Tag: trading

  • Menggunakan Stop-Loss dalam Trading Bitcoin: Panduan Praktis

    Konsep Stop-Loss dalam trading Bitcoin adalah strategi penting yang memungkinkan trader untuk melindungi modal dan meminimalkan risiko kerugian dengan menetapkan titik harga di mana aset Bitcoin akan dijual secara otomatis. Tujuannya adalah menjaga manajemen risiko yang sehat dan menghindari potensi kerugian besar saat pasar mengalami fluktuasi harga yang tidak diinginkan.

    Dalam dunia yang penuh dengan volatilitas dan peluang besar seperti trading Bitcoin, perlindungan modal dan manajemen risiko adalah kunci untuk menjaga keberlanjutan dan kesuksesan aktivitas ini. Salah satu strategi utama yang digunakan oleh trader cryptocurrency adalah konsep Stop-Loss. 

    Dengan mengatur level tertentu di mana aset Bitcoin akan dijual secara otomatis, Stop-Loss membantu trader mengurangi risiko kerugian yang mungkin terjadi akibat fluktuasi harga yang tiba-tiba. 

    Artikel ini akan menjelaskan lebih lanjut tentang konsep Stop-Loss dalam trading Bitcoin, tujuannya, dan bagaimana menggunakannya sebagai alat yang efektif dalam manajemen risiko dalam dunia cryptocurrency yang dinamis. Simak selengkapnya!

    Mengenal Konsep Stop-Loss dalam Trading Bitcoin

    Konsep Stop-Loss dalam trading Bitcoin adalah suatu strategi yang digunakan oleh trader untuk mengurangi risiko kerugian dalam investasi Bitcoin. Dalam hal ini, trader menetapkan titik harga tertentu di mana mereka akan secara otomatis menjual Bitcoin mereka jika harga turun ke level tersebut.

    Tujuan utamanya adalah melindungi modal dan membatasi potensi kerugian saat pasar Bitcoin mengalami pergerakan harga yang tidak diinginkan. Dengan demikian, Stop-Loss berfungsi sebagai pembatas kerugian yang dapat membantu trader menjaga manajemen risiko yang sehat dalam aktivitas trading mereka.

    Manfaat Utama Menggunakan Stop-Loss

    1. Melindungi Modal

    Stop-Loss membantu melindungi modal investasi Anda dengan membatasi potensi kerugian. Jika harga Bitcoin turun drastis, Anda akan menjual dengan harga yang telah ditetapkan sebelumnya, menghindari kerugian yang lebih besar.

    1. Manajemen Risiko

    Stop-Loss adalah alat penting dalam manajemen risiko. Dengan menetapkan level kerugian yang dapat diterima, Anda dapat mengendalikan sejauh mana ingin terlibat dalam perdagangan dan menghindari risiko yang tidak terkendali.

    1. Emosi yang Terkendali

    Stop-Loss membantu menghindari pengambilan keputusan emosional. Tanpa Stop-Loss, trader cenderung membiarkan kerugian berlanjut dalam harapan harga akan rebound, yang dapat mengarah pada kerugian yang lebih besar.

    1. Pemantauan Pasar yang Efisien

    Dengan Stop-Loss, Anda tidak perlu terus-menerus memantau pergerakan pasar secara konstan. Ini memberi Anda fleksibilitas untuk melakukan aktivitas lain, tanpa khawatir kehilangan peluang atau mengalami kerugian besar.

    1. Konsistensi dalam Strategi Trading

    Stop-Loss membantu trader menjalankan strategi trading dengan lebih konsisten. Ini membantu Anda tetap berpegang pada rencana perdagangan, tanpa terpengaruh oleh fluktuasi harga yang tiba-tiba.

    1. Pemulihan yang Cepat

    Jika Anda mengalami kerugian dengan Stop-Loss, Anda memiliki kemampuan untuk pulih lebih cepat dan mengambil keputusan trading yang lebih bijak di masa depan.

    1. Peningkatan Kepercayaan Diri

    Dengan memiliki rencana Stop-Loss yang baik, Anda dapat merasa lebih percaya diri dalam melakukan trading Bitcoin, karena Anda telah mempertimbangkan skenario terburuk dan memiliki strategi untuk menghadapinya.

    Strategi Menggunakan Stop-Loss untuk Meminimalkan Risiko

    Strategi menggunakan Stop-Loss untuk meminimalkan risiko dalam trading Bitcoin dapat sangat bervariasi tergantung pada preferensi dan toleransi risiko individu. Berikut adalah beberapa strategi umum yang dapat membantu Anda memanfaatkan Stop-Loss dengan efektif:

    1. Penentuan Level Stop-Loss yang Tepat

    Penting untuk melakukan analisis teknis dan fundamental yang cermat untuk menentukan level Stop-Loss yang sesuai. Ini harus didasarkan pada pergerakan harga historis, dukungan dan resistensi, serta faktor-faktor fundamental yang memengaruhi Bitcoin.

    1. Penggunaan Trailing Stop

    Trailing Stop adalah jenis Stop-Loss yang mengikuti pergerakan harga saat aset mengalami kenaikan nilai. Ini memungkinkan Anda untuk mengunci keuntungan secara bertahap sambil tetap melindungi posisi Anda jika harga tiba-tiba berbalik.

    1. Pemantauan Teratur

    Terlepas dari pengaturan Stop-Loss, penting untuk secara teratur memantau pasar dan memperbarui Stop-Loss Anda sesuai keadaan pasar yang berubah.

    1. Pengaturan Risiko yang Konsisten

    Tentukan persentase risiko maksimal yang Anda bersedia ambil dalam setiap trading. Jangan melebihi batas risiko ini, bahkan jika Anda yakin bahwa perdagangan akan menguntungkan.

    1. Diversifikasi Portofolio

    Selain menggunakan Stop-Loss, diversifikasi portofolio Anda dengan berinvestasi dalam berbagai aset kripto. Diversifikasi dapat membantu mengurangi risiko secara keseluruhan.

    1. Penggunaan Take-Profit Order

    Selain Stop-Loss, pertimbangkan untuk menggunakan take-profit order. Ini memungkinkan Anda untuk mengunci keuntungan saat harga mencapai tingkat tertentu.

    1. Perencanaan Risiko-Reward

    Sebelum masuk ke perdagangan, pertimbangkan rasio risiko-reward. Pastikan bahwa potensi imbalan yang mungkin Anda dapatkan sebanding dengan risiko yang Anda ambil.

    1. Manajemen Ukuran Posisi

    Hindari mengambil posisi yang terlalu besar dalam satu trading. Ini dapat membantu Anda menghindari kerugian yang signifikan jika Stop-Loss harus diaktifkan.

    1. Perubahan Stop-Loss Secara Bijak

    Jika kondisi pasar berubah atau ada berita penting yang memengaruhi Bitcoin, jangan ragu untuk mengubah pengaturan Stop-Loss Anda sesuai keadaan.

    1. Penggunaan Analisis Fundamental dan Teknis

    Kombinasikan analisis fundamental (berita, kebijakan, perkembangan teknologi) dan analisis teknis (grafik harga, indikator teknis) untuk membuat keputusan yang lebih informasi.

    Pertimbangan Penting Seputar Stop-Loss dalam Trading Bitcoin

    1. Toleransi Risiko

    Tentukan berapa banyak risiko yang Anda bersedia terima dalam setiap trading Bitcoin. Ini akan mempengaruhi pengaturan level Stop-Loss Anda. Pastikan level Stop-Loss Anda sesuai dengan toleransi risiko Anda.

    1. Volatilitas Pasar

    Bitcoin dikenal karena volatilitasnya yang tinggi. Anda perlu memahami bagaimana volatilitas ini dapat memengaruhi pergerakan harga dan memilih level Stop-Loss yang mempertimbangkan fluktuasi harga yang besar.

    1. Analisis Teknis dan Fundamental

    Kombinasikan analisis teknis dan fundamental untuk menentukan di mana sebaiknya Anda menempatkan Stop-Loss. Jangan hanya mengandalkan satu jenis analisis saja.

    1. Pengaturan Trailing Stop

    Pertimbangkan penggunaan Trailing Stop, yang mengikuti pergerakan harga saat aset mengalami kenaikan nilai. Ini memungkinkan Anda untuk mengunci keuntungan sambil tetap melindungi posisi, jika harga bergerak lebih tinggi.

    1. Pemantauan Pasar yang Teratur

    Jangan tinggalkan posisi Anda tanpa pengawasan. Perbarui atau periksa Stop-Loss Anda secara teratur, terutama jika ada berita atau peristiwa penting yang dapat memengaruhi pasar Bitcoin.

    1. Ukuran Posisi

    Hindari mengambil posisi terlalu besar dalam satu trading. Penggunaan Stop-Loss tidak dapat menghindari kerugian besar, jika ukuran posisi terlalu besar.

    1. Rasio Risiko-Reward

    Pertimbangkan rasio risiko-reward sebelum masuk ke perdagangan. Pastikan bahwa potensi imbalan yang mungkin Anda dapatkan sebanding dengan risiko yang diambil.

    1. Reaksi Emosional

    Penting untuk tetap tenang dan tidak terbawa emosi saat Stop-Loss diaktifkan. Jangan mencoba untuk “memulihkan” kerugian dengan segera membuka perdagangan baru.

    1. Pemahaman Arah Pasar

    Sebelum menetapkan Stop-Loss, pertimbangkan apakah Anda mengharapkan tren naik atau turun dalam jangka waktu tertentu. Ini dapat memengaruhi apakah Anda ingin menempatkan Stop-Loss untuk melindungi keuntungan atau membatasi kerugian.

    1. Perencanaan Trading yang Matang

    Buat rencana trading yang matang sebelumnya. Ini harus mencakup penggunaan Stop-Loss sebagai bagian dari strategi Anda, serta langkah-langkah darurat jika pasar bergerak tidak sesuai rencana.

    Selalu rencanakan dengan hati-hati dan menjalani pendekatan yang bijak dalam penggunaan Stop-Loss. Setiap keputusan trading harus didasarkan pada analisis yang matang dan pemahaman yang baik tentang risiko yang terlibat.

    Pastikan Anda hanya berpartisipasi dalam investasi dan perdagangan kripto di platform terpercaya seperti Tokocrypto. Dengan fitur yang andal dan ekosistem yang luas, aktivitas perdagangan kripto menjadi lebih mudah dan lebih aman.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Membangun Portofolio Bitcoin yang Kokoh

    Strategi long-term holding yang sukses dalam investasi Bitcoin memerlukan pemahaman mendalam tentang teknologi blockchain dan dasar-dasar Bitcoin. Dengan pemahaman dan keamanan yang baik, Anda dapat membangun fondasi yang kokoh untuk pertumbuhan jangka panjang dalam portofolio Bitcoin Anda.

    Membangun portofolio Bitcoin yang kuat dalam jangka panjang adalah tantangan yang membutuhkan strategi bijak dan kesabaran. Di era ketidakpastian keuangan, investasi dalam Bitcoin telah menjadi pilihan yang semakin populer bagi banyak orang yang mencari peluang pertumbuhan yang signifikan. 

    Namun, kunci utama keberhasilan dalam hal ini adalah memiliki pemahaman yang mendalam tentang strategi long-term holding. Dalam artikel ini, kami akan menjelajahi berbagai aspek penting dalam membangun dan menjaga portofolio Bitcoin yang kokoh, serta mengungkapkan tips dan panduan untuk menghadapi perjalanan investasi yang stabil dan sukses.

    Simak ulasan lengkapnya!

    Strategi Long-Term Holding yang Sukses

    Strategi long-term holding yang sukses dalam dunia Bitcoin melibatkan beberapa aspek kunci. Pertama, penting untuk memiliki pemahaman yang kuat tentang teknologi blockchain dan dasar-dasar Bitcoin. Ini membantu Anda merasa percaya diri dengan investasi dan membuat keputusan yang lebih terinformasi.

    Selanjutnya, Anda perlu memilih dompet yang aman untuk menyimpan Bitcoin. Memiliki kendali penuh atas kunci pribadi Anda adalah langkah penting dalam melindungi aset dari potensi risiko keamanan.

    Keuntungan Utama dari Mempertahankan Bitcoin dalam Jangka Panjang

    Dalam jangka panjang, diversifikasi juga merupakan faktor penting. Jangan hanya memegang Bitcoin, pertimbangkan untuk menyertakan aset kripto lain dalam portofolio Anda. Ini dapat membantu mengurangi risiko dan meningkatkan peluang pertumbuhan jangka panjang.

    Selain itu, penting untuk memiliki strategi pembelian yang terencana. Alih-alih mencoba memprediksi pergerakan harga harian, pertimbangkan untuk membeli Bitcoin secara berkala, yang dikenal sebagai “dollar-cost averaging.” Ini membantu Anda meratakan risiko dan mendapatkan harga rata-rata yang lebih baik.

    Terakhir, kesabaran adalah kunci. Harga Bitcoin bisa sangat fluktuatif, dan pasar bisa bergejolak. Tetapkan tujuan jangka panjang dan pertahankan fokus pada visi Anda untuk membangun kekayaan jangka panjang melalui Bitcoin.

    Dengan strategi yang tepat dan kesabaran, Anda dapat mengembangkan portofolio Bitcoin yang kokoh dan berpotensi menghasilkan hasil yang signifikan dalam jangka waktu yang panjang.

    Tips untuk Menjaga Portofolio Bitcoin Anda Tetap Kokoh

    1. Pendidikan yang Terus-Menerus

    Teruslah memperdalam pemahaman Anda tentang Bitcoin dan teknologi blockchain. Dengan pengetahuan yang diperbarui, Anda dapat membuat keputusan investasi yang lebih baik.

    1. Diversifikasi dengan Bijak

    Jangan hanya terpaku pada Bitcoin. Pertimbangkan untuk menyebarkan risiko dengan menyertakan aset kripto lainnya dalam portofolio Anda.

    1. Gunakan Dompet yang Aman

    Pastikan Anda menggunakan dompet kripto yang aman dan memiliki kontrol penuh atas kunci pribadi. Pertimbangkan dompet keras (hardware wallet) untuk tingkat keamanan yang lebih tinggi.

    1. Lakukan Cadangan Kunci Pribadi

    Selalu lakukan cadangan kunci pribadi Anda dan simpan di tempat yang aman. Ini akan melindungi Anda dari kehilangan akses ke aset, jika terjadi masalah dengan dompet Anda.

    1. Terapkan Strategi Dollar-Cost Averaging (DCA)

    Daripada mencoba memprediksi pasar, pertimbangkan untuk membeli Bitcoin secara berkala dalam jumlah tetap, seperti setiap bulan. Ini membantu meratakan risiko dan menghindari tekanan untuk waktu yang tepat.

    1. Rencanakan untuk Jangka Panjang

    Ingatlah bahwa Bitcoin adalah investasi jangka panjang. Tetapkan tujuan jangka panjang dan pertahankan fokus pada visi Anda, bahkan dalam menghadapi volatilitas pasar.

    1. Jangan Panik Saat Koreksi Harga

    Harga Bitcoin bisa sangat fluktuatif. Hindari mengambil keputusan emosional saat terjadi koreksi harga. Pertimbangkan untuk mempertahankan strategi Anda jika analisis fundamental tidak berubah.

    1. Keamanan Cyber

    Jagalah keamanan siber Anda dengan baik. Gunakan kata sandi yang kuat, aktifkan otentikasi dua faktor, dan hindari berbicara terlalu banyak tentang kepemilikan Bitcoin Anda secara online.

    1. Pantau Berita dan Perkembangan

    Tetaplah terinformasi tentang berita terbaru dan perkembangan dalam dunia Bitcoin. Ini dapat membantu Anda merespons dengan cepat terhadap perubahan pasar yang signifikan.

    1. Konsultasi dengan Profesional Keuangan

    Jika Anda merasa perlu, pertimbangkan untuk berkonsultasi dengan seorang profesional keuangan atau penasihat investasi yang memiliki pengalaman dalam aset kripto.

    Mengatasi Tantangan dalam Mempertahankan Bitcoin

    1. Volatilitas Harga

    Bitcoin dikenal karena fluktuasi harganya yang besar. Untuk mengatasi ini, pertimbangkan untuk memiliki strategi long-term holding yang kuat. Fokus pada fundamental teknologi blockchain dan visi jangka panjang Anda daripada terpengaruh oleh pergerakan harga harian.

    1. Keamanan

    Keamanan adalah prioritas utama. Gunakan dompet kripto yang aman, seperti dompet keras, dan simpan kunci pribadi Anda di tempat yang aman. Hindari berbicara terlalu banyak tentang kepemilikan Bitcoin Anda secara online untuk menghindari potensi serangan.

    1. Regulasi

    Peraturan yang berkaitan dengan Bitcoin dapat berubah dengan cepat di berbagai negara. Selalu ikuti perkembangan regulasi dan pastikan Anda mematuhi hukum setempat terkait perpajakan dan kepemilikan kripto.

    1. Kehilangan Akses

    Kehilangan akses ke Bitcoin karena lupa kunci pribadi atau masalah dengan dompet dapat menjadi bencana. Lakukan cadangan kunci pribadi Anda dengan benar dan pastikan dapat mengaksesnya jika diperlukan.

    1. Penipuan dan Kejahatan Siber

    Waspadai penipuan terkait Bitcoin dan hindari berinvestasi dalam skema yang terlalu bagus untuk menjadi kenyataan. Pastikan untuk menggunakan platform dan layanan yang sah dan terpercaya.

    1. Pemulihan Setelah Koreksi Harga

    Saat terjadi koreksi harga besar, pertimbangkan apakah ada peluang beli lebih lanjut. Jangan panik dan jangan mengambil keputusan emosional. Sebaliknya, pertahankan strategi jangka panjang Anda jika analisis fundamental tidak berubah.

    1. Pengelolaan Portofolio

    Selalu evaluasi dan perbarui portofolio Anda sesuai dengan perubahan tujuan dan situasi finansial Anda. Diversifikasi dengan bijak untuk mengurangi risiko.

    1. Pendidikan Terus-Menerus

    Bitcoin dan kripto adalah ruang yang terus berkembang. Selalu perbarui pengetahuan Anda untuk tetap menjadi investor yang terinformasi dan cerdas.

    1. Konsultasi dengan Ahli

    Jika Anda merasa kesulitan mengatasi tantangan dalam mempertahankan Bitcoin, pertimbangkan untuk berkonsultasi dengan ahli keuangan atau konsultan kripto yang berpengalaman. Mereka dapat memberikan nasihat yang berharga.

    Mempertahankan Bitcoin dalam jangka panjang membutuhkan ketenangan pikiran, pengetahuan yang mendalam, dan tindakan hati-hati. Dengan mengatasi tantangan ini dengan bijak, Anda dapat mengamankan investasi dan meningkatkan peluang keberhasilan jangka panjang.

    Pastikan Anda hanya terlibat dalam investasi dan perdagangan kripto di platform yang memiliki reputasi yang kuat, seperti Tokocrypto. Dengan berbagai fitur andal dan ekosistem yang solid.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Begini 6 Cara Trading yang Simple tapi Untung Terus

    Di era modern dengan tingkat perkembangan teknologinya yang semakin maju, ada banyak kegiatan untuk mendapatkan penghasilan. Salah satu kegiatan yang dapat dilakukan untuk mendapatkan penghasilan adalah dengan melakukan trading. Untuk pemula, kita perlu belajar cara trading yang simple tapi menguntungkan.

    Banyak orang memasuki dunia trading dengan harapan bisa menghasilkan banyak uang dengan cepat. Namun, kenyataannya tidak selalu demikian. Seringkali, orang yang mencoba menghasilkan uang melalui trading akhirnya kehilangan uang.

    Ini karena mereka tidak memiliki rencana atau strategi yang solid. Mereka juga tidak tahu bagaimana mengelola uang mereka dengan benar.

    Belajar trading bisa sangat membingungkan karena ada banyak hal yang perlu dipelajari. Oleh karena itu, agar memulai dengan benar kita perlu melihat terlebih dahulu cara trading yang simpel tapi menguntungkan.

    Simak penjelasannya di bawah ini.

    1. Pilih Instrumen investasi

    Memilih instrumen investasi membutuhkan strategi. Ada beberapa pilihan, selain forex untuk anda yang ingin melakukan trading yang cepat, ada juga instrumen investasi berupa saham atau aset kripto. Perkembangan teknologi dan volatilitas harga yang tinggi membuat aset kripto menjadi pilihan banyak trader.

    2. Menyusun Trading Plan

    Sebelum anda memulai trading ada baiknya anda menyusun trading plan. Dengan menyusun strategi anda dapat menentukan target keuntungan yang ingin anda raih beserta faktor resikonya. Selain itu, anda juga perlu menyesuaikan modal yang anda miliki. Setelah hal-hal tersebut terjawab, anda bisa memulainya dengan terlebih dahulu menggunakan demo trading. Setelah anda yakin dengan strateginya, anda bisa menerapkanya pada akun riil.

    3. Mulai Transaksi Dari Volume Transaksi Kecil

    Anda sebaiknya memulai transaksi dari volume yang kecil untuk membiasakan diri anda beradaptasi pada situasi pasar. Jangan terlalu bernafsu untuk melakukan transaksi dengan volume yang besar untuk anda para pemula.

    4. Disiplin Waktu

    Anda sebagai trader harus memiliki disiplin waktu yang baik. Anda harus tahu kapan waktu untuk pasar dan kapan anda keluar dari pasar tersebut. Hal tersebut untuk mengetahui kapan pasar bersahabat dengan strategi trading anda atau tidak.

    5. Kontrol Emosi

    Selain disiplin waktu, anda juga perlu untuk mengontrol emosi anda ketika trading. Anda perlu mengontrol emosi rasa takut anda dan mengontrol emosi greedy (rakus) ketika sedang trading, fokus pada tujuan dan strategi anda. Banyak dari trader yang menyepelekan faktor ini, padahal faktor ini adalah salah satu peran untuk mencapai target keuntungan anda.

    6.Perhatikan Manajemen Resiko

    Manajemen risiko sangat penting dalam melakukan trading. Anda perlu menentukan pada poin berapa anda menentukan untuk cut loss (berhenti karena pasar turun) dan kapan untuk memulainya kembali.

    Setelah anda mengetahui hal-hal apa saja yang perlu disiapkan untuk memulai trading yang menghasilkan profit. Anda sudah bisa memulai untuk melakukan trading pada instrumen investasi pilihan anda. Saat ini, komoditi cryptocurrency atau aset kripto menjadi salah satu instrumen investasi pilihan untuk anda, karena nilainya yang terus naik. Sehingga anda dapat menggunakan strategi diatas untuk cara trading anda yang simple tapi untung.

    Selain 6 hal di atas, cara yang satu ini mungkin perlu ada ketahui lagi yaitu, Lending Crypto. Sesuai namanya, lending crypto berarti meminjamkan aset crypto ke platform tertentu.

    Apa yang membedakan lending crypto ini dengan lending tradisional? Point utama yang membedakan adalah proses lending aset crypto ini dilakukan di atas sistem DeFi (Decentralized Finance). DeFi merupakan sistem finansial yang bersifat terbuka, transparan, fleksibel dan tersedia bagi siapa saja tanpa perlu adanya perantara.

    Dengan dihilangkannya perantara di dalam transaksi, maka biaya yang harus dibayarkan akan menjadi lebih rendah karena semua fungsi dilakukan dengan smart contract di public blockchain, maka protokol DeFi bisa menjalankan fungsinya dengan otonom dan tidak ada pekerjaan back-end yang dilakukan oleh manusia.

    Project-project DeFi yang terkenal seperti Compound, MakerDAO, dan Uniswap. Sedangkan DeFi lokal dari Indonesia yang ada saat ini sangat terbatas, salah satunya ada Token TKO, yang menjadi project aset kripto lokal pertama di Indonesia yang mempunyai model token hybrid (gabungan antara CeFi & DeFi).

    Token TKO merupakan token DeFi yang dibangun di atas Binance Smart Chain (BSC) yang merupakan salah satu blockchain dengan tingkat keamanan yang baik dan segera miliki TKO di sini!



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Apa itu Risk Reward Ratio dalam Trading Kripto

    Risk reward ratio merupakan salah satu metrik trading yang paling sederhana dan menonjol secara matematis. Memahami risk reward ratio membantu Anda untuk merencanakan strategi manajemen risiko yang tepat. Dalam trading aset kripto, rasio ini membantu para trader untuk meminimalkan risiko dan memaksimalkan keuntungan dengan menetapkan strategi stop loss dan take profit. Yuk, pahami lebih dalam tentang risk reward ratio!

    Baca juga: Mengenal Fear and Greed Index pada Kripto

    Pengertian Risk Reward Ratio 

    Risk reward ratio atau rasio R/R menghitung berapa banyak risiko yang diambil trader untuk potensi jumlah profit yang akan diperoleh. Rasio ini menunjukkan kira-kira berapa potensi profit yang akan Anda peroleh untuk setiap 1 USD yang Anda korbankan pada suatu investasi. 

    Rasio R/R digunakan untuk mengukur potensi naik dan turun dari setiap trading menggunakan entry price, stop loss, dan take profit. Ketika Anda melakukan trading aset kripto, langkah pertama yang Anda harus lakukan adalah menentukan pada harga berapa Anda akan masuk ke pasar aset kripto yang Anda tuju. Titik harga ini disebut dengan entry price. Kemudian, Anda memutuskan di titik mana Anda akan mengambil keuntungan (take profit) dan di titik mana Anda akan mengambil semua uang Anda (stop loss) ketika trading merugi.

    Untuk menghitung rasio R/R, Anda bisa membagi potensi risiko dengan potensi keuntungan. Semakin rendah rasionya, semakin besar potensi profit yang Anda peroleh per unit risiko. Trader handal akan menetapkan profit take dan stop-loss sebelum melakukan trading.

    Mengapa Risk Reward Ratio Banyak Digunakan?

    ilustrasi menentukan risk reward ratio

    Rasio R/R memungkinkan Anda untuk melakukan trading yang terukur. Jika Anda menerapkan perhitungan R/R, Anda dapat meminimalkan risiko trading Anda. Ini memungkinkan untuk Anda membuat sistem yang menguntungkan, bahkan dengan tingkat profit yang lebih kecil. 

    Sebagai seorang trader dan investor jangka panjang, faktor risiko adalah sesuatu yang perlu diperhitungkan, apalagi kalau Anda melakukan trading di pasar aset kripto yang terkenal dengan tingkat fluktuatif yang tinggi.

    Jika tidak membuat perbandingan risiko saat trading, potensi Anda untuk mendapatkan keuntungan sangat kecil. Inilah sebabnya, penting untuk mempelajari cara menghitung atau menggunakan risk reward ratio sebelum trading, apalagi trading aset kripto. 

    Bagaimana Cara Menghitung Risk Reward Ratio?

    Untuk menghitung rasio R/R, Anda bisa menggunakan rumus sebagai berikut:

    Rasio Risk:Reward = (Entry price-Stop loss) : (Take profit-Entry price)

    Anda bisa mengambil contoh ini.

    Saat membeli Bitcoin (BTC) dengan harga 1 koinnya 25 ribu USD (entry price). Kemudian, Anda berencana menjual koin BTC tersebut saat harganya menyentuh 27 ribu USD (take profit), sehingga Anda akan menghasilkan keuntungan atau laba bersih sebesar 2 ribu USD dari seluruh penjualan koin BTC tersebut.

    Anda lalu menetapkan posisi stop loss di angka 24 ribu USD. Jadi, jika harga 1 koin BTC mengalami penurunan harga di bawah 24 ribu USD, seluruh aset kripto Anda akan otomatis terjual.

    Rasio risk : reward = = (25 ribu dolar – 24 ribu dolar) : (27 ribu dolar – 25 ribu dolar) = 1.000 : 2.000 = 1 : 2 = 0,5

    Dari perhitungan di atas, Anda mengharapkan keuntungan dua kali lipat dari setiap unit yang Anda korbankan. 

    Bagaimana Cara Menemukan Risk Reward Ratio yang Bagus?

    Untuk lebih lanjut, terdapat tiga kemungkinan hasil perhitungan risk reward ratio ini, yaitu:

    1. Risk > Reward
    2. Risk < Reward
    3. Risk = Reward

    Di antara ketiga jenis rasio R/R di atas, tujuan yang ideal adalah menjaga risiko lebih rendah daripada profit, sehingga setiap kali trading mencapai stop loss, kerugian Anda dapat diminimalkan. Rasio R/R disarankan maksimum 0,5 agar Anda dapat memperoleh peluang profitabilitas yang lebih baik. Risk reward ratio memetakan skenario sederhana saat Anda berinvestasi di aset kripto untuk membuat trading Anda lebih efektif. 

    Bagaimana Cara Menghitung Risk Reward Ratio di Excel?

    Jika Anda ingin menghitungnya di Excel, Anda bisa mengikuti perhitungan sebagai berikut, berdasarkan perhitungan yang dilakukan oleh Educba.

    Contoh kasusnya adalah: seseorang berencana untuk menginvestasikan USD 400.000 yang dimiliki. Ia bersedia mengambil 10-15% risiko pada investasi jangka pendek. Namun, ia masih bingung memilih saham untuk berinvestasi. Pilihannya adalah Microsoft Corporation dengan current price USD 172 per saham atau Apple Inc dengan current price USD 320 per saham. 

    Ternyata, terdapat sebuah studi yang menganalisis kedua tren saham dan menyadari bahwa harga saham Microsoft Corp bisa naik menjadi USD 225 per saham, sementara harga saham Apple Inc bisa naik menjadi USD 400 per saham dalam jangka waktu 3 bulan. Karena ini adalah investasi saham, maka risiko harga saham turun, bukan naik. Akhirnya, Ia siap mengambil risiko hingga USD 48000.

    1. Buat tabel perbandingan yang berisi data Current Price, Stop Loss, dan Target
    tampilan tabel risk reward ratio di excel

    Source: Educba

    1. Hitung Risk
    tampilan cara menghitung risk di excel

    Source: Educba

    1. Hitung Reward
    tampilan cara menghitung ratio di excel

    Source: Educba

    1. Hitung Risk/Reward Ratio
    cara menghitung risk reward ratio lewat excel

    Source: Educba

    Sekarang sudah tahu risk reward ratio dan bagaimana cara menghitungnya. Sederhana dan mudah, bukan? Jika Anda memiliki dasar analisis perhitungan pasar yang tepat, Anda tidak perlu takut berinvestasi aset kripto, salah satunya di Tokocrypto.

    Tokocrypto merupakan salah satu tempat transaksi kripto terbesar di Indonesia yang telah mendapat izin BAPPEBTI. Selain menjadi market exchange untuk para trader aset kripto, Tokocrypto juga menghadirkan konten edukasi khusus pada platformnya.Untuk mulai berinvestasi aset kripto di Tokocyrpto, kunjungi link ini  dan dapatkan informasi lengkap terkait aset kripto di akun media sosial Instagram, Twitter, serta blog Tokocrypto. Yuk, selesaikan KYC Anda dan gabung bersama komunitas resminya Discord!





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Pentingnya Trading Plan dalam Jual-Beli Aset Kripto

    Jual-beli aset kripto dapat dikatakan lebih sulit dibanding dengan aset dan saham tradisional karena volatilitas tinggi dan resiko yang ada di dalamnya. Karena itu, dibutuhkan perencanaan dan eksekusi yang tepat agar dapat memperoleh keuntungan. 

    Memiliki rencana perdagangan atau trading plan terperinci bahkan sebelum melakukan perdagangan dapat membantu menghindari faktor-faktor psikologis seperti emosi, bias atau kesalahan logika yang dapat mempengaruhi kinerja perdagangan. Dengan begitu, dapat dipastikan bahwa keputusan tidak dibuat di tengah panasnya pergerakan aset. 

    Baca Juga: Mungkinkah Bitcoin jadi Mata Uang AS?

    Ada beberapa fase dalam membangun strategi perdagangan win-win:

    Merencanakan perdagangan

    Identifikasi perdagangan

    Identifikasi ilmiah dari peluang perdagangan lebih penting dari apapun. Hal ini bisa dikembangkan dengan pengalaman perdagangan yang dimiliki sehingga penting untuk melakukan 100 bahkan 1000 paper trading sebelum terjun ke perdagangan nyata. Selama proses ini, dapat dipelajari mengenai berbagai pola perdagangan yang memiliki persentase menang lebih tinggi daripada kalah. 

    Identifikasi level stop loss

    Sangat diperlukan untuk mengevaluasi dan menentukan level stop loss terlebih dahulu bahkan sebelum memulai perdagangan. Kombinasi dari banyak indikator akan memberikan level stop loss yang kuat. Ini akan berbeda di tiap perdagangan dan tergantung pada selera resiko tiap individu. 

     Identifikasi titik keluar

    Mengidentifikasi titik keluar untuk membukukan keuntungan adalah satu hal yang penting. Para trader dapat mengidentifikasi lebih dari satu target, namun tetap harus mematuhinya. Para trader cenderung tidak membukukan keuntungan dengan asumsi bahwa harga akan bergerak lebih jauh dengan cara mereka, namun akhirnya mereka akan kehilangan kesempatan. 

    Menilai imbalan resiko

    Hal yang perlu dipastikan adalah pengaturan perdagangan yang dilakukan memiliki kemampuan untuk menghasilkan keuntungan beberapa kali lebih tinggi daripada kerugian yang mungkin terjadi jika dipicu stop loss. Para trader dapat menggunakan stop loss dan poin target laba untuk menghitung rasio resiko dan keuntungan. Yang ideal biasanya adalah 1:5, artinya setup perdagangan memiliki kemampuan untuk mendapatkan 5 kali lipat dibanding kerugian. Namun profitabilitas perdagangan harus setidaknya dua kali lebih tinggi dari level stop loss. Misalnya jika anda bersedia kehilangan $1, maka anda setidaknya harus menghasilkan $2 dari pengaturan perdagangan. 

    Eksekusi rencana

    Memasuki perdagangan

    Pastikan untuk hanya memasuki perdagangan ketika pengaturan atau peluang perdagangan telah sesuai dengan semua aturan yang anda tetapkan saat merencanakan perdagangan. Ikuti aturan yang telah anda tetapkan, maka anda tidak hanya akan dapat menghindari over trading, tetapi juga akan meningkatkan peluang anda untuk memenangkan perdagangan. 

    Tempatkan perhentian

    Jangan membuat pengecualian. Tempatkan stop loss yang telah anda identifikasi saat membuat perencanaan. Beberapa trader bersikap lunak disini dan berpikir untuk menunda menempatkan stop loss atau bahkan menghindarinya sama sekali. 

    Kelola stop loss

    Jika perdagangan yang dilakukan bergerak ke arah positif dan membuat beberapa langkah signifikan, hal berikutnya yang dapat dilakukan adalah memindahkan stop loss ke level impas. Hal yang perlu dipertimbangkan adalah jangan memindahkan stop loss dengan harapan akan memantul kembali jika telah menembus support, fib, trendline atau pergerakan signifikan ke arah yang salah. 

    Keluar dari perdagangan

    Jika sudah pindah ke target profit, anda harus segera memesannya. Hindari serekah. Jika telah bergerak ke arah negatif maka keluarlah saat berhenti atau bahkan sebelum berhenti jika harga menunjukkan pembalikan tren. Jangan pernah memindahkan order stop loss atau take profit dengan harapan akan menghemat perdagangan untuk menghasilkan lebih banyak keuntungan. 

    Mengukur kinerja dan peningkatan

    Perhatikan pengaturannya

    Setiap kali anda melakukan perdagangan, anda perlu menyimpan catatan pengaturan yang digunakan untuk melakukan perdagangan. Apakah cara tersebut membuat anda untung atau rugi. 

    Ulangi

    Jika anda menemukan setup yang memiliki persentase kemenangan jauh lebih tinggi daripada kehilangannya, tidak perlu malu untuk mengulanginya. 

    Review

    Jika terus menerus rugi, perlu dilakukan evaluasi analisis teknis dan fundamental serta pola pikir perdagangan anda. 

    Peningkatan

    Selalu ada kemungkinan untuk peningkatan, bahkan ketika rasio kemenangan anda jauh lebih tinggi daripada kehilangan perdagangan. Perlu dilakukan identifikasi area perbaikan dengan meninjau pergerakan harga sebelum dan sesudah perdagangan. Para trader juga diharuskan untuk mempelajari lebih dalam tentang pasar dan aset yang diperdagangkan untuk meningkatkan peluang menang.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Apa Itu Scalping dalam Trading Kripto?

    Scalping, sebuah istilah yang sering terdengar dalam dunia trading kripto, telah menjadi strategi populer di antara para trader yang mencari peluang singkat untuk mendapatkan keuntungan.

    Namun, apa sebenarnya yang dimaksud dengan “scalping” dalam konteks trading kripto? Apakah ini metode yang cocok untuk Anda? 

    Dalam artikel ini, kami akan menjelaskan secara mendalam tentang konsep scalping dalam trading kripto, mulai dari definisi hingga strategi yang digunakan.

    Anda akan mempelajari cara kerja scalping, faktor-faktor yang perlu dipertimbangkan, serta manfaat dan risikonya.

    Dengan pemahaman yang lebih baik tentang scalping, Anda dapat memutuskan apakah metode ini sesuai dengan tujuan dan gaya trading Anda. Selamat membaca dan jelajahi dunia scalping dalam trading kripto!

    Pengantar

    Scalping, istilah yang sering terdengar dalam dunia trading kripto, telah menjadi strategi populer di kalangan para trader yang mencari peluang singkat untuk mendapatkan keuntungan.

    Namun, apa sebenarnya yang dimaksud dengan “scalping” dalam konteks trading kripto? Apakah ini metode yang cocok untuk Anda?

    Dalam artikel ini, kami akan menjelaskan secara mendalam tentang konsep scalping dalam trading kripto, mulai dari definisi hingga strategi yang digunakan. Anda akan mempelajari bagaimana scalping bekerja, faktor-faktor yang perlu dipertimbangkan, serta manfaat dan risikonya.

    Dengan pemahaman yang lebih baik tentang scalping, Anda dapat memutuskan apakah metode ini sesuai dengan tujuan dan gaya trading Anda. Jadi, mari kita jelajahi dunia scalping dalam trading kripto yang menarik ini!

    Apa Itu Scalping?

    Scalping adalah strategi trading jangka pendek yang sering digunakan oleh banyak trader. Bahkan, ini adalah salah satu strategi trading harian yang paling umum.

    Scalping melibatkan penggunaan kerangka waktu yang lebih pendek, pengambilan keputusan yang cepat, serta analisis teknikal dan penggunaan alat grafik yang andal. Banyak trader harian profesional mengalokasikan sebagian dari akun trading mereka untuk scalping.

    Scalping, juga dikenal sebagai scalp trading, adalah gaya perdagangan atau trading yang cocok bagi pecinta adrenalin. Apakah Anda senang mengamati grafik dalam periode waktu satu menit?

    Apakah Anda ingin masuk dan keluar dari trading lebih cepat daripada investor pada umumnya saat mereka membaca laporan keuangan? Jika ya, scalping bisa menjadi strategi yang menarik bagi Anda.

    Tujuan dari pedagang scalping adalah mendapatkan keuntungan dari pergerakan harga kecil. Mereka tidak bertujuan untuk menghasilkan keuntungan besar dari setiap trading, melainkan mendapatkan keuntungan kecil secara berulang-ulang.

    Jika dilakukan dengan baik, laba yang terkumpul dari perdagangan-pertukaran kecil ini dapat secara signifikan meningkatkan saldo akun trading Anda. Pedagang scalping sering menggunakan leverage dan menetapkan stop-loss yang sangat ketat.

    Tidak hanya dalam trading kripto, strategi scalping juga dapat digunakan dalam berbagai jenis pasar keuangan, seperti saham, forex, dan aset kripto. Namun, dalam artikel ini, kita akan fokus pada penerapan scalping dalam trading kripto.

    Ilustrasi investasi aset kripto. Sumber: Shutterstock.
    Ilustrasi trading kripto. Sumber: Shutterstock.

    Jika Anda masih pemula dalam dunia trading, pastikan untuk melihat Panduan Lengkap Trading Kripto untuk Pemula kami. Di dalamnya, kami menjelaskan segala hal yang perlu Anda ketahui tentang trading kripto. Setelah Anda memahami berbagai strategi trading, Anda bisa kembali ke artikel ini dan mendalami lebih lanjut tentang scalping.

    Mari kita lanjutkan untuk membahas semua yang perlu Anda ketahui tentang scalping dalam trading kripto, serta beberapa strategi scalping yang umum digunakan.

    Pelajari lebih lanjut mengenai “Panduan Trading Kripto Harian bagi Pemula“.

    Bagaimana Trader Scalping Menghasilkan Uang?

    Jadi, apa faktor teknis yang dipertimbangkan oleh para trader scalping? Volume trading, aksi harga, level support dan resistance, serta pola chart candlestick biasanya digunakan untuk mengidentifikasi peluang trading.

    Beberapa indikator teknikal yang umum digunakan adalah moving average, Relative Strength Index (RSI), Bollinger Bands, VWAP, dan alat Fibonacci Retracement.

    Banyak trader scalping juga menggunakan analisis order book, profil volume, minat terbuka, dan indikator kompleks lainnya.

    Selain itu, banyak dari mereka yang menciptakan indikator kustom mereka sendiri untuk mencari keunggulan di pasar. Seperti strategi trading lainnya, menemukan keunggulan unik di pasar adalah kunci kesuksesan.

    Scalping adalah tentang menemukan peluang kecil di pasar dan memanfaatkannya. Karena strategi ini bisa menjadi tidak menguntungkan jika diketahui oleh banyak orang, wajar jika trader scalping sangat tertutup tentang serangkaian trading mereka.

    Oleh karena itu, penting untuk membuat dan menguji strategi Anda sendiri.

    Seperti yang telah dibahas sebelumnya, scalper biasanya melakukan trading dalam kerangka waktu yang singkat. Mereka menggunakan chart intraday, yang dapat berupa chart 1 jam, 15 menit, 5 menit, atau bahkan 1 menit. Beberapa trader bahkan mungkin melihat kerangka waktu yang kurang dari satu menit.

    Namun, dengan kerangka waktu yang sangat singkat ini, kita memasuki domain trading frekuensi tinggi yang mungkin tidak praktis untuk diikuti oleh manusia. Mesin dapat memproses banyak data dengan cepat, sementara sebagian besar manusia tidak mampu melihat chart 15 detik dengan efektif.

    Ada hal lain yang perlu dipertimbangkan. Kita tahu bahwa sinyal dan level pada kerangka waktu yang lebih panjang umumnya lebih dapat diandalkan daripada sinyal pada kerangka waktu yang lebih pendek.

    Inilah sebabnya mengapa sebagian besar trader scalping masih akan melihat struktur pasar pada kerangka waktu yang lebih panjang terlebih dahulu. Mengapa?

    Mereka akan mengidentifikasi level penting pada kerangka waktu yang lebih panjang, kemudian memeriksa dengan cermat untuk mencari peluang trading scalping. Ini menunjukkan bahwa memperhatikan struktur pasar pada kerangka waktu yang lebih panjang dapat sangat membantu, bahkan dalam trading jangka pendek.

    Namun, strategi trading dan investasi dapat sangat berbeda antara satu trader dan trader lainnya. Tidak ada aturan yang kaku mengenai scalping, tetapi ada panduan yang dapat dipertimbangkan saat menetapkan aturan Anda sendiri.

    Strategi Trading Scalping

    Kita dapat membagi trader scalping menjadi dua jenis: trader scalping diskresioner dan trader scalping sistematis.

    Trader scalping diskresioner membuat keputusan trading “di tempat”, saat pasar terbuka di hadapan mereka. Mereka mungkin memiliki persyaratan khusus atau mungkin tidak ketika masuk atau keluar dari trading, tetapi keputusan didasarkan pada kondisi yang ada.

    Dengan kata lain, trader diskresioner dapat mempertimbangkan banyak faktor yang berbeda, namun aturan tidak terlalu kaku, dan mereka lebih mengandalkan intuisi dan naluri.

    Trader scalping sistematis mengambil pendekatan yang berbeda. Mereka memiliki sistem trading yang terdefinisi dengan baik yang secara otomatis memicu titik masuk dan keluar. Jika kondisi tertentu dari serangkaian aturan terpenuhi, mereka akan masuk atau keluar dari trading.

    Ilustrasi investasi aset kripto. Sumber: Oatawa/Getty Images.
    Ilustrasi trading kripto. Sumber: Oatawa/Getty Images.

    Trading sistematis didorong oleh data lebih dari intuisi, berbeda dengan trading diskresioner. Trader sistematis tidak terlalu mengandalkan intuisi, tetapi lebih mengandalkan data dan algoritme.

    Sebenarnya, klasifikasi ini juga dapat diterapkan pada jenis trader lainnya. Namun, perbedaannya terlihat lebih jelas dalam strategi jangka pendek. Trading diskresioner mungkin tidak bekerja secara konsisten dalam kerangka waktu yang lebih panjang.

    Beberapa scalper menggunakan strategi yang disebut trading range. Mereka menunggu terbentuknya range harga dan melakukan trading di dalam range tersebut.

    Konsepnya adalah bahwa selama range tersebut tidak tertembus, bagian bawah range akan bertindak sebagai support, dan bagian atas range akan bertindak sebagai resistance.

    Tentu saja, ini bukan jaminan, tetapi masih dapat menjadi sistem scalping yang berhasil. Namun, trader scalping yang baik akan bersiap menghadapi breakout dari range dengan menetapkan stop-loss.

    Teknik scalping lainnya melibatkan eksploitasi spread bid-ask. Jika terdapat selisih yang cukup besar antara harga penawaran tertinggi dan harga permintaan terendah, scalper dapat mengambil keuntungan dari situasi tersebut.

    Oleh karena itu, strategi semacam ini lebih cocok untuk trading algoritmik atau kuantitatif. Mengapa? Nah, tidak seperti mesin, manusia tidak dapat dengan konsisten menemukan ketidaksempurnaan kecil di pasar. Akibatnya, bidang ini dipenuhi oleh bot trading. Manusia yang ingin mengadopsi strategi ini umumnya harus bersaing dengan algoritma.

    Scalping juga sering menggunakan leverage. Karena target persentase relatif kecil, scalper biasanya ingin meningkatkan ukuran posisi mereka. Inilah sebabnya mengapa trader ini sering menggunakan platform trading margin, kontrak futures, dan jenis produk keuangan lainnya yang menawarkan leverage. Namun, karena scalper berusaha mendapatkan keuntungan dari pergerakan yang kecil dengan posisi yang besar, mereka harus waspada terhadap slippage.

    Apakah Scalping Cocok untuk Saya?

    Itu sepenuhnya tergantung pada gaya trading yang sesuai untuk Anda. Beberapa trader tidak suka meninggalkan posisi terbuka saat mereka tidur, sehingga mereka memilih strategi jangka pendek. Trader harian dan trader jangka pendek lainnya mungkin termasuk dalam kategori ini.

    Di sisi lain, trader jangka panjang suka membuat keputusan dalam jangka waktu yang lebih lama dan tidak keberatan membuka posisi selama berbulan-bulan. Mereka mungkin hanya menetapkan titik masuk, target laba, dan stop-loss, lalu memantau trading sesekali. Swing trader mungkin termasuk dalam kategori ini.

    Jadi, untuk memutuskan apakah scalping cocok untuk Anda, Anda perlu mempertimbangkan gaya trading mana yang lebih sesuai dengan Anda. Selain itu, Anda juga perlu menemukan strategi trading yang cocok dengan kepribadian dan profil risiko Anda, sehingga Anda dapat menerapkannya secara konsisten dan menguntungkan.

    Kesimpulan

    Scalping adalah strategi trading jangka pendek yang umum digunakan dengan tujuan memperoleh keuntungan dari pergerakan harga yang kecil. Ini adalah teknik trading yang membutuhkan disiplin, pengetahuan pasar, dan pengambilan keputusan yang cepat.

    Apakah scalping cocok untuk Anda? Jika Anda pemula, sebaiknya Anda mencari strategi jangka panjang seperti swing trading atau buy and hold. Jika Anda lebih berpengalaman, scalping mungkin cocok untuk Anda. Namun, apa pun yang Anda lakukan di pasar keuangan, selalu penting untuk mempertimbangkan prinsip manajemen risiko, seperti menggunakan stop loss dan menentukan ukuran posisi yang tepat.

    Jika kamu ingin mengetahui lebih dalam mengenai aset kripto atau cryptocurrency, bisa baca artikel “Belajar Crypto untuk Pemula Mulai Dari Sini.”

    Sumber: Binance Academy Indonesia



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Ketahui Apa Itu Indikator Stochastic Sebelum Memulai Trading

    Bagi para pegiat dunia aset kripto, khususnya trader, pasti sudah tidak asing dengan istilah indikator. Dalam dunia trading, indikator menjadi hal yang penting dalam mencapai tujuan dari trading itu sendiri. Indikator pada trading sangatlah beragam jenis dan tujuannya. Kali ini, saatnya Anda memahami lebih jauh soal indikator Stochastic, indikator yang cukup populer di kalangan trader karena mudah digunakan dan membawa cuan.

    Yuk, simak penjelasan selengkapnya!

    Mengenal Stochastic, Indikator yang Digunakan dalam Trading

    Stochastic merupakan sebuah indikator yang dapat menunjukkan sinyal lewat dua garis yang berpotongan, baik sinyal jual maupun beli. Stochastic ini marak digunakan oleh para trader khususnya di aset kripto, karena dapat membantu aktivitas trading.

    Stochastic pertama kali diciptakan pada tahun 1950-an oleh seorang dokter sekaligus trader, bernama George Lane. Ia kemudian terus melakukan pengembangan Stochastic agar grafik pergerakan harga dapat lebih mudah dipahami, dengan menganalisis trend. Berbeda dengan indikator lain, Stochastic hanya menunjukkan angka mulai dari 0 hingga 100, tidak lebih atau kurang.

    Para trader dapat memilih dengan bebas indikator mana yang akan digunakan dari beragam jenisnya. Stochastic sendiri tergolong ke dalam jenis indikator momentum karena trader mengambil keputusan berdasarkan kuat lemahnya momentum. Stochastic berperan memperlihatkan harga trading pada penutupan terakhir dengan cara menghitung selisih harga tertinggi dan terendah dalam periode tertentu.

    Umumnya, Stochastic digunakan oleh para trader kripto yang memiliki tujuan jangka panjang. Selain Stochastic, para trader juga biasanya menggunakan indikator dan metode teknikal lain dalam waktu yang bersamaan agar dapat membandingkan sinyal yang terdeteksi.

    Cara Membaca Indikator Stochastic Saat Trading

    Dalam membaca indikator Stochastic, terdapat berbagai cara yang bisa Anda sesuaikan berdasarkan fungsinya. Ternyata, Stochastic sendiri bisa digunakan dalam tiga fungsi dengan cara membaca yang tentunya juga berbeda, yaitu:

    Overbought berarti terlalu banyak dibeli, menghasilkan harga koin yang sudah terlalu tinggi sehingga berpotensi terjadinya koreksi atau penurunan harga. Sebaliknya, Overheard berarti terlalu banyak dijual, menghasilkan harga koin yang hampir mencapai titik terendah, sehingga berpotensi terjadinya kenaikan harga.

    Dalam menandakan fungsi ini, Indikator Stochastic memiliki titik atas sebesar 80 dan titik bawah sebesar 20 pada grafik. Dengan demikian, indikator akan menandakan kondisi Overbought jika grafik mencapai angka 80 atau lebih dan kondisi Oversold jika grafik berada di angka 20 atau lebih.

    Indikator ini sangat mudah digunakan dalam menunjukkan kondisi Overbought & Oversold. Namun, Anda tidak bisa langsung memutuskan untuk memulai trading begitu saja karena tidak jarang grafik hanya hampir menyentuh, sehingga tidak berhasil mencapai Overbought maupun Oversold. Untuk itu, penting bagi Anda untuk memahami cara membaca indikator berdasarkan fungsi lainnya agar tidak terjadi masalah.

    Indikator Stochastic memiliki dua garis dinamis, yaitu garis %K (signal line) dan %D (trigger line). Jika membahas cara membaca Indikator Stochastic untuk melihat sinyal entry, maka Anda harus mengamati persilangan antara kedua garis tersebut. Sinyal entry sendiri juga terbagi menjadi dua, yaitu sinyal beli dan sinyal jual.

    Terdeteksinya sinyal beli ditandai dengan garis %K yang memotong garis %D dari arah bawah ke atas (Golden Cross). Sementara, sinyal beli akan terlihat saat garis %K yang memotong garis %D dari atas ke bawah (Death Cross). Hal ini disebabkan oleh sifat masing-masing garis, yaitu garis %K yang bersifat fast stochastic dan garis %D yang bersifat slow stochastic.

    Ada sedikit tips bagi Anda yang akan menggunakan indikator ini dalam melihat sinyal entry. Jika persilangan antara kedua garis tersebut terjadi di wilayah Overbought maupun Oversold, maka dapat dipastikan sinyal entry tersebut lebih terkonfirmasi.

    Indikator Stochastic juga dapat digunakan dalam menganalisis Divergence. Divergence sendiri merupakan istilah dalam trading yang memfokuskan pada perbedaan antara pergerakan harga dan indikator, sehingga akan terlihat momentum pergerakannya. Cara membacanya adalah dengan melihat titik puncak (high) dan titik dasar (low) yang terdiri dari garis-garis sinyal. 

    Momentum pergerakan dapat dikatakan melemah apabila posisi high dan low semakin menurun. Sebaliknya, posisi high dan low yang semakin meningkat menandakan momentum pergerakan sedang menguat. Divergence dapat digunakan untuk memprediksi apakah trend harga akan bertahan lama atau justru akan berhenti dan berbalik arah (reverse).

    Keunggulan Indikator Stochastic dan Tips Menggunakannya

    Dari sekian banyak indikator yang bisa digunakan dalam trading, indikator Stochastic memiliki beberapa keunggulan yang menguntungkan, lho. Berikut ini keunggulan dari indikator Stochastic yang bisa dimanfaatkan dengan baik oleh para trader.

    • Sensitivitas yang Lebih Tinggi

    Stochastic merupakan indikator yang cenderung lebih sensitif, di mana dapat lebih cepat menangkap sinyal. Walaupun begitu, tidak menutup kemungkinan juga Stochastic akan menangkap fake signal atau sinyal palsu. Sehingga, trader perlu pintar-pintar dalam menganalisis garis sinyal, misalnya dengan menggabungkan teknik lain.

    • Mampu Memberikan Sinyal Saat Lemah

    Dikarenakan sifatnya yang sensitif, Stochastic juga dapat memberikan sinyal saat terjadi pelemahan momentum. Saat sinyal lemah ditangkap, trader dapat dengan mudah mengambil keputusan untuk masuk atau keluar dari bursa trading.

    • Adaptif di Kondisi Pasar yang Berbeda

    Selain itu, Stochastic juga memiliki sifat yang mudah beradaptasi dan fleksibel untuk digunakan dalam berbagai kondisi pasar. Misalnya, diaplikasikan pada pasar yang memiliki volatilitas tinggi atau fast-moving.

    Berkat kelebihannya, Stochastic tergolong marak digunakan oleh para trader kripto. Jika Anda akan menggunakan indikator ini, ada beberapa tips yang bisa Anda ikuti agar trading Anda berbuah untung. Pertama, Anda perlu mengkombinasikan Stochastic dengan indikator lain, seperti Fibonacci atau Moving Average agar tetap bisa mengurangi risiko trading.

    Kedua, Anda harus melakukan analisis pada lebih dari satu time frame atau periode waktu. Hal ini dilakukan untuk mengurangi false signal yang membuat Anda salah mengambil keputusan, bahkan mengalami kerugian. Ketiga, manfaatkan trendline atau garis tren. Saat Anda sudah menemukan tren harga dan trendline yang valid, Anda bisa lebih mudah membaca sinyal dari Stochastic dan meningkatkan kemungkinan Anda dapat untung.

    Sekarang, bekal ilmu trading Anda sudah semakin lengkap setelah mengetahui apa itu indikator Stochastic beserta cara membacanya. Jika Stochastic dimanfaatkan dengan benar dan diselingi dengan analisis teknikal yang baik, Anda pasti bisa menjemput cuan di akhir masa trading

    Tertarik dengan informasi dan tips lainnya seputar trading aset kripto? Yuk, cari tahu lebih lengkap di website Tokonews milik Tokocrypto sekarang!



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Trading Tools Bitcoin yang Perlu Dikuasai Oleh Para Trader

    Banyak orang memulai trading bitcoin tanpa mengetahui strategi dan tools trading Bitcoin. Padahal untuk mengurangi risiko dan mendapatkan keuntungan yang optimal anda perlu menggunakan tools yang tepat.

    Ciri-ciri Trading Tools Bitcoin yang Aman

    Ada banyak tools yang bisa anda gunakan dalam memaksimalkan trading anda, namun sebelumnya anda perlu memastikan tools tersebut aman dan terpercaya.

    Untuk memastikan tools tersebut terpercaya dan yakin akan memberikan keuntungan kepada anda, ada beberapa hal yang harus anda perhatikan. Diantaranya:

    1. Ada Situs Resmi

    Tools yang terpercaya biasanya akan diperkenalkan kepada publik melalui website. Hal ini merupakan salah satu cara agar publik bisa melihat kelebihan serta kekurangan dari tools trading yang akan digunakan.

    2. Lihat Hasil Review

    Setelah anda mengetahui situs resminya, anda juga perlu untuk melihat apakah tools tersebut banyak memiliki hasil review dari para penggunanya atau tidak. Situs resmi yang menawarkan tools trading crypto bisa dipastikan akan menampilkan review dari para penggunanya.

    3. Ketahui Jumlah User

    Langkah selanjutnya adalah mengetahui jumlah pengguna dari tools tersebut. Pengguna yang banyak bisa menjadi bahan pertimbangan paling tepat sebelum menggunakan tools trading.

    4. Fitur yang Ditawarkan

    Penawaran dari fitur juga penting untuk anda perhatikan. Bagaimanapun anda menggunakan tools untuk memudahkan dan membantu dalam trading aset kripto dengan berbagai macam strategi yang telah ditetapkan. Pertimbangkanlah, apakah fitur pada toolsnya benar-benar akan membantu anda atau tidak.

    Setelah anda mengetahui bagaimana cara memilih tools yang terpercaya, pastikan kembali tools tersebut benar-benar akan anda butuhkan dalam menjalankan strategi trading Bitcoin anda. Sehingga alat tersebut akan bekerja secara maksimal dalam meningkatkan keuntungan anda dalam trading aset kripto.

    Ini Trading Tools Bitcoin yang Anda Perlu Tahu

    Untuk mengetahui beberapa tools yang akan mendukung strategi anda, kami akan  menjelaskan beberapa tools yang perlu anda ketahui sebelum memulai trading di aset kripto. Diantaranya:

    1. Portal Analisa ICO (Initial Coin Offering)

    Jika anda benar-benar serius untuk trading di aset kripto, anda perlu menggunakan  Analisa ICO (Initial Coin Offering).

    Initial Coin Offering merupakan cara perusahaan untuk mengumumkan suatu koin tertentu yang dipakai pada perusahaanya dan setelah-nya beberapa website akan memberikan ranking dan rating untuk ICO (Initial Coin Offering) berdasarkan faktor-faktor seperti produk, team, potensi profit, risiko, visi, dll. 

    Penilaian yang dilakukan website yang ekspert di kripto tersebut akan mempengaruhi grafik naik turunya kripto. Dengan tools ini anda akan mendapatkan informasi yang banyak dari berbagai penilaian ICO tersebut. Sehingga anda dapat menentukan strategi berikutnya.

    2. Calendar Cryptocurrency

    Dengan tools ini anda akan mendapatkan event-event apa saja yang terkait di aset crypto, dari konferensi hingga seminar dan dari coin burns hingga airdrops, event crypto yang besar dan kecil harus dimasukkan dalam strategi trading aset kripto. Sehingga anda bisa memetakan sentimen apa saja yang akan mempengaruhi investasi anda di aset kripto.

    3. Aggregator Berita Cryptocurrency

    Berbagai macam tool atau app aggregator berita crypto membantu Anda untuk secara cepat dan real time membaca berita dari banyak portal berita crypto hanya di satu dashboard saja.

    Alat ini juga akan memberikan notifikasi khusus yang sebelumnya telah diatur oleh anda, untuk berita-berita yang cukup penting dan sekiranya akan mempengaruhi strategi trading anda.

    Tonton juga trading tools untuk pemula yang belum pernah trading sama sekali.

    https://www.youtube.com/watch?v=OIL1njqXit0

    Nah itulah beberapa cara memastikan tools tersebut terpercaya serta tools yang perlu diketahui saat trading bitcoin.

    Jika anda tertarik untuk memulai trading bitcoin atau aset kripto lainya, Tokocrypto sebagai platform exchange aset kripto yang aman (telah terverifikasi oleh Bappebti) di Indonesia dan memiliki berbagai macam fasilitas merupakan pilihan yang tepat.

    Kunjungi kami di media sosial @Tokocrypto dan websitenya di www.tokocrypto.com untuk mengetahui informasi lebih lanjut.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Ketahui Perbedaan Trading Binary dan Trading Aset Kripto

    Sejak tahun 2009 hingga sekarang, kemunculan bitcoin menjadi salah satu aset kripto yang paling populer. Sebagai mata uang digital, bitcoin kerap dijadikan sebagai alat pembayaran pada beberapa negara tertentu, instrumen investasi, dan objek trading. Tidak hanya trading bitcoin, trading binary juga sedang naik daun dan kerap diperbincangkan. Sebenarnya, apa perbedaan trading binary dengan trading aset kripto? Mari kita bahas lebih lanjut.

    Apa itu Trading Binary?

    Trading binary merupakan mekanisme dimana seseorang akan mendapat keuntungan atau kerugian pada sebuah investasi berdasarkan ketepatan dalam memprediksi naik turunnya nilai aset dalam periode waktu yang sudah disepakati sebelumnya. Istilah ini berasal dari Amerika Serikat dan populer di Eropa.

    Jika berhasil memprediksi kenaikan nilai aset pada akhir periode waktu, pemain akan mendapat keuntungan sekitar 80% dari modal. Sedangkan jika prediksinya salah, pemain akan mengalami kerugian.

    Istilah-istilah dalam Trading Binary

    Terdapat beberapa istilah dalam trading binary yang harus diketahui sebelum memulainya, diantaranya adalah:

    Call adalah opsi yang diambil pemain apabila nilai aset yang diprediksi akan mengalami kenaikan pada periode waktu yang ditentukan.

    Put adalah kebalikan dengan opsi call, pemain menggunakan opsi put ketika nilai aset diprediksi mengalami penurunan dalam periode waktu yang telah ditentukan.

    Sesuai dengan harfiahnya, profit merupakan kondisi dimana pemain berhasil menebak kenaikan nilai aset pada periode tertentu dan keuntungan tersebut otomatis bertambah pada uang deposit. 

    Loss adalah ketika pemain tidak berhasil menebak nilai aset maka deposit akan berkurang sesuai dengan jumlah deposit yang ditentukan pada awal trading.

    Expiry time merupakan istilah untuk akhir dari periode waktu yang telah ditentukan sebelum memulai trading binary. Jadi ketika sudah mencapai batas expiry time, maka transaksi yang telah diprediksi akan tertutup otomatis.

    Perbedaan Trading Binary dan Trading Aset  Kripto

    Setelah mengetahui definisi serta istilah yang digunakan para trading binary, berikut beberapa perbedaan antara trading binary dengan trading aset kripto:

    • Penggunaan Ukuran Trading

    Dalam trading binary, ukuran trading yang digunakan bergantung kepada nilai kapital. Pemain bisa mengambil 5%-20% dari balance akun trading untuk dijadikan kapital.

    Sedangkan trading aset kripto menggunakan satuan 1 USDT. USDT merupakan stablecoin yang setara dengan 1 dollar.

    Pada trading binary, dikenakan biaya trading kurang lebih sebesar 15-20% dari modal jika Anda mendapat keuntungan. Untuk trading aset kripto, biaya trading yang dikenakan tergantung kepada kebijakan platform jual beli itu sendiri, berkisar 0.1%-0.2% atau lebih.

    Untuk trading binary, pemain tidak benar-benar membeli nilai aset. Melainkan hanya menebak apakah akan terjadi peningkatan atau penurunan nilai aset. Hal itulah yang menentukan untung rugi yang didapat.

    Sedangkan trading aset kripto, pemain melakukan pembelian nilai aset sesuai dengan jumlah yang diinginkan.

    Penutupan posisi pada trading binary tidak sama dengan trading aset kripto, karena pemain hanya menunggu sampai batas waktu yang telah ditentukan (expiry time). Lain halnya dengan trading aset kripto, pemain dapat menutup posisi secara manual apabila harga yang digunakan untuk trading tidak sesuai dengan prediksi.

    Dalam trading binary, pemain dapat melakukan deposit melalui local bank transfer atau kartu kredit dan lain-lain. Sedangkan untuk melakukan trading aset kripto, pemain harus mempunyai wallet untuk mengkonversikan rupiah ke USDT atau aset kripto lain.

    Setelah mengetahui perbedaan trading binary dan jual beli aset kripto, penting untuk diketahui bahwa Anda disarankan untuk mengedukasi diri sebelum membeli atau menjual digital asset. 

    Jika Anda tertarik dengan trading aset kripto, Anda bisa memulainya di Tokocrypto karena telah terdaftar secara resmi di Indonesia! Segera kunjungi Tokocrypto di www.tokocrypto.com atau di media sosial kami @Tokocrypto.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Inilah 5 Manfaat Fitur Order Book Tokocrypto!

    Sebagai trader pemula, tentulah Anda sering mengalami kesalahan dalam menentukan harga jual atau beli saat trading aset kripto. Tidak jarang juga jika Anda pernah mengalami kerugian karena harga pasar yang secara tiba-tiba mengalami kenaikan atau penurunan. Kini Anda tidak lagi perlu khawatir, karena Anda hanya perlu memanfaatkan fitur order book yang telah disediakan oleh Tokocrypto!

    Kenali Fitur Order Book Tokocrypto

    Selain fitur private trading dan listing 5 stable coin, Tokocrypto memiliki fitur lainnya yang memberikan kemudahan untuk Anda sebagai trader pemula yaitu, fitur order book.

    Fitur order book pada Tokocrypto adalah fitur untuk untuk melakukan penawaran harga jual atau beli aset kripto pada harga tertentu sesuai dengan yang Anda inginkan. Melalui fitur order book ini, transaksinya hanya akan terjadi ketika menyentuh pada angka yang telah kita tentukan tersebut, sehingga Anda tidak harus selalu memantau kondisi harga terus-menerus.

    Dalam order book di Tokocrypto, terdapat istilah taker dan maker. Taker adalah sebutan untuk trader yang melakukan jual atau beli aset kripto dengan harga yang telah tersedia. Sedangkan maker adalah sebutan untuk trader yang melakukan transaksi jual atau beli dengan menggunakan harga yang diinginkan. 

    Setelah mengetahui cara bekerja fitur order book di atas, mari berkenalan dengan manfaat yang akan Anda rasakan ketika menggunakan fitur tersebut!

    Manfaat Order Book di Tokocrypto

    1. Mempermudah dalam Penyusunan Trading Plan

    Dengan fitur ini, Anda akan mengalami kemudahan dalam menyusun strategi trading setelah menganalisa pergerakan arah pasar.

    Tak hanya itu, fitur order book ini mempermudah para trader pemula. Jadi, jika Anda adalah trader pemula, Anda juga bisa sambil mempelajari penyusunan strategi yang tepat untuk melakukan trading.

    2. Mendapatkan Harga Terbaik

    Setelah Anda menganalisa pergerakan arah pasar, Anda dapat langsung mempraktikan strategi yang Anda susun dengan menentukan harga sesuai dengan keinginan Anda.

    Dengan fitur order book dan strategi trading yang tepat, Anda akan mendapatkan harga yang terbaik. Anda juga dapat meminimalisir risiko, jika secara tiba-tiba harga tersebut mengalami perubahan yang tidak diinginkan. Hal yang Anda perlu lakukan hanya meletakkan pesan order aset kripto.

    3. Trading dengan Nyaman Tanpa Rasa Khawatir

    Anda dapat langsung meletakkan order jual di bawah harga beli ataupun meletakkan order jual di atas harga beli sebagai target tanpa harus khawatir jika terjadi penurunan dan kenaikan pada harga pasar.

    Selain itu, jika Anda adalah trader pemula, fitur ini membantu Anda meminimalisir kerugian yang sering dialami oleh trader pemula.

    4. Menghemat Waktu

    Jika Anda melakukan day trading, fitur ini mempermudah Anda untuk melakukan aktivitas lainnya. Bahkan Anda dapat melakukannya sambil bekerja sehari-hari tanpa perlu selalu berada di depan layar saat trading selama 24 jam.

    5. Trading Terasa Menyenangkan

    Keempat manfaat yang Anda rasakan di fitur inilah yang menjadikan pengalaman trading Anda akan terasa menyenangkan. Selain itu, dengan kemudahan yang ditawarkan oleh fitur order book dari Tokocrypto, Anda tidak perlu takut untuk memulai trading jika belum memiliki portofolio.

    Anda juga dapat bebas memilih ingin menjadi taker atau maker sesuai kebutuhan. Anda juga mendapatkan kebebasan untuk membeli atau menjual aset kripto sesuai dengan harga yang Anda inginkan.

    Nah, itulah manfaat order book yang ada di Tokocrypto. Segera rasakan manfaat fitur order book yang tersedia Tokocrypto dan jangan lupa untuk download aplikasinya di playstore atau appstore! Salam to the moon!



    Sumber : news.tokocrypto.com