Tag Archives: bercinta

4 Posisi Bercinta yang Paling Disukai Wanita, Nikmatnya Sampai Bikin ‘Melayang’


Jakarta

Seks merupakan salah satu elemen penting dalam hubungan suami istri. Selain menjadi lebih intim, pasangan suami istri bisa berbagi kehangatan saat bercinta.

Saat bercinta, posisi seks sangat berperan penting. Posisi seks yang tepat dapat memberikan kepuasan dan meningkatkan peluang untuk mencapai orgasme.

Dikutip dari Times of India, ternyata ada beberapa posisi seks yang sangat disukai wanita. Konon, posisi ini bisa membuat si dia terasa ‘melayang’ karena terpuaskan.


Berikut 4 posisi seks yang sangat diidam-idamkan oleh wanita saat bercinta:

1. The Chair

Pada posisi ini, si pria duduk di kursi dengan si wanita yang berada di atasnya, dalam posisi tidak berhadapan. Dengan posisi ini, si pria dapat mencondongkan tubuhnya ke arah punggung wanita dan menciumnya dengan cara yang romantis.

2. The Lotus

Di posisi ini, pria dan wanita duduk saling berhadapan, dengan si wanita yang berada di atas pangkuan. Dengan cara ini, keduanya bisa saling menatap dan merangkul agar menjadi pengalaman yang tak terlupakan.

3. Misionaris

Meski umum dilakukan, posisi seks misionaris masih menjadi yang paling favorit bagi wanita. Di posisi ini, si pria yang ada di atas melakukan penetrasi dengan sangat intim. Keduanya bisa saling mencium dan menatap satu sama lain untuk membuat sesi seks semakin panas.

4. Spooning

Dalam posisi seks ini, si pria melakukan penetrasi dari arah belakang si wanita. Penetrasi dimungkinkan dalam posisi ini, tetapi ini lebih mengutamakan romansa.

Si pria dapat menjangkau dan merangsang wanitanya dari belakang. Ini memungkinkan akses mudah ke poin kesenangan satu sama lain. Posisi seks ini juga memberikan energi yang sangat aman, nyaman dan aman bagi mereka yang melakukannya.

(sao/suc)

Sumber : health.detik.com

Image : unsplash.com/ Spacejoy

Terbukti Lewat Riset! Aroma Tubuh Bisa Bikin Gairah Bercinta Makin ‘On Fire’


Jakarta

Pernah mendengar bahwa aroma tubuh bisa meningkatkan gairah bercinta? Sekilas memang terdengar aneh, namun rupanya hal ini betul-betul terbukti lewat riset baru-baru ini. Nyatanya, memang ada kaitan antara aroma tubuh dengan gairah seksual.

Menurut studi terbaru yang dilakukan oleh para ilmuwan China, ditemukan bahwa menikmati aroma alami tubuh memiliki hubungan dengan tingkat orgasme.

“Sensitivitas penciuman yang lebih tinggi telah berkorelasi dengan pengalaman seksual yang lebih menyenangkan dan orgasme yang lebih sering,” menurut penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Archives of Sexual Behavior.


Perihal hasrat bercinta memang sudah didalami dalam penelitian sebelumnya. Namun, perihal sedahsyat apa efek aroma tubuh ke tingkat gairah seksual, belum pernah dieksplorasi secara rinci.

Untuk menyimpulkan efek ini, para peneliti dari Southern Medical University di Guangzhou menyurvei informan di seluruh AS, China, dan India tentang seberapa sering mereka mencium diri sendiri dan orang lain, serta hasrat seksual mereka.

Sebagai permulaan, tim melakukan survei pada 1.903 mahasiswa China tentang seberapa besar mereka menghargai aroma tubuh alami di tempat kerja, seberapa sering mereka mengendus diri sendiri atau orang lain, dan tingkat dorongan seks mereka.

Dalam survei tersebut ditemukan bahwa “individu yang lebih mementingkan penciuman atau sering mengendus aroma tubuh menunjukkan hasrat seksual yang lebih kuat.”

Para ilmuwan kemudian mencoba untuk melihat apakah hasil ini berlaku untuk lintas budaya dengan melakukan survei yang sama kepada 313 penduduk India dan 249 penduduk AS.

Tampaknya, hubungan antara aroma tubuh dan dorongan seksual di negara-negara tersebut hampir sesuai dengan hasil di China. Sama seperti dalam studi, wanita AS dan India menempatkan peringkat yang lebih tinggi pada penciuman, terlibat dalam sesi mengendus lebih sering.

“Sebagai kesimpulan, penelitian kami mengkonfirmasi bahwa orang yang lebih menghargai fungsi penciuman atau aroma tubuh menunjukkan hasrat seksual yang lebih kuat,” tulis para peneliti. “Korelasi ini konsisten untuk kedua jenis kelamin dan lintas budaya yang berbeda, yang selanjutnya menunjukkan pentingnya penciuman dalam seksualitas.”

“Bau tubuh mengangkut sinyal kimiawi yang memfasilitasi deteksi kecocokan imunologis, genetika, dan hubungan keluarga, sehingga mendorong pemilihan pasangan seksual. Selain itu, bau badan mengomunikasikan daya tarik calon pasangan,” pungkas para peneliti.

(vyp/vyp)

Sumber : health.detik.com

Image : unsplash.com/ Spacejoy

Kualitas Bercinta Anjlok Betulan Bikin Hubungan Retak, Begini Kata Psikoterapis


Jakarta

Wajar bila suatu hubungan menghadapi sejumlah konflik. Namun yang perlu pasutri ketahui, sering kali jika tidak ditangani dengan baik, konflik-konflik ini memicu memudarnya perasaan salah satu pasangan. Walhasil, penting untuk pasutri mengkomunikasikan konfliknya dengan baik.

Namun lain halnya dengan perasaan ketertarikan seksual. Seringkali orang percaya, seseorang yang sudah kehilangan ketertarikan seksual terhadap pasangannya mungkin akan kesulitan untuk kembali menjalin hubungan sehat.

Dikutip dari SheKnows, psikoterapis bernama dr Tina B. Tessina menjelaskan kondisi tersebut amat umum terjadi. Ada banyak faktor yang menyebabkan penurunan daya tarik seseorang dalam berhubungan seksual. Faktor tersebut ialah kebutuhan dan harapan seksual pasangan tidak dapat terpenuhi serta hilangnya kepedulian terhadap penampilan.


Hal tersebut dapat membuat seseorang merasa tidak tertarik lagi dengan pasangannya. Selain itu juga jika seorang pasangan tidak tinggal bersama, dapat timbul pudarnya perasaan serta minat seksual mereka. Misalkan jika hal tersebut terjadi, momen-momen romantis tidak terjadi secara spontan, kehidupan sehari-hari tidak menarik, dan karir akan menjadi rutinitas.

Tidak hanya daya tarik atau penampilan fisik, dikutip dari SheKnows, ternyata seiring berjalannya waktu, hubungan setiap orang pasti akan berkembang dan dapat memicu pudarnya perasaan dan berkurangnya minat seksual.

Sebenarnya, daya tarik ini bisa dibangkitkan kembali. Setiap pasangan harus menyadari apa yang membuat daya tarik mereka pudar satu sama lain, misalnya salah seseorang sering mengabaikan pasangannya karena terlalu lelah bekerja.

Cara penyelesaiannya adalah berkomitmen untuk menghabiskan waktu bersama lebih lama. Penurunan daya tarik seseorang harus digantikan dengan kasih sayang, rasa humor dan komunikasi yang intim.

Penting juga untuk diingat bahwa seiring berjalannya waktu, seks tidak hanya lagi mencapai orgasme, namun sebaliknya fokuskan pada kenikmatannya. Buatlah jadwal untuk melakukan seks, berkomunikasi dengan pasangan dan mencoba hal-hal baru di kamar tidur untuk mencairkan suasana kembali.

Penting untuk diingat bahwa semua hubungan pasti akan mengalami pasang surut dan seseorang perlu mengingat apa yang menarik dari pasangannya saat awal jatuh cinta. Pikirkan mengapa seseorang tidak bisa memandang pasangannya dengan cara yang sama lagi dan komunikasikan hal-hal tersebut kepada pasangan dengan cara mendukung dan memberikan pengertian satu sama lain.

(vyp/vyp)

Sumber : health.detik.com

Image : unsplash.com/ Spacejoy

Stop! 5 Makanan Ini Pantang Dimakan Sebelum Bercinta, Bikin Gairah Nge-drop


Jakarta

Ada banyak yang dilakukan orang-orang untuk bisa meningkatkan performa dan gairah saat berhubungan seks. Salah satunya dengan mengonsumsi makanan dan minuman yang bisa meningkatkan stamina, libido, dan lain sebagainya.

Namun, ternyata ada juga sederet makanan dan minuman yang perlu dijauhi sebelum bercinta. Pasalnya, makanan dan minuman ini bisa memengaruhi performa hingga menghilangkan gairah seks pasangan saat di ranjang.

Apa saja? Dikutip dari Health Shots, berikut makanan dan minuman yang pantang dikonsumsi sebelum berhubungan seks.


Alkohol

Banyak yang mengira alkohol bisa meningkatkan gairah bercinta. Tapi dugaan itu ternyata salah besar. Faktanya, alkohol malah bisa memadamkan gairah di ranjang loh.

Ini karena alkohol meningkatkan kadar melatonin dalam tubuh, yang dapat membuat seseorang merasa mengantuk. Tak hanya itu, kadar melatonin yang tinggi dalam tubuh juga bisa menimbulkan efek samping seperti keram perut, pusing, sakit kepala, hingga penurunan libido.

Makanan Asin

Tak sedikit orang yang suka makanan asin. Namun, mengonsumsi kudapan asin sebelum berhubungan seks ternyata sangat tidak dianjurkan.

Makanan asin atau tinggi garam gampang membuat kamu merasa kembung. Garam juga bisa memperlambat sirkulasi darah, sehingga membuat kamu kesulitan mencapai orgasme.

Minuman Berkarbonasi

Semua orang tahu kalau minuman berkarbonasi bukanlah sesuatu yang menyehatkan. Tapi jika dikonsumsi sebelum berhubungan seks, efek samping yang ditimbulkan bisa bikin kamu malu saat perform di ranjang.

Minuman berkarbonasi dapat meningkatkan gas lambung dan membuat kamu merasa kembung. Hal ini bisa memicu kamu semakin sering buang angin atau kentut. Tentunya suara dan bau kentut ini bisa menghilangkan hasrat bercinta dengan pasangan bukan?

Bawang

Bawang memang bisa menyebabkan napas bau, sehingga tak heran pantang dikonsumsi sebelum bermesraan dengan pasangan. Tapi apa kamu tahu bawang juga punya efek samping merubah aroma yang dikeluarkan tubuh?

Studi yang dilakukan Columbia University Health Services menunjukkan kalau makanan yang berbau tajam, seperti bawang, mengandung asam sulfat yang tinggi. Zat ini bisa membuat keringat yang keluar dari pori-pori tubuh memiliki bau yang menyengat. Pastinya tidak ada yang mau melakukan ‘momen panas’ dengan pasangan yang bau badan bukan?

Kedelai

Kedelai memang menyehatkan, tapi ternyata tidak dianjurkan dikonsumsi sebelum bercinta. Studi menunjukkan konsumsi kedelai yang berlebihan bisa mengganggu keseimbangan hormon dalam tubuh. Hormon yang tidak seimbang ini bisa berimbas pada menurunnya libido dan performa ranjang yang loyo.

(kna/kna)

Sumber : health.detik.com

Image : unsplash.com/ Spacejoy

4 Posisi Bercinta untuk Orgasme Maksimal, Mudah Rangsang G-spot!


Jakarta

Pernah tidak kamu mendengar kata G-spot? G-spot atau Grafenberg spot adalah sebutan yang merujuk kepada bagian tertentu pada organ kelamin wanita yang bersifat sensitif dan dapat memicu terjadinya orgasme.

Namun, untuk bisa menemukan G-spot bukanlah hal yang mudah bagi kaum laki-laki. Setiap wanita memiliki G-spot yang berbeda-beda, dan dibutuhkan ‘jam terbang’ yang lumayan sampai si pria bisa dengan mudah menyentuh titik ‘ajaib’ pasangan wanitanya.

Bagi kamu yang juga mengalami kesulitan mencari G-spot pasangan wanitamu, berikut 5 posisi seks yang dijamin bakal ‘ngena’.


Woman on Top

Pada gaya ini, wanita bisa dengan bebas mengatur posisi tubuh, ritme, hingga penetrasi yang dilakukan. Alhasil, lewat posisi ini wanita bisa ‘menuntun’ pasangan prianya agar bisa mencapai G-spot miliknya.

Gaya ini juga tidak sulit dilakukan karena pria hanya perlu berbaring ketika wanitanya mengatur ‘tempo’ di atas. Jadi, pria bisa menemukan G-spot pasangan wanitanya tanpa perlu terlalu bersusah payah.

Spooning

Gaya ini sangat cocok bagi pasangan yang ingin melakukan hubungan seks yang lebih intim. Gaya ini juga diyakini dapat lebih mudah mengenai G-spot berkat kemiringan sudut saat melakukan penetrasi.

Pria juga bisa melakukan banyak variasi saat melakukan gaya ini, mulai dari mengangkat kaki pasangan wanita, memeluk, hingga memegang bagian tubuh tertentu untuk semakin menstimulasi wanita hingga bisa mencapai orgasme.

Doggy Style

Satu hal yang membuat doggy style disukai banyak pasangan adalah tingkat penetrasi yang bisa dilakukan. Semakin wanita meninggikan pinggulnya saat melakukan gaya ini, maka semakin mudah bagi pria untuk melakukan penetrasi lebih dalam dan mencapai G-spot.

Criss Cross

Gaya yang cocok dilakukan untuk mengencangkan jepitan miss v. Gaya ini mirip dengan missionary, hanya saja pada gaya ini kaki wanita disandarkan pada dada pria dalam posisi menyilang di sekitar area leher.

Tenang saja, gaya ini tidak sesulit kedengarannya kok. Konon gaya ini katanya bakal lebih joss kalau dilakukan di pinggir kasur atau di atas meja. Penasaran buat mencoba?

(kna/kna)

Sumber : health.detik.com

Image : unsplash.com/ Spacejoy

Mr P Mendadak Loyo di Tengah Sesi Bercinta Bikin ‘Turn Off’, Bisa Jadi Ini Pemicunya


Jakarta

Kehilangan ereksi selama berhubungan seksual adalah hal yang mungkin membuat beberapa pria khawatir, tetapi sebenarnya sangat umum terjadi. Kondisi ini terjadi ketika pria tidak dapat mempertahankan tekanan pada penis dan kemungkinan juga salah satu gejala dari disfungsi ereksi.

Pertama-tama, penting bagi seorang pria memahami bagaimana ereksi dapat terjadi. Proses ereksi melibatkan otak, pembuluh darah, hormon dan saraf. Umumnya, ereksi dimulai dengan rangsangan seksual, kondisi ini menyebabkan peningkatan aliran darah ke penis dan penurunan aliran darah keluar dari penis. Perubahan ini dapat meningkatkan tekanan darah dan membuat penis menjadi tegang.

Kehilangan ereksi terjadi ketika pria tidak dapat mempertahankan peningkatan tekanan darah pada penis. Namun, perlu diketahui bahwa kehilangan ereksi tak selalu menandakan adanya disfungsi ereksi.


Banyak hal yang dapat menyebabkan kehilangan ereksi saat berhubungan seksual, seperti hilangnya stimulasi yang diakibatkan oleh bagian otak, karena tidak dapat mengirimkan sinyal saat pria mendapatkan rangsangan seksual.

Selain itu, terdapat beberapa faktor yang dapat menyebabkan pria kehilangan ereksi, diantaranya adalah riwayat penyakit kardiovaskular, hipertensi dan diabetes yang mana kondisi tersebut dapat mempengaruhi pembuluh darah.

Gaya hidup juga bisa menjadi faktor seorang pria kehilangan ereksi, seperti kelebihan berat badan, kurang olahraga dan kebiasaan merokok yang dapat mengakibatkan kerusakan pembuluh darah serta mempengaruhi kondisi ereksi.

Faktor psikologis juga dapat mempengaruhi terjadinya kehilangan ereksi, seperti stres, permasalahan dalam hubungan dan depresi.

Kehilangan ereksi dapat diatasi dengan mengubah gaya hidup, mengonsumsi makanan yang bergizi, berolahraga, mengelola stres, berhenti merokok dan mengurangi konsumsi alkohol.

Bantuan dari terapis atau konselor juga dapat menolong jika ada faktor psikologis yang mempengaruhi ereksi seseorang. Terapis dapat melakukan tindakan untuk mengatasi kecemasan performa dan meningkatkan kualitas hubungan.

(kna/kna)

Sumber : health.detik.com

Image : unsplash.com/ Spacejoy

Ternyata Segini Frekuensi Bercinta yang Tepat untuk Terhindar dari ‘Mati Muda’


Jakarta

Hubungan seks merupakan hal yang penting untuk dilakukan pasangan suami istri. Tidak hanya baik untuk menjaga keharmonisan dalam rumah tangga, hubungan seks rutin juga berkaitan erat dengan manfaat kesehatan.

Melakukan hubungan seks setidaknya sebulan sekali dapat mengurangi risiko seseorang mengalami kematian di usia muda. Hal tersebut terungkap dalam sebuah studi yang dilakukan untuk melihat keterkaitan frekuensi aktivitas seksual dengan kesehatan secara keseluruhan khususnya kesehatan kardiovaskular.

Studi tersebut dilakukan melalui survei melibatkan 4.565 partisipan berusia 20-59 tahun yang memiliki hipertensi pada tahun 2005 hingga 2014. Ukuran hasil dari penelitian ini adalah hubungan antara frekuensi hubungan seksual dengan semua penyebab kematian pada pasien muda dan paruh baya dengan hipertensi.


Studi tersebut menemukan bahwa dalam periode tindak lanjut rata-rata 68 bulan, 109 (2,23 persen) pasien meninggal tanpa sebab. Setelah penyesuaian penuh untuk pembaur potensial, frekuensi hubungan seksual merupakan faktor prediktif independen untuk semua penyebab kematian pada pasien muda dan paruh baya dengan hipertensi.

Peningkatan frekuensi aktivitas seksual mungkin memiliki efek protektif pada kesehatan dan kualitas hidup secara keseluruhan. Hal ini juga menunjukkan hubungan frekuensi seks yang lebih rendah dan mortalitas semua penyebab yang lebih besar pada pasien muda dan paruh baya.

Lebih lanjut, studi tersebut juga menunjukkan bahwa orang dengan hipertensi yang melakukan hubungan intim setidaknya 12 kali setahun dapat mengurangi risiko setengah dari bahaya kematian dini.

Untuk kasus di Inggris, satu dari empat orang memiliki kondisi tersebut dan memiliki kemungkinan meningkatkan risiko serangan jantung dan stroke.

Salah satu penulis studi tersebut Dr Jiahua Liang menyebutkan aktif di ranjang bersama pasangan bisa menjadi bentuk aktivitas fisik yang dapat mengurangi berbagai risiko penyakit tersebut.

Tak hanya itu, hubungan seks juga besar kaitannya dengan mengurangi tingkat stres.

“Aktivitas seksual mungkin memiliki efek perlindungan langsung pada kesehatan jantung, seperti latihan fisik,” ucap Liang dikutip dari The Sun, Rabu (19/7/2023).

“Seks dengan pasangan juga dapat mengurangi stres yang nantinya bermanfaat untuk meningkatkan kesehatan kardiovaskular,” tambahnya.

Dalam penelitian lain, Liang juga mengatakan pria dengan dorongan seks yang tinggi juga memiliki kecenderungan untuk hidup lebih lama. Penelitian tersebut menghubungkan orgasme teratur dengan penurunan risiko kanker prostat, diabetes tipe 2, dan penyakit jantung.

(avk/kna)

Sumber : health.detik.com

Image : unsplash.com/ Spacejoy

4 Variasi Bercinta Ini Cocok Buat Suami yang Masih ‘Malu-malu’

Jakarta

Rasa percaya diri dalam berhubungan seksual memiliki peranan yang sangat penting. Kerap kali beberapa pria enggan melakukan hubungan seksual karena merasa takut akan performa mereka selama berhubungan intim. Tak hanya itu, pria pun terkadang merasa tidak percaya diri dengan kondisi tubuhnya.

Dikutip dari laman Times of India, berikut adalah 4 posisi bercinta yang menyenangkan tanpa mengurangi rasa percaya diri:

1. The G-whiz position

Posisi ini bisa dicoba untuk pria yang masih merasa malu atau tak percaya diri. Untuk melakukannya, wanita dapat berbaring dengan posisi kaki yang diangkat, sementara posisi pria berlutut di depan pinggul pasangannya.


Jika posisi sudah dirasa tepat dan nyaman, penetrasi akan lebih mudah dilakukan. Selain itu, posisi ini dapat memberikan kenikmatan maksimal. Dianjurkan untuk menggunakan lotion atau krim di bagian paha, guna menghindari gesekan kulit yang dapat memberikan rasa kurang nyaman.

2. Doggy Style

Doggy style merupakan posisi yang disukai oleh banyak pasangan suami istri. Bagi pria yang tidak percaya diri karena ukuran penisnya, posisi ini dapat menjadi pilihan yang terbaik dalam berhubungan seksual. Pada posisi ini penetrasi dapat terjadi lebih mudah. Dengan begitu, rasa percaya diri pria dapat meningkat dan hubungan seksual dapat berlangsung lebih menyenangkan.

3. Cowgirl

Selanjutnya adalah cow girl, posisi saat wanita memegang kendali lebih banyak dibandingkan pria. Pada posisi ini, wanita menggerakkan pinggulnya dan menciptakan gesekan. Posisi cow girl dapat menciptakan rasa nikmat saat penetrasi terjadi, yang mana hal tersebut dapat meningkatkan kualitas hubungan bercinta.

4. Your Face and Mine

Jika ingin mendambakan keintiman, posisi seks your face and mine bisa menjadi pilihan. Gaya ini akan membiarkan pasangan duduk di atas pangkuan. Setelah itu, untuk menemukan posisi penetrasi yang nyaman, pasangan bisa melakukannya dengan berpelukan. Jangan lupa untuk meminta pasangan sedikit mengangkang.

(suc/vyp)

Sumber : health.detik.com

Image : unsplash.com/ Spacejoy

Biar Nggak Monoton, Ini 4 Posisi yang Bikin Auto Klimaks saat Bercinta di Kamar Mandi

Jakarta

Bercinta merupakan kegiatan yang bisa membuat hubungan pasangan suami istri makin erat. Tak dapat dipungkiri jika berhubungan intim di kamar secara rutin bisa membuat pasangan merasa bosan.

Nah, salah satu tempat yang bisa dicoba selain di kamar untuk bercinta adalah kamar mandi. Bercinta di kamar mandi menawarkan tantangan dan sensasi yang berbeda. Meski begitu, pasutri harus hati-hati karena bercinta di kamar mandi dapat memicu sejumlah risiko, seperti terpeleset.

Dikutip dari Times of India, berikut empat posisi seks di kamar mandi yang dapat dicoba oleh pasangan suami istri:


1. The soapy slide

Posisi ini sangat sederhana dan dapat memberikan sensasi yang menyenangkan. Pasangan akan menemukan cara yang terbaik untuk melakukan penetrasi. Busa dan harum dari sabun dapat menjadikan suasana semakin romantis dan memanas.

2. Plunger

Jika dalam kamar mandi terdapat wastafel, sepasang suami istri dapat menggunakan alat tersebut sebagai penunjang posisi seks yang menggairahkan. Aktivitas ini dilakukan dengan posisi dogy style. Namun, sebaiknya sediakan matras anti selip untuk meningkatkan rasa nyaman dan aman.

3. Oral it

Umumnya, kamar mandi merupakan tempat yang tepat untuk melakukan seks oral. Pastikan tempat yang digunakan untuk beraktivitas sudah dalam keadaan bersih dan aman. Hal tersebut bertujuan agar posisi oral ini dapat berlangsung dengan baik dan menyenangkan.

4. The seat love

Sebelum mencoba posisi seks ini, pastikan terlebih dahulu kondisi kursi toilet dalam keadaan bersih. Untuk mendapatkan penetrasi yang lebih dalam, sepasang suami istri dapat duduk berhadapan. Dalam melakukan posisi seks ini, pasangan harus berhati-hati agar tetap merasa nyaman dan juga aman.

(suc/suc)

Sumber : health.detik.com

Image : unsplash.com/ Spacejoy

5 Langkah buat Bikin Momen Bercinta di Usia Senja Tetap ‘Panas’


Jakarta

Seseorang yang sudah memasuki usia senja, pasti akan mengalami penurunan kadar testosteron dan menopause. Walhasil tak heran, banyak orang yang sudah memasuki usia senja mengalami penurunan gairah bercinta.

Hilangnya gairah seks di masa tua bisa dipengaruhi oleh rendahnya kadar testosteron, disfungsi ereksi, menopause dan masalah kesehatan lainnya. Namun, melakukan hubungan seksual di usia senja, bukanlah hal yang tidak mungkin. Karena seseorang yang sudah memasuki usia senja masih bisa memiliki kehidupan seks yang sehat dan menyenangkan.

Dikutip dari Daily Mail, urolog di University of Maryland, dr Rena Malik, menjelaskan cara praktis untuk memiliki hubungan seks yang baik di usia senja.


1. Lakukan seks di waktu pagi

Kadar hormon testosteron seseorang paling tinggi dihasilkan di waktu pagi, umumnya hormon tersebut secara bertahap dapat menurun sepanjang hari. Dalam artian, seseorang yang sudah memasuki usia senja memiliki kadar testosteron tinggi di pagi hari, yang mana kondisi tersebut dapat meningkatkan hasrat seksual. Selain itu juga, seseorang yang melakukan aktivitas seksual di pagi hari lebih sedikit merasa lelah, dibandingkan di malam hari.

2. Perhatikan penggunaan obat

dr Malik menyarankan, seseorang yang sedang mengikuti pengobatan medis, sebaiknya mencatat obat-obatan dan kondisi kesehatannya, lantaran beberapa obat dapat memengaruhi gairah seksual. Komunikasikan kepada dokter mengenai alternatif pengobatan, jika mungkin seseorang merasa khawatir obat-obatan tersebut dapat berdampak pada kehidupan seksual.

3. Temukan rangsangan lain di bagian tubuh

Seiring bertambahnya usia, mungkin dibutuhkan waktu lebih lama untuk mencapai orgasme. Kondisi ini terjadi karena organ reproduksi dapat menjadi mati rasa atau kurang responsif, yang dapat membuat orgasme lebih sulit.

Hal ini bisa disebabkan oleh rendahnya kadar testosteron atau estrogen. Pada wanita, rendahnya estrogen dapat menyebabkan masalah seperti penurunan aliran darah dan pelumasan, serta rasa sakit saat berhubungan seksual.

Selain itu juga, kadar testosteron yang rendah pada pria, dapat menyebabkan ejakulasi tertunda dan disfungsi ereksi.

Maka dari itu, penting untuk bereksperimen dengan berbagai hal yang dapat merangsang area-area bagian tubuh lainnya, untuk membantu mencapai kenikmatan.

4. Gunakan pelumas dan alat bantu seks lainnya

Bagi wanita yang sudah berusia senja, menggunakan pelumas saat berhubungan seksual dapat menjadi pilihan yang tepat. Karena ketika kadar estrogen menurun, dapat menyebabkan area organ reproduksi menjadi kering.

“Menambahkan pelumas dapat membuat hubungan seks lebih nyaman dan jauh lebih menyenangkan,” ujar dr Malik.

Selain itu juga, untuk membantu berjalannya aktivitas seksual di usia senja, alat bantu seksual dapat digunakan untuk meningkatkan keseimbangan dan kenikmatan.

5. Bersikap optimis

dr Malik mengatakan bahwa otak adalah organ yang paling kuat untuk membantu aktivitas seksual. Umumnya, seseorang yang sudah berusia senja memiliki rasa takut saat berhubungan seksual, lantaran ia tidak bisa menciptakan kenikmatan seperti dulu.

Namun, sebaiknya jika seseorang ingin melakukan hubungan seksual berpikirlah optimis dan positif. Pemikiran yang optimis dapat membantu aktivitas seksual berjalan dengan baik dan dapat mencapai kepuasan satu sama lain.

(vyp/vyp)

Sumber : health.detik.com

Image : unsplash.com/ Spacejoy