Tag Archives: meme coin

DOGE di Level US$0,12, Waspadai Penurunan Lanjutan hingga US$0,08

Harga Dogecoin kembali tertekan dan mencatat level terendah sejak 10 Oktober, seiring melemahnya minat pasar dan belum adanya dorongan dari exchange-traded fund (ETF) Dogecoin. Analisis teknikal menunjukkan potensi penurunan lanjutan di tengah minimnya permintaan investor.

Berdasarkan data pasar, Dogecoin (DOGE) diperdagangkan di kisaran US$0,1227, turun sekitar 75% dari level tertinggi tahun ini. Penurunan tajam tersebut menyebabkan hilangnya valuasi pasar hingga miliaran dolar AS.

Tekanan Terhadap Dogecoin

Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Minggu, 28 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Minggu, 28 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca juga: Dogecoin Tersungkur di US$0,12, Analis Prediksi Gerak Ekstrem 15%

Dilaporkan Crypto News, tekanan terhadap DOGE terjadi di tengah tanda-tanda melemahnya permintaan. Data SoSoValue menunjukkan bahwa ETF Dogecoin milik Grayscale dan Bitwise tidak mencatat arus masuk dana (inflow) sejak 11 Desember. Secara keseluruhan, kedua ETF tersebut hanya membukukan inflow sekitar US$2 juta dengan total aset bersih sekitar US$5 juta, menandakan minat investor institusional yang semakin terbatas.

Selain itu, open interest futures Dogecoin tercatat turun ke kisaran US$1,4 miliar, jauh dari level tertinggi tahun ini yang sempat melampaui US$6 miliar. Penurunan open interest umumnya mencerminkan berkurangnya partisipasi investor dan minimnya posisi baru di pasar derivatif.

Dari sisi teknikal, tekanan jual dinilai masih dominan. Grafik tiga hari menunjukkan bahwa harga Dogecoin berada dalam tren turun yang kuat dan membentuk sejumlah pola bearish. Salah satunya adalah death cross, yakni persilangan antara exponential moving average (EMA) 50 hari dan 200 hari yang terjadi pada 9 Desember. Pola ini kerap dianggap sebagai sinyal lanjutan pelemahan harga.

Analisis Teknikal DOGE

Dogecoin juga membentuk pola head and shoulders, yang sering dipandang sebagai sinyal pembalikan bearish. Pola tersebut menunjukkan level “kepala” di area US$0,4855, dengan bahu kiri di US$0,2285 dan bahu kanan di sekitar US$0,30. Harga saat ini telah menembus garis leher (neckline), yang mengonfirmasi potensi penurunan lanjutan.

Indikator teknikal lain seperti Relative Strength Index (RSI) dan MACD juga masih bergerak menurun. Kondisi ini membuka peluang bagi harga DOGE untuk menguji support berikutnya di US$0,080, yang merupakan level terendah pada Agustus tahun lalu, atau sekitar 35% lebih rendah dari harga saat ini.

Meski demikian, analis mencatat bahwa skenario bearish dapat gugur apabila harga Dogecoin mampu bergerak naik dan menembus level psikologis US$0,15. Selama hal tersebut belum terjadi, tekanan terhadap Dogecoin diperkirakan masih akan berlanjut.

Baca juga: Dogecoin Tertekan Jelang Akhir Tahun, Harga Terjebak di $0,12


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Dogecoin Tersungkur di US$0,12, Analis Prediksi Gerak Ekstrem 15%

Dogecoin (DOGE) kembali berada di bawah tekanan setelah pasar kripto mengalami koreksi terbaru. Memasuki pekan terakhir tahun ini, sejumlah analis memperingatkan investor untuk bersikap lebih waspada karena pergerakan harga DOGE masih menunjukkan sinyal negatif dalam jangka pendek.

Pada Jumat (27/12), Dogecoin mencatat penurunan intraday sekitar 4,2% dan sempat menyentuh area US$0,126 di tengah volatilitas pasar yang masih tinggi. Secara keseluruhan, DOGE telah terkoreksi lebih dari 50% dari puncak harga awal Oktober dan kehilangan beberapa level support penting dalam dua bulan terakhir.

Level Penting Dogecoin

Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Sabtu, 27 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Sabtu, 27 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca juga: Dogecoin Disinyalir Masuk Fase Akumulasi, Level US$0,15 Jadi Kunci

Setelah gagal mempertahankan level US$0,135 hampir dua pekan lalu, harga Dogecoin bergerak sideways di rentang US$0,120–US$0,135. Hingga kini, DOGE belum mampu menembus batas atas rentang tersebut, meski beberapa kali mencoba. Saat ini, DOGE berupaya bertahan di zona support krusial US$0,120 untuk mencegah penurunan lebih lanjut.

Analis dari More Crypto Online menyebut Dogecoin masih berada dalam kondisi “falling knife” atau tren turun yang belum selesai. Menurutnya, belum ada bukti kuat bahwa koreksi telah mencapai titik dasar. Ia memperkirakan potensi penurunan hingga 20% menuju area support berikutnya di US$0,096 bahkan US$0,08. Ia juga menekankan bahwa kehati-hatian tetap diperlukan sampai muncul struktur kenaikan harga yang lebih jelas.

Dilaporkan Trading View, pandangan serupa disampaikan analis Crypto Jobs yang menilai DOGE belum menunjukkan struktur pembalikan bullish. Volume beli yang lemah serta momentum bearish membuat peluang pemulihan masih terbatas. Selama harga Dogecoin berada di bawah area US$0,14–US$0,15, kendali pasar dinilai masih berada di tangan penjual. Ia menilai skenario penurunan ke kisaran US$0,100–US$0,095 masih realistis, meskipun pergerakan naik jangka pendek tetap mungkin terjadi sebelum penurunan lanjutan.

Sisi Lain DOGE

Di sisi lain, analis BitGuru memiliki pandangan lebih optimistis. Ia menilai koreksi mendalam Dogecoin telah selesai dan harga saat ini berada di zona permintaan utama US$0,120–US$0,130. Jika DOGE mampu merebut kembali level harga akhir November, potensi reli menuju resistance US$0,18 dinilai terbuka. Namun, kegagalan bertahan di area saat ini dapat memperpanjang fase konsolidasi.

Sementara itu, Trader Tardigrade menyoroti aspek teknikal lain, yakni terbentuknya pola symmetrical triangle baru pada grafik H4. Menurutnya, pola ini berpotensi menghasilkan pergerakan harga sekitar 15% ke arah bullish maupun bearish. Namun, penurunan harga pada Jumat membuat DOGE menembus batas bawah pola di sekitar US$0,123, sehingga membuka peluang pelemahan lanjutan menuju area US$0,10–US$0,11 jika tidak segera terjadi rebound.

Hingga artikel ini ditulis, Dogecoin diperdagangkan di kisaran US$0,122, turun sekitar 7,3% dalam sepekan terakhir. Kondisi ini membuat investor dan trader disarankan untuk mencermati pergerakan harga dengan lebih hati-hati menjelang pergantian tahun.

Baca juga: Dogecoin Tertekan Jelang Akhir Tahun, Harga Terjebak di $0,12


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Dogecoin Disinyalir Masuk Fase Akumulasi, Level US$0,15 Jadi Kunci

Dogecoin (DOGE) kembali menjadi sorotan setelah seorang analis kripto menilai pergerakan harganya saat ini mengulang pola akumulasi besar seperti yang terjadi pada 2020, sebelum reli tajam pada 2021.

Analis kripto Cryptollica (@Cryptollica di X) dalam analisis mingguan di TradingView pada 23 Desember 2025 menyebut grafik Dogecoin sedang membentuk rounded base atau dasar membulat, dengan volatilitas yang menurun dan momentum yang dianggap “di-reset”. Kondisi ini ia sebut sebagai fase “calm before the storm”.

Dalam analisis berjudul “DOGE: The Cycle Repeats (1W Timeframe)”, Cryptollica menyatakan struktur harga Dogecoin saat ini merupakan fractal setup yang “tekstual”, mengacu pada empat titik struktur historis dalam siklus jangka panjang DOGE. Menurutnya, pasar kini berada di “Point 4”, yang dinilai mirip dengan fase akumulasi sebelum bull run sebelumnya.

Volatilitas Dogecoin

Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Jumat, 26 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Jumat, 26 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca juga: Dogecoin 2025: Sempat Tembus US$58 Miliar, Kini Harga Anjlok 65%

Dilaporkan Trading View, Cryptollica menjelaskan bahwa Zona 1 dan Zona 2 pada siklus terdahulu merupakan fase “kebosanan”, di mana volatilitas rendah dan harga bergerak mendatar, namun justru menjadi periode akumulasi. Zona 2 bahkan disebut sebagai landasan awal reli parabolik Dogecoin pada 2021. Kondisi saat ini, yang ia sebut sebagai Zona 4, diklaim menunjukkan pola serupa dengan pembentukan dasar harga yang kuat.

Selain struktur harga, indikator Relative Strength Index (RSI) juga menjadi dasar argumen. Cryptollica menyoroti level RSI mingguan di sekitar 32 yang menurutnya berulang kali menjadi “lantai historis”. Ia menyatakan bahwa setiap kali RSI mingguan DOGE menyentuh area tersebut pada siklus sebelumnya, hal itu menandai titik dasar makro. Saat ini, RSI dinilai kembali berada di area tersebut, yang diinterpretasikan sebagai tanda kelelahan penjual.

Meski demikian, tidak semua pihak sepenuhnya sepakat. Pengguna TradingView lain, ZarinSyed, memberikan catatan kehati-hatian. Ia menilai analisis fraktal memang menarik, namun tidak bersifat deterministik. Menurutnya, kondisi makro dan arus likuiditas dapat mengubah hasil yang diharapkan.

Pergerakan Dogecoin

ZarinSyed menyebut konfirmasi bullish baru akan lebih valid jika Dogecoin mampu mencatatkan penutupan mingguan di atas kisaran US$0,15–US$0,17. Ia juga menambahkan bahwa indikator RSI idealnya perlu bergerak stabil di atas level tengah 50 untuk mengonfirmasi perubahan momentum. Tanpa itu, DOGE berisiko bergerak sideways dalam waktu lebih lama.

Selain itu, ia menyoroti perbedaan konteks pasar. Berbeda dengan 2020, pasar kripto saat ini dinilai lebih matang dengan pengaruh aliran dana institusional, termasuk produk berbasis ETF, yang dapat membuat pola berbasis ritel tidak sepenuhnya berulang.

Secara keseluruhan, klaim Cryptollica menempatkan Dogecoin pada fase akumulasi dengan keyakinan tinggi dalam kerangka waktu mingguan. Namun, sejumlah pelaku pasar menilai konfirmasi lanjutan tetap diperlukan sebelum menyimpulkan bahwa DOGE benar-benar siap mengulang reli besar seperti siklus sebelumnya.

Baca juga: Dogecoin Tertekan Jelang Akhir Tahun, Harga Terjebak di $0,12


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Dogecoin 2025: Sempat Tembus US$58 Miliar, Kini Harga Anjlok 65%

Dogecoin menjalani tahun 2025 dengan perjalanan yang tidak biasa. Kripto yang awalnya dikenal sebagai meme coin ini justru terseret ke pusaran politik Amerika Serikat sekaligus mendapat perhatian besar dari kalangan korporasi dan institusi keuangan. Namun, di tengah sorotan tersebut, Dogecoin gagal mencetak rekor harga baru dan menutup tahun dengan kinerja negatif, turun sekitar 65% dalam 12 bulan terakhir per pertengahan Desember 2025.

Kontroversi Dogecoin bermula dari pembentukan Department of Government Efficiency (DOGE), sebuah lembaga pemerintah Amerika Serikat yang diposisikan di bawah kepemimpinan Elon Musk pada akhir 2024. Lembaga ini bertujuan memangkas pengeluaran pemerintah, namun sejak awal berdirinya sudah dibayangi masalah hukum.

Perjalanan Dogecoin

Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Kamis, 25 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Kamis, 25 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

Dilaporkan Decrypt, tak lama setelah pelantikan Presiden Donald Trump, DOGE digugat oleh firma hukum National Security Counselors yang menuding lembaga tersebut beroperasi secara ilegal sebagai komite penasihat federal. Situasi memanas ketika logo Dogecoin sempat muncul di situs resmi Department of Government Efficiency, yang langsung memicu lonjakan harga DOGE sekitar 14% dengan kapitalisasi pasar mencapai US$58 miliar. Meski demikian, euforia tersebut tak bertahan lama setelah logo dihapus dan kebijakan kontroversial lembaga itu menuai kritik luas.

Seiring berjalannya waktu, Department of Government Efficiency semakin kehilangan sorotan publik. Lembaga ini sempat disorot karena salah memangkas ribuan tenaga kesehatan, mendorong pemotongan bantuan luar negeri, serta diduga melebih-lebihkan klaim efisiensi anggaran. Di tengah polemik tersebut, Dogecoin ikut terbawa citra politis, meski pengembang dan komunitas menegaskan bahwa proyek kripto ini tidak memiliki keterkaitan langsung dengan kebijakan pemerintah Amerika Serikat.

Di luar ranah politik, Dogecoin justru mengalami peningkatan adopsi dari sektor korporasi dan institusi keuangan. Sepanjang 2025, Dogecoin masuk dalam tren digital asset treasury, dengan sejumlah perusahaan publik mulai menyimpan DOGE sebagai bagian dari cadangan aset mereka.

Langkah komersial Dogecoin

Dogecoin Foundation juga membentuk House of Doge sebagai entitas komersial untuk mendorong adopsi, termasuk melalui kemitraan bisnis dan branding global. Beberapa ETF Dogecoin akhirnya meluncur di Amerika Serikat, sementara perusahaan treasury seperti CleanCore Solutions mengklaim diri sebagai pemegang DOGE resmi dengan kepemilikan ratusan juta token.

Langkah komersial Dogecoin semakin agresif ketika House of Doge melantai di Nasdaq melalui skema reverse takeover dan mengakuisisi saham mayoritas klub sepak bola Italia, U.S. Triestina Calcio 1918. Branding Dogecoin pun dipasang di jersey dan stadion klub tersebut. Meski berbagai langkah ini dinilai positif secara jangka panjang, harga Dogecoin justru terus melemah dan menjadi satu-satunya aset kripto papan atas yang gagal mencetak all-time high baru dalam siklus bull market terbaru.

Kondisi ini membuat fokus komunitas Dogecoin mulai bergeser. Alih-alih mengejar lonjakan harga berbasis spekulasi, para pengembang menekankan pentingnya utilitas dan penggunaan nyata Dogecoin sebagai alat transaksi. Mereka menilai tahun 2025 sebagai fase transisi, dengan harapan Dogecoin dapat menunjukkan pertumbuhan yang lebih berkelanjutan pada 2026 melalui peningkatan fungsi dan adopsi riil di dunia nyata.

Baca juga: Dogecoin Tertekan Jelang Akhir Tahun, Harga Terjebak di $0,12


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Dogecoin Tertekan Jelang Akhir Tahun, Harga Terjebak di $0,12

Dogecoin (DOGE) mengakhiri Desember dalam kondisi melemah secara perlahan, dengan harga bergerak di sekitar level $0,127 pada Rabu.

Pergerakan ini mencerminkan tekanan distribusi yang berkelanjutan, bukan aksi jual panik, setelah DOGE gagal pulih pasca breakdown yang terjadi pada musim gugur lalu. Harga kini berada di dekat batas bawah rentang pergerakan beberapa bulan terakhir, menandakan melemahnya keyakinan pasar terhadap kelanjutan tren naik.

Pergerakan harga Dar Dogecoin (DOGE/USDT) pada Rabu, 24 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Dar Dogecoin (DOGE/USDT) pada Rabu, 24 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

Secara teknikal, struktur tren Dogecoin masih berada dalam fase bearish. Harga bergerak di bawah seluruh exponential moving average (EMA) utama, mulai dari EMA 20, 50, 100, hingga 200 hari, yang semuanya kini mengarah ke bawah.

DIlaporkan Traders Union, EMA 20 di sekitar $0,135 dan EMA 50 di area $0,15 secara konsisten menahan setiap upaya rebound sepanjang November dan Desember. Indikator momentum seperti RSI harian juga bertahan di kisaran akhir 30-an, level yang umum terjadi pada tren turun berkepanjangan tanpa sinyal kelelahan jual.

Baca juga: Dogecoin Bangkit Lagi? Pola Langka Muncul, Analis Bidik Harga $1,10

Tekanan Jual Dogecoin

Tekanan jual juga terlihat pada timeframe intraday. Pada grafik 30 menit, DOGE masih mencetak lower high dan lower low secara konsisten, dengan setiap kenaikan harga cenderung dijual kembali di area $0,13 hingga $0,131. Area $0,125–$0,127 kini menjadi support terdekat yang terus diuji. Jika level ini jebol, harga berpotensi mengarah ke $0,12, bahkan hingga zona psikologis $0,10 yang sebelumnya menjadi area permintaan historis.

Dari sisi data aliran dana, Dogecoin mencatat arus keluar spot yang konsisten dalam beberapa pekan terakhir, termasuk menjelang 24 Desember. Kondisi ini mengindikasikan proses distribusi, di mana koin berpindah ke bursa, alih-alih akumulasi. Sementara itu, pasar derivatif menunjukkan penurunan open interest seiring turunnya harga, menandakan berkurangnya partisipasi spekulatif, meski rasio long masih mendominasi dan likuidasi lebih banyak menimpa posisi beli.

Secara keseluruhan, pergerakan Dogecoin saat ini lebih mencerminkan fase koreksi lanjutan daripada awal pemulihan. Tanpa keberhasilan menembus dan bertahan di atas area $0,135 hingga $0,15 dengan volume yang menguat, struktur teknikal masih membuka peluang konsolidasi berkepanjangan atau penurunan bertahap menuju awal tahun depan.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

DOGE di $0,13 Siap Breakout? Target $0,14–$0,16 Mulai Dipantau Trader

Harga Dogecoin (DOGE) menunjukkan tanda-tanda potensi penembusan pada perdagangan Selasa (23/12), seiring terbentuknya pola teknikal falling wedge yang secara historis kerap menjadi sinyal pembalikan arah ke atas. Pada saat yang sama, data on-chain dan derivatif mengindikasikan sentimen pasar yang kian membaik.

Dogecoin diperdagangkan di kisaran USD 0,13 dan mendekati garis tren atas dari pola falling wedge yang telah terbentuk sejak pertengahan Oktober. Pola ini umumnya dianggap sebagai sinyal bullish jika harga berhasil menembus ke atas, membuka peluang kenaikan lanjutan.

Data On-chain Dogecoin

Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Selasa, 23 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Selasa, 23 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

Dari sisi on-chain, data CryptoQuant menunjukkan adanya pesanan whale berukuran besar baik di pasar spot maupun futures. Kondisi pasar juga dinilai lebih “dingin” dengan dominasi beli yang meningkat, mencerminkan potensi akumulasi oleh pelaku pasar besar.

Sementara itu, data derivatif turut memperkuat prospek positif. Rasio long-to-short Dogecoin berdasarkan data Coinglass tercatat di level 1,02 pada hari Selasa, mendekati level tertinggi bulanan. Rasio di atas angka satu menandakan lebih banyak trader yang bertaruh pada kenaikan harga DOGE dibandingkan penurunan.

Dilaporkan FxStreet, indikator tingkat pendanaan (funding rate) juga berbalik positif. Menurut data OI-Weighted Funding Rate Coinglass, tingkat pendanaan DOGE berada di level 0,0045% pada hari Selasa. Kondisi ini menunjukkan posisi long membayar posisi short, yang secara historis sering diikuti oleh reli harga Dogecoin.

Baca juga: Dogecoin Bangkit Lagi? Pola Langka Muncul, Analis Bidik Harga $1,10

Analisis Trknikal DOGE

Dari sisi teknikal, Relative Strength Index (RSI) pada grafik harian berada di level 43 dan bergerak naik menuju area netral 50, mengindikasikan tekanan bearish mulai mereda. Selain itu, indikator Moving Average Convergence Divergence (MACD) telah mencatat bullish crossover sejak Sabtu, menandakan potensi tren naik dalam waktu dekat.

Apabila DOGE berhasil menembus pola falling wedge, harga berpotensi melanjutkan penguatan menuju resistance harian di USD 0,14. Penutupan harga yang solid di atas level tersebut dapat membuka jalan menuju level retracement Fibonacci 38,2% di sekitar USD 0,16.

Namun demikian, risiko koreksi tetap ada. Jika gagal mempertahankan momentum, Dogecoin berpotensi kembali melemah menuju area support mingguan di USD 0,11.

Dengan kombinasi sinyal teknikal, on-chain, dan derivatif yang semakin sejalan, pelaku pasar kini mencermati apakah Dogecoin mampu mengonfirmasi penembusan dan memulai fase reli baru dalam waktu dekat.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

DOGE Terancam Ambruk 25%! Harga Bisa Terseret ke US$0,10

Dogecoin (DOGE) menunjukkan sinyal pelemahan signifikan setelah menembus level support jangka panjang yang selama berbulan-bulan mampu menahan tekanan jual. Kondisi ini memicu kekhawatiran analis pasar terhadap potensi penurunan harga yang lebih dalam, bahkan hingga 25 persen dari level saat ini.

Pada perdagangan terbaru, DOGE bergerak di kisaran US$0,13. Namun, volatilitas masih tinggi dengan beberapa kali upaya reli yang gagal menembus level harga lebih tinggi. Tekanan jual yang berlanjut membuat posisi Dogecoin berada di zona rawan, terlebih di tengah sentimen pasar kripto global yang masih lemah dan minat risiko investor yang menurun.

Support Jangka Panjang Resmi Patah

Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Minggu, 21 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Senin, 22 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

Perkembangan terpenting datang dari jebolnya area support kuat di rentang US$0,136 hingga US$0,145. Sepanjang tahun, zona ini berfungsi sebagai lantai harga yang menahan penurunan dan memicu pantulan harga. Ketika area tersebut ditembus, struktur pasar DOGE berubah menjadi bearish.

Support lama kini berpotensi menjadi resistance baru. Setiap kenaikan harga jangka pendek menuju area tersebut cenderung direspons dengan aksi jual, terutama dari trader yang ingin keluar dari posisi lama mereka. Hal ini memperkuat sinyal bahwa tren turun masih mendominasi.

Mengapa Penurunan 25% Jadi Sorotan

Dari harga sekitar US$0,13, penurunan 25 persen akan membawa DOGE ke area US$0,10. Level ini dinilai penting secara teknikal maupun psikologis. Sejumlah indikator teknikal, termasuk posisi harga yang berada di bawah rata-rata pergerakan utama (moving average), menunjukkan dominasi penjual.

Volume perdagangan yang meningkat saat sesi penurunan harga juga mengindikasikan kuatnya sentimen bearish. Kondisi ini membuat target US$0,10 semakin sering dibahas oleh analis sebagai potensi tujuan koreksi berikutnya.

Baca juga: Dogecoin Bangkit Lagi? Pola Langka Muncul, Analis Bidik Harga $1,10

Tekanan dari Pasar Kripto Secara Umum

Dilaporkan Analytic Insight, pergerakan Dogecoin tidak terlepas dari kondisi pasar kripto secara keseluruhan. Pelemahan Bitcoin dan Ethereum dalam beberapa waktu terakhir turut memberi tekanan tambahan pada aset yang lebih volatil seperti DOGE.

Menurunnya likuiditas pasar membuat pergerakan harga menjadi lebih ekstrem. Dalam situasi seperti ini, tekanan jual dalam jumlah relatif kecil dapat memicu penurunan tajam, sehingga risiko DOGE turun lebih dalam sebelum upaya pemulihan meningkat.

Minat Terhadap Meme Coin Mulai Menyusut

Sentimen terhadap meme coin juga mengalami penurunan dibandingkan siklus sebelumnya. Meski Dogecoin masih memiliki basis komunitas yang kuat dan dikenal luas, aktivitas spekulatif terlihat berkurang. Respons harga terhadap berita atau tren media sosial juga dinilai tidak lagi sekuat sebelumnya.

Hal ini menunjukkan minimnya katalis positif yang cukup kuat untuk melawan tren bearish yang sedang berlangsung.

Proyeksi Harga Dogecoin

Dalam jangka pendek, area resistance DOGE berada di kisaran US$0,136 hingga US$0,145. Selama harga masih bergerak di bawah zona tersebut, risiko penurunan tetap tinggi. Penutupan harga yang kuat di atas area resistance ini diperlukan untuk meredam tekanan bearish.

Sementara itu, area support terdekat berada di rentang US$0,115 hingga US$0,105. Jika tekanan jual meningkat, level US$0,10 akan menjadi fokus utama pasar. Level ini berpotensi menahan penurunan sementara, namun jika ditembus, DOGE berisiko melanjutkan tren turun.

Analis menilai pemulihan signifikan pada pasar kripto, terutama jika didorong oleh kenaikan Bitcoin, dapat membantu memperbaiki sentimen dan menopang harga Dogecoin. Namun, hingga DOGE berhasil merebut kembali support yang hilang, setiap upaya penguatan diperkirakan masih akan menghadapi tekanan jual.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.





Sumber : news.tokocrypto.com

Dogecoin Bangkit Lagi? Pola Langka Muncul, Analis Bidik Harga $1,10

Dogecoin (DOGE) menunjukkan tanda-tanda awal pemulihan setelah mengalami tekanan jual signifikan dalam beberapa sesi perdagangan terakhir. Meski sempat terpuruk akibat aksi jual agresif dan likuidasi besar-besaran investor jangka pendek, pergerakan harga terbaru mengindikasikan kondisi pasar mulai stabil.

Pada saat penulisan, DOGE diperdagangkan di kisaran US$0,132, mencatatkan kenaikan sekitar 1,9% dalam 24 jam terakhir, menurut data CoinMarketCap.

Dilaporkan Coinpaper, sejumlah analis teknikal mencermati bahwa momentum bearish Dogecoin mulai melemah. Beberapa sinyal teknikal penting muncul di berbagai kerangka waktu, memunculkan spekulasi bahwa DOGE berpotensi membentuk pola bullish yang terakhir kali terlihat pada 2021.

Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Minggu, 21 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Minggu, 21 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

Support Kunci Bertahan, Struktur Harga Mulai Berubah

Analis kripto Tony mencatat bahwa DOGE sebelumnya mengalami aksi jual tajam dari level US$0,1360, sebelum turun hingga di bawah US$0,1240. Penurunan tersebut diduga sebagai liquidity sweep karena diikuti oleh pemulihan yang relatif cepat.

Sejak menyentuh level terendah tersebut, harga DOGE membentuk pola higher low di sekitar US$0,1260. Meski kenaikannya belum eksplosif, pola ini menunjukkan adanya minat beli pada level harga yang semakin tinggi, sebuah perubahan signifikan dibandingkan struktur tren turun sebelumnya.

Zona US$0,1280–US$0,1300 kini menjadi area krusial. Jika DOGE mampu merebut kembali area ini, struktur pasar jangka pendek berpotensi berbalik menjadi bullish, dengan target lanjutan di US$0,1350 hingga US$0,1400. Sebaliknya, kegagalan menembus zona tersebut dapat mendorong harga kembali ke area support US$0,1200.

Baca juga: Dogecoin Tertekan! Harga Terancam Ambles ke $0,115, Sinyal Bearish?

Divergensi Bullish Perkuat Peluang Reversal

Analis lain, Trader Tardigrade, mengidentifikasi adanya bullish divergence pada indikator Relative Strength Index (RSI) 4 jam. Saat harga DOGE terus menurun dari atas US$0,1400, RSI justru membentuk higher low. Pola ini kerap muncul menjelang pembalikan arah harga setelah tren turun yang panjang.

Dari sisi volume, tekanan jual dinilai mulai melemah. Gelombang penjualan masih terjadi, namun dengan intensitas yang lebih kecil dibandingkan sebelumnya. Kondisi ini mengindikasikan tekanan distribusi mulai mereda.

Secara teknikal, penembusan di atas swing high US$0,1320 dapat menjadi konfirmasi awal perubahan momentum. Jika level ini berhasil dilewati, DOGE berpeluang melaju cepat menuju area US$0,1450–US$0,1500. Namun, jika harga justru jatuh di bawah level terendah divergensi, skenario bullish akan gugur dan membuka risiko penurunan ke sekitar US$0,1180.

Sejumlah analis bahkan menyoroti kemunculan pola teknikal jangka panjang yang menyerupai struktur bullish besar seperti pada 2021—periode ketika Dogecoin mencatat reli masif. Meski target US$1,10 masih bersifat spekulatif, sinyal teknikal terbaru membuat pasar mulai kembali melirik potensi kebangkitan koin meme tersebut.


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

DOGE Pernah $0,3068, Kini $0,1300: Apakah Bisa Balik?

Dogecoin (DOGE) mencatatkan penguatan lebih dari 6% pada perdagangan Jumat (19/12/2025), meskipun pasar derivatif menunjukkan pelemahan. Kenaikan ini membuat DOGE diperdagangkan di atas level USD 0,1300, seiring membaiknya sentimen pasar kripto secara keseluruhan.

Penguatan Dogecoin terjadi setelah rilis data Indeks Harga Konsumen (IHK) Amerika Serikat. Data dari Biro Statistik Tenaga Kerja (BLS) menunjukkan inflasi tahunan AS pada November naik 2,7%, lebih rendah dari perkiraan analis sebesar 3,1%. Sementara itu, IHK inti tercatat meningkat 2,6%, juga di bawah ekspektasi pasar di level 3%. Data ini mendorong minat investor terhadap aset berisiko, termasuk cryptocurrency.

Pemulihan Dogecoin

Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Sabtu, 20 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.
Pergerakan harga Dogecoin (DOGE/USDT) pada Sabtu, 20 Desember 2025. Sumber: Tokocrypto.

Baca juga: Dogecoin Tertekan! Harga Terancam Ambles ke $0,115, Sinyal Bearish?

Meski demikian, pemulihan Dogecoin dinilai masih rapuh. Pasar derivatif DOGE menunjukkan penurunan signifikan, dengan Open Interest (OI) futures anjlok sekitar 71% sejak kecelakaan kilat pada 10 Oktober. Pada Jumat, OI tercatat sekitar USD 1,21–1,27 miliar, turun tajam dari puncaknya di kisaran USD 4,4 miliar. Padahal, pada pertengahan September, OI sempat menyentuh level USD 6 miliar, seiring lonjakan harga DOGE dari USD 0,1298 pada April ke USD 0,3068.

Penurunan OI ini mengindikasikan melemahnya partisipasi trader ritel, yang sebelumnya menjadi pendorong utama reli Dogecoin. Kondisi tersebut berpotensi membatasi kemampuan DOGE untuk mempertahankan tren pemulihan menjelang akhir tahun.

Dari sisi institusional, minat terhadap ETF Dogecoin spot juga terpantau lesu. Data SoSoValue menunjukkan tidak ada arus masuk baru ke ETF DOGE sejak 10 Desember, ketika tercatat inflow sebesar USD 172.000. Hingga kini, arus masuk bersih kumulatif berada di angka USD 205 juta, dengan total aset bersih sekitar USD 4,96 juta. Di AS sendiri, telah disetujui dua ETF Dogecoin spot, yakni GDOG milik Grayscale dan BWOW dari Bitwise.

Analisis Teknikal

Secara teknikal, Dogecoin masih menghadapi tekanan bearish. Harga saat ini bergerak di bawah Exponential Moving Average (EMA) 50-hari, 100-hari, dan 200-hari yang semuanya menurun. Indikator MACD pada grafik harian masih berada di area negatif, meski Relative Strength Index (RSI) naik ke level 38, menandakan tekanan jual mulai mereda.

Jika DOGE mampu menembus EMA 50-hari, peluang penguatan lanjutan menuju area EMA 100-hari dan 200-hari terbuka. Namun, garis tren turun dari level USD 0,3063 masih menjadi penghalang, dengan resistance terdekat di USD 0,1561. Sebaliknya, penutupan harian di bawah support USD 0,1205 berpotensi mempercepat penurunan menuju level terendah Oktober di USD 0,0931.

Baca juga: Lonjakan Dogecoin Picu Harapan Reli Wyckoff Bullish


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com

Meme Coin Kembali Viral, Sinyal Pasar Kripto Masuk Fase Spekulasi?

Meme coin kembali menjadi sorotan di pasar kripto seiring meningkatnya perhatian investor terhadap aset digital berbasis komunitas ini. Berbeda dengan banyak proyek kripto lain yang mengandalkan teknologi atau utilitas tertentu, pergerakan harga meme coin lebih banyak dipengaruhi oleh sentimen komunitas dan penyebaran di media sosial.

Dilaporkan Crypto Quant, fenomena ini menciptakan pola siklus perhatian (attention cycle) yang sering terlihat dalam pasar kripto, di mana popularitas meme coin dapat melonjak dengan cepat sebelum kembali mereda.

Meme Coin Didorong Sentimen Komunitas

Meme coin adalah jenis cryptocurrency yang biasanya lahir dari meme internet, tren online, atau narasi viral di komunitas digital. Permintaan terhadap aset ini sering kali dipicu oleh popularitas di media sosial dan pertumbuhan komunitas, bukan oleh nilai fundamental dari produk atau teknologi.

Akibatnya, harga meme coin sangat sensitif terhadap perubahan sentimen pasar. Ketika minat publik meningkat, harga dapat melonjak tajam dalam waktu singkat.

Namun ketika perhatian publik menurun, harga juga dapat terkoreksi dengan cepat, menciptakan pola siklus yang berulang.

Kapitalisasi Pasar Meme Coin

Data pasar menunjukkan bahwa sektor meme coin memiliki kapitalisasi sekitar US$31 miliar pada Maret 2026. Meski hanya mewakili sebagian kecil dari keseluruhan pasar kripto, sektor ini sempat mengalami pertumbuhan sangat cepat selama periode spekulasi tinggi.

Pada akhir 2024, kapitalisasi pasar meme coin bahkan pernah melampaui US$150 miliar sebelum kembali turun ketika kondisi pasar mulai mendingin.

Lonjakan dan penurunan tersebut menunjukkan bagaimana sektor meme coin sangat dipengaruhi oleh siklus minat investor.

Baca juga: Bukan Meme Coin, 3 Altcoin Generative AI Ini Justru Paling Bersinar

Aktivitas On-Chain Ikuti Siklus Perhatian

Data on-chain juga memperlihatkan pola yang serupa. Volume perdagangan meme coin sering meningkat tajam pada tahap akhir kenaikan harga yang signifikan.

Lonjakan volume ini biasanya mencerminkan meningkatnya minat publik serta fenomena fear of missing out (FOMO) di kalangan investor.

Dalam banyak kasus, kenaikan harga itu sendiri dapat memicu permintaan tambahan karena semakin banyak investor yang tertarik untuk ikut berpartisipasi di pasar.

Menurut Tim Research Tokocrypto, secara onchain, pola ini penting karena meme coin sering menjadi barometer psikologi pasar retail: Ketika volume spot dan perhatian sosial melonjak, appetite risiko biasanya ikut memanas.

“Namun gambar juga menekankan bahwa lonjakan perhatian tidak identik dengan keberlanjutan, jadi fase overhype di meme coin lebih tepat dibaca sebagai indikator spekulasi ekstrem ketimbang fondasi pertumbuhan jangka panjang,” ungkapnya.

Indikator Psikologi Pasar Kripto

Karena sifatnya yang sangat dipengaruhi sentimen, meme coin sering dianggap sebagai indikator psikologi investor dalam pasar kripto.

Lonjakan aktivitas perdagangan dan interaksi di media sosial sering menandakan meningkatnya selera risiko di kalangan pelaku pasar.

Sebaliknya, ketika aktivitas tersebut menurun, pasar biasanya memasuki fase yang lebih berhati-hati.

Risiko di Balik Popularitas Meme Coin

Meski dapat memberikan peluang bagi sebagian investor, popularitas meme coin juga membawa sejumlah risiko.

Narasi viral dan momentum komunitas yang kuat tidak selalu mencerminkan keberlanjutan jangka panjang sebuah proyek.

Dalam periode hype yang tinggi, investor disarankan untuk tetap berhati-hati serta memeriksa informasi terkait proyek, struktur token, dan likuiditas sebelum mengambil keputusan investasi.

Baca juga: 3 Altcoin Binance Alpha Airdrops Ini Meledak Berdasarkan Market Cap


Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!

DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli

Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.



Sumber : news.tokocrypto.com