Tag Archives: detikproperti

Jangan Simpan 7 Barang Ini di Atas Kulkas kalau Nggak Mau Rugi


Jakarta

Bagian atas kulkas yang kosong mungkin terlihat cocok dimanfaatkan buat ruang penyimpanan. Namun, nggak semua barang aman diletakkan di atas kulkas lho.

Dilansir dari Reader’s Digest, para ahli sebenarnya kurang menganjurkan menaruh barang di atas kulkas. Sebaiknya bagian tersebut dibiarkan kosong untuk menjaga sirkulasi udara sekitar kulkas. Hal ini juga demi mencegah celaka seperti benda terjatuh hingga kebakaran.

Jika penghuni rumah tetap ingin memanfaatkan ruang di atas kulkas, ada beberapa benda yang perlu dihindari. Simak penjelasannya berikut ini.


Barang yang Tak Boleh Diletakkan di Atas Kulkas

Inilah beberapa barang yang sebaiknya tidak disimpan di atas kulkas kalau nggak mau alami kerugian.

1. Buku

Penghuni mungkin saja ingin akses mudah ke buku resep masakan, lalu menaruhnya di atas kulkas. Hal ini sebaiknya dihindari karena buku dan benda kertas lainnya dapat menghalangi ventilasi kulkas. Apalagi barang tersebut terbuat dari bahan yang rawan terbakar sehingga membahayakan.

2. Peralatan Masak

Jangan simpan perangkat masak di atas kulkas seperti rice cooker, air fryer, dan mesin pembuat kopi. Benda tersebut dapat bergeser secara perlahan setiap kali kulkas dibuka dan ditutup. Dikhawatirkan benda berat itu sewaktu-waktu bisa terjatuh dan melukai seseorang.

3. Alat Makan dan Wadah dari Kaca

Peralatan makan dan wadah yang terbuat dari kaca sebaiknya tidak ditaruh di atas kulkas. Benda kaca itu antara lain toples dan mangkuk. Sebab, barang berat ini berisiko jatuh dan mengenai penghuni rumah.

4. Obat

Selain itu, jangan simpan obat-obatan di atas kulkas. Obat semestinya disimpan di tempat yang adem dan kering, sedangkan lingkungan kulkas tidak punya karakteristik tersebut. Masalahnya, efisiensi obat-obatan akan menurun kalau ditaruh sembarangan.

5. Buah dan Sayur

Beberapa bahan makanan terkadang sengaja tidak disimpan di dalam kulkas, misalkan pisang, alpukat, kentang, dan bawang bombai. Meski demikian, sebaiknya hindari menaruh bahan tersebut di atas kulkas ya. Hawa panas dari kulkas dapat mempercepat pembusukan makanan, hal itu tentunya bisa merugikan penghuni rumah.

6. Bumbu Rempah

Bumbu rempah perlu tempat penyimpanan yang sesuai agar cita rasanya terjaga. Jangan simpan bumbu rempah di atas kulkas kalau penghuni tak mau rasanya cepat hilang.

7. Roti

Terakhir, hindari menyimpan roti di atas kulkas. Selain menghalangi ventilasi, hawa panas dari kulkas bakal bikin roti cepat basi.

Itulah beberapa hal yang sebaiknya tidak diletakkan di bagian atas kulkas. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/abr)



Sumber : www.detik.com

Aman Nggak Sih Menyalakan Lampu Teras 24 Jam Saat Rumah Kosong?



Jakarta

Sering kita lihat rumah-rumah kosong yang ditinggal penghuninya liburan hanya diterangi lampu pada bagian depan. Lampu tersebut bisa menyala lebih dari 24 jam.

Pada malam hari, rumah tersebut terlihat sama seperti rumah berpenghuni karena lampu halamannya menyala. Namun, pada siang hari tetangga atau orang yang lewat di depan rumahnya akan sadar bahwa rumah tersebut kosong karena lampu depan terus menyala tanpa ada aktivitas.

Pada awalnya orang berpikir ini adalah cara efektif untuk mengamankan rumah saat ditinggal pergi. Sebab, secara tak langsung tetangga mengetahui rumah tersebut kosong. Namun, bagi orang yang berniat mencuri, mereka mendapat sinyal bahwa ada kesempatan untuk menjarah rumah tersebut.


Lantas, apakah masih relevan untuk terus menghidupkan lampu depan 24 jam saat pergi liburan?

Dilansir dari Better Homes and Gardens, pakar keamanan Brinks Home Sara Harshbarger mengatakan menghidupkan lampu bagian luar tanpa dimatikan bukan keputusan yang tepat. Sebab, hal tersebut tidak memberikan keamanan pada rumah, melainkan dapat menarik perhatian pencuri untuk datang.

“Jika pencahayaan luar ruangan adalah satu-satunya langkah keamanan yang ada, hal itu justru dapat tidak memberikan rasa aman bagi pemilik rumah,” jelasnya.

Selain itu, menghidupkan lampu lebih dari 24 jam tanpa dimatikan adalah tindakan pemborosan listrik dan menyebabkan polusi cahaya.

Sara menegaskan menyalakan lampu bagian depan ketika sedang tidak berada di rumah seharusnya berfungsi sebagai penerangan terutama bagian halaman dan jalanan di depan dan keamanan. Namun, apabila lampu tersebut menyala 24 jam bahkan saat matahari terang, fungsinya tak lagi tepat.

Tips Menyalakan Lampu Depan Rumah yang Tepat

Cara yang tepat untuk menyalakan lampu depan ketika sedang tidak ada di rumah adalah memakai lampu yang bisa hidup dan mati secara otomatis. Penghuni rumah bisa memilih lampu yang dilengkapi dengan sensor gerak, cahaya, atau yang memiliki penjadwalan waktu mati dan menyala.

Lampu sensor gerak dapat mengejutkan calon penyusup sekaligus mengatasi potensi polusi cahaya atau masalah konsumsi energi. Lampu yang menyala sesuai jadwal juga akan menghindari rumah dari penyusupan.

“Sistem pencahayaan pintar yang menggunakan pengatur waktu menawarkan solusi hebat lainnya. Sistem ini menghemat energi sekaligus menciptakan kesan seolah-olah ada orang di rumah, yang dapat menjadi pencegah yang kuat,” terangnya.

Jika tidak bisa memasang lampu pintar yang bisa menyala dan hidup melalui sensor, pakai bohlam LED yang hemat energi.

Itulah cara memasang lampu bagian depan yang tepat agar tidak mengundang pencuri. Semoga membantu.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/abr)



Sumber : www.detik.com

Piring Masih Bau Meski Sudah Dicuci Berulang Kali? Bisa Jadi Ini Penyebabnya


Jakarta

Piring yang telah digunakan untuk makan wajib dicuci sampai bersih. Namun, piring yang sudah dicuci hingga berkali-kali terkadang masih saja tetap bau.

Hal ini tentu bikin kesal karena secara tampilan piring sudah bersih dan kinclong. Namun ternyata, jika dicium pada permukaan piring masih mengeluarkan bau tak sedap.

Ingin tahu penyebab piring tetap bau meski sudah dicuci berulang kali? Simak penjelasannya dalam artikel ini.


Penyebab Piring Masih Bau Meski Telah Dicuci

Ada beberapa penyebab piring masih tercium aroma tidak sedap walau sudah dicuci berulang kali. Dikutip dari Real Simple, berikut penyebabnya:

1. Spons Sudah Kotor

Penyebab yang utama mungkin karena spons yang dipakai untuk mencuci sudah kotor. Seiring penggunaan, spons juga akan menjadi kotor dan harus diganti dengan yang baru

Jika piring sudah dicuci tapi masih mengeluarkan bau dan terasa lengket pada permukaannya, mungkin disebabkan karena spons cuci piring sudah jelek dan kusam. Satu-satunya solusi adalah dengan menggantinya dengan spons baru.

2. Piring Tidak Dicuci dengan Tepat

Faktor lainnya karena piring tidak dibersihkan dengan tepat. Mungkin saat itu kamu sedang malas atau terburu-buru untuk pergi, sehingga piring tidak dicuci sampai bersih.

Maka jangan heran kalau masih terdapat sisa noda makanan yang menempel di permukaan piring setelah dicuci. Hal itu yang membuat piring dapat mengeluarkan aroma tak sedap.

3. Dishwasher atau Kitchen Sink Kotor

Mesin pencuci piring (dishwasher) yang sudah kotor juga bisa menyebabkan piring menjadi bau. Sebab, bau dari dishwasher dapat menempel di permukaan piring yang telah dicuci.

Oleh sebab itu, sebaiknya bersihkan dishwasher setidaknya empat kali dalam setahun, terutama pada bagian filternya. Pastikan juga saluran pembuangan air tidak tersumbat.

Selain itu, kitchen sink atau wastafel yang kotor juga bisa menyebabkan piring menjadi bau. Sebelum mencuci piring, sebaiknya bersihkan kitchen sink agar tidak ada sisa makanan atau piring kotor yang menumpuk. Tidak hanya mencegah bau, cara ini juga bisa membunuh bakteri dan kuman yang menempel.

4. Noda Membandel

Piring yang digunakan sehari-hari mungkin terdapat noda membandel yang sulit dibersihkan, seperti sisa bumbu rendang atau sambal yang sudah mengering. Meski sudah dicuci dengan sabun dan menggunakan spons, biasanya noda tersebut tidak mudah hilang.

Untuk menghilangkan noda membandel di piring, cobalah menggunakan air panas agar noda bisa larut. Setelah itu, bersihkan dengan sabun cuci piring dan spons yang berkualitas.

Kalau permukaan piring sudah kotor dan kusam karena terdapat banyak noda membandel, sebaiknya buang piring tersebut dan menggantinya dengan yang baru.

Itulah empat penyebab piring masih bau meski sudah dicuci berulang kali. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(ilf/abr)



Sumber : www.detik.com

Kamar Mandi Terasa Pengap Setiap Usai Dipakai? Begini Cara Atasinya


Jakarta

Salah satu permasalahan yang kerap ditemui di kamar mandi adalah kelembapan. Hal ini menyebabkan siapa pun yang masuk ke dalamnya merasa pengap dan pasti memicu pertumbuhan jamur.

Salah satu biang keroknya adalah kamar mandi tersebut tidak memiliki ventilasi udara. Di dalamnya, tidak ada pertukaran udara yang baik sehingga uap dan udara lembap tersebut tidak bisa terdorong keluar.

Cara mengatasi kamar mandi seperti ini bukan hanya dengan rajin membersihkannya. Sebab, kejadian serupa akan kembali terjadi setiap kamar mandi selesai digunakan.


Dilansir The Spruce, berikut cara mengatasi kamar mandi pengap dan lembap.

1. Kamar Mandi Harus Kering

Salah satu penyebab kamar mandi selalu terasa pengap dan lembap adalah bagian dalam kamar mandi selalu basah dan banyak genangan. Untuk mengeringkan pasti lebih lama karena tidak memiliki ventilasi udara.

Untuk mempercepat pengeringannya, setiap setelah mandi keringkan dahulu dinding, lantai, dan barang-barang di kamar mandi. Meskipun tidak kering sempurna, area basah tersebut bisa mengering lebih cepat.

2. Hindari Meletakkan Handuk Basah di Dalam

Handuk basah tidak boleh disimpan di dalam kamar mandi. Hal ini dikarenakan handuk juga bisa memicu udara lembap dan pertunjukan jamur. Selesai dipakai, sebaiknya handuk digantung di luar rumah atau dijemur agar tidak ada jamur yang berkembang dan lebih aman dipakai tanpa perlu takut dapat memicu alergi kulit.

3. Pasang Exhaust Fan

Salah satu solusi untuk mengeringkan kamar mandi yang tidak memiliki ventilasi adalah memakai exhaust fan di dinding atau atap. Kipas angin ini berfungsi untuk menarik udara lembap. Setelah kamar mandi selesai digunakan biarkan kipas bekerja selama 20-30 menit. Untuk menyalakannya bisa otomatis seperti saat lampu kamar mandi dihidupkan atau saat pintu dibuka.

4. Buka Jendela atau Pintu

Apabila tidak memiliki kipas angin, selalu buka pintu setelah kamar mandi selesai digunakan. Uap air di dalamnya tidak akan menumpuk dan terperangkap.

5. Ganti Shower dengan Pancuran Rendah

Bagi yang memakai shower yang bisa diatur suhunya, hati-hati perangkat tersebut bisa menjadi salah satu penyebab kamar mandi sering lembap. Hal ini dikarenakan air hangat yang digunakan bisa menghasilkan uap panas. Untuk mencegah kamar mandi selalu pengap setelah digunakan, ganti posisi shower ke lokasi yang lebih pendek agar uap yang dihasilkan tidak begitu banyak.

6. Kurangi Durasi Mandi

Bagi pengguna shower yang bisa diubah suhu airnya, sebaiknya tidak mandi terlalu lama karena uap yang dihasilkan juga akan semakin banyak.

7. Pakai Dehumidifier Portabel

Saat ini sudah tersedia alat khusus untuk menyerap kelembapan bernama dehumidifier. Alat ini layaknya penyedot udara kotor, cukup diletakkan di ruangan yang agak lembap, dalam 24 jam di tangki penampungan air akan terlihat jumlah air yang sudah terserap.

Itulah beberapa cara mengatasi kamar mandi yang lembap, semoga membantu.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/aqi)



Sumber : www.detik.com

Jangan Asal Geser! Ini Cara Resmi Pindahkan Meteran Listrik di Rumah


Jakarta

Setiap rumah yang mendapat aliran listrik tentu punya alat ukur yang disebut meteran listrik atau kWh meter. Letak alat ini sudah tetap di rumah dan nggak bisa asal dipindah.

Namun, ada kalanya pemilik rumah mau memindahkan meteran listrik, salah satunya bisa karena sedang melakukan renovasi. Pemilik boleh saja memindahkan meteran listrik tapi caranya harus sesuai prosedur agar tidak dikenakan denda.

Executive Vice President Komunikasi Korporat & TJSL PLN Gregorius Adi Trianto pernah mengatakan konsumen dilarang memindahkan meteran listrik sendiri secara langsung. Apalagi kalau dilakukan tanpa ada pelaporan resmi.


Lantas, bagaimana cara memindahkan meteran listrik ya? Simak penjelasannya berikut ini.

Prosedur Pindah Meteran Listrik

Inilah prosedur resmi untuk memindahkan meteran listrik tanpa kena denda.

1. Lapor ke PLN

Pemilik rumah yang ingin mengubah posisi meteran listrik perlu melapor ke pelayanan PLN terdekat atau melalui aplikasi PLN Mobile. Hal ini terkait dengan keamanan instalasi tenaga listrik.

“Pelaporan ini harus dilakukan secara resmi ke PLN, jangan digeser atau dipindahkan sendiri atau melalui jasa instalatir karena meteran listrik adalah aset milik PLN,” kata Gregorius dalam keterangannya dikutip dari situs resmi PLN, Kamis (4/9/2025).

2. Petugas PLN Survei Lokasi

Selanjutnya, petugas PLN akan datang ke lokasi konsumen untuk survei. Mereka bakal menjawab permohonan pelanggan dan menyebutkan biaya pemindahan serta instalasi kWh meter.

3. Bayar Biaya Pindah Meteran Listrik

Kemudian, pemilik memenuhi pembayaran biaya pindah meteran listrik. Pemilik rumah akan menggunakan nomor registrasi resmi yang dapat dibayar melalui PLN Mobile, Payment Point Online Bank (PPOB) atau marketplace lainnya.

Besaran biaya bisa bervariasi tergantung jumlah penggantian jenis material yang dibutuhkan sesuai hasil survei. Perlu diingat, pemilik tidak diperkenankan untuk membayar biaya pindah meteran listrik secara langsung kepada petugas.

“Semua semakin mudah dengan aplikasi PLN Mobile, konsumen cukup melaporkan lewat Pengaduan dan memilih permasalahan kWh meter layanan Pasca Bayar maupun Prabayar serta cukup memasukkan deskripsi terkait permintaan pemindahan kWh Meter di rumah,” ucapnya.

Itulah cara memindahkan meteran listrik secara resmi. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/dhw)



Sumber : www.detik.com

Septic Tank Perlu Rutin Disedot, Jika Tidak Ini Akibatnya


Jakarta

Septic tank adalah tempat untuk menampung dan mengolah limbah rumah tangga. Tangki ini perlu disedot secara berkala agar tidak penuh.

Basuki, Pemilik PT Argesjasa Mandiri, salah satu penyedia jasa sedot septic tank pernah menjelaskan waktu sedot septic tank tergantung pada kondisi dan jenis tangki yang digunakan. Untuk septic tank konvensional tidak perlu sering disedot. Namun, septic tank biotank dianjurkan buat dikuras 1-2 tahun sekali.

Jika tangki lama tidak disedot sampai penuh, berikut ini risikonya.


Risiko Septic Tank Tidak Disedot

Inilah akibat tidak menyedot septic tank menurut ahli.

1. Toilet Mampet

Septic tank yang tidak disedot lama-lama bakal penuh. Hal ini membuat toilet mampet karena septic tank sudah tidak bisa menampung limbah.

“Efek dari cepat penuh itu, nanti airnya itu jadi menggenang ke saluran pipanya. Nah biasanya, endapan di dalam septic tanknya itu akan masuk ke dalam pipanya itu sehingga ada endapan atau sampah yang mengendap di pipanya lama-lama bikin mampet juga pada akhirnya,” kata Basuki beberapa waktu lalu.

2. Filtrasi Tersumbat

Septic tank biotank yang tidak disedot menyebabkan filtrasi tersumbat. Terkadang penghuni rumah membuang benda selain kotoran ke kloset, seperti plastik, tisu, dan puntung rokok. Nah, benda tersebut bakal menyumbat kisi-kisi filtrasi.

“Atau kalau di septic tank model modern biasa, itu akan mengendap di bawah, di tanahnya, jadi nggak bisa meresap nantinya. Biasanya kalau banyak pembalut wanita dan sejenisnya itu di situ,” imbuhnya.

3. Mencemari Sumber Air

Terakhir, ada risiko sumber air tercemar kalau tidak menyedot septic tank. Apalagi kalau septic tank tidak dibangun sesuai anjuran, yakni berjarak setidaknya 10 meter dari sumber air.

“Biasanya kalau jaraknya agak dekat, itu memang disarankan disedot. Jadi penyedotan ini juga sifatnya untuk treatment saja,” katanya.

Itulah alasan septic tank perlu disedot secara rutin. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/das)



Sumber : www.detik.com

6 Cara Usir Rayap biar Benda Kayu Nggak Keropos di Rumah


Jakarta

Rayap suka memakan benda berbahan kayu sampai keropos. Kehadiran serangga berkoloni ini cukup meresahkan penghuni rumah.

Perlahan furnitur hingga bingka pintu pun rusak di rumah gegara rayap. Alhasil, penghuni rumah menjadi rugi secara material. Apalagi keselamatan penghuni dapat terancam, misalkan akibat terjatuh dari kursi yang keropos.

Jika mengetahui ada serangan rayap di rumah, penghuni perlu segera mengatasinya. Temukan cara mengusir rayap dalam artikel ini.


Cara Mengusir Rayap

Inilah beberapa cara untuk mengatasi rayap di rumah, dikutip dari Southern Perimeter.

1. Insektisida

Penghuni rumah dapat mengaplikasikan insektisida atau lebih tepatnya termisida buat membasmi rayap. Caranya dengan menyuntikkan termisida pada bagian benda yang terserang rayap.

2. Catnip

Catnip adalah tanaman pengusir serangga yang juga ampuh terhadap rayap. Penghuni dapat menanam catnip di sekitar area yang terinfeksi rayap. Cara lain adalah mengoleskan minyak esensial beraroma catnip pada area yang terkena rayap.

3. Kapur Barus

Rayap tidak suka bau menyengat dan zat kimia naftalena pada kapur barus. Letakkan kamper atau kapur barus di daerah yang terserang rayap.

4. Borat

Selain itu, asam borat punya kandungan racun yang bisa mengganggu sistem pencernaan rayap. Penghuni dapat membasmi rayap dengan menyemprotkan cairan asam borat pada sarangnya.

5. Garam dan Sabun

Campuran garam dan sabun juga bisa mengganggu sistem pencernaan dan pernapasan rayap. Larutkan 1 sendok makan garam dengan 2 sendok makan sabun cair ke dalam botol semprot. Lalu, semprotkan pada bagian lemari, lantai, maupun perabot yang menjadi sarang rayap secara rutin sampai hilang.

6. Daun Salam dan Kemangi

Daun salam dan kemangi segar mempunyai aroma kuat yang tidak disukai oleh rayap. Letakkan dedaunan ini di dalam lemari atau perabotan lainnya untuk mengusir rayap.

Itulah beberapa tips untuk mengusir rayap dari rumah. Semoga membantu!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/dhw)



Sumber : www.detik.com

6 Cara Mudah Hemat Listrik biar Tagihan Nggak Bengkak


Jakarta

Setiap bulan ada tagihan listrik menunggu untuk dibayar oleh pemilik rumah. Besar tagihan itu tergantung pada pemakaian penghuni rumah.

Pemakaian listrik yang berlebihan bisa membuat tagihan menjadi mahal. Untuk menyiasatinya, penghuni dapat membatasi penggunaan listrik. Namun, bukan berarti penghuni harus gelap-gelapan terus di rumah ya.

Lantas, bagaimana cara mudah untuk menghemat penggunaan listrik? Simak tipsnya berikut ini.


Cara Hemat Listrik

Inilah beberapa tips untuk menekan tagihan listrik, dikutip dari Times of India.

1. Efisien Pakai Mesin Cuci

Mesin cuci termasuk perangkat yang menyita banyak daya listrik. Pastikan untuk mengisi mesin cuci dengan cukup penuh setiap akan digunakan. Penggunaan tenaga dan air akan lebih optimal dalam sekali waktu sehingga tidak perlu sering menyalakan mesin cuci.

2. Pilih Perangkat Hemat Energi

Pilihlah perangkat elektronik yang hemat energi. Meski perangkat ini cukup mahal, penghuni dapat menghemat listrik ke depannya.

3. Strategi Pakai AC

AC juga tergolong sebagai perangkat yang menyedot banyak daya listrik di rumah. Semakin rendah pengaturan suhu AC, semakin banyak listrik yang terpakai.

Penghuni dapat menyiasati penggunaan AC biar lebih hemat. Caranya dengan mengatur suhu 24 derajat Celsius sambil menyalakan kipas angin.

4. Manfaatkan Pencahayaan Alami

Salah satu cara mudah untuk menghemat listrik adalah meminimalisir penggunaan lampu. Manfaatkan cahaya alami yang masuk melalui ventilasi, jendela, dan skylight di siang hari. Lalu, matikan lampu jika tidak terlalu dibutuhkan.

5. Pakai Bohlam LED

Kemudian, gunakan bohlam LED karena dapat menghemat listrik. Bohlam LED bisa menghemat 80 persen energi dan tahan lama, lho.

6. Cabut Aliran Listrik Tak Terpakai

Terakhir, jangan lupa untuk mencabut aliran listrik perangkat dari stopkontak ketika tidak digunakan. Listrik tetap akan tersedot selama kabelnya masih tersambung ke stopkontak.

Itulah cara mudah untuk menghemat listrik. Semoga membantu!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/abr)



Sumber : www.detik.com

Kesal Kucing BAB Sembarangan di Halaman Rumah? Begini Cara Usirnya


Jakarta

Kucing adalah hewan berbulu yang menggemaskan bagi sebagian orang. Namun, kalau kucing liar datang dan buang air besar (BAB) sembarang di halaman, penghuni rumah bisa merasa kesal.

Kehadiran kucing liar dapat membuat pekarangan rumah terlihat kotor dan berantakan. Penghuni pun perlu lebih waspada agar tidak menginjak kotoran kucing saat berjalan di halaman rumah.

Dikutip dari Time of Paws, kucing liar mendekati rumah karena mencari tempat berlindung dan sumber makanan. Oleh karena itu, penghuni harus membuat lingkungan rumah yang tidak nyaman bagi kucing.


Bagaimana cara mencegah kucing masuk dan buang kotoran di halaman rumah? Simak tipsnya berikut ini.

Cara Cegah Kucing BAB di Halaman Rumah

Inilah tips mengusir kucing dari rumah sehingga tidak BAB sembarang di halaman, dikutip dari The Spruce.

1. Tanam Tumbuhan yang Dibenci Kucing

Penghuni bisa menanam tanaman yang dibenci di pekarangan. Pilih tanaman dengan aroma yang tidak disukai kucing, misalnya mint, lavender, dan rosemary.

2. Sebar Pecahan Cangkang Telur

Kemudian, buat kucing tidak nyaman berjalan di tanah dengan menaburkan pecahan cangkang telur. Pecahkan cangkang telur menjadi potongan kecil, lalu sebarkan di halaman rumah.

3. Sebar Bau yang Dibenci Kucing

Selain itu, sebarkan aroma yang dibenci kucing di sekitar rumah. Kucing menghindari bau menyengat seperti bawang putih, eucalyptus, kopi, tembakau, dan cuka. Cara ini cukup ampuh untuk mengusir kucing dari tempat tertutup misalnya plafon, mobil, atau area lain yang sulit dijangkau.

4. Pasang Pagar Khusus

Kucing bisa masuk halaman rumah melewati pagar bercelah. Sebaiknya pasang pagar yang sulit dilewati kucing. Misalnya dengan memasang paku penghalang yang tidak terlalu tajam pada celah pagar.

5. Bersihkan Sampah

Kucing tertarik buat mendatangi rumah yang sampahnya dibiarkan terbuka. Pastikan untuk menutup tempat sampah agar tidak bisa diraih oleh kucing. Kemudian, bersihkan sisa makanan supaya aroma tidak mengundang kucing.

6. Jangan Beri Makan Kucing

Kucing biasanya kembali ke tempat ia menemukan sumber makanan. Sebaiknya tidak memberi makan kalau nggak mau kucing kembali lagi ke rumah.

Itulah cara mengatasi kucing yang suka BAB di halaman rumah. Semoga membantu!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/dhw)



Sumber : www.detik.com

Area Paling Rawan di Dapur, Hindari Simpan 5 Barang Ini di Bawah Bak Cuci Piring


Jakarta

Saat ini sebagian besar rumah sudah menggunakan kitchen set sebagai ruang penyimpanan yang efisien. Bentuknya seperti lemari dan rak sering dipasang di bawah dan di atasnya kompor.

Lemari bagian atas biasanya diisi oleh peralatan masak, minyak, hingga piring dan cangkir yang jarang dipakai. Lalu, di bawah kompor biasanya bumbu-bumbu dapur dan peralatan makan yang sering dipakai. Sementara di bawah bak cuci piring atau wastafel dapur barang yang disimpan jauh lebih beragam karena biasanya ruang di bawahnya jauh lebih luas dari lemari lainnya.

Meskipun begitu, ternyata area bawah bak cuci piring ini tidak bisa menyimpan sembarangan benda karena rentan sekali lembap mengingat lokasinya dekat dengan pipa.


Dilansir Ideal Home, berikut 5 barang yang tidak boleh disimpan di bawah bak cuci piring.

1. Cairan Pembersih Kimia

Siapa di sini yang menyimpan bahan pembersih lantai, pembersih toilet, atau pembersih kaca di bawah bak cuci piring? Lily Cameron dari Fantastic Services mengatakan lokasi tersebut tidak cocok untuk menyimpan cairan-cairan pembersih tersebut. Alasannya ternyata bukan karena lokasinya yang lembap, melainkan tempatnya mudah sekali dijangkau oleh anak-anak dan anabul.

“Tempat ini mudah diakses. Jika tertelan, bahan kimia ini bisa berbahaya. Hindari simpan pembersih kimia di sana. Lebih baik simpan di tempat yang lebih tinggi di dapur, kamar mandi, atau lemari serbaguna yang jauh dari jangkauan,” kata Lily.

2. Makanan Hewan Peliharaan

Beberapa makanan hewan peliharaan dijual dalam ukuran besar. Untuk rumah yang kecil sulit untuk meletakkan di lemari. Apabila diletakkan sembarangan, khawatir mudah dijangkau oleh hewan tersebut. Area di bawah wastafel terkadang jadi pilihan karena luas dan mudah dijangkau.

Namun, area ini sebenarnya tidak cocok karena mudah terkena air sehingga menjadi lembab dan berjamur. Lokasi yang tepat adalah area yang agak tinggi dari hewan, kering, dan sejuk.

3. Tekstil

Bagian bawah bak cuci piring juga nggak cocok untuk meletakkan barang yang terbuat dari kain, contohnya kain lap, keset, hingga handuk. Area ini cukup lembap sehingga dapat membuat bahan kain rusak karena jamur mudah sekali tumbuh. Lebih baik simpan barang kain di wadah tertutup di tempat yang kering dan jauh dari dapur.

4. Peralatan Elektronik Dapur

Bagi yang ingin membuat rak khusus barang elektronik di bawah wastafel sebaiknya konsultasikan dahulu ke ahlinya. Area ini berpotensi mengalami kebocoran dan cukup lembap sehingga membutuhkan ruang yang cukup agar terjadi pertukaran udara. Terlalu banyak rak dapat mempersempit jalur udara di bawah. Selain itu, lembap juga bisa memicu muncul karat pada peralatan elektronik.

5. Bumbu dapur

Bumbu dapur sebaiknya diletakkan di area bawah kompor karena lebih aman dan mudah dijangkau. Area bawah bak cuci piring terlalu lembap, bisa memicu pertumbuhan jamur dan membuat bahan dapur busuk.

Itulah 5 barang yang tak boleh disimpan di bawah rak cuci piring, semoga membantu.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/aqi)



Sumber : www.detik.com