Tag: bitcoin

  • Inilah Alasan Level Harga Bitcoin US$ 28.000 Sangat Penting

    Volatilitas Bitcoin (BTC) baru-baru ini telah menarik perhatian besar pada titik harga US$ 28.000 atau sekitar Rp 440 juta, sehingga menarik para analis dan trader untuk memantau dengan cermat ambang batas keberhasilan atau kegagalan ini.

    Salah satu pendiri Glassnode, Yann Allemann merinci pentingnya hal ini dalam postingan terbaru di platform media sosial X. Analis menekankan pentingnya pemahaman dinamika pasar dan sentimen investor.

    Mengapa Level US$ 28.000 Penting?

    Dilaporkan U.Today, setelah publikasi berita palsu baru-baru ini, Bitcoin mengalami peningkatan pesat, khususnya di pasar Binance BTC/USDT. Platform perdagangan ini, yang menyumbang sekitar 8% dari volume 24 jam Bitcoin, menyaksikan lonjakan kripto dari US$ 27.880 menjadi US$ 30.000, menandai lonjakan 7% hanya dalam 30 menit.

    Patokan US$ 28.000 bukan sekadar angka — ini bertindak sebagai tonggak penting, menurut salah satu pendiri Glassnode. Seluruh pasar kripto dipengaruhi oleh kemampuan Bitcoin untuk melampaui dan secara konsisten mempertahankan nilai di atas ambang batas ini.

    Prediksi Harga Bitcoin (BTC), 18 Oktober 2023. Sumber: TradingView.
    Prediksi Harga Bitcoin (BTC), 18 Oktober 2023. Sumber: TradingView.

    Baca juga: Enam Pertimbangan Penting untuk Harga Ethereum di Q4 2023

    Sebelumnya, Bitcoin ini mencapai tonggak penting dalam perdagangan berjangka, namun harga pasar spot melampaui level US$ 27.980. Pentingnya level ini mencerminkan dinamika pasar dan sentimen investor yang lebih luas.

    Reli Bitcoin Sesaat

    Lonjakan harga Bitcoin yang tiba-tiba dapat ditelusuri kembali ke laporan tidak akurat yang dibagikan di platform media sosial X. Informasi yang salah, diterbitkan oleh outlet berita kripto Cointelegraph, mengklaim bahwa Komisi Sekuritas dan Bursa (SEC) telah menyetujui aplikasi iShares BlackRock untuk mendapatkan ETF Bitcoin spot.

    Hal ini menyebabkan harga Bitcoin melonjak lebih dari 10% untuk sesaat sebelum menarik kembali sebagian besar keuntungan tersebut. Namun, BlackRock membantah laporan tersebut, dan Cointelegraph segera mengatasi kesalahan tersebut.

    Untuk saat ini, Bitcoin terus bertahan di atas level US$ 28.000 meskipun terjadi kegagalan ETF.


    Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

    DISCLAIMER: Setiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi Anda. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual kripto. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi Anda.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Adu Cemas Saham dan Bitcoin, Pasca The Fed Pangkas Suku Bunga

    Kecemasan kian tergambar antara pasar saham dan Bitcoin, pasca The Fed pangkas suku bunga menjadi nol persen, pada Minggu, 15 Maret 2020 kemarin. Bitcoin sempat naik 7,7 persen setelah pengumuman itu, lalu turun cepat dan relatif stabil. Saat ini Bitcoin diperdagangkan kisaran “stabil” di US$5.256 berdasarkan data di Coinmarketcap.  

    The Fed dengan sangat terpaksa, yang sudah diduga sebelumnya. Bank Sentral Amerika Serikat itu menurunkan suku bunga antara 0-0,25 persen dari sebelumnya 1-1,25 persen. Keputusan nan mendesak itu adalah yang bersejarah sejak langkah serupa pada tahun 2008 silam ketika resesi ekonomi global menghantam dunia.

    Penurunan suku bunga pun diikuti oleh langkah quantitative easing (QE) alias pelonggaran kuantitatif sebesar US$700 miliar atau sekitar Rp10.328.500.000.000.000. Bahasa sederhana QE adalah “menambah jumlah uang dolar AS yang beredar di pasar”.

    Dengan demikian The Fed akan membeli obligasi (surat utang negara) senilai US$500 miliar dan US$200 miliar sekuritas saham. Ini akan membawa total aset pada saldo Cadangan Federal hingga US$5 triliun.

    Pun kita masih menanti pagi ini waktu setempat di Amerika Serikat atau malam ini waktu Indonesia Barat, ketika pasar saham dibuka.

    Khusus di Indonesia, per siang ini IHSG melemah hingga 3,5 persen merespons keputusan the Fed itu. Itu pula yang memperkuat tipis nilai tukar dolar terhadap rupiah di levelRp14.850 dari sebelumnya dini hari tadi di kisaran Rp14.928 per dolar AS.

    Hal serupa kita masih menanti dinamika di pasar aset kripto, ketika sebagian besar trader dari wilayah Barat bumi sudah bangun. Apakah Bitcoin melorot atau sebaliknya? Kita menanti.

    Sebelumnya di media ini, analisis aset kripto Muhammad Kurnia Bijaksana memaparkan adanya potensi pelemahan Bitcoin.

    “Kendati setelah ini Bitcoin naik dan merebut kembali momentum bullish di atas US$6500, masih ada ancaman untuk harga kembali ke “dasar” dari kejatuhan harga Bitcoin jumat lalu. Alasannya adalah, pertama berdasarkan teori Wick-Filling. “Wick” atau ekor ke bawah dari dari candlestick mingguan hampir selalu ditutup. Maksudnya adalah, harga tersebut cepat atau lambat selalu terisi atau ‘dikunjungi’ lagi,” kata Kurnia.

    Sementara itu, dilansir dari Decrypt, Pendiri Morgan Creek Anthony Pompliano mengatakan ia belum bisa memprakirakan apa dampak terhadap Bitcoin dalam jangka pendek.

    “Tetapi saya berpikir tindakan The Fed akan terbukti tidak efektif untuk pasar keuangan tradsional. Dan bullish untuk Bitcoin dalam jangka panjang,” katanya. [red]



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Bitcoin Turun Drastis, Investor pun Bisa Miliki Sentimen Negatif

    Pasar cryptocurrency terpuruk dan menunjukan kehancuran yang paling parah dalam sejarah mereka yang masih relatif singkat. Pada titik terendah, seluruh kapitalisasi pasar dari semua aset digital merosot sekitar $75 miliar dalam hitungan jam.

    Meskipun Bitcoin dan mata uang digital lainnya dikenal karena volatilitasnya, skala dan kecepatan jatuhnya pasar yang begitu lebar membuatnya sulit untuk membayangkan bagaimana investor dapat kembali.

    Harga memang mengalami kenaikan dari posisi terendah mereka, tetapi masih terlalu dini untuk mengatakan apakah kepercayaan pasar dapat kembali lagi.

    Pada Kamis adalah hari di mana harga Bitcoin mengalami penurunan parah dalam industri uang digital. Harga BTC jatuh sekitar 50%, aset digital lainnya bahkan bernasih lebih buruk seperti ETH dan XRP yang harganya juga menurun drastis.

    Menurut investor dan CPO Tinder, Brian Norgard laju penurunan Bitcoin membuat sebuah kehancuran bagi pikiran investor yang akan sulit dilupakan.

    Kejatuhan dramatis di tengah meningkatnya kepastian ekonomi global bukanlah tampilan yang baik untuk Bitcoin. Sebagai wartawan industri Larry Cermak menyoroti, banyak investor diberikan pada gagasan bahwa digital bisa berfungsi sebagai tempat berlindung yang tidak berkorelasi.

    Sebuah narasi juga telah muncul bahwa skenario seperti penyebaran virus corona, harga minyak dan lain sebagainya membuat Bitcoin pun semakin turun dan memiliki citraburuk karena tidak berhasil membuktikan sebagai safe haven asset.

    Apakah Investor akan Melupakan Penurunan Bitcoin?

    Bitcoin tentu tidak asing dengan pergolakan harga yang dramatis. Sejarahnya dipenuhi dengan guncangan besar. Namun, penurunan saat ini tidak mengikuti langkah besar untuk masa depan. Kerusakan yag sebenarnya dialami Bitcoin adalah sebuah sentimen dalam diri investor, apakah negatif atau positif? Hal ini masih harus dilihat lebih jauh lagi.

    Baca juga: Trader Veteran Ini Prediksi Bitcoin akan Berharga $1.000

    Namun setelah harga yang turun drastis, Bitcoin pun mengalami rebound harganya sempat membaik ke angka $5.000, ini tentu menjadi kabar yang baik bagi investor dan bisa membuat sentimen positif BTC kembali. Ini juga membuktikan bahwa Bitcoin memang memiliki volatilitas yang baik.

    Meskipun volatilitas gila, tampaknya tidak mungkin bahwa ini benar-benar adalah awal dari akhir cryptocurrency. Tingkat inovasi dan minat di sekitar industri telah tumbuh secara eksponensial. Pengembang yang paling berkomitmen pasti akan menjadi prajurit, meningkatkan pengalaman pengguna dan bekerja menuju masa depan keuangan terdesentralisasi yang mereka bayangkan.

    Seperti yang dilaporkan BeInCrypto, penurunan Bitcoin baru-baru ini mungkin sebenarnya mengarah pada periode akumulasi yang berkepanjangan,dan memungkinkan investor yang cerdas untuk mengambil Bitcoin dengan harga murah dan memanfaatkannya.

    Sumber





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Mengenal Wick-filling, Teori yang Bisa Digunakan Untuk Memprediksi “DUMP” di Bitcoin

    Setelah “rally” cukup lama di awal 2020, harga bitcoin dan pasar kripto secara umum mengalami koreksi besar-besaran selama 3 minggu terakhir. Banyak orang yang panik dan ketakutan karena penurunan sebanyak kurang lebih 50% ini. Namun, jika dilihat dari sisi teknikal, sebenarnya peringatan akan terjadinya hal ini sudah tertulis di dalam grafik. Bagaimana kita bisa membaca grafik untuk membaca “peringatan” ini?

    Untuk mengetahuinya, kita perlu membuka grafik Bitcoin di timeframe 1 minggu. Teori ini sudah dites dan paling sering terjadi di Bitcoin di timeframe 1 minggu.

    Perhatikan semua “wick” atau sumbu candlestick yang mengarah ke bawah!

    Jika diperhatikan, sejak awal 2018, sumbu ke bawah ini hampir selalu dipenuhi. Maksudnya pergerakan harga bitcoin harga akan mengunjungi lagi titik tersebut.

    Wick ke bawah akan selalu “terisi” dengan adanya penurunan harga. Terlebih lagi, biasanya penurunan harga akan mengisi dan melebihi wick yang ada.

    Bisa kita lihat sejak “bull run” di awal tahun, sudah ada beberapa “peringatan” akan terjadinya “DUMP”. Perhatikan lingkaran-lingkaran hijau. Wick atau sumbu akhirnya sudah terisi dengan sempurna (garis-garis hijau).

    Kita juga dapat menjadikan “dump” beberapa hari yang lalu sebagai peringatan jika setelah ini harga kembali naik. Di candlestick mingguan, kita bisa melihat adanya wick yang cukup besar (lihat gambar).

    Namun kita juga tidak bisa asal menunggu wick tersebut terisi begitu saja, karena ini adalah salah satu kelemahan teori wick-filling: Kita tidak tahu berapa lama ia akan terjadi, apakah akan terjadi secara cepat, atau bertahap.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Perlukah milenial investasi bitcoin? – Tokocrypto News

    KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Tren investasi di kalangan generasi milenial Indonesia sedang meningkat, berdasarkan data dari Bursa Efek Indonesia (BEI). BEI mengungkapkan data bahwa jumlah investor dalam kategori usia 18 tahun-25 tahun meningkat hingga 120,6% antara tahun 2016 dan 2018.

    Tidak hanya memilih instrumen investasi tradisional seperti saham, obligasi, dan reksadana, generasi milenial juga mulai menginvestasikan dana dalam bentuk mata uang kripto (cryptocurrency).

    Sejak popularitasnya yang melambung pada tahun 2015, Bitcoin dikenal sebagai aset digital pertama yang menjadi pionir ekosistem cryptocurrency. Bitcoin adalah mata uang kripto yang tidak dikelola oleh bank atau agensi.

    Baca Juga: Tokocrypto gaet Merkle Science untuk pastikan investasi aset kripto aman

    Namun, semua transaksi Bitcoin tercatat dalam blockchain yang bersifat publik. Transaksi cryptocurrency diperjualbelikan dengan menggunakan akses ‘kunci’ yang bertindak selayaknya dompet.

    Nilai dari Bitcoin terus meningkat dengan cepat, bahkan mencapai puncak tertinggi pada akhir tahun 2017, dimana valuasinya mencapai Rp 275 juta (US$ 20.000) untuk 1 Bitcoin. Berdasarkan kajian dari CNN akhir tahun lalu, Bitcoin merupakan instrumen investasi paling menguntungkan di dekade ini. CNN meninjau kinerja dan profit dari berbagai investasi sebelum mengumumkan hasil studinya.

    Sebagai perbandingan, jika seseorang menginvestasikan Rp 14.000 pada awal dekade ini untuk Bitcoin, maka investasi tersebut akan bernilai Rp1,2 miliar pada hari ini. Dalam 10 tahun terakhir, keuntungan dari investasi Bitcoin mengungguli bentuk investasi lain, seperti saham dan obligasi.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Harga Bitcoin Sempat Capai Rp 471 Juta Efek Berita ETF BTC Palsu

    Harga Bitcoin (BTC) tiba-tiba mengalami lonjakan hingga US$ 30.000 atau sekitar Rp 471 juta pada Senin (16/10) malam, namun kemudian anjlok dengan cepat. Kenapa?

    Volatilitas tinggi harga Bitcoin tersebut terjadi setelah beredar rumor bahwa Komisi Sekuritas dan Bursa (SEC) telah memberikan persetujuannya untuk ETF Bitcoin spot iShares milik Blackrock. Spekulasi dimulai ketika Reuters menampilkan tajuk utama yang menyatakan, “Breaking: Harga BTC Melonjak karena Rumor Persetujuan ETF Bitcoin.”

    Komunitas kripto sangat menantikan keputusan SEC, yang dapat menandai tonggak penting bagi pasar dan industri kripto. Namun, lonjakan ini didasarkan pada informasi yang belum diverifikasi, karena situs resmi SEC tidak mengonfirmasi persetujuan ETF Bitcoin spot pada saat itu.

    Pembalikan Harga Bitcoin

    Grafik harian BTC/USDT. Sumber: TradingView.
    Grafik harian BTC/USDT. Sumber: TradingView.

    Baca juga: Beli Mobil Ferrari Kini Bisa Pakai Bitcoin, Gimana Caranya?

    Dilaporkan Coingape, dalam beberapa menit setelah lonjakan tersebut, analis Bloomberg, James Seyffart mendiskreditkan informasi tersebut, dengan menyatakan, “Ini adalah berita palsu; Saya tidak dapat menemukan apa pun yang dapat mengkonfirmasi hal ini saat ini. BlackRock baru saja mengkonfirmasi kepada reporter FOX bahwa ini salah; permohonan mereka masih dalam peninjauan.”

    Lebih lanjut menegaskan sudut pandang ini, jurnalis Fox Business, Eleanor Terrett men-tweet, “BlackRock secara pribadi telah mengkonfirmasi kepada saya bahwa informasi ini sepenuhnya salah. Permohonan mereka masih dalam tahap peninjauan.”

    Pengungkapan ini segera membuat Bitcoin jatuh kembali ke US$ 28.102 atau sekitar Rp 441 juta. Namun menariknya, bahkan sebelum rumor palsu tersebut muncul, Bitcoin telah menunjukkan tanda-tanda kekuatan. Sebelumnya pada hari Senin (16/10), Bitcoin berhasil menembus resistensi US$ 27.250 (Rp 428 juta) dan melonjak hingga US$ 27.980 (Rp 439 juta) sebelum berhenti sejenak.

    ETF Bitcoin Spot

    BlackRock makin mantap melangkah ke market kripto incar investor kaya. Sumber: Jeenah Moon/Bloomberg.
    BlackRock makin mantap melangkah ke market kripto incar investor kaya. Sumber: Jeenah Moon/Bloomberg.

    Baca juga: Bandar Bitcoin Terus Akumulasi, Apakah Lonjakan Harga Akan Datang?

    Unit iShares BlackRock menyerahkan dokumen ke SEC pada pertengahan Juni lalu, untuk pendirian ETF Bitcoin spot. Namun, SEC telah berulang kali menolak berbagai upaya berbagai perusahaan dana untuk meluncurkan ETF semacam itu.

    Khususnya, ETF Bitcoin spot akan memudahkan investor untuk memperdagangkan Bitcoin tanpa kerumitan, yang berpotensi menandai momen penting bagi adopsi arus utama kripto.

    Perkembangan hukum baru-baru ini dan proposal untuk ETF Bitcoin, khususnya di Amerika Serikat, telah membangkitkan kegembiraan di dunia kripto. Khususnya, keputusan baru-baru ini oleh Pengadilan Banding AS di Washington DC yang mendukung upaya Grayscale untuk mengesampingkan penolakan SEC atas permintaan ETF Bitcoin mereka sebelumnya telah memicu optimisme bahwa produk tersebut akan segera disetujui dan menarik banyak uang ke dalam ruang kripto.


    Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

    DISCLAIMER: Setiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi Anda. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Kripto. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi Anda.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Bandar Bitcoin Terus Akumulasi, Apakah Lonjakan Harga Akan Datang?

    Whale atau ‘bandar’ Bitcoin (BTC) sedang menjalankan misi secara aktif melakukan akumulasi secara masif. Aksi whale ini secara sinyal bisa mendorong lonjakan harga Bitcoin.

    Menurut data Santiment, total 117 token BTC telah terakumulasi dalam 48 jam terakhir pada Senin (16/10). Meskipun penilaian moneter dari akumulasi BTC ini dipatok pada US$ 3,2 juta, signifikansinya bergantung pada waktu yang sesuai dengan waktu pasar sedang mengalami konsolidasi yang intens.

    Dilaporkan Crypto.News, Whale Bitcoin (BTC) secara aktif membuat 16 wallet baru yang menampung antara 100-1.000 BTC. Tren ini menunjukkan meningkatnya kepercayaan investor terhadap masa depan kripto unggulan ini.

    Potensi Positif untuk Bitcoin

    Yang menarik adalah bagaimana kenaikan pada dompet yang lebih besar ini berkorelasi dengan kenaikan peringkat dompet yang lebih kecil, yang berpotensi mencerminkan minat yang semakin besar terhadap kripto.

    Ilustrasi akumulasi Bitcoin (BTC). Sumber: Shutterstock.
    Ilustrasi akumulasi Bitcoin (BTC). Sumber: Shutterstock.

    Baca juga: Beli Mobil Ferrari Kini Bisa Pakai Bitcoin, Gimana Caranya?

    Meskipun para pelaku pasar menghindari kegembiraan yang berlebihan, perkembangan ini menunjukkan bahwa seiring dengan semakin banyaknya pemangku kepentingan yang meningkatkan kepemilikan mereka, argumen mengenai potensi masa depan yang positif bagi Bitcoin semakin menguat.

    Pada tanggal 15 Maret, whale Bitcoin sedang bergerak, mengirimkan lebih dari 21.000 BTC ke bursa dalam waktu 48 jam. Lonjakan aktivitas paus ini bertepatan dengan reli pasar yang mendorong harga Bitcoin kembali di atas US$ 27.000.

    Adopsi Bitcoin tumbuh

    Dalam berita terkait, investor ritel mengumpulkan Bitcoin dengan kecepatan yang belum pernah terjadi sebelumnya, menurut data dari Glassnode. Laporan tersebut menunjukkan bahwa individu yang memiliki kurang dari 1BTC menambahkan 28.000 BTC per bulan ke simpanan mereka, tingkat yang belum pernah terlihat sebelumnya dalam sejarah jaringan.

    Secara terpisah, produsen mobil mewah Italia, Ferrari, telah menggunakan kripto sebagai opsi pembayaran, terutama sebagai respons terhadap meningkatnya permintaan dari dealer dan pasar. Perusahaan akan segera secara resmi mulai menerima BTC dan ETH untuk mobil mewahnya di AS, dengan rencana untuk memperluas opsi pembayaran ini ke Eropa pada kuartal pertama tahun 2024.

    Enrico Galliera, kepala pemasaran dan komersial Ferrari, menekankan bahwa banyak klien mereka adalah investor kripto. Langkah ini memungkinkan Ferrari untuk memasuki pasar pelanggan potensial baru, mulai dari investor kripto muda hingga klien tradisional yang ingin mendiversifikasi portofolio mereka.


    Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

    DISCLAIMER: Setiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi Anda. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Kripto. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi Anda.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • SEC akan Setujui ETF Bitcoin Spot pada Januari 2024

    Analis Bloomberg menegaskan bahwa persetujuan untuk ETF Bitcoin spot hampir pasti. Mereka melihat peluang sebesar 90% agar produk tersebut disetujui SEC pada 10 Januari 2024.

    Pembaruan terkini dari ARK dan 21Shares mengenai aplikasi ETF Bitcoin spot mereka telah menarik perhatian dalam industri. Analis Bloomberg menyebut pembaruan ini sebagai bukti “percakapan konstruktif” dengan Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC). Dialog semacam ini umumnya dilihat sebagai indikasi positif akan segera disetujuinya ETF.

    Menurut laporan U.Today, keputusan SEC untuk tidak mengajukan banding atas keputusan pengadilan yang mendukung Grayscale semakin memperkuat kasus para analis.

    Selama beberapa bulan terakhir, beberapa perusahaan, termasuk raksasa pasar seperti BlackRock dan Invesco, juga berlomba untuk meluncurkan produk serupa.

    Tanda-tanda Utama Kehadiran ETF Bitcoin Spot

    Ilustrasi Grayscale. Sumber: Pixabay.
    Ilustrasi Grayscale. Sumber: Pixabay.

    Baca juga: Swing Trading vs Day Trading: Mana yang Lebih Cocok untuk Anda?

    SEC baru-baru ini memutuskan untuk tidak mengajukan banding atas keputusan yang mengizinkan Grayscale Investments LLC mengubah kepercayaan Bitcoin-nya menjadi ETF. Badan tersebut tidak berencana mengajukan banding lagi dalam kasus ini, karena batas waktu banding telah berlalu pada hari Jumat, menurut sumber anonim Bloomberg yang mengetahui masalah tersebut.

    Persetujuan ETF Bitcoin spot merupakan momen penting bagi industri mata uang kripto. Pertama, hal ini menandakan tingkat penerimaan dan pengakuan terhadap peraturan yang signifikan.

    ETF semacam itu akan memberikan mekanisme yang lebih mudah untuk berinvestasi di Bitcoin tanpa kerumitan dan potensi masalah keamanan dari kepemilikan mata uang kripto langsung atau pengelolaan dompet digital. Selain itu, legitimasi ini dapat mendorong adopsi arus utama yang lebih besar.


    Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

    DISCLAIMER: Setiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi Anda. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Kripto. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi Anda.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Ngakak! Kesalahan Lucu di Dunia Bitcoin, Yuk Simak

    Orang-orang telah kehilangan 2,5 juta Bitcoin senilai $ 25 miliar, sejak crypto itu dibuat pada tahun 2009, menurut perkiraan sebelumnya oleh Chainalysis.

    Alasan bagaimana mereka hilang uang crypto: kesalahan, kunci yang terlupakan, transaksi yang tidak disengaja dan nasib buruk yang sial.

    Di Twitter, Anthony Sassano, manajer pemasaran produk di Set Protocol, bertanya , “Apa kesalahan terbesar Anda terkait crypto?” Dan dia mendapat cukup banyak tanggapan.

    Seorang pengembang Ethereum inti, yang dikenal dengan nama samaran Antiprosynthesis, mengingat bencana yang paling terkenal Bitcoin ini: Mt. Gox. Setelah exchanger Bitcoin yang paling populer tersebut diretas untuk waktu yang lama, dan kehilangan $ 460 juta.

    Antiprosynthesis menulis, “Pindahkan BTC saya ke MtGox untuk dijual karena ada harga premium di sana … pada awal 2014.” Waktu adalah yang penting di sini, Mt. Gox ditutup pada bulan Februari 2014. Dan mereka yang berharap mendapatkan sisa uang kembali masih menunggu tanpa batas.

    Dia bukan satu-satunya yang menyesal. Pengembang Eric Elliott mengingat penambangan Bitcoin kembali pada 2010 — ketika nilainya antara $ 0,008 dan $ 0,08. Saat itu, mudah untuk menambang Bitcoin dan Anda bisa mendapatkan ratusan per hari. Tetapi dia menyerah, berpikir itu tidak akan menghasilkan uang.

    Jika dia menambang hanya 1.000 Bitcoin, itu akan bernilai hampir $ 10 juta hari ini. “Rasa penyesalan yang saya rasakan ketika mencapai $ 100 ribu selama lonjakan 10x berikutnya,” tambahnya.

    Baca Juga: 2 Investasi Terbaik yang Membawa Anda Kaya Raya

    Baca Juga: 19 Cara Mendapatkan Uang Dari Internet Tanpa Modal Di Tahun 2020

    Ada kisah serupa dari seberang cryptosfer. Inilah beberapa momen berharga yang membuat orang menyesal.

    ICO

    ICO adalah kegemaran pendanaan yang menyebabkan badai 2017. Tetapi sementara beberapa koin melambung tinggi, tidak semua orang ada di dalamnya.

    Seorang investor crypto pseudonim menjual tiga juta token Tron hanya tiga minggu sebelum harganya naik 100x dari $ 0,0025 menjadi $ 0,25. Jika dia memegang koinnya, itu akan bernilai $ 750.000 pada puncaknya.

    Selebrities Palsu

    Dukungan selebriti bisa efektif, tetapi bisa juga palsu. Seorang pengguna Twitter pseudonim mengungkapkan bahwa ia mengirim beberapa Ethereum ke situs web ICO karena “Elon Musk telah berinvestasi di dalamnya.” Dan koin itu tidak pernah terlihat lagi.

    Kesalahan Mengetik

    Kesalahan lainnya lebih sederhana. Ada kesalahan klasik: salah mengetik, di mana Anda secara tidak sengaja menjual koin dengan harga yang jauh lebih rendah dari biasanya, biasanya dengan menambahkan 0 (nol) ekstra pada harga. (Beberapa koin bernilai $ 0,0001 dan sulit untuk melihat perbedaannya). Dalam hal ini, penggemar crypto ini kehilangan $ 4.000 pada exchanger desentralisasi EtherDelta. 

    Apakah anda merasa sial? Jangan Khawatir, anda tidak sendirian.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Bahasa Program yang Mengatur Transaksi

    Untuk memahami Bitcoin Script, penting untuk memahami bahwa ini adalah bahasa pemrograman yang digunakan di dalam jaringan Bitcoin untuk mengontrol transaksi. Bitcoin Script berfungsi sebagai panduan untuk menentukan bagaimana dana yang terkunci dalam alamat Bitcoin dapat dibelanjakan.

    Bitcoin sering dijuluki sebagai uang yang dapat diprogram atau “programmable money.” Keunikan sifat digitalnya memberikan pengguna fleksibilitas tinggi dalam mengatur bagaimana dana dapat dibelanjakan.

    Dalam percakapan sehari-hari, kita sering menyebut tentang dompet dan koin Bitcoin. Namun, kita dapat memandangnya dengan cara yang lebih teknis: dompet sebagai kunci, koin sebagai cek, dan blockchain sebagai barisan brankas yang terkunci. Setiap brankas memiliki slot tipis di dalamnya yang memungkinkan seseorang untuk memasukkan cek atau melihat jumlah nilai yang disimpan di dalamnya, tetapi hanya pemilik kunci yang memiliki akses ke dalamnya.

    Pemilik kunci, ketika ingin mentransfer uang kepada orang lain, akan membuka brankas. Mereka membuat cek baru yang menggantikan cek lama (yang kemudian dihancurkan) dan mengunci cek baru itu di dalam brankas penerima. Ketika penerima ingin menggunakan uang tersebut, ia akan mengulangi proses yang sama.

    Dalam artikel ini, kami akan mengulas lebih dalam mengenai “Script” Bitcoin, bahasa pemrograman yang digunakan oleh node-node dalam jaringan Bitcoin. Script mengatur mekanisme penguncian dan pembukaan brankas, seperti yang telah dijelaskan sebelumnya.

    Cara Bitcoin Bekerja

    Secara analogi, setiap transaksi Bitcoin dapat dibagi menjadi dua bagian utama: kunci (yang digunakan untuk membuka brankas) dan gembok. Anda menggunakan kunci untuk membuka brankas yang berisi cek yang ingin Anda kirim, dan kemudian Anda menambahkan cek yang baru ke dalam brankas baru dengan gembok yang berbeda.

    Pada dasarnya, ini terlihat sederhana, tetapi ada variasi pada jenis kunci yang dapat digunakan dalam sistem. Beberapa brankas mungkin mengharuskan Anda memiliki beberapa kunci, sementara brankas lainnya mungkin mengharuskan Anda membuktikan bahwa Anda memiliki pengetahuan tertentu. Ada banyak kondisi lain yang dapat diatur.

    Dalam konteks ini, kunci disebut sebagai “scriptSig,” sementara gembok disebut sebagai “scriptPubKey.” Jika kita melihat komponen-komponen ini dengan lebih rinci, kita akan menemukan bahwa semuanya terdiri dari data dan kode. Ketika digabungkan, ini menciptakan sebuah program kecil.

    Saat Anda melakukan transaksi, Anda menyebarkan kombinasi dari scriptSig dan scriptPubKey ke jaringan. Setiap node yang menerima transaksi tersebut akan memeriksa program tersebut untuk memastikan apakah transaksi itu sah atau tidak. Jika tidak sah, transaksi akan ditolak, dan Anda tidak akan dapat menghabiskan dana yang dikunci.

    Cek (atau koin) yang Anda miliki dikenal sebagai “output transaksi yang belum dibelanjakan” atau “unspent transaction outputs (UTXO).” Dana ini dapat digunakan oleh siapa saja yang dapat menyediakan kunci yang cocok dengan gemboknya, yaitu scriptSig dan scriptPubKey.

    Jika ada UTXO di dompet Anda, biasanya akan ada kondisi yang menyatakan bahwa hanya orang yang dapat membuktikan kepemilikan kunci publik ini yang dapat membuka dana tersebut. Untuk membukanya, Anda harus menyediakan scriptSig yang mencakup tanda tangan digital, menggunakan kunci pribadi yang sesuai dengan kunci publik yang ditentukan dalam scriptPubKey. Semua ini akan kami bahas lebih rinci.

    Pahami Bitcoin Script

    Script dikenal sebagai bahasa pemrograman yang berbasis “stack.” Ini berarti ketika kita membaca serangkaian instruksi, kita menempatkannya dalam tumpukan vertikal. Misalnya, daftar A, B, C akan menghasilkan tumpukan dengan A di bagian bawah dan C di bagian atas. Instruksi beroperasi pada satu atau lebih elemen yang dimulai dari bagian atas tumpukan.

    Elemen A, B, dan C ditambahkan dan “muncul” dari tumpukan.
    Elemen A, B, dan C ditambahkan dan “muncul” dari tumpukan. Sumber: Binance Academy.

    Dalam script, kita dapat membedakan antara data seperti tanda tangan, hash, dan kunci publik, dengan instruksi atau “opcode” yang melakukan operasi pada data tersebut. Berikut adalah contoh skrip yang sangat sederhana:

    Dalam contoh ini, elemen berwarna merah adalah data, sementara elemen berwarna biru adalah opcode. Skrip ini dibaca dari kiri ke kanan. Pertama, kita meletakkan string ke dalam tumpukan. Selanjutnya, kita memiliki opcode . Walaupun opcode ini tidak ada dalam Bitcoin, misalnya, katakanlah ini menghapus elemen teratas dari tumpukan () dan melakukan hashing menggunakan algoritma MD5. Hasil hash tersebut kemudian ditambahkan kembali ke dalam tumpukan.

    Elemen berikutnya adalah , sehingga sekarang tumpukan memiliki dua elemen yang identik. Terakhir, opcode mengambil dua elemen teratas dari tumpukan dan memeriksa apakah keduanya sama. Jika iya, <1> akan ditambahkan ke dalam tumpukan; jika tidak, <0> akan ditambahkan.

    Dengan demikian, kita mencapai akhir daftar instruksi. Script dapat gagal dalam dua cara: jika elemen yang tersisa adalah nol atau jika salah satu opcode mengakibatkan kegagalan ketika beberapa kondisi tidak terpenuhi. Tidak ada opcode seperti itu dalam contoh ini, sehingga skrip dianggap sah. Prinsip-prinsip ini juga berlaku dalam transaksi Bitcoin sebenarnya.

    Itu hanya program yang disederhanakan. Sekarang, mari kita lihat beberapa contoh program yang digunakan dalam dunia nyata.

    Pay-to-Pubkey (P2PK): Penguncian Dana dengan Simplicity

    Pay-to-Pubkey (P2PK) adalah pendekatan yang sangat sederhana dalam dunia Bitcoin. Ini melibatkan penguncian dana ke dalam sebuah kunci publik tertentu. Jika Anda ingin menerima dana dengan cara ini, yang perlu Anda lakukan adalah memberikan kunci publik Anda kepada pengirim, bukan alamat Bitcoin.

    Transaksi pertama antara Satoshi Nakamoto dan Hal Finney pada tahun 2009 adalah contoh nyata dari transaksi P2PK. Pada awal perkembangan Bitcoin, metode P2PK sering digunakan, tetapi seiring berjalannya waktu, Pay-to-Pubkey-Hash (P2PKH) telah menggantikannya secara luas.

    Struktur script penguncian dalam transaksi P2PK sederhana: OP_CHECKSIG. Seperti yang bisa Anda duga, OP_CHECKSIG memeriksa tanda tangan terhadap kunci publik yang diberikan. Maka dari itu, scriptSig kita menjadi hanya sederhana. Penting untuk diingat bahwa scriptSig ini adalah kunci untuk membuka gembok.

    Tanda tangan ditempatkan dalam stack, diikuti oleh kunci publik. Kemudian, opcode OP_CHECKSIG berperan untuk memunculkan keduanya dan memverifikasi tanda tangan terhadap kunci publik. Jika tanda tangan sesuai, maka <0> akan ditambahkan ke stack. Sebaliknya, jika tanda tangan tidak cocok, maka <1> yang akan ditambahkan.

    Meskipun sederhana, P2PK tidak lagi banyak digunakan dalam transaksi Bitcoin. Berikut adalah beberapa alasan mengapa.

    Pay-to-Pubkey-Hash (P2PKH): Standar Transaksi yang Umum

    Pay-to-Pubkey-Hash (P2PKH) saat ini adalah jenis transaksi yang paling umum digunakan dalam ekosistem Bitcoin. Kecuali jika Anda menggunakan perangkat lunak kuno, dompet Anda kemungkinan besar akan menggunakan metode ini secara default.

    Struktur scriptPubKey dalam P2PKH terdiri dari langkah-langkah berikut:

    OP_DUP OP_HASH160 <public key hash> OP_EQUALVERIFY OP_CHECKSIG

    Sebelum kita memahami scriptSig, mari kita bahas apa yang dilakukan oleh beberapa opcode baru ini:

    OP_DUP

    OP_DUP digunakan untuk menduplikat elemen pertama di stack dan menambahkan kedua salinannya kembali ke stack. Ini biasanya digunakan untuk menjalankan operasi terhadap duplikat elemen tanpa memengaruhi elemen asli.

    OP_HASH160

    OP_HASH160 mengambil elemen pertama di stack dan melakukan dua kali hashing. Pertama, dengan algoritma SHA-256, kemudian hashing kedua dilakukan pada hasil output SHA-256 menggunakan algoritma RIPEMD-160. Hasil akhirnya ditambahkan kembali ke stack.

    OP_EQUALVERIFY

    OP_EQUALVERIFY menggabungkan dua operator, yaitu OP_EQUAL dan OP_VERIFY. OP_EQUAL mengambil dua elemen dari stack dan memeriksa apakah keduanya identik. Jika benar, maka <1> akan ditambahkan ke stack. Jika tidak, maka <0> akan ditambahkan. 

    OP_VERIFY memeriksa elemen paling atas dari stack dan memastikan itu adalah True (yaitu, bukan-nol). Jika tidak, transaksi akan gagal. Secara keseluruhan, OP_EQUALVERIFY memaksa transaksi untuk gagal jika dua elemen teratas tidak cocok.

    Kali ini, scriptSig terlihat seperti ini: . Anda harus menyediakan tanda tangan dan kunci publik yang sesuai untuk membuka output P2PKH.

    Apa yang perlu dicatat adalah dalam script penguncian P2PKH, public key sebenarnya tidak terlihat – yang terlihat hanya hash dari public key tersebut. Bahkan saat kita melihat output P2PKH yang belum dibelanjakan di penjelajah blockchain, kita tidak akan dapat menemukan public key yang sesungguhnya. Ini hanya akan terungkap ketika pemiliknya memutuskan untuk menghabiskan dana tersebut.

    Konsep ini memiliki beberapa manfaat. Yang pertama adalah bahwa hash dari public key lebih mudah dibagikan daripada public key sebenarnya. Satoshi memutuskan untuk mengadopsinya pada tahun 2009 dengan alasan ini. Hash dari public key adalah yang kita kenal sebagai alamat Bitcoin saat ini.

    Manfaat kedua adalah bahwa hash dari public key dapat memberikan tingkat keamanan tambahan terhadap komputasi kuantum. Karena public key tidak diketahui sebelum dana dihabiskan, sulit bagi pihak lain untuk menentukan private key. Dua tahap hashing (RIPEMD-160 dan SHA-256) harus dibalikkan untuk mengungkapkannya.

    Pay-to-Script-Hash (P2SH): Penguncian Dana yang Lebih Lanjut

    Pay-to-Script-Hash (P2SH) adalah perkembangan menarik dalam dunia Bitcoin yang memungkinkan pengirim untuk mengunci dana ke dalam hash dari sebuah script, tanpa perlu tahu detail dari apa yang sebenarnya dilakukan oleh script tersebut. Mari perhatikan contoh hash SHA-256 berikut:

    E145fe9ed5c23aa71fdb443de00c7d9b4a69f8a27a2e4fbb1fe1d0dbfb6583f1

    Untuk mengunci dana, pengirim tidak perlu tahu input hash yang sebenarnya. Namun, pihak yang ingin menghabiskan dana tersebut harus menyediakan script yang digunakan untuk melakukan hash dan memenuhi persyaratan dari script tersebut.

    Hash di atas dihasilkan dari script berikut:

    <4>

    Jika Anda ingin menghabiskan koin yang terkait dengan scriptPubKey di atas, Anda tidak hanya perlu memberikan perintah tersebut, tetapi juga memerlukan scriptSig yang akan membuat script tersebut dievaluasi sebagai True. Dalam contoh ini, elemen yang Anda perlukan adalah <2>. Dengan kata lain, scriptSig Anda adalah <2>.

    Dalam kehidupan nyata, scriptPubKey untuk output P2SH memiliki format berikut:

    OP_HASH160 OP_EQUAL

    Tidak ada operator baru di sini, namun kita memiliki elemen baru, yaitu . Sesuai namanya, ini adalah hash dari script yang diperlukan untuk menebus dana (disebut redeemScript). ScriptSig akan bervariasi tergantung pada apa yang ada di dalam redeemScript tersebut.

    Namun, secara umum, scriptSig ini adalah kombinasi dari beberapa tanda tangan dan kunci publik, diikuti oleh redeemScript (yang wajib ada):

    Evaluasi script ini sedikit berbeda dari eksekusi stack yang telah kita lihat sejauh ini. Proses ini terjadi dalam dua tahap. Tahap pertama hanya memeriksa bahwa Anda telah memberikan hash yang benar.

    Anda mungkin perhatikan bahwa kita tidak melakukan apa pun terhadap elemen sebelum redeemScript. Elemen tersebut tidak digunakan pada tahap ini. Kita telah mencapai bagian akhir dari program mini ini, dan elemen teratas adalah bukan-nol. Ini berarti transaksi valid.

    Namun, kita belum selesai. Node jaringan mengenali struktur ini sebagai P2SH, jadi node akan segera mendapatkan elemen scriptSig yang menunggu di stack lain, di mana tanda tangan dan kunci publik akan digunakan.

    Jika kita memperluas redeemScript, kita dapat melihat bahwa kita sekarang memiliki situasi yang persis seperti transaksi P2PKH biasa. Dari sana, Anda hanya perlu menjalankannya seperti biasa.

    Artikel ini membahas apa yang dikenal sebagai script P2SH(P2PKH), meskipun sebagian besar kita tidak akan menemukannya di dunia nyata. Anda mungkin dapat membuatnya, tetapi itu mungkin tidak akan memberi Anda manfaat tambahan dan sebenarnya akan menghabiskan lebih banyak ruang dalam satu blok (yang berarti biaya lebih tinggi).

    P2SH biasanya berguna dalam situasi seperti transaksi multisignature atau untuk transaksi yang kompatibel dengan SegWit. Transaksi multisig dapat sangat rumit karena melibatkan banyak kunci. 

    Sebelum adanya Pay-to-Script-Hash, pengirim harus mencantumkan semua kunci publik yang mungkin terlibat dalam script penguncian. Dengan P2SH, tidak peduli seberapa rumit persyaratan pembelanjaan dana tersebut, hash dari redeemScript selalu memiliki ukuran tetap. Oleh karena itu, biaya transaksi ditanggung oleh pengguna yang ingin membuka script penguncian tersebut.

    P2SH juga sangat berguna dalam konteks kompatibilitas SegWit, yang merupakan soft fork yang mengubah struktur blok/format transaksi. Karena SegWit adalah peningkatan opsional, tidak semua perangkat lunak dompet mendukungnya.

    Tidak masalah jika klien mengemas hash script SegWit ke dalam P2SH. Seperti transaksi P2SH lainnya, Anda tidak perlu tahu isi dari redeemScript yang akan dijalankan.

    Transaksi SegWit (P2WPKH dan P2WSH): Menyelami Struktur Baru Bitcoin

    Untuk memahami format transaksi Segregated Witness (SegWit), mari kita selami konsepnya dengan lebih mendalam. Sekarang, kita tidak hanya memiliki scriptSig dan scriptPubKey seperti sebelumnya. Dalam SegWit, ada elemen baru yang disebut “witness.” Data yang sebelumnya disimpan dalam scriptSig sekarang dialihkan ke witness, sehingga scriptSig menjadi kosong.

    Jika Anda menemui alamat Bitcoin yang diawali dengan ‘bc1’, ini disebut SegWit-native (berbeda dengan SegWit-compatible yang dimulai dengan ‘3’, yang merupakan alamat P2SH).

    Pay-to-Witness-Pubkey-Hash (P2WPKH)

    Pay-to-Witness-Pubkey-Hash (P2WPKH) adalah versi SegWit dari Pay-to-Pubkey-Hash (P2PKH). Witnessnya terdiri dari:

    Anda akan melihat bahwa ini mirip dengan scriptSig dalam P2PKH, tetapi pada P2WPKH, scriptSig kosong. Sementara itu, scriptPubKey memiliki format seperti berikut:

    Mungkin terlihat sedikit aneh karena tidak ada operator tambahan di sini yang membandingkan tanda tangan, public key, dan hash seperti pada P2PKH. Hal ini disebabkan oleh panjang dari . Meskipun tidak ada opcode tambahan, node yang menerima transaksi dapat memahami cara mengelolanya berdasarkan panjang . Panjangnya akan dihitung dan transaksi akan dievaluasi sesuai dengan aturan yang sama dengan transaksi P2PKH yang lebih tradisional.

    Node yang tidak ditingkatkan untuk SegWit mungkin tidak tahu bagaimana memproses transaksi dengan cara baru ini, tetapi tidak ada masalah karena dalam aturan lama, tidak ada konsep witness. Oleh karena itu, node tersebut hanya akan melihat scriptSig kosong dan beberapa data lain, mengevaluasinya, dan menandainya sebagai valid – artinya siapa pun dapat menghabiskan output tersebut. Inilah mengapa SegWit dianggap sebagai soft fork yang kompatibel ke belakang.

    Pay-to-Witness-Script-Hash (P2WSH)

    Pay-to-Witness-Script Hash (P2WSH) adalah konsep baru yang setara dengan P2SH. Jika Anda telah sampai sejauh ini, Anda mungkin sudah mulai memahami bagaimana ini bekerja, tetapi mari kita bahas lebih lanjut. Witness biasanya dimasukkan ke dalam scriptSig. Misalnya, dalam P2WSH yang membungkus transaksi P2PKH, mungkin akan terlihat seperti ini:

    Sedangkan scriptPubKey-nya akan seperti ini:

    Aturan yang sama berlaku di sini. Node SegWit membaca panjang hash dari script dan menentukannya sebagai output P2WSH, yang dievaluasi dengan cara yang mirip dengan P2SH. Node yang belum ditingkatkan hanya akan melihatnya sebagai output yang dapat dibelanjakan oleh siapa pun.

    Penutup

    Dalam artikel ini, kita telah menjelajahi struktur Bitcoin dengan lebih mendalam. Semakin kita menggali Bitcoin, semakin jelas kita akan melihat potensinya. 

    Transaksi Bitcoin dapat terdiri dari berbagai komponen yang berbeda, dan dengan memahami konsep ini, pengguna memiliki fleksibilitas yang luar biasa dalam mengatur persyaratan bagaimana dan kapan dana dapat dibelanjakan.


    Jika kamu ingin mengetahui lebih dalam mengenai aset kripto atau cryptocurrency, bisa baca artikel “Belajar Crypto untuk Pemula Mulai Dari Sini.”

    Sumber: Binance Academy Indonesia



    Sumber : news.tokocrypto.com