Tag Archives: tokocrypto

AMA Tokocrypto x VELO: Mengungkap Potensi VeloOrbit

Tokocrypto mengadakan sesi Ask Me Anything (AMA) di akun Telegram resminya bersama Pat Arunanondchai, Chief Operating Officer VELO pada Kamis, 14 Maret 2024. AMA ini berfokus pada peluncuran VeloOrbit, sebuah produk yang disebut sebagai “Visa kripto” berikutnya, menandai langkah signifikan dalam misi Velo Protocol untuk meredefinisi aksesibilitas dan inklusi keuangan melalui teknologi blockchain.

Pat Arunanondchai memperkenalkan VeloOrbit sebagai aplikasi seluler yang mudah digunakan, menawarkan fungsi “Scan-and-Go” untuk pembayaran. Aplikasi ini menggunakan sistem kode QR umum, memungkinkan pedagang untuk menerima pembayaran aset kripto melalui kode QR yang sama dengan yang digunakan untuk mata uang fiat. Dengan mengaitkan kode QR ke dompet web3 terlebih dahulu, VELO bertujuan untuk meminimalisir perubahan perilaku pembayaran pengguna dan memudahkan pedagang menambahkan saluran pembayaran baru.

Selama sesi AMA, dijawab pertanyaan dari komunitas mengenai kemajuan signifikan yang diwakili oleh VeloOrbit dalam misi VELO, ketersediaannya untuk pengguna di Indonesia, fitur tambahan selain pemrosesan pembayaran, potensi dan peluang Velo Protocol di pasar Asia Tenggara, khususnya Indonesia, dan fokus pada proyek Mata Uang Digital Bank Sentral (CBDC).

Kenal VeloOrbit

Ilustrasi VeloOrbit Sumber: Velo Protocol
Ilustrasi VeloOrbit Sumber: Velo Protocol

Baca juga: AMA Creo Engine Ungkap Inovasi Game Blockchain yang Revolusioner

Pat Arunanondchai menekankan bahwa VeloOrbit dirancang untuk menjadikan web3 lebih mudah diakses oleh masyarakat luas, bertujuan menjadi gerbang bagi pengguna non-kripto untuk masuk ke dalam dunia web3. Dengan integrasi VeloOrbit ke dalam lanskap pembayaran saat ini, pemegang kripto dan pendatang baru dapat menggunakan aset web3 mereka untuk pembayaran kepada pedagang. Ini menandai sebuah terobosan dalam mewujudkan inklusi keuangan digital.

Di sisi regulasi, VeloOrbit akan tersedia sebagai aplikasi seluler di berbagai negara tanpa batasan spesifik negara, termasuk Indonesia. VELO bekerja sama dengan mitra lokal untuk berintegrasi dengan regulasi lokal dan jaringan pedagang, dengan fokus awal pada pasar SE Asia seperti Thailand dan Laos, sebelum ekspansi lebih lanjut ke Indonesia.

Selain pemrosesan pembayaran, VeloOrbit menawarkan fitur yang memudahkan pengguna, bertindak sebagai dompet web3 universal yang memungkinkan pengguna untuk melakukan pembayaran, berdagang di Universe, dan berinvestasi dalam komoditas tokenisasi, seperti emas.

Melihat ke depan, Tokocrypto mengantisipasi kolaborasi dan pengembangan masa depan yang akan memperkaya pengalaman pengguna dengan VeloOrbit, termasuk kemitraan dengan pemroses pembayaran yang akan membuat Orbit kompatibel dengan lebih dari 100.000 pedagang dalam jaringan.

Sesi AMA ini menandai titik penting dalam upaya bersama Tokocrypto dan VELO untuk memperluas akses dan penggunaan teknologi blockchain di Asia Tenggara, menawarkan wawasan berharga kepada komunitas tentang potensi besar VeloOrbit dalam meredefinisi lanskap keuangan digital.

Silakan ikuti Tokocrypto di Telegram untuk info tentang jadwal AMA selanjutnya.



Sumber : news.tokocrypto.com

Tokocrypto dan SUI Menggelar OBRAS: SUI Community Meetup di Jakarta

Pada 2 Maret 2024, Jakarta menjadi pusat pertemuan antara para penggiat blockchain, web3, kripto, dan proyek SUI melalui acara Obrolan Komunitas (OBRAS): SUI Community Meetup. Ini adalah hasil kolaborasi antara Tokocrypto, #ExchangeIndonesia nomor 1, dan SUI, sebuah inisiatif blockchain yang sedang berkembang pesat. Acara ini sukses menarik perhatian banyak peserta dengan minat tinggi terhadap perkembangan terbaru dalam industri blockchain.

Pembicara utama, Harrison Kim dari Developer Advocate SUI Foundation, dan Wan Iqbal, CMO Tokocrypto, memberikan presentasi yang informatif dan menarik. Harrison Kim membahas secara rinci proyek SUI, visi mereka, dan perkembangan terbaru tim SUI, sementara Wan Iqbal membawa peserta menyelami perkembangan industri kripto, terutama di Indonesia dan Asia Tenggara.

Antusiasi Peserta

Keseruan peserta OBRAS: SUI Community Meetup di Jakarta. SUmber: Tokocrypto.
Keseruan peserta OBRAS: SUI Community Meetup di Jakarta. SUmber: Tokocrypto.

Baca juga: Indonesia Crypto Outlook 2024: Membahas Terkini Industri Aset Kripto

Partisipasi yang aktif dari peserta mencerminkan tingginya minat terhadap blockchain dan teknologi terkait. Pertanyaan dan diskusi selama acara menunjukkan keinginan kuat untuk belajar dan berkontribusi pada ekosistem blockchain. Interaksi yang terjadi memperkuat komunitas blockchain di Indonesia.

OBRAS: SUI Community Meetup di Jakarta menjadi tonggak penting bagi industri blockchain di Indonesia, menyatukan pengetahuan, inovasi, dan komunitas. Kolaborasi antara Tokocrypto dan SUI membuka jalan untuk pertukaran ide dan peluang dalam ekosistem blockchain. Ini memberikan harapan dan antusiasme untuk inovasi lebih lanjut di industri ini di Indonesia dan Asia Tenggara.


Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

DISCLAIMER: Setiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi Anda. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual kripto. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi Anda.



Sumber : news.tokocrypto.com

AMA Creo Engine Ungkap Inovasi Game Blockchain yang Revolusioner

Tokocrypto menggelar acara Ask Me Anything (AMA) Part 2 yang menarik dengan dua narasumber utama, Javier Tan (CEO dan Co-Founder) dan Darrel Wijaya (CTO dan Co-Founder) dari Creo Engine pada Kamis, 29 Februari 2024. Acara ini berhasil menyoroti beberapa perkembangan penting dan visi masa depan platform tersebut.

Setelah mengulas beberapa fitur dan kolaborasi Creo Engine dengan Tokocrypto, Javier Tan dan Darrel Wijaya membagikan informasi menarik tentang perkembangan mendatang dari Creo Engine. Mereka mengumumkan beberapa proyek yang akan segera dirilis hingga akhir kuartal kedua tahun ini.

Salah satu sorotan utama adalah pengembangan game di platform Creo Engine. Mereka mengumumkan peluncuran game kedua mereka, Slime Haven, yang menjanjikan pengalaman strategi dan breeding pet yang menarik. Selain itu, ada juga game fighting yang akan memasuki ranah e-sport, di mana berbagai karakter dari game lain akan berkolaborasi dalam pertarungan seru.

Baca juga: Tokocrypto Bersama IdeaTax Bantu Pengguna Lapor Pajak Kripto di SPT

Tak hanya itu, Creo Engine juga akan meluncurkan platform Arcade Fest, yang menawarkan lebih dari 100 game casual yang dapat dinikmati oleh semua pengguna. Platform ini akan menekankan penggunaan utilitas Creo, menawarkan pengalaman bermain yang menyenangkan sambil memberikan kesempatan untuk mendapatkan penghasilan tambahan.

Pada segmen pertanyaan dari komunitas, para narasumber memberikan jawaban yang informatif dan menginspirasi. Mereka membahas berbagai topik, termasuk perbedaan fitur-fitur baru dengan yang sudah ada sebelumnya, respons terhadap tren pasar terbaru, partisipasi pengembang game dari Indonesia, ekspansi kemitraan, dan strategi global platform.

Para narasumber juga menjawab pertanyaan langsung dari anggota daring, memberikan wawasan tentang cara memperluas partisipasi non-kripto dalam ekosistem game blockchain, nasihat bagi pengembang baru yang tertarik dengan Creo Engine, implikasi kolaborasi dengan PAAL AI bagi masa depan CreoPlay, skalabilitas Creo Coin dalam menghadapi pertumbuhan pengguna, dan konsep play-to-earn di dalam ekosistem Creo Engine.

Acara AMA ini tidak hanya memberikan wawasan mendalam tentang perkembangan terbaru Creo Engine, tetapi juga menegaskan komitmen platform untuk terus berinovasi dan memberikan nilai tambah bagi pengembang dan pengguna. Dengan fokus pada keterlibatan global dan inklusi pengguna non-kripto, Creo Engine membawa visi yang menarik untuk masa depan industri game blockchain.

Silakan ikuti Tokocrypto di Telegram untuk info tentang jadwal AMA selanjutnya.





Sumber : news.tokocrypto.com

Mengenal Blockvest: Platform Pemersatu Industri Kripto di Indonesia

Tokocrypto menggelar sesi Ask Me Anything (AMA) yang menghadirkan Isybel Harto, pendiri Blockvest, pada Senin, 26 Februari 2024, untuk membahas platform ini yang dikenal sebagai pemersatu industri kripto di Indonesia. Blockvest, sebuah platform yang menyediakan berbagai informasi seputar blockchain dan kripto, memberikan wawasan mendalam tentang lanskap industri kripto Indonesia dan upaya-upaya yang dilakukan untuk meningkatkan literasi dan adopsi kripto di negeri ini.

Latar Belakang Terbentuknya Blockvest

Blockvest hadir sebagai respons terhadap kebutuhan akan platform yang menyatukan informasi terkini seputar blockchain dan kripto di Indonesia. Dalam AMA tersebut, Isybel menjelaskan bahwa Blockvest didesain sebagai platform “all-in-one” yang menyediakan berita, acara, profil pelaku industri, proyek-proyek kripto, video tutorial, serta koneksi dengan komunitas-komunitas kripto. Keberadaan platform ini diharapkan dapat menjadi sumber informasi utama bagi para penggemar kripto di Indonesia, memungkinkan mereka untuk memahami tren terbaru dan mengikuti perkembangan industri.

Fitur-Fitur Unggulan Blockvest

Fitur-fitur yang ditawarkan oleh Blockvest tidak hanya terbatas pada informasi dan berita, tetapi juga mencakup berbagai aspek lain dari ekosistem kripto. Dalam AMA tersebut, Isybel menjelaskan bahwa Blockvest juga memfasilitasi kolaborasi antara pengguna dan pelaku industri kripto.

Misalnya, platform ini memungkinkan proyek-proyek kripto dari luar negeri untuk melakukan sesi tanya jawab (AMA) langsung dengan komunitas-komunitas kripto di Indonesia. Selain itu, Blockvest juga berupaya untuk mempermudah distribusi konten antar negara, sehingga informasi tentang proyek-proyek kripto dari berbagai belahan dunia dapat dengan mudah diakses oleh para pengguna di Indonesia.

Upaya Meningkatkan Literasi dan Adopsi Kripto

Baca juga: Velo Protocol AMA di Tokocrypto: Peluang Keuangan Web3+ di Indonesia

Salah satu tujuan utama Blockvest adalah meningkatkan literasi dan adopsi kripto di Indonesia. Dalam AMA tersebut, Isybel Harto menyoroti pentingnya melibatkan lebih banyak pengembang (developers) dalam ekosistem kripto. Saat ini, mayoritas pelaku industri kripto di Indonesia masih berperan sebagai trader atau pengejar hadiah airdrop, sementara pengembang blockchain masih merupakan kelompok minoritas.

Blockvest berusaha untuk merubah paradigma ini dengan mengadakan berbagai acara yang tidak hanya bersifat edukatif, tetapi juga menarik bagi masyarakat umum, seperti festival musik, lari, dan lain-lain.

Rencana Masa Depan

Blockvest memiliki rencana ambisius untuk terus mengembangkan platformnya dan tetap relevan di tengah persaingan industri yang semakin berkembang. Salah satu langkah yang akan diambil adalah memperluas kemitraan dengan proyek-proyek kripto lokal di Indonesia. Selain itu, mereka juga berencana untuk mengembangkan lebih banyak konten edukatif, termasuk kelas-kelas pelatihan untuk pengembang, kreator konten, trader, dan pemasar. Hal ini diharapkan dapat membantu meningkatkan literasi kripto di Indonesia dan mendorong pertumbuhan ekosistem kripto secara keseluruhan.

Dengan komitmen kuat untuk menyediakan informasi yang akurat dan relevan, serta upaya-upaya nyata untuk meningkatkan literasi dan adopsi kripto di Indonesia, Blockvest terus berperan sebagai salah satu pemain utama dalam membangun ekosistem kripto yang sehat dan berkelanjutan di Tanah Air.

Silakan ikuti Tokocrypto di Telegram untuk info tentang jadwal AMA selanjutnya.



Sumber : news.tokocrypto.com

Tokocrypto Bersama IdeaTax Bantu Pengguna Lapor Pajak Kripto di SPT

Tokocrypto bersama IdeaTax menggelar acara bertajuk “Crypto Tax Corner” di Twitter Space dan eksklusif Google Meet pada 21-22 Februari 2023. Acara ini bertujuan untuk sosialisasi mengenai pajak kripto, memberikan pemahaman kepada audiens tentang profil Tokocrypto dan IdeaTax, serta mengedukasi mengenai pajak secara umum, termasuk pajak pribadi dan pajak aset crypto.

Beragam narasumber yang hadir dalam acara “Crypto Tax Corner” di Tokocrypto, termasuk Iqbal Wan, CMO Tokocrypto, Jovita dan Cecilia Kartono dari IdeaTax, Juliana dan Sherina dari Tim Tokocrypto.

Jovita dan Cecilia Kartono dari IdeaTax memberikan penjelasan tentang pajak secara umum, termasuk jenis-jenis pajak dan kewajiban wajib pajak orang pribadi. Mereka juga memaparkan tentang konsep pajak secara umum dan pentingnya pelaporan pajak crypto di Indonesia. Tarif PPN dan PPH kripto, serta persyaratan yang dibutuhkan untuk pelaporan SPT.

Selanjutnya, dibahaslah pajak aset crypto, di mana pajak kripto telah dipotong saat transaksi, tetapi wajib pajak tetap harus melaporkan transaksi crypto pribadinya ke SPT.

Penjelasan Laporan Pajak Kripto yang Diunduh dari Website Tokocrypto

Tokocrypto hadirkan fitur Bukti Pajak kripto pengguna. Sumber: Tokocrypto.
Tokocrypto hadirkan fitur Bukti Pajak kripto pengguna. Sumber: Tokocrypto.

Baca juga: Ngabubuclass Tokocrypto: Cara Tetap Cuan di Bulan Ramadan

Juliana menjelaskan tentang fitur Pajak Kripto di website Tokocrypto, di mana pengguna dapat mengunduh laporan crypto mereka. Dia juga memaparkan perubahan yang terjadi pada tahun tersebut dan perbedaan antara Pajak Pertambahan Nilai (PPN), Pajak Penghasilan (PPh), dan Dasar Pengenaan Pajak (DPP) dalam perhitungan pajak. Untuk tata cara download bukti potong pajak transaksi kripto di Tokocrypto, bisa simak di link ini: Cara Mudah Dapat Laporan Pajak Kripto Tahunan di Tokocrypto.

Sherina memberikan panduan langkah demi langkah tentang bagaimana melaporkan pajak crypto melalui E-SPT. Dia menjelaskan proses pengisian formulir SPT dan bagaimana melaporkan aset crypto pada laporan pajak.

Sebagai penutup, Jovita memberikan langkah-langkah yang dibutuhkan untuk melaporkan pajak pribadi secara lengkap dan tepat. Pertanyaan dari audiens juga dijawab, termasuk tentang priviledge bagi anggota VIP Tokocrypto dan transparansi potongan pajak yang diterima.

Acara ini berhasil memberikan pemahaman yang lebih baik kepada audiens mengenai kewajiban pajak dalam dunia crypto. Pengenaan pajak kripto menunjukkan bahwa industri crypto semakin diakui secara resmi, namun masih diperlukan upaya untuk memastikan keberlanjutan pertumbuhan industri ini tanpa menghambat partisipasi investor. Peserta diingatkan untuk tetap mematuhi peraturan perpajakan yang berlaku dan mengambil langkah-langkah yang tepat dalam melaporkan pajak mereka.

Dengan adanya pajak kripto, dapat dilihat bahwa industri crypto semakin diakui secara resmi dan berkontribusi positif terhadap perekonomian negara, meskipun masih diperlukan upaya untuk memastikan keberlanjutan pertumbuhan industri ini tanpa menghambat partisipasi investor.


Tokocrypto bekerja sama dengan Ideatax ingin menawarkan jasa konsultasi pajak secara gratis. Apabila berminat, dapat mengisi form ini.

Penawaran ini berlaku untuk jumlah yang terbatas, mari daftar dan dapatkan sesi konsultasi pajak gratis dari Ideatax!



Sumber : news.tokocrypto.com

Velo Protocol AMA di Tokocrypto: Peluang Keuangan Web3+ di Indonesia

Pat Arunanondchai, Chief Operating Officer Velo Protocol, mengadakan sesi Ask Me Anything (AMA) di kanal Telegram Tokocrypto pada hari Kamis, 15 Februari 2024. Artikel ini merangkum sesi AMA tersebut, khususnya segment 2 dan 3 yang membahas proyek Velo Protocol, web3+, dan rencana mereka di Indonesia.

Web3+ untuk Inklusi Keuangan

Velo Protocol bertujuan membangun layanan keuangan baru di dunia web3 yang juga kompatibel dengan web2. Layanan ini meliputi platform trading, kliring digital, pembayaran universal, dan jembatan antara web2 dan web3. Pendekatan mereka berfokus pada kepatuhan regulasi dan integrasi dengan sistem keuangan tradisional untuk mendorong adopsi massal.

Kolaborasi dengan Tokocrypto

Pat melihat kolaborasi ini sebagai langkah awal ekspansi Velo di Indonesia. Mereka berharap dapat memperluas aksesibilitas token mereka dan memanfaatkan keahlian Tokocrypto untuk menavigasi regulasi lokal.

Ilustrasi Velo Labs. Sumber: Velo Labs.
Ilustrasi Velo Labs. Sumber: Velo Labs.

Baca juga: Mengenal Lebih Dekat Aset Kripto Velo (VELO)

Peluang di Indonesia

Pat menyebutkan beberapa fokus Velo di Indonesia, termasuk:

  • Menyediakan solusi pembayaran lintas batas yang terintegrasi: Mirip dengan kemitraan mereka di Laos, Velo ingin menawarkan alternatif bagi pekerja migran yang saat ini dikenakan biaya transfer tinggi oleh agen informal.
  • Menjangkau bisnis dan individu Indonesia: Produk web3 mereka sudah dapat diakses siapa saja, namun untuk solusi lintas batas yang terintegrasi, mereka membutuhkan mitra lokal yang kuat.
  • Meningkatkan kesadaran tentang web3+: Velo berencana menggelar berbagai inisiatif untuk mengedukasi masyarakat Indonesia tentang manfaat web3+.

Produk dan Fitur Terbaru

Pat juga membahas beberapa produk dan fitur terbaru dari Velo:

  • Grid Trading Bot: Sebuah bot copy trading yang akan memudahkan pengguna bertransaksi di platform Universe.
  • Orbit: Aplikasi pembayaran berbasis QR code yang baru saja mendapatkan mitra baru untuk memperluas jangkauannya.
  • Fitur tambahan Orbit: Orbit menawarkan kemudahan dan aksesibilitas bagi merchant dengan memanfaatkan QR code yang sudah populer di Asia.

Kemitraan dan Regulasi

Pat menegaskan bahwa Velo tidak memiliki lisensi sendiri, namun mereka memanfaatkan jaringan mitra yang memiliki lisensi untuk menyediakan layanan sesuai regulasi. Misalnya, untuk layanan on/off ramp, Velo bekerja sama dengan mitra berlisensi agar pengguna dapat melakukan konversi kripto ke fiat secara legal.

AMA ini memberikan gambaran tentang rencana Velo Protocol untuk membawa inovasi keuangan web3+ ke Indonesia. Kolaborasi dengan Tokocrypto dan keahlian mereka dalam navigasi regulasi lokal diharapkan dapat mempercepat adopsi solusi Velo di Indonesia.

Silakan ikuti Tokocrypto di Telegram untuk berita tentang jadwal AMA selanjutnya.



Sumber : news.tokocrypto.com

Evolusi Gaming Web3: Ringkasan AMA Tokocrypto x Creo Engine

Tokocrypto mengadakan sesi Ask Me Anything (AMA) yang menarik dengan Javier Tan, CEO dan Co-Founder, serta Darrel Wijaya, CTO dan Co-Founder Creo Engine pada hari Senin, 5 Februari 2024. AMA ini berlangsung di Telegram, memberikan wawasan mendalam tentang visi dan perkembangan terkini dari Creo Engine, sebuah ekosistem gaming berbasis Web3 dan Metaverse asal Indonesia. Berikut adalah rangkuman dari diskusi tersebut.

Perkembangan Web3 dan Metaverse di Kalangan Gamers Indonesia

Javier Tan mengungkapkan bahwa Indonesia, dikenal dengan komunitas gamer yang kuat dan aktif, masih memerlukan lebih banyak edukasi terkait Web3 dan Metaverse mengingat adopsi yang relatif lambat. Meskipun demikian, ia menyoroti perkembangan pesat jumlah pemain dari Indonesia dalam ekosistem Creo sejak pertengahan tahun 2023. Tan menekankan pentingnya menciptakan sistem yang mudah digunakan untuk memenangkan hati orang Indonesia dan berjanji untuk terus berinovasi agar Metaverse dan gaming Web3 lebih mudah diakses.

Fitur-fitur Utama di CreoDapps

Darrel Wijaya menjelaskan bahwa CreoDapps dirancang untuk memudahkan pengembang mengintegrasikan fitur Web3 ke dalam game Web2 mereka dan untuk pemain yang ingin menikmati fitur Web3 tanpa kesulitan. Fitur-fitur utamanya termasuk Token Creator, Airdrop System, NFT Builder, Pool Generator, dan IDO/INO Launchpad, semuanya bertujuan untuk memfasilitasi pengembang dan pemain dalam ekosistem Creo.

Kemudahan Bermain Game P2E

Menanggapi pertanyaan tentang biaya awal untuk bermain game P2E, Javier Tan menegaskan bahwa semua game yang dikembangkan oleh Creo Engine akan memiliki opsi Free-to-Play, memungkinkan pemain dari Indonesia dan tempat lain untuk menikmati game tanpa perlu investasi awal.

Fokus Pengembangan Creo Engine di Tahun 2024

Fokus utama Creo Engine di tahun 2024 adalah meningkatkan jumlah game partnership dalam platformnya, mencapai target 40-50 game. Mereka juga berencana untuk meningkatkan presensinya di bursa kripto terpusat dan memperkenalkan interoperabilitas antargame dalam platform mereka, termasuk pembuatan metaverse isometrik Creonia.

Tokocrypto Listing CREO.
Tokocrypto Listing CREO.

Baca juga: Memahami Masa Depan Web3: Rangkuman AMA Tokocrypto x Tezos

Kerja Sama dengan Tokocrypto

Alasan utama memilih Tokocrypto sebagai partner exchange adalah reputasinya sebagai CEX nomor satu di Indonesia dan dukungannya terhadap Creo Engine sejak awal. Kedua belah pihak berkomitmen untuk kerjasama jangka panjang, dengan tujuan meyakinkan masyarakat Indonesia tentang legitimasi dan dedikasi Creo Engine terhadap ekosistem Web3 di Indonesia.

Dalam sesi tanya jawab langsung, pembicara menjawab pertanyaan tentang kesesuaian platform untuk pemula, audit keamanan, kerjasama dengan Ultra Voucher, dukungan terhadap pengembang game, dan motivasi di balik peluncuran Creo Engine. Mereka menekankan komitmen mereka untuk menciptakan ekosistem yang aman, mudah diakses bagi pemula, dan mendukung pengembang dalam memanfaatkan teknologi Web3.

Sesi AMA ini memberikan wawasan berharga tentang kemajuan dan rencana Creo Engine, menegaskan komitmennya terhadap pengembangan ekosistem gaming Web3 yang inklusif dan berkelanjutan.

Silakan ikuti Tokocrypto di Telegram untuk berita tentang jadwal AMA selanjutnya.



Sumber : news.tokocrypto.com

Tokocrypto dan Velo Menggebrak Dunia Kripto Kasih Hadiah Rp 150 Juta!

Tokocrypto, platform perdagangan aset kripto nomor 1 di Indonesia, mengumumkan kemitraan strategis dengan Velo Labs, salah satu pemain utama di dunia kripto dan web3 asal Thailand. Kolaborasi ini menandakan babak baru bagi ekosistem kripto di Asia Tenggara, dengan memperkenalkan proyek revolusioner Velo Labs kepada basis pengguna Tokocrypto yang masif di Indonesia.

Velo Labs, platform keuangan terdesentralisasi (DeFi) terdepan, menghadirkan transfer aset tanpa batas dan penerbitan kredit digital melalui token utilitas VELO. Berbasis pada blockchain Stellar yang terkenal dengan kecepatan dan skalabilitasnya, VELO siap menggebrak industri kripto.

Integrasi VELO di platform Tokocrypto akan mempermudah akses dan mendorong adopsi kripto yang lebih luas di Indonesia dan Asia Tenggara. Token VELO telah resmi terdaftar (listing) di platform Tokocrypto dengan pasangan perdagangan USDT dan IDR (VELO/USDT & VELO/IDR). Perdagangan atau trading VELO sudah dapat dilakukan sejak 18 Januari 2024.

Lebih dari Sekadar Listing

CMO Tokocrypto, Wan Iqbal, menyatakan, “Kemitraan dengan Velo bukan sekadar langkah maju bagi Tokocrypto, tetapi lompatan besar bagi ekosistem kripto di Indonesia. Kami berkomitmen untuk menghadirkan inovasi kripto yang revolusioner dan mendorong pertumbuhan ekosistem ini. Ke depannya, kami akan terus memperkenalkan proyek-proyek kripto lokal dan global inovatif lainnya untuk mendukung perkembangan blockchain dan kripto.

Pasar kripto saat ini menunjukkan dinamika yang sangat positif, ditandai dengan sentimen optimisme yang meluas di kalangan investor. Kondisi pasar yang bullish mendorong investor untuk terus mencari peluang-peluang baru yang menjanjikan. 

Ilustrasi Velo Labs. Sumber: Velo Labs.
Ilustrasi Velo Labs. Sumber: Velo Labs.

Baca juga: Harga Token ENS Naik 13%, Pasca Kolaborasi dengan GoDaddy

Di tengah tren positif ini, muncul kesempatan emas untuk memperkenalkan solusi inovatif seperti VELO, yang diharapkan dapat memanfaatkan momentum yang sedang berlangsung untuk memberikan nilai tambah yang signifikan bagi ekosistem kripto secara keseluruhan.”

Menangkan Hadiah Rp 150 Juta di Kompetisi Trading VELO!

Dalam rangka peluncuran VELO, Tokocrypto mengadakan kompetisi trading “Tanding Trading” dengan total hadiah fantastis senilai Rp 150 juta! Syaratnya mudah, cukup menjadi pengguna Tokocrypto yang telah lolos verifikasi KYC (Know Your Customer) level 1 dan melakukan trading untuk pasangan IDR, TKO dan VELO. Extra reward untuk 100 user yang berhasil mendapatkan volume trading dan transaksi tertinggi pada pasangan VELO token. Untuk lebih lengkapnya bisa baca ketentuan dan syaratnya di sini.

VELO, token yang diterbitkan di Stellar Network, menawarkan transaksi cepat dan murah. VELO bertindak sebagai aset jembatan yang menghubungkan nilai aset tradisional dengan kredit digital 1:1 dengan mata uang fiat melalui Protokol Velo.

VELO juga berperan sebagai jaminan untuk kredit digital dan aplikasi DeFi lainnya dalam ekosistem Velo Labs. VELO menghadirkan berbagai layanan seperti pengiriman uang lintas batas, pinjaman, pembayaran, dan poin loyalitas. Didirikan oleh Velo Labs, sebuah perusahaan milik konglomerat Asia Velo Holdings Group, VELO saat ini menempati posisi #607 di CoinMarketCap dengan kapitalisasi pasar sekitar Rp 529 miliar.


Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

DISCLAIMER: Setiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi Anda. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual kripto. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi Anda.



Sumber : news.tokocrypto.com

Indonesia Crypto Outlook 2024: Membahas Terkini Industri Aset Kripto

Pada tanggal 31 Januari 2024, The Club Djakarta Theater menjadi tuan rumah acara yang sangat dinanti-nantikan, yaitu “Indonesia Crypto Outlook 2024”. Acara ini berhasil menyatukan para pemimpin industri aset kripto, regulator, dan pemangku kepentingan terkait untuk membahas perkembangan industri aset kripto di Indonesia dan memaparkan berbagai inisiasi serta langkah konkret yang telah diambil oleh berbagai pihak.

Mengungkap Potensi Aset Kripto di Indonesia

Salah satu tujuan utama acara ini adalah untuk mendapatkan pemahaman mendalam tentang perkembangan terkini industri aset kripto di Indonesia. Para peserta acara dapat melihat bagaimana regulator seperti Bappebti dan OJK berkolaborasi dengan Asosiasi dan Pelaku Industri untuk mengatur dan mengembangkan ekosistem aset kripto di negara ini.

Selain itu, acara ini juga menjadi wadah untuk mengidentifikasi potensi industri aset kripto dan teknologi blockchain di Indonesia serta tantangannya. Dalam era digital yang semakin berkembang pesat, memahami bagaimana teknologi ini mempengaruhi ekonomi Indonesia dan peluang serta tantangannya di tahun 2024 sangat penting.

Trend Global dan Pencapaian Lokal

Peserta acara juga dapat memperoleh wawasan tentang tren global dalam industri aset kripto dan bagaimana perkembangan pasar di Indonesia berkembang. Dengan pemikiran dari para pemimpin industri seperti CEO Binance, Richard Teng, CEO Tokocrypto, Yudhono Rawis, dan CMO Tokocrypto, Wan Iqbal, para peserta bisa mengetahui perspektif berbeda tentang arah industri ini.

Tidak hanya itu, acara ini juga memaparkan berbagai pencapaian Tokocrypto selama tahun 2023 dan rencana mereka untuk tahun 2024. Tokocrypto telah menjadi salah satu bursa kripto terkemuka di Indonesia, dan pengetahuan tentang pencapaiannya akan memberi pemahaman yang lebih baik tentang perkembangan industri secara keseluruhan.

Indonesia Crypto Outlook 2024
Indonesia Crypto Outlook 2024. Sumber: Tokocrypto.

Baca juga: Indonesia Crypto Outlook 2024, Inisiasi Tokocrypto untuk Industri Kripto

Peluncuran Toko Token (TKO) “White Paper 4.0”

Salah satu momen puncak dalam acara ini adalah peluncuran Toko Token (TKO) “Whitepaper 4.0” oleh Tim Transisi TKO Foundation. Ini adalah langkah yang signifikan dalam menggarap ekosistem aset kripto di Indonesia, dan whitepaper ini akan menjadi panduan untuk perkembangan lebih lanjut TKO.

Daftar Pembicara yang Luar Biasa

Indonesia Crypto Outlook 2024 menampilkan daftar pembicara yang sangat berpengalaman dan berwawasan luas dalam industri aset kripto, antara lain:

  1. Tirta Karma Senjaya, Kepala Biro Pembinaan dan Pengembangan Perdagangan Berjangka Komoditi Bappebti.
  2. Richard Teng, CEO Binance.
  3. Yudhono Rawis, CEO Tokocrypto.
  4. Wan Iqbal, CMO Tokocrypto.
  5. Aqsath Rasyid, CEO NoLimit.
  6. Robby, Ketua Umum ASPRAKINDO & ABI.
  7. Subani, Presiden Direktur CFX.
  8. Chung Ying Lai, Chief Executive Officer (CEO) D3 Labs.
  9. Aldi Adrian Hartanto, Managing Partner at Ascent Venture Group/MDI Ventures.
  10. Kevin Armanu, Crypto and Listing Lead.

Dengan berbagai topik menarik yang dihadirkan oleh para pembicara ini, acara ini memberikan wawasan yang berharga kepada peserta tentang perkembangan terkini dalam dunia aset kripto di Indonesia dan di seluruh dunia.

Galeri Foto

Berikut adalah beberapa momen terbaik dari acara Indonesia Crypto Outlook 2024:

Acara ini berhasil mencapai tujuannya untuk menggabungkan pemangku kepentingan aset kripto, membagikan wawasan tentang perkembangan terkini, serta merayakan pencapaian dan inisiatif dalam industri yang penuh potensi ini. Ini adalah langkah penting dalam memahami peran aset kripto dalam transformasi ekonomi Indonesia di tahun 2024 dan di masa depan.


Pastikan kamu hanya melakukan investasi dan trading kripto di platform terpercaya, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur yang mumpuni serta ekosistem yang luas, trading kripto jadi lebih mudah.

DISCLAIMER: Setiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi Anda. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual kripto. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi Anda.



Sumber : news.tokocrypto.com

Memahami Masa Depan Web3: Rangkuman AMA Tokocrypto x Tezos

Tokocrypto mengadakan sesi AMA (Ask Me Anything) di Telegram yang menampilkan Athalia Neysa, Tezos Indonesian Market Lead, sebagai narasumber pada Kamis, 1 Februari 2024. AMA ini berfokus pada pengenalan dan diskusi mendalam tentang ekosistem Tezos, termasuk inisiatif dan peluang yang tersedia bagi komunitas Web3 di Indonesia. Berikut adalah rangkuman dari AMA tersebut:

Pengenalan Tezos dan TZ APAC

Athalia Neysa memulai dengan menjelaskan perannya di TZ APAC sejak tahun 2023, yang bertujuan mendukung startup, creator, dan proyek Web3 di Indonesia yang berbasis di Tezos. TZ APAC, sebagai bagian dari ekosistem Tezos di Asia Pasifik, berfokus pada pemberian dukungan maksimal kepada founder dan proyek Web3, menginisiasi kolaborasi penting di Indonesia sejak tahun 2023. Ini termasuk kolaborasi dengan Gaspack untuk strategi Web3 Susu Ultra Milk dan partisipasi dalam program NFT Lab Bentara Budaya Kompas Gramedia.

Inisiatif dan Kolaborasi

Dalam AMA, Athalia menyampaikan beberapa kolaborasi dan inisiatif TZ APAC di Indonesia dan regional. Di Indonesia, TZ APAC berkolaborasi dengan Gaspack dan Bentara Budaya Kompas Gramedia. Secara regional, ada peluncuran game Coin Blast di Tezos dan kerjasama dengan platform seperti Objkt.com dan fxhash untuk memajukan ekosistem NFT. Selain itu, program accelerator TZ APAC, Fortify Labs, mendukung startup Web3 di Asia Pasifik dengan fokus pada pengembangan MVP dan strategi go-to-market.

logo tezos
Ilustrasi aset kripto Tezos. Sumber: Shutterstock.

Baca juga: Apa Itu Tezos (XTZ)?

Q&A Session dengan Komunitas

AMA ini juga mencakup sesi tanya jawab di mana Athalia menjawab pertanyaan dari komunitas tentang program accelerator Web3 TZ APAC, dukungan untuk startup yang membangun di ekosistem Tezos, dan peluang bagi developer Web3 Indonesia. Kriteria untuk bergabung dengan program accelerator meliputi fokus pada startup yang sudah melampaui fase ideasi dan siap membangun MVP mereka.

Dukungan untuk Startup Web3

Athalia menekankan pentingnya dukungan lengkap dari TZ APAC, termasuk pengembangan bisnis, pemasaran, dan mentorship, bagi startup yang membangun proyek Web3 di Tezos. TZ APAC menawarkan program yang dirancang untuk memberikan dampak besar, memberikan perhatian penuh pada setiap startup yang terlibat.

Kesempatan bagi Developer Web3 Indonesia

AMA ini juga menyoroti peluang bagi developer Web3 Indonesia untuk mengembangkan ide mereka dengan teknologi blockchain Tezos, termasuk peluncuran rollup yang kompatibel dengan EVM, Etherlink, yang memungkinkan penggunaan bahasa pemrograman Solidity dan integrasi dengan dompet Ethereum seperti MetaMask.

Kesimpulan

AMA Tokocrypto dengan Athalia Neysa memberikan wawasan mendalam tentang ekosistem Tezos, inisiatif TZ APAC di Indonesia dan Asia Pasifik, serta peluang yang tersedia bagi komunitas Web3. Dengan fokus pada dukungan untuk startup dan developer, Tezos menunjukkan komitmennya untuk memajukan inovasi dan kolaborasi dalam ekosistem blockchain.

Silakan ikuti Tokocrypto di Telegram untuk berita tentang jadwal AMA selanjutnya.



Sumber : news.tokocrypto.com