Tag: btc

  • Bitcoin Stabil di $90.624, Masih Konsolidasi

    Analisa harga BTC hari ini menunjukkan Bitcoin bergerak relatif stabil di tengah pasar kripto yang masih diliputi sikap wait and see.

    Berdasarkan data terbaru dari Tokocrypto pada Minggu (11/1), harga Bitcoin (BTC) berada di level $90,624.84 per BTC/USD, mencatatkan kenaikan tipis sekitar +0,18% hingga +0,25% dalam 24 jam terakhir.

    Pergerakan ini mencerminkan kondisi pasar yang cenderung tenang, dengan volatilitas yang jauh lebih rendah dibandingkan periode reli maupun koreksi tajam sebelumnya.

    Dari sisi kapitalisasi, Bitcoin masih kokoh di peringkat 1 sebagai aset kripto terbesar di dunia, dengan kapitalisasi pasar sekitar $1.809–$1.810 triliun.

    Sementara itu, volume perdagangan 24 jam berada di kisaran $11,90–$11,95 miliar, menunjukkan aktivitas transaksi yang moderat.

    Angka ini menandakan bahwa minat pasar masih ada, namun belum cukup kuat untuk mendorong pergerakan harga yang agresif.

    Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Turun ke $90.559, Efek Konsolidatif

    Pergerakan Harga Bitcoin dalam 24 Jam Terakhir

    Dalam 24 jam terakhir, Bitcoin bergerak dalam rentang yang relatif sempit. Harga terendah tercatat di $90,283.40, sementara harga tertinggi mencapai $90,713.03.

    Rentang yang sempit ini menegaskan bahwa pasar sedang berada dalam fase konsolidasi, di mana kekuatan beli dan jual cenderung seimbang.

    Perubahan harga jangka sangat pendek juga menguatkan gambaran tersebut.

    Dalam satu jam terakhir, harga BTC nyaris tidak berubah (0%), menandakan minimnya dorongan besar dari pelaku pasar.

    Kondisi seperti ini sering kali menjadi fase “tenang sebelum badai”, di mana pasar menunggu katalis baru untuk menentukan arah berikutnya.

    Tren Jangka Pendek hingga Menengah

    Meski stabil hari ini, performa Bitcoin dalam beberapa bulan terakhir menunjukkan tekanan yang cukup terasa.

    Dalam 30 hari terakhir, BTC turun sekitar -1,73%, relatif ringan. Namun jika diperluas, koreksi menjadi lebih jelas. Dalam 60 hari, harga turun -12,29%, dan dalam 90 hari terakhir, penurunan mencapai -21,08%.

    Data ini menempatkan Bitcoin dalam fase koreksi menengah setelah sebelumnya sempat mencetak reli besar hingga menyentuh rekor tertinggi sepanjang masa di $126,198.07.

    Jarak yang cukup lebar dari level tertinggi tersebut menandakan bahwa pasar masih berada dalam periode penyesuaian, baik dari sisi teknikal maupun psikologis investor.

    Kekuatan Fundamental Bitcoin

    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Minggu, 11 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Minggu, 11 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

    Dari sisi fundamental, posisi Bitcoin masih sangat kuat. Sirkulasi pasokan saat ini mencapai 19,97 juta BTC, atau sekitar 95,12% dari total pasokan maksimum 21 juta BTC.

    Artinya, sebagian besar Bitcoin yang akan pernah ada sudah beredar di pasar. Kelangkaan struktural inilah yang selama bertahun-tahun menjadi salah satu pilar utama narasi nilai Bitcoin.

    Dengan kapitalisasi pasar terdilusi penuh (FDV) sekitar $1,902 triliun, Bitcoin tetap menjadi aset kripto dengan dominasi paling signifikan, baik dari sisi valuasi maupun persepsi investor global.

    Bagi banyak pelaku pasar, Bitcoin masih berperan sebagai “barometer” utama arah industri kripto secara keseluruhan.

    Apa Arti Pergerakan Stabil Ini bagi Pasar?

    Pergerakan mendatar di area $90.000 dapat dibaca dari dua sudut pandang.

    Di satu sisi, stabilitas ini mencerminkan ketahanan harga Bitcoin, yang tetap bertahan di level tinggi meski tekanan koreksi 2–3 bulan terakhir cukup dalam.

    Ini bisa diartikan sebagai sinyal bahwa pasar sedang membangun basis (base) baru.

    Di sisi lain, volume yang tidak terlalu besar dan rentang harga yang sempit juga menunjukkan minimnya dorongan baru, baik dari investor ritel maupun institusi.

    Tanpa katalis kuat, harga berpotensi melanjutkan fase konsolidasi, bergerak sideways hingga muncul pemicu berikutnya.

    Prospek Bitcoin ke Depan

    Ke depan, perhatian pasar umumnya akan tertuju pada dua hal utama: apakah Bitcoin mampu mempertahankan area $90.000 sebagai support, dan apakah volume mulai meningkat seiring upaya harga menembus area yang lebih tinggi.

    Jika tekanan beli menguat, peluang untuk rebound teknikal terbuka. Namun jika support gagal bertahan, risiko uji level yang lebih rendah tetap perlu diantisipasi.

    Baca Juga: Riset Kripto 05-09 Jan 2026: Konflik Geopolitik: Bom Waktu Bitcoin?

    Analisa harga BTC hari ini menunjukkan Bitcoin berada dalam fase konsolidasi di sekitar $90,624, dengan pergerakan harian yang relatif datar.

    Meski tren 60 hingga 90 hari masih mencerminkan koreksi, stabilitas harga saat ini memberi sinyal bahwa pasar sedang mencari arah baru.

    Bagi investor dan trader, fase seperti ini sering kali menjadi periode krusial untuk mengamati volume, sentimen, dan reaksi harga di level kunci.

    Bitcoin mungkin sedang tenang, tetapi sejarah menunjukkan bahwa fase tenang kerap menjadi awal dari pergerakan besar berikutnya.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Bitcoin Turun ke $90.559, Efek Konsolidatif

    Berdasarkan data terbaru dari Tokocrypto pada Sabtu (10/1), harga Bitcoin hari ini berada di $90.559,71 per BTC, melemah sekitar -0,67% dalam 24 jam terakhir.

    Pergerakan ini mencerminkan kondisi pasar yang masih berada dalam fase konsolidasi, setelah tekanan jual yang terjadi dalam beberapa bulan terakhir.

    Secara mingguan, Bitcoin masih relatif stabil dengan perubahan +0,24% dalam 7 hari, mengindikasikan bahwa minat beli masih mampu menahan penurunan lebih dalam.

    Baca Juga: Riset Kripto 05-09 Jan 2026: Konflik Geopolitik: Bom Waktu Bitcoin?

    Data Pasar Bitcoin Terkini

    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Sabtu, 10 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Sabtu, 10 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
    • Harga BTC: $90.559,71
    • Kapitalisasi pasar: $1,808.82 triliun
    • Volume perdagangan 24 jam: $36,46 miliar
    • Sirkulasi pasokan: 19,97 juta BTC (95,11% dari total maksimum)
    • Total pasokan maksimum: 21 juta BTC
    • Fully diluted market cap: $1,900.82 triliun
    • Peringkat pasar: 1 kripto global

    Tingginya rasio suplai beredar menunjukkan Bitcoin semakin mendekati fase kelangkaan maksimum, faktor yang kerap menjadi perhatian investor jangka panjang.

    Pergerakan Harga 24 Jam Terakhir

    Dalam 24 jam terakhir, BTC bergerak pada rentang harga terendah $89.625,38 dan harga tertinggi $91.910,67.

    Rentang pergerakan yang tidak terlalu lebar ini menandakan pasar berada dalam kondisi menunggu arah, dengan aktivitas jual dan beli yang relatif seimbang.

    Riwayat Performa Harga BTC

    Jika melihat kinerja Bitcoin dalam beberapa periode:

    Periode Perubahan Persentase
    Hari ini -$614,17 -0,67%
    30 hari +$599,54 +0,67%
    60 hari -$16.299,96 -15,26%
    90 hari -$19.787,84 -17,94%

    Data tersebut menunjukkan bahwa meskipun dalam 30 hari terakhir harga cenderung datar, tekanan koreksi masih cukup terasa dalam rentang 2–3 bulan.

    Jarak Harga BTC dari Rekor Tertinggi

    Bitcoin saat ini masih berada di bawah rekor tertinggi sepanjang masa (ATH) di $126.198,07.

    Dengan harga sekarang, BTC masih terkoreksi lebih dari seperempat dari level puncaknya, menjadikan fase ini sebagai periode penting untuk konsolidasi dan pembentukan struktur tren baru.

    Analisa Singkat dan Sentimen Pasar

    Penurunan harian yang relatif kecil, ditambah volume perdagangan di atas $36 miliar, mencerminkan bahwa pasar belum menunjukkan tanda kepanikan. Beberapa poin utama yang dapat dicermati:

    • Area $89.000–$90.000 menjadi zona support penting.
    • Area $91.900–$92.000 masih menjadi resistance terdekat.
    • Pasar berpotensi melanjutkan konsolidasi sebelum menentukan arah tren berikutnya.

    Apabila Bitcoin mampu bertahan di atas support, peluang pemulihan teknikal tetap terbuka. Sebaliknya, pelemahan lanjutan dapat memicu uji level yang lebih rendah.

    Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bertahan di $91.021, Menguat Tipis

    Dalam analisa harga BTC hari ini, Bitcoin tercatat di $90.559 dengan koreksi ringan 0,67%. Kapitalisasi pasar yang masih berada di atas $1,8 triliun menegaskan dominasi BTC sebagai aset kripto utama.

    Dengan suplai beredar yang telah mencapai lebih dari 95%, pergerakan selanjutnya akan sangat dipengaruhi oleh sentimen makro, volume pasar, serta reaksi investor di area support krusial.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Analisa Harga BTC Hari Ini: Bertahan di $91.021, Menguat Tipis

    Harga Bitcoin (BTC) hari ini tercatat berada di level $91.021,45 per BTC.

    Dalam 24 jam terakhir, Tokocrypto mencatat Bitcoin mengalami kenaikan tipis sekitar 0,15%, atau setara dengan penguatan kurang lebih $140.

    Pergerakan ini menunjukkan bahwa BTC masih berusaha mempertahankan stabilitasnya di tengah kondisi pasar kripto yang belum sepenuhnya pulih, sekaligus menandai fase konsolidasi setelah tekanan jual yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir.

    Secara umum, penguatan tipis ini mencerminkan adanya keseimbangan sementara antara tekanan beli dan jual.

    Pelaku pasar terlihat masih berhati-hati, sembari menunggu katalis baru yang dapat mendorong pergerakan harga lebih signifikan.

    Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Turun ke $90.585, Tekanan Terasa

    Pergerakan BTC 24 Jam Terakhir

    Dalam rentang perdagangan harian, harga Bitcoin bergerak di kisaran $89.233,88 hingga $91.520,19. BTC sempat tertekan ke area bawah sebelum kembali menguat mendekati zona $91.000.

    Pola ini menunjukkan adanya minat beli yang muncul ketika harga mendekati area rendah harian, meskipun dorongan untuk menembus resistance jangka pendek masih terbatas.

    Dalam satu jam terakhir, pergerakan harga Bitcoin tercatat turun sekitar 0,29%, menandakan bahwa volatilitas jangka pendek masih terjadi.

    Meski demikian, secara keseluruhan BTC masih mampu mempertahankan posisi di atas level psikologis $90.000, yang kini menjadi salah satu area kunci yang terus diawasi pasar.

    Kinerja Mingguan Positif, Namun Tren Menengah Masih Tertekan

    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Jumat, 9 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Jumat, 9 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

    Jika dilihat dari perspektif jangka pendek, performa Bitcoin terbilang cukup konstruktif.

    Dalam tujuh hari terakhir, BTC masih mencatatkan kenaikan sekitar 2,71%, menandakan adanya upaya pemulihan bertahap.

    Namun, dalam kerangka waktu yang lebih panjang, tekanan masih terasa. Dalam 30 hari terakhir, Bitcoin tercatat turun sekitar 1,47%.

    Penurunan lebih dalam terjadi pada periode 60 hari yang mencapai sekitar 14%, dan dalam 90 hari terakhir, koreksi tercatat hampir 19%.

    Data ini menunjukkan bahwa meskipun Bitcoin mulai stabil, pasar masih berada dalam fase pemulihan setelah koreksi cukup tajam dalam beberapa bulan terakhir.

    Dominasi Pasar Bitcoin Masih Sangat Kuat

    Dari sisi fundamental pasar, posisi Bitcoin tetap kokoh sebagai aset kripto terbesar di dunia. Dengan kapitalisasi pasar sekitar $1,818 triliun, Bitcoin menempati peringkat 1 kripto global.

    Dominasi ini menegaskan peran BTC sebagai barometer utama pergerakan pasar kripto.

    Aktivitas perdagangan juga tergolong tinggi. Volume transaksi 24 jam yang mencapai sekitar $42,4 miliar menunjukkan bahwa minat pasar terhadap Bitcoin masih sangat besar.

    Tingginya volume ini mengindikasikan bahwa BTC tetap menjadi aset utama bagi trader institusional maupun ritel.

    Saat ini, jumlah pasokan Bitcoin yang beredar berada di angka 19,97 juta BTC, atau sekitar 95,11% dari total pasokan maksimum 21 juta BTC.

    Dengan pasokan yang semakin mendekati batas maksimum, faktor kelangkaan Bitcoin masih menjadi narasi utama yang terus diperhatikan oleh investor jangka panjang.

    Jarak dari Rekor Tertinggi dan Dinamika Psikologis Pasar

    Bitcoin saat ini masih berada cukup jauh dari rekor tertinggi sepanjang masa di $126.198,07. Selisih ini menunjukkan bahwa BTC masih berada dalam fase penyesuaian harga setelah periode volatilitas tinggi.

    Bagi sebagian investor, kondisi ini dipandang sebagai fase konsolidasi yang sehat sebelum pasar menentukan arah tren berikutnya.

    Sementara bagi trader jangka pendek, jarak dari rekor tertinggi menciptakan ruang volatilitas yang dapat dimanfaatkan, baik dalam skenario lanjutan pemulihan maupun koreksi susulan.

    Prospek Jangka Pendek Bitcoin

    Dalam jangka pendek, pergerakan Bitcoin masih cenderung sideways dengan bias hati-hati. Selama BTC mampu bertahan di atas area psikologis $90.000, sentimen pasar relatif masih stabil.

    Namun, jika tekanan jual meningkat dan harga turun menembus zona tersebut, potensi pengujian ulang ke area yang lebih rendah tetap terbuka.

    Sebaliknya, apabila minat beli meningkat dan volume terus menguat, Bitcoin berpeluang kembali menguji area atas di sekitar $91.500 hingga $92.000 sebagai resistance terdekat.

    Baca Juga: Arah Baru Bank of America Kini Dorong ETF Bitcoin ke Nasabah

    Analisa harga BTC hari ini menunjukkan bahwa Bitcoin masih berada dalam fase konsolidasi.

    Meski penguatannya tipis, kenaikan harian dan kinerja mingguan yang positif menjadi sinyal bahwa tekanan jual mulai mereda.

    Dengan kapitalisasi pasar yang sangat besar dan volume perdagangan yang tetap tinggi, Bitcoin masih menjadi pusat gravitasi pasar kripto.

    Ke depan, arah pergerakan BTC akan sangat bergantung pada kemampuan harga mempertahankan area kunci dan munculnya katalis baru yang mampu mendorong minat beli secara lebih agresif.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Bitcoin Turun ke $90.585, Tekanan Terasa

    Harga BTC hari ini menunjukkan Bitcoin kembali bergerak melemah di tengah volatilitas pasar kripto global.

    Berdasarkan data terbaru Tokocrypto pada Kamis (8/1), harga Bitcoin (BTC) tercatat berada di level $90,585.27 per BTC, turun sekitar 2,35% dalam 24 jam terakhir.

    Koreksi ini menekan kapitalisasi pasar Bitcoin ke kisaran $1,809 triliun, dengan volume perdagangan harian mencapai $39,05 miliar.

    Baca Juga: Arah Baru Bank of America Kini Dorong ETF Bitcoin ke Nasabah

    Pergerakan Harga BTC Hari Ini

    Dalam 24 jam terakhir, Bitcoin bergerak di rentang yang relatif sempit dengan harga terendah $90,574.70 dan harga tertinggi $92,867.54.

    Tekanan jual terlihat cukup dominan sejak BTC gagal bertahan di atas area $92.000. Secara intraday, perubahan harga 1 jam terakhir juga masih mencatat pelemahan sekitar -0,18%, mengindikasikan pasar belum sepenuhnya menemukan momentum pemulihan.

    Kinerja Bitcoin dalam Berbagai Periode

    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Kamis, 8 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Kamis, 8 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

    Jika melihat performa historis, pergerakan BTC menunjukkan gambaran yang cukup beragam:

    • Hari ini: -$2,039.03 (-2,2%)
    • 7 hari: +3,41%
    • 30 hari: +$268.51 (+0,3%)
    • 60 hari: -$10,946.65 (-10,77%)
    • 90 hari: -$30,456.94 (-25,14%)

    Data tersebut mengonfirmasi bahwa meskipun Bitcoin masih mampu mencatat kenaikan dalam sepekan terakhir, tren menengah hingga tiga bulan masih berada dalam fase koreksi cukup dalam.

    Data Pasar Bitcoin Saat Ini

    Dari sisi fundamental pasar, Bitcoin tetap kokoh sebagai aset kripto nomor satu dunia dengan kapitalisasi pasar sekitar $1,81 triliun.

    Volume perdagangan dalam 24 jam terakhir mencapai $39,71 miliar dengan sirkulasi suplai 19,97 juta BTC atau 95,11% dari total suplai suplai maksimum sebesar 21 juta BTC, serta Fully Diluted Market Cap sekitar $1,90 triliun.

    Dengan suplai yang semakin mendekati batas maksimum, dinamika harga BTC ke depan akan semakin dipengaruhi oleh permintaan pasar dan sentimen makro global.

    Jarak dengan Rekor Tertinggi Bitcoin

    Sebagai catatan, harga Bitcoin saat ini masih cukup jauh dari rekor tertinggi sepanjang masa di $126,198.07.

    Selisih yang besar ini membuka dua kemungkinan besar di pasar: peluang akumulasi bagi investor jangka panjang, atau potensi volatilitas lanjutan jika tekanan jual kembali meningkat.

    Analisa Singkat dan Prospek

    Pelemahan harga BTC hari ini menunjukkan bahwa pasar masih berada dalam fase konsolidasi dengan kecenderungan bearish jangka menengah.

    Area $90.000 menjadi level psikologis penting yang saat ini sedang diuji. Jika level ini gagal dipertahankan, potensi penurunan lanjutan bisa terbuka.

    Sebaliknya, apabila BTC mampu kembali menembus dan bertahan di atas $92.000 – $93.000, peluang rebound jangka pendek tetap ada.

    Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Terkoreksi ke $92.617, Isyaratkan Pertarungan

    Analisa harga BTC hari ini memperlihatkan bahwa Bitcoin masih menghadapi tekanan, meski performa mingguan masih relatif positif.

    Investor dan trader disarankan untuk terus memantau pergerakan volume, sentimen pasar global, serta level support dan resistance kunci sebelum mengambil keputusan.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Analisa Harga BTC Hari Ini: Terkoreksi ke $92.617, Isyaratkan Pertarungan

    Harga Bitcoin (BTC) hari ini bergerak melemah. Berdasarkan data terbaru dari Tokocrypto pada Selasa (7/1), BTC diperdagangkan di level $92.617,62 per koin, turun sekitar 1% dalam 24 jam terakhir.

    Koreksi ini memangkas sebagian keuntungan jangka pendek, namun secara mingguan Bitcoin masih mencatatkan kinerja positif +4,88%.

    Meski mengalami penurunan, kapitalisasi pasar Bitcoin tetap sangat besar, berada di kisaran $1.849 triliun, mempertahankan posisinya sebagai aset kripto nomor satu dunia.

    Aktivitas pasar juga masih sangat tinggi, tercermin dari volume perdagangan 24 jam yang mencapai $55,17 miliar.

    Baca Juga: Bank of America: Penasihat Keuangan Rekomendasikan ETF Bitcoin

    Koreksi Sehat di Tengah Tren Jangka Pendek Positif

    Dalam 24 jam terakhir, BTC bergerak di rentang $91.286,55 hingga $94.395,30.

    Rentang ini menunjukkan volatilitas yang cukup lebar, menandakan pasar sedang berada dalam fase tarik-menarik antara pelaku ambil untung dan pembeli baru.

    Koreksi 1% hari ini terjadi setelah Bitcoin sempat menguat dalam beberapa hari sebelumnya.

    Secara teknikal, kondisi seperti ini sering dianggap sebagai koreksi sehat selama harga masih mampu bertahan di atas area support penting.

    Namun, bila ditarik lebih panjang, Bitcoin masih menghadapi tekanan tren menengah.

    Dalam 60 hari terakhir, harga BTC tercatat turun -9,33%, dan dalam 90 hari terakhir bahkan terkoreksi -24,04%.

    Data ini menunjukkan bahwa meski reli jangka pendek terjadi, pasar masih berada dalam fase pemulihan dari tekanan besar beberapa bulan sebelumnya.

    Volume Besar Menunjukkan Minat Pasar Belum Surut

    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Rabu, 7 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Rabu, 7 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

    Salah satu poin terpenting dari pergerakan hari ini adalah volume perdagangan yang sangat tinggi. Dengan nilai transaksi di atas $55 miliar, Bitcoin tetap menjadi pusat aktivitas pasar kripto global.

    Volume tinggi saat harga terkoreksi tipis sering diartikan sebagai tanda bahwa pasar belum kehilangan minat.

    Banyak pelaku memanfaatkan penurunan untuk akumulasi, sementara sebagian lain melakukan distribusi jangka pendek. Kondisi ini kerap mendahului pergerakan besar berikutnya.

    Rasio volume terhadap kapitalisasi pasar juga menunjukkan bahwa likuiditas Bitcoin masih sangat kuat dibanding sebagian besar aset kripto lainnya.

    Jarak dari Rekor Tertinggi Masih Lebar

    Bitcoin masih berada cukup jauh dari rekor tertinggi sepanjang masa di $126.198,07. Dengan harga saat ini, BTC masih terkoreksi lebih dari 26% dari puncaknya.

    Bagi sebagian investor, jarak ini mencerminkan bahwa pasar masih berada dalam fase konsolidasi besar.

    Bagi yang lain, kondisi ini justru dipandang sebagai peluang untuk membangun posisi jangka menengah, selama struktur pasar mampu bertahan di atas zona psikologis utama.

    Level Teknis yang Perlu Diperhatikan

    Dari sudut pandang teknikal, area $91.000–$92.000 kini menjadi support kunci. Selama Bitcoin bertahan di atas zona ini, struktur jangka pendek masih relatif konstruktif.

    Jika tekanan jual berlanjut dan BTC menembus di bawah $91.000, potensi penurunan menuju area psikologis $88.000–$89.000 akan terbuka.

    Sementara itu, di sisi atas, area $94.400–$95.000 menjadi resistance terdekat. Penembusan meyakinkan di atas zona ini berpotensi mengembalikan sentimen bullish dan membuka jalan bagi uji ulang area $97.000 hingga $100.000.

    Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Bertahan di Atas $93.700

    Analisa harga BTC hari ini mencerminkan fase konsolidasi dengan kecenderungan koreksi ringan.

    Penurunan 1% belum cukup untuk mengubah struktur jangka pendek yang masih relatif positif, terutama karena ditopang oleh volume perdagangan yang sangat besar.

    Namun, tekanan tren menengah masih membayangi, mengingat performa 60 dan 90 hari terakhir yang masih negatif.

    Oleh karena itu, pergerakan Bitcoin ke depan akan sangat ditentukan oleh kemampuannya mempertahankan support utama dan kembali menembus area resistance terdekat.

    Bagi pelaku pasar, kondisi saat ini menandakan periode krusial: apakah Bitcoin mampu melanjutkan pemulihan, atau justru kembali terjebak dalam fase koreksi lanjutan.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Bitcoin Tembus Rp1,4 Miliar, Arus Dana ETF Rp10 Triliun, Sinyal Bullish?

    Bitcoin kembali menjadi sorotan pasar kripto global setelah mencatatkan arus masuk dana exchange-traded fund (ETF) kripto sebesar US$645,8 juta pada 2 Januari 2026. Lonjakan tersebut mendorong harga Bitcoin (BTC) naik hingga kisaran US$91.000 dan memicu optimisme baru terkait potensi kelanjutan tren bullish.

    Berdasarkan data pasar, total kapitalisasi pasar kripto kini mencapai US$3,12 triliun dengan volume perdagangan harian mendekati US$75 miliar, mencerminkan meningkatnya aktivitas investor institusional. Sementara itu, Fear and Greed Index berada di level 40 (netral), membaik signifikan dibandingkan kondisi fear pada Desember lalu. Di sisi lain, Altcoin Season Index yang masih di angka 25 menegaskan dominasi Bitcoin di pasar kripto saat ini.

    Dana ETF Masif

    Dilaporkan Crypto Rank, analis menilai masuknya dana ETF secara masif berpotensi memperketat suplai Bitcoin di tengah likuiditas yang relatif tipis, sehingga menciptakan kondisi ideal untuk kenaikan harga lebih lanjut.

    Dari sisi teknikal, Bitcoin telah mengonfirmasi breakout pola segitiga (triangle breakout) setelah konsolidasi selama hampir satu bulan. Penembusan di atas level US$89.500 menandai berakhirnya pergerakan sideways sepanjang Desember dan membuka peluang terbentuknya fase bullish baru.

    Pada grafik 4 jam, BTC diperdagangkan di sekitar US$91.260 dengan pola higher lows dan volume yang terus meningkat. Persilangan 50-EMA di atas 100-EMA mengindikasikan momentum yang semakin kuat, sementara RSI di kisaran 69 menunjukkan tekanan beli yang sehat tanpa masuk wilayah jenuh beli.

    Sinyal candlestick juga memperkuat sentimen positif. Pola bullish engulfing berhasil menembus area resistance, disusul formasi spinning top di dekat level US$92.000 yang mengindikasikan konsolidasi jangka pendek sebelum potensi lanjutan kenaikan.

    Picu Optimisme Pasar

    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Senin, 5 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Senin, 5 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

    Ke depan, selama Bitcoin mampu bertahan di atas US$89.000, target kenaikan berikutnya diperkirakan berada di area US$93.500 hingga US$94.600. Bahkan, analis membuka peluang penguatan menuju US$98.000 dalam beberapa pekan mendatang. Namun, jika harga turun dan ditutup di bawah US$88.400, risiko koreksi jangka pendek dan tekanan jual masih perlu diwaspadai.

    Optimisme pasar turut didukung oleh aliran dana ETF yang berkelanjutan serta minat investor ritel yang mulai kembali meningkat. Lemahnya performa altcoin juga dinilai sebagai sinyal bahwa reli saat ini lebih matang dan tidak sekadar didorong spekulasi.

    Dengan kombinasi sentimen institusional, faktor teknikal, dan kondisi makro yang mulai mendukung aset digital, Bitcoin bahkan disebut berpeluang menguji level US$100.000 pada kuartal pertama 2026.

    Di luar Bitcoin, pasar kripto juga diramaikan oleh kemunculan meme coin Maxi Doge. Proyek ini telah menghimpun dana lebih dari US$4,4 juta dalam masa presale dan menarik perhatian lewat pendekatan berbasis komunitas serta kompetisi. Token $MAXI, yang saat ini dipatok di harga US$0.0002765, menawarkan mekanisme staking dengan imbal hasil harian dan dijadwalkan segera memasuki fase kenaikan harga presale berikutnya.

    Baca juga: BlackRock Resmi Ajukan ETF Staked Ethereum, Langkah Bersejarah!


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Bertahan di Atas $93.700

    Harga Bitcoin (BTC) hari ini melanjutkan pergerakan positif dengan menguat 0,92% dalam 24 jam terakhir ke level $93.778,81 per BTC.

    Kenaikan ini menegaskan dominasi Bitcoin di tengah pasar kripto yang mulai menunjukkan tanda-tanda pemulihan, sekaligus memperkuat sentimen bullish jangka pendek.

    Berdasarkan data terbaru, kapitalisasi pasar Bitcoin mencapai sekitar $1.872,96 triliun, menjadikannya aset kripto terbesar di dunia dengan selisih yang sangat jauh dari pesaing terdekatnya.

    Sementara itu, volume perdagangan 24 jam tercatat sebesar $46,61 miliar, menandakan aktivitas pasar yang tinggi dan minat investor yang tetap kuat.

    Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Naik 1,82%, Menguat ke $92.846

    Pergerakan Harga BTC Hari Ini

    Dalam 24 jam terakhir, Bitcoin diperdagangkan pada rentang harga terendah $92.100,64 dan tertinggi $94.762,07.

    Rentang pergerakan ini mencerminkan volatilitas yang relatif sehat. Meski sempat mengalami fluktuasi intraday, BTC berhasil bertahan di atas area psikologis $93.000.

    Bahkan secara intrajam, harga masih mencatat kenaikan tipis +0,05%, menunjukkan tekanan jual yang cukup terbatas.

    Secara harian, Bitcoin naik sekitar $783,70 atau +0,84%, menambah optimisme bahwa pasar masih berada dalam fase akumulasi.

    Kinerja Historis: Rebound Jangka Pendek, Tekanan Menengah Masih Ada

    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Selasa, 6 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Selasa, 6 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

    Jika dilihat dari performa lintas waktu:

    • 7 hari: +7,7%
    • 30 hari: +4,66%
    • 60 hari: -8,29%
    • 90 hari: -22,95%

    Data ini menunjukkan bahwa Bitcoin sedang mengalami pemulihan jangka pendek yang cukup solid, terutama dalam sepekan terakhir.

    Namun, koreksi tajam dalam 60 hingga 90 hari terakhir menandakan bahwa tren menengah masih dalam fase pemulihan dari tekanan sebelumnya.

    Sebagai perbandingan, rekor tertinggi Bitcoin berada di level $126.198,07, sehingga harga saat ini masih terkoreksi sekitar 25% dari puncaknya.

    Analisa Teknis: Support dan Resistance Kunci BTC

    Dari sudut pandang teknikal, terdapat beberapa level penting yang saat ini menjadi perhatian pelaku pasar:

    • Support terdekat: $92.000
    • Support kuat: $90.000
    • Resistance terdekat: $95.000
    • Resistance lanjutan: $98.000

    Selama BTC mampu bertahan di atas $92.000, struktur bullish jangka pendek masih terjaga. Penembusan meyakinkan di atas $95.000 berpotensi membuka jalan menuju area $98.000 hingga $100.000.

    Sebaliknya, kegagalan mempertahankan support dapat memicu koreksi sehat sebelum melanjutkan tren naik.

    Fundamental Bitcoin Masih Solid

    Bitcoin saat ini memiliki pasokan beredar sebesar 19,97 juta BTC, atau sekitar 95,11% dari total pasokan maksimum 21 juta BTC.

    Kondisi ini memperkuat narasi kelangkaan Bitcoin, yang menjadi salah satu faktor utama daya tariknya sebagai aset lindung nilai jangka panjang.

    Kapitalisasi pasar terdilusi penuh (FDV) tercatat di $1,969 triliun, mencerminkan valuasi Bitcoin jika seluruh pasokan maksimum telah beredar.

    Dengan inflasi suplai yang semakin menurun pasca halving, tekanan jual struktural terhadap Bitcoin cenderung lebih terbatas dibandingkan aset kripto lainnya.

    Sentimen Pasar dan Prospek ke Depan

    Sentimen pasar terhadap Bitcoin saat ini berada di zona bullish moderat.

    Kenaikan harga yang disertai volume besar menunjukkan kepercayaan investor masih terjaga, meski pasar belum sepenuhnya memasuki fase euforia.

    Pergerakan Bitcoin dalam waktu dekat diperkirakan masih akan dipengaruhi oleh faktor makro, termasuk arus dana institusional, kebijakan moneter global, serta dinamika pasar kripto secara keseluruhan.

    Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Tembus $90.000, Momentum Bullish Berlanjut

    Analisa harga BTC hari ini menunjukkan Bitcoin berada dalam fase pemulihan jangka pendek dengan struktur teknikal yang relatif sehat.

    Kenaikan mendekati 1% dalam 24 jam dan performa mingguan yang positif mengindikasikan dominasi buyer masih terjaga.

    Meski demikian, investor dan trader tetap disarankan menerapkan manajemen risiko yang disiplin, mengingat volatilitas Bitcoin masih tinggi dan tren menengah belum sepenuhnya pulih.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Naik 1,82%, Menguat ke $92.846

    Harga Bitcoin (BTC) hari ini menunjukkan pergerakan positif dengan menguat 1,82% dalam 24 jam terakhir ke level $92.846,18 per BTC.

    Kenaikan ini terjadi di tengah meningkatnya minat beli jangka pendek, meskipun tekanan koreksi jangka menengah masih membayangi pasar kripto secara keseluruhan.

    Berdasarkan data terbaru, kapitalisasi pasar Bitcoin mencapai $1.854,29 triliun, mempertahankan posisinya sebagai aset kripto nomor satu dunia.

    Volume perdagangan 24 jam tercatat sebesar $32,56 miliar, menandakan aktivitas pasar yang relatif stabil namun belum menunjukkan euforia berlebihan.

    Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Bertahan di Atas $91.000

    Pergerakan Harga BTC Hari Ini

    Dalam rentang perdagangan 24 jam terakhir, Bitcoin bergerak di kisaran $90.877,05 (terendah) dan $93.204,68 (tertinggi).

    Pergerakan ini mengindikasikan adanya fase konsolidasi dengan kecenderungan bullish ringan.

    Meski sempat mengalami koreksi kecil secara intrajam (-0,36% dalam 1 jam terakhir), tekanan jual berhasil diredam oleh minat beli di area support psikologis $91.000–$92.000.

    Secara harian, BTC mencatat kenaikan hampir $1.730, atau sekitar +1,9%, memperkuat sentimen pemulihan jangka pendek.

    Kinerja Bitcoin dalam Berbagai Periode

    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Senin, 5 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Senin, 5 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

    Jika dilihat dari performa historisnya:

    • 7 hari: +4,31%
    • 30 hari: +4%
    • 60 hari: -10,22%
    • 90 hari: -25,44%

    Data ini menunjukkan bahwa meskipun Bitcoin mulai pulih dalam jangka pendek dan bulanan, tren menengah hingga panjang masih berada dalam fase koreksi.

    Penurunan tajam dalam 90 hari terakhir menandakan pasar masih mencari titik keseimbangan setelah reli besar sebelumnya.

    Sebagai catatan, rekor tertinggi Bitcoin berada di level $126.198,07, sehingga harga saat ini masih terkoreksi lebih dari 26% dari puncaknya.

    Analisa Teknis: Support dan Resistance BTC

    Dari sudut pandang teknikal, beberapa level penting yang perlu diperhatikan:

    • Support kuat: $90.500 – $91.000
    • Support lanjutan: $88.000
    • Resistance terdekat: $93.500
    • Resistance psikologis: $95.000

    Jika Bitcoin mampu bertahan di atas area $92.000 dan menembus resistance $93.500 dengan volume tinggi, peluang menuju $95.000 terbuka.

    Sebaliknya, kegagalan mempertahankan support $90.500 dapat memicu koreksi lanjutan ke bawah $89.000.

    Kondisi Pasar dan Sentimen Investor

    Dengan pasokan beredar 19,97 juta BTC atau sekitar 95,1% dari total pasokan maksimum 21 juta BTC, tekanan inflasi Bitcoin relatif rendah.

    Kapitalisasi pasar terdilusi penuh (FDV) tercatat di $1,949,67 triliun, mencerminkan valuasi jangka panjang yang masih solid.

    Namun, volume perdagangan yang belum meningkat signifikan menunjukkan investor masih berhati-hati, menunggu konfirmasi arah pasar berikutnya.

    Sentimen saat ini cenderung netral ke bullish, didorong oleh rebound teknikal daripada katalis fundamental besar.

    Baca Juga: Venezuela Memanas, Bitcoin Balik Arah dan Tembus US$91.000

    Analisa harga BTC hari ini menunjukkan Bitcoin berada dalam fase pemulihan jangka pendek dengan potensi kenaikan lanjutan jika mampu menembus resistance kunci.

    Meski demikian, tekanan koreksi jangka menengah masih perlu diwaspadai, terutama jika volume beli tidak meningkat.

    Bagi trader jangka pendek, strategi buy on support dan take profit di area resistance dapat dipertimbangkan.

    Sementara itu, investor jangka panjang disarankan tetap disiplin dengan manajemen risiko, mengingat volatilitas Bitcoin masih cukup tinggi.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Bitcoin Bertahan di Atas $91.000

    Analisa harga BTC hari ini menunjukkan Bitcoin masih bergerak stabil di zona atas $91.000 meski laju penguatan mulai melambat.

    Berdasarkan data terbaru, harga Bitcoin (BTC) tercatat berada di level $91.184,54 per BTC, naik sekitar 0,85%–1,04% dalam 24 jam terakhir.

    Dengan kapitalisasi pasar mencapai $1,82 triliun, Bitcoin tetap kokoh sebagai aset kripto terbesar di dunia.

    Kenaikan ini menegaskan bahwa sentimen pasar terhadap Bitcoin masih relatif positif, terutama dalam jangka pendek dan menengah, meski tekanan koreksi dalam horizon waktu lebih panjang masih membayangi.

    Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Tembus $90.000, Momentum Bullish Berlanjut

    Pergerakan Harga BTC Hari Ini Relatif Stabil

    Dalam 24 jam terakhir, Bitcoin bergerak di rentang $89.328,07 hingga $91.431,62, menunjukkan volatilitas yang lebih terkendali dibandingkan fase reli agresif sebelumnya.

    Perubahan harga harian tercatat sekitar +0,85%, dengan kenaikan nominal $768,82, mencerminkan dominasi pembeli yang masih mampu menjaga harga di area tinggi.

    Sementara itu, perubahan harga 1 jam tercatat nyaris datar, menandakan pasar sedang berada dalam fase konsolidasi jangka pendek.

    Kondisi ini umum terjadi setelah reli bertahap, di mana pelaku pasar menunggu katalis berikutnya sebelum menentukan arah lanjutan.

    Kinerja Mingguan Positif, Tekanan Bulanan Masih Ada

    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Minggu, 4 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Minggu, 4 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

    Secara 7 hari, Bitcoin masih mencatatkan performa solid dengan kenaikan +3,74%, memperlihatkan bahwa tren jangka pendek masih cenderung bullish. Namun, jika ditarik lebih jauh, tekanan koreksi masih terlihat jelas.

    Dalam 30 hari terakhir, harga BTC turun sekitar 1,69%, sementara dalam 60 hari dan 90 hari, koreksi masing-masing mencapai 10,37% dan 26,56%.

    Data ini menunjukkan bahwa reli terbaru lebih bersifat pemulihan bertahap dibandingkan pembalikan tren besar.

    Meski demikian, kemampuan BTC bertahan di atas $90.000 menjadi sinyal penting bahwa zona ini mulai diakui pasar sebagai area support psikologis yang kuat.

    Volume Perdagangan dan Aktivitas Pasar

    Dari sisi aktivitas, volume perdagangan Bitcoin dalam 24 jam tercatat sebesar $23,31 miliar, relatif moderat untuk ukuran aset dengan kapitalisasi pasar di atas $1,8 triliun.

    Volume yang tidak terlalu tinggi ini mengindikasikan bahwa kenaikan harga saat ini tidak didorong oleh euforia ekstrem, melainkan oleh akumulasi yang lebih terkontrol.

    Hal ini sering dipandang positif oleh analis, karena pergerakan harga yang disertai volume stabil cenderung lebih berkelanjutan dibanding lonjakan berbasis spekulasi semata.

    Fundamental Bitcoin Tetap Kuat

    Bitcoin saat ini memiliki jumlah sirkulasi sebesar 19,97 juta BTC, atau sekitar 95,10% dari total pasokan maksimum 21 juta BTC.

    Kelangkaan struktural ini terus menjadi fondasi utama nilai Bitcoin dalam jangka panjang.

    Dengan kapitalisasi pasar terdilusi sepenuhnya (FDV) mencapai $1,91 triliun, Bitcoin masih mendominasi pasar kripto secara keseluruhan, baik dari sisi nilai, likuiditas, maupun kepercayaan investor.

    Sebagai perbandingan, rekor harga tertinggi Bitcoin berada di $126.198,07, yang berarti harga saat ini masih berada sekitar 27% di bawah puncaknya.

    Fakta ini membuat sebagian pelaku pasar melihat potensi upside lanjutan jika kondisi makro dan sentimen global kembali mendukung aset berisiko.

    Prospek dan Area yang Perlu Diperhatikan

    Dalam jangka pendek, area $89.000–$90.000 menjadi zona support penting yang perlu dijaga agar struktur bullish tetap valid.

    Selama BTC mampu bertahan di atas level tersebut, peluang untuk kembali menguji resistance di kisaran $92.000–$94.000 masih terbuka.

    Namun, investor tetap perlu waspada terhadap potensi koreksi, mengingat performa 60–90 hari masih menunjukkan tren menurun.

    Manajemen risiko dan disiplin strategi tetap menjadi kunci dalam menghadapi dinamika harga Bitcoin yang volatil.

    Baca Juga: Analisa Harga BTC Hari Ini: Bitcoin Naik 1,38% ke $88.683

    Analisa harga BTC hari ini menegaskan bahwa Bitcoin masih berada dalam fase konsolidasi sehat di level tinggi.

    Kenaikan harian dan mingguan menunjukkan sentimen jangka pendek yang positif, sementara tekanan jangka menengah mengingatkan pasar agar tidak terlalu agresif.

    Dengan fundamental yang tetap kuat dan pasokan yang semakin langka, Bitcoin masih menjadi aset kripto utama yang terus dipantau investor global.


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Venezuela Memanas, Bitcoin Balik Arah dan Tembus US$91.000

    Harga Bitcoin (BTC) kembali menguat pada Minggu, 4 Januari 2026, di tengah gejolak pasar global yang dipicu ketegangan geopolitik di Venezuela. Aset kripto terbesar dunia itu berhasil bangkit setelah sempat tertekan aksi jual dan turun di bawah level USD 90.000.

    Berdasarkan data Coinmarketcap pada pukul 07.05 WIB, Bitcoin tercatat menguat 1,40 persen dalam 24 jam terakhir dan naik 3,94 persen secara mingguan. Saat ini, harga Bitcoin berada di level USD 91.251 per koin atau setara Rp 1,52 miliar dengan asumsi kurs Rp 16.702 per dolar AS.

    Penguatan Bitcoin terjadi di tengah volatilitas tinggi pasar kripto yang sebelumnya dipicu oleh meningkatnya ketegangan geopolitik di Venezuela. Situasi memanas setelah adanya aksi militer Amerika Serikat di Caracas, yang memicu kekhawatiran pasar global dan berdampak pada aset berisiko, termasuk kripto.

    Bitcoin Bergejolak Pasca Ketegangan Venezuela

    venezuela uji coba crypto

    Baca juga: Diam-Diam Borong Bitcoin, Tether Tambah Rp12 Triliun BTC di Awal 2026!

    Tak hanya Bitcoin, mayoritas aset kripto utama lainnya juga bergerak di zona hijau. Ethereum (ETH) naik 0,59 persen dalam sehari dan menguat 6,13 persen sepekan, diperdagangkan di level Rp 52,4 juta per koin. Binance Coin (BNB) menguat 0,14 persen dalam 24 jam terakhir dan naik 4,10 persen sepekan ke harga Rp 14,7 juta per koin.

    Sementara itu, Cardano (ADA) melemah tipis 0,77 persen secara harian, namun masih mencatatkan kenaikan 6,10 persen dalam sepekan di level Rp 6.557 per koin. Solana (SOL) menguat 1,37 persen dalam sehari dan naik 7,58 persen sepekan ke harga Rp 2,24 juta per koin. XRP juga tercatat naik 0,62 persen dalam 24 jam dan 7,95 persen secara mingguan, diperdagangkan di level Rp 33.881 per koin.

    Koin meme Dogecoin (DOGE) mencatatkan penguatan paling signifikan, naik 1,27 persen dalam sehari dan melonjak 15,72 persen dalam sepekan, dengan harga Rp 2.408 per token. Adapun stablecoin Tether (USDT) dan USD Coin (USDC) relatif stabil di kisaran USD 1,00.

    Mureks mencatat total kapitalisasi pasar kripto global hari ini berada di level USD 3,11 triliun atau setara Rp 51.944 triliun, menguat sekitar 1,12 persen dibandingkan sehari sebelumnya.

    Tekanan Jual Meningkat

    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Minggu, 4 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.
    Pergerakan harga Bitcoin (BTC/USDT) pada Minggu, 4 Januari 2026. Sumber: Tokocrypto.

    Sebelumnya, Bitcoin sempat mengalami tekanan jual signifikan dan turun di bawah USD 90.000 menyusul meningkatnya ketegangan geopolitik. Data TradingView yang dikutip dari Coinmarketcap menunjukkan Bitcoin sempat menyentuh level tertinggi di kisaran USD 90.940 di bursa Bitstamp sebelum berbalik arah.

    Tekanan jual meningkat setelah Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan melalui Truth Social bahwa presiden Venezuela telah ditangkap dan dilengserkan. Peristiwa tersebut terjadi saat likuiditas pasar rendah karena berlangsung di akhir pekan, sehingga memperbesar volatilitas harga.

    Meski sempat bergejolak, sejumlah pelaku pasar menilai koreksi harga Bitcoin hanya bersifat sementara dan sentimen jangka menengah terhadap aset kripto masih cenderung positif.

    Baca juga: BlackRock Diam-Diam Pindahkan Rp1,9 Triliun Bitcoin dan Ethereum


    Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

    Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



    Sumber : news.tokocrypto.com