Tag: btc

  • Bitcoin Rontok! Tapi Michael Saylor Malah Tambah Beli BTC, Nekat?

    Pasar kripto sedang gemetar. Bitcoin jatuh tajam hampir 9% dalam sepekan, salah satu koreksi paling brutal di siklus ini. Investor panik. Analis saling lempar prediksi kiamat. Namun di tengah hiruk-pikuk itu, satu figur justru tampil santai… bahkan makin percaya diri.

    Ya, Michael Saylor, pimpinan Strategy, perusahaan publik dengan cadangan Bitcoin terbesar di dunia, lagi-lagi menunjukkan bahwa badai bukan alasan untuk goyah.

    Dan langkahnya kali ini kembali memicu satu pertanyaan besar:
    “Apa yang dia tahu tentang Bitcoin, yang orang lain tidak?”

    Strategy Tetap Tenang: “Rencana Jangka Panjang Tidak Berubah”

    Meski Bitcoin babak belur dan sentimen pasar memanas, Strategy menegaskan bahwa mereka tidak berniat mengubah strategi akumulasi Bitcoin. Tidak ada pengumuman pembelian baru, tetapi Saylor kembali menegaskan bahwa visi jangka panjang perusahaan tetap kokoh.

    Yang mengejutkan, portofolio Bitcoin Strategy masih untung sekitar 16%. Mereka memegang 649.870 BTC, dibeli dengan harga rata-rata $74.430 Sementara itu, kinerja saham perusahaan berkata lain…

    MSTR Runtuh ke $170: Premium Hilang, Tekanan Meningkat

    Harga saham Strategy (MSTR) merosot mendekati $170, menghapus hampir seluruh premium yang sebelumnya melejit karena optimisme Bitcoin.

    Kini, analis mulai bertanya-tanya: Apakah Strategy masih punya bantalan finansial yang cukup? Apa yang terjadi jika Bitcoin kembali terjun bebas? Sampai kapan Saylor bisa bertahan dengan strategi “all-in Bitcoin”-nya?

    Pasar sepertinya belum menemukan jawabannya.

    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Senin, 24 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Senin, 24 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Krisis Makro Semakin Mencekik

    Menurut catatan yang dikutip ZeroHedge, Bank of America memperingatkan bahwa:

    • The Fed sudah di ujung tanduk dan “perlu memangkas suku bunga.”
    • Jika The Fed menyerah pada pengetatan moneter, Bitcoin akan jadi aset pertama yang bereaksi keras.

    Pendapat itu hanya menambah kepanikan di pasar yang sudah rapuh.

    Retail Malah Bandel: 77.8% Bilang “Tidak Jual!”

    Dikutip Coindoo, di tengah drama harga, Saylor menggelar survei komunitas.
    Hasilnya mengejutkan:

    77.8% responden mengaku tidak menjual Bitcoin sama sekali selama kejatuhan terbaru.

    Artinya, mayoritas pemilik ritel masih teguh dengan strategi HODL mereka, meski BTC sempat turun mendekati $80.000. Namun tidak semua orang seoptimis itu.

    Kritik: “Bitcoin Justru Aset Paling Rapuh Saat Krisis”

    Sebagian analis menilai penurunan terbaru membuktikan bahwa:

    • Bitcoin masih sangat rentan terhadap gejolak makro.
    • Setiap koreksi membuat BTC berpindah dari tangan kuat ke tangan lemah.
    • Siklus ini bisa memicu penjualan yang lebih besar di masa depan.

    Masih jauh dari konsensus, tetapi keraguan ini membuat tekanan pasar semakin dalam.

    Panik? Semua Orang Panik… Kecuali Saylor

    Ketika investor lain sibuk mengukur kerugian, Michael Saylor tetap pada satu keyakinan:

    Bitcoin adalah masa depan, dan badai hanyalah peluang beli.

    Apakah dia benar lagi, seperti di siklus-siklus sebelumnya? Ataukah kali ini dia salah langkah?

    Baca Juga: Michael Saylor Beri Sinyal Beli Bitcoin Baru Setelah Pendanaan $711 Juta


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

    Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Analisa Harga BTC Hari Ini: Masuk Konsolidasi, Bitcoin Menguat 1,28%

    Harga Bitcoin (BTC) hari ini kembali menunjukkan penguatan moderat setelah sempat bergerak fluktuatif dalam beberapa waktu terakhir.

    Berdasarkan data terbaru, BTC diperdagangkan di level $87.394,11, menguat +1,28% dalam 24 jam terakhir.

    Kenaikan ini disertai volume perdagangan harian yang cukup besar, mencapai $61,49 miliar, yang menunjukkan meningkatnya aktivitas pasar di tengah ketidakpastian ekonomi global.

    Sebagai aset kripto terbesar di dunia, Bitcoin tetap berada di posisi nomor satu berdasarkan kapitalisasi pasar dengan nilai $1,743 triliun.

    Pergerakan positif hari ini memberikan sedikit sentimen optimis bagi investor, meskipun secara jangka menengah BTC masih menunjukkan tren bearish.

    Pergerakan Harian BTC: Konsolidasi Dengan Momentum Penguatan

    Dalam 24 jam terakhir, harga Bitcoin bergerak dalam kisaran $85.404 hingga $88.038, menandakan volatilitas yang cukup stabil.

    Kenaikan harian sebesar +1,28% menunjukkan adanya peningkatan minat beli dari pelaku pasar.

    Sementara itu, perubahan per jam yang mencapai +1,02% mencerminkan adanya uptrend jangka pendek, meski belum cukup kuat untuk membalikkan tren bearish yang terbentuk dalam beberapa minggu terakhir.

    Dari sisi performa mingguan, BTC masih mencatat penurunan sebesar -7,98%, yang memperlihatkan bahwa tekanan jual masih mendominasi, terutama dari investor jangka pendek yang memilih melakukan profit-taking.

    Tren 30–90 Hari: Tekanan Pasar Masih Terlihat Jelas

    Jika dilihat dalam jangka waktu yang lebih panjang, Bitcoin masih berada dalam fase koreksi yang cukup signifikan. Data menunjukkan:

    • 30 hari: -$23.737 (-21,37%)
    • 60 hari: -$25.695 (-22,74%)
    • 90 hari: -$22.386 (-20,40%)

    Tren penurunan ini menandakan melemahnya momentum bullish yang sebelumnya mengangkat Bitcoin mendekati level tertingginya.

    Koreksi ini juga didorong oleh berbagai faktor eksternal seperti kebijakan moneter global yang ketat; penurunan risk appetite investor; rotasi portofolio ke aset yang lebih aman; dan sentimen pasar kripto yang masih penuh ketidakpastian.

    Meski demikian, penurunan yang cukup dalam ini justru memberikan peluang bagi investor yang menerapkan strategi akumulasi jangka panjang.

    Fundamental Pasar Bitcoin: Suplai Terbatas Mendukung Nilai

    Bitcoin tetap menjadi aset paling populer di pasar kripto dengan tingkat dominasi yang kuat.

    Pasokan beredar saat ini mencapai 19,95 juta BTC, atau sekitar 95,01% dari total suplai maksimum 21 juta BTC.

    Keterbatasan suplai inilah yang menjadi faktor fundamental utama mengapa Bitcoin tetap menarik dalam jangka panjang.

    Dengan tingkat inflasi yang semakin kecil setelah setiap halving, BTC dipandang oleh banyak investor sebagai aset dengan sifat penyimpan nilai (store of value) mirip emas digital.

    Kapitalisasi pasar yang diencerkan sepenuhnya mencapai $1,833 triliun, menunjukkan potensi valuasi maksimum Bitcoin bila seluruh suplai beredar.

    Posisi Terhadap Rekor Tertinggi

    Saat ini, harga Bitcoin masih berada cukup jauh dari All-Time High (ATH) sebesar $126.198,07. Jarak sekitar 30% ini memberikan gambaran bahwa Bitcoin berada dalam fase koreksi yang sehat setelah reli besar sebelumnya.

    Bagi trader, level ini memberikan peluang swing trade, sementara bagi investor jangka panjang, posisi harga saat ini bisa dianggap sebagai area akumulasi yang menarik.

    Prospek Jangka Pendek dan Level Penting yang Perlu Diperhatikan

    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Senin, 24 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Senin, 24 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Resistance terdekat:

    Jika BTC mampu menembus level-level ini, peluang momentum bullish kembali terbuka.

    Support kuat:

    Penurunan di bawah area ini berpotensi membawa BTC ke fase koreksi lebih dalam.

    Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Naik 2% ke $86K di Zona Koreksi

    Kenaikan harga Bitcoin hari ini sebesar +1,28% memberikan sinyal positif, meski tren jangka menengah masih bearish.

    Volatilitas yang stabil dan volume perdagangan tinggi menunjukkan bahwa pasar sedang dalam fase konsolidasi dan menunggu katalis baru.

    Bagi investor, penting untuk memperhatikan level support dan resistance utama, sementara bagi trader harian, momentum jangka pendek bisa dimanfaatkan untuk peluang perdagangan yang lebih cepat.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Naik 2% ke $86K di Zona Koreksi

    Analisa harga BTC hari ini menunjukkan bahwa Bitcoin (BTC) kembali bergerak positif dengan kenaikan +2,04% dalam 24 jam, diperdagangkan pada level $86.039,61.

    Kenaikan ini terjadi setelah BTC sempat menyentuh titik terendah harian di $83.490, sebelum pulih menuju area resistance minor di sekitar $86.200.

    Kapitalisasi pasar Bitcoin kini berada di $1,716 triliun, sementara volume perdagangan 24 jam mencapai $41,50 miliar, mencerminkan aktivitas pasar yang tetap intens di tengah kondisi volatil.

    Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Turun $83.944, Tekanan Jual Dominan

    Kondisi Harga BTC: Rebound Harian di Tengah Tekanan Mingguan

    Dalam timeframe harian, BTC menunjukkan pemulihan:

    • Perubahan 1 jam: +0,21%
    • Perubahan 24 jam: +2,11%
    • Range 24 jam: $83.490 — $86.285

    Namun secara mingguan dan bulanan, tekanan masih kuat:

    Periode Perubahan Harga Persentase
    7 hari -9,89% Turun
    30 hari -$24.293 -21,99%
    60 hari -$25.565 -22,88%
    90 hari -$26.936 -23,81%

    Data ini menunjukkan BTC masih berada dalam fase korektif setelah penurunan signifikan dalam tiga bulan terakhir.

    Analisa Teknis BTC: Konsolidasi dengan Potensi Rebound

    Beberapa temuan teknikal penting dalam analisa harga BTC hari ini:

    1. Support Kuat di Level $83.500

    Zona ini memegang peran penting dalam menjaga struktur harga. BTC menolak breakdown dan kembali menguat, menandakan buyer mulai aktif di area bawah.

    2. Resistance Terdekat: $87.000–$88.500

    BTC memerlukan breakout bersih di zona ini untuk membuka ruang menuju target berikutnya di $90.000. Tanpa dorongan volume besar, BTC berpotensi tertahan di area ini.

    3. Struktur Jangka Menengah Masih Bearish

    Koreksi 20–23% selama 60–90 hari menunjukkan tren menengah belum berbalik. BTC kemungkinan berada dalam fase konsolidasi, bukan reversal penuh.

    Sentimen Pasar: Aktivitas Meningkat, Minat Beli Mulai Pulih

    Dengan volume perdagangan mencapai $41,84 miliar, likuiditas pasar tetap kuat. Selain itu, total suplai beredar mencapai 19,95 juta BTC atau 95,01% dari maksimum 21 juta. Sedangkan Market cap fully diluted-nya $1,809 triliun.

    Rasio suplai beredar yang hampir mencapai batas maksimum terus memperkuat karakter Bitcoin sebagai aset deflasi. Tekanan suplai baru yang sangat kecil ini berpotensi menjadi katalis bullish jangka panjang.

    Prospek Pergerakan BTC Selanjutnya

    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Minggu, 23 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Minggu, 23 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Berdasarkan analisa harga BTC hari ini, beberapa skenario penting yang perlu diperhatikan pelaku pasar:

    1. BTC Harus Bertahan di Atas $84.000

    Selama Bitcoin bergerak di atas support ini, peluang untuk kembali menguji resistance $88.500 tetap terbuka.

    2. Sinyal Rebound Memerlukan Volume Lebih Tinggi

    Pemulihan harga hari ini baru menjadi awal. Diperlukan lonjakan volume beli untuk mengonfirmasi momentum bullish.

    3. Risiko Penurunan Jika Gagal Menembus $88.000

    Penolakan kuat berulang di area tersebut dapat mendorong BTC kembali ke support utama.

    BTC Rebound, Tapi Konfirmasi Tren Baru Masih Dibutuhkan

    Analisa harga BTC hari ini menegaskan bahwa Bitcoin menunjukkan pergerakan positif jangka pendek, namun tren jangka menengah masih berada dalam tekanan.

    Kenaikan 2% menjadi sinyal awal pemulihan, tetapi pasar masih menunggu breakout di atas $87.000–$88.500, kenaikan volume beli, dan stabilitas di atas $84.000.

    Jika ketiga faktor ini terpenuhi, BTC berpotensi memasuki fase bullish baru dalam beberapa pekan mendatang.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Turun $83.944, Tekanan Jual Dominan

    Harga Bitcoin (BTC) kembali bergerak di zona merah, dengan penurunan harian sebesar 2,2% hingga diperdagangkan di level $83.944,44.

    Penurunan ini memperpanjang tren koreksi mingguan Bitcoin yang sudah turun 12,53% dalam tujuh hari terakhir.

    Kapitalisasi pasar BTC kini berada di kisaran $1,67 triliun, sementara volume perdagangan 24 jam melonjak ke $121,46 miliar, mencerminkan tingginya volatilitas pasar.

    Meskipun Bitcoin masih menjadi aset kripto nomor satu dengan dominasi pasar kuat, sentimen bearish dalam jangka pendek terlihat jelas dari data teknikal dan makro.

    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Sabtu, 22 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Sabtu, 22 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Terperosok 6% dalam 24 Jam

    Bitcoin Turun 2,2%: Koreksi Lanjutan dari Tekanan Mingguan

    Penurunan harga BTC dalam 24 jam terakhir sebesar -$1.745 atau -2,04% menunjukkan bahwa Bitcoin belum berhasil mematahkan tekanan jual yang melanda pasar sejak akhir bulan lalu.

    Data 30 hingga 90 hari terakhir menunjukkan penurunan yang cukup dalam:

    • 30 hari: -22,84%
    • 60 hari: -25,32%
    • 90 hari: -27,03%

    Serangkaian penurunan ini menandakan bahwa pasar masih berada dalam fase koreksi struktural, bukan sekadar fluktuasi jangka pendek. Para analis menyebutkan bahwa tekanan ini merupakan kelanjutan dari aksi ambil untung setelah Bitcoin mencapai rekor tertinggi di $126.198, serta ketidakpastian makro yang menghantui pasar aset digital.

    Range Perdagangan Menguatkan Tekanan Bearish

    Dalam 24 jam terakhir, BTC bergerak di rentang harga $86.240 (tertinggi) dan $80.659 (terendah).

    Level $80.000 kini menjadi zona support psikologis penting bagi pasar. Sentimen bearish juga tercermin dari penurunan harga satu jam sebesar -0,42%, yang menandakan tekanan jual masih aktif meski harga mulai stabil.

    Volume perdagangan yang tinggi ($121,46 miliar) memperlihatkan bahwa aktivitas pasar meningkat signifikan.

    Kondisi ini terjadi biasanya terkait dengan aksi jual besar-besaran (panic selling), likuidasi posisi leverage, atau aksi beli besar dari institusi yang menunggu harga diskon.

    Namun karena harga tetap turun, ini mengonfirmasi bahwa tekanan jual lebih dominan daripada tekanan beli.

    Faktor-faktor Utama Penyebab Penurunan BTC

    1. Sentimen Makro Global Masih Negatif

    Ketidakpastian suku bunga, kekhawatiran terhadap perlambatan ekonomi, dan tekanan terhadap aset berisiko membuat investor lebih berhati-hati.

    Ketika volatilitas meningkat, altcoin melemah lebih cepat dan Bitcoin pun tak mampu menahan arus keluar modal.

    2. Koreksi Setelah Periode Overbought

    Setelah mencapai ATH $126.198, banyak investor jangka pendek melakukan aksi jual untuk mengamankan profit.

    Koreksi lebih dari 20% dalam sebulan menandakan pasar sedang melakukan penyesuaian dari euforia sebelumnya.

    3. Tingginya Likuidasi di Pasar Futures

    Dengan volatilitas tinggi, ratusan juta dolar posisi long BTC terlikuidasi dalam beberapa hari terakhir. Hal ini memperkuat tekanan jual karena memaksa trader keluar dari pasar.

    4. Kapitalisasi Besar, Ruang Pertumbuhan Lebih Berat

    Dengan sirkulasi suplai mencapai 19,95 juta BTC, atau 95% dari total pasokan maksimum, ruang pertumbuhan Bitcoin semakin terbatas.

    Setiap kenaikan harga membutuhkan arus modal besar untuk menopang momentum bullish.

    Prospek Bitcoin: Apakah Harga Bisa Pulih?

    Meskipun tekanan jangka pendek masih kuat, beberapa indikator menunjukkan potensi stabilisasi dalam beberapa hari ke depan:

    • Support kuat berada di $80.000–$82.000
    • Resistance terdekat berada di $87.000
    • Volume besar membuka peluang rebound teknikal

    Jika Bitcoin mampu mempertahankan support $80.000, pasar bisa kembali membentuk tren naik jangka menengah. Namun jika support tersebut jebol, BTC berpotensi turun ke area $75.000–$78.000.

    Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Stagnan di $92K, Tunggu Trigger Baru

    Bitcoin hari ini berada di level $83.944 dengan penurunan harian 2,2%, memperpanjang tren bearish mingguan dan bulanan.

    Tekanan pasar berasal dari faktor makro, aksi jual pasca-ATH, serta likuidasi besar di pasar derivatif.

    Meski demikian, volume besar dan area support yang kuat membuka peluang pemulihan jika kondisi pasar stabil dalam waktu dekat.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Terperosok 6% dalam 24 Jam

    Harga Bitcoin (BTC) hari ini berada di level $86.579,26, mencatat penurunan signifikan sebesar -6,4% dalam 24 jam terakhir.

    Koreksi tajam ini terjadi di tengah volatilitas pasar kripto yang meningkat, dengan kapitalisasi pasar BTC turun menjadi $1,72 triliun.

    Volume perdagangan terpantau sangat tinggi, mencapai $96,07 miliar, menandakan tekanan jual yang kuat dari pelaku pasar.

    Dengan sirkulasi 19,95 juta BTC, ini menjadi salah satu fase volatil terbesar dalam beberapa pekan terakhir.

    Performa Harga BTC: Tekanan Menurun dari Jangka Pendek hingga Panjang

    Berdasarkan data pergerakan harga, BTC mencatat tren koreksi yang konsisten:

    Periode Perubahan Harga Persentase
    Hari ini -$5.982,80 -6,47%
    30 hari -$21.991,99 -20,27%
    60 hari -$27.806,02 -24,33%
    90 hari -$29.105,26 -25,18%

    Dalam seminggu terakhir saja, harga Bitcoin terkontraksi hingga -13,20%, menunjukkan melemahnya momentum bullish yang sebelumnya sempat mendorong harga mendekati level tertinggi tahun ini.

    Apa Penyebab Harga Bitcoin Turun Hari Ini?

    Berdasarkan tren pasar kripto dan data pergerakan BTC, terdapat beberapa faktor yang menjelaskan penurunan tajam ini:

    1. Profit Taking Setelah Reli Panjang

    Bitcoin sebelumnya mencetak harga tinggi di atas $93.000 dalam 24 jam terakhir, mendekati area psikologis penting.

    Kenaikan bertahap selama beberapa minggu membuat banyak investor memilih untuk melakukan realization profit, memicu tekanan jual yang masif.

    Hal ini terlihat dari lonjakan volume menjadi hampir $97 miliar, jauh lebih tinggi dari rata-rata mingguan.

    2. Kekhawatiran Makro: Dolar Menguat & Sentimen Risiko Turun

    Pada periode ketika Bitcoin melemah tajam, indeks dolar AS (DXY) biasanya menguat, membuat aset berisiko seperti kripto menerima tekanan.

    Investor global juga cenderung mengalihkan dana ke aset aman (safe haven), terutama ketika ketidakpastian ekonomi meningkat.

    Sentimen risk-off ini membuat pasar kripto bergerak turun secara simultan.

    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Jumat, 21 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Jumat, 21 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

    3. Tekanan dari Pasar Derivatif (Long Liquidation)

    Banyak posisi long di pasar derivatif BTC yang terlikuidasi ketika harga menembus zona support $90.000.

    Ketika harga turun cepat, sistem otomatis platform futures memicu gelombang liquidation, yang kemudian mendorong harga turun lebih jauh. Ini adalah salah satu penyebab utama penurunan mendadak dalam waktu singkat.

    4. Momentum Bearish dari Tren 90 Hari

    Data 90 hari menunjukkan penurunan lebih dari 25%, yang menandakan bahwa pasar masih dalam periode koreksi setelah mengalami fase euforia di kuartal sebelumnya. Penurunan berlanjut karena BTC belum menemukan titik support kuat.

    Level Harga Penting yang Perlu Diperhatikan

    • Support terdekat: $86.000
      Sudah disentuh sebagai level terendah dalam 24 jam.
    • Support kuat berikutnya: $82.500–$84.000
      Jika area ini ditembus, kemungkinan koreksi lebih dalam dapat terjadi.
    • Resistance terdekat: $90.000
      Untuk kembali ke tren bullish jangka pendek, BTC harus menembus level ini dengan volume tinggi.

    Prospek BTC ke Depan: Pemulihan atau Koreksi Lanjut?

    Meski mengalami tekanan kuat, Bitcoin masih mempertahankan dominasi pasar dan tetap berada pada urutan teratas aset kripto global.

    Tingginya volume perdagangan menunjukkan bahwa minat pasar masih tinggi, hanya saja pelaku pasar sedang melakukan reposisi.

    Dalam jangka menengah, BTC berpotensi rebound jika tekanan di pasar derivatif mereda, sentimen makro kembali stabil, dan investor institusional kembali masuk membeli di level diskon.

    Namun, jika harga terus berada di bawah $86.000, momentum bearish dapat berlanjut.

    Baca Juga: Pasar Kripto Hari Ini 21 November 2025: Bitcoin Turun di Bawah $90K

    Harga Bitcoin hari ini mengalami penurunan signifikan hingga -6,4%, dipengaruhi oleh kombinasi faktor teknikal, sentimen makro, tekanan jual tinggi, dan gelombang likuidasi di pasar derivatif.

    Meski demikian, Bitcoin tetap memiliki potensi pemulihan jika mampu mempertahankan level support penting.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Stagnan di $92K, Tunggu Trigger Baru

    Harga Bitcoin (BTC) hari ini menunjukkan pergerakan yang cenderung stagnan meskipun volatilitas intraday cukup lebar.

    Berdasarkan data terbaru, harga BTC berada di level $92,429.07, turun tipis -0.01% dalam 24 jam terakhir. Pergerakan minimal ini menjadi indikasi bahwa pasar berada dalam fase konsolidasi, menunggu katalis baru yang dapat memicu arah harga berikutnya.

    Dengan kapitalisasi pasar mencapai $1.84 triliun dan volume perdagangan harian sebesar $81.79 miliar, Bitcoin masih mempertahankan dominasinya sebagai aset kripto nomor satu di dunia.

    Namun, tekanan jual dalam satu minggu terakhir menunjukkan bahwa momentum bullish masih tertahan.

    BTC Bergerak Sideways: Koreksi Tipis dan Konsolidasi Ketat

    Dalam 24 jam terakhir, Bitcoin sempat menyentuh level tertinggi $92,711.10 dan terendah $88,526.83, memperlihatkan volatilitas yang tetap tinggi meski harga akhirnya kembali mendatar.

    Penguatan ke level $92,700 gagal bertahan akibat tekanan jual dari trader jangka pendek yang memanfaatkan kenaikan singkat untuk “profit-taking”.

    Perubahan Harga BTC

    • 1 jam: -0.12%
    • 24 jam: -0.03%
    • 7 hari: -8.95%
    • 30 hari: -15.55%
    • 60 hari: -20.13%
    • 90 hari: -18.40%

    Sejak awal bulan, Bitcoin masih bergerak dalam tren penurunan jangka menengah, meski secara historis periode ini sering menjadi fase akumulasi oleh institusi.

    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Kamis, 20 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Kamis, 20 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Tekanan Pasar: BTC Turun 15% dalam Sebulan Terakhir

    Penurunan sebesar -15.55% dalam 30 hari terakhir menunjukkan bahwa Bitcoin masih menghadapi sentimen negatif dari pasar global.

    Koreksi dalam dua bulan terakhir mencapai 20–23%, menandakan tren bearish jangka menengah. Beberapa faktor yang berkontribusi pada perlambatan momentum BTC antara lain:

    1. Penguatan dolar AS (DXY) yang menekan aset berisiko.
    2. Likuiditas pasar yang menurun menjelang akhir tahun.
    3. Minimnya berita bullish besar, seperti ETF baru atau adopsi institusional masif.

    Meski demikian, investor jangka panjang masih melihat area $88,000–$92,000 sebagai zona akumulasi kuat berdasarkan perilaku pasar dalam enam bulan terakhir.

    Fundamental Tetap Kuat: Circulating Supply Hampir Capai 95%

    Meski harga mengalami tekanan, data fundamental Bitcoin tetap solid:

    Data Pasokan BTC

    • Sirkulasi: 19.95 juta BTC
    • Mendekati pasokan maksimum: 95% dari total 21 juta
    • Pasokan yang diencerkan sepenuhnya: $1.94 triliun

    Dengan pasokan yang semakin terbatas dan permintaan jangka panjang yang terus meningkat, Bitcoin masih mempertahankan narasi sebagai “digital gold” yang memiliki nilai kelangkaan tinggi.

    Kapitalisasi dan Likuiditas Stabil: Sinyal Pasar Masih Optimistis Jangka Panjang

    Kapitalisasi pasar Bitcoin yang mencapai $1.84 triliun tetap mencerminkan dominasi kuat di pasar kripto.

    Sementara itu, volume perdagangan 24 jam yang berada di angka $81 miliar menunjukkan likuiditas tinggi yang menjadi penopang stabilitas harga.

    Meski terjadi penurunan mingguan hampir 9%, tingkat likuiditas yang tetap besar menandakan bahwa minat terhadap BTC tetap kuat, terutama di kalangan institusi dan trader besar.

    Analisa Teknikal: BTC Masuk Fase Konsolidasi Sebelum Pergerakan Besar

    Stagnasi harga dalam 24 jam terakhir mengindikasikan Bitcoin sedang membentuk pola konsolidasi.

    Konsolidasi seperti ini sering menjadi sinyal bahwa pasar sedang mengumpulkan energi sebelum terjadi pergerakan signifikan, baik ke atas maupun ke bawah.

    Level penting yang perlu diperhatikan:

    • Support kuat: $88,500 – $90,000
    • Resistance utama: $93,000 lalu $95,500
    • Level psikologis: $100,000

    Jika BTC mampu bertahan di atas $90.000 selama beberapa hari ke depan, peluang untuk rebound menuju $95.000 cukup besar. Namun jika support $88.500 jebol, BTC berpotensi memasuki fase koreksi baru.

    Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Menguat 1,62%, Reli akan Berlanjut?

    Pasar Tunggu Arah Baru, BTC Bertahan di Zona Aman

    Bitcoin hari ini bergerak stabil di sekitar $92.400 dengan perubahan harian yang nyaris datar.

    Kondisi ini menunjukkan fase konsolidasi di tengah tekanan mingguan yang masih membayangi.

    Namun dengan fundamental yang kuat, pasokan yang semakin terbatas, dan minat pasar yang tetap besar, BTC masih memiliki peluang untuk rebound dalam waktu dekat.

    Bagi investor, level $88.000–$92.000 menjadi zona strategis untuk mengamati arah pasar sebelum mengambil langkah berikutnya.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Tren Bitcoin 17-21 November 2025: ATH Masih Akan Terjadi Lagi

    Harapan saya Blackrock belanja besar lagi terjadi, dan terjadinya baru hari Rabu tanggal 12 November 2025 kemaren, Blackrock membeli 2,179 Bitcoin. Dan saya yakinkan itu barulah wave pertama, Gelombang pembelian itu akan berulang dan terjadi. Blackrock telah menjadi bagian dari fundamental Bitcoin selain DXY dan mampu mengendalikan harga Bitcoin untuk nasabahnya. 

    Secara garis, minggu ini prediksi saya masih akurat: 

    Secara data: 

    1. Foreign Reserve Jepang (USD) naik 6 milyar Dollar, Bitcoin Woles di hari Sabtu dan naik di hari Senin dan Selasa

    2. Selasa tidak ada data, Bitcoin Koreksi di hari Selasa

    3. M1 Supply Tiongkok ditunda rilis, Kenaikan yang saya harapkan Pump and Dump, Pump dipagi hari jam Tiongkok dan Dump di malam hari Jam AS. Penyebabnya bukanlah fundamental, karena Emas Naik dan Nasdaq Naik, memastikan bahwa koreksi itu hanya dikondisikan untuk asset management beli

    4. CPI AS tidak rilis 

    5. Ramalan saya Pemerintah AS buka di 14 November 2025. Tepat Sekali. 

    Data Minggu Depan

    Mari kita bedah data minggu depan: 

    Senin, 17 November 2025

    06.50 WITA – GDP Jepang 

    Jika GDP naik maka inflasi naik. Karena ukurannya GDP memakai mata uangnya sehingga jika jumlah edar uangnya naik maka GDP-nya otomatis naik. Aturan ini hanya Tiongkok yang mampu mematahkan. Maka jika GDP Jepang naik dan Yen melemah, Bitcoin akan naik. PPI Jepang sudah jatuh menunjukan harga barang yang turun karena demand pabrik lesu, Yen akan terus melemah dan target saya hingga capai 160/dollar. Yen akan menjadi bensin Bitcoin karena Market Cap Jepang adalah yang terbesar ke empat didunia setelah AS, Tiongkok, dan Inggris. 

    20.30 WITA – New York Empire State Manufacturing Index

    NY Empire State Manufacturing Index adalah data untuk mengukur sepi dan ramenya bisnis di New York. angka diatas nol artinya bisnisnya bagus. Maka angka 10.70 artinya bagus banget.

    Dengan terpilihnya Zohran sebagai Mayor New York, menarik untuk diikuti karena kebijakannya itu juga cenderung memperbanyak jumlah edar uang seperti Bis gratis, Pelayanan Umum gratis dll. Untuk mendapatkan sinyal awal kuat atau lemahnya ekonomi negara, kita dapat berpatokan pada industri di kota-kota besar, Misalnya Indonesia, dengan melihat rame tidaknya Jakarta dan Surabaya, ekonominya dapat dinilai kuat atau sedang lesu dari Manufacturing Index-nya. Maka itu New York adalah Kunci selain Philadelphia, Richmond, Kansas, dan Dallas. Perhatikan saja Philadhelphia dan New York saja udah kentara.

    Saya prediksi NY empire State Index ini turun, sehingga DXY turun dan Bitcoin naik, alasannya Pemilu udah usai dan angka 10.70 itu sudah tinggi banget. 

    Kira- kira begini Candle Bitcoin

    Selasa, 18 November 2025

    22.00 WITA – NAHB 

    NAHB adalah indeks kontraktor pembangunan rumah di AS, jika NAHB naik artinya Pembangunan rumah naik dan DXY menguat karena KPR itu artinya hodler dollar baru penganggung inflasi bertambah. Sehingga jika KPR naik maka dollar naik. Pertama dilihatnya dari NAHB.

    Saya mendengar Presiden Trump mengumumkan 50 Tahun cicilan KPR dan itu berarti pemerintah akan serius membangun banyak rumah baru sebagai penanggung inflasi baru. Maka saya prediksi NAHB naik dan DXY naik, Bitcoin koreksi disini, Karena NAHB itu banteng satu maka koreksinya engga dalam. 

    Kira- kira begini Candle Bitcoin: 

    Rabu, 19 November 2025

    20.30 WITA – Building Permits

    Building Permit adalah ijin mendirikan bangunan maka karena kita Prediksi NAHB naik, Building permit juga akan naik. Jika Building permit naik maka DXY naik. Sehingga BItcoin turun. Menurut saya ada datang yang belum dilengkapi disini seperti Existing Home Sales, Housing Starts dan New Home Sales. Pada jadwalnya tidak ditulis namun seiring pemerintah buka, saya yakin jadwal ini berubah esok hari di Jumat. 

    Di hari ini juga ada FOMC meeting minutes yang merupakan rekapan meeting FOMC sebelumnya

    Bitcoin akan koreksi lagi disini:

    Kamis, 20 November 2025

    20.30 WITA –  Philadelphia Fed Manufacturing Index

    Saya tuh kehilangan banyak data saat Pemerintah AS shutdown, diantaranya jumlah pengangguran mingguan yang setiap hari Kamis di rilis (Initial Jobs Claim Data). Sehingga saya harus mencari data pengganti untuk meraba ekonomi AS. Philadelpia Fed Manufacturing Index Sama seperti New York Manufacturing index, mengukur kesibukan bisnis di negara bagian Philadelphia, Sehingga menurut saya data Pengangguran yang Setiap minggu dirilis dapat juga digambarkan oleh index ini.

    Jika NY Index saya prediksi turun karena sudah 10.70 maka Philadelphia saya prediksi naik tapi masih di area minus. Sebab itu DXY akan melemah disini dan membensini Bitcoin:

    Jumat, 21 November 2025

    06.30 WITA – Japan CPI

    Jika CPI Jepang naik maka Botcoin naik. Sesederhana itu karena artinya pemerintah Jepang terus menambah Jumlah edar uang agar buruhnya semakin murah dan mampu menyaingi murahnya ekspor Tiongkok

    21.45 WITA – S&P Global Manufacturing PMI

    Jika Pabrik rame maka mata uangnya naik, jika Pabrik Sepi maka DXY turun. Angka neutralnya di 50 maka 52 itu udah bagus sekali. Emang beneran ya Pabrik Amerika Rame saat perang dagang dengan Tiongkok?

    Hahahahaha. 

    Prediksi saya PMI Manufacting AS, koreksi turun dari 52 dan DXY jatuh. 

    22.00 WITA – UNMICH 1 Year Inflation Report

    Masa Inflasi turun hahaha. Suku bunga mau turun lagi, RRP mau ke nol dan M2 Supply ATH, Pengangguran terus meroket, lalu dibilang inflasi akan turun. 

    Ketawain saja. 

    Kira-kira Candle Bitcoin naik di Hari Jum’at: 

    Perhatikan, Candle Saya boleh jadi ditinggalin oleh Bitcoin karena ada kemungkinan Blackrock Belaja besar. Sangat tidak mungkin bagi saya untuk tahu kapan Blackrock akan beli dan kapan Blackrock akan jual. Blackrock telah menjadi bagian fundamental Bitcoin karena pembelian dan penjualnya merusak tautan fundamental inflation hedge. 

    Terimakasih sudah membaca. Saya ingatkan sekali lagi bahwa semua analisa saya hanya berdasarkan cocoklogi, Saya telah 5 tahun sangkut dan mengikuti kesangkutan saya sudah pasti ikutan sangkut. Untuk itu dilarang menjadikan saya sebagai acuan jual beli karena sudah pasti rugi, dan menjadikan saya nasehat keuangan terbukti rungkad. Tetaplah analisa sendiri dan jangan nebeng nasib, karena nanti pasti jadi hater. Ingat saya hanya trading spot dan tidak pernah menyentuh future. Jangan menjadikan analisa saya sebagai future karena sudah pasti liquid. 

    Artikel analisa tren Bitcoin (BTC) ini hasil kolaborasi Tokocrypto dengan Hoteliercrypto.

    Baca juga: Riset Kripto 10-14 Nov 2025: Shutdown US Berakhir! Inikah Awal Bullish?


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Menguat 1,62%, Reli akan Berlanjut?

    Analisa harga BTC hari ini menunjukkan pergerakan yang kembali positif setelah mengalami koreksi cukup dalam dalam beberapa minggu terakhir.

    Berdasarkan data pasar terbaru, Bitcoin (BTC) diperdagangkan di kisaran $91.900, naik 1,31% dalam 24 jam, dengan kapitalisasi pasar mencapai $1,833 triliun.

    Meski pergerakan harian tampak menguat, BTC masih berada dalam tren turun di skala mingguan dan bulanan.

    Dalam 24 jam terakhir, Bitcoin bergerak di rentang harga $89.300 – $93.745, menandakan volatilitas yang masih cukup tinggi.

    Kenaikan ini terjadi di tengah tekanan ekosistem kripto global yang masih dipengaruhi oleh sentimen makro, suku bunga, serta dinamika arus modal dari investor institusional.

    Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Jatuh ke $89K, Sentimen Memburuk

    Performa BTC: Harian Menguat, Bulanan Melemah

    Berikut perbandingan performa harga Bitcoin:

    • 24 jam: +1.62%
    • 7 hari: -11.13%
    • 30 hari: -16.70%
    • 60 hari: -20.50%
    • 90 hari: -19.40%

    Meskipun kenaikan harian terlihat menjanjikan, data bulanan menunjukkan BTC masih dalam fase koreksi panjang sejak mencapai rekor tertingginya di $126.198.

    Penurunan harga dalam 30–90 hari terakhir memperlihatkan tekanan jual (sell-off) yang cukup intens, terutama dari trader jangka pendek serta institusi yang melakukan realokasi portofolio.

    Kapitalisasi Pasar & Volume Perdagangan Tetap Solid

    Meskipun harga mengalami kontraksi beberapa minggu terakhir, beberapa indikator pasar menunjukkan bahwa ekosistem Bitcoin masih memiliki fondasi kuat.

    • Kapitalisasi pasar: $1.83 triliun
    • Volume perdagangan 24 jam: $87.83 miliar
    • Pasokan beredar: 19.95 juta BTC (95% dari total maksimum 21 juta)

    Data tersebut menandakan bahwa likuiditas Bitcoin masih sangat besar, dan aktivitas perdagangan tetap tinggi.

    Dengan semakin mendekatnya halving berikutnya, suplai Bitcoin semakin terbatas, sehingga kenaikan demand dapat memicu potensi lonjakan harga di masa mendatang.

    Faktor yang Mempengaruhi Pergerakan BTC Hari Ini

    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Rabu, 19 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Rabu, 19 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

    1. Penguatan Pasar Kripto dalam 24 Jam Terakhir

    Kenaikan 1,62% sejalan dengan rebound singkat pasar kripto global. Aset utama seperti Ethereum dan altcoin berkapitalisasi besar juga menunjukkan penguatan moderat.

    2. Reaksi Pasar terhadap Kebijakan The Fed

    Investor merespons spekulasi perlambatan kenaikan suku bunga oleh Federal Reserve. Ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter membantu mengurangi tekanan jual pada aset berisiko, termasuk kripto.

    3. Aktivitas Whale & Institusi

    Beberapa data on-chain menunjukkan adanya peningkatan akumulasi oleh wallet besar. Ketika whale mulai membeli, biasanya pasar menginterpretasikannya sebagai sinyal bullish jangka menengah.

    4. Sentimen Halving

    Dengan halving yang semakin dekat, narasi bullish terkait kelangkaan BTC kembali menjadi pembahasan utama komunitas. Secara historis, harga BTC cenderung menguat menjelang halving.

    Analisis Teknis BTC: Apakah Momentum Bullish Baru Dimulai?

    Secara teknikal, BTC mulai menunjukkan tanda-tanda pemantulan dari support kuat di area $89.000.

    Level $93.700 menjadi resistance jangka pendek yang harus ditembus untuk membuka peluang reli menuju $95.000 – $98.000.

    Indikator penting yang perlu diperhatikan, RSI berada di zona netral, menunjukkan ruang kenaikan masih tersedia.

    Volume perdagangan juga meningkat, pertanda minat beli mulai kembali. Namun, MA50 & MA200 masih bearish, menandakan tren utama belum benar-benar pulih.

    Jika BTC mampu bertahan di atas $90.000, peluang pembentukan tren naik baru akan semakin terbuka.

    Baca Juga: Pasar Kripto Hari Ini 17 November 2025: BTC Koreksi di Bawah $94K

    BTC Menguat, Tapi Waspadai Volatilitas

    Analisa harga BTC hari ini memperlihatkan pemulihan jangka pendek yang cukup positif. Kenaikan 1,62% menjadi sinyal bahwa minat beli mulai muncul kembali setelah koreksi panjang.

    Namun, tekanan bulanan yang masih besar menunjukkan bahwa pasar belum sepenuhnya pulih. Maka dari itu, investor disarankan untuk memantau pergerakan harga di atas level support $90.000 dan mengamati volume perdagangan sebagai indikator kekuatan tren.

    Jangan lupa, tetap berhati-hati terhadap volatilitas jangka pendek menjelang pengumuman kebijakan ekonomi global.

    Singkatnya, Bitcoin tetap menjadi aset yang kuat secara fundamental, tetapi fase konsolidasi masih mungkin berlanjut sebelum reli besar berikutnya terjadi.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Jatuh ke $89K, Sentimen Memburuk

    Harga Bitcoin (BTC) kembali berada di bawah tekanan kuat, dengan penurunan mencapai 4,95% dalam 24 jam terakhir, membawa harganya turun ke level $89.796.

    Aksi jual besar-besaran membuat BTC sempat menyentuh level terendah harian di $89.673, jauh dari level tertinggi harian di $95.928.

    Tekanan ini terjadi bersamaan dengan semakin melemahnya sentimen pasar kripto global dan meningkatnya ketidakpastian makro.

    Dengan kapitalisasi pasar yang kini berada di $1,79 triliun dan volume perdagangan melonjak menjadi $103 miliar, Bitcoin menunjukkan tanda-tanda stress pasar yang cukup signifikan. Berikut analisis harga BTC hari ini selengkapnya.

    Baca Juga: Harvard University Borong ETF Bitcoin Gila-Gilaan, Tanda Bull Run?

    Tanda Tekanan Jual yang Menguat

    Penurunan -4,95% dalam 24 jam adalah salah satu koreksi harian terbesar Bitcoin dalam beberapa minggu terakhir.

    Data harga menunjukkan bahwa BTC tidak hanya turun, tetapi juga telah kehilangan 16,64% dalam 30 hari; turun 22,56% dalam 60 hari; dan merosot 20,15% dalam 90 hari.

    Trend jangka pendek dan menengah ini menunjukkan bahwa BTC sedang berada dalam fase penurunan struktural, bukan sekadar volatilitas normal.

    Penurunan volume beli dan peningkatan volume jual mengindikasikan bahwa investor mulai melakukan aksi risk-off, menghindari aset volatil di tengah ketidakpastian makro.

    Sentimen Pasar Kripto Global Melemah Drastis

    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Selasa, 18 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Selasa, 18 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Turunnya BTC tidak terjadi dalam ruang hampa. Pasar kripto secara keseluruhan sedang berada dalam kondisi:

    • Fear Mode, di mana investor lebih memilih menyimpan uang tunai
    • Altcoin mengalami penurunan yang jauh lebih drastis
    • Dominasi Bitcoin tetap kuat di 95% suplai beredar, tetapi tidak cukup mengimbangi tekanan jual eksternal

    Ketidakpastian global seperti potensi kenaikan suku bunga, pelemahan likuiditas, dan risk-off behavior dari institusi menjadi tekanan tambahan yang membuat BTC kesulitan mempertahankan posisi di atas $90.000.

    Tekanan Teknis: BTC Gagal Mempertahankan Support Psikologis $95.000

    Secara teknikal, Bitcoin sebelumnya mencoba kembali ke area $95.000–$96.000, namun gagal mempertahankan momentumnya. Pola harga menunjukkan:

    • Breakdown dari support $95.000
    • Support berikutnya di $90.000 kembali diuji
    • Jika BTC gagal bertahan di area $89.000–$90.000, penurunan ke $86.000 bahkan $82.000 berpotensi terjadi
    • Resistance kuat kini berpindah ke area $96.000–$98.000

    Selain itu, indikator short-term lainnya menunjukkan bahwa RSI mengarah ke zona oversold, menandakan tekanan jual agresif.

    Volume perdagangan yang naik lebih dari $100 miliar, menandakan panic selling di kalangan para investor mulai muncul.

    Investor kini menantikan apakah BTC mampu tetap bertahan di atas $90.000 dalam beberapa hari ke depan.

    Faktor Fundamental: Siklus Pasar & Likuiditas Menurun

    Selain tekanan teknikal, Bitcoin juga terpengaruh oleh kondisi fundamental, seperti likuiditas pasar kripto menurun dalam beberapa minggu terakhir.

    Dana dari pasar derivatif mengalir keluar, sehingga menambah tekanan harga. Akibatnya, permintaan institusional melambat akibat ketidakpastian makro.

    Sementara Bitcoin masih berada jauh dari rekor tertinggi di $126.198, investor tampak lebih berhati-hati dalam mengambil posisi baru.

    Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Tekanan Turunkan Bitcoin ke Level $95.257

    BTC dalam Fase Koreksi, Level $89.000 Jadi Penentu Arah Berikutnya

    Pergerakan Bitcoin hari ini menunjukkan kombinasi koreksi teknikal, tekanan likuiditas, dan sentimen global yang melemah.

    Penurunan hampir 5% dalam sehari mengindikasikan bahwa pasar sedang berada dalam fase risk-off.

    Jika BTC mampu bertahan di atas $89.000, peluang rebound tetap terbuka. Sebaliknya, penurunan lebih dalam dapat membawa pasar memasuki fase bearish jangka menengah.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Analisa Harga BTC Hari Ini: Tekanan Turunkan Bitcoin ke Level $95.257

    Harga Bitcoin (BTC) kembali bergerak di zona pelemahan pada perdagangan hari ini, tercatat berada di level $95.257,29.

    Aset kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar ini mengalami penurunan sekitar 0,44% dalam 24 jam terakhir, mengikuti pola koreksi yang sudah berlangsung selama lebih dari satu pekan.

    Dengan kapitalisasi pasar sebesar $1,90 triliun dan volume perdagangan mencapai $74,20 miliar, pergerakan BTC hari ini mencerminkan meningkatnya tekanan jual di pasar kripto global.

    Bitcoin Menguji Support Penting Setelah Turun 10% Dalam 7 Hari

    Dalam seminggu terakhir, Bitcoin melemah -10,13%, menandakan tekanan bearish yang cukup kuat. Penurunan dalam 30 hari bahkan mencapai -11,04%, sementara dalam 60 hari BTC terkoreksi lebih dalam hingga -19,16%.

    Tren ini menunjukkan bahwa pasar masih berada dalam fase konsolidasi setelah gagal mempertahankan momentum bullish di atas level psikologis $100.000.

    Dengan volatilitas tinggi, BTC hari ini diperdagangkan dalam rentang terendah $92.971 hingga tertinggi $96.564, menandakan pasar sedang mencari arah berikutnya di antara ketidakpastian makro dan teknikal.

    Tekanan Jangka Pendek Dipicu Faktor Eksternal

    Beberapa faktor utama yang mempengaruhi pelemahan BTC hari ini antara lain:

    1. Sentimen Risiko Global Melemah

    Pasar kripto bergerak seiring penurunan selera risiko investor global.

    Data ekonomi AS yang lebih kuat dari perkiraan memperkuat spekulasi bahwa kebijakan moneter tetap ketat, sehingga investor cenderung mengurangi eksposur pada aset berisiko seperti kripto.

    2. Tingginya Aktivitas Profit Taking

    Setelah Bitcoin gagal mempertahankan posisi di atas $100.000, banyak trader jangka pendek memilih mengambil keuntungan.

    Hal ini tercermin dari peningkatan volume perdagangan yang mencapai $74 miliar, cukup tinggi untuk ukuran hari biasa, mengindikasikan distribusi yang intens.

    3. Tekanan Teknis di Area Resistance

    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Senin, 17 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Senin, 17 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

    Secara teknikal, BTC telah beberapa kali gagal menembus kembali resistance lokal di kisaran $96.500–$98.000. Penolakan kuat di area ini membuat harga kembali bergerak ke bawah dan menguji area support kritis.

    Level Teknis Bitcoin yang Perlu Diperhatikan

    Berikut analisis teknikal berdasarkan data terbaru:

    Resistance terdekat: $96.500 – $98.000
    Resistance kuat berikutnya: $100.000 – $102.000
    Support terdekat: $93.000
    Support kuat: $90.000 – $92.000

    Jika harga menembus di bawah level $92.000, Bitcoin berpotensi melanjutkan koreksi menuju zona $89.000. Namun apabila BTC mampu rebound dari $93.000 dan menembus $98.000, momentum bullish jangka pendek bisa kembali terdorong.

    Fundamental Tetap Kuat, Tapi Pasar Jangka Pendek Rentan

    Meskipun mengalami tekanan, fundamental Bitcoin masih sangat solid:

    • Pasokan beredar: 19,95 juta BTC (94,99% dari total supply)
    • Pasokan maksimum: 21 juta BTC, menjadikannya semakin langka
    • Kapitalisasi pasar: $1,90 triliun, tetap mendominasi 50%+ dari total pasar kripto

    Selain itu, data on-chain menunjukkan bahwa institusi dan investor jangka panjang (HODLers) masih terus melakukan akumulasi di setiap penurunan harga.

    Hal ini menjadi sinyal bahwa tekanan jangka pendek belum mengubah pandangan jangka panjang terhadap Bitcoin.

    Prospek Harga Bitcoin Dalam Waktu Dekat

    Dalam jangka waktu 24–72 jam ke depan, arah Bitcoin sangat ditentukan oleh apakah harga mampu bertahan di atas support $93.000.

    Jika bertahan, peluang untuk retest ke $97.000 terbuka lebar. Namun, apabila tekanan jual meningkat, koreksi menuju $90.000 menjadi skenario yang perlu diwaspadai trader.

    Baca Juga: Harvard University Borong ETF Bitcoin Gila-Gilaan, Tanda Bull Run?

    Harga Bitcoin hari ini berada di posisi melemah, turun ke $95.257 di tengah tekanan pasar yang persisten. Meskipun demikian, volatilitas yang tinggi justru menjadi peluang menarik bagi trader jangka pendek.

    Investor jangka panjang tetap melihat BTC sebagai aset bernilai, terutama dengan semakin menipisnya suplai dan arus institusional yang terus masuk.

    Bitcoin masih dalam fase konsolidasi, dan pergerakan menuju $100.000 akan sangat bergantung pada sentimen makro serta kemampuan harga mempertahankan level support kritis dalam beberapa hari ke depan.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com