Tag Archives: detikproperti

Jangan Dibuang, Ampas Teh Bisa buat Bersihin Barang di Rumah


Jakarta

Ampas teh memiliki beragam manfaat, salah satunya untuk membersihkan barang-barang di rumah. Maka dari itu, kalau kamu suka menyeduh teh bubuk atau teh celup, ampasnya jangan langsung dibuang ya detikers!

Kamu bisa menggunakan air rebusan ampas teh atau memasukkan ampas teh ke dalam air yang berada di botol semprot. Selain itu, kamu juga bisa langsung menggunakannya dalam beberapa kasus tertentu.

Untuk lebih lengkapnya, yuk simak cara-caranya seperti yang dikutip dari In the Wash.


1. Membersihkan Microwave

Untuk membersihkan microwave, kamu cukup rebus air lalu tambahkan beberapa kantong teh celup hitam atau hijau yang sudah diseduh. Tunggu hingga benar-benar terendam sempurna. Lalu diamkan sebentar, setelah cukup dingin untuk dipegang, gunakan air teh tadi untuk mencuci bagian dalam dan luar microwave. Ini akan membantu menghilangkan bau dan menambahkan aroma segar.

2. Membersihkan Kaca

Kamu juga bisa menggunakan kantung teh celup untuk membersihkan kaca. Kamu dapat menempatkan teh yang telah diseduh dingin ke dalam botol semprot dan menggunakannya untuk membersihkan dan membuat cermin serta jendela berkilau.

3. Membersihkan Bak Mandi dan Tempat Sabun

Daripada membuang kantong teh bekas ke tong sampah, kamu bisa menggunakannya untuk membersihkan kerak residu sabun pada bak mandi dan tempat sabun. Kandungan tanin dalam teh dapat memudahkan merontokkan noda yang menempel.

4. Membersihkan Karpet

Taburkan ampas daun teh kering atau direndam di karpet yang bau dan biarkan selama 10 menit sebelum dikeringkan. Untuk menggunakan daun teh yang direndam, keringkan terlebih dahulu karena akan menodai karpet jika terlalu basah. Cobalah teh rasa seperti lemon atau mint untuk meninggalkan aroma yang menyenangkan.

5. Sepatu

Sepatu kamu mulai mengeluarkan bau kaki yang tak sedap? Kamu bisa mengatasinya dengan mengambil ampas teh letakkan kemudian taruh di dalam sepatu. Diamkan selama semalaman, maka bau sepatu akan hilang. Pastikan kondisi sepatu dalam keadaan kering.

6. Membersihkan Furnitur Kayu

Setelah menyeduh teh celup, jangan langsung buang ampasnya. Kamu bisa menggunakannya untuk membuat permukaan kayu kembali mengkilap. Kamu cukup menggosokannya ampas teh celup yang masih basah pada permukaan kayu. Kandungan tanin pada teh dapat membuat permukaan kayu kembali mengkilap.

7. Menghilangkan Bau Tak Sedap di dalam Kulkas

Gunakan kantung teh bekas untuk menghilangkan bau tak sedap di kulkas. Kantong teh dapat menyerap bau kulkas seperti halnya baking soda. Kamu bisa meletakkan wadah terbuka di lemari es dengan kantung teh bekas yang sudah dikeringkan selama satu atau dua hari.

Demikian 7 manfaat ampas teh untuk membersihkan barang di rumah. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(abr/abr)



Sumber : www.detik.com

Bukan Cuma Lampu, Ini 4 Cara Bikin Ruangan Gelap Lebih Cerah



Jakarta

Ruangan yang kekurangan cahaya bukan cuman akan gelap, tetapi bisa membuat suasana di dalamnya terasa suram. Solusi utamanya tentu dengan menambah atau menyalakan lampu, namun ternyata ada cara lain membuat ruangan jadi lebih terang, lho.

Kamu bisa membuat ruangan gelap jadi lebih terang cukup dengan mengubah pilihan warna pada interior ruangan. Kamu perlu lebih seksama saat memilih benda-benda buat mengisi ruangan gelap.

Lantas, bagaimana cara membuat ruangan gelap terasa lebih terang? Yuk, simak caranya berikut ini, dikutip dari The Spruce.


Tips Bikin Ruangan Gelap Jadi Terang

Inilah tips membuat ruangan gelap menjadi lebih terang.

1. Cat Dinding dengan Warna Terang

Cara yang pertama adalah, cat dindingnya menggunakan warna terang. Kondisi ruangan yang gelap, bisa disiasati dengan penggunaan warna cat yang terang. Warna terang ini tidak harus putih, tapi bisa juga warna abu-abu muda atau pastel. Meski kelihatannya sepele, pemberian warna terang pada ruangan yang gelap ini berdampak sangat signifikan, loh.

2. Pilih Warna Wallpaper yang Cerah

Jika kamu lebih suka melapisi dinding dengan wallpaper daripada mengecatnya, kamu bisa memilih warna wallpaper yang cerah. Cari wallpaper dengan motif besar atau latar belakang lebih terang untuk hasil terbaik. Dengan begitu, ruangan yang awalnya gelap seketika bisa menjadi lebih terang dan lapang.

3. Letakkan Karpet Berwarna Netral

Ruangan yang gelap sebenarnya tidak cocok jika lantainya juga berwarna gelap. Tapi, jika lantai ruangannya memang sudah terlanjut gelap, kamu bisa meletakkan karpet berwarna kalem atau terang untuk membuat ruangannya lebih terang. Hal ini karena cahaya akan memantul dari karpet tersebut dan mengenai dinding sekitarnya.

Untuk karpet berwarna terang, karpet goni klasik selalu menjadi pilihan terbaik. Karpet goni dikenal tahan lama dan mudah dibersihkan serta cocok untuk berbagai jenis ruangan. Karpet ini juga cocok untuk melengkapi perpaduan estetika desain yang berbeda, mulai dari gaya milenial yang megah hingga gaya pedesaan.

4. Gunakan Gorden Berwarna Terang

Banyak gorden jendela di pasaran yang berwarna gelap dan berat. Namun, jika kamu memiliki ruangan yang gelap, sebaiknya hindari warna-warna tersebut dan pilihnya gorden yang berwarna lebih lembut. Contohnya, warna putih, krem, abu-abu muda, atau pastel.

Selain itu kamu bisa menggantung batang gorden beberapa centi di atas bagian bingkai jendela. Hal ini bisa membuat lebih banyak cahaya masuk ke dalam ruangan, dan juga membuat jendela tampak lebih besar dan mewah.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/dhw)



Sumber : www.detik.com

Kenapa Pintu Kayu Seret? Ini Dia Penyebab dan Cara Atasinya



Jakarta

Pintu berbahan dasar kayu masih menjadi andalan sebagian masyarakat Indonesia. Namun, terkadang pintu kayu bisa mengalami masalah mulai dari rayap hingga seret susah dibuka.

Pintu kayau yang seret tentu sangat menjengkelkan karena mengganggu aktivitas penghuni rumah. Belum lagi, gesekan antara pintu dengan lantai biasanya menimbulkan suara tidak nyaman di telinga. Lama-lama pintu maupun lantai bisa rusak karena gesekan.

Lantas, apa sih penyebab pintu kayu seret dan susah dibuka? Lalu, bagaimana cara mengatasinya? Yuk, simak ulasannya berikut ini.


Penyebab Pintu Kayu Seret

Dilansir situs Homes and Gardens, penyebab utama pintu rumah seret karena kelembapan yang tinggi. Kondisi ini menyebabkan pergerakan yang tidak mulus karena pintu kayu memuai.

Justin Brown selaku tukang kayu dan pemilik Timber Shelves mengatakan, pintu kayu bisa memuai dan menyusut karena adanya perubahan suhu panas dan dingin.

“Pintu kayu dapat memuai dan menyusut seiring dengan musim lembap atau setelah terjadi perubahan suhu yang signifikan sehingga menyebabkan kelembapan tinggi. Kayu secara alami menyerap kelembapan di udara sehingga pergerakan dan pembengkakan berpotensi menyebabkan seret,” kata Justin.

Akan tetapi, ada beberapa jenis kayu yang minim risiko untuk memuai, contohnya adalah kayu jati, kamper, dan meranti. Namun, perlu diingat juga kalau harga ketiga jenis kayu itu cukup mahal.

Faktor lainnya karena kurang maksimal saat melakukan pengeringan atau oven kayu. Untuk mengatasi masalah ini bisa dilakukan dengan mengoven ulang pintu. Namun cara ini jarang dilakukan karena prosesnya cukup panjang, mulai dari pencopotan pintu hingga pengecatan ulang.

Jika pintu dalam kondisi baik-baik saja, mungkin penyebabnya datang dari keramik. Soalnya, keramik lantai yang tidak rata atau terangkat juga menyebabkan pintu rumah menjadi seret.

Cara Mengatasi Pintu Kayu Seret

Kalau kamu mengalami permasalahan yang sama, tenang saja, ada sejumlah cara untuk mengatasinya. Berikut solusi mudah pintu kayu seret.

1. Cek Pintu dan Kusen

Langkah yang pertama adalah dengan mencari penyebab pintu menjadi seret. Faktor yang pertama bisa disebabkan karena bagian kusen pintu sudah kotor.

Adanya sisa cat, tumpukan debu, atau kotoran yang menempel di sekitar kusen pintu dapat menyebabkan pintu menjadi seret. Jadi, cobalah bersihkan dulu kusen pintu sampai tidak ada kotoran.

Selain itu, cek juga permukaan pintu yang bergesekkan dengan lantai. Pintu yang sulit dibuka akan menimbulkan tanda-tanda seperti permukaan keramik lantai tergores, cat memudar, atau sekrup pada engsel pintu kendor.

2. Kencangkan Engsel

Pintu kayu seret bisa disebabkan karena terdapat sejumlah sekrup yang longgar. Untuk mengatasinya, detikers hanya perlu mengencangkan engsel pintu.

Jika sekrup berputar namun tidak kencang, cobalah ganti sekrup tersebut dengan ukuran yang lebih besar untuk mengencangkannya. Selain itu, mengatur posisi pelatnya juga dapat membantu mengatasi pintu yang mengalami seret.

3. Pangkas Sedikit di Bagian Bawah Pintu

Jika engsel sudah dikencangkan namun pintu masih seret, kemungkinan besar pintu kayu memuai karena kelembapan akibat perubahan suhu. Untuk mengatasinya, detikers perlu memangkas sedikit bagian bawah pintu dengan teknik serut, setelah itu dilanjutkan dengan mengamplasnya agar terlihat rapi.

Itu tadi penjelasan tentang tiga cara mengatasi pintu kayu seret dengan mudah. Semoga membantu detikers!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/das)



Sumber : www.detik.com

Hati-hati! 4 Tanaman Hias Ini Beracun Bagi Hewan Peliharaan dan Anak-anak


Jakarta

Keberadaan tanaman hias bisa membuat rumah menjadi lebih asri dan segar. Namun, kamu perlu hati-hati karena ada tanaman hias yang justru beracun bagi hewan peliharaan dan anak-anak.

Sebelum membeli tanaman hias, sebaiknya kamu mempelajarinya terlebih dahulu. Hal itu untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan di kemudian hari.

“Ya, beberapa tanaman memang beracun-sering kali hanya dalam jumlah yang sangat banyak-bagi hewan peliharaan dan/atau manusia, tetapi itu tidak berarti tanaman itu tidak boleh dipelihara,” kata head of Plant Education and Community di The Sill, Paris Lalicata, dikutip dari Real Simple, Senin (3/2/2025).


Kamu bisa tetap menikmati keindahan tanaman tersebut sembari menjaga anak-anak dan hewan peliharaan tetap aman dengan beberapa tindakan sederhana. Misalnya kamu bisa meletakkan tanaman di tempat yang tinggi dan jauh dari jangkauan. Selain itu, kamu juga bisa membuat area khusus tanaman yang tidak boleh dimasuki oleh anak-anak maupun hewan peliharaan.

Lebih lanjut, ada beberapa tanaman yang bisa menjadi beracun bagi hewan peliharaan maupun anak-anak. Dilansir dari Real Simple, berikut ini informasinya.

1. Palem Sagu

beautiful green tropical palm tree in a potbeautiful green tropical palm tree in a pot Foto: Getty Images/iStockphoto/Solstizia

Palem sagu atau sikas sagu (Cycas revoluta) beracun bagi hewan dan manusia, terutama bagian bijinya. Tanaman itu memiliki komponen beracun yang bernama sitosin yang apabila dimakan bisa menyebabkan muntah-muntah, diare, atau gejala yang lebih parah.

Apabila hewan peliharaan atau anak-anak memakan bagian apapun dari tanaman tersebut, segera periksakan ke dokter.

2. Kaktus Pensil

Ilustrasi kaktusIlustrasi kaktus pensil. Foto: Getty Images/Jobrestful

Tanaman yang satu ini sangat mudah ditemukan dan kerap digunakan sebagai tanaman hias. Maka dari itu kamu harus hati-hati.

“Getahnya yang berwarna putih susu beracun bagi manusia dan hewan serta dapat menyebabkan iritasi parah pada kulit. Jika getahnya masuk ke mata, dapat menyebabkan iritasi dan bahkan kebutaan,” tutur profesional dari Plants With Krystal, Krystal Duran.

3. Philodendron

house plant heart leaf Philodendron vine in white potPhilodendron Foto: Getty Images/iStockphoto/Premyuda Yospim

Tanaman ini sangat digemari bagi pemula karena perawatannya yang mudah. Tetap saja, saat merawatnya kamu perlu kehati-hatian karena mengandung kalsium oksalat yang bisa menimbulkan iritasi jika daunnya dimakan.

“Kalsium oksalat disebut raphid, yang bekerja seperti jarum kecil. Jika tanaman tertelan, mulut akan teriritasi dan bengkak akibat raphid-sering kali ini tidak berakibat fatal,” ujar profesional dari The Houseplant Guru, Lisa Eldred Steinkopf.

Selain itu, apabila getahnya mengenai kulit juga bisa menyebabkan iritasi kulit.

4. Tanaman Ivy

Ivy, Flower Pot, Indoors, Plant, Potted PlantIvy Foto: Getty Images/Haizhan Zheng

Ivy sangat cocok untuk dijadikan tanaman rambat. Namun penempatannya harus diperhatikan, jangan sampai sering bergesekan dengan penghuni rumah atau pastikan sulit dijangkau hewan peliharan dan anak-anak.

“Getah tanaman ivy mengandung falcarinol yang dapat menyebabkan dermatitis kontak. Gunakan sarung tangan saat menangani tanaman ivy, terutama saat memangkas tanaman atau menangani tanaman merambat yang rusak,” ungkap steinkopf.

Itulah deretan tanaman yang beracun bagi hewan dan anak-anak. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(abr/das)



Sumber : www.detik.com

Jangan Asal Ngepel Pakai Air Panas, Ini Anjuran Sesuai Jenis Lantainya



Jakarta

Pernahkah kamu mendengar kalau mengepel dengan air panas bisa membuat lantai lebih bersih? Suhu dari air memang dapat memberikan hasil yang berbeda saat mengepel, lho.

Dikutip dari Home Viable, penggunaan air panas ternyata lebih efektif membunuh kuman di lantai. Air panas juga lebih mudah menghilangkan noda, lemak, dan kotoran yang menempel di lantai dibandingkan mengepel dengan air dingin.

Selain itu, bahan pembersih lantai dapat bekerja lebih efektif kalau dicampurkan dengan air panas. Dengan begitu, aktivitas mengepel pun menjadi lebih mudah.


Namun, tidak semua jenis lantai bisa terkena air panas karena sifatnya yang tidak begitu kuat untuk menahan suhu tinggi. Beberapa jenis lantai yang tidak bisa dibersihkan dengan air panas adalah lantai kayu, lantai vinyl, dan lantai yang dilaminasi. Jenis-jenis lantai seperti ini lebih baik menggunakan air dingin saat mengepel.

Cara mengepelnya pun tidak sembarangan. Jenis lantai dari kayu, lantai vinyl, dan lantai yang dilaminasi cukup rentan terhadap air dan suhu yang lembap. Oleh karena itu, kamu perlu mengeringkan kain pel terlebih dulu agar saat mengepel tidak begitu basah.

Jika lantai rumah kamu memakai ubin, keramik, dan porselen, lebih disarankan memakai air dingin ketika hendak mengepel. Sebab, mengepel dengan air panas justru dapat merusak permukaan keramik.

Berbeda halnya dengan jenis lantai yang mahal seperti marmer, penggunaan air panas sama sekali tidak masalah karena bahannya kuat menerima suhu tinggi.

Itulah anjuran mengepel lantai dengan suhu air yang berbeda. Jangan asal pakai air panas agar lantai nggak rusak ya. Semoga Bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/dhw)



Sumber : www.detik.com

6 Tips Mudah Menyapu Lantai biar Kinclong dan Bebas Debu



Jakarta

Lantai yang bersih dari debu dan kotoran mencerminkan keadaan rumah yang terurus. Tentunya cara paling mudah membersihkan lantai adalah dengan menyapunya.

Meski terkesan sederhana, menyapu lantai tak boleh asal-asalan. Kalau kamu mau hasil menyapu yang bersih, ada teknik-teknik yang perlu kamu perhatikan.

Kamu bisa ikuti cara mudah menyapu lantai dengan hasil bersih maksimal kok. Yuk, simak tipsnya berikut ini seperti yang dikutip dari Scrub n Bubbles.


Tips Menyapu Lantai biar Kinclong dan Bebas Debu

Inilah cara mudah menyapu lantai agar hasilnya semakin bersih.

1. Mulai dari Atas

Sebelum menyapu ruangan, membersihkan debu dari atas dulu, seperti perabotan-perabotan. Kalau kamu menyapu terlebih dahulu lalu membersihkan kipas angin atau mengelap meja, debu akan berjatuhan, sehingga kamu harus menyapu ulang.

2. Pakai Sapu Khusus Indoor

Pastikan menggunakan sapu khusus indoor dan jangan campurkan dengan penggunaan di luar rumah. Sapu indoor memiliki helaian yang lebih lembut daripada sapu outdoor yang kaku. Tipe sapu ini akan memudahkan kamu ketika menyapu dan tidak akan merusak permukaan lantai.

3. Sapu ke Arah Pintu

Mulai menyapu dari sudut di belakang ruangan menuju pintu keluar. Lalu, pastikan untuk menyapu ke arahmu dan bukan menjauh.

Dengan begini, kamu akan menyapu sambil berjalan mundur. Setelah selesai menyapu, kamu akan berdiri di ujung ruangan dengan tumpukan kotoran.

Sebaiknya kumpulkan kotoran hingga membuat tumpukan kecil, lalu sapu ke pengki. Kalau tumpukan kotoran terlalu besar, beberapa butiran debu bisa berterabaran ke udara atau lantai.

4. Bagi Ruangan Besar

Jika ruangan yang akan disapu berukuran besar, kamu bisa membaginya menjadi bagian-bagian. Sapu lantai dan buang kotoran dengan pengki per bagiannya.

5. Buat Jadwal

Idealnya, menyapu rumah dilakukan setiap hari agar rumah selalu dalam keadaan bersih. Apalagi kalau ada ada anak-anak dan hewan peliharaan di rumah, mungkin kamu harus menyapu lebih sering. Kamu juga bisa membuat jadwal menyapu secara rutin.

6. Pastikan Sapu Kering

Jangan membersihkan lantai menggunakan sapu yang basah. Bulu sikat yang basah dapat menyebabkan kerusakan dan memperpendek umur sapu.

Hindari sapu basah, kecuali kalau kamu sedang mencuci sapu. Setelah sapu dicuci, letakkan terbalik hingga benar-benar kering.

Itulah beberapa tips untuk menyapu lantai agar rumah bersih dari debu. Semoga membantu!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/dhw)



Sumber : www.detik.com

Kenapa Rumah Cepat Berdebu Meski Sering Dibersihkan? Ini Biang Keroknya



Jakarta

Pernahkah kamu membersihkan rumah tapi rumah tetap terasa kotor dan berdebu? Debu memang salah satu jenis kotoran yang terus muncul di rumah.

Tak hanya membuat rumah kotor, debu bisa menjadi sumber penyakit seperti kulit gatal-gatal hingga gangguan pernapasan. Maka dari itu, kamu perlu rutin membersihkan rumah dari debu.

Namun, kenapa rumah cepat berdebu meski sering dibersihkan ya? Simak penyebabnya berikut ini seperti yang dikutip dari Den Garden.


Penyebab Rumah Berdebu

Inilah beberapa alasan mengapa debu menumpuk di rumah kamu.

1. Kotoran dari Jalan, Taman, atau Halaman Rumah

Sinar matahari dan hujan dapat mengikis aspal atau beton di jalanan, kemudian menciptakan partikel-partikel kecil yang dapat tersapu masuk ke dalam rumah melalui udara. Udara yang masuk ke rumah kamu melalui angin di bawah pintu atau melalui jendela yang terbuka.

Serta debu yang terbawa dengan sepatu yang kamu kenakan. Di kebun, tanah dan rumput menempel pada sol sepatu kamu. Begitu kamu menyeretnya saat berjalan, tanah dan rumput mengering dan merupakan salah satu kontributor utama debu di rumah.

2. Serat dari Pakaian

Pakaian dibuat dari bahan tekstil yang ditenun atau dirajut dengan menggunakan serat mentah seperti wol, katun, poliester, nilon dan akrilik. Adapun seprai umumnya terbuat dari bahan katun, linen atau polyester. Barang-barang ini terus-menerus melepaskan serat saat kamu berpakaian, membuka pakaian, serta merapikan tempat tidur. Kamar tidur mungkin adalah tempat paling kotor karena aktivitas kamu di sana.

3. Karpet

Sama seperti pakaian, karpet dan pelapis furnitur sering dibuat dari tekstil sintetis atau alami seperti nilon atau wol. Karena karpet sering diinjak dan dilalui maka membuat serat terbang melalui udara. Selain itu, karpet yang sering diinjak juga akan menjadi magnet debu dan kotoran.

4. Remah Makanan

Remah dari makanan seperti roti, kue kering, dan remah sereal adalah sumber debu lain di lantai. Remah-remah makanan ini diinjak-injak dan akhirnya hancur sampai partikel-partikel kecil terangkat ke udara dan mendarat di permukaan.

5. Kulit Mati dan Rambut dari Tubuh dan Hewan peliharaan

Rambut di tubuh kamu terus-menerus rontok, baik rambut di kepala, alis, bulu mata, dan bagian tubuh lainnya. Adapun sel-sel baru tumbuh di bawah kulit kamu, sementara lapisan sel terluar dilepaskan menjadi kulit mati.

6. Tisu dan Lap Dapur

Kertas tisu terbuat dari serat pulp kayu dan saat kamu bersin atau membersihkan tumpahan dengan tisu, kertas dan seratnya akan hancur.

7. Bagian Tubuh serangga yang Mati

Ketika serangga kecil misalnya laba-laba, lalat, tawon, kutu kayu, kumbang tanah, kecoak, ngengat, hingga semut mati, tubuhnya mengering dan kerangka luar mereka yang keras tertinggal, pecah dan menambah kumpulan debu atau kotoran di rumah. Jaring laba-laba juga menumpuk di sudut-sudut ruangan dan berkontribusi pada kotoran.

8. Jamur dan Bakteri

Di rumah yang lembab, jamur hitam bisa menjadi masalah di dinding. Bakteri juga bisa menjadi masalah pada tempat yang lembab. Pembusukan atau kekeringan benda yang disebabkan jamur dapat merusak furnitur dan kayu. Spora dari jamur dan serpihan kayu yang rapuh hanyalah sumber debu lainnya di rumah.

9. Daun, Bunga, dan Serbuk Sari

Selama musim kemarau, serbuk sari dan kelopak bunga bisa masuk ke dalam ruangan. Di musim hujan yang berangin, daun-daun kering berhembus di pintu. Begitu masuk, semua barang ini mengering dan menjadi berkerut, mudah hancur menjadi partikel berdebu. Daun dan bunga juga bisa berasal dari tanaman dalam ruangan.

10. Mikroplastik

Kamu pasti sering mendengar tentang bahaya mikroplastik di lautan dan bahaya yang ditimbulkannya saat tertelan dan terkonsentrasi di kehidupan laut. Semua barang seperti plastik, tas, perkakas dan benda berbahan plastik lain yang kamu gunakan di rumah juga dapat melepaskan partikel plastik kecil saat kamu menggunakannya. Hal ini terjadi sebagai akibat dari keausan dan abrasi saat digunakan saat ditangani atau digosok pada permukaan lain.

11. Produk Perawatan Pribadi

Kamu pastinya memiliki sabun, deodoran, kosmetik, hairspray,maupun parfum. Beberapa dari bahan ini jatuh dari tubuh kamu setelah digunakan setelah mengering. Semprotan dari kaleng aerosol tidak selalu mendarat tepat sasaran dan beberapa berakhir di udara, menjadi partikel debu.

12. Kotoran dan Abu dari Kompor

Ketika memasak dengan kompor, kerap kali kotoran dan abu muncul sebagai akibat dari pembakaran. Ini dapat berakhir sebagai debu. Selain itu, debu ini sangat ringan dan mudah terbang di udara saat kamu membersihkan kompor.

Demikian 12 sumber debu yang membuat rumah berdebu. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/dhw)



Sumber : www.detik.com

Bahaya Air Sumur Berbau! Ini Penyebab dan Solusinya



Jakarta

Sebagian masyarakat Indonesia masih menggunakan air sumur untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga. Namun, terkadang muncul bau tak sedap dari air sumur di rumah.

Sementara air yang layak dikonsumsi salah satu kriterianya adalah tidak berbau. Jika berbau, kemungkinan air sumur itu sudah tercemar dan tidak patut dikonsumsi karena dikhawatirkan bisa menimbulkan masalah kesehatan.

Lantas, bagaimana cara mengatasi air sumur bau? Simak ulasannya berikut ini.


Penyebab Air Sumur Bau

Sebelum mengatasi masalah, kamu perlu mengetahui penyebab air muncul bau. Inilah alasan air sumur bau, dilansir dari MN Department of Health.

1. Gas Hidrogen Sulfida

Gas hidrogen sulfida (H2S) mampu membuat air berbau seperti telur busuk. Gas ini dapat muncul di sumur mana saja karena terjadi secara alamiah dari hasil pembusukan dan reaksi kimia dengan tanah dan bebatuan.

Polusi yang terjadi juga bisa membuat air sumur tercemar dan mengeluarkan bau. Gas H2S dapat berbahaya jika kadarnya tinggi. Sehingga penting untuk mensterilkan air dari gas.

2. Bakteri Sulfur

Bakteri sulfur juga bisa memproduksi gas H2S. Meski tergolong tak berbahaya, bakteri sulfur bantu merangsang pertumbuhan bakteri lain seperti bakteri besi. Lendir yang dihasilkan bakteri mampu menyumbat sistem perpipaan sumur.

Cara Mengatasi Air Sumur yang Bau

Apabila air sumur berbau tak sedap juga ditemukan lendir berwarna putih, abu-abu, atau kehitaman serta noda hitam dan korosi pada sistem perpipaan dan komponen logam mesin air, bisa jadi air sumur telah terkontaminasi gas hidrogen sulfida dan bakteri sulfur.

Jika demikian, sejumlah cara berikut dapat dilakukan untuk mengatasi air sumur yang bau.

1. Gunakan Kaporit

Kaporit biasa digunakan sebagai zat disinfektan air. Senyawa kimia ini ampuh untuk menjernihkan juga menghilangkan bau pada air.

Namun air yang diberi kaporit tidak dapat langsung dikonsumsi. Mesti tunggu beberapa hari sampai baunya menghilang dan barulah air bisa digunakan kembali.

2. Bersihkan Dinding Sumur

Bau yang muncul mungkin diakibatkan oleh bakteri yang menempel di dinding sumur. Untuk menghilangkannya, cairan klorin yang dapat dipakai.

3. Gali Sumur Lebih Dalam

Air sumur yang bau dan keruh bisa disebabkan oleh sumur yang kurang dalam. Karena ini, sumur dapat digali lebih dalam lagi supaya air kotor tidak masuk ke dalamnya. Dinding sumur juga bisa dilapisi dengan tembok beton agar lebih tinggi dan tak mudah bocor sehingga air kotor tak mengkontaminasi air di dalamnya.

4. Disinfeksi Sumur

Jika air sumur masih bau, larutan klorin tingkat kuat bisa digunakan untuk disinfeksi sumur lebih lanjut. Disarankan memanggil jasa profesional apabila tidak mampu melakukan disinfeksi sumur mandiri untuk pengerjaan yang lebih efisien.

5. Bor Sumur Baru

Apabila sumber bau berasal dari air tanahnya, mengebor sumur baru di lokasi berbeda menjadi cara terakhir yang dapat dilakukan. Bisa juga pertimbangkan untuk berlangganan air ke perusahaan pengolahan dan penyediaan air bersih.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/dhw)



Sumber : www.detik.com

Jangan Asal Bikin! Ini Jarak Ideal Antara Sumur Air dan Septic Tank



Jakarta

Rumah perlu memiliki sumber air bersih dan pengelolaan limbah yang baik. Nah, kebanyakan rumah dilengkapi septic tank dan sumur air untuk memenuhi kebutuhan itu.

Namun tak boleh sembarangan, letak sumur air dan septic tank tidak boleh berdekatan. Pasalnya, sumber air bersih bisa tercemar kalau titiknya dekat dengan septic tank, sehingga dapat memicu penyakit.

Dikutip dari detikHealth Water Specialist dari Fakultas Teknik Lingkungan & Sipil (FTSL) ITB Ir. Rofiq Iqbal, ST, MEng mengatakan tingginya cemaran air di Indonesia salah satunya karena lokasi septic tank yang dekat dengan tempat tinggal warga.


Septic tank tersebut memiliki jarak hanya 2-3 meter dari rumah warga di pemukiman yang padat. Padahal, jarak septic tank yang terlalu dekat dengan sumber air bisa membuat air tercemar bakteri Escherichia coli (E. Coli) yang bisa menyebabkan berbagai penyakit, seperti infeksi saluran pencernaan

Oleh karena itu, penting sekali memperhatikan jarak ketika membuat sumur air dan septic tank. Jangan sampai air yang digunakan keluarga sehari-hari malah membahayakan penghuni rumah.

Berdasarkan Standar Nasional Indonesia (SNI) 2398:2017, jarak minimal sumur resapan septic tank dengan sumur air minum harus 10 meter. Lalu, untuk upflow filter septic tank berjarak minimal dengan sumur air minum 1,5 meter. Begitu juga dengan taman sanita septic tank, jarak minimalnya 1,5 meter dari sumur air minum.

Selain sumur air minum, perlu juga menjaga jarak sumur resapan air hujan dari septic tank. Di kala kekeringan atau krisis air, sumur resapan air hujan menyimpan cadangan air yang bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan rumah tangga.

Jarak minimal sumur resapan septic tank dengan sumur resapan air hujan setidaknya berjarak 5 meter. Sementara, upflow filter septic tank berjarak minimal dengan sumur resapan air hujan 1,5 meter. Untuk taman sanita septic tank, jarak minimalnya 1,5 meter dari sumur resapan air hujan.

Itulah jarak aman septic tank dari sumur supaya air tidak tercemar tinja. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/dhw)



Sumber : www.detik.com

8 Cara Mudah Cegah Cicak Masuk Rumah, Auto Nggak Betah!



Jakarta

Cicak adalah reptil kecil yang sering ditemui di rumah. Meski tidak berbahaya, hama satu ini cukup menggelikan bagi sebagian orang dan bisa mengotori rumah.

Bagaimana tidak, cicak suka meninggalkan kotoran di sembarang tempat. Lalu, cicak juga kerap mendekati makanan yang dibiarkan terbuka.

Lantas, bagaimana cara mencegahnya masuk rumah? Lalu, kenapa cicak suka masuk rumah? Yuk, simak ulasannya berikut ini.


Penyebab Cicak di Rumah

Ada beberapa alasan kenapa cicak masuk rumah. Simak penjelasannya berikut ini, dikutip dari Housing.

  • Ada makanan yang tergeletak
  • Banyak serangga di rumah
  • Terdapat celah yang memungkinkan cicak masuk, seperti jendela, ventilasi, atau atap
  • Suhu di dalam rumah yang hangat
  • Terdapat genangan air yang membuat lembap
  • Sampah dan barang-barang berantakan
  • Wilayah dengan iklim yang hangat dan lembap.

Cara Mencegah Cicak Masuk Rumah

Ada sejumlah cara untuk membasmi cicak tanpa harus membunuhnya. Mengutip Homes & Gardens, berikut deretan cara mencegah cicak di masuk rumah.

1. Simpan Makanan dengan Baik

Bila kamu mempunyai hidangan atau bahan makanan, segera simpan di tempat yang aman seperti di kulkas. Jangan biarkan makanan tergeletak begitu saja karena dapat mengundang cicak datang untuk memakannya.

Ada baiknya kamu langsung membersihkan tumpahan atau remah makanan usai makan. Karena sisa makanan yang berceceran juga dapat mendatangkan cicak.

Kalau punya ruang khusus untuk menyimpan makanan, bersihkan secara berkala untuk menghindari cicak yang bersarang di sana.

2. Singkirkan Sumber Makanannya

Cicak akan muncul di rumah karena terdapat banyak sumber makanannya. Makanan utama kadal kecil itu yakni serangga seperti semut dan kecoa. Jika di rumahmu dipenuhi serangga, sebaiknya atasi terlebih dahulu masalah ini sebelum membasmi cicak.

3. Bersihkan Area Rumah

Rapikan dan bersihkan area rumah secara rutin. Kalau ada barang yang menumpuk, segera bereskan tumpukan itu agar tidak menjadi tempat persembunyian cicak. Jangan lupa juga buanglah sampah secara rutin biar cicak tidak bersarang di tempat sampah.

Cicak juga tertarik dengan genangan air. Karena itu, bersihkan genangan air di rumah yang menyebabkan kelembapan seperti pipa bocor agar tidak mengundangnya datang.

4. Tutup Akses Masuknya

Apabila cicak datang ke rumahmu melalui jendela atau ventilasi, kamu bisa memasang jaring untuk mencegahnya. Karena jendela dan ventilasi ada tentunya agar sinar matahari masuk dan sebagai jalur sirkulasi udara.

Perbaiki retakan atau lubang pada dinding dan struktur rumah lainnya jika itu menjadi akses keluar masuknya cicak.

5. Semprot Cairan Merica

Cicak tidak menyukai bau menyengat yang pedas seperti merica. Kamu dapat memanfaatkan merica untuk dijadikan cairan pengusir alami.

Tambahkan merica bubuk ke dalam air lalu masukkan ke dalam botol semprot. Lanjut semprotkan cairan ini ke sejumlah titik cicak sering datang untuk mencegahnya masuk ke rumah.

6. Letakkan Bawang Putih atau Merah

Bawang putih dan bawang merah termasuk bahan alami yang mengeluarkan bau menyengat. Kamu bisa meletakkan beberapa siung bawang-bawangan ini di sejumlah spot cicak sering berada.

7. Tanam Tanaman Pengusir Cicak

Agar mencegahnya masuk dan mendekati rumah, kamu dapat menanam sejumlah tanaman untuk mengusir cicak. Tanaman peppermint dan eucalyptus kabarnya tidak disukai cicak karena mengeluarkan aroma menyengat.

Kamu bisa menanamnya di halaman rumah atau meletakkannya di dalam pot lalu menyimpannya di dekat jendela agar cicak enggan masuk.

8. Sebarkan Kamper

Kamper juga memiliki bau menyengat yang tidak disukai cicak. Kamu bisa menyebarkan beberapa kamper di sudut-sudut lemari, dapur, rak, ataupun di bawah wastafel untuk mengusir cicak tanpa harus membunuhnya.

Nah, itu tadi sederet penyebab banyak cicak di rumah dan cara mengusirnya. Kalau kamu sudah lakukan cara yang mana nih untuk membasmi cicak di rumah?

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/zlf)



Sumber : www.detik.com