Tag Archives: btc

Harvard University Borong ETF Bitcoin Gila-Gilaan, Tanda Bull Run?

Harvard University kembali menghebohkan dunia finansial. Dalam laporan kepemilikan terbarunya per 30 September 2025, universitas elit tersebut mencatat lonjakan fantastis sebesar 257% dalam kepemilikan Bitcoin ETF (IBIT).

Dilaporkan Coincu, langkah agresif ini memicu spekulasi: apakah institusi terbesar dunia sedang mengisyaratkan gelombang kenaikan kripto berikutnya?

Harvard ‘All-In’? Kepemilikan Bitcoin ETF Melesat 257%

Menurut data PANews, Harvard kini menggenggam 6.813.612 saham IBIT Bitcoin ETF, melonjak 257.48% dibanding kuartal sebelumnya. Dengan valuasi sekitar 442.9 juta dolar AS, langkah ini menandai perubahan strategi besar dalam portofolio investasi kampus tertua di Amerika tersebut.

Tak hanya Bitcoin, Harvard juga meningkatkan kepemilikan pada ETF emas (GLD) sebesar 98.62%. Kombinasi Bitcoin dan emas menggambarkan diversifikasi yang semakin berani ke aset alternatif.

“Sebagai investor institusional besar, keputusan portofolio kami sangat memengaruhi sentimen dan arus pasar,”
— Harvard Management Company

Langkah Harvard ini sejalan dengan tren endowment bergengsi lainnya yang mulai memandang aset kripto bukan sebagai spekulasi semata, tetapi sebagai aset strategis jangka panjang.

Lonjakan Institusional di Dunia Kripto: Harvard Jadi Trendsetter?

Yang mengejutkan, kenaikan 257% ini disebut-sebut sebagai salah satu lonjakan terbesar dari institusi pendidikan elite dalam sejarah investasi kripto. Harvard bukan hanya ikut-ikutan; mereka tiba-tiba mengambil posisi besar dalam Bitcoin ETF.

Data pasar dari CoinMarketCap menunjukkan:

  • Harga BTC: 94,745.04 dolar AS
  • Kapitalisasi pasar: 1.89 triliun dolar AS
  • Dominasi pasar: 58.59%
  • Volume perdagangan 24 jam: 113.13 miliar dolar AS
  • Harga turun 4.13% dalam 24 jam terakhir dan melemah selama 90 hari terakhir

Dengan kondisi Bitcoin yang sedang koreksi, keputusan Harvard membeli besar-besaran justru dianggap langkah “buy the dip” yang agresif. Jika institusi sekelas Harvard masuk ketika harga turun, investor ritel mulai bertanya-tanya: apa yang mereka tahu?

Harga Turun, Institusi Masuk: Pertanda Apa?

Menurut analis Coincu Research, peningkatan minat institusional mencerminkan perubahan lanskap investasi digital. Meskipun volatilitas Bitcoin masih menjadi perhatian, semakin banyak lembaga akademik dan keuangan mempertimbangkan kripto sebagai bagian penting dari portofolio modern.

Dengan kepemilikan yang melonjak drastis, Harvard bisa saja:

  • Mengantisipasi regulasi yang makin jelas
  • Bersiap menghadapi siklus naik Bitcoin berikutnya
  • Menambah eksposur ke aset keras sebagai lindung inflasi
  • Mengikuti langkah institusi keuangan besar lainnya

Banyak yang percaya, keputusan Harvard bukan kebetulan, melainkan sinyal bahwa Bitcoin dan ETF kripto semakin memasuki arus utama investasi global.

Apakah Kita Sedang Melihat Fase Awal “Institusional FOMO”?

Kenaikan kepemilikan Bitcoin ETF oleh Harvard sebesar 257% dalam satu kuartal adalah pergerakan yang tidak bisa diabaikan. Ini bukan hanya berita besar, ini adalah indikasi perubahan arah dalam cara institusi elite memandang aset digital.

Jika sejarah berulang, arus institusional sering menjadi penanda awal perubahan besar dalam harga Bitcoin. Pertanyaannya sekarang:

Apakah ini tanda bull run berikutnya? Atau Harvard sedang mengambil risiko besar?


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.





Sumber : news.tokocrypto.com

Analisa Harga BTC Hari Ini: Tekanan Tinggi, Bitcoin Tertahan di $95.950

Harga Bitcoin (BTC) hari ini tercatat berada di level $95,950.82, menunjukkan perubahan yang nyaris tidak bergerak dengan kenaikan tipis +<0.01% dalam 24 jam terakhir.

Meski stabil secara harian, Bitcoin masih berada dalam tren pelemahan jangka menengah setelah mencatat koreksi mingguan –5.77% dan koreksi bulanan –11.78%.

Likuiditas perdagangan tercatat solid, dengan volume $49.12 miliar dalam 24 jam terakhir. Hal ini menunjukkan bahwa aktivitas pasar masih intens, meski momentum bullish belum kembali dominan.

Kapitalisasi pasar BTC tetap kokoh di $1.91 triliun, mempertahankan posisinya sebagai aset kripto nomor satu.

Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Koreksi $102.434, Hadapi Konsolidasi

Pergerakan Harga 24 Jam: Konsolidasi Dekat Area Support Kritis

Selama 24 jam terakhir, Bitcoin bergerak dalam rentang $94,850.54 sebagai titik terendah dan $96,515.34 sebagai titik tertinggi.

Pola ini menegaskan bahwa BTC sedang memasuki fase konsolidasi, di mana para pelaku pasar masih mencari arah tren selanjutnya.

Perubahan harga satu jam terakhir mencatat +0.14%, menunjukkan adanya pembeli yang mulai masuk, namun masih belum cukup untuk mendorong momentum kenaikan yang lebih signifikan.

Tren Jangka Pendek: Tekanan Masih Terlihat Namun Penurunan Mulai Melambat

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Minggu, 16 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Minggu, 16 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

Data riwayat harga memperlihatkan bahwa Bitcoin masih berada dalam tekanan:

  • 30 hari: –11.78%
  • 60 hari: –17.75%
  • 90 hari: –17.09%

Meski begitu, penurunan harian yang relatif kecil (–0.2%) menandakan bahwa gerak turun BTC mulai melambat.

Indikator ini biasanya menjadi tanda awal pembentukan zona support baru yang berpotensi menjadi titik balik jika ada sentimen positif tambahan.

Rekor tertinggi Bitcoin tetap berada di $126,198.07, memberikan gambaran bahwa BTC masih berada sekitar 24% di bawah ATH tersebut merupakan ruang pemulihan yang masih terbuka sangat lebar.

Analisis Teknis: BTC Mencoba Menjaga Support $95,000

Berdasarkan pola harga hari ini, ada beberapa area teknikal penting:

Support Terdekat

  • $95,000 — area krusial yang telah diuji beberapa kali dalam 48 jam terakhir
  • $94,000 — jika support utama jebol, BTC berpotensi terkoreksi menuju zona ini

Resistance Utama

  • $96,500 — resistance harian
  • $98,000 – $100,000 — area psikologis kuat yang harus ditembus untuk mengonfirmasi tren bullish baru

Pergerakan Bitcoin yang masih berada di antara support dan resistance sempit menunjukkan bahwa pasar sedang menunggu katalis kuat, baik dari sisi makroekonomi, ETF flow, maupun sentimen industri kripto.

Sentimen Pasar: Hati-Hati Namun Optimis

Meski harga bergerak sideways, Bitcoin tetap mempertahankan tingkat dominasi pasar yang kuat.

Rasio sirkulasi mencapai 94.99% dari total suplai maksimum 21 juta BTC, yang artinya pasokan terus mengetat seiring waktu.

Volume perdagangan harian yang cukup besar memperlihatkan bahwa minat pasar masih tinggi. Namun, investor besar masih cenderung berhati-hati, menunggu kejelasan arah tren.

Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Melemah ke $95.944

Outlook ke Depan: BTC Berpotensi Rebound Jika Support Bertahan

Jika Bitcoin mampu menjaga level $95,000, peluang untuk rebound menuju $98,000–$100,000 terbuka lebar.

Namun, jika tekanan jual meningkat dan harga turun di bawah $94,000, pasar dapat menyaksikan koreksi lebih dalam menuju kisaran $92,000.

Dalam waktu dekat, pergerakan BTC akan sangat bergantung pada:

  • Data makro dan kebijakan suku bunga global
  • Arus masuk ETF Bitcoin spot
  • Aktivitas miner pasca-halving
  • Sentimen investor secara keseluruhan

Untuk saat ini, BTC menunjukkan stabilitas meski tekanan masih terasa—sebuah indikasi bahwa fase konsolidasi ini dapat menjadi fondasi untuk pergerakan lebih kuat ke depannya.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Melemah ke $95.944

Harga Bitcoin (BTC) hari ini kembali menunjukkan pelemahan setelah terkoreksi ke level $95.944,63, turun sekitar -1,57% dalam 24 jam terakhir. Kondisi ini memperpanjang tren koreksi yang sudah berlangsung selama beberapa pekan terakhir.

Meski begitu, Bitcoin masih mempertahankan kapitalisasi pasar yang besar di kisaran $1,91 triliun, menegaskan posisinya sebagai aset kripto nomor satu di dunia.

Penurunan pada BTC hari ini terjadi di tengah meningkatnya volatilitas pasar global, tekanan makro ekonomi, serta aksi ambil untung oleh investor setelah reli kuat yang terjadi beberapa bulan lalu.

Baca Juga: China Bongkar Skandal Kripto: AS Diduga Curi 127.000 Bitcoin

Pergerakan Harga BTC: Masih dalam Zona Koreksi

Dalam 24 jam terakhir, BTC bergerak dalam rentang harga $94.000,73 (terendah) hingga $97.653,10 (tertinggi).

Koreksi tipis sebesar -0.19% dalam 1 jam terakhir memperlihatkan adanya tekanan jual jangka pendek.

Rangkuman Kinerja Harian:

  • Harga saat ini: $95.944,63
  • Perubahan 24 jam: -1.57%
  • Perubahan 7 hari: -6.25%
  • Volume perdagangan: $107.02B
  • Sirkulasi pasokan: 19.95 juta BTC

Volume perdagangan tetap tinggi, menandakan bahwa meski harga mengalami penurunan, aktivitas pasar BTC masih sangat kuat.

Tekanan Berkelanjutan dalam 3 Bulan Terakhir

Dalam jangka waktu menengah, Bitcoin sedang berada dalam tren koreksi yang cukup signifikan. Data menunjukkan penurunan yang cukup tajam dalam beberapa periode terakhir.

Perubahan Harga BTC Berdasarkan Periode

  • Hari ini: -1.63%
  • 30 hari: -13.58%
  • 60 hari: -16.94%
  • 90 hari: -18.77%

Dengan penurunan hampir 19% dalam 90 hari, BTC saat ini berada di bawah tekanan cukup kuat dari sisi teknikal maupun sentimen pasar.

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Sabtu, 15 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Sabtu, 15 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

Faktor yang Mempengaruhi Penurunan Harga BTC

Ada beberapa faktor yang menjadi pemicu melemahnya harga Bitcoin dalam beberapa pekan terakhir:

1. Sentimen Makro Global Masih Lemah

Ketidakpastian pasar global akibat keputusan suku bunga bank sentral dan tekanan pada pasar saham memengaruhi harga aset berisiko, termasuk kripto.

2. Aksi Profit-Taking Investor

Setelah Bitcoin mencetak rekor tertinggi baru di $126.198,07, banyak investor besar terlihat melakukan aksi jual bertahap. Tekanan ini memicu penurunan bertahap dalam beberapa minggu terakhir.

3. Penguatan Dolar AS

Indeks dolar (DXY) yang cenderung menguat seringkali menjadi sinyal negatif bagi Bitcoin karena investor cenderung kembali ke aset yang dianggap lebih aman.

4. Minimnya Katalis Baru

Tidak seperti di periode awal tahun, saat ETF spot Bitcoin dan narasi halving memicu euforia, saat ini pasar sedang kekurangan sentimen positif besar yang mampu mengangkat harga.

Indikator Pasar Masih Solid: Kapitalisasi Besar & Likuiditas Tinggi

Meski harga terkoreksi, struktur fundamental Bitcoin tetap kuat:

  • Kapitalisasi pasar: $1,916 triliun
  • Likuiditas tinggi: volume 24 jam mencapai $107 miliar
  • Sirkulasi pasokan: hampir mencapai batas maksimum (94,99% dari total 21 juta BTC)

Kondisi ini memperlihatkan bahwa Bitcoin tetap menjadi aset dominan dan paling likuid di pasar kripto.

Prospek Harga BTC: Menunggu Momentum Rebound

Dari sisi teknikal, Bitcoin saat ini berada di area support penting sekitar $94.000–$96.000. Jika area ini mampu bertahan, peluang rebound tetap terbuka.

Skenario yang Perlu Diperhatikan

1. Potensi Rebound

Jika BTC mampu menembus kembali area $98.000–$100.000, pasar berpeluang memasuki fase pemulihan jangka pendek.

2. Risiko Penurunan Lebih Dalam

Jika support $94.000 jebol, BTC bisa turun ke zona $90.000 atau bahkan lebih rendah sebelum menemukan titik pantul.

3. Peran Sentimen Makro

Data ekonomi AS dalam beberapa minggu ke depan akan sangat menentukan arah pergerakan BTC.

Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Turun ke $99K, Tekanan Bearish Kuat

Harga Bitcoin hari ini melemah ke $95.944 dengan penurunan -1,57% dalam 24 jam terakhir. Meskipun sedang berada dalam fase koreksi, fundamental BTC masih tetap kuat dengan volume perdagangan yang tinggi dan dominasi pasar yang stabil.

Tekanan makro, aksi profit-taking, dan minimnya katalis baru menjadi penyebab utama penurunan harga dalam beberapa minggu terakhir.

Dalam jangka pendek, BTC berpotensi rebound jika support penting mampu bertahan. Namun investor tetap perlu waspada terhadap volatilitas dan perkembangan ekonomi global yang dapat memengaruhi sentimen pasar kripto.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Turun ke $99K, Tekanan Bearish Kuat

Harga Bitcoin (BTC) kembali mengalami tekanan signifikan dalam perdagangan hari ini.

Berdasarkan data terbaru, BTC diperdagangkan di level $99.193,26, mencatat penurunan -2,97% dalam 24 jam. Penurunan ini sekaligus membawa BTC turun sekitar 3% dari hari sebelumnya dan memperpanjang tren bearish dalam jangka pendek.

Dengan kapitalisasi pasar yang kini berada di $1,97 triliun dan volume perdagangan mencapai $103,33 miliar dalam 24 jam, Bitcoin masih mendominasi pasar kripto global.

Namun tren harga menunjukkan tekanan jual meningkat, terutama setelah BTC kembali gagal mempertahankan zona psikologis penting di atas $100.000.

Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Koreksi $102.434, Hadapi Konsolidasi

Kinerja Harga BTC: Tekanan Berkelanjutan dalam 30–90 Hari Terakhir

Tren korektif Bitcoin tidak hanya terjadi dalam 24 jam terakhir. Data historis menunjukkan bahwa BTC sudah tertekan dalam beberapa pekan terakhir:

Rentang Waktu Perubahan Jumlah % Perubahan
Hari ini -$3,185.27 -3.11%
30 Hari -$13,041.47 -11.62%
60 Hari -$16,322.65 -14.13%
90 Hari -$18,515.89 -15.74%

Dalam 90 hari terakhir, Bitcoin kehilangan lebih dari 15% nilainya, mencerminkan melemahnya minat risiko investor dan dominasi tekanan jual secara bertahap.

Sementara itu, dalam 7 hari terakhir, BTC turun -2,9%, menunjukkan bahwa tren bearish masih konsisten meskipun volatilitas sempat meningkat di beberapa sesi perdagangan.

Level Harga Penting: BTC Gagal Bertahan di Zona $100 Ribu

Dalam 24 jam terakhir, Bitcoin bergerak di kisaran:

  • Terendah: $97.988,72
  • Tertinggi: $104.005,49

Kenaikan menuju $104.000 sempat memberi harapan bagi trader jangka pendek, namun aksi jual kuat membuat harga kembali tergelincir di bawah $100.000.

Hal ini menunjukkan bahwa zona resistance jangka pendek berada di sekitar $104.000–$105.000, sementara support terdekat terletak pada $98.000–$97.500.

Jika BTC gagal mempertahankan area support tersebut, potensi koreksi lanjutan menuju $95.000 bahkan $92.000 bisa terjadi.

Sebaliknya, untuk kembali ke tren bullish jangka pendek, BTC harus mampu merebut kembali level $102.000 dan menembus konsisten di atas $105.000.

Faktor Pasar: Volume Tinggi Tanda Tekanan Jual Meningkat

Dengan volume transaksi 24 jam mencapai $104,33 miliar, Bitcoin menunjukkan adanya aktivitas perdagangan yang sangat tinggi.

Volume tinggi sering kali menjadi pertanda volatilitas ekstrem, dan dalam konteks kali ini, meningkatnya volume beriringan dengan penurunan harga mengindikasikan:

  • likuidasi posisi long,
  • meningkatnya tekanan jual dari whale,
  • dan melemahnya kepercayaan investor jangka pendek.

Sementara itu, sirkulasi pasokan saat ini tetap di 19,95 juta BTC, atau 94,99% dari total suplai maksimum 21 juta.

Ketatnya suplai secara struktural tetap menjadi kekuatan fundamental Bitcoin, tetapi dalam jangka pendek sentimen pasar global masih menjadi faktor utama yang mempengaruhi harga.

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Jumat, 14 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Jumat, 14 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

Jarak dari Rekor Tertinggi: BTC Terkoreksi Lebih dari 20% dari ATH

Bitcoin masih jauh dari rekor tertingginya di $126.198,07, yang artinya harga saat ini telah terkoreksi lebih dari 20%.

Dalam terminologi pasar crypto, penurunan lebih dari 20% dari puncak biasanya menandai fase koreksi besar atau akan memasuki tren bearish yang lebih dalam jika tidak ada pemulihan cepat.

Kapitalisasi pasar yang diencerkan sepenuhnya berada di $2,08 triliun, mencerminkan bahwa meskipun ruang pertumbuhan masih ada, investor saat ini menahan diri untuk kembali mengakumulasi BTC dalam jumlah besar.

Baca Juga: Analisis Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Terjun ke $104.000! Kapan Rebound?

Sentimen BTC Melemah, Namun Level Psikologis Masih Jadi Penentu

Tekanan bearish pada Bitcoin masih sangat kuat, dengan serangkaian penurunan yang konsisten dalam beberapa minggu terakhir.

Pergerakan harga yang kini berada di bawah $100.000 menjadi sinyal penting bahwa pasar sedang berada dalam fase risk-off.

Level penting yang perlu diperhatikan investor:

  • Support: $98.000 → $95.000
  • Resistance: $102.000 → $105.000
  • Target rebound (jika bullish muncul): $110.000

Dalam jangka pendek, tren masih bearish. Namun, Bitcoin sering menunjukkan pemulihan kuat setelah fase koreksi panjang—sehingga zona di bawah $100.000 bisa menjadi area akumulasi bagi investor jangka panjang.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Koreksi $102.434, Hadapi Konsolidasi

Harga Bitcoin (BTC) hari ini tercatat di level $102.434,61 per BTC, turun 0,85% dalam 24 jam terakhir.

Dengan kapitalisasi pasar mencapai $2,04 triliun USD dan volume perdagangan harian sebesar $66,4 miliar USD, Bitcoin masih menjadi aset kripto dengan dominasi tertinggi di pasar, meski saat ini sedang berada dalam fase koreksi setelah reli panjang pada paruh pertama tahun 2025.

Dalam 24 jam terakhir, BTC bergerak di antara harga terendah $100.836,61 dan tertinggi $105.297,23, menunjukkan volatilitas yang masih cukup tinggi di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Penurunan ini menandakan bahwa pasar tengah memasuki fase konsolidasi alami, setelah sempat menyentuh rekor tertingginya di $126.198,07 beberapa bulan sebelumnya.

Baca Juga: Analisis Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Terjun ke $104.000! Kapan Rebound?

Tren Harga BTC: Konsolidasi Setelah Fase Bullish Panjang

Jika dilihat dari data historis, Bitcoin mengalami tren penurunan bertahap selama beberapa bulan terakhir:

  • 1 Hari: -0.9%
  • 30 Hari: -9.94%
  • 60 Hari: -11.55%
  • 90 Hari: -13.94%

Meskipun demikian, sebagian besar analis menganggap koreksi ini sebagai “healthy correction” — fase normal yang menandakan penyegaran pasar setelah lonjakan besar pada kuartal kedua 2025.

Selama fase ini, para investor jangka panjang cenderung memanfaatkan penurunan harga untuk melakukan akumulasi, mengantisipasi potensi reli baru di tahun depan.

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Kamis, 13 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Kamis, 13 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

Faktor Utama yang Mempengaruhi Harga Bitcoin Hari Ini

  1. Kebijakan Moneter dan Inflasi Global
    Prospek kenaikan suku bunga oleh The Fed menjelang akhir 2025 menekan pasar aset berisiko, termasuk Bitcoin. Investor memilih menunggu kejelasan arah kebijakan sebelum kembali agresif melakukan pembelian.
  2. Aktivitas Whale dan Profit-Taking
    Data on-chain menunjukkan peningkatan arus keluar BTC dari dompet besar ke bursa, menandakan aksi ambil untung setelah reli kuat di kuartal sebelumnya. Aktivitas ini sering kali memicu tekanan jual jangka pendek.
  3. Koreksi Pasar Kripto Secara Umum
    Tidak hanya Bitcoin, altcoin utama seperti Ethereum, Solana, dan XRP juga menunjukkan penurunan harga. Koreksi luas ini memperlihatkan adanya fase pendinginan setelah likuiditas besar masuk ke pasar beberapa minggu sebelumnya.
  4. Sentimen Jangka Panjang Masih Positif
    Meskipun tren jangka pendek menurun, prospek jangka panjang Bitcoin tetap bullish. Dengan pasokan yang sudah beredar mencapai 94,99% dari total maksimum 21 juta BTC, tekanan suplai semakin berkurang, memperkuat narasi deflasi Bitcoin.

Analisa Teknis BTC: Support Penting di Level $100.000

Secara teknikal, $100.000 menjadi level support psikologis utama bagi Bitcoin saat ini. Jika harga mampu bertahan di atas zona ini, peluang rebound menuju $108.000–$110.000 tetap terbuka.

Namun, apabila terjadi penurunan di bawah $100.000, BTC berpotensi melanjutkan koreksi ke area $97.500–$95.000.

Indikator RSI (Relative Strength Index) masih berada di zona netral, menandakan pasar belum oversold dan masih berpotensi mengalami pergerakan sideways dalam waktu dekat.

Outlook dan Prospek Bitcoin Menjelang Akhir 2025

Walau harga saat ini terkoreksi, banyak analis tetap optimis terhadap potensi Bitcoin di akhir tahun. Beberapa katalis positif yang berpotensi mendorong harga kembali naik antara lain:

  • Adopsi ETF Spot Bitcoin yang terus berkembang di berbagai negara.
  • Peningkatan permintaan institusional, terutama dari perusahaan investasi dan hedge fund.
  • Kesiapan infrastruktur blockchain yang semakin matang dengan integrasi Lightning Network dan solusi layer-2.

Jika faktor-faktor tersebut berjalan sesuai harapan, Bitcoin berpotensi mengakhiri tahun dengan penguatan baru, terutama menjelang siklus pasar berikutnya di 2026.

Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Stabil di $106K, Tanda Lonjakan?

Bitcoin Masih Kokoh di Tengah Koreksi

Harga Bitcoin (BTC) hari ini berada di $102.434, mencerminkan fase konsolidasi sehat di tengah tekanan makroekonomi global.

Meskipun turun hampir 14% dalam 90 hari terakhir, fundamental Bitcoin tetap kuat — baik dari sisi adopsi, struktur pasokan, maupun kepercayaan investor jangka panjang.

Dengan kapitalisasi pasar lebih dari $2 triliun, Bitcoin tetap menjadi tulang punggung ekosistem kripto global dan aset lindung nilai digital paling terpercaya.

Koreksi saat ini bisa menjadi peluang akumulasi strategis bagi investor yang percaya pada potensi Bitcoin di tahun-tahun mendatang.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

China Bongkar Skandal Kripto: AS Diduga Curi 127.000 Bitcoin

Dunia kripto kembali geger! Pemerintah China baru saja menuduh Amerika Serikat melakukan “peretasan tingkat negara” untuk mencuri 127.000 Bitcoin, senilai lebih dari 13 miliar dolar AS atau sekitar Rp200 triliun.

Tuduhan ini muncul setelah Pusat Tanggap Darurat Virus Komputer Nasional China (CVERC) merilis laporan mengejutkan: ribuan koin digital milik LuBian Mining Pool, sebuah kolam penambangan Bitcoin asal China-Iran, ternyata berakhir di tangan pemerintah AS.

4 Tahun Menghilang, Tiba-Tiba Dimiliki Pemerintah AS

Dilaporkan Cryptopolitan, kasus ini bermula pada Desember 2020, ketika LuBian kehilangan 127.272 Bitcoin akibat serangan masif yang memanfaatkan kelemahan dalam sistem pembuat kunci privat.

Alih-alih algoritma aman 256-bit, LuBian disebut hanya menggunakan generator 32-bit berbasis Mersenne Twister MT19937-32—celah yang memungkinkan peretas menebak kunci privat hanya dalam miliaran percobaan, bukan triliunan.

Akibatnya, lebih dari 5.000 alamat dompet berhasil diretas dalam waktu kurang dari dua jam.
Dana senilai sekitar 3,5 miliar dolar AS pada saat itu lenyap, dan LuBian pun ambruk.

Namun yang membuat heran, Bitcoin curian itu diam selama empat tahun penuh, tak pernah dijual, dipindahkan, atau dicampur lewat mixer. Hingga pada pertengahan 2024, semua koin itu tiba-tiba berpindah ke alamat baru, yang menurut perusahaan analitik on-chain Arkham, dikendalikan oleh pemerintah AS.

Baca juga: Amerika Borong Bitcoin, China Tumpuk Emas: Perang Aset Dunia Dimulai?!

China: “Ini Bukan Penegakan Hukum, Ini Perampokan!”

Menurut CVERC, langkah ini bukan kebetulan. Mereka menuduh bahwa Departemen Kehakiman AS (DOJ) melakukan operasi diam-diam untuk menguasai Bitcoin curian itu, lalu menggugat pemilik aslinya, Chen Zhi, kepala Prince Group asal Kamboja, pada Oktober 2025.

“Rantai peristiwa ini menunjukkan sebuah operasi siber tingkat negara yang disamarkan sebagai penegakan hukum,” tulis CVERC dalam laporannya.

CVERC juga menyebut, perilaku penyimpanan dana itu tidak sesuai dengan perilaku peretas biasa. Biasanya, peretas akan segera menjual atau mencampur koin hasil curian untuk menghapus jejak. Tapi dalam kasus ini, dana malah diam bertahun-tahun, lalu muncul di bawah kendali resmi AS.

Pemilik Asli Sempat Minta Tebusan Lewat Blockchain

Chen Zhi tak tinggal diam. Dalam 2021 hingga 2022, ia mencoba berkomunikasi dengan “peretas” lewat pesan yang disematkan di jaringan Bitcoin menggunakan fungsi OP_RETURN.
Salah satu pesannya berbunyi:

“Tolong kembalikan dana kami, kami akan memberikan imbalan.”

Pesan lainnya bahkan berisi alamat email khusus:
“Hubungi kami di [email protected] untuk membahas pengembalian dana dan imbalan Anda.”

Sayangnya, tak satu pun mendapat jawaban. Kini, setelah AS menyita seluruh aset itu dan menuduh Chen melakukan aktivitas ilegal, China menuding Washington telah “menipu” dunia kripto.

Pelajaran Pahit untuk Dunia Kripto

Terlepas dari perang tudingan antara dua kekuatan dunia, laporan CVERC menutup dengan peringatan keras bagi komunitas kripto global:

“Jangan ulangi kesalahan LuBian. Gunakan generator acak yang benar, aktifkan multisig, simpan aset di cold wallet, dan pantau aktivitas on-chain secara real-time.”

Kasus ini menjadi peringatan keras bahwa di dunia kripto, bahkan miliaran dolar bisa menghilang dalam sekejap, dan siapa pun bisa jadi “peretas,” bahkan negara superpower.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Analisis Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Terjun ke $104.000! Kapan Rebound?

Pasar kripto kembali memanas. Bitcoin (BTC) kini tengah berjuang mempertahankan level $104.000 setelah ditolak keras di area $107.000–$108.000. Namun, indikator teknikal MACD memberi sinyal mengejutkan: rebound besar mungkin tinggal hitungan hari.

Bitcoin Gagal Tembus $108.000, Kini Bertahan di $104.000

Setelah reli kuat pekan lalu yang membawa harga ke puncak lokal baru, Bitcoin kini terkoreksi dan berkonsolidasi di sekitar $104.000.

Menurut data Brave New Coin, pada 11 November 2025, harga BTC berada di kisaran $104.342, turun sekitar 2 persen dalam 24 jam terakhir, dengan volume perdagangan lebih dari $74 miliar.

Analis kripto @TedPillows menyoroti area ini sebagai support krusial karena terdapat CME gap yang belum terisi di level tersebut. Menariknya, lebih dari 80 persen CME gap Bitcoin dalam sejarah biasanya terisi kembali, membuat banyak trader bersiap menunggu pantulan harga dari titik ini.

“BTC ditolak dari area $107K–$108K. Support berikutnya ada di $104K, bertepatan dengan CME gap,” ujar @TedPillows.

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Rabu, 12 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Rabu, 12 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

MACD Cross di Ambang Terjadi, Sinyal Rebound Mulai Nampak

Dilaporkan Brave Newcoin, sementara tekanan jual mulai mereda, indikator MACD di grafik harian memberi harapan baru. Trader populer @AshCrypto mencatat bahwa garis MACD kini hampir menembus garis sinyal dari bawah, sebuah indikasi klasik potensi pembalikan arah bullish.

Data on-chain menunjukkan:

  • MACD: -2330.86
  • Signal Line: -2221.79
  • Histogram: menyempit dari -755.46 (7 Nov) menjadi -109.07

Pergerakan ini menunjukkan momentum bearish mulai melemah, dan biasanya mendahului fase kenaikan baru.

“Jika crossover ini terkonfirmasi, Bitcoin bisa mulai naik lebih cepat dari yang diperkirakan,” jelas @AshCrypto.

Baca juga: Berkenalan dengan 50 EMA, Indikator yang Jadi Pertanda Bull Market Bitcoin

CME Gap dan Pola “Tuesday Bounce”: Apakah Sejarah Akan Terulang?

CME gap di sekitar $104.000 kini menjadi fokus utama. Gap ini muncul karena perbedaan jam perdagangan antara pasar kripto 24/7 dan bursa berjangka tradisional di CME. Secara historis, Bitcoin sering kali kembali menguji level gap ini sebelum melanjutkan tren berikutnya.

Beberapa trader juga menyinggung fenomena “Tuesday bounce” — pola di mana Bitcoin kerap memantul naik di awal pekan, meski data historisnya belum cukup kuat. Tetap saja, sentimen pasar saat ini condong ke arah “buy the dip”, terutama jika BTC mampu bertahan di atas $104.000.

Level $108.000 Jadi “Tembok Penentu”: Naik ke $140K atau Turun ke $100K?

Menurut analis teknikal MMBTtrader, $108.000 kini menjadi zona “make or break” bagi Bitcoin. Level ini dulunya merupakan support kuat yang kini berubah menjadi resistance besar, diperkuat oleh descending trendline yang masih menekan pergerakan harga.

“Breakout di atas $108.000 akan menghapus tekanan bearish dan membuka jalan ke target $120.000 hingga $140.000,” ujar MMBTtrader.

Namun, jika BTC gagal menahan support $104.000, risiko penurunan ke level psikologis $100.000 masih terbuka lebar.

Kesimpulan: Saatnya Napas Sebelum Lonjakan Besar?

Dalam beberapa hari ke depan, semua mata tertuju pada dua hal penting: apakah CME gap di $104K akan terisi dan memicu pantulan, serta apakah MACD bullish crossover benar-benar terjadi.

Jika keduanya terkonfirmasi, Bitcoin berpotensi memulai reli baru menuju $120K atau bahkan $140K. Namun, jika support gagal bertahan, pasar bisa menghadapi koreksi lebih dalam ke bawah $100K.

Seperti yang dikatakan MMBTtrader, “Fase konsolidasi ini bisa jadi hanya jeda singkat sebelum Bitcoin meledak naik lagi.”

Baca juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Anjlok 7% di Bawah $100.000


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Stabil di $106K, Tanda Lonjakan?

Harga Bitcoin (BTC) pada perdagangan hari ini, 11 November 2025, tercatat di kisaran $106.945,13 per BTC, naik +1,03% dalam 24 jam terakhir.

Dengan kapitalisasi pasar mencapai $2,13 triliun dan volume perdagangan 24 jam sebesar $66,13 miliar, BTC tetap menjadi pusat perhatian di pasar kripto global.

Dalam 24 jam terakhir, Bitcoin bergerak di antara $104.699 sebagai level terendah dan $107.428 sebagai titik tertinggi.

Meskipun kenaikannya tergolong moderat, pergerakan ini menunjukkan stabilitas harga setelah periode konsolidasi panjang di atas level psikologis $100.000.

Saat ini, jumlah sirkulasi Bitcoin mencapai 19,95 juta BTC, mendekati total suplai maksimum 21 juta BTC, dengan tingkat emisi baru yang semakin terbatas setelah halving terakhir.

Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Terkoreksi ke $101K, Bullish Melemah?

Tren Harga BTC: 1 Hari, 30 Hari, dan 90 Hari

Melihat data riwayat harga dalam USD:

  • Hari ini: naik $990,81 (+0,94%)
  • 30 hari terakhir: turun $3.347,81 (−3,04%)
  • 60 hari terakhir: turun $8.742,22 (−7,57%)
  • 90 hari terakhir: turun $12.850,81 (−10,74%)

Data tersebut menunjukkan bahwa meskipun harga Bitcoin hari ini naik, tren jangka menengah masih menunjukkan adanya tekanan jual.

Setelah mencapai rekor tertinggi $126.198,07, harga Bitcoin belum mampu menembus kembali level tersebut.

Namun, stabilnya harga di kisaran $106.000–107.000 dapat menjadi indikasi fase akumulasi baru menjelang potensi reli berikutnya, terutama jika ada katalis positif dari sisi makroekonomi atau adopsi institusional.

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Selasa, 11 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Selasa, 11 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

Faktor yang Mempengaruhi Pergerakan Bitcoin

Beberapa faktor utama yang memengaruhi harga BTC hari ini antara lain:

  1. Kebijakan Moneter Global
    Ketidakpastian arah suku bunga bank sentral, khususnya The Federal Reserve, memengaruhi permintaan terhadap aset berisiko seperti Bitcoin. Suku bunga yang tetap tinggi cenderung menekan minat investor jangka pendek.
  2. Likuiditas Pasar & Volume Perdagangan
    Dengan volume perdagangan harian mencapai lebih dari $66 miliar, Bitcoin menunjukkan likuiditas tinggi, menandakan adanya aktivitas besar dari pelaku institusional maupun ritel.
  3. Adopsi Institusional & ETF Bitcoin
    ETF berbasis Bitcoin yang terus menarik arus masuk dana menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas harga di atas $100.000. Banyak analis melihat ini sebagai dasar kuat untuk potensi bull run jangka panjang.
  4. Kondisi On-chain & Halving Effect
    Setelah Bitcoin halving terakhir, laju inflasi BTC semakin rendah, yang secara historis sering diikuti oleh tren kenaikan harga dalam 6–12 bulan berikutnya.

Analisis Teknis Singkat

Secara teknikal, Bitcoin saat ini menghadapi area resistance kuat di sekitar $107.500, sedangkan support utama berada di kisaran $104.000–105.000.

Jika BTC mampu menembus dan bertahan di atas $107.500, target berikutnya berada di level $110.000–112.000.

Namun, jika tekanan jual meningkat, BTC berpotensi kembali menguji area support di bawah $105.000.

Indikator RSI (Relative Strength Index) pada level netral memperlihatkan ruang untuk kenaikan moderat sebelum potensi koreksi baru.

Prospek Jangka Panjang

Dengan kapitalisasi pasar $2,13 triliun dan dominasi pasar yang tetap di atas 50% dari total kapitalisasi crypto, Bitcoin masih menjadi barometer utama industri aset digital.

Dalam jangka panjang, beberapa faktor yang bisa memperkuat tren positif antara lain:

  • Peningkatan penggunaan BTC sebagai store of value di tengah ketidakpastian ekonomi global.
  • Dukungan regulasi terhadap ETF dan aset kripto di berbagai negara.
  • Kemajuan teknologi layer-2 seperti Lightning Network yang memperluas utilitas Bitcoin sebagai alat transaksi.

Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Naik 4% ke $106.000, Awal Reli Baru?

Harga Bitcoin hari ini menunjukkan kenaikan stabil di atas US$106.000, menandakan pasar yang mulai menemukan keseimbangan setelah fluktuasi beberapa minggu terakhir.

Meski masih jauh dari rekor tertinggi US$126.198, momentum positif mulai terlihat. Bagi investor, penting untuk mencermati level resistance jangka pendek dan perkembangan makroekonomi global sebelum mengambil keputusan investasi.

Bitcoin tetap menjadi aset kripto terkuat dengan fundamental yang solid — dan pergerakan hari ini bisa jadi langkah awal menuju fase bullish berikutnya.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Naik 4% ke $106.000, Awal Reli Baru?

Harga Bitcoin (BTC) hari ini menunjukkan penguatan yang cukup signifikan setelah menembus level psikologis $106.000.

Berdasarkan data terbaru, BTC diperdagangkan di kisaran $106.073,63 per koin, mencatatkan kenaikan +4,19% dalam 24 jam terakhir.

Dengan kapitalisasi pasar mencapai $2,115 triliun USD dan volume perdagangan harian sebesar $68,65 miliar USD, Bitcoin mempertahankan dominasinya sebagai aset digital terbesar di dunia.

Kenaikan ini menandai pemulihan penting setelah penurunan harga yang terjadi sepanjang bulan Oktober dan awal November. Simak analisa harga BTC hari ini selengkapnya.

Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Terkoreksi ke $101K, Bullish Melemah?

Performa Harga BTC: Tanda Rebound Setelah Koreksi

Jika dilihat dari data historis, pergerakan Bitcoin dalam beberapa bulan terakhir menunjukkan tren yang cukup fluktuatif:

  • Hari ini: +$4.189,98 (+4,11%)
  • 30 hari terakhir: -$6.609,85 (-5,87%)
  • 60 hari terakhir: -$8.256,48 (-7,22%)
  • 90 hari terakhir: -$12.914,21 (-10,86%)

Meski masih di bawah rekor tertingginya, rebound harian 4% ini menjadi sinyal positif bagi investor. Jika momentum ini berlanjut, BTC berpotensi menguji kembali resistensi kunci di $110.000–$112.000 dalam waktu dekat.

Level Teknis Penting: Support dan Resistensi BTC

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Senin, 10 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Senin, 10 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

Dalam 24 jam terakhir, harga Bitcoin bergerak di antara $101.521 (terendah) dan $106.564 (tertinggi). Level support utama berada di kisaran $101.500, sementara resistensi kuat terlihat di sekitar $106.600 hingga $107.000.

Secara teknikal, Bitcoin masih memiliki ruang penguatan jangka pendek jika berhasil menembus area resistensi tersebut dengan volume yang solid.

Namun, jika gagal mempertahankan momentum, retracement ke area $102.000–$103.000 masih mungkin terjadi.

Untuk jangka menengah, rekor tertinggi sepanjang masa (ATH) Bitcoin masih di $126.198, yang dicapai pada awal 2025.

Dengan harga saat ini, BTC masih 16% di bawah ATH, memberikan ruang kenaikan lebih lanjut jika tren positif berlanjut.

Faktor Pendorong Kenaikan Harga Bitcoin

Beberapa katalis penting menjadi pendorong utama penguatan BTC hari ini:

  1. Optimisme terhadap Kebijakan The Fed
    Pasar mulai memperkirakan bahwa Federal Reserve akan menahan suku bunga di level saat ini. Ekspektasi ini meningkatkan selera risiko dan mendorong arus modal kembali ke aset kripto.
  2. Arus Dana Masuk ke ETF Spot Bitcoin
    Beberapa ETF Bitcoin di Amerika Serikat mencatat net inflow lebih dari $500 juta dalam sepekan terakhir, menunjukkan peningkatan permintaan dari investor institusional.
  3. Kenaikan Sentimen Pasar Kripto Global
    Indeks Crypto Fear & Greed naik dari 49 (netral) menjadi 56 (greedy), menandakan meningkatnya optimisme investor terhadap potensi reli akhir tahun.
  4. Pasokan yang Semakin Terbatas
    Dengan pasokan beredar 19,95 juta BTC (95% dari total maksimum 21 juta), Bitcoin mendekati fase langka sebelum halving berikutnya — kondisi historis yang biasanya memicu kenaikan harga signifikan.

Analisa Teknis: Potensi Breakout Menuju $110.000

Dari sisi teknikal, struktur harga BTC mulai menunjukkan tanda-tanda pemulihan. Indikator momentum seperti RSI (Relative Strength Index) bergerak di zona netral ke atas, sementara EMA jangka pendek mulai berpotongan positif terhadap tren jangka menengah.

Jika harga mampu bertahan di atas EMA 7-hari ($105.000) dan menembus resistensi $107.000, potensi reli lanjutan ke area $110.000–$112.000 terbuka lebar.

Sebaliknya, tekanan jual di area ini dapat memicu koreksi ringan sebelum melanjutkan tren naik yang lebih sehat.

Baca Juga: Tren Bitcoin 10-14 November 2025: Koreksi November Usai

Tren Positif, Tapi Waspadai Volatilitas

Kenaikan 4% harga Bitcoin hari ini mencerminkan kepercayaan pasar yang mulai pulih setelah fase konsolidasi panjang.

Dukungan kuat dari ETF institusional, sentimen positif global, dan pasokan yang terbatas menjadi kombinasi yang memperkuat potensi bullish dalam jangka pendek.

Meski begitu, volatilitas tetap tinggi dan aksi ambil untung jangka pendek bisa muncul sewaktu-waktu. Trader disarankan untuk memantau level $106.500–$107.000 sebagai area penentu arah pergerakan selanjutnya.

Dengan kapitalisasi pasar lebih dari $2 triliun USD, Bitcoin kembali menegaskan perannya sebagai motor utama pasar kripto global, dan banyak analis menilai, fase awal reli baru bisa saja sudah dimulai.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Terkoreksi ke $101K, Bullish Melemah?

Harga Bitcoin (BTC) hari ini tercatat di angka $101,642.95 per BTC/USD, mengalami koreksi sebesar -1.04% dalam 24 jam terakhir.

Kapitalisasi pasar Bitcoin saat ini mencapai $2,027.40 miliar USD, menjadikannya aset kripto dengan nilai pasar terbesar di dunia.

Dengan volume perdagangan harian sebesar $50.54 miliar USD, Bitcoin masih menunjukkan dominasi kuat di pasar kripto meskipun sedang berada dalam fase koreksi moderat.

Dalam 24 jam terakhir, harga terendah BTC berada di kisaran $101,458.04, sementara harga tertingginya mencapai $102,774.28.

Angka ini menunjukkan adanya volatilitas yang relatif stabil dibandingkan pekan sebelumnya, di mana Bitcoin sempat mencatatkan pergerakan harga yang lebih tajam.

Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin ke $103K, Aksi JPMorgan Jadi Kunci

Tren Harga Bitcoin: Koreksi Jangka Pendek yang Perlu Diwaspadai

Jika melihat performa harga selama beberapa periode terakhir, tren jangka pendek Bitcoin menunjukkan tekanan bearish. Berdasarkan data perbandingan historis:

  • Hari ini: turun $1,038.25 (-1.01%)
  • 30 hari terakhir: turun $19,762.45 (-16.28%)
  • 60 hari terakhir: turun $9,843.90 (-8.83%)
  • 90 hari terakhir: turun $20,250.23 (-16.61%)

Koreksi yang cukup signifikan dalam 90 hari terakhir mengindikasikan bahwa pasar sedang berada dalam fase konsolidasi setelah mencapai rekor tertinggi (All-Time High) di level $126,198.07.

Meskipun demikian, secara fundamental, Bitcoin masih memiliki sentimen positif dari sisi pasokan terbatas dan adopsi institusional yang terus meningkat.

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Minggu, 9 November 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Minggu, 9 November 2025. Sumber: Tokocrypto.

Kapitalisasi Pasar dan Pasokan Bitcoin

Bitcoin tetap menjadi aset kripto paling populer di dunia, menduduki peringkat ke-1 dalam daftar kapitalisasi pasar global.

Total kapitalisasi pasar Bitcoin saat ini sebesar $2,027.16 miliar USD, sementara kapitalisasi pasar yang diencerkan sepenuhnya (fully diluted market cap) mencapai $2,134.25 miliar USD.

Dari sisi pasokan, jumlah sirkulasi Bitcoin mencapai 19.95 juta BTC, atau sekitar 94.98% dari total maksimum 21 juta BTC.

Dengan suplai yang semakin terbatas, tekanan permintaan di masa depan berpotensi kembali mendorong harga ke level yang lebih tinggi, terutama jika momentum bullish global kembali pulih.

Analisis Teknis dan Prospek Jangka Pendek

Secara teknikal, perubahan harga 1 jam terakhir sebesar -0.19% dan penurunan 7 hari sebesar -7.56% memperlihatkan bahwa tekanan jual masih mendominasi.

Level $101,000 kini menjadi area support penting yang perlu dijaga. Jika harga mampu bertahan di atas level ini, peluang rebound menuju $105,000–$108,000 masih terbuka.

Namun, jika tekanan jual berlanjut dan harga menembus di bawah $100,000, potensi koreksi lebih dalam ke area $95,000–$97,000 bisa terjadi.

Investor jangka panjang masih memegang posisi karena keyakinan terhadap fundamental Bitcoin yang kuat, terutama menjelang siklus halving berikutnya yang berpotensi meningkatkan kelangkaan pasokan.

Baca Juga: Bitcoin Dominance Kembali ke 60% Ini Nasib Meme Coin yg Sempat Viral Sekarang!

Bitcoin di Persimpangan Tren

Secara keseluruhan, harga Bitcoin hari ini mencerminkan fase konsolidasi alami setelah reli besar beberapa bulan lalu.

Dengan kapitalisasi pasar yang stabil di atas $2 triliun USD, BTC tetap menjadi indikator utama kesehatan pasar kripto global.

Investor disarankan untuk tetap waspada terhadap pergerakan jangka pendek, namun tidak mengabaikan potensi jangka panjang Bitcoin yang masih kuat secara fundamental.

Selama suplai tetap terbatas dan adopsi terus meningkat, Bitcoin berpeluang untuk kembali menembus rekor tertingginya dalam beberapa bulan mendatang.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com