sebelumnya. Misalnya di area lain di rumah seperti kamar mandi.

5. Jadikan Seks Prioritas

Tak jarang, kualitas bercinta menjadi anjlok gegara suami-istri terlalu sibuk dengan pekerjaan masing-masing. Imbasnya, kelekatan emosi pun ikut terganggu.

Mengatasi ini, cobalah jadikan momen bercinta sebagai bagian dari jadwal sehari-hari, misalnya malam hari ketika semua pekerjaan sudah beres. Agar ‘mood’ semakin terbangun, sesekali cobalah jadwalkan momen kencan makan malam yang nantinya bisa ditutup dengan kenikmatan bercinta.

(vyp/naf)

Sumber : health.detik.com

Image : unsplash.com/ Spacejoy