Tag: blockchain

  • Lebih Tepat! Apa Itu Proof of Reserves dengan Merkle Tree & zk-SNARKs?

    Proof of Reserves (PoR) sangat penting bagi bursa kripto karena membantu meningkatkan kepercayaan pengguna, mengurangi risiko kecurangan, dan memastikan transparansi serta keamanan dalam penyimpanan aset kripto. Sebagai investor atau trader, tentu ingin dana investasi kripto tersimpan aman, transparan, dan mendapatkan pengelolaan yang baik.

    Kasus runtuhnya salah satu bursa kripto, FTX mendorong pentingnya Proof of Reserves atau bisa disebut dana cadangan dalam industri aset digital. PoR dapat menciptakan transparansi dan meningkatkan keamanan dana nasabah dalam platform bursa kripto. Ibaratnya, bank memiliki laporan keuangan, sementara crypto exchange memiliki PoR untuk memastikan cadangan aset mereka.

    Bagi pemula di dunia kripto, mungkin sulit memahami istilah PoR, di samping karena merupakan hal baru dan ini bersifat teknis. Artikel ini akan membahas tentang cara bagaimana memastikan Proof of Reserves di bursa kripto dan metode yang digunakan untuk meningkatkan akurasi, seperti penggunaan Merkle Tree dan zk-SNARKs.

    Apa Itu Proof of Reserves?

    Ilustrasi Proof of Reserve (PoR). Sumber: LeewayHertz.
    Ilustrasi Proof of Reserves (PoR). Sumber: LeewayHertz.

    Baca juga: Token Bitcoin BRC-20 Mendekati Kapitalisasi Pasar US$ 1 Miliar

    Proof of Reserves adalah mekanisme verifikasi yang memungkinkan audit atas cadangan aset kripto yang dimiliki oleh bursa atau penyedia layanan keuangan lainnya. Tujuan dari PoR adalah untuk memastikan transparansi, keamanan, dan kepercayaan dalam penyimpanan aset kripto.

    Dalam konteks bursa kripto, Proof of Reserves digunakan untuk menunjukkan bahwa bursa tersebut benar-benar memiliki cadangan aset kripto yang cukup untuk memenuhi klaim mereka dan memastikan bahwa dana pengguna aman. Mekanisme ini membantu mengurangi risiko kecurangan, manipulasi, atau insolvensi bursa yang dapat menyebabkan kerugian bagi pengguna.

    Untuk melaksanakan PoR, bursa atau penyedia layanan keuangan akan melakukan audit secara berkala atas cadangan aset kripto yang mereka miliki. Audit ini biasanya melibatkan pihak ketiga yang independen untuk memastikan integritas dan keakuratan hasil audit. Salah satu metode yang sering digunakan dalam Proof of Reserves adalah melalui penggunaan Merkle Tree, yang memungkinkan verifikasi cadangan aset secara efisien dan aman.

    Proof of Reserves penting bagi industri kripto, karena meningkatkan kepercayaan pengguna terhadap bursa atau penyedia layanan keuangan, memastikan keamanan dana pengguna, dan membantu mematuhi peraturan yang lebih ketat seiring berkembangnya industri ini.

    Apa Itu Merkle Tree?

    Ilustrasi Merkle Tree. Sumber: Binance.

    Salah satu cara untuk mengimplementasikan Proof of Reserves adalah dengan menggunakan Merkle Tree. Dalam hal ini, Merkle Tree digunakan untuk membuktikan bahwa aset yang diklaim oleh bursa atau penyedia layanan memang ada dalam jumlah yang sesuai. Setiap simpul dalam Merkle Tree akan mencerminkan saldo akun pengguna dan hash dari saldo tersebut. Seluruh saldo kemudian digabungkan dalam Merkle Root yang dapat diverifikasi oleh auditor atau pengguna.

    Merkle Tree adalah struktur data yang dikenal sebagai pohon hash dalam dunia kriptografi. Pohon ini diciptakan oleh Ralph Merkle pada tahun 1979 dan digunakan untuk memverifikasi dan mengamankan data secara efisien. Merkle Tree terdiri dari simpul (nodes), yang masing-masing berisi hash dari data. Hash ini kemudian digabungkan dengan hash dari simpul lainnya untuk membentuk hash baru, yang kemudian digabungkan lagi hingga mencapai simpul paling atas yang disebut Merkle Root.

    Merkle Tree diaplikasikan dalam berbagai teknologi, termasuk blockchain. Dalam konteks blockchain, Merkle Tree digunakan untuk mengamankan transaksi yang ada dalam blok dengan mengurangi ukuran data yang perlu disimpan. Hal ini memungkinkan penambang untuk mengurangi waktu yang diperlukan untuk memverifikasi transaksi dan mengurangi ukuran blockchain itu sendiri.

    Apa Itu zk-SNARKs?

    Ilustrasi zk-SNARKs. Sumber: DCVX Blockchain Development.
    Ilustrasi zk-SNARKs. Sumber: DCVX Blockchain Development.

    Baca juga: Investor Kripto Indonesia Capai 17,14 Juta hingga Q1 2023, Transaksi?

    zk-SNARKs (Zero-Knowledge Succinct Non-Interactive Argument of Knowledge) adalah metode kriptografi yang memungkinkan satu pihak (pembuktian/prover) untuk membuktikan kepada pihak lain (verifikasi/verifier) bahwa mereka memiliki pengetahuan tentang suatu informasi atau pernyataan tertentu, tanpa perlu mengungkapkan informasi tersebut secara langsung. Ini merupakan bentuk bukti nol pengetahuan (zero-knowledge proof) yang ringkas dan tidak interaktif.

    Konsep zero-knowledge proof ini sangat berguna dalam berbagai aplikasi privasi dan keamanan, termasuk dalam teknologi blockchain. Beberapa keunggulan zk-SNARKs adalah:

    • Privasi: Dengan menggunakan zk-SNARKs, transaksi dapat diverifikasi tanpa mengungkapkan informasi yang sensitif, seperti identitas pengirim, penerima, atau jumlah yang ditransfer. Hal ini memungkinkan penciptaan sistem keuangan yang lebih privat dan aman.
    • Efisiensi: Bukti yang dihasilkan oleh zk-SNARKs sangat ringkas dan mudah untuk diverifikasi. Hal ini mengurangi beban komputasi pada sistem dan meningkatkan efisiensi dalam validasi transaksi.
    • Skalabilitas: Karena zk-SNARKs memungkinkan verifikasi transaksi yang lebih cepat dan ringkas, mereka dapat membantu meningkatkan skalabilitas sistem blockchain dan mengatasi masalah kemacetan transaksi yang sering terjadi pada jaringan seperti Bitcoin dan Ethereum.

    Dengan menggabungkan Proof of Reserves dan zk-SNARKs, bursa atau penyedia layanan keuangan dapat melakukan audit cadangan aset mereka dengan cara yang aman dan efisien, tanpa mengungkapkan informasi yang sensitif kepada pihak ketiga atau publik. Selain meningkatkan transparansi dan kepercayaan pengguna, penggunaan zk-SNARKs dalam PoR juga membantu menjaga privasi pengguna dan memastikan bahwa data mereka tetap aman selama proses audit.

    Meskipun penggunaan PoR dengan zk-SNARKs belum umum diadopsi, kombinasi kedua teknologi ini menawarkan solusi yang menarik untuk meningkatkan keamanan, transparansi, dan privasi dalam industri kripto.

    Kesimpulan

    Penggunaan Proof of Reserves dengan Merkle Tree dan zk-SNARKs adalah hal yang positif, karena kedua teknologi ini menawarkan solusi yang efektif dan efisien untuk meningkatkan transparansi, keamanan, dan privasi dalam industri kripto.

    PoR dengan Merkle Tree membantu memastikan bahwa bursa atau penyedia layanan keuangan memiliki cadangan aset yang sesuai dengan klaim mereka. Dengan menggunakan Merkle Tree, proses audit dan verifikasi cadangan aset menjadi lebih cepat dan hemat sumber daya, serta meningkatkan kepercayaan pengguna terhadap bursa atau penyedia layanan.

    Sementara itu, zk-SNARKs menawarkan solusi privasi yang kuat untuk transaksi kripto. Dengan menggabungkan zero-knowledge proof yang ringkas dan tidak interaktif, zk-SNARKs memungkinkan pembuktian pengetahuan tanpa mengungkapkan informasi yang sensitif. Ini sangat berguna dalam konteks transaksi kripto, di mana anonimitas dan privasi sangat penting.

    Menggabungkan Proof of Reserves dengan Merkle Tree dan zk-SNARKs dapat menciptakan ekosistem yang lebih transparan, aman, dan privat dalam industri kripto. Dengan gabungan ini, bursa kripto yang menerapkannya ingin membuktikan dukungan 1:1 dari saldo pelanggan tanpa pengidentifikasian, namun tetap transparan. Selain itu, teknologi zk-SNARKs membuat pemalsuan data menjadi lebih tidak mungkin.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Ridwan Kamil Siapkan Beasiswa Pendidikan Teknologi Blockchain

    Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mengumumkan penawaran beasiswa pendidikan teknologi blockchain sebesar 2,2 miliar untuk anak muda di Indonesia. Kabar bahagia ini dia dapat setelah melakukan kunjungan kerja ke Amerika Serikat pada tanggal 1-7 Mei 2023.

    Ridwan Kamil mengungkapkan keberhasilannya dalam mendapatkan beasiswa tersebut saat menghadiri acara bakti sosial operasi katarak di RSUD Kiwari, Kota Bandung pada tanggal 9 Mei 2023. Dia menjelaskan bahwa kunjungannya ke luar negeri, khususnya ke Amerika Serikat, melibatkan 30 agenda yang sangat padat, dan salah satunya adalah memperoleh beasiswa pendidikan.

    Selama di Amerika Serikat, salah satu agenda penting adalah mempresentasikan inovasi Jawa Barat sebagai provinsi terbaik dalam penamaan geografis dalam acara Third Session of the United Nations Group of Experts on Geographical Names (UNGEGN) di Markas Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York. Dalam forum tersebut, Ridwan Kamil memaparkan inovasi Jawa Barat dalam memanfaatkan sumber daya alam dalam mitigasi bencana gempa di Kabupaten Cianjur, dengan judul presentasi “Penggunaan Toponimi dalam Merespons Bencana Gempa di Kabupaten Cianjur.”

    Beasiswa Pendidikan Blockchain

    Ilustrasi blockchain. Sumber: Pixabay.
    Ilustrasi blockchain. Sumber: Pixabay.

    Baca juga: Bitcoin Bangkit: Investasi di 4 Altcoin Ini Jadi Pilihan Menarik

    Selain itu, Gubernur Ridwan Kamil juga menjadi pembicara utama dalam forum dunia yang diadakan di Johns Hopkins University dan Columbia University. Dia mengungkapkan bahwa selama kunjungan tersebut, selain mengikuti konferensi internasional dan melakukan negosiasi bisnis, ia juga berhasil memperoleh beasiswa pendidikan teknologi blockchain sebesar Rp 2,2 miliar.

    Ridwan Kamil menganggap keberhasilan memperoleh beasiswa pendidikan teknologi blockchain sebagai hadiah yang luar biasa bagi generasi Z untuk dapat terus belajar dan mengantisipasi dampak disrupsi digital seperti kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) dan perdagangan aset kripto. Gubernur berharap agar generasi muda tidak menjadi korban atau objek dalam era perubahan tersebut.

    “Teknologi Blockchain yang transparan dan trackable ini bisa merevolusi banyak hal, selain transaksi keuangan digital juga termasuk transparansi pelayanan publik seperti permasalahan sertifikat tanahnya kadang suka dobel-dobel. Dan banyak lagi potensi manfaatnya. Semoga bangsa kita melalui anak-anak Gen Z yang melek digital tidak selalu menjadi objek penderita tapi menjadi pemeran utama dalam setiap perkembangan disrupsi digital yang datang kepada kita. Aamiin,” tulis Ridwan di akun Twitter-nya.

    Beasiswa pendidikan blockchain yang ditawarkan Ridwan Kamil ini akan disalurkan melalui Bitcoin Blockchain Academy di Jawa Barat yang diinisiasi salah satunya oleh GRN Energy dan MOON. Gubernur Ridwan Kamil juga akan menjadi pembicara utama selama acara Bitcoin Conference 2023 di Miami, AS pada 19 Mei 2023.

    Bitcoin Conference 2023

    Bitcoin Conference 2023, salah satu acara kripto terbesar di dunia, yang akan diadakan di Miami, Amerika Serikat pada 18-20 Mei mendatang. Sumber: Bitcon Conference 2023.
    Bitcoin Conference 2023, salah satu acara kripto terbesar di dunia, yang akan diadakan di Miami, Amerika Serikat pada 18-20 Mei mendatang. Sumber: Bitcon Conference 2023.

    Baca juga: Ethereum Kesulitan Capai U$ 1.900: Tiga Faktor yang Perlu Diperhatikan

    Ridwan Kamil, akan berpartisipasi sebagai pembicara utama dalam Bitcoin Conference 2023, salah satu acara kripto terbesar di dunia, yang akan diadakan di Miami, Amerika Serikat pada 18-20 Mei mendatang.

    Dalam postingan resminya, panitia Bitcoin Conference 2023 mengatakan kehadiran Ridwan Kamil dalam konfenresi akbar tersebut akan membahas mengenai masa depan adopsi dan penambangan Bitcoin (BTC) di Jawa Barat, yang berpenduduk sekitar 50 juta jiwa.

    Gubernur Jawa Barat itu diagendakan akan berbicara di sesi Fireside Chat dengan tema “Indonesia Bitcoin Campaign” selama 15 menit pada 20 Mei mendatang. Ia akan berada di atas panggung Nakamoto Stage bersama Samson Mow yang merupakan CEO JAN3, sebuah perusahaan teknologi Bitcoin yang berfokus pada percepatan hyperbitcoinization.

    itcoin Conference 2023 merupakan konferensi tahunan Bitcoin terbesar di dunia yang diselenggarakan oleh Bitcoin Magazine. Acara ini menjadi wadah untuk pengumuman terobosan terbesar dalam sejarah Bitcoin. Untuk menghadiri konferensi akrab ini selamatiga hari diperlukan tiket sebesar US$ 849-US$ 9.999 atau sekitar Rp 12 juta-Rp 148 juta.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Solusi dari Platform DeFi di Cardano

    Empowa, platform keuangan terdesentralisasi (DeFi) yang didukung oleh Cardano (ADA), yang berusaha meredakan krisis keterjangkauan perumahan di Afrika.

    Dalam menghadapi tingkat pinjaman perumahan yang sangat tinggi yang menghambat pasar perumahan Afrika, Coinbase, bursa kripto terkemuka, telah menekankan bagaimana teknologi blockchain berpotensi untuk merevolusi situasi tersebut.

    Coinbase telah memuji upaya inovatif dari Empowa, sebuah platform keuangan terdesentralisasi (DeFi) yang berjalan di atas jaringan Cardano (ADA), yang berambisi untuk menyelesaikan krisis keterjangkauan perumahan di Afrika.

    Empowa berkomitmen pada misi ambisius: memfasilitasi 1 juta keluarga Afrika menjadi pemilik rumah pintar berkelanjutan hingga tahun 2030. Mereka bertekad untuk mengubah pasar real estat yang saat ini dipenuhi dengan tingkat pinjaman perumahan yang tinggi. Sebagai contoh, di Zimbabwe, tingkat pinjaman perumahan hampir mencapai 45%, menurut data dari Empowa. Biaya finansial yang tinggi ini telah memperparah siklus perumahan yang tidak terjangkau di seluruh benua.

    Bantu Negara Berkembang

    Ilustrasi Cardano Empowa. Sumber: Cardano Cube.
    Ilustrasi Cardano Empowa. Sumber: Cardano Cube.

    Baca juga: Ripple (XRP) Diprediksi Bersiap untuk Kenaikan Harga, Ini Alasannya

    Dalam whitepaper mereka, tim Empowa menekankan betapa seriusnya masalah ini, mencatat bahwa investasi rendah, suku bunga tinggi, dan durasi pinjaman pendek (jika pinjaman tersedia) telah mengakibatkan biaya modal yang tinggi. Laporan Tahunan Pusat Perumahan Terjangkau (CAHF) 2020 mencatat bahwa tingkat pinjaman perumahan di Zambia adalah 32%, sementara sekitar 25% di Guinea, Nigeria, dan Zimbabwe.

    Pada 12 Mei 2023, Coinbase berbagi di Twitter tentang situasi pinjaman perumahan yang sangat tinggi di Mozambik, di mana tingkatnya telah mencapai 22%. Meski memiliki penghasilan yang memadai, banyak penduduk pesisir tidak bisa mendapatkan pinjaman perumahan karena pendapatan mereka bersifat informal, bukan gaji tetap. Akibatnya, banyak yang terpaksa tinggal di tempat tinggal sementara yang seringkali rentan terhadap angin topan.

    Tingkatkan Penghasilan

    Ilustrasi Cardano Empowa. Sumber: Cardano Cube.
    Ilustrasi Cardano Empowa. Sumber: Cardano Cube.

    Baca juga: Pasar Kripto Melonjak Tipis, Tanda Mulai Bangkit?

    Empowa, bekerja sama dengan Casa Real, menggunakan NFT dan teknologi blockchain untuk mereformasi sistem pinjaman perumahan yang ketinggalan zaman ini, membuat perumahan lebih terjangkau bagi penduduk Mozambik. Melalui model pendanaan terdesentralisasi dan teknologi NFT, individu dapat membeli rumah tanpa perlu mengajukan pinjaman perumahan tradisional. Harga rumah tahan siklon di lokasi ini dimulai dari US$ 10.000, menjadikannya terjangkau bagi keluarga berpenghasilan rendah dan menengah.

    Coinbase memilih untuk menyoroti masalah ini mungkin karena beberapa alasan. Pertama, untuk meningkatkan kesadaran tentang tantangan yang dihadapi oleh penduduk Afrika dalam mendapatkan perumahan terjangkau. Kedua, sebagai bursa kripto terkemuka, Coinbase menunjukkan potensi teknologi blockchain dan kripto dalam menyelesaikan masalah dunia nyata.

    Ketiga, langkah ini mungkin menunjukkan minat Coinbase dalam menjelajahi peluang ekspansi pasar di wilayah seperti Mozambik. Terakhir, komitmen Coinbase terhadap tanggung jawab sosial perusahaan terbukti saat menggunakan pengaruhnya untuk menjelaskan masalah sosial dan mempromosikan solusi inovatif.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Microsoft Gabung ke Konsorsium Bangun Jaringan Blockchain Baru

    Microsoft dan Goldman Sachs dilaporkan bergabung dengan beberapa perusahaan teknologi dan finansial untuk membentuk inisiatif sebuah konsorsium untuk membangun jaringan blockchain baru. Tujuan dari kolaborasi ini adalah untuk mempromosikan adopsi teknologi blockchain di berbagai sektor industri dan menyoroti potensi teknologi ini untuk mengubah cara bisnis beroperasi.

    Perusahaan-perusahaan yang terlibat dalam konsorsium ini termasuk Microsoft, Goldman Sachs, IBM, JPMorgan, dan beberapa perusahaan lain. Mereka akan berbagi pengetahuan, sumber daya, dan pengalaman mereka untuk mendukung pengembangan dan implementasi solusi berbasis blockchain. Selain itu, konsorsium ini bertujuan untuk menciptakan standar yang akan membantu memastikan keamanan, keandalan, dan interoperabilitas teknologi blockchain.

    Salah satu fokus utama dari konsorsium yang akan membangun jaringan blockchain, Canton Network ini adalah untuk membantu perusahaan dalam menghadapi tantangan yang muncul dalam adopsi teknologi blockchain. Beberapa tantangan ini termasuk kekurangan tenaga ahli, kebutuhan akan kebijakan dan standar yang jelas, serta masalah keamanan dan privasi yang terkait dengan teknologi ini.

    Canton Network

    Ilustrasi blockchain. Sumber: Pixabay.
    Ilustrasi blockchain. Sumber: Pixabay.

    Baca juga: Inflasi CPI AS Turun di Bulan April, Bitcoin Sempat Naik di Atas US$ 28K

    Canton Network akan menjadi jaringan blockchain interoperable dengan privasi yang ditujukan untuk mereka yang bekerja dengan aset institusional. Ini akan memungkinkan sinkronisasi pasar keuangan yang “sebelumnya terkurung”.

    Jaringan tersebut akan mulai menguji kemampuannya pada bulan Juli, yang meliputi kontrol privasi ekstensif dan kemampuan untuk mencapai skala dan kinerja yang dibutuhkan oleh lembaga keuangan besar. Peserta dalam jaringan saat ini termasuk BNP Paribas, Cboe Global Markets, Aset Digital, Paxos, Microsoft, Goldman Sachs, Deloitte, dan lainnya.

    Cathy Clay, wakil presiden eksekutif Cboe Global Markets – salah satu mitra dalam proyek tersebut – mengatakan bahwa, ketika dimanfaatkan, teknologi blockchain berpotensi “membuka” peluang baru di pasar.

    “Tokenisasi aset dunia nyata dapat menawarkan peluang yang belum pernah terjadi sebelumnya untuk menciptakan infrastruktur pasar baru dan mendorong efisiensi dalam perdagangan produk di seluruh dunia,” jelas Clay dikutip Cointelegraph.

    Adopsi Blockchain

    Ilustrasi teknologi blockchain. Sumber: Leewayhertz.
    Ilustrasi teknologi blockchain. Sumber: Leewayhertz.

    Baca juga: Kenal Open Campus (EDU), Token Blockchain Pendidikan Basis Web3

    Dengan berkumpulnya perusahaan-perusahaan raksasa seperti Microsoft dan Goldman Sachs dalam inisiatif ini, teknologi blockchain diharapkan mendapatkan dorongan besar dalam hal adopsi dan inovasi. Kolaborasi antara perusahaan teknologi dan finansial ini diharapkan akan menciptakan solusi yang lebih efisien dan transparan di berbagai industri, mulai dari perbankan hingga rantai pasokan dan sektor publik.

    Inisiatif ini menunjukkan bahwa perusahaan-perusahaan besar semakin melihat potensi teknologi blockchain dan ingin berinvestasi dalam pengembangannya. Konsorsium blockchain diharapkan membantu mempercepat adopsi teknologi ini di seluruh dunia dan membawa manfaat bagi berbagai sektor ekonomi.

    Selama bertahun-tahun, bank dan bisnis besar lainnya telah mengerjakan dan menilai aplikasi blockchain dengan harapan mereka akan menyederhanakan dan mempercepat beberapa prosedur mereka yang paling rumit.

    Sementara itu, pasar blockchain global diperkirakan akan meningkat dari US$ 7,18 miliar pada tahun 2022 menjadi US$ 163,83 miliar pada tahun 2029, dengan tingkat pertumbuhan tahunan gabungan (CAGR) sebesar 56,3% selama periode perkiraan, menurut data dari Fortune Business Insights.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Deloitte Integrasi Jaringan Blockchain untuk Kredensial Digital

    Perusahaan akuntan publik, Deloitte telah mengintegrasikan teknologi blockchain untuk memungkinkan pelanggan menyimpan kredensial verifikasi dalam satu wallet digital. Langkah ini dilakukan untuk merampingkan proses verifikasi yang “biasanya tidak efisien.”

    Dalam pernyataan resminya, Deloitte mengumumkan telah mengintegrasikan teknologi KILT Protocol — Polkadot parachain — untuk memungkinkan penerbitan kredensial digital yang dapat digunakan kembali kepada pelanggannya. Integrasi ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi proses verifikasi Know Your Customer (KYC) dan Know Your Business (KYB) Deloitte .

    Deloitte mengatakan proses standar dan “biasanya tidak efisien,” termasuk sertifikat KYC dan KYB yang diterbitkan di atas kertas, dan permintaan verifikasi identitas yang memerlukan banyak poin data ketika hanya satu yang diperlukan, seringkali menciptakan “pekerjaan ekstra dalam proses.”

    Transformasi

    Deloitte mengumumkan telah mengintegrasikan teknologi KILT Protocol untuk memungkinkan penerbitan kredensial digital. Sumber: Polkadot.
    Deloitte mengumumkan telah mengintegrasikan teknologi KILT Protocol untuk memungkinkan penerbitan kredensial digital. Sumber: Polkadot.

    Baca juga: 5 Aset Kripto dengan Potensi Kenaikan Terbaik di Minggu Ini

    Selain itu, prosedur verifikasi tradisional dapat menyimpan data dan informasi pribadi di berbagai platform dan basis data, menempatkan privasi data konsumen dalam risiko.

    Kredensial akan melayani berbagai kasus penggunaan, termasuk kepatuhan terhadap peraturan untuk perbankan dan keuangan terdesentralisasi (DeFi), verifikasi usia untuk e-commerce, login pribadi, dan penggalangan dana.

    Meskipun dompet akan disimpan di perangkat pelanggan dan tetap berada di bawah kendali mereka setiap saat, Deloitte tetap memiliki kemampuan untuk memodifikasi jika keadaan berubah, sebagaimana tercantum dalam pernyataan:

    “Kredensial ditandatangani secara digital oleh Deloitte. Deloitte dapat mencabut kredensial menggunakan teknologi blockchain jika kondisi pelanggan telah berubah setelah kredensial dikeluarkan.”

    Dukung Pengembangan Blockchain

    Ilustrasi blockchain.
    Ilustrasi blockchain.

    Baca juga: Daftar Pemegang Aset Kripto Bitcoin Paling Banyak di Dunia

    Perusahaan menambahkan bahwa tidak diperlukan pengetahuan sebelumnya tentang blockchain dari pelanggan untuk menyiapkan dompet kredensial.

    Pendiri KILT Protokol, Ingo Rübe mengatakan bahwa solusi identitas yang disederhanakan yang dibangun di atas KILT memungkinkan pelanggan untuk menggunakan kredensial digital yang dapat diverifikasi di berbagai layanan sambil mempertahankan kontrol “atas kapan dan di mana berbagi informasi pribadi.”

    Sebagai parachain Polkadot, ia juga menyediakan “skala dan keamanan yang dibutuhkan oleh mitra perusahaan,” jelas Rübe dikutip cointelegraph.

    Polkadot tweet tak lama setelah pengumuman pada 4 Mei, mengatakan bahwa Deloitte memanfaatkan solusi KILT untuk mendukung proses KYC dan KYB sangat penting untuk melindungi dirinya dari aktivitas ilegal. Ini muncul setelah laporan pada 26 April bahwa ada lebih dari 300 peluang kerja terkait crypto tersedia di Deloitte, dengan hampir semuanya diposting di minggu yang sama.

    Sementara itu, mencari lowongan pekerjaan terkait kripto di firma akuntansi Empat Besar lainnya, Ernst & Young, KPMG dan PricewaterhouseCoopers, tidak menunjukkan hasil.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Visa Buka Banyak Lowongan Kerja Developer Kripto, Berapa Gajinya?

    Visa, pemimpin layanan keuangan global, melakukan langkah untuk memperluas tim ahli kripto mereka, menandakan dedikasi perusahaan untuk tetap unggul dalam sektor aset digital yang berkembang pesat. Untuk menarik bakat terbaik, Visa menyediakan gaji yang kompetitif untuk pengembang kripto, mencerminkan peningkatan permintaan untuk tenaga profesional terampil di bidang ini.

    Seiring meningkatnya adopsi kripto dan platform keuangan terdesentralisasi (DeFi) menjadi lebih umum, Visa berkomitmen untuk menjaga keunggulan inovatifnya dengan memperkuat tim kripto mereka. Perusahaan berusaha merekrut pengembang berpengalaman dengan keterampilan dalam teknologi blockchain, aset digital, dan smart contracts.

    Meskipun angka gaji yang tepat belum diungkapkan, penawaran menggiurkan Visa untuk pengembang kripto menunjukkan tekad perusahaan untuk mendapatkan profesional kelas atas dengan menyediakan paket kompensasi yang sesuai atau melampaui tarif pasar saat ini.

    Komitmen Kembangkan Kripto

    Kecerdasan buatan memudahkan investasi aset kripto.
    Kecerdasan buatan memudahkan investasi aset kripto. Foto: iStock

    Baca juga: Riset: Kuartal I Tahun 2023 Pasar Kripto Tumbuh Signifikan, Bitcoin Juara

    Pendekatan ini sejalan dengan tren yang lebih luas dari organisasi dalam lingkup kripto yang bersaing untuk pengembang terbaik dengan menawarkan gaji yang menarik, tunjangan, dan peluang kemajuan karier.

    Dorongan perekrutan ini, menunjukkan bahwa Visa tetap berkomitmen untuk tetap unggul dalam dunia keuangan digital yang bergerak cepat. Dengan mengembangkan tim yang fokus pada kripto, Visa bermaksud untuk menjaga fondasi yang kuat untuk proyek mata uang digital dan berbasis blockchain yang akan datang.

    Singkatnya, strategi perekrutan tegas Visa dan gaji kompetitif yang ditawarkan untuk pengembang kripto menekankan permintaan yang meningkat untuk tenaga profesional terampil di sektor kripto.

    Seiring industri terus berkembang dan meluas, kebutuhan akan pengembang yang berkualitas diharapkan akan meningkat, membuka jalan bagi lebih banyak peluang menguntungkan bagi mereka yang memiliki keahlian yang tepat.

    Gaji Pengembang Kripto

    Ilustrasi aset kripto
    Ilustrasi aset kripto

    Baca juga: Investor Diminta Tetap Tenang di Tengah Penurunan Harga Bitcoin

    Kisaran gaji untuk pengembang kripto dapat bervariasi secara luas tergantung pada pengalaman, keterampilan, lokasi, dan ukuran perusahaan. Angka gaji yang tepat untuk pengembang kripto di Visa tidak diungkapkan dalam artikel yang diberikan, tetapi jelas bahwa Visa menawarkan gaji yang kompetitif untuk menarik bakat terbaik di industri ini.

    Secara umum, per September 2021, kisaran gaji untuk pengembang kripto di Amerika Serikat bisa berkisar antara US$ 70.000 hingga US$ 200.000 atau sekitar Rp 1 miliar hingga Rp 2,9 miliar lebih per tahun. Perlu diingat bahwa angka-angka ini mungkin telah berubah sejak saat itu, jadi sangat penting untuk meneliti tren pasar saat ini untuk informasi yang lebih akurat. Faktor seperti pengalaman, keterampilan, lokasi, dan ukuran perusahaan dapat mempengaruhi gaji pengembang.

    Untuk menemukan informasi yang paling akurat dan terbaru tentang gaji pengembang kripto, konsultasikan sumber-sumber seperti papan pekerjaan, situs perbandingan gaji, dan laporan industri.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Pemerintah Indonesia Dukung Pelestarian Budaya Melalui NFT

    Pemerintah Indonesia ingin menjalankan pelestarian warisan budaya melalui teknologi blockchain. Hal ini merupakan komitmen Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/ Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) yang mendukung Quantum Temple sebagai Platform Web 3.0 dalam melestarikan warisan budaya Indonesia dalam bentuk NFT (Non-Fungible Token).

    Menparekraf, Sandiaga Salahuddin Uno, menjelaskan Quantum Temple telah memenangkan penghargaan “Awake Tourism Challenge” 2023 dari United Nations World Tourism Organization’s untuk kategori “Local community Involvement.” Platform ini yang nantinya akan menjadi jalan untuk meningkat pelestarian budaya Indonesia.

    “Quantum Temple memperkenalkan kekayaan warisan budaya melalui Koleksi NFT yang memungkinkan para kolektor untuk menemukan, mempelajari, dan memberikan dampak sosial yang transparan bagi para praktisi warisan budaya dari seluruh dunia,” kata Sandiaga dalam situs resmi Kemenparekraf dikutip Jumat (21/4).

    Quantum Temple dan Deputi Bidang Ekonomi Digital dan Produk Kreatif Kemenparekraf telah melakukan penandatangan kesepahaman bersama dalam pengembangan ekonomi digital dan produk ekraf melalui teknologi blockchain. Koleksi NFT ‘Paths to Alangö’ telah diperkenalkan pada acara Soft Launch tanggal 10 Februari 2023 di Pura Tirta Empul, sebuah Situs Warisan Budaya Dunia UNESCO di Bali.

    NFT untuk Pelestarian Budaya

    Ilustrasi project NFT Quantum Temple telah memenangkan penghargaan "Awake Tourism Challenge" 2023 dari United Nations World Tourism Organization’s untuk kategori “Local community Involvement.” Sumber: Kemenparekraf.
    Ilustrasi project NFT Quantum Temple telah memenangkan penghargaan “Awake Tourism Challenge” 2023 dari United Nations World Tourism Organization’s untuk kategori “Local community Involvement.” Sumber: Kemenparekraf.

    Baca juga: Pengadilan Hong Kong Akui Cryptocurrency Sebagai Properti

    Project ini telah diperkenalkan secara resmi pada acara Official Launch Event of Quantum Temple ‘Paths to Alangö’ NFT Collection pada tanggal 21 Maret 2023 di L’Atelier des Lumières in Paris, Prancis sebagai Side Event Paris Blockchain Week 2023. Total ada 11 NFT yang diluncurkan dalam koleksi “Paths to Alango.”

    Koleksi perdana ‘Paths to Alango’ menyajikan Bali dalam 11 film etnografis orisinal yang tersedia dalam bentuk NFT yang dapat dikoleksi. Setiap NFT mewakili aspek unik dari warisan budaya Bali, seperti tarian tradisional, kuil-kuil bersejarah, situs-situs warisan, serta filsafat yang ada di Bali. Semuanya difilmkan di lokasi dengan latar belakang lanskap budaya yang menakjubkan.

    Dengan melibatkan masyarakat setempat, antropolog, dan ahli warisan budaya, “Path to Alango” menghasilkan NFT yang akurat dalam menggambarkan kekayaan budaya yang ada di Bali karena dirancang tidak hanya sebagai sumber pendapatan namun juga sebagai pemeliharaan warisan budaya, pelestarian, serta promosi pengetahuan dan komunitas leluhur Bali.

    Dari 11 NFT yang diluncurkan, salah satu koleksi yakni “Royal Topeng” berhasil mencatatkan sejarah dengan menghasilkan transaksi sebesar 97 ribu dolar AS hanya dalam waktu 15 menit.

    “Hal ini mengingatkan kita bahwa hubungan manusia melalui kesenian dan budaya dapat dirasakan di era digital,” ucap Wamenparekraf, Angela Tanoesoedibjo.

    Dukung Masyarakat

    Ilustrasi NFT seabgai pelestarian budaya. Sumber: Kemenparekraf.
    Ilustrasi NFT seabgai pelestarian budaya. Sumber: Kemenparekraf.

    Baca juga: Market Watch: Mengapa Bitcoin dan Kripto Lain Turun Hari Ini (20/4)

    CEO dan Founder Quantum Temple, Linda Adami, mengatakan dari total transaksi koleksi tersebut sebesar 40 persen akan diberikan kembali kepada masyarakat Bali dan diabadikan melalui penggunaan teknologi blockchain. Selain itu, 5 persen dari hasil lelang juga dialokasikan untuk dana dampak sosial guna membantu meningkatkan kesejahteraan komunitas.

    Penyaluran royalti NFT dilakukan dengan transparan kepada para pemelihara budaya sebagai penghargaan nilai pekerjaan dan memberikan aliran pendapatan yang lebih adil bagi masyarakat setempat secara berkelanjutan.

    “Kami sangat antusias dalam meluncurkan koleksi perdana NFT warisan budaya, ‘Paths to Alango’ yang menampilkan Bali, dalam lelang bersejarah NFT pertama, ‘Royal Topeng.’ Dengan mengabadikan tradisi budaya dan pengetahuan tentang blockchain, memungkinkan jalur baru bagi pengelolaan warisan budaya secara positif serta penyaluran manfaat sosial-ekonomi yang transparan bagi para praktisinya dan komunitas yang terlibat,” kata Linda.

    Penyaluran royalti NFT yang transparan dan diberikan secara langsung kepada masyarakat Bali turut memberikan kontribusi yang berkelanjutan bagi komunitas setempat.

    “Kami juga berharap hal ini memperbarui definisi nilai-nilai pariwisata budaya dan menghubungkan wisatawan yang gemar bepergian dengan masyarakat setempat di seluruh dunia,” kata Linda Adami.

    Setelah peluncuran pilot project, rencananya akan dikembangkan konsep Artifact dan Travel Experience NFTs di Bali dan destinasi lain di Indonesia untuk memberikan pengalaman wisata yang lebih berkesan dan inovatif.

    NFT tidak hanya berdampak baik bagi para pelaku industri kreatif dari subsektor seni rupa saja. Tapi, NFT juga memiliki peran sangat besar dalam mengenalkan kekayaan budaya Indonesia secara luas. Hal ini terjadi apabila seniman NFT mengangkat budaya Indonesia sebagai tema utama dalam karyanya.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Shiba Inu Metaverse Rilis Update Besar, Bakal Dongkrak Harga SHIB?

    Shiba Inu Metaverse dilaporkan bakal mendapatkan rilisan update terbaru yang cukup signifikan pada pertengahan April mendatang. Harapannya update tersebut akan berkontribusi untuk mendongkrak harga kripto Shiba Inu (SHIB).

    Penasihat Shiba Inu Metaverse, Marcie Jastrow, meyakinkan dalam komentar di Discord kemarin bahwa proyek terus membuat kemajuan besar dan informasi baru akan segera diumumkan. SHIB : The Metaverse adalah salah satu proyek yang paling dinantikan di Shibarium dan akan memicu kenaikan harga SHIB di masa depan.

    Setiap kali pengguna melakukan transaksi di Shiba Inu Metaverse, sejumlah kecil SHIB akan dibakar. Jika jutaan anggota tentara SHIB akan menggunakan metaverse futuristik, jumlah mikro dapat bertambah dan secara substansial memperketat pasokan SHIB.

    Maka tidak heran jika SHIB : The Metaverse mendapat banyak hype, meski relatif sedikit yang diketahui tentangnya. Namun, itu bisa berubah seketika pada minggu depan.

    Detail Tentang Shiba Inu Metaverse

    Ilustrasi Shiba Inu.
    Ilustrasi Shiba Inu.

    Baca juga: MicroStrategy Kembali Beli Lebih Banyak Bitcoin Senilai Rp 438 Miliar

    Dikutip Bitcoinist, Jastrow menulis bahwa dia akan menjawab semua pertanyaan dari komunitas Shiba Inu tentang metaverse minggu depan. Dia juga akan mengungkapkan detail baru tentang ukuran plot tanah virtual Shiba Inu dan acara seputar festival SXSW .

    “Jadi pertama-tama izinkan saya untuk meminta maaf. Saya tidak terlalu menggunakan Discord – minggu depan kami akan merilis beberapa komentar seputar semua pertanyaan yang Anda ajukan. Plot sebenarnya mengukur apa yang terjadi di SXSW – umpan balik yang kami pelajari, dll, ” tulis Jastrow, yang menunjukkan jadwalnya yang sibuk sebagai penasihat Shiba Inu metaverse.

    Jastrow juga meminta maaf karena tidak menggunakan grup Discord untuk memberikan pembaruan tentang kemajuan Metaverse. Menurut penasehat, dia fokus pada Telegram dan email.

    Dia mengklarifikasi bahwa dia tidak dapat tersedia di lima tempat pada waktu yang sama dan melanjutkan dengan mengatakan bahwa tetap berhubungan dengan email-nya dan Telegram adalah pilihan terbaik. “Masalah yang disayangkan adalah saya tidak bisa berada di 5 tempat sekaligus, jadi saya telah mengatakan dan akan selalu mengatakan jika Anda ingin menghubungi saya – ada di Telegram dan juga email.”

    Konsep Desain Baru

    Baca juga: Burger King Mulai Terima Pembayaran Bitcoin dan Kripto

    Jastrow mengungkapkan bahwa minggu depan dia akan mengungkapkan konsep desain baru dan detail lebih lanjut untuk Shiba Inu Metaverse:

    “Konsep desain baru segera hadir – saya hanya merasa penting untuk mulai melihat saluran ini untuk merasakan keseluruhan sentimen. Saya tidak berjanji akan berada di sini setiap hari, tetapi menurut saya dalam minggu mendatang, Anda akan mulai melihat beberapa kemajuan nyata dalam semua hal SHIB: The Metaverse.”

    Pada saat penulisan, harga Shiba Inu berdiri di US$ 0,00001106, masih berkonsolidasi di bawah resistensi krusial. Sisi baiknya, SHIB menghadapi dua level resistensi penting dalam grafik 1 hari.

    Pertama, SHIB harus menembus Exponential Moving Average (EMA) 200 di US$ 0,00001159, dan kedua, bulls menghadapi resistensi di US$ 0,00001151. Setelah penurunan harga di awal Maret, SHIB tidak dapat ditutup di atas level harga krusial ini di grafik harian.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Microsoft Hadirkan Layanan Blockchain Gandeng Ankr, Kripto ANKR Naik?

    Raksasa internet, Microsoft, kini menyediakan layanan blockchain node berkat kolaborasi dengan Ankr, layanan infrastruktur web3. Harga ANKR pun terpantau naik lebih dari 6% dalam 24 jam terakhir pada Rabu (5/4).

    Menurut CoinMarketCap, Ankr (ANKR) mengalami kenaikan harga sekitar 6,18% dalam sehari terakhir pada Rabu (5/4) pukul 11.00 WIB. Nilai ANKR mencapai US$ 0,03642 dengan kapitalisasi pasar langsung sebesar US$ 351.866.823.

    Bersama-sama, kedua perusahaan akan membuat layanan hosting node baru di pasar cloud Azure Microsoft yang akan menampilkan spesifikasi memori dan bandwidth khusus yang dirancang spesial untuk blockchain node.

    Sesuai pernyataan dari kedua perusahaan, layanan penyebaran simpul perusahaan akan memungkinkan proyek atau pengembang web3 untuk menerapkan smart contract, mengirimkan transaksi, dan membaca atau menulis data blockchain.

    “Kemitraan kami dengan Ankr akan memungkinkan pengembang dan organisasi untuk mengakses data blockchain dengan cara yang andal dan aman saat mereka mengeksplorasi bagaimana Web3 dapat mengatasi tantangan bisnis dunia nyata,” kata Rashmi Misra, Manajer Umum Microsoft untuk AI dan teknologi baru.

    Adopsi Blockchain

    Ilustrasi layanan infrastruktur Web3, Ankr. Sumber: Ankr.
    Ilustrasi layanan infrastruktur Web3, Ankr. Sumber: Ankr.

    Baca juga: XRP Jadi Pemenang Altcoin dalam Lonjakan Pasar Kripto Akhir Maret

    Kemitraan ini meniru pengumuman lain yang dibuat kurang dari enam bulan yang lalu antara Google dan Coinbase di mana Google mengatakan bahwa perusahaan kripto akan memanfaatkan platform komputasi Google Cloud untuk memproses data blockchain dalam skala besar dan meningkatkan jangkauan global layanan kripto dengan memanfaatkan jaringan serat optik premium Google.

    Selain itu, Coinbase akan membangun platform data globalnya pada infrastruktur Google Cloud, serta mengandalkan penyedia data dan alat analitik untuk memperkuat wawasan tentang layanan kripto yang digerakkan oleh machine learning.

    Ankr di antara solusi perusahaan lainnya, menawarkan layanan remote procedure call (RPC) yang memfasilitasi koneksi node cloud ke 19 blockchain, seperti Ethereum, BNB Chain, Polygon, Solana, dan Avalanche, memungkinkan pengembang aplikasi dan pengguna untuk mengaksesnya.

    Kolaborasi Microsoft

    Ilustrasi blockchain.
    Ilustrasi blockchain.

    Baca juga: Bank Indonesia Dorong Pengembangan CBDC di Asia Tenggara

    Setelah kolaborasi ini, pengembang akan memiliki kemampuan untuk menggunakan RPC dan platform middleware Ankr untuk aplikasi terdesentralisasi sekaligus memenuhi persyaratan penskalaan mereka melalui platform cloud milik Microsoft. Misalnya, Azure dapat merampingkan proses transaksi di beberapa proof-of-stake chains dan segera mengarahkan permintaan RPC ke node yang paling sesuai.

    RPC node, seperti yang disediakan oleh Ankr, memungkinkan aplikasi terdesentralisasi untuk terhubung ke blockchain dan mengakses data pengguna menjadikannya komponen penting dari infrastruktur sektor blockchain. Vertikal RPC tetap menjadi ceruk penting dalam ruang infrastruktur dan sebagian besar ditempati oleh pemain terpusat dan terdesentralisasi, termasuk Ankr, Infura, QuickNode, Alchemy, dan pesaing lainnya.

    “Kemitraan ini, meskipun merupakan tonggak sejarah yang luar biasa bagi Ankr, juga merupakan indikator utama seberapa jauh web terdesentralisasi telah berintegrasi dengan pemain penting di setiap lapisan sistem web. Hasil akhirnya akan menjadi era pembangunan yang sangat produktif untuk aplikasi berbasis blockchain dari proyek Web3 baru serta perusahaan besar yang memasuki ruang angkasa,” kata Chandler Song, Co-Founder & CEO, Ankr.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Kenal Kripto Aptos (APT), Project Blockchain Pesaing Solana yang Viral

    Aset kripto Aptos (APT) berhasil mencuri perhatian industri blockchain saat peluncurannya tiba di pertengahan Oktober 2022. jaringan blockchain Aptos yang digagas oleh beberapa mantan karyawan Meta -sebelumnya Facebook- ini diklaim sebagai saingan Solana.

    Aptos Labs yang merupakan pengembang dari token APT bisa dibilang adalah perusahaan spin-off dari proyek yang telah dibangun sebelumnya oleh Facebook. Aptos berangkat dari gagasan beberapa mantan karyawan Meta yang memelopori stablecoin Libra atau Diem yang gagal.

    So, penasaran dengan keunggulan dan keunikan Aptos (APT)? Simak selengkapnya artikel di bawah ini.

    Aptos (APT)

    Apa Itu Aptos (APT)?

    Kegagalan Meta untuk meluncurkan proyek stablecoin berbasis blockchain Diem telah menyebabkan beberapa karyawannya keluar dan mengembangkan blockchain Layer 1 mereka sendiri. Yang pertama diluncurkan adalah Aptos.

    Aptos adalah blockchain Layer 1 Proof-of-Stake (PoS) dengan throughput tinggi baru yang menggunakan bahasa pemrograman smart contract yang disebut Move. Proyek ini dianggap sebagai penerus teknologi jaringan blockchain Meta yang ditinggalkan, Diem.

    Proyek yang digagas oleh dua mantan insinyur Meta, Mo Shaikh dan Avery Ching memiliki throughput teoretisnya yang dinyatakan 100.000 transaksi per detik, maka dari itu Aptos telah dijuluki sebagai “Solana killer” yang potensial.

    Aptos pertama kali muncul di industri kripto pada bulan Maret lalu, setelah diketahui telah mengumpulkan US$ 200 juta dalam putaran pendanaan awal yang dipimpin oleh perusahaan modal ventura terkenal, Andreessen Horowitz.

    Blockchain Aptos Labs.
    Blockchain Aptos Labs. Foto: Aptos Labs.

    Baca juga: Tingkat Bitcoin Hash Rate Capai ATH Baru di Tengah Crypto Winter

    Pada bulan Juli, pengembang Aptos mengumpulkan US$ 150 juta lagi dengan penilaian pra-valuasi US$ 1,9 miliar dalam putaran pendanaan Seri A yang dipimpin oleh FTX Ventures dan Jump Crypto. Kabarnya valuasinya kini mencapai US$ 4 miliar dalam dua bulan, kemudian dengan peningkatan usaha yang dipimpin oleh Binance Labs.

    Patut digarisbawahi bahwa Aptos melakukan semua ini sebelum meluncurkan blockchainnya, yang hanya ditayangkan di mainnet pada 17 Oktober. Untuk memberi penghargaan kepada pengguna awal testnetnya dan mendistribusikan secara adil alokasi token awal, Aptos mengirimkan 150 token APT (senilai sekitar US$ 1.237 pada peluncuran) ke 110.235 alamat yang memenuhi syarat.

    Per data CoinGecko, Aptos saat ini memiliki kapitalisasi pasar yang sepenuhnya terdilusi sekitar US$ 9,2 miliar meskipun baru diluncurkan beberapa hari yang lalu dengan sedikit aktivitas yang terjadi di jaringan. Di luar asal dan tautannya ke Meta, penilaian proyek telah menimbulkan pertanyaan.

    Apa yang Membuat Aptos (APT) Unik?

    Dari perspektif teknis, kekuatan pendorong di belakang Aptos dapat diringkas menjadi dua hal: Move, bahasa pemrograman berbasis Rust yang dikembangkan secara independen oleh Meta, dan kemampuan pemrosesan transaksi paralel jaringan yang unik.

    Move adalah bahasa pemrograman smart contract baru yang menekankan keamanan dan fleksibilitas yang secara efektif berfungsi sebagai tulang punggung jaringan Aptos. Meskipun, Meta awalnya ingin Move untuk menggerakkan blockchain Diem, bahasa tersebut dirancang untuk menjadi platform-agnostik dengan ambisi untuk berkembang menjadi “JavaScript Web3” dalam hal penggunaan.

    Menggunakan Move, Aptos dibangun untuk secara teoritis mencapai throughput dan skalabilitas transaksi yang tinggi tanpa mengorbankan keamanan. Ini memanfaatkan pendekatan pipelined dan modular untuk tahap kritis pemrosesan transaksi.

    Aptos berbeda dari blockchain lain dalam pendekatan paralel untuk pemrosesan dan eksekusi transaksi, yang berarti bahwa jaringannya memanfaatkan semua sumber daya fisik yang tersedia untuk memproses banyak transaksi secara bersamaan. Ini mengarah ke throughput jaringan dan kecepatan transaksi yang jauh lebih besar, menghasilkan biaya yang jauh lebih rendah dan pengalaman pengguna yang lebih baik bagi pengguna blockchain.

    Tokenomics Aptos Meragukan

    Tokenomics Aptos meragukan.
    Tokenomics Aptos meragukan.

    Baca juga: Indonesia Diproyeksikan Masuk Jajaran Market Kripto Teratas Global

    Pada 17 Oktober, Aptos memicu kemarahan dalam komunitas kripto ketika meluncurkan blockchain dan tata kelola asli dan token utilitas APT, tanpa terlebih dahulu mengungkapkan total pasokan, distribusi, atau tingkat penerbitannya kepada publik. Setelah harga APT anjlok sekitar 40% pada jam-jam awal perdagangan, Aptos mencoba memperbaiki kesalahannya dan menenangkan kemarahan masyarakat dengan mengungkapkan tokennomics-nya.

    Distribusi Token APT

    Terlepas dari airdrop yang murah hati ke lebih dari 100.000 alamat, langkah menuju transparansi disambut dengan kemarahan yang lebih besar setelah komunitas mengetahui bahwa seluruh pasokan token dialokasikan untuk investor awal dan perusahaan.

    Alih-alih memberikan 51% token yang diduga diberikan kepada komunitas secara langsung, baik melalui airdrops, grants, atau staking rewards, Aptos mengalokasikannya ke Aptos Labs dan Aptos Foundation. Selain itu, menurut salah satu sumber, 82% token di jaringan dipertaruhkan untuk perusahaan dan investor awal yang akan mendapatkan sebagian besar staking reward yang tidak dikenakan penguncian.

    Di luar itu, Aptos saat ini memiliki pasokan yang beredar 130 juta token, total pasokan 1.000.935.772, dan pasokan maksimum yang belum ditutup. Menurut jadwal pasokan token resmi, tingkat inflasi akan mulai dari 7% dan turun 1,5% setiap tahun hingga mencapai tingkat pasokan tahunan sebesar 3,25% (diperkirakan akan memakan waktu lebih dari 50 tahun). Biaya transaksi pada awalnya akan dibakar, meskipun mekanik ini dapat direvisi melalui pemungutan suara tata kelola di masa mendatang.

    Apakah Aptos Bisa ‘Bunuh’ Solana?

    Ilustrasi Solana. Sumber: Getty Images.
    Ilustrasi Solana. Sumber: Getty Images.

    Baca juga: Tokocrypto Dukung Pembentukan Ekosistem Kripto di Indonesia

    Meskipun berjalan kurang dari seminggu, Aptos telah digembar-gemborkan sebagai “Solana killer” yang potensial. Ini terutama karena throughput yang dinyatakan sebesar 100.000 transaksi per detik. Sebagai perbandingan, Solana hanya dapat menangani sekitar 60.000 — tetapi sering mengalami pemadaman di seluruh jaringan secara teratur.

    Di luar skalabilitas tinggi, Aptos memiliki kesamaan lain dengan Solana, termasuk dukungan modal ventura yang kuat dan pendekatan top-down untuk membangun ekosistem.

    Secara keseluruhan, Solana masih jauh di depan Aptos dalam hal kesehatan ekosistem dan adopsi jaringan. Namun, jika Aptos fokus di bidang teknologi blockchain, maka ia memiliki kesempatan untuk menangkap pangsa pasar yang signifikan dari semua jaringan Layer 1 yang diaktifkan smart contract lainnya.

    Aptos (APT) Listing di Tokocrypto

    Tokocrypto terus menghadirkan beberapa aset kripto baru untuk memberikan pelayanan trading yang lebih luas lagi, seperti Aptos (APT).

    Trading APT/BTC,APT/BUSD dan APT/USDT dapat dilakukan mulai tanggal 20 Oktober 2022 pukul 16.00 WIB. Kini, pengguna dapat melakukan deposit/setoran APT di Tokocrypto sebagai persiapan trading.

    DISCLAIMERBukan saran atau ajakan membeli! Investasi atau perdagangan aset kripto masih berisiko tinggi. Artikel ini hanya berisi informasi yang relevan mengenai aset kripto tertentu.



    Sumber : news.tokocrypto.com