Tag Archives: btc

Bitcoin Bangkit ke US$73.000 Setelah Anjlok, ETF Jadi Penyelamat

Harga Bitcoin kembali menguat ke kisaran US$73.000 setelah sempat turun tajam ke area US$63.000 akibat meningkatnya ketegangan geopolitik di Timur Tengah. Pemulihan ini didorong oleh arus masuk dana ke ETF Bitcoin spot di Amerika Serikat serta gelombang penutupan posisi short di pasar derivatif.

Dilaporkan Crypto Quant, periode akhir Januari hingga awal Maret 2026 ditandai volatilitas tinggi bagi Bitcoin. Setelah sempat melemah ke pertengahan US$60.000, aset kripto terbesar tersebut berbalik naik tajam pada awal Maret.

Ketegangan Geopolitik Picu Penurunan

Penurunan harga dipicu oleh laporan serangan militer yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada 28 Februari. Ketegangan tersebut meningkatkan ketidakpastian pasar global dan menekan harga Bitcoin hingga sekitar US$63.000 pada 29 Februari.

Namun pasar dengan cepat menemukan stabilitas. Pada 2 Maret, harga Bitcoin kembali mendekati US$70.000 sebelum reli lanjutan mendorongnya melampaui US$73.000 antara 4 hingga 5 Maret.

Menurut Tim Research Tokocrypto, kemampuan Bitcoin untuk rebound cepat dengan dukungan volume ETF membuktikan efektivitas instrumen teregulasi dalam menjaga likuiditas pasar.

“Inflow yang stabil pasca-berita negatif mengonfirmasi kepercayaan investor besar terhadap Bitcoin sebagai aset lindung nilai yang tangguh,” ungkapnya.

Arus Dana ETF Dorong Permintaan

Salah satu pendorong utama pemulihan harga adalah meningkatnya arus masuk ke ETF Bitcoin spot di Amerika Serikat. Pada awal Maret, dana ratusan juta dolar mengalir ke produk investasi ini.

Pada 4 Maret saja, inflow ETF tercatat melampaui US$200 juta, menandakan kembali aktifnya partisipasi investor institusi dalam pasar Bitcoin.

Arus dana tersebut memperkuat permintaan spot yang berkontribusi langsung terhadap kenaikan harga.

Baca juga: Michael Saylor Tambah 3.015 BTC, Borong di Harga Bitcoin Diskon

Short Squeeze Percepat Reli

Selain ETF, pasar derivatif juga memainkan peran penting dalam reli terbaru Bitcoin. Data menunjukkan open interest meningkat tajam sementara funding rate bergerak ke wilayah negatif.

Kondisi ini menunjukkan banyak trader membuka posisi short. Ketika harga mulai naik, likuidasi posisi short terjadi secara beruntun dan memicu short covering yang mempercepat kenaikan harga.

Struktur On-Chain Campuran

Data on-chain menunjukkan gambaran yang beragam. Indikator Realized Profit/Loss Ratio 90 hari masih berada di bawah level 1, menandakan sebagian investor masih merealisasikan kerugian.

Selain itu, jumlah koin yang berada dalam posisi unrealized loss juga meningkat.

Meski demikian, sinyal positif mulai muncul. Coinbase Premium Index kembali bergerak ke wilayah positif setelah lama berada di zona negatif. Kondisi ini biasanya menunjukkan meningkatnya permintaan spot dari investor di Amerika Serikat.

Bitcoin dan Peran di Tengah Krisis

Ketidakpastian geopolitik tetap menjadi faktor utama yang memengaruhi pasar kripto. Dalam situasi ketegangan global, Bitcoin semakin dipandang tidak hanya sebagai aset berisiko, tetapi juga sebagai instrumen untuk mobilitas modal dan perlindungan kekayaan.

Secara keseluruhan, reli Bitcoin menuju US$73.000 saat ini dinilai terutama dipicu oleh arus dana ETF serta likuidasi posisi short di pasar derivatif. Namun arah pergerakan berikutnya masih sangat dipengaruhi oleh perkembangan geopolitik dan kondisi makro global.

Baca Juga: Michael Saylor Beri Sinyal Beli Bitcoin Baru Setelah Pendanaan $711 Juta


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Bitcoin Melejit ke $72.742, Volume $74 Miliar

Harga Bitcoin (BTC) hari ini melonjak signifikan ke level $72.742,05 per BTC, mencatat kenaikan harian sekitar +7,02% hingga +7,13%.

Dalam pantauan Tokocrypto pada Kamis (5/3), lonjakan ini terjadi di tengah peningkatan volume perdagangan yang tajam, mencapai $74,52 miliar dalam 24 jam terakhir, menandakan masuknya arus beli besar ke pasar.

Dengan kapitalisasi pasar kini menyentuh $1,45 triliun, Bitcoin tetap kokoh sebagai aset kripto terbesar di dunia dan menjadi pendorong utama reli pasar kripto secara keseluruhan.

Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Rebound Tipis ke Level $68.284

Lonjakan Tajam dalam 24 Jam

Dalam perdagangan 24 jam terakhir, BTC bergerak di rentang volatil yang lebar diantara $67.704,16 (harga terendah) hingga $74.051,81 (harga tertinggi).

Kenaikan hampir $4.762 dalam sehari menunjukkan momentum bullish yang kuat. Volume yang menembus $74 miliar memperlihatkan partisipasi pasar yang tinggi, memperkuat validitas reli kali ini.

Meski demikian, pada skala waktu sangat pendek, harga sempat terkoreksi tipis:

  • Perubahan 1 jam: -0,29%
  • Perubahan 24 jam: +7,02%
  • Perubahan 7 hari: +6,28%

Koreksi minor dalam 1 jam terakhir dapat dianggap sebagai aksi ambil untung wajar setelah lonjakan tajam.

Tren 30–90 Hari Masih Negatif

Walaupun BTC mencatat reli kuat hari ini, performa jangka menengah masih menunjukkan tekanan:

  • 30 hari: -7,44%
  • 60 hari: -20,59%
  • 90 hari: -21,16%

Artinya, meski harga mulai pulih, Bitcoin masih berada dalam fase pemulihan dari koreksi tiga bulan terakhir. Lonjakan hari ini bisa menjadi sinyal awal pembalikan tren, namun konfirmasi lanjutan masih dibutuhkan.

Struktur Pasokan dan Fundamental

Dengan begitu, Bitcoin kini memiliki sirkulasi 20 juta BTC (95,23% dari total maksimum 21 juta BTC), kapitalisasi pasar $1,451 triliun, dan kapitalisasi terdilusi penuh (FDV) $1,524 triliun.

Dengan suplai yang hampir mencapai batas maksimal, narasi kelangkaan (scarcity) Bitcoin semakin kuat. Faktor ini menjadi salah satu fondasi fundamental jangka panjang bagi aset tersebut.

Rekor harga tertinggi (All-Time High) Bitcoin berada di $126.198,07, yang berarti harga saat ini masih sekitar 42% di bawah puncaknya.

Tentunya, kondisi ini membuka ruang apresiasi lebih lanjut jika siklus bullish berlanjut.

Analisa Teknikal: Uji Breakout di Atas $72K

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Kamis, 5 Maret 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Kamis, 5 Maret 2026. Sumber: Tokocrypto.

Secara teknikal, penembusan di atas $70.000 menjadi sinyal penting bagi pasar. Area ini sebelumnya berfungsi sebagai resistance psikologis.

Level penting yang perlu diperhatikan:

  • Support terdekat: $70.000
  • Support lanjutan: $67.700
  • Resistance berikutnya: $74.000–$75.000

Jika BTC mampu bertahan di atas $70.000 dan mengonsolidasikan kenaikan, peluang untuk menguji $75.000 semakin terbuka.

Namun, kegagalan mempertahankan level tersebut bisa memicu retracement menuju area support sebelumnya.

Volume tinggi menjadi faktor kunci. Selama volume tetap kuat, reli memiliki peluang lebih besar untuk berlanjut.

Sentimen Pasar dan Prospek

Lonjakan 7% ini mencerminkan perubahan sentimen pasar yang lebih positif terhadap aset berisiko. Faktor makro seperti ekspektasi kebijakan suku bunga, arus dana institusional, atau katalis global lainnya dapat menjadi pendorong utama reli.

Namun, dengan riwayat koreksi 90 hari terakhir yang masih dalam zona merah, investor perlu mewaspadai potensi volatilitas lanjutan.

Baca Juga: Michael Saylor Tambah 3.015 BTC, Borong di Harga Bitcoin Diskon

Analisa harga BTC hari ini menunjukkan Bitcoin menguat tajam ke $72.742 dengan dukungan volume perdagangan yang solid.

Penembusan level $70.000 menjadi sinyal teknikal penting yang dapat membuka peluang kenaikan lanjutan menuju $75.000.

Meski demikian, tren jangka menengah masih dalam fase pemulihan setelah koreksi beberapa bulan terakhir.

Jika momentum dan volume tetap terjaga, reli ini berpotensi menjadi awal pembalikan tren yang lebih besar.

Investor disarankan memantau level support $70.000 dan dinamika volume sebagai indikator utama arah pergerakan berikutnya.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Bitcoin Rebound $73K, Reli Lanjut?

Situasi pasar kripto, hari ini Kamis (5/3), Bitcoin melanjutkan reli dan menembus level $73.000, mencatat harga tertinggi dalam beberapa minggu terakhir. Penguatan ini didorong arus masuk ETF AS yang solid serta kembalinya minat beli investor seiring membaiknya likuiditas dan volume perdagangan. Sejumlah kripto utama pun ikut terapresiasi di kisaran 5%–8%, menandakan sentimen pasar yang kembali kondusif.

Seiring lonjakan BTC, beberapa altcoin mencuri perhatian. MANTRA melonjak 41% ke $0,02374, PHA naik 30% ke $0,049049, dan RIF menguat 16% ke $0,03616. Kenaikan tajam ini mencerminkan rotasi modal ke aset berisiko lebih tinggi saat momentum bullish kembali menguat. Lihat lebih lengkap di bawah ini:

Daftar Altcoin Potensial di Saat Bitcoin Tembus $73.000

  • MANTRA naik tajam 41% hingga mencapai level $0,02374.
  • PHA melesat 30% dan kini menyentuh angka $0,049049.
  • RIF menguat 16% ke posisi harga saat ini $0,03616.

Bitcoin Tembus $73.000 Berkat Arus ETF dan Aksi Beli

  • Bitcoin sentuh level tertinggi beberapa minggu terakhir di dekat $73.000.
  • ETF AS catat arus masuk kuat saat pendanaan dan minat pasar pulih.
  • Kripto utama naik 5%–8% seiring membaiknya likuiditas dan volume pasar.

Spesial Ramadan, Kesempatan Dapat Total Hadiah Rp 250JUTA!*

Prospek Dogecoin Saat BTC Tembus $73.000

  • Dogecoin melonjak 15% mengikuti kenaikan Bitcoin.
  • Pasar pulih, BTC dan ETH naik signifikan.
  • Dogecoin tembus $0,10, incar resistance $0,15.

Prediksi XRP: Reli Kripto Berkat Damai Iran-AS

  • XRP melonjak 7% ikuti optimisme pasar.
  • Arus ETF $7,53 juta dongkrak kepercayaan institusi.
  • Pasar berpotensi tembus resistensi $1,50.

Baca juga: Riset Kripto 23-27 Feb 2026: Bitcoin Menghijau!, We Are So Back?!


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.





Sumber : news.tokocrypto.com

Harga Bitcoin Dekati US$70.000, Konflik Timur Tengah Jadi Penentu Arah

Pergerakan harga Bitcoin kembali mendekati level US$70.000, namun dinamika pasar kripto saat ini lebih banyak dipengaruhi oleh kondisi geopolitik global, khususnya ketegangan di Timur Tengah. Penutupan Selat Hormuz yang mengganggu sekitar 20% pasokan minyak dunia mendorong harga minyak melonjak di atas US$77 per barel dan memicu tekanan baru di pasar keuangan global.

Dalam kondisi ini, Bitcoin yang diperdagangkan di kisaran US$69.500 dinilai bukan lagi faktor utama penggerak pasar. Sebaliknya, aset kripto terbesar tersebut menjadi bagian dari reaksi pasar terhadap guncangan makro yang dipicu oleh krisis energi dan risiko inflasi.

Dampak Makro Dominasi Pasar

Dilaporkan Crypto Quant, penutupan jalur strategis Selat Hormuz berpotensi meningkatkan biaya logistik global dan memperkuat tekanan inflasi. Kondisi tersebut membuat kemungkinan pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve (The Fed) semakin kecil dalam waktu dekat.

Tanpa katalis berupa pelonggaran kebijakan moneter, analis menilai fase pasar bearish berpotensi bertahan lebih lama. Faktor makro ini saat ini menjadi variabel utama yang membatasi pemulihan harga aset berisiko, termasuk Bitcoin.

Menurut Tim Research Tokocrypto, kalau premium AS tetap negatif, reli cenderung rapuh dan lebih reaktif ke headline makro dibanding arus struktural.

“Trigger pembalikan tren yang lebih nyata kemungkinan butuh kombinasi stabilisasi geopolitik + kelegaan ekspektasi rate cuts,” jelasnya.

Baca juga: Michael Saylor Tambah 3.015 BTC, Borong di Harga Bitcoin Diskon

Aliran Dana On-Chain Terbatas

Di tengah tekanan makro tersebut, data on-chain menunjukkan arus masuk stablecoin sebesar US$2,06 miliar dalam sepekan terakhir. Rinciannya meliputi USDT sebesar US$1,06 miliar, USDC US$993 juta, dan DAI sekitar US$4,1 juta.

Meski terlihat signifikan, jumlah tersebut dinilai masih terlalu kecil untuk memicu reli pasar secara mandiri. Selain itu, indikator Coinbase Premium Index berada di level negatif -0,0276, menandakan minimnya permintaan dari investor institusi di Amerika Serikat.

Sementara itu, arus dana ke ETF Bitcoin spot di AS tercatat sekitar US$787,4 juta. Namun sebagian besar aliran dana ini terjadi sebelum eskalasi konflik, sehingga saat ini ETF lebih berfungsi sebagai penahan tekanan jual dibanding pendorong kenaikan harga.

Peran Investor Besar dan Level Kunci

Data on-chain juga menunjukkan perbedaan perilaku antara kelompok investor. Indikator Coin Days Destroyed yang mencapai 10,03 juta menandakan bahwa pemegang jangka panjang (long-term holders) belum melakukan aksi jual signifikan. Kelompok ini justru dianggap sebagai penopang struktural pasar.

Di sisi lain, indikator Exchange Whale Ratio berada di level 0,53 yang mengindikasikan potensi tekanan jual dari investor besar di area resistance US$70.000.

Pelaku pasar kini memantau level support penting di US$64.000, sementara area US$60.000 menjadi zona perlindungan kuat dari pasar opsi atau dikenal sebagai “put wall”.

Ke depan, arah pasar kripto diperkirakan tetap bergantung pada dua faktor utama, yakni stabilitas geopolitik dan meredanya tekanan inflasi global. Tanpa perubahan pada kedua faktor tersebut, potensi pembalikan tren besar pada Bitcoin dinilai masih terbatas dalam waktu dekat.

Baca Juga: Michael Saylor Beri Sinyal Beli Bitcoin Baru Setelah Pendanaan $711 Juta


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Bitcoin Rebound Tipis ke Level $68.284

Harga Bitcoin (BTC) hari ini tercatat di level $68.284,07 per BTC, mencatat kenaikan tipis dalam 24 jam terakhir.

Berdasarkan data terbaru dari Tokocrypto pada Rabu (4/3), BTC menguat sekitar +0,37% hingga +0,61% dalam sehari, menunjukkan adanya upaya rebound meski tekanan jangka menengah masih terasa.

Kapitalisasi pasar Bitcoin saat ini berada di kisaran $1,36 triliun, mempertahankan posisinya sebagai aset kripto terbesar di dunia dengan dominasi suplai yang telah mencapai 20 juta BTC dari total maksimum 21 juta BTC.

Baca Juga: Pasar Kripto Hari Ini 4 Maret 2026: Bitcoin Kembali Tunjuk Kekuatan

Pergerakan Harga 24 Jam Terakhir

Dalam perdagangan 24 jam terakhir, BTC bergerak di rentang harga terendah $66.237,61 hingga level tertinggi di $68.978,02.

Rentang volatilitas ini mencerminkan tekanan beli yang mulai muncul setelah harga sempat mendekati area support $66 ribuan.

Volume perdagangan harian tercatat di kisaran $49,56 miliar hingga $50,39 miliar, menunjukkan likuiditas pasar yang masih cukup solid.

Perubahan harga jangka pendek menunjukkan momentum positif:

  • 1 jam: +0,65%
  • 24 jam: +0,37%
  • 7 hari: +5,05%

Kenaikan mingguan sebesar 5% mengindikasikan adanya fase pemulihan teknikal setelah tekanan jual dalam beberapa bulan terakhir.

Tekanan 30–90 Hari Masih Terasa

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Rabu, 4 Maret 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Rabu, 4 Maret 2026. Sumber: Tokocrypto.

Meski BTC menunjukkan penguatan jangka pendek, tren 30 hingga 90 hari terakhir masih berada dalam fase koreksi:

  • 30 hari: -9,46% (-$7.127,25)
  • 60 hari: -24,21% (-$21.795,46)
  • 90 hari: -26,63% (-$24.755,17)

Penurunan hampir 27% dalam tiga bulan terakhir mencerminkan tekanan makro dan aksi ambil untung pasca reli sebelumnya.

Namun, stabilisasi di area $68 ribuan membuka peluang terbentuknya basis harga baru jika support mampu dipertahankan.

Kapitalisasi Pasar dan Fundamental

Bitcoin saat ini memiliki:

  • Kapitalisasi pasar: $1,364 triliun
  • Kapitalisasi terdilusi penuh (FDV): $1,432 triliun
  • Sirkulasi pasokan: 20 juta BTC (95,23% dari total maksimum)

Dengan hanya sekitar 1 juta BTC tersisa untuk ditambang, struktur suplai Bitcoin semakin ketat. Secara fundamental, hal ini memperkuat narasi kelangkaan (scarcity) jangka panjang.

Rekor harga tertinggi (All-Time High) Bitcoin sebelumnya berada di $126.198,07, yang berarti harga saat ini masih berada jauh di bawah puncaknya.

Ini berarti, secara historis, Bitcoin masih memiliki ruang pemulihan asalkan siklus bullish kembali terbentuk.

Analisa Teknis Singkat

Secara teknikal, area $66.000–$67.000 kini menjadi support penting jangka pendek. Jika BTC mampu bertahan di atas zona ini, potensi pengujian ulang resistance di $69.000–$70.000 terbuka lebar.

Sebaliknya, jika tekanan jual kembali meningkat dan harga turun di bawah $66.000, pasar bisa kembali menguji support psikologis di kisaran $64.000.

Volume yang tetap tinggi menunjukkan bahwa pelaku pasar masih aktif, sehingga pergerakan selanjutnya kemungkinan akan dipicu oleh sentimen makro, arus ETF, atau katalis eksternal lainnya.

Rebound atau Dead Cat Bounce?

Kenaikan 5% dalam sepekan terakhir memberi sinyal awal bahwa tekanan jual mulai mereda. Namun, dengan koreksi hampir 27% dalam 90 hari terakhir, pasar masih berada dalam fase konsolidasi besar.

Untuk mengonfirmasi pembalikan tren (trend reversal), BTC perlu menembus dan bertahan di atas $70.000 yang disertai peningkatan volume beli berkelanjutan dan mendapat dukungan sentimen makro positif.

Tanpa konfirmasi ketiga faktor tersebut, kenaikan saat ini bisa dikategorikan sebagai rebound teknikal jangka pendek.

Baca Juga: Michael Saylor Tambah 3.015 BTC, Borong di Harga Bitcoin Diskon

Analisa harga BTC hari ini menunjukkan Bitcoin stabil di kisaran $68.284 dengan penguatan harian tipis dan kenaikan mingguan 5%.

Meski tekanan 30–90 hari terakhir masih membayangi, struktur suplai yang semakin ketat dan kapitalisasi pasar di atas $1,3 triliun menegaskan posisi BTC sebagai aset kripto utama.

Investor kini menantikan apakah fase pemulihan ini akan berkembang menjadi tren bullish baru atau hanya jeda sementara dalam siklus koreksi yang lebih panjang.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Michael Saylor Tambah 3.015 BTC, Borong di Harga Bitcoin Diskon

Perusahaan milik Michael Saylor, Strategy, kembali menambah cadangan Bitcoin dalam pembelian ke-101 mereka. Dalam laporan ke Securities and Exchange Commission (SEC) AS, perusahaan mengungkapkan telah membeli 3.015 BTC senilai sekitar US$204,1 juta dalam sepekan terakhir.

Pembelian dilakukan dengan harga rata-rata US$67.700 per BTC, lebih rendah dibandingkan harga rata-rata akumulasi perusahaan yang berada di US$75.985. Dengan tambahan ini, total kepemilikan Strategy kini mencapai 720.737 BTC.

Secara keseluruhan, Bitcoin tersebut diperoleh dengan total biaya sekitar US$54,8 miliar.

Beli di Bawah Harga Rata-Rata

Dikutip Cointelegraph, pembelian terbaru ini termasuk salah satu dari sedikit transaksi yang dilakukan di bawah harga rata-rata akumulasi perusahaan. Data dari SaylorTracker menunjukkan Strategy sebelumnya juga sempat membeli di bawah harga rata-rata pada Februari, ketika harga pasar turun di bawah US$76.000.

Situasi serupa pernah terjadi pada periode 2022–2023, saat harga Bitcoin jatuh di bawah biaya akumulasi perusahaan sekitar US$30.600. Pada periode tersebut, Strategy melakukan tujuh pembelian tambahan dengan total 28.560 BTC.

Langkah ini menunjukkan konsistensi perusahaan dalam strategi akumulasi jangka panjang, bahkan ketika harga bergerak di bawah rata-rata pembelian mereka.

Menurut Tim Research Tokocrypto, akumulasi korporat konsisten memperkuat narasi Bitcoin sebagai treasury asset, tapi bukan jaminan reversal harga.

“Hal yang paling penting adalah keberlanjutan akses pendanaan Strategy untuk tetap jadi buyer of size saat market melemah,” analisanya.

Saham MSTR Menguat Tipis

Di tengah aksi beli tersebut, saham Strategy (MSTR) mencatat kenaikan moderat pekan lalu, dari sekitar US$125 menjadi hampir US$130.

Sementara itu, harga Bitcoin relatif datar dalam periode yang sama. BTC sempat menyentuh US$69.000 sebelum kembali turun dan stabil di kisaran US$65.834 saat artikel ini ditulis.

Kabar ini juga muncul setelah Michael Saylor mengumumkan kenaikan dividen saham preferen STRC atau “Stretch” menjadi 11,50% untuk Maret 2026, naik dari sebelumnya 11,25%. Dana yang dihimpun melalui instrumen tersebut dapat digunakan untuk keperluan korporasi, termasuk potensi pembelian Bitcoin tambahan.

Dengan total kepemilikan melampaui 720.000 BTC, Strategy semakin memperkuat posisinya sebagai perusahaan publik dengan cadangan Bitcoin terbesar di dunia.

Baca Juga: Michael Saylor Beri Sinyal Beli Bitcoin Baru Setelah Pendanaan $711 Juta


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Bitcoin Naik ke $68.110, Momentum Bullish?

Harga Bitcoin (BTC) hari ini menguat ke level $68.110,56 per koin, naik 2,03% dalam 24 jam terakhir menurut data dari Tokocrypto pada Selasa (3/3).

Kenaikan ini memperpanjang tren positif mingguan yang kini mencatatkan apresiasi 7,65% dalam tujuh hari terakhir.

Dengan kapitalisasi pasar mencapai $1,36 triliun dan volume perdagangan harian sebesar $54,8 miliar, Bitcoin kembali menunjukkan dominasi kuat sebagai aset kripto nomor satu di dunia.

Pergerakan 24 Jam: Uji Level US$70.000

Dalam 24 jam terakhir, BTC bergerak di rentang harga $65.303,14 hingga $70.044,00.

Level tertinggi harian tersebut menunjukkan bahwa Bitcoin sempat menembus area psikologis $70.000 sebelum mengalami sedikit koreksi.

Kenaikan harian hampir 2% menandakan adanya minat beli yang cukup solid, meskipun dalam satu jam terakhir harga terkoreksi tipis sebesar 0,48%.

Fluktuasi ini mencerminkan aksi ambil untung jangka pendek setelah reli cepat mendekati resistance kunci. Secara teknikal, area $70.000 kini menjadi resistance penting.

Jika mampu ditembus dengan volume besar, BTC berpotensi melanjutkan kenaikan menuju area $72.000–$75.000. Sebaliknya, support terdekat berada di kisaran $65.000.

Tren Jangka Menengah Masih Dalam Fase Pemulihan

Meski performa harian dan mingguan terlihat positif, data jangka menengah menunjukkan Bitcoin masih dalam fase pemulihan dari koreksi sebelumnya.

Dalam 30 hari terakhir, BTC masih tercatat turun 13,50%. Bahkan dalam 60 hari dan 90 hari terakhir, penurunan masing-masing mencapai 23,09% dan 27,03%.

Hal ini menandakan bahwa reli saat ini berpotensi menjadi fase recovery rally setelah tekanan signifikan dalam beberapa bulan terakhir.

Sebagai pengingat, rekor harga tertinggi Bitcoin berada di level $126.198,07.

Dibandingkan dengan level tersebut, harga saat ini masih berada jauh di bawah puncaknya, sehingga ruang pemulihan jangka panjang masih terbuka.

Fundamental Tetap Kuat

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Selasa, 3 Maret 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Selasa, 3 Maret 2026. Sumber: Tokocrypto.

Dari sisi fundamental, struktur pasokan Bitcoin tetap menjadi daya tarik utama. Saat ini, suplai beredar telah mencapai 20 juta BTC atau sekitar 95,22% dari total maksimum 21 juta BTC.

Dengan sisa kurang dari 1 juta BTC yang belum ditambang, narasi kelangkaan (scarcity) semakin menguat. Kapitalisasi pasar terdilusi penuh (fully diluted market cap) tercatat di $1,43 triliun, mencerminkan valuasi maksimal jika seluruh suplai telah beredar.

Likuiditas yang tinggi, tercermin dari volume transaksi $54,7 miliar dalam 24 jam, juga menunjukkan partisipasi pasar yang aktif.

Sentimen Pasar dan Outlook

Kenaikan 7,65% dalam tujuh hari terakhir mengindikasikan pergeseran sentimen jangka pendek ke arah yang lebih positif. Investor mulai kembali masuk setelah fase koreksi panjang.

Namun, volatilitas tetap menjadi faktor utama. Koreksi intraday setelah menyentuh $70.000 menandakan adanya tekanan jual di area resistance.

Beberapa faktor yang perlu diperhatikan dalam waktu dekat antara lain:

  • Kemampuan BTC menembus dan bertahan di atas $70.000
  • Volume beli yang konsisten di atas rata-rata
  • Stabilitas sentimen pasar makro dan arus dana institusional

Jika momentum bullish berlanjut, Bitcoin berpotensi membentuk struktur higher high baru dalam jangka pendek.

Namun jika gagal mempertahankan level saat ini, konsolidasi di kisaran US$65.000–US$68.000 kemungkinan terjadi sebelum arah selanjutnya ditentukan.

Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Rebound ke $67.141, Bisa Bertahan?

Analisa harga BTC hari ini menunjukkan bahwa Bitcoin kembali menunjukkan kekuatan dengan kenaikan 2,03% ke $68.110.

Dengan kapitalisasi pasar $1,36 triliun dan volume perdagangan tinggi, minat pasar terlihat kembali meningkat.

Meski tren jangka menengah masih dalam fase pemulihan, momentum mingguan yang positif membuka peluang bagi BTC untuk menguji kembali area US$70.000 dan melanjutkan reli.

Bagi investor, level support $65.000 dan resistance $70.000 menjadi titik krusial yang perlu dipantau dalam beberapa hari ke depan. Manajemen risiko tetap penting mengingat volatilitas pasar kripto yang tinggi.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Reli Bitcoin Tertahan, Sinyal Peringatkan Tren Bearish Bisa Lebih Dalam

Harga Bitcoin (BTC) masih bergerak di bawah tekanan meski sempat mencatat reli jangka pendek. Hingga saat ini, BTC diperdagangkan di kisaran US$66.443 dan belum mampu kembali menembus level psikologis US$70.000.

Struktur teknikal menunjukkan Bitcoin masih tertahan di bawah garis resistance menurun yang aktif hampir sebulan terakhir. Upaya penembusan berulang kali gagal, mencerminkan lemahnya momentum beli di tengah sentimen pasar yang belum pulih sepenuhnya.

Indikator Siklus Tunjukkan Fase Bearish Menengah

Dilaporkan BeInCrypto, data historis melalui Pi Cycle Top Indicator memberikan gambaran bahwa Bitcoin saat ini berada di fase konsolidasi bearish menengah. Indikator ini membandingkan rata-rata pergerakan 111 hari dengan dua kali lipat rata-rata 350 hari.

Dalam siklus saat ini, kedua rata-rata tersebut tidak menunjukkan kondisi ekstrem, baik overheat maupun undervalued. Posisi ini mengindikasikan pasar berada di pertengahan fase bearish yang lebih luas.

Secara historis, fase bearish di tengah siklus empat tahunan Bitcoin dapat berlangsung selama satu tahun atau lebih sebelum pemulihan terjadi. Divergensi saat ini antara 111-day SMA dan 350-day SMA x2 masih mencerminkan tekanan turun yang berlanjut.

Baca juga: Bitcoin Naik 5%, Tapi Risiko Likuidasi Besar Mengintai di Pasar Futures

Investor Masih Jual di Bawah Harga Beli

Indikator Spent Output Profit Ratio (SOPR) turut memperkuat pandangan hati-hati. SOPR yang berada di bawah level 1 menunjukkan banyak investor menjual dalam kondisi rugi.

Pembacaan yang terus bertahan di bawah angka 1 biasanya menandakan tekanan psikologis dan dominasi aksi jual berbasis ketakutan. Selama SOPR belum konsisten bergerak di atas 1, potensi kenaikan berkelanjutan dinilai terbatas.

Selain itu, Money Flow Index (MFI) menunjukkan arus keluar modal masih lebih dominan dibandingkan arus masuk. Ketidakpastian makroekonomi global dan ketegangan geopolitik turut memperkuat sikap defensif pelaku pasar.

Level Kritis di US$65.000

Secara teknikal, Bitcoin berpotensi bergerak dalam rentang terbatas dalam waktu dekat. Penurunan di bawah US$65.000 dapat membuka jalan menuju support berikutnya di US$62.893. Level tersebut telah dua kali diuji pekan ini, sehingga semakin rentan jika tekanan jual meningkat.

Di sisi lain, jika Bitcoin mampu bertahan di atas US$66.224 dan menarik arus masuk baru, harga berpeluang menguji resistance di US$68.830.

Penembusan tegas di atas US$70.000 akan membatalkan skenario bearish saat ini dan menandakan penguatan struktural baru. Namun hingga itu terjadi, indikator teknikal dan on-chain masih menunjukkan bahwa fase tekanan belum sepenuhnya berakhir.

Menurut Tim Research Tokocrypto, Jangan fomo sama pantulan kecil. Resiko turun ke $62K masih besar kalau support $65K jebol.

“Tetap main defensif sampe SOPR balik di atas 1 secara konsisten,” jelasnya.

Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Melejit 4,28% ke $68.206


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Bitcoin Turun ke $66.741, Tekanan Menengah

Harga Bitcoin (BTC) hari ini tercatat di level $66.741,36 per koin, melemah 0,99% dalam 24 jam terakhir.

Meski tekanan harian relatif tipis, data historis menunjukkan koreksi jangka menengah masih membayangi pergerakan aset kripto terbesar di dunia tersebut.

Dengan kapitalisasi pasar mencapai US$1,33 triliun, Bitcoin tetap kokoh di peringkat 1 aset kripto global, menguasai sekitar 95,22% dari total suplai maksimum 21 juta BTC yang telah ditambang, dengan suplai beredar saat ini menyentuh 20 juta BTC.

Pergerakan Harga 24 Jam: Fluktuasi Terbatas

Dalam 24 jam terakhir, Tokocrypto mencatat (2/3) bahwa BTC bergerak di rentang $65.076,73 hingga $67.550,66.

Rentang ini mencerminkan volatilitas moderat, dengan tekanan jual yang masih mampu ditekan oleh minat beli di area support psikologis $65.000.

Secara intraday, harga sempat mencatat kenaikan 0,31% dalam satu jam terakhir, mengindikasikan adanya upaya rebound jangka pendek. Namun secara keseluruhan, perubahan 24 jam masih berada di zona negatif.

Volume perdagangan harian tercatat sebesar $38,51 miliar, menunjukkan likuiditas tetap tinggi meski pasar sedang dalam fase konsolidasi.

Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Rebound ke $67.141, Bisa Bertahan?

Tekanan 30–90 Hari: Koreksi Masih Dominan

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Senin, 2 Maret 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Senin, 2 Maret 2026. Sumber: Tokocrypto.

Jika melihat performa dalam periode lebih panjang, tekanan harga terlihat lebih signifikan.

Dalam 30 hari terakhir, Bitcoin telah turun sekitar $17.199 atau setara 20,49%. Sementara dalam 60 hari, koreksi mencapai 23,72%, dan dalam 90 hari tercatat penurunan 23,37%.

Data ini mengindikasikan bahwa BTC masih berada dalam fase retracement dari level yang lebih tinggi sebelumnya.

Sebagai catatan, rekor harga tertinggi Bitcoin tercatat di $126.198,07, yang kini menjadi resistance psikologis jangka panjang.

Meski demikian, dalam 7 hari terakhir Bitcoin masih membukukan kenaikan 2,67%, yang bisa menjadi sinyal awal stabilisasi setelah tekanan panjang.

Struktur Pasar dan Sentimen

Dengan kapitalisasi pasar $1,33 triliun dan fully diluted market cap di kisaran $1,40 triliun, struktur fundamental Bitcoin tetap kuat.

Rasio suplai beredar yang sudah mencapai 95% dari maksimum 21 juta BTC mempertegas narasi kelangkaan (scarcity) yang selama ini menjadi daya tarik utama BTC sebagai “digital gold”.

Namun, koreksi jangka menengah menunjukkan investor masih berhati-hati, kemungkinan dipengaruhi sentimen makro global, kebijakan suku bunga, serta arus dana institusional.

Secara teknikal, area $65.000 menjadi support penting. Jika level ini ditembus dengan volume besar, BTC berpotensi menguji area psikologis berikutnya di kisaran $62.000–$60.000.

Sebaliknya, jika mampu bertahan dan menembus resistance $67.500 secara konsisten, peluang menuju $70.000 kembali terbuka.

Likuiditas dan Dominasi Pasar

Volume transaksi US$38 miliar per hari menunjukkan minat pasar terhadap Bitcoin tetap tinggi.

Likuiditas yang besar ini membuat BTC relatif lebih stabil dibanding altcoin, meskipun tetap sensitif terhadap arus keluar dana besar.

Dominasi suplai yang telah mencapai 20 juta BTC juga menjadi faktor penting. Dengan hanya sekitar 1 juta BTC tersisa untuk ditambang, tekanan pasokan jangka panjang cenderung terbatas.

Faktor ini sering kali menjadi katalis bullish dalam siklus berikutnya.

Outlook Jangka Pendek

Dalam jangka pendek, harga BTC berada di fase konsolidasi dengan bias netral hingga sedikit bearish.

Penurunan harian 0,99% belum cukup untuk mengubah struktur besar, namun tren 30–90 hari masih menunjukkan tekanan.

Kunci pergerakan selanjutnya akan bergantung pada ketahanan support $65.000, volume beli saat mendekati area resistance $67.500, sentimen makro, dan arus dana institusi.

Jika BTC mampu mempertahankan kenaikan mingguan 2,67% dan memperluas momentum positif, peluang pemulihan menuju $70.000 tetap terbuka.

Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Terkoreksi ke $67.699, Tekanan Jual

Analisa harga BTC hari ini menunjukkan Bitcoin masih berada dalam tekanan jangka menengah meski fluktuasi harian relatif terkendali.

Dengan harga Bitcoin yang berada di level di $66.741 dan kapitalisasi pasar $1,33 triliun, BTC tetap menjadi aset kripto paling dominan.

Investor kini menantikan apakah Bitcoin mampu mempertahankan support krusial di $65.000 atau justru melanjutkan fase koreksi.

Dalam kondisi pasar yang dinamis, manajemen risiko dan pemantauan level teknikal menjadi kunci bagi pelaku pasar.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Bitcoin Naik 5%, Tapi Risiko Likuidasi Besar Mengintai di Pasar Futures

Perdagangan Bitcoin futures dilaporkan memasuki “zona bahaya” seiring meningkatnya frekuensi transaksi ritel dalam beberapa hari terakhir. Kondisi ini memunculkan potensi squeeze di dua arah, baik short squeeze maupun long squeeze, di tengah volatilitas harga yang masih tinggi.

Berdasarkan data terbaru, harga Bitcoin (BTC) hari ini berada di kisaran 66.794,95 dolar AS per BTC atau sekitar 67.010,46 dolar AS, menguat lebih dari 5% dalam 24 jam terakhir. Kapitalisasi pasar Bitcoin tercatat sebesar 1.335 miliar dolar AS dengan volume perdagangan harian mencapai 45,70 miliar dolar AS.

Menurut Tim Research Tokocrypto, market lagi ‘over-leveraged’ oleh ritel. Secara historis, kondisi ini adalah bahan bakar sempurna buat ‘Short/Long Squeeze’ yang brutal.

“Volatilitas bakal meledak dalam waktu dekat. G-Protocol Filter: Waspada sapuan harga dua arah (wipeout), jangan trading pake leverage tinggi saat ritel lagi fomo di futures,” ungkapnya.

Bitcoin Bergerak Naik

Dalam 24 jam terakhir, BTC bergerak di rentang 63.388,87 dolar AS hingga 68.162,82 dolar AS. Secara mingguan, harga tercatat turun 1,7%, sementara dalam 30 hari terakhir Bitcoin masih terkoreksi 19,19%. Dalam periode 60 dan 90 hari, pelemahan masing-masing mencapai 24,34% dan 22,38%.

Dilaporkan Crypto Quant, lonjakan aktivitas ritel di pasar futures menjadi perhatian utama pelaku pasar. Meningkatnya frekuensi trading biasanya mencerminkan tingginya spekulasi jangka pendek, terutama saat harga bergerak agresif. Kondisi ini kerap memicu likuidasi massal ketika harga bergerak berlawanan dengan posisi mayoritas trader.

Analis menilai risiko squeeze saat ini terbuka di dua sisi. Jika mayoritas pelaku pasar membuka posisi short dan harga terus menguat, potensi short squeeze dapat mendorong harga naik lebih tinggi dalam waktu singkat. Sebaliknya, jika dominasi terjadi pada posisi long dan harga tiba-tiba berbalik turun, long squeeze bisa mempercepat tekanan jual.

Baca Juga: Bitcoin Koreksi Dalam, Pola 2019 Terulang: Awal Reli Baru?

Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Minggu, 1 Maret 2026. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Minggu, 1 Maret 2026. Sumber: Tokocrypto.

Dari sisi fundamental pasar, Bitcoin masih menjadi aset kripto paling populer dengan peringkat pertama berdasarkan kapitalisasi pasar. Saat ini, suplai yang beredar telah mencapai 20 juta BTC atau sekitar 95,22% dari total maksimum 21 juta BTC. Kapitalisasi pasar terdilusi penuh tercatat sebesar 1.404 miliar dolar AS.

Perhatikan Fundamental

Meskipun harga mencatat kenaikan harian yang signifikan, tren jangka menengah masih menunjukkan tekanan. Dalam 30 hari terakhir, harga BTC turun lebih dari 15.800 dolar AS, mencerminkan fase konsolidasi yang belum sepenuhnya pulih dari koreksi sebelumnya.

Pelaku pasar kini mencermati apakah penguatan 24 jam terakhir menjadi awal pembalikan tren atau sekadar rebound teknikal di tengah sentimen derivatif yang memanas. Dengan frekuensi trading futures yang tinggi, volatilitas diperkirakan tetap dominan dalam waktu dekat.

Investor dan trader disarankan untuk memperhatikan manajemen risiko, terutama di tengah potensi pergerakan tajam akibat likuidasi beruntun di pasar futures.

Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Melejit 4,28% ke $68.206


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com