Tag Archives: detikproperti

Waspada! Ngengat Kain Bisa Gerogoti Pakaian di Lemari



Jakarta

Sering menemukan lubang-lubang kecil pada pakaian? Bisa jadi itu tanda pakaian digigit oleh ngengat. Walau ada serangga lain yang bisa jadi pelakunya, yakni kumbang karpet, tetapi ia lebih mudah dibasmi daripada ngengat.

Namun, tidak semua ngengat dapat menggerogoti pakaian karena sebetulnya mereka makan tanaman. Jadi, yang menggerogoti pakaian hanyalah ngengat kain atau clothes moth.

Dilansir dari situs NY Times, ngengat kain berukuran sekitar 1 cm dan memiliki warna kuning atau keabu-abuan. Ngengat kain akan mencari tempat yang gelap, hangat, dan lembap untuk bertelur, seperti pakaian kotor apalagi jika ada noda keringat dan noda makanan.


Clothes moths (T. bisselliella )/ngengat kainClothes moths (T. bisselliella )/ngengat kain Foto: via Michigan State University

Larva ngengat berukuran sangat kecil dan tertutup oleh lapisan perekat. Larva-larva ini yang akan memakan kain. Mereka juga sangat menyukai serat yang berasal dari hewan, seperti wol, bulu halus, dan kasmir. Salah satu mengetahui adanya larva ngengat kain yaitu terdapat jaring seperti ingus kering.

Hal yang Harus Dilakukan Jika Ada Ngengat Kain di Lemari

Untuk menghindari adanya hewan pengganggu pakaian ini, langkah pertama yang harus dilakukan adalah membuang pakaian yang sudah rusak parah yang tidak bisa diperbaiki lagi. Tidak peduli jika itu adalah pakaian kesayangan karena bisa jadi dihinggapi ngengat.

Kemudian, bersihkan lemari secara menyeluruh. Ngengat kain dan larvanya sangat menyukai sudut dan celah yang gelap. Oleh karena itu, penting untuk membersihkan lemari untuk mencegah timbulnya sarang ngengat.

Cara lain yang juga unik adalah panaskan atau dinginkan pakaian wol. Namun, pastikan pakaian wol tidak memiliki manik-manik atau plastik. Panaskan pakaian wol di dalam oven atau dinginkan pakaian wol di dalam freezer.

Selain itu, bisa juga lindungi pakaian dengan kantong pakaian plastik yang tertutup rapat. Namun, penyimpanan kedap udara ini harus dibarengi dengan lemari yang harus sering dibuka juga. Membuka tutup lemari dapat mencegah ngengat berkeliaran karena mereka tidak menyukai cahaya dan gerakan.

Produk pengharum lemari juga bisa mengusir ngengat asal terbuat dari bahan kayu cedar atau minyak cedar. Dikutip dari situs Good House Keeping, minyak cedar merupakan bahan pencegah yang paling umum digunakan dan tahan lama. Jika tidak suka aroma minyak cedar, bisa diganti dengan aroma lavender, cendana, atau eukaliptus.

Dari semua yang telah disebutkan, hal terpenting adalah mencuci pakaian dengan bersih dan mengeringkannya. Jangan biarkan ada pakaian yang belum kering sepenuhnya karena dapat membuat lemari menjadi lembap. Pastikan lemari memiliki ventilasi agar sirkulasi udara berjalan dengan baik.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(abr/abr)



Sumber : www.detik.com

Kenapa Ada Cicak di Rumah? Ini Penyebab, Tempat Sembunyi, dan Cara Usirnya



Jakarta

Cicak sering kali ditemukan merayap di dalam rumah. Sekilas reptil kecil ini memang tidak berbahaya, sehingga penghuni rumah tak perlu panik dan mencari profesional buat mengusirnya.

Akan tetapi, cicak sebenarnya membawa parasit dan bakteri seperti salmonela dalam urin dan kotorannya. Kalau tak sengaja konsumsi makanan yang tercemar kotoran cicak, penghuni rumah bisa mengalami kram perut hebat, diare, demam, dan muntah.

Oleh karena itu, sebaiknya menjaga rumah bebas cicak. Ada banyak alasan sering ada cicak di rumah. Kalau dibiarkan, jumlah cicak bisa terus bertambah, lho.


Lantas, mengapa rumah bisa sampai banyak cicak ya? Di mana tempat persembunyiannya? Simak penjelasannya berikut ini, dikutip dari PestClinic.

Penyebab Banyak Cicak di Rumah

Inilah beberapa alasan ada banyak cicak di rumah.

1. Lingkungan Lembap

Tinggal di negara dengan iklim hangat dan lembab, berarti rumah rentan dihinggapi cicak. Reptil ini juga menyukai air yang tergenang, seperti kolam taman, pipa bocor, dan sumber air lainnya.

2. Ada Buah-buahan

Membiarkan buah-buahan terbuka di dapur akan menarik perhatian reptil kecil ini. Sebab, buah-buahan merupakan salah satu sumber makanannya.

3. Ada Retakan dan Lubang

Cicak suka menyelinap ke retakan atau celah-celah kecil seperti ambang jendela, dinding, dan pintu. Celah seperti ini menjadi titik akses cicak ke dalam rumah.

4. Rumah Kotor

Rumah yang kotor dengan tumpahan dan remah-remah makanan menarik bagi cicak karena bisa jadi sumber makanan mereka. Lalu, tumpukkan barang juga dapat dijadikan tempat persembunyian bagi cicak.

5. Ada Serangga

Serangga merupakan sumber makanan utama cicak. Jika banyak serangga seperti semut dan nyamuk berkeliaran, jangan heran kalau ada banyak cicak di rumah.

Tempat Persembunyian Cicak

Kalau mau mengatasi hama ini, penting untuk tahu tempat persembunyiannya. Berikut beberapa tempat persembunyian cicak.

  • Di bawah tumpukkan barang tak terpakai, termasuk kertas, majalah, dan koran.
  • Di belakang bingkai atau barang yang digantung pada tembok.
  • Lemari, laci, lemari pakaian, dan kabinet yang jarang dibuka.
  • Di belakang furnitur untuk bertelur dan bersembunyi dari predator.

Bahan-bahan Pengusir Cicak

Untuk mengusir cicak di rumah, penghuni rumah bisa menggunakan bahan-bahan berikut ini.

  • Bubuk Merica: Cicak dikatakan alergi terhadap merica. Semprotkan larutan merica di sekitar area yang terdapat kadal.
  • Kulit Telur: Bau kulit telur yang menyengat dapat membuat cicak merasa terganggu. Kulit telur juga memberi kesan ada makhluk besar di dekatnya.
  • Bawang merah dan bawang putih: Bawang ini memiliki aroma kuat yang tidak dapat ditoleransi oleh cicak. Campur bubuk bawang merah atau bawang putih dan gunakan larutan tersebut sebagai
  • semprotan untuk mengusir cicak.
  • Kapur Barus: Letakkan kapur barus di lemari, laci, atau di mana pun yang sering didatangi cicak.

Itulah penyebab ada cicak di rumah beserta tempat persembunyian dan cara usirnya. Semoga membantu!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/das)



Sumber : www.detik.com

Tak Perlu Bahan Kimia, 6 Tanaman Ini Bisa Usir Serangga



Jakarta

Serangga menjadi salah satu hama yang sering muncul di rumah. Mulai dari lalar, kecoa, nyamuk semut, hingga kelabang.

Serangga-serangga ini sebenarnya susah-susah gampang untuk mengusirnya. Apalagi sekarang banyak produk pembasmi serangga.

Namun kebanyakan produk pengusir serangga menggunakan bahan kimia. Nah sebenarnya ada cara yang alami untuk mengusir serangga, seperti menggunakan tanaman.


Melansir dari berbagai sumber, berikut beberapa tanaman yang bisa mengusir serangga.

1. Lavender

Bunga lavender.Bunga lavender. Foto: iStock/John Gonzales Buenaposada

Dilansir dari The Spruce, Lavender adalah salah satu tanaman yang tidak disukai serangga seperti lalat dan kecoa. Lavender mengeluarkan aroma yang dibenci oleh serangga. Sementara jika tercium oleh manusia, aroma ini tidak masalah sama sekali. Lavender biasanya ditanam di luar rumah, bisa juga kamu membeli bunga batangan untuk diletakkan di vas bunga.

2. Catnip

Giant catnip (Nepeta grandiflora)A similar pictures from my portfolio:Giant catnip (Nepeta grandiflora)A similar pictures from my portfolio: Foto: iStock

Pernah mendengan tanaman catnip? Tanaman ini disukai oleh kucing karena aromanya. Namun, Di aroma ini justru dibenci oleh lalat.

3. Mint

A stock photo of a healthy green mint plant growing in a small planter.A stock photo of a healthy green mint plant growing in a small planter. Foto: iStock

Mint adalah tanaman yang apabila dimakan akan memberikan efek dingin pada setiap gigitannya. Selain itu, tanaman ini memiliki aroma yang segar yang tidak disukai lalat lho. Cara penanamannya juga cukup mudah bisa di wadah kecil. Kamu bisa meletakkan mint di dapur rumah agar mudah diambil.

4. Daun Salam

daun salam Foto: iStock

Selain menjadi tanaman herbal, menurut Tom’s Guide, daun salam bisa untuk mengusir kecoa. Tanaman ini bisa dirawat di dalam maupun di luar rumah asalkan mendapat sinar matahari dan disiram secukupnya. Namun perlu dicatat, tanaman ini beracun untuk hewan anjing dan kucing jadi harus hati-hati ya kalau menanam tanaman ini dan kamu memiliki hewan peliharaan di rumah.

5. Kemangi (Basil)

Kemangi Foto: Getty Images/iStockphoto/Supersmario

Dilansir dari detikEdu, Aroma kuat dari kemang, ampuh untuk mengusir serangga seperti nyamuk. Cara merawatnya adalah menjaga agar tanaman ini tetap lembap, perhatikan saluran airnya, dan letakkan di lokasi yang banyak matahari.

6. Serai

Ilustrasi Tanaman Serai Foto: Getty Images/iStockphoto/Nanniie_iiuu

Tanaman selanjutnya adalah tanaman herbal lainnya yang cara menanamnya juga cukup mudah di rumah, yakni serai. Tanaman satu ini mudah sekali ditemukan di Indonesia dan biasa menjadi bahan dapur. Serai dapat menjadi bahan alami untuk mengusir nyamuk di rumah.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(das/das)



Sumber : www.detik.com

Jurus Jitu Ngepel Lantai Dapur yang Lengket dan Berminyak



Jakarta

Lantai rumah sangat cepat kotor, apalagi di dapur. Area dapur yang sering digunakan buat masak biasanya lantainya terasa lengket dan berminyak.

Kondisi lantai yang seperti ini tentu bikin penghuni rumah merasa nggak nyaman berjalan. Selain tidak nyaman diinjak, penghuni rumah bisa tidak sengaja tergelincir.

Jika mau rumah selalu bersih, tentunya penghuni rumah harus rajin membersihkan lantai. Namun, terkadang mengepel dengan cara biasa kurang ampuh buat hilangkan lengket dan minyak pada lantai.


Lalu, bagaimana cara ampuh mengepel lantai biar nggak lengket dan berminyak? Temukan caranya berikut ini, dilansir dari Mr Handyman.

Cara Ngepel Lantai Dapur

Inilah beberapa cara membersihkan lantai dapur yang lengket dan berminyak.

1. Larutan Cuka Putih

Larutkan cuka putih dengan air menggunakan perbandingan 1:1 di dalam baskom atau botol semprot. Lalu, aplikasikan cairan tersebut pada area berminyak.

Gunakan sikat untuk menggosok lantai dengan perlahan, terutama pada noda minyak membandel. Setelah itu, bilas lantai dengan air bersih dan keringkan.

2. Pasta Soda Kue

Campurkan soda kue dengan sedikit air untuk membuat bentuk pasta. Oleskan pasta soda kue pada lantai berminyak dan biarkan selama 10-15 menit.

Selanjutnya, gosok permukaan tersebut dengan sikat atau spons secara perlahan. Barulah membilas dan mengeringkan lantai.

3. Larutan Sabun Cuci Piring

Campurkan air hangat dan beberapa tetes sabun cuci piring di dalam baskom. Gunakan larutan ini untuk menyikat dan mengelap noda minyak membandel, kemudian bilas dengan air bersih dan keringkan.

4. Larutan Jus Lemon

Peras jus lemon segar dan campurkan dengan air hangat. Selanjutnya, aplikasikan larutan menggunakan kain pel atau spons. Gunakan kain pel atau spons untuk mengaplikasikan minyak pada pantai.

Lalu, biarkan larutan bekerja untuk menghancurkan minyak. Barulah menyikat atau mengelap lantai dengan air bersih.

Penyebab Lantai Dapur Lengket dan Berminyak

1. Menggoreng dan Menumis Makanan

Proses memasak seperti menumis dan menggoreng membuat partikel minyak menguap ke udara. Lama-lama partikel minyak akan jatuh dan menumpuk di berbagai permukaan dapur, termasuk lantai.

2. Cipratan dan Tumpahan Minyak

Penghuni rumah bisa tak sengaja menyiprat atau menumpahkan minyak di dapur. Hal ini tentu membuat lantai menjadi kotor, apalagi kalau sedang banyak aktivitas memasak.

3. Kurang Ventilasi

Sistem ventilasi yang kurang memadai membuat uap berminyak dari memasak terperangkap di dapur. Ventilasi membantu uap tersebut keluar dari dapur, sehingga mengurangi tumpukan minyak.

4. Tidak Rajin Bersihkan Dapur

Lemak dan minyak bisa menumpuk kalau lantai jarang dibersihkan. Cara ngepel yang kurang tepat juga membuat lantai tetap berminyak.

Itulah cara membersihkan lantai dapur dari minyak yang lengket, dan berminyak. Semoga membantu!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/dhw)



Sumber : www.detik.com

Kelebihan dan Kekurangan 3 Jenis Kanopi Populer untuk Rumah


Jakarta

Kanopi adalah atap untuk melindungi bagian rumah yang terbuka seperti carport dan taman belakang. Ada berbagai jenis kanopi berdasarkan bahannya.

Pemilihan bahan akan mempengaruhi budget, fungsi, dan pemasangan kanopi. Oleh karena itu, bahan kanopi perlu disesuaikan dengan budget dan kebutuhan rumah.

Lantas, apa saja bahan-bahan kanopi? Lalu, apa saja kelebihan dan kekurangannya?


Profesional Kontraktor dari PT Gaharu Kontruksindo Utama Panggah Nuzhulrizky sempat menjelaskan jenis-jenis kanopi kepada detikProperti, berikut ini penjelasannya.

Kelebihan dan Kekurangan Bahan Kanopi

Inilah jenis-jenis bahan kanopi beserta kelebihan dan kekurangannya.

1. Kanopi Kaca

Kanopi model kacaKanopi model kaca Foto: iStock/U. J. Alexander

Kanopi kaca adalah atap tambahan dari material kaca. Biasanya, kanopi ini dibuat dengan rangka baja ringan atau rangka besi sebagai pondasi atap kaca yang terpasang menyambung pada area luar rumah atau bangunan.

Kelebihan

  • Ruangan terlihat lebih terang karena adanya cahaya matahari yang masuk
  • Mudah diaplikasikan pada berbagai desain
  • Rumah terlihat lebih elegan

Kekurangan

  • Proses pemasangan yang lebih rumit
  • Lebih berat
  • Harga berkisar cenderung mahal, sekitar Rp 1.500.000-1.800.000 per meter.

2. Kanopi Polycarbonate

Inspirasi Kanopi Teras di rumah.Ilustrasi kanopi polycarbonate. Foto: Homes by Monticello, Randy Colwell via The Spruce

Polycarbonate adalah material yang terbuat dari polimer spesial dan terlihat seperti plastik bening. Dari kejernihan tampilannya, atap kanopi polycarbonate sangat cocok digunakan untuk kanopi di carport.

Kelebihan

  • Meredam radiasi panas matahari
  • Pemasangan mudah
  • Tahan lama dan fleksibel

Kekurangan

  • Harga cenderung mahal, sekitar Rp 700.000 per meter
  • Sulit dibersihkan

3. Kanopi Alderon

Jenis kanopi via My CanopyJenis kanopi alderon via My Canopy Foto: Jenis kanopi via My Canopy

Alderon adalah jenis material yang digunakan untuk kanopi dari bahan jenis UPVC (unplasticized polyvinyl chloride) yang memiliki tekstur bergelombang dan berongga. Kanopi jenis ini tengah digandrungi banyak orang karena atap ini sangat cocok digunakan untuk rumah yang minimalis.

Kelebihan

  • Kuat dan tahan lama
  • Kedap suara
  • Ramah lingkungan

Kekurangan

  • Harga cenderung mahal, sekitar Rp 800.000 per meter persegi
  • Warna dan model tidak bervariatif

Itulah penjelasan tentang beberapa jenis bahan kanopi. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/dhw)



Sumber : www.detik.com

Mudah! Begini Cara Cegah dan Hilangkan Karat pada Pagar Besi


Jakarta

Pagar dari besi merupakan salah satu jenis material pagar yang banyak dipakai selain kayu, beton, atau aluminium. Hal ini dikarenakan besi cukup kokoh, mudah untuk digeser, mudah dibentuk, dan harganya terjangkau. Namun, ada satu kekurangan dari besi yakni mudah berkarat.

Besi yang berkarat biasanya disebabkan oleh air dan perubahan suhu. Dikutip dari Modul Biologi Kelas XII yang diterbitkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, air mengandung banyak oksigen terlarut yang mempercepat terjadinya korosi atau munculnya karat.

Lalu pagar yang biasanya di luar, tentu rentan terkena air hujan, di dalam air hujan ini terdapat elektrolit yakni asam yang dapat menyebabkan perubahan muatan pada besi sehingga muncul karat.


Saat ini telah terdapat banyak inovasi untuk mencegah besi berkarat lebih cepat. Dengan begitu, besi akan tetap tampak baru, tidak keropos, dan tidak memudar warnanya. Salah satu caranya adalah dengan melapisinya dengan cat khusus untuk pagar yang bisa memberikan perlindungan anti karat.

Dilansir Aberdeen Gate, berikut cara mencegah pagar berkarat.

1. Bersihkan Permukaan Pagar Sikat Kawat, Kikir, Bor Listrik

Besi sebelum dilapisi dengan cat sebaiknya dikikis atau diampelas tersebut lebih dahulu. Siapkan alat sikat kawat dan kikir untuk pagar besi yang permukaannya menunjukkan tanda-tanda mengelupas.

Siapkan pula roda kawat yang dipasang pada mata bor untuk mengampelas area yang sulit dijangkau. Lalu, ada sandblaster yang dapat digunakan untuk menghilangkan pembentukan karat.

2. Menghilangkan Karat pada Besi

Apabila pagar yang hendak dicat adalah pagar yang sudah berkarat, besi tersebut masih bisa ditolong. Caranya dengan menyiapkan cairan kimia seperti asam fosfat yang dioleskan pada permukaan besi yang berkarat, lalu didiamkan selama 24 jam, karat tersebut akan berubah menjadi serpihan hitam.

Serpihan ini dapat dengan mudah dihilangkan dengan sikat pembersih. Jangan lupa untuk memakai masker untuk mencegah menghirup uap cat tersebut yang mungkin mengandung timbal.

3. Cat Permukaan Besi

Setelah permukaan besi bersih, sekarang besi siap untuk dicat. Untuk mengecatnya, perlu menyiapkan dua jenis cat yakni cat primer sebagai dasar dan cat logam untuk permukaan di atasnya. Cat primer sebaiknya berbahan dasar minyak. Tahap ini untuk melindungi besi dari reaksi karat setelah ini.

Pastikan pemilik pagar memakai sarung tangan dan penutup mulut dan hidung saat mengecat. Setelah cat primer benar-benar kering, gunakan kuas cat baru untuk mengaplikasikan cat logam berbahan dasar minyak.

Sebagai catatan, jangan gunakan cat eksterior dinding untuk gerbang besi karena produk jenis ini tidak mengandung komponen penghambat karat yang diperlukan seperti cat DTM (direct-to-metal).

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/abr)



Sumber : www.detik.com

6 Cara Basmi Kamitetep di Rumah, Bisa Pakai Sabun Cuci Piring


Jakarta

Pernah dengar hewan kamitetep? Serangga yang yang satu ini kerap ditemukan di Indonesia.

Kamitetep atau Phereoeca uterella memiliki bentuk seperti larva yang biasanya hinggap di ruangan dengan suhu lembap. Selain itu, hewan ini juga kerap hinggap di tempat-tempat yang jarang dibersihkan, seperti gudang dan kolong tempat tidur.

Serangga ini bisa membuat badan gatal-gatal atau iritasi jika bulu halusnya kontak dengan manusia. Tak heran, banyak penghuni rumah yang ingin membasminya.


Dilansir dari berbagai sumber, berikut ini tips membasmi kamitetep di rumah.

1. Bersihkan Rumah

Hewan ini biasa ditemukan di dinding atau menggantung di atap rumah. Kamitetep biasanya memakan jaring laba-laba, wool, maupun larva untuk bertahan hidup. Maka tak heran kalau hewan ini ditemukan di tempat-tempat yang jarang dibersihkan.

Dilansir dari Bugwiz, penghuni rumah bisa membersihkan ruangan agar tidak menjadi habitat kamitetep di rumah. Bersihkan debu-debu dan sarang laba-laba di rumah, termasuk sampah-sampah organik yang ada.

2. Jaga Kelembapan Rumah Tetap Rendah

Kamitetep menyukai tempat dengan kelembapan tinggi. Nah, penghuni rumah bisa menjaga kelembapan rumah rendah agar tidak menjadi tempat bernaung kamitetep.

Salah satu caranya bisa membuka jendela untuk sirkulasi udara yang lancar atau menggunakan dehumidifier. Buat rumah terasa sejuk dan kering.

3. Pakai Sabun Cuci Piring

Kamitetep bisa dibasmi pakai sabun cuci piring. Ini merupakan salah satu langkah yang mudah untuk membasmi kamitetep tanpa menggunakan bahan kimia berbahaya.

Caranya, campurkan 2 sendok makan sabun cuci piring cair ke dalam 3-4 liter air. Campurkan namun jangan sampai banyak busa.

Sebaiknya jangan langsung menyemprotkan cairan tersebut ke kamitetep karena mereka memiliki lapisan pelindung di tubuhnya. Caranya, bisa menusuk selubung hewan tersebut agar tidak bergerak dan buat lubang kecil agar cairan sabun cuci piring yang sudah dibuat bisa masuk ke dalam tubuhnya untuk membasmi kamitetep.

4. Tutup Pintu Masuk Kamitetep

Dilansir dari The Pest Informer, retakan dan celah di dinding, jendela, dan pintu bisa menjadi pintu masuk bagi kamitetep. Penghuni rumah bisa menutup titik masuk ini untuk mencegah kamitetep masuk ke dalam rumah. Apabila ada retakan di dinding, segera ditambal agar tidak menjadi tempat penampungan serangga.

5. Gunakan Pestisida

Jika menggunakan cara-cara di atas masih belum bisa membasmi kamitetep, bisa mempertimbangkan penggunaan pestisida. Pastikan produk yang aman untuk penggunaan di dalam ruangan dan ikuti petunjuk pada label.

6. Panggil Jasa Profesional

Jika keberadaan kamitetep di rumah sangat banyak dan sulit dikendalikan atau dibasmi, sudah saatnya memanggil jasa profesional.

Itulah beberapa cara membasmi kamitetep di rumah.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(abr/abr)



Sumber : www.detik.com

7 Cara Bersihkan Rumah dengan Cepat buat Orang Sibuk


Jakarta

Penghuni rumah bisa disibukkan dengan berbagai pekerjaan, keluarga, hobi, dan istirahat. Terkadang kesibukan itu sangat menyita waktu, sehingga terasa seakan tidak ada waktu buat membersihkan rumah.

Padahal, menjaga rumah bersih dan rapi juga penting untuk kenyamanan penghuninya. Namun tenang aja, masih ada cara untuk merawat rumah di tengah kesibukan kok.

Lalu, bagaimana cara menyiasati waktu terbatas untuk merapikan dan membersihkan rumah? Simak tipsnya berikut ini, dikutip dari Real Simple.


Tips Bersihkan Rumah buat Orang Sibuk

Inilah beberapa langkah untuk merapikan rumah di tengah kesibukan yang padat.

1. Kerjakan Sesuai Urutan

Terdapat tiga jenis tugas saat membersihkan rumah, yakni merapikan, membersihkan, dan mengatur. Berfokus pada tiga langkah berbeda membantu tugas menjadi lebih mudah dikelola dan lebih mudah disesuaikan dengan jadwal yang sibuk.

Lakukan sesuai urutan kategori tersebut ketika membereskan rumah. Rapikan rumah dulu seperti mengembalikan barang-barang ke tempatnya, membuang sampah, dan mengumpulkan barang-barang yang perlu disortir.

Kemudian, bersihkan rumah seperti mengelap, menyapu, dan mengepel. Terakhir, atur barang-barang ke tempat semula dan lakukan penyortiran.

2. Buat Daftar Tugas

Buatlah daftar tugas untuk membereskan rumah dan urutkan sesuai prioritas. Sempatkan untuk menyelesaikan tugas satu per satu di sela-sela kesibukan.

Setelah satu tugas selesai, beri tanda agar penghuni rumah tahu sisa pekerjaan yang semakin menipis. Mengatur tugas dengan cara ini mengurangi hambatan dan waktu memikirkan untuk mulai mengerjakannya.

3. Tak Perlu Lipat Pakaian

Penghuni bisa melewatkan langkah-langkah yang tidak terlalu mempengaruhi kehidupannya., misalnya melipat pakaian. Daripada melipat pakaian, penghuni bisa beralih ke menggantung pakaian dan menaruh sisanya di tempat yang sudah tersortir.

Mengidentifikasi tugas-tugas yang sebenarnya tidak penting memungkinkan penghuni untuk mengurangi beban tugas. Temukan sistem pengorganisasian alternatif yang bisa menghemat waktu.

4. Sempatkan Sedikit Waktu Sebelum Tidur

Di penghujung hari, sempatkan sedikit waktu hanya untuk tugas-tugas yang paling krusial untuk mempersiapkan ruang buat hari berikutnya. Lakukan pekerjaan sederhana saja tapi paling fungsional, misalnya membuang sampah, membersihkan dapur, dan menyiapkan bekal.

Penampilan rumah tidak harus terlihat sempurna, tetapi harus berfungsi. Beberapa hal tersebut merupakan hal yang wajib dimiliki setiap hari.

5. Taruh Alat Pembersih di Tempat yang Terlihat

Siapkan alat pembersih di tempat yang terlihat dan mudah diakses. Dengan begitu, penghuni rumah bisa dengan mudah mulai bersihkan rumah ketika ada waktu dan motivasi.

Meski cara ini bisa mengganggu pemandangan, setidaknya memberikan kemudahan bagi penghuni rumah.

6. Gunakan Timer

Sering kali penghuni rumah enggan memulai bersihkan rumah karena mengira akan menyita banyak waktu. Padahal, belum tentu tugas itu memakan waktu lama, lho.

Menyetel timer atau pengatur waktu dapat menunjukkan durasi waktu untuk menyelesaikan tugas rumah. Jika penghuni rumah sangat sibuk, coba pasang timer 15 menit sehari untuk pekerjaan rumah.

7. Buat Jadwal Bersih-bersih

Kalau benar-benar tak sempat bersihkan rumah di tengah kesibukan, penghuni bisa membuat jadwal. Cukup membuat rutinitas yang sesuai dengan penghuni rumah daripada memaksakan diri.

Dedikasikan satu hari setiap minggu untuk membersihkan keseluruhan rumah. Jika penghuni memerlukan waktu akhir pekan untuk beristirahat, coba buat daftar tugas yang sesuai dengan waktu yang dimiliki pada minggu itu.

Itulah beberapa cara menyiasati waktu untuk membersihkan rumah bagi orang sibuk. Semoga membantu!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/zlf)



Sumber : www.detik.com

7 Pohon yang Tidak Merusak Fondasi Rumah, Cocok Ditanam di Pekarangan


Jakarta

Halaman atau pekarangan rumah bisa ditanam pohon agar hunian menjadi teduh dan asri. Namun, beberapa pohon bisa merusak fondasi rumah karena akarnya tumbuh merambat.

Padahal, pohon bisa mempercantik pekarangan dan buahnya bisa dikonsumsi sendiri. Oleh karena itu, pemilik rumah perlu memilih pohon yang akarnya tidak merambat ke mana-mana.

Lalu, pohon apa saja yang tidak akan merusak fondasi rumah? Simak ulasannya berikut ini.


Pohon yang Tidak Merusak Fondasi Rumah

Inilah sejumlah pohon yang cocok ditanam di halaman rumah, dilansir Gardeners’ World dan berbagai sumber.

1. Pohon Tabebuya

Tabebuya bermekaran di Kota MalangPohon tabebuya Foto: M Bagus Ibrahim/detikJatim

Pohon tabebuya yang berasal dari Brasil cocok ditanam di pekarangan rumah. Dikutip dari Dinas Kehutanan Provinsi Jawa timur, akar pohon ini tidak menyebar dan bunganya cantik selama musimnya.

Bunga yang muncul berwarna pink, kuning, hingga putih, tergantung jenis pohonnya. Buah akan muncul saat musim hujan atau setelah musim berbunganya. Ketinggian pohonnya bisa menjulang sampai 10 meter.

Perawatan pohon tabebuya pun tidak sulit, hanya perlu penyiraman dan pemupukan. Pohon ini cocok ditanam di wilayah subtropis dan tropis.

2. Pohon Palem

Pohon palem tidak akan merusak fondasi rumah karena memiliki struktur akar yang berserat. Pohon yang cocok di daerah beriklim tropis ini punya daun tipis dan dapat tumbuh tinggi.

Jenis palem yang umum ditemukan antara lain palem kipas, palem putri, palem merah, palem udang, dan palem Jepang.

Pohon palem tidak perlu terlalu sering disiram karena tanah yang terlalu becek justru dapat menjadi masalah bagi pohon ini. Lalu, pohon cukup dipupuk sesekali dan buang daun mati serta tangkai tua yang sudah berwarna kecokelatan.

3. Pohon Bungur

Pohon bungur (Lagerstroemia indica) atau disebut crape myrtlePohon bungur (Lagerstroemia indica) atau disebut juga crape myrtle Foto: Getty Images/magicflute002

Pohon bungur juga cocok ditanam di halaman rumah. Tanam di tempat cukup luas yang tidak tertutup karena batangnya akan menjulang tinggi hingga 10-20 meter.

Pastikan pohon ini mesti ditanam di area yang terkena cahaya matahari. Pohon ini mudah tumbuh dengan disiram rutin jika tidak turun hujan dan sesekali perlu dipangkas.

Bunga pohon bungur tumbuh majemuk berwarna ungu hingga merah muda keunguan dengan menghasilkan aroma harum.

4. Pohon Bugenvil

Bugenvil atau bunga kertas ini mempunyai bunga warna-warni, sehingga mempercantik halaman rumah. Pertumbuhan pohon ini cepat saat diletakkan di bawah sinar matahari. Bisa ditanam dalam pot, langsung di tanah, maupun di keranjang gantung.

Tanaman bugenvil dapat tahan di iklim tropis. Perawatannya hanya memerlukan sedikit penyiraman dan pemangkasan sesekali untuk mempertahankan bentuk serta memperbanyak bunganya, dikutip dari situs Gardenia.

5. Pohon Kersen

Buah kersenPohon kersen dan buahnya Foto: Getty Images/iStockphoto/justhavealook

Pohon kersen atau ceri kampung punya daun cukup rimbun dan batangnya bisa mencapai 12 meter. Dahannya tumbuh mendatar dan menggantung.

Pohon ini tidak memerlukan perawatan khusus. Pemangkasan diperlukan jika pohonnya terlalu besar.

6. Pohon Ara

Pohon ara atau tin dapat ditanam di lingkungan panas dan kering. Tingginya bisa mencapai 3-4 meter. Pohonnya juga bisa berbuah meskipun tidak terlalu tinggi.

Buah tin punya warna merah, ungu, dan lainnya tergantung varietasnya. Daunnya lebar dan bisa mengeluarkan getah putih

7. Pohon Apel

Ilustrasi Pohon ApelIlustrasi Pohon Apel Foto: Getty Images/Martin Wahlborg

Pohon apel juga bisa ditanam di halaman rumah. Buahnya yang tumbuh subur dapat dipanen untuk disantap sendiri.

Dilansir dari Love The Garden, pohon apel menyukai area yang terkena sinar matahari penuh dan terlindungi dari angin kencang. Meskipun pohonnya tumbuh di atas tanah kering, penyiraman teratur diperlukan.

Itulah deretan pohon yang tidak merusak fondasi rumah, sehingga cocok ditanam di halaman. Semoga membantu!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/abr)



Sumber : www.detik.com

Panduan Lengkap Tanam Cabai di Rumah, Siapa Aja Bisa!



Jakarta

Cabai merupakan tanaman yang memiliki cita rasa pedas dan salah satu bahan penting dalam masakan. Biasanya untuk mendapatkan cabai kita harus membelinya ke pasar, tetapi kita bisa lho mendapatkan cabai gratis dengan menanamnya di pekarangan rumah.

Dilansir laman resmi Dinas Pertanian dan Pangan Magelang, cabai merah dapat tumbuh subur di kawasan dataran rendah maupun tinggi di antara 0-1.000 mdpl. Jenis tanah yang cocok dipakai untuk menanam cabai adalah tanah gembur yang teksturnya seperti remah dan tidak begitu padat. Kandungan pH-nya pun normal yakni 6-7.

Lalu, waktu yang tepat untuk menanam cabai adalah saat musim hujan. Tanaman ini lebih baik ditanam saat kondisi udara cukup lembap daripada kering.


Cara Menanam Cabai di Rumah

1. Rendam Benih Cabai

Saat hendak menanam cabai, dibutuhkan benih yang berkualitas. Untuk mengetahui bibit yang berkualitasnya caranya adalah dengan merendam bibit tersebut di dalam air hangat 50 derajat. Benih yang berkualitas biasanya akan tenggelam di dalam air.

2. Semai Benih Cabai

Setelah itu, semai benih cabai ke media tanam. Gunakan pupuk kendang atau kompos yang telah dicampur dengan tanah dengan perbandingan 1:1 yang ditempatkan pada sebuah wadah atau polibag. Setelah disemai, tutup area tersebut dengan daun pisang selama 2-3 hari.

Lalu, awasi pertumbuhan tanaman cabai sekitar 7-8 hari berikutnya. Setelah 7-8 hari, benih cabai yang sudah tumbuh bisa dipindahkan ke pot yang lebih besar dengan campuran tanah yang sama. Selama itu, terus siram tanaman setiap harinya.

3. Pindahkan ke Tanah

Jika halaman rumah memiliki lahan, buat area tanam sekitar 1-1,2 meter dan tinggi 30 cm. Area tanam ini akan berbentuk seperti gundukan tanah tinggi.

Apabila kondisi tanah sebelum ditanam terlihat kering, campurkan dengan pupuk dasar berupa pupuk kandang kuda atau sapi dan pupuk buatan. Selain itu, tambahkan pula pupuk susulan berupa Urea, ZA, KCl, sebanyak 3 kali pada umur 3, 6, dan 9 minggu setelah bibit ditanam. Untuk besaran masing-masing pupuk bisa disesuaikan dengan luas tanah yang dibuat.

Kemudian tutup tanah tersebut dengan plastik mulsa berlubang. Masukkan cabai muda tersebut ke dalam lubang.

4. Perawatan

Setelah 1-2 minggu penanaman, cek apakah ada bibit yang mati. Buang bibit yang mati dan sakit. Untuk bibit tanaman cabai yang berhasil berkembang, pastikan untuk selalu disiram. Apabila ada tanaman cabai yang sudah tumbuh tinggi, tambahkan bambu kecil sebagai penyangga agar batangnya tidak tumbuh ke samping.

5. Masa Panen

Waktu penanaman cabai hingga panen sekitar 2 bulan lebih atau sekitar 70-75 hari di dataran rendah, dan 4-5 bulan di dataran tinggi. Jika ada buah cabai yang rusak, sebaiknya segera singkirkan saja.

Cara menentukan waktu panen adalah dengan menyesuaikan waktu penggunaan cabai tersebut. Jika cabai tersebut ingin dikirim ke daerah yang jauh, panen ketika warnanya masih hijau. Nantinya, cabai di tempat yang kering dan memiliki lubang ventilasi untuk udara. Namun apabila dipakai untuk keperluan di rumah, panen saat cabai berubah merah.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/das)



Sumber : www.detik.com