Tag: bercinta

  • Bercinta Jadi Tak Seru Lagi dan Terasa Gitu-gitu Saja? Bisa Jadi Ini Gegaranya

    Jakarta

    Tak bisa menutup mata, kualitas aktivitas seksual memegang peranan penting dalam menentukan kualitas hubungan pasutri. Sebab tak hanya perihal kenikmatan di ranjang, hubungan seksual yang baik juga bisa membangun keintiman antara pria dan wanita, yang terbawa ke aktivitas sehari-hari.

    Namun pada beberapa kondisi, pasutri merasa bosan dengan aktivitas seksual yang terkesan begitu-gitu saja. Memang, rasa bosan itu wajar terjadi. Namun jika berlangsung terus-menerus, jelas salah satu risikonya adalah keintiman yang terganggu.

    Seringkali, rasa bosan tersebut menandakan adanya permasalahan dalam kualitas hubungan. Namun perlu diingat, tidak seluruhnya rasa bosan dalam aktivitas seksual disebabkan oleh masalah dalam hubungan. Bisa jadi, rasa bosan itu timbul akibat kondisi fisik ataupun psikis.


    Dikutip dari Best Healthmag berikut beberapa alasan pasangan suami istri bosan dalam melakukan aktivitas seksual:

    1. Kelelahan

    Kehidupan yang penuh dengan kesibukan dapat menyebabkan kelelahan yang berdampak pada gairah seksual seseorang. Setelah menjalani berbagai aktivitas sepanjang hari, seseorang mungkin merasa terlalu lelah untuk terlibat dalam hubungan seksual.

    2. Stres

    Pengaruh negatif dari berbagai sumber stres, seperti tuntutan pekerjaan, persoalan keluarga, atau masalah keuangan, bisa berdampak pada menurunnya minat seksual seseorang. Kortisol, hormon yang berkaitan dengan stres, memiliki peran untuk mempengaruhi gairah seksual, yang mana dapat mengakibatkan berkurangnya ketertarikan pada aktivitas seksual.

    Terutama pada pria, stres dapat mengganggu produksi hormon testosteron, hingga menyebabkan masalah disfungsi ereksi.

    3. Kesehatan Mental

    Kesehatan mental memiliki peran yang penting dalam mempengaruhi gairal seksual seseorang. Kecemasan dan depresi, dapat mengurangi minat dan kenikmatan dalam aktivitas seksual. Penggunaan antidepresan juga memiliki pengaruh terhadap tingkat libido, yang dapat menurunkan gairah seksual dan membuat orgasme lebih susah tercapai.

    4. Komunikasi yang Tertutup

    Mempertahankan komunikasi yang erat dalam hubungan suami istri adalah suatu hal yang sangat penting. Melakukan dialog terbuka mengenai perasaan dan kebutuhan satu sama lain memiliki potensi besar untuk mengatasi perbedaan dalam gairah seksual. Dengan melakukan diskusi terbuka, bukan hanya masalah-masalah saja yang dapat dipecahkan, tetapi juga dapat meningkatkan kualitas hubungan.

    5. Bosan dalam Hubungan

    Setiap hubungan akan mengalami beberapa tahapan seiring waktu. Pada awal menikah, mungkin pasutri merasa penuh kebahagiaan dibarengi gairah seksual yang membara. Namun, gairah seksual akan mengalami fluktuasi yang alami seiring berjalannya waktu, dan dapat mengakibatkan berkurangnya intensitas daya tarik seksual.

    Faktor-faktor seperti stres atau kewalahan merawat anak dapat menjadi pemicu dari menurunnya minat dalam aktivitas seksual.

    6. Keinginan Seksual yang Berbeda

    Keinginan seksual pada setiap orang bisa berbeda dan memiliki keunikan masing-masing. Terutama pada pria, umumnya mereka memiliki minat seksual yang lebih tinggi. Namun, tidak dapat diabaikan bahwa setiap orang akan mengalami perubahan dalam tingkat hasrat seksual, seiring dengan pertambahan usia. Hormon estrogen pada periode perimenopause dan testosteron dapat memengaruhi gairah seksual.

    (kna/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Terungkap Lewat Riset, Ini yang Bikin Wanita Susah ‘Klimaks’ Saat Bercinta


    Jakarta

    Kualitas aktivitas seksual yang baik memiliki kaitan erat dengan kualitas hubungan suami-istri. Sebab tak hanya memberikan kenikmatan secara fisik semata, seks yang berkualitas juga dapat meningkatkan keintiman. Jadi, tak heran jika banyak pasutri menjajal beragam cara untuk memaksimalkan kenikmatan dalam bercinta.

    Bagi beberapa wanita, klimaks saat bercinta atau orgasme tak selalu mudah dicapai. Sebuah studi yang dipublikasikan dalam Journal of Sexual Medicine mengungkapkan bahwa disfungsi seksual wanita merupakan masalah yang banyak terjadi di seluruh dunia.

    Setiap orang umumnya memiliki pengalaman dan respons yang berbeda terhadap rangsangan seksual. Meskipun demikian, banyak wanita mengalami disfungsi seksual yang membuat mereak kesulitan atau bahkan ketidakmampuan dalam merasakan klimaks.


    Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa jenis disfungsi seksual yang dialami oleh sebagian wanita. Di antaranya adalah muncul rasa nyeri yang hebat saat berhubungan intim, kesulitan merasa terangsang selama aktivitas seksual, rendahnya hasrat seksual, dan ketidakmampuan dalam mencapai orgasme.

    Keempat hal di atas dapat menjadi masalah yang serius bagi wanita dalam kehidupan seksualnya. Beberapa wanita yang mengalami kondisi-kondisi tersebut, akan sulit mencapai klimaks saat berhubungan seksual.

    Kondisi disfungsi seksual pada wanita ini bisa diatasi melalui pendekatan alami maupun medis. Salah satu cara alaminya adalah dengan memperhatikan pola makan. Jenis makanan yang dikonsumsi dapat memiliki pengaruh terhadap hasrat seksual dan kesehatan reproduksi seseorang.

    “Vitamin B kompleks membantu mengurangi efek stres pada tubuh dan membuat Anda merasa tenang. Seng menenangkan sistem saraf pusat, minyak biji blackcurrant membantu dalam peralihan hormon, dan magnesium merilekskan otot,” kata dokter Lim Sock Ling, salah satu dokter pengobatan tradisional Cina.

    Dengan demikian, untuk menjaga kualitas aktivitas seksnya, wanita disarankan untuk mengonsumsi makanan yang kaya nutrisi dan bergizi seimbang. Misalnya buah-buahan seperti apel dan semangka, atau kakao yang telah terbukti dapat meningkatkan kesehatan vaskular dan seksual.

    Sementara itu, penting untuk menghindari konsumsi alkohol dan merokok. Sebab, dua faktor tersebut dapat berdampak negatif pada orgasme dan kesehatan seksual. Disamping itu juga, berolahraga memiliki peran penting dalam meningkatkan peluang untuk mencapai klimaks. Salah satu jenis latihan fisik yang ringan dan bermanfaat adalah yoga.

    Jika kondisi disfungsi seksual mulai mengganggu aspek kehidupan lainnya, cobalah berkonsultasi dengan dokter atau cari bantuan dari terapis seksual. Para profesional medis memiliki pengetahuan dan pengalaman untuk memberikan terapi atau pengobatan yang lebih intens sesuai dengan kebutuhan setiap pasangan.

    (vyp/vyp)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Berapa Ronde Sih ‘Normalnya’ Pasutri Bercinta dalam Semalam?

    Jakarta

    Seiring bertambahnya usia, jumlah ronde bercinta biasanya akan berkurang. Umumnya, pria berusia 20 tahun dapat melakukan lebih banyak sesi bercinta daripada pria berusia 40 tahun. Namun, yang jadi pertanyaan, adakah frekuensi normal bercinta yang bisa dilakukan dalam semalam?

    Menurut para ahli, pria berusia 50-an mulai mengalami masalah performa seksual yang mempengaruhi performa mereka. Tetapi ini tidak berarti bahwa orang berusia 20-an sudah pasti melakukan tiga, empat, atau lima ronde. Hal ini bergantung pada kesehatan setiap orang.

    Pria dengan kesehatan yang buruk dan riwayat penyakit seperti obesitas serta kolesterol dapat mengalami penurunan kadar testosteron dan berpengaruh pada aktivitas seksual. Kemudian, masalah jantung juga sering kali memicu menurunnya kadar testosteron.


    Akan tetapi, di luar konteks masalah kesehatan yang bisa menurunkan performa saat di ranjang, idealnya frekuensi bercinta pasangan melakukan seks dilihat dari usia berikut:

    Usia 18-35 tahun

    Dikutip dari Eyesmag, jika melakukan sesi bercinta antara 15-40 menit sebelum ejakulasi, jumlah ronde yang bisa dilakukan adalah dua hingga enam per malam.

    Usia 35-70 tahun ke atas

    Pasangan umumnya bisa lakukan satu sampai empat putaran per malam. Namun, dengan catatan, gaya hidup, kesehatan, dan kebiasaan makan memainkan peran besar di usia ini.

    Jika memiliki kesehatan dan gaya hidup yang baik, durasi seks dapat dilakukan hingga 40 menit sebelum ejakulasi.

    (Faesal Mubarok/naf)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • 8 Makanan Penambah Stamina! Anti Ngedrop, Bisa Lanjut Ronde Dua


    Jakarta

    Dalam berhubungan intim, urusan stamina dan durasi menjadi hal yang diperhitungkan oleh pasangan. Untuk mendapatkannya, dibutuhkan makanan yang mempunyai nutrisi cukup dan juga membuat gairah semakin melonjak.

    Berikut 8 makanan yang membantu meningkatkan stamina dan mambuat bercinta semakin tahan lama:

    1. Semangka


    Semangka adalah salah satu sumber alami L-sitrulin terkaya, yaitu asam amino non-esensial yang diubah menjadi L-arginin di dalam tubuh. L-arginin dapat membantu ereksi lebih kuat. L-arginin bekerja dengan merangsang produksi oksida nitrat, yang meningkatkan aliran darah ke penis, dan memperkuat ereksi.

    2. Apel

    Apel dipercaya dapat membantu memperpanjang stamina seksual. Berkat quercetin tingkat tinggi pada apel, flavonoid antioksidan yang telah ditemukan berperan dalam meningkatkan daya tahan tubuh. Saat seks, tubuh mengalami banyak perubahan fisik layaknya berolahraga. Untuk membantu menaikkan daya tahan, apel sangat cocok untuk dikonsumsi sebelum seks.

    3. Pisang

    Buah pisang penuh dengan karbohidrat sederhana untuk memberikan energi dan potasium. Mineral ini membantu mencegah kram dan kejang otot yang dapat menghambat waktu bercinta. Menurut American Heart Association, potasium juga dapat membantu menurunkan tekanan darah, yang dapat meningkatkan kinerja seksual dengan memastikan aliran darah yang tepat ke bagian tubuh tertentu, termasuk bagian intim.

    4. Bawang putih

    Menurut sejarawan, orang Mesir kuno menggunakan bawang putih untuk meningkatkan stamina. Sebuah studi Journal of Nutrition menegaskan bahwa mengonsumsi ekstrak bawang putih dapat membantu menghentikan pembentukan timbunan lemak baru. Menjaga agar jantung tetap sehat dan ereksi makin kuat bisa dengan menambahkan sedikit bawang putih ke dalam makanan.

    5. Jus delima

    Sebuah studi yang diterbitkan dalam International Journal of Impotence Research menemukan bahwa jus delima kaya akan antioksidan yang mendukung aliran darah, dan dapat membantu memperbaiki disfungsi ereksi. Delima juga dipercaya dapat memberi respons ereksi lebih panjang.

    6. Alpukat

    Menurut Nutrition Journal, kurangnya vitamin B sebagai nutrisi yang menjaga kesehatan saraf dan sel otak bisa membuat stres meningkat. Untuk mencegahnya, makan alpukat yang kaya akan vitamin B akan membantu meredakan stres. Alpukat juga terbukti membantu aliran darah ke seluruh tubuh, termasuk ke penis sehingga bikin bercinta makin tahan lama.

    7. Telur

    Konsumsi telur bantu ereksi makin sehat. Telur mengandung asam amino L-arginine yang dapat memperbaiki disfungsi ereksi. Kadar protein yang tinggi pada telur mampu membentuk massa otot yang berguna untuk menambah stamina saat di ranjang.

    8. Daging

    Daging sapi, ayam dan babi mengandung karnitin, L-arginin dan seng. Carnitine dan L-arginine adalah asam amino yang meningkatkan aliran darah. Aliran darah yang sehat sangat penting untuk respons seksual pada pria dan wanita. Menurut NYU Langone Medical Center, kedua nutrisi ini dapat secara efektif mengobati disfungsi ereksi pada pria.

    (naf/naf)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Cara Berhubungan Intim Agar Cepat Hamil, Catat!

    Jakarta

    Ingin segera punya momongan atau buah hati adalah impian kebanyakan suami istri. Berbagai hal dilakukan, termasuk mengetahui cara berhubungan intim agar cepat hamil. Cara ini tidak hanya membahas posisi saat bercinta.

    Namun juga frekuensi, waktu yang tepat untuk berhubungan intim, serta hal yang sebaiknya dilakukan usai bercinta. Berikut penjelasan lengkapnya

    Cara Berhubungan Intim Agar Cepat Hamil

    Berbagai cara berhubungan intim agar cepat hamil membutuhkan kerja sama suami istri. Keduanya harus tetap nyaman dan sehat sebelum, saat, dan usai berhubungan intim.


    1. Lakukan Hubungan Seks secara teratur

    Mengutip Mayo Clinic, untuk mempercepat kehamilan, pasangan sebaiknya melakukan hubungan seks secara teratur. Tingkat kehamilan tertinggi terjadi pada pasangan yang berhubungan seks setiap hari atau dua hari sekali.

    2. Lakukan Hubungan Intim pada Hari Ovulasi

    Jika tak memungkinkan setiap hari, lakukan hubungan intim secara teratur 3-5 hari sebelum ovulasi. Frekuensi dan saat yang tepat untuk berhubungan intim dapat meningkatkan peluang kehamilan.

    Ovulasi merupakan proses sel telur yang sudah matang dilepaskan dari ovarium. Setelah dilepas, sel telur bergerak ke tuba falopi dan tinggal di sana selama 12 sampai 24 jam. Di tahap ini sel telur berpeluang ketemu sperma.

    Sperma sendiri bisa hidup di dalam saluran reproduksi wanita selama lima hari setelah berhubungan seksual. Peluang paling tinggi bagi seorang wanita untuk hamil adalah ketika sperma bertemu ovum di tuba falopi selama ovulasi.

    Dalam siklus menstruasi, ovulasi biasanya terjadi 14 hari sebelum periode menstruasi berikutnya. Namun, panjang siklus setiap orang mungkin berbeda. Kamu bisa menentukan panjang dan titik tengah siklusmu dengan membuat kalender menstruasi.

    3. Berbaring Setelah Berhubungan Intim

    Mengutip WebMd, berbaring 10-15 menit setelah berhubungan intim bisa membantu sperma mencapai tujuannya. Setelah berbaring sejenak, lakukan buang air kecil untuk membantu menghilangkan kuman yang menempel di dekat uretra, sebab dapat menyebabkan infeksi saluran kemih.

    4. Sangga Panggul dengan Bantal

    Selipkan bantal di bawah panggul setelah berhubungan intim. Hal ini bertujuan untuk memindahkan sperma ke rahim. Lakukan ini 10-15 menit.

    5. Angkat Kaki ke Dinding

    Selain berbaring dan menyangga panggul, kamu bisa mengangkat kaki ke dinding setelah melakukan hubungan intim. Hal ini dilakukan untuk mempermudah sperma masuk ke rahim.

    6. Posisi Sujud

    Posisi sujud setelah berhubungan intim diyakini bisa mempermudah kehamilan. Sperma masuk ke mulut rahim yang tidak datar maka kamu bisa melakukan posisi sujud selama 3-5 menit untuk mempercepat kemungkinan hamil.

    7. Terlentang dengan Posisi Agak Miring

    Setelah berhubungan intim, kamu juga bisa terlentang dengan posisi agak miring. Hal ini diyakini bisa memudahkan sperma mengalir dalam vagina.

    Adakah Posisi Berhubungan Intim yang Tepat untuk Cepat Hamil?

    Menurut Webmd, tidak ada posisi seks tertentu yang terbukti meningkatkan peluang kehamilan. Wanita bisa hamil dengan berhubungan seks di semua posisi. Sebab, saat sperma masuk ke vagina, dia akan bergerak ke saluran tuba dalam hitungan menit untuk membuahi sel telur.

    Itulah penjelasan mengenai cara berhubungan intim agar cepat hamil. Semoga artikel ini membantumu.

    (elk/row)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Miss V Muncul Bunyi Aneh saat Bercinta, Normalkah? Begini Penjelasan Medisnya


    Jakarta

    Beberapa orang merasa kaget saat mendengar bunyi aneh dari area miss V saat bercinta. Tak jarang suara ini bikin pasangan canggung di tengah-tengah momen bercinta. Padahal secara medis, bunyi tersebut adalah hal wajar lho.

    Menurut penulis buku A Guide to Sexual Health and Pleasure, dr Tlaleng Mofokeng, bunyi pada vagina disebabkan oleh udara terperangkap saat penetrasi.

    “Bunyi pada vagina berasal dari kondisi di mana udara dapat terperangkap di dalam dan kemudian dipaksa keluar selama penetrasi. Saat berhubungan seks, memasukkan penis ke dalam vagina dapat menyebabkan penumpukan tekanan udara tersebut,” jelas dr Tlaleng.


    Ketika udara yang terperangkap keluar dari sekitar penis, akan timbul suara yang terdengar seperti dinding vagina yang saling berbenturan.

    Efek suara ini sering terjadi dan dapat ditemui pada puncak gairah dan kenikmatan. Memang, suara tersebut bisa jadi terdengar aneh dan memalukan. Namun tenang, kondisi tersebut bukan suatu masalah.

    Untuk meminimalkan efek suara vagina saat penetrasi, cobalah lakukan penetrasi secara perlahan. Dengan begitu, proses udara yang keluar terjadi lebih lambat, suara yang mungkin muncul pun semakin pelan.

    (vyp/vyp)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Dokter Ungkap Posisi Bercinta Paling Berbahaya, Rawan Bikin Mr P Patah


    Jakarta

    Seorang dokter di layanan kesehatan Inggris sekaligus pengguna TikTok, Karan Rajan, baru-baru ini viral imbas videonya yang membahas posisi bercinta paling berbahaya. Video itu sebenarnya sudah diunggah pada tahun 2021, namun mendadak viral kembali di media sosial.

    Dalam video tersebut, Rajan mengatakan posisi seks yang paling berisiko adalah reverse cowgirl. Bahkan posisi tersebut diklaim menjadi penyebab 50 persen penis patah.

    Adapun posisi ini menempatkan laki-laki terlentang dan perempuan duduk di atas penis pria, namun menghadap berlawanan.


    Menurut Rajan, gerakan yang tak menentu selama hubungan seksual kala melakukan posisi ini bisa menyebabkan penis tergelincir keluar dan patah karena terbentur tulang kemaluan wanita.

    Meski penis pada dasarnya tak punya tulang, namun kata fraktur atau patah di sini digunakan untuk menggambarkan robekan di tunika albuginea, sebuah jaringan yang memungkinkan penis membesar selama ereksi.

    Menurut Mayo Clinic, pasien yang mengalami penis patah dan tidak menjalani perawatan bisa mengalami disfungsi ereksi, jaringan parut, hingga kelengkungan penis secara permanen.

    Di sisi lain, menurut penelitian berjudul ‘Relationship between sexual position and severity of penile fracture’ yang dipublikasikan pada 2018 dalam International Journal of Impotence Research, menemukan doggy style adalah posisi paling berbahaya bila menyangkut penis patah.

    Jurnal itu menyebut sebanyak 41 persen kasus penis patah dilaporkan akibat posisi doggy style.

    (suc/naf)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Tak Perlu Tiap Hari, Seksolog ungkap Frekuensi Bercinta Normal Buat Pasutri


    Jakarta

    Bagi pasangan yang sudah menikah, kehidupan seksual merupakan salah satu hal penting yang dapat berkontribusi pada kebahagiaan dan kualitas hubungannya. Namun, kerap kali muncul pertanyaan tentang seberapa sering seharusnya pasangan suami istri melakukan hubungan seksual untuk mencapai keintiman yang memuaskan?

    Berdasarkan pandangan dan penelitian para ahli, frekuensi berhubungan seksual pasangan suami istri tidak memiliki ukuran angka yang pasti. Lantaran setiap individu memiliki kebutuhan dan kesiapan yang berbeda untuk melakukan aktivitas seksual.

    Dikutip dari Mind Body Green, dr Lauren Fogel Mersy, seorang psikolog dan terapis bersertifikat, menyatakan bahwa tidak ada jumlah ideal berapa kali pasangan seharusnya berhubungan seks.


    “Semua aspek dari seksualitas kita bisa berubah seiring dengan bertambahnya usia. Keterangsangan dan orgasme mungkin memerlukan waktu lebih lama, dorongan seksual bisa menurun, dan frekuensi berhubungan seks tentu saja bisa menurun, terutama ketika hubungan telah berlangsung selama bertahun-tahun. Tentu saja, ini tidak berlaku untuk semua orang, tetapi hal ini umum terjadi,” ujar Lauren.

    “Frekuensi berhubungan seks ‘seharusnya’ bagi pasangan adalah frekuensi yang mereka sepakati berdasarkan kebutuhan dan tingkat dorongan seksual masing-masing individu. Tidak ada ukuran yang sesuai untuk semua orang di sini,” lanjutnya.

    Di samping itu seksolog dr Shamyra Howard mencatat pada sebuah studi tahun 2015 yang diterbitkan dalam jurnal Social Psychological and Personality Science, bahwa pasangan paling bahagia melakukan hubungan seksual dalam waktu satu minggu sekali.

    “Sepertinya angka magis untuk menjaga kesejahteraan seksual yang positif dalam hubungan adalah satu kali dalam seminggu,” tegas Howard.

    Namun, dr Howard menyarankan agar pasangan tidak menggunakan statistik sebagai tolak ukur untuk frekuensi berhubungan seksual. Lakukanlah aktivitas seksual berdasarkan keinginan atau kebutuhan masing-masing pasangan.

    Perlu diingat bahwa kehidupan seksual pasangan suami istri dapat berubah seiring berjalannya waktu dan perubahan dalam kehidupan. Beberapa pasangan mungkin akan menghadapi beberapa tantangan yang dapat mempengaruhi aktivitas seksual, seperti stres, masalah kesehatan, atau perubahan hormonal.

    Dalam situasi seperti ini, sepasang suami istri dapat berkonsultasi dengan seorang terapis seks atau dokter untuk membantu pasangan suami istri menemukan cara mengatasi hambatan tersebut dan mengembalikan keintiman dalam hubungan.

    (kna/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Studi Temukan Laki-laki Ternyata Lebih Doyan Bercinta di Pagi Hari


    Jakarta

    Berbeda dengan wanita, pria umumnya bisa merasa horny dan bercinta kapan saja tanpa memperdulikan waktu. Namun, apakah Anda tahu kalau banyak pria yang ternyata cenderung menyukai bercinta di pagi hari ketimbang malam hari?

    Ada beberapa faktor yang memengaruhi preferensi ini. Pakar ginekologi dari Sandwell and West Birmingham Hospitals NHS Trust, Gabrielle Downey, menjelaskan pria lebih bergairah di pagi hari karena jumlah hormon testosteronnya memuncak saat bangun tidur.

    “Saat hormon seks pria mencapai puncaknya saat bangun tidur, (hormon) wanita berada di titik terendah. Jumlah hormon testosteron pria dan wanita berada di puncaknya pada waktu yang saling berbeda, jadi mereka tidak sinkron,” terangnya dikutip dari Times of India.


    Lebih lanjut, studi yang dipublikasikan di Journal of the American Medical Association mengungkapkan jumlah hormon testosteron pria mulai memasuki puncak saat pukul 5 pagi. Inilah yang menyebabkan pria gampang horny di pagi hari. Kondisi ini biasanya akan terus berlanjut hingga jumlah testosteron menurun di sekitar pukul 8 pagi.

    Selain dipengaruhi faktor biologis, pria memilih bercinta di pagi hari karena memberikan banyak manfaat. Dikutip dari Men’s Health, pria yang bercinta di pagi hari memiliki tingkat produktivitas 53 persen lebih tinggi.

    Tak hanya itu, morning sex juga diklaim mampu menurunkan tingkat stress. Ini membantu pria untuk bisa lebih rileks dan fokus untuk menjalani aktivitas.

    Alasan lain yang membuat pria menyukai morning sex adalah karena Mr P bisa perform lebih ‘tangguh’ dibanding malam hari. Ini dikarenakan jumlah hormon testosteron yang sedang memuncak membantu pria memberikan performa yang lebih baik saat bercinta.

    Morning sex juga dipercaya dapat meningkatkan hubungan dengan pasangan, meningkatkan kesehatan otak, hingga membuat fisik tampak lebih awet muda.

    (ath/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • 4 Variasi Bercinta Paling ‘Mantap’ Bakar Kalori di Pagi Hari


    Jakarta

    Pagi hari dikenal sebagai waktu yang paling ideal untuk berolahraga. Namun, tidak semua orang bisa melawan godaan dan beranjak dari tempat tidur untuk berolahraga.

    Untungnya, berolahraga bukanlah satu-satunya cara yang dapat dilakukan untuk membakar kalori di pagi hari. Buat kamu yang mageran, seks bisa jadi alternatif yang lebih ‘menyenangkan’ untuk berkeringat dan memberi kebugaran bagi tubuh di pagi hari.

    Bahkan, posisi seks tertentu bisa membuat kamu membakar kalori dalam jumlah yang hampir sama dengan kardio loh. Dikutip dari Betches, berikut empat posisi seks yang efektif untuk membakar kalori.


    1. Lotus

    Posisi yang terinspirasi dari pose yoga ini ternyata bisa membakar kalori lebih efektif dari yang dibayangkan. Dalam posisi ini, pria duduk bersila sementara wanita berada di atas sambil melingkarkan kaki ke pinggang pria.

    Meski terdengar simpel, posisi ini cukup sulit dipraktikkan jika pria dan wanitanya tidak memiliki koordinasi yang baik. Dengan melakukan posisi ini, pria bisa membakar hingga 40 kalori per 30 menit, sementara wanita bisa membakar sampai 100 kalori.

    2. Doggy Style

    Doggy style dikenal sebagai salah satu posisi yang paling menguras energi, namun mendatangkan banyak manfaat bagi tubuh. Bagi wanita, pose merangkak pada gaya ini membantu mengencangkan otot perut dan paha.

    Sementara bagi pasangan pria, semakin cepat penetrasi yang dilakukan maka semakin banyak pula kalori yang terbakar. Pria bisa membakar hingga 211 kalori per 30 menit dalam posisi ini, dan wanita bisa membakar hingga 118 kalori.

    3. Crouching Cowgirl

    Posisi ini adalah ‘olahraga’ yang didesain khusus untuk kaum wanita. Pada posisi ini, alih-alih cowgirl biasa, wanita diminta untuk berjongkok saat melakukan penetrasi.

    Gaya ini memberikan dampak yang sangat besar bagi wanita, di mana mereka bisa membakar 120 hingga 170 kalori. Lantas berapa banyak kalori yang bisa dibakar pria dalam posisi ini? Ya, nol.

    4. Standing

    Bercinta sambil berbaring kurang menantang? Coba lakukan sambil berdiri. Posisi ini merupakan pilihan terbaik jika kamu ingin betul-betul membakar kalori lewat berhubungan seks.

    Dengan posisi ini, wanita bisa membakar 150 kalori per 30 menit. Bagaimana dengan pria? Mereka bisa membakar hingga 500 kalori per 30 menit! Jumlah itu bahkan bisa ditingkatkan dengan melakukan variasi ‘Upstanding citizen’. Apa kamu sanggup untuk mencoba?

    (ath/naf)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy