Tag: trading

  • Cara Mudah Membeli Solana Tanpa Biaya Trading

    Solana merupakan blockchain yang dirancang untuk membuat aplikasi terdesentralisasi (DApps). Dengan popularitasnya yang sedang meningkat, bahkan digadang-gadang bisa menggantikan ETH, Solana menjadi sangat menarik bagi para investor.

    Dengan memilih platform yang tepat dan mengikuti langkah-langkah yang sederhana, kamu dapat menghemat biaya transaksi dan mendapatkan lebih banyak keuntungan dari aset kripto kamu.

    Pada artikel ini akan membahas cara mudah untuk membeli Solana tanpa biaya trading. Namun, sebelum membeli Solana, mari pelajari dahulu agar bisa berinvestasi lebih logis dan rasional.

    Kenapa Solana Menarik?

    Solana menjadi salah satu aset kripto yang sangat populer dan berada pada jajaran lima aset kripto dengan kapitalisasi pasar tertinggi.

    Sebelum kamu berinvestasi, mari pelajari terlebih dahulu apa yang membuat Solana memiliki banyak pengguna dan investor.

    • Kecepatan Transaksi: Solana mampu memproses hingga 65.000 transaksi per detik, menjadikannya salah satu blockchain tercepat di dunia. Kecepatan ini memungkinkan pengguna untuk melakukan transaksi dengan cepat dan efisien. Bahkan mengalahkan layanan Visa yang hanya mampu memproses 24.000 transaksi per detik.
    • Biaya Transaksi yang Rendah: Solana memiliki biaya transaksi yang sangat rendah dibanding blockchain kompetitornya, Ethereum. Hal ini membuat banyak aplikasi DeFI hingga meme coin yang memilih untuk menggunakan jaringan Solana.
    • Ekosistem yang Terus Berkembang: Kecepatan transaksi dan biaya transaksi yang rendah, membuat Solana memiliki ekosistem yang berkembang pesat dengan banyak proyek dan aplikasi yang dibangun di atasnya. Banyak aplikasi yang berjalan di Ether berpindah ke Solana, seperti Render.
    • Dukungan Komunitas: Solana memiliki komunitas yang sangat kuat, dan aktif. Komunitas ini banyak terlibat berbagai platform media sosial, forum, dan acara. Mereka sering berbagi informasi, memberikan dukungan, dan mempromosikan proyek-proyek baru di ekosistem Solana.
    • Kombinasi Teknologi: Solana menggunakan kombinasi algoritma proof-of-history (PoH) dan proof-of-stake (PoS) untuk mencapai konsensus. Kombinasi teknologi ini memungkinkan jaringan untuk mencapai kecepatan tinggi dan biaya rendah dengan tetap aman dan terdesentralisasi.
    • Adaptasi yang Masif: Solana memiliki adaptasi teknologi yang masif, mulai dari meme coin, token utilitas hingga stable coin Solana PYUSD yang digunakan oleh paypal.

    Risiko Membeli Solana

    Sebelum melakukan pembelian investasi, ada baiknya kamu memahami risiko terlebih dahulu. Seperti instrumen investasi lain, Solana juga memiliki risiko, berikut beberapa risiko yang harus kamu tahu.

    1. Volatilitas Harga: Solana merupakan aset kripto yang memiliki harga yang cukup fluktuatif seperti aset kripto pada umumnya. Hal ini berarti, nilai dari investasi kamu bisa naik atau turun dengan waktu yang singkat.
    2. Persaingan Pasar Kripto: Pasar kripto merupakan pasar yang terus berkempang, banyak teknologi baru yang lahir menggantikan teknologi lama. Seperti Solana yang hadir untuk bersaing dengan Ethereum, bukan tidak mungkin kedepannya kan ada aset kripto lain yang hadir untuk menggantikan Solana.
    3. Risiko Regulasi: Perubahan regulasi di berbagai negara bisa mempengaruhi nilai dan legalitas Solana.  Maka akan sangat penting untuk melakukan transaksi di platform yang sudah legal seperti Tokocrypto.

    Dengan memahami risiko-risiko ini, diharapkan kamu bisa membuat keputusan investasi yang lebih terinformasi dan berhati-hati.

    Cara Mudah Membeli Solana Tanpa Biaya Trading

    Bagi seorang investor dan trader, membeli aset kripto tanpa biaya trading salah satu cara untuk memaksimalkan keuntungan.

    Memilih platform seperti Tokocrypto, memungkinkan kamu melakukan pembelian Solana tanpa harus membayar biaya trading dengan memanfaatkan fitur Beli/Jual Instant. 

    Berikut beberapa langkah untuk membeli Solana tanpa biaya trading.

    1. Unduh aplikasi Tokocrypto di Play Store atau Apps Store.
    2. Buat akun dan lakukan verifikasi KYC sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
    3. Deposit saldo investasi via Bank, Virtual Account, atau E-Wallet.
    4. Masuk ke menu Beli/Jual dan cari Solana (SOL).
    5. Lakukan pembelian sesuai dengan jumlah yang kamu inginkan.

    DISCLAIMER: Setiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi Anda. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual kripto. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi Anda.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Kapan Waktu yang Tepat untuk Trading Crypto: Ada Beberapa Pilihan

    Salah satu cara agar untuk mendapatkan keuntungan trading yang sesuai harapan adalah dengan mendapat posisi yang bagus untuk masuk ke market kripto.

    Pasar kripto yang beroperasi 24/7 memberikan fleksibilitas bagi para trader. Meskipun begitu, kripto tetap memiliki momen yang pas untuk mendapat volatilitas trading.

    Berikut momen tepat yang bisa kamu pertimbangkan untuk trading kripto.

    Trading Saat Pasar Amerika Serikat Buka

    Saat pasar saham AS buka, volume perdagangan kripto cenderung meningkat. Ini memberikan likuiditas yang lebih tinggi, yang berarti lebih mudah untuk membeli dan menjual aset tanpa mempengaruhi harga secara signifikan.

    Banyak trader ritel dan institusional yang berbasis di AS cenderung melakukan aktivitas pasar kripto selama jam kerja pasar Amerika.

    Pasar kripto juga sering kali menunjukkan korelasi dengan pasar saham AS. Ketika pasar saham bergerak, pasar kripto mungkin mengikuti tren yang sama, memberikan petunjuk tambahan bagi trader untuk membuat keputusan yang lebih baik

    Dilansir dari laman CryptoNews, waktu yang paling tepat untuk melakukan trading adalah pada hari kerja, sekitar pukul 09:00-17:00 Eastern Standard Time (EST) atau sekitar pukul 21:00-05:00 Waktu Indonesia Barat (WIB).

    Volume biasanya meningkat selama jam perdagangan pasar saham AS antara pukul 09.30 -16.00 EST atau sekitar pukul 21:30-04:00 WIB.

    Saat Market Volatile

    Trading saat market mengalami volatilitas yang tinggi bisa menjadi peluang besar, namun membawa risiko yang tinggi. Volatilitas tinggi berarti harga kripto dapat bergerak naik atau turun dengan cepat. Ini memberikan peluang bagi trader untuk mendapatkan keuntungan besar dalam waktu singkat.

    Trading pada saat market volatile memungkinkan kamu mendapat keuntungan dalam waktu yang singkat.

    Bagi day trader, melakukan trading pada saat market mengalami volatilitas yang tinggi adalah saat yang paling baik.

    Saat Market Memberikan Sinyal Recovery

    Ketika pasar mulai memberikan tanda pulih dari penurunan, memberikan kesempatan untuk membeli aset dengan harga diskon sebelum harga naik lebih tinggi.

    Saat market memberikan tanda akan adanya kenaikan, sinyal recovery seringkali disertai dengan peningkatan kepercayaan investor. 

    Menggunakan indikator teknis seperti moving averages, RSI (Relative Strength Index), dan MACD (Moving Average Convergence Divergence) dapat membantu mengidentifikasi sinyal recovery dan menentukan waktu yang tepat untuk masuk ke pasar.

    Saat Ada Pengumuman Penting di Pasar AS

    Berita kebijakan, laporan pendapatan perusahaan besar, atau perubahan regulasi yang ada di Amerika Serikat seringkali mempengaruhi pergerakan pasar dengan signifikan.

    Trading kripto saat ada pengumuman penting bisa memberikan peluang besar untuk memanfaatkan pergerakan harga yang signifikan.

    Ada beberapa pengumuman penting yang bisa kamu perhatikan:

    • Federal Open Market Committee (FOMC): FOMC merupakan bagian dari Federal Reserve yang bertanggung jawab atas kebijakan moneter di AS. Ketika FOMC memberikan pengumuman untuk menurunkan suku bunga, biasanya aset kripto akan mengalami kenaikan harga.
    • Laporan Penghasilan Perusahaan Besar: Laporan penghasilan dari perusahaan besar Amerika Serikat seperti Nvidia, Blackrock, Apple, dan lain sebagainya, bisa mempengaruhi harga kripto. Contoh: laporan keuangan Nvidia yang bisa membuat aset kripto dengan narasi AI mengalami kenaikan harga.
    • Pengumuman Regulasi: Pengumuman regulasi baru atau perubahan kebijakan terkait kripto dari pemerintah atau badan pengawas dapat mempengaruhi harga kripto. Regulasi yang mendukung dapat meningkatkan harga, sementara regulasi yang merugikan, sebaliknya.

    Saat Ada Promo Trading yang Menguntungkan

    Memanfaatkan promo trading yang sedang berlangsung bisa membuat potensi keuntungan trading kamu lebih tinggi.

    Salah satunya dengan memanfaatkan gratis biaya trading di Tokocrypto dengan menggunakan fitur Beli/Jual Instant yang bisa kamu mulai dengan Rp1.600. 

    Fitur ini juga memungkinkan kamu melakukan pembelian dan penjualan dengan lebih cepat dan mudah. Ini memungkinkan kamu untuk lebih fleksibel dalam strategi trading dan memaksimalkan keuntungan.


    DISCLAIMER: Artikel ini hanyalah informasi bukan ajakan membeli atau menjual suatu aset kripto. Setiap keputusan investasi adalah tanggung jawab pribadi Anda. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual kripto. Tokocrypto tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi Anda.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Jelang The Merge, Tokocrypto Bebaskan Biaya Trading Beli Ethereum

    Tokocrypto, salah satu platform jual-beli aset kripto memberikan pembebasan biaya transaksi (trading fee) untuk pembelian aset kripto Ethereum (ETH). Program ini merupakan benefit tambahan setelah sebelumnya membebaskan biaya trading Bitcoin dengan pairing fiat untuk seluruh pengguna Tokocrypto.

    VP Marketing Tokocrypto, Adytia Raflein, menjelaskan program gratis biaya trading Ethereum ini tidak memberikan batasan minimum maupun maksimum transaksi. Aset kripto Ethereum yang dibebaskan biaya transaksinya saat ini tersedia dalam pairing ETH/BUSD.

    “Kami memahami saat ini terjadi peningkatan kekhawatiran akan ancaman inflasi tinggi dan koreksi harga yang berkelanjutan di market kripto. Namun di sisi lain, dalam waktu dekat akan ada momen bersejarah, yaitu transisi ekosistem jaringan Ethereum dari Proof-of-Work (PoW) ke Proof-of-Stake (PoS) yang dikenal sebagai The Merge terjadi sekitar tanggal 10 hingga 20 September mendatang,” kata Raflein.

    Ilustrasi The Merge Ethereum. Sumber: Getty Images.
    Ilustrasi The Merge Ethereum. Sumber: Getty Images.

    Baca juga: Analis: Ethereum Mungkin Bisa Beri Banyak Untung Daripada Bitcoin

    Dampak The Merge Ethereum

    The Merge adalah perubahan yang telah lama ditunggu-tunggu pada sistem Ethereum, memindahkannya dari protokol Proof-of-Work  yang diklaim tidak efisien ke Proof-of-Stake dinilai jauh lebih efisien. Keduanya adalah cara untuk mengoperasikan sistem blockchain yang mengelola dan melacak setiap transaksi dalam aset kripto.

    Peristiwa The Merge Ethereum ini memiliki potensi menaikkan pergerakan nilai market kripto, khususnya ETH. Perubahan pada protokol Ethereum akan menciptakan sejumlah manfaat untuk sistem kripto, termasuk efisiensi dan skalabilitas yang lebih tinggi, membuat platform lebih kuat. Itu juga bisa membuat token Ethereum (ETH) lebih berharga.

    Meski begitu, Raflein tidak memberikan financial advice untuk membeli aset kripto tertentu dan tetap menegaskan untuk setiap tindakan investor aset kripto harus dibarengi dengan riset terlebih dahulu dan membuat keputusan tidak berdasarkan FOMO (fear of missing out). Investor diminta tetap menerapkan DYOR (Do Your Own Research).

    VP Marketing Tokocrypto, Adytia Raflein. Foto: Tokocrypto.

    Baca juga: Tiga Aset Kripto Potensi Reli Dampak dari The Merge Ethereum

    Syarat Gratis Biaya Trading Ethereum

    Adapun syarat dan ketentuan untuk mendapatkan fasilitas bebas biaya trading ETH ini adalah sebagai berikut:

    • Hanya berlaku untuk nasabah yang telah menyelesaikan verifikasi KYC (Know Your Costumer) Level 1.
    • Berlaku untuk pairing ETH/BUSD yang telah tersedia.
    • Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan Pajak Penghasilan (PPh) atas transaksi tetap dikenakan kepada pengguna.
    • Program ini efektif berlaku tanggal 26 Agustus 2022 Jam 07.00 WIB.

    “Tokocrypto ingin memberikan value dan pengalaman baru berupa benefit bebas biaya trading BTC dan ETH untuk membantu pasar dan pengguna kami pada saat dibutuhkan, membangun sentimen positif, dan menciptakan industri investasi kripto yang sehat,” pungkas Raflein.

    Tidak hanya itu, Tokocrypto juga masih menjalankan program TKO Trading Fee, di mana pengguna bisa membayar biaya trading menggunakan TKO dan mendapatkan diskon sebesar 25%. Hadirnya fitur TKO Trading Fee yang memberikan keuntungan untuk para holders TKO.

    Dengan fitur TKO Trading Fee, pengguna Tokocrypto tidak akan dipusingkan lagi dengan biaya trading fee, sehingga bisa dapat keuntungan yang maksimal. Diskon trading fee ini bisa digunakan semua pengguna dengan berbagai pilihan aset kripto.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Pelajari Strategi Margin Trading untuk Pemula

    Kemajuan teknologi menjadikan bentuk mata uang tidak hanya sebatas uang fiat. Namun, perkembangan zaman mampu menghadirkan cryptocurrency yang dapat digunakan untuk melakukan transaksi dan dapat dijadikan sebagai instrumen investasi. Lantas, pernahkah Anda ingin melakukan trading cryptocurrency tetapi mempunyai budget yang terbatas? Mungkin langkah yang satu ini bisa Anda coba, yaitu margin trading.

    Apa Margin Trading Itu?

    Secara sederhana, margin trading merupakan kegiatan perdagangan cryptocurrency dimana trader menggunakan dana pinjaman atau modal untuk meningkatkan daya beli. Umumnya, trader mendapatkan dana pinjaman dari pihak ketiga, seperti broker atau sering dikenal sebagai perusahaan sekuritas.

    Pada intinya, trader dapat membeli cryptocurrency lebih banyak dari budget awal yang dimiliki dengan menggunakan dana pinjaman tadi. Hal tersebut tentunya dapat meningkatkan keuntungan jika pergerakan pasar sesuai dengan yang ditargetkan. 

    Mengenal Fasilitas Margin Trading: Margin dan Leverage

    Untuk memahami margin trading lebih dalam, Anda harus mengetahui beberapa fasilitas atau fitur berikut:

    Margin merupakan dana pinjaman yang Anda gunakan untuk meningkatkan investasi dan Anda harus membayarnya kembali dengan bunga. Selanjutnya, trader menggunakan margin untuk menciptakan leverage.

    Leverage adalah peningkatan daya beli yang Anda miliki ketika memperdagangkan cryptocurrency menggunakan margin. Artinya, Anda dapat mendapatkan posisi yang lebih besar dibandingkan hanya menggunakan dana sendiri (tanpa dana pinjaman).

    Apakah nilai leverage akan sama di setiap platform? Tentu tidak. Leverage maksimum yang Anda akses tentu berbeda-beda pada setiap platform. Biasanya, leverage tertulis menggunakan rasio, seperti 5:1, 20:1

    Baca Juga: Pahami Apa Itu Day Trading Disini!

    Strategi Margin Trading

    Sebelum melakukan margin trading, berikut strategi yang harus Anda persiapkan sebagai pemula:

    1. Mulailah dengan Angka Kecil dan Perlahan

    Sebagai pemula, sebaiknya Anda memulai margin trading dari nilai yang kecil. Hal ini penting karena Anda harus mempelajari situasi terlebih dahulu sebelum beralih ke nilai yang lebih besar. Kemudian, pernyataan “Perlahan tapi Pasti” juga sangat cocok karena dapat mengurangi risiko kerugian.

    2. Ketahui Besaran Biaya dan Likuiditas

    Anda harus mengetahui secara rinci biaya yang Anda keluarkan untuk melakukan margin trading. Hal tersebut dikarenakan, untuk membuka posisi leverage, Anda akan membayar bunga atas modal yang Anda pinjam. Pastikan biaya yang Anda keluarkan tidak mengganggu persentase profit. 

    Selain itu melansir dari Binance Academy, likuiditas pada cryptocurrency adalah kemampuan untuk menjual atau membeli aset di pasar tanpa menyebabkan perubahan harga yang drastis pada harga aset. Maka dari itu, jika Anda ingin menjual aset, pastikan terdapat aktivitas perdagangan dalam pasar dan pastikan juga angka penawaran serta angka permintaan jangan sampai berbeda jauh.

    3. Manajemen Risiko: Stop Loss dan Take Profit

    Penggunaan Stop Loss dan Take Profit pada margin trading memiliki tujuan untuk meminimalkan risiko dan kerugian jika pergerakan pasar tidak dapat diprediksi. 

    Stop Loss digunakan untuk menetapkan batas rugi dalam pasar dan secara otomatis akan menutup posisi Anda jika mencapai batasan yang ditetapkan. Hal ini berlaku juga pada Take Profit, jika posisi sudah mencapai batas harga tertinggi, maka posisi akan otomatis tertutup dan Anda bisa mendapat keuntungan.

    4. Perhatikan Faktor Fundamental dan Teknikal

    Jangan lupa untuk perhatikan kedua faktor ini agar Anda paham keadaan pasar. Faktor fundamental mengarah kepada cakupan yang cukup luas, karena memegang peranan penting untuk pergerakan harga. Adapun faktor fundamental seperti analisis ekonomi, kinerja perusahaan,  keuangan, dan sebagainya. Sedangkan faktor teknikal, Anda dapat memperhatikan pergerakan harga historis pada grafik agar bisa memprediksi tren harga yang sedang berlangsung.

    Ketahui Keuntungan dan Risikonya

    Keuntungan utama dari margin trading cryptocurrency adalah Anda mendapatkan profit yang lebih besar. Terlebih jika pergerakan pasar dan prediksi harga sesuai dengan target yang Anda tetapkan, maka profit juga akan meningkat.

    Namun, jika berbicara mengenai risiko margin trading, risiko terbesar yang mungkin Anda dapatkan adalah kerugian dana yang telah disiapkan. Maka dari itu, penting untuk mengedukasi diri serta mengetahui strategi yang baik agar terhindar dari kerugian, salah satunya adalah margin call. 

    Margin call terjadi ketika nilai aset dalam margin trading mengalami penurunan pada titik tertentu yang menyebabkan loss (rugi) dan broker meminta Anda untuk menambahkan margin agar meminimalkan risiko. Maka dari itu, penting untuk memantau level margin Anda secara aktif.

    Kemudian, satu hal yang harus Anda perhatikan, bahwa margin trading tidaklah gratis. Anda harus membayar bunga dan membayarkan kembali dana pinjaman yang digunakan. Jadi, jangan lupa ya untuk terus mengedukasi diri sebelum memutuskan untuk margin trading!

    Jika ingin memulai trading cryptocurrency secara aman, Anda bisa menggunakan platform exchange TokoCrypto karena sudah terdaftar di Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi pada November 2019. Segera kunjungi TokoCrypto di www.tokocrypto.com atau di media sosial kami @Tokocrypto.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Cara Jual Bitcoin Yang Tepat

    Harga bitcoin yang meroket di beberapa tahun kebelakang menyebabkan cryptocurrency menjadi terobosan di dunia digital, dan membuat banyak orang melirik akan manfaat dan keuntungan dari Cryptocurrency. Saat ini banyak user yang sudah bermain bitcoin di seluruh dunia, banyaknya user tersebut sebanding dengan banyaknya transaksi di mata uang kripto tersebut.

    Sebanyak-banyaknya transaksi yang dilakukan pada mata uang kripto atau bitcoin akan tercatat semua pada sistem jaringan, karena setidaknya ada tiga pencatat dalam transaksi tersebut. Penjual-pembeli dan sistem yang terdesentralisasi sehingga semua user akan bisa melihat setiap transaksi di mata uang kripto tersebut dan mencatatnya. Maka dari itu cara jual-beli bitcoin akan terekam sampai kapanpun.

    Cara untuk Jual Bitcoin

    Tujuan akhir dari berinvestasi pada mata uang kripto adalah menjualnya. Lalu, pada prinsipnya ada dua macam cara yang bisa dilakukan untuk bertransaksi bitcoin ke rupiah atau sebaliknya (jual-beli) pada mata uang kripto, yaitu:

    1. Menggunakan Exchange (Marketplace)

    Cara paling mudah untuk menjual bitcoin anda adalah dengan menggunakan exchange atau marketplace mata uang kripto. Namun sebelumnya, anda harus mencari terlebih dahulu exchange yang sudah terpercaya.

    Setelah menemukan exchange, langkah selanjutnya adalah registrasi dan buat akun anda. Dalam proses registrasi, biasanya anda akan melakukan KYC (Know Your Customer) untuk melengkapi data diri anda. Tahap ini berfungsi untuk mencegah tindakan penipuan untuk transaksi pada exchange.

    Langkah selanjutnya adalah, pastikan saldo pada wallet bitcoin exchange anda. Jika saldo bitcoin anda masih pada wallet digital pribadi, maka anda harus mengirim bitcoin anda ke alamat wallet exchange yang anda akan gunakan.

    Tahap selanjutnya untuk menjual bitcoin anda adalah memilih cara menjualnya, ada dua cara menjual bitcoin di exchange.

    Proses penjualan pada cara ini, anda akan menjual bitcoin anda dengan mengikuti harga dari market cap sebuah exchange yang anda pilih tersebut.

    Pada cara yang kedua kamu bisa memasukan harga dari total bitcoin yang kamu akan jual. Namun, anda harus menunggu hingga harga bitcoin mencapai harga yang kamu tentukan pada exchange tersebut.

    Setelah melalui proses tersebut, anda hanya tinggal menunggu order penjualan terpenuhi. Lalu setelah saldo rupiah ada pada akun anda. Langkah terakhir adalah mencairkan ke bank. Anda cukup memasukan nomor rekening tujuan dan dalam 24 jam uang anda akan terkirim pada rekening bank anda.

    2. Menggunakan Wallet Digital Pribadi

    Cara yang kedua untuk menjual bitcoin adalah dengan menggunakan wallet digital. Wallet digital atau dompet digital ini, selain berfungsi untuk menyimpan cryptocurrency anda juga bisa menggunakannya untuk mengirim dan menerima kiriman mata uang kripto. Hal tersebut mirip seperti anda memiliki suatu rekening di bank konvensional.

    Karena mirip seperti mempunyai rekening di bank konvensional, pada wallet digital ini anda tidak bisa menjual atau memperdagangkan bitcoin anda secara terbuka. Anda harus memiliki kesepakatan terlebih dahulu, berapa nilai dari bitcoin yang akan dikirim. Setelah kesepakatan diperoleh barulah anda bisa mengirimkan bitcoin tersebut. Jangan lupa untuk meminta alamat wallet digital pembeli untuk anda masukan pada wallet digital anda.

    Hal tersebut menjadi salah satu kekurangan jika bertransaksi secara langsung, kami merekomendasikan anda menggunakan exchange dalam bertransaksi. Salah satu exchange yang terpercaya dan sudah memiliki izin dari pemerintah adalah Tokocyrpto.

    Saat yang Pas untuk Menjual Bitcoin

    Secara sederhana waktu yang pas untuk menjual bitcoin anda adalah saat harga bitcoin tersebut naik. Naik tersebut dalam arti ketika harga yang anda beli berada dibawah harga jual, sehingga anda akan mendapatkan keuntungan dari dari selisih yang harga bitcoin tersebut.

    Namun, kenaikan harga bitcoin tersebut dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor salah satunya adalah permintaan bitcoin di pasar mata uang kripto. Faktor tersebut sejalan dengan penelitian Hanindya Febri Qadarika tentang Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Harga Bitcoin yang diterbitkan oleh Universitas Negeri Yogyakarta. Menurutnya, total Bitcoin, jumlah transaksi, biaya per transaksi, jumlah pengguna, dompet blockchain, dan harga emas secara bersama-sama mempunyai pengaruh signifikan terhadap harga Bitcoin.

    Maka dari itu, untuk menentukan saat yang pas dalam menjual bitcoin, anda memerlukan analisis yang baik terhadap grafik bitcoin. Untuk melihat grafik-nya anda bisa melihatnya di halaman dashboard www.tokocryrpto.com dan pilih mata uang bitcoin. Selain mempermudah anda menjual bitcoin, di Tokocrypto juga anda bisa mendapatkan bitcoin dengan market cap yang bersaing. Info lebih lengkap kamu bisa menghubungi melalui website www.tokocyrpto.com atau seluruh media sosial kamil @Tokocrypto.



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Apa itu Day Trading? Pelajari Cara Kerjannya Disini!

    Melakukan transaksi jual beli jangka pendek dibagi menjadi beberapa pilihan berdasarkan seberapa cepat Anda ingin meraup keuntungan, salah satunya day trading. Yuk simak penjelasan lengkapnya dibawah ini!

    Apa itu Day Trading?

    Day trading adalah kegiatan jual beli yang terjadi hanya dalam satu hari. Biasanya secara umum ditemukan di pasar saham dan forex. Namun, jenis ini juga ditemukan di pasar aset kripto.

    Para pelaku sudah mengetahui dengan baik dan didanai dengan baik, sehingga mereka akan memanfaatkan besaran jumlah leverage dan strategi jual beli jangka pendek untuk memanfaatkan pergerakan harga yang kecil dalam stok atau mata uang dengan likuiditas yang tinggi.

    Karena aset kripto diperdagangkan secara internasional tanpa batas, salah satu cara Anda dapat menentukan hari perdagangan adalah dengan mengikuti sesi perdagangan di ibu kota keuangan dunia seperti New York, Tokyo, zona Euro (terdiri dari negara-negara Eropa yang mata uang resminya adalah Euro), dan Australia. Metode ini mengikuti sesi perdagangan serupa seperti di pasar valuta asing (forex).

    Baca Juga: Pahami Apa Itu Margin Trading Disini

    Perbedaan Day Trading Aset Kripto dan Investasi Lain

    Berdasarkan buku Cryptocurrency Investing for Dummies oleh Kiana Danial, terdapat perbedaan antara day trading aset kripto dan aset investasi lain. 

    Saat memperdagangkan aset keuangan tradisional seperti saham atau valas, Anda dapat mengikuti penggerak pasar fundamental yang sudah mapan seperti laporan pendapatan perusahaan yang akan datang atau keputusan suku bunga suatu negara. 

    Untuk sebagian besar pasar aset kripto tidak memiliki penanda terhadap peristiwa risiko yang dikembangkan. Itulah kenapa melakukan analisis fundamental untuk mengembangkannya jauh lebih sulit untuk aset kripto.

    Namun, Anda tidak perlu khawatir. Berikut strategi-strategi yang harus diperhatikan ketika melakukan day trading.

    Strategi-strategi Trading yang Perlu Diperhatikan

    Menentukan Jadwal

    Hal yang paling penting adalah menyesuaikan jadwal pribadi Anda. Sebaiknya Anda jadwalkan pada waktu trading dan hari tertentu untuk fokus melakukan trading.

    Walaupun ide untuk melakukannya sepanjang waktu tampak menggiurkan, tetapi fleksibilitas untuk melakukan trading pada malam hari ini dapat menjadi bumerang ketika Anda kurang beristirahat

    Anda membutuhkan tingkat kewaspadaan tinggi untuk mengidentifikasi peluang trading dengan mengelola risiko Anda sepanjang sesi. Bagi banyak orang, memiliki disiplin yang konkret akan terbayarkan.

    Mulai dari Modal Kecil

    Melakukan trading ini melibatkan banyak risiko. Untuk itu, mulailah dengan jumlah kecil dan secara bertahap dengan meningkatkan modal Anda sembari mendapatkan pengalaman. Beberapa broker akan mengizinkan anda memulai trading dengan  minimal $ 50.

    Jika Anda memulai dari kecil, pastikan Anda tidak menggunakan margin atau leverage untuk meningkatkan kekuatan trading Anda. Leverage adalah salah satu alat berisiko yang diproyeksikan sebagai peluang.

    Ini memungkinkan Anda akan mengelola akun yang lebih besar dengan investasi kecil di awal dengan meminjam sisanya dari broker. Jika Anda mencoba dengan memulai dari yang kecil, menggunakan leverage akan mengalahkan tujuan itu.

    Jangan Terlalu Ambil Risiko

    Menurut Investopedia, sebagian besar pelaku trading yang sukses tidak mempertaruhkan sebagian besar dari akun mereka maksimal 2 persen dari itu ーdengan setiap perdagangan.

    Misalnya, Anda memiliki akun perdagangan $ 10.000 dan bersedia mengambil risiko 1 persen dari modal Anda pada setiap perdagangan, kerugian maksimum Anda per trading adalah $ 100 (0,01 × $ 10.000). Jadi, Anda harus memastikan bahwa uang itu disisihkan untuk potensi kerugian dan jangan pernah mengambil risiko lebih dari yang Anda mampu.

    Amankan Dompet Kripto

    Satu masalah utama dengan perdagangan harian aset kripto adalah mengamankan dompet kripto Anda. Karena Anda akan membutuhkan modal sepanjang sesi trading, Anda mungkin tidak punya pilihan selain meninggalkan aset di dompet online bursa Anda.

    Salah satu cara untuk meningkatkan keamanan Anda di sini adalah dengan tidak benar-benar membeli dan menjual aset kripto, melainkan berspekulasi tentang pergerakan harga dan pergerakan pasar kripto dengan menggunakan broker yang memfasilitasi layanan tersebut.

    Hindari Scalping Trading

    Scalping adalah strategi trading jangka pendek yang dipilih beberapa individu. Pada dasarnya, dikarenakan sering keluar masuknya trading hingga hitungan detik. Anda tidak hanya terekspos dengan banyak risiko pasar saat scalping ketika membayar biaya komisi setiap trading, tetapi Anda juga bisa kehabisan biaya sebelum Anda menghasilkan keuntungan.

    Pelaku jarang menghasilkan keuntungan dari scalping. Sekarang, jika Anda adalah bagian dari perusahaan yang memiliki akses ke biaya komisi diskon dan akun perdagangan besar, ceritanya mungkin berbeda.

    Nah, sekarang Anda sudah mengetahuinya kan strategi yang perlu diperhatikan saat melakukan day trading? Jadi, tunggu apa lagi! Lakukan trading-mu di Tokocrypto!



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Leverage adalah? Simak Pengertian dan Fungsinya Dalam Trading Kripto

    Trading aset kripto semakin populer di Indonesia untuk mendapatkan keuntungan yang optimal. Salah satu metode yang digunakan dalam trading kripto adalah leverage. Sederhananya, leverage adalah pinjaman untuk Anda gunakan dalam trading. Lebih jelasnya adalah sebagai berikut!

    Leverage adalah proses yang seperti apa?

    Sebelum membahas lebih lanjut mengenai leverage dalam trading, mari membahas pengertian leverage secara umum. Leverage adalah peminjaman sejumlah dana yang dijadikan sebagai tambahan modal oleh suatu perusahaan untuk meningkatkan keuntungan dalam bisnis, bisa dalam bentuk membeli aset hingga memperluas jangkauan bisnis. Sebelum populer di dunia kripto, istilah leverage banyak digunakan di kalangan perusahaan.

    Jenis Leverage Keuangan Dalam Perusahaan

    1. Debt to Assets

    Jenis ini digunakan untuk menghitung seberapa besar dari aset yang menggunakan utang untuk membiayai aset perusahaan. Semakin kecil nilainya, maka semakin bagus tingkat keamanan dana yang dimiliki perusahaan.

    DAR = Total Utang + Total Aset

    1. Debt to Equity

    Jenis ini menunjukkan adanya hubungan antara utang jangka panjang yang dimiliki perusahaan dengan jumlah modal yang dimiliki. Sama seperti DAR, nilai DER yang baik menunjukkan tingkat keamanan dana yang baik.

    DER =Total Utang KeseluruhanModal Sendiri x 100%

    1. Long-term Debt to Equity

    Mirip dengan DER, LTDER berarti perhitungan yang digunakan untuk mengukur seberapa besar modal sendiri yang digunakan untuk menjaminkan utang jangka panjang. 

    LTDER = Utang Jangka PanjangModal Sendiri

    1. Debt to Capital

    Rumus satu ini berfokus kepada keseluruhan utang yang dimiliki perusahaan sebagai dasar total modal perusahaan, baik itu utang jangka pendek maupun jangka panjang. Dengan nilai DCR yang rendah, berarti kecil risiko kerugian yang akan dialami oleh perusahaan.

    DCR = Total Utang Saat IniTotal Utang + Total Ekuitas

    1. Times Interest Earned

    Selanjutnya, jenis yang satu ini berfungsi untuk mengukur besarnya keuntungan operasional yang bisa digunakan untuk membayar bunga dari utang yang sebelumnya dilakukan. Perhitungan ini juga menunjukkan jumlah laba bersih yang dimiliki perusahaan.

    TIE = Laba Operasi (termasuk Penyusutan)Bunga Utang Jangka Panjang

    1. Tangible Assets Debt Coverage

    Terakhir, TAD Coverage berguna untuk menghitung seberapa besar aset tetap yang bisa digunakan perusahaan untuk menjamin utang jangka panjang (Tangible Assets Debt).

    TAD Coverage = Jumlah Aset + Utang Jangka Panjang + Utang LancarUtang Jangka Panjang

    Leverage Sebagai Pinjaman Untuk Trading

    Seperti yang telah disinggung sebelumnya, selain peminjaman oleh perusahaan, leverage juga bisa didefinisikan sebagai kegiatan berupa meminjam sejumlah uang dari lender, di mana uang tersebut umumnya digunakan untuk trading. Leverage dilakukan untuk mengatasi masalah kekurangan modal sehingga Anda bisa mendapatkan keuntungan dari modal seminimal mungkin. 

    Akan tetapi, penggunaan leverage dalam dunia trading membutuhkan strategi yang matang karena Anda bisa mendapatkan keuntungan yang sangat besar dalam satu waktu atau menderita kerugian berkali-kali lipat jika Anda salah strategi.

    Biasanya, para trader menggunakan leverage untuk mendapatkan keuntungan dalam short trading. Ada beberapa jenis tingkat leverage yang ditawarkan oleh berbagai platform trading, mulai dari 10x, 20x, 50x, hingga 3000x. Setiap tingkatan memiliki risiko yang berbeda sesuai dengan besarannya dan disesuaikan juga dengan jenis trading, apakah itu aset kripto atau trading lainnya seperti Forex.

    Oh, iya, selain untuk trading kripto, leverage juga banyak digunakan pada Forex. Leverage di sini akan menunjukkan perbandingan margin yang dihasilkan oleh trader, dengan besaran dana yang dipinjamkan oleh lender atau broker. Biasanya, proporsi leverage yang ideal digunakan adalah 100x dan 200x.

    Baca juga: 4 Hal yang Harus Diperhatikan Pemula saat Belajar Trading

    Cara Kerja Leverage untuk Trading Kripto

    Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, bahwa leverage umumnya digunakan dalam membantu trader melakukan trading. Namun, perlu diketahui bahwa modal yang sudah Anda lepaskan untuk mengaktifkan leverage tidak akan bisa ditarik kembali, karena sejumlah dana tersebut menjadi jaminan bagi lender yang sudah memberikan pinjaman untuk Anda saat trading. 

    Misalnya untuk kripto, Anda hanya memiliki modal Rp5.000.000,00 dan ingin membeli token ETH (Ethereum) yang memiliki harga sebesar Rp2.500.000,00 per tokennya. Kalau Anda tidak menggunakan leverage, Anda pasti hanya bisa membeli dua token ETH saja, tapi jika Anda menggunakan leverage, misalnya 10x, Anda bisa membeli 20 token ETH dengan modal Rp5.000.00000, sebab modal Anda akan berubah menjadi 10 kali lipatnya, yaitu Rp50.000.000,00.

    Anda mungkin akan mendapatkan keuntungan yang besar ketika harga ETH naik menjadi Rp3.000.000,00 per tokennya. Itu artinya nilai ETH yang Anda miliki menjadi Rp60.000.000,00, sehingga Anda mendapatkan keuntungan sebesar Rp10.000.000,00. Akan tetapi, kalau ternyata harga ETH turun menjadi Rp2.000.000,00 per tokennya, seluruh modal awal Anda akan habis karena kerugian Anda sebesar Rp500.000,00 dikali dengan leverage 10x, yaitu Rp5.000.000,00.

    Apa Saja Kekurangan dan Kelebihan Leverage?

    Setelah mengetahui penjelasan seputar leverage dan cara kerjanya dalam trading kripto, kini saatnya Anda memahami betul apa yang menjadi kelemahan dan kelebihan leverage. Kelemahan leverage, seperti yang telah dijelaskan di atas, dapat memberikan kerugian yang cukup besar karena kerugian Anda akan dikalikan dengan jumlah leverage yang Anda ambil. 

    Meski begitu di sisi lain, keuntungan leverage yang bisa Anda rasakan adalah Anda bisa memperoleh lebih banyak aset karena modalnya akan berlipat ganda sesuai jumlah leverage yang Anda ambil. Namun, hal tersebut hanya akan terjadi apabila menggunakan strategi yang benar, ya. Hal itu juga akan membuat Anda berpotensi memiliki keuntungan yang lebih banyak. Selain itu, leverage juga cenderung mudah untuk digunakan.

    Deretan 3 Platform Trading yang Menyediakan Leverage 

    contoh platform yang menghasilkan leverage untuk bitcoin

    Terdapat beberapa platform transaksi aset digital yang menyediakan leverage. Berikut adalah beberapa di antaranya yang bisa Anda coba.

    1. Binance

    Binance mengalami perkembangan pesat dan menjadi platform transaksi aset digital terbesar di dunia. Anda dapat mengakses fitur leverage Binance, baik di Android maupun iOS. Binance memiliki keunggulan dengan memiliki hampir 200 jenis aset kripto, memberikan fasilitas perolehan bunga di rekening tabungan Binance, menawarkan leverage hingga 10x-125x pada transaksi spot serta trading derivatif, dan keunggulan lainnya.

    1. FTX

    FTX merupakan platform transaksi aset digital yang memberikan dana asuransi. FTX menyediakan trading spot, derivatif, dan token saham. Beberapa fitur FTX yaitu menawarkan berbagai macam token leverage, memberikan fasilitas kapasitas penarikan hingga 2.000 USD setiap hari, menyediakan leverage 20x, dan lain sebagainya.

    1. ByBit

    ByBit merupakan platform transaksi aset digital yang khusus untuk perdagangan derivatif. ByBit menyediakan tempat yang ideal untuk mengakses likuiditas maksimum. Anda dapat dengan mudah menggunakan aplikasi ByBit yang seamless. ByBit memiliki kelebihan dengan menawarkan leverage hingga 100X, memiliki kemampuan pemrosesan 100.000 transaksi per detik, memiliki fitur stop loss dan take profit order dengan hanya satu klik saja, dan kelebihan lainnya.

    Jadi, leverage dalam trading kripto adalah pinjaman yang bertujuan untuk terus meningkatkan daya beli Anda sebagai investor atau trader pada pasar aset kripto. Anda perlu menggunakan leverage yang bijak disesuaikan dengan kemampuan keuangan, riset, dan manajemen risiko yang mumpuni.

    Pastikan juga untuk trading di platform yang tepat seperti Tokocrypto yang sudah dilengkapi dengan beragam fitur, termasuk leverage. Untuk mulai berinvestasi aset kripto di Tokocrypto, kunjungi https://www.tokocrypto.com/ dan dapatkan informasi lengkap terkait kripto di Tokonews dan komunitas resmi Tokocrypto di Discord dan Telegram!



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • Berikut Cara Menggunakan Fibonacci Retracement Dengan Benar

    Hadirnya teknik analisa trading digunakan para trader untuk memprediksi kondisi harga pasar di waktu mendatang, sehingga para trader tidak perlu menebak harga secara gamblang lagi. Ada salah satu teknik analisa yang sangat populer, yaitu fibonacci retracement. Lantas, bagaimana cara menggunakan fibonacci retracement? Yuk, kita bahas!

    Mengenal Fibonacci

    Fibonacci pertama kali dikembangkan oleh Leonardo da Pisa, seorang matematikawan asal Italia. Fibonacci adalah deretan angka sederhana yang susunan angkanya terdiri dari penjumlahan dua angka sebelumnya  (0, 1, 1, 2, 3, 5, 8, 13, 21,…dst). 

    Rumus yang digunakan pada deret fibonacci adalah  Un = Un-2 + Un-1. Di mana suku ke-n merupakan penjumlahan dari dua suku sebelumnya.

    Apa itu Fibonacci Retracement?

    Konsep fibonacci tidak hanya digunakan dalam dunia matematika, tetapi juga digunakan dalam dunia trading, salah satunya adalah fibonacci retracement. Fibonacci retracement merupakan alat analisis yang hadir dari pengembangan rasio antar angka dari bilangan fibonacci.

    Bisa dibilang fibonacci retracement bukan indikator yang dapat langsung digunakan, melainkan bersifat sebagai alat analisa, di mana pemasangan pada chart-nya memerlukan pengukuran dan analisa tersendiri. 

    Analisa tersebut juga bisa berbeda-beda bagi setiap trader, karena trader sendiri yang menentukan titik swing harga yang dijadikan patokan untuk menarik garis-garis fibonacci.

    Kegunaan Fibonacci Retracement

    Fibonacci retracement memiliki beberapa kegunaan. Antara lain untuk menentukan sejauh mana target profit yang akan trader dapatkan dalam sebuah tren. Tidak hanya itu, analisa teknik ini juga berfungsi untuk menentukan level koreksi dari tren. 

    Ketika trader bisa membaca kondisi level koreksi pada suatu waktu, maka trader bisa memprediksi ke arah mana harga akan bergerak.

    Istilah Dalam Fibonacci Retracement

    Sebelum mengetahui bagaimana cara menggunakan fibonacci retracement, terdapat beberapa istilah yang harus Anda ketahui, diantaranya adalah: 

    Titik terendah yang dicapai sebelum harga kembali bergerak naik.

    Titik tertinggi yang dicapai sebelum harga bergerak turun.

    Keadaan candlestick yang paling tinggi bila dibandingkan dengan candlestick lain yang ada di sisi kanan dan kirinya.

    Keadaan candlestick yang paling rendah bila dibandingkan dengan candlestick lain yang ada di sisi kanan dan kirinya.

    Suatu kondisi di mana harga suatu komoditi cenderung naik jika ditarik dari titik terendahnya. Komoditi dapat dikatakan mengalami uptrend apabila memiliki deretan puncak dan lembah dengan tren naik.

    Jadi, apabila hanya terdapat satu pincak dan satu lembah, kondisi tersebut bukan termasuk ke dalam uptrend, karena minimal harus terdapat dua puncak dan dua lembah yang bergerak semakin tinggi.

    Downtrend adalah kondisi di mana harga komoditi cenderung mengalami penurunan. Komoditi dikatakan mengalami downtrend bila memiliki sederetan puncak dan lembah dengan tren menurun. Serta memiliki minimal dua puncak dan dua lembah yang bergerak semakin rendah.

    Cara Menggunakan Fibonacci Dengan Benar

    Fibonacci retracement cocok digunakan saat pasar sedang mengalami trending. Konsep dasar fibonacci retracement sendiri adalah mencari sinyal untuk “buy di area support dan sell di area resistance. Konsep tersebut dapat dieksekusi dengan mencari swing high dan swing low dengan area fibonacci retracement yang digunakan adalah 38.2 hingga 61.8.

    Ketika pasar sedang mengalami uptrend, Anda bisa menarik garis fibonacci retracement  dari swing low ke swing high. Sementara itu, ketika pasar mengalami downtrend, garis fibonacci retracement  ditarik dari swing high ke swing low.. 

    Dalam prakteknya, para trader kerap bingung untuk menentukan swing high atau swing low mana yang harus digunakan. Nah, ternyata hal ini lumrah, lho. Ini dikarenakan, setiap trader memiliki persepsi dan analisa tersendiri. 

    Terlebih tidak ada swing high dan swing low yang salah, karena pada umumnya bisa digunakan sebagai tumpuan untuk menarik garis fibonacci retracement. Lalu, penerapan fibonacci retracement bisa dikatakan valid atau tidak apabila harga telah bergerak dan menghasilkan suatu kondisi.

    Mulai Trading di Tokocrypto!

    Sebagai exchange pertama di Indonesia yang telah mendapat izin dari BAPPEBTI, Tokocrypto siap menemani pengalaman trading dan investasi Anda! Dengan user interface yang cocok bagi pemula, Anda tak perlu lagi bingung dengan konsep trading serta investasi aset kripto.

    Jangan lewatkan info terbaru dari Tokocrypto dan pantengin terus instagram Tokocrypto, ya!





    Sumber : news.tokocrypto.com

  • 4 Hal yang Harus Diperhatikan Pemula saat Belajar Trading

    Satu hal yang sangat akrab dengan investasi adalah trading. Tak jarang, banyak yang mengira bahwa investasi dan trading adalah dua kegiatan yang sama. Namun, faktanya tidak demikian. Investasi dan trading memiliki beberapa perbedaan yang signifikan, seperti misalnya jangka waktu yang ditempuh. Di mana investasi cenderung dilakukan dalam jangka waktu yang panjang, sedangkan trading bisa dilakukan pada jangka waktu tertentu. Nah, untuk belajar trading lebih lanjut, simak artikel ini!

    Apa Itu Trading dan Bagaimana Cara Kerjanya?

    Sebelum melakukan trading, tentunya sebagai pemula Anda perlu belajar trading terlebih dahulu untuk mengenal lebih dalam tentang apa yang akan Anda lakukan. Trading, atau yang diartikan ke dalam bahasa Indonesia berarti jual beli, adalah kegiatan menjual atau membeli sebuah aset, seperti saham atau kripto. Tujuan seseorang melakukan trading adalah untuk mendapatkan keuntungan dalam jangka waktu tertentu

    Seperti yang Anda ketahui, pasar selalu mengalami fluktuasi. Biasanya, seorang trader akan membeli aset ketika harga turun dan menjualnya saat harga sedang tinggi untuk mendapatkan keuntungan maksimal. 

    Hal ini berbeda dengan investasi, di mana investor akan menutup mata pada fluktuasi jangka pendek yang terjadi dan tetap mempertahankan aset investasinya dalam jangka waktu yang panjang alias hold.

    Instrumen yang Sering Digunakan untuk Trading

    ilustrasi instrumen untuk trading

    Ketika Anda belajar trading, maka Anda akan bertemu dengan beberapa instrumen yang sering digunakan untuk trading. Anda bisa memilih dan menyesuaikannya dengan preferensi Anda, di antaranya adalah:

    Saham

    Sering dijadikan instrumen investasi jangka panjang, nyatanya saham juga menjadi salah satu instrumen trading yang paling diminati oleh para trader. Bila Anda membeli saham di harga rendah, kemudian tak lama kemudian harganya naik, Anda bisa mendapatkan keuntungan. Selain itu, Anda juga akan menerima dividen ketika perusahaan yang Anda miliki sahamnya memperoleh laba, dengan nominal yang berbeda-beda tiap perusahaan.

    Forex

    Forex atau foreign exchange adalah instrumen lainnya yang tak kalah diminati masyarakat. Trading Forex berarti Anda melakukan pertukaran mata uang atau valuta asing. Objek mata uang yang diperdagangkan umumnya mata uang besar seperti Dolar Amerika Serikat (USD), Yen Jepang (JPY), Dolar Kanada (CAD), Euro (EUR), atau Poundsterling Inggris (GBP).

    Dalam Forex, Anda bisa mendapatkan keuntungan saat pasar sedang naik dan turun. Hal ini disebut dengan two-way opportunity. Jika harga sedang naik dan Anda memasang transaksi buy (long), maka Anda akan untung. Begitu juga sebaliknya, di mana ketika harga turun, posisi sell (short) lah yang diuntungkan.

    Aset kripto

    Aset kripto, atau yang disebut juga dengan mata uang digital, saat ini sedang menjamur dan banyak diminati oleh para trader. Aset kripto yang diperdagangkan pun sangat bermacam-macam, seperti Bitcoin, Ethereum, Litecoin, dan lain sebagainya. 

    Cara memperdagangkannya mirip dengan saham dan Forex, hanya saja fluktuasi aset ini lebih tinggi daripada kedua instrumen tersebut. Trading kripto ini bisa dilakukan di berbagai platform bursa yang tersedia. 

    Hal yang Harus Diperhatikan saat Belajar Trading

    ilustrasi grafik trading

    Keuntungan dari trading memang sangat menggiurkan. Namun, ada baiknya jika Anda memulainya dengan belajar trading terlebih dahulu. Nah, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika Anda belajar trading.

    Selalu gunakan uang dingin

    Pengertian uang dingin adalah uang yang tidak akan digunakan dalam waktu dekat. Saat trading, menggunakan uang dingin lebih disarankan untuk menghindari risiko arus kas pribadi Anda terganggu. Seperti yang sudah diketahui, trading memiliki risiko kerugian. Untuk meminimalisir kemungkinan keuangan Anda terganggu, lebih baik gunakan uang dingin dan tentunya mulai dengan jumlah yang kecil.

    Mulai aplikasikan strategi trading

    Ketika belajar trading, pastikan Anda memahami strategi apa saja yang bisa diaplikasikan. Dalam trading, ada berbagai strategi yang bisa digunakan pada situasi tertentu. Hal ini dapat mengurangi risiko kerugian. Apabila sudah menguasai strategi trading, Anda bisa lho menggunakan beberapa strategi saat trading secara bersamaan. 

    Terdapat beberapa strategi trading yang bisa Anda coba lho sebagai pemula, mengutip Investopedia, antara lain:

    • Pahami keadaan aset dan pasar secara up to date

    Hal ini disebabkan kondisi pasar aset kripto sangat mudah naik-turun, sehingga tidak bisa ditentukan secara pasti apakah pasar masih akan tetap stabil dalam beberapa jam ke depan. Oleh karena itu, penting bagi Anda sebagai trader pemula untuk selalu up to date dengan kondisi pasar aset yang Anda incar.

    • Ingat untuk selalu sediakan sejumlah dana dan waktu dalam menghadapi risiko trading

    Berbeda dengan investasi biasa, trading membutuhkan waktu dan dana yang perlu disisihkan untuk memperoleh keuntungan di masa yang akan datang. Namun, perlu diingat bahwa Anda juga berarti sudah siap dalam menghadapi risiko yang ada.

    • Mulai dengan jumlah yang kecil

    Sebagai pemula, strategi trading yang juga bisa Anda terapkan adalah memulai trading dengan jumlah yang kecil terlebih dahulu. Sebab, perjalanan Anda masih panjang dan Anda perlu mengetahui bagaimana kondisi aset yang Anda perdagangkan. Selain itu, apabila Anda mengalami risiko rugi, jumlah kerugian yang Anda terima pun tidak terlalu besar.

    • Jangan panik apabila pasar bergerak di luar rencana

    Dikarenakan pasar aset kripto yang selalu terbuka selama 24 jam, maka Anda disarankan untuk tidak panik apabila pasar bergerak tidak sesuai rencana Anda. Meski begitu, disarankan pula bagi trader pemula untuk menghindari trading saat jam sibuk di pasar, seperti pada pukul 8 pagi hingga 4 sore waktu setempat melansir Forex.

    • Tetap berpegang teguh pada rencana dan tujuan awal

    Strategi terakhir adalah tetap lakukan trading sesuai dengan rencana dan tujuan yang telah Anda susun di awal. Sebab, dengan strategi tersebut Anda bisa menyusun langkah yang cocok untuk gaya trading Anda sendiri. Dengan demikian, strategi Anda bisa lebih efektif dalam mencapai cuan di kemudian hari.

    Pelajari analisis teknikal

    Agar trading semakin menguntungkan, ada baiknya jika Anda mempelajari kedua jenis analisis pada aset kripto, yakni analisis teknikal maupun analisis fundamental. 

    Analisis fundamental sendiri ialah analisi yang digankan untuk menentukan “nilai intrinsik” dari suatu aset. Di mana analisis ini befungsi sebagai pengukuran objektif atas nilai aset tersebut. Misalnya kapitalisasi pasar, seberapa banyak pasokan aset yang beredar, hingga analisis latar belakang (siapa saja tim yang berada di baliknya), dan pendistribusiannya adalah beberapa komponen dari analisis fundamental. 

    Baca juga: 3 Kategori Analisis Fundamental Kripto yang Wajib Dipahami Investor

    Nah, analisis teknikal lebih menitikberatkan bagaimana kita melihat pola pergerakan harga aset. Ini dilakukan dengan manfaatkan indikator trading yang ada agar dapat membuat keputusan yang tepat untuk menjual atau membeli sebuah aset. Adapun beberapa indikator yang biasa digunakan dalam analisis teknikal kripto antara lain: VWAP Indicator, Ichimoku Cloud, atau Indikator Lagging. 

    Baca juga: Pentingnya Analisis Teknikal dalam Trading Kripto

    Lakukan trading di platform resmi dan terpercaya

    Hal terakhir yang perlu diperhatikan ketika belajar trading adalah memilih platform trading. Pastikan Anda menggunakan platform resmi dan terpercaya untuk menghindari penipuan dan peretasan. Selain itu, penting juga untuk memilih platform yang menyediakan data kondisi pasar dan pertukaran yang sedang berlangsung ya, seperti Tokocrypto untuk trading aset kripto.

    tokocrypto sebagai platform trading terpercaya

    Source: https://www.tokocrypto.com/trade/BTC_BIDR

    Itu dia beberapa hal yang wajib diketahui ketika Anda sedang belajar trading. Apabila Anda berminat untuk melakukan trading aset kripto, Tokocrypto adalah pilihan yang tepat! Di Tokocrypto, selain trading, Anda juga bisa menerima berbagai informasi terbaru terkait kripto lewat Tokonews atau dengan bergabung di Komunitas Official Tokocrypto, lho! Yuk, selesaikan KYC dan mulai trading di Tokocrypto sekarang!



    Sumber : news.tokocrypto.com

  • NanoByte Listing di Tokocrypto, Ikuti Kompetisi Trading Hadiah Rp 1 Miliar

    NanoByte (NBT), aset kripto lokal asli buatan Indonesia kini telah resmi listing atau diperjualbelikan di Tokocrypto. Kehadiran NanoByte menjawab kebutuhan para penggiat investasi aset kripto di Indonesia yang membutuhkan pembaruan pada project berkaitan dengan Centralized Finance (CeFi) dan Decentralized Finance (DeFi).

    Pang Xue Kai, CEO Tokocrypto, menyambut hangat kehadiran NanoByte di platform exchange, Tokocrypto. Menurutnya NanoByte bisa menjadi salah satu motor penggerak untuk kemajuan industri aset kripto lokal di Indonesia. Terlebih saat ini, aset kripto sedang menjadi perhatian publik sebagai instrumen investasi yang memberikan peluang keuntungan jangka panjang.

    “Investasi aset kripto kini dalam pertumbuhan yang cepat. Project aset kripto lokal berbasis teknologi blockchain yang bisa memberikan manfaat lebih besar kepada masyarakat sedang dinanti. NanoByte diharapkan menjadi salah satu role model untuk menggerakan industri kripto di Indonesia ke arah lebih baik,” kata Kai.

    Kompetisi Trading TKO x NBT Hadiah Rp 1 Miliar

    Dalam rangka listing Nanobyte, Tokocrypto menggelar kompetisi trading dengan total hadiah Rp 1 miliar. Selain itu, ada trading cashback yang berlaku untuk pembelian NanoByte dan TKO di platform Tokocrypto. 

    Adapun syarat mengikuti kompetisi trading ini adalah pengguna Tokocrypto yang sudah lolos verifikasi KYC (Know Your Customer) level 1. Trading berlaku untuk pairing TKO dan NanoByte. Periode kompetisi berlangsung mulai 11-24 Maret 2022. Untuk informasi lengkap bisa buka link di sini.

    NanoByte sendiri adalah aset kripto yang didukung oleh Sinar Mas Group, menyediakan model token hybrid unik yang mengkombinasikan CeFi dan DeFi. Token NBT merupakan proyek kripto berbasis token yang dibangun diatas ekosistem Binance Smart Chain (BSC) dan menggunakan standar BEP-20 dengan total suplai maksimal yang beredar sebanyak 10 miliar token.

    NanoByte, Token Kripto Asli Indonesia

    Hutama Pastika, CEO Nanobyte Token, mengatakan NanoByte punya visi yang besar untuk mendorong adopsi aset kripto dan menjadikannya mainstream di Indonesia. Tidak hanya itu, proyek NanoByte juga akan terus dikembangkan agar dapat dimanfaatkan oleh masyarakat luas. 

    “Kami sangat senang mengumumkan kemitraan dengan Tokocrypto untuk memperluas komunitas NanoByte Squad. Kami berharap NanoByte tidak hanya dapat membuka akses finansial tetapi juga bisa menjadi solusi untuk berbagai industri ke seluruh lapisan masyarakat baik di Indonesia maupun global,” ungkap Hutama.

    NanoByte tercatat telah sukses menjalankan public sale atau listing di platform Decentralized Exchange (DEX) PancakeSwap pada hari Jumat, 25 Februari 2022 lalu. Kesuksesan listing ini ditandai dengan volume perdagangan lebih dari 7 juta dolar AS.





    Sumber : news.tokocrypto.com