Tag: bercinta

  • Bosan Bercinta Terasa Gitu-gitu Saja? Pasutri Tenang, Bisa Jadi Ini Pemicunya

    Jakarta

    Ketidakpuasan seksual adalah masalah yang dapat mengganggu kebahagiaan dan kedekatan dalam hubungan intim. Tak bisa menutup mata, kejenuhan dalam kehidupan seks dapat mengganggu emosi satu sama lain, mengurangi kepuasan seksual, dan memengaruhi kualitas hubungan.

    Sebenarnya, rasa bosan dalam berhubungan seksual normal terjadi. Namun, jika rasa bosan atau ketidakpuasan itu berlanjut, dapat memberikan dampak yang buruk terhadap hubungan seseorang.

    Beberapa hal dapat menjadi faktor penyebab ketidakpuasan seksual seperti:


    1. Komunikasi yang tidak baik

    Komunikasi yang terbuka dan jujur merupakan pondasi penting dalam mengatasi ketidakpuasan seksual. Lakukanlah diskusi mengenai keinginan dan harapan dalam kehidupan seks. Pahami dan cari jalan keluar bersama. Komunikasi yang baik dapat membantu membangun kedekatan dan membuka pintu untuk perubahan positif.

    2. Kehilangan minat dalam berhubungan

    Intimasi dalam hubungan seksual tidak hanya berkaitan dengan kegiatan di ranjang. Perhatikan tingkah laku dan kondisi emosional satu sama lain untuk memecahkan rasa bosan. Seperti halnya bersikap saling mendukung, berbagi waktu bersama, dan menciptakan momen-momen romantis di luar konteks seksual dapat memperkuat ikatan emosional dan meningkatkan kepuasan seksual.

    3. Kesehatan fisik dan mental terganggu

    Kondisi kesehatan fisik dan mental dapat memengaruhi kehidupan seksual. Hal tersebut dapat diatasi dengan menjaga keseimbangan pola makan yang sehat, berolahraga secara teratur, tidur yang cukup, dan mengelola stres dengan baik. Perhatikan kondisi kesehatan satu sama lain untuk memastikan stamina dan energi yang optimal dalam kehidupan seksual.

    4. Malu melakukan konsultasi

    Jika masalah ketidakpuasan seksual terus berlanjut atau sulit diatasi, pertimbangkan untuk berkonsultasi dengan dokter atau psikolog. Jangan merasa sungkan untuk melakukan konsultasi, karena mereka dapat memberikan saran dan bimbingan profesional untuk mengatasi permasalahan terkait kehidupan seksual seseorang.

    (vyp/vyp)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Pasutri Wajib Coba, 3 Latihan Fisik Ini Bantu Kualitas Bercinta Makin ‘Jos’

    Jakarta

    Kelelahan saat bercinta dapat membuat kualitas seks berkurang. Hal ini juga terkait kesehatan kardio yang buruk dapat membuat seseorang terengah-engah saat berhubungan intim.

    Menurut penelitian, berolahraga secara teratur dapat meningkatkan performa seksual. Penelitian juga membuktikan pria yang lebih sering berolahraga cenderung tidak mangalami disfungsi seksual. Beberapa latihan fisik ini dapat dilakukan untuk kesehatan dan kinerja seksual.

    Jaga Kesehatan Jantung

    Menurut American Heart Association, aktivitas rutin dengan meningkatkan kemampuan dan daya tahan tubuh setiap hari dapat menjaga kesehatan jantung secara keseluruhan. Ini dikombinasikan dengan diet sehat yang dapat bantu mengontrol berat badan.


    Sebuah studi yang melibatkan hampir 400 pria menunjukkan bahwa latihan aerobik efektif dalam mengobati disfungsi ereksi.

    Mayo Clinic merekomendasikan untuk memulai dengan perlahan, seperti dengan rutinitas jalan kaki yang teratur, berolahraga dengan kecepatan tinggi, atau jogging. Pilih aktivitas yang disukai sehingga dapat dilakukan secara teratur.

    Latihan Keseimbangan

    Latihan keseimbangan bisa dilakukan dengan mendaki gunung. Aktivitas ini mengaktifkan banyak kelompok otot yang digunakan saat berhubungan seks, termasuk otot inti, bahu, dan lengan, serta keseimbangan dan koordinasi. Latihan lain yang bisa diambil adalah dengan push-up.

    Selain itu, side lunges adalah cara lain yang baik untuk meningkatkan keseimbangan dan koordinasi. Pertahankan lutut kiri tepat di atas kaki. Dorong dan angkat tubuh untuk berdiri, angkat kaki kiri dari tanah dan seimbangkan kaki kanan sejenak sebelum kembali ke posisi lunge. Pastikan untuk melakukan kedua sisi.

    Latihan Dasar Panggul

    Latihan ini dapat membantu memperkuat otot dasar panggul baik pada pria maupun wanita. Selain efeknya pada fungsi saluran kemih dan usus besar, latihan dasar panggul juga memiliki manfaat tambahan untuk aktivitas dan fungsi seksual.

    Berbaringlah di lantai dengan lutut ditekuk dan kaki datar di lantai. Perlahan angkat panggul dari lantai sehingga tubuh membentuk garis lurus dari bahu hingga lutut. Tahan posisi ini selama beberapa detik, kemudian turunkan panggul secara perlahan ke lantai. Ulangi gerakan ini 10-15 kali.

    (Faesal Mubarok/naf)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Seperti Apa Rasa Senang Saat Seks? Ini Kata Dokter Saraf


    Jakarta

    Seks menjadi hal yang menyenangkan bagi pasangan suami istri. Selain kenikmatan, keduanya bisa lebih saling mengenal dan merasakan hubungan yang intim.

    Dikutip dari Cosmopolitan, neurotransmitter dopamin sangat berperan saat orgasme. Inilah yang membuat seseorang merasa sangat bersemangat dan senang saat berhubungan seks.

    Seperti apa rasa senang yang dirasakan selama berhubungan seks?


    Seorang dokter ahli saraf Dr Anjan Chatterjee mencoba menjelaskannya. Ia mengatakan seks memiliki kesenangan lebih dari sekadar reaksi refleksi sederhana terhadap hal-hal yang diinginkan.

    Misalnya, rasa sakit yang dirasakan wanita saat berhubungan seks, bisa digantikan dengan rasa kesenangan. Wanita memiliki ambang rasa sakit yang lebih tinggi saat terangsang secara seksual. Ambang batas ini meningkat rata-rata sebesar 40 persen dengan stimulasi vagina, dan 100 persen mendekati dan selama orgasme.

    Terlepas dari perubahan-perubahan yang dianggap sebagai rasa sakit ini, sensasi itu sendiri tidak tumpul dan tidak kalah menggairahkan. Sebaliknya, sensasi intens yang sama tidak dialami sebagai rasa sakit.

    Di otak, insula dan cingulate anterior aktif selama gairah. Area yang sama ini aktif saat orang merasakan sakit.

    Anehnya, wajah orang mengalami perubahan yang sama saat mengalami rasa sakit yang hebat seperti saat mengalami orgasme. Di sini, sensasi yang menimbulkan rasa sakit masih dialami, tetapi tidak menyenangkan.

    “Kesenangan membuat kita tetap hidup. Kenikmatan seksual adalah adaptif dalam cara yang paling mendasar. Kenikmatan dalam seks menjamin nenek moyang Pleistosen kita melahirkan kita. Dan itu kunci untuk kelangsungan hidup spesies,” jelas Dr Anjan Chatterjee.

    “Pada dasarnya, seks adalah hasrat, tindakan untuk memuaskan hasrat itu, dan kemampuan untuk bersenang-senang dalam memuaskan hasrat itu. Jadi kita bisa membuat bayi dan menguasai bumi selamanya. Hal-hal yang cukup sederhana. Jadi, sangat menyenangkan,” pungkasnya.

    (sao/naf)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Kabar Baik buat Pasutri, Rutin Bercinta Ternyata Bisa Bikin Panjang Umur


    Jakarta

    Semakin banyak orang yang tertarik pada korelasi antara gaya hidup dan umur panjang. Hal ini juga yang membuat banyak peneliti menyelidiki bagaimana berhubungan intim yang lebih lama juga memiliki hubungan dengan prospek hidup seseorang.

    Dalam konteks kualitas hidup, dan menjaga kualitas otak tetap tajam, ternyata berhubungan intim secara rutin membantu individu mengendalikan hidup mereka dengan lebih baik dan merasa tetap sehat meskipun usia bertambah.

    Peneliti melakukan studi longitudinal tentang hubungan antara aktivitas seksual dan kognisi pada orang berusia 50-89 tahun. Hasilnya, menemukan hubungan yang signifikan antara keduanya, khususnya dalam tugas-tugas seperti mengingat dan mengurutkan nomor.


    Tingkat stres yang tinggi dapat berkontribusi menurunkan tingkat kognitif pada orang dewasa. Stres kronis dapat meningkatkan risiko masalah kesehatan mental dan fisik seperti tekanan darah tinggi, masalah tidur dan depresi.

    Aktivitas seksual membantu mengurangi kadar hormon stres seperti adrenalin dan kortisol. Bukan hanya itu, bercinta juga merangsang produksi endorfin, yang secara alami dapat meningkatkan mood.

    Memang, berhubungan intim memiliki signifikansi dalam prospek hidup seseorang. Peneliti juga menemukan wanita yang rutin melakukan hubungan intim seringkali memiliki risiko kanker payudara yang lebih kecil daripada mereka yang tidak melakukannya.

    (Faesal Mubarok/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • 4 Alasan Wanita Pura-pura Orgasme, ‘Klimaks’ Palsu yang Menipu

    Jakarta

    Beberapa wanita diam-diam kerap pura-pura orgasme. Banyak alasan di baliknya, salah satunya ingin menyenangkan pasangan.

    Selain itu, adapula wanita yang beralasan meningkatkan kepuasan pasangan saat bercinta, sehingga pura-pura orgasme. Simak empat alasan paling umum di balik orgasme istri saat seks.

    1. Merasa bosan

    Dalam berhubungan seksual, tidak selamanya dapat memberikan umpan yang baik dan menyenangkan saja. Ternyata kebosanan dalam berhubungan seksual itu dapat terjadi. Ketika hubungan seksual menjadi membosankan, biasanya wanita memalsukan orgasme agar proses bercintanya dapat tetap berlangsung dengan semestinya.


    2. Untuk meningkatkan kepuasan

    Untuk meningkatkan kepuasan seksual, seorang wanita dapat membangkitkan gairah pasangannya. Agar kepuasan tersebut tercapai, biasanya seorang wanita menciptakan orgasme palsu hingga menjadi nyata. Jika orgasme yang sebenarnya terjadi, dapat tercipta puncak kepuasan bagi kedua pasangan tersebut.

    3. Menghindari hal yang tidak menyenangkan

    Agar bercinta dapat berjalan menyenangkan, kedua pasangan harus memberikan sensasi kenikmatan yang pas. Biasanya apabila aktivitas tersebut tidak berjalan dengan baik, akan menimbulkan konflik terhadap kedua pasangan. Semisal seorang wanita tidak bisa mencapai titik tersebut, ia akan pura-pura orgasme untuk menjaga aktivitas bercinta agar tetap berlangsung.

    4. Memberikan umpan balik positif

    Ternyata alasan lain seorang wanita pura-pura orgasme, yaitu untuk memberikan umpan balik yang positif pada pasangannya. Hal ini dilakukan agar meyakinkan bahwa ia telah melakukan aktivitas seksual dengan baik, sehingga tidak menumbuhkan rasa insecure pada pasangan.

    (naf/naf)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Suami Mohon Bersabar, Ternyata Ini Waktu Paling Pas Untuk Bercinta


    Jakarta

    Para peneliti baru-baru ini melakukan riset dengan menanyakan 1.000 orang di Inggris tentang preferensi seks pagi hari mereka. Ditemukan bahwa satu dari empat orang memilih jam 7.30 pagi, yaitu sekitar setengah jam setelah mereka bangun.

    Dari riset tersebut, menunjukkan bahwa sains mendukung pilihan preferensi seks di pagi hari karena kadar hormon seks pria sedang memuncak. Terlebih, aliran endorfin yang dipicu oleh seks akan menurunkan tekanan darah dan tingkat stres serta membuat orang lebih bersemangat sepanjang hari.

    Riset ini juga menganalisis 500 pria dan 500 wanita yang menjalani kehidupan ‘sehat dan aktif’ tentang rutinitas harian mereka.


    Setiap peserta diminta untuk mencatat ‘waktu optimal’ ketika mereka mendapatkan manfaat maksimal dari serangkaian aktivitas.

    Hasilnya menunjukkan bahwa jam 7 pagi adalah waktu paling populer untuk bangun dan jam 7.30 pagi adalah waktu yang disukai untuk berhubungan seks di pagi hari.

    Menurut sebuah penelitian di AS, yang diterbitkan dalam jurnal Adaptive Human Behavior and Physiology, menemukan bahwa kadar hormon seks pria paling tinggi sesaat setelah bangun tidur. Melalui seks, akan memicu pelepasan hormon peningkat suasana hati dopamin, endorfin, dan oksitosin.

    “Seks di pagi hari dapat membuat sepasang kekasih lebih dekat. Seks menghasilkan oksitosin yang juga dikenal sebagai “hormon pelukan”. Oksitosin adalah zat kimia di otak yang mengontrol cinta dan ikatan. Saat dilepaskan saat berhubungan seks, akan merasa lebih terhubung dengan pasangan.” kata juru bicara Naturecan.

    “Berhubungan seks di pagi hari mungkin tidak sama dengan berlari di atas treadmill selama satu jam, tapi tetap merupakan olahraga yang baik. Seks membakar sekitar lima kalori per menit, menurut penelitian dari Harvard Medical School. Itu sama saja dengan jalan-jalan,” tegasnya.

    (naf/naf)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Tak Pakai Obat-obatan, Ini 5 Cara Paling Ampuh Bikin Kesuburan Pria Makin ‘Jos’

    Jakarta

    Tak sedikit pria menjajal beragam cara untuk mendongkrak kualitas sperma. Dengan harapan, cara-cara tersebut bisa meningkatkan kesuburan dan membantu mereka yang tengah mendambakan buah hati.

    Perlu diketahui, jumlah sperma yang cukup merupakan indikator yang dapat diandalkan dalam kesehatan reproduksi. Sebaliknya, jika jumlah sperma yang rendah itu dapat berkaitan dengan penyakit kronis.

    Oleh karena itu, ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kesehatan reproduksi pada pria. Tanpa mengkonsumsi obat-obatan, berikut penjelasannya:


    1. Tidak mengejar kehamilan di usia terlalu tua

    Beberapa pria memutuskan untuk mengutamakan pekerjaan lebih dulu sebelum memutuskan untuk menikah. Walhasil, banyak pasangan menunda kehamilan hingga usia 30 atau lebih. Faktanya semakin bertambahnya usia seseorang, kualitas sperma dapat menurun dan kehamilan akan lebih sulit terjadi.

    Mengingat, rentang usia yang optimal untuk memiliki anak adalah usia 30-35 tahun.

    Setelah melewati rentang usia ini, kesehatan reproduksi munkgin menurun. Selain kesulitan untuk mencapai kehamilan, kehamilan pada usia relatif tua juga bisa memicu risiko kelainan pada janin.

    2. Perhatikan penempatan gadget

    Digitalisasi merupakan suatu hal yang sangat populer pada saat ini. Seperti pengunaan handphone, perangkat games, tablet dan lainnya. Dikutip dari healthshots, sinyal Wi-Fi dari ponsel yang ditempatkan di saku celana dapat mempengaruhi motilitas dan kualitas sperma secara signifikan.

    Umumnya, testis di dalam kantung skrotum dapat bertahan dengan suhu beberapa derajat di bawah suhu tubuh normal, yang diperlukan untuk produksi sperma yang optimal. Perangkat elektronik yang berada dekat dengan tubuh meningkatkan suhu skrotum dan mengganggu produksi dan kualitas sperma.

    3. Stop merokok dan konsumsi alkohol

    Merokok dan konsumsi alkohol dapat menyebabkan pengurangan produksi sperma, sehingga dapat mempengaruhi kesuburannya.

    Jaringan testis sangat sensitif terhadap toksin yang beredar dan paparan terus-menerus terhadap toksin ini dapat merusak mekanisme produksi sperma secara permanen. Selain itu zat-zat tersebut juga dapat menyebabkan cacat pada janin.

    4. Menjaga pola hidup sehat

    Menjaga pola hidup sehat dapat meningkatkan kesehatan reproduksi pria ataupun wanita. Seperti tidur dengan waktu yang cukup, mengonsumsi makanan dan minuman yang bernutrisi dan berolahraga.

    (suc/suc)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Survei Temukan 52 Persen Pengantin Ogah Bercinta Malam Pertama, Kenapa Tuh?


    Jakarta

    Mungkin bagi banyak pasangan yang baru atau hendak menikah, malam pertama menjadi momen yang dinanti-nantikan. Pasalnya, momen ini kerap dikaitkan dengan kali pertama pasangan melakukan hubungan intim.

    Namun survei menemukan hal menarik. Rupanya, sebanyak lebih dari 50 persen pengantin baru justru tidak bercinta di malam pertama. Kenapa?

    Survei ini dilakukan oleh Bluebella, brand lingerie mewah asal Inggris terhadap 1.000 pasangan. Hasilnya, hanya 48 persen pasangan yang bercinta di malam pertama.

    52 persen pasangan lainnya mengatakan bahwa mereka terlalu lelah untuk melakukan hal tersebut. Padahal, tak sedikit pasangan yang sudah mempersiapkan segala hal untuk menikmati malam pertama. Dikutip dari Women’s Health, tercatat 90 persen wanita telah membeli lingerie baru untuk malam pertama mereka.


    Alih-alih saat malam pernikahan, sepertiga orang yang disurvei baru berhubungan dengan pasangan di keesokan paginya, sementara satu dari sepuluh orang menunggu selama dua hari.

    Meski begitu, penantian tersebut rasanya cukup sepadan dan tidak menjadi suatu masalah. Pasalnya, 84 persen orang merasa puas dengan seks di malam pertama mereka walaupun tidak dilakukan di malam pernikahan.

    (vyp/vyp)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Begini Cara Memuaskan Suami Menurut dr Boyke

    Jakarta

    Salah satu kewajiban bagi seorang istri adalah untuk memuaskan suami. Namun terkadang masih banyak kebingungan bagaimana cara yang tepat untuk memuaskan suami lewat seks.

    Maka dari itu, artikel kali ini akan membahas mengenai bagaimana cara yang tepat untuk memuaskan suami menurut salah satu dokter kandungan dan pakar seks yang sudah tidak asing lagi bagi masyarakat Indonesia, siapa lagi kalau bukan dr H. Boyke Dian Nugraha, SpOG, MARS, atau yang lebih dikenal dengan dr Boyke.

    Untuk penjelasan lebih lengkap, simak penjelasan berikut ini.


    Cara Memuaskan Suami

    1. Merawat dan Mempercantik Diri

    Merawat dan mempercantik diri nyatanya sangat berguna untuk membangkitkan gairah pasangannya. Perawatan organ intim, seperti menjaga kebersihan vagina juga merupakan bagian dari merawat diri.

    Selain untuk menjaga kesehatan vagina, hal tersebut juga membuat suami semakin bergairah dalam melakukan hubungan intim.

    2. Gunakan Variasi Posisi

    Berbagai posisi bercinta dapat dipilih oleh pasangan untuk membuat kehidupan seksual semakin bergairah dan variatif. Hal ini tentunya juga dapat meningkatkan kepuasan suami, karena keintiman dalam melakukan hubungan seksual akan semakin meningkat.

    Dalam sesi temu media di Jakarta Selatan beberapa waktu yang lalu, dr Boyke menjelaskan bahwa terdapat posisi yang membuat sesi bercinta semakin maksimal, yaitu posisi lotus.

    Menurut dr. Boyke, saat melakukan posisi lotus, seorang pria akan dapat merasakan rangsangan elastisitas vagina, sehingga hal tersebut akan menambah kepuasan bagi pria.

    “Kalau posisi lotus yang seperti bunga, itu salah satu memang ada di Kamasutra atau di buku ‘The Perfumed Garden’ disebutkan posisi tersebut juga karena dua-duanya gerakan seperti bunga lotus yang mekar, itu juga menyentuh beberapa titik sensitif daripada pria maupun wanita. Si pria merasakan karena elastisitas dari bunga lotus itu berdempet, otomatis gerakan-gerakannya juga merangsang dan menggairahkan” jelasnya.

    3. Dominasi Ritme Seks

    dr Boyke menjelaskan saat berhubungan intim terdapat satu posisi yang menjadikan wanita menjadi pemegang kendali dalam melakukan ritme seks, yaitu posisi ‘Cinderella Menunggang Kuda’. Posisi ini merupakan posisi saat wanita berada di atas pria dan dapat mendominasi ritme seks yang sedang dilakukan.

    Posisi ini akan menguntungkan pria maupun wanita karena dalam posisi ini, wanita memiliki kesempatan untuk merangsang titik g-spot dengan maksimal. Posisi ini juga sering disebut dengan posisi woman on top.

    Demikian penjelasan mengenai cara untuk memuaskan suami. Semoga bermanfaat detikers!

    (fds/fds)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy

  • Jangan Malu-malu, Begini Efek Dahsyat Mendesah saat Bercinta


    Jakarta

    Sebagian wanita merasa malu untuk mendesah ketika bercinta. Misalnya karena takut bikin suasana canggung, atau tak paham harus mengeluarkan suara seperti apa. Padahal sebenarnya, desahan saat bercinta bisa membantu pasangan mencapai puncak kenikmatan saat seks.

    Mendesah biasanya sering terjadi ketika seseorang menyalurkan kenikmatan dan emosi yang dirasakannya. Ternyata, desahan yang dikeluarkan saat melakukan hubungan seks mempunyai manfaat yang banyak untuk kehidupan seksual.

    Dikutip dari Hauterrfly, terdapat beberapa manfaat mendesah bagi pasangan


    1. Menghilangkan rasa bosan

    Desahan yang dikeluarkan oleh wanita saat sedang bercinta mampu membuat kehidupan seksual menjadi lebih intim dan tidak membosankan. Selain itu, sebagian pasangan juga mengatakan bahwa desahan dapat meningkatkan rasa nikmat saat bercinta. Tak hanya itu, desahan juga mendorong pasangan untuk lebih ekspresif sehingga pasangan bisa lebih memahami satu sama lain. Walhasil, kehidupan seks akan meningkat dan keintiman menjadi lebih baik.

    2. Pasangan menjadi senang

    Wanita yang melakukan desahan saat sedang bercinta membuat pria merasa senang. Pasalnya, pria meyakini bahwa wanitanya terasa bahagia dan senang saat melakukan hubungan seksual dengan dirinya. Secara tidak langsung, desahan yang dikeluarkan oleh wanita membuat kepercayaan diri pria meningkat.

    3. Meningkatkan peluang orgasme

    Saat melakukan hubungan seksual, wanita mengeluarkan suara seperti desahan dengan nafas yang terengah-engah. Selain itu, saat mendesah otomatis mulutnya juga akan terbuka. Maka dari itu, tak sedikit pria yang mencapai orgasme saat mendengar pasangannya melakukan desahan.

    4. Menghilangkan stres

    Mendesah juga menjadi cara untuk wanita melepaskan stres atau pikiran saat melakukan hubungan seksual dengan pasangan. Melalui helaan napas yang keluar bersamaan dengan desahan, perasaan wanita akan menjadi lebih nyaman dan lega sehingga rasa stres dapat dilepaskan. Selain itu, melakukan hubungan seks terasa lebih nyaman dan nikmat ketika pasangan sedang tidak memikirkan hal-hal lain.

    5. Meningkatkan gairah

    Secara tidak langsung, wanita yang mengeluarkan desahan merasa bahwa hal yang dilakukan oleh pria sangatlah terasa nikmat seperti kecepatan atau kedalaman saat melakukan penetrasi. Selain itu, suara desahan juga menjadi tanda bahwa yang dilakukan oleh pria sudah tepat untuk diteruskan hingga mencapai orgasme. Maka dari itu, tidak sedikit pria yang merasa bahwa desahan wanita membuat gairahnya memuncak.

    (vyp/vyp)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com/ Spacejoy