Tag: blockchain

  • Metaverse Bisa Bermutu Baik, Jika Digital Ownership Lewat Kripto Kian Nyata

    Metaverse, dunia realitas virtual baru yang didengungkan oleh Mark Zuckberg, bisa bermutu baik jika memang konsep digital ownership lewat kripto dan NFT kian nyata.

    Hal itu disampaikan oleh sejumlah praktisi metaverse, di antaranya adalah Yat Siu, CEO dan salah seorang pendiri Animoca Brands. Perusahaan ini adalah di balik sejumlah game kripto berbalut NFT (non-fungible kripto) seperti digital art mobil balap F1.

    Pandangan Yat Siu bagian dari kritiknya terhadap dukungan Mark Zuckberg terhadap dunia metaverse yang dinilai Zuckerberg akan menjadi bagian terpadu dari para pengguna Internet di masa depan. Itu sebab, pada akhir Oktober 2021, ia mengumumkan alih nama perusahaan dari Facebook menjadi Meta.

    Baca jugaGame NFT “Guild of Guardians” Raih Pendanaan $ 5,3 juta. Penjualan Tokennya Laris Manis

    Metaverse, Kripto dan NFT

    Bagi Siu, ketiadaan digital ownership (kepemilikan digital) oleh pengguna metaverse, maka dunia virtual itu tidak ada gunanya, tidak bisa bermutu baik.

    Kepemilikan digital diwujudkan, salah satunya, lewat pengayaan NFT, token khusus yang merepresentasikan kepemilikan dan transaksi file digital di Internet, termasuk digital art dalam bentuk gambar, suara dan video.

    “Apa yang dilakukan Facebook (Meta) dengan metaverse adalah ‘metaverse palsu’, kecuali ada satu komponen yang memastikan kita benar-benar memiliki objek jelas di dalamnya, yakni ownership,” sebut Siu kepada Reuters, Rabu (1/12/2001).

    Perihal digital ownership lewat NFT memang terbukti nyata, setidaknya dalam ukuran transaksi pembeliannya. Contoh terbaru adalah lapak virtual di Decentraland yang laku US$2,4 juta pada pekan lalu. Hal serupa berlalu lalang di proyek serupa, seperti di The Sandbox (SAND) dan Axie Infinity (AXS).

    Siu menegaskan, bahwa digital ownership adalah landasan untuk perbaikan sekaligus jalur baru bagi produk dan perdagangan, seperti kepemilikan mobil memunculkan produk kursi bayi atau bagaimana kepemilikan rumah bisa mendorong permintaan furnitur dan bisnis seperti Ikea.

    Ubah Hubungan Merek dan Konsumen

    Hal senada juga disampaikan oleh Benoit Pagotto, salah seorang pendiri sepatu kets virtual, RTFKT. Ia meyakini metaverse memberi ruang yang sangat baik untuk meningkatkan hubungan merek dan konsumen.

    “Ini [metaverseRed] adalah perubahan besar dalam (cara) mengubungkan antara bisnis, kreativitas dan konsumerisme bekerja,” katanya.

    Baca jugaInvestor Alibaba Kucurkan Dana ke Bisnis Metaverse Korsel

    NFT Tak Sepenuhnya Baik

    Sepertinya halnya kripto (sebagai mata uang dan aset komoditi), NFT tidak diatur, sehingga penumpang gelap banyak yang bersemayam di dalamnya. Bahkan, setiap orang bisa membuat dan menjual NFT, tanpa ada jaminan nilainya.

    “Kepemilikan dalam istilah hukum berarti sesuatu (umumnya) adalah monopoli atas sumber daya yang diatur oleh negara,” katanya. Jenis hak yang diberikan kepada Anda atas kepemilikan NFT sedikit berbeda. Anda mungkin tidak memiliki hak untuk mengendalikan sepenuhnya NFT itu,” sebut Natalie Johnson, pendiri Neuno yang bergerak di bidang NFT fesyen.

    Namun demikian, Natalie mengakui, bahwa kelak metaverse dan NFT berpadu dengan baik dan cocok untuk semua orang.

    sumber.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Game Blockchain Ini Diprediksi Akan Hadir di PS5

    PS5 diperkirakan dijual seharga 499 dolar Amerika atau setara dengan Rp7,3 juta. Harga konsol game PS5 digital edition akan dibanderol dengan harga 399 dolar AS setara dengan Rp5,9 juta. Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) memberikan sertifikasi untuk unit PS5 dari PT Sony Indonesia.

    Bagi kamu para pencinta game dan hobi main PS, sudah siap budget untuk mendapatkan konsol game terbaru?

    Selain soal harga PS5 ini, sejumlah game yang menarik untuk konsol ini pun tidak mau ketinggalan. Salahs satunya adalah game yang disinyalir akan menggunakan teknologi blockchain. BlockPegnio (The Six Dragons) menjadi mitra resmi Playstation.  Kabar ini diumumkan melalui telegram TSD oleh CEO BlockPegnio, Savvas Lazopoulos.

    Baca Juga: Kapitalisasi Pasar USDC Tumbuh Lebih Cepat Dibandingkan Tether

    Dilansir dari egamers.io Six Dragons akan hadir di Playstation 5, menjadikannya game yang pertama kali diumumkan untuk mesin beast baru Sony.

    Penggemar game RPG klasik akan menikmati dunia terbuka substansial yang terus berkembang. The Six Dragons adalah game yang didanai komunitas dan anggota program pengadopsi Enjin.

    Presale yang sukses pada bulan Juni 2019 mengumpulkan lebih dari €150.000 ($ 168.000) dengan menjual Loot boxes, yang berisi item berdasarkan standar Token ERC-1155 dan didukung oleh 156.000 ENJ ($ 23.000).

    Game ini telah berkembang pesat sejak hari itu dengan sistem yang kompleks dan canggih, diverifikasi oleh teknologi VRF Chainlink. TSD menetapkan beberapa crafting system dan menegaskan bahwa tidak ada yang bisa mengacaukan hasilnya, bahkan para pengembang.

    “ The Six Dragons sedang bermigrasi dari pemain tunggal ke lingkungan multipemain. Dulu kami ada niat untuk membangun TSD untuk Xbox tetapi Microsoft belum membuat kebijakannya jelas mengenai cryptocurrency dan blockchain, “ kata Savvas Lazopaolus Founder Blockpegnio.

    Baca Juga: Inilah 5 Manfaat Fitur Order Book Tokocrypto!

    TSD akan hadir di PS5, tapi baru setelah rilis resmi. Saat ini, gamenya masih berformat Beta, dan selain itu masih di Ethereum dengan biayanya mahal. Enjin mengeluarkan sejumlah biaya dari pasar, tetapi biaya untuk mentransfer Token Non-Fungible tetap tinggi.

    “ Masih akan memakan waktu lama untuk melihat The Six Dragons di Playstation. Saya memiliki kesempatan untuk masuk ke TSD pada tahap awal dan mengalami peningkatan secara langsung. Game ini memiliki potensi, dan BlockPegnio selalu menunjukkan cara untuk adopsi massal. “ tulis artikel E-gamers.io

    Model game hybrid yang digunakan Enjin, dalam kombinasi dengan lapisan kepercayaan antara game dan komunitas, dapat memperkuat game yang luar biasa. Platform Enjin memiliki seperangkat alat pengembangan yang mencakup SDK blockchain untuk Unity, Enjin untuk Java, dan Enjin untuk Godot.

    Hadirnya playstation 5 PS5 dengan membawa serangkaian performa canggih dan memiliki berbagai game pilihan termasuk game yang akan menggunakan blockchain akan sangat menarik. Dan sekali lagi kehadiran blockchain semakin dekat dengan kehidupan kita sehari-hari salah satunya melalui permainan.

    sumber.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Toyota Sudah Masuk Ke Ranah Crypto, Yang Lain Kapan?

    Toyota Systems, divisi TI dari produsen mobil raksasa asal Jepang, Toyota Motor Corporation, tengah berkolaborasi dengan pertukaran cryptocurrency Jepang, DeCurret, untuk mengembangkan mata uang digital bermerek Toyota, menurut pengumuman resmi pada 26 Oktober.

    Baca Juga: Inilah Cara Praktis Deposit Bitcoin di Tokocrypto

    Percontohan skala besar akan melibatkan 2.500 karyawan di Toyota Systems. Platform ini akan menampilkan pembayaran mata uang digital untuk mendapatkan keuntungan.

    Menurut pengumuman tersebut, karyawan yang berpartisipasi akan dapat menukar mata uang digital dengan poin manfaat atau hadiah dari katalog. Toyota Systems mencatat bahwa mata uang digital tidak dapat ditukar dengan yen Jepang.

    Percontohan baru menggunakan platform berbasis blockchain milik DeCurret untuk menerbitkan dan mengelola mata uang digital. Uji coba ini akan menguji skalabilitas model peer-to-peer di blockchain serta masalah bisnis yang terkait dengan pembayaran ke sekelompok besar orang.

    Sekedar informasi, Toyota telah secara aktif menjelajahi industri blockchain,  mendirikan Lab Blockchain Toyota sendiri pada Maret 2020. Otomotif bergabung dengan konsorsium R3, aliansi industri utama, pada tahun 2016.

    Dan juga, Toyota bukanlah satu-satunya produsen mobil yang bereksperimen dengan blockchain dan crypto.

    Sebelumnya dibulan ini, BMW Korea telah mengumumkan akan menjadi cabang pertama di BMW Group yang menjalankan uji coba token berbasis blockchain yang diharapkan dapat diluncurkan sepenuhnya di negara itu pada akhir tahun 2020.

    Baca Juga: Bintang Sepak Bola Jepang Keisuke Honda Meluncurkan Crypto-nya Sendiri

    Pada September 2020, produsen mobil mewah Groupe Renault juga telah mengujicobakan proyek blockchain yang dimaksudkan untuk memfasilitasi sertifikasi kepatuhan suku cadang kendaraan.

    Apakah ini akan menjadi tanda dari semakin merambahnya blockchain di lini kehidupan masyarakat untuk output yang lebih baik? Kita akan segera tahu jawabannya.

    sumber.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Beraneka Macam Kolektor Seni dan Caranya Mendapatkan Cuan

    Apakah di antara Anda ada yang hobi mengoleksi karya seni? Jika ada, maka artikel ini cocok untuk Anda. Hal ini dikarenakan dunia kesenian ternyata sangat terdampak dari demam NFT yang kian berkembang pesat. Nah, selain seniman, kolektor seni yang bosan dengan konsep konvensional juga bisa, lho, mencoba peruntungannya dengan NFT. 

    Sebelum membahas lebih jauh mengenai cara mencari untung lewat NFT, mari kita lebih dulu membahas apa itu kolektor seni secara umum. Seperti namanya, kolektor seni berarti seseorang yang hobi mengoleksi karya seni, khususnya seni rupa. Meski terkesan sederhana, kolektor memiliki peran penting dalam dunia kesenian, lho.

    Hal ini ditunjukkan dengan peran kolektor sebagai penentu harga pasar dari suatu karya seni. Sebab, kolektor dapat menjual kembali koleksi miliknya dengan harga tinggi. Tidak semata-mata soal harga saja, menjadi kolektor juga dituntut untuk memiliki pengetahuan yang cakap mengenai dunia seni. Dikarenakan nilai suatu karya seni juga berdasar pada aliran, teknik, hingga pandangan terhadap seniman di baliknya.

    Dilansir dari Tempo, Hendro Wiyanto, seorang kurator seni dalam negeri, menyatakan bahwa pasar seni itu sendiri juga harus dipenuhi dengan argumen dari kacamata kesenian yang disampaikan kolektor. Sehingga, pasar seni tidak melulu soal harga atau bahkan ikut-ikutan membeli, tetapi juga tetap mempertahankan kualitas dan selera.

    Pertimbangan ini juga tentunya terjadi di dunia seni NFT, teknologi yang membawa angin segar bagi dunia kesenian, termasuk bagi para seniman dan kolektor. Penasaran? Yuk, baca terus artikel ini!

    Dunia Kesenian Diramaikan dengan Hadirnya NFT

    Sebelum hadirnya NFT, dunia kesenian sempat mengalami keterpurukan sejak terjadinya pandemi COVID-19 yang dimulai pada awal tahun 2020. Para pelaku industri kesenian, khususnya seni rupa, cenderung sulit untuk memamerkan dan memperjualbelikan karya seni miliknya. Dilansir dari situs Pemasaran Kemenparekraf, subsektor seni rupa mengalami penurunan kontribusi bagi perekonomian sebesar 2.94% selama pandemi.

    Serupa dengan para seniman rupa atau kreator karya seni, kolektor karya seni juga mengalami penurunan. Hal ini dikarenakan keterbatasan yang dialami kolektor yang hanya bisa melakukan mark-up harga dari suatu koleksi seni miliknya saat penjualan, karena ketersediaan karya seni di pasar yang terbatas. Selain itu, terdapat waktu tunggu yang tidak pasti untuk mencapai kenaikan value dari seniman yang karya seninya mereka koleksi. Permasalahan tersebut terbantu dengan adanya NFT.

    Baca juga: Atasi Era Digital dengan Digitalisasi Karya Seni 2 Dimensi

    Tidak hanya dalam aspek teknis yang membuat otentikasi karya seni menjadi lebih mudah dan eksklusif, NFT juga membawa keuntungan finansial bagi seniman atau kreator. Dengan menerbitkan karya seni menjadi NFT, kreator bisa mendapatkan royalti sejumlah persentase yang ditentukan pada saat minting atau upload NFT. Meskipun NFT tersebut sudah pindah tangan berkali-kali, sejumlah pendapatan akan tetap mengalir ke dompet kreator tiap kali penjualan NFT tersebut terjadi.

    Namun, selain kreator NFT, apakah kolektor NFT juga bisa memperoleh keuntungan? Jawabannya, tentu saja bisa! Kok, begitu? Begini penjelasan lebih lengkapnya!

    Mengoleksi NFT Juga Bisa Membawa Keuntungan

    Serba-Serbi Kolektor Seni dan Caranya Mendapatkan CuanLayaknya kolektor seni konvensional yang bisa meraup keuntungan lewat penjualan kedua atau seterusnya, kolektor NFT juga bisa melakukan hal yang sama, lho. Namun, ada beberapa hal yang perlu diberi perhatian lebih oleh kolektor NFT, yaitu memastikan bahwa karya seni pada NFT tersebut adalah orisinil, bukan hasil duplikat dari karya seni milik seniman lain lalu dijadikan NFT.

    Juga, karena nilainya masih cenderung abstrak dengan risiko yang tinggi, kolektor NFT harus pintar-pintar memilih dan menentukan NFT mana yang memiliki nilai dan harganya berpotensi menjulang di masa depan. Meskipun sulit dan penuh akan ketidakpastian, tetapi kolektor bisa melihat track record kreator NFT tersebut atau dari segi arah tren, estetika, juga aliran seni yang diterapkan. 

    Jadi, seperti kolektor seni konvensional, mengoleksi NFT juga baiknya tidak semata-mata untuk mengejar tren saja, tetapi juga berdasar pada nilai-nilai kesenian yang berlaku. Nah, dengan koleksi NFT yang bernilai tinggi, kemungkinan besar harga NFT tersebut akan meningkat seiring berjalannya waktu dan Anda bisa meraih keuntungan setelahnya.

    Cara Kolektor Seni Memperoleh Keuntungan Lewat NFT

    Terdapat 3 cara yang bisa kolektor NFT lakukan dalam mengantongi keuntungan, nih, yaitu:

    1. Pamerkan Koleksi NFT

    Cara pertama yang bisa Anda lakukan sebagai kolektor NFT adalah memamerkan koleksi NFT yang Anda punya. Pasalnya, Anda tidak akan bisa meraih calon pembeli jika mereka tidak mengetahui koleksi NFT apa saja yang Anda miliki. Anda bisa mulai dengan memamerkan NFT di media sosial, misalnya Instagram atau Twitter. 

    Ditambah lagi, jika Anda mengoleksi NFT hasil karya seniman ternama atau memiliki nilai estetika yang cukup tinggi, Anda sudah mendapatkan nilai plus dalam meningkatkan reputasi Anda sebagai kolektor dan membuat calon pembeli tertarik dengan koleksi Anda.

    2. Lakukan Lelang dari Koleksi NFT

    Setelah memilih koleksi NFT mana yang sekiranya memiliki value lebih dan potensial, Anda bisa mulai menaruhnya untuk dilelang atau auction di platform pilihan. Selain konsep jual-beli, konsep lelang juga seringkali menjadi pilihan dalam mengumpulkan keuntungan lewat NFT.

    Setelah menaruhnya untuk dilelang, Anda bisa lakukan pengecekan secara berkala mengenai tawaran yang telah diberikan oleh para calon pembeli. Tidak menutup kemungkinan, akan ada calon pembeli yang bid sesuai dengan harga yang Anda inginkan, atau bahkan jauh di atas harga tersebut. Barulah dari sana Anda bisa mendapat cuan.

    3. Jual Koleksi NFT di Marketplace

    Terakhir, cara ini menjadi cara yang paling mudah untuk Anda lakukan dalam mendapatkan keuntungan lewat NFT. Sebagai kolektor, Anda bisa menjual kembali NFT tersebut di NFT marketplace khusus jual-beli NFT, lho. Anda juga tidak perlu khawatir, karena kini sudah tersedia banyak sekali marketplace NFT yang bisa Anda pilih sesuai kebutuhan, salah satunya adalah TokoMall.

    Sebelum memutuskan untuk menjual NFT kembali, Anda harus memilih NFT dengan nilai jual yang cenderung tinggi. Hal ini agar Anda bisa menjualnya dengan harga yang lebih tinggi dibandingkan pada saat Anda membelinya untuk pertama kali. Dengan begitu, Anda bisa mengantongi sejumlah keuntungan lebih dari penjualan tersebut.

    Sekarang Anda sudah paham, kan, mengenai cara yang bisa dilakukan kolektor seni untuk mendapatkan cuan lewat NFT? Yuk, cari tahu serba-serbi terbaru mengenai NFT lainnya di www.mall.tokoscape.com dan daftarkan diri Anda sebagai Creator (kolektor) di marketplace NFT TokoMall sekarang juga!



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Pecah Rekor, Sebidang Tanah di Game Axie Infinity Terjual Rp 35 Miliar

    Sebidang tanah virtual dalam game blockchain Axie Infinity terjual dengan harga yang sangat fantastis, yakni di harga 550 ETH atau senilai Rp 35 miliar.

    Tanah virtual yang berada pada kavling real estate Genesis tersebut merupakan salah satu item game yang paling langka dalam ekosistem Axie infinty. Kavling Genesis ini hanya tersedia 220 bidang dari total  90.601 slot tanah dalam permainan tersebut. Siapa yang membelinya? Sayangnya, Axie Infinity tidak mengumumkan hal tersebut.

    Namun, penjualan tersebut merupakan pembelian item game dalam bentuk NFT yang paling besar, setidaknya bagi platform game Axie Infinty.

    Lantas, apa kegunaan sebidang tanah tersebut? Dalam game Axie Infinity, player sangat membutuhkan sebidang tanah untuk memainkan permainan dalam platform tersebut. Permainan tersebut  berlangsung di dunia virtual yang diberi nama Lunacia.

    Baca jugaPWNU Yogya: Aset Kripto Tidak Bertentangan dengan Syariat

    Dalam dunia yang berbentuk kotak persegi berukuran 301 x 301 tersebut dihuni oleh makhluk bernama Axies. Di mana setiap bagian dunia  tersebut mewakili sebidang tanah yang diberi token yang disebut Terra, yang juga dapat dibeli, dijual, atau disewakan oleh pemain lain sesuka hati.

    Setiap player bisa mempertarungkan Axies ke dalam pertempuran satu sama lain untuk mendapatkan  reward cryptocurrency Smooth Love Potion (SLP).  Setiap item dalam game, termasuk sebidang tanah berbentuk NFT.

    Axie Infinity menjadi salah satu game paling populer di kalangan pecinta game berbasis blockchain. Pada kuartal tiga 2021, permainan ini menjadi koleksi NFT paling banyak diperdagangkan, dengan volume perdagangan lebih dari $2,5 miliar.

    Baca jugaShiba Inu (SHIB) Merosot 60%, Minat Ritel Semakin Turun

    Salah satu pendiri Axie Infinity Aleksander Leonard Larsen menyebutkan bahwa game tersebut sekarang memiliki sekitar dua juta pemain aktif setiap hari. Yang menarik, dari total pengguna game ini, setengahnya belum pernah menggunakan aplikasi kripto apa pun.

    Axie Infinty pun dinilai sebagai pelopor game metaverse, di samping Decentrland, Alice dan yang lainnya.

    sumber.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Bank Sentral Tiongkok Semakin Siap dengan Mata Uang Digital Yuan-nya

    Bank Sentral Tiongkok selangkah lebih dekat untuk menerbitkan mata uang digital resminya yang bernilai yuan. Menurut sumber anonim GlobalTimes, Bank Sentral Tiongkok benar-benar bekerja sama dengan perusahaan swasta, telah menyelesaikan pengembangan fungsi dasar mata uang digital itu.

     

    Sembari pengembangan teknis blockchain-nya, pihak bank sentral sekarang sedang menyusun undang-undang yang relevan untuk membuka jalan bagi peredarannya.

    Pengembangan itu terkait pula dengan semakin banyak bank sentral di negara lain yang memangkas suku bunganya, di tengah kontraksi ekonomi, akibat virus Corona.

    Sumber itu menyebutkan, Tiongkok harus mempercepat peluncuran mata uang digitalnya, sebab wujud uang berbasis kriptografis seperti itu dipandang sebagai alat yang paling mudah untuk menerjemahkan kebijakan suku bunga nol dan negatif bank sentral ke bank komersial.

    Alipay anak perusahaan Alibaba, dilaporkan mempublikasikan lima paten terkait dengan mata uang digital resmi Tiongkok dari 21 Januari 2020 hingga 17 Maret 2020.

    Paten tersebut mencakup beberapa area mata uang digital, termasuk penerbitan, pencatatan transaksi, dompet digital, dukungan perdagangan anonim dan bantuan dalam mengawasi dan menangani akun ilegal.

    “Dilihat dari paten, langkah pertama pengembangan teknologi pada dasarnya telah selesai,” kata sumber itu.

    Namun dia mencatat bahwa langkah selanjutnya, yang melibatkan undang-undang mata uang digital dan bekerja sama dengan regulator perbankan dan asuransi dalam pengawasan, bisa lebih panjang, yang menimbulkan ketidakpastian untuk tanggal pasti peluncuran.

    Global Times melaporkan sebelumnya bahwa sejumlah perusahaan swasta, sebagian besar berbasis di Shenzhen, Provinsi Guangdong Cina Selatan, seperti Alibaba, Tencent, Huawei dan China Merchants Bank, telah berpartisipasi dalam pengembangan mata uang digital.

    Cao Yan, Direktur Pelaksana Digital Renaissance Foundation, mengatakan bahwa dalam hal pengembangan, akan lebih efisien bagi Bank Sentral Tiongkok untuk bekerja dengan lembaga-lembaga swasta yang lebih berpengalaman yang kaya dalam pengayaan teknologi blockchain.

    Cao percaya Bank Sentral Tiongkok harus mempercepat peluncuran mata uang digitalnya dalam menghadapi pandemi virus Corona yang belum pernah terjadi sebelumnya.

    Pandemi itu telah mendorong bank sentral seperti The Fed, Bank Sentral Eropa dan Bank Jepang untuk memangkas suku bunga acuan mendekati nol atau pindah ke wilayah negatif.

    “Jika ada kemungkinan Tiongkok mempertimbangkan untuk menurunkan suku bunganya ke wilayah negatif sebagai opsi terakhir dan mengarahkan kebijakan tersebut ke pinjaman komersial dan pinjaman, maka mata uang digital yang beredar (M0) akan dapat mencapai itu,” kata Cao. [GlobalTimes/red]



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Fantom Naik 19%, Sentuh Harga Tertinggi dalam Waktu Singkat!

    Fantom adalah platform smart contract dengan kinerja tinggi, memiliki skalabilitas yang baik, dan dirancang sangat aman melindungi privasi.

    Fantom sengaja diciptakan untuk mengatasi keterbatasan platform blockchain generasi sebelumnya.

    Lachesis, mekanisme konsensus aBFT revolusionernya, memungkinkan Fantom menjadi jauh lebih cepat serta berbiaya murah daripada teknologi lama.

    Namun untuk saat ini, Fantom belum memiliki izin, terdesentralisasi, dan open-source.

    Baca jugaBiden Pilih Powell Jadi Ketua The Fed, Bitcoin Bisa Dapat Dukungan

    Pada hari selasa kemarin, tepatnya 23 November, Fantom (FTM) alami kenaikan 19% dan membawanya menembus harga tertinggi sepanjang masa dengan harga $2,444. Sejauh tahun 2021, FTM berhasil naik hingga 13,940%.

    Program Incentive Rewards

    Selain fokus pada pengembangan jaringan, tim dibalik Fantom juga memberikan ‘reward’ kepada penggunanya, dengan mengumumkan sebuah program bertemakan “Incentive Rewards“.

    Lebih khusus lagi, mereka merancang program tersebut dengan menyesuaikan tingkat bonus berdasarkan TVL minimum yang dimiliki pengguna.

    Penyesuaian ini memungkinkan tim untuk mendukung lebih banyak protokol daripada sebelumnya, serta untuk menumbuhkan komunitas dan ekosistem. Sejak pengumuman program tersebut, jaringan telah berkembang secara signifikan.

    Gabungan nilai yang terkunci meningkat pesat, dari yang awalnya $755,25 juta meroket hingga 5,1 miliar kurang dari 3 bulan.

    Jumlah total unique wallet pada jaringan juga telah melewati 1,1 juta, dengan rata-rata 75 ribu pengguna harian.

    Baca jugaPWNU Yogya: Aset Kripto Tidak Bertentangan dengan Syariat

    Apa Kata Analis Crypto Tentang FTM?

    Analis kripto sekaligus influencer yang aktif di Twitter beruser name The Crypto Dog, melihat tanda-tanda bullish untuk FTM dalam waktu dekat.

    Prediksi lebih bullish datang dari analis crypto bernama Alex Krüger. Ia berpikir selama harga BTC tidak alami koreksi besar-besaran, FTM harusnya bisa mengungguli token asli dari blockchain layer-1 tersebut.

    Ada juga pernyataan dari host Coin Bureau, mengatakan kepada lebih dari 1,66 juta subscribernya di YouTube jika FTM memiliki lebih banyak ruang untuk keuntungan di masa depan.

    “Ini karena kapitalisasi pasar Fantom berukuran sedang dan fundamentalnya secara signifikan lebih kuat daripada sebagian besar cryptocurrency yang saat ini mengunggulinya. Selain itu, Tokenomics FTM juga sangat kuat.” Ungkap Guy, sang host.

    sumber.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • PWNU Yogya: Aset Kripto Tidak Bertentangan dengan Syariat

    Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama  (PWNU) DIY Yogyakarta mengeluarkan pernyataan terkait hukum aset kripto dan blockchain dalam kacamata syariat Islam. Melalui forum Bahtsul Masail tanggal 21 November 2021, PWNU Yogya berpandangan bahwa aset kripto tidak mengandung unsur ketidakjelasan (gharar) dan perjudian (qimar).

    Pandangan ini memberikan perspektif baru di kalangan ulama Indonesia terkait permasalahan aset kripto. Sebelumnya, Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan PWNU Jawa Timur telah memberikan pandangan dan fatwanya atas aset kripto. Keduanya mengharamkan aset kripto karena dinilai mengandung unsur ketidakjelasan (gharar) serta perjudian (qimar).

    Baca jugaSquare Telah Merilis Whitepaper untuk DEX Bitcoin-nya

    PWNU Yogya berpandangan lain. Dari hasil pembahasan yang melibatkan sejumlah ahli, diantaranya dari ahli blockchain dan kripto, menyatakan bahwa aset kripto diperbolehkan sebagai alat tukar maupun komoditas.

    “Sebagai alat tukar maupun sebagai komoditas, cryptocurrency dibolehkan dalam hukum Islam. Ia memenuhi syarat baik sebagai alat tukar (al-tsaman) maupun sebagai komoditas (al-mutsman) di antaranya; memiliki manfaat (muntafa’), bisa diserahterimakan (maqdur ‘ala taslimih), dan bisa diakses jenis serta sifatnya oleh kedua belah pihak (ma’luman lil ‘aqidain). Hal ini mengecualikan berbagai varian cryptocurrency yang tidak memenuhi beberapa syarat tersebut,” tulis keterangan tertulis PWNU Yogya yang diterima Portalkripto.com

    Forum itu pun menyatakan bahwa sifat fluktuasi dalam pasar kripto merupakan sebuah mekanisme pasar yang wajar. Bahkan, mereka mengatakan bahwa blockchain dan cryptografi yang menjadi fundamental dari aset kripto merupakan infrastruktur teknologi yang lebih aman dan terhindar dari kecurangan.

    Baca  JugaHalal-Haram Aset Kripto, Mu’aawiyah Tucker: Bitcoin itu Seperti Emas

    “Fluktuasi harga mengikuti hukum pasar (supply and demand) yang dibolehkan secara hukum Islam. Dengan teknologi digital blockchain dan cryptography, ia juga memiliki tingkat keamanan yang tinggi, mampu terhindar dari upaya kecurangan dan manipulasi. Cryptocurrency sudah terbukti beroperasi dalam jangka waktu yang lama dan bertahan sampai saat ini,” tulisnya.

    Kendati demikian, PWNU Yogya memberikan rekomendasi kepada pemerintah agar segera membuat regulasi untuk ekosistem aset kripto baik sebagai alat tukar atau komoditas.

    sumber.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • WeMade Luncurkan 2 Game Mobile Berbasis Blockchain

    Jelajahcoin.com – Perusahaan Raksasa game Korea Selatan WeMade, telah mengumumkan bahwa mereka akan merilis dua judul game mobile baru yang didukung oleh blockchain. Per Sports Kyunghan, dua judul akan diberi nama Bird Tornado untuk WEMIX dan Aqua untuk WEMIX.

    WEMIX adalah platform game baru bertenaga blockchain yang dimiliki oleh Wemade Tree. Perusahaan itu mengatakan bahwa platform telah dirancang untuk menghilangkan ketidaknyamanan yang sering dikaitkan dengan judul game lain yang didukung blockchain, alih-alih mengizinkan login melalui otentikasi Google.

    Perusahaan mengatakan bahwa Bird Tornado akan menggunakan cryptocurrency dalam tornado. Dalam game yang sama dengan Cryptornado untuk WEMIX. Judul lain yang diumumkan perusahaan pada bulan-bulan terakhir 2019.

    Promosi Cryptornado dimulai bulan lalu, dengan hadiah dari cryptocurrency WEMIX sendiri dan Klay token untuk game mobile blockchain. Koin asli platform Klaytn yang dikembangkan oleh Kakao. WeMade Tree adalah anggota dewan tata kelola jaringan Klaytn.

    WeMade mengatakan judul-judul terbaru akan sama-sama diluncurkan tahun ini. Dengan satu akan datang dalam beberapa bulan ke depan, dan yang kedua akan muncul pada paruh kedua tahun 2020. WeMade dengan tegas melemparkan banyak hal dengan game blockchain.

    Platform WEMIX-nya sudah terdiri dari dompet crypto, exchange token, platform trading barang, dan pintu gerbang ke game-gamenya. Perusahaan ini membuat nama untuk dirinya sendiri dengan judul game konvensional seperti Legend of Mir MMORPGs, seri, hit besar di Cina. Dan judul yang dikatakan telah mencatat sekitar 500 juta pemain.

    Pesaing platform gaming blockchain WeMade, SuperTree, awal tahun ini mengumumkan telah memperoleh dana sebesar USD2,5 juta dari grup yang dipimpin oleh Korea Investment Partners. Dan cabang VC raksasa keuangan Jepang dan mitra Ripple SBI. Dan bulan lalu, Asosiasi Industri eSports Korea menandatangani perjanjian MOU dengan jaringan game blockchain Gaimin.io.





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Tesla Menguji Aplikasi Pelepasan Kargo Berbasis Blockchain

    Jelajahcoin.com – Kolaborasi antara 4 perusahaan besar termasuk Tesla telah menguji aplikasi pelepasan kargo berbasis blockchain. 4 perusahaan tersebut adalah: CargoSmart Limited, Cosco Shipping Lines (COSCO), Shanghai International Port Group (SIPG), dan Tesla.

    Aplikasi ini berhasil secara signifikan mempersingkat waktu pemakaian yang diperlukan dan membuatnya lebih mudah bagi tim logistik Tesla untuk mengontrol proses pembongkaran. Dalam siaran pers, CargoSmart Limited mengumumkan proyek percontohan aplikasi berbasis blockchain yang datang sebagai hasil dari kemitraan dengan COSCO, SIPG, dan Tesla.

    Pengujian awal dilakukan pada bulan Desember 2019. Itu adalah di antara proyek pertama dengan kapal induk yang melakukan pertukaran data pengiriman real-time dengan operator terminal melalui blockchain. Ini menunjukkan manfaat yang berasal dari dokumentasi transparan dan juga keuntungan efisiensi bagi para peserta industri.

    Selain itu, proyek percontohan meminimalkan langkah-langkah penerima dan penerima agen pengiriman dengan operator laut mereka. Dengan demikian, mempercepat pelepasan waybill laut. Pada akhirnya, ini berarti bahwa pengemudi truk dapat mengambil kargo di terminal terkait lebih cepat, yang juga mempercepat pengiriman.

    Selama uji coba, Tesla mencatat prosedur pengambilan kargo yang dipercepat secara serius. Eksekutif SGM DGM Departemen Operasi dan Bisnis, Henry Huang, mengomentari proyek:

    “Pilot adalah komponen kunci dari perjalanan kami menuju proses perdagangan tanpa kertas, tepercaya, dan mulus di Pelabuhan Shanghai. Dan itu menunjukkan manfaat bagi pemangku kepentingan rantai pasokan di seluruh dunia. Kami berharap dapat memperluas kolaborasi dengan lebih banyak pemangku kepentingan rantai pasokan untuk memberikan layanan yang luar biasa bagi komunitas kami.”

    Setelah aplikasi ditayangkan, aplikasi tersebut akan dikembangkan untuk peserta dari konsorsium blockchain Jaringan Bisnis Pengiriman Global (GSBN).

    Lebih Banyak Aplikasi Berbasis Blockchain Akan Datang

    Menurut Wu Yu, General Manager Proses Bisnis dan Divisi Sistem COSCO, pilot memuaskan semua pihak. Dan mereka dapat mengharapkan pemanfaatan blockchain lebih jauh:

    “Pilot dengan SIPG dan CargoSmart menunjukkan peningkatan efisiensi yang signifikan tidak hanya dalam proses pelepasan kargo tetapi juga untuk perencanaan rantai pasokan hilir dengan menghadirkan satu sumber kebenaran untuk dokumentasi untuk semua pihak yang terlibat. Kami menantikan lebih banyak aplikasi berbasis blockchain yang dapat menciptakan nilai bagi pelanggan dan industri.”





    Sumber : news.tokocrypto.com